Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Mengenal i-nose c-19, Alat Deteksi Corona Melalui Keringat Ketiak

Masa pandemi Corona pada kenyataannya mendorong berbagai pihak untuk melakukan berbagai macam inovasi terutama yang berkaitan dengan tes Covid-19. Setelah GeNose dan CePAD, kali ini kembali hadir sebuah karya anak negeri bernama i-nose C-19. Alat ini merupakan screener Covid-19 yang mendeteksi virus melalui bau keringat di ketiak.

i-nose-c-19

Baca Juga: Mengenal GeNose dan CePAD, Alat Deteksi Dini Covid-19 Buatan Negeri Sendiri

i-nose C-19 sendiri dibuat dan dikembangkan oleh guru besar Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Riyanarto Sarno. Seperti dilansir dari Kompas.com, alat ini merupakan yang pertama di dunia mendeteksi virus melalui bau keringat ketiak atau auxillary sweat odor. Keberadaannya tentu saja untuk mempercepat proses pendeteksian orang-orang yang terkena Covid-19 atau tidak.

Sampai tulisan ini dibuat, alat deteksi Corona tersebut sudah pada tahap penambahan sampel untuk proses uji profiling. Karena itu, alat ini kemudian diserahkan ke RSI Jemursari, Surabaya, untuk pengujian. Selain RSI Jemursari, i-nose c-19 juga akan diuji di RSUD dr. Soetomo dan National Hospital. Sebelumnya, alat deteksi Covid-19 ini sudah diujikan di Kemenristek. 

Bagaimana Cara Kerjanya?

Cara kerja i-nose-c-19 ini adalah mendeteksi bau yang berasal dari Volatile Organic Compound (VOC) yang ada dalam keringat ketiak. Sampel diambil dengan mengisap bau keringat melalui selang kecil kemudian disalurkan ke deretan sensor (sensor array) pada alat. Setelah itu, gas yang menghasilkan bau tersebut diubah menjadi sinyal listrik lalu diolah menggunakan kecerdasan buatan. Supaya alat benar-benar akurat dan efektif perlu banyak uji coba terhadap orang dengan kondisi tertentu, yaitu orang yang terkena penyakit TBC namun negatif Covid, orang yang positif namun tidak mempunyai gejala, dan lain-lain.

Baca Juga: Tes Air Liur Covid-19 Dinilai Lebih Akurat dan Murah?

Berapa Tingkat Akurasinya?

Tingkat akurasi i-nose-c-19 ini adalah 91% setelah diuji di RSI Jemursari. Namun tingkat akurasi ini masih bisa meningkat karena akan ada uji diagnostik sebelum izin edar. Selain tingkat akurasi, salah satu alat deteksi Corona ini juga mempunyai kelebihan lain daripada GeNose, yaitu karena hanya menempelkan pada ketiak, dan tidak perlu membuka masker untuk meniup.

Seperti dilansir dari IDN Times, Dirut RS Jemursari Surabaya, dr. Bangun Trapsila Purwaka, menyatakan bahwa GeNose meniupkan karbon dioksida dari dalam tubuh ke kantong plastik yang disediakan, dan dapat berpengaruh terhadap penyebaran kuman.

Berapa harganya?

Profesor Riyanarto Sarno selaku pembuat dan pengembang menyatakan bahwa harga tes Corona melalui i-nose adalah Rp 10.000 untuk 1 kali tes, dan hasil bisa didapatkan dalam waktu 3,5 menit.

Baca Juga: Adakah Metode Tes Covid-19 dengan Hasil 5 Menit?

Itulah Sahabat Sehat mengenai i-nose c-19 yang dibuat untuk membantu pengetesan orang-orang positif Covid-19 atau tidak. Namun, Profesor Riyanarto menyatakan bahwa alat ini hanyalah untuk screening awal dan alternatif sehingga tidak dimaksudkan untuk mengganti PCR swab yang merupakan tes corona paling akurat.

Mengenai tes Covid-19, Sahabat juga bisa melakukannya di Prosehat. Caranya mudah, Sahabat bisa mengakses via website dan aplikasi lalu pilih Layanan Kesehatan dan klik Rapid Test Covid-19. Info selengkapnya silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Referensi:

  1. Media K. Deteksi Covid-19 Lewat Bau Keringat Ketiak, ITS Kembangkan i-nose c-19 Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 24 February 2021]. Available from: https://edukasi.kompas.com/read/2021/01/18/164234971/deteksi-covid-19-lewat-bau-keringat-ketiak-its-kembangkan-i-nose-c-19?page=all
  2. Haryono A. Alat Deteksi COVID-19 Karya Profesor ITS i-Nose C-19 Diujicoba di RSI Surabaya [Internet]. SINDOnews.com. 2021 [cited 24 February 2021]. Available from: https://daerah.sindonews.com/read/343594/704/alat-deteksi-covid-19-karya-profesor-its-i-nose-c-19-diujicoba-di-rsi-surabaya-1614009736
  3. developer m. I-nose C-19 ITS Siap Diuji Cobakan di Rumah Sakit [Internet]. medcom.id. 2021 [cited 24 February 2021]. Available from: https://www.medcom.id/pendidikan/riset-penelitian/xkEyVPZk-i-nose-c-19-its-siap-diuji-cobakan-di-rumah-sakit
  4. Times I, Fajar A. Perbandingan i-nose c-19 dengan GeNose Versi Direktur RSI Jemursari [Internet]. IDN Times. 2021 [cited 24 February 2021]. Available from: https://jatim.idntimes.com/news/jatim/ardiansyah-fajar/perbandingan-i-nose-c-19-dengan-genose-versi-direktur-rsi-jemursari

 

Chat Asisten Maya
di Prosehat.com