Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Charlie Sheen: Perjalanan Seks Meniduri 5.000 Wanita Berujung HIV

Siapa yang tidak kenal Charlie Sheen? Aktor kondang Hollywood ini mengaku sudah meniduri hampir 5.000 wanita dan hal tersebut berujung naas karena baru-baru ini ia didiagnosa positif HIV. Sejumlah sumber bahkan menyatakan mereka sudah tahu kalau Charlie didiagnosa HIV positif selama 2 tahun dan selama ini menjalani pengobatan dengan konsumsi kombinasi obat antiretroviral. Mungkin banyak yang menganggap hal tersebut wajar karena perilaku Charlie Sheen sendiri yang menyukai kehidupan jetset dengan menghabiskan seluruh waktunya di jet pribadinya dengan berpesta, seks, alkohol, dan narkoba. Setelah bertahun-tahun berjuang membuat virus ini tidak terdeteksi hingga, Dhuarr! Perjuangannya mengkonsumsi obat ARV selama bertahun-tahun sia-sia.

Ayah dari 5 orang anak ini mengaku bahwa ia rajin minum obat antiretroviral (ARV) setelah pada tahun 2013 virus HIV di tubuhnya benar-benar tidak terdeteksi. Banyak yang merasa bahwa pria yang pernah mendapat bayaran termahal hingga 26 Miliar per episode ini memiliki 9 nyawa. Namun saat mengumumkan bahwa ia positif HIV, ia berkata, “Orang-orang bilang aku memiliki 9 nyawa. Tapi aku harus berhati-hati karena aku tidak tahu nyawa ke berapa yang sedang aku jalani saat ini.” tutupnya. Dan banyak yang berharap bahwa gaya hidup yang ia jalani ke depannya dapat lebih manusiawi

Penyebaran virus HIV yang pasti tertular adalah melalui hubungan seksual. Seperti kisah Charlie Sheen yang kerap tidur dengan 4 bintang porno setiap harinya, cairan semen penderita HIV+ ternyata banyak mengandung HIV yang dapat menular melalui hubungan seksual. Pria dengan HIV+ juga terbukti lebih sering menularkan ke wanita sedangkan wanita dengan HIV+ jarang menularkan ke pria. Karena setelah pria mengeluarkan cairan semen ke vagina, cairan itu akan tinggal lama di dalam vagina sedangkan pada pria setelah koitus (persetubuhan, senggama) selesai maka penis tidak berkontak lagi dengan vagina wanita.

Gejala HIV AIDS
Virus HIV menimbulkan gejala setelah masuk ke dalam tubuh atau periode ini biasa disebut dengan masa inkubasi, dalam waktu 6 – 8 minggu virus HIV masuk dalam darah, berkembang, kemudian timbul gejala akut (viremia).

Gejala HIV yang ditunjukkan bervariasi:

  • Pada Minggu pertama tidak ada gejala.
  • Setelah beberapa minggu, penyakit2 ringan pun datang, seperti: flu, demam, dan diare.
  • Tidak ada gejala khusus pada 3 -4 tahun pertama.
  • Penderita merasa sehat dan dari luar juga tampak sehat.
  • Setelah 5 tahun atau lebih, mulai muncul penyakit-penyakit yang disebabkan oleh sistem imunitas (daya tahan tubuh) yang mulai melemah/menurun.

Gaya hidup Charlie Sheen sama sekali bukan contoh yang baik. Hikmahnya adalah pengalaman ia menjadi inspirasi bagi orang lain untuk lebih berhati-hati terhadap penularan virus HIV dalam bentuk hubungan seksual sehingga diharapkan bentuk pencegahan dapat segera diupayakan dan angka ODHA menurun, terutama di negara Indonesia.

Referensi:

Chat Asisten ProSehat aja