Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800

Pengaruh Kemajuan Teknologi pada Praktik Medis

Perkembangan revolusi industri menyebabkan teknologi juga semakin berkembang dan praktik medis juga terlibat di dalamnya. Revolusi Industri adalah keadaan dimana terjadi perubahan global yang menyebabkan banyak aspek kehidupan ikut terpengaruh juga. Sebelum Revolusi Industri 1.0 terjadi, kita memproduksi barang atau jasa dengan mengandalkan tenaga otot, air, ataupun angin. Hingga pada tahun 1776, James Watt menemukan mesin uap yang mengubah sejarah dan sering disebut dengan Revolusi Industri 1.0. 

Revolusi 2.0 dimulai dengan perubahan total pada proses produksi dengan terciptanya “Lini Produksi” atau Assembly Line yang menggunakan “Ban Berjalan” atau conveyor belt di tahun 1913. Revolusi Industri 3.0 adalah penemuan mesin yang bergerak otomatis, contohnya adalah komputer dan robot. Di saat ini, dunia bergerak memasuki era digitalisasi. Lalu, apa yang dimaksud dengan Revolusi Industri 4.0?

Revolusi Industri 4.0 menerapkan konsep otomatis yang dilakukan oleh mesin tanpa memerlukan tenaga manusia. Hal tersebut merupakan hal vital yang dibutuhkan oleh para pelaku industri demi efisiensi waktu, tenaga kerja, dan biaya. Manusia dapat memonitoring proses produksi melalui sistem digital. Jadi, peran internet sangat besar saat ini.

Bagaimana sistem kesehatan dapat dipengaruhi oleh Revolusi Industri 4.0 ini?Nah, sahabat saat ini manusia sangat gampang dalam mencari informasi, termasuk informasi medis baik yang terpercaya maupun yang tidak. Terkadang, kepercayaan terhadap informasi medis yang didapatkan ini sangatlah tinggi, sehingga tanpa pikir panjang banyak orang menyebarkan berita yang tidak terpercaya alias hoaks. 

Kemudian, kecerdasan buatan (Artificial Intellegence/AI) sudah mulai digunakan di bidang medis melalui beberapa aplikasi dan atau layanan pelanggan (customer service) yang menawarkan layanan kesehatan berbasis online. Kecerdasan buatan merupakan stimulasi proses kecerdasan manusia yang dilakukan oleh mesin, terutama sistem komputer. Proses yang terjadi di dalamnya termasuk proses belajar, alasan, serta koreksi otomatis oleh komputer tersebut.

Beberapa contoh dari kecerdasan buatan yang diaplikasikan di bidang kesehatan antara lain berdasarkan beberapa jurnal referensi kesehatan antara lain penggunaan AI (watson for oncology) untuk rekomendasi pengobatan pada pasien china dengan kanker paru, pembelajaran oleh mesin di bidang radiologi;aplikasi dibandingkan dengan interpretasi gambar, serta analisis gambar digital pada patologi payudara; dari teknis pemrosesan gambar ke kecerdasan buatan. Pertanyaannya: apakah dokter dapat digantikan dengan kecerdasan buatan?

Kemudian, sistem di fasilitas layanan kesehatan  berbasis digital juga mulai diperkenalkan dan sebagian sudah digunakan. Namun, pemakaian data kesehatan bersama antara beberapa fasilitas kesehatan masih dirasakan sulit terkait dengan keamanan data di dalamnya.

Nah, ada yang disebut dengan Internet of things (IoT), dimana semua data kesehatan dapat diinput melalui aplikasi seperti kadar glukosa, aktifitas sehari-hari, jumlah kalori yang dibutuhkan setiap hari, nutrisi, obat-obatan dan dapat diakses secara online. Interkoneksi melalui perangkat yang terhubung dengan internet tertanam pada benda sehari-hari seperti ponsel atau komputer yang memungkinkannya mengirim dan menerima data.

Tantangan dalam digitalisasi kesehatan sering terkait dengan keamanan data pasien. Hal ini karena semakin banyaknya peretas yang sering mengambil alih atau merusak jaringan dalam sistem kesehatan berbasis digital. Kasus lain adalah maraknya phising, ransomware, Ddos, cryptojacking yang merupakan bagian dari penyerangan dalam dunia digital (cyberattack). 

Namun, tantangan inilah yang sama-sama harus kita hadapi. Kita tidak perlu takut untuk menghadapi digitalisasi dalam dunia kedokteran karena kita adalah negara hukum. Digitalisasi dunia kesehatan justru memberi manfaat yang besar bagi pasien ataupun dokternya karena membuat waktu yang ada lebih efektif dan efisien. Selain itu, kita juga mengajarkan pasien untuk peduli terhadap dirinya sendiri melalui informasi kesehatan yang terpercaya. Jadi, kita pasti siap menghadapinya.

instal aplikasi prosehat

WhatsApp Asisten Maya saja