Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Kebijakan Vaksinasi Gotong Royong Resmi Dikeluarkan Pemerintah, Prosehat Siap Menjadi Mitra Pelayanan yang Tepat!

Pemerintah akhirnya resmi mengeluarkan kebijakan vaksinasi gotong royong untuk Covid-19. Hal tersebut berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 10 tahun 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

vaksinasi gotong royong

Baca Juga: Vaksin Covid-19 Tiba di Indonesia dan Cara Mendapatkannya

Peraturan tersebut sudah ditandatangani oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pada Rabu, 24 Februari 2021, dan merupakan revisi dari Permenkes Nomor 84 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Vaksinasi dalam rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19.

Apa yang Dimaksud dengan Vaksinasi Gotong Royong?

Seperti dikutip dari Permenkes Nomor 10 Tahun 2021, definisinya adalah vaksinasi Covid-19 yang pelaksanaannya dilakukan kepada karyawan/karyawati, keluarga, dan individu lain terkait dalam keluarga.

Bagaimana dengan Pendanaannya?

Berdasarkan Permenkes Pasal 1 ayat 5 pendanaan untuk vaksinasi ditanggung oleh badan hukum atau badan usaha. Dengan demikian pemberian vaksin untuk karyawan adalah gratis. Karena itu, setiap perusahaan diwajibkan menyetor dana penerima vaksin jalur mandiri. Dana tersebut setidaknya berisi jumlah karyawan yang akan divaksin, nama, alamat, dan nomor induk kependudukan setiap karyawan. Hal ini berdasarkan pasal 6 Permenkes.

Baca Juga: Mengapa Vaksin Itu Baik dan Perlu?

Jenis Vaksin Apa yang Akan Digunakan?

Dalam sebuah konferensi pers pada Jumat, 26 Februari 2021, juru bicara Vaksinasi Covid-19 dr. Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan bahwa jenis vaksin yang digunakan akan berbeda dengan yang selama ini akan digunakan pemerintah seperti Sinovac dan Pfizer. Selain itu,  ia mengungkapkan bahwa Kementerian BUMN dan Bio Farma akan berperan sebagai importir tunggal vaksin, dan tentunya harus mendapat izin penggunaan darurat dari BPOM.

Kepala BPOM, Penny K. Lukito, menyebut bahwa akan ada 4 vaksin yang digunakan, yaitu Sinopharm, Moderna, Sputnik, dan Novavax.

Dari 4 tersebut sejauh ini baru 2 yang siap untuk berkomitmen, yaitu Sinopharm dan Moderna. Sinopharm dikabarkan akan memberikan 15 juta dosis dan Moderna 5,2 juta dosis.

Bagaimana dengan Distribusinya?

Pemerintah menugaskan Bio Farma dalam pendistribusian ke daerah dan fasilitas kesehatan. Selain Bio Farma, pemerintah juga dapat menunjuk badan usaha sesuai perundang-undangan yang berlaku. Dalam prakteknya, Bio Farma dapat melibatkan atau bekerja sama dengan pihak ketiga.

Bagaimana dengan Tempat Pelaksanaannya?

Untuk tempat pelaksanaan berdasarkan Pasal 22 vaksinasi gotong royong tidak dilaksanakan di rumah sakit milik pemerintah agar tidak mengganggu program vaksinasi gratis yang sedang berjalan. Karena itu, perusahaan swasta harus bekerja sama dengan rumah sakit swasta untuk menggelar penyuntikan vaksin bagi karyawan. Apabila perusahaan tersebut memiliki faskes dan memenuhi syarat, Kemenkes mempersilakan perusahaan untuk melakukannya di faskes tersebut.

Kapan Pelaksanaan Vaksinasi?

dr. Siti Nadia Tarmizi mengatakan bahwa Vaksinasi akan dilaksanakan setelah pemberian vaksin terhadap tenaga kesehatan selesai dan bersifat paralel.

Berapa Harganya?

Berdasarkan Pasal 23, besaran harga maksimal akan ditetapkan oleh Kemenkes, dan hal ini harus diikuti oleh faskes milik masyarakat atau swasta. Itu berarti faskes tidak boleh menetapkan batas tarif maksimal yang sudah ditetapkan.

Baca Juga: Vaksin Corona Buatan Indonesia, Vaksin Merah Putih, Sudah Sampai Mana Perkembangannya?

Itulah mengenai vaksinasi gotong royong yang dikeluarkan pemerintah untuk mempercepat proses vaksinasi Corona di Indonesia agar pencegahan menjadi optimal. Untuk pelayanan dan pelaksanaan vaksinasi ini bisa dilakukan di Prosehat sebagai mitra yang tepat dengan pelayanan kesehatan yang sudah terintegrasi ke Satu Data Vaksinasi COVID19 KPC PEN bagi perusahaan yang ingin melakukan vaksinasi pada karyawan. Info lebih lengkap silakan hubungi hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Referensi:

  1. Permenkes Vaksinasi Gotong Royong Terbit, Karyawan Tidak Dikenakan Biaya [Internet]. beritasatu.com. 2021 [cited 26 February 2021]. Available from: https://www.beritasatu.com/kesehatan/738825/permenkes-vaksinasi-gotong-royong-terbit-karyawan-tidak-dikenakan-biaya
  2. Indonesia C. Menkes Terbitkan Aturan Baru, Vaksinasi Mandiri Resmi Dibuka [Internet]. nasional. 2021 [cited 26 February 2021]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20210226104729-20-611193/menkes-terbitkan-aturan-baru-vaksinasi-mandiri-resmi-dibuka
  3. Indonesia C. Sinovac Hingga Pfizer Dilarang untuk Vaksinasi Mandiri [Internet]. nasional. 2021 [cited 26 February 2021]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20210226152522-20-611373/sinovac-hingga-pfizer-dilarang-untuk-vaksinasi-mandiri
  4. Tempat Vaksinasi Mandiri Harus Beda, Faskes Wajib Ikut Tarif Maksimal | Kabar24 – Bisnis.com [Internet]. Bisnis.com. 2021 [cited 26 February 2021]. Available from: https://kabar24.bisnis.com/read/20210226/15/1361318/tempat-vaksinasi-mandiri-harus-beda-faskes-wajib-ikut-tarif-maksimal
  5. Sah! Menkes Budi Teken Beleid Vaksinasi Mandiri, Ini Poin Lengkap: Tarif-Distribusi [Internet]. Kontan.co.id. 2021 [cited 26 February 2021]. Available from: https://nasional.kontan.co.id/news/sah-menkes-budi-teken-beleid-vaksinasi-mandiri-ini-poin-lengkap-tarif-distribusi

Chat Asisten ProSehat aja