Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Archive for Category: Kesehatan Umum

Showing 201–210 of 1086 results

  • Apakah kalian sering sakit? Jika iya, penyakit apakah yang sering kalian alami? Terserang suatu penyakit adalah suatu hal yang tidak kita inginkan mengingat hal yang satu ini akan mengganggu keseharian kita. Bukan hanya itu saja, penyakit yang tidak kunjung sembuh dapat mengganggu kinerja organ kita yang pastinya kita membutuhkan biaya untuk hal ini karena kita […]

    Ingin Jadi Wanita Sukses? Hidup Sehat dengan Makanan Sehat

    Apakah kalian sering sakit? Jika iya, penyakit apakah yang sering kalian alami? Terserang suatu penyakit adalah suatu hal yang tidak kita inginkan mengingat hal yang satu ini akan mengganggu keseharian kita. Bukan hanya itu saja, penyakit yang tidak kunjung sembuh dapat mengganggu kinerja organ kita yang pastinya kita membutuhkan biaya untuk hal ini karena kita perlu ke dokter. Pastinya kita tidak ingin hal ini terjadi bukan?Sebenarnya apa sih yang menyebabkan kita sering terserang suatu penyakit? Berbagai faktor bisa memicu timbulnya suatu penyakit, seperti kurang istirahat, kebiasaan merokok ataupun mengonsumsi minuman beralkohol, serta pola makan kita yang kurang teratur.

    wanita sukses cantik

    Baca Juga: 7 Cara Merawat Kulit dari Dalam yang Sahabat Harus Coba

    Asupan makanan adalah suatu hal yang perlu kita perhatikan karena makanan berfungsi sebagai sumber energi dalam keseharian kita dan apabila kita kurang makan maka akan mempengaruhi performa kita. Selain itu, dari makanan kita juga bisa memenuhi beberapa kebutuhan seperti kebutuhan nutrisi ataupun vitamin yang pastinya berfungsi untuk menjaga badan kita tetap sehat. Sebagai wanita yang sudah memasuki usia dewasa awal alias 20-an, kita harus mengonsumsi berbagai makanan sehat mengingat padatnya kegiatan kita dalam sehari. Lalu makanan sehat apa sih yang tepat untuk wanita pada rentang usia 20 hingga 30 tahun?

    Nah, daripada semakin penasaran, yuk kita simak penjelasan berikut ini!

    1. Makanan tinggi magnesium

    Jenis makanan yang satu ini memiliki peran penting dalam keseharian kita mengingat magnesium sangatlah efektif untuk menangani berbagai masalah yang berkaitan dengan datang bulan alias menstruasi. Contoh makanan yang kaya akan magnesium adalah sayuran hijau, kacang kedelai, ikan mackerel, pisang, beras merah, alpukat, dan lain-lain.

    2. Makanan tinggi kalsium

    Kebutuhan akan kalsium adalah kebutuhan yang tidak boleh dilupakan mengingat kalsium berperan penting terhadap kesehatan kita. Yup, kalsium adalah salah satu zat yang berfungsi untuk pertumbuhan tulang. Osteoporosis ataupun permasalahan pada persendian adalah salah satu contoh permasalahan yang mungkin terjadi di masa mendatang ketika kebutuhan kalsium kita tidak terpenuhi dengan baik. Oleh sebab itulah kita harus mengonsumsi berbagai jenis makananan yang tinggi akan kalsium, seperti berbagai sayuran hijau, kacang-kcangan, seafood, dan biji-bijian.

    3. Makanan mengandung vitamin C

    Vitamin C adalah salah satu vitamin yang berperan penting dalam kehidupan kita dan tentu saja kita perlu memenuhi kebutuhan vitamin C dalam keseharian kita. Terpenuhinya kebutuhan vitamin C dengan baik pada usia 20-an berfungsi untuk membangun kolagen dalam tubuh yang berarti meminimalisir timbulnya berbagai tanda penuaan sejak dini. Beberapa contoh makanan yang kaya akan kandungan vitamin C antara lain jeruk, pepaya, stroberi, kiwi, kubis, ubi jalar, dan lain-lain.

    Produk Terkait: Jual Vitamin C

    4. Makanan berprotein

    Protein juga kebutuhan tubuh yang tidak boleh kita lupakan kapan pun karena perannya yang penting untuk tubuh kita. Terpenuhinya kebutuhan protein kita dalam sehari akan menimbulkan rasa kenyang sehingga kita tidak makan berlebihan dan pastinya mencegah risiko obesitas pada seseorang. Bukan hanya itu saja, protein juga mampu berfungsi sebagai sumber energi serta menjaga kadar gula darah kita dalam batas normal. Contoh beberapa makanan yang berprotein tinggi adalah telur, aam, kacang almond, daging sapi, berbagai produk olahan susu, dan lain-lain

    Baca Juga: Jenis Kanker yang Sering Menyerang Wanita

    5. Mengurangi konsumsi makanan manis

    Setelah kita memenuhi berbagai kebutuhan tubuh dengan baik, tentunya kita perlu mengingat beberapa jenis makanan yang perlu kita hindari agar tubuh kita juga tidak rentan terhadap serangan berbagai penyakit. Mengonsumsi makanan manis terlalu sering atau berlebihan bukanlah suatu hal yang disarankan karena hal ini dapat memicu timbulnya penyakit yang dapat mengancam keselamatan kita seperti diabetes, gangguan jantung, ataupun hipertensi. Cake, cookies, ataupun cokelat adalah beberapa contoh makanan manis yang perlu kita kurangi untuk mencegah timbulnya berbagai penyakit di kemudian hari.

    Baca Juga: 7 Tips Wanita Sukses Biar Kamu Makin Sukses

    Nah itu tadi adalah beberapa panduan makanan sehat yang bisa diterapkan oleh wanita rentang usia 20 hingga 30 tahun. Hidup sehat adalah hal yang mudah untuk dilakukan bukan? So, tunggu apalagi untuk menjalani pola hidup yang lebih sehat daripada sebelumnya? Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai makanan sehat untuk wanita dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Read More
  • Membagi waktu antara bekerja dan berkumpul dengan keluarga merupakan hal yang sangat sulit dilakukan untuk wanita karir. Terlebih lagi jika harus meninggalkan buah hati, tentunya akan sangat berat. Terlebih lagi, pekerjaan yang Sahabat jalani saat ini sudah sangat nyaman dan sudah memiliki kedudukan, semakin membuat sahabat sulit untuk melepaskannya. Padahal, tujuan Sahabat bekerja demi mencukupi […]

    5 Tips Bagi Waktu Untuk Wanita Karir yang Berkeluarga

    Membagi waktu antara bekerja dan berkumpul dengan keluarga merupakan hal yang sangat sulit dilakukan untuk wanita karir. Terlebih lagi jika harus meninggalkan buah hati, tentunya akan sangat berat. Terlebih lagi, pekerjaan yang Sahabat jalani saat ini sudah sangat nyaman dan sudah memiliki kedudukan, semakin membuat sahabat sulit untuk melepaskannya. Padahal, tujuan Sahabat bekerja demi mencukupi kebutuhan sehari-hari dan juga untuk masa depan si kecil.

    Baca Juga: 7 Pola Makan Sehat bagi Pekerja Kantoran Agar Tetap Fit

    Maka dari itu perlu adanya pembagian waktu yang tepat agar hidup Sahabat lebih baik dibandingkan sebelumnya.

    Berikut 5 tips bagi waktu untuk wanita karir yang berkeluarga agar tetap memiliki quality time bersama keluarga

    1. Buat Skala Prioritas Kehidupan

    Kalau sahabat bingung untuk mengatur waktu, maka buatlah skala prioritas untuk membagi waktu antara kerja dan keluarga. Prioritaskanlah yang menurut Sahabat sangatlah penting, bila Sahabat sudah memiliki buah hati namun besties mengajak untuk hangout setelah jam kerja, manakah yang Sahabat pilih? Kalau dirasa buah hati tidak dapat Sahabat tinggalkan maka cobalah menolak ajakan besties secara halus, dan beri penjelasan bahwa buah hati menunggu di rumah dan usulkan untuk mengganti waktu hangout di hari libur.

    Baca Juga : 7 Cara Siasati Gaji Tidak Habis Sia-sia

    2. Gunakan Waktu Istirahat Sebaik Mungkin

    Sahabat hanya mendapatkan libur di sabtu dan minggu? Saatnya nih untuk gunakan waktu libur Sahabat sebaik mungkin. Waktu istirahat ini juga bisa Sahabat gunakan untuk melakukan me time atau mengajari hal-hal baru bersama buah hati. Seperti memasak ataupun menggambar yang dapat membangun chemistry antara Sahabat dan buah hati. Selain dengan buah hati, Sahabat tentu dapat memiliki waktu bersama pasangan agar lebih intim. Sahabat bisa melakukan hal  mesra dan sharing kepada pasangan tentang kondisi di kantor baik tentang kendala ataupun hal menyenangkan.

    3. Libatkan Keluarga di Waktu Senggang

    Repot saat weekend, tapi harus tetap bersih-bersih rumah? Cobalah untuk libatkan pasangan ataupun buah hati untuk bekerjasama dalam merawat keindahan rumah. Tentu hal ini akan meningkatkan rasa kebersihan di keluarga dan quality time akan terjalin dengan baik. Selain itu, untuk menghemat pengeluaran, maka Sahabat bisa kok masak makan malam bersama pasangan. Selain bisa menunjukkan keahlian masing-masing dalam memasak, obrolan kecil sambil bercanda juga akan terasa menyenangkan saat memasak. Jangan lupa untuk memilih makanan yang sehat ya, agar keluarga Sahabat tetap sehat.

    4. Berlibur Bersama Keluarga

    Bosan hanya diam di rumah saat weekend? Sudah saatnya nih siapkan waktu dan perbekalan untuk berlibur bersama keluarga. Kalau bisa, ajak buah hati untuk menikmati liburan selain di Mall. Tidak perlu mahal-mahal, Sahabat bisa mendatangi taman di tengah kota atau sekedar ke museum di kota. Selain harga tiket masuk yang cukup murah, tentu Sahabat juga bisa memberikan edukasi seputar sejarah-sejarah yang ada di museum tersebut. Sahabat bisa menjadi tour guide pribadi dan anak akan lebih dekat lagi.

    5. Lindungi Keluarga Dengan Vaksinasi

    Keinginan berlibur bersama keluarga sudah Sahabat rancang jauh-jauh hari. Namun bisa saja keadaan yang tidak diinginkan terjadi secara tiba-tiba. Buah hati atau pasangan jatuh sakit akibat virus.  Untuk mencegah hal itu tentu dengan cara gaya hidup sehat, melakukan olahraga yang rutin dan mengonsumsi makanan sehat tentu menjadi pilihan Sahabat dan keluarga. Namun ada satu hal lagi loh untuk mencegah penyakit, yaitu dengan cara vaksinasi.

    Vaksinasi sendiri akan memberikan Sahabat dan keluarga kekebalan terhadap penyakit tertentu. Kekebalan akan muncul karena vaksin yang dimasukkan kedalam tubuh kita akan memicu sistem kekebalan tubuh yang membentuk  antibodi terhadap vaksin tersebut. Bila Sahabat atau keluarga yang terpapar kuman yang sama, seperti influenza maka tubuh Sahabat akan menangkal dan mencegah Sahabat terinfeksi kembali.

    Baca Juga : Sebelum Menikah, Pria Juga Butuh Ini

    Terdapat vaksinasi yang ada seperti vaksinasi BCG, Hepatitis B, DPT, Polio, Campak, MMR, HiB, Hepatitis A dan juga Cacar Air. Untuk para wanita terdapat vaksinasi yang mencegah terjadinya kanker serviks. Ya, vaksinasi yang dimaksud adalah vaksinasi HPV. Vaksinasi HPV berguna menyerang 4 tipe dari HPV menjadi salah satu pencetus kanker serviks pada tipe HPV 16 dan 18 lalu kutil kelamin pada tipe HPV 6 dan 11.

    Gejala awal dari kanker serviks tidaklah terlihat namun baru terlihat jika mencapai stadium lanjut. Penyebab awal penularan kanker serviks berasal dari seringnya merokok, terdapat infeksi kelamin akibat dari hubungan seksual, melakukan hubungan seksual sebelum usia 18 tahun hingga seringnya berganti-ganti pasangan seksual. Waspadailah jika menstruasi tidak teratur, terjadi pendarahan saat melakukan hubungan seksual, terasa nyeri dibagian panggul, tubuh terasa cepat lemas, rasa tidak nyaan pada vagina hingga keluar cairan berbau dari vagina.

    Baca Juga: 5 Gejala Kanker Serviks yang Perlu Kamu Ketahui

    Lindungi diri Sahabat, teman, keluarga dan perempuan di sekitar dengan melakukan vaksinasi HPV untuk mencegah kanker serviks secara dini. Dapatkan layanan vaksinasi ke rumah bersama Prosehat. Layanan ini mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Sumber :

    Cermati. Hadijah, Siti. “Tips dan Trik Membagi waktu untuk Wanita Karir yang Telah Berkeluarga”. Diakses pada 1 Maret 2018
    Tanyadok. Suci, Hygiena Kumala. “Ayo Vaksinasi!!!”. Diakses pada 1 Maret 2018
    Tanyadok. Winardo, Donny Sutrisno. “Kanker Serviks dan Imunisasi HPV”. Diakses pada 1 Maret 2018
    TanyaDok. “Info Tentang Kanker Serviks”. Diakses pada 1 Maret 2018
    Gambar Google

    Read More
  • Kesehatan memang merupakan  hal yang sangat penting bagi kita. Bagi kita yang diberi nikmat kesehatan saat ini tentunya akan sangat bersyukur sekali sehingga dapat melakukan berbagai aktifitas dengan normal, serta tidak dapat dipungkiri pula, bahwa kesehatan memang sangat mahal harganya. Apalagi buat kita kaum wanita yang memiliki banyak sekali organ–organ vital dalam tubuh kita seperti […]

    Wanita Harus Mengonsumsi 10 Makanan ini!

    Kesehatan memang merupakan  hal yang sangat penting bagi kita. Bagi kita yang diberi nikmat kesehatan saat ini tentunya akan sangat bersyukur sekali sehingga dapat melakukan berbagai aktifitas dengan normal, serta tidak dapat dipungkiri pula, bahwa kesehatan memang sangat mahal harganya. Apalagi buat kita kaum wanita yang memiliki banyak sekali organ–organ vital dalam tubuh kita seperti organ reproduksi, tentu kita dituntut untuk dapat menjaga kesehatan organ–organ  reproduksi tersebut dan berbagai organ vital lainnya.

    Tidak hanya itu, wanita juga memiliki risiko terhadap banyak penyakit berbahaya seperti, kanker serviks, kanker payudara, kista ovarium,, dan yang lainnya, selain itu wanita juga nantinya akan mengalami kehamilan dan tentu saja harus mempersiapkan organ  reproduksi yang sehat agar terhindar dari masalah atau komplikasi selama kehamilan dan juga dapat melahirkan bayi yang sehat. Oleh karena itulah kita sebagai wanita, sangat disarankan untuk selalu menjaga makanan yang kita konsumsi serta rutin berolahraga dan beraktifitas fisik. Berikut ini adalah 10 makanan yang harus dikonsumsi oleh wanita untuk menjaga kesehatannya :

    Kacang – kacangan

    Tentunya kita para wanita menginginkan agar memiliki tingkat kesuburan dan kesehatan reproduksi yang baik dan sehat. Pada kacang – kacangan ini, memiliki kandungan vitamin E yang cukup tinggi sehingga sangat baik untuk meningkatkan kesuburan. Tidak hanya itu, vitamin E yang terkandung dalam kacang  kacangan ini juga sangat baik untuk menjaga kesehatan kulit. Selain mengandung vitamin E yang cukup tinggi, kacang–kacangan juga kaya akan serat, sehingga dapat mengurangi risiko terkena penyakit diabetes, obesitas, kolesterol, dan juga hipertensi atau darah tinggi. Oleh karena itu, mulai sekarang cobalah untuk mengganti cemilan manis – manis dan keripik kentang Anda dengan kacang – kacangan.

    Baca Juga: Wanita Wajibkah Melakukan PapSmear

    Brokoli

    Brokoli merupakan jenis sayuran hijau yang kaya akan kandungan gizi nya. Konsumsi brokoli merupakan hal yang sangat disarankan dan diharuskan, karena terdapat kandungan sulforaphane yang dapat menurunkan dan mencegah kelebihan esterogen, sehingga dapat mencegah dari penyakit kanker serviks, kanker payudara dan yang lainnya.Selain itu, kandungan vitamin dan juga mineral pada brokoli juga tergolong tinggi, yang tentunya sangat baik untuk memelihara kesehatan kita para wanita.

    Bayam

    sayur bayam

    Sayur bayam kaya akan kandungan folat yang sangat baik bagi kita para wanita untuk persiapan kehamilan nantinya. Persiapan kehamilan  harus dilakukan dari sedini mungkin sebelum Anda menikah dan hamil nantinya. Selain itu, bayam juga mengandung kaya akan antioksidan yang baik untuk mencegah kanker dan juga baik untuk kesehatan kulit.

    Edamame

    Edamame memang terkenal akan kandungannya yang sangat baik bagi kesehatan wanita. Kandungan isoflavon yang terdapat dalam edamame ini, mampu mengurangi gejala menopause pada Anda nantinya. Selain itu, edamame ini juga kaya akan serat dan juga lemak baik, sehingga sangat baik untuk kesehatan organ – organ vital wanita.

    Ikan sarden

    Kandungan asam lemak omega 3 pada sarden memang tergolong cukup tinggi, oleh karena itu, sangat baik untuk menjaga kesehatan otak. Tidak hanya itu, bagi kita para wanita, sarden ini juga mengandung lemak sehat dan juga vitamin D yang sangat baik untuk meningkatkan kualitas ASI kita nantinya, dan bagi yang belum menikah dapat menjadi persiapan kita sebelum menyusui nantinya, agar bayi yang kita lahirkan nantinya, mendapatkan ASI dengan kandungan gizi yang banyak dan berkualitas.

    Baca Juga: 7 Makanan Penyebab Sakit Kepala

    Aneka buah berry

    Buah berry ini tidak hanya warna nya saja yang cantik, tapi  juga kaya antioksidan dan anti kanker serta dapat memperbarui sel – sel yang rusak. Selain itu, buah berry dapat mencegah para wanita dari kepikunan.

    Pepaya

    Kandungan beta karoten dan likopen yang terdapat pada buah pepaya ini sangat baik bagi wanita karena dapat menurunkan risiko terhadap kanker leher rahim dan juga kanker payudara. Penyakit ini masih tinggi pada kaum wanita di Indonesia sampai sekarang.

    Yogurt

    Yogurt pada wanita sangat baik karena mengandung bakteri baik yang sangat baik untuk kesehatan organ  reproduksi wanita Yogurt dapat mencegah bakteri penyebab keputihan. Selain itu, bakteri baik yang terdapat pada yogurt juga sangat baik dalam  menjaga kesehatan usus, usus merupakan sumber dari berbagai penyakit berbahaya jika tidak dijaga kesehatannya.

    Alpukat

    Bagi wanita tentunya, mempunyai kulit yang sehat merupakan hal yang sangat diidam -idamkan . Buah alpukat mengandung vitamin E yang tinggi yang sangat baik untuk kesehatan kulit. Selain itu, buah ini juga memiliki kandungan lemak sehat yang sangat baik bagi Anda yang sedang melakukan program penurunan berat badan dan menurunkan kolesterol jahat dalam tubuh.

    Baca Juga: 6 Rahasia Menciptakan Otak Cerdas

    Madu

    Madu yang sudah terkenal akan kandungan gizinya yang tinggi ini, tentunya sangat baik bagi wanita. Kandungan yang ada di dalamnya mampu menjaga kesehatan  reproduksi wanita, tidak hanya itu, kandungan gizi dalam madu  juga sangat baik untuk menjaga kesehatan tubuh dari berbagai penyakit.

    Itulah tadi beberapa makanan yang disarankan atau bahkan diharuskan bagi kaum wanita. Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai makanan sehat untuk wanita dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Read More
  • Kelenjar tiroid merupakan kelenjar pada leher yang berfungsi untuk memproduksi hormon tiroid yang berperan dalam mengatur metabolisme tubuh manusia. Penyakit tiroid terjadi jika terdapat kelainan bentuk atau fungsi kelenjar tiroid. Penyakit tiroid bervariasi dari pembesaran kelenjar yang tidak berbahaya sampai keganasan. Kelenjar tiroid yang menghasilkan terlalu banyak hormon tiroid disebut hipertiroidisme sedangkan yang terlalu sedikit disebut […]

    Sistem Imun dan Gangguan Tiroid: Apakah Saya Berisiko Lebih Tinggi Terinfeksi Covid-19?

    Kelenjar tiroid merupakan kelenjar pada leher yang berfungsi untuk memproduksi hormon tiroid yang berperan dalam mengatur metabolisme tubuh manusia. Penyakit tiroid terjadi jika terdapat kelainan bentuk atau fungsi kelenjar tiroid. Penyakit tiroid bervariasi dari pembesaran kelenjar yang tidak berbahaya sampai keganasan. Kelenjar tiroid yang menghasilkan terlalu banyak hormon tiroid disebut hipertiroidisme sedangkan yang terlalu sedikit disebut hipotiroidisme.¹

    sistem imun dan gangguan tiroid

    Baca Juga: Seputar Gangguan Tiroid: Hal yang Perlu Sahabat Ketahui

    Pada akhir Desember 2019, penyakit Covid-19 yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ditemukan di kota Wuhan, China dan menular dengan cepat ke seluruh dunia, termasuk Indonesia. Penyakit Covid-19 ini menimbulkan gejala beragam, dari yang tanpa gejala sama sekali, gejala ringan, gejala berat, bahkan sampai mengancam nyawa.² Individu dengan penyakit penyerta diketahui lebih berisiko terinfeksi dan mengalami gejala berat dari Covid-19.³ Bagaimana dengan gangguan tiroid terhadap risiko infeksi Covid-19? Bagaimana pengaruhnya terhadap sistem imun? 

    Penyakit tiroid autoimun terhadap risiko infeksi Covid-19 

    Covid-19 termasuk virus baru, sehingga belum banyak penelitian mengenai dampaknya terhadap penyakit tiroid. Meskipun begitu, sampai sekarang belum ditemukan adanya hubungan antara penyakit tiroid dengan peningkatan risiko infeksi virus secara umum. 

    Penderita penyakit tiroid autoimun tidak berarti memiliki sistem imun yang lemah (immunocompromised). Sistem imun yang terlibat dalam penyakit tiroid autoimun berbeda dari sistem imun yang bekerja melawan infeksi virus, seperti Covid-19. 4  

    Kanker tiroid terhadap sistem imun dan risiko infeksi Covid-19 

    Pasien yang menjalani terapi kanker memang termasuk dalam keadaan immunocompromised. Meskipun demikian, tidak seperti jenis kanker lain, sebagian besar kanker tiroid tidak memerlukan kemoterapi maupun obat-obat lain yang menurunkan sistem imun. Sebagian besar penderita kanker tiroid mendapat obat hormon tiroid yang tidak meningkatkan risiko infeksi Covid-19. Pasien yang sudah menjalani operasi kanker tiroid, baik dengan terapi radioiodin maupun tanpa terapi radioiodin tidak lebih berisiko terinfeksi Covid-19. Pada jenis kanker tiroid yang lebih jarang ditemui, pasien menjalani kemoterapi yang akan meningkatkan risiko terinfeksi Covid-19 dengan gejala berat. 5,6  

    Baca Juga: Cara Penderita Ginjal Menghadapi Covid-19

    Pengobatan tiroid terhadap sistem imun 

    Baik levotiroksin yang digunakan untuk pengobatan hipotiroidisme maupun karbimazol dan propylthiouracil (PTU) yang digunakan untuk pengobatan hipertiroidisme tidak mengubah maupun melemahkan sistem imun Anda. Pasien yang terinfeksi Covid-19 dapat tetap melanjutkan pengobatan dengan obat antitiroid kecuali jika didapatkan keadaan agranulositosis, yaitu jumlah sel darah putih granulosit <1.0 x 109/L.4  

    Produk Terkait: Cek Lab

    Pasien dengan penyakit mata tiroid biasanya mengonsumsi steroid dalam dosis yang dapat menurunkan kekebalan tubuh. Beberapa juga mengkonsumsi obat-obat imunosupresif (menurunkan sistem imun) seperti Mycophenolate dan rituximab dalam 9-12 bulan. Obat-obatan tersebut meningkatkan risiko terinfeksi Covid-19 dengan gejala berat. Jangan ragu untuk berdiskusi dengan dokter keluarga Anda mengenai hal ini.4

    Penyakit tiroid yang belum terkontrol terhadap risiko infeksi 

    Pasien dengan gangguan tiroid yang belum terkontrol memiliki kadar tiroid yang tidak stabil di dalam tubuhnya walaupun sudah mengkonsumsi obat, sehingga masih menimbulkan berbagai gejala. Jika hal ini terjadi, dokter akan melakukan evaluasi pengobatan dan mengubah dosis obat yang diberikan. Sampai saat ini, belum ada bukti yang mengatakan bahwa pasien dengan gangguan tiroid yang belum terkontrol memiliki risiko yang lebih tinggi untuk terinfeksi virus secara umum. 4  

    Berbeda dengan pasien yang belum terkontrol, pasien yang tidak terkontrol, yaitu mereka yang baru saja memulai pengobatan tiroid atau yang tidak mengkonsumsi obat tiroid sesuai anjuran dokter, mungkin memiliki risiko lebih besar terhadap penyakit infeksi. Hal ini terutama pada pasien hipertiroidisme, sehingga sangat dianjurkan untuk melanjutkan terapi untuk menurunkan risiko tersebut.4  

    Tips menjaga sistem imun untuk penderita gangguan tiroid 7  

    • Mengonsumsi obat tiroid sesuai anjuran dokter dengan teratur. 
    • Jika Anda menjalani kemoterapi atau mengonsumsi obat imunosupresif, diskusikan dengan dokter Anda mengenai terapi yang Anda jalani maupun rencana isolasi mandiri. 
    • Vitamin dan mineral cukup didapatkan dari makanan bergizi seimbang. Penggunaan suplemen vitamin hanya dibutuhkan jika Anda mengalami kekurangan vitamin. 
    • Menjaga berat badan ideal, makan makanan bergizi, dan berolahraga teratur sambil tetap melakukan physical distancing.

    Baca Juga: 5 Cara Tingkatkan Imun untuk Lawan Corona

    Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai tiroid dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    ID-NONT-00007

    Daftar Pustaka 

    1. Ambardekar N. Thyroid problems. WebMD (2019). Available at: https://www.webmd.com/women/guide/understanding-thyroid-problems-basics#1
    2. World Health Organization. Coronavirus disease (COVID-19). 2020. Available at: https://www.who.int/emergencies/diseases/novel-coronavirus-2019/question-and-ans wers-hub/q-a-detail/coronavirus-disease-covid-19
    3. Center of Disease Control and Prevention. People with certain medical conditions. 2020. Available at: https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-ncov/need-extra-precautions/people-with-med ical-conditions.html
    4. British Thyroid Foundation. Thyroid disease and coronavirus (COVID-19). 2020. Available at: https://www.btf-thyroid.org/news/thyroid-disease-and-coronavirus-covid-19
    5. American Thyroid Association. Novel Coronavirus (COVID-19) and the thyroid: frequently asked questions. 2020. Available at: https://www.thyroid.org/covid-19/coronavirus-frequently-asked-questions/#hypothyro idism
    6. British Thyroid Foundation. Thyroid cancer and coronavirus (COVID-19). 2020. Available at: https://www.btf-thyroid.org/thyroid-cancer-and-coronavirus 7. British Thyroid Foundation. Your question about COVID-19 and the immune system in thyroid patients. Available at: https://www.btf-thyroid.org/your-questions-about-covid-19-and-the-immune-system
    Read More
  • Musibah banjir terjadi karena curah hujan yang begitu deras terutama di musim penghujan sehingga tempat penampungan air alami seperti permukaan tanah yang telah diganti oleh beton atau aspal tidak mampu menyerap. Selain itu, sungai pun tidak mampu menampung debit air dalam jumlah yang besar, salah satunya karena kerusakan lingkungan seperti sungai penuh sampah yang membuat […]

    10 Penyakit Karena Banjir yang Perlu Diwaspadai

    Musibah banjir terjadi karena curah hujan yang begitu deras terutama di musim penghujan sehingga tempat penampungan air alami seperti permukaan tanah yang telah diganti oleh beton atau aspal tidak mampu menyerap. Selain itu, sungai pun tidak mampu menampung debit air dalam jumlah yang besar, salah satunya karena kerusakan lingkungan seperti sungai penuh sampah yang membuat alirannya mampet dan terjadilah banjir.

    penyakit karena banjir, penyakit akibat banjir, penyakit pasca banjir

    Baca Juga: Sakit Perut pada Anak 4 Tahun? Redakan dengan 7 Makanan Sehat Berikut

    Nah, air banjir ini pada umumnya membawa berbagai macam material mulai dari sampah, lumpur, bahkan bangkai yang bisa menjadi sarang penyakit dan virus. Selain itu, tingkat kelembapan akibat banjir  meningkat sehingga bakteri menjadi mudah berkembang biak. Sehingga tidak heran jika saat setelah musibah banjir terjadi, banyak penyakit yang menjangkit manusia. Penyakit apa sajakah yang muncul pasca banjir tersebut? Yuk, mari disimak supaya Sahabat Sehat bisa tahu dan waspada.

    Penyakit-penyakit Karena Banjir yang Perlu Diwaspadai

    1. Demam Tifoid

    Penyakit pertama adalah demam tifoid atau yang populer dengan nama tifus. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi yang terdapat dalam air minum dan makanan yang terkontaminasi. Penyakit ini tertular melalui kontak langsung dengan air yang tercemar. Gejalanya berupa sakit kepala, hilang nafsu makan, demam tinggi, dan diare. Apabila tidak segera ditangani, penderitanya dapat mengalami komplikasi seperti pneumonia, pleuritis, miokarditis (peradangan otot jantung), gagal jantung akut, bahkan kematian.

    Produk Terkait: Layanan Vaksinasi Tifoid ke Rumah

    2. Kolera

    Penyakit selanjutnya adalah kolera yang mirip dengan demam tifoid. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri bernama Vibrio Cholerae yang menyebar di air minum dan makanan melalui serangga, terutama lalat. Kolera dapat menyebabkan keluhan diare air, muntah, dan nyeri perut yang merupakan gejala umum penyakit tersebut.

    3. Leptospirosis

    Penyakit karena banjir lainnya yang perlu diwaspadai adalah leptospirosis atau kencing tikus. Indonesia mempunyai beberapa wilayah yang endemik untuk penyakit ini dan hingga saat ini masih menjadi menjadi ancaman bagi kesehatan masyarakat. Hal tersebut berkaitan dengan tingginya populasi tikus sebagai salah salah satu faktor risiko, dan karena buruknya sanitasi lingkungan serta semakin meluasnya daerah banjir. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri bernama Leptospira yang biasanya terdapat dalam urine hewan seperti tikus, sapi, dan kerbau yang tergenang bersama air banjir. Penularannya bisa melalui luka terbuka atau melalui kulit yang berada di dalam air dalam waktu yang lama, ataupun selaput lendir mata dan mulut. Gejalanya berupa flu dengan sakit kepala, demam, nyeri otot, infeksi mata merah, dan mata berair. Apabila tidak segera ditangani penderitanya akan mengalami koma dan kematian.

    4. Hepatitis A

    Hepatitis A adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Hepatitis A yang dapat terbawa oleh air banjir. Serangan virus akan menimbulkan infeksi akut pada hati. Gejala awalnya berupa berkurangnya nafsu makan, muntah, sakit perut, mual, mudah lelah, flu, demam ringan, sakit kuning, dan mata kuning. Penyakit ini biasanya disebabkan oleh makanan yang tidak higenis atau tidak masak, dan penyebab lainnya adalah air banjir. Jadi, ketika musim hujan, dan Sahabat Sehat sudah memiliki anak, jangan biarkan mereka bermain air banjir karena berpotensi terkena penyakit tersebut. Untuk mencegahnya bisa dengan vaksinasi.

    Produk Terkait: Layanan Vaksinasi Hepatitis A ke Rumah untuk Dewasa

    5. Malaria dan Demam Berdarah

    Ketika musim penghujan datang, sudah pasti nyamuk yang berkembang biak dengan cepat dan akan berkeliaran ke mana-mana mencari mangsa dengan cara mengisap darah. Nyamuk ini, baik Anopheles maupun Aedes aegypti, pada akhirnya akan menyebarkan virus yang menginfeksi tubuh sehingga seseorang yang terkena gigitan nyamuk ini menderita malaria dan demam berdarah. Gejalanya berupa demam berkepanjangan yang bisa mencapai 5-10 hari atau bahkan 15 hari, sakit kepala, dan badan terasa menggigil. Sedangkan pada demam berdarah, kondisi seluruh badan menjadi sakit-sakit. Karena itu, supaya tidak terkena, selalu gunakan obat nyamuk dan pastikan tidak ada genangan air tempat nyamuk berkembang biak.

    Baca Juga: Cegah Keluarga Terkena Malaria Saat Liburan ke Papua dan Nusa Tenggara

    6. Hipotermia

    Penyakit akibat banjir berikutnya adalah hipotermia, yaitu keadaan darurat medis yang terjadi ketika tubuh kehilangan panas lebih cepat daripada menghasilkan panas. Hal ini mengakibatkan suhu tubuh sangat rendah, di bawah 35 derajat celcius. Anak-anak dan orang tua berisiko mengalami hipotermia selama banjir. Gejalanya tergantung pada tingkat keparahan penyakit tersebut. Pada hipotermia ringan, ada rasa menggigil dan kebingungan mental sedangkan pada hipotermia sedang ada peningkatan risiko kebingungan mental, bicara cadel, dan refleks menurun saat menggigil berhenti. Pada hipotermia yang parah malah dapat menyebabkan halusinasi.

    7. Influenza

    Influenza atau flu merupakan penyakit yang kerap menyapa masyarakat setelah banjir melanda. Penyebabnya adalah suhu dingin pada tubuh akibat banjir membuat tubuh menjadi lebih lemah dan mudah terserang penyakit ini. Gejala awalnya berupa demam, badan terasa pegal dan linu, kemudian timbul batuk dan pilek. Salah satu cara mencegah penyakit ini adalah dengan menjaga badan tetap hangat, perbanyak minum air putih dan vitamin, serta tidak lupa vaksinasi.

    Produk Terkait: Layanan Vaksinasi Influenza ke Rumah

    8. Diare

    Diare juga menjadi penyakit yang kerap muncul pasca banjir. Penyebabnya adalah karena sumber air bersih banyak tercemar virus maupun bakteri penyebab diare seperti Cholera, Shigellosis, dan Salmonella. Penyakit ini biasanya ditandai dengan peningkatan frekuensi buang air besar serta feses yang encer. Untuk mencegahnya, Sahabat Sehat sebaiknya mengonsumsi makanan dan minuman yang higienis, dan sudah dimasak sampai matang.

    9. Penyakit Kulit

    Salah satu penyakit yang perlu diwaspadai setelah banjir adalah penyakit kulit yang terjadi akibat terlalu lama berada di air banjir yang membawa banyak virus dan bakteri. Kuman-kuman ini kemudian bisa masuk ke pori-pori dan menimbulkan beragam penyakit kulit, mulai dari gatal-gatal, alergi, hingga infeksi. Penyakit kulit sendiri termasuk yang menular, karena itu, Sahabat Sehat perlu berhati-hati. Supaya tidak terkena, segeralah cuci tangan dan bersihkan seluruh bagian kulit dengan air bersih dan sabun setelah bersentuhan dengan air banjir.

    10. Asma

    Penyakit karena banjir yang terakhir adalah asma. Penyakit ini timbul karena alergi seperti debu ataupun suhu lingkungan yang dingin. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja, dan karena itu sebaiknya untuk mencegahnya, usahakan tubuh tetap hangat dengan menggunakan jaket, selimut, penghangat ruangan, atau bisa juga berolahraga ringan.

    Apakah Banjir Dapat Menyebabkan Corona?

    Itulah 10 penyakit akibat banjir yang perlu diwaspadai, dan tentunya akan menjangkiti siapa saja termasuk yang gemar bermain air banjir. Namun ada pertanyaan juga, apakah banjir dapat menyebabkan virus Corona yang sekarang ini sedang mewabah?

    Baca Juga: Inilah Gejala Corona dari Hari ke Hari

    Virus Corona atau Covid-19 dalam beberapa penelitian disebutkan bisa hidup di dalam genangan atau air banjir karena droplet atau tinja seseorang. Meski begitu, keberadaan virus tersebut dalam air ternyata mempunyai daya infeksi yang rendah. Hal ini juga ditegaskan oleh WHO dalam sebuah panduan berjudul “Air, Sanitasi, Kebersihan, dan Tata Air untuk SARS CoV-2”. Badan Kesehatan Dunia itu menyatakan bahwa daya menular virus Wuhan tersebut sangat rendah melalui air, bahkan pada air yang ada kotorannya. Hal ini membuktikan bahwa banjir tidak dapat menyebabkan atau menularkan Virus Corona. Namun, virus ini akan tertular apabila ada kerumunan atau keramaian di tempat pengungsian banjir, dan tidak ada protokol kesehatan sama sekali seperti menjaga jarak. Hal ini yang terlihat pada banjir di Jepang Juli lalu.

    Cara Menangani Diri Supaya Tidak Terkena Penyakit Pasca Banjir

    Di bawah ini ada beberapa cara yang bisa Sahabat Sehat lakukan supaya tidak terjangkit penyakit akibat banjir.

    • Pastikan untuk selalu mengonsumsi makanan dan minuman yang higienis. Perhatikan kadaluwarsa dari makanan yang dikonsumsi, baik makanan jadi maupun makanan yang dibuat sendiri.
    • Usahakan mengonsumsi makanan segar. Cuci tangan pakai sabun atau antiseptik untuk menghindari infeksi. Ajari anak-anak untuk selalu cuci tangan pakai sabun dengan baik dan benar.
    • Selalu menjaga kebersihan lingkungan dan segera bersihkan lokasi yang terkena banjir dengan menggunakan antiseptik dan tetap memperhatikan pelindung diri (seperti masker, sarung tangan, dan sepatu boot) bagi orang yang bertugas membersihkan kotoran khususnya lumpur.
    • Konsumsi suplemen berisi multivitamin dan mineral apabila ada keterbatasan makanan dan minuman dengan gizi yang lengkap
    • Menyetok obat-obatan seperti obat penurun panas, obat anti diare, obat sakit kepala, dan oralit
    • Mencegah anak-anak untuk tidak bermain di air banjir yang berpotensi menyebabkan penyakit

    Selain itu penanganan bisa dilakukan dengan vaksinasi dari Prosehat yang mempunyai layanan vaksinasi ke rumah. Layanan ini mempunyai beberapa keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. Tak Hanya Diare, 8 Penyakit Akibat Banjir Ini Bisa Membahayakan Jiwa [Internet]. Blog. 2020 [cited 29 September 2020]. Available from: https://ilovelife.co.id/blog/8-penyakit-akibat-banjir-ini-bisa-membahayakan-jiwa/
    2. Media K. Waspada 7 Penyakit Pasca-banjir dan Pencegahannya Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 29 September 2020]. Available from: https://sains.kompas.com/read/2020/02/26/130200923/waspada-7-penyakit-pasca-banjir-dan-pencegahannya?page=all
    3. Mustinda L. Banjir Bandang di Sukabumi, Ini 6 Penyakit Akibat Banjir [Internet]. detikHealth. 2020 [cited 29 September 2020]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5186802/banjir-bandang-di-sukabumi-ini-6-penyakit-akibat-banjir
    4. [Internet]. 2020 [cited 29 September 2020]. Available from: https://www.merdeka.com/jatim/8-penyakit-akibat-banjir-yang-harus-diwaspadai-perlu-penanganan-tepat-kln.html?page=8
    5. Damarjati D. Apakah Banjir Bisa Memperparah Penularan COVID-19? [Internet]. detiknews. 2020 [cited 29 September 2020]. Available from: https://news.detik.com/berita/d-5183187/apakah-banjir-bisa-memperparah-penularan-covid-19/2
    6. Media K. Banjir Jepang Tingkatkan Risiko Penyebaran Virus Corona [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 29 September 2020]. Available from: https://www.kompas.com/sains/read/2020/07/08/170000323/banjir-jepang-tingkatkan-risiko-penyebaran-virus-corona
    Read More
  • Wabah Covid-19 telah memberikan dampak di berbagai bidang kehidupan, baik bidang ekonomi, politik, maupun pendididkan. Pandemi Covid-19 yang saat ini tengah terjadi juga dinyatakan sebagai bencana nasional. Berbagai cara terus diupayakan untuk menanggulangi penyebaran virus yang telah menelan banyak korban jiwa. Upaya yang sudah dilakukan pemerintah antara lain melalui kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), […]

    Vaksin Yang Disetujui WHO Beserta Tingkat Efektivitas Dan Efikasinya

    Wabah Covid-19 telah memberikan dampak di berbagai bidang kehidupan, baik bidang ekonomi, politik, maupun pendididkan. Pandemi Covid-19 yang saat ini tengah terjadi juga dinyatakan sebagai bencana nasional. Berbagai cara terus diupayakan untuk menanggulangi penyebaran virus yang telah menelan banyak korban jiwa. Upaya yang sudah dilakukan pemerintah antara lain melalui kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), menjaga jarak, termasuk upaya untuk menemukan vaksinnya.

    vaksin yang disetujui WHO

    Baca Juga: Vaksin Covid-19 Tiba di Indonesia dan Cara Mendapatkannya

    Vaksinasi yang sering kita kenal dengan nama lain imunisasi sudah lama muncul dalam kehidupan sehari-hari. Dimulai dari vaksin hepatitis B yang diberikan kepada bayi yang baru lahir, yang berguna untuk memberikan kekebalan pada tubuh terhadap infeksi agar bayi mampu tumbuh sehat dan memberikan peluang hidup yang lebih panjang.

    Vaksin sendiri didalamnya mengandung bagian dari bakteri atau virus yang menyerang manusia, dan bagian tersebut dilemahkan kemudian disuntikkan ke dalam tubuh manusia supaya tubuh dapat membentuk antibodi terhadap bakteri atau virus yang masuk tersebut. Dengan demikian, diharapkan vaksinasi ini mampu menciptakan imunitas tubuh terhadap paparan bakteri atau virus yang asli suatu hari nanti. Sebab itu, vaksin merupakan bagian penting selama peradaban manusia dalam menghindari penyebaran wabah berbagai penyakit mematikan.

    Salah satu hal yang perlu diingat adalah bukan berarti Covid-19 dapat secara langsung hilang secara cepat setelah ditemukannya vaksin untuk penyakit ini karena saat ini pun pemberiannya masih secara bertahap. Untuk memberikan vaksinasi kepada seluruh penduduk di Indonesia diperlukan waktu yang tidak sebentar pastinya, dimana penduduk Indonesia saja berjumlah lebih dari 230 juta jiwa. Apalagi realisasi untuk mendistribusikan vaksin juga akan memiliki tantangan tersendiri mengingat kondisi geografis Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau dengan beragam topografi wilayahnya. Selain itu, ketersediaan vaksin sendiri menjadi salah satu kendala karena terkait dengan kapasitas produksinya, akan mempengaruhi juga waktu produksi vaksin untuk sejumlah penduduk Indonesia.

    Dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini, Sahabat Sehat juga perlu berperan aktif dalam menjaga diri sendiri mapun dalam menghambat penyebaran virus tersebut. Dimulai dari kebiasaan menjalankan protokol kesehatan di kehidupan sehari-hari dengan selalu menggunakan masker dengan benar, mencuci tangan, hingga menghindari kontak langsung dan menjaga jarak dengan sesama. Berikutnya, vaksinasi merupakan langkah lanjutan yang bisa kita lakukan untuk berkontribusi dalam menekan laju persebaran virus ini guna meningkatkan kekebalan tubuh sehingga kita tidak menjadi tempat hidup dari virus tersebut.

    Baca Juga: Vaksin Lain Selain Sinovac dan Beberapa Efek Sampingnya

    Vaksin Yang Akan Disetujui WHO

    Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) berencana menyetujui sejumlah vaksin untuk diberikan ke berbagai negara berkembang dalam hitungan minggu sampai bulan mendatang. Munculnya virus Covid-19 jenis baru yang diidentifikasi akhir tahun lalu, membuat beberapa perusahaan farmasi di berbagai negara berlomba menciptakan vaksin untuk membantu mengakhiri pandemi. Vaksin yang aman dan efektif diharapkan dapat segera tersedia, dengan harapan melindungi siapapun dan memperbaiki keadaan yang telah terjadi sekarang. Dalam perjalanannya, pengembangan vaksin yang efektif dan aman membutuhkan waktu tidak sebentar. Vaksin harus melalui proses uji klinis tiga tahap sebelum akhirnya disetujui dan bisa digunakan.

    Pfizer-BioNtech

    Pfizer Inc. yang bekerja sama dengan perusahaan bioteknologi Jerman, BioNTech, mengklaim vaksin produksi mereka memiliki tingkat efikasi 95 % setelah mendapat dua suntikan dan tidak memiliki efek samping serius. Data menunjukkan bahwa vaksin mencegah Covid-19 yang ringan dan parah.

    Dalam pengembangannya, Pfizer dan BioNTech mengaplikasikan teknologi terbaru berbasis versi sintetis molekul virus SARS-Cov-2 yang disebut messenger RNA atau disingkat mRNA. Vaksin jenis ini harus disimpan dalam pendingin dengan suhu minus 70 derajat Celsius. Di samping itu, ternyata WHO pun telah mengesahkan vaksin yang dikembangkan Pfizer-BioNTech ini pada akhir Desember 2020 lalu.

    Moderna

    Perusahaan Moderna Inc. mengklaim vaksinnya memiliki efektivitas sebesar 94,5 persen, berdasarkan data awal uji klinis fase tiga. Analisis tersebut mengevaluasi 95 kasus infeksi Covid-19 yang dikonfirmasi di antara 30.000 peserta uji coba. Moderna juga menyebut tidak ditemukan masalah keamanan yang signifikan pada vaksinnya. Secara umum, vaksin aman dengan sebagian efek samping yang dapat ditoleransi dengan kategori ringan atau sedang. Efek sampingnya seperti nyeri di lokasi suntikan, kelelahan, nyeri otot, dan sakit kepala.

    Perusahaan bioteknologi yang berbasis di Massachusetts ini bekerja sama dengan National Institues of Health mengembangkan vaksin corona bernama mRNA-1273. Vaksin bergantung pada penyuntikan potongan materi genetik virus, mRNA, ke dalam sel manusia. Vaksin Moderna juga cenderung lebih mudah dalam hal penyimpanan dan distribusinya karena bisa disimpan pada suhu minus 20 derajat Celsius. Berdasarkan persetujuan dari WHO, vaksin ini dapat mulai diberikan pada akhir Februari 2021.

    Sinovac

    WHO masih mempertimbangkan kemungkinan persetujuan cepat untuk vaksin yang bersal dari Cina, Sinovac. Vaksin Covid-19 yang dikembangkan Sinovac Biotech, CoronaVac, dapat merespons imun yang cepat, namun menghasilkan tingkat antibodi lebih rendah daripada orang yang sudah pulih dari penyakit Covid-19. Para peneliti mengatakan vaksin CoronaVac memberikan perlindungan yang cukup.

    Baca Juga: BPOM Keluarkan Penggunaan Izin Darurat untuk Vaksin Sinovac

    CoronaVac dan empat vaksin emsperimental lainnya yang dikembangkan di Cina saat ini tengah menjalani uji coba tahap akhir untuk menentukan keefektifannya dalam mencegah Covid-19. Walaupun Sinovac belum merilis hasil uji coba fase III secara global, vaksinnya telah disetujui untuk penggunaan darurat di negara-negara termasuk Brasil, Indonesia, dan Turki.

    AstraZeneca-Oxford

    Vaksin Covid-19 yang dibuat Oxford-AstraZeneca memiliki tingkat efektivitas yang tinggi dalam mencegah infeksi Covid-19. Hasil dari penelitian yang sudah dilakukan menyebutkan, bahwa vaksin yang dikembangkan Oxford-AstraZeneca aman dan efektif. Vaksin tersebut hanya memiliki kemanjuran 70,4% berdasarkan analisis gabungan dari dua resimen dua dosis yang berbeda, yakni standar/standar dan rendah/standar. Vaksin Covid-19 yang dikembangkan AstraZeneca dan diproduksi Serum Institute of India (SII) disahkan WHO pada Februari 2021, dengan pemberian dua dosis pada 8-12 minggu setelah pemberian dosis pertama.

    Johnson & Johnson

    Vaksin Covid-19 buatan Johnson & Jonhson menunjukkan efikasi di angka 66% dalam mencegah penyakit sedang hingga parah. Pada penyakit parah justru efikasinya lebih tinggi, yakni sebesar 85 persen. Pada masa uji klinisnya melibatkan 44.000 relawan, tersebar di Amerika Serikat, Amerika Selatan, dan Afrika Selatan. Di Amerika Serikat, efikasi tercatat 72%, di Afrika Selatan 57 persen, dan Amerika Selatan 66%.

    Vaksin Johnson & Jonhson, yang mempunyai perjanjian tidak mengikat untuk memasok Covax dengan 500 juta dosis selama jangka waktu yang tidak ditentukan, diharapkan mendapatkan persetujuan WHO paling cepat pada Mei atau Juni. Sejauh ini, Johnson & Johnson belum mempublikasikan hasil uji klinis fase III dari vaksinnya. Namun, pihaknya telah menyampaikan bahwa diharapkan distribusinya mendapat persetujuan paling cepat Februari 2021.

    Kesimpulan

    Setiap vaksin yang dibuat oleh berbagai macam perusahaan yang ada di beberapa negara memiliki angka efektitivitas dan efikasi yang berbeda-beda. Meskipun demikian, pengembangan vaksin Covid-19 diharapkan dapat untuk mengatasi wabah virus SARS-CoV-2 serta dapat menurunkan morbiditas dan mortalitas akibat infeksi ini. Saat ini sejumlah kandidat vaksin telah ditemukan, dan penelitian untuk pengembangan vaksin tersebut ada yang berbasis asam nukleat, protein subunit, virus hidup yang dilemahkan, virus inaktif, maupun vektor virus lainnya. Tahapan demi tahapan uji klinis kandidat vaksin yang sedang berjalan saat ini dirancang untuk sampai memastikan bahwa vaksin ini aman digunakan. Diharapkan dengan dilakukannya vaksinasi massal, di masa depan nanti akan terbentuk herd immunity pada populasi manusia.

    Baca Juga: Apa yang Perlu Sahabat Lakukan Saat Sebelum, Selama, dan Sesudah Vaksinasi Covid-19?

    Itulah mengenai beberapa vaksin yang sudah dan akan disetujui oleh WHO untuk meminimalkan penyebaran Covid-19. Jangan lupa, Sahabat, tetap terapkan 5M dan PHBS serta deteksi dini Covid-19 di Prosehat. Caranya cukup mudah, Sahabat bisa mengakses via website atau aplikasi lalu pilih Layanan Kesehatan dan klik Rapid Test Covid-19. Info selengkapnya silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi

    1. Review Vaksin Secara Umum dan Spesifik Covid-19 [Internet].  2020 (diakses pada 4 Februari 2021). Tersedia di: https://www.researchgate.net/publication/343126729_Review_Vaksin_Covid-19
    2. Valerisha A, Putra M. Pandemi Global COVID-19 dan Problematika Negara-Bangsa: Transparansi Data Sebagai Vaksin Socio-digital? [Internet]. 2021 (diakses pada 4 Februari 2021). Tersedia di: http://journal.unpar.ac.id/index.php/JurnalIlmiahHubunganInternasiona/article/view/3871
    3. Masnun M, Sulistyowati E, Ronaboyd I. Pelindungan Hukum Atas Vaksin Covid-19 dan Tanggung Jawab Negara Pemenuhan Vaksin Dalam Mewujudukan Negara Kesejahteraan [Internet]. 2021 (diakses pada 4 Februari 2021). Tersedia di: http://jurnal.untag-sby.ac.id/index.php/dih/article/view/4325
    4. Purwantoro W. Vaksin dan Pandemi Covid 19 [Internet]. 2021 (diakses pada 4 Februari 2021). Tersedia di: https://fpscs.uii.ac.id/blog/2020/12/28/vaksin-dan-pandemi-covid-19/
    5. Arnani M. 4 Vaksin Corona yang Efektivitasnya Diklaim Mencapai 90 Persen [Internet]. 2021 (diakses pada 4 Februari 2021). Tersedia di: https://www.kompas.com/tren/read/2020/11/21/133000965/4-vaksin-corona-yang-efektivitasnya-diklaim-mencapai-90-persen?page=all
    6. Sah! WHO Setujui Penggunaan Vaksin Corona Oxford-AstraZeneca [Internet]. Detik.com. 2021 [cited 16 February 2021]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5375233/sah-who-setujui-penggunaan-vaksin-corona-oxford-astrazeneca

     

    Read More
  • Vaksinasi Covid-19 telah dimulai di beberapa negara, termasuk Indonesia, seiring dengan mulainya distribusi vaksin untuk mencegah virus asal Wuhan tersebut. Tentu saja ketika Sahabat akan divaksinasi, Sahabat perlu memperhatikan beberapa hal saat sebelum, selama, dan sesudah vaksinasi. Seperti apa sajakah itu? Yuk, mari simak! Baca Juga: Meski Vaksin Beredar, Tetap Konsumsi Asupan Bernutrisi untuk Kekebalan […]

    Apa yang Perlu Sahabat Lakukan Saat Sebelum, Selama, dan Sesudah Vaksinasi Covid-19?

    Vaksinasi Covid-19 telah dimulai di beberapa negara, termasuk Indonesia, seiring dengan mulainya distribusi vaksin untuk mencegah virus asal Wuhan tersebut. Tentu saja ketika Sahabat akan divaksinasi, Sahabat perlu memperhatikan beberapa hal saat sebelum, selama, dan sesudah vaksinasi. Seperti apa sajakah itu? Yuk, mari simak!

    sebelum, selama, dan sesudah vaksinasi covid-19

    Baca Juga: Meski Vaksin Beredar, Tetap Konsumsi Asupan Bernutrisi untuk Kekebalan Tubuh

    Sebelum Vaksinasi

    Dilansir dari Health, sebelum Sahabat melakukan vaksinasi sebaiknya memperhatikan dahulu apakah vaksinasi yang akan diberikan cukup direkomendasikan. Kemudian pelajari cara kerjanya dan manfaatnya. Untuk manfaat vaksinasi tentu saja membantu mencegah tertular Covid-19, membantu membangun perlindungan terhadap virus, dan membantu mencegah menghentikan pandemi.

    Selain, itu persiapkan diri Sahabat dengan istirahat yang cukup di malam sebelumnya supaya diri bisa tenang dan rileks sehingga tidak gelisah. Pelajari juga tiap efek samping yang mungkin didapatkan sehingga Sahabat tidak terkejut setelah divaksinasi.

    Selama Vaksinasi

    Ketika Sahabat melakukan vaksinasi yang diadakan di fasilitas layanan kesehatan seperti rumah sakit, puskesmas, atau klinik, Sahabat direkomendasikan untuk menjalankan protoko-protokol kesehatan seperti memakai masker dan menjaga jarak. Proses vaksinasi Covid-19 ini sebenarnya sama dengan proses vaksinasi pada umumnya, seperti vaksinasi flu atau vaksinasi HPV, yang menggunakan jarum suntik. Itu artinya, Sahabat akan disuntik, dan sebelumnya lengan atas lokasi suntikan akan disterilkan dengan alkohol atau sejenisnya.

    Setelah penyuntikan Sahabat akan diminta menunggu sekitar 15-30 menit untuk memastikan kemungkinan reaksi pasca imunisasi yang akan terjadi seperti sakit kepala, demam, dan nyeri. Sahabat kemudian akan diberikan kartu vaksinasi sebagai bukti bahwa Sahabat telah melakukan vaksinasi.

    Baca Juga: Perlukah Paspor Vaksin Covid-19 untuk Bukti Vaksinasi?

    Setelah Vaksinasi

    Setelah vaksinasi, Sahabat tentu akan merasakan efek samping. Apabila Sahabat mengalami nyeri lengan atau bengkak, CDC merekomendasikan menggunakan lap bersih yang sudah dibasahi air dingin untuk meredakan nyeri dan melatih otot.

    Apabila demam, Sahabat disarankan untuk meminum banyak cairan dan berpakaian ringan, dan jika ada sakit atau tidak nyaman setelah divaksin, konsultasilah dengan dokter untuk menggunakan obat bebas seperti parasetamol. Efek samping yang dirasakan biasanya akan hilang dalam waktu 1-2 hari. Namun, jika berlanjut segera hubungi penyedia layanan kesehatan setempat.

    Karena vaksin Covid-19 diberikan dalam dua dosis, CDC tetap menyarankan Sahabat untuk disuntik vaksin kedua meskipun terkena efek samping. Penyuntikan 2 kali dimaksudkan untuk membangun kekebalan tubuh secara optimal melawan virus. Namun akan ada pertanyaan apakah boleh sesuka hati meski sudah divaksin?

    Baca Juga: Efek Samping Vaksin Covid-19 dan Cara Mencegahnya

    Jawabannya, tidak! Hal ini dikarenakan vaksin hanya bersifat mencegah dan menghalangi munculnya gejala. Jadi, tidak menjamin sepenuhnya Sahabat bakal tidak tertular lagi Covid-19. Karena itu, setelah Sahabat divaksin yang perlu Sahabat lakukan adalah tetap menerapkan protokol kesehatan di mana pun, terutama saat di keramaian. CDC juga menyarankan untuk menghindari tempat-tempat yang ventilasinya udaranya buruk karena hal itu menyebabkan penyebaran virus. Yang terpenting lagi saat Sahabat ingin melakukan perjalanan bisnis atau liburan harus tetap tes Covid-19.

    Hal yang sama berlaku ketika Sahabat yang sudah divaksin ingin berkumpul dengan teman dan keluarga. Sebaiknya, urungkan saja dahulu hal itu. Kalaupun harus sebaiknya dilakukan di ruang terbuka, dan mintalah keluarga atau teman yang belum divaksin untuk karantina mandiri selama 10 hari sebelum pertemuan. Mengapa? Karena tanpa disadari, orang yang sudah divaksin dapat membawa dan meyebarkan patogen. Bahkan, mereka bisa menyebarkan epidemi.

    Baca Juga: Vaksin Covid-19 Tersedia, Pandemi Berakhir?

    Karena itu, hal terbaik setelah divaksin adalah tetap melakukan protokol kesehatan 5M supaya juga minimum kekebalan kelompok sebanyak 70% tercapai. Dengan begini, vaksin benar-benar efekti mencegah dan menghentikan pandemi seperti yang diharapkan. Selain 5M, Sahabat juga jangan lupa melakukan PHBS, dan deteksi dini Covid-19 di Prosehat. Caranya mudah, Sahabat bisa mengakses via website dan aplikasi lalu pilih Layanan Kesehatan dan klik Rapid Test Covid-19. Info selengkapnya silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. What to Expect Before, During, and After You Get the COVID-19 Vaccine [Internet]. Health.com. 2021 [cited 5 February 2021]. Available from: https://www.health.com/condition/infectious-diseases/coronavirus/covid-19-vaccine-before-during-after-appointment
    2. Media K. Suntik Vaksin Bukan Berarti Bebas Covid-19, Apa yang Harus Dilakukan? Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 5 February 2021]. Available from: https://health.kompas.com/read/2021/02/04/140000568/suntik-vaksin-bukan-berarti-bebas-covid-19-apa-yang-harus-dilakukan-?page=all#page2
    Read More
  • Kesehatan mental adalah kondisi seseorang mampu menyadari potensi yang ada pada dirinya, mampu untuk mengatasi rintangan hidup normal dalam berbagai situasi hidup, mampu bekerja produktif dan berkontribusi kepada lingkungan sekitarnya. Mengutip slogan yang digunakan oleh WHO, “there is no health without mental health” artinya kesehatan mental perlu diperhatikan dan sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Hal ini […]

    14 Masalah Kesehatan Mental pada Anak

    Kesehatan mental adalah kondisi seseorang mampu menyadari potensi yang ada pada dirinya, mampu untuk mengatasi rintangan hidup normal dalam berbagai situasi hidup, mampu bekerja produktif dan berkontribusi kepada lingkungan sekitarnya. Mengutip slogan yang digunakan oleh WHO, “there is no health without mental health” artinya kesehatan mental perlu diperhatikan dan sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Hal ini bertujuan agar terjaganya keseimbangan antara diri sendiri, orang lain, dan lingkungan masyarakat.

    kesehatan mental pada anak

    Baca Juga: Gangguan Kesehatan Jiwa, dari Penyebab hingga Cara Mengatasi

    WHO mengatakan ada sekitar 450 juta orang di seluruh dunia menderita gangguan mental dengan jumlah kasus pada anak-anak adalah 20% (O’Reilly, 2015). Seiring dengan bertambahnya jumlah kasus dari tahun ke tahun, sangat penting untuk terus mengembangakan pengetahuan terkait kesehatan mental anak-anak dan remaja. Hal tersebut dikarenakan dapat memengaruhi masa depan mereka sebagai individu dan berdampak sosial terhadap keluarga serta lingkungan masyarakat.

    Kesehatan mental yang buruk pada anak dapat berdampak lebih buruk pada prognosis (prediksi perbaikan dan kesembuhan) mereka, rentan akan gangguan perilaku dan psikologis, memberikan stigma negatif, juga terhambat dalam mendapat akses layanan kesehatan dan Pendidikan. Oleh karena itu, penting bagi para orang tua untuk lebih mengamati proses perkembangan anak.

    Masalah kesehatan mental pada anak dapat dikategorkan sebagai berikut:

    1. Emosi

    Anak kurang mampu dalam menilai, membedakan, mengelola, serta mengekspresikan emosi yang ia rasakan. Selalu merasa sedih, pemurung, menarik diri, stress, bersikap khawatir dan cemas berlebihan, serta merasa tidak bahagia. Ketika ia ingin mengungkapkan emosinya, justru akan menangis dan berteriak berlebihan.

    1. Perilaku

    • Sulit untuk bangun tidur, pola tidur yang berantakan, gangguan pada pola makan, bersikap tidak jujur, memberontak, hingga melanggar aturan.
    • ADHD (attention deficit hyperactivity disorder) atau gangguan perilaku hiperaktif akibat kurangnya perhatian yang mereka dapatkan.
    • Conduct Disorder,gangguan pada perilaku dan emosi serius, sehingga anak melakukan kekerasan dan sulit diatur.
    1. Perkembangan

    Pemasalahan ini sangat berkaitan dengan proses tumbuh kembang anak. Beberapa diantaranya dapat diamati dari faktor kognisi dan atensi nya.

    • Faktor kognisi berkaitan dengan masalah kecerdasan.
    • faktor atensi merupakan pusat dari sumber daya mental yang meningkatkan proses kognitif dari tugas-tugas, seperti meraih mainan, menendang bola, hingga menyanyi.

    Umumnya anak-anak memiliki ruang lingkup atensi yang terbatas. Oleh karena itu, hanya beberapa saja dari informasi yang sanggup mereka perhatikan. Biasanya atensi akan berkembang mengikuti usia dan kegiatan anak.

    1. Autisme

    anak-anak yang mengalami kesulitan bersosialisasi, tingkah laku dan cara berbicara yang kurang normal. Anak autisme biasanya sibuk dengan dunianya sendiri, sulit fokus dan berinteraksi dengan orang lain, karena mereka hanya fokus pada apa yang mereka sukai.

    Baca Juga: Sering Tonton Video Kekerasan, Tingkatkan Risiko Trauma dan Depresi

    1. Retardasi Mental

    Penyakit keterbelakangan mental atau biasa disebut denga oligofrenia ini terjadi akibat gangguan pada perkembangan kecerdasan dan mental anak yang tidak sesuai dengan usia sebenarnya. Reterdasi mental terjadi  karena adanya proses abnormal di otak sehingga terjadi infeksi, racun, trauma, dan gen. hal tersebut bisa dilihat dari sikap anak dan juga IQ nya.

    1. Diseleksia

    Diseleksia dapat ditandai dengan sulitnya seorang anak dalam membaca ataupun menulis huruf dengan teratur dan berurutan. Kurangnya kemampuan dalam membedakan atau membaca susunan huruf dengan benar di usia yang matang. Gangguan ini disebabkan informasi yang diteria oleh otak sedikit berbeda.

    1. Bipolar

    Gangguan bipolar terjadi karena adanya perubahan mood secara ekstrem tanpa adanya sebab yang jelas. Gangguan ini sangat membahayakan, karena akan menyebabkan serang anak akan merasa terlalu senang kemudian menjadi terlalu sedih hingga terpuruk, depresi, dan muncul keinginan untuk bunuh diri tanpa ada sebab yang jelas.

    Bipolar dapat ditangani dengan terapis dan metode psikologi lainnya.

    1. Skizofrenia

    Skizofrenia adalah penyakit mental akut yang menyebabkan seorang anak kehilangan kemapuan untuk memahami sesautu yang sedang terjadi merupakan hal nyata, realistis, atau tidak. Penyakit ini banyak menyerang anak usia tanggung hingga usia 20 tahun.

    1. Somatoform

    Somatoform terjadi akibat adanya ilusi yang mereka ciptakan sendiri. Penyakit mental ini membuat si penderita berhalusinasi marasa amat kesakitan dibagian tubuhnya, walaupun sebenarnya ia sehat dan tidak menderita apapun.

    Baca Juga: Waspada Bahaya Narsistik di Medsos!

    1. Sindrom gender dan seksual

    Gangguan mental ini bisa muncul sejak kecil atau sejak anak mulai bersosialisasi. Jika semakin dibiarkan, gangguan mental ini akan semakin menjadi ketika dewasa dan akan menyebabkan si penderita salah pergaulan hingga berperilaku menyimpang diluar batasan norma dan agama.

    1. Sindrom respon stres

    Seseorang yang memiliki sindrom ini biasanya akan merasakan gejala seperti depresi, mudah menangis, merasa putus asa, dan kehilangan minat dalam kegiatan apapun. Mereka yang mengalami sindrom ini umumnya dampak dari hal yang tidak diinginkan, seperti perceraian, bencana alam, maupun kematian seseorang

    1. Disosiatif

    Gangguan disosiatif merupakan gangguan pada kejiwaan yang disebabkan adanya trauma hebat pada masa kanak-kanak, penyiksaan fisik, pelecehan seksual, cemas berlebih akibat munculnya ingatan yang menyakitkan . Kondisi ini ditandai oleh hilangnya sebagian atau seluruh komponen normal dari ingatan masa lalu, dan lemah pengendalian gerakan tubuh. Gangguan disosiatf dapat ditangani dengan mengikuti terapi kesenian, terapi kognitif, dan terapi psikonalis.

    1. Psikopat

    Psikopat merupakan gangguan mental yang paling berbahaya. Si penderita biasanya berprilaku antisosial dan tida memiliki rasa empati. Kemungkinan penyebab dari seseorang yang menderita psikopat berasal dari adanya banyak faktor, seperti genetika, lingkungan sekitar, dan kepribadian.

    Baca Juga: Keinginan Bunuh Diri, Cara Mencegah dan Tanda-tandanya

    1. Antisosial personality

    Antisosial personality merupakan gangguan kepribadian disosial, dan disebabkan oleh adanya perbedaan yang ekstrem antara perilaku dan norma sosial yang berlaku. Penderita gangguan seperti ini biasanya memiliki sikap pandai bebicara, kepercayaan diri tinggi, tidak jujur, berprilaku kasar, kurang empati impulsive, dan tidak ertanggung jawab atas perbuatannya.

    Itulah mengenai 14 masalah kesehatan mental pada anak yang perlu Sahabat Sehat ketahui. Apabila Sahabat butuh informasi lebih dalam mengenai kesehatan mental pada anak dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. [Internet]. Repository.ubaya.ac.id. 2021 [cited 2 February 2021]. Available from: http://repository.ubaya.ac.id/35835/1/Kesehatan%20Mental%20Anak%20dan%20Remaja%20-%20Buku%20Ajar-part.pdf
    2. Media K. Tak Hanya Orang Dewasa, Anak Remaja Pun Bisa Mengalami Gangguan Mental Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 2 February 2021]. Available from: https://lifestyle.kompas.com/read/2020/07/23/191950120/tak-hanya-orang-dewasa-anak-remaja-pun-bisa-mengalami-gangguan-mental?page=all
    3. Media K. Kenali 15 Tanda Gangguan Kesehatan Mental pada Anak Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 2 February 2021]. Available from: https://edukasi.kompas.com/read/2020/01/12/17325821/kenali-15-tanda-gangguan-kesehatan-mental-pada-anak?page=all
    4. Iqbal M. Direktori Psikologi: Gangguan Disosiatif [Internet]. Pijar Psikologi. 2021 [cited 2 February 2021]. Available from: https://pijarpsikologi.org/direktori-psikologi-gangguan-disosiatif/
    5. [Internet]. Repository.uma.ac.id. 2021 [cited 2 February 2021]. Available from: http://repository.uma.ac.id/bitstream/123456789/1605/5/098600193_file5.pdf
    6. Penyebab Psikopat: Definisi, Gejala, Tanda | Ciputra Hospital [Internet]. Rumah Sakit Terbaik Berstandarisasi Internasional | Ciputra Hospital. 2021 [cited 2 February 2021]. Available from: https://www.ciputrahospital.com/penyebab-psikopat-definisi-gejala-tanda/
    Read More
  • Dampak Buruk Bullying pada Kesehatan Mental Remaja

    Bullying merupakan suatu perilaku dengan keinginan untuk melakukan kekerasan dan menyakiti orang lain sehingga menyebabkan seseorang dalam situasi tidak meyenangkan, tidak nyaman dan tersakiti, biasanya perbuatan ini dilakukan secara berulang.

    kesehatan mental remaja

     

    Baca Juga: Mengenai Kesehatan Mental di Indonesia

    Mereka yang mendapatkan perlakuan bullying akan memiliki kenangan buruk yang tidak terlupakan. Beberapa para ahli menyimpulkan, bahwa perilaku bullying merupakan perbuatan tidak menyenangkan yang dilakukan secara terus menerus dengan maksud menyakiti orang lain. Bullying biasa ditemukan di lingkungan sekolah dan dilakukan secara perorangan maupun perkelompok.

    Perilaku bullying sudah seharusnya memperoleh perhatian istimewa oleh para praktisi Pendidikan. Jika terus dibiarkan, dampak dari perilaku bullying ini akan semakin fatal. Bahkan seorang anak dapat melakukan aksi nekat seperti bunuh diri akibat mendapatkan perlakuan bullying.

    Macam-macam bentuk bullying

    1. Fisik

    Bentuk bullying ini pada umumnya menggunakan kekerasan fisik pada korbannya, sehingga perbuatan bullying ini paling mudah untuk dikenali. Bullying seperti ini biasanya berupa pukulan, dorongan, tendangan, tinjuan, maupun tamparan yang dilakukan oleh pelaku kepada tubuh ataupun barang milik korban.

    Dalam beberapa kasus, pelaku bullying seperti ini biasanya memiliki postur tubuh yang lebih besar dari korban dan mereka melakukannya secara kelompok. Tujuannya adalah agar pelaku dapat mengontrol dan mengintimidasi kehidupan korbannya. Jika perbuatan pelaku terus dibiarkan, makan ia akan melakukan perbuatan kriminal yang lebih parah.

    2. Verbal

    Bullying verbal merupakan bentuk kekerasan melalui lisan maupun tulisan. Umumnya pelaku bullying verbal memiliki maksud untuk mengintimidasi dengan mengejek, menghina, memfitnah dan mengancam korban. Bentuk Bullying seperti ini merupakan perilaku penindasan yang sangat mudah dilakukan dan paling sering ditemui, juga sebagai awal dari bentuk bullying yang lebih parah.

    Bentuk bullying ini berfokus pada kepribadian, bentuk tubuh, penampilan, pola hidup, kecerdasan, warna kulit, ras, suku, maupun tingkat social ekonomi seseorang. Pelaku bullying ini pada umumnya memiliki rasa rendah percaya diri, sehingga mereka perlu mengintimdasi orang untuk meningkatkan kelas sosial mereka.

    3. Emosional

    Dalam perilaku bullying ini, umumnya pelaku langsung menyerang korban tingkat emosional. Pelaku bertujuan untuk melemahkan harga diri korban. Seperti melakukan cibiran, tawa, desahan, mata beringas dan bahasa tubuh mengejek. Perbuatan pelaku bullying ini seringkali yang paling sulit dikenali dari luar, seringkali diabaikan.

    4. Cyberbullying

    Cyberbullying merupakan bentuk penindasan yang paling umum ditemukan di era teknologi sekarang. Pelaku penindasan ini menggunakan teknologi untuk menyerang korbannya. Dalam hal ini sosial media berperan penting dalam meningkatnya kasus cyberbullying, terutama di kalangan remaja hingga dewasa.

    Beberapa bentuk dari cyberbullying ini berupa rekaman video ancaman, pencemaran nama baik, ataupun komentar-komentar kasar di sosial media. Tujuannya adalah untuk membuat orang lain merasa tidak nyaman dan melemahkan mental korbannya.

    5. Bullying Mental

    Bentuk bullying ini adalah bentuk penindasan yang paling berbahaya karena sulit dilihat oleh mata dan telinga jika kita tidak hati-hati mendeteksinya. Penindasan secara diam-diam dan diluar jangkauan pengelihatan kita, seperti pandangan sinis, pandangan penuh ancaman, mengolok di depan umum, menudh, membentak, menggosipkan, mencibir, hingga memlototi.

    Faktor-faktor penyebab bullying

    1. Faktor Internal

    Pada faktor ini, aspek pemicu berasal dari dalam diri pelaku, seperti masalah psikologis. Masalah psikologis semacam gangguan kepribadian maupun emosi dapat diakibatkan oleh berbagai macam masalah yang dialami oleh si pelaku. Umumnya perilaku mereka dipengaruhi oleh toleransi sekolah atas tindakan bullying, sikap guru, serta aspek area lain seperti lingkungan keluarga.

    Minimnya  kehangatan dan tingkat kepedulian keluarga terutama orang tua yang rendah terhadap anaknya, pola asuh orang tua yang keras menjadikan anak akrab dengan Susana mengecam, serta minimnya pengawasan dari orang tua menjadi resiko dari dalam keluarga.

    2. Faktor eksternal

    Aspek eksternal yang menyebabkan perilaku bullying menjadi beragam, seperti pengaruh dari lingkungan (teman sebaya), keluarga yang tidak harmonis, aspek ekonomi keluarga, dan tayangan televisi yang kurang mendidik, serta pengaruh kecanggihan teknologi juga berperan penting dalam perilaku negatif ini.

    Baca Juga: 5 Gangguan Jiwa Paling Sering Dialami Kawula Muda

    Pelaku bullying ini beralasan bahwa mereka merasakan kepuasan apabila ia “berkuasa” diantara teman sebayanya. Bukan hanya itu, tawa teman sekelompok yang mendukungnya saat melakukan bullying terhadap korban memberikan kekuatan kepada si pelaku. Status sosial yang tinggi maupun yang rendah juga bisa menjadi pemicu mereka melakukan perbuatan bullying demi mendapatkan perhatian dan pengahagaan dari teman sebayanya.

    Dampak bullying

    Dampak bullying terhadap kesehatan mental berupa trauma terhadap pelaku. Rasa khawatir dan malu akibat perilaku bullying kerapkali membuat korban menutupi apa yang terjadi kepadanya. Mereka akan depresi dan memiliki gangguan kecemasan, serta meningkatnya perasaan sedih dan kesepian.

    Efek dari bullying sering membekas jangka Panjang hingga usia dewasa. Akibatnya, memori ketika di bullying akan sangat menyiksa korban walaupun tidak nampak jelas wujudnya. 

    Dampak jangka Panjang yang dirasakan korban, antara lain:

    1. Kondisi kesehatan mental dan fisik dari korban bullying usia 50 tahun, cenderung lebih buruk dibandingkan dengan orang yang tidak mengalami
    2. Keadaan psikologis mereka dibawah normal orang seusianya yang tidak pernah mengalami
    3. Korban bullying memeiliki kualitas hidup yang rendah dan tidak puas dengan hidupnya.

    Dampak bullying jangka pendek, antara lain:

    1. Masalah psikologis
    • Gangguan kecemasan hingga depresi
    • Selalu takut untuk melakukan bermacam hal
    • Hilangnya tingkat kepercayaan diri
    • Timbul gejala psikosomatris, seperti: sakit perut dan sakit kepala ketika hendak masuk sekolah.
    1. Gangguan tidur
    • Sulit untuk tidur
    • Sering mimpi buruk akibat dari bullying yang dialaminya
    • Takut untuk menjalai hari esok
    1. Pikiran untuk mengakhiri hidup
    • Depresi
    • Merasa hidupnya tidak berguna
    • Keinginan dan mencoba untuk melakukan bunuh diri
    1. Menjadi introvert
    • Menutup diri dari lingkungan sekitar
    • Merasa kesepian
    • Merasa sendirian
    • Merasa tidak dipedulikan
    • Merasa terabaikan

    Baca Juga: Sering Tonton Video Kekerasan, Tingkatkan Risiko Trauma dan Depresi

    Itulah mengenai dampak bullying pada kesehatan mental remaja yang perlu Sahabat ketahui. Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih mengenai kesehatan mental remaja dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. [Internet]. Lib.unnes.ac.id. 2021 [cited 4 February 2021]. Available from: http://lib.unnes.ac.id/33405/1/1401414449__Optimized.pdf
    2. [Internet]. Etheses.iainponorogo.ac.id. 2021 [cited 4 February 2021]. Available from: http://etheses.iainponorogo.ac.id/8256/1/BAB%20I-BAB%20VI.pdf
    3. Prasetyo J. Dampak Psikologis Remaja Korban Bullying [Internet]. Academia.edu. 2021 [cited 4 February 2021]. Available from: https://www.academia.edu/7313182/Dampak_Psikologis_Remaja_Korban_Bullying
    4. Manurung H. PENGARUH BULLYING TERHADAP KESEHATAN MENTAL REMAJA [Internet]. Academia.edu. 2021 [cited 4 February 2021]. Available from: https://www.academia.edu/44945253/PENGARUH_BULLYING_TERHADAP_KESEHATAN_MENTAL_REMAJA
    5. Types of Bullying: What Parents Need to Know [Internet]. Healthline. 2021 [cited 4 February 2021]. Available from: https://www.healthline.com/health/parenting/types-of-bullying
    Read More
  • Pandemi Covid-19 akrab dengan perilaku 3M, yaitu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. Perilaku ini diperlukan untuk mengurangi penyebaran virus. Selain dengan 3M, hal lain yang harus dilakukan adalah PHBS atau perilaku hidup bersih dan sehat serta jangan lupa melakukan tes deteksi dini sebagai bagian dari 3T. Seiring dengan perkembangan virus, 3M sudah dianggap […]

    Perilaku 5M, Cara Tepat dan Efektif Meminimalkan Penyebaran Covid-19

    Pandemi Covid-19 akrab dengan perilaku 3M, yaitu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. Perilaku ini diperlukan untuk mengurangi penyebaran virus. Selain dengan 3M, hal lain yang harus dilakukan adalah PHBS atau perilaku hidup bersih dan sehat serta jangan lupa melakukan tes deteksi dini sebagai bagian dari 3T. Seiring dengan perkembangan virus, 3M sudah dianggap tidak lagi relevan.

    perilaku 5M

    Baca Juga: Penerapan Protokol Kesehatan di Bioskop dan Area Bioskop

    Hal itu diungkapkan oleh epidemiolog Dicky Budiman yang menilai 3M tidak cukup untuk meminimalkan penyebaran virus berkaitan dengan jumlah penderita Covid-19 di Indonesia yang semakin hari semakin naik. Apalagi jumlah penderita virus ini di Tanah Air sudah mencapai angka 1 juta. Karena kondisi yang demikian, Dicky menyarankan untuk semua orang melakukan 5M.

    Apa Itu 5M?

    5M merupakan protokol kesehatan sebagai pelengkap 3M. Itu artinya, ada dua hal baru yang ditambahkan dalam 5M ini. Berikut yang termasuk 5M tersebut:

    • Memakai masker
    • Mencuci tangan memakai sabun di air yang mengalir
    • Menjaga jarak
    • Menjauhi kerumunan
    • Membatasi mobilisasi dan interaksi

    Mengapa 5M Perlu?

    Seperti diungkapkan oleh Dicky Budiman, 5M adalah untuk menjawab permasalahan perkembangan pandemi. Ia menilai bahwa perkembangan pandemi bersifat dinamis, dan tidak bisa berpatokan pada satu metode saja secara statis. Apabila pemerintah tidak melaksanakan 5M, penanganan Covid-19 yang ada akan tidak optimal sama sekali, dan akan terus menambah jumlah kasus. 5M ini perlu untuk membantu strategi isolasi, karantina, dan 3T. Untuk pelaksanaannya pun harus merata di seluruh Indonesia. Ia juga berpendapat bahwa 5M hendaknya tetap dilaksanakan hingga dua tahun mendatang untuk mengoptimalkan kekebalan dari vaksinasi yang mulai dijalankan pemerintah.

    Baca Juga: Jangan Sepelekan Masker dan Tips Nyaman Memakainya

    Perlu Konsistensi

    Pakar kesehatan sekaligus guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran, Prof. Dr. Cissy Kartasasmita mengungkapkan bahwa 5M yang dijalankan haruslah konsisten dijalankan terutama oleh para selebritis yang kerap dijadikan contoh oleh masyarakat. Melibatkan para selebritis adalah upaya tepat untuk menjalankan 5M secara utuh dan menyeluruh. Karena itu, mereka diharapkan dapat menjalankannya saat tak hanya berada di depan kamera. Selain selebritis, pelibatan para tokoh agama juga hal yang penting supaya 5M benar-benar dijalankan sehingga upaya mengurangi penyebaran virus akan semakin optimal.

    Baca Juga: Social Distancing, Pentingnya Menjaga Jarak 5 Langkah

    Itulah mengenai 5M sebagai pengganti 3M yang tidak lagi relevan untuk dapat meminimalkan penyebaran virus secara efektif serta mengakhiri pandemi. Dengan catatan, semua dijalankan secara benar dan konsisten. Yuk, Sahabat Sehat, mulailah terapkan 5M dan PHBS, serta jangan lupa deteksi dini Covid-19 di Prosehat. Caranya mudah, Sahabat bisa mengakses via website dan aplikasi lalu pilih Layanan Kesehatan dan klik Rapid Test Covid-19. Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Ekonomi W. 3M Tak Lagi Relevan, Epidemiolog Usul Terapkan 5M untuk Cegah Covid-19 [Internet]. Warta Ekonomi. 2021 [cited 4 February 2021]. Available from: https://www.wartaekonomi.co.id/read321713/3m-tak-lagi-relevan-epidemiolog-usul-terapkan-5m-untuk-cegah-covid-19?page=all
    2. Mediatama G. ​Inilah 5M untuk pencegahan Covid-19 dan bedanya dengan 3M serta 3T [Internet]. PT. Kontan Grahanusa Mediatama. 2021 [cited 4 February 2021]. Available from: https://kesehatan.kontan.co.id/news/inilah-5m-untuk-pencegahan-covid-19-dan-bedanya-dengan-3m-serta-3t
    3. Ekonomi W. Pakar Epidemiologi: Protokol Kesehatan 5M Akan Bertahan Hingga 2 Tahun ke Depan [Internet]. Warta Ekonomi. 2021 [cited 4 February 2021]. Available from: https://www.wartaekonomi.co.id/read324451/pakar-epidemiologi-protokol-kesehatan-5m-akan-bertahan-hingga-2-tahun-ke-depan
    4. Pakar Ingatkan Figur Publik Harus Konsisten Terapkan 5M [Internet]. Antara News. 2021 [cited 4 February 2021]. Available from: https://www.antaranews.com/berita/1955288/pakar-ingatkan-figur-publik-harus-konsisten-terapkan-5m
    Read More
Chat Asisten ProSehat aja