Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Archive for Category: Kesehatan Umum

Showing 161–170 of 906 results

  • Membesarkan anak di tengah pandemi merupakan suatu tantangan tersendiri bagi orang tua ketika virus Corona sudah mewabah secara global. Para orang tua berupaya sebisa mungkin melakukan beberapa tindakan pencegahan supaya anak-anak mereka tidak tertular virus tersebut karena penyebarannya yang sangat mudah melalui udara. Hal ini tidak jarang membuat para orang tua stres. Virus Corona menyebabkan […]

    Bagaimana Membesarkan Anak di Tengah Pandemi? Ini 9 Tipsnya!

    Membesarkan anak di tengah pandemi merupakan suatu tantangan tersendiri bagi orang tua ketika virus Corona sudah mewabah secara global. Para orang tua berupaya sebisa mungkin melakukan beberapa tindakan pencegahan supaya anak-anak mereka tidak tertular virus tersebut karena penyebarannya yang sangat mudah melalui udara. Hal ini tidak jarang membuat para orang tua stres. Virus Corona menyebabkan anak-anak harus terus selalu berada di rumah dalam jangka waktu yang tidak dapat ditentukan. Para orang tua yang ingin anaknya mempunyai interaksi sosial dengan bermain dan bersekolah sudah pasti khawatir anak-anak mereka akan mengalami gangguan kesehatan mental.

    mengasuh anak di tengah pandemi

    Baca Juga: 3 Tips Mengoptimalkan Tumbuh Kembang Anak Selama Pandemi

    Kekhawatiran tersebut tentu saja wajar, namun tidak boleh dikhawatirkan secara berlebihan. Dalam kondisi seperti ini para orang tua harus memainkan peran yang tepat dalam membesarkan anak supaya mereka menjadi tangguh, dan Sobat sebagai orang tua juga mempunyai mental yang sama sehingga sama-sama kuat. Tips-tips di bawah ini bisa Sobat jadikan sebagai referensi dalam mengasuh dan membesarkan anak selama virus Corona masih merebak. Apa saja tipsnya? Yuk, tanpa berlama-lama, mari simak!

    Tips Membesarkan Anak di Tengah Pandemi

    1. Pastikan Dahulu Kebahagiaan Diri Sendiri

    Stres yang dirasakan orang tua ketika mengasuh anak selama masa pandemi Corona ini disebabkan karena kebanyakan dari mereka seringkali terlalu fokus merawat anak sehingga kerap melupakan diri sendiri. Apabila orang tua stres, tentu saja anak juga akan menjadi stres. Oleh karenanya, pastikan Sobat sebagai orang tua untuk membahagiakan diri sendiri dahulu karena jika Sobat bahagia, anak juga akan menjadi bahagia dan ceria dengan melakukan aktivitas positif saat memulai hari.

    Baca Juga: Lakukan Langkah Ini Jika Stres Akibat Corona

    2. Usahakan Tetap Tenang dan Jangan Menyebarkan Hal-hal Negatif

    Tips selanjutnya yang bisa Sobat lakukan adalah Sobat sebagai orang tua harus tetap tenang dan tidak panik, dan jangan menyebarkan hal-hal yang negatif dari informasi yang Sobat baca di media sosial kepada anak. Apabila Sobat berperilaku seperti itu, hal tersebut akan sangat mempengaruhi kondisi anak. Karena itu, usahakan Sobat tetap tenang, tidak cemas, dan panik serta usahakan memilah-milah berita yang diterima. Pilih dengan hati-hati apa yang ingin ditonton, didengar, dan dibaca. Apabila memicu kepanikan, berhentilah membaca informasi tersebut.

    3. Berdiskusilah

    Pandemi merupakan momen yang tepat bagi Sobat untuk bisa berkumpul dan berdiskusi lebih intens bersama anak karena kondisi yang mengharuskan untuk tetap di rumah. Cobalah berdiskusi dengan mengenai situasi yang sedang terjadi, misalnya tentang perkembangan virus Corona, lalu tanyakan pendapat kepada mereka hal-hal apa yang perlu dilakukan. Anak akan memberikan jawaban yang bisa Sobat jadikan sebagai masukan. Hal ini tentu membantu dalam mengurangi perasaan cemas. Jangan lupa untuk meyakinkan anak bahwa semua bisa melewati pandemi secara bersama-sama.

    4. Ajak Anak untuk Mandiri

    Pandemi juga bisa menjadi momen yang tepat bagi Sobat untuk mengajak anak menjadi mandiri dalam menyelesaikan permasalahan yang ada. Apabila sebelum pandemi, Sobat seringkali membantu anak dalam menyelesaikan permasalahan yang mungkin cukup sepele, sekarang saatnya bagi Sobat untuk mengajarkan mereka agar dapat menyelesaikan masalahnya sendiri. Hal ini bertujuan agar mereka bisa menjadi anak yang tangguh dan mandiri dalam menghadapi masalahnya sendiri. Selain itu, anak menjadi percaya diri dan bisa belajar bangkit dari kegagalan. Terus dorong mereka melakukan hal tersebut supaya mereka punya cara sendiri dalam menyelesaikan masalah. Jangan lupa juga untuk memberikan contohnya, ya.

    5. Berikan Dukungan

    Supaya anak semakin tangguh secara emosional, percaya diri, dan mudah beradaptasi, cobalah beri mereka dukungan dan semangat dalam setiap permasalahan yang mereka hadapi supaya anak nyaman ketika diberikan kendali. Sehingga anak dapat mengenali perasaan mereka sendiri dan tidak melarikan diri.

    6. Lakukan Aktivitas yang Disenangi

    Membesarkan anak di tengah pandemi merupakan momen yang tepat untuk bisa melakukan aktivitas yang disenangi secara bersama-sama. Apalagi jika aktivitas itu adalah yang tertunda karena kesibukan sebelum pandemi. Melakukannya bersama anak-anak akan membuat mereka tetap bahagia dan ceria. Bagi Sobat, aktivitas seperti ini juga akan membantu meminimalkan stres dan kecemasan yang ada.

    7. Tetap Melakukan Aktivitas Rutin

    Dengan adanya penyebaran virus Corona bukan berarti aktivitas rutin anak menjadi dihilangkan, sebab bagaimana pun hal tersebut tetap dibutuhkan oleh anak-anak. Namun yang membedakan adalah selama masa pandemi ini, aktivitas rutin mereka harus dibatasi dengan hanya di rumah saja. Oleh karena itu, cobalah ciptakan beberapa rutinitas baru supaya mereka tidak menjadi bosan untuk selalu berada di rumah.

    8. Sosialisasi Secara Virtual

    Hanya karena adanya physical distancing sebagai salah satu syarat pemutusan penyebaran virus Corona, bukan berarti sosialisasi menjadi terhenti. Karena bagaimana pun sosialisasi dengan teman sebayanya juga merupakan faktor penting untuk mendukung tumbuh-kembang anak. Namun yang berbeda, dalam masa pandemi seperti saat ini, sosialisasi yang dapat dilakukan adalah secara virtual, seperti melalui chat, telepon, dan conference call. Jadi, Sobat bisa saja mengajak anak untuk conference call dengan teman-temannya di akhir pekan supaya anak tetap bisa mengobrol dan saling bertukar cerita.

    9. Jangan Menyalahkan Keadaan

    Tips terakhir yang bisa Sobat lakukan dalam mengasuh anak saat pandemi ini adalah jangan menyalahkan keadaan karena hal yang demikian tidak akan membantu sama sekali. Yang terpenting adalah secara bersama-sama kuat dan tangguh dalam menghadapi pandemi. Sobat bisa mengajak anak untuk bersyukur atas hal-hal baik yang terjadi. Rasa syukur membantu orang merasakan emosi yang lebih positif, menikmati pengalaman yang baik, meningkatkan kesehatan mereka, menghadapi kesulitan dan membangun hubungan yang kuat. Ingatlah, semua akan baik-baik saja, dan pada akhirnya hidup akan kembali normal.

    Baca Juga: Perbedaan Peran Ayah dan Ibu Bagi Anak

    Itulah tips yang bisa Sobat lakukan sebagai pegangan dalam membesarkan anak di tengah pandemi. Intinya, Sobat harus tetap yakin, tenang, dan tidak panik, sebab jika Sobat panik dan cemas maka anak akan mengikuti tingkah laku Sobat sebagai panutan. Apabila Sobat mengingkan cara tepat mengasuh anak selama pandemi, silakan konsultasikan kepada para ahlinya. Jangan lupa untuk memberikan produk-produk kesehatan yang tepat supaya anak tetap tumbuh sehat. Jika Sobat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

    Referensi

    1. Ketahui 8 Tips Mengasuh Anak di Tengah Pandemi COVID-19 [Internet]. Parenting.orami.co.id. 2020 [cited 12 August 2020]. Available from: https://parenting.orami.co.id/magazine/tips-mengasuh-anak-di-tengah-pandemi/
    2. Cara Mengasuh Anak Saat Pandemi COVID-19 Menurut Psikolog – Tirto.ID [Internet]. tirto.id. 2020 [cited 12 August 2020]. Available from: https://tirto.id/cara-mengasuh-anak-saat-pandemi-covid-19-menurut-psikolog-fdGz
    3. Wulan A. Tips Mendidik Anak agar Tangguh di Tengah Pandemi [Internet]. fimela.com. 2020 [cited 12 August 2020]. Available from: https://www.fimela.com/parenting/read/4257877/tips-mendidik-anak-agar-tangguh-di-tengah-pandemi
    4. Media K. Efek Pandemi Covid-19, Orang Tua di AS Stres Pikirkan Anaknya, Kenapa? Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 12 August 2020]. Available from: https://www.kompas.com/global/read/2020/07/17/211241770/efek-pandemi-covid-19-orang-tua-di-as-stres-pikirkan-anaknya-kenapa?page=all
    Read More
  • Batuk kronis pada lansia adalah batuk yang terjadi selama lebih dari dua bulan atau delapan minggu. Sebenarnya, batuk kronis tidak hanya terjadi pada lansia, namun juga pada orang dewasa muda atau anak-anak. Namun, data Copenhagen General Population Study tahun 2017 menunjukkan bahwa penderita batuk kronis terbanyak adalah lansia berusia 60 tahun ke atas.1 Batuk dapat […]

    Batuk Kronis pada Lansia, dari Gejala Hingga Pencegahan

    Batuk kronis pada lansia adalah batuk yang terjadi selama lebih dari dua bulan atau delapan minggu. Sebenarnya, batuk kronis tidak hanya terjadi pada lansia, namun juga pada orang dewasa muda atau anak-anak. Namun, data Copenhagen General Population Study tahun 2017 menunjukkan bahwa penderita batuk kronis terbanyak adalah lansia berusia 60 tahun ke atas.1

    batuk kronis pada orang tua

    Batuk dapat menimbulkan rasa tidak nyaman berkepanjangan bagi pasien dan pengaruh besar datang ke kehidupan mereka.2 Selain itu, batuk kronis sendiri bisa jadi merupakan salah satu tanda adanya gangguan kesehatan dan sebuah gejala penyakit lain yang lebih serius jika berlangsung secara terus-menerus.3 Apabila Sobat memiliki batuk yang berkepanjangan, Sobat disarankan untuk segera memeriksakan ke dokter.

    Baca Juga: Inilah Gejala Corona dari Hari ke Hari

    Apa Saja Penyebabnya?

    Penyebab batuk kronis pada seseorang dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor berikut:1

    • Riwayat merokok
    • Infeksi seperti TBC, pneumonia, atau batuk rejan
    • Riwayat asma
    • Penyakit refluks asam lambung
    • Radang saluran pernapasan atau bronkitis
    • Efek samping obat untuk hipertensi 

    Selain itu, batuk kronis dapat juga merupakan gejala dari penyakit-penyakit di bawah ini, yaitu:1

    • Bronkitis
    • Bronkiektasis
    • Cystic fibrosis
    • Sarkodiosis
    • Penyakit paru interstisial
    • Kanker paru-paru
    • Gagal jantung

    Apa Saja Gejala yang Dapat Menyertai Batuk Kronis?

    Berikut adalah gejala yang dapat menyertai keluhan batuk kronis:3

    • Hidung berair atau tersumbat
    • Menumpuknya ingus di belakang tenggorokan
    • Sakit tenggorokan
    • Suara serak
    • Desah dan nafas pendek
    • Mulas atau rasa asam di mulut
    • Batuk berdarah

    Jenis-jenis batuk kronis

    Batuk kronis ternyata juga mempunyai jenis. Jenisnya adalah sebagai berikut:

    • Batuk kering

    Jenis batuk ini tidak menghasilkan lendir namun dapat mengiritasi paru-paru dan tenggorokan. Batuk ini juga bisa menandakan adanya infeksi virus atau masalah sinus.3

    • Batuk basah

    Jenis batuk ini menghasilkan lendir atau dahak. Warna dahak juga bisa mengindikasikan adanya infeksi bakteri atau cairan di paru-paru.3

    • Batuk akibat stress

    Jenis batuk ini disebabkan oleh terangsangnya refleks batuk di saluran napas saat tubuh dan pikiran sedang mengalami stres. Jenis batuk ini biasanya tidak menghasilkan lendir dan tidak berhubungan dengan infeksi.3

    • Batuk rejan

    Jenis batuk ini biasanya terjadi pada anak-anak dan disebabkan oleh infeksi virus. Batuk ini juga bisa menghasilkan suara yang keras karena adanya pembekakkan pada batang tenggorokan dan juga bersifat sangat menular.3

    Bagaimana Diagnosis dan Terapi Batuk Kronis?

    Pertama kali yang harus dilakukan Sobat jika mempunyai orang tua yang sudah lansia dengan batuk kronis adalah membawanya ke dokter untuk didiagnosis awal. Pada lansia, penyebab batuk kronis yang mudah hilang adalah penyakit gastroesophageal reflux, yaitu batuk yang terjadi di kerongkongan karena refluks asam lambung dari perut, yang menyebabkan iritasi mukosa saluran pernapasan dan terluka oleh efek asam lambung.2 

    Untuk diagnosis, doker akan menanyakan gejala yang dialami dan melakukan pemeriksaan fisik. Barulah kemudian dokter melakukan beberapa pemeriksaan lanjutan seperti:

    • Uji pencitraan yaitu melalui foto rontgen dada dan CT scan untu melihat kondisi paru-paru
    • Tes fungsi paru, yaitu untuk mengukur kapasitas paru-paru
    • Tes dahak, untuk memeriksa kemungkinan infeksi bakteri
    • Tes asam lambung, yaitu untuk mengukur kadar asam lambung di kerongkongan
    • Endoskopi untuk melihat kondisi saluran pernapasan atau kerongkongan dan lambung
    • Biopsi atau pengambilan sampel jaringan dari saluran pernapasan untuk diteliti di laboratorium

    Adakah Metode Pengobatannya?

    Ada, berdasarkan penyebabnya, yaitu:3

    • Batuk yang disebabkan oleh asma dapat diobati dengan steroid inhalasi untuk mengurangi peradangan di saluran pernapasan.
    • Batuk yang disebabkan oleh alergi dapat diobati dengan menghindari hal-hal yang menyebabkan alergi dan mengonsumsi antihistamin untuk meredam reaksi alergi.
    • Batuk yang disebabkan oleh infeksi bakteri dapat diobati dengan antibiotik.
    • Batuk yang disebabkan oleh GERD dapat diobati dengan antasida untuk menetralkan asam lambung dan obat untuk mengurangi asam lambung.

    Selain dengan obat modern, batuk kronis pada lansia juga bisa diredakan dengan obat-obatan alami sebagai berikut:

    Obat Alami Pereda Batuk Kronis

    Jeruk Nipis 

    Kandungan alami di dalamnya berkhasiat meredakan batuk, sehingga saluran pernapasan kembali lega. Cara membuatnya cukup sederhana, yaitu campurkan 3 sdm air perasan jeruk nipis, 3 sdm madu, dan 3 sdm air hangat ke dalam wadah. Kemudian konsumsi 2-4 sendok teh dua kali dalam sehari agar hasilnya lebih maksimal.4

    Daun Andong

    Daun andong dikatakan mampu membantu meredakan batuk kronik yang disertai gejala batuk berdarah. Untuk membuatnya, cukup dengan merebus 5 helai daun ke dalam air mendidih kurang lebih 15 menit. Setelah itu, diamkan sampai kondisinya dingin, dan minum ramuan kurang lebih 100 ml sekali sehari sampai batuk mereda.4

    Jahe dan Kencur

    Jahe dan kencur bisa dimanfaatkan untuk meredakan batuk pada lansia. Caranya adalah rebus jahe dan kencur terlebih dahulu ke dalam segelas air, lalu tunggu sampai volume air mencapai setengah gelas. Kemudian, saring rebusan air ke dalam gelas lalu tambahkan perasan air jeruk nipis dan madu. Minum ramuan ini sekali sehari secara teratur sampai batuk hilang.4

    Baca Juga: Tanaman Obat Tradisional Alternatif Pencegah Corona

    Belimbing Wuluh

    Bunga belimbing wuluh bisa dimanfaatkan untuk meredakan batuk. Cara membuatnya adalah rebus segenggam bunga belimbing wuluh ke dalam secangkir air, lalu rebus hingga mendidih, kemudian saring airnya, dan diamkan sampai hangat. Konsumsi setiap hari dan teratur hingga batuk mereda. Jangan lupa tambahkan perasan air jeruk nipis dan madu agar lebih nikmat.4

    Daun kemangi

    Ambil segenggam daun kemangi, lalu cuci bersih, dan rebus dalam air sampai mendidih. Saring airnya dan konsumsi sekali dalam sehari. Manfaatnya akan terasa selama beberapa kali pemakaian dan obat herbal ini dikatakan tidak menyebabkan efek samping.4

    Daun Sirih

    Rebus daun sirih ke dalam air dan tunggu sampai mendidih. Setelah itu, saring airnya dan diamkan sampai hangat. Agar rasanya lebih nikmat, bisa tambahkan madu secukupnya. Disarankan untuk dikonsumsi cukup sehari sekali.4

    Daun Asam Muda

    Berkhasiat menghilangkan gatal di tenggorokan supaya batuk kering mereda. Cara membuat ramuan ini adalah dengan merebus daun asam muda, daun saga manis, dan bubuk kayu manis ke dalam air hingga mendidih. Saring airnya, lalu biarkan sampai hangat. Air rebusan dapat dikonsumsi sekali sehari secara teratur.4

    Apa Saja Langkah-langkah untuk Pencegahan?

    Pada lansia, batuk kronis dapat dicegah dengan beberapa upaya berikut:2

    Baca Juga: Langganan Batuk dan Pilek? Ini 9 Cara Tepat Mencegahnya

    • Membersihkan tenggorokan, gigi, mulut setiap hari dengan menyikat gigi setelah makan, sebelum tidur, dan setelah bangun tidur
    • Jangan merokok sama sekali karena merokok merupakan penyebab umum penyakit pernapasan
    • Dianjurkan untuk tidak minum air dingin atau es
    • Hindari makan berlebihan, dan jangan berbaring minimal 3 jam setelah makan apabila menderita refluks asam lambung atau GERD
    • Gunakan obat-obatan untuk asma sesuai anjuran dokter
    • Konsumsi pereda batuk sesuai anjuran dokter
    • Konsultasikan kembali dengan dokter mengenai obat antihipertensi yang dikonsumsi, khususnya manfaat dan risiko dari obat ACE inhibitor, karena obat ini dapat menimbulkan efek samping batuk
    • Mengonsumsi madu secara rutin
    • Menjauhi polusi/iritan
    • Perbanyak istirahat

    Itulah hal-hal yang penting diketahui mengenai batuk kronis pada lansia, mulai dari penyebab hingga pencegahannya. Apabila batuk ini tidak ditangani atau dibiarkan saja, mungkin terdapat penyakit tertentu yang mendasarinya, seperti penyakit kanker paru, pneumonia, dan tuberkulosis. Terlebih lagi, lansia merupakan individu yang rentan, sehingga batuk kronis pada lansia harus lebih diperhatikan dan diberikan pengobatan yang tepat.

    Apabila Sobat ingin mengetahui secara lengkap dan dalam mengenai batuk dan pilek silakan tonton video Youtube di bawah ini

    dan jangan lupa subscribe Youtube Prosehat. Nah, bagi Sobat yang memerlukan info lebih lanjut dan produk-produk kesehatan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

    Referensi 

    1. Çolak Y, Nordestgaard B, Laursen L, Afzal S, Lange P, Dahl M. Risk Factors for Chronic Cough Among 14,669 Individuals From the General Population. 2020
    2. Penyebab batuk berkepanjangan pada lansia – KabarSumsel.ID [Internet]. KabarSumsel.ID. 2020 [cited 10 August 2020]. Available from: http://kabarsumsel.id/01-2019/5084/penyebab-batuk-berkepanjangan-pada-lansia.html
    3. Batuk Kronis: Gejala, Jenis, dan Cara Mengatasinya Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 10 August 2020]. Available from: https://health.kompas.com/read/2020/03/20/080000468/batuk-kronis–gejala-jenis-dan-cara-mengatasinya?page=all
    4. Jenis Obat Batuk Alami Untuk Orangtua [Internet]. Berita Kesehatan Lansia/Manula Lanjut Usia. 2020 [cited 10 August 2020]. Available from: https://www.golansia.com/jenis-obat-batuk-alami-untuk-orangtua-632/
    5. Mediatama G. Waspadai 5 penyakit ini jika batuk berkepanjangan [Internet]. PT. Kontan Grahanusa Mediatama. 2020 [cited 10 August 2020]. Available from: https://kesehatan.kontan.co.id/news/waspadai-5-penyakit-ini-jika-batuk-berkepanjangan

     

    Read More
  • Menyusui dan kanker payudara apakah saling berkaitan? Bagaimana hubungannya? Berikut kami berikan ulasan singkat mengenai hubungan antara menyusui dengan kanker payudara. Kanker payudara menjadi perhatian khusus bagi seorang wanita. Tentu semua wanita tidak ingin menderita penyakit yang mengerikan ini. Risiko seorang wanita terkena payudara ternyata akan lebih tinggi apabila tidak mendapatkan air susu ibu. Di […]

    Hubungan Antara Menyusui dan Kanker Payudara

    Menyusui dan kanker payudara apakah saling berkaitan? Bagaimana hubungannya? Berikut kami berikan ulasan singkat mengenai hubungan antara menyusui dengan kanker payudara. Kanker payudara menjadi perhatian khusus bagi seorang wanita. Tentu semua wanita tidak ingin menderita penyakit yang mengerikan ini. Risiko seorang wanita terkena payudara ternyata akan lebih tinggi apabila tidak mendapatkan air susu ibu. Di sinilah kaitannya menyusui dengan kanker payudara.

    bunda menyusui, kanker payudara

     

    Produk Terkait: Vaksinasi HPV Lengkap

    Menurut studi dari Nurse’s Health yang berlangsung sekisar tahun 1997 s.d 2005 lalu, wanita yang keluarga dekatnya menderita kanker payudara (ibu atau saudara perempuan) apabila menyusui, risikonya akan berkurang hingga lebih dari 50%. Jadi, menyusui selain mencegah sang bayi mengalami kanker payudara, juga bermanfaat pada si ibu yang menyusui untuk menurunkan resiko terkenanya kanker payudara.

    Menurut peneliti, bila seorang wanita tidak menyusui, jaringan pada payudaranya akan kembali seperti sebelum hamil. Hal tersebut dapat menyebabkan terjadinya peradangan pada payudara. Peradangan ini sangatlah progresif dan erat kaitannya dengan kanker payudara., erat kaitannya dengan kanker payudara.

    Baca Juga: Cara Pemeriksaan Dini Kanker Payudara

    Selain menurunkan risiko kanker payudara, wanita yang menyusui bayinya lebih dari 12 bulan juga dapat mengurangi resiko lainnya seperti penyakit jantung sebesar 10%. Untuk itu, selain bermanfaat bagi sang bayi, menyusui juga memiliki banyak manfaat pada ibunya.

    Pada dasarnya, kanker payudara dapat terjadi karena mutasi gen yang abnormal. Seseorang dapat terkena kanker tersebut karena adanya beberapa faktor-faktor yang memicu mutasi gen. Faktor-faktor tersebut antara lain, genetik, pola hidup, kurangnya olahraga, riwayat keluarga, dan faktor tidak menyusui.

    Namun, apakah boleh apabila penderita kanker payudara menyusui buah hatinya? Sebenarnya hal ini boleh saja dilakukan, namun diperlukan pertimbangan-pertimbangan besar dan konsultasikan ke dokter spesialis.

    Baca Juga: 10 Mitos dan Fakta Kanker Payudara

    Apabila ibu menyusui mengkonsumsi obat-obatan, perlu berkonsultasi dahulu kepada dokter sebelum memberikan ASI kepada sang bayi. Hal ini karena beberapa obat yang dikonsumsi ibu bisa dikeluarkan juga bersama dengan ASI. Sebab, obat-obatan yang dikonsumsi akan mengalir dalam darah yang kemudian bisa saja terlarut dalam ASI. Sehingga ASI yang di berikan kepada bayinya juga akan memberikan efek obat.

    Lain halnya apabila pemberi ASI hanya melakukan terapi radiasi. Terapi radiasi seperti lumpektomi bersifat tidak ekstensif, sehingga tidak begitu berpengaruh terhadap kemampuan untuk menyusui.

    Demikian artikel mengenai “Hubungan Antara Menyusui dan Kanker Payudara“. Memberikan ASI kepada bayi memberikan banyak manfaat, salah satunya yaitu mengurangi risiko kanker payudara. Mari memberikan ASI ekslusif pada anak-anak kita untuk mendapatkan manfaatnya. Nantikan artikel lain kami untuk mendapatkan informasi kesehatan tubuh yang bermanfaat lainnya.

    Apabila Sobat ingin mengetahui lebih dalam dan lengkap mengenai pemberian ASI yang tepat dan memerlukan informasi kesehatan lainnya maupun membutuhkan produk-produk kesehatan yang berkaitan dengan ASI, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

    Diulas oleh: dr. Anindi Putri Harjanti

     

     

     

    Read More
  • Mitos! Menyusui menyebabkan osteoporosis itu salah, dan cuma mitos! Faktanya tubuh wanita memang sudah dirancang sedemikian rupa untuk menyusui buah hatinya lho. Saat ibu hamil dan menyusui, 3 sampai 5 persen massa tulang Ibu akan diserap untuk kebutuhan buah hati. Tapi, tidak perlu takut, nantinya kepadatan tulang Ibu akan kembali seperti semula. Produksi estrogen yang Ibu […]

    Benarkah Menyusui Menyebabkan Osteoporosis?

    Mitos! Menyusui menyebabkan osteoporosis itu salah, dan cuma mitos! Faktanya tubuh wanita memang sudah dirancang sedemikian rupa untuk menyusui buah hatinya lho. Saat ibu hamil dan menyusui, 3 sampai 5 persen massa tulang Ibu akan diserap untuk kebutuhan buah hati. Tapi, tidak perlu takut, nantinya kepadatan tulang Ibu akan kembali seperti semula. Produksi estrogen yang Ibu hasilkan akan melindungi kepadatan tulang Ibu. Justru ibu yang tidak menyusui memiliki risiko osteoporosis hingga 4 kali lipat, lho.

    Apa yang perlu diperhatikan ibu menyusui?

    Yang penting untuk Ibu pehatikan selama masa hamil dan menyusui adalah mencukupi kebutuhan kalsium. Ibu hamil dan menyusui direkomendasikan untuk mendapatkan asupan kalsium sekitar 1000 milligram setiap harinya. Ibu bisa memenuhi asupan kalsium dengan mengonsumsi sayur-sayuran hijau seperti brokoli dan bayam, juga kacang-kacangan, ikan (tentunya), tahu, susu, maupun keju yang adalah sumber kalsium terbaik. Selain itu, Ibu juga bisa mendapatkan tambahan kalsium dari suplemen yang diresepkan atau dianjurkan oleh dokter.

    Selain itu, Ibu juga bisa menjalankan gaya hidup sehat dengan istirahat yang cukup, terhindar dari asap rokok, dan melakukan olahraga ringan seperti berjalan, yoga, senam, pilates, dan masih banyak lagi. Nah, Ibu jangan lagi takut untuk menyusui karena menyusui tidak menyebabkan osteoporosis dan ASI adalah yang terbaik untuk bayi Ibu. Jadi sekali lagi ditekankan bahwa mitos menyusui menyebabkan osteoporosis adalah tidak benar!

    Jadi, menyusui itu penting, dan ternyata tidak menyebabkan osteoporosis. Apabila Sobat ingin mengetahui lebih dalam dan lengkap nutrisi menyusui yang tepat dan memerlukan informasi kesehatan lainnya maupun membutuhkan produk-produk kesehatan yang berkaitan dengan ASI, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

    Read More
  • Menyusui bayi adalah tugas ibu sebagai fitrah seorang ibu. Namun, tahukah Sobat  bila ayah memiliki peran tersendiri pada ibu menyusui? Penelitian menunjukkan bahwa ternyata sang ayah memiliki peranan yang sangat penting dalam keberhasilan proses menyusui si ibu.  Bagaimana ayah dapat menunjang proses menyusui sehingga dapat berlangsung dengan baik? Yuk, mari kita pahami lebih lanjut. Pentingnya […]

    Pentingnya Peranan Ayah pada Ibu Menyusui

    Menyusui bayi adalah tugas ibu sebagai fitrah seorang ibu. Namun, tahukah Sobat  bila ayah memiliki peran tersendiri pada ibu menyusui? Penelitian menunjukkan bahwa ternyata sang ayah memiliki peranan yang sangat penting dalam keberhasilan proses menyusui si ibu.  Bagaimana ayah dapat menunjang proses menyusui sehingga dapat berlangsung dengan baik? Yuk, mari kita pahami lebih lanjut.

    Pentingnya menyusui

    Menyusui adalah hal yang sangat penting untuk kesehatan bayi maupun kesehatan Ibu. Badan organisasi kesehatan dunia atau World Health Organization (WHO) menganjurkan pemberian Air Susu Ibu (ASI)  diberikan secara eksklusif minimal 6 bulan pertama kehidupan bayi atau yang disebut sebagai ASI eksklusif. ASI mengandung banyak sekali manfaat untuk bayi, mulai dari kandungan nutrisi yang lengkap, kandungan antibodi dan sel-sel imun yang diperlukan untuk menunjang daya tahan tubuh bayi yang masih belum sempurna, serta segudang nutrisi penting lainnya. ASI penting untuk membantu bayi  tumbuh dan berkembang secara optimal. Perlu diingat, semua manfaat ASI ini tidak dapat digantikan dengan susu lain semahal apapun.

    Meski demikian, pada kenyataannya masih banyak bayi yang tidak mendapatkan ASI secara optimal. Menyusui secara terus-menerus dan konsisten dipengaruhi oleh banyak sekali faktor berupa faktor sosial, psikologis, emosional, dan lingkungan. Agar Ibu dapat konsisten untuk menyusui diperlukan dedikasi dan komitmen. Namun, kita juga tidak boleh lupa, seringkali Ibu menghadapi banyak rintangan dalam memberikan ASI kepada bayinya, mulai dari urusan dalam rumah tangga yang sangat banyak, pekerjaan yang tidak dapat ditinggalkan, masalah di dalam keluarga, persoalan adat istiadat, hingga kondisi psikologis ibu, dan berbagai macam masalah lainnya. Semua hal tersebut dapat memengaruhi Ibu untuk menyusui baik secara langsung ataupun tidak langsung.

    Lalu, Bagaimana Peranan Ayah dalam Menyusui?

    Nah, ternyata Ibu sangat membutuhkan dukungan (support) Ayah agar dapat melalui setiap tantangan  dalam menyusui bayinya. Jika bertanya pada Ibu, dukungan siapakah yang paling penting? Ayah adalah nama  yang pertama kali muncul, bukan petugas kesehatan, bukan anggota keluarga lain, bukan teman-teman. Jadi, Ayah harus turut ikut berperan aktif ya!

    Ayah  adalah kepala  keluarga yang berperan penting sebagai penentu sang Ibu ketika ingin menyusui bayinya kelak atau tidak, dan hal ini biasanya sudah mulai didiskusikan dan ditentukan sejak Ibu masih mengandung. Ayah yang bersikap positif dan mendukung Ibu dalam menyusui tentu akan meningkatkan semangat Ibu untuk menyusui dan keberhasilan menyusui di kemudian hari. Namun, kalau sang Ayah sudah bersikap negatif  dan kurang/tidak mendukung Ibu untuk menyusui sejak awal, maka hal tersebut akan mempengaruhi psikologis Ibu secara tidak langsung dan semangat untuk menyusui bayinya nanti.

    Bukan hanya ibu yang harus mengetahui bahwa menyusui itu penting untuk bayinya, ayah pun harus memiliki pengetahuan, pandangan dan pengertian yang sama. Dengan demikian, Ayah dapat memberikan dukungan lebih baik bagi ibu. Apa saja bentuk dukungan yang dapat si ayah berikan? Dukungan yang dapat diberikan sangatlah bervariasi, seperti ikut membantu mengurusi urusan rumah tangga dan pekerjaan ibu, memberi dukungan emosional dan turut aktif memberi saran bagi ibu, mendampingi Ibu dan memberi rasa nyaman dalam menyusui bayinya terutama pada saat pertama kali menyusui, ikut membantu mengurus si kecil seperti memandikan atau mengganti popok, hingga memberi dukungan penuh dalam keuangan keluarga, dan berbagai bentuk dukungan lain yang dapat diberikan.

    Semakin kuat dan besar dukungan ayah bagi ibu, maka ibu dapat menyusui semakin optimal, durasi menyusui pun lebih lama, konsisten serta kontinu. Penelitian pun menunjukkan, dukungan ayah yang baik tidak hanya memiliki pengaruh positif  pada ibu, sang bayi pun ternyata akan lebih sehat, pertumbuhan dan perkembangannya akan lebih baik dan optimal.

    Kesimpulan

    Wah, peranan ayah ternyata sangat diperlukan  untuk mendukung sang Ibu. Ternyata ayah tidak boleh hanya diam saja dan bersikap pasif, atau bahkan tidak mendukung. Oleh karena itu, setelah membaca tulisan ini, setiap ayah diharapkan dapat mengetahui betapa pentingnya menyusui dan dapat ikut turut serta berperan aktif mendukung sang ibu secara penuh dalam menyusui bayinya.

    Itulah mengenai pentingnya peranan ayah pada ibu menyusui.  Apabila Sobat ingin mengetahui lebih dalam dan lengkap mengenai nutrisi menyusui dan memerlukan informasi kesehatan lainnya maupun membutuhkan produk-produk kesehatan yang berkaitan dengan ibu menyusui, silakan hubungi asisten kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

     

     

     

     

    Referensi

    1. Datta, J., Graham, B., &Wellings, K. The role of fathers in breastfeeding: decision-making and support. British Journal of Midwifery. 2012;20(3);159–67.
    2. Tohotoa, J., Maycock, B., Hauck, Y. L., Howat, P., Burns, S., &Binns, C. W. Dads make a difference: an exploratory study of paternal support for breastfeeding in Perth, Western Australia. International Breastfeeding Journal. 2009;4;1–9.
    3. Brown A. Father’s experience of supporting breastfeeding: challenges for breastfeeding promotion and education. Maternal Child and Nutrition. 2014; 10: 510-526.
    4. Abu-Abbas MW, Kasssab M, Shelash K. Fathers and breastfeeding process: determining their role and attitudes.2016; 12 (18)
    5. Rempel, L. A., &Rempel, J. K. The breastfeeding team: The role of involved fathers in the breastfeeding family. Journal of Human Lactation. 2011;27(2);115–21.
    6. Mithani, Y., Premani, Z. S.,Kurji, Z., & Rashid, S. Exploring Fathers’ Role in Breastfeeding Practices in the Urban and Semiurban Settings of Karachi, Pakistan. The Journal of Perinatal Education. 2015;24(4);249–60.
    Read More
  • Ibu masih menyusui ASI, dan akan terbang perdana dengan si buah hati? Lengkapi 8 checklist untuk Sobat yang masih menyusui bayi dengan ASI ketika naik pesawat sebagai petunjuk sebelum terbang dengan si buah hati. Penting juga untuk mengetahui prosedur yang diterapkan setiap maskapai penerbangan terkait dengan peraturan membawa bayi naik pesawat. Berikut 8 checklist wajib […]

    8 Checklist Ibu Menyusui dengan Bayinya Saat Naik Pesawat

    Ibu masih menyusui ASI, dan akan terbang perdana dengan si buah hati? Lengkapi 8 checklist untuk Sobat yang masih menyusui bayi dengan ASI ketika naik pesawat sebagai petunjuk sebelum terbang dengan si buah hati. Penting juga untuk mengetahui prosedur yang diterapkan setiap maskapai penerbangan terkait dengan peraturan membawa bayi naik pesawat. Berikut 8 checklist wajib yang harus diperhatikan:

    Checklist Ibu Menyusui dengan Bayinya Saat Naik Pesawat

    1.Double-check jadwal penerbangan: pastikan Sobat mengetahui jadwal keberangkatan dan waktu kedatangan tidak berubah. Jika ada perubahan jadwal, bayi akan terlunta-lunta di bandara. Walaupun akhirnya harus menunggu pesawat yang delay, jangan lupa menggunakan pakaian santai yang memungkinkan Ibu menyusui bayi dengan mudah di nursing room.

    2. Pastikan beberapa hal ini saat booking tiket: Pastikan waktu terbang, kursi tambahan, seat, dan pesan tempat duduk di depan (bulkhead seat) sudah Anda perhitungkan sebelumnya. Bulkhead seat memiliki ruang lebih untuk kaki Anda dan letaknya lebih jauh dari mesin pesawat yang bising. Bayi Anda dapat tidur dengan nyaman selama dalam perjalanan. Anda juga dapat menyusui dengan lebih mudah dan aman tanpa harus malu.

    3. Pastikan maskapai penerbangan membolehkan bayi terbang: ketentuan setiap maskapai berbeda-beda. Jadi pastikan maskapai penerbangan Anda membolehkan si kecil terbang. Beberapa maskapai mengizinkan bayi minimum usia 2 hari, dan ada pula yang minimum usia 14 hari aman untuk melakukan perjalanan di udara. Maskapai penerbangan juga akan meminta surat keterangan medis dari dokter yang menyatakan bahwa bayi Sobat cukup sehat untuk terbang. Sementara usia terbaik bayi untuk naik pesawat adalah minimal 3 bulan karena daya tahan tubuhnya sudah lebih kuat dalam menghadapi perubahan suhu udara.

    4. Perhatikan kondisi kesehatan bayi: Sebaiknya 2 minggu sebelum perjalanan, perhatikan kondisi buah hati Anda. Apabila dalam rentang waktu 2 minggu ia mengidap flu atau batuk, konsultasikan ke dokter Anda mengenai hal tersebut. Jangan lalai dalam point ini karena jika bayi Anda flu berat, gendang telinganya bisa pecah ketika di udara akibat perbedaan tekanan udara yang ia alami!

    Baca juga: 7 Tips Bantu Balita Tetap Tenang Saat Terbang

    5. Cek kelengkapan dokumen bayi: Banyak maskapai menerapkan peraturan bahwa bayi harus duduk di pangkuan penumpang dewasa. Setiap 1 penumpang dewasa hanya dibolehkan membawa 1 bayi. Walaupun tidak memiliki tempat duduk sendiri, bayi tetap membutuhkan tiket, bukti usia seperti akte lahir, dan tentunya paspor ketika terbang ke luar negeri. Pastikan dokumen miliknya sudah lengkap.

    6. Jangan lupa perlengkapan dan kebutuhan bayi: double checklist perlengkapan dan kebutuhan si buah hati ini yang harus berada di dalam kabin bersama Anda. Pastikan tas yang membawa kebutuhan ini tidak terlalu besar.

    • Susu formula hangat 2-3 botol untuk dikonsumsi selama terbang
    • Makanan bayi (biskuit atau cereal)
    • Gelas dengan sippy cup untuk membantu bayi Anda makan
    • Stok popok
    • Pakaian ganti untuk Anda dan bayi Anda
    • Tisu basah
    • Selimut hangat
    • Pakaian hangat
    • P3k anak atau first-aid kit
    • Mainan kesukaannya
    • Bib
    • Toiletries

    klik di sini beli p3k keluarga

    Beli di sini: Paket P3K Liburan Keluarga

    7. Perhatikan waktu tidur Ibu dan bayi: pertimbangkan estimasi perjalanan yang kemungkinan akan menghabiskan jam tidur siangnya selama di dalam pesawat. Dengan begitu bayi Sobat tidak akan gelisah dan rewel. Ibu juga perlu beristirahat. Jadi pastikan Sobat tidak terbang hanya berdua dengan bayi Anda. Setidaknya suami harus menemani untuk gantian menggendong bayi Anda.

    8. Berikan ASI dan sumbat telinganya pada saat take off dan landing: Beberapa menit sebelum takeoff dan landing, pastikan si kecil diberikan ASI agar perhatiannya teralihkan, jika Anda tidak dapat membuatnya terlelap secara alami. Sumbat telinganya dengan kapas untuk mengurangi tekanan udara pada saat di ketinggian.

    Dengan 8 checklist untuk Ibu yang masih menyusui di atas semoga liburan bersama bayi dengan pesawat terbang lebih terjamin dalam hal kenyamanan dan keselamatan bayi Anda. 

    Apabila Sobat ingin mengetahui lebih dalam dan lengkap mengenai pemberian ASI yang tepat dan memerlukan informasi kesehatan lainnya maupun membutuhkan produk-produk kesehatan tentang ASI, silakan hubungi asisten kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

    Have a nice vacation!

    klik di sini ebook p3k keluarga

    Free Download E-book P3K Keluarga: Tips dan Checklist Jaga Daya Tahan Tubuh Saat Liburan

    Referensi:

    Read More
  • Menyusui merupakan hal yang menyenangkan bagi seorang ibu. Menyusui juga mempengaruhi tumbuh kembang pada bayi. ASI mengandung banyak sekali manfaat untuk seorang anak. Sehingga, ibu juga membutuhkan banyak asupan nutrisi dan gizi yang baik untuk tubuh hingga kurang lebih 500 kalori. Saat menyusui hindari menurunkan berat badan karena kurangnya asupan nutrisi dan gizi akan berdampak […]

    Cepat Lapar Karena Menyusui Bayi? Seringlah Asup 3 Makanan Ini

    Menyusui merupakan hal yang menyenangkan bagi seorang ibu. Menyusui juga mempengaruhi tumbuh kembang pada bayi. ASI mengandung banyak sekali manfaat untuk seorang anak. Sehingga, ibu juga membutuhkan banyak asupan nutrisi dan gizi yang baik untuk tubuh hingga kurang lebih 500 kalori. Saat menyusui hindari menurunkan berat badan karena kurangnya asupan nutrisi dan gizi akan berdampak pada anak anda. Anak Sobat membutuhkan nutrisi untuk perkembangan otak dan tubuhnya.

    Jenis makanan apa saja yang wajib dikonsumsi? Makanan untuk Ibu menyusui sangat berbeda dari kebanyakan orang. Ibu menyusui sangat membutuhkan banyak nutrisi dalam makanan yang ia makan.

    Makanan Apa Saja yang Harus Dikonsumsi oleh Ibu Menyusui?

    1. Air Putih

    Ibu menyusui harus tercukupi kebutuhan cairan tubuhnya. Sobat direkomendasikan untuk selalu minum air putih secara teratur. Meski anda tidak haus, Sobat wajib minum air putih dahulu. Memang, minum air putih tidak berpengaruh pada ASI untu bayi, tapi perlu anda ketahui bahwa mencukupi cairan yang masuk ke tubuh sangat penting apalagi bagi anda yang menyusui karena pada saat and meyusui akan melepaskan atau mengeuarkan hormon oksitosin yang membuat anda merasa haus.

    2. Makanan Mengandung Vitamin dan Mineral

    Ibu menyusui harus memenuhi asupan gizi, vitamin dan mineral yang lebih dari biasanya. Sehingga, untuk mencukupi kebutuhan bayi dan ibu tentunya, maka Sobat harus menyeimbangkan makanan yang sehat serta alami. Biasanya, sumber energi pada makanan yang mengandung bahan alami bertahan sangat lama dari pada makanan lainnya yang berbau sintesis. Sobat juga disarankan untuk minum vitamin prenatal yang berguna bagi bayi.

    3. Makanan Mengandung Kalori Tinggi

    Sobat sangat disarankan mengonsumsi makanan yang mengandung kalori tinggi. Pada umumnya ibu menyusui butuh 500 kalori lebih dari pada wanita yang tidak menyusui. Jika Sobat merasa lapar tetap makan, tetapi juga perlu diperhitungkan makanan yang harus dikonsumsi. Tidak semua ibu menyusui membutukan kalori yang sama, semua itu karena faktor kondisi dan berbagai macam yang dilakukan ibu tersebut. Bahkan tidak menutup kemungkinan banyaknya aktivitas dan metabolisme tubuh juga dapat berpengaruh terhadap kalori tersebut

    Makanan Apa Saja Yang Baik Untuk Ibu Menyusui?

    Makanan yang baik untuk ibu menyusui tentunya makanan yang mengandung banyak gizi, nutrisi, vitamin dan mineral. Makanan sehat yang anda makan, tentu saja mengandung banyak nutrisi, tapi makanan yang mengandung paling banyak nutrisi adalah

    • Beras Merah/Gandum

    Beras dan gandum mengandung banyak karbohidrat yang baik untuk tubuh dan harus dipenuhi. Anda juga harus memakan makanan yang mengandung karbohidrat seperti nasi dan roti. Sobat harus tahu, gandum utuh mempunyai beberaapa manfaat yang baik bagi bayi dan ibu menyusui karena mengandung asam folat.

    • Telur dan Ikan

    Telur dan ikan sama-sama mengandung protein yang tinggi. Anda harus mencukupi kebutuhan protein dengan mengonsumsi telur, daging dan ikan karena telur mengandung vitamin D untuk proses pembentukan tulang bayi. Anda disarankan untuk memilih telur yang mengandung DHA, karena dalam kandungan tersebut terdapat asam lemak esensial yang tinggi. DHA juga sangat baik untuk perkembangan syaraf pada bayi.

    • Sayuran dan Buah

    Buah dan sayur juga mempunyai peran penting dalam perkembangan anak dan ibu menyusui karena sayuran dan buah mengandung mikronutrisi. Sayuran dan buah juga meengandung vitamin A, vitamin C, zat besi, Kalsium dan Antioksidan. Beberapa buah juga kaya akan vitamin, mineral dan energi. Konsumsilah buah dan sayur yang mengandung serat, karena bisa memperlancar pencernaan buat anda. Konsumsilah sayuran hijau dan buah yang tidak mengandung pestisida mulai dari sekarang.

    • Susu Rendah Lemak

    Susu memang mempunyai peran penting untuk ibu menyusui. Susu mengandung vit D, vitamin B, dan protein yang baik untuk tubuh dan pertunbuhan pada bayi. Susu yang disarankan adalah produk susu yang rendah lemak seperti yogurt, keju, susu atau produk lainnya karena memiliki salah satu sumber kalsium yang baik untuk pertumbuhan tulang anak.

    • Wortel

    Wortel juga sangat baik untuk perkembangan anak karena wortel mengandung vitamin A. Anda juga bisa mengonsumsinya.

    • Kacang-Kacangan

    Kacang- kacangan juga kaya akan zat besi yang baik untuk tulang.

    Pantangan Makanan untuk Ibu Menyusui

    Pantangan untuk ibu menyusui makan makanan/ minuman yang tidak baik untuk kesehatan si kecil dan tumbuh kembang si kecil. Lalu makanan/ minuman apa saja yang tidak diperbolehkan unttuk ibu hamil?
    • Minuman yang mengandung alkohol sangat tidk baik untuk ibu menyusui dan untuk perkembangan anak
    • Minuman yang mengandung kafein juga tidak direkomendasikan untuk ibu menyusui, karena akan berpengaruh pada bayi
    • Ikan yang mengandung merkuri. Ikan yang mengandung merkuri biasanya adalah ikan yang hidup di laut.

    Mulai dari sekarang makanlah, makanan yang sehat untuk tubuh dan perkembangan bayi anda karena semua itu sangat berpengaruh pada perkembangan otak dan tubuhnya. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Sobat Sehat.

    Apabila Sobat ingin mengetahui lebih dalam dan lengkap makanan yang tepat untuk menyusui supaya tidak cepat laiar  dan memerlukan informasi kesehatan lainnya maupun membutuhkan produk-produk kesehatan untuk mengenai hal tersebut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

     

     

    Read More
  • Memberikan ASI secara ekslusif adalah salah satu hal penting yang tidak boleh dilupakan karena ASI akan mendorong pertumbuhan dan perkembangan anak. ASI adalah asupan paling steril untuk bayi khususnya bagi yang masih berusia beberapa bulan saja, dan juga berfungsi untuk meningkatkan daya tahan anak sehingga kebal terhadap berbagai jenis penyakit. Salah satu manfaat utama ASI […]

    10 Makanan Ibu Menyusui Supaya Bayi Cerdas dan Sehat

    Memberikan ASI secara ekslusif adalah salah satu hal penting yang tidak boleh dilupakan karena ASI akan mendorong pertumbuhan dan perkembangan anak. ASI adalah asupan paling steril untuk bayi khususnya bagi yang masih berusia beberapa bulan saja, dan juga berfungsi untuk meningkatkan daya tahan anak sehingga kebal terhadap berbagai jenis penyakit. Salah satu manfaat utama ASI yang tidak boleh kita lupakan adalah untuk mempererat hubungan bayi dan ibunya, dan pastinya hal ini sangat berpengaruh positif terhadap kondisi psikologis bayi.

    makanan wanita setelah melahirkan

    Menurut beberapa ahli, ASI sebaiknya diberikan hingga bayi berusia 2 tahun dan kita mulai bisa memberikan makanan pendamping sejak bayi berusia 6 bulan. Tentu saja makananan yang diberikan harus makanan yang halus dan mudah diolah sehingga tidak mengganggu sistem pencernaan bayi. Ibu tentu saja harus menjaga pola makannya selama menyusui karena asupan makanan ibu juga akan berpengaruh terhadap kesehatan anak. Selain mengonsumsi berbagai makanan sehat, terdapat beberapa jenis makanan yang dapat memicu kecerdasan anak lho! Wah yang benar nih? Daripada semakin penasaran, yuk kita simak penjelasan berikut ini!

    Makanan Ibu Menyusui Supaya Bayi Cerdas dan Sehat

    1. Telur

    Bukan rahasia lagi pastinya jika telur adalah salah satu jenis makanan menyehatkan dan memiliki banyak manfaat untuk bayi. Tingginya kandungan kolin pada telur berfungsi untuk meningkatkan daya ingat bayi alias dapat membuat mereka memiliki daya memori yang lebih baik daripada anak seusianya. Selain itu, tingginya kandungan DHA pada telur berperan membantu proses perkembangan saraf pada bayi terutama pada saraf otak yang berarti meningkatkan kecerdasan otak anak. Sebagian orang juga percaya jika ibu sudah rutin mengonsumsi telur sejak hamil, mereka akan memiliki anak yang cerdas nantinya.

    2. Ikan

    Ikan adalah jenis makanan berikutnya yang disarankan untuk dikonsumsi selama ibu menyusui. Tingginya kandungan DHA pada ikan sangatlah efektif untuk meningkatkan kecerdasan bayi. Bukan hanya itu saja, tingginya kandungan asam folat, mineral, lemak, serta protein juga berfungsi untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi sehari-hari. Beberapa jenis ikan dan makanan laut yang aman untuk dikonsumsi selama kita menyusui adalah salmon, tuna, udang, kerang, dan lain-lain.

    3. Kacang-kacangan

    Berbagai jenis kacang-kacangan juga efektif untuk meningkatkan kecerdasan anak bahkan membuat mereka semakin mudah untuk berkonsentrasi saat beraktivitas. Rahasia ini ada pada kandungan kacang-kacangan yang tinggi akan zat besi, di mana ketika anak kekurangan zat besi akan berdampak pada sistem neutransmiter bayi. Ketika fungsi ini terganggu maka akan menyebabkan anak sulit untuk berkonsentrasi bahkan daya ingat mereka juga tidak terlalu bagus.

    4. Daging sapi

    Daging merupakan jenis makanan yang kaya akan kandungan zat besi dan protein yang pastinya juga berfungsi untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ibu sehari-hari. Tercukupinya kebutuhan nutrisi ibu juga berarti memenuhi kebutuhan nutrisi dan gizi anak dan kedua hal inilah yang mendukung pertumbuhan tubuh dan perkembangan kecerdasan bayi.

    5. Alpukat

    Alpukat adalah salah satu jenis buah yang disarankan untuk dikonsumsi ibu semenjak menyusui karena berbagai manfaat yang bisa didapatkan. Tingginya kandungan omega-3 pada alpukat berfungsi untuk meningkatkan kecerdasan bayi. Bukan hanya itu saja, alpukat juga mampu meningkatkan kualitas ASI untuk menjaga kesehatan kulit bayi dan meminimalisir terjadinya peradangan sewaktu-waktu.

    6. Produk olahan susu

    Bukan hanya bayi yang membutuhkan susu, tapi ibu juga perlu asupan susu yang pastinya memiliki pengaruh positif terhadap kondisi bayi. Tingginya kalium pada usus akan mendukung pertumbuhan dan perkembangan otak bayi, dan pastinya juga mendukung perkembangan tulang anak. berbagai produk olahan susu yang dianjurkan untuk dikonsumsi ibu menyusui adalah keju, yogurt, dan susu.

    7. Blueberi

    Blueberi adalah jenis buah berikutnya yang aman dan dianjurkan untuk dikonsumsi ibu menyusui. Tingginya kandungan flavonoid pada blueberri berfungsi untuk meningkatkan daya ingat, konsentrasi, serta kemampuan berpikir bayi secara keseluruhan. Selain itu, mengonsumsi blueberry secara rutin juga menurunkan risiko anak mengalami gangguan mental di kemudian hari. Kita bisa mengonsumsi blueberi sebagai buah atau mencampurkannya dengan oatmeal untuk mengoptimalkan manfaat yang kita dapatkan.

    8. Pepaya

    Pepaya adalah buah yang tidak boleh kita lupakan dan sebaiknya rutin kita konsumsi sejak melahirkan. Pepaya adalah buah yang kaya akan kandungan vitamin A serta serat dan hal ini berfungsi untuk menjaga sistem pencernaan ibu dan bayi dan pastinya menjaga mata tetap sehat. Bukan hanya itu saja, mengonsumsi pepaya dapat mendukung perkembangan otak bayi serta menangkal radikal bebas.

    9. Roti gandum

    Roti gandum adalah jenis makanan berikutnya yang bisa membuat bayi cerdas dan kita bisa mengonsumsi roti gandum sebagai pengganti nasi. Tingginya kandungan asam folat pada roti gandum inilah yang berfungsi untuk meningkatkan kecerdasam bayi. Selain roti gandum, kita juga bisa mengonsumsi berbagai jenis makanan lainnya yang tinggi akan kandungan asam folat seperti asparagus, kacang merah, brokoli, sereal, ataupun berbagai sayuran hijau.

    10. Buah zaitun

    Jenis makanan terakhir yang bisa kita konsumsi untuk membuat bayi semakin cerdas adalah buah zaitun. Mengonsumsi buah zaitun secara rutin akan mengurangi risiko kerusakan otak kering pada anak dan kandungan lemak tak jenuh yang tinggi di dalamnya akan meningkatkan asupan oksigen ke otak anak.

    Nah, itu tadi adalah beberapa jenis makanan yang sebaiknya kita konsumsi selama menyusui agar perkembangan otak anak tidak mengalami hambatan dan pastinya membuat anak semakin cerdas ketika mereka tumbuh dewasa. Makanan tersebut terdengar lezat dan mudah untuk didapatkan bukan? Jadi, tunggu apalagi untuk hidup lebih sehat dari sebelumnya dan memiliki anak cerdas?

    Apabila Sobat ingin mengetahui lebih dalam dan lengkap mengenai nutrisi tepat untuk ibu menyusui setelah melahirkan dan memerlukan informasi kesehatan lainnya maupun membutuhkan produk-produk kesehatan untuk hal tersebut, silakan hubungi asisten kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

     

     

    Read More
  • List biaya imunisasi anak di Jakarta merupakan hal yang ingin sekali diketahui para orang tua yang berada di Jakarta dan sekitarnya untuk mengimunisasi anak-anak mereka terutama di tengah pandemi Corona. Tentu banyak orang tua yang bertanya-tanya apakah biaya imunisasi anak ini tetap atau berubah selama pandemi? Hal ini perlu diketahui mengingat virus Corona semenjak datang […]

    Inilah List Biaya Imunisasi Anak di Jakarta Selama Corona

    List biaya imunisasi anak di Jakarta merupakan hal yang ingin sekali diketahui para orang tua yang berada di Jakarta dan sekitarnya untuk mengimunisasi anak-anak mereka terutama di tengah pandemi Corona. Tentu banyak orang tua yang bertanya-tanya apakah biaya imunisasi anak ini tetap atau berubah selama pandemi? Hal ini perlu diketahui mengingat virus Corona semenjak datang ke Indonesia pada awal Maret sudah membuat banyak orang terjangkit dan terdampak secara ekonomi sehingga banyak yang menjadi pengangguran.

    Hal tersebut juga akan berdampak bagi orang tua yang masih mempunyai anak yang harus mendapatkan imunisasi dasar lengkap supaya tumbuh-kembang anak tidak terganggu oleh penyakit-penyakit menular seperti Corona sehingga di saat dewasa mereka tidak mengalami kelumpuhan total hanya karena tidak diimunisasi. Apalagi anak-anak yang lengkap imunisasinya di masa kecil akan menjadi modal yang bagus menuju Indonesia Emas 2045 seperti yang sudah dicanangkan pemerintah. Sebab, pada 100 tahun kemerdekaan Indonesia itu, Indonesia akan mengalami kelebihan demografi penduduk dari usia muda terutama yang lahir pada 2020.

    IDAI sebagai badan tertinggi penyelenggara imunisasi anak di Indonesia juga telah menyatakan bahwa imunisasi anak tetap harus dilakukan di masa pandemi, dan tidak boleh ditunda. Karena  jika ditunda atau terlewat akan mempengaruhi kekebalan tubuh anak. Hal ini juga berdasarkan Permenkes Nomor 12 Tahun 2017. Meski begitu, IDAI memberikan kelonggaran untuk daerah yang rawan Corona imunisasi bisa ditunda 2 minggu atau sebulan. Namun, jika di daerah rawan itu imunisasi darurat bisa dilakukan, harus segera dilakukan supaya kekebalan tubuh anak tetap ada dan terpenuhi.

    Baca Juga: Seperti Apa Imunisasi Anak di Masa Pandemi Covid-19?

    Untuk tempat pelaksanaannya, sesuai dengan Petunjuk Teknis Pelayanan Imunisasi Pada Masa Pandemic Covid-19 dari Kementerian Kesehatan bisa dilakukan di tempat-tempat berikut:

    Fasilitas-fasilitas Kesehatan

    Fasilitas-fasilitas kesehatan seperti posyandu, puskesmas, dan rumah sakit tetap melaksanakan imunisasi dasar lengkap untuk anak-anak namun dengan berbagai protokol kesehatan seperti melakukan physical distancing 1-2 meter, melakukannya di ruangan yang cukup besar dan mempunyai sirkulasi udara yang bagus untuk mencegah terjadinya penularan Corona secara airborne, dan petugas medis memakai APD lengkap.

    Selain itu, ruangan dipastikan harus steril sebelum dan sesudah dengan disemprotkan cairan desinfektan. Tak lupa, setiap orang yang mau mengimunisasi anaknya harus memakai masker dan mencuci tangan. Untuk jam kunjungan pun diusahakan tidak sampai membuat orang tua yang mengimunisasi anaknya lama menunggu supaya tidak tertular virus. Karena itu, diharapkan orang tua untuk mengatur jadwal imunisasi anak sebelumnya dengan mengatur janji bertemu dokter kemudian membuat catatan jadwal kunjungan berikutnya sehingga memudahkan orang tua.

    Di Tempat Pribadi Dokter

    Fasilitas-fasilitas kesehatan merupakan fasilitas publik yang sudah pasti ramai pengunjung, dan hal tersebut tentu akan membuat orang tua menjadi risih dan khawatir akan keselamatan mereka dan anak-anaknya dapat tertular virus Corona meskipun sudah ada penerapan protokol-protokol kesehatan. Untuk hal ini, orang tua yang khawatir bisa menggantinya dengan mengimunisasi di tempat pribadi dokter yang bersangkutan sehingga akan menjadi lebih aman karena hanya ada interaksi 2-3 orang dalam satu ruangan. Imunisasi di tempat pribadi dokter ini juga tidak harus memakai antrean karena berdasarkan perjanjian, dan bisa dilakukan tanpa harus menunggu seperti di fasilitas-fasilitas kesehatan.

    Rumah Orang Tua yang Anaknya Diimunisasi

    Tempat terakhir yang disarankan untuk imunisasi anak di tengah pandemi adalah rumah orang tua si anak yang akan diimunisasi. Rumah sangat dianjurkan karena sifat virus Corona yang mudah menyebar secara massif.  Apalagi pemerintah tetap meminta sebagian besar warga untuk tetap di rumah apabila tidak mempunyai kepentingan selama masa PSBB Transisi di Jakarta. Untuk itu, para orang tua bisa memanfaatkan layanan vaksinasi ke rumah dari dinas kesehatan setempat atau klinik dan rumah sakit negeri atau swasta.

    Baca Juga: Cara Imunisasi Tetap Aman Selama Covid-19

    List Daftar Biaya Imunisasi Anak di Jakarta Selama Corona

    Di bawah ini adalah daftar biaya imunisasi anak di Jakarta selama pandemic Corona atau pada tahun 2020 ini. Berikut adalah daftarnya:

    Imunisasi Hepatitis B

    Hepatitis B merupakan salah satu imunisasi dasar lengkap yang wajib diberikan kepada anak sebagai perlindungan terhadap penyakit hepatitis B yang merupakan salah satu penyakit menular. Vaksin ini diberikan saat anak baru pertama kali lahir hingga 4 bulan. Untuk harganya berkisar dari angka Rp 90.000 hingga Rp 120.000

    Imunisasi Polio

    Selain hepatitis B, vaksin yang juga diberikan pada anak adalah polio yang berfungsi melindungi anak dari serangan penyakit polio yang bisa menyebabkan kelumpuhan pada anak sehingga mempengaruhi tumbuh-kembang anak. Vaksin ini diberikan pada saat anak baru lahir hingga 4 bulan. Harganya sendiri mulai dari Rp 85.000 hingga Rp 300.000.

    Imunusasi BCG

    Imunisasi BCG adalah imunisasi yang diberikan untuk melindungi tubuh dari kuman penyakit tuberculosis, yaitu penyakit yang bisa menyerang saluran pernapasan, tulang, otot, kelenjar getah bening, kulit, otak, saluran cerna hingga ginjal. Imunisasi hanya dilakukan sekali, yakni pada saat bayi berusia 2-3 bulan melalui suntikan. Untuk harganya mulai dari Rp 250.000 hingga Rp 375.000.

    Imunisasi DPT

    Imunisasi DPT adalah vaksin kombinasi yang diberikan untuk mencegah tiga penyakit, yakni difteri, pertusis (batuk rejan), dan tetanus. Difteri – infeksi bakteri yang dapat menyebabkan hambatan jalur napas di tenggorokan dan mengakibatkan gangguan saluran pernapasan. Harga untuk imunisasi ini dimulai dari Rp 135.000 hingga Rp 300.000.

    Imunisasi Campak

    Imunisasi campak adalah imunisasi yang diberikan untuk mencegah serangan penyakit campak kepada anak-anak. Penyakit ini dapat menyebabkan pneumonia, diare, dan radang otak (ensefatitis). Imunisasi diberikan sebanyak 3 kali, yakni pada anak berusia 9 bulan, 18 bulan, dan 6 tahun. Namun, apabila anak sudah diberikan vaksin MR/MMR di usia 15 bulan, pemberian imunisasi campak di usia 18 bulan sudah tidak perlu karena vaksin MR/MRR sudah mengandung vaksin campak. Untuk harga, kisarannya adalah dimulai dari Rp 130.000 hingga Rp 155.000.

    Selain daftar harga imunisasi dasar lengkap untuk anak di atas, berikut adalah juga daftar harga untuk imunisasi tambahan.

    Daftar List Imunisasi Tambahan

    • Hib dimulai dari harga Rp 215.000 hingga Rp 219.000
    • PCV dimulai dari harga 400.000 hingga Rp 800.000
    • Rotavirus dimulai dari harga Rp 280.000 hingga Rp 400.000
    • Influenza dimulai dari harga Rp 165.000 hingga Rp 290.000
    • MMR dimulai dari harga Rp 165.000 hingga Rp 475.000
    • Tifoid dimulai dari harga Rp 150.000 hingga Rp 400.000
    • Hepatitis A dimulai dari harga Rp 350.000 hingga Rp 550.000
    • Varisela (cacar air) dimulai dari harga Rp 450.000 hingga Rp 630.000

    Imunisasi-imunisasi tambahan tersebut mulai dari tifoid hingga varisela pemberiannya dimulai dari umur 1-2 tahun hingga 18 tahun, yang berarti imunisasi-imunisasi tersebut juga berlaku untuk orang dewasa.

    Baca Juga: Jadwal Imunisasi Anak dan Bayi Terbaru dan Lengkap 2020

    Itulah daftar harga imunisasi anak di Jakarta yang tersedia di klinik atau rumah sakit selama Corona. Harga yang ada di atas bisa berbeda-beda tergantung fasilitas kesehatannya. Selain di fasilitas-fasilitas kesehatan seperti rumah sakit, klinik, puskesmas, dan posyandu, Sobat Sehat juga bisa memanfaatkan layananan vaksinasi ke rumah dari Prosehat. Layanan ini mempunyai kelebihan sebagai berikut:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Untuk daftar harganya Sobat Sehat bisa melihatnya sebagai berikut:

    • Imunisasi hepatitis B sekali suntik adalah Rp 390.000
    • Imunisasi DPT adalah Rp 480.000
    • Imunisasi polio adalah Rp 440.000
    • Imunisasi BCG adalah Rp 680.000
    • Imunisasi campak adalah Rp 490.000

    Selain imunisasi dasar lengkap yang bisa dilakukan di rumah, Prosehat juga menyediakan imunisasi tambahan yang juga bisa dilakukan di rumah sehingga aman dan nyaman buat Sobat Sehat dalam mengimunisasi anak di masa pandemik Corona. Itulah mengenai list biaya imunisasi anak di Jakarta di masa pandemi Corona yang harus tetap sesuai jadwal dan memperhatikan banyak protokol kesehatan dari pemerintah. Nah, bagi Sobat yang memerlukan info lebih lanjut mengenai layanan vaksinasi anak ke rumah silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

    Referensi:

    1. Berapa Biaya Imunisasi Anak 2020 dari Balita hingga Remaja? [Internet]. Lifepal Media. 2020 [cited 3 August 2020]. Available from: https://lifepal.co.id/media/biaya-imunisasi-anak/
    2. Yunita N. Daftar Imunisasi Wajib untuk Bayi dan Anak, Jangan Sampai Lupa! [Internet]. detikHealth. 2020 [cited 3 August 2020]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-4826873/daftar-imunisasi-wajib-untuk-bayi-dan-anak-jangan-sampai-lupa
    3. Antisipasi Virus Corona, Vaksinasi di Rumah Saja! | Parentstory Blog [Internet]. Parentstory.com. 2020 [cited 3 August 2020]. Available from: https://www.parentstory.com/blog/harus-di-rumah-saja-vaksinasi-tetap-bisa-dilakukan
    4. Indonesia: Petunjuk teknis pelayanan imunisasi pada masa pandemi Covid-19 [Internet]. TechNet-21. 2020 [cited 3 August 2020]. Available from: https://www.technet-21.org/fr/library/main/6512-indonesia–petunjuk-teknis-pelayanan-imunisasi-pada-masa-pandemi-covid-19
    Read More
  • Sobat Sehat, saat ini sedang menyusui si kecil? Ya, ASI adalah makanan terbaik bagi bayi. Anak Sobat sangat beruntung bila bisa mendapatkan ASI eksklusif selama 6 bulan. Lebih beruntung lagi jika pemberian ASI bertahan hingga 2 tahun. Saat menyusui, Sobat perlu mengasup makanan bernutrisi. Sebab, makanan yang Sobat asup akan menentukan kualitas ASI dan secara […]

    7 Asupan untuk Meningkatkan Nutrisi Ibu Menyusui

    Sobat Sehat, saat ini sedang menyusui si kecil? Ya, ASI adalah makanan terbaik bagi bayi. Anak Sobat sangat beruntung bila bisa mendapatkan ASI eksklusif selama 6 bulan. Lebih beruntung lagi jika pemberian ASI bertahan hingga 2 tahun.

    bunda menyusui

    Saat menyusui, Sobat perlu mengasup makanan bernutrisi. Sebab, makanan yang Sobat asup akan menentukan kualitas ASI dan secara langsung akan memengaruhi daya tahan tubuh bayi serta kesehatannya. Sebagian dokter menyarankan untuk menambah asupan ibu menyusui sebanyak 500 kalori per hari. Namun, jangan fokus hanya pada jumlah kalorinya!. Sobat juga perlu memahami kandungan nutrisi atau gizinya. Itu lebih baik! Asupan yang seperti apa? Yuk, tingkatkan kebutuhan nutrisi ibu menyusui dengan asupan berikut:

    Asupan untuk Meningkatkan Nutrisi Ibu Menyusui

    1. Salmon

    Salmon sangat kaya akan DHA (Asam dokosaheksaenoat) yang merupakan asam lemak tak jenuh rantai panjang golongan omega-3. DHA sangat penting untuk perkembangan sistem saraf bayi.

    Memang, semua ASI mengandung DHA. Namun, kadar DHA pada ASI ditemukan lebih tinggi pada ibu yang mengonsumsi makanan kaya DHA daripada yang tidak mengonsumsi. Tak hanya itu, DHA juga bagus untuk menstabilkan suasana hati Anda. Studi menunjukkan, hal ini mungkin berperan dalam mencegah depresi postpartum.

    Meski begitu, FDA (Food and Drug Administration) atau Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat merekomendasikan bahwa wanita menyusui setidaknya boleh makan 12 ons salmon, atau setara dengan dua porsi utama, per minggu. Alasannya adalah untuk membatasi jumlah merkuri pada bayi baru lahir Anda, walaupun sebenarnya tingkat merkuri dalam salmon dianggap rendah bila dibandingkan ikan mackerel atau todak.

    2. Sayuran Hijau (Daun Katuk, Bayam dan Brokoli)

    Sayuran hijau seperti daun katuk, bayam dan brokoli kaya akan vitamin A yang baik untuk Moms maupun bayi. Tak cukup di situ, sayuran hijau adalah sumber kalsium non-susu yang baik dan mengandung vitamin C serta zat besi, mengandung antioksidan tinggi, rendah kalori dan baik untuk kesehatan jantung.

    Daun katuk (Sauropus androgynus), adalah yang paling sering direkomendasikan sebagai makanan sehat bagi ibu menyusui. Bagaimana tidak, daun katuk memiliki sejumlah kandungan yang memperlancar dan meningkatkan ASI, seperti efedrin, vitamin A, B, C, K dan pro vitamin A (betakaroten), Mangaan, Kalsium, serat, Fosfor, dan zat besi serta berfungsi sebagai antioksidan.

    Dalam Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan tahun 2004 yang dilaporkan oleh Sa’roni dan kolega, tercatat bahwa ekstrak daun katuk bisa meningkatkan kuantitas produksi ASI hingga 50,7 persen. Wah!

    Dalam mengonsumsi daun katuk, Sobat bisa mengolahnya dengan berbagai cara. Misalnya membuat tumis katuk, sayur sup, atau bisa pula dengan cara membuat jus daun katuk. Namun perlu diingat, saat Anda merebus daun katuk, jangan terlalu lama sebab akan menghilangkan kandungan gizinya.

    3. Lemak Sehat

    Tak semua lemak jahat. Lemak baik seperti lemak mono dan polyunsaturated, justru bermanfaat bagi tubuh. Sumber dari “lemak sehat” ini bisa ditemukan antara lain pada minyak kanola, minyak zaitun, dan ikan berlemak (seperti salmon) serta alpukat, zaitun, kacang, dan biji-bijian.

    Batasi lemak jenuh dan hindari lemak trans karena dapat meningkatkan risiko penyumbatan pembuluh darah. Saat Moms berbelanja di supermarket, cermatlah membaca kemasannya. Biasanya, lemak jenuh dan lemak trans tercantum pada label nutrisi produk. Lemak jenuh antara lain terdapat pada daging tinggi lemak, susu, minyak tropis (seperti minyak kelapa sawit), mentega, dan lemak daging.

    Selain buruk untuk diet, terlalu banyak lemak tidak sehat ini dapat mengubah komposisi lemak dari ASI, yang tidak baik untuk kesehatan bayi Anda. Meskipun kita tidak tahu efek jangka panjang dari lemak yang tidak sehat ini pada kesehatan jantung bayi, tapi pada orang dewasa, lemak jahat ini secara negatif memengaruhi kesehatan jantung dengan meningkatkan LDL (kolesterol jahat), menurunkan HDL (kolesterol baik), dan meningkatkan tanda-tanda peradangan.

    4. Produk Susu Rendah Lemak

    Mengonsumsi susu dan produk olahannya selama menyusui, bermanfaat untuk meningkatkan asupan kalsium yang Moms butuhkan. Baik itu yoghurt, susu, atau keju. Selain mengandung protein dan vitamin B, produk susu adalah salah satu sumber kalsium terbaik. Ini sangat dibutuhkan pada masa menyusui, sebab kalsium dalam ASI berperan dalam pertumbuhan dan perkembangan tulang bayi. Jadi, cobalah memasukkan setidaknya tiga cangkir susu setiap hari dalam diet harian Anda.

    5. Sereal Gandum Utuh

    Masa menyusui adalah salah satu masa paling berat yang dialami oleh para ibu pasca-melahirkan. Begadang semalaman dan sering terbangun di pagi hari, adalah makanan sehari-hari.

    Nah, setelah menghabiskan satu malam dengan sedikit tidur – bahkan kadang tanpa tidur – Moms perlu meningkatkan energi Anda di pagi hari. Salah satu makanan terbaik untuk memenuhi kebutuhan tersebut adalah dengan sarapan sehat sereal gandum utuh.

    Saat ini, banyak kandungan sereal yang diperkaya dengan vitamin dan nutrisi penting untuk membantu Moms memenuhi kebutuhan harian Anda. Siapkan sarapan sehat berupa sereal hangat. Tambahkan buah seperti blueberry dan susu skim ke dalam oatmeal Anda sehingga terasa semakin lezat dan bergizi.

    6. Air Putih

    Ibu menyusui berisiko mengalami dehidrasi. Pastikan Sobat tetap terhidrasi dengan baik untuk menjaga tingkat energi dan produksi susu. Sobat bisa memenuhi kebutuhan cairan dengan minum banyak air putih, serta juga bisa menggantinya sebagian dengan jus buah dan susu.

    Tapi, sebaiknya batasi minuman berkafein seperti kopi atau teh. Sebab, kafein yang Anda minum, ketika memasuki aliran darah ibu menyusui, kurang dari satu persennya akan masuk ke dalam ASI. Jumlah kafein yang masuk ke dalam ASI tersebut akan terakumulasi beberapa jam setelah dikonsumsi. Bila ASI yang mengandung kafein diminum bayi, ia akan menjadi lebih rewel, gelisah dan tidur tak nyenyak yang merupakan efek negatif dari kafein tadi.

    7. Kacang-kacangan dan Biji-Bijian

    Kacang-kacangan dan biji-bijian adalah makanan yang baik bagi kesehatan ibu menyusui dan bayi. Kedua jenis makanan ini mengandung serat, protein, vitamin B, E, dan mineral yang bermanfaat bagi tumbuh kembang bayi.

    Demikianlah beberapa asupan yang dapat meningkatkan kebutuhan nutrisi ibu menyusui. Konsumsilah makanan terbaik demi buah hati Anda. Untuk informasi kesehatan lain serta produk-produk kesehatan yang berhubungan dengan nutrisi ASI, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

     

     

    Referensi:

    1. 7 foods to increase breast milk production [Internet]. Today’s Parent. 2018 [cited 17 September 2018]. Available from: todaysparent.com/baby/breastfeeding/7-foods-to-boost-your-breastmilk/
    2. Basics B. Diet for a healthy breastfeeding mom | BabyCenter [Internet]. BabyCenter. 2018 [cited 17 September 2018]. Available from: babycenter.com/0_diet-for-a-healthy-breastfeeding-mom_3565.bc
    3. Cold F, Health E, Disease H, Management P, Conditions S, Problems S et al. 12 Foods for New Moms [Internet]. WebMD. 2018 [cited 17 September 2018]. Available from: webmd.com/parenting/baby/breast-feeding-diet#1
    4. Healthy Food for mothers during breastfeeding period [Internet]. Parental Baby Care. 2018 [cited 17 September 2018]. Available from: parentalbabycare.com/healthy-food-for-mothers
    5. Media, K. (2018). Makanan Ibu Menyusui Harus Banyak Nutrisi Bukan Kalori – Kompas.com. [online] KOMPAS.com. Available at: lifestyle.kompas.com/read/2014/01/21/1502522/Makanan.Ibu.Menyusui.Harus.Banyak.Nutrisi.Bukan.Kalori [Accessed 17 Sep. 2018].
    6. 10 Foods to Avoid While Breastfeeding [Internet]. Mom365.com. 2018 [cited 17 September 2018]. Available from: mom365.com/baby/breastfeeding/10-foods-to-avoid-while-breastfeeding

    Read More
Chat Asisten ProSehat aja