Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Archive for Category: Kesehatan Umum

Showing 171–180 of 1400 results

  • Persiapan Anak Kembali Sekolah Tatap Muka Dengan Imunisasi Combo DPT, HIB, HB

    Persiapan Anak Kembali Sekolah Tatap Muka Dengan Imunisasi Combo DPT, HIB, HB

    Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia

     

    Seiring dengan semakin menurunnya kasus Covid-19 dan sekolah telah mulai melaksanakan pembelajaran tatap muka, maka Sahabat Sehat perlu mempersiapkan kondisi kesehatan Si Kecil.
    Untuk mempersiapkan kesehatan Si Kecil selain mengajarkan mengenai protokol kesehatan, sebaiknya Sahabat Sehat mulai mempersiapkan kelengkapan imunisasi Si Kecil. Salah satu jenis imunisasi yang penting diberikan adalah imunisasi combo DPT, HIB dan HB. Nah Sahabat Sehat, apa itu imunisasi combo ? Mari simak penjelasan berikut.

     

    Imunisasi Combo DPT, HiB, HB

    Imunisasi combo DPT (Difteri, Pertussis dan Tetanus), HiB (Haemophilus influenzae tipe B), dan HB (Hepatitis B) merupakan satu imunisasi yang berisi 3 jenis imunisasi. Imunisasi DPT dapat mencegah penyakit difteri, pertussis (batuk rejan), dan tetanus. Imunisasi HiB dapat mencegah infeksi Haemophilus influenzae tipe B yang menyebabkan infeksi lapisan otak, infeksi pada darah (septikemia), infeksi jantung maupun paru.

    Sementara imunisasi Hepatitis B dapat mencegah infeksi virus Hepatitis B yang menyebabkan peradangan pada hati. Ketiga imunisasi tersebut merupakan imunisasi wajib yang termasuk dalam program Pemerintah. Saat ini tercatat masih banyak anak di Indonesia yang belum menerima imunisasi lengkap, sehingga Si Kecil menjadi rentan sakit dan mudah tertular penyakit.

    Jadwal Pemberian Imunisasi Combo DPT, HiB, dan HB

    Imunisasi Combo DPT, HiB dan HB dapat diberikan secepat mungkin yaitu dosis pertama diberikan pada usia 6 minggu dan dua dosis selanjutnya diberikan dengan jarak 4 minggu.

     

    Efek Samping Pasca Imunisasi Combo DPT, HiB, dan HB

    Rata-rata setelah Si Kecil diberikan imunisasi Combo DPT, HiB, dan HB dapat mengalami berbagai keluhan, sebagai berikut :

    • Demam 
    • Rewel
    • Kemerahan dan bengkak pada lokasi suntikan
    • Nyeri di lokasi suntikan

    Umumnya keluhan akan mereda secara berangsur-angsur. Sahabat Sehat tidak perlu khawatir sebab hal ini cukup umum dialami pasca imunisasi.

     

    Hal Penting Sebelum Diimunisasi

    Sebelum Si Kecil diimunisasi, Sahabat Sehat dianjurkan untuk melakukan beberapa hal berikut :

    • Menenangkan Si Kecil dan bicara dengan lembut. 
    • Jangan fokuskan Si Kecil dengan membicarakan jarum suntik.
    • Bagi orang tua, tetap tenang saat Si Kecil tantrum sebab jika orang tua marah atau emosi berlebihan maka Si Kecil dapat menjadi lebih takut.
    • Berikan pelukan atau memangku Si Kecil saat akan disuntik, agar tetap tenang dan tidak berontak saat disuntik.
    • Lakukan pengalihan seperti memberikan mainan, mendengarkan musik kesukaannya atau bermain game saat Si Kecil disuntik sehingga mengalihkan rasa nyeri.
    • Untuk bayi, berikan ASI saat hendak disuntik dengan tujuan agar Si Kecil tetap tenang dan nyaman.5

    Nah Sahabat Sehat, itulah berbagai hal yang perlu dilakukan sebelum Si Kecil diberi imunisasi combo DPT, HiB, dan HB. Di masa pandemi cukup banyak diantara Sahabat Sehat yang jarang memeriksakan Si Kecil ke posyandu, sebagai solusinya Sahabat Sehat dapat memanfaatkan layanan imunisasi ke rumah dari Prosehat. 

    Informasi lebih lanjut hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    [CTA WA Maya]

     

    Referensi

    1. British Columbia. Preparing for a positive experience [Internet]. USA : British Columbia. 2020 [updated 2020 Mar 24l cited 2021 Sep 16]. Available from: https://immunizebc.ca/preparing-positive-experience
    2. Rusmil K. Melengkapi/ Mengejar Imunisasi (Bagian II) [Internet]. Indonesia : Ikatan Dokter Anak Indonesia. 2015 [2015 May 30; cited 2021 Aug 30]. Available from: https://www.idai.or.id/artikel/klinik/imunisasi/melengkapi-mengejar-imunisasi-bagian-ii
    3. Pediatri S. Jadwal Imunisasi Rekomendasi IDAI. Sari Pediatri. 2016;2(1):43. 
    4. Rusmil K. Melengkapi/ Mengejar Imunisasi (Bagian II) [Internet]. Indonesia : Ikatan Dokter Anak Indonesia. 2015 [2015 May 30; cited 2021 Aug 30]. Available from: https://www.idai.or.id/artikel/klinik/imunisasi/melengkapi-mengejar-imunisasi-bagian-ii
    5. Swanson W. 6 Tips for Successful Shot Visits With Children [Internet]. USA : Seattle Children’s Hospital; [cited 2021 Sep 16]. Available from: https://seattlemamadoc.seattlechildrens.org/6-tips-for-successful-shot-visits/

     

    Link artikel/produk :

    1. Produk : https://www.prosehat.com/produk/layanan-jasa/imunisasi-combo-5-dpt-hib-polio-in-clinic
    2. Produk : https://www.prosehat.com/produk/layanan-jasa/imunisasi-combo-dpt-bebas-demam-ke-rumah-anak
    3. Artikel : https://www.prosehat.com/artikel/artikelkesehatan/kapan-waktu-tepat-beri-anak-vaksinasi-difteri
    Read More
  • Atasi Penat dan Stres dengan Minyak Esensial

    Atasi Penat dan Stres dengan Minyak Esensial

    1. Jesica Chintia

     

    Minyak esensial atau yang biasanya disebut dengan minyak astiri adalah minyak yang harum yang didapat dari hasil penyulingan tanaman, bunga, akar, kayu atau biji buah, proses ini dinamakan distilisasi. Selain bermanfaat sebagai relaksasi atau menenangkan pikiran, banyak sekali manfaat lainnya yang didapatkan dari minyak esensial. Dengan kata lain, minyak esensial sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh.1,2

     

    Bagaimana Cara Kerja Minyak Esensial ?

    Minyak esensial paling sering digunakan sebagai aromaterapi, dimana digunakan dengan cara dihirup, dan dioleskan ke bagian tubuh. Saat dioleskan ke kulit, beberapa bahan minyak esensial yang berasal dari tanaman akan diserap ke kulit.

    Sedangkan pada saat menghirup minyak esensial dapat merangsang sistem limbik di otak yang merupakan bagian dari otak yang berperan dalam emosi, perilaku, indra penciuman dan juga memori jangka panjang.

    Menariknya, sistem limbik ini berperan atau terlibat dalam pembentukan ingatan. Hal ini cukup menjelaskan mengapa bau yang akrab dapat memicu ingatan dan emosi. Selain itu, sistem limbik juga dapat mengontrol beberapa fungsi fisiologis bawah sadar seperti pernapasan, detak jantung dan tekanan darah sehingga beberapa penelitian menyebutkan bahwa minyak esensial dapat memberikan efek bagi fisik tubuh.2

     

    Jenis Minyak Esensial yang Banyak Dikenal

    Ada lebih dari 90 jenis aroma minyak esensial yang dikenal dan terbukti efektif memiliki khasiat yang baik bagi tubuh. Namun, berikut 10 aroma minyak esensial yang paling banyak dikenal :

    1. Peppermint

    Minyak esensial peppermint berfungsi untuk membantu mengurangi gejala IBS (irritable Bowl Syndrome) atau gangguan pencernaan. Sedangkan apabila dioles, maka akan memberikan efek meredakan nyeri kepala.3

    1. Lavender

    Banyak orang menyukai aroma lavender karena dapat menenangkan. Lavender biasanya digunakan untuk meredakan stres dan cemas serta membantu untuk meningkatkan kualitas tidur.3,5

    1. Sandalwood

    Minyak esensial sandal wood berfungsi untuk membantu meredakan ketegangan saraf dan membantu untuk tetap fokus. 2,4

    1. Bergamot

    Minyak esensial bergamot berfungsi untuk mengurangi stres dan meningkatkan kondisi kulit terutama bagi penderita eksema. 2,4

    1. Rose

    Minyak esensial mawar berfungsi untuk meningkatkan mood dan mengurangi perasaan cemas. 2

    1. Chamomile

    Chamomile berfungsi untuk meningkatkan mood dan meningkatkan relaksasi tubuh. 2,4

    1. Ylang-ylang

    Minyak esensial ylang-ylang berfungsi untuk mengobati nyeri kepala, mual dan beberapa gangguan kulit (kemerahan, gatal dan eksema). 2

    1. Tea tree

    Tea tree atau yang disebut dengan melaleuca adalah minyak esensial yang biasanya digunakan oleh suku aborigin di Australia untuk mengobati luka. Saat ini, minyak esensial tea tree digunakan untuk mengurangi peradangan akibat jerawat dan juga gigitan serangga.3,5

    1. Jasmine

    Minyak esensial bunga melati membantu mengurangi depresi.2

    1. Lemon

    Banyak sekali orang yang menyukai aroma lemon karena dapat meningkatkan mood.3

     

    Manfaat Minyak Esensial Untuk stres dan Perasaan Cemas

    Diperkirakan sebanyak 43% orang yang mengalami stres dan kecemasan menggunakan beberapa bentuk terapi alternatif untuk meringankan gejala yang mereka alami. 

    Mengenai minyak esensial aromaterapi, pada beberapa penelitian yang telah dilakukan sebelumnya cukup positif dan banyak telah menunjukkan bahwa minyak esensial aromaterapi dapat menjadi salah satu pilihan tradisional selain obat-obatan medis yang dapat meredakan perasaan cemas dan stres.4

     

    Yang Perlu Diwaspadai Ketika Menggunakan Minyak Esensial

    Karena minyak esensial menyebabkan reaksi dalam tubuh, maka tidak semua minyak esensial bermanfaat bagi semua orang. Senyawa kimia yang terkandung didalam minyak esensial dapat menghasilkan reaksi apabila digabungkan dengan beberapa obat-obatan konvensional sehingga dapat memperburuk kondisi kesehatan pada individu.

    Seseorang dengan tekanan darah tinggi misalnya, harus menghindari stimulant seperti rosemary. Selain itu bahan minyak esensial yang mengandung adas, adas manus dan sage yang biasanya terkandung pada minyak telon bertindak mirip dengan estrogen sehingga seseorang dengan tumor payudara atau ovarium yang sensitif terhadap estrogen harus menghindarinya.

    Selain itu perlu diperhatikan bahwa beberapa minyak esensial tidak dapat dikonsumsi dan akan menjadi sangat berbahaya bila tertelan yang dapat menghasilkan racun dan menyebabkan berbagai kerusakan hati, ginjal dan sistem saraf.5

     

    Individu dengan salah satu kondisi berikut ini juga perlu berhati-hati dalam menggunakan minyak esensial sebagai aromaterapi, misalnya :

    • Alergi
    • Hay fever
    • Asma
    • Eksim kulit dan psoriasis
    • Epilepsi
    • Hipertensi
    • Orang dengan alergi terhadap kacang-kacangan (pencampur minyak sering diperoleh dari kacang-kacangan dan biji-bijian).4

     

    Minyak Esensial memiliki efek samping yang sifatnya sementara, seperti :

    • Mual
    • Nyeri kepala
    • Beberapa reaksi alergi
    • Penggunaan aromaterapi oleh ibu hamil atau menyusui belum terbukti aman menurut berbagai penelitian sehingga tidak dianjurkan.
    • Selama trimester pertama kehamilan, aromaterapi dapat menimbulkan resiko bagi janin yang sedang berkembang.
    • Minyak atsiri yang berasal dari jeruk dapat membuat kulit menjadi lebih sensitif sehingga dapat meningkatkan resiko terbakar sinar matahari.4

     

    Referensi

    1. Health Benefits of Essential Oils [Internet]. WebMD. 2021 [cited 3 November 2021]. Available from: https://www.webmd.com/diet/health-benefits-essential-oils#1
    2. West H. What Are Essential Oils, and Do They Work? [Internet]. Healthline. 2019 [cited 3 November 2021]. Available from: https://www.healthline.com/nutrition/what-are-essential-oils#what-they-are
    3. Aromatherapy: Do Essential Oils Really Work? [Internet]. Hopkinsmedicine.org. 2021 [cited 3 November 2021]. Available from: https://www.hopkinsmedicine.org/health/wellness-and-prevention/aromatherapy-do-essential-oils-really-work
    4. Rose Wilson, Ph.D D, Brazier Y. Aromatherapy: Uses, benefits, oils, and risks [Internet]. Medicalnewstoday.com. 2017 [cited 3 November 2021]. Available from: https://www.medicalnewstoday.com/articles/10884#risks
    5. Essential Oils 101: Do They Work + How Do You Use Them? [Internet]. Cleveland Clinic. 2020 [cited 3 November 2021]. Available from: https://health.clevelandclinic.org/essential-oils-101-do-they-work-how-do-you-use-them/

     

    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Jonathan Christopher Ditinjau oleh : dr. Monica C Covid varian Delta AY.4.2 sudah masuk ke Malaysia. Artinya, sangat besar kemungkinan Indonesia juga akan kedatangan virus berbahaya ini. Oleh sebab itu, protokol kesehatan wajib untuk terus diikuti. Walaupun sumber penyebaran virus masih diperdebatkan, Covid-19 pertama kali dilaporkan di kota Wuhan, Cina. Virus […]

    Sudah Masuk Malaysia, Waspada Covid Varian Delta AY.4.2

    Ditulis oleh : dr. Jonathan Christopher
    Ditinjau oleh : dr. Monica C

    Covid Varian Delta AY.4.2

    Covid varian Delta AY.4.2 sudah masuk ke Malaysia. Artinya, sangat besar kemungkinan Indonesia juga akan kedatangan virus berbahaya ini. Oleh sebab itu, protokol kesehatan wajib untuk terus diikuti.

    Walaupun sumber penyebaran virus masih diperdebatkan, Covid-19 pertama kali dilaporkan di kota Wuhan, Cina. Virus ini termasuk keluarga dari coronavirus yang biasanya menyebabkan batuk pilek. Hingga saat ini, pandemi Covid-19 telah terjadi hampir dua tahun.

    Seluruh dunia terkena dampak pandemi Covid-19 baik dari segi kesehatan hingga ekonomi. Semua prosedur dan protokol kesehatan telah dilakukan untuk dapat mencegah Covid-19 menyebar dan menginfeksi orang-orang. 

    Namun ternyata yang sulit dikendalikan bukan hanya mengatur masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan. Mutasi dari virus Covid-19 juga menjadi masalah serius. Hasil dari mutasinya adalah varian baru yang memiliki karakteristik berbeda dari varian sebelumnya. Misalnya ada varian yang lebih “jinak”, namun ada juga varian yang memiliki efek yang sangat ganas dan berbahaya.

    Sahabat Sehat, seberapa beratkah efek yang ditimbulkan dari varian AY 4.2? Mari simak penjelasan berikut.

    Asal Mula Covid Varian Delta AY.4.2

    Sudah cukup banyak varian Covid-19. Termasuk varian Delta dan varian Mu. Terbaru Indonesia diminta waspada datangnya varian Covid-19 yang disebut varian AY4.2.2 yang merupakan mutasi dari virus Covid-19 varian Delta 

    Varian terbaru Covid-19 yang disebut varian 4.2. berasal dari varian delta Covid-19 yang sebelumnya sudah meluas di dunia. Varian AY 4.2. pertama kali ditemukan pada tanggal 13 Mei 2021. Varian terbaru ini dijumpai terbanyak di Inggris 94.0%, Denmark 2.0%, Jerman 1.0%, dan Polandia 1.0%.

    Walaupun asal mula virus berasal dari negara-negara Eropa, namun varian ini ternyata telah masuk ke Malaysia yang merupakan tetangga dari negara Indonesia.

    Tingkat Penularan Virus Covid Varian Delta AY.4.2

    Data dari Centre for Disease Control and Prevention (CDC), varian AY 4.2. termasuk dalam daftar Variants of Concern (VOC). Varian-varian yang termasuk dalam daftar VOC merupakan varian yang terbukti memiliki peningkatan dalam penularan, menyebabkan penyakit yang lebih berat, penurunan efektivitas dari pengobatan dan vaksin, atau kesulitan dalam mendeteksi varian tersebut. Hingga saat ini, yang termasuk dalam daftar VOC adalah varian delta dan mutasinya yaitu varian AY.

    Mengutip Medical News Today menurut Direktur University College London (UCL) Genetics Institute, Prof Francois Balloux, subvarian ini memiliki kemungkinan 10 persen lebih mudah menular daripada varian Delta.

    Sama dengan varian Covid-19 lainnya, penularan dari varian 4.2. terjadi secara aerosol. Dari beberapa laporan didapatkan bahwa kemungkinan varian AY.4.2. memiliki tingkat penularan yang lebih tinggi dibandingkan varian-varian  sebelumnya. Namun karena varian ini masih baru diteliti, maka data lebih dalam mengenai varian ini masih belum lengkap. 

    Gejala Infeksi Virus Covid Varian AY.4.2

    Untuk gejala yang dapat dialami secara umum sama dengan varian delta yaitu:

    • batuk,
    • sesak,
    • demam,
    • nyeri kepala,
    • dan dapat disertai hilangnya sensasi penciuman. 

    Tingkat keparahan yang disebabkan varian 4.2. belum diketahui secara pasti karena masih dilakukan penelitian lebih lanjut.

    Nah Sahabat Sehat, pandemi Covid-19 masih berlangsung hingga saat ini dan kapan pandemi akan berakhir masih belum diketahui. Meskipun untuk saat ini angka Covid-19 sudah berkurang di Indonesia, kita tetap harus waspada karena varian baru terus timbul. Sangat penting untuk melakukan protokol kesehatan yang ketat yaitu memakai masker, rajin mencuci tangan, dan selalu menjaga jarak. 

    Dengan melakukan protokol kesehatan secara tepat, diharapkan penularan Covid Varian Delta AY.4.2 dan varian lainnya dapat dicegah. Selain itu, diharapkan dengan protokol kesehatan maka angka Covid-19 akan terus menurun. Apabila Sahabat Sehat membutuhkan pemeriksaan Covid-19, segera manfaatkan layanan Prosehat dan Klinik Kasih. Informasi lebih lanjut, silakan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. Centers of Disease Control and Prevention. COVID-19 and Your Health [Internet]. USA : Centers for Disease Control and Prevention. 2021 [cited 22 November 2021].
    2. Satuan Tugas Penanganan Covid-19. Varian Baru COVID-19 AY.4.2. Masih Dalam Penelitian – Masyarakat Umum [Internet]. Indonesia : Satuan Tugas Penanganan Covid-19. 2021 [cited 22 November 2021].
    3. Sanjuán R, Domingo-Calap P. Mechanisms of viral mutation. Cellular and Molecular Life Sciences. 2016;73(23):4433-4448.
    4. Cov-Lineages. Lineages List [Internet]. USA : Cov-lineages.org. 2021 [cited 22 November 2021].
    5. Centers for Disease Control and Prevention. Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) [Internet]. USA : Centers for Disease Control and Prevention. 2021 [cited 22 November 2021].
    6. Health UC Davis. Delta variant: 8 things you should know about this COVID-19 strain [Internet]. USA : Health UC Davis. 2021 [cited 22 November 2021].
    Read More
  • Ditulis oleh : Redaksi Prosehat Ditinjau oleh : dr. Monica C Senam peregangan di kantor perlu untuk dilakukan secara berkala. Terutama untuk menghindari postur bungkuk akibat terlalu lama duduk. Disadari atau tidak, kebiasaan duduk lama di depan komputer bukan hanya akan membuat postur tubuh menjadi bungkuk namun juga dapat menyebabkan pegal pada bagian punggung dan leher. […]

    6 Gerakan Mudah dan Cocok untuk Senam Peregangan di Kantor

    Ditulis oleh : Redaksi Prosehat
    Ditinjau oleh : dr. Monica C

    Gerakan Senam Peregangan di Kantor Dapat Mencegah Bungkuk dan Meredakan Stres

    Senam peregangan di kantor perlu untuk dilakukan secara berkala. Terutama untuk menghindari postur bungkuk akibat terlalu lama duduk. Disadari atau tidak, kebiasaan duduk lama di depan komputer bukan hanya akan membuat postur tubuh menjadi bungkuk namun juga dapat menyebabkan pegal pada bagian punggung dan leher.

    Untuk mencegah dan mengatasinya, Sahabat Sehat perlu melakukan peregangan di sela-sela pekerjaan. Ada beberapa manfaat setelah melakukan beberapa gerakan senam ini, antara lain:

    • Badan akan terasa lebih ringan
    • Membantu menghindari risiko masalah kesehatan punggung
    • Membantu menghilangkan stres
    • dan berbaagai manfaat lainnya

    Gerakan Sederhana untuk Senam Peregangan di Kantor

    Peregangan atau stretching di tengah kesibukan kerja dinilai mampu mempertahankan fleksibilitas otot. Terlebih, saat pekerjaan menuntut Sahabat Sehat duduk berjam-jam depan komputer. Peregangan ini bertujuan untuk melemaskan kembali bagian-bagian tubuh yang kaku. Luangkan waktu sekitar 1 – 2 menit untuk melakukan gerakan peregangan.

    Ada sejumlah gerakan sederhana yang dapat Sahabat Sehat lakukan untuk meregangkan tubuh selama di kantor dengan memusatkan gerakan pada area leher, bahu, punggung, pinggul, dan bokong. Tak hanya mampu meredakan ketegangan tubuh, peregangan ini juga dapat membuat pikiran menjadi lebih ringan dan kembali bersemangat sehingga akan memudahkan Sahabat Sehat fokus pada pekerjaan.

    Hentikan aktivitas pekerjaan setiap 45 – 55 menit sekali, dan lakukan peregangan sekitar 15 detik per gerakan dengan beberapa rekomendasi gerakan senam sederhana berikut ini:

    Gerakan Side Stretch

    Side Stretch

    Berdiri dengan kedua kaki rapat serta tangan berada di samping tubuh. Pindahkan keseimbangan berat badan ke kedua kaki. Tarik napas, regangkan punggung dengan mengangkatkan kedua tangan lurus ke atas kepala. Pegang pergelangan tangan kanan menggunakan tangan kiri. 

    Jaga pinggul dan bahu agar tetap sejajar dengan dinding saat Sahabat Sehat akan memiringkan tubuh ke kiri. Angkat dagu perlahan dan sejajar lantai. Tahan gerakan ini selama melakukan tarik-buang nafas tiga kali. Dan ulangi gerakan yang sama untuk sisi lainnya. 

    Gerakan side stretch ini cocok untuk senam peregangan di kantor. Selain mudah, gerakan ini bermanfaat untuk membantu Sahabat Sehat terlihat tegap saat duduk.

    Shoulder Stretch

    Berdiri dan renggangkan kaki dengan jarak selebar pinggul luar. Kaitkan kedua tangan Sahabat Sehat di bagian belakang punggung lalu tarik napas dan luruskan kaki. Tegakkan tubuh dan atur bahu ke arah belakang. Rekatkan kedua tangan lurus ke belakang. Buang napas dan membungkuklah ke depan perlahan.

    Terus regangkan punggung memanjang ke depan dan angkat bahu dan buka punggung. Gerakan senam peregangan di kantor ini mampu meluruskan dan membuka bahu serta punggung yang membungkuk sehingga tubuh menjadi lebih rileks. 

    Neck Stretch

    Peregangan Leher

    Berdiri dan renggangkan kaki dengan jarak selebar pinggul luar, lalu diarahkan lurus ke depan. Pijakan kaki dengan kuat ke lantai dengan menumpukan berat badan merata di antara tumit dan bagian atas kaki. Kaitkan jemari di belakang tubuh dengan satu tangan meraih dari atas, dan tangan yang satunya dari bawah. 

    Tarik napas dan renggangkan tubuh hingga kedua bahu sejajar dengan pangkal leher dan selebar punggung. Kemudian miringkan kepala perlahan ke kiri. Buat rahang menjadi rileks dan tahan posisi ini selama tiga kali tarikan napas dan ubah posisi kek sisi selanjutnya. Peregangan ini merupakan cara yang ampuh dalam meredakan ketegangan di leher dan bahu Sahabat Sehat. 

    Thigh Stretch

    Thigh Stretch

    Berdiri di depan meja dengan kedua kaki lurus menghadap ke depan dan kedua lengan rapat di samping tubuh menyentuh paha. Tumpukan berat tubuh di kaki kanan dan angkat kaki kiri ke belakang mengarah ke bokong. Raih ujung kaki kiri dengan tangan kiri, lalu geser kaki kiri mengarah ke sisi kanan. 

    Tendang kaki kiri ke arah luar dan luruskan telapak kakinya, lalu renggangkan jemari ke arah belakang. Tahan posisi ini selama tiga kali hitungan napas, kemudian ubah posisi. Selain dapat meringankan sakit punggung, Gerakan peregangan ini juga dapat meningkatkan daya angkat yang sehat untuk punggung. 

    Seated Pigeon

    Seated Pigeon Stretch Kantor

    Duduklah di ujung kursi dan pijakkan kaki di lantai. Kemudian angkat pergelangan kaki kanan dan tempatkan diatas paha kiri sambil merenggangkan kaki kanan. Tekankan jemari tangan kiri ke dalam telapak kaki kanan sembari memberikan tekanan yang konstan pada kaki kanan untuk menahan tekanan tangan kiri sambil terus melenturkan kaki. 

    Arahkan paha bagian dalam ke belakang untuk menciptakan peregangan pada pinggul serta punggung bagian bawah. Renggangkan tulang belakang Anda dan tarik napas dalam-dalam secara perlahan. Ulangi Gerakan ini untuk sisi satunya. Peregangan ini akan membuka pinggul sehingga dapat meredakan rasa pegal linu di punggung bawah dan pinggul.

    Chair Cat – Cow Stretch

    Seated Pigeon Stretch Kantor

    Duduk tegak di kursi dan regangkan tulang belakang ke atas dengan posisi kedua kaki tetap menyentuh lantai. Posisikan kedua tangan di atas lulut atau di atas paha. Ambil napas perlahan sambil melengkungkan punggung ke arah luar dan turunkan bahu Anda mengarah ke punggung. 

    Atur posisi tulang belikat masuk ke dalam punggung. Kemudian hembuskan napas dan lengkungkan punggung ke dalam seperti posisi membungkuk dan arahkan dagu ke dada, sehingga posisi bahu dan kepala mengarah ke dalam tubuh. Ulangi kedua posisi ini bergantian selama lima kali hitungan napas. 

    Peregangan dengan posisi ini bermanfaat untuk persendian pinggul akibat tulang duduk Anda yang terus bergerak maju-mundur mengikuti gerakan tulang belakang untuk memfokuskan pergerakan ke persendian tersebut yang menjadi kaku karena duduk terlalu lama. 

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai berbagai gerakan Senam peregangan di kantor yang dapat dicoba di sela-sela waktu kerja. Jika Sahabat Sehat memiliki keluhan di rumah, segera manfaatkan layanan Prosehat dan Klinik Kasih yang turut menyediakan layanan Chat Dokter 24 Jam Prosehat.

    Informasi lebih lanjut, silakan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik https://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Panasevich J. The 6 Best Yoga Poses You Can Do at Your Desk [Internet]. USA : US News; [cited 2021 Nov 05].
    2. Verywell Fit. 10 Yoga Poses You Can Do in a Chair [Internet]. USA : Verywell; [cited 2021 Nov 05]. 
    3. Huffington Post. 5 Office Yoga Poses That Won’t Freak Out Your Coworkers [Internet]. USA : Huffington Post; [cited 2021 Nov 05].
    Read More
  • Covid-19 Belum Berakhir! Terbukti Pasien Terus Bertambah

    Ditulis oleh : Redaksi Prosehat
    Ditinjau oleh : dr. Monica C

     

    Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat kembali mengalami kenaikan jumlah pasien Covid-19. Data Hari ini, Rabu (17/11/2021), pasien Covid-19 yang menjalani rawat inap di tower 4, 5, 6, dan 7 RSDC Wisma Atlet Kemayoran bertambah 14 jiwa dengan total pasien Covid-19 keseluruhan mencapai 229 orang (112 pria, 117 wanita). Artinya, kapasitas tempat tidur di Wisma Atlet telah terisi 2,9% dari jumlah 7.894 tempat tidur. 

    Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I, Kolonel Aris Mudian mengungkapkan, bahwa sehari sehari sebelumnya pasien Covid-19 hanya berjumlah 215 orang. Namun, dalam dalam sehari kasus positif Covid-19 telah bertambah sebanyak 14 orang yang dirawat inap di RSDC Wisma Atlet menjadi 229 pasien. 

    Sejak dibuka pada 23 Maret 2020 hingga saat ini 17 November 2021, RSDC Wisma Atlet Kemayoran telah merawat 129.073 pasien Covid-19. Tercatat, 128.844 orang diantaranya sudah keluar dengan rincian pasien keluar yakni sebanyak 1.043 orang dirujuk ke rumah sakit lain, 128.205 orang telah sembuh, dan 596 orang meninggal dunia. 

    RSDC Rusun Pasar Rumput

    Beda halnya dengan Wisma Atlet kemayoran, terdapat penurunan jumlah pasien Covid-19 yang menjalani isolasi di tower 1 dan 2 RSDC Rusun Pasar Rumput. Tercatat, jumlah penurunan sebanyak 84 orang sehingga hanya menyisakan 1.706 pasien Covid-19 yang menjalani isolasi di RSDC Rusun Pasar Rumput, 851 diantaranya pria dan 855 lainnya wanita.

    Sejak beroperasi pada 21 September hingga 4 November 2021, RSDC Rusun Pasar Rumput telah merawat 16.841 pasien. Dari jumlah tersebut, 15.135 pasien Covid-19 sudah keluar dengan rincian 239 orang di rujuk ke rumah sakit lain, 2 orang pulang atas permintaan sendiri, dan 14.894 orang telah selesai menjalani isolasi. 

    RSDC Wisma Atlet Pademangan

    Jumlah pasien yang menjalani isolasi di tower 8, 9, dan 10 RSDC Wisma Atlet Pademangan juga telah mengalami pengurangan pasien sebanyak 129 orang. Saat ini, total pasien karantina di RSDC tersebut hanya berjumlah 3.699 orang atau 63,82% dari kapasitas 5.796 tempat tidur. Pasien isolasi tersebut merupakan pekerja migran Indonesia dari luar negeri atau WNI repatriasi. 

    RSKI Pulau Galang

    Sementara itu, saat ini Rumah Sakit Khusus Infeksi Atau RSKI Pulau Galang, Kepulauan Riau hanya merawat 68 pasien Covid-19. Sejak dibuka pada 12 April 2020, RSKI Pulau Galang telah merawat sebanyak 17.348 orang pasien. 17.279 diantaranya telah pulang karena telah menyelesaikan karantina, 42 orang lainnya dirujuk ke rumah sakit lain, dan 1 orang meninggal dunia. 

    Jika sebelumnya Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Bakti Bawono Adisasmito mengungkapkan, bahwa pasien pasien Covid-19 yang menjalani perawatan di RSDC Wisma Atlet Kemayoran secara konsisten mengalami peningkatan dalam seminggu terakhir, kenaikannya antara 248 hingga 273 orang. Padahal sebelumnya, tempat tidur di Wisma Atlet hanya 209 yang terisi. 

     

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai data kasus Covid-19 yang masih bertambah. Untuk mendeteksi Covid-19, segera lakukan pemeriksaan Covid-19 jika Sahabat Sehat memiliki keluhan. Jika Sahabat Sehat memerlukan pemeriksaan Covid-19, segera manfaatkan layanan Prosehat dan Klinik Kasih yang turut menyediakan layanan pemeriksaan ke rumah.

    Informasi lebih lanjut, silakan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    [CTA WA Maya]

    Referensi:

    1. Berita Satu. Jumlah Pasien yang Dirawat di Wisma Atlet Kemayoran Kembali Bertambah [Internet]. Indonesia : Berita Satu; [cited 2021 Nov 17]. 
    2. Suara. Waspada! Satgas Sebut Pasien Covid-19 di RSDC Wisma Atlet Kemayoran Bertambah Lagi [Internet]. Indonesia : Suara; [cited 2021 Nov 17].
    3. Liputan 6. Bertambah, Pasien di RSDC Wisma Atlet Kemayoran Berjumlah 229 Orang [Internet]. Indonesia : Liputan 6; [cited 2021 Nov 17].
    4. Suara. Bertambah Lagi, RSDC Wisma Atlet Kemayoran Kini Rawat 229 Pasien Positif Covid-19 [Internet]. Indonesia : Suara; [cited 2021 Nov 17].

     

    Link artikel/pemeriksaan :

    1. Pemeriksaan covid : https://www.prosehat.com/kategori-produk/covid19

     

    Read More
  • Covid Belum Berakhir!  Terbukti Pasien Terus Bertambah

    Ditulis oleh : Redaksi Prosehat

    Ditinjau oleh : dr. Monica C

    Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat kembali mengalami kenaikan jumlah pasien Covid-19. Data Hari ini, Rabu (17/11/2021), pasien Covid-19 yang menjalani rawat inap di tower 4, 5, 6, dan 7 RSDC Wisma Atlet Kemayoran bertambah 14 jiwa dengan total pasien Covid-19 keseluruhan mencapai 229 orang (112 pria, 117 wanita). Artinya, kapasitas tempat tidur di Wisma Atlet telah terisi 2,9% dari jumlah 7.894 tempat tidur. 

    Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I, Kolonel Aris Mudian mengungkapkan, bahwa sehari sehari sebelumnya pasien Covid-19 hanya berjumlah 215 orang. Namun, dalam dalam sehari kasus positif Covid-19 telah bertambah sebanyak 14 orang yang dirawat inap di RSDC Wisma Atlet menjadi 229 pasien. 

    Sejak dibuka pada 23 Maret 2020 hingga saat ini 17 November 2021, RSDC Wisma Atlet Kemayoran telah merawat 129.073 pasien Covid-19. Tercatat, 128.844 orang diantaranya sudah keluar dengan rincian pasien keluar yakni sebanyak 1.043 orang dirujuk ke rumah sakit lain, 128.205 orang telah sembuh, dan 596 orang meninggal dunia. 

    RSDC Rusun Pasar Rumput

    Beda halnya dengan Wisma Atlet kemayoran, terdapat penurunan jumlah pasien Covid-19 yang menjalani isolasi di tower 1 dan 2 RSDC Rusun Pasar Rumput. Tercatat, jumlah penurunan sebanyak 84 orang sehingga hanya menyisakan 1.706 pasien Covid-19 yang menjalani isolasi di RSDC Rusun Pasar Rumput, 851 diantaranya pria dan 855 lainnya wanita.

    Sejak beroperasi pada 21 September hingga 4 November 2021, RSDC Rusun Pasar Rumput telah merawat 16.841 pasien. Dari jumlah tersebut, 15.135 pasien Covid-19 sudah keluar dengan rincian 239 orang di rujuk ke rumah sakit lain, 2 orang pulang atas permintaan sendiri, dan 14.894 orang telah selesai menjalani isolasi. 

    RSDC Wisma Atlet Pademangan

    Jumlah pasien yang menjalani isolasi di tower 8, 9, dan 10 RSDC Wisma Atlet Pademangan juga telah mengalami pengurangan pasien sebanyak 129 orang. Saat ini, total pasien karantina di RSDC tersebut hanya berjumlah 3.699 orang atau 63,82% dari kapasitas 5.796 tempat tidur. Pasien isolasi tersebut merupakan pekerja migran Indonesia dari luar negeri atau WNI repatriasi. 

    RSKI Pulau Galang

    Sementara itu, saat ini Rumah Sakit Khusus Infeksi Atau RSKI Pulau Galang, Kepulauan Riau hanya merawat 68 pasien Covid-19. Sejak dibuka pada 12 April 2020, RSKI Pulau Galang telah merawat sebanyak 17.348 orang pasien. 17.279 diantaranya telah pulang karena telah menyelesaikan karantina, 42 orang lainnya dirujuk ke rumah sakit lain, dan 1 orang meninggal dunia. 

    Jika sebelumnya Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Bakti Bawono Adisasmito mengungkapkan, bahwa pasien pasien Covid-19 yang menjalani perawatan di RSDC Wisma Atlet Kemayoran secara konsisten mengalami peningkatan dalam seminggu terakhir, kenaikannya antara 248 hingga 273 orang. Padahal sebelumnya, tempat tidur di Wisma Atlet hanya 209 yang terisi. 

     

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai data kasus Covid-19 yang masih bertambah. Untuk mendeteksi Covid-19, segera lakukan pemeriksaan Covid-19 jika Sahabat Sehat memiliki keluhan. Jika Sahabat Sehat memerlukan pemeriksaan Covid-19, segera manfaatkan layanan Prosehat dan Klinik Kasih yang turut menyediakan layanan pemeriksaan ke rumah.

    Informasi lebih lanjut, silakan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    [CTA WA Maya]

    Referensi:

    1. Berita Satu. Jumlah Pasien yang Dirawat di Wisma Atlet Kemayoran Kembali Bertambah [Internet]. Indonesia : Berita Satu; [cited 2021 Nov 17]. Available from : https://www.beritasatu.com/megapolitan/854939/jumlah-pasien-yang-dirawat-di-wisma-atlet-kemayoran-kembali-bertambah
    2. Suara. Waspada! Satgas Sebut Pasien Covid-19 di RSDC Wisma Atlet Kemayoran Bertambah Lagi [Internet]. Indonesia : Suara; [cited 2021 Nov 17]. Available from : https://www.suara.com/news/2021/11/16/174412/waspada-satgas-sebut-pasien-covid-19-di-rsdc-wisma-atlet-kemayoran-bertambah-lagi
    3. Liputan 6. Bertambah, Pasien di RSDC Wisma Atlet Kemayoran Berjumlah 229 Orang [Internet]. Indonesia : Liputan 6; [cited 2021 Nov 17]. Available from : ttps://www.liputan6.com/news/read/4713004/bertambah-pasien-di-rsd-wisma-atlet-kemayoran-berjumlah-229-orang
    4. Suara. Bertambah Lagi, RSDC Wisma Atlet Kemayoran Kini Rawat 229 Pasien Positif Covid-19 [Internet]. Indonesia : Suara; [cited 2021 Nov 17]. Available from : https://www.suara.com/news/2021/11/17/104028/bertambah-lagi-rsdc-wisma-atlet-kemayoran-kini-rawat-229-pasien-positif-covid-19

     

    Link artikel/pemeriksaan :

    1. Pemeriksaan covid : https://www.prosehat.com/kategori-produk/covid19

     

    Read More
  • Kenali Berbagai Komplikasi Akibat Diabetes

    Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi

    Ditinjau oleh : dr. Monica C

     

    Diabetes Melitus atau yang disebut dengan kencing manis, diartikan sebagai suatu penyakit atau gangguan metabolisme kronis dengan multi faktor penyebab yang ditandai dengan tingginya kadar gula didalam darah dan juga disertai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak dan protein yang disebabkan karena adanya insufisiensi gangguan insulin. 

    Insufisiensi fungsi insulin disebabkan karena gangguan pada sel beta pancreas (beta Langerhans) sehingga sel-sel tubuh tidak sensitif terhadap insulin, akibatnya gula darah tidak dapat masuk kedalam sel dan menumpuk didalam darah.1

    Diabetes melitus bukan hanya menjadi penyebab kematian di dunia, melainkan penyakit ini juga menyebabkan berbagai komplikasi serius yang menyebabkan menurunnya kualitas hidup para penderitanya seperti kebutaan, penyakit jantung dan juga gagal ginjal. Sahabat Sehat, apa saja komplikasi yang beresiko dialami penderita diabetes ? Mari simak penjelasan berikut.

     

    Angka Penderita Diabetes di Dunia

    Organisasi International Diabetes Federation (IDF) memperkirakan sedikitnya 463 juta orang pada usia 20-79 tahun di dunia menderita diabetes pada tahun 2019 atau setara dengan 9,3% dari total penduduk di usia yang sama. Berdasarkan jenis kelamin, IDF memperkirakan prevalensi diabetes pada tahun 2019 adalah 9% pada perempuan dan 9,65% pada laki-laki.

    Diperkirakan jumlah ini akan terus meningkat seiring dengan penambahan usia penduduk menjadi 19,9% atau 111,2 juta orang pada usia 65-79 tahun. Dan angka ini diprediksi akan terus meningkat hingga mencapai 578 juta pada 2030 dan 700 juta pada tahun 2045.2

    Asia Tenggara dimana Indonesia berada, menempati urutan ke-3 dengan prevalensi sebesar 11,3%. Indonesia termasuk peringkat ke-7 dari 10 negara di Dunia dengan peringkat diabetes terbanyak. Indonesia menjadi satu-satunya negara di Asia Tenggara yang masuk daftar tersebut.2

     

    Kenali Berbagai Jenis Diabetes

    Sahabat Sehat, terdapat berbagai jenis diabetes berdasarkan penyebabnya. Berikut adalah berbagai jenis diabetes :

    1. Diabetes Mellitus Tipe 1

    Merupakan kenaikan kadar gula darah yang disebabkan karena kerusakan sel beta pankreas sehingga tidak dapat memproduksi insulin sama sekali. Pasien dengan diabetes tipe 1 membutuhkan terapi insulin dari luar secara terus menerus.

    1. Diabetes Mellitus Tipe 2

    Diabetes tipe 2 disebabkan karena kenaikan gula darah akibat penurunan sekresi atau produksi insulin yang rendah oleh kelenjar pankreas.

    1. Diabetes Gestasional

    Diabetes tipe ini ditandai dengan kenaikan gula darah selama masa kehamilan. Gangguan ini biasanya terjadi pada minggu ke-24 masa kehamilan dan kadar gula darah akan kembali normal setelah melahirkan.2,3

     

    Bagaimana Cara Mendiagnosis Diabetes ?

    Seseorang didiagnosa menderita diabetes melitus apabila memiliki gejala klinis disertai dengan hasil pemeriksaan, sebagai berikut :

    • Pemeriksaan gula darah puasa lebih besar atau sama dengan 126 mg/dl, dengan kondisi berpuasa selama 8 jam.
    • Pemeriksaan gula darah lebih dari atau sama dengan 200 mg/dl setelah 2 jam Tes Toleransi Beban Glukosa (dengan pemberian gula sebanyak 75 mg)
    • Pemeriksaan gula darah sewaktu memberikan hasil lebih dari atau sama dengan 200 mg/dl.
    • Pemeriksaan tes HbA1c lebih dari atau sama dengan 6,5%.2

     

    Gejala Diabetes Melitus

    Berikut ini gejala yang dialami pasien dengan diabetes melitus :

    • Sering haus
    • Sering buang air kecil
    • Mudah merasa lapar
    • Berat badan menurun drastis tanpa sebab yang jelas
    • Mudah lelah
    • Pandangan atau penglihatan kabur
    • Luka yang sulit sembuh
    • Mudah terjadi infeksi baik pada pernapasan, infeksi gigi maupun pada kemaluan
    • Mulut kering
    • Mati rasa atau kesemutan pada jari-jari kaki.3,4

     

    Komplikasi Diabetes Melitus

    Diabetes Melitus sering kali dapat menyebabkan komplikasi jangka panjang, terutama apabila gula darah yang tinggi tidak ditangani dengan baik. Tingginya kadar gula darah dari waktu ke waktu akan berdampak buruk pada organ tubuh. Berikut ini beberapa komplikasi jangka panjang yang dapat dialami :

     

    • Gangguan Mata (Retinopati Diabetik)

     

    Pada pasien dengan diabetes melitus, gula darah yang terlalu tinggi didalam darah tidak baik bagi pembuluh darah terutama pembuluh darah mata (retina). Apabila terjadi kerusakan maka akan terjadi retinopati diabetik dan berpotensi menyebabkan kebutaan. Selain itu, gangguan lainnya yang dapat terjadi adalah katarak dan glaukoma.

    Untuk itu, para penderita diabetes melitus disarankan untuk mengelola gula darah agar terkontrol dan melakukan pemeriksaan mata secara rutin.

     

     

    • Kerusakan atau Gangguan pada Ginjal (Nefropati Diabetik)

     

    Gula darah yang tinggi juga akan merusak ginjal, gangguan ini disebut dengan nefropati diabetik. Kondisi kerusakan pada ginjal akan menyebabkan gagal ginjal dan berujung kematian apabila tidak ditangani dengan baik.

    Karena adanya gagal ginjal, ginjal tidak dapat bekerja dengan baik untuk membuang zat yang tidak dibutuhkan dari dalam tubuh sehingga pada kondisi ini pasien akan disarankan untuk melakukan tindakan cuci darah.

     

     

    • Kerusakan Saraf (Neuropati Diabetik)

     

    Tingginya gula darah akan menyebabkan kerusakan saraf terutama pada saraf tepi pada kaki. Apabila kondisi ini berlangsung terus menerus maka akan menyebabkan kerusakan saraf yang lebih parah (disebut dengan neuropati diabetik). Akibat tingginya gula darah, aliran darah menuju saraf akan terhambat.

    Gejala awal yang dialami pasien biasanya berupa kesemutan, mati rasa dan nyeri pada tungkai. Kerusakan saraf dan pembuluh darah juga dapat terjadi pada organ vital pria sehingga dapat menyebabkan disfungsi ereksi dan impotensi. Oleh karena itu, penting bagi pasien untuk tetap menjaga gula darah.

     

     

    • Masalah Kaki dan Kulit

     

    Selain terjadinya neuropati diabetik yang menyebabkan kaki mati rasa, gangguan pembuluh darah pada tungkai dapat menyebabkan luka sulit sembuh karena terbatasnya aliran darah pada kaki. 

    Sehingga terjadi penurunan kemampuan tubuh menyembuhkan diri dari luka. Karena luka tidak kunjung sembuh, kaki akan mudah terjadi infeksi (baik jamur atau infeksi bakteri). 

    Apabila hal ini berlangsung terus menerus maka akan mudah terjadi infeksi yang lebih serius seperti gangren (kematian jaringan) dan ulkus diabetikum. Apabila kerusakan terlalu parah, tidak menutup kemungkinan Dokter akan menyarankan tindakan amputasi.

     

     

    • Gangguan Kardiovaskular

     

    Diabetes menyebabkan kerusakan multiorgan termasuk pembuluh darah dan jantung. Komplikasi yang tersering seperti stroke, serangan jantung dan penyempitan pembuluh darah arteri atau yang disebut dengan aterosklerosis.

     

     

    • Gangguan lainnya

     

    Gangguan lainnya yang dapat diderita penderita diabetes melitus apabila kadar gula darah tidak terkontrol, antara lain : gangguan pendengaran, gangguan kognitif seperti demensia alzheimer, depresi, gangguan pada gigi dan mulut, infeksi pada saluran pernapasan (misalnya tuberkulosis), infeksi jamur dan melemahnya sistem daya tahan tubuh yang menyebabkan pasien diabetes melitus rentan terhadap berbagai penyakit.5,6

     

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai berbagai komplikasi akibat penyakit diabetes yang rentan diderita pasien diabetes. Untuk memantau dan mendeteksi dini penyakit diabetes, Sahabat Sehat dianjurkan melakukan pemeriksaan kesehatan dan gula darah.

    Jika Sahabat Sehat memerlukan alat pemeriksaan gula darah maupun pemeriksaan kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat dan Klinik Kasih.  Informasi lebih lanjut, silakan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    [CTA WA Maya]

     

    Referensi

    1. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Penyakit Diabetes Melitus [Internet]. Indonesia : Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2021 [cited 12 November 2021]. Available from: http://p2ptm.kemkes.go.id/informasi-p2ptm/penyakit-diabetes-melitus
    2. Pangribowo S. Infodatin, Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan. 1st ed. Jakarta: Kemenkes RI; 2020. 
    3. World Health Organization. Diabetes [Internet]. USA : World Health Organization. 2021 [cited 15 November 2021]. Available from: https://www.who.int/health-topics/diabetes#tab=tab_1
    4. Mayo Clinic. Diabetes – Symptoms and causes [Internet]. USA : Mayo Clinic. 2021 [cited 15 November 2021]. Available from: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/diabetes/symptoms-causes/syc-20371444
    5. Cleveland Clinic. Diabetes: Types, Risk Factors, Symptoms, Tests, Treatments & Prevention [Internet]. USA : Cleveland Clinic. 2021 [cited 15 November 2021]. Available from: https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/7104-diabetes-mellitus-an-overview
    6. Diabetes Org. Diabetes Complications [Internet]. USA : Diabetes Org. 2021 [cited 15 November 2021]. Available from: https://www.diabetes.org/diabetes/complications

     

    Read More
  • Pentingnya Vaksin Tifoid sebagai Cara Cegah Tipes Saat Bepergian

    Pentingnya Vaksin Tifoid Sebelum Bepergian

     

    Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

     

    Memasuki akhir tahun, tidak jarang Sahabat Sehat mulai merencanakan bepergian ke berbagai destinasi. Salah satu persiapan yang harus Sahabat Sehat lakukan adalah mengikuti vaksinasi tifoid, sehingga rencana perjalanan berjalan dengan lancar.

    Tipes atau disebut juga sebagai demam tifoid, disebabkan oleh karena konsumsi makanan maupun minuman yang tercemar oleh bakteri Salmonella. Tipes dapat menyerang anak maupun orang dewasa, dengan gejala bervariasi mulai dari ringan bahkan hingga dirawat di rumah sakit. 

    Sahabat Sehat, pentingkah vaksin tifoid sebelum bepergian ? Mari simak penjelasan berikut.

     

    Apa Gejala Tipes ?

    Gejala dapat dialami dalam 1-3 minggu sejak terpapar bakteri Salmonella. Jika Sahabat Sehat mengalami demam, sebaiknya diperiksakan ke dokter sebab mungkin merupakan tanda menderita tipes. Selain itu, penderita tipes dapat merasakan beberapa keluhan berikut :

    • Lemas
    • Nyeri perut
    • Sakit kepala
    • Diare maupun konstipasi
    • Mual atau muntah
    • Nyeri otot
    • Nafsu makan menurun. 
    • Batuk kering

    Untuk mendiagnosis tipes, nantinya dokter akan melakukan pemeriksaan fisik serta meminta Sahabat Sehat melakukan pemeriksaan lanjutan misal pemeriksaan darah dan feses.

     

    Vaksin Tifoid Bagi Pelancong

    Tifoid atau disebut juga Tipes kerap ditemukan pada daerah yang sanitasinya buruk. Beberapa negara yang berisiko tinggi yaitu negara India, Afrika, Asia Tenggara, dan Amerika Selatan. Vaksinasi direkomendasikan jika Sahabat Sehat berencana bepergian ke daerah tersebut ataupun tinggal di daerah tersebut dalam jangka waktu lama.

     

    Vaksin Tifoid Dapat Mencegah Tipes

    Sahabat Sehat dapat mencegah tipes, salah satunya dengan menerima vaksin tifoid. Di Indonesia tersedia 2 jenis vaksin untuk mencegah tipes, yaitu:

    • Vaksin tifoid capsular Vi polisakarida

    Diberikan melalui suntikan, mulai dapat diberikan pada usia diatas 2 tahun dan dapat diulang setiap 3 tahun.

    • Vaksin tifoid oral Ty21a 

    Vaksin diberikan per oral, mulai dapat diberikan pada usia diatas 6 tahun dan dikemas dalam 3 dosis dengan interval pemberian selang sehari (hari 1,3, dan 5). Dapat diulang pemberiannya setiap 3-5 tahun sekali.

     

    Selain dengan pemberian vaksin, Sahabat Sehat tetap perlu melakukan beberapa hal berikut untuk mencegah tipes ketika bepergian yaitu :

    • Jaga kebersihan makanan dan minuman yang dikonsumsi. 
    • Cuci tangan dengan sabun dan air bersih mengalir, sebelum dan sesudah makan.
    • Hindari minum air mentah
    • Hindari membeli makanan di tempat yang kurang bersih
    • Membawa bekal makanan maupun alat makan pribadi

     

    Nah Sahabat Sehat itulah mengenai pentingnya vaksin tifoid sebelum bepergian. Bagi Sahabat Sehat yang membutuhkan produk imunisasi segera manfaatkan layanan vaksinasi Prosehat. Layanan Prosehat mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

     

    Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    [CTA WA Maya]

    Referensi :

    1. Centers for Disease Control and Prevention.Typhoid Fever and Paratyphoid Fever [Internet]. USA : Centers for Disease Control and Prevention; [cited 2021 Nov 15]. Available from : https://www.cdc.gov/typhoid-fever/health-professional.html
    2. National Health Service. Vaccination Typhoid Fever [Internet]. UK : National Health Service; [cited 2021 Nov 15]. Available from : https://www.nhs.uk/conditions/typhoid-fever/vaccination/
    3. Satuan Tugas Imunisasi IDAI. Jadwal Imunisasi Rekomendasi IDAI. Sari Pediatri. 2000, June;02 (01): 43 – 47

     

    Link artikel/ pemeriksaan :

    1. Vaksin tifoid : https://www.prosehat.com/produk/layanan-jasa/vaksinasi-thypoid
    2. Vaksin tifoid kasih : https://www.prosehat.com/produk/layanan-jasa/vaksinasi-typhoid-dewasa-in-clinic
    3. Artikel : https://www.prosehat.com/artikel/vaksinasi/manfaat-vaksin-tifoid

     

    Read More
  • Ditulis oleh : Jesica Chintia Ditinjau oleh : dr. Monica C Pemerintah Saudi mewajibkan vaksin sebelum umroh ataupun haji. Selain vaksin Covid, jamaah juga diwajibkan sudah divaksin meningitis. Selain itu, vaksin yellow fever atau demam kuning juga diwajibkan sebelum melakukan ibadah haji maupun umroh. Mengapa vaksin-vaksin ini sangat penting bahkan diwajibkan? Perjalanan haji merupakan perjalanan […]

    Manfaat Vaksin Meningitis dan Yellow Fever Sebelum Umroh

    Ditulis oleh : Jesica Chintia
    Ditinjau oleh : dr. Monica C

    Bagi yang Sudah Vaksin Sebelum Umroh Akan Mendapat Sertifikat Vaksin Berupa Buku Kuning yang Dapat Digunakan untuk Mendapat VISA

    Pemerintah Saudi mewajibkan vaksin sebelum umroh ataupun haji. Selain vaksin Covid, jamaah juga diwajibkan sudah divaksin meningitis. Selain itu, vaksin yellow fever atau demam kuning juga diwajibkan sebelum melakukan ibadah haji maupun umroh. Mengapa vaksin-vaksin ini sangat penting bahkan diwajibkan?

    Perjalanan haji merupakan perjalanan yang dilakukan oleh umat muslim seluruh dunia ke Arab Saudi yaitu ke Mekkah-Madinah untuk melakukan ibadah haji. Sekitar 2 juta umat muslim di dunia akan melakukan ibadah serentak pada bulan Dzulhijjah. 

    Suatu ketika, pada tahun 1987 dan 2000 terjadi kejadian luar biasa meningitis meningokokus yang menimpa jemaah haji di Arab Saudi, yang merupakan salah satu negara endemis penyakit meningitis. Terdapat 99 kasus meningitis meningokokus yang menimpa Jemaah haji Indonesia dan 40 diantaranya meninggal dunia.

    Untuk itu, diperlukan sekali pencegahan berupa vaksinasi meningitis yang bertujuan untuk melindungi turis atau Jemaah haji yang akan berangkat ke daerah endemis.

    Mengenal Penyakit Meningitis

    Meningitis merupakan penyakit peradangan cairan serta selaput pembungkus otak (meningen) yang melapisi seluruh otak dan juga sistem saraf tulang belakang. Peradangan yang terjadi pada lapisan meningen akan menyebabkan berbagai keluhan mulai dari nyeri kepala, demam dan kaku pada tengkuk. 

    Sebagian besar meningitis disebabkan oleh karena infeksi virus, tetapi tentunya ada penyebab lain seperti infeksi bakteri, parasit hingga jamur. Beberapa kasus meningitis dapat sembuh sendiri namun tidak jarang kasus meningitis yang menjadi lebih serius dan membutuhkan serangkaian pengobatan antibiotik yang adekuat atau memadai.

    Gejala Meningitis

    Gejala meningitis dapat berbeda-beda tergantung dari tipe atau jenis infeksi meningitis, usia dan keparahan dari kondisi pasien, serta faktor-faktor lainnya. Gejala yang paling umum dirasakan, yakni :

    • Demam tinggi
    • Kaku pada leher
    • Sakit kepala
    • Kejang
    • Sensitif terhadap cahaya
    • Mual dan muntah
    • Sulit berkonsentrasi
    • Ruam pada kulit
    • Nafsu makan berkurang.

    Komplikasi Akibat Meningitis

    Sahabat Sehat perlu mewaspadai penyakit meningitis sebab beresiko menimbulkan komplikasi, seperti :

    • Kejang
    • Gangguan memori
    • Nyeri kepala sebelah atau migrain
    • Kehilangan pendengaran 
    • Syok
    • Gagal ginjal
    • Kerusakan otak
    • Hidrosefalus

    Wajib Vaksin Meningitis untuk Bisa Haji dan Umroh

    Pemerintah Arab Saudi mewajibkan peserta haji dan umroh harus sudah divaksin meningitis dan dibuktikan dengan adanya sertifikat vaksin meningitis ICV atau biasa disebut kartu kuning. Sertifikat inilah yang menjadi syarat pengajuan visa haji maupun umroh.

    Sayangnya tidak semua klinik mengeluarkan sertifikat meningitis ICV. Oleh sebab itu, pastikan mengambil vaksin meningitis di klinik yang bisa mengeluarkan sertifikat ICV ini.

    Ingin mendapatkan layanan vaksin meningitis bersertifikat ICV agar dapat mengajukan visa haji maupun umroh?

    Reservasi: Layanan Vaksinasi Meningitis dengan ICV / Kartu Kuning untuk Syarat Umroh

    Demam Kuning atau Yellow Fever

    Yellow fever atau disebut juga demam kuning, merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus yang ditularkan melalui perantara nyamuk. Penyakit ini ditandai dengan demam tinggi serta mata dan kulit yang tampak kuning akibat penurunan fungsi hati. Demam kuning cukup berbahaya apabila tidak ditangani dengan baik karena dapat menyebabkan gagal ginjal, koma hingga kematian.

    Penyakit demam kuning ini disebabkan karena gigitan nyamuk Aedes aegypti dan biasanya ditemukan di wilayah Afrika, Amerika Selatan, Amerika Tengah dan Karibia. Demam kuning dapat ,menyerang penduduk yang tinggal di daerah endemis dan para turis yang sedang mengunjungi daerah tersebut.

    Gejala Demam Kuning

    Setelah kontak dengan nyamuk yang terinfeksi, virus akan mengalami masa inkubasi didalam tubuh selama 3 hingga 6 hari yang diikuti oleh infeksi yang dapat terjadi selama satu sampai dua tahap. 

    Fase pertama ditandai dengan demam, nyeri otot yang biasanya terjadi pada punggung, sakit kepala, menggigil, kehilangan nafsu makan dan mual dan muntah. Sebagian besar pasien akan pulih dalam 3 hingga 4 hari. 

    Fase kedua dapat dialami selama 24 jam yang ditandai dengan kulit berwarna kuning, gagal ginjal, meningitis dan berakhir dengan kematian. Pada fase ini akan terjadi demam tinggi dengan beberapa sistem tubuh yang terpengaruh.

    Mengapa Jemaah Haji dan Umroh Wajib Vaksin Yellow Fever?

    Warga asing yang ingin berkunjung ke Arab Saudi diwajibkan oleh pemerintahan Arab Saudi untuk sudah divaksin dengan beberapa jenis vaksin. Vaksin tersebut antara lain meningitis, polio, dan yellow fever. Kebijakan ini sesuai dengan rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

    Walaupun bukan daerah endemik yellow fever, namun potensi penularan penyakit ini di Arab Saudi cukup tinggi yang berasal dari jamaah-jamaah lain dari wilayah endemik yellow fever. Oleh sebab itu, demi menjaga kesehatan, jamaah diwajibkan untuk sudah menerima vaksin yellow fever ini sebelum bisa berangkat ke tanah suci untuk umroh.

    Namun selain vaksin yang diwajibkan untuk dapat umroh, vaksin lainnya juga penting. Misalnya vaksin influenza. Apalagi di musim penghujan dan cuaca tak menentu seperti sekarang. Dapatkan vaksin influeza, cek: Layanan Vaksin Influenza ke Rumah

    Agar tetap sehat dan memiliki imunitas tubuh yang tinggi, pastikan untuk melakukan vaksinasi. Kini vaksinasi jauh lebih mudah karena bisa didapatkan di klinik terdekat, atau langsung di rumah atau kantor.

    Bagaimana caranya mendapatkan vaksinasi agar imun tubuh meningkat? Dapatkan berbagai jenis vaksin yang dibutuhkan untuk meningkatkan imun tubuh. Cek: Layanan Vaksinasi dari Prosehat

    Demikianlah informasi mengenai vaksin sebelum umroh yang wajib diterima jamaah sebelum bisa mendapatkan VISA dari Kerajaan Arab Saudi.  Untuk informasi lebih lanjut seputar kebutuhan vaksinasi umroh, silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik https://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. Mayo Clinic. Meningitis – Symptoms and causes [Internet]. USA : Mayo Clinic. 2021 [cited 3 November 2021].
    2. Centers for Disease Control and Prevention. Meningitis [Internet]. USA : Centers for Disease Control and Prevention. 2021 [cited 3 November 2021].
    3. Infeksi Emerging Kementerian Kesehatan RI. Demam Kuning [Internet]. Indonesia :  Infeksi Emerging Kemkes. 2021 [cited 3 November 2021].
    4. Soebrata A. Mengenal Penyakit Yellow Fever [Internet]. Sinkarkes.kemkes.go.id. [cited 3 November 2021].
    5. Lewaherilla N, Maitimu F, Niani C. Model Penyebaran Penyakit Meningitis Pada Musim Haji di Madinah dan Mekkah. Barekeng : Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan. 2017;11(1):55-62. 
    Read More
Chat Dokter 24 Jam