Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Archive for Category: Kesehatan Umum

Showing 191–200 of 1141 results

  • Minggu, 28 Maret 2021 terjadi dua peristiwa yang cukup mengejutkan yaitu meledaknya bom di area Gereja Katedral Makassar dan terbakarnya kilang minyak Balongan milik Pertamina di Indramayu. Kedua peristiwa itu tentu dapat menimbulkan kepanikan maupun kecemasan bagi masyarakat sekitar. Selain itu, ledakan bom dan kebakaran dapat berpotensi menimbulkan luka bakar pada beberapa bagian atau seluruh […]

    Terkena Luka Bakar Seperti Ledakan Bom di Makasar dan Kebakaran Kilang Minyak di Indramayu? Berikut Cara Penanganannya!

    Minggu, 28 Maret 2021 terjadi dua peristiwa yang cukup mengejutkan yaitu meledaknya bom di area Gereja Katedral Makassar dan terbakarnya kilang minyak Balongan milik Pertamina di Indramayu.

    terkena luka bakar

    Kedua peristiwa itu tentu dapat menimbulkan kepanikan maupun kecemasan bagi masyarakat sekitar. Selain itu, ledakan bom dan kebakaran dapat berpotensi menimbulkan luka bakar pada beberapa bagian atau seluruh tubuh.

    Baca Juga: Benarkah Air Liur Manusia Mampu Menyembuhkan Luka?

    Luka bakar merupakan hal yang harus segera ditangani dengan tepat, karena jika penanganan kurang tepat dapat memperburuk kondisi luka dan menimbulkan infeksi pada luka.

    Berkaitan dengan hal tersebut, masyarakat Indonesia hingga kini masih melakukan penanganan awal luka bakar dengan cara yang salah misalnya mengoleskan kecap maupun pasta gigi pada luka bakar.

    Lalu bagaimana sebenarnya penanganan pertama yang tepat bagi penderita luka bakar? Yuk, Sahabat Sehat mari simak beberapa langkah berikut!

    Penanganan Pertama Bagi Luka Bakar

    1. Gunakan air dingin untuk mengompres dan membilas lukayang terasa panas selama sekitar 10-20 menit.
    2. Bila timbul gelembung luka, sebaiknya dibiarkan saja. Hindari menutupluka dengan plester, dan sebaiknya tidak memecahkan gelembung luka.
    3. Oleskan salep khusus untuk luka bakar atau salep antibiotik yang berfungsi sebagai antiradang dan antimikroba untuk membantu pembentukan jaringan kulit baru. Oleskan setiap 4-6 jam sekali, dengan ketebalan sekitar 1 milimeter. Karena itu, penting bagi Sahabat untuk selalu menyediakan salep kulit pada kotak P3K di rumah sebagai antisipasi.

    Produk Terkait: Jual Salep Luka Bakar

    Sahabat juga dapat menggunakan beberapa cara alami seperti berikut, untuk luka bakar ringan:

    Menggunakan Susu

    Susu yang biasa Sahabat minum setiap hari juga dapat Sahabat jadikan sebagai penanganan awal luka bakar. Susu dianggap dapat membantu menenangkan kulit yang meradang karena luka bakar. Siapkan semangkuk susu skim dingin dalam mangkuk lalu siramkan susu cair ke bagian kulit yang mengalami luka bakar.

    Mengiris Kentang

    Cara kedua adalah dengan menggunakan kentang mentah. Sahabat dapat membelah kentang dan letakan pada area luka selama beberapa menit. Irisan kentang dipercaya mampu membantu menghilangkan iritasi di sekitar luka.

    Mengoleskan Lidah Buaya

    Lidah buaya merupakan tanaman yang bisa dijadikan sebagai obat luka bakar ringan karena mengandung berbagai zat yang dapat memberi efek menenangkan peradangan di kulit, dan dapat mengurangi pembengkakan pada luka bakar.

    Baca Juga: Kenali Impetigo, Infeksi Kulit pada Anak 

    Mengoleskan Minyak kelapa

    Kandungan vitamin E dan asam lemak seperti asam laurat pada minyak kelapa berguna untuk mencegah timbulnya jamur dan bakteri pada luka bakar.

    Menggunakan Teh kantong hitam

    Teh kantong hitam yang dingin dipercaya dapat meredakan luka bakar. Kandungan tanin dalam teh hitam dapat membantu menurunkan panas dari luka bakar dan meredakan rasa nyeri. Letakkan kantong teh yang sudah dicelupkan kedalam air dingin, pada area luka lalu balut dengan menggunakan perban.

    Apabila luka bakar yang Sahabat alami bukan termasuk luka bakar ringan sebaiknya segera diperiksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

    Baca Juga: Luka Lama yang Sulit Menyembuh

    Sahabat juga bisa memanfaatkan layanan perawatan luka bakar ini di Prosehat melalui layanan panggil ke rumah. Info lebih lengkap silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Sandi F. Fakta-fakta Terbaru Bom Meledak di Depan Katedral Makassar [Internet]. news. 2021 [cited 29 March 2021]. Available from: https://www.cnbcindonesia.com/news/20210329070922-4-233483/fakta-fakta-terbaru-bom-meledak-di-depan-katedral-makassar
    2. Media K. Kilang Minyak Pertamina di Balongan Indramayu Terbakar Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 29 March 2021]. Available from: https://regional.kompas.com/read/2021/03/29/054533678/kilang-minyak-pertamina-di-balongan-indramayu-terbakar?page=all
    3. Cara Mengatasi Luka Bakar untuk Pertolongan Pertama [Internet]. CNN Indonesia. 2021 [cited 29 March 2021]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20200722161849-255-527723/cara-mengatasi-luka-bakar-untuk-pertolongan-pertama
    4. 5 Cara Alami Sembuhkan Luka Bakar [Internet]. CNN Indonesia. 2021 [cited 29 March 2021]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20181114134752-255-346495/5-cara-alami-sembuhkan-luka-bakar
    Read More
  • Manusia menghabiskan waktunya lebih dari sembilan jam per hari untuk melihat layar digital. Namun, terlalu lama melihat layar digital berdampak terhadap kesehatan mata, terutama karena efek cahaya biru yang dihasilkan oleh layar. Sahabat Sehat hendaknya rutin memantau kesehatan mata setiap tahunnya. Baca Juga: Mata Kuning Sebagai Gejala Hepatitis A Saat ini, dunia sedang berada dalam […]

    11 Cara Memantau Kesehatan Mata Saat WFH

    Manusia menghabiskan waktunya lebih dari sembilan jam per hari untuk melihat layar digital. Namun, terlalu lama melihat layar digital berdampak terhadap kesehatan mata, terutama karena efek cahaya biru yang dihasilkan oleh layar. Sahabat Sehat hendaknya rutin memantau kesehatan mata setiap tahunnya.

    cara memantau kesehatan mata

    Baca Juga: Mata Kuning Sebagai Gejala Hepatitis A

    Saat ini, dunia sedang berada dalam kondisi pandemi, sehingga semua kegiatan dilakukan secara online dan menyebabkan waktu yang dihabiskan untuk melihat layar digital lebih banyak.

    Berikut adalah cara memantau kesehatan mata

    1. Melakukan pemeriksaan mata setiap 12 bulan

    Sahabat Sehat harus rutin memeriksakan mata guna menjaga kesehatan mata karena apabila terjadi masalah penglihatan dan tidak ditangani dengan segera, dikhawatirkan akan menimbulkan komplikasi yang lebih serius.

    Sahabat dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan mata setahun sekali, terutama mereka yang bekerja dengan laptop dalam jangka waktu yang lama.

    2. Kacamata hitam anti UV

    Seperti yang sudah diketahui bersama, sinar UV dapat membuat kerusakan yang serius pada mata. Sahabat Sehat jangan menyepelekan sinar matahari, karena sinar matahari bisa mengganggu kesehatan pada mata.

    Sahabat dapat menggunakan kacamata hitam yang memiliki perlindungan sinar UV. Jangan lupa, saat membeli kacamata pastikan untuk memilih kacamata yang dapat memantulkan paling sedikit 98% radiasi UV.

    3. Konsumsi makanan yang sehat

    Cara yang satu ini adalah cara yang sangat mudah untuk menjaga kesehatan mata. Sahabat Sehat dapat memperbanyak konsumsi buah dan sayur. Terutama buah dan sayur yang banyak mengandung vitamin A dan beta karoten seperti apel, melon, papaya, jeruk, dan wortel.

    Produk Terkait: Jual Vitamin dan Multivitamin

    Wortel dikenal sangat ampuh untuk menjaga kesehatan mata. Hal tersebut dikarenakan wortel memiliki beta karoten yang tinggi. Selain itu, beta karoten di dalam wortel juga merupakan antioksidan yang bisa mengurangi risiko degenerasi makula atau penurunan penglihatan pusat saat memandang lurus.

    Selain wortel, kuning telur dan juga susu ternyata banyak mengandung vitamin A yang bagus dan berguna untuk menjaga kesehatan mata. Baru-baru ini, terdapat studi yang menunjukan bahwa vitamin dan kelompok antioksidan selain mencegah atau memperlambat degenerasi makula, juga dapat memperlambat pertumbuhan katarak.

    4. Hindari pemakaian lensa kontak terlalu lama

    Jika Sahabat Sehat biasa menggunakan lensa kontak terlalu lama, hal tersebut dapat merusak kesehatan mata. Jadi, pakailah lensa kontak dengan batas yang wajar, yaitu paling lama delapan jam.

    Pemakaian lensa kontak yang lama bisa menimbulkan kerusakan mata secara permanen. Meskipun kualitas lensanya tidak akan berkurang, tetapi lama kelamaan akan mengaburkan penglihatan mata.

    Jadi, hal yang harus dipertimbangkan adalah, semakin lama Sahabat Sehat memakai lensa kontak, maka semakin tinggi juga resiko mata terkena infeksi.

    5. Gunakan lensa kontak yang memiliki kualitas baik

    Lensa kontak memiliki kualitas yang bermacam-macam. Bahkan tidak semua lensa kontak sama, ada yang aman untuk mata dan ada juga yang berisiko untuk merusak mata.

    Produk Terkait: Obat Mata

    Apabila Sahabat Sehat ingin memakai lensa kontak, diharapkan memiliki kualitas yang baik, guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

    6. Rawat lensa kontak

    Jika Sahabat Sehat memakai lensa kontak, haruslah merawatnya dengan baik. Merawat lensa kontak nyatanya tidak terlalu merepotkan, jadi jangan sekali-sekali mengabaikan kebersihan dari lensa kontak. Sahabat Sehat juga diharuskan mengganti cairannya ketika melepaskan lensa kontak.

    7. Hindari penggunaan cahaya yang berlebihan

    Sahabat Sehat dapat menggunakan cahaya yang cukup dan tidak berlebihan karena apabila cahayanya kurang, dapat menyebabkan kelelahan pada mata. Sedangkan apabila menggunakan cahaya yang berlebih juga tidak baik.

    Sahabat Sehat bisa mendapatkan cahaya terbaik dengan mengurangi tingkat terang yang ada pada layar monitor atau ponsel. Pastikan cahaya yang cukup akan membuat bekerja jauh lebih nyaman.

    8. Biarkan mata untuk beristirahat

    Cara yang mudah untuk tetap memantau kesehatan mata, yaitu dengan memberikan mata untuk beristirahat. Biasanya setelah selesai bekerja terlalu dalam di depan perangkat digital, membuat mata menjadi tidak nyaman.

    Hal tersebut biasanya disebabkan karena mata berkedip 25 persen lebih sedikit dari biasanya dan menyebabkan mata menjadi kering.

    Apabila sudah seperti itu, Sahabat Sehat dapat menutup mata dan menghitung sampai lima detik sebelum membukanya kembali. Sahabat Sehat bisa melakukannya selama beberapa menit atau setiap 30 menit.

    Selain itu, setiap 20 menit setelah melihat monitor Sahabat Sehat dapat mengistirahatkan mata dengan cara melihat ke depan sejauh 2 meter.

    9. Hindari merokok

    Merokok diketahui berbahaya bagi tubuh atau kesehatan. Tidak hanya itu, merokok juga ternyata bisa mempengaruhi kesehatan mata, Sahabat Sehat bisa mulai mengurangi rokok jika ingin mata tetap sehat.

    Baca Juga: Dampak Negatif Merokok bagi Kesehatan Mata

    10. Gunakan filter monitor

    Guna mengurangi sinar yang menyilaukan dan mengurangi radiasi yang dipancarkan oleh layar monitor, Sahabat Sehat dapat menggunakan filter glass monitor. Sahabat Sehat bisa membelinya yang berguna untuk meredupkan cahaya monitor dan juga mampu mengurangi pengaruh radiasi.

    11. Mengompres mata dengan mentimun

    Cara mudah yang bisa dilakukan untuk tetap menjaga kesehatan mata, yaitu mengompros mata dengan mentimun. Caranya adalah, iris mentimun yang sudah bersih, kemudian hanya tinggal dikompres di kelopak mata.

    Sensasi dingin dan juga segar yang dimiliki oleh mentimun bisa membantu Sahabat Sehat untuk mencegah kebengkakan mata dan timbulnya kantong mata.

    Baca Juga: Apa Saja Risiko Kurang Konsumsi Buah dan Sayur?

    Sahabat Sehat bisa gunakan irisan mentimun di mata sebelum tidur, kurang lebih selama 10 menit. Sahabat Sehat juga bisa melakukan kegiatan ini secara rutin, agar kesehatan mata bisa tetap terjaga.

    Nah, kini Sahabat Sehat sudah mengetahui caranya menjaga kesehatan mata. Hal tersebut dapat dilakukan dengan mudah dan bisa dilakukan secara rutin.

    Sahabat Sehat juga bisa menggunakan Wish Health Watch, yaitu sebuah smartwatch yang mampu memantau kesehatan data dari penggunanya.

    Data yang didapat memiliki tingkat keakuratan yang tinggi dan bisa langsung terintegrasi ke ponsel penggunanya, sehingga pengguna bisa dengan mudah memantau kesehatan tubuhnya di mana saja dan kapan saja.

    Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Dinkes.deliserdangkab.go.id. 2021. Cara Menjaga Kesehatan Mata. [online] Available at: <https://dinkes.deliserdangkab.go.id/cara-menjaga-kesehatan-mata.html> [Accessed 25 March 2021].
    2. Direktorat P2PTM. 2021. Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Mata? – Direktorat P2PTM. [online] Available at: <http://p2ptm.kemkes.go.id/infographic-p2ptm/gangguan-indera-fungsional/bagaimana-cara-menjaga-kesehatan-mata> [Accessed 25 March 2021].
    3. suara.com. 2021. Tips Merawat Kesehatan Mata Saat Menggunakan Komputer. [online] Available at: <https://www.suara.com/health/2021/03/01/214715/tips-merawat-kesehatan-mata-saat-menggunakan-komputer> [Accessed 25 March 2021].
    Read More
  • World Health Organization (WHO) mengatakan bahwa masalah obesitas masih menjadi hal serius yang dihadapi oleh seluruh masyarakat di dunia. Karena, dari obesitas berbagai macam penyakit serius bisa berkembang, seperti stroke, serangan jantung, ataupun diabetes. Baca Juga: Obesitas dan Penyakit Jantung Sehingga angka kematian karena penyakit tersebut pun semakin meningkat pada setiap tahunnya. Karena itu, setiap […]

    Cara Tepat Memantau Berat Badan Beserta Alasannya

    World Health Organization (WHO) mengatakan bahwa masalah obesitas masih menjadi hal serius yang dihadapi oleh seluruh masyarakat di dunia. Karena, dari obesitas berbagai macam penyakit serius bisa berkembang, seperti stroke, serangan jantung, ataupun diabetes.

    cara tepat memantau berat badan

    Baca Juga: Obesitas dan Penyakit Jantung

    Sehingga angka kematian karena penyakit tersebut pun semakin meningkat pada setiap tahunnya. Karena itu, setiap orang disarankan untuk selalu memantau berat badannya.

    Bahkan, memantau berat badan secara rutin telah menjadi kampanye yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dengan tema Gerakan Masyarakat Hidup Sehat atau (Germas). Dan pada akhirnya, setiap orang disarankan agar selalu menjaga bobot tubuhnya, agar jangan sampai obesitas.

    Cara Tepat Memantau Berat Badan Sehat atau Tidak

    Berikut beberapa cara tepat memantau berat badan Sahabat Sehat masih masuk ke dalam kategori sehat atau tidak:

    Lingkar pinggang

    Jika ada orang yang berat badannya mungkin tidak terlalu tinggi, namun memiliki perut yang buncit, bisa dikatakan tidak sehat dan berisiko terkena diabetes serta penyakit jantung. Riset yang dilakukan di Newcastle University juga membuktikan bahwa pinggang dan perut yang besar bisa berkaitan dengan risiko penyakit kanker usus.

    Sahabat Sehat bisa memantau berat badan dengan cara mengukur lingkar pinggang dengan cara memasang tali meteran tepat di atas tulang pinggul, sekitaran pusar. Bagi pria, lingkar pinggang yang wajar adalah berada di bawah sekitar 100 cm. sedangkan bagi wanita lingkar pinggang yang wajar adalah di bawah 90 cm.

    Denyut jantung istirahat

    Sahabat Sehat bisa mengukur denyut jantung istirahat apabila sedang istirahat dan tidak habis melakukan aktivitas melelahkan. Caranya dengan meletakkan dua buah jari di nadi yang terletak di sekitar tangan atau leher, kemudian hitung berapa banyak jumlah denyut yang ada dalam waktu satu menit.

    Ukuran yang normal, seharusnya pada setiap menit ada sebanyak 60 sampai 100 denyutan. Apabila seseorang menganut gaya hidup yang minim olahraga, denyut jantungnya akan lebih cepat dari jumlah denyut normal.

    Produk Terkait: Cek Lab

    Hal tersebut terjadi karena harus bekerja lebih kuat untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Hal tersebut bisa berisiko bagi penyakit jantung jadi meningkat.

    Menghitung rata-rata tingkat metabolime basal

    Rata-rata tingkat metabolisme basal atau yang biasa disebut basal metabolic rate (BMR) adalah menghitung faktor tinggi, berat, usia, jenis kelamin, dan tingkat aktivitas untuk menghitung jumlah kalori yang dibakar seseorang ketika dirinya sedang beristirahat.

    Baca Juga: Diet Sehat dan Seimbang untuk Menurunkan Berat Badan

    Dan biasanya dari ukuran tersebut, Sahabat Sehat bisa mengetahui berapa banyak jumlah kalori yang harus dipangkas setiap harinya, guna mencapai target berat badan yang normal. Namun, cara mengukurnya bisa dilakukan sendiri ataupun dengan menggunakan bantuan aplikasi pengukur yang telah tersedia.

    Persentase lemak tubuh

    Angka persentase lemak tubuh bisa menunjukkan prediksi jumlah lemak berlebih yang dimiliki oleh tubuh. Biasanya untuk mengetahuinya diperlukan bantuan alat yang bisa bekerja dengan cara mengirimkan sinyal elektrik ke seluruh tubuh.

    Serta kemudian bisa juga menghitung berapa banyak jumlah lemak yang ada di dalam tubuh dan berapa jumlah jaringan padat lainnya.

    Bagi pria, lemak tubuh yang masih dianggap normal adalah sekitar tujuh sampai 18%. Sedangkan bagi wanita, ukuran lemak tubuh yang masih dianggap normal adalah 20-32%.

    Alasan Harus Memantau Berat Badan Secara Rutin

    Ahli kesehatan menyarankan, setiap orang agar memantau berat badannya secara rutin. Hal tersebut dilakukan sebagai salah satu cara agar menghindari terkenanya obesitas.

    Saat Sahabat Sehat memantau berat badan, Sahabat Sehat bisa tahu apakah berat badan mulai naik atau turun. Sehingga Sahabat Sehat bisa memulai memperbaiki pola makan menjadi lebih sehat dan menambah aktivitas fisil lainnya, seperti olahraga.

    Baca Juga: Sudah Olahraga, Kok Berat Badan Tetap Naik?

    Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 yang dikeluarkan oleh Pemerintah, disebutkan bahwa angka obesitas di Indonesia meningkat sejak tahun 2013. Dari yang semula 14% menjadi 21%, atau bisa dibilang naik sebanyak 7%. Yang artinya, semakin banyak masyarakat Indonesia mengalami kenaikan berat badan.

    Dan berdasarkan data pemantauan status gizi usia di atas 18 tahun, yang memiliki obesitas ada sebanyak 40,4%. Jadi, memantau berat badan sangatlah penting, guna menyebabkan beberapa penyakit yang membahayakan jiwa.

    Berikut beberapa penyakit yang disebabkan karena obesitas atau apabila tidak memantau berat berat badan secara rutin:

    Tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi

    Perlu diketahui, tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi adalah konsisi yang bisa membuat penyakit jantung atau stroke lebih mungkin terjadi.

    Produk Terkait: Sedia Obat Kolesterol

    Diabetes

    Apabila Sahabat Sehat tidak menjaga berat badan, bahkan memakan apa saja tanpa batas bisa menyebabkan penyakit diabetes.

    Kanker

    Kanker yang bisa terjadi karena obesitas diantaranya adalah kanker usus besar, kanker payudara (terjadi setelah menopause), kanker rahim (endometrium), kanker ginjal, dan kanker esophagus yang terkait dengan obesitas.

    Penyakit kandung empedu dan batu empedu

    Penyakit osteoarthritis

    Penyakit ini adalah kondisi sendi umum yang paling sering terjadi dan mempengaruhi lutut, pinggul, dan juga punggung.

    Encok

    Penyakit yang mempengaruhi sendi. Dan bisa terjadi ketika memiliki terlalu banyak asam urat dalam darah. Asam urat dapat membentuk kristal yang tersimpan di dalam sendi.

    Sleep Apnea

    Kondisi ini adalah kondisi pernapasan yang terkait dengan kelebihan berat badan. Sleep apnea ini adalah yang menyebabkan seseorang mendengkur berat saat tidur atau sebentar berhenti bernapas di saat tidur. Bahkan sleep apnea bisa menyebabkan kantuk di siang hari.

    Cara Menurunkan Berat Badan

    Supaya berat badan tidak bertambah naik, Sahabat bisa mencegahnya dengan cara-cara berikut:

    • Kurangi asupan energi 500 kkal per hari
    • Tidak mengurangi jumlah konsumsi makanan secara drastis
    • Meningkatkan aktivitas fisik dengan berolahraga
    • Tidak menggunakan obat-obatan untuk menurunkan berat badan secara sembarangan tanpa pengawasan tenaga kesehatan

    Nah, Sahabat Sehat sekarang sudah paham kan pentingnya menjaga atau memantau berat badan. Cara untuk menurunkan risiko dari penyakit tersebut adalah dengan menjaga berat badan agar tetap seimbang, dengan cara memantau berat badan secara rutin.

    Baca Juga: Obesitas Rentan Covid-19, Begini Caranya Terhindar di Masa Pandemi

    Sahabat Sehat juga bisa menggunakan Wish Health Watch, yaitu sebuah smartwatch yang mampu memantau kesehatan data dari penggunanya. Data yang didapat memiliki tingkat keakuratan yang tinggi dan bisa langsung terintegrasi ke ponsel penggunanya, sehingga pengguna bisa dengan mudah memantau kesehatan tubuhnya di mana dan kapan saja.

    Info lebih lengkap silakan hubungi  Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Anwar, F., 2021. 4 Cara Untuk Melihat Berat Badan Sehat atau Tidak. [online] detikHealth. Available at: <https://health.detik.com/hidup-sehat-detikhealth/d-3204420/4-cara-untuk-melihat-berat-badan-sehat-atau-tidak/5/#news> [Accessed 25 March 2021].
    2. tirto.id. 2021. Pentingnya Memantau Berat Badan Secara Rutin – Tirto.ID. [online] Available at: <https://tirto.id/pentingnya-memantau-berat-badan-secara-rutin-dbcs> [Accessed 25 March 2021].
    3. Tarigan, M., 2021. Pentingnya Anda Memantau Berat Badan Secara Berkala. [online] Tempo. Available at: <https://gaya.tempo.co/read/1152870/pentingnya-anda-memantau-berat-badan-secara-berkala/full&view=ok> [Accessed 25 March 2021].
    4. Bagaimana cara menurunkan berat badan yang baik? – Direktorat P2PTM [Internet]. Direktorat P2PTM. 2021 [cited 29 March 2021]. Available from: http://www.p2ptm.kemkes.go.id/infographic-p2ptm/obesitas/page/8/bagaimana-cara-menurunkan-berat-badan-yang-baik
    5. http://www.p2ptm.kemkes.go.id/infographic-p2ptm/obesitas/page/2/jaga-fisik-dan-berat-badan-tubuh-agar-tetap-ideal-dengan-rajin-melakukan-aktivitas-fisik
    6. Jaga fisik dan berat badan tubuh agar tetap ideal dengan rajin melakukan aktivitas fisik – Direktorat P2PTM [Internet]. Direktorat P2PTM. 2021 [cited 29 March 2021]. Available from: http://www.p2ptm.kemkes.go.id/infographic-p2ptm/obesitas/page/2/jaga-fisik-dan-berat-badan-tubuh-agar-tetap-ideal-dengan-rajin-melakukan-aktivitas-fisik
    7. 30 Easy Ways to Lose Weight Naturally (Backed by Science) [Internet]. Healthline. 2021 [cited 29 March 2021]. Available from: https://www.healthline.com/nutrition/30-ways-to-lose-weight-naturally
    8. Maintaining a Healthy Weight [Internet]. Nhlbi.nih.gov. 2021 [cited 29 March 2021]. Available from: https://www.nhlbi.nih.gov/health/educational/lose_wt/control.htm
    Read More
  • Pada penderita Diabetes, hal yang perlu diwaspadai selain kondisi tingginya kadar gula dalam darah adalah kondisi ketika kadar gula darah rendah dibawah batas normal (disebut Hipoglikemia). Seseorang dikatakan mengalami hipoglikemia apabila kadar gula darah mencapai di bawah 70 mg/dL. Baca Juga: Mengenal Hipoglikemia: Penyebab, Gejala, Pencegahan, dan Penanganan Hipoglikemia dapat disebabkan karena pola makan tidak […]

    9 Makanan Penambah Gula Darah untuk Penderita Hipoglikemia

    Pada penderita Diabetes, hal yang perlu diwaspadai selain kondisi tingginya kadar gula dalam darah adalah kondisi ketika kadar gula darah rendah dibawah batas normal (disebut Hipoglikemia). Seseorang dikatakan mengalami hipoglikemia apabila kadar gula darah mencapai di bawah 70 mg/dL.

    makanan penambah gula darah

    Baca Juga: Mengenal Hipoglikemia: Penyebab, Gejala, Pencegahan, dan Penanganan

    Hipoglikemia dapat disebabkan karena pola makan tidak teratur, dosis obat insulin yang berlebih pada penderita diabetes, efek samping obat, dan kondisi medis lain (misalnya menderita gangguan hati dan gangguan fungsi ginjal).

    Kondisi ini harus segera ditangani karena gula merupakan sumber utama energi bagi tubuh. Rendahnya gula darah dapat menyebabkan lemas, kejang dan hilang kesadaran. Untuk menaikkan gula darah dalam tubuh, Sahabat disarankan mengkonsumsi makanan-makanan berikut. Apa saja itu? Yuk, mari simak!

    1. Madu

    Madu merupakan salah satu makanan alami yang dapat meningkatkan gula darah dengan cepat, madu mudah dicerna dan diserap ke dalam darah. Sahabat dapat mengonsumsi 1 sendok makan madu apabila merasakan gejala hipoglikemia, seperti lemas dan kulit tampak pucat.

    Produk Terkait: Jual Madu

    2. Nasi Putih

    Pada penderita diabetes dengan kadar gula darah tinggi sebaiknya membatasi nasi putih, namun pada orang dengan kadar gula rendah justru dianjurkan untuk mengkonsumsi nasi putih. Hal ini dikarenakan nasi putih dapat diubah dengan cepat menjadi gula darah, dan diserap ke dalam tubuh.

    3. Roti Putih

    Sahabat juga dapat mengonsumsi roti putih yang turut berperan dalam menaikkan kadar gula darah.

    4. Tomat

    Makanan penambah gula darah selanjutnya adalah tomat, jenis sayuran yang sering digunakan dalam berbagai menu makanan. Sahabat dapat mengkonsumsi 4-5 buah tomat setiap hari untuk menjaga kadar gula darah tetap seimbang.

    5. Makanan Sumber Magnesium

    Untuk mencegah hipoglikemia, Sahabat dianjurkan untuk mengonsumsi menu makanan yang kaya akan magnesium misalnya alpukat, bayam, kacang-kacangan, dan ikan.

    Produk Terkait: Jual Wellness Calcium Magnesium Zinc

    6. Susu Bebas Lemak

    Susu bebas lemak diketahui mengandung vitamin D dan karbohidrat yang dapat membantu menaikkan kadar gula darah.

    Baca Juga: 10 Hal yang Perlu Dilakukan untuk Cegah Osteoporosis

    7. Jus Buah

    Minumlah setengah cangkir (4 ons) jus buah favorit Sahabat seperti jus apel, jeruk, dan nanas untuk meningkatkan kadar gula darah Sahabat.

    8. Buah Segar dan Kering

    Buah dapat dikonsumsi secara langsung tanpa harus diolah menjadi jus. Buah-buahan diketahui mengandung karbohidrat yang cukup untuk menaikkan kadar gula darah yang rendah.

    Buah-buahan yang dapat menjadi pilihan Sahabat, misalnya setengah potong buah pisang, 15 buah anggur, 2 sendok makan kismis atau 1 buah apel kecil dan jeruk.

    9. Permen

    Permen diketahui dapat meningkatkan gula darah dalam waktu 5-15 menit. Sahabat dapat mengkonsumsi permen sebagai penanganan awal bila mengalami hipoglikemia.

    Apa yang Perlu Dihindari Saat Menaikkan Gula Darah

    Ketika Sahabat ingin menaikkan kadar gula darah, sebaiknya hindari makanan berikut:

    • Makanan berpemanis buatan, karena kurang memberikan kontribusi yang baik untuk peningkatan gula darah.
    • Makanan berserat seperti roti gandum, karena dapat memperlambat kenaikan gula darah.
    • Hindari makanan yang digoreng
    • Hindari minuman beralkohol, yang berpotensi mengganggu fungsi hati. Hati diketahui turut berperan saat proses melepaskan gula dalam tubuh.

    Selain itu, Sahabat hendaknya menjalani pola makan yang teratur agar terhindar dari penurunan gula darah secara mendadak.

    Baca Juga: Menu Diet Diabetes, Perhatikan 3J

    Apabila Sahabat perlu informasi lebih lanjut mengenai makanan penambah gula darah, pemeriksaan gula darah, maupun produk-produk kesehatan yang berkaitan lainnya, silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Media K. Cara Menaikkan Gula Darah yang Aman dan Cepat Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 26 March 2021]. Available from: https://health.kompas.com/read/2020/08/16/060500868/cara-menaikkan-gula-darah-yang-aman-dan-cepat?page=all
    2. 6 Tips mengatasi kadar gula darah rendah | merdeka.com [Internet]. merdeka.com. 2021 [cited 26 March 2021]. Available from: https://www.merdeka.com/sehat/6-tips-mengatasi-kadar-gula-darah-rendah.html
    3. 5 Makanan yang Meningkatkan Gula Darah Selain Makanan yang Manis ——— Artikel ini sudah Terbit di AyoSurabaya.com, dengan Judul 5 Makanan yang Meningkatkan Gula Darah Selain Makanan yang Manis, pada URL https://www.ayosurabaya.com/read/2021/02/07/7222/5-makanan-yang-meningkatkan-gula-darah-selain-makanan-yang-manis Penulis: Andres Fatubun Editor : Andres Fatubun [Internet]. Ayosurabaya.com. 2021 [cited 26 March 2021]. Available from: https://www.ayosurabaya.com/read/2021/02/07/7222/5-makanan-yang-meningkatkan-gula-darah-selain-makanan-yang-manis
    4. Mengidap Hipoglikemia? Konsumsi 5 Makanan untuk Atasi Gula Darah Rendah Ini [Internet]. Orami.co.id. 2021 [cited 26 March 2021]. Available from: https://www.orami.co.id/magazine/makanan-untuk-gula-darah-rendah/
    Read More
  • Ketika Sahabat berhubungan intim pertama kali, mungkin muncul rasa berdebar atau khawatir. Namun di satu sisi Sahabat mungkin merasa bahagia yang bercampur-aduk dan hal ini sangatlah wajar. Baiknya perasaan tersebut jangan sampai mengganggu saat Sahabat berhubungan intim, sehingga berdampak pada ketidakharmonisan hubungan dengan pasangan. Baca Juga: Kehidupan Seks Tetap Membara Setelah Menikah dan Punya Anak […]

    Ingin Seks Pertama Lancar? Lakukan 5 Persiapan Mental Berikut Sebelum Berhubungan Intim

    Ketika Sahabat berhubungan intim pertama kali, mungkin muncul rasa berdebar atau khawatir. Namun di satu sisi Sahabat mungkin merasa bahagia yang bercampur-aduk dan hal ini sangatlah wajar.

    Baiknya perasaan tersebut jangan sampai mengganggu saat Sahabat berhubungan intim, sehingga berdampak pada ketidakharmonisan hubungan dengan pasangan.

    persiapan mental sebelum berhubungan intim

    Baca Juga: Kehidupan Seks Tetap Membara Setelah Menikah dan Punya Anak

    Agar hubungan seksual berjalan lancar, mari simak beberapa tips berikut :

    1. Berkomunikasi dengan Pasangan

    Sebelum melakukan hubungan intim pertama kali, sebaiknya jalin komunikasi dengan pasangan agar saling mengetahui perasaan masing masing. Jangan melakukan hubungan intim terburu-buru karena dapat membuat pasangan merasa kurang nyaman.

    2. Perhatikan Sinyal dari Pasangan

    Perhatikan sinyal dari pasangan untuk mengetahui kesiapan pasangan dalam berhubungan intim sebab, pada kenyataannya bisa saja pasangan merasa belum siap untuk berhubungan intim karena dipengaruhi berbagai faktor seperti sedang merasa lelah, muncul perasaan takut dan kondisi mood yang sedang tidak baik.

    3. Persiapkan Mood dengan Baik

    Apabila pasangan siap berhubungan intim, yang perlu Sahabat lakukan adalah mempersiapkan dan mempertahankan mood agar tetap baik.

    Baca Juga: 7 Cara Meningkatkan Gairah Pasangan

    Caranya bisa dengan menyiapkan suasana supaya lebih romantis dan sensual seperti menyalakan lilin aroma terapi, meredupkan lampu, maupun memutar lagu romantis agar hubungan intim pertama kali yang Sahabat dan pasangan lakukan menjadi berkesan.

    4. Siap Jika Mengalami Pendarahan

    Keluarnya darah saat berhubungan intim pertama kali adalah hal yang wajar karena robeknya selaput dara di vagina. Hal ini sebenarnya tidak perlu dikhawatirkan.

    Produk Terkait: Jual Alat Bantu Seks

    Maka, sebelum berhubungan intim untuk pertama kalinya sebaiknya Sahabat dan pasangan diskusikan terlebih dahulu mengenai hal ini.

    5. Utamakan Kenyamanan

    Rata rata setiap orang berpendapat bahwa saat berhubungan intim harus mencapai orgasme, namun untuk mencapai hal tersebut sebaiknya Sahabat selalu mengutamakan kenyamanan ketika berhubungan intim dengan pasangan.

    Untuk mempersiapkan kenyamanan dan ketenangan saat hubungan intim, Sahabat dan pasangan dapat melakukan berbagai aktivitas bersama seperti melakukan yoga atau meditasi, berolahraga bersama, dan aktivitas lainnya.

    Selain melakukan persiapan diatas, jangan lupa melakukan beberapa hal berikut:

    • Mencuci tangan dan area kemaluan sebelum dan sesudah berhubungan intim.
    • Persiapkan alat kontrasepsi jika ingin menunda
    • Siapkan cairan pelumas untuk meminimalkan rasa sakit saat berhubungan intim
    • Rutin berolahraga
    • Hindari berganti pasangan seksual untuk mencegah penularan penyakit menular seksual

    Demikian mengenai persiapan mental sebelum berhubungan intim yang Sahabat dan pasangan dapat lakukan agar berjalan lancar.

    Baca Juga: 3 Fakta Seks Oral yang Perlu Sahabat ketahui

    Sahabat bisa berkonsultasi lebih lanjut mengenai hal ini secara online di Prosehat. Info lebih lengkap silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. 11 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Berhubungan Intim [Internet]. Orami.co.id. 2021 [cited 25 March 2021]. Available from: https://www.orami.co.id/magazine/hal-yang-perlu-diperhatikan-sebelum-berhubungan-intim/
    2. Syarifah F. Siapkan 10 Hal Ini Sebelum Bercinta Pertama Kali [Internet]. liputan6.com. 2021 [cited 25 March 2021]. Available from: https://www.liputan6.com/health/read/815558/siapkan-10-hal-ini-sebelum-bercinta-pertama-kali
    3. Sebelum Hubungan Seks Pertama Kali, Wanita Sebaiknya Siapkan 5 Hal Ini [Internet]. suara.com. 2021 [cited 25 March 2021]. Available from: https://jateng.suara.com/read/2021/02/27/212151/sebelum-hubungan-seks-pertama-kali-wanita-sebaiknya-siapkan-5-hal-ini?page=all
    4. Putra S. Ini Tips Malam Pertama yang Wajib Dipersiapkan [Internet]. wolipop. 2021 [cited 25 March 2021]. Available from: https://wolipop.detik.com/sex/d-4780544/ini-tips-malam-pertama-yang-wajib-dipersiapkan
    Read More
  • TBC adalah salah satu penyakit yang menjadi momok untuk banyak orang karena penyakit ini menjadi faktor kematian terbesar yang dapat menyerang segala usia, alias juga bisa menyerang anak-anak di mana daya imun mereka belum terlalu baik. TBC diperkirakan menyebabkan kematian 14 persen lebih banyak daripada malaria dan AIDS dan 10 hingga 15 persen kasus TB […]

    Masih Kena TB padahal Sudah Imunisasi?

    TBC adalah salah satu penyakit yang menjadi momok untuk banyak orang karena penyakit ini menjadi faktor kematian terbesar yang dapat menyerang segala usia, alias juga bisa menyerang anak-anak di mana daya imun mereka belum terlalu baik.

    TBC diperkirakan menyebabkan kematian 14 persen lebih banyak daripada malaria dan AIDS dan 10 hingga 15 persen kasus TB menyerang anak yang berusia 0 sampai 14 tahun.

    Baca Juga: Bahaya TB pada Anak yang Perlu Kamu Ketahui

    Parahnya lagi, ketika seseorang terserang TBC hal ini sulit diketahui alias gejalanya sulit untuk dikenali. Hal inilah yang menyebabkan penanganan TB terlambat dan dapat berujung pada kematian.

    Namun terdapat beberapa gejala TB yang bisa kita amati dan perlu kita waspadai ketika anak mulai menunjukkan beberapa perubahan dan pastinya tim dokter juga mengetahui hal ini.

    Beberapa gejala TB pada anak antara lain adalah nafsu makan yang berkurang atau justru tidak nafsu makan sama sekali, anak yang mudah lelah atau tidak bersemangat sama sekali ketika diajak bermain, mengalami demam dan batuk dalam jangka waktu yang lama; yaitu bisa lebih dari 2 minggu, ataupun berkeringat saat malam hari. Lalu apakah ada yang bisa kita lakukan untuk mencegah datangnya penyakit ini pada anak?

    Vaksin BCG

    Pemberian vaksin BCG adalah langkah yang tepat untuk mencegah timbulnya penyakit TB menjadi lebih berat di kemudian hari. Vaksin BCG berisi kuman Mycobacterium bovis yang dilemahkan dan tujuan diberikannya vaksin BCG ini adalah untuk membuat mencegah TB yang lebih berat kedepannya.

    Vaksin BCG dianjurkan untuk diberikan sejak dini karena berbagai manfaat yang bisa kita dapatkan, seperti mengurangi kemungkinan terserang penyakit TB sebanyak 50 persen ketika dewasa bahkan memberikan efek perlindungan yang berlangsung hingga 10 tahun.

    Vaksin BCG sendiri wajib diberikan saat anak barusan lahir hingga berusia 2 bulan dan hal ini perlu diulangi di kemudian hari apabila kita bekerja di bidang yang berinteraksi langsung dengan penderita penyakit TB aktif.

    Baca Juga: Pentingnya Imunisasi Dasar Lengkap untuk Bayi

    Lalu seberapa efektif vaksinasi BCG ini? Apakah dengan mendapatkan vaksin BCG berarti kita tidak mungkin terserang penyakit TB di kemudian hari? Faktanya, meskipun telah melakukan vaksin BCG kita tetap berisiko mengalami penyakit TB.

    Kok bisa? Pemberian vaksin ini hanya berfungsi untuk membuat tubuh kita kebal terhadap Mycobacterium bovis, yaitu penyebab utama penyakit TB. Faktor lingkungan dan pola hidup juga mempengaruhi hal ini, yang berarti ketika pola hidup kita kurang sehat ataupun lingkungan cenderung kotor maka meningkatkan kemungkinan penyakit TB di kemudian hari.

    Bukan hanya faktor lingkungan, kondisi tubuh juga bisa menjadi faktor kita terserang penyakit TB. Ketika daya tahan tubuh menurun atau ketika kita sedang sakit maka akan memudahkan kuman Mycobacterium bovis untuk masuk tubuh dan menyerang sistem imun tubuh kita.

    Lalu apa yang harus kita lakukan ketika kita terserang penyakit TB? Tentu saja kita harus menemui dokter segera untuk mencegah penyakit ini bertambah parah dan kita bisa mendapatkan pelayanan kesehatan serta obat gratis melalui puskemas ataupun pusat layanan kesehatan lainnya.

    Baca Juga: Jadwal Imunisasi Anak dan Bayi Terbaru dan Lengkap 2020

    Apakah ada reaksi setelah vaksinasi dengan melakukan vaksinasi BCG? Meskipun timbul efek samping dengan pemberian vaksinasi, kita tidak perlu khawatir mengenai hal ini karena hanya akan berlangsung selama 2 hingga 3 hari.

    Contoh beberapa reaksi yang mungkin timbul adalah timbulnya rasa sakit, kemerahan, ataupun pembengkakan pada daerah sekitar suntikan. Demam jarang terjadi sebagai salah satu bentuk reaksi yang biasanya muncul setelah vaksinasi.

    Nah itu tadi adalah beberapa hal yang perlu kita ketahui mengenai penyakit TB dan vaksinasi BCG sebagai cara untuk mencegahnya. Pastinya tidak ragu lagi kan untuk melakukan vaksinasi BCG? So, tunggu apalagi untuk membawa anak ke pelayanan kesehatan terdekat dan melakukan vaksin?

    Sahabat bisa melakukannya juga di Prosehat yang menyediakan layanan vaksinasi ke rumah. Layanan ini mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai vaksinasi BCG, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Read More
  • Tuberkulosis paru atau penyakit TB paru merupakan salah satu penyakit pernapasan yang sangat ditakuti kebanyak orang, terutama masyarakat Indonesia. Menurut laporan WHO kematian masyarakat dunia banyak yang disebabkan oleh TB dan juga malaria. Tak lupa juga AIDS menjadi permasalahan di kalangan masyarakat dunia. Baca Juga: Cegah Tuberkulosis pada Anak dengan Daya Tahan Tubuh Anak yang […]

    7 Gejala TB Paru pada Si Kecil yang Perlu Diketahui

    Tuberkulosis paru atau penyakit TB paru merupakan salah satu penyakit pernapasan yang sangat ditakuti kebanyak orang, terutama masyarakat Indonesia. Menurut laporan WHO kematian masyarakat dunia banyak yang disebabkan oleh TB dan juga malaria. Tak lupa juga AIDS menjadi permasalahan di kalangan masyarakat dunia.

    Baca Juga: Cegah Tuberkulosis pada Anak dengan Daya Tahan Tubuh Anak yang Kuat

    Penyakit tuberkolosis disebabkan oleh bakteri bernama Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini bisa saja menyerang berbagai usia, tidak hanya orang dewasa tetapi anak-anak sampai anak yang masih kecil sekalipun.

    Penyakit ini dapat dihindari dengan berbagai cara mulai dari menjaga kebersihan lingkungan sampai pengobatan dan juga terapi. Namun, sebelum mengenali penyakitnya Sobat harus bisa mengenali gejala yang ada, apa saja ?

    1. Batuk lama

    Batuk lama menjadi pertanda bahwa anak terserang atau terkena TB paru. Namun, bukan berarti ketika anak Sahabat mengalami batuk maka langsung panik dan menyangka anak terkena TB paru.

    Produk Terkait: Sedia Obat Batuk Anak

    Sahabat dapat mengonsultasikan hal ini ke dokter terkait batuk yang diderita oleh anak. Jenis batuk pada TB paru biasanya berbeda dengan batuk biasa terjadi pada anak.

    Batuk yang diakibatkan TB paru penyebaran bakterinya terjadi dengan sangat cepat. Sulit untuk menghentikan batuk yang ada, apalagi pada malam hari tubuh anak merasa tidak enak.

    Selain itu, batuk TB paru memiliki karakter tidak pernah reda dan semakin parah serta sulit hilang sampai waktu 14 hari. Jika memang sudah melewati waktu tersebut segera ke dokter.

    2. Batuk berdarah

    Gejala selanjutnya yang mudah dikenali adalah batuk berdarah, dimana pasien yang terserang TB paru  pasti mengalami tahapan ini terutama mereka yang sudah terserang dengan waktu yang lama.

    Anak yang sudah mengalami batuk berdahak harus segera dilarikan ke rumah sakit karena darah yang terkandung pun terdapat bakteri berbahaya dan menular.

    Baca Juga: 8 Home Remedy Mudah Obat Batuk Anak

    Pengobatan TB paru jika sudah sampai tahapan batuk berdarah ini seringkali sulit. Selain itu anak-anak akan mengalami sakit yang terus menerus di bagian dada karena darah yang ada menyebabkan kurangnya oksigen dan infeksi pada paru. Jika sudah seperti ini biasanya penanganannya menjadi lebih kompleks.

    3. Anak menjadi sangat lemah

    TB paru mengandung bakteri yang sangat aktif dan bisa menyebabkan tubuh menjadi sangat lemah. Hal ini terjadi karena kondisi pernapasan anak yang memburuk dan menyebabkan mereka mudah lesu serta kehilangan oksigen. Gejala awalnya dapat disertai batuk atau tidak, batuk berdarah dan gejala lesu atau lemas sudah jelas menjadi tanda bahwa anak terserang TB paru.

    Selain itu tanda lainnya adalah anak menjadi tidak semangat baik bermain maupun bergerak. Pada umumnya anak sehat mungkin merasa lemah dan juga lesu tetapi jika berhubungan dengan mainan atau hal yang ia suka dapat menjadi semangat lagi. Hal ini berbeda dengan anak yang terserang TB paru.

    4. Berat badan terus menurun

    Anak yang terserang TB paru bisa mengalami penurunan berat badan yang sangat signifikan. Sebenarnya semua masalah pernafasan yang menyerang manusia khususnya anak-anak akan menyerang kondisi tubuh dan berat badan.

    Pada TB paru, berat badan anak akan turun atau tidak naik dalam 2 bulan sebelumnya meskipun sudah diberikan perbaikan gizi dalam 1-2 bulan.

    Lantas bagaimana kondisi mereka jika berat badan terus menurun? kemungkinan masalah yang dihadapi anak dengan TB paru adalah kurang gizi dan juga mengalami pertumbuhan yang buruk.

    Padahal, anak-anak pada masa pertumbuhan dan perkembangan banyak membutuhkan banyak nutrisi. Jelas jika TB paru tidak diobati maka akan bertambah buruk.

    5. Demam

    Demam berkepanjangan menjadi tanda selanjutnya anak terserang TB paru, dimana demam terjadi lebih dari 2 minggu dan atau berulang tanpa sebab yang jelas.

    Baca Juga: Perbedaan Demam Biasa dan Demam Berdarah Serta Pencegahannya

    Jika TB paru semakin parah maka demampun dapat semakin parah dan menyebabkan kejang. Sobat bisa menggunakan obat penurun panas tetapi hal tersebut tidak akan berlangsung lama karena demam seringkali kambuh.

    6. Mengeluarkan keringat pada malam hari

    Malam hari biasanya anak-anak tidur dengan nyenyak terutama jika anak sudah main dengan cukup lama. Sayangnya berbeda dengan kondisi anak yang terserang TB paru, ketika malam hari seringkali demam dan juga keluar keringat dingin. Kondisi ini terjadi baik ketika anak sedang demam ataupun tidak demam.

    Keringat dingin di malam hari ini disebabkan oleh infeksi dan adanya perubahan sistem imun dalam tubuh anak. Gejala ini seringkali diabaikan karena umumnya anak akan terlihat normal di siang hari. Sebagai orang tua, Sobat harus peka terhadap kondisi anak.

    7. Anak mudah murung dan marah

    Ketika sakit, anak-anak sangat mudah dikenali dan juga dipahami. Berbeda dengan orang dewasa yang bisa menutupi rasa sakit anak-anak lebih mengekspresikan rasa tidak nyaman mereka, terutama ketika terserang TB paru yang bisa menyebabkan mereka menjadi lemah atau lesu.

    Hal ini berimbas pada kondisi anak yang mudah marah dan seringkali murung. Tidak diketahui pasti mengapa anak menjadi rewel seperti bayi, tapi perlu Sobat pahami bahwa anak yang sedang tidak nyaman akibat penyakit akan mempengaruhi suasana hatinya. Apalagi jika hal tersebut menyebabkan batuk atau demam terus menerus yang membuat mereka lelah.

    Itulah ketujuh tanda yang paling bisa dikenali dari gejala TB paru pada anak. Memang jika dilihat sekilas gejalanya sama dengan gejala penyakit lainya sehingga tidak mudah untuk orang awam. Namun, sebagai orang tua baiknya peka dan juga mulai memahami jika ada masalah pada anak.

    TB paru pada anak bukanlah penyakit ringan yang mudah disembuhkan, melainkan berbahaya dan juga menular dan bisa menyebabkan penyakit menyebar disekitar keluarga Sahabat.

    Untuk pencegahan, sahabat bisa menggunakan vaksin BCG atau TB agar semua keluarga terlindungi dari penyakit tersebut. Prosehat juga memberikan layanan vaksinasi ke rumah sehingga tidak perlu lagi antre untuk melakukan vaksinasi.

    Produk Terkait: Layanan Vaksinasi BCG ke Rumah

    Layanan ini mempunyai banyak keunggulan yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Read More
  • TB atau Tuberculosis merupakan penyakit yang tak asing lagi bagi kita karena telah menjadi masalah yang cukup besar bagi kesehatan masyarakat, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Penyakit yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium Tuberculosis ini merupakan penyakit yang cukup sering terjadi pada anak-anak. Baca Juga: Cegah Tuberkulosis pada Anak dengan Daya Tahan Tubuh yang Kuat […]

    Bahaya TB pada Anak yang Perlu Sahabat Ketahui

    TB atau Tuberculosis merupakan penyakit yang tak asing lagi bagi kita karena telah menjadi masalah yang cukup besar bagi kesehatan masyarakat, terutama di negara berkembang seperti Indonesia.

    tb pada anak, tbc pada anak

    Penyakit yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium Tuberculosis ini merupakan penyakit yang cukup sering terjadi pada anak-anak.

    Baca Juga: Cegah Tuberkulosis pada Anak dengan Daya Tahan Tubuh yang Kuat

    Para orangtua pasti sangat khawatir akan bahaya penyakit TB. Namun hendaknya, sebelum membahas bahaya TB lebih lanjut, perlu diketahui beberapa hal penting mengenai penyakit ini.

    Bagaimana Penularan TB dan Faktor Risikonya?

    Anak biasanya tertular penyakit TB dari orang dewasa atau anak-anak yang mempunyai penyakit TB yang berkontak erat dengannya. TB menular melalui udara, yaitu apabila droplets atau dahak penderita ketika batuk atau bersin terhirup masuk ke saluran pernapasan anak.1

    Namun, penularan TB ini tidak berlangsung dengan cepat. Anak dapat tertular TB apabila sistem kekebalan tubuhnya sedang menurun dan tinggal satu rumah dengan penderita TB selama 3 bulan atau lebih.

    Selain itu, anak yang lebih rentan adalah anak yang berusia kurang dari 5 tahun, menderita gizi buruk atau malnutrisi berat, maupun mengidap infeksi HIV.2 Diagnosis TB anak  ditegakkan bila penyakit TB terjadi pada anak usia 0-14 tahun.3

    Bagaimana Gejala TB?

    Gejala TB pada anak berbeda menurut umur. Anak-anak yang lebih kecil, di bawah 2 tahun, umumnya gejala muncul lebih cepat dan lebih berat dibanding anak yang lebih besar.4

    Gejala pada anak pun berbeda jika dibandingkan dengan orang dewasa. Jika orang dewasa umumnya gejala yang utama adalah batuk lama atau batuk darah, pada anak-anak biasanya muncul demam dalam waktu lama yang tak kunjung sembuh.

    Baca Juga: 7 Gejala TB Paru pada Si Kecil

    Berat badan anak juga sulit mengalami kenaikan, bahkan cenderung mengalami penurunan berat badan. Gejala lain yang tidak khas pada anak yang lebih besar adalah; lemah, letih, lesu, kurang aktif dalam bermain, keringat malam, kurang nafsu makan, diare yang berlangsung lama dan tak kunjung sembuh tanpa sebab yang jelas.5

    Bagaimana Diagnosis TB?

    Pada umumnya, penyakit TB didiagnosis apabila terdapat kuman pada sediaan tubuh seperti pada dahak, cairan otak (cairan serebrospinal), cairan pada lapisan paru (pleura), lambung, maupun biopsi jaringan.1

    Namun, prosedur yang sulit dilakukan pada anak-anak dan jumlah  dahak yang kurang menyebabkan sulit untuk menemukan kuman penyebab TB.

    Oleh karena itu, di Indonesia umumnya digunakan sistem skoring TB untuk menegakkan diagnosis penyakit TB dengan informasi berupa; ada atau tidak kontak erat dengan penderita, uji Tuberkulin (Mantoux), gejala klinis, dan pemeriksaan rontgen paru.3

    Produk Terkait: Cek Lab

    Apa Bahaya TB pada Anak?

    Seperti yang kita bahas sebelumnya Sahabat, kuman TB dapat menular melalui udara dan paling banyak menyerang paru-paru. Namun, kuman ini juga dapat menyebar ke berbagai bagian tubuh lainnya seperti usus, kulit, kelenjar getah bening, tulang, bahkan ke selaput otak.4

    Sehingga, gejala lain yang muncul juga khas dari organ tubuh yang diserang, seperti kelainan pada kulit yang khas, pembesaran kelenjar getah bening, penonjolan tulang belakang, gangguan pada sistem saraf, dan  gejala khas lainnya.

    TB harus diobati dengan tuntas karena penyakit dapat berlanjut hingga menyebabkan kematian. Orang tua harus mengawasi pemberian obat TB pada anak hingga benar-benar sembuh.

    Adapun komplikasi yang dapat terjadi antara lain:

    • TB miller

    TB milier adalah jenis dari TB yang berupa luka yang kecil (1-5mm) dan ditandai dengan penyebaran yang luas pada tubuh. Penamaannya ini dikarenakan ditemukan bercak kecil yang   menyebar di seluruh paru yang menyerupai biji millet, yang tampak pada gambaran rontgen.

    TB milier ini dapat menyerang berbagai organ tubuh diantaranya paru-paru, hati, dan limpa. Anak dengan TB milier mempunyai kemungkinan 20-40% terjadinya meningitis TB. Hal ini karena bakteri menyebar ke otak dan selaput otak (ruang subarachnoid).

    • Meningitis TB

    Meningitis atau peradangan pada selaput otak rentan terjadi pada bayi, anak-anak, dan dewasa muda. Meningitis TB merupakan peradangan selaput otak yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium Tuberculosis.

    Penyakit ini merupakan kompikasi yang sering muncul pada TB paru yang tidak diobati dengan baik. Infeksi awalnya muncul di paru-paru, lalu menyebar melalui darah dan jaringan limfa ke bagian tubuh lainnya.6

    Meningitis TB seringkali menyerang bayi dan anak kecil yang kekebalan alaminya masih rendah. Pengetahuan yang benar terutama kepada orangtua mengenai Meningitis TB dapat mengurangi angka kematian akibat  penyakit ini.

    • Efusi Pleura

    Efusi pleura merupakan penimbunan cairan di lapisan paru, (rongga pleura) yang biasanya terjadi karena penyakit lain, baik infeksi maupun bukan infeksi.

    Pada anak-anak, efusi pleura umumnya disebabkan karena infeksi, salah satunya adalah infeksi TB paru. Masalah yang paling sering dikeluhkan adalah sesak napas pada anak terutama bila terdapat cairan  yang banyak pada lapisan di paru tersebut.

    • Pneumotoraks

    Pneumotoraks merupakan terkumpulnya udara dalam lapisan paru (rongga pleura) yang terjadi akibat trauma pada dinding dada atau robekan pada jaringan paru. Pneumotoraks dapat terjadi sebagai bentuk komplikasi dari penyakit infeksi paru.

    • Bronkiektasis

    Bronkiektasis adalah kondisi dimana saluran bronkus dalam paru-paru mengalami  kerusakan, penebalan, dan pelebaran yang tidak hilang dengan sendirinya.

    Kerusakan ini memicu penyumbatan saluran udara dan infeksi berulang karena bakteri dan cairan lebih mudah terkumpul di dalam bronkus. Infeksi paru yang mengalami komplikasi yang tidak diobati dapat menyebabkan bronkiektasis, salah satunya yang disebabkan oleh kuman TB.

    • Atelektasis

    Atelektasis merupakan kondisi  satu bagian atau satu segmen paru tidak berfungsi dengan normal. Pada atelektasis, kantong-kantong udara (alveoli) paru mengempis, tidak bisa mengembang sehingga mengganggu pernapasan.

    Infeksi kronis dapat melukai dan mempersempit saluran pernapasan. Salah satunya penyebab infeksinya adalah TB. Anak-anak di bawah 3 tahun lebih rentan mengalami kelainan ini.

    Bagaimana Cara Pencegahan Penyakit TB?

    Bahaya yang disebabkan oleh penyakit TB pada anak ini cukup serius, sehingga hendaknya orang tua juga memperhatikan hal-hal yang dapat dilakukan untuk mencegah berkembangnya penyakit ini dari infeksi TB ke penyakit TB yang menimbulkan komplikasi yang lebih berat.

    Adapun hal yang dapat dilakukan adalah:

    • Edukasi yang tepat untuk menumbuhkan kesadaran orangtua akan pentingnya deteksi dini dan terapinya agar dapat menghentikan penularan. Orangtua harus membantu mencari sumber penularan serta mengetahui jika masih ada kemungkinan transmisi kuman dan ada anak lain yang serumah yang mungkin juga tertular.2 Konsultasi dan komunikasi yang baik dengan dokter dapat membantu menemukan faktor penyebab munculnya penyakit dan bagaimana perjalanan penyakit tersebut agar dapat segera diterapi sebelum terjadi komplikasi yang membahayakan.
    • Vaksinasi BCG yang berasal dari kuman Mycobacterium Bovis yang dilemahkan. Tujuan pemberian vaksin ini adalah untuk mencegah terjadinya TB berat. Vaksin ini diberikan pada bayi usia 1-3 bulan, apabila bayi berusia lebih dari 3 bulan, pemberian vaksin harus didahului dengan uji Tuberkulin.
    • Untuk anak yang kontak erat dengan penderita TB diberikan terapi pencegahan dengan Isoniazid selama 6-12 bulan.

    Baca Juga: Masih Kena TB Padahal Sudah Imunisasi?

    Apabila Sahabat memerlukan informasi seputar TB pada anak dan produk kesehatan untuk pencegahan seperti vaksinasi BCG, Sahabat bisa melakukannya di Prosehat yang memiliki layanan vaksinasi ke rumah. Layanan ini mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi :

    1. Pediatric Tuberculosis: Overview of Tuberculosis, TB Risk Factors, Mechanism of TB Infection. 2015 Aug 4. Available from: emedicine.medscape.com
    2. Rusliana A, Retno H, Martini, Ari U. Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian TB Paru pada Anak [Internet]. Available from: ejournal3.undip.ac.id
    3. TB Anak: TB Indonesia [Internet]. Available from: tbindonesia.or.id
    4. Tuberkulosis [Internet]. IDAI – Ikatan Dokter Anak Indonesia. Available from: idai.or.id
    5. Salah Kaprah Vlek pada Anak [Internet]. IDAI – Ikata Dokter Anak Indonesia. Available from: idai.or.id
    6. Behrman, Kliegman, Arvin, editor Prof. Dr. dr. A. Samik Wahab, Sp.A (K) et al: Nelson, Ilmu Kesehatan Anak, edisi 15, buku 2, EGC 2008, hal 1028-1042.
    Read More
  • Di masa pandemi  Covid-19, menjadi suatu keharusan untuk menggunakan masker agar terhindar dari virus yang ditularkan melalui air liur. Air liur yang berada di dalam mulut mengandung  ratusan mikroorganisme, termasuk bakteri berbahaya dan dapat menjadi salah satu cara penularan penyakit tertentu. Baca Juga: Benarkah Air Liur Manusia Mampu Menyembuhkan Luka? Bagaimana cara air liur menyebarkan […]

    Begini Cara Air Liur Menyebarkan Virus dan Risiko Penyakitnya

    Di masa pandemi  Covid-19, menjadi suatu keharusan untuk menggunakan masker agar terhindar dari virus yang ditularkan melalui air liur. Air liur yang berada di dalam mulut mengandung  ratusan mikroorganisme, termasuk bakteri berbahaya dan dapat menjadi salah satu cara penularan penyakit tertentu.

    cara air liur menyebarkan virus

    Baca Juga: Benarkah Air Liur Manusia Mampu Menyembuhkan Luka?

    Bagaimana cara air liur menyebarkan virus?

    Virus dalam air liur dapat ditularkan melalui beberapa cara berikut :

    Berciuman

    Berciuman merupakan salah satu tindakan kasih sayang yang paling umum dilakukan setiap pasangan, namun ternyata hal tersebut justru dapat menjadi salah satu cara penyebaran virus. Virus pada air liur dapat masuk ke dalam tenggorokan dan paru-paru.

    Bersin

    Bersin juga diketahui dapat menyebarkan virus. Saat seseorang bersin, udara yang keluar secara tiba-tiba dan kuat dapat mendorong tetesan lendir dan air liur dengan kecepatan 100 mil per jam. Namun hal tersebut dapat dihindari jika Sahabat menjaga jarak dengan orang lain dan menggunakan masker.

    Berbagi Sikat Gigi

    Menggunakan sikat gigi bersama sama, juga dapat menyebarkan virus melalui air liur. Jika Sahabat berbagi sikat gigi, maka dapat bersentuhan dengan air liur orang lain dan berisiko menularkan infeksi virus maupun kuman. Risiko ini akan meningkat jika Sahabat memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.

    Baca Juga: Penyakit-penyakit Kronis Akibat Kesehatan Gigi yang Buruk

    Berbagi Alat Makan

    Penggunaan alat makan dan minum yang sama, dapat menjadi salah satu cara penularan virus dan kuman lainnya. Sehingga Sahabat sebaiknya menggunakan alat makan dan minum pribadi terutama di masa pandemi Covid 19.

    Jenis Penyakit yang Ditularkan Melalui Air Liur

    Berikut adalah beberapa jenis penyakit yang dapat ditularkan melalui air liur:

    TBC

    TBC atau tuberkulosis adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis, yang dapat ditularkan melalui cipratan air liur. Umumnya, bakteri penyebab TBC menginfeksi paru. Namun dalam beberapa kasus, bakteri tersebut juga dapat menyerang tulang, usus, kelenjar getah bening atau organ tubuh lainnya.

    Produk Terkait: Imunisasi BCG

    Influenza

    Virus influenza dapat menyebar melalui cipratan air liur yang dikeluarkan saat bersin atau batuk, ditandai dengan keluhan sakit tenggorokan, demam, pegal di seluruh tubuh dan hidung berair. Umumnya keluhan dapat hilang dengan sendirinya dalam waktu 5-7 hari.

    Produk Terkait: Vaksinasi Flu

    Meningitis

    Meningitis adalah kondisi infeksi dan peradangan di lapisan otak, dapat disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, jamur, atau protozoa melalui kontak langsung dengan cairan tubuh penderita serta cipratan air liur yang tersebar di udara. Meningitis dapat ditandai dengan keluhan demam, sakit kepala, kaku pada leher, penurunan kesadaran hingga kejang.

    Produk Terkait: Vaksinasi Meningitis

    Pneumonia

    Pneumonia adalah salah satu infeksi pernapasan yang dapat ditularkan melalui udara dan cipratan air liur penderitanya, ditandai dengan keluhan batuk berdahak, demam, sesak napas, serta nyeri dada.

    Produk Terkait: Vaksinasi Pneumonia

    Penyakit Gusi

    Bakteri dalam air liur dapat membentuk plak di gigi dan di bawah garis gusi, sehingga menimbulkan radang gusi dan sakit gigi.

    Baca Juga: Penyakit Gigi dan Gusi yang Sering Terjadi dan Penanganannya

    Covid-19

    Cipratan air liur penderita Covid-19 baik saat bersin, tertawa maupun batuk berisiko menularkan infeksi Covid-19 pada orang lain.

    Karena air liur dapat menjadi salah satu cara penyebaran penyakit, Sahabat Sehat harus tetap waspada dan melakukan pencegahan salah satunya dengan melakukan vaksinasi yang dapat diperoleh dari Prosehat. Vaksinasi dari Prosehat memiliki banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Media K. 3 Cara Air Liur Bisa Menularkan Penyakit Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 23 March 2021]. Available from: https://health.kompas.com/read/2021/03/18/120000568/3-cara-air-liur-bisa-menularkan-penyakit?page=all
    2. Media K. Dapatkah Covid-19 Menular Melalui Makanan? Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 23 March 2021]. Available from: https://health.kompas.com/read/2020/08/30/133400768/dapatkah-covid-19-menular-melalui-makanan-?page=all
    3. Waspadai, 6 penyakit ini menular lewat mulut! | merdeka.com [Internet]. merdeka.com. 2021 [cited 23 March 2021]. Available from: https://www.merdeka.com/sehat/waspadai-6-penyakit-ini-menular-lewat-mulut.html
    Read More
  • Bagi penderita diabetes, penting untuk mengetahui apa saja faktor yang dapat mempengaruhi kadar gula darah serta cara mengontrol kadar gula darah agar tetap stabil.¹ Diabetes dapat ditangani dengan melakukan pengaturan pola makan yang sehat, melakukan aktivitas fisik. Baca Juga: Sakit Gula Bikin Jantungan Apabila kadar gula darah belum terkontrol dapat dipertimbangkan untuk memulai penanganan dengan menggunakan […]

    Yuk, Sahabat, Belajar Cara Injeksi Insulin yang Benar!

    Bagi penderita diabetes, penting untuk mengetahui apa saja faktor yang dapat mempengaruhi kadar gula darah serta cara mengontrol kadar gula darah agar tetap stabil.¹ Diabetes dapat ditangani dengan melakukan pengaturan pola makan yang sehat, melakukan aktivitas fisik.

    cara injeksi insulin, cara suntik insulin

    Baca Juga: Sakit Gula Bikin Jantungan

    Apabila kadar gula darah belum terkontrol dapat dipertimbangkan untuk memulai penanganan dengan menggunakan obat-obatan (seperti insulin dan obat diabetes oral) yang bertujuan untuk menurunkan dan menstabilkan kadar gula darah.²

    Memahami Insulin

    Insulin adalah suatu hormon alami yang diproduksi oleh pankreas, yang berfungsi untuk mengatur kadar gula darah Anda.³,4 Pada penderita diabetes, terjadi gangguan pada tubuh yang menyebabkan tubuh tidak sensitif terhadap insulin atau bahkan tidak dapat memproduksi insulin.5

    Baik penderita diabetes tipe 1 ataupun 2 dapat memerlukan insulin.6 Efikasi injeksi insulin pada penderita diabetes bergantung pada teknik injeksi yang baik dan benar. Jika teknik injeksi tersebut salah, ada kemungkinan dosis obat yang diinjeksikan tidak tepat dan akhirnya mempengaruhi kadar gula darah Anda. 79

    Teknik Injeksi

    Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menggunakan insulin :

    Lokasi Injeksi

    Lokasi untuk injeksi insulin direkomendasikan pada area lengan atas, paha atas, perut, dan bokong. Penyerapan tercepat berlangsung apabila injeksi dilakukan pada area perut, diikuti pada lengan, paha, dan bokong.1011

    Rotasi pada Lokasi Injeksi

    Perlu dilakukan rotasi pada lokasi injeksi untuk mencegah terjadinya penumpukan lemak di suatu area injeksi. Penumpukan lemak ini disebut lipohipertrofi, dan hal ini dapat mengurangi penyerapan injeksi insulin sebesar 25%.

    Lakukan rotasi injeksi dengan cara membagi lokasi injeksi dalam bentuk kuadran (atau paruhan pada paha atau bokong). Gunakan satu kuadran per minggu dan lakukan injeksi dengan bergerak ke arah yang sama,baik searah maupun melawan arah jarum jam.11

    Gambar 1. Pola Rotasi Perut Berdasarkan Kuadran11

    Gambar 2. Pola Rotasi Paha dan Bokong Berdasarkan Paruhan11

    Perawatan Lokasi Injeksi

    Sebelum melakukan injeksi, lokasi harus diperiksa terlebih dahulu. Hindari menggunakan lokasi yang terdapat benjolan di bawah kulit, kemerahan di sekitar kulit, sedang bengkak atau sedang mengalami infeksi, hingga masalah tersebut teratasi. Injeksi harus dilakukan pada lokasi yang bersih menggunakan tangan yang bersih.10

    Baca Juga: Bagaimana Cara Memakai SoloStar? Simak Penjelasan Berikut!

    Proses Injeksi

    Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan selama melakukan proses injeksi insulin agar tidak terasa menyakitkan10:

    1. Pastikan obat injeksi yang digunakan disimpan dalam suhu ruangan.
    2. Gunakan jarum yang pendek dan berdiameter kecil.
    3. Selalu gunakan jarum yang baru setiap kali melakukan injeksi.
    4. Jika membersihkan lokasi injeksi dengan menggunakan alkohol,sebaiknya di tunggu hingga kering sebelum melakukan injeksi.
    5. Suntikkan perlahan dan pastikan ibu jari menekan tombol pena sepenuhnya.

    Jenis Pena Insulin

    Terdapat 2 jenis pena insulin, yaitu:

    1. Pena sekali pakai

    Pena ini diisi dengan cartridge insulin dan dibuang setelah cartridge kosong, atau  bila pena telah digunakan selama 28 atau 32 hari (tergantung jenis insulin).12

    2. Pena isi ulang

    Pena ini menggunakan cartridge insulin yang dapat diisi dan dilepaskan setelah disuntikkan. Setelah cartridge digunakan, pena siap untuk dimasukkan cartridge berikutnya.10

    Cara Menggunakan Pena Insulin

    Berikut beberapa langkah untuk menggunakan pena insulin:

    1. Cuci tangan hingga bersih.13
    2. Periksa label dan kondisi insulin, ikuti petunjuk produsen pena untuk memasukan cartridge insulin ke pena isi ulang.
      1. Pada label cartridge atau pena, pastikan Anda menyuntikkan jenis insulin yang benar. Perhatikan tanggal kadaluarsa insulin untuk memastikan tanggal belum berlalu. Lihat penampilan insulin untuk memastikan apakah masih dapat digunakan.13
      2. Insulin harus terlihat bening, tidak berwarna, dan bebas dari partikel. Gunakan cartridge insulin baru atau pena sekali pakai jika insulin tidak terlihat baik.13
    1. Untuk mencampur cloudy insulin, miringkan pena di telapak tangan hingga 10 kali  dengan sudut 1800 bolak-balik untuk mencampurkan cloudy insulin, atau bila terlihat seperti ada manik-manik di dalam insulin. Apabila insulin masih belum tercampur merata, maka ulangi hal tersebut. Jangan menggunakan insulin jika terdapat gumpalan setelah dicampurkan.13
    2. Pasang jarum sekali pakai pada pena:
    1. Sebelumnya, lepaskan tutup pena dan bersihkan karet seal pada cartridge dengan menggunakan alkohol steril.13
    2. Pasang jarum sekali pakai pada pena, lepaskan tutup bagian luar jarum dan simpan untuk digunakan kemudian ketika Anda selesai melakukan injeksi. Lepaskan tutup bagian dalam jarum dan buang, gunakan jarum baru setiap kali Anda menyuntikkan insulin.13
    3. Dengan jarum menunjuk ke arah atas, tekan cartridge untuk mengeluarkan gelembung udara ke atas.13
    1. Balik pena setiap sebelum injeksi untuk menghilangkan gelembung yang mungkin berada di dalam pena. Gelembung udara dapat mempengaruhi aliran insulin dari pena sehingga menyebabkan dosis insulin yang diinjeksikan tidak sesuai.13 Pasang 2 unit pada selector dosis, arahkan jarum ke atas dan tekan plunger hingga terlihat setetes insulin, dan ulangi jika tetesan tidak terlihat. Apabila tetap tidak bisa,maka ganti jarum atau pena dengan yang baru.

    Pastikan ada insulin yang cukup di dalam pena untuk dosis Sahabat. Apabila tidak cukup, masukkan cartridge baru atau gunakan pena sekali pakai lain. Atur dosis insulin Sahabat pada selector dan pastikan bahwa dosis tersebut sudah benar.13

    1. Atur dosis dengan benar:
    2.  Pastikan insulin didalam pena cukup untuk dosis yang dibutuhkan Anda.13
    3. Masukan cartridge lain ke dalam pena isi ulang atau gunakan pena sekali pakai lain apabila dosis insulin tidak cukup.13
    4.   Pastikan dosis selector pada angka “0” di area tampilan dosis. Atur dosis insulin Anda, dan periksa pada area tampilan insulin sebelum melakukan penyuntikan insulin untuk memastikan Anda sudah mengatur dosis yang tepat.13
    5. Setelah menekan tombol sepenuhnya, hitung perlahan selama 10 detik sebelum menarik jarum untuk memberikan dosis penuh dan mencegah kebocoran obat. Hitung lebih dari 10 detik apabila menggunakan dosis insulin yang lebih tinggi.13
    6. Penyuntikan insulin dilakukan dengan cara berikut :
    7.   Sebelum memilih lokasi injeksi, tanyakan kepada dokter atau pengasuh Anda mengenai lokasi dan bagaimana untuk memutar rotasi lokasi tersebut.13
    8. Bersihkan lokasi injeksi dengan kapas alkohol steril atau air dan sabun, lalu tunggu hingga kering.13
    9.   Cubit ringan lipatan kulit pada lokasi injeksi. Pegang pena insulin pada sudut 900 (450 pada anak-anak atau pasien berpostur kurus) dan masukkan jarum penuh ke dalam kulit.13
    10. Pasang tutup luar pada jarum dan lepaskan jarum sekali pakai dari pena. Jarum harus segera dibuang setelah digunakan dan tidak ditinggalkan melekat pada pena. Buang jarum di wadah yang keras.13

    Pembuangan Bahan Penyuntikan

    Benda tajam tidak dapat dibuang ke tempat sampah umum atau sampah rumah tangga. Perangkat pena yang kosong dapat dibuang ke tempat sampah umum rumah tangga jika jarum sudah dilepaskan.

    • Insulin harus dih.10

    Penyimpanan Insulin

    Perhatikan hal berikut untuk menyimpan insulin, jika penyimpanan tidak benar insulin berisiko tidak bekerja efekindarkan dari paparan suhu panas dan sinar matahari langsung. Untuk insulin dan pena yang sedang digunakan, dapat disimpan pada lemari pendingin dengan suhu 15-25°C.

    Baca Juga: Mengapa Suntik Insulin Penting Bagi Diabetasi Tipe 2

    Apabila tidak digunakan, simpan insulin dalam lemari es dengan suhu 2-8°C . Jika disimpan dengan benar, insulin dapat tetap dalam kondisi baik hingga tanggal kedaluwarsa yang tercantum pada kemasan.14

    • Pastikan insulin tidak membeku.14

    Membawa Insulin saat Bepergian

    Lakukan beberapa hal berikut apabila Sahabat membawa insulin selama perjalanan:

    1. Insulin dapat dibawa dan disimpan dengan suhu 2-25°C.14
    2. Pastikan untuk membawa insulin dan obat-obatan lainnya dalam tas penyimpanan khusus, di dalam kantong terpisah.14
    3. Untuk melewati pemeriksaan bandara, simpan insulin dalam kemasan aslinya dengan label resep dan catatan dari dokter atau apoteker yang menyatakan bahwa Anda membawa obat dan perlengkapan untuk pasien diabetes.14

    Baca: Kiat Pengidap Diabetes Menghadapi Covid-19

    Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai insulin dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    MAT-ID-2100362-V1.0 (03/2021)

    REFERENSI

    1. Diseases and Conditions. Tersedia online di: http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/diabetes/in-depth/diabetes-management/art-20047963?pg=1. [Terakhir diakses Februari 2014]
    2. Diabetes: Treatments and drugs. Tersedia online di: http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/diabetes/basics/treatment/con-20033091.[Terakhir diakses Februari 2014]
    3. Insulin. Tersedia online di: http://www.diabetes.org/living-with-diabetes/treatment-and-care/medication/insulen/. [Terakhir diakses Januari 2014]
    4. Insulin. Tersedia online di: http://www.diabetes.co.uk/body/insulin.html. [Terakhir diakses Januari 2014]
    5. Type 2 diabetes. Tersedia online di: http://www.mayoclinic.com/health/type-2-diabetes/DS00585. [Terakhir diakses Januari 2014]
    6. Insulin Routines. Tersedia online di: http://www.diabetes.org/living-with-diabetes/treatment-and-care/medication/insulin/insulin-routines.html. [Terakhir diakses Februari 2014]
    7. Kalra S, Balhara YPS, Baruah MP, Chadha M, ChAndalia HB, ChowdhuryS, et al. Forum for Injection Techniques, India: The First Indian Recommendations for Best Practice in Insulin Injection Technique. Indian J Endocrinol Metab. Nov-Dec 2012; 16(6):876-85
    8. Improving your insulin injection technique. Tersedia online di: http://www.bd.com/us/diabetes/page.aspx?cat=7001&id=7264. [Terakhir diakses Januari 2014]
    9. Down S, Kirkland. Injection technique in insulin therapy. Nursing Times. 20120; 108: 10, 18-21
    10. Diabetes Care in the UK. The First UK Injection Technique Recommendations 2nd Edition. Tersedia online di: http://www.trend.uk.org/documents/FIT%20Recommendations%Page%20view.pdf. [Terakhir diakses Januari 2014]
    11. Simineria L, Kulkarni K, Meece J, Williams A, Cypress M, Haas, L, et al. Strategies for Insulin Injection Therapy in Diabetes Self-Management. Tersedia online di: http://www.diabeteseducator.org/export/sites/aade/_resources/pdf/research/AADE_MedEd.pdf.[Terakhir diakses Februari 2014]
    12. Insulin Pens 2014 Tersedia online di: http://www.diabetesforcast.org/2014/Jan/insulin-pens-2014.html. [Terakhir diakses Februari 2014]
    13. Pen Devices for Insulin Administration Tersedia online di: http://www.wadepage.org/files/file/TAKING%20MEDICATIONS/Unsing%20an%20Insulin%20Pen.pdf.[Terakhir diakses Februari 2014]
    14. How to Store Insulin. Tersedia online di: http://www.ghc.org/healthAndWellness/?item=/common/healthAndWellness/conditions/diabetes/insulinStorage.html. [Terakhir diakses Februari 2014]
    Read More
Chat Asisten ProSehat aja