Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Archive for Category: Kesehatan Umum

Showing 91–100 of 1272 results

  • Dampak Infeksi Influenza Bersamaan Dengan Covid-19 Pada Tubuh
    Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    Influenza dan Covid-19 memiliki gejala yang hampir mirip yaitu pilek, bersin, hidung tersumbat, serta demam. Pada beberapa kondisi jika sistem kekebalan tubuh rendah, dapat terjadi twindemic yaitu kondisi ketika influenza dan Covid-19 menyerang tubuh secara bersamaan. Sahabat Sehat, apa saja dampak pada tubuh apabila terinfeksi influenza dan Covid-19 secara bersamaan ? Mari simak penjelasan berikut.
    Co-Infeksi Pada Penderita Covid-19
    Berdasarkan sebuah penelitian, sebanyak 71% pasien yang menderita Covid-19 rentan terinfeksi berbagai bakteri dan virus lain seperti virus influenza, Chlamydia pneumoniae, dan adenovirus. Infeksi bakteri dan virus yang bersamaan dengan Covid-19 meningkatkan risiko perawatan di rumah sakit dan meningkatkan angka kesakitan.
    Diketahui bahwa 2 dari 3 orang pasien Covid-19 yang kritis dan meninggal, telah mengalami infeksi bersamaan dengan infeksi influenza A H1N1. Angka kejadian kasus kritis akibat infeksi virus yang bersamaan dengan Covid-19 diketahui mencapai 35%.
    Tips Mencegah Infeksi Influenza & Covid-19
    Berikut adalah berbagai cara yang dapat Sahabat Sehat terapkan untuk mencegah infeksi influenza dan Covid-19 selama masa pandemi, yaitu :
    Hindari berkontak langsung dengan seseorang yang terlihat sedang sakit dan menjaga jarak minimal 1 meter.
    Jika Sahabat Sehat merasa kurang enak badan, sebaiknya beristirahatlah sejenak di rumah untuk mengembalikan daya tahan tubuh dan memutus rantai penularan penyakit.
    Menggunakan masker untuk menutupi area wajah dan hidung, serta hindari membuka masker di tempat umum.
    Mencuci tangan dengan sabun dan air bersih mengalir, maupun hand sanitizer yang berbahan dasar alkohol terutama setelah menyentuh benda di fasilitas umum.
    Hindari menyentuh area wajah, apabila Sahabat Sehat berada di luar rumah dan belum mencuci tangan dengan sabun.
    Membersihkan rumah secara rutin dan membuka jendela agar ventilasi udara tetap baik.
    Menerima vaksin influenza
    Konsumsi buah dan sayur, serta multivitamin
    Istirahat yang cukup
    Konsumsi air putih minimal 2 liter per hari.

    Pentingnya Vaksinasi Influenza
    Secara umum pemberian vaksin influenza mulai dapat diberikan pada usia 6 bulan keatas. Pada anak berusia kurang dari 8 tahun, pemberian vaksin influenza pertama kali diberikan sebanyak 2 dosis dengan jarak minimal 4-6 minggu. Sedangkan bila anak berusia diatas 8 tahun, maka dosis pertama cukup diberikan 1 dosis saja. Pemberian vaksin influenza baik pada dewasa dan anak-anak dapat dilakukan setahun sekali.

    Bagi Sahabat Sehat yang berminat melakukan vaksinasi influenza, segera manfaatkan layanan vaksinasi ke rumah dari Prosehat. Layanan Prosehat mempunyai banyak keunggulan, yaitu:
    Produk dijamin asli
    Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    Tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian
    Informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.
    [CTA WA Maya]

    Referensi :
    Alosaimi B. Influenza co-infection associated with severity and mortality in COVID-19 patients. Virology Journal volume 18, Article number: 127 (2021)
    Centers for Disease Control and Prevention. Key Facts About Seasonal Flu Vaccine [Internet]. USA : Centers for Disease Control and Prevention.2021 [updated 2021 June 08; cited 2021 Aug 27]. Available from : https://www.cdc.gov/flu/prevent/keyfacts.htm
    Anwar F. Waspada Flu Musiman, WHO Rekomendasikan Vaksin Flu Saat Wabah Corona [Internet]. detikHealth; [cited 2021 Aug 27]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5229363/waspada-flu-musiman-who-rekomendasikan-vaksin-flu-saat-wabah-corona
    Centers for Disease Control and Prevention. Healthy Habits to Help Prevent Flu [Internet]. USA : Centers for Disease Control and Prevention. 2021 [updated 2021 June 24; cited 2021 Aug 27]. Available from : https://www.cdc.gov/flu/prevent/actions-prevent-flu.htm

    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Di Indonesia ada beberapa jenis vaksin influenza yang digunakan untuk orang dewasa maupun anak-anak. Bahkan digunakan pada ibu hamil. Vaksin ini dapat mencegah penyakit influenza dan turunannya seperi pilek, bersin, hidung tersumbat, serta demam. Namun Sahabat Sehat kemungkinan akan bingung harus ambil vaksin influenza yang mana. Hal ini […]

    Bingung Ada Berapa Jenis Vaksin Influenza? Ini Jawabannya

    Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    Ini Jawaban dari Pertanyaan Ada Berapa Jenis Vaksin Influenza di Indonesia

    Di Indonesia ada beberapa jenis vaksin influenza yang digunakan untuk orang dewasa maupun anak-anak. Bahkan digunakan pada ibu hamil. Vaksin ini dapat mencegah penyakit influenza dan turunannya seperi pilek, bersin, hidung tersumbat, serta demam.

    Namun Sahabat Sehat kemungkinan akan bingung harus ambil vaksin influenza yang mana. Hal ini wajar karena vaksin influenza terdiri dari beberapa tipe dan beberapa jenis. Sahabat Sehat, penasaran apa saja tipe dan jenis vaksin influenza? Mari simak penjelasan berikut.

    Jenis Virus Penyebab Influenza

    Sahabat Sehat, vaksin influenza termasuk hal yang penting terutama selama pandemi Covid-19 untuk mengurangi resiko kesakitan dan perawatan di rumah sakit akibat gangguan pernafasan. Pemberian vaksin flu selama pandemi diperlukan supaya tidak terjadi twindemic, yaitu situasi yang terjadi ketika flu dan Covid-19 menyerang secara bersamaan.

    Terdapat 4 jenis virus influenza, yaitu tipe A, B C, dan D. Virus influenza tipe A dan B menyebabkan epidemi musiman, yang dikenal dengan “musim flu”. Virus influenza tipe C umumnya dianggap ringan dan tidak menyebabkan epidemi. Sementara virus influenza tipe D kerap menyerang hewan ternak. Sementara belum dapat dipastikan dapat menginfeksi manusia atau tidak.

    Ada Berapa Jenis Vaksin Influenza? Ini Jawabannya

    Setiap jenis vaksin flu berguna untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap suatu strain virus influenza. Sahabat Sehat, kini di Indonesia tersedia dua macam vaksin influenza yang terdiri dari:

    Vaksin Influenza Trivalent

    Berperan dalam melindungi tubuh dari 3 strain virus influenza, yaitu:

    • 2 jenis virus influenza tipe A (H1N1 dan H3N2), dan
    • 1 jenis influenza tipe B (salah satu antara Yamagata atau Victoria).

    Vaksin Influenza Quadrivalent

    Berperan dalam melindungi tubuh dari 4 strain virus influenza, yaitu 2 jenis virus influenza tipe A (H1N1 dan H3N2) dan 2 jenis virus influenza tipe B (Yamagata dan Victoria).

    Vaksin influenza bukan hnya untuk orang dewasa. Anak-anak juga memerlukannya. Oleh sebab itu, pastikan anak juga mendapatkan vaksinasi flu. Selengkapnya, cek: Manfaat Vaksin Influenza untuk Anak

    Waktu yang Tepat Untuk Vaksinasi Influenza

    Secara umum pemberian vaksin influenza mulai dapat diberikan pada usia 6 bulan keatas. Pada anak berusia kurang dari 8 tahun, pemberian vaksin influenza pertama kali diberikan sebanyak 2 dosis dengan jarak minimal 4-6 minggu. Sedangkan bila anak berusia diatas 8 tahun, maka dosis pertama cukup diberikan 1 dosis saja. Pemberian vaksin influenza dapat dilakukan setahun sekali.

    Walaupun sudah divaksin dengan vansin influenza, Sahabat Sehat masih perlu melakukan pencegahan infeksi influenza. Terutama di masa Covid-19 ini.

    Berikut ini adalah cara pencegahan infeksi influenza:

    • Hindari berkontak langsung dengan seseorang yang terlihat sedang sakit
    • Tetap dirumah jika merasa kurang enak badan, agar dapat mengembalikan daya tahan tubuh
    • Gunakan masker dan pastikan menutupi area wajah dan hidung
    • Hindari membuka masker di tempat umum.
    • Mencuci tangan secara rutin, terutama setelah menyentuh berbagai benda di fasilitas umum
    • Gunakan sabun dan air bersih mengalir saat mencuci tangan (atau gunakan hand sanitizer)
    • Hindari menyentuh area wajah apabila berada di luar rumah (dan belum mencuci tangan)
    • Membersihkan rumah secara rutin
    • Menerapkan pola hidup sehat dengan konsumsi buah dan sayur serta minum air putih yang cukup
    • Mengelola stress dengan baik.

    Bagi Sahabat Sehat yang berminat melakukan vaksinasi influenza, segera manfaatkan layanan Prosehat yang turut menyediakan layanan vaksinasi ke rumah. Layanan Prosehat mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Fasilitas tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Agar tetap sehat dan memiliki imunitas tubuh yang tinggi, pastikan untuk melakukan vaksinasi. Kini vaksinasi jauh lebih mudah karena bisa didapatkan di klinik terdekat, atau langsung di rumah atau kantor.

    Bagaimana caranya mendapatkan vaksinasi agar imun tubuh meningkat? Dapatkan berbagai jenis vaksin yang dibutuhkan untuk meningkatkan imun tubuh. Cek: Layanan Vaksinasi dari Prosehat

    Informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Demikianlah informasi singkat mengenai ada berapa jenis vaksin influenza di Indonesia ini. Tetap jaga kesehatan dan patuhi protokol kesehatan.

    Referensi:

    • Centers for Disease Control and Prevention. Key Facts About Seasonal Flu Vaccine [Internet]. USA : Centers for Disease Control and Prevention.2021 [updated 2021 June 08; cited 2021 Aug 27].
    • Anwar F. Waspada Flu Musiman, WHO Rekomendasikan Vaksin Flu Saat Wabah Corona [Internet]. detikHealth; [cited 2021 Aug 27].
    • Centers for Disease Control and Prevention. Healthy Habits to Help Prevent Flu [Internet]. USA : Centers for Disease Control and Prevention. 2021 [updated 2021 June 24; cited 2021 Aug 27].
    Read More
  • Rekomendasi Olahraga untuk Perut Buncit

    Ditulis oleh : Redaksi Prosehat
    Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

     

    Beberapa orang memiliki perut yang terlihat buncit, hal ini tentu dapat berdampak pada rasa percaya diri. Selain itu, perut yang buncit dapat menunjukan adanya masalah kesehatan lain pada tubuh seperti diabetes, stroke, jantung dan hipertensi. 

    Perut yang buncit disebabkan karena penumpukan lemak di area perut akibat jumlah asupan kalori yang melebihi jumlah kalori yang dibakar tubuh. Salah satu cara untuk mengatasi hal ini adalah dengan berolahraga. Sahabat Sehat, olahraga apa saja yang dapat membantu atasi perut buncit ? Mari simak penjelasan berikut.

    Pilihan Olahraga Untuk Hilangkan Lemak Perut

    Pada orang normal, ukuran lingkar perut dan pinggang tidak melebihi angka 90 cm untuk pria dan 80 cm untuk wanita. Namun jika ukuran lingkar perut Sahabat Sehat melebihi rentang  tersebut, sebaiknya mulailah berolahraga seperti berikut:

    Jogging

    Jogging atau lari santai adalah salah satu olahraga sederhana yang mudah dilakukan. Cukup dengan melakukan lari santai selama 20-30 menit, sebanyak minimal 3-4 kali secara rutin dalam seminggu mampu mengatasi perut buncit.

    Senam Aerobik 

    Latihan senam aerobik (cardio) maupun senam zumba dinilai efektif untuk membakar lemak dalam tubuh. Lakukan senam selama kurang lebih 3 jam selama seminggu, serta lakukan gerakan pemanasan dan pendinginan baik sebelum dan sesudah berolahraga.

    Berenang

    Rekomendasi olahraga lainnya yang dapat membantu Sahabat Sehat mengatasi perut buncit adalah berenang. Selain itu berenang juga dapat memelihara kekuatan otot dan tulang, meningkatkan kualitas tidur, hingga menjaga kesehatan jantung.

    Sahabat Sehat dianjurkan berenang setidaknya 20-30 menit selama 3 kali seminggu. Namun, jangan lupa untuk melakukan pemanasan sebelum berenang minimal selama 10 menit.

    Yoga dan Pilates

    Ada banyak pilihan gerakan yoga dan pilates untuk mengecilkan perut yang dapat Sahabat Sehat coba. Selain dapat membakar lemak perut, olahraga ini juga terbukti dapat meningkatkan kesehatan tubuh, menambah energi, meningkatkan kualitas tidur, dan mengurangi stress.

    Gerakan Crunches

    Gerakan crunches mengolah otot pada area tengah perut (otot rektus abdominis). Posisikan tubuh terlentang dan angkat kepala hingga 30 derajat ke arah depan lalu buanglah nafas secara perlahan. Tarik nafas dan turun kan kepala ke posisi awal, ulangi gerakan ini beberapa kali.

    Gerakan Bicycle Crunches

    Gerakan bicycle crunches dapat membantu mengatasi perut buncit. Posisikan tubuh berbaring terlentang diatas matras, letakan tangan di kedua sisi kepala dan angkat kepala hingga 45 derajat. Hembuskan nafas dan putar kepala ke arah kanan sambil mengangkat lutut kanan ke arah dada. Sentuhkan lutut kanan dengan siku kiri dan ulang kembali ke arah yang berlawanan. Lakukan gerakan ini minimal 2-3 set (1 set = 10 repetisi).

    Gerakan Sit Up

    Gerakan sit-up sebenarnya mirip dengan crunches. Bedanya, pada gerakan sit-up Sahabat Sehat perlu mengangkat kepala hingga menyentuh lutut. Latihan ini merupakan cara paling efektif untuk mengatasi perut buncit.

    Gerakan Plank

    Gerakan plank bekerja pada otot perut, punggung, lengan, baju, dan paha yang bermanfaat untuk memperkuat otot perut, memperbaiki postur, dan mengurangi sakit punggung. Letakkan telapak tangan sejajar dengan dada dan telapak tangan harus menghadap bawah matras. Kemudian luruskan posisi tangan Sahabat Sehat dengan menopang berat tubuh bagian atas. Tahan posisi ini selama 10-20 detik (atau lebih), dan ulangi gerakan beberapa kali.

    Sahabat Sehat, itulah berbagai jenis olahraga untuk mengatasi perut buncit. Selain itu, Sahabat Sehat perlu mengkonsumsi makanan bergizi seimbang, hindari makanan berlemak, minuman beralkohol, serta kendalikan stress dengan baik.

    Jika Sahabat Sehat memiliki keluhan selama di rumah, segera manfaatkan layanan Chat Dokter 24 Jam Prosehat. Informasi lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     Referensi:

    1. Singh S. How Women Can Get Six Pack Abs – Beginner’s Workout And Diet [Internet]. India : Style Craze. 2021 [updated 2021 Aug 06; cited 2021 Aug 20].
    2. Timmons J. The Best Ab Exercises for Women: 5 Moves for a Flat Tummy [Internet]. USA : Healthline. 2019 [updated 2019 Oct 07; cited 2021 Aug 19].
    3. Arnarson A. 20 Effective Tips to Lose Belly Fat (Backed by Science) [Internet].2020 [updated 2020 Feb 24; cited 2021 Aug 19].
    4. Sinrich J. 10 Best Cardio Workouts for Weight Loss [Internet]. USA : Men’s Journal; [cited 2021 Aug 19].
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D Kasus seseorang yang kena Covid lagi setelah sembuh semakin banyak saja. Ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya hal tersebut. Oleh sebab itu, seseorang yang sembuh dari Covid harus tetap menjaga diri dan melakukan protokol kesehatan agar tidak tertular lagi. Banyak masyarakat […]

    3 Penyebab Seseorang Bisa Kena Covid Lagi Setelah Sembuh

    Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi
    Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D

    Kemungkinan Kena Covid Lagi Setelah Sembuh Selalu Ada

    Kasus seseorang yang kena Covid lagi setelah sembuh semakin banyak saja. Ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya hal tersebut. Oleh sebab itu, seseorang yang sembuh dari Covid harus tetap menjaga diri dan melakukan protokol kesehatan agar tidak tertular lagi.

    Banyak masyarakat beranggapan bahwa tubuh menjadi kebal setelah sembuh dari Covid-19. Sehingga kini banyak masyarakat mulai abai menerapkan protokol kesehatan.Sahabat Sehat, apakah benar bahwa setelah terinfeksi Covid-19, tubuh menjadi kebal terhadap infeksi virus SARS-COV 2 ? Mari simak penjelasan berikut.

    Apakah Bisa Kena Covid Lagi Setelah Sembuh?

    Sahabat Sehat, Pusat Pengendalian Penyakit atau CDC (Centers of Disease Control and Prevention) mengungkapkan bahwa kasus re-infeksi atau terinfeksi kembali Covid-19 cukup jarang terjadi namun bukan berarti bahwa benar-benar aman.

    Penelitian dari University of Missouri School of Medicine dan MU Health Care mengatakan bahwa sekitar 0,7% pasien yang terinfeksi ulang Covid-19 mengalami gejala yang berat. Sementara sisanya, pasien memiliki gejala yang ringan. 

    Sementara penelitian dari Public Health of England mengungkapkan bahwa pasien yang terinfeksi kembali Covid-19 hanya sebesar 16% dan hanya 7% pasien yang memiliki gejala berat. Namun perlu diingat bahwa hal ini masih dalam penelitian lebih lanjut.

    Sebuah penelitian di Oxford menunjukkan bahwa sistem kekebalan tubuh alami (antibodi) akan terbentuk setelah seseorang terinfeksi Covid-19 dan dapat memberikan perlindungan bagi tubuh dari infeksi Covid-19 hingga 6 bulan.

    Ada beberapa penyebab seseorang bisa kena Covid lagi setelah sebelumnya sembuh, yaitu:

    Melakukan Kontak dengan Penderita Covid

    Sembuh dari Covid bukan berarti tidak mungkin lagi kena Covid. Jadi adalah hal yang wajar jika seorang penyintas akan terkena Covid jika melakukan kontak dengan sesama penderita Covid.

    Virus Masih Ada Dalam Tubuh

    Bisa jadi virus masih ada dalam tubuh dan hanya tidur sementara waktu. Ketika daya tahan tubuh melemah, virus akan kembali aktif dan menyebabkan seseorang kembali jatuh sakit. Oleh sebab itu, sangat disarankan melakukan test PCR untuk mendeteksi masih ada atau tidaknya DNA virus di dalam tubuh.

    Terkena Covid Varian Lain

    Saat ini ada beberapa varian Covid yang sudah terdeteksi. Seseorang sangat mungkin untuk terkena Covid varian lain. Maka dari itu, protokol kesehatan harus selalu dilakukan agar tidak terkena virus Corona varian apapun.

    Dari hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa seseorang yang pernah terkena Covid-19 masih bisa terkena Covid kembali. Juga masih ada risiko seseorang yang pernah terkena Covid untuk mengalami Covid lagi dengan gejala berat.

    Tips Mencegah Infeksi Ulang Covid-19

    Seseorang yang terinfeksi Covid kembali dapat mengalami gejala berbeda-beda. Ada yang tidak mengalami gejala, ada yang mengalami gejala ringan, namun ada juga yang justru mengalami gejala yang lebih berat.

    Oleh sebab itu, Sahabat Sehat perlu melakukan pencegahan agar tidak terkena Covid lagi. Cara terbaik agar tidak kena Covid lagi setelah sembuh adalah dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, seperti:

    • Menggunakan masker
    • Menjauhi kerumunan
    • Mencuci tangan dengan sabun dan air bersih
    • Menjaga jarak
    • Membatasi mobilisasi jika tidak darurat
    • Meningkatkan imun tubuh dengan istirahat yang cukup, dan konsumsi makanan bergizi
    • Mengikuti program vaksinasi, termasuk bagi para penyintas Covid-19

    Saya sudah pernah kena Covid, kok harus vaksinasi lagi? Ya, walaupun sudah pernah terkena Covid, penyintas sebaiknya tetap melakukan vaksinasi untuk memastikan sistem kekebalan tubuh bekerja optimal terhadap virus Covid-19.

    Pentingnya Vaksinasi Covid-19

    Walaupun sudah pernah terinfeksi Covid-19, masyarakat tetap harus melakukan vaksinasi agar tubuh mendapatkan perlindungan maksimal dan mencegah kemungkinan terinfeksi virus SARS-COV 2 kembali. 

    Sesuai dengan yang disampaikan oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit dalam (PAPDI), penyintas Covid-19 dapat diberikan vaksinasi paling cepat setelah 3 bulan dinyatakan sembuh. Hal ini disebabkan oleh beberapa hal berikut:

    Tubuh masih mempunyai kekebalan tubuh alami 

    Alasan utama penyintas Covid-19 baru dapat diberikan paling cepat setelah 3 bulan sejak sembuh adalah karena para penyintas Covid-19 masih mempunyai kekebalan tubuh alami setelah sembuh.

    Plasma konvalesens bisa meniru kekebalan tubuh

    Centers for Disease Control and Prevention (CDC) merekomendasikan bagi para penyintas Covid-19 untuk menunggu paling cepat 3 bulan sejak sembuh sebelum  mendapatkan vaksin Covid-19 sebab apabila sebelumnya mendapatkan penanganan antibodi monoklonal dan plasma konvalesen dalam kurun waktu 3 bulan terakhir, maka tubuh tidak memberikan respon yang baik terhadap vaksin yang disuntikkan. Hal ini disebabkan karena antibodi monoklonal dan plasma konvalesens dapat meniru respons imun tubuh.

    Nah Sahabat Sehat, itulah beberapa hal penting mengenai peluang kena Covid lagi setelah sembuh dari penyakit tersebut. Bagi para penyintas Covid-19, pastikan juga untuk tetap menjaga kesehatan dan tetap patuhi protokol kesehatan.

    Jika Sahabat Sehat memiliki keluhan selama di rumah, segera manfaatkan layanan Chat Dokter 24 Jam.  Informasi lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. Dewi B. Setelah Sembuh dari Covid-19, Mungkinkah Tertular Lagi? [Internet]. Indonesia : Kompas. 2021 [updated 2021 Feb 09; cited 2021 Aug 19].
    2. Centers for Disease Control and Prevention. Covid-19 and Your Health [Internet]. USA : Centers for Disease Control and Prevention. 2021 [updated 2021 Aug 06; cited 2021 Aug 19].
    3. Qureshi A. Study Finds COVID-19 Reinfection Rate Less Than 1% for Those with Severe Illness [Internet]. USA : University of Missouri. 2021 [updated 2021 June 15; cited 2021 Aug 19].
    4. Beusekom M. Previous COVID-19 may cut risk of reinfection 84% [Internet]. USA : University of Minnesota. 2021 [updated 2021 April 12; cited 2021 Aug 19].
    5. Crescione M. If You Had COVID-19, Can You Get the Delta Variant? [Internet]. USA : Healthline. 2021 [updated 2021 July 09; cited 2021 Aug 19].
    6. Farmita A. 2 Alasan Penyintas Covid-19 Harus Menunggu 3 Bulan untuk Divaksin [Internet]. Indonesia : Kompas. 2021 [updated 2021 Aug 06; cited 2021 Aug 19].
    Read More
  • Komposisi Susu yang Tepat Bagi Ibu yang Hamil

    Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi

    Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D

     

    Asupan nutrisi pada masa kehamilan merupakan hal yang penting, sebab menyangkut kesehatan ibu dan janin dalam kandungan. Asupan nutrisi yang dikonsumsi ibu hamil berperan dalam proses pembentukan organ tubuh serta sistem saraf Si Kecil. Menurut American College of Obstetrician and Gynecologist (ACOG), nutrisi yang dibutuhkan oleh ibu hamil meliputi asam folat, zat besi, kalsium, yodium, vitamin D serta protein.1

    Susu merupakan sumber nutrisi yang baik pada masa kehamilan karena mengandung sejumlah nutrisi penting yang dibutuhkan ibu hamil. Dalam memilih susu ibu hamil, selain memperhatikan kandungan vitamin serta mineral di dalamnya, Sahabat Sehat harus memperhatikan bahwa susu yang dipilih telah melalui proses pasteurisasi. Ibu hamil disarankan mengkonsumsi 2-3 gelas susu per hari untuk memenuhi kebutuhan gizi ibu dan janin dalam kandungan.2

    Sahabat Sehat, bagaimana cara memilih susu yang tepat bagi ibu hamil ? Mari simak penjelasan berikut.

     

    Kandungan Nutrisi Pada Susu Ibu Hamil

    Sahabat Sehat, sebelum memilih susu selama hamil sebaiknya pastikan terlebih dahulu komposisi susu yang akan dikonsumsi. Berikut ini kandungan nutrisi dalam susu yang dibutuhkan ibu hamil :

    Kalsium

    Penelitian menyebutkan kebutuhan kalsium untuk membentuk tulang janin, sekitar 50-330 mg protein. Untuk memenuhi kebutuhan kalsium harian, ibu hamil yang berusia diatas 18 tahun membutuhkan kalsium sebanyak 1.000 mg per hari. Ibu hamil dapat  mengkonsumsi susu sebanyak 3-4 gelas per hari untuk memenuhi kebutuhan protein harian.2

    Kalsium turut bermanfaat untuk memperkuat tulang ibu hamil. Sumber kalsium lainnya adalah produk olahan susu sapi (misalnya yoghurt dan keju), susu almond, edamame, brokoli dan tahu.2,3

     

    Asam Folat

    Asam folat berperan dalam pembentukan sel darah dan protein, memaksimalkan kerja enzim ibu hamil, serta membentuk sistem saraf janin. Ibu hamil membutuhkan asam folat sekitar 400 mikrogram per hari.2,4

     

    Protein

    Protein dibutuhkan ibu hamil untuk pembentukan sel serta jaringan tubuh janin didalam kandungan, serta memproduksi sel darah merah bagi ibu dan janin. Kebutuhan protein yang dibutuhkan ibu hamil, yaitu sebanyak 40-70 gram per hari. Manfaat protein lainnya bagi ibu hamil, yaitu :

    • Mencegah kekurangan energi pada saat hamil hingga persalinan sebab proses persalinan membutuhkan energi yang cukup besar.
    • Mencegah bayi lahir dengan berat badan rendah.
    • Mengganti cairan tubuh yang hilang, sehingga membantu mencegah terjadinya dehidrasi pada ibu hamil saat masa kehamilan.
    • Membantu pembentukan sel, organ, hormon dan enzim serta membawa oksigen dalam darah pada janin didalam kandungan.5

     

    Vitamin D

    Vitamin D berperan dalam mengatur kadar kalsium dalam tubuh, meningkatkan daya tahan tubuh, membantu melawan infeksi, mencegah diabetes dan kanker. Ibu hamil dianjurkan mengkonsumsi vitamin D dengan dosis harian 600 hingga 4.000 IU. Saat ini rata-rata susu ibu hamil telah mengandung vitamin D.4,6

     

    Yodium

    Yodium berperan dalam perkembangan otak janin, sehingga ibu hamil yang kekurangan yodium dapat berdampak pada berkurangnya kecerdasan Si Kecil. Ibu hamil membutuhkan yodium sejumlah 220 mikrogram.

     

    Omega 3

    Kini telah banyak tersedia susu ibu hamil yang mengandung omega 3. Kandungan omega 3 berperan dalam proses pembentukan otak, saraf, serta kesehatan jantung Si Kecil. Selain dari susu, sumber omega 3 lainnya yaitu brokoli, kembang kol, kacang merah serta ikan.4

    Nah Sahabat Sehat, itulah berbagai komposisi zat dalam susu yang dibutuhkan ibu hamil. Selain itu, Sahabat Sehat dianjurkan memilih susu yang telah melewati proses pasteurisasi untuk memastikan tidak ada kuman dalam susu.2

    Jika Sahabat Sehat membutuhkan susu dan produk ibu hamil lainnya, segera manfaatkan layanan pesan-antar Prosehat. Informasi lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

     

    • Nierenberg C. Pregnancy Diet & Nutrition: What to Eat, What Not to Eat [Internet]. USA : Live Science. 2021 [updated 2021 April 24; cited 2021 Aug 17].
    • Malachi R. Milk During Pregnancy: Which Type Is Best For You And Why? [Internet]. USA :MomJunction. 2021 [updated 2021 June 08; cited 2021 Aug 17].
    • Zeratsky K. Pregnancy and lactose intolerance: How do you get enough calcium? [Internet]. USA : Mayo Clinic. 2020 [updated 2020 June 09l cited 2021 Aug 17].
    • American College of Obstetricians and Gynaecologist. Nutrition During Pregnancy [Internet]. USA : American College of Obstetricians and Gynaecologist. 2021 [updated 20201 March; cited 2021 Aug 17].
    • Hatma T. Bisa Perkuat Rahim, Ini 6 Manfaat Susu Tinggi Protein untuk Ibu Hamil [Internet]. Indonesia : TheAsianparent; [cited 2021 Aug 17].
    • Ramadhini E. Waspadai kekurangan vitamin D untuk ibu hamil, ini pengaruhnya pada janin [Internet]. Indonesia : TheAsianparent; [cited 2021 Aug 17].

     

    Read More
  • Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kesehatan Mental Remaja

    Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kesehatan Mental Remaja

    1. Jesica Chintia Dewi

     

    Kesehatan mental merupakan bagian terpenting bagi kesehatan dan kehidupan seseorang. Pasalnya, kesehatan mental meliputi faktor emosional, psikologi dan interaksi sosial dengan sesama manusia. Kesehatan mental juga sangat berpengaruh bagi kehidupan kita mulai dari cara kita berfikir, bagaimana mengendalikan stress, rasa marah, berinteraksi dengan sesama dan membuat keputusan. Kesehatan mental merupakan hal yang terpenting mulai dari usia anak-anak sampai dengan usia dewasa kelak.1

     

    Masa remaja merupakan masa yang penuh dengan gejolak. Pada masa ini, mood atau suasana hati remaja dapat berubah dengan cepat. Perubahan mood (mood swing) yang drastis pada remaja sering dikarenakan beban pekerjaan rumah, pekerjaan sekolah dan kegiatan sehari-hari di rumah. Meskipun suasana hati remaja berubah cepat, belum tentu hal tersebut merupakan gejala atau masalah psikologis.2

     

    Para remaja sangat rentan terhadap pendapat orang lain karena menganggap bahwa orang lain sangat mengagumi atau mengkritik mereka seperti mereka mengagumi atau mengkritik diri mereka sendiri. Anggapan itu membuat remaja sangat memperhatikan diri mereka dan citra yang direfleksikan (self-image).2

     

    Kondisi mental dapat mempengaruhi kesehatan seseorang apabila tidak ditangani dengan baik. Gangguan kesehatan yang dapat terjadi akibat gangguan kesehatan mental yaitu seperti sakit kepala, mual hingga kelelahan. Penting sekali untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi kesehatan mental terutama pada remaja.3

     

    Faktor yang Mempengaruhi Kesehatan Mental Remaja

    1. Biologis

    Faktor biologis dipengaruhi oleh genetic, fisik, otak dan sensorik saraf.

     

    1. Psikologis

    Faktor psikologis disebabkan karena ikatan emosional seseorang dengan keluarga atau teman, kemampuan kognitif saat belajar, serta emosi yang belum matang.

    Hal yang mempengaruhi kondisi psikologis antara lain :

    • Kehilangan

    Rasa kehilangan muncul ketika orang terdekat meninggal, hubungan dengan pasangan berakhir atau ketika berpisah dengan teman atau keluarga. Ketika menghadapi masalah tersebut akan muncul rasa syok, sedih dan menyesal. Setiap orang memiliki waktu pemulihan berbeda-beda bisa berhari-hari sampai berminggu-minggu. Namun bila mulai tampak mengganggu kesehatan mental, segera hubungi orang terdekat atau bantuan Dokter.

    • Kekerasan dalam keluarga

    Kekerasan dapat berupa kekerasan fisik, psikologis berupa terlalu mengekang atau mengontrol kehidupan sosial dan kekerasan verbal juga dapat menyebabkan gangguan mental seperti stress pasca trauma.

    • Sosial budaya

    Hubungan sosial yang tidak sehat seperti hujatan-hujatan dalam media sosial atau mendapat perundungan (Bully) dapat juga mempengaruhi kesehatan mental.

    • Kesepian dan isolasi sosial

    Kesepian merupakan perasaan sedih dalam jangka waktu yang Panjang. Sedangkan isolasi sosial merupakan situasi saat terpisah komunikasi dan lingkungan (saat orang terdekat meninggal dan hubungan tidak sehat dengan keluarga).

    • Lingkungan

    Lingkungan yang positif dapat memberikan dampak bagi jiwa, sedangkan tinggal di lingkungan penuh polusi dan berisik tanpa disadari akan mempengaruhi kesehatan mental.3

     

    1. Kondisi keluarga
    • Perceraian

    Perceraian dan perpisahan karena berbagai sebab antara anak dengan orang tua menjadi faktor yang sangat berpengaruh bagi pembentukan perilaku dan kepribadian anak. banyak studi yang membuktikan bahwa perceraian dan perpisahan dapat berakibat buruk bagi perkembangan anak terutama remaja.

    • Keluarga yang tidak fungsional

    Keluarga yang tidak menjalankan fungsinya dengan baik seperti tidak tersedianya waktu bersama dengan anggota keluarga lainnya, mendengarkan pendapat anak dan kurangnya komunikasi antar anggota keluarga juga dapat menyebabkan perkembangan mental remaja yang kurang baik.

    • Perlakuan dan pengasuhan

    Berkaitan dengan apa yang dilakukan orang tua atau keluarga lain terhadap anak. apakah dibiarkan (neglect), diperlakukan kasar (violence) atau dimanfaatkan secara salah (abuse).4

     

    Cara Menjaga Kesehatan Mental Remaja

    Keluarga dapat berperan aktif dalam menjaga kesehatan remaja dengan cara :

    1. Menciptakan lingkungan yang sehat mental bagi anggota keluarga
    2. Saling mencintai, menghargai dan mempercayai anggota keluarga
    3. Saling membantu dan memberi antar anggota keluarga
    4. Saling terbuka dan tidak ada diskriminasi
    5. Memberikan pujian dan punishment sesuai dengan perilaku
    6. Menghadapi ketegangan dengan tenang dan menyelesaikan masalah secara tuntas
    7. Menunjukkan empati antar anggota keluarga
    8. Membina hubungan dengan masyarakat
    9. Menyediakan waktu untuk kebersamaan seperti rekreasi bersama antar anggota keluarga
    10. Mengenal adanya gangguan kesehatan mental sedini mungkin.4

     

    Kegiatan yang Dapat dilakukan Remaja Bagi Kesehatan Mental

    Berikut ini kegiatan yang dapat dilakukan anak dan remaja untuk menjaga kesehatan mentalnya :

    1. Olahraga teratur, makan makanan sehat dan memenuhi gizi seimbang
    2. Memiliki waktu bermain disamping dengan waktu belajar
    3. Ikut berperan dalam keluarga serta menjalin komunikasi dengan keluarga di rumah
    4. Menjaga komunikasi dengan teman-teman sebayanya
    5. Ikut aktif dalam kegiatan sosial baik di lingkungan maupun disekolah.5

     

    Referensi

    1. Mental Health [Internet]. Cdc.gov. 2021 [cited 15 August 2021].
    2. IDAI | Masalah kesehatan mental emosional remaja [Internet]. Idai.or.id. [cited 15 August 2021].
    3. Informasi A-Z Tentang Kesehatan Mental [Internet]. Farmaku.com. 2020 [cited 15 August 2021].
    4. Sehat Mental Atau Gangguan Mental ? Berawal Dari Keluarga oleh Ismiyati [Internet]. RS Jiwa Daerah Surakarta. 2020 [cited 15 August 2021].
    5. Children and young people [Internet]. Mental Health Foundation. [cited 15 August 2021].
    Read More
  • Ditulis oleh : Redaksi Prosehat Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Banyak cara mengatasi biang keringat pada bayi. Namun pastikan Sahabat Sehat hanya memilih cara yang terbukti aman bagi kulit si kecil. Ya, kulitnya masih sangat sensitif. Sembarangan memilih produk anti biang keringat justru dapat menyebabkan masalah kulit yang lebih serius. Biang keringat yang membuat […]

    6 Cara Aman dan Alami Mengatasi Biang Keringat Pada Bayi

    Ditulis oleh : Redaksi Prosehat
    Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    Cara Mengatasi Biang Keringat Pada Bayi dengan Cepat dan Aman

    Banyak cara mengatasi biang keringat pada bayi. Namun pastikan Sahabat Sehat hanya memilih cara yang terbukti aman bagi kulit si kecil. Ya, kulitnya masih sangat sensitif. Sembarangan memilih produk anti biang keringat justru dapat menyebabkan masalah kulit yang lebih serius.

    Biang keringat yang membuat permukaan kulit kemerahan dan menimbulkan rasa gatal dan perih kerap kali membuat Si Kecil menjadi rewel dan terlihat kurang nyaman. Sahabat Sehat, bagaimana cara yang baik dan benar, serta aman untuk mengatasi biang keringat pada bayi ? Mari simak penjelasan berikut.

    Mengenal Lebih Dekat Apa Itu Biang Keringat

    Biang keringat atau disebut juga miliaria adalah kondisi ketika kulit mengalami iritasi akibat penyumbatan pori-pori oleh keringat. Biang keringat biasanya ditandai dengan munculnya bintik-bintik kecil kemerahan dengan sensasi gatal dan perih. Biang keringat kerap dialami bayi dan anak-anak, terlebih saat cuaca panas dan lembab. Biang keringat pada umumnya terjadi pada area tubuh berikut :

    • Leher
    • Bagian belakang leher
    • Dada
    • Area popok, terutama di bagian pinggang dan selangkangan
    • Lipatan tubuh seperti ketiak, lipatan siku, lipatan paha, dan belakang lutut
    • Kulit kepala

    Cara Mengatasi Biang Keringat Pada Bayi

    Jika tidak disertai dengan infeksi pada kulit, biang keringat pada umumnya dapat sembuh dan hilang dengan sendirinya. Namun rasa gatal dan tidak nyaman yang ditimbulkan akibat biang keringat dapat menyebabkan Si Kecil menjadi rewel. Jika sudah rewel, biasa saja dia tidak mau tidur siang, tidak mau makan, atau akan terus menangis sepanjang hari.

    Oleh sebab itu, Sahabat Sehat sebagai orang tua perlu untuk tahu bagaimana mengatasi biang keringat pada si kecil yang masih bayi tersebut. Berikut beberapa cara yang dapat Sahabat Sehat lakukan untuk mengatasi biang keringat pada si kecil:

    Hindari Udara Panas dan Lembab

    Atur  suhu ruangan menjadi lebih sejuk, gunakan alat penyejuk ruangan seperti AC atau kipas angin untuk mengurangi rasa panas. Jika Sahabat Sehat sedang berada di luar rumah, jangan lupa membawa kipas angin kecil atau kipas angin portable.

    Kenakan Pakaian Nyaman

    Pilihlah pakaian yang berbahan dasar serat alami seperti katun, sebab lebih mudah menyerap keringat. Sementara jenis pakaian yang berbahan kain sintetis, seperti nilon dan polyester dapat memerangkap panas. Kenakan longgar pada Si Kecil agar tidak mudah berkeringat.

    Jaga Kebersihan Tubuh

    Agar biang keringat Si kecil cepat mereda, jaga kebersihan kulit Si Kecil dengan memandikan secara rutin serta gunakan sabun dan produk kulit khusus bayi. Gunting kuku Si Kecil secara berkala dan gunakan sarung tangan bayi agar Si Kecil bayi tidak menggaruk dan melukai kulitnya. 

    Hindari Air Panas

    Selanjutnya, Sahabat Sehat sebaiknya memastikan suhu air saat memandikan Si Kecil. Mandikan Si Kecil dengan air hangat suam-suam kuku, jika air terlalu panas justru akan memicu keluarnya keringat. Jangan lupa membersihkan semua permukaan dan lipatan kulit bayi.

    Oleskan Lotion Bayi

    Gunakan lotion yang memiliki kandungan calamine, oxide, zinc, dan diphenhydramine hydrochloride sebab efektif untuk meredakan rasa gatal pada kulit bayi. Oleskan pada kulit Si Kecil yang bermasalah setelah kulit dibersihkan dan dalam keadaan kering.

    Oleskan Lidah Buaya

    Lidah buaya memiliki berbagai manfaat, salah satunya dapat mengurangi rasa gatal akibat biang keringat. Sensasi dingin yang ditimbulkan oleh lidah buaya mampu meredakan rasa panas, kemerahan dan gatal pada kulit Si Kecil. Oleskan sedikit lidah buaya pada area kulit yang bermasalah dan biarkan mengering, lalu bersihkan dengan handuk yang lembab. 

    Nah Sahabat Sehat, itulah beberapa cara mengatasi biang keringat pada bayi yang bisa dipilih. Jika Sahabat Sehat membutuhkan produk kulit bayi, segera manfaatkan layanan pesan-antar Prosehat. Informasi lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Fiona D. 13 Obat Biang Keringat pada Bayi, Ampuh Lho Moms! [Internet]. Indonesia : Orami. 2021 [updated 2021 March 21; cited 2021 Aug 19].
    2. Ding K. Heat rash in babies and children [Internet]. USA : Baby Center. 2020 [updated 2020 July 24; cited 2021 Aug 19].
    3. Carmaciu C. How can I treat my baby’s heat rash?[Internet]. 2018 [updated 2018 Feb; cited 2021 Aug 19].
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D Sebenarnya banyak manfaat sunat dewasa yang sudah diakui secara medis. Namun sayang, masih ada saja perdebatan mengenai manfaat sunat. Sunat atau dalam bahasa medis disebut sirkumsisi, merupakan proses pelepasan atau pemotongan kulit yang menyelubungi ujung penis. Sunat biasanya dilakukan pada masa kanak-kanak […]

    7 Manfaat Sunat Dewasa Menurut Pandangan Ahli Kesehatan

    Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi
    Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D

    Manfaat Sunat Dewasa Bagi Kesehatan

    Sebenarnya banyak manfaat sunat dewasa yang sudah diakui secara medis. Namun sayang, masih ada saja perdebatan mengenai manfaat sunat. Sunat atau dalam bahasa medis disebut sirkumsisi, merupakan proses pelepasan atau pemotongan kulit yang menyelubungi ujung penis. Sunat biasanya dilakukan pada masa kanak-kanak sebab lebih mudah dilakukan. Tetapi jika ingin sunat di usia dewasa juga tidak menjadi masalah.

    Sahabat Sehat tidak perlu takut jika ingin disunat saat dewasa. Karena pada umumnya sunat saat dewasa tidak mengganggu kesuburan dan tidak mempengaruhi hubungan seksual. Apabila sunat dilakukan saat dewasa maka risiko juga bertambah. Risiko tersebut misalnya durasi proses penyembuhan luka sunat yang bisa berlangsung jauh lebih lama. Namun dibalik risiko tersebut, ada beberapa manfaat yang bisa didapatkan dengan bersunat.

    Manfaat Sunat Dewasa Bagi Pria

    Sunat pada dewasa membutuhkan prosedur pembiusan, baik bius lokal, bius separuh badan, maupun bius total. Setelahnya, penis akan dijepit dengan alat penjepit khusus dan kulit ujung penis akan dipotong. Pada area tersebut akan diolesi salep dan dibungkus dengan menggunakan kain kasa.

    Sahabat Sehat, berikut adalah beberapa manfaat sunat secara medis yang dilakukan pada saat dewasa :

    Menjaga kebersihan area kemaluan

    Ujung kepala penis yang telah disunat akan lebih sering terkena air saat mandi. Hal ini membuat area tersebut menjadi lebih bersih dan terhindar dari penumpukan smegma.

    Mengurangi risiko penyakit menular seksual

    Sunat dapat mengurangi risiko penyakit kelamin seperti infeksi Human Papillomavirus (HPV), herpes dan sifilis. Hal ini dapat terjadi karena ujung kepala yang disunat akan lebih mudah dibersihkan.

    Menghindari resiko fimosis

    Beberapa pria kerap kesulitan menarik bagian kulup karena memiliki lubang yang kecil sementara kepala penis semakin membesar (fimosis). Jika kulup penis sering ditarik, dapat menimbulkan pembengkakan pada kepala penis (balanitis). Dengan di sunat, Sahabat Sehat dapat menghindari resiko terjadinya fimosis.

    Menghindari resiko paraphimosis

    Paraphimosis merupakan kondisi ketika kulup penis tidak dapat ditarik kembali pada posisi semula, sehingga tersangkut di belakang kepala penis dan menghambat aliran darah penis. Paraphimosis merupakan kondisi darurat medis sebab apabila tidak segera ditangani dapat menyebabkan kematian jaringan penis.

    Mengurangi risiko infeksi kandung kemih

    Jika Sahabat Sehat telah disunat, sisa urin yang mungkin tertinggal di ujung penis akan lebih mudah dibersihkan. Hal ini tentunya akan mengurangi risiko infeksi kandung kemih.

    Menurunkan resiko kanker prostat

    Menurut penelitian, mereka yang telah disunat memiliki kemungkinan terkena kanker prostat lebih kecil daripada yang tidak disunat. Walaupun demikian, hal ini tetap harus didukung dengan pola hidup yang sehat.

    Meningkatkan kepuasan seksual pasangan

    Dengan di sunat, ujung kepala penis lebih sensitif terhadap rangsangan seksual di area kemaluan sehingga pria dapat merasakan kepuasan seksual yang lebih baik.

    Perawatan Luka Pasca Sunat

    Walaupun manfaat sunat dewasa sangat banyak bagi kesehatan, namun ada risiko dalam melakukan sunat. Oleh sebab itu, prosedur sunat harus dilakukan secara ketat. Pastikan sunat dilakukan oleh profesional, menggunakan peralatan yang higienis, serta segera mendapatkan perawatan luka pasca sunat.

    Pasca menjalani prosedur sunat, penis dapat terlihat kemerahan, memar, bengkak, serta nyeri. Secara umum proses pemulihan dapat berlangsung dalam kurun waktu sekitar 1-3 minggu. Agar Sahabat Sehat cepat pulih, lakukan beberapa tips berikut :

    • Hindari melakukan aktivitas berat dan olahraga berat seperti berlari, bersepeda, serta latihan beban
    • Hindari celana ketat dan pilih celana yang longgar serta berbahan menyerap keringat.
    • Minum obat sesuai anjuran dokter 
    • Bersihkan penis setelah kain kasa dilepas, dengan kain atau handuk hangat. Jika luka tampak kering, penis dapat dibilas dengan sabun yang lembut.
    • Hindari hubungan seksual atau masturbasi hingga luka tampak kering.2,3

    Nah Sahabat Sehat, itulah beberapa hal mengenai manfaat sunat dewasa dari sisi kesehatan. Jika Sahabat Sehat memiliki keluhan selama di rumah, segera manfaatkan layanan Chat Dokter 24 Jam Prosehat. Informasi lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. RSUP Dr.Sardjito. Manfaat Sunat Bagi Kesehatan [Internet]. Indonesia : RSUP Dr.Sardjito; [cited 17 August 2021].
    2. RSUP Dr.Soeradji. Manfaat Sunat (Sirkumsisi) Untuk Kesehatan [Internet]. Indonesia : RSUP Dr.Soeradji; [cited 17 August 2021].
    3. Sondang E, Trisna A. Prosedur Sunat Dewasa dan Manfaatnya bagi Kenikmatan Seks Pria [Internet]. Indonesia : theAsianparents; [cited 17 August 2021].
    4. Holland K. Adult Circumcision: Procedure, Care, Recovery, Results, and More [Internet]. USA : Healthline. 2019 [updated 19 May 03; cited 2021 Aug 17].
    5. Villines Z. Adult circumcision: Recovery, procedure, and benefits [Internet]. USA : Medical News Today. 2020 [updated 2020 Sep 30; cited 2021 Aug 17].
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Sebagai cara mencegah penyakit kelamin maka diperlukan perilaku seks yang aman. Juga tentunya ditunjang dengan pola hidup yang sehat. Ya, jangan sampai Sahabat Sehat tertular penyakit menular seksual atau dalam istilah awam adalah penyakit kelamin. Berbagai penyakit menular seksual diketahui dapat berdampak pada kondisi tubuh, dan jika ibu […]

    Agar Tidak Tertular, Ini 8 Cara Mencegah Penyakit Kelamin

    Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    Cara Mencegah Penyakit Kelamin Menular Menurut Para Ahli

    Sebagai cara mencegah penyakit kelamin maka diperlukan perilaku seks yang aman. Juga tentunya ditunjang dengan pola hidup yang sehat. Ya, jangan sampai Sahabat Sehat tertular penyakit menular seksual atau dalam istilah awam adalah penyakit kelamin.

    Berbagai penyakit menular seksual diketahui dapat berdampak pada kondisi tubuh, dan jika ibu hamil terinfeksi penyakit menular seksual dikhawatirkan dapat mempengaruhi kondisi janin. Sahabat Sehat, bagaimana perilaku seks yang aman untuk mencegah penyakit menular seksual? Mari simak penjelasan berikut.

    Cara Mencegah Penyakit Kelamin Menurut Para Ahli

    Penyakit kelamin diketahui sudah sejak dahulu dikenal dalam peradaban manusia. Namun penyebab munculnya penyakit kelamin baru diketahui dengan jelas di era modern ini. Setelah mengetahui apa yang menjadi penyebab munculnya penyakit-penyakit kelamin ini, para ahli dapat menentukan solusi agar tidak tertular penyakit ini.

    Berikut ini adalah 7 cara paling efektif menurut para ahli untuk mencegah penularan penyakit kelamin:

    Pendidikan Seksual Sejak Dini

    Kini Sahabat Sehat perlu memberikan pengenalan seputar seksual sejak dini, yang dapat mulai diajarkan pada remaja. Beri pemahaman kepada anak mengenai area genital tubuh, cara menjaga kebersihan area genital, serta dampak hubungan seks bebas. Dengan mengajarkan pendidikan seks sejak dini, dapat dihindari perilaku seks bebas dan kehamilan di luar nikah.

    Hindari Berganti Pasangan Seksual

    Sahabat Sehat dianjurkan memiliki pasangan seksual yang tetap, dan hindari berganti-ganti pasangan seksual sebab beresiko tertular penyakit menular seksual dari pasangan seksual lainnya.

    Jaga Kebersihan Kemaluan

    Bersihkan kemaluan dengan air bersih baik sebelum dan sesudah berhubungan seksual, serta ganti pakaian dalam apabila terasa lembab. Dengan menjaga higienitas kemaluan, Sahabat Sehat dapat menghindari infeksi kuman dan parasit di kemaluan.

    Menggunakan Alat Kontrasepsi

    Alat kontrasepsi seperti kondom, mampu membantu mencegah penularan infeksi menular seksual serta mencegah kehamilan. Gunakan kondom berbahan dasar lateks, dan sekali pakai.

    Gunakan Pakaian Dalam & Alat Mandi Pribadi

    Untuk menjaga higienitas pada area kemaluan, Sahabat Sehat dianjurkan menggunakan pakaian dalam serta alat mandi pribadi. Demikian pula apabila Sahabat Sehat berada di tempat umum, misalnya sauna dan pusat kebugaran. 

    Hindari Obat Terlarang dan Alkohol

    Kebanyakan pengguna obat-obatan terlarang serta minuman beralkohol, turut terjebak dalam aktivitas hubungan seks bebas. Sahabat Sehat dianjurkan menghindari konsumsi obat terlarang dan alkohol, serta mengalihkan dengan melakukan berbagai aktivitas lain yang lebih bermanfaat misalnya berolahraga, mendekatkan diri secara agama, maupun melakukan hobi yang disukai.

    Jaga Imun Tubuh

    Beberapa jenis penyakit kelamin disebabkan oleh virus, bakteri, maupun jamur yang dapat dilawan oleh sistem kekebalan tubuh selama imun tubuh dalam keadaan baik.  Oleh sebab itu, sangat penting menjaga imun tubuh dengan istirahat yang cukup, mengkonsumsi makanan bergizi, serta berolahraga secara teratur.

    Namun perlu diingat, sebaik apapun kondisi tubuh, risiko terjangkit penyakit kelamin tetaplah tinggi jika tidak didukung pola hidup sehat dan perilaku seks aman.

    Melakukan Vaksinasi

    Langkah yang tidak kalah penting selanjutnya adalah dengan mengikuti vaksinasi. Kini telah tersedia vaksin HPV untuk mencegah kanker serviks, kanker anus, maupun kutil kelamin. Selain itu, vaksinasi Hepatitis B dapat mencegah infeksi virus Hepatitis B yang salah satu cara penularannya adalah melalui hubungan seksual.

    Nah Sahabat Sehat, itulah beberapa cara mencegah penyakit kelamin atau infeksi menular seksual. Jika Sahabat Sehat berminat melakukan vaksinasi HPV dan Hepatitis B, segera manfaatkan layanan imunisasi ke rumah dari Prosehat.  

    Informasi lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi :

    1. Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia. Orang Tua Jangan Lengah, Lakukan Ini Untuk Cegah IMS Pada Remaja [Internet]. Indonesia : Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia. 2019 [updated 2019 Sep 04; cited 2021 Aug 19].
    2. Arquilla E. STI Prevention for Sexual Health [Internet]. USA : Healthline. 2020 [updated 2020 Nov 04; cited 2021 AUg 19].
    3. Johnson T. Understanding Sexually Transmitted Disease Prevention [Internet]. USA : WebMD. 2021 [updated 2021 April 19; cited 2021 Aug 19].
    Read More
  • Ditulis oleh : Redaksi Prosehat Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Sebagian besar orang menganggap masalah lansia susah makan akibat nafsu makan menurun merupakan hal wajar. Padahal tidaklah demikian! Masalah susah makan ini sebenarnya bisa saja merupakan peringatan dini dari adanya masalah kesehatan yang serius. Jika Sahabat Sehat tengah merawat lansia di rumah, sebaiknya […]

    5 Masalah Kesehatan yang Menyebabkan Lansia Susah Makan

    Ditulis oleh : Redaksi Prosehat
    Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    Penyebab Lansia Susah Makan Serta Cara untuk Mengatasinya

    Sebagian besar orang menganggap masalah lansia susah makan akibat nafsu makan menurun merupakan hal wajar. Padahal tidaklah demikian! Masalah susah makan ini sebenarnya bisa saja merupakan peringatan dini dari adanya masalah kesehatan yang serius.

    Jika Sahabat Sehat tengah merawat lansia di rumah, sebaiknya jangan menyepelekan hal ini sebab menurunnya nafsu makan dapat menyebabkan lansia kekurangan gizi dan mempengaruhi kondisi kesehatannya. Sahabat Sehat, apa saja penyebab nafsu makan lansia menurun serta bagaimana cara mengatasinya ? Mari simak penjelasan berikut.

    Faktor Utama Penyebab Lansia Susah Makan

    Terdapat berbagai penyebab hilangnya nafsu makan pada lansia. Selain diakibatkan oleh proses penuaan, penurunan nafsu makan juga dapat disebabkan oleh beberapa faktor berikut :

    Masalah Gigi

    Gigi yang mulai tanggal, maupun penggunaan gigi palsu yang tidak pas dapat menyebabkan ketidaknyamanan saat makan sehingga menurunkan selera makan.

    Kondisi Psikologis

    Munculnya perasaan kesepian, cemas, kesedihan dapat berdampak pada penurunan nafsu makan. Masalah ini terjadi terutama pada mereka yang ditinggalkan oleh orang-orang yang sebelumnya dekat dengan mereka.

    Efek Samping Obat

    Kehilangan nafsu makan dan munculnya rasa mual merupakan efek samping yang paling umum terjadi akibat mengkonsumsi obat, misalnya obat pereda nyeri, kemoterapi, dan obat antidepresan. 

    Menderita Penyakit Kronis

    Berbagai penyakit kronis seperti dementia, penyakit Alzheimer, gangguan fungsi ginjal, maupun kanker dapat berdampak pada menurunnya nafsu makan. Oleh sebab itu, lansia yang tiba-tiba kehilangan nafsu makan perlu mendapatkan pemeriksaan kesehatan karena gejala tidak nafsu makan bisa menjadi tanda adanya penyakit kronis.

    Faktor Hormon dan Kemampuan Indera Perasa

    Seiring waktu, hormon dan enzim di dalam tubuh menjadi tidak lagi sama seperti masa muda. Rangsangan merasa lapar dan ingin makan bisa menghilang di masa tua. Apalagi jika ditambah dengan menurunnya kemampuan penciuman, serta indera pengecapan akan menurunkan nafsu makan secara drastis

    Namun bagaimanapun juga mengkonsumsi makanan sehat harus tetap dilakukan. Oleh sebab itu, sangat penting untuk meminta mereka yang tidak nafsu makan agar tetap mengkonsumsi makanan-makanan sehat.

    Tips Meningkatkan Nafsu Makan Lansia

    Agar kebutuhan nutrisi harian tetap terpenuhi, berikut ini beberapa cara yang dapat Sahabat Sehat lakukan untuk meningkatkan nafsu makan lansia:

    Ciptakan suasana makan yang menyenangkan

    Sahabat Sehat dapat mengajak lansia untuk makan bersama dengan anggota keluarga lainnya agar lansia merasa dicintai, sehingga dapat meningkatkan nafsu makannya.

    Buat jadwal makan tetap

    Berikan makanan sesuai jadwal setiap harinya, serta beri cemilan sehat seperti potongan buah segar disela-sela makan utama. Dengan makan sesuai jadwal, rasa lapar akan muncul sesuai jam makan seharusnya. 

    Bantu lansia saat makan

    Temani lansia saat makan dan tawarkan bantuan jika mengalami kesulitan. Selain memudahkan lansia saat makan, hal ini turut menurunkan resiko lansia tersedak makanan atau minuman saat makan.

    Perhatikan kesehatan gigi dan mulut

    Merawat kesehatan gigi dan mulut pada lansia sangatlah penting sebab lansia rentan mengalami kesulitan makan, terlebih saat mengalami sariawan, sakit gigi, gigi goyang dan sebagainya. Memeriksakan ke dokter gigi secara rutin juga dapat dilakukan guna melakukan perawatan gigi. 

    Perhatikan obat yang dikonsumsi

    Jika lansia memiliki riwayat penyakit tertentu, sebaiknya perhatikan obat apa saja yang perlu dikonsumsi Konsultasikan dengan dokter mengenai cara penggunaan dan efek sampingnya. Jika lansia mengalami penurunan nafsu makan setelah konsumsi obat, sebaiknya konsultasikan kembali dengan dokter.

    Beri multivitamin dan susu

    Selanjutnya, Sahabat Sehat dapat memberikan tambahan multivitamin untuk melengkapi kebutuhan nutrisi pada lansia. Bagi lansia yang sulit makan, berikan susu sebagai salah satu cara tetap memenuhi asupan gizi harian.

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai berbagai penyebab dan cara mengatasi nafsu makan lansia yang menurun. Jika Sahabat Sehat berminat pada produk multivitamin dan suplemen, segera manfaatkan layanan pesan-antar Prosehat. Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Geriatri. Tips Mengatasi Susah Makan pada Lansia [Internet]. Indonesia : Geriatri. 2018 [updated 2018 Dec 02; cited 2021 Aug 18].
    2. Yaneff J. Loss of Appetite in Elderly: Symptoms, Causes, and Natural Treatment [Internet]. 2017 [updated 2017 April 28; cited 2021 Aug 18]. USA : Doctors Health Press.
    3. Anderson S.. What are Medical Reasons for Loss of Appetite in the Elderly? [Internet]. USA : Healthfully. 2017 [updated 2017 July 18; cited 2021 Aug 18].
    4. Kalbe Nutritionals. Lansia Susah Makan? Ini Tipsnya Agar Gizinya Tetap Terpenuhi [Internet]. Indonesia : Kalbe Nutritionals. 2020 [updated 2020 June 05; cited 2021 Aug 18].
    Read More
Chat Dokter 24 Jam