Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Archive for Category: Kesehatan Umum

Showing 221–230 of 1120 results

  • Hidup dengan kebiasaan sehat merupakan sebuah anugerah karena bisa mencegah dan melindungi dari berbagai macam penyakit terutama di masa pandemi Covid-19 ini. Kebiasaan-kebiasaan untuk dapat menyehatkan tubuh itu sebenarnya sederhana dan mudah dilakukan oleh setiap orang. Contohnya seperti bangun pagi sebelum matahari terbit atau sarapan sebelum memulai aktivitas. Baca Juga: 4 Cara Sehat di Masa […]

    4 Kebiasaan Sehat Sederhana yang Sering Disepelekan dan Dampaknya bagi Tubuh

    Hidup dengan kebiasaan sehat merupakan sebuah anugerah karena bisa mencegah dan melindungi dari berbagai macam penyakit terutama di masa pandemi Covid-19 ini. Kebiasaan-kebiasaan untuk dapat menyehatkan tubuh itu sebenarnya sederhana dan mudah dilakukan oleh setiap orang. Contohnya seperti bangun pagi sebelum matahari terbit atau sarapan sebelum memulai aktivitas.

    kebiasaan sehat, kebiasaan sehat sederhana

    Baca Juga: 4 Cara Sehat di Masa Depan Mulai dari Sekarang

    Meski begitu banyak orang yang kerap melewatkan atau bahkan menyepelekan hal-hal tersebut dengan alasan tidak sempat karena rutinitas setiap hari. Padahal, jika hal tersebut terus-menerus diabaikan akan berdampak buruk bagi kesehatan. Berikut ini adalah beberapa kebiasaan hidup sehat sederhana yang sering disepelekan beserta dampaknya bagi tubuh. Apa saja itu? Yuk, mari kita simak bersama-sama!

    1. Minum Air Putih

    Kebiasaan pertama adalah minum air putih. Kebiasaan ini tentu saja sudah begitu akrab di telinga dan sering kita lakukan sehari-hari. Akan tetapi, hal yang demikian malah membuat kita sering melewatkannya dengan berbagai alasan. Padahal, air putih sendiri cukup penting agar fungsi organ tubuh dapat berjalan dengan baik. Apabila tubuh kekurangan cairan akan memberikan dampak yang sangat negatif, seperti suhu tubuh menjadi naik, tekanan darah turun, hingga merasakan mual dan muntah. Bahkan yang lebih parah lagi akan berdampak pada salah satu organ penting dalam tubuh, yaitu ginjal.

    Orang yang jarang minum air putih akan berisiko mengalami terbentuknya batu pada organ ginjal, karena ginjal sendiri membutuhkan air untuk membuang bakteri dan mineral. Nah, jika kandungan air dalam tubuh kurang, mineral ini lama kelamaan akan menggumpal dan dapat membentuk batu. Karena itu, supaya tidak mengalami kondisi tersebut, mulailah rutin minum air putih 2 liter per hari untuk wanita dan untuk pria adalah sebanyak 3 liter per hari. Sedangkan pada saat berolahraga, minumlah air putih lebih banyak untuk menghindari dehidrasi dengan takaran 100 ml-250 ml setiap 15-20 menit berolahraga.

    Produk Terkait: Cek Lab

    2. Berolahraga

    Berolahraga juga merupakan salah satu gaya hidup sehat sederhana karena pada dasarnya bisa dilakukan semua orang. Namun, pada kenyataannya banyak orang yang melewatkan aktivitas fisik yang satu ini karena berbagai alasan, misalnya karena tidak sempat atau karena sudah lelah setelah seharian melakukan aktivitas rutin. Akhirnya, bisa ditebak, Sahabat terkena beberapa akibat yang ditimbulkan seperti berat badan cepat naik, metabolisme tubuh melambat, mudah merasa lelah bahkan lebih parahnya bisa berisiko menderita penyakit hipertensi dan diabetes yang dapat menyebabkan kematian.

    Baca Juga: Perlu Makan Apa Supaya Tekanan Darah Normal?

    Dengan begitu, agar bisa tercegah dari masalah kesehatan seperti itu, ada baiknya Sahabat mulai rutin berolahraga. Tidak perlu olahraga yang bersifat kompetitif atau membutuhkan alat. Sahabat bisa melakukannya dengan olahraga-olahraga ringan saat di kantor atau rumah, dan lakukanlah maksimal selama 30 menit per harinya.

    3. Makan Teratur

    Kebiasaan sehat lainnya yang sering disepelekan tetapi sebenarnya mudah dilakukan adalah makan secara teratur. Sahabat tentu sudah tahu bahwa tubuh manusia memerlukan asupan makanan dan minuman sebagai energi sebelum beraktivitas. Sayangnya, karena berbagai alasan, kebiasaan ini akhirnya dilewatkan sehingga banyak orang yang telat makan. Hal ini tentu saja akan sangat berdampak bagi tubuh, seperti menurunkan metabolisme pada tubuh, mengiritasi usus, dan bisa menyebabkan tukak lambung atau peradangan pada lambung. Jika sudah sampai mengalami kondisi tukak lambung, maka akan timbul beberapa gejala yang cukup mengganggu seperti nyeri ulu hati, mual-mual, hingga muntah darah.

    Oleh karena itu, untuk mencegahnya Sahabat hanya perlu makan teratur sebanyak 3 kali sehari seperti yang sudah dianjurkan oleh ahli-ahli kesehatan. Usahakan dalam menu makanan tersebut terdapat makanan dan minuman sehat berupa 4 sehat 5 sempurna.

    4. Tidur Teratur

    Tidur teratur juga sebenarnya merupakan hal yang sangat sederhana dan mudah dilakukan. Karena dengan tidur secara teratur akan membuat tubuh dan pikiran bisa merasa segar kembali sehingga Sahabat dapat memulai aktivitas dengan menyenangkan. Sayangnya, masih banyak juga yang meremehkan hal ini karena berbagai hal, seperti adanya deadline pekerjaan, kebanyakan pikiran, bermain game online atau berselancar di media sosial sehingga hal tersebut menganggu waktu biologis seseorang untuk tidur pada jam yang sudah seharusnya di malam hari.

    Akibat tidak tidur secara teratur, banyak sekali dampak buruk yang dapat terjadi pada tubuh, misalnya konsentrasi yang menurun terutama saat beraktivitas, membuat kulit wajah menjadi tua, penyakit jantung yang bisa menyebabkan kematian mendadak, atau bisa juga sampai menyebabkan gangguan mental yang berujung pada bunuh diri. Namun sebenarnya, hal-hal tersebut dapat dicegah jika Sahabat berusaha untuk mencoba tidur selama 6-8 jam per hari secara teratur.

    Baca Juga: Karyawan yang Sering Begadang, Waspada Dampaknya pada Kesehatan

    Itulah 4 kebiasaan sehat sederhana namun sering disepelekan sehingga berdampak besar pada tubuh. Karena itu, coba deh Sahabat mulai jalankan kembali perilaku-perilaku menyehatkan ini agar dapat terhindar dari berbagai macam penyakit dalam tubuh. Sahabat bisa memulainya dengan membuat jadwal secara teratur dari pagi hingga malam serta berkomitmen supaya tetap sehat sampai usia tua. Hilangkanlah kebiasaan-kebiasaan buruk yang berdampak negatif pada tubuh.

    Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai kebiasaan atau gaya hidup sehat dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi

    1. Media K. Jangan Lakukan Kebiasaan Buruk Ini jika Ingin Sehat Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 16 February 2021]. Available from: https://www.kompas.com/tren/read/2021/02/15/170733465/jangan-lakukan-kebiasaan-buruk-ini-jika-ingin-sehat?page=all
    2. WS O. 7 Efek Buruk Pada Tubuh Jika Kamu Kurang Minum Air Putih [Internet]. detikfood. 2021 [cited 16 February 2021]. Available from: https://food.detik.com/info-sehat/d-5137786/7-efek-buruk-pada-tubuh-jika-kamu-kurang-minum-air-putih
    3. Jangan Malas, Ini yang Terjadi Saat Tubuh Kurang Olahraga [Internet]. Daya.id. 2021 [cited 16 February 2021]. Available from: https://www.daya.id/kesehatan/tips-info/penyakit-tidak-menular/jangan-malas-ini-yang-terjadi-saat-tubuh-kurang-olahraga#
    4. Abdi H. 7 Dampak Buruk Sering Telat Makan Bagi Kesehatan [Internet]. liputan6.com. 2021 [cited 16 February 2021]. Available from: https://hot.liputan6.com/read/4108740/7-dampak-buruk-sering-telat-makan-bagi-kesehatan#:~:text=Hal%20ini%20sangat%20berbahaya%2C%20karena,diare%2C%20
    5. News T. Lima Dampak Negatif Bagi Kesehatan Akibat Begadang⁣[Internet]. TAGAR. 2021 [cited 16 February 2021]. Available from: https://www.tagar.id/lima-dampak-negatif-bagi-kesehatan-akibat-begadang
    6. Ini Dia Jadwal Ideal untuk Ritme Hidup Teratur, Kunci Utama dari Kulit Cantik [Internet]. Beautynesia.id. 2021 [cited 16 February 2021]. Available from: https://www.beautynesia.id/berita-travel/ini-dia-jadwal-ideal-untuk-ritme-hidup-teratur-kunci-utama-dari-kulit-cantik/b-112067
    Read More
  • Lima belas persen dari orang dewasa yang berusia 60 tahun mengalami gangguan mental, sistem saraf, dan otaknya. Gangguan kesehatan mental perlu ditangani melalui perawatan medis secara intens dengan ahli kesehatan jiwa, karena sebenarnya masalah ini merupakan proses normal dari penuaan yang akan sangat membahayakan fisik untuk jutaan orang. Baca Juga: 14 Masalah Kesehatan Mental pada Anak Gangguan kesehatan mental […]

    Inilah Gejala Kesehatan Mental yang Sering Sahabat Anggap Remeh!

    Lima belas persen dari orang dewasa yang berusia 60 tahun mengalami gangguan mental, sistem saraf, dan otaknya. Gangguan kesehatan mental perlu ditangani melalui perawatan medis secara intens dengan ahli kesehatan jiwa, karena sebenarnya masalah ini merupakan proses normal dari penuaan yang akan sangat membahayakan fisik untuk jutaan orang.

    gejala kesehatan mental

    Baca Juga: 14 Masalah Kesehatan Mental pada Anak

    Gangguan kesehatan mental diartikan sebagai adanya gangguan terhadap kecemasan, suasana hati, dan perilaku seseorang. Gejala dari gangguan mental jarang sekali disadari karena beberapa dari gejala tersebut sebenarnya memang sering dialami seseorang, misalnya saja munculnya perasaan cemas, suasana hati sedih, ataupun emosi yang meledak-ledak di dalam diri kita. Akan tetapi jika perasaan tersebut melebihi batas normal bisa dikatakan bahwa Anda harus mewaspadainya. Oleh karena itu, berikut akan dibahas beberapa gejala masalah kesehatan mental yang umumnya tidak disadari dan banyak yang menganggapnya remeh.

    1. Cemas yang berlebih

    Rasa cemas adalah perasaan yang wajar dalam diri seseorang. Namun apabila perasaan cemas ini berlebihan dan terjadi dalam jangka waktu yang sangat lama, maka mungkin akan menyebabkan gejala seperti detak jantung berdetak sangat kencang atau keringat berlebihan. Selain itu, penderita akan mengalami perubahan mood atau perubahan suasana hati yang sangat cepat, sehingga berpengaruh pada gangguan fisik seperti kesulitan tidur dan kesulitan berkonsentrasi.

    2. Skizofrenia

    Banyak masyarakat yang sudah banyak mendengar dan mengenal gangguan mental yang satu ini, namun banyak juga masyarakat yang tidak tahu artinya. Skizofrenia merupakan salah satu jenis masalah kesehatan mental yang disebabkan karena adanya gangguan perkembangan saraf yang sangat serius dan akan berlangsung lama seumur hidup. Adapun gejala yang umumnya dialami antara lain halusinasi, delusi, dan sulit mengendalikan pikirannya sehingga berisiko untuk melukai dirinya sendiri.

    3. Obsessive Compulsive Disorder (OCD)

    Tanpa disadari banyak sekali masyarakat yang menganggap seseorang dengan ketelitian berlebih sebagai suatu hal yang remeh dan wajar. Namun dari segi psikologi, sikap seperti ini merupakan salah satu gejala dari gangguan mental OCD, yaitu penderita OCD akan melakukan hal yang sama untuk kesekian kalinya hanya untuk memastikan kembali bahwa apa yang dilakukannya sudah benar. Misalnya saat seseorang sudah mematikan kompor namun kemudian ia kembali untuk memeriksakannya lagi apakah kompor sudah mati atau belum, dan mungkin akan dilakukan sebanyak lebih dari tiga kali. Selain itu, gejala yang lainnya yang dialami penderita OCD adalah menyukai peraturan dan keteraturan dengan ketat, tidak suka kotor dan akan selalu bersih, serta takut akan melakukan kesalahan karena tidak mau disalahkan.

    4. Attention Deficit/Hyperactivty Disorders (ADHD)

    Gejala Attention Deficit/Hyperactivity Disorders (ADHD) juga banyak tidak akan disadari oleh banyak orang. Gangguan kesehatan mental satu ini sebagian besarnya dialami oleh anak-anak dan banyak orangtua yang jarang sekali menyadari gangguan mental ADHD di dalam diri sang buah hati, karena gejalanya berkaitan dengan tindakan anak pada umumnya sehingga menganggap itu hal yang wajar. Adapun gejala yang dimaksud adalah selalu aktif bergerak, tampak gelisah, sulit untuk fokus dan berkonsentrasi, sering sekali melamun, tidak mau mendengarkan instruksi dari orang lain, serta kurang bisa bergaul dengan teman sebayanya.

    Baca Juga: Waspada Bahaya Narsistik di Medsos!

    5. Stres Pascatrauma

    Stress pascatrauma merupakan kondisi mental seseorang setelah mengalami kejadian yang sangat menyedihkan atau hingga membuat luka di hati, yang membuat dirinya ketakutan berlebih akan berulangnya peristiwa tersebut pada dirinya. Itulah sebabnya bagi seseorang yang baru saja mengalami suatu kejadian yang menyakitkan, biasanya mereka tidak mau melakukan hal yang sama karena selalu mengingat kejadian yang sangat menakutkan dan menyakiti dirinya tersebut. Sehingga kebanyakan penderita stess pascatrauma ini cenderung akan mati rasa secara emosional.

    6. Gangguan Mood

    Gangguan mood yang dimaksud bisa berupa perasaan sedih yang berlarut-larut ataupun perasaan bahagia yang terlalu merasakan bahagia. Tapi bisa juga berupa gabungan dari perasaan keduanya namun transisi perasaannya berpindah secara ekstrim dan cepat, misalnya dari perasaan sedih kemudian bisa langsung berubah jadi benar-benar merasa berbahagia. Adapun jenis dari gangguan mood ini yang paling umum antara lain depresi, manik, bipolar dan siklotimik.

    7. Kecanduan

    Kecanduan alkohol atau narkoba adalah hal yang paling umum, namun jika gangguan kecanduan alkohol dan narkoba ini membuat penderita hingga melupakan tanggung jawab dan hubungan, penderita termasuk dalam jenis gangguan mental kecanduan.

    8. Kontrol Impuls

    Gangguan kontrol impuls adalah gangguan yang sudah banyak sekali diderita namun juga banyak orang sekitar yang tidak menyadarinya. Gangguan mental ini biasanya ditandai dengan seseorang yang sulit mengendalikan atau mengkontrol dirinya dalam melakukan tindakan yang membahayakan orang lain maupun dirinya sendiri. Misalnya, kleptomania (pencurian), pyromania (menyalakan api), dan perjudian kompulsif.

    Baca Juga: Keinginan Bunuh Diri, Cara Mencegah dan Tanda-tandanya

    Itulah beberapa jenis gangguan mental yang sering tampak gejalanya namun jarang disadari oleh seseorang yang mengalaminya, padahal masalah ini akan sangat mempengaruhi produktivitas dan kualitas hidupnya. Maka dari itu, penting untuk memperhatikan apakah gejala-gejala gangguan mental tersebut terjadi pada diri Anda atau tidak, karena sesungguhnya masalah kesehatan mental ini akan sangat berpengaruh besar bagi kelangsungan hidup seseorang.

    Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut gejala kesehatan mental dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi

    1. Anggraini AP. Memahami Tanda Gangguan Kesehatan Mental dan Cara Menanganinya [Internet]. KOMPAS.com. 2021 (Diakses pada 10 Februari 2021). Tersedia di: https://health.kompas.com/read/2020/10/17/181500668/memahami-tanda-gangguan-kesehatan-mental-dan-cara-menanganinya?page=all
    2. Anggraini AP. Benarkah Makin Tua Kian Rentan Alami Gangguan Mental? [Internet]. KOMPAS.com. 2021 (Diakses pada 10 Februari 2021). Tersedia di: https://health.kompas.com/read/2019/12/23/183000668/benarkah-makin-tua-kian-rentan-alami-gangguan-mental-
    3. Karisma N. 5 Jenis Gangguan Kesehatan Mental yang Perlu Anda Ketahui [Internet]. Lifepack.id. 2021 (Diakses pada 10 Februari 2021). Tersedia di: https://lifepack.id/5-jenis-gangguan-kesehatan-mental-yang-perlu-anda-ketahui/
    4. Koesno DA. Mengenal Mental Illness: Jenis, Ciri-Ciri dan Cara Memilih Psikolog [Internet]. tirto.id. 2021 (Diakses pada 10 Februari 2021). Tersedia di: https://tirto.id/mengenal-mental-illness-jenis-ciri-ciri-dan-cara-memilih-psikolog-f4o9

     

    Read More
  • Seseorang yang bisa memiliki keadaan sehat jiwanya adalah seseorang yang mampu menempatkan dan memberikan porsi atau potensi terbaik di dalam hidupnya, beradaptasi baik dengan kehidupannya, mampu memberikan peran terbaik dalam lingkungan sekolah, kampus, pekerjaan atau tempat kerja, masyarakat, komunitas dan lain hal yang menyangkut sosialisasi di kehidupan. Bicara soal kesehatan mental, psikiater dan psikososial dari RS Siloam […]

    Penyebab Gangguan Kesehatan Mental yang Perlu Dideteksi Sejak Dini

    Seseorang yang bisa memiliki keadaan sehat jiwanya adalah seseorang yang mampu menempatkan dan memberikan porsi atau potensi terbaik di dalam hidupnya, beradaptasi baik dengan kehidupannya, mampu memberikan peran terbaik dalam lingkungan sekolah, kampus, pekerjaan atau tempat kerja, masyarakat, komunitas dan lain hal yang menyangkut sosialisasi di kehidupan. Bicara soal kesehatan mental, psikiater dan psikososial dari RS Siloam Bogor mengatakan bahwa gangguan jiwa bisa menyerang siapa saja, tidak memandang latar belakang ekonomi, pendidikan, jabatan, atau status sosialnya. Gangguan jiwa juga bisa menyerang dalam jangka waktu yang cepat maupun lambat.

    Penyebab Gangguan Kesehatan Mental

     

    Baca Juga: Gangguan Kesehatan Jiwa, dari Penyebab hingga Cara Mengatasi

    Perasaan tidak nyaman akan satu waktu dalam kehidupan adalah hal yang wajar, namun akan dikategorikan dalam hal yang tidak wajar sehingga dibutuhkan penanganan invertensi dan pertolongan lebih lanjut apabila seseorang mengalami merasakannya dalam satu waktu dan berlangsung terus-menerus.

    Adanya gangguan mental ini dapat memicu perubahan keseimbangan dan kestabilan zat kimia yang ada di otak (neurotransmiter) yang menyebabkan seseorang mengalami perubahan sikap, perubahan pola pikir, perasaan, dan perilaku. Terdapat beberapa penyebab seseorang menderita gangguan mental kesehatan, yaitu:

    1. Faktor genetik

    Sebuah penelitian yang dilakukan dari Amerika Serikat, menemukan adanya variasi genetik pada 33.000 pasien yang didiagnosis mengalami skizofrenia, autis, gangguan bipolar, ADHD, dan depresi. Penelitian tersebut menemukan adanya variasi pada gen CACNA1C dan CACNAB2 yang mempengaruhi memori, cara berpikir, perhatian, dan emosi. Orangtua ke anak menurunkan gen sebesar 10%, dari keponakan atau cucu sebesar 2-4%, sedangkan saudara kembar 48%.

    2. Penggunaan narkoba/alkohol

    Penggunaan alkohol dan obat-obatan serta narkoba seperti ganja (cannabis), synthe, shabu-shabu, ekstasi, obat penenang, dan heroin (putaw) sangat mempengaruhi pola pikir, perasaan, dan emosional yang akan dilakukan di luar batas. Selain itu, penderita akan membahayakan dan melukai diri sendiri ataupun orang lain diluar kesadarannya. Pada pengguna narkoba/alkohol yang sudah mengalami kecanduan memiliki risiko efek samping yang lebih berbahaya karena sekalipun sedang tidak mengonsumsi obat-obatan terlarang tersebut, mereka akan mengalami gangguan sistem saraf yang bekerja di luar normal dan mungkin juga akan mengalami sakau.

    3. Ibu hamil

    Pada ibu hamil, jika mengalami gangguan mental maka kondisi ini akan berpengaruh besar pada perkembangan saraf otak janin yang dikandungnya. Selain itu, jika ibu mengalami gangguan kondisi kejiwaan, seperti depresi atau gelisah saat hamil, risiko kelahiran prematur juga bisa meningkat. Itulah mengapa seringkali kita mendengar bahwa ibu hamil tidak boleh terlalu banyak fikiran yang mengakibatkan stress.

    4. Riwayat trauma

    Kejadian traumatis bisa disebabkan oleh banyak hal, biasanya yang menyangkut dalam kehidupan sehari-hari namun tanpa disadari seperti pelecehan seksual ataupun pengalaman hidup yang pahit, misalnya patah hati terus menerus, mendapatkan olokan atau dikucilkan terus-menerus oleh lingkungan sekitar, kesedihan yang mendalam, kemarahan yang terpendam, tujuan yang tidak tercapai, dan adanya masalah yang sulit diselesaikan.

    Baca Juga: Rangkuman Webinar Tips Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Pandemi

    5. Riwayat gangguan mental

    Jika sebelumnya seseorang pernah mengalami gangguan mental jenis apapun, akan ada kemungkinan mereka akan mengalami gangguan mental lagi, walaupun sudah dikatakan pulih. Untuk menjaga kepulihannya dan tetap jadi produktif, penderita harus tetap menjaga pola pikir yang tidak terlalu berat, perbanyak hiburan dan tetap harus konsultasi dengan psikiater sebelumnya, agar selalu mendapatkan arahan.

    6. Putus obat

    Biasanya seseorang yang mengalami gangguan jiwa akan terus mengkonsumsi obat seumur hidupnya untuk tetap mengkontrol aktifitas dalam kehidupannya agar selalu normal. Sebagian orang yang mengalami gangguan jiwa akan lelah dalam mengonsumsi obat terus-menerus tanpa henti dan membuat keputusan untuk berhenti minum. Jika benar sampai putus obat seperti itu, maka penderita tersebut akan rentan mengalami gangguan jiwa lagi.

    7. Konflik dengan keluarga atau teman

    Beberapa konflik yang besar dengan keluarga atau teman bisa jadi pemicu untuk mengalami gangguan jiwa, apalagi jika memiliki perasaan bersalah, mau menang sendiri, merasa benar sendiri, dan tidak mau menerima pendapat orang lain, biasanya tingkat emosional seseorang akan meningkat. Konflik dengan keluarga yang dimaksud bisa berupa pertengkaran soal harta dan warisan, sedangkan masalah dengan teman bisa jadi karena hubungan atau cinta segitiga dengan pasangan yang bisa membuat penyebab gangguan kesehatan mental terjadi.

    8. Beban yang terlalu berat

    Beban hidup yang terlalu berat pada umumnya berhubungan dengan masalah ekonomi. Sebagian orang dewasa yang memiliki masalah tersebut bisa saja memutuskan untuk pisah rumah dengan orangtua atau menghidupi dirinya sendiri, baik dari biaya kuliah, sandang, pangan, maupun papan. Belum lagi pada anak yang harus menanggung beban orangtua atau harus melunasi hutang piutang, cicilan, biaya sekolah adiknya, maka beratnya beban yang harus ditanggung akan mempengaruhi kesehatan mental seseorang selama proses hidupnya menjadi dewasa.

    Baca Juga: 14 Masalah Kesehatan Mental pada Anak

    Nah, dengan demikian Sahabat perlu mewaspadai penyebab dan gejala gangguan mental sehingga dapat mendeteksinya lebih awal dan ditangani dengan cepat. Karena pada orang dengan gangguan mental yang ditangani lebih cepat akan lebih mudah diterapi dan mereka akan segera pulih dan bisa kembali melakukan kegiatan normal dengan produktif.

    Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai penyebab gangguan kesehatan mental dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. Mengenal gejala dan penyebab gangguan jiwa[Internet]. Pustaka.unpad.ac.id. 2021 [diakses pada 11 Februari 2021]. Tersedia di: http://pustaka.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2015/04/12-Mengenal-gejala-dan-penyebab-gangguan.pdf
    2. Anggraini AP. Memahami Tanda Gangguan Kesehatan Mental dan Cara Menanganinya Halaman [Internet]. Kompas.com. 2021 [diakses pada 11 Februari 2021]. Tersedia di: https://health.kompas.com/read/2020/10/17/181500668/memahami-tanda-gangguan-kesehatan-mental-dan-cara-menanganinya?page=all
    3. Virdhani MH. Ketahui 7 Penyebab Seseorang Bisa Alami Gangguan Mental [Internet]. JawaPos.com. 2021 [diakses pada 11 Februari 2021]. Tersedia di: https://www.jawapos.com/kesehatan/11/10/2020/ketahui-7-penyebab-seseorang-bisa-alami-gangguan-mental/
    4. Family Health Service. Kesehatan Mental Prapersalinan [Internet]. Fhs.gov.hk. 2021 [Diakses pada 11 Februari 2021]. Tersedia di: https://www.fhs.gov.hk/english/other_languages/bahasa_indonesia/women_health/postnatal_care/30098.html
    Read More
  • Satgas Penanganan Covid-19 mengatakan bahwa pendistribusian vaksin corona saat ini telah dilaksanakan dan sedang didistribusikan ke seluruh daerah di Indonesia. Adanya vaksin ini diharapkan dapat membantu mengurangi rantai penularan virus Covid-19. Diketahui, Indonesia saat ini telah mengantongi 1.2 juta dosis vaksin Covid-19 Sinovac dari Cina pada awal Desember kemarin. Baca Juga: Vaksin Covid-19 Tersedia, Pandemi […]

    Seperti Apa Alur Distribusi Vaksin Covid-19?

    Satgas Penanganan Covid-19 mengatakan bahwa pendistribusian vaksin corona saat ini telah dilaksanakan dan sedang didistribusikan ke seluruh daerah di Indonesia. Adanya vaksin ini diharapkan dapat membantu mengurangi rantai penularan virus Covid-19. Diketahui, Indonesia saat ini telah mengantongi 1.2 juta dosis vaksin Covid-19 Sinovac dari Cina pada awal Desember kemarin.

    Image result for distribusi vaksin covid

    Baca Juga: Vaksin Covid-19 Tersedia, Pandemi Berakhir?

    Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menganggap vaksin ialah suatu upaya manusia dalam memutus penyebaran virus Covid-19. Ia juga mengatakan bahwa masyarakat harus tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan untuk pencegahan penularan Covid-19, ucapnya dalam video yang ditayangkan oleh acara CNBC Award 2020.

    Walaupun begitu, vaksin ini tidak dapat langsung disuntikkan, karena vaksin wajib melewati tahap penilaian di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) agar dapat menjamin keselamatan masyarakat. Vaksin baru bisa digunakan apabila sudah mendapat izin edar atau persetujuan pemakaian pada situasi darurat atau emergency use authorization (EUA).

    Di Indonesia, tahapan uji klinis vaksin Sinovac yang bekerja sama dengan Bio Farma serta Universitas Padjajaran baru akan rampung sekitar Mei 2021 dengan laporan dini pada Januari 2021.

    Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito mengatakan bahwa tahapan distribusi vaksin yang sedang berjalan ini terus diawasi oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Upaya distribusi yang sedang berjalan ini bertujuan untuk menjamin ketersediaan vaksin agar tersebar secara merata, tentunya dengan prosedur kehati-hatian dengan mengoptimalkan waktu yang ada. Selain itu, pemerintah juga menjamin agar distribusi vaksin ke seluruh wilayah di Indonesia dapat berjalan efektif tanpa merusak kualitas vaksin, jelasnya pada saat menjawab pertanyaan media yang disiarkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden.

    Wiku menambahkan, kedatangan vaksin di Bandara Soekarno-Hatta kemarin, BPOM telah memberikan sertifikat Lot Release dalam upaya mengawal kualitas vaksin yang masuk ke Indonesia pada tanggal 6 Desember 2020. Vaksin yang sedang didistribusikan ke berbagai wilayah, saat ini tetap dalam pengawasan dengan melakukan pemercontohan berdasarkan pada risiko di Unit Pelaksana Teknis (UPT) BPOM tingkat provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia.

    Wiku juga mengatakan, bahwa pendistribusian vaksin akan memakai prosedur Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB) sesuai dengan arahan Menteri Kesehatan agar dapat menjaga kualitas vaksin sampai ke tangan masyarakat. Kemudian, vaksin akan dikirim ke gudang vaksin di setiap kantor Dinas Kesehatan Provinsi, lalu diedarkan dinas kesehatan di bawahnya.

    Perihal penyuntikan vaksin, Wiku juga mengatakan bahwa pemerintah akan menggunakan prinsip dan prosedur kesehatan saat ini. Selain itu, penyuntikan vaksin baru dapat dijalankan apabila EUA hasil data saintifik dikeluarkan BPOM.

    Langsung ke-34 Provinsi

    Kementerian Kesehatan mulai mendistribusikan vaksin Covid-19 pada minggu pertama Januari 2021, ke 34 provinsi di Indonesia dengan target paling lambat 7 Januari 2021, vaksin telah sampai di seluruh provinsi di tanah air. Sebelumnya, vaksin Sinovac sampai ke Indonesia melalui dua gelombang pengiriman. Gelombang pertama pada 6 Desember dan selanjutnya pada 30 Desember 2020. Dari kedua pengiriman tersebut, kini sebanyak 3 juta dosis vaksin tersedia di tanah air.

    Pada pengiriman vaksin Sinovac ini, Indonesia benar-benar menerapkan prosedur pengamanan yang sangat ketat. Termasuk saat memindahkan vaksin ke gudang penyimpanan Biofarma di Kawasan Bandung, Jawa Barat. Di sana, vaksin disimpan di tempat penyimpanan dengan suhu 2 sampai 8 derajat celcius, untuk menjaga kualitas vaksin.

    Juru Bicara Bio Farma Bandung juga menjelaskan bahwa tidak ada kendala dalam distribusi vaksin Covid-19, karena mereka turut melibatkan mulai dari pemerintah daerah, kabupaten/kota, hingga unit kecil lainnya. Fasilitas pelayanan kesehatan di sini juga didukung oleh 10.000 puskesmas dan semuanya sudah siap untuk menerima vaksin ini.

    Direktur Utama PT Bio Farma, Honesti Basyir, menambahkan bahwa pihaknya sedang menyusun strategi pendistribusian vaksin dengan menggunakan teknologi. Mulai dari pengemasan, Bio Farma akan memakai sistem track and trace dengan bantuan QR code di kemasan primer, sekunder, dan tersier. Sehingga vaksin ini dapat dipastikan akan sampai kepada yang berhak menerimanya.

    Baca Juga: Vaksin Lain Selain Sinovac dan Beberapa Efek Sampingnya

    Selain itu, akan ada notifikasi apabila vaksin tidak memenuhi standar keamanan distribusi sehingga bisa langsung dilacak lokasi keberadaannya.  GPS yang terpasang juga menggunakan mode penyebaran, sehingga masyarakat dipastikan akan mendapatkan vaksin yang layak.

    Kelancaran Vaksinasi

    Dalam pendistribusian vaksin, pemerintah terus melakukan persiapan terkait program vaksinasi yang akan diterapkan, misalnya pengecekan data di lokasi vaksinasi. Tujuannya menjaga kelancaran dari program vaksinasi. Daerah-daerah penerima vaksin akan diminta untuk mengecek ulang data tenaga medis yang akan diberikan vaksin, karena tenaga medis merupakan prioritas pertama dalam program vaksinasi tahap awal ini.

    Kemenkes RI telah melaksanakan pelatihan vaksinator ke seluruh Indonesia, serta melakukan sosialisasi ke tenaga kerja medis di sekitarnya. Menkes Budi Gunadi Sadikin juga mengatakan, bahwa vaksin Covid-19 akan mulai dilaksanakan pada pertengahan Januari 2021 di Indonesia. Ia juga menegaskan jika Presiden Jokowi adalah orang pertama yang akan disuntik vaksin Covid-19.

    Petunjuk teknis (juknis) resmi pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dari Kemenkes RI dijelaskan bahwa vaksinasi akan diadakan dalam empat tahapan. Kelompok prioritas penerima vaksin Corona ialah mereka yang berusia 18 tahun ke atas dan harus berdomisili du Indonesia. Sedangkan kelompok usia dibawah 18 tahun baru dapat menerima vaksinasi Covid-19 jika data keamanan vaksin corona untuk usia tersebut sudah ada dan mendapat izin penggunaan darurat dari BPOM.

    Tahapan vaksinasi dari Kemenkes RI dibagi menjadi 4 tahap:

    • Tahap 1, diadakan pada Januari-April 2021 dengan prioritas utama adalah tenaga kesehatan, asisten tenaga kesehatan, tenaga pendukung, dan mahasiswa yang sedang mengikuti pendidikan profesi kedokteran dan sedang bekerja pada fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes).
    • Tahap 2, juga diadakan pada Januari-April 2021, namun pada tahap ini vaksinasi akan diberikan kepada petugas pelayanan publik, seperti TNI/Polri, aparat hukum, dan petugas pelayanan publik lainnya, yaitu petugas bandara/pelabuhan/stasiun/terminal, perbankan dan sebagainya. Target vaksinasi berikutnya yaitu kelompok usia lanjut di atas 60 tahun.
    • Tahap 3, berlangsung pada April 2021-Maret 2022. Target vaksinasinya adalah masyarakat yang rentan dari segi geospal, sosial, dan ekonomi.
    • Tahap 4, juga berlangsung pada April 2021-Maret 2022. Targetnya adalah masyarakat dan pelaku ekonomi lain.

    Penahapan dan penetapan kelompok prioritas penerima vaksin ini dilakukan dengan mengikuti Roadmap WHO Strategic Advisor Group of Expert on Immunization (SAGE) dan kajian dari Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional, bersumber pada petunjuk teknis Kemenkes RI.

    Itulah mengenai distribusi vaksin Covid-19 yang perlu Sahabat ketahui. Kita harapkan distribusi bisa berjalan dengan merata ke seluruh wilayah di Indonesia sehingga akan tercapai kekebalan kelompok minimal 70%. Sembari vaksinasi beredar dengan lancar yuk Sahabat tetap berperilaku 5M dan PHBS, serta jangan lupa deteksi dini Covid-19 di Prosehat.  Caranya mudah, Sahabat bisa mengakses via website dan aplikasi lalu pilih Layanan Kesehatan dan klik Rapid Test Covid 19. Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. COVID-19 S. Distribusi Vaksin Covid-19 Untuk Menjamin Ketersediaan Yang Merata – Berita Terkini | Satgas Penanganan COVID-19 [Internet]. covid19.go.id. 2021 [cited 11 February 2021]. Available from: https://covid19.go.id/p/berita/distribusi-vaksin-covid-19-untuk-menjamin-ketersediaan-yang-merata
    2. [Internet]. 2021 [cited 11 February 2021]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20201211005446-20-580739/jk-sebut-vaksin-beri-harapan-berakhirnya-pandemi-covid-19
    3. Media K. Satgas Pastikan Distribusi Vaksin Covid-19 Akan Sesuai dengan Prosedur [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 11 February 2021]. Available from: https://nasional.kompas.com/read/2020/12/07/20264301/satgas-pastikan-distribusi-vaksin-covid-19-akan-sesuai-dengan-prosedur
    4. Rusiana D. Cegah Kerusakan, Distribusi Vaksin COVID-19 melalui Prosedur Ketat [Internet]. SINDOnews.com. 2021 [cited 11 February 2021]. Available from: https://nasional.sindonews.com/read/291330/15/cegah-kerusakan-distribusi-vaksin-covid-19-melalui-prosedur-ketat-1609855270
    5. go.id R. Distribusi dan Vaksinasi dari Hulu ke Hilir | Indonesia.go.id [Internet]. Indonesia.go.id. 2021 [cited 11 February 2021]. Available from: https://indonesia.go.id/narasi/indonesia-dalam-angka/sosial/distribusi-dan-vaksinasi-dari-hulu-ke-hilir
    Read More
  • Saat ini, sejumlah negara di dunia saling membantu dan berupaya keras dalam mengatasi pandemi Covid-19. Salah satunya dengan membuat dan mengembangkan vaksin, termasuk di Indonesia. Selain mendatangkan vaksin dari luar negeri melalui kerja sama dengan perusahaan Cina, Sinovac dan G42-Sinopharm dari Uni Emirat Arab, Indonesia juga mengembangkan vaksin secara lokal yang dinamakan Vaksin Merah Putih. […]

    Vaksin Corona Buatan Indonesia: Vaksin Merah Putih, Sudah Sampai Mana Perkembangannya?

    Saat ini, sejumlah negara di dunia saling membantu dan berupaya keras dalam mengatasi pandemi Covid-19. Salah satunya dengan membuat dan mengembangkan vaksin, termasuk di Indonesia. Selain mendatangkan vaksin dari luar negeri melalui kerja sama dengan perusahaan Cina, Sinovac dan G42-Sinopharm dari Uni Emirat Arab, Indonesia juga mengembangkan vaksin secara lokal yang dinamakan Vaksin Merah Putih.

    vaksin Corona buatan Indonesia

    Baca Juga: Mengembangkan Vaksin dalam Pandemic Speed, Bagaimana dengan Indonesia?

    Vaksin Merah Putih

    Vaksin Merah Putih adalah vaksin yang proses pengembangan bibitnya memakai isolat virus SARS-CoV-2, virus penyebab Covid-19. Vaksin buatan Indonesia Merah Putih ini sedang dikembangkan di sejumlah lembaga penelitian dengan berbagai pendekatan atau platform. Vaksin Merah Putih ini sangat penting untuk dikembangkan agar tidak ada ketergantungan dengan vaksin impor, demikianyang dituturkan Menteri BUMN, Erick Tohir, pada rapat koordinasi pengendalan pembangunan Pemda DIY.

    Bambang mengupayakan bibit vaksin Merah Putih dapat dikirim ke PT Bio Farma pada Maret 2021. Bibit yang dikirim ke Bio Farma ini adalah bibit vaksin yang diteliti oleh Lembaga Eijkman. Lembaga Molekular Eijkman dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menggunakan metode protein rekombinan. Para peneliti hanya menggunakan satu atau beberapa gen yang mengkode selubung dari protein virus. Profesor Amin Soebandrio dari Lembaga Eijkman mengatakan bahwa metode ini lebih aman dikarenakan tidak menggunakan virus utuh. Jadi, para peneliti tidak perlu mengembangbiakan virus dalam jumlah besar di laboratorium.

    Selain itu, metode ini juga memperkecil efek samping dari timbulnya reaksi yang tidak diinginkan pada tubuh penerima vaksin yang dikhawatirkan terjadi apabila memakai virus utuh.

    Metode Adenovirus

    Sementara itu, ITB dan UNAIR mencoba metode lain, yakni dengan menggunakan Adenovirus. Adenovirus ialah virus yang biasanya menginfeksi hewan primata dan manusia dan menyebabkan beragam penyakit. Para ilmuan memodifikasi adenovirus agar tidak bisa memperbanyak diri di tubuh manusia. Adenovirus yang tidak berbahaya dapat digunakan sebagai vektor atau pembawa gen yang mengkode protein ‘spike’ pada virus corona.

    Ketika vaksin adenovirus disuntikan ke dalam tubuh, ia akan memasukkan gen tersebut ke dalam sel, kemudian sel tubuh kita sendiri akan memproduksi protein ‘spike’ pada lapisan virus corona. Hal tersebut yang akan memicu respons sistem pertahanan tubuh, sehingga ketika virus corona benar-benar masuk ke tubuh, sistem pertahanan tubuh kita sudah terlatih untuk melawannya.

    Vektor adenvirus juga sudah dipakai dalam produksi vaksin untuk berbagai patogen lain, seperti flu, zika, dan MERS.

    Produk Terkait: Layanan Vaksinasi Flu

    Lembaga yang Berpartisipasi dalam Pengembangan Virus Merah Putih

    Saat ini, terdapat tujuh lembaga yang ditunjuk Kementerian Riset dan Teknologi untuk membentuk asosiasi riset nasional dalam membuat bibit atau prototipe vaksin Merah Putih yang dipimpin oleh LBM Eijkman, ucap Direktur Utama PT Bio Farma. Lima lembaga diantaranya berada dibawah naungan perguruan tinggi negeri, yaitu Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Padjajaran, Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), dan Universitas Airlangga (Unair).

    Dan dua lembaga lainnya berada dibawah naungan Kementrian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti), yaitu Lembaga Biologi Molekular Eijkman dan LIPI. Kemudian Bio Farma yang akan mengoptimalkan, melakukan uji klinik, hingga produksi massal vaksin setelah izin Badan Pengawas Obat dan Makanan didapatkan.

    Baca Juga: Vaksin Covid-19 Tersedia, Pandemi Berakhir?

    Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir menjelaskan bahwa studi praklinis dan uji klinis selesai dilaksanakan pada tahun 2021. Apabila hasilnya sukses, vaksin akan segera diedarkan di awal tahun 2022.

    Uji Klinis Vaksin Merah Putih

    Direktur utama Bio Farma menyatakan vaksin corona buatan Indonesia akan menjalani uji praklinis dan uji klinis pada tahun 2021. Studi praklinis akan dilaksanakan pada kuartal kedua tahun 2021, kemudian dilanjutkan uji klinis tahap satu yang diharapkan dapat dimulai pada kuartal ketiga tahun 2021. Untuk mendapatkan izin darurat emergency use authorize atau EUA dari BPOM, vaksin harus melewati serangkaian uji klinis selama 8 bulan oleh BPOM dan Bio Farma. Bila hasilnya bagus, vaksin mungkin dapat diberikan kepada masyarakat pada kuartal pertama tahun 2022.

    Menteri Riset dan Teknologi, Bambang Brodjonegoro, berharap uji klinis Vaksin Merah Putih bisa selesai dengan hasil yang memuaskan agar bisa segera tersedia untuk seluruh masyarakat Indonesia.

    Tahap Riset Vaksin Merah Putih

    Berdasarkan situs LBM Eijkman, berikut ini adalah delapan langkah dari dari tahap riset vaksin:

    1. Pemetaan genetik virus corona di Indonesia dengan mengisolasi virus SARS-CoV-2 dari spesimen pasien dan melakukan genom RNA penyandi protein virus.
    2. Isolasi dan amplikasi gen S dan N pada virus corona. Pada tahap ini gen yang mengkode protein S (spike) dan N (nukleokapsid) diisolasi, kemudian diperbanyak dengan metode polymerase chain reaction (PCR)
    3. Cloninggen target ke dalam vektor. Apabila tahapan ini berhasil, proses selanjutnya adalah melakukan verifikasi dengan metode sequencing.
    4. Memasukan vektor dan gen virus corona ke dalam sel mamalia dengan tujuan mengekspresikan gen target dan menghasilkan antigen. Pada tahapan ini menggunakan mekanisme sistem imun dalam melindungi tubuh.
    5. Menghasilkan antigen dari sel-sel mamalia. Antigen inilah yang akan menjadi calon vaksin dan dapat diuji coba ditahap selanjutnya.
    6. Memperbanyak dan pemurnian antigen dengan tujuan menghasilkan antigen target dengan jumlah yang besar, serta memisahkan zat dan senyawa yang tidak dibutuhkan. Hasil dari tahapan ini akan diperoleh antigen murni dengan jumlah besar, walau dengan waktu lama dan proses uji yang banyak.
    7. Uji klinis, tahapan ini bertujuan untuk menilai keamanan dari calon vaksin dan menentukan kadar yang tepat. Pada tahap uji klinis akan dinilai efek samping dan efikasi (kemanjuran) vaksin.
    8. Jika tahapan uji klinis berhasil, maka tahapan terakhir adalah mendapakan izin BPOM kemudian memproduksi vaksin dalam jumlah besar. 

    Tambah Kapasitas Alat PCR

    Selain vaksin, Bio Farma juga membuat alat tes PCR. Dalam sebulan, Bio Farma dapat memproduksi 240 ribu alat PCR, seperti yang dijelaskan oleh Honesti Basyir. Ia juga mengatakan alat tes PCR buatan Indonesia memiliki kelebihan tersendiri karena mampu memeriksa whole genome sequence virus corona yang ada di Indonesia dan setara dengan yang telah dilaporkan ke WHO. Keakuratannya hampir 100 persen. Harapannya, alat PCR ini akan menambahkan ketersediaan alat tes diagnostik dan memudahkan distribusi alat PCR ke seluruh wilayah Indonesia.

    Baca Juga: Mengapa Vaksin Itu Baik dan Perlu?

    Itulah mengenai Vaksin Merah Putih, vaksin Corona buatan Indonesia yang sejauh ini masih dalam pengembangan. Yuk, Sahabat supaya tidak terpapar Covid-19 tetap berperilaku 5M dan PHBS, serta jangan lupa deteksi dini Covid-19 di Prosehat. Caranya mudah, Sahabat bisa mengakses via website dan aplikasi lalu pilih Layanan Kesehatan dan klik Rapid Test Covid-19. Info selengkapnya silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Mengenal vaksin Covid-19 buatan Indonesia, vaksin Merah Putih [Internet]. BBC News Indonesia. 2021 [cited 11 February 2021]. Available from: https://www.bbc.com/indonesia/media-54600959
    2. Widiyani R. Vaksin Corona Buatan Indonesia: Uji Klinis, Tahap Riset, Jadwal Suntik [Internet]. detikHealth. 2021 [cited 11 February 2021]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5242913/vaksin-corona-buatan-indonesia-uji-klinis-tahap-riset-jadwal-suntik
    3. Alam S. Kabar Terkini Vaksin COVID Merah Putih, Bisa Diproduksi Akhir 2021 [Internet]. detikHealth. 2021 [cited 11 February 2021]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5362363/kabar-terkini-vaksin-covid-merah-putih-bisa-diproduksi-akhir-2021?_ga=2.168950113.1795609098.1612776158-1840929098.1580616254
    4. Hikam H. Menristek: Maret, Bibit Vaksin Merah-Putih Diberikan ke Bio Farma [Internet]. detikfinance. 2021 [cited 11 February 2021]. Available from: https://finance.detik.com/industri/d-5338317/menristek-maret-bibit-vaksin-merah-putih-diberikan-ke-bio-farma?_ga=2.228275805.1795609098.1612776158-1840929098.1580616254
    5. Vaksin Corona Buatan Indonesia Siap Edar Tahun 2022 [Internet]. Direktorat P2PTM. 2021 [cited 11 February 2021]. Available from: http://p2ptm.kemkes.go.id/artikel-sehat/vaksin-corona-buatan-indonesia-siap-edar-tahun-2022
    Read More
  • Vaksinasi Covid-19 di  Indonesia sudah dimulai sejak Januari 2021. Presiden Joko Widodo merupakan orang pertama di Indonesia yang divaksin. Setelahnya barulah para pejabat tinggi negara lainnya, influencer, dilanjutkan dengan tenaga kesehatan pada 14 Januari 2021, dan kemudian lansia pada 8 Februari 2021. Meski pemerintah sudah menyatakan bahwa vaksin Covid-19 ini aman dan halal, tetap saja […]

    Benarkah Vaksin Covid-19 Menyebabkan Kemandulan?

    Vaksinasi Covid-19 di  Indonesia sudah dimulai sejak Januari 2021. Presiden Joko Widodo merupakan orang pertama di Indonesia yang divaksin. Setelahnya barulah para pejabat tinggi negara lainnya, influencer, dilanjutkan dengan tenaga kesehatan pada 14 Januari 2021, dan kemudian lansia pada 8 Februari 2021. Meski pemerintah sudah menyatakan bahwa vaksin Covid-19 ini aman dan halal, tetap saja selalu ada rumor yang meragukan keamanan vaksin tersebut.

    vaksin covid-19 menyebabkan kemandulan

    Baca Juga: Mengapa Vaksin Itu Baik dan Perlu?

    Hal terakhir adalah disebut bahwa vaksin Covid-19 akan membuat kemandulan pada wanita karena adanya kandungan yang dapat menyerang protein penting yang dibutuhkan bagi perkembangan plasenta, organ yang berkembang selama kehamilan untuk memberikan oksigen dan nutrisi pada bayi. Anggapan ini tentu saja akan memberikan ketakutan pada wanita terutama wanita hamil sehingga enggan divaksin. Padahal, pemerintah tengah berupaya melakukan vaksinasi untuk mencapai kekebalan kelompok minimal 70% sesuai dengan jumlah penduduk Indonesia yang  berjumlah 271,34 juta jiwa berdasarkan sensus penduduk 2020.

    Anggapan ini tentu saja akan menyulitkan upaya pemerintah. Tak hanya jumlah penduduk yang banyak untuk mencapai kekebalan kelompok, tetapi juga distribusi vaksin itu harus merata di 34 provinsi.

    Tanggapan WHO

    Anggapan tersebut tentu saja cukup meresahkan sehingga WHO sebagai Badan Kesehatan Dunia harus turun tangan untuk dapat menyangkal anggapan tersebut. Dalam sebuah cuitan di Twitter, WHO melalui dr. Kate O’Brien, Direktur Program Imunisasi, menyatakan bahwa anggapan tersebut keliru sehingga tidak benar jika vaksin Covid-19 dapat menyebabkan kemandulan. Sebab, sejauh ini berdasarkan beragam studi yang ada telah menunjukkan bahwa vaksin yang telah mendapat izin terbukti dapat memberikan efek perlindungan serta dapat mencegah infeksi yang menimbulkan gejala sedang hingga parah.

    Baca Juga: Efek Samping Vaksin Covid-19 dan Cara Mengatasinya

    Lalu Bagaimana dengan Tanggapan dari Para Dokter?

    Senada dengan WHO, para dokter, juga ilmuwan menyatakan bahwa vaksin Covid-19 menyebabkan mandul itu tidak benar. Dilansir dari Tempo, Michael Cackovic, dokter spesialis kandungan di Pusat Medis Wexner Universitas Ohio, menyatakan bahwa vaksin membuat mandul hanya karena adanya berita mengenai kandungan vaksin yang mengandung protein lonjakan atau syncytin-1 tidaklah benar sebab lonjakan Covid-19 sama sekali tidak mirip dengan syncytin-1.

    Ia menegaskan tidak ada alasan untuk percaya memblokir syncytin-1 menyebabkan kemandulan. Hal seripa diungkapkan pakar penyakit menular di Johns Hopkins Centre for Health Security, Amesh  A. Adalja. Intinya, tidak ada bukti sama sekali bahwa vaksin Covid-19 sangat berdampak pada kesuburan wanita.

    American College of Obstetricians and Gynecologist (ACOG) juga menyetujui hal tersebut, dam merekomendasikan vaksinasi bagi indivudu yang berusaha untuk hamil atau sedang mempertimbangkan hamil dan memenuhi kriteria untuk vaksinasi. Sahabat tidak perlu menunda kehamilan setelah menyelesaikan kedua dosis vaksin Covid-19.

    Meski begitu, dokter spesialis penyakit menular di Sekolah Kedokteran Universitas Vanderbilt, William Schaffner, mendesak wanita yang ingin hamil untuk mempertimbangkan risiko tidak mendapatkan vaksinasi. Risiko itu adalah potensi penyakit parah dan persalinan prematur jika sedang hamil. Ia juga menyarankan bagi setiap wanita untuk berbicara kepada dokter langsung mengenai aman-tidaknya vaksin bagi wanita hamil, dan bukan dari internet.

    Baca Juga: Inilah 7 Tips Aman Hamil di Masa Pandemi

    Demikianlah mengenai anggapan bahwa vaksin Covid-19 itu menyebabkan kemandulan itu salah dan hoaks. Bagi Sahabat untuk tetap mendapatkan informasi-informasi terpercaya soal vaksin Covid-19 sehingga hal tersebut akan meyakinkan Sahabat bahwa vaksin itu baik dan perlu karena dapat melindungi diri sendiri dan orang lain. Untuk mendapatkan informasi-informasi yang valid tersebut Sahabat bisa berkonsultasi 24 jam dengan dokter di Prosehat. Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi:

    1. Anwar F. WHO Bantah Rumor Vaksin COVID-19 Bisa Bikin Mandul [Internet]. detikHealth. 2021 [cited 10 February 2021]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5365327/who-bantah-rumor-vaksin-covid-19-bisa-bikin-mandul
    2. Media K. Jumlah Penduduk Indonesia Terkini Mencapai 271,34 Juta Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 10 February 2021]. Available from: https://money.kompas.com/read/2021/01/22/090554926/jumlah-penduduk-indonesia-terkini-mencapai-27134-juta?page=all
    3. Media K. Perlu Tahu, Ini Penjelasan WHO soal Mitos dan Fakta Vaksin Covid-19 [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 10 February 2021]. Available from: https://www.kompas.com/tren/read/2021/02/08/190300365/perlu-tahu-ini-penjelasan-who-soal-mitos-dan-fakta-vaksin-covid-19
    4. Widiyarti Y. Vaksin Covid-19 Bikin Mandul? Simak Penjelasan Pakar [Internet]. Tempo. 2021 [cited 10 February 2021]. Available from: https://gaya.tempo.co/read/1421877/vaksin-covid-19-bikin-mandul-simak-penjelasan-pakar
    Read More
  • Setelah pandemi berakhir apa yang harus Sahabat lakukan? Inilah pertanyaan yang muncul ketika Covid-19 masih terus mewabah hingga saat ini sehingga beberapa negara kembali memutuskan karantina wilayah. Meskipun program vaksinasi di seluruh dunia sudah dilangsungkan, epidemiolog meminta kepada orang-orang yang sudah divaksin untuk melaksanakan protokol kesehatan 5M mengingat vaksinasi baru akan efektif jika kekebalan kelompok […]

    Apa yang Sahabat Harus Lakukan Setelah Pandemi Berakhir?

    Setelah pandemi berakhir apa yang harus Sahabat lakukan? Inilah pertanyaan yang muncul ketika Covid-19 masih terus mewabah hingga saat ini sehingga beberapa negara kembali memutuskan karantina wilayah. Meskipun program vaksinasi di seluruh dunia sudah dilangsungkan, epidemiolog meminta kepada orang-orang yang sudah divaksin untuk melaksanakan protokol kesehatan 5M mengingat vaksinasi baru akan efektif jika kekebalan kelompok sudah mencapai minimum 70% atau setara dengan jumlah 181 juta penduduk Indonesia dari keseluruhan 270 juta.

    setelah pandemi berakhir

    Baca Juga: Perilaku 5M, Cara Tepat dan Efektif Meminimalkan Penyebaran Covid-19

    Setelah Covid-19 berakhir, apakah kehidupan akan kembali normal sehingga Sahabat bisa dengan mudahnya berjalan-jalan ke luar rumah, ke mal, tempat wisata, ke kantor, atau berkumpul dengan sanak famili tanpa memakai masker dan tidak menjaga jarak?

    Kenyataannya, Sahabat masih harus menerapkan protokol kesehatan dan PHBS. Tujuannya supaya Sahabat tidak lengah sehingga juga menjadi kebiasaan dan disiplin bagi diri sendiri. Demikian yang diungkapkan oleh tim pakar Satgas Covid-19, Dr. Dewi Nur Aisyah, seperti dilansir dari Republika. Menerapkan protokol kesehatan dan PHBS tetaplah  penting karena hal itu akan mengurangi risiko tertular virus atau kuman yang dapat menyebabkan penyakit tertentu seperti rajin mencuci tangan dengan sabun pada air yang mengalir terutama sebelum dan sesudah makan.

    Selain itu, masyarakat diminta untuk tetap perlu menerapkan etika atau tata cara saat batuk dan bersin supaya tidak sembarangan serta menggunakan siku tangan sebagai penahan percikan air liur atau droplet. Ketika pandemi berakhir, Dr. Dewi mengatakan penggunaan masker lama-kelamaan akan ditinggalkan sehingga tidak diperlukan lagi.

    Perilaku-perilaku kesehatan ini harus terus dilakukan. Meskipun awalnya dalam keadaan terpaksa, lama-kelamaan hal tersebut akan menjadi kebiasaan di masa mendatang. Efek jangka panjang lainnya adalah pola-pola kehidupan yang dibentuk sejak masa pandemi seperti tidur dan makan teratur serta berolahraga akan menjadi suatu hal yang terus-menerus dilakukan sehingga setelah pandemi berakhir tidak ada lagi orang yang akan terkena sakit sama sekali.

    Baca Juga: Vaksin Covid-19 Tersedia, Pandemi Berakhir?

    Lalu Bagaimana Kehidupan Setelah Covid-19 Benar-benar Berakhir?

    Selain masih perlunya prokes dan PHBS, beberapa kebiasaan yang terbentuk selama masa pandemi diperkirakan akan tetap ada seperti bekerja dari rumah atau WFH yang ternyata dapat mengurangi jam-jam sibuk terutama di pagi dan sore hari bahkan membantu mengurangi polusi udara. Hal lainnya adalah sekolah tanpa tatap muka langsung diperkirakan masih ada walau sedikit jumlahnya. Pertunjukan-pertunjukan seni akan mulai kembali didatangi banyak orang jika mengacu pada pandemi sebelumnya yang sudah pernah ada dan berakhir, yaitu Flu Spanyol pada awal abad ke-20. Selain itu, ketergantungan akan teknologi masih akan berlangsung, dan tentu saja pulihnya ekonomi namun bukan dalam waktu yang cepat.

    Namun, yang perlu diperhatikan juga saat pandemi berakhir adalah pentingnya penanganan kesehatan fisik dan mental bagi anak-anak usia sekolah yang sepertinya terkejut karena sudah harus dihadapkan dengan kegiatan belajar jarak jauh. Hal ini tentunya sangat berpengaruh pada tumbuh-kembang mereka di usia sekolah.

    Baca Juga: 3 Tips Mengoptimalkan Tumbuh-Kembang Anak Selama Pandemi

    Seperti itulah yang perlu Sahabat lakukan setelah pandemi berakhir. Perilaku hidup sehat tetap menjadi hal nomor satu yang tidak boleh ditinggalkan begitu saja. Tentunya ini sebagai antisipasi ke depan. Yuk, Sahabat tetap terapkan perilaku 5M dan PHBS, serta jangan lupa deteksi dini Covid-19 di Prosehat. Caranya cukup mudah. Sahabat bisa akses melalui website dan aplikasi lalu pilih Layanan Kesehatan dan klik Rapid Test Covid-19. Info selengkapnya silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Bagaimana Kehidupan Setelah Pandemi Berakhir? |Republika Online [Internet]. Republika Online. 2021 [cited 10 February 2021]. Available from: https://www.republika.co.id/berita/qdxhhc414/bagaimana-kehidupan-setelah-pandemi-berakhir
    2. Jaga Perilaku Hidup Bersih & Sehat Meski Pandemi COVID-19 Usai – Tirto.ID [Internet]. tirto.id. 2021 [cited 10 February 2021]. Available from: https://tirto.id/jaga-perilaku-hidup-bersih-sehat-meski-pandemi-covid-19-usai-f99a
    3. Indonesia B. Seperti Apa Kehidupan Kita Nanti Setelah Pandemi Corona Berakhir? [Internet]. detiknews. 2021 [cited 10 February 2021]. Available from: https://news.detik.com/bbc-world/d-5009831/seperti-apa-kehidupan-kita-nanti-setelah-pandemi-corona-berakhir
    4. What will life be like after the coronavirus pandemic ends? [Internet]. Science News. 2021 [cited 10 February 2021]. Available from: https://www.sciencenews.org/article/covid-19-coronavirus-life-after-pandemic-ends-predictions
    Read More
  • Memakai masker memang sudah menjadi keharusan di masa pandemi Covid-19 ini, baik di luar ruangan terutama saat di keramaian atau di dalam ruangan, terutama ruangan dengan ventilasi dan sirkulasi udara yang buruk. Jadi, masker tetap menjadi cara yang terbaik untuk mencegah dan meminimalkan penyebaran Covid-19, sebagai bagian dari protokol kesehatan yang wajib dijalankan. Baca Juga: […]

    Perlunya Membuang Masker Sekali Pakai Agar Tidak Mencemari Lingkungan

    Memakai masker memang sudah menjadi keharusan di masa pandemi Covid-19 ini, baik di luar ruangan terutama saat di keramaian atau di dalam ruangan, terutama ruangan dengan ventilasi dan sirkulasi udara yang buruk. Jadi, masker tetap menjadi cara yang terbaik untuk mencegah dan meminimalkan penyebaran Covid-19, sebagai bagian dari protokol kesehatan yang wajib dijalankan.

    membuang masker sekali pakai

    Baca Juga: Meski Ventilasi Baik, Masker dalam Ruangan Wajib Digunakan

    Namun yang menjadi permasalahan adalah mengenai bagaimana cara membuang masker itu sendiri, terutama masker sekali pakai. Tentu bukan sebuah kesulitan jika dikaitkan dengan masker kain yang disarankan oleh para ahli untuk sebaiknya dicuci saja karena bisa digunakan kembali setelah dikeringkan. Tetapi bagaimana dengan masker sekali pakai yang dalam hal ini adalah masker medis yang mempunyai efektivitas menangkal virus hingga 95%? Karena membuang masker yang tidak tepat atau sembarangan akan berdampak pada kerusakan ekologi atau lingkungan seperti polusi di air dan di tanah.

    Produk Terkait: Jual Masker Medis

    Hal ini berdasarkan banyaknya laporan yang menyebut bahwa banyak sisa peralatan medis dibuang sembarangan ke sungai dan laut sehingga mengakibatkan tercemarnya perairan. Masker juga dibuang sembarangan begitu saja di jalan sehingga menciptakan pemandangan yang tidak sedap. Tak hanya itu, membuang masker secara sembarangan juga dapat menyebabkan penyumbatan air apabila masker tersebut dibuang ke dalam toilet bersama dengan peralatan medis lainnya seperti tisu desinfektan. Hal-hal tersebut tentu saja sangat merugikan.

    Lalu Bagaimana Caranya Membuang Masker yang Benar?

    Dilansir dari The Independent, cara membuang masker dengan benar supaya tidak mencemari lingkungan adalah di tempat sampah khusus, yaitu tempat sampah yang terpisah dari tempat sampah lainnya. Tempat sampah ini hanya berisikan sampah-sampah medis seperti masker sekali pakai. Sebelum dibuang, WHO juga sudah memberikan pedoman seperti dengan mencuci tangan terlebih dahulu. Pemerintah pun juga meminta masyarakat agar menyemprot terlebih dahulu masker yang akan dibuang dengan desinfektan kemudian digunting, dan barulah setelah itu masker dibungkus dengan plastik bening sebagai penanda limbah masker.

    Baca Juga: Seperti Inilah Cara Melepas Masker dengan Benar

    Mengapa Masker Sekali Pakai Harus Dibuang dengan Tepat?

    Hal ini karena masker sendiri termasuk limbah medis yang potensial dalam limbah beracun dan berbahaya atau B3. Selain berbahaya bagi lingkungan, membuang masker sembarangan ternyata juga dapat menjadi media penularan Covid-19. Hal itu karena di dalam masker terdapat virus yang menempel, dan mempunyai masa inkubasi hingga 14 hari. Menjadi berbahaya jika masker yang dibuang adalah masker yang sebelumnya dipakai oleh penderita flu dan pilek serta Covid-19.

    Baca Juga: Masker Habis? Ini Caranya untuk Membuat Masker Sendiri

    Demikianlah mengenai perlunya membuang masker sekali pakai dengan tepat supaya tidak mencemari lingkungan dan menjadi tempat penyebaran Covid-19. Dengan begini, Sahabat pun tidak hanya menyelamatkan diri sendiri tetapi orang-orang dan lingkungan sekitar. Apabila Sahabat mempunyai pertanyaan lebih lanjut mengenai masker dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. The new plastic bottle? How to dispose of face masks in an environmentally-safe way [Internet]. The Independent. 2021 [cited 8 February 2021]. Available from: https://www.independent.co.uk/life-style/face-masks-coverings-dispose-throw-away-safe-environment-litter-single-use-a9612946.html
    2. When and how to use masks [Internet]. Who.int. 2021 [cited 8 February 2021]. Available from: https://www.who.int/emergencies/diseases/novel-coronavirus-2019/advice-for-public/when-and-how-to-use-masks
    3. Geographic M. Masker dan Sarung Tangan Menjadi Masalah Lingkungan Baru Selama Pandemi – National Geographic [Internet]. National Geographic. 2021 [cited 8 February 2021]. Available from: https://nationalgeographic.grid.id/read/132190592/masker-dan-sarung-tangan-menjadi-masalah-lingkungan-baru-selama-pandemi
    4. Mediatama G. Jangan sembarangan! Begini cara membuang masker bekas untuk cegah penularan corona [Internet]. PT. Kontan Grahanusa Mediatama. 2021 [cited 8 February 2021]. Available from: https://kesehatan.kontan.co.id/news/jangan-sembarangan-begini-cara-membuang-masker-bekas-untuk-cegah-penularan-corona
    5. Media K. Hati-hati, Penyebaran Virus Corona Bisa Melalui Masker Bekas Pakai [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 8 February 2021]. Available from: https://regional.kompas.com/read/2020/02/07/17313471/hati-hati-penyebaran-virus-corona-bisa-melalui-masker-bekas-pakai
    Read More
  • Pada 5 Februari 2021, pemerintah melalui BPOM secara resmi memperbolehkan pemberian vaksin Sinovac bagi lansia. Vaksinasi untuk lansia sendiri sebenarnya sudah dimulai pada Senin, 8 Februari 2021 lalu. Tentunya pemberian ini tidaklah sembarangan karena BPOM membuat keputusan tersebut atas beberapa pertimbangan. Baca Juga: BPOM Keluarkan Izin Penggunaan Darurat untuk Vaksin Sinovac Pertama, karena data statistik […]

    Pemerintah Mengizinkan Pemberian Vaksin Sinovac untuk Lansia

    Pada 5 Februari 2021, pemerintah melalui BPOM secara resmi memperbolehkan pemberian vaksin Sinovac bagi lansia. Vaksinasi untuk lansia sendiri sebenarnya sudah dimulai pada Senin, 8 Februari 2021 lalu. Tentunya pemberian ini tidaklah sembarangan karena BPOM membuat keputusan tersebut atas beberapa pertimbangan.

    vaksin Sinovac untuk lansia

    Baca Juga: BPOM Keluarkan Izin Penggunaan Darurat untuk Vaksin Sinovac

    Pertama, karena data statistik KPC-PEN menunjukkan bahwa lansia menempati posisi relatif tinggi pada kasus kematian akibat Covid-19, yaitu sekitar 47,3%. Berlandaskan data tersebut, pemerintah menempatkan lansia sebagai kelompok prioritas bersama dengan tenaga kesehatan dan pejabat pelayanan publik.

    Kedua, selain dari data statistik kematian lansia, pertimbangan lainnya juga dilihat dari hasil pengkajian data hasil uji klinis fase III vaksin Sinovac yang dilaksanakan di Brasil serta data uji klinis fase I dan II di Cina. Dari data yang diperoleh BPOM pada akhir Januari 2021 tersebut disimpulkan bahwa terdapat data-data keamanan dan khasiat yang untuk bisa memberikan vaksinasi pada lansia. Data uji klinis fase I dan II di Cina yang melibatkan 400 orang menunjukkan bahwa vaksin yang diberikan sebanyak 2 dosis dengan jarak waktu 28 hari memberikan hasil imunogenisitas yang baik. Selain itu, terdapat peningkatan kadar antibodi yang baik dengan seroconversion rate 97,96%.

    Meski begitu, BPOM memberikan beberapa catatan yang berkaitan dengan persetujuan indikasi dan dosis vaksin Sinovac untuk lansia tersebut, karena masih terbatasnya bukti kemanfaatan dan keamanan vaksin. Poin-poin tersebut adalah sebagai berikut:

    • Melakukan studi klinis pasca persetujuaan untuk memastikan efektivitas vaksin CoronaVac untuk pencegahan Covid-19
    • BPOM berhak meninjau atau mengevaluasi kembali aspek khasiat dan keamanan vaksin apabila ditemukan bukti baru terkait khasiat dan keamanan
    • Wajib melakukan pemantauan farmakovigilans (mendeteksi masalah keamanan obat yang belum diketahui) dan pelaporan efek samping obat ke BPOM

    Bagaimana Cara Pemberian Vaksin ke Lansia?

    Pusat Informasi Obat Nasional atau PIONAS menyatakan bahwa vaksin Sinovac akan diberikan kepada lansia di atas 60 tahun dengan cara disuntikkan ke dalam otot (intramuskular) sebanyak 0,5 mL dalam 2 dosis dengan selang waktu 28 hari.

    Apa Efek Samping yang Akan Dirasakan?

    Efek samping yang dirasakan dari pemberian vaksin Covid-19 pada umumnya serupa dengan reaksi ringan hingga sedang dari pemberian vaksin jenis lainnya. Adapun efek samping yang mungkin dirasakan antara lain nyeri di tempat suntikan dan demam. Efek samping atau KIPI ini akan terjadi 7 hari setelah vaksinasi, dan pulih dalam waktu 48 jam.

    Baca Juga: Cara Mengatasi KIPI Pasca Vaksinasi Covid-19

    Hal-hal yang Perlu Diperhatikan bagi Lansia Sebelum Vaksinasi

    Adapun imbauan dari PIONAS untuk para lansia yang memiliki kondisi-kondisi berikut, sebelum mendapatkan vaksinasi sebaiknya lebih berhati-hati supaya tidak terjadi hal-hal yang diinginkan, yaitu apabila mengalami:

    • Kesulitan naik 10 anak tangga
    • Kesulitan berjalan kira-kira 100 sampai 200 meter
    • Penurunan aktivitas fisik (sering merasa lelah)
    • Memiliki 4 dari 11 penyakit (hipertensi, diabetes, kanker, penyakit paru kronis, serangan jantung, gagal jantung kongestif, nyeri dada, asma, nyeri sendi, stroke, dan penyakit ginjal)
    • Penurunan berat badan yang bermakna dalam setahun

    Baca Juga: Sahabat Sehat, Yuk, Jangan Takut Vaksin Covid-19!

    Sekian mengenai izin pemberian vaksin Sinovac untuk lansia yang berdasarkan statistik kematian lansia di Indonesia akibat Covid-19 dan data uji klinis di Brasil dan Cina yang ternyata cukup aman bagi kelompok ini. Setelah divaksinasi hendaknya tetap menerapkan perilaku 5M dan PHBS, serta jangan lupa deteksi dini Covid-19 di Prosehat. Caranya cukup mudah, Sahabat bisa mengakses via website atau aplikasi lalu pilih Layanan Kesehatan dan klik Rapid Test Covid-19. Info selengkapnya silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi

    1. Wibowo E. Ini Pertimbangan BPOM Izinkan Vaksin Covid-19 Sinovac untuk Lansia [Internet]. Tempo. 2021 [cited 8 February 2021]. Available from: https://nasional.tempo.co/read/1430573/ini-pertimbangan-bpom-izinkan-vaksin-covid-19-sinovac-untuk-lansia
    2. Dwianto A. BPOM Izinkan Vaksin Sinovac untuk Lansia, Ini 3 Syarat yang Diberikan [Internet]. detikHealth. 2021 [cited 8 February 2021]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5364793/bpom-izinkan-vaksin-sinovac-untuk-lansia-ini-3-syarat-yang-diberikan
    3. Putri Bestari N. 3 Fakta Vaksin Sinovac Mulai Disuntikkan ke Lansia Hari Ini [Internet]. CNBCIndonesia. 2021 [cited 8 February 2021]. Available from: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20210208070701-37-221695/3-fakta-vaksin-sinovac-mulai-disuntikkan-ke-lansia-hari-ini
    Read More
Chat Asisten ProSehat aja