Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Korban Hepatitis A Mahasiswa IPB Karena Sanitasi atau Minimnya Kesadaran

Baru-baru ini 25 mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) ditemukan positif terkena hepatitis A setelah mengalami mual-mual dan demam. Mereka pun terkejut setelah mengetahui hasil pemeriksaan dokter yang menyatakan bahwa mereka positif terkena Hepatitis A. Bukan hanya itu, mereka dinyatakan positif hepatitis A dalam waktu yang bersamaan! Kasus ini kemudian dikategorikan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB). Apa penyebabnya?

Beban penyakit hepatitis yang besar seharusnya menjadikan penanggulangan hepatitis sebagai prioritas dalam bidang kesehatan. Hal ini dikarenakan minimnya kesadaran akan pentingnya vaksinasi, terutama vaksinasi hepatitis. Orang yang terinfeksi virus hepatitis pun belum tentu tahu dirinya terinfeksi dan belum tentu memeriksakan kesehatan organ hatinya secara teratur.

prosehat hepatitis a

Lalu, apa yang harus dilakukan untuk cegah hepatitis?

Sikap cuek dan acuh akan risiko hebat yang mengancam dari penularan hepatitis ini harus dibuang jauh-jauh. Sadar vaksinasi mulai dari sekarang!

klik di sini beli vaksin di prosehat

Beli di sini: Vaksin Hepatitis

Lalu, apa itu sebenarnya hepatitis A dan cara penularannya?

Hepatitis A merupakan peradangan hati yang disebabkan oleh virus hepatitis A (VHA), termasuk picornaviridae yang merupakan RNA virus. Virus ini bersifat tahan asam, termostabil, dan tahan terhadap empedu.

Lalu, bagaimana penyakit ini dapat menyebar?

Seseorang dapat terinfeksi virus hepatitis A melalui konsumsi makanan atau air yang terkontaminasi serta kontak langsung pada orang yang telah terinfeksi virus ini dan juga beberapa hal ini:

  1. Air yang terkontaminasi kotoran/tinja dari orang yang positif terinfeksi hepatitis menjadi penyebab utama penularan penyakit ini. Sarana cuci tangan yang tidak memadai dan kondisi sanitasi yang buruk juga memicu penularan dari sirkulasi air yang terkontaminasi dengan virus hepatitis.
  2. Makanan yang terkontaminasi karena kurang matang atau makanan mentah juga menyebabkan penularan hepatitis.
  3. Transfusi darah menjadi penyebab penularan dengan risiko tertular yang tinggi walaupun kasus penularan karena transfusi darah jarang ditemukan. Pastikan setiap transfer darah jarum yang digunakan untuk Anda steril dan aman.
  4. Kontak seksual secara oral ataupun anal juga menjadi penyebab penularan penyakit ini.

Infeksi hepatitis A dapat menyebabkan penyakit kronis pada organ liver. Bila tidak ditangani dengan segera dapat menyebabkan gejala yang bersifat akut dan dapat meningkatkan mortalitas!

Baca juga: Vaksinasi Influenza untuk Keluarga Siap Liburan

Sedangkan masa inkubasi dari penyakit hepatitis A terjadi selama 14-28 hari. Gejala yang muncul antara lain:

  • demam,
  • lemas,
  • penurunan nafsu makan,
  • diare,
  • mual,
  • muntah,
  • nyeri perut,
  • air urin berwarna pekat seperti teh,
  • kulit dan warna mata yang kuning.

Gejala infeksi yang terjadi pada dewasa dapat lebih terlihat bila dibandingkan infeksi pada anak. Pada anak di bawah usia 6 tahun, gejala tidak selalu muncul. Kasus infeksi ini tentunya berhubungan dengan rendahnya kebersihan air serta sanitasi yang buruk.

Beberapa cara yang cukup efektif dalam menurunkan kasus penyebaran virus ini adalah selalu waspada terhadap kebersihan makanan dan juga sanitasi air di lingkungan kita. Anda dapat melakukan tindakan pencegahan cerdas dengan vaksinasi hepatitis sekarang juga untuk anak dan Anda tentunya.

Kesadaran akan bahaya yang mengancam dari penyakit ini merupakan bentuk pencegahan paling murah yang dapat Anda lakukan.

Sudahkah anak Anda vaksinasi hepatitis A?

Jika anak Anda belum pernah mendapatkan vaksinasi hepatitis A sama sekali, disarankan untuk segera dilakukan karena banyak kasus penyebaran virus hepatitis meningkat di awal musim hujan dimana sering terjadi banjir dan sanitasi air menjadi buruk.

Info Medis: TanyaDok.com

Referensi:

Chat Asisten Maya
di Prosehat.com