Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Archive for Category: Kesehatan Umum

Showing 211–220 of 1078 results

  • Pandemi Covid-19 yang disebabkan oleh varian virus corona baru, pertama kali teridentifikasi di Wuhan, Cina pada akhir 2019 kemarin. Sampai saat ini para ilmuan dan ahli kesehatan masih terus melakukan penelitian untuk mendalami hal-hal yang berkaitan dengan penyakit ini, seperti gejala dan cara penanganannya. Baca Juga: Inilah Gejala Corona dari Hari ke Hari Umumnya gejala […]

    Tanda dan Gejala COVID-19: Delirium, Happy Hypoxia, dan Anosmia. Yuk Kenali Perbedaannya!

    Pandemi Covid-19 yang disebabkan oleh varian virus corona baru, pertama kali teridentifikasi di Wuhan, Cina pada akhir 2019 kemarin. Sampai saat ini para ilmuan dan ahli kesehatan masih terus melakukan penelitian untuk mendalami hal-hal yang berkaitan dengan penyakit ini, seperti gejala dan cara penanganannya.

    tanda dan gejala Covid-19

    Baca Juga: Inilah Gejala Corona dari Hari ke Hari

    Umumnya gejala bisa timbul pada saat seseorang yang terinfeksi terpapar setelah dua hari oleh virus corona, walaupun masa inkubasi pada virus ini sekitar 5-6 hari. Gejala umum yang muncul pada  pasien Covid-19 adalah demam, batuk, sakit kepala, sesak napas, hingga kelelahan. Namun, kini berbagai fakta baru mengenai virus tersebut mulai terungkap.

    Berdasarkan penelitian para ahli medis, menunjukan bahwa varian baru dari mutasi virus corona ini lebih mudah menyebar dari orang ke orang. Sejauh ini mereka berhasil mengidentifikasi beberapa gejala dari virus corona jenis baru, SARS-CoV-2. Diantaranya adalah delirium, happy hypoxia, dan anosmia.

    Yuk cari tahu gejala dan penanganan yang tepat!

    1. Delirium

    Penyakit ini merupakan gejala baru dari COVID-19 yang menyerang mental si penderita. Biasanya penyakit ini dialami oleh penderita lansia. Delirium sendiri merupakan gejala mental yang membuat penderitanya mengalami gangguan seperti kebingungan berat dan kurangnya kesadaran. Penderita akan merasa seperti sedang bermimpi. Kondisi seperti ini terjadi akibat adanya disfungsi otak pada penderita COVID-19.

    Gejalanya pun muncul secara fluktuatif dan bisa berkembang cepat dalam beberapa jam atau hari. Beberapa gejalanya sebagai berikut:

    1. Sulit fokus dan mudah teralihkan
    2. Sering melamun dan lambat dalam merespon
    3. Menurunnya daya ingat
    4. Sulit berbicara
    5. Suka behalusinas
    6. Mudah tersinggung dan pergantian mood yang ekstrem serta merasa gelisah
    7. Kebiasaan tidur berubah
    8. Kesadaran berkurang
    9. Depresi
    10. Kebingungan
    11. Komplikasi neurologis yang parah dan jaran terjadi, seperti stroke, radang otak, dan kerusakan syaraf

    Bagaimana penanganan pada penderita delirium?

    • Pada usia dewasa sampai lajut usia, diagnosis yang tepat sangat penting untuk menentukan pengobatan, karena gejala delirium sangat mirip dengan demensa. Oleh karena itu, pengobatannya tentu saja berbeda.
    • Delirium biasanya juga dapat diiatasi berdasarkan penyebabnya, seperti pemberian obat tertentu.
    • Delirium yang disebabkan oleh serangan asma yang parah, bisa diatasi dengan pemberian inhaler atau oksigen untuk membantu system pernapasannya.
    • Dokter juga dapat memberikan antibiotic, apabila delirium disebabkan oleh infeksi bakteri.
    • Dokter juga dapat menyarankan untuk berhenti konsumsi alcohol atau obat tertentu kepada penderita dalam beberapa kasus.
    • Delirium yang disebabkan oleh tekanan emosional, dapat ditasi dengan memberikan antidepresan, obat penenang, atau tiamin.
    • Pemberian konseling agar penderita merasa nyaman dan untuk mendiskusikan pikiran dan perasaannya.

    2. Happy Hypoxia

    Tanda yang muncul pada Covid-19 di antaranya adalah  happy hypoxia yang ditandai dengan saturasi oksigen dalam darahnya menurun, namun orang tersebut tidak merasakan sesak hingga berakibat fatal. Oleh karena itu, penyakit ini sangat diwaspadai oleh banyak orang karena dapat membahayakan nyawa.

    Baca Juga: Apakah Gangguan Delirium Merupakan Gejala Baru Covid-19?

    Dokter spesialis paru dari RS Persahabatan, dr Erlina Burhan MSc, SpP, mengatakan bahwa happy hypoxia terjadi karena adanya kerusakan pada sistem saraf yang mengantarkan sensor sesak ke otak. Kondisi tersebut mengakibatkan otak tidak dapat memberi respon, sehingga tidak mengenal adanya kekurangan oksigen dalam darah.

    Berikut beberapa gejala happy hypoxia pada pasien COVID-19

    1. Terus bertambahnya gejala COVID-19

    Kekurangan oksigen dalam darah yang memicu organ bereaksi sehingga menimbulkan berbagai gejala lainnya.

    2. Batuk bertambah dan terus menerus

    Batuk yang diperparah oleh kurangnya oksigen membuat batuk semakin keras dikarenakan paru-paru tidak memiliki cukup pertukaran CO2 dengan oksigen.

    3. Tubuh semakin lemas

    Oksigen yang kurang dapat mengakibatkan tubuh semakin lama semakin lemas, bahkan hingga hilang kesadaran

    4. Detak jantung menjadi cepat atau sebaliknya menjadi lemah

    5. Warna bibir dan ujung jari mulai kebiruan

    Apabila warna bibir dan ujung jari sudah mulai membiru, itu menjadi pertanda bahwa oksigen tidak tersebar keseluruh tubuh

    Penanganan yang tepat untuk mengatasi happy hypoxia antara lain:

    • Pemberian oksigen

    Bertujuan untuk meningkatkan kadar oksigen dalam tubuh. Bisa diberikan melalui masker atau selang hidung, terapi hiperbarik, atau alat bantu napas (ventilator)

    • Obat-obatan

    Pemberian obat dimaksudkan untuk mengobati penyebab timbulnya happy hypoxia. Seperti inhaler atau obat asma, obat golongan kortikosteroid untuk peradangan paru, antibiotik untuk infeks bakterii, dan obat anti kejang untuk meredakan kejang.

    3. Anosmia

    Anosmia merupakan stilah yang digunakan pada suatu kondisi menghilangnya kemampuan indera penciuman secara total. Melansir laman Harvard Medical School (HMS), anosmia adalah gejala neurologis utama dan merupakan salah satu gejala Covid-19 paling awal dan yang paling sering dilaporkan.

    Orang yang menderita anosmia tidak dapat mencium aroma apapun, baik aroma bunga atau parfum maupun baru tdak sedap seperti bau busuk dan bau amis.

    Baca Juga: Parosmia dan Phantosmia, Gejala-gejala Baru Covid-19, Apa Saja Perbedaannya?

    Berikut beberapa penyebab anosmia:

    • Pembengkakan atau penyumbatan pada rongga hidung yang membuat bau atau aroma tertentu tidak dapat terdeteksi oleh saraf dalam hidung.
    • Adanya masalah pada system saraf yang berfungsi untuk mendeteksi aroma.

    Cara penangnan anosmia:

    • Istirahat yang cukup
    • Minum air putih lebih banyak
    • Konsumsi obat penurun panas dan multivitamin
    • Jika muncul gejala Covid-19 yang lebih berat, segera hubungi dokter untuk penanganan yang lebih tepat.

    Itulah Sahabat mengenai tanda dan gejala Covid-19, delirium, happy hypoxia, dan anosmia. Apabila Sahabat merasakan gejala-gejala di atas, yuk jangan ragu untuk tes Covid-19 di Prosehat. Caranya cukup mudah, Sahabat bisa mengakses via website dan aplikasi lalu pilih Layanan Kesehatan dan klik Rapid Test Covid-19. Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Nabila F. Terpopuler Sepekan: Fakta-fakta Delirium, Gejala Terbaru COVID-19 [Internet]. detikHealth. 2021 [cited 28 January 2021]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5302554/terpopuler-sepekan-fakta-fakta-delirium-gejala-terbaru-covid-19
    2. Kenali Delirium, Gejala Baru Covid-19 yang Perlu Diwaspadai Halaman 2 | merdeka.com [Internet]. merdeka.com. 2021 [cited 28 January 2021]. Available from: https://www.merdeka.com/jateng/kenali-delirium-gejala-baru-covid-19-yang-perlu-diwaspadai.html?page=2
    3. Media K. Penyakit Delirium: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 28 January 2021]. Available from: https://health.kompas.com/read/2020/07/25/133400268/penyakit-delirium–gejala-penyebab-dan-cara-mengatasinya?page=all#:~:text=Cara%20mengatasi,atau%20oksigen%20untuk%20megenbalikan%20pernapasan.
    4. What’s Delirium and How Does It Happen? [Internet]. Healthline. 2021 [cited 28 January 2021]. Available from: https://www.healthline.com/health/delirium#treatment
    5. [Internet]. 2021 [cited 28 January 2021]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20200916145443-255-547227/tanpa-sesak-kenali-4-tanda-utama-happy-hypoxia-pada-covid-19
    6. Media K. Simak 3 Gejala Baru Covid-19, dari Anosmia hingga Parosmia Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 28 January 2021]. Available from: https://www.kompas.com/tren/read/2021/01/05/193500365/simak-3-gejala-baru-covid-19-dari-anosmia-hingga-parosmia?page=all
    Read More
  • Corona Virus atau serve acute respiratory syndrome corona virus 2 (SARS-CoV2) merupakan jenis virus baru dari corona yang menularkan virus dari hewan ke manusia. Infeksi akibat virus ini disebut juga dengan Covid-19. Virus yang merupakan indikasi dari transmisi virus SARS dan MERS ini lebih banyak menyerang lansia, tetapi sebenarnya visus ini bisa menyerang siapa saja, […]

    Gejala COVID-19 vs Flu dan Pilek, Apa Perbedaannya?

    Corona Virus atau serve acute respiratory syndrome corona virus 2 (SARS-CoV2) merupakan jenis virus baru dari corona yang menularkan virus dari hewan ke manusia. Infeksi akibat virus ini disebut juga dengan Covid-19. Virus yang merupakan indikasi dari transmisi virus SARS dan MERS ini lebih banyak menyerang lansia, tetapi sebenarnya visus ini bisa menyerang siapa saja, mulai dari bayi, anak–anak, hingga orang dewasa, termasuk ibu hamil dan ibu menyusui.

    Baca Juga: Panduan Covid-19 untuk Anak-anak

    Angka penyebaran dan penularan virus corona di dunia pun masih terus meningkat setiap harinya Virus ini akan membuat penderitanya terinfeksi beberapa penyakit sebagai gejalanya, seperti menyerang sistem pernapasan yang akan menyebab kan gangguan ringan pada sistem pernapasan, infeksi paru–paru yang berat, hingga kematian.

    Virus tersebut dengan mudah menularkan kesebuah kelompok populasi dengan jumlah terinfeksi terus meningkat. Berdasarkan penelitian yang diterbitkan di John Hopkins Medicine menemukan adanya tanda dan gejala komplikasi pada paru-paru yang berkaitan dengan Covid-19 dalam jangka pendek ataupun jangka panjang dapat dilihat di awal infeksi.

    Berikut ini beberapa gejala Covid-19

    Seseorang yang terinfeksi Covid-19 biasanya diawali dengan munculnya gejala pada 2–14 hari setelah anda bersentuhan dengan virus.  Gejala Covid-19 muncul secara bertahap. Meskipun gejala awalnya dapat bervariasi, namun gejala COVID-19 yang paling umum ditemui adalah

    • Demam: suhu tubuh di atas 38 derajat Celsius
    • Batuk kering: batuk baru dan terus menerus lebih dari 24 jam (jika anda terbiasa batuk, maka pada penderita Covid-19 akan lebih buruk dari pada biasanya dan sangat menggangu)
    • Kelelahan: sakit dan nyeri tubuh

    Beberapa gejala lain yang bisa muncul akibat terinfeksi virus corona, yaitu:

    • Kesulitan bernapas atau sesak napas
    • Sakit kepala: berlangsung selama lebih dari 72 jam, sakit berdenyut-denyut
    • Konjungtivitis: keluhan mata merah, berair, dan belekan.
    • Hilangnya kemampuan mengecap rasa
    • Hilangnya kemampuan untuk mencium bau (anosmia)
    • Muncul ruam di kulit: ruam kulita tidak merata, kulit bentol-bentol dan gatal, sebagian kulit melepuh seperti cacar air.
    • Sakit dan nyeri tubuh
    • Pilek atau hidung tersumbat
    • Sakit tenggorokan
    • Gejala pencernaan seperti mual, muntah, atau diare
    • berulang kali gemetar karena kedinginan
    • nyeri otot dan nyeri
    • perubahan warna pada jari tangan atau kaki
    • mata merah muda

    Penderita Covid-19 mungkin memiliki beberapa, semua, atau tidak satu pun dari gejala tersebut. Gejala ini mungkin akan menjadi lebih parah pada beberapa orang yang memiliki imunitas tubuh rendah dan komplikasi dari Covid-19, seperti:

    • orang tua
    • orang dengan kondisi kesehatan yang mendasarinya
    • orang dengan sistem kekebalan yang lemah

    Baca Juga: Adakah Metode Tes Covid-19 dengan Hasil 5 Menit?

    Akan tetapi perlu untuk diingat bahwa siapa pun dapat terkena risiko sakit parah akibat infeksi Covid-19. Di bawah ini merupakan indikator dari tanda adanya penyakit yang lebih serius. Segeralah cari pertolongan medis jika mengalami salah satu dari gejala berikut ini:

    • sulit bernafas
    • nyeri atau tekanan di dada Anda
    • bibir, wajah, atau kuku yang tampak berwarna biru
    • kebingungan
    • kesulitan tetap terjaga atau kesulitan bangun

    Dari sekian banyak gejala Covid-19, ada beberapa gejala mirip dengan penyakit pernapasan lainnya, seperti flu atau pilek. Berikut beberapa petunjuk yang dapat digunakan untuk membedakan penyakit Covid-19 dengan penyakit lainnya:

    Produk Terkait: Tes Covid-19

    Covid-19 atau Gejala Flu dan Pilek?

    • Gejala Covid-19 datang secara bertahap, sedangkan gejala flu biasanya datang secara tiba–tiba.
    • Gejala umum dari flu adalah nyeri dan nyeri tubuh, menggigil, dan sakit kepala adalah gejala kurang umum dari Covid-19 dan flu biasa.
    • Demam merupakan gejala Covid-19 yang umum dan tidak semua orang yang terkena flu akan mengalami demam. Demam juga jarang terjadi pada flu biasa.
    • Pilek, hidung tersumbat dan sakit tenggorokan merupakan gejala awal yang umum dari flu biasa. Namun, hal ini lebih jarang terjadi pada Covid-19 dan flu.
    • Bersin termasuk dalam gejala flu biasa yang jarang terjadi pada Covid-19.

    Baca Juga: Vitamin C, Wajibkah Dikonsumsi Agar Tidak Terserang Virus Corona?

    Berikut beberapa hal penting yang perlu di perhatikan untuk meredakan gejala Covid-19, untuk di rumah maupun di rumah sakit, seperti:

    • Beritahu orang lain bahwa Sahat terinfeksi Covid-19 agar mereka dapat menjaga jarak.
    • Kenakan alat perlindungan diri seperti masker, dan upayakan untuk menutup area hidung dan mulut dengan tisu atau siku apabila anda bersin atau batuk.
    • Bersihkan dan desinfektan selalu area sekitar tempat tinggal anda.
    • Beristirahatlah dengan cukup, agar dapat mempercepat pemulihan anda.
    • Perbanyak minum cairan, seperti air mineral agar terhindar dari dehidrasi. Karena dehidrasi dapat memperburuk gejala dan menimbulkan masalah kesehatn lainnya.
    • Tetap tinggal di rumah. Hindari berpergian keluar rumah seperti ke sekolah maupun ke tempat kerja, dengan begitu anda turut membantu mencegah penyebaran virus ke orang lain disekitar lingkungan anda. Apabila mendesak, keluar rumah lah seperlunya saja, seperti ke tempat perawatan medis dan tetap dengan protokol kesehatan.
    • Isolasi atau pisahkan diri anda dari orang lain. Gunakan ruangan dan fasilitas apapun yang berbeda dengan orang lain.
    • Konsultasikan ke dokter atau penyedia layanan kesehatan tentang gejala yang anda alami.
    • Ikuti arahan dari dokter anda tentang bagaimana cara merawat diri sendiri saat sakit.
    • Tanyakan juga kepada dokter anda tentang obat bebas apa yang dapat membantu, seperti asetaminofen untuk mmenurunkan demam atau multivitamin untuk meningkatkan imun tubuh.
    • Lakukan tes Covid-19 jika anda belum pernah di uji.
    • Pantau selalu gejala Sahabat, jika semakin memburuk, segeralah meminta bantuan medis. Upayakan untuk menelpon dahulu sebelum anda tiba di kantor dokter anda, fasilitas perawatan mendesak, atau ruang gawat darurat.
    • Hal terpenting yang harus dilakukan adalah menghindari penularan kepada orang lain, terutama kepada mereka yang berusia diatas 65 tahun dan kepada bayi atau anak–anak.

    Itulah mengenai gejala Covid-19, flu, dan pilek yang ternyata cukup berbeda. Apabila Sahabat merasakan gejala seperti di atas yuk segera periksakan diri dengan tes PCR swab di Prosehat. Caranya mudah, Sahabat bisa mengakses via website dan aplikasi lalu pilih Layanan Kesehatan dan klik Rapid Test Covid-19. Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. What to Do If You Start to Feel COVID-19 Symptoms [Internet]. Healthline. 2021 [cited 27 January 2021]. Available from: https://www.healthline.com/health/what-to-do-if-you-start-to-feel-covid-symptoms#precautions
    2. yuli s. LAWAN COVID 19 DENGAN CARA MENGENALI GEJALA DAN PENCEGAHAN MELALUI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT20200719 4633 ymcpjj [Internet]. Academia.edu. 2021 [cited 27 January 2021]. Available from: https://www.academia.edu/43664076/LAWAN_COVID_19_DENGAN_CARA_MENGENALI_GEJALA_DAN_PENCEGAHAN_MELALUI_PERILAKU_HIDUP_BERSIH_DAN_SEHAT20200719_4633_ymcpjj
    3. Symptoms of coronavirus (COVID-19) [Internet]. nhs.uk. 2021 [cited 27 January 2021]. Available from: https://www.nhs.uk/conditions/coronavirus-covid-19/symptoms/
    4. Dwianto A. Perlu Tahu, Ini Bedanya Sakit Kepala Biasa dengan Gejala COVID-19 [Internet]. detikHealth. 2021 [cited 27 January 2021]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5334383/perlu-tahu-ini-bedanya-sakit-kepala-biasa-dengan-gejala-covid-19
    5. [Internet]. 2021 [cited 27 January 2021]. Available from: https://www.webmd.com/lung/covid-treatment-home-hospital#1

     

    Read More
  • Apakah obat tradisional bisa dimanfaatkan untuk daya tahan tubuh? Jawabannya tentu saja bisa karena obat tradisional juga mempunyai khasiat yang baik untuk memelihara daya tahan tubuh dari serangan berbagai macam penyakit, termasuk Covid-19. Akan tetapi, khasiat yang didapatkan kebanyakan dari data empiris, yaitu penggunaan turun-temurun di masyarakat. Ketika obat tradisional dinyatakan berkhasiat untuk daya tahan […]

    Penggunaan Obat Tradisional untuk Daya Tahan Tubuh

    Apakah obat tradisional bisa dimanfaatkan untuk daya tahan tubuh? Jawabannya tentu saja bisa karena obat tradisional juga mempunyai khasiat yang baik untuk memelihara daya tahan tubuh dari serangan berbagai macam penyakit, termasuk Covid-19. Akan tetapi, khasiat yang didapatkan kebanyakan dari data empiris, yaitu penggunaan turun-temurun di masyarakat. Ketika obat tradisional dinyatakan berkhasiat untuk daya tahan tubuh, sebenarnya obat harus melalui penelitian ilmiah.

    obat tradisional untuk daya tahan tubuh

    Baca Juga: Tanaman Obat Tradisional Alternatif Pencegah Corona

    Terdapat beberapa jenis penelitian ilmiah, yaitu:

    • Uji in-vitro atau penelitian pada laboratorium
    • Uji in-vivo atau uji ke hewan percobaan
    • Uji klinis pada manusia

    Akan tetapi, dalam praktiknya, obat tradisional masih mungkin dimanfaatkan untuk membantu memelihara daya tahan tubuh. Beberapa obat yang secara turun-temurun terbukti berkhasiat di masyarakat dapat dimanfaatkan asalkan mempunyai dasar data ilmiah yang mendukung pembuktian untuk daya tahan tubuh.

    Produk Terkait: Jamu-Herbal

    Lalu, Apakah Sistem Daya Tahan Tubuh Itu?

    Sebelum berlanjut ke pemanfaatan obat tradisional, kita terlebih dahulu membahas mengenai daya tahan tubuh. Sistem daya tahan tubuh adalah sistem kompleks yang terintegrasi dari sel, jaringan, organ, dan mediator terlarut yang terlibat dalam mempertahankan tubuh terhadap serangan asing yang mengancam integritasnya.

    Bagaimana Sistem Ini Bekerja?

    Cara kerja sistem ini adalah mengaktivasi dua sistem kekebalan dalam tubuh yang terdiri dari kekebalan alami (innate immune) dan kekebalan adaptif (adaptive immune). Sistem kekebalan alami melibatkan sel-sel pembunuh alami atau natural killer cell, yaitu neutrofil (leukosit) yang dikenal sebagai makrofag. Sementara sistem kekebalan adaptif melibatkan limfosit (sel T dan B) dengan menghasilkan antibodi sebagai respons imun. Apabila kondisi tubuh terlihat baik, kedua sistem kekebalan ini akan bekerja bersama-sama untuk mempertahankan daya tahan tubuh.

    Baca Juga: Sambiloto Sebagai Terapi Mengurangi Infeksi Covid-19

    Cara Memanfaatkan Obat Tradisional

    Ada dua cara untuk memanfaatkan obat tradisional, yaitu:

    • Menggunakan produk jadi
    • Meracik dan mengolah sendiri

    Menggunakan produk jadi

    Sahabat dapat mendapatkan obat tradisional dalam bentuk produk jadi dengan cara offline atau online. Toko offline meliputi apotek, toko obat, swalayan, atau minimarket resmi, sedangkan toko online seperti toko resmi (official store) atau website resmi. Ketika membeli produk, Sahabat perlu melakukan cek label dan cek “klik” yang merupakan kependekan dari cek kemasan, label, izin edar, dan kadaluwarsa.

    Cek label meliputi:

    • Indikasi, yaitu klaim khasiat yang disetujui pada umumnya, seperti membantu memperbaiki atau memelihara daya tahan tubuh
    • Aturan pakai, gunakan sesuai aturan pakai yang tercantum di label. Artinya, obat tidak boleh digunakan secara berlebihan
    • Peringatan/perhatian, yaitu merujuk pada jika terdapat peringatan atau perhatian terhadap produk tertentu
    • Kontraindikasi, berarti produk yang bersangkutan tidak boleh digunakan oleh penderita kondisi tertentu

    Untuk cek klik meliputi

    • Cek kemasan, untuk memastikan obat dalam kondisi yang dikemas dengan baik
    • Cek label, yaitu membaca keseluruhan informasi produk, seperti zat aktif dalam obat dan cara menyimpan
    • Cek izin edar, yaitu untuk memastikan apakah obat tersebut telah memiliki izin edar dari BPOM
    • Cek kedaluwarsa, yaitu untuk memastikan obat yang dibeli tidak melewati tanggal kedaluwarsa sehingga layak dikonsumsi

    Baca Juga: Bijak Berbelanja Obat Melalui Aplikasi Online

    Hal lain yang perlu diperhatikan adalah kondisi penyimpanan dan efek yang tidak diinginkan. Kondisi penyimpanan merujuk pada bagaimana cara menyimpan obat yang sesuai sedangkan efek yang tidak diinginkan adalah apabila obat yang dikonsumsi menimbulkan efek samping yang cukup parah. Apabila timbul efek yang tidak diinginkan, Sahabat harus segera menghentikan konsumsi obat dan segera hubungi dokter

    Meracik dan Mengolah Sendiri

    Cara kedua adalah meracik dan mengolah sendiri obat-obatan dari sumbernya langsung berupa simplisia nabati. Dengan cara ini, Sahabat mencari dan mengumpulkan sendiri bahan-bahan untuk obat-obatan yang ada, yang bisa didapatkan di sekitar rumah. Sahabat harus memperhatikan beberapa hal yang berkaitan dengan kebersihan bahan. Setelah itu, Sahabat bisa mulai mengolah bahan-bahan, dari mencuci hingga merebus untuk kemudian mengonsumsinya.

    Baca Juga: Simplisia Nabati: Pengertian, Jenis, Pengolahan, Tumbuhan, dan Lain-lain

    Apa yang Harus Diperhatikan Ketika Memanfaatkan Obat Tradisional?

    Yang perlu Sahabat perhatikan adalah sebagai berikut:

    • Reaksi alergi: ada beberapa orang atau individu yang mempunyai reaksi alergi yang cukup parah terhadap obat tradisional tertentu
    • Kelompok yang berisiko: obat-obatan tidak dianjurkan untuk kelompok berisiko, yaitu bayi, anak-anak, wanita hamil, orang lanjut usia serta yang mempunyai kondisi penyakit tertentu sehingga membutuhkan konsultasi dokter
    • Takaran dan kombinasi: hindarilah takaran dan kombinasi yang berlebihan
    • Konsultasi dengan dokter: konsultasilah dengan dokter terlebih dahulu jika Sahabat hendak mengonsumsi obat bersamaan dengan obat nontradisional
    • Penggunaan jangka panjang: peringatan/perhatian terhadap efek yang tidak diinginkan

    Baca Juga: Arti Lingkaran Berwarna Kemasan Obat

    Itulah beberapa hal seputar obat tradisional yang bisa digunakan untuk membantu memelihara daya tahan tubuh. Sahabat Sehat juga harus tetap memperhatikan aspek-aspek yang ada pada obat tradisional yang hendak dikonsumsi supaya tidak terjadi dampak yang tidak diinginkan. Untuk obat yang resmi dan terpercaya, Sahabat bisa membelinya di Prosehat. Informasi selengkapnya, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. Sugiarti, Herawaty, Riani. Buku Saku Obat Tradisional untuk Daya Tahan Tubuh. 1st ed. Jakarta: Badan Pengawas Obat dan Makanan; 2020.
    2. BPOM Ingatkan Pentingnya Cek KLIK [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 2 February 2021]. Available from: https://megapolitan.kompas.com/read/2018/02/25/10193531/bpom-ingatkan-pentingnya-cek-klik
    Read More
  • Kesehatan adalah harta yang paling berharga dalam hidup, apalagi ditengah pandemi covid-19 seperti ini banyak sekali yang berusaha untuk menjaga kesehatan agar tidak terinfeksi virus covid-19 dan penyakit-penyakit lainnya, menjaga protokol kesehatan juga sudah menjadi hal yang diwajibkan, salah satunya menjaga stamina tubuh supaya tetap sehat. Pastikan Sahabat sudah memiliki rencana ke depan untuk asuransi kesehatan terbaik bagi […]

    Tips Memilih Asuransi Kesehatan Terbaik Untuk Keluarga Tercinta!

    Kesehatan adalah harta yang paling berharga dalam hidup, apalagi ditengah pandemi covid-19 seperti ini banyak sekali yang berusaha untuk menjaga kesehatan agar tidak terinfeksi virus covid-19 dan penyakit-penyakit lainnya, menjaga protokol kesehatan juga sudah menjadi hal yang diwajibkan, salah satunya menjaga stamina tubuh supaya tetap sehat. Pastikan Sahabat sudah memiliki rencana ke depan untuk asuransi kesehatan terbaik bagi keluarga.

    asuransi kesehatan terbaik

     

    Baca Juga: Pentingnya Asuransi Kesehatan Keluarga Terbaik di Masa Pandemi

    Apa sih asuransi kesehatan itu? Asuransi kesehatan adalah produk asuransi yang menanggung biaya medis nasabah jika diharuskan ke dokter atau rumah sakit. Biaya medis apa saja sih yang ditanggung oleh asuransi kesehatan? Biaya medis yang ditanggung oleh asuransi kesehatan yaitu berupa penggantian biaya medis atau santunan tunai. Jadi, nasabah hanya perlu membayarkan biaya premi kepada pihak asuransi tersebut untuk mendapatkan beberapa manfaat, berupa biaya rawat inap, pembedahan, rawat jalan dan medical check up, biasanya pihak asuransi juga memberikan manfaat tambahan untuk biaya melahirkan, perawatan mata dan gigi.

    Anda juga harus kenali beberapa hal sebelum memilih asuransi kesehatan terbaik pada umumnya, seperti asuransi yang memiliki jaringan rumah sakit rekanan yang luas, manfaat pertanggungannya lengkap, hingga biaya limit rumah sakit yang harus sebanding dengan tingkat kualitas rumah sakit dengan biaya preminya. Apa saja sih yang harus anda kenali dalam memilih kriteria asuransi kesehatan terbaik untuk keluarga? Berikut tips dan penjelasannya

    1.Metode klaim cashless

    Dengan metode klaim cashless, nasabah hanya perlu membawa kartu asuransi kesehatan saja  dan menunjukkan kepada pihak rumah sakit untuk menanggung biaya medis tersebut. Artinya adalah nasabah tidak perlu membayarkan biaya medis terlebih dahulu untuk dana biaya perawatan di rumah sakit.

    2. Jaringan rumah sakit yang luas dan merata

    Pilihlah asuransi kesehatan yang memiliki jaringan rumah sakit yang luas dan merata, artinya jaringan rumah sakit yang luas dan merata adalah yang berdekatan dengan domisili rumah anda, kantor atau memiliki preferensi dokter. Mengapa?Jika asuransi kesehatan yang kamu pilih tidak termasuk dalam daftar rumah sakit tersebut, itu tidak bisa digunakan atau bisa namun perawatannya tidak maksimal.

    3. Menanggung biaya perawatan dengan optimal

    Rawat inap adalah biaya medis yang paling mahal untuk kesehatan, perhatikan biaya perawatan inap juga harus mencakupi biaya rawat jalan juga agar preminya juga bisa lebih terjangkau ya, tapi jika anda mempunyai budget untuk mencukupi manfaat keduanya akan lebih baik lagi.

    Baca Juga: 3 tipe Investasi untuk Mahasiswa

    4. Melindungi lebih banyak penyakit

    Saat memilih asuransi kesehatan yang baik, utamakan dengan melihat manfaat dalam melindungi banyak penyakit terutama saat pandemi Covid-19 ini. Lihatlah daftar penyakit dalam tanggungan asuransi kesehatan yang kamu pilih ya dan utamakan penyakit-penyakit yang sedang kritis. Jika semakin banyak penyakit yang ditanggung, semakin baik pula asuransi kesehatan tersebut.

    5. Proses klaim yang mudah

    Untuk calon nasabah, pilihlah asuransi kesehatan dengan metode klaim yang memudahkan anda dan yang menepati janji perlindungan kesehatan dengan sesuai. Seperti menerapkan prosedur yang lebih efektif dalam pendaftaran calon nasabah untuk melengkapi dokumen, mengisi formulir dan tanda tangan formulir dengan mudah, dengan masa pandemi seperti ini maksimalkan pendaftaraan dengan virtual/online.

    6. Masa tunggu singkat

    Waiting period atas jenis penyakit tertentu, biasanya asuransi kesehatan mengklaim masa tunggu untuk penyakit tertentu agar polis aktif, nah jika anda memilih asuransi kesehatan harus selektif dalam hal waiting period ya, semakin cepat suatu polis aktif, maka semakin cepat juga manfaat tersebut bisa digunakan.

    7. Perhatikan iuran premi

    Tujuan dari asuransi kesehatan untuk menghindari kita dari potensi pengeluaran yang besar saat kita sakit atau kecelakaan, namun untuk iuran premi juga harus diperhatikan dan diseimbangkan dengan penghasilan anda, agar keuangan tetap terjaga pilihlah asuransi kesehatan murni agar premi juga lebih terjangkau.

    8. Perhatikan plafon dengan premi

    Iuran premi yang dibayarkan harus seimbang dengan plafon yang diberikan ya, anda harus memperhatikan premi yang keluar dengan manfaat yang anda terima dari pihak asuransi kesehatan. Jadi, jangan sampai apa yang sudah dibayarkan tidak sebanding dengan limit dan manfaat yang diberikan.

    Baca Juga: 7 Cara Siasati Gaji Tidak Habis Sia-sia

    9. Memberikan tambahan manfaat banyak (rider)

    Tambahan manfaat yang banyak dan luas adalah kriteria asuransi kesehatan terbaik, seperti memberikan manfaat pada risiko penyakit kritis dalam medis sangat dibutuhkan, perlindungan kesehatan semacam ini juga penting karena sebagian besar pada penyakit kritis saat perawatan inap atau jalan kemungkinan dapat terjadi dan akan ditangani diluar biaya asuransi kesehatan. Maka dari itu, pilihlah kriteria dengan manfaat tambahan yang banyak agar perlindungan kesehatan lebih terjangkau dan sudah dipastikan aman.

    10. Menentukan premi dan manfaat sesuai kebutuhan

    Menentukan manfaat dan premi untuk nasabah sesuai kebutuhan juga sangat penting, pilihlah asuransi yang bisa memilih kebutuhan manfaatnya sesuai dengan nasabah sehingga iuran preminya juga jadi lebih padat. Nasabah juga jadi lebih mudah untuk menyesuaikan rencana keuangan untuk perlindungan kesehatan bagi keluarganya. Sistem ini lebih praktis, karena nasabah tidak perlu mencari asuransi lain lagi demi memenuhi kebutuhan manfaat yang kurang serta melakukan pendaftaraan ulang lagi. Nasabah bisa melakukan upgrade dan downgrade di polis yang sama.

    Sementara untuk masalah premi ada yang harganya terjangkau lebih murah dan lebih mahal, tergantung dengan pihak asuransi kesehatan tersebut. Jadi, pilihlah asuransi kesehatan terbaik untuk keluarga ya, tidak menguras tabungan dan pastikan rencana keuanganmu tetap aman, serta perlindungan kesehatan keluarga juga tetap terlindungi dengan optimal.

    Baca Juga: Kenali dengan Baik Asuransi Kesehatan Syariah!

    Sekian mengenai asuransi kesehatan keluarga terbaik yang bisa Sahabat jadikan sebagai proteksi kesehatan untuk diri sendiri dan keluarga terutama di masa pandemi Covid-19. Karena pentingnya asuransi kesehatan untuk proteksi, yuk jangan ragu untuk mendaftarkan diri dan keluarga pada asuransi yang disediakan oleh Prosehat. Asuransi dari Prosehat ini juga dilengkapi dengan fasilitas tes Covid-19 dan vaksinasi Covid-19. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi:

    1. Naomi C. 10 Asuransi Kesehatan Terbaik 2021 [Plus Manfaat-Manfaatnya] [Internet]. Lifepal Media. 2021 [cited 26 January 2021]. Available from: https://lifepal.co.id/media/asuransi-kesehatan-terbaik/
    2. Asuransi Kesehatan Terbaik, gratis biaya obat dan dokter selama 1 tahun! [Internet]. Lifepal Asuransi. 2021 [cited 26 January 2021]. Available from: https://lifepal.co.id/asuransi/kesehatan/?utm_campaign=SEM_HEA_PRO_KESEHATAN_NAVIGATE&utm_source=google&utm_medium=cpc&gclid=EAIaIQobChMIt63cy9K27gIVCg4rCh1I7A69EAAYAiAAEgLlmfD_BwE
    3. Asuransi Kesehatan Terbaik 2021 – Premi Murah dan Klaim Cepat! – Cermati.com [Internet]. Cermati.com. 2021 [cited 26 January 2021]. Available from: https://www.cermati.com/asuransi-kesehatan
    4. Pranoto S, Pranoto S. 9 Tips Memilih Asuransi Kesehatan Keluarga Terbaik [Internet]. Love Life. 2021 [cited 26 January 2021]. Available from: https://ilovelife.co.id/blog/9-tips-memilih-asuransi-kesehatan-keluarga-terbaik/
    Read More
  • Tujuan asuransi kesehatan adalah untuk melindungi keuangan dari potensi biaya medis yang sangat mahal dan menjadi solusi semua orang, tentunya perlindungan kesehatan dalam asuransi perlu rencana yang matang dalam mengatur keuangan dan sistem asuransi kesehatan yang pas. Asuransi kesehatan syariah menjadi solusi dan target utama dalam memilih perlindungan kesehatan nomor satu bagi umat islam yang […]

    Kenali Dengan Baik Asuransi Kesehatan Syariah!

    Tujuan asuransi kesehatan adalah untuk melindungi keuangan dari potensi biaya medis yang sangat mahal dan menjadi solusi semua orang, tentunya perlindungan kesehatan dalam asuransi perlu rencana yang matang dalam mengatur keuangan dan sistem asuransi kesehatan yang pas.

    Asuransi kesehatan syariah menjadi solusi dan target utama dalam memilih perlindungan kesehatan nomor satu bagi umat islam yang taat pada syariat islam, selain iuran premi yang minim ada beberapa banyak manfaat dan sistem syariah yang sesuai dengan syariat islam yang harus anda kenali terlebih dulu.

     

    asuransi kesehatan syariah

    Baca Juga: Pentingnya Asuransi Kesehatan Keluarga Terbaik di Masa Pandemi

    Lalu, apa bedanya dengan asuransi kesehatan konvensional dengan asuransi kesehatan syariah? Hampir sama tetapi perbedaannya adalah prinsip dan pengelolaan dana yang diterapkan dalam asuransi kesehatan syariah ini sesuai dengan syariat islam yang tidak mengandung riba, gharar (ketidakpastian) dan qimar (perjudian).

    Dewan Syariah Nasional menyebutkan, bahwa asuransi kesehatan syariah adalah sebuah usaha yang bertujuan untuk saling menolong antara sesama, dengan investasi dan menerapkan sistem aset hibah (tabbaru’), pengembalian risiko tertentu atau sesuai akadnya (ikatan).

    Beberapa penjelasan mengenai prinsip dan pengelolaan dana dalam asuransi kesehatan syariah adalah

    1. Takaful & Tabarru’

    Prinsip takaful ini adalah nasabah asuransi akan berkooperasi dengan nasabah yang lain untuk berbagi risiko. Sedangkan pihak asuransi hanya sebagai admin dan pengelolaan dana saja. Misalnya, jika anda dapat membayar iuran premi sebesar Rp 5.000.000/bulan, maka dalam waktu yang tertentu anda bisa mengklaim dana sebesar Rp 100.000.000 dan sisanya Rp 95.000.000 itu adalah hak nasabah-nasabah syariah yang lainnya atau istilahnya tabarru’ (hibah). Perbedaannya dengan asuransi konvensional, Rp 95.000.000 adalah milik perusahaan asuransi, karena sistem yang diterapkan adalah transfer of risk perusahaan asuransi.

    2. Dana dikembalikan

    Setelah membeli asuransi kesehatan syariah, akan tetapi nasabah tersebut tidak pernah mengklaim, hingga masa pertanggungan berakhir. Karena nasabah tidak pernah mengalami sakit atau kecelakaan. Prinsip kedua dalam asuransi kesehatan syariah ini adalah dana akan dikembalikan kepada nasabah, namun pihak dari asuransi kesehatan syariah ini juga mempunyai kebijakan dan ketentuan sendiri dalam pengembalian dana tersebut. Biasanya, pengembalian premi yang tidak pernah anda klaim akan dikembalikan dalam bentuk potongan harga ketika perpanjangan polis.

    3. Amal ibadah

    Prinsip yang ketiga adalah amal ibadah karena asuransi kesehatan syariah menerapkan prosedur saling tolong-menolong, premi yang setiap bulan dibayarkan akan menjadi ladang amal bagi setiap nasabah dan insyaAllah menghindarkan anda dari klaim pengobatan karena senantiasa diberikan kesehatan. Lalu apa yang dimaksudkan saling tolong-menolong antara nasabah yang lainnya? Premi yang dibayarkan oleh anda setiap bulan juga untuk memproteksi kesehatan nasabah dan finansial nasabah lainnya, bukan hanya untuk diri sendiri.

    Hukum yang diterapkan pihak asuransi kesehatan syariah ini apakah halal? Dan apakah hukumnya menurut/sesuai ajaran islam? Semua nasabah dipastikan terhindar dari Syuhbat. Karena, pengelolaan dana dalam asuransi kesehatan syariah ini tidak mengandung riba, perjudiaan (qimar) dan ketidakpastiaan (gharar). Jadi sudah dipastikan untuk calon nasabah yang sedang mempertimbangkan untuk memilih asuransi kesehatan, asuransi kesehatan syariah hukumnya halal.

    Manfaat membeli asuransi kesehatan syariah adalah mendapatkan fasilitas proteksi kesehatan yang optimal seperti perawatan inap dan perawatan jalan di rumah sakit rekanan. Manfaat yang lainnya, tidak berbeda dengan asuransi kesehatan konvensional yaitu berupa biaya perawatan inap, perawatan jalan, biaya kamar, biaya obat-obatan, biaya tindakan bedah, biaya melahirkan, biaya perawatan gigi, biaya perawatan mata dan biaya perawatan dokter.

    Prinsip saling tolong-menolong dalam asuransi kesehatan syariah juga termasuk dalam menerapkan Surplus Underwriting adalah sistem yang diterapkan oleh asuransi kesehatan syariah yang berbeda dengan asuransi konvensional. Jika nasabah mempunyai selisih dana lebih dari total kontribusi yang dibayarkan ke dana tabarru’ dan sudah dikurangi dengan dana reasuransi, dana cadangan teknis dan pembayaran klaim. Maka sisa dana lebih akan dimasukkan kedalam dana tabbaru’.

    Dana tabbaru’ ini bisa disalurkan ke nasabah jika nasabah dalam keadaan darurat atau genting, yang artinya dana tabbaru’ ini digunakan untuk nasabah jika mengalami bencana/musibah/klaim yang terjadi yang diperlukan untuk nasabah, serta digunakan untuk saling membantu antara nasabah lainnya yang membutuhkan, sesuai dengan akad diawal.

    Baca Juga: 4 Cara Sehat di Masa Depan Dimulai dari Sekarang

    Cara mengklaim asuransi syariah

    Cara mengklaimnya ada 2 cara, yaitu

    1. Cara klaim cashless

    Anda hanya langsung datang ke rumah sakit rekanan, setelah itu memberikan kartu peserta kesehatan dan kartu identitas (KTP) dan langsung mendapatkan layanan kesehatan.

    2. Klaim reimbursement

    Laporkan klaim terlebih dahulu, setelah itu memberikan kartu peserta kesehatan dan dokumen klaim lainnya, dokumen klaim akan dicek terlebih dahulu. Setelah proses pengecekan dokumen selesai, baru anda mendapatkan hasil pengajuan klaim.

    Pengelolaan dana dalam asuransi kesehatan syariah juga menerapkan prinsip transparansi dana antara pihak asuransi dengan nasabah. Mulai dari perjanjian yang jelas, transparansi dan akad yang dipilih sesuai dengan kaidah syariah, maka nanti pengelolaan dana tersebut akan dikelola secara profesional dan sesuai akad menurut prinsip syariah.

    Salah satu manfaat tahunannya, asuransi kesehatan syariah memberikan klaim sebesar Rp 50.000.000 hingga Rp 100.000.000. Namun, manfaat ini kembali lagi kepada pihak nasabah berapa besaran yang sudah dibayarkan setiap bulannya kepada pihak asuransi kesehatan syariah.

    Dewan Pengawas Syariah (DPS) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga memantau dan mengawasi secara ketat produk keuangan syariah yang dikeluarkan atas persetujuaannya, sehingga produk keuangan syariah ini tetap pada prinsip syariah.

    Baca Juga: 7 Cara Siasati Gaji Tidak Habis Sia-sia

    Sekian mengenai asuransi kesehatan syariah yang bisa Sahabat jadikan sebagai proteksi kesehatan untuk diri sendiri dan keluarga terutama di masa pandemi Covid-19. Karena pentingnya asuransi kesehatan untuk proteksi, yuk jangan ragu untuk mendaftarkan diri dan keluarga pada asuransi yang disediakan oleh Prosehat. Asuransi dari Prosehat ini juga dilengkapi dengan fasilitas tes Covid-19 dan vaksinasi Covid-19. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Asuransi Kesehatan Syariah 2020 Premi Termurah [Internet]. Lifepal Asuransi. 2021 [cited 27 January 2021]. Available from: https://lifepal.co.id/asuransi/kesehatan-syariah/
    2. Naomi C. 10 Asuransi Kesehatan Syariah Terbaik di Tahun 2020 yang Bebas Riba [Internet]. Lifepal Media. 2021 [cited 27 January 2021]. Available from: https://lifepal.co.id/media/asuransi-kesehatan-syariah/
    3. Mengenal Asuransi Kesehatan Syariah, Terlindungi Tanpa Riba [Internet]. Generali Indonesia. 2021 [cited 27 January 2021]. Available from: https://www.generali.co.id/id/healthyliving/detail/208/mengenal-asuransi-kesehatan-syariah-terlindungi-tanpa-riba
    Read More
  • Gejala Covid-19 seperti tidak ada habisnya. Baru-baru ini, para peneliti menemukan sebuah gejala baru, yaitu Covid tongue. Pada awalnya, gejala Covid-19 umumnya hanya berupa batuk persisten, pilek, dan kesulitan bernapas. Namun, seiring berjalannya waktu, berbagai macam gejala baru mulai bermunculan. Mulai dari ruam kulit, anosmia, dan yang terakhir, Covid tongue. Baca Juga: Apakah Gangguan Delirium […]

    Mengenal Covid Tongue, Gejala Baru Covid-19 pada Lidah

    Gejala Covid-19 seperti tidak ada habisnya. Baru-baru ini, para peneliti menemukan sebuah gejala baru, yaitu Covid tongue. Pada awalnya, gejala Covid-19 umumnya hanya berupa batuk persisten, pilek, dan kesulitan bernapas. Namun, seiring berjalannya waktu, berbagai macam gejala baru mulai bermunculan. Mulai dari ruam kulit, anosmia, dan yang terakhir, Covid tongue.

    covid tongue

    Baca Juga: Apakah Gangguan Delirium Merupakan Gejala Baru Covid-19?

    Pengertian Covid Tongue dan Gejalanya

    Covid tongue adalah rasa tidak nyaman pada lidah yang dikeluhkan oleh pasien terkonfirmasi positif Covid-19.  Pada Covid tongue, terjadi perubahan warna, bentuk, kondisi permukaan lidah, serta rasa nyeri. Kondisi ini ditemukan oleh Tim Spector, epidemiolog dari King’s College, London, Inggris. Setelah diteliti, ternyata terdapat bercak-bercak atau luka seperti sariawan pada lidah pasien yang terkadang bisa menyebabkan rasa sakit.

    Pada sebuah penelitian lain yang dimuat dalam Jurnal Integrative Medicine Research didapatkan bahwa pasien yang didiagnonis Covid-19 dengan gejala ringan dan sedang biasanya memiliki lidah berwarna merah terang dengan lapisan putih. Pada pasien Covid-19 dengan gejala berat, ditemukan lidah berwarna ungu atau pucat dengan lapisan kekuningan. Rasa nyeri lidah banyak ditemukan pada pasien dengan gejala berat. Proporsi pasien kritis dengan lidah nyeri meningkat menjadi 75%. Pada lidah pasien Covid-19 juga didapatkan lapisan berminyak. Proporsinya adalah 53,3%, 73,3%, 83,6%, dan 87,5% untuk kategori penyakit ringan, sedang, berat, dan kritis. Selain itu, proporsi lapisan tebal meningkat dari ringan (24,9%) menjadi kritis (50,0%). Metode untuk mengetahui gejala pada lidah ini adalah dengan analisis citra lidah TCM, yaitu mengekstrasi data warna lidah, warna lapisan, bentuk tubuh lidah, dan fitur lapisan yang tepat.

    Dalam sebuah laporan kasus oleh Chaux-Bodard, dkk yang dipublikasikan dalam Journal of Oral Medicine and Oral Surgery (Jomos), seorang pasien wanita berusia 45 tahun mengeluhkan rasa tidak nyaman pada sisi punggung lidah. Sebelumnya, terdapat peradangan di papil lidah yang sangat nyeri selama 24 jam, diikuti munculnya bercak kemerahan selama 24 jam berikutnya, kemudian bercak kemerahan menjadi luka tidak rata dan tidak nyeri. Setelah 10 hari, luka sembuh tanpa bekas luka.

    Baca Juga: Parosmia dan Phantosmia, Gejala-gejala Baru Covid-19, Apa Saja Perbedaaannya?

    Apa yang Harus Dilakukan Jika Terkena Pertanda yang Mengarah ke Covid Tongue?

    Gejala rasa sakit dan tidak nyaman di lidah sebenarnya juga bisa dialami oleh penderita sariawan biasa, herpes, atau lidah geografis. Jadi, ketika Sahabat merasa mengalami gejala tersebut jangan lantas menyimpulkan terkena Covid-19. Oleh karena itu, ada beberapa hal yang bisa dilakukan:

    • Gunakan sikat gigi yang lembut untuk menyikat gigi
    • Sikat lidah atau gunakan pengikis untuk membantu menghilangkan bercak pada lidah
    • Gunakan sedotan untuk mengonsumsi minuman dingin
    • Konsumsi parasetamol atau ibuprofen

    Apa yang Akan Terjadi Jika Covid Tongue Tidak Ditangani?

    Jika tidak ditangani Covid Tongue dapat menyebabkan infeksi serius di mulut. Gejala ini sebenarnya bisa sembuh dengan sendirinya dalam beberapa hari atau minggu. Namun, jika Sahabat mengalami gejala baru ini bersama dengan gejala-gejala lain yang juga mengarah ke Covid-19, segera periksakan diri ke dokter, serta lakukan isolasi mandiri dan tindakan pencegahan untuk memastikan Sahabat tidak terkena Covid-19.

    Baca Juga: Penyakit Gigi dan Gusi yang Sering Terjadi dan Penanganannya

    Itulah beberapa hal mengenai Covid Tongue, gejala baru Covid-19 pada lidah. Supaya Sahabat bisa dengan mudah mendeteksi gejala ini, selain dengan menyikat gigi dan lidah atau periksa ke dokter, Sahabat bisa menggunakan jam pintar WISH yang mempunyai teknologi untuk mendeteksi gejala Covid-19 melalui empat parameter, yakni suhu tubuh, detak jantung, kadar oksigen darah, dan analisis citra lidah. Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi:

    1. Mengenal ‘Covid Tongue’ yang Jadi Gejala Baru Covid-19 [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 29 January 2021]. Available from: https://health.kompas.com/read/2021/01/28/180000068/mengenal-covid-tongue-yang-jadi-gejala-baru-covid-19?page=all
    2. Dokter RSA UGM: Ini Ciri Gejala Baru Covid Tongue [Internet]. kompas.com. 2021 [cited 1 February 2021]. Available from: https://edukasi.kompas.com/read/2021/01/30/134915971/dokter-rsa-ugm-ini-ciri-gejala-baru-covid-tongue?page=all
    3. Chaux-Bodard A, Deneuve S, Desoutter A. Oral manifestation of Covid-19 as an inaugural symptom?. J Oral Med Oral Surg. 2020;26(2):18.
    4. Pang W, Zhang D, Zhang J, Li N, Zheng W, Wang H et al. Tongue features of patients with coronavirus disease 2019: a retrospective cross-sectional study. Integr Med Res. 2020;9(3):100493.
    Read More
  • Ketika Sahabat hendak meracik dan mengolah sendiri suatu bahan alami, tentu Sahabat akan menemukan istilah simplisia nabati. Menurut Kementerian Kesehatan simplisia adalah bahan alami yang digunakan untuk obat dan belum mengalami perubahan proses apapun, dan kecuali dinyatakan lain berupa bahan yang telah dikeringkan. Simplisia nabati merupakan salah satu dari tiga golongan simplisia, selain simplisia hewani […]

    Simplisia Nabati: Pengertian, Jenis, Pengolahan, Tumbuhan, dan Lain-lain

    Ketika Sahabat hendak meracik dan mengolah sendiri suatu bahan alami, tentu Sahabat akan menemukan istilah simplisia nabati. Menurut Kementerian Kesehatan simplisia adalah bahan alami yang digunakan untuk obat dan belum mengalami perubahan proses apapun, dan kecuali dinyatakan lain berupa bahan yang telah dikeringkan. Simplisia nabati merupakan salah satu dari tiga golongan simplisia, selain simplisia hewani dan mineral.

    simplisia nabati

    Baca Juga: Tanaman Obat Tradisional Alternatif Pencegah Corona

    Pengertian

    Simplisia nabati adalah simplisia yang dapat berupa tumbuhan utuh, bagian tumbuhan atau ekskudat tumbuhan. Eksudat tumbuhan sendiri adalah isi sel yang secara spontan keluar dari tumbuhan atau dengan cara tertentu sengaja dikeluarkan dari selnya atau zat nabati lain yang dengan cara  tertentu dipisahkan dari tumbuhannya. Sedangkan bagian tumbuhan adalah bagian yang dijadikan simplisia, yaitu:

    • Akar (radix)
    • Rimpang (rhizoma)
    • Umbi (tuber)
    • Umbi lapis (bulbus)
    • Batang (lignum)
    • Kulit batang (korteks)
    • Daun (folium)
    • Bunga (flos)
    • Buah (functus)
    • Biji (semen)

    Jenis-jenis Simplisia Nabati

    Simplisia nabati terdiri dari dua jenis, yaitu simplisia basah dan simplisia kering. Simplisia basah adalah tumbuhan segar yang belum dikeringkan, sedangkan simplisia kering adalah tumbuhan yang telah dikeringkan, dan digunakan untuk pengobatan serta belum mengalami pengolahan kecuali dinyatakan lain. Suhu pengeringan tidak boleh lebih dari 60 derajat Celsius, dan bisa dibentuk sebagai serbuk simplisia.

    Penggunaan jenis-jenis simplisia ini sangat menentukan sekali, terutama dalam pembuatan jamu. Apabila simplisia yang digunakan memiliki kondisi yang kurang baik, zat aktif yang terkandung dalam bahan baku jamu akan berkurang atau bahkan tidak ada sama sekali.

    Apa yang Harus Diperhatikan Ketika Mempunyai Simplisia?

    Ketika Sahabat mempunyai simplisia tumbuhan yang perlu Sahabat lakukan adalah memastikan kebenaran identitas simplisia yang akan digunakan, kemudian pilih simplisia nabati yang bermutu baik, tidak tercampur dengan tumbuhan lain, bersih dari tanah atau bahan asing lainnya, serta tidak rusak karena penyakit tanaman atau serangan hama.

    Selanjutnya, lakukan pengamatan organoleptik atau pengujian terhadap bahan makanan berdasarkan kesukaan dan kemauan untuk menggunakan suatu produk dari tanaman tersebut. Pengujian ini meliputi:

    • Penampilan
    • Kerusakan
    • Ukuran
    • Warna
    • Bau
    • Rasa

    Jangan menggunakan simplisia yang sudah terkontaminasi pertumbuhan kapang. Sebab, beberapa jenis kapang dapat menghasilkan senyawa toksik atau mitotoksin yang dapat berakibat negatif bagi kesehatan.

    Baca Juga: Arti Lingkaran Berwarna Kemasan Obat

    Bagaimana Cara Mengolah dengan Aman?

    Ada beberapa hal yang mesti Sahabat lakukan untuk bisa mengolah simplisia tumbuhan dengan aman, yaitu:

    Pastikan Alat dan Tempat

    Hal pertama dalam mengolah simplisia yang aman adalah pastikan terlebih dahulu peralatan yang digunakan dan tempat dalam kondisi cukup bersih. Untuk peralatan, gunakanlah yang berbahan stainless steel.

    Utamakan Kebersihan Diri

    Gunakanlah pakaian yang bersih lalu cucilah tangan sebelum mengolah bahan. Bila perlu gunakan masker serta sarung tangan.

    Lakukan Pemilahan

    Pilahlah dan pisahkan kotoran-kotoran atau bahan-bahan asing yang menempel seperti tanah, kerikil, bagian simplisia yang rusak dan yang tercampur dengan tumbuhan lain.

    Cuci Berulang Kali

    Bahan harus dicuci berulang kali sampai benar-benar bersih agar simplisia tidak tercemar. Apabila kotoran melekat kuat dapat dilakukan dengan menyemprot air bersih dibantu tangan atau sikat yang lembut.

    Lakukan Penirisan

    Setelah mencuci sampai bersih, Sahabat segera melakukan penirisan pada bahan untuk mengurangi atau menghilangkan air sisa pencucian yang ada di permukaan simplisia.

    Merajang dengan Pisau Tajam

    Perajangan dilakukan setelah Sahabat meniriskan bahan. Perajangan ini adalah untuk memperkecil ukuran dengan cara memotong atau mengiris menggunakan pisau tajam yang terbuat dari logam nirkarat. Penggunaan pisau ini akan dapat memberikan hasil penyarian lebih optimal pada tahap perebusan.

    Gunakan Wadah Berbahan Logam Nirkarat atau Keramik Saat Merebus

    Saat Sahabat hendak merebus bahan setelah merajang, rebuslan dengan air bersih secukupnya, dan gunakanlah wadah berbahan logam nirkarat atau keramik dengan air mendidih. Lama pendiaman disesuaikan dengan simplisia yang digunakan. Untuk akar, rimpang, kayu, kulit batang, buah, atau biji pendiaman bisa lebih untuk mendapatkan sari zat khasiatnya jika dibandingkan dengan simplisia dari bunga dan daun

    Ketika merebus, yang perlu diperhatikan lagi adalah simplisia nabati segar/kering direbus dalam air mendidih, dengan suhu 100 derajat Celsius selama 15-30 menit tergantung kemudahan penyarian. Untuk serbuk kering dapat diseduh dalam satu gelas air mendidih selama 5 menit.

    Konsumsi dalam Keadaan Hangat dan Simpan dengan Baik

    Setelah melakukan perebusan, Sahabat tentunya sudah bisa mengonsumsi dalam kondisi yang hangat. Jangan lupa, simpanlah dalam wadah yang sesuai. Hindari botol bekas, kondisi wadah harus bersuhu sejuk, dan tidak disimpan terlalu lama. Pastikan sebelum dikonsumsi tidak terjadi perubahan organoleptik dari obat tradisional yang disimpan.

    Baca Juga: Sambiloto Sebagai Terapi Mengurangi Infeksi Covid-19

    Simplisia Nabati yang Bisa Dimanfaatkan

    Berikut ini adalah simplisia tumbuhan yang bisa dimanfaatkan:

    Sambiloto

    Sambiloto adalah salah satu jenis tanaman herbal yang rasanya terkenal pahit. Meski begitu, tanaman ini mempunyai berbagai macam manfaat karena kandungannya yang berfungsi sebagai antiinflamasi, antibakteri, antipiretik, dan analgesik. Tanaman dapat dijadikan herba kering dan herba segar, dengan berat 3-9 gram dan 25-75 gram untuk dosis tunggal sesuai kebutuhan.

    Produk Terkait: Jual Borobudur Sambiloto Kapsul Isi 100

    Meniran

    Meniran adalah sejenis tanaman liar yang sering ditemui di jalan atau alam bebas. Daunnya berbentuk bulat dan berukuran kecil sehingga sekilas mirip dengan putri malu. Daun, batang daun, dan akar tanaman meniran ini digunakan sebagai obat herbal yang dipercaya dapat mengatasi berbagai macam penyakit seperti batu ginjal, batu empedu, kesehatan hati, dan diabetes. Selain itu, meniran dapat meningkatkan sistem imun tubuh. Dosis konsumsinya untuk herba segar adalah 2-3 kali sehari dari berat 15-30 gram.

    Produk Terkait: Jual Borobudur Niran Kapsul Isi 100

    Rimpang Jahe

    Jahe merupakan salah satu tanaman rimpang yang cukup populer untuk digunakan sebagai obat herbal. Jahe sendiri terdiri berbagai jenis seperti jahe kuning dan jahe merah. Tanaman ini bermanfaat sebagai obat rematik, mengurangi mual dan muntah, menurunkan kolesterol, dan meningkatkan daya tahan tubuh. Jahe dapat dijadikan sebagai serbuk kering dengan dosis 2-4 gram per hari.

    Produk Terkait: Jual Borobudur Jahe Kapsul Isi 100

    Jambu Biji

    Jambu biji merupakan salah satu buah yang cukup populer di masyarakat, dan diketahui mengandung vitamin C untuk daya tahan tubuh. Selain sebagai buah, jambu biji juga dapat dijadikan sebagai obat herbal yang mampu mencegah kanker, melancarkan pencernaan, menurunkan kolesterol, dan menyehatkan mata. Untuk konsumsinya adalah buah dapat dimakan langsung berukuran sedang dengan berat 55 gram, dan daun dapat diolah dengan berat 15 gram, baik segar maupun kering per hari.

    Produk Terkait: Jual Borobudur Jambu Biji Kapsul

    Rimpang Kunyit

    Selain sebagai salah satu bahan masakan, kunyit ternyata juga dapat dijadikan sebagai obat herbal. Tanaman rimpang ini berfungsi untuk mengobati disentri, mengatasi amandel, dan mengobati hepatitis. Tak hanya itu, kunyit juga berkhasiat untuk mengobati diabetes. Tanaman ini dapat dikonsumsi dari bentuk irisan rimpang kering dengan berat dan dosis 3-9 gram per hari dan serbuk kering sebanyak 1,5-3 gram per hari.

    Produk Terkait: Jual Sidomuncul Kunyit Putih 

    Rimpang Temulawak

    Tanaman terakhir dari simplisia nabati yang bisa dimanfaatkan adalah temulawak. Tanaman empon-empon ini sering dijadikan sebagai jamu. Khasiatnya adalah dapat menjadi obat batuk pada anak, meredakan demam, maag, asam urat, dan kolestrol. Temulawak dapat dikonsumsi dari irisan rimpang segar, 25 gram per hari.

    Produk Terkait: Jual Borobudur Temulawak Pil

    Keunggulan dan Kekurangan Simplisia

    Simplisia mempunyai keunggulan, yaitu:

    • Efek samping relatif lebih kecil daripada obat-obatan kimia
    • Mempunyai komposisi yang saling mendukung untuk mencapai efektivitas pengobatan
    • Baik untuk penyakit metabolik dan degeneratif

    Sedangkan kekurangannya adalah:

    • Memiliki efek pengobatan yang lemah
    • Bahan baku belum tersandar
    • Belum ada uji klinis
    • Mudah tercemar berbagai mikroorganisme

    Karena itu, supaya aman hendaknya menggunakan simplisia tumbuhan dari kelompok obat fitofarmaka atau fitoterapi yang sudah teruji khasiat dan keamanannya, teruji secara klinis, dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah, dan memenuhi indikasi medis.

    Baca Juga: Bijak Berbelanja Obat Melalui Aplikasi Online

    Sekian mengenai simplisia nabati, jenis, dan berbagai tanaman yang bisa dimanfaatkan sebagai obat herbal untuk menjaga kesehatan terutama di masa pandemi. Namun, apabila Sahabat tidak merasa punya waktu untuk mengolah karena kesibukan sehari-hari atau ragu mengolahnya menjadi higienis, Sahabat bisa meminum simplisia yang sudah jadi di Prosehat dalam bentuk kapsul atau pil sehingga praktis dan aman dikonsumsi. Caranya cukup mudah, Sahabat bisa mengakses via website dan aplikasi lalu pilih Kategori Produk dan klik Jamu Herbal. Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Sugiarti S.Si.,Apt.,M.Biomed. L, Herawaty, SP T, Riani,S.Si.,Apt A. Buku Saku Obat Tradisional untuk Daya Tahan Tubuh. 1st ed. Jakarta: Badan Pengawas Obat dan Makanan; 2020.
    2. [Internet]. himakova.lk.ipb.ac.id. 2021 [cited 28 January 2021]. Available from: https://himakova.lk.ipb.ac.id/apa-itu-simplisia/
    3. Apa Manfaat Seleksi Simplisia Untuk Bahan Baku Obat? [Internet]. Jitunews.com. 2021 [cited 28 January 2021]. Available from: https://www.jitunews.com/read/21039/apa-manfaat-seleksi-simplisia-untuk-bahan-baku-obat
    4. Putri I. Meski Pahit, Ternyata Sambiloto Punya Segudang Manfaat [Internet]. detikHealth. 2021 [cited 28 January 2021]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5157921/meski-pahit-ternyata-sambiloto-punya-segudang-manfaat
    5. Sendari A. 10 Manfaat Daun Meniran untuk Kesehatan, Tingkatkan Kekebalan [Internet]. liputan6.com. 2021 [cited 28 January 2021]. Available from: https://hot.liputan6.com/read/4195079/10-manfaat-daun-meniran-untuk-kesehatan-tingkatkan-kekebalan
    6. Mediatama G. Ini manfaat jahe untuk kesehatan tubuh yang harus Anda ketahui [Internet]. PT. Kontan Grahanusa Mediatama. 2021 [cited 28 January 2021]. Available from: https://kesehatan.kontan.co.id/news/ini-manfaat-jahe-untuk-kesehatan-tubuh-yang-harus-anda-ketahui
    7. Abdi H. 7 Manfaat Jambu Biji untuk Kesehatan, Mencegah Penyakit Berbahaya [Internet]. liputan6.com. 2021 [cited 28 January 2021]. Available from: https://hot.liputan6.com/read/4088188/7-manfaat-jambu-biji-untuk-kesehatan-mencegah-penyakit-berbahaya#:~:text=Vitamin%20C%20dalam%20jambu%20biji%20juga%20dapat%20be
    8. Media K. 15 Manfaat Kunyit, Obat Demam hingga Anti Racun Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 28 January 2021]. Available from: https://health.kompas.com/read/2020/03/08/133200568/15-manfaat-kunyit-obat-demam-hingga-anti-racun?page=all
    9. Mediatama G. Manfaat temulawak sebagai obat herbal untuk batuk sampai kolesterol [Internet]. PT. Kontan Grahanusa Mediatama. 2021 [cited 28 January 2021]. Available from: https://regional.kontan.co.id/news/manfaat-temulawak-sebagai-obat-herbal-untuk-batuk-sampai-kolesterol
    Read More
  • Masalah Covid-19 belum selesai, kini para ahli kesehatan dunia menyatakan kekhawatiran bahwa akan ada calon virus penyebab pandemi bernama virus Nipah. Dinamakan demikian karena virus ini berasal dari sebuah kampung di Malaysia, tepatnya di Sungai Nipah. Virus ini disebut memiliki tingkat kematian 75% dan sampai saat ini belum ditemukan sama sekali vaksinnya. Adalah Supaporn Wacharapluesadee […]

    Virus Nipah, Calon Pandemi Baru Setelah Covid-19?

    Masalah Covid-19 belum selesai, kini para ahli kesehatan dunia menyatakan kekhawatiran bahwa akan ada calon virus penyebab pandemi bernama virus Nipah. Dinamakan demikian karena virus ini berasal dari sebuah kampung di Malaysia, tepatnya di Sungai Nipah. Virus ini disebut memiliki tingkat kematian 75% dan sampai saat ini belum ditemukan sama sekali vaksinnya. Adalah Supaporn Wacharapluesadee yang mengungkapkan hal tersebut setelah awalnya menyelidiki muasal Covid-19 di luar Wuhan, Cina.

    virus nipah, nipah virus

    Baca Juga: Mengenal Disease X, Calon Pandemi Baru Setelah Covid-19

    Ia mendapati bahwa ada virus lain mematikan selain Covid-19, yaitu virus Nipah, yang juga bersumber dari kelelawar buah, hewan yang merupakan inang alami virus. Dalam laman resminya, WHO menyatakan bahwa virus ini tidak hanya menular kepada manusia tetapi kepada hewan peternakan, terutama babi. Virus ini sebenarnya bukanlah virus baru karena sudah pernah ada laporan infeksi di Malaysia pada 1999, lalu Singapura, dan berlanjut ke Bangladesh dan India.

    WHO sendiri bahkan sudah memasukkan Nipah sebagai salah satu virus dalam 10 besar virus yang berpotensi menjadi ancaman bagi seluruh dunia. Hal tersebut berdasarkan ancaman potensial yang dimiliki virus tersebut, yaitu:

    • Mempunyai proses inkubasi yang lama hingga 45 hari yang berarti akan ada banyak kesempatan inang terinfeksi dan tidak menyadari saat menyebarkan
    • Mampu menginfeksi banyak jenis hewan sehingga menambah kemungkinan penyebarannya
    • Mampu menular melalui kontak langsung atau konsumsi makanan yang terkontaminasi

    Menanggapi hal tersebut, Kementerian Kesehatan meminta kepada Indonesia untuk selalu meswapadai potensi penularan virus terutama dari kelelawar buah yang bergerak secara teratur dari Semenanjung Malaya ke Pulau Sumatera, terutama Provinsi Sumatera Utara. Demikian hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Pencegahan dan Pengendalian Tular Vektor dan Zoonotik Kemenkes, Didik Budjianto, seperti dilansir dari CNN Indonesia, Rabu, 27 Januari 2021.

    Meski sejauh ini belum ada kasus karena Nipah tersebut, Kemenkes meminta kepada masyarakat untuk mengetatkan diri terhadap perdagangan ternak terutama babi sebagai hewan yang potensinya cukup besar terserang virus.

    Gejala Terkena Virus

    Lalu seperti apa dan bagaimana gejala virus Nipah? Berikut seperti yang dilansir dari CDC. Gejala biasanya akan muncul dalam 4-14 hari setelah terpapar virus. Penyakit ini awalnya muncul dalam bentuk demam dan sakit kepala selama 3-14 hari, dan sering kali mengarah ke tanda-tanda penyakit pernapasan, seperti batuk, sakit tenggorokan, dan kesulitan bernapas. Fase peradangan otak (ensefalitis) dapat terjadi dengan gejala berupa kantuk, disorientasi, dan kebingungan mental, yang mampu berkembang cepat menjadi koma dalam waktu 24-48 jam.

    Baca Juga: Infodemik, Pengertian, Dampak, dan Cara Mengatasinya

    Ada dua gejala dari virus ini, yaitu gejala awal dan gejala berat

    Gejala awal berupa:

    • Demam
    • Sakit kepala
    • Batuk
    • Nyeri tenggorokan
    • Sulit bernafas
    • Muntah

    Sedangkan gejala berat yang bisa terjadi adalah

    • Disorientasi, mengantuk, atau kebingungan
    • Kejang
    • Koma
    • Peradangan otak (ensefalitis) yang berakibat kematian

    Kematian dapat terjadi pada 40-75% kasus. Efek samping jangka panjang pada penyintas infeksi virus Nipah adalah kejang permanen dan perubahan kepribadian. Infeksi penyebab gejala dan terkadang kematian ini (dikenal sebagai infeksi tidak aktif atau laten) juga bisa terjadi berbulan-bulan dan bahkan bertahun-tahun setelah terpapar.

    Pencegahan

    Untuk pencegahan virus adalah sebagai berikut:

    • Sering mencuci tangan secara teratur dengan sabun dan air
    • Hindari kontak dengan kelelawar atau babi yang sedang sakit
    • Hindari area tempat kelelawar biasanya bertengger
    • Hindari konsumsi nira kurma mentah
    • Hindari konsumsi buah-buahan yang mungkin terkontaminasi oleh kelelawar
    • Hindari kontak dengan darah atau cairan tubuh siapa pun yang diketahui terinfeksi virus

    Lokasi geografis lain mungkin berisiko terhadap wabah virus di masa mendatang, seperti kawasan tempat tinggal rubah terbang (kelelawar genus Pteropus). Habitat Kelelawar jenis ini berada di Kamboja, Indonesia, Madagaskar, Filipina, dan Thailand. Orang yang tinggal di atau mengunjungi daerah ini harus mempertimbangkan untuk mengambil tindakan pencegahan yang sama seperti mereka yang tinggal di daerah di mana wabah telah terjadi.

    Selain langkah-langkah yang dapat diambil individu untuk menurunkan risiko infeksi virus Nipah, penting bagi ilmuwan, peneliti, dan komunitas yang berisiko untuk terus mempelajari untuk mencegah wabah di masa mendatang. Upaya pencegahan yang lebih luas meliputi:

    • Meningkatkan pengawasan hewan dan manusia di daerah virus diketahui berada
    • Meningkatkan penelitian tentang ekologi kelelawar buah untuk memahami habitat tinggal dan bagaimana mereka menyebarkan virus ke hewan dan manusia lain
    • Evaluasi teknologi atau metode baru untuk meminimalkan penyebaran virus di dalam populasi kelelawar
    • Memperbaiki alat untuk mendeteksi virus sejak dini di masyarakat dan ternak
    • Memperkuat protokol untuk pengaturan perawatan kesehatan pada praktik pengendalian infeksi standar untuk mencegah penyebaran dari orang ke orang

    Baca Juga: Covid-19 Disebut Sebagai Sindemi, Apa Itu Sindemi?

    Sekian mengenai virus Nipah yang dikhawatirkan menjadi calon pandemi baru di saat Covid-19 belum mereda. Cara terbaik untuk mencegah virus yang ada dan berpotensi menjadi pandemi adalah tetap melakukan protokol kesehatan dan hindari daerah-daerah rawan terkena virus, dan hindari kontak binatang pembawa virus. Jangan lupa juga untuk deteksi dini terutama Covid-19 di Prosehat. Caranya mudah, Sahabat bisa mengakses langsung via website dan aplikasi lalu klik Layanan Kesehatan dan pilih Rapid Test Covid-19. Informasi lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Media K. Mengenal Virus Nipah, Ancaman Pandemi Berikutnya di Asia Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 27 January 2021]. Available from: https://www.kompas.com/sains/read/2021/01/26/100000723/mengenal-virus-nipah-ancaman-pandemi-berikutnya-di-asia?page=all
    2. Nipah virus infection [Internet]. Who.int. 2021 [cited 27 January 2021]. Available from: https://www.who.int/health-topics/nipah-virus-infection#tab=tab_1
    3. Indonesia C. Kemenkes Minta Waspada Ancaman Virus Nipah dari Malaysia [Internet]. nasional. 2021 [cited 27 January 2021]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20210127072312-20-598836/kemenkes-minta-waspada-ancaman-virus-nipah-dari-malaysia
    4. Signs and Symptoms | Nipah Virus (NiV) | CDC [Internet]. Cdc.gov. 2021 [cited 27 January 2021]. Available from: https://www.cdc.gov/vhf/nipah/symptoms/index.html
    5. Prevention | Nipah Virus (NiV) | CDC [Internet]. Cdc.gov. 2021 [cited 27 January 2021]. Available from: https://www.cdc.gov/vhf/nipah/prevention/index.html

     

    Read More
  • Banyak cara untuk menghilangkan stres. Selain dengan berolahraga, menonton film, dan membaca buku, menghilangkan stres dan depresi juga dapat dengan berbelanja. Apalagi di masa pandemi yang mengharuskan semua aktivitas berada di rumah, berbelanja online menjadi pilihan yang tepat agar tidak terkena stres berlebihan. Lalu mengapa belanja online bisa menjadi salah satu cara untuk menghadapi stres? […]

    Manfaat Belanja Online untuk Menghilangkan Stres Karena Pandemi Covid-19

    Banyak cara untuk menghilangkan stres. Selain dengan berolahraga, menonton film, dan membaca buku, menghilangkan stres dan depresi juga dapat dengan berbelanja. Apalagi di masa pandemi yang mengharuskan semua aktivitas berada di rumah, berbelanja online menjadi pilihan yang tepat agar tidak terkena stres berlebihan. Lalu mengapa belanja online bisa menjadi salah satu cara untuk menghadapi stres?

    manfaat belanja online

    Baca Juga: Berikut Trik Anti Rugi Belanja Online yang Perlu Dicoba

    Manfaat Belanja Online untuk Menghilangkan Stres

    Dilansir dari Cleveland Clinic, ada beberapa hal yang membuat berbelanja menjadi suatu aktivitas menyenangkan di kala stres terutama di saat pandemi. Apa saja hal-hal itu? Yuk, Sahabat Sehat mari simak bersama di bawah ini:

    Meredakan Perasaan Sedih

    Belanja online mempunyai manfaat pada tubuh yaitu bisa meredakan perasaan sedih yang ditimbulkan dari stres dan depresi. Hal ini berdasarkan sebuah studi tahun 2014 dari Journal of Consumer Psychology. Jurnal tersebut mengungkapkan bahwa kesedihan umumnya berkaitan dengan perasaan bahwa pengendalian situasi adalah hasil dalam kehidupan daripada diri kita sendiri. Pilihan dan hasil ini dapat memulihkan perasaan dan emosi pribadi ketika berbelanja termasuk perasaan sedih.

    Studi lain juga menunjukkan bahwa membeli barang yang disukai secara pribadi dapat 40 kali lebih efektif memberikan rasa kendali daripada tidak berbelanja sama sekali. Dapat diartikan bahwa ada semacam pencapaian pribadi yang positif.

    Mengalihkan Diri dari Rasa Kecemasan

    Hal lain yang membuat belanja online baik untuk tubuh dan kesehatan mental adalah dapat mengalihkan diri rasa kecemasan karena tidak bisa berbuat banyak hal akibat pandemi. Hal ini karena adanya visualisasi produk yang cukup bagus saat Sahabat berbelanja online. Visualisasi berupa tampilan dan warna-warni yang berpadu menciptakan semacam pengalaman indrawi yang cukup imajinatif untuk dapat mengalihkan diri dari realita.

    Baca Juga: Tips Aman dari Corona Saat Belanja Online

    Hal tersebut tentunya dapat menimbulkan rasa kepuasan. Secara ilmiah, hal ini juga dikarenakan oleh hormon dopamin yang dilepaskan oleh tubuh bahkan sebelum Sahabat melakukan pembelian. Dopamin inilah yang memengaruhi pikiran di otak sehingga membuat perasaan lebih baik. Bahkan, Sahabat hanya dengan window shopping saja bisa memberikan dampak yang positif pada suasana hati. Dopamin sendiri dapat meningkatkan keinginan Sahabat untuk terus mencari-cari hal-hal yang membuat diri lebih baik.

    Memberikan Mood yang Baik

    Manfaat belanja online lainnya yang dapat menghilangkan stres adalah dapat memberikan mood yang baik. Mood yang diciptakan oleh dopamin ini tercipta tidak hanya ketika memilih barang dan mengambil kerjaan, tetapi juga ketika Sahabat menelusuri barang-barang yang terlihat menarik meskipun pada akhirnya tidak membeli barang tersebut.

    Produk Terkait: Promo Prosehat

    Mood dari Dopamin ini juga terlihat saat Sahabat menunggu paket belanja online tiba. Hal itu dikarenakan juga adanya ketidakpastian saat pengiriman barang. Sahabat membayangkan tampilan barang yang dikemas tersebut sehingga Dopamin muncul, dan Sahabat merasa gembira apalagi ketika paket tiba.

    Kemungkinan Terkena Compulsive Shopping Disorder

    Meski kenyataannya memberikan manfaat yang baik untuk tubuh terutama jika dikaitkan dengan kesehatan mental, Sahabat tentunya harus menghindari kecanduan berbelanja yang disebut dengan compulsive shopping disorder. Ciri-cirinya adalah tidak dapat menolak pembelian barang yang dibutuhkan, mempunyai keasyikan karena belanja yang tidak terkontrol, serta dapat menghabiskan banyak waktu untuk terus-menerus melihat barang yang diinginkan. Jika dibiarkan hal ini tentu akan memengaruhi kondisi finansial Sahabat.

    Baca Juga: Bijak Berbelanja Obat Melalui Aplikasi Online

    Bagaimana Cara Mengatasinya?

    Cara mengatasi kecanduan berbelanja berlebihan secara online ini adalah sebagai berikut:

    • Uninstall aplikasi belanja di gadget
    • Unfollow akun belanja di media sosial
    • Berhenti berlangganan atau unsubscribe marketing newsletter
    • Hapus aplikasi mobile banking di gadget
    • Hapus data kartu kredit di aplikasi belanja
    • Memberlakukan masa tunggu untuk berbelanja
    • Buatlah rekening belanja khusus

    Itulah mengenai manfaat berbelanja online bagi kesehatan mental terutama di masa pandemi yang mengakibatkan stres, depresi, dan cemas karena harus di rumah saja. Meski begitu, Sahabat jangan lantas menjadi impulsif dengan kalap berbelanja sehingga melupakan hal-hal yang diprioritaskan. Akibatnya, berkomplikasi pada kondisi finansial.

    Baca Juga: Tips Aman Berbelanja Online

    Untuk belanja online di tengah pandemi ini Sahabat bisa berbelanja produk-produk kesehatan di Prosehat termasuk layanan tes Covid-19 ke rumah serta untuk imunitas tubuh seperti vitamin C dan Vitamin E. Tentunya dengan promo-promo yang tidak akan menguras kantong sehingga Sahabat bisa berbelanja dengan puas dan aman. Untuk berbelanja ini, Sahabat bisa mengakses Prosehat melalui website dan aplikasi. Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Why Retail “Therapy” Makes You Feel Happier [Internet]. Health Essentials from Cleveland Clinic. 2021 [cited 26 January 2021]. Available from: https://health.clevelandclinic.org/retail-therapy-shopping-compulsion/
    2. Why Compulsive Shopping Disorder Needs to Be Taken More Seriously [Internet]. Verywell Mind. 2021 [cited 26 January 2021]. Available from: https://www.verywellmind.com/what-is-compulsive-shopping-disorder-2510592#:~:text=Research%20has%20shown%20that%20compulsive,at%20least%2
    3. Coba 7 Tips Mengatasi Kecanduan Belanja Online [Internet]. LIFE GUIDE. 2021 [cited 26 January 2021]. Available from: http://avrist.com/lifeguide/2019/11/21/7-tips-mengatasi-kecanduan-belanja-online/
    Read More
  • Dunia sedang mengalami pandemi Covid-19 yang berkepanjangan. Penularan virus yang begitu cepat membuat orang menjadi khawatir dan cemas. Begitu pula dampaknya, mulai dari segi ekonomi, sosial, agama, dan juga psikologis. Nah, dari segi psikologis dapat dilihat kesehatan mental di masa pandemi. Baca Juga: Bagaimana Supaya Tetap Akur dengan Pasangan Selama Pandemi? Pandemi menimbulkan kecemasan dan […]

    Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental Di Masa Pandemi

    Dunia sedang mengalami pandemi Covid-19 yang berkepanjangan. Penularan virus yang begitu cepat membuat orang menjadi khawatir dan cemas. Begitu pula dampaknya, mulai dari segi ekonomi, sosial, agama, dan juga psikologis. Nah, dari segi psikologis dapat dilihat kesehatan mental di masa pandemi.

    kesehatan mental di masa pandemi

    Baca Juga: Bagaimana Supaya Tetap Akur dengan Pasangan Selama Pandemi?

    Pandemi menimbulkan kecemasan dan kegelisahan dalam masyarakat dan keadaan ini harus secepatnya diatasi. Kita tidak ada yang tahu kapan pandemi ini akan berakhir. Sehingga rasa cemas sebaiknya segera diatasi karena kecemasan dapat membuat imun seseorang menjadi turun dan mudah terpapar virus.

    Pandemi menyebabkan orang yang biasanya bekerja dan beraktivitas di luar rumah, sekarang semua hal harus dilakukan dari rumah. Keadaan yang dikhawatirkan dari kondisi pandemi ini, selain penyakit Covid, juga penyakit kesehatan mental karena perubahan yang terjadi secara drastis pada seseorang dapat menyebabkan orang tersebut gampang terkena gangguan mental.

    Kondisi pandemi dapat mengancam kesehatan mental semua orang. Namun, ada beberapa kelompok yang rentan terkena stres antara lain lansia, orang yang memiliki penyakit kronis, anak-anak, remaja, ibu hamil, dan para tenaga kesehatan (nakes) yang merawat pasien Covid-19.

    Selain itu,  ada juga yang berisiko tinggi terkena penyakit kesehatan mental, yaitu orang yang sebelumnya pernah memiliki riwayat gangguan mental, termasuk juga mereka yang bermasalah dengan penggunaan narkoba. Berikut penjelasan tentang kesehatan mental, yuk kita simak.

    Pengertian Kesehatan Mental

    Kesehatan mental adalah salah satu kajian ilmu jiwa kejiwaan yang sudah dikenal sejak abad ke-19 dan kesehatan mental adalah suatu keadaan emosional serta psikologis yang baik. Kesehatan mental sendiri pada dasarnya harus dirawat keberadaannya agar mental tetap sehat.

    Pengertian anxiety (cemas)

    Anxiety adalah suatu perasaan yang tidak tentu yang kemudian perasaannya berisi ketakutan serta keprihatinan akan sesuatu di masa mendatang. Kecemasan juga merupakan suatu perasaan subjektif, mengenai ketegangan mental. Dan hal menggelisahkan tersebut muncul sebagai reaksi dari ketidakmampuan mengatasi sesuatu atau bisa jadi karena rasa tidak aman.

    Baca Juga: Keinginan Bunuh Diri, Cara Mencegah, dan Tanda-tandanya

    Gejala gangguan kesehatan mental

    Gejala gangguan jiwa ringan (cemas, depresi, psikosomatis, dan kekerasan):

    – Perasaan khawatir

    – Firasat buruk

    – Takut akan pikirannya sendiri

    – Mudah tersinggung

    – Merasa tegang

    – Merasa tidak tenang

    – Gelisah

    – Mudah terkejut

    – Takut sendirian, takut pada keramaian, dan banyak orang

    – Gangguan pola tidur, mimpi-mimpi yang menegangkah

    – Gangguan konsentrasi dan daya ingat

    -berdebar-debar, sesak nafas, gangguan pencernaan, dan sakit kepala

    Gejala gangguan kesehatan mental berat (skizofernia, manik depresif, dan psikotik lainnya)

    – Bicaranya tidak nyambung

    – Sering berperilaku menyimpang

    – Tidak bisa mengontrol diri, sehingga terkadang mengamuk

    Namun, gejala-gejala yang disebutkan di atas belum tentu dirasakan oleh semua orang yang memiliki gangguan kesehatan mental ya, Sahabat Sehat. Karena setiap orang memiliki gejala yang berbeda-beda.

    Baca Juga: Gangguan Kesehatan Jiwa, dari Penyebab hingga Cara Mengatasi

    Hal yang harus dilakukan guna menjaga kesehatan mental di masa pandemi

    Agar Sahabat semua tetap waras dan dapat beraktivitas seperti biasa pada masa pandemi, ada beberapa tips yang dapat dilakukan:

    – Penyesuaian diri harus dilakukan dengan semua yang terjadi di lingkungan sekarang. Melakukan penyesuaian berguna untuk mendapat keharmonisan dan keselarasan, antara tuntutan lingkungan dengan tuntutan di dalam diri.

    – Membangun mindset atau motivasi. Kesehatan mental yang baik harus dibangun melaui mindset dan motivasi, agar pikiran yang ada tidak menimbulkan stres yang akan mengganggu kesehatan mental.

    – Menjalankan hobi. Menjalani hobi sebagai pelarian dari kesibukan dan juga pemikiran setiap hari yang menumpuk. Nantinya, melaukan hobi akan meningkatkan mood dan menjaga kesehatan mental kita. Makanya, banyak di masa sekarang, orang yang memiliki hobi baru seperti berkebun ataupun berternak. Banyak orang yang memiliki waktu luang, yang akhirnya dimanfaatkan dengan hal-hal baru. Ini menunjukkan, banyak orang yang sudah pintar memanage hidupnya di masa pandemi.

    – Menyaring informasi, karena informasi di tengah pandemi juga nyatanya bisa mempengaruhi kesehatan mental seseorang. Di era sekarang, yaitu era digital 4.0, media sosial menjadi salah satu faktor penting yang mempengaruhi kecemasan seseorang. Suatu berita yang menjelaskan tentang wabah, bisa menyebabkan kecemasan dan respon yang negatif. Dan ingat, tak semua berita atau informasi sifatnya benar. Sehingga, Sahabat Sehat harus pintar dalam menyaring informasi di masa pandemi ini.  Sahabat harus dapat memilih media sosial ataupun platform mana yang bisa menyediakan serta memelihara komunikasi yang benar, akurat, dan jujur. Sehingga tidak mudah terhasut oleh berita atau informasi yang tidak jelas dan hoax. Hal itu, juga melindungi kesehatan mental kalian.

    Jadi, diharapkan Sahabat Sehat agar tetap menjaga kesehatan mentala di masa pandemi ini. Mulai bergantunglah pada diri sendiri, harus lebih peduli akan kesehatan mental. Karena intinya, setiap manusia bebas dalam menentukan pilihannya.

    Kesimpulan yang dapat diambil adalah pandemi ini memang masalah global, yang dirasakan seluruh dunia, serta tida bisa dihindari. Tidak hanya kesehatan fisik saja yang diserang, tetapi juga kesehatan mental. Solusi yang paling baik dan paling mendasar satu-satunya adalah memberikan stigma positif kepada diri sendiri.

    Baca Juga: 7 Kiat Mengelola Stres Karena Terbeban Kapan Pandemi Covid-19 Berakhir

    Sahabat Sehat bisa menghadapi pandemi ini dengan cara tidak terpancing dengan kepanikan atau juga kecemasan serta ketakutan yang berlebih. Khawatir wajar, namun tidak perlu berlebih. Karena, apabila hal tersebut ada di diri secara berlebih akan sangat mempengaruhi kesehatan mental.

    Pengaruh dari kecemasan, kepanikan, dan ketakutan yang berlebih bukan hanya akan membawa dampak buruk bagi diri sendiri. Namun, akan berpengaruh kepada orang dan lingkungan sekitar. Oleh karena itu, perlu adanya strategi dan kemampuan dalam memahami tahapan menyelesaikan kesehatan mental saat pandemi. Yang tentunya dengan solusi lebih baik. Agar solusi-solusi yang diberikan dapat terealisasi dengan baik. Apabila Sahabat membutuhkan informasi lebih mengenai kesehatan mental di tengah pandemi dan produk-produk kesehatan yang berkaitan, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi:

    1. Salsabila NA. Menjaga Kesehatan di Masa Pandemi. [Internet]. [cited 21 January 2021]. Available from: https://psyarxiv.com/rd4zf/
    2. Fakhriyani DV. KESEHATAN MENTAL. 2019. Jakarta: Duta Media Publishing.
    3. Fitria L, Neviyarni, Netrawati, Karneli Y. Cognitive Behavior Therapy Counseling Untuk Mengatasi Anxiety Dalam Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Pendidikan dan Konseling. 2020;10:1.
    4. Swarahapsari M. Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental saat Pandemi Covid-19. INSAN Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental. 2021 [cited 21 January 2021]. Available from: https://www.researchgate.net/publication/346646530_Pentingnya_Menjaga_Kesehatan_Mental_saat_Pandemi_COVID-19
    5. Covid-19 dalam ragam tinjauan dan perspektif. Santoso DH, santoso A. Editor. 2020. Yogyakarta: MBridge Press. [cited 21 January 2021]. Available from: http://lppm.mercubuana-yogya.ac.id/wp-content/uploads/2020/07/BUKU-RAPID-RESEARCH-COVID-UPDATE-1.pdf
    6. [Internet]. Pustaka.unpad.ac.id. 2021 [cited 26 January 2021]. Available from: http://pustaka.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2015/04/12-Mengenal-gejala-dan-penyebab-gangguan.pdf
    Read More
Chat Asisten ProSehat aja