Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Pelayanan TBC Selama Masa Pandemi Covid-19

Pandemi Covid-19 yang telah berlangsung selama setahun rupanya turut mempengaruhi pelayanan kesehatan bagi penderita penyakit Tuberkulosis (TBC) secara global, termasuk Indonesia. Demikian yang diungkapkan oleh Jose Luis Castro, Presiden dan CEO sebuah organisasi kesehatan di New York, Amerika Serikat.

pelayanan TBC di masa pandemi Covid-19

Baca Juga: Bagaimana Penderita TBC Menghadapi Covid-19 dan Bolehkah Divaksin?

Dalam tulisan yang dimuat di The Jakarta Post berjudul “Covid-19 Causes Major Setbacks for RI as TB High Burden Country”, terdapat beberapa pandangan mengenai pelayanan TBC di Indonesia selama masa pandemi Covid 19. Seperti diketahui, Indonesia merupakan salah satu dari 3 negara dengan jumlah penderita TBC terbanyak setelah Cina dan India.

Besarnya jumlah penderita tersebut tentunya harus diiringi dengan tingkat pelayanan kesehatan yang baik. Secara global, sebelum terjadinya pandemi Covid-19 telah terjadi peningkatan pelayanan kasus TBC yang ditandai dengan angka penurunan penderita TBC mencapai 9% pada periode 2015-2019.

Namun tercatat sekitar 3 juta orang penderita TBC secara global tidak terdiagnosa atau tidak dilaporkan ke badan kesehatan yang berwenang untuk penanganan TBC, demikian menurut laporan World Health Organization (WHO).

WHO juga menyebutkan bahwa pada tahun 2019 sekitar 465.000 orang terdiagnosa TBC yang resisten terhadap obat, dan kurang dari 40% penderita dapat mengakses pengobatan TBC. Hal itu turut didukung karena keterbatasan akses pengobatan untuk mencegah penyakit tersebut.

Bagaimana Pelayanan TBC Selama Pandemi Covid 19 ?

Pandemi Covid-19 kenyataannya turut mempengaruhi pelayanan TBC yang sebelumnya merupakan salah satu layanan kesehatan yang diprioritaskan. Hal ini ditandai dengan alokasi pelayanan yang lebih difokuskan pada penanganan Covid 19.

WHO menyatakan bahwa telah terjadi penurunan laporan secara signifikan dalam pelaporan kasus TBC mencapai 25-30% yang terjadi pada negara-negara dengan jumlah penderita TBC terbesar, salah satunya di Indonesia. Di Indonesia pada periode Januari hingga Juni 2020, angka jumlah kematian akibat TBC diperkirakan mencapai 400.000 jiwa pada 2020.

Baca Juga: Cegah Tuberkulosis pada Anak dengan Daya Tahan Tubuh Kuat

Apabila pelayanan kesehatan masih difokuskan untuk penanganan Covid-19, diprediksikan bahwa jumlah penderita TBC akan meningkat hingga mencapai 6,3 juta kasus pada 2020 hingga 2025. Sehingga pemerintah baik secara global dan di Indonesia memerlukan strategi khusus penanganan TBC selama masa pandemi Covid 19, yaitu dengan melakukan pelacakan, pengujian, dan pengisolasian pada setiap kasus TBC.

TBC dapat dicegah melalui pemberian vaksin BCG (Bacillus Calmette–Guérin) sebagai salah satu bentuk pencegahan yang tepat, dengan efektivitas mencapai 70-80% terutama pada anak-anak.

Pemberian vaksin BCG merupakan suatu keharusan sebagai cara pencegahan sekaligus peningkatan pelayanan kesehatan di negara dengan angka penderita TBC terbanyak. Vaksinasi harus tetap dilaksanakan meskipun masih dalam kondisi pandemi Covid 19 agar dapat menekan angka kesakitan TBC selama masa pandemi Covid 19.

Baca Juga: Apa Guna Vaksin BCG? Berikut Penjelasannya!

Mengingat vaksinasi BCG sangat penting sebagai salah satu cara pencegahan penyakit TBC, Sahabat dapat melakukan vaksinasi di Prosehat yang memiliki layanan vaksinasi ke rumah. Layanan ini mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

  • Produk dijamin asli
  • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
  • Tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
  • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
  • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
  • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

Informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Referensi:

  1. Post T. COVID-19 causes major setbacks for RI as TB high burden country [Internet]. The Jakarta Post. 2021 [cited 30 March 2021]. Available from: https://www.thejakartapost.com/index.php/academia/2021/03/26/covid-19-causes-major-setbacks-for-ri-as-tb-high-burden-country.html

Chat Asisten ProSehat aja