Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Author Archive for: Zueldi

Zueldi

About Zueldi

Showing 21–30 of 575 results

  • Sobat, dalam kesempatan kali ini, kita akan membahas 7 jenis makanan yang dapat membantu mencegah diabetes. Diabetes merupakan suatu kelainan kronis yang perlu diobati secara efektif, karena jika dibiarkan dapat memperburuk kondisi tubuh dan menimbulkan komplikasi pada stroke, maupun penyakit ginjal. Baca Juga: Luka Lama yang Sulit Menyembuh Apakah Sobat tahu apa yang dimaksud dengan […]

    7 Jenis Makanan Bantu Cegah Diabetes

    Sobat, dalam kesempatan kali ini, kita akan membahas 7 jenis makanan yang dapat membantu mencegah diabetes. Diabetes merupakan suatu kelainan kronis yang perlu diobati secara efektif, karena jika dibiarkan dapat memperburuk kondisi tubuh dan menimbulkan komplikasi pada stroke, maupun penyakit ginjal.

    makanan penderita diabetes

    Baca Juga: Luka Lama yang Sulit Menyembuh

    Apakah Sobat tahu apa yang dimaksud dengan prediabetes? Prediabetes ditandai dengan tingginya kadar gula yang paling sering disebabkan oleh resistensi insulin, yaitu kondisi dimana tubuh tidak dapat menggunakan insulin dengan benar. Kondisi ini sering menjadi pendahulu dari diabetes tipe 2. Namun, diagnosis prediabetes tidak berarti Sobat akan terkena diabetes tipe 2. Hal yang perlu Sobat lakukan adalah mencegahnya sejak dini, sehingga kadar gula darah Anda tidak lebih dari nilai prediabetes.

    Produk Terkait: Jual Alat Cek Gula Darah Freestyle Isi 50 Strip

    Ada banyak faktor yang dapat meningkatkan risiko Sobat untuk prediabetes. Genetik merupakan salah satu faktor. Jika Sobat memiliki riwayat keluarga dengan diabetes, Sobat perlu waspada. Namun, faktor gaya hidup lebih berperan penting dalam perkembangan penyakit.

    Pilihan makanan menjadi sangat berarti ketika Sobat ingin mencegah diabetes. Sebenarnya tidak ada makanan yang benar-benar dilarang untuk dikonsumsi penderita diabetes, bahkan makanan yang dianggap tidak baik sekalipun bisa Sobat konsumsi, asalkan sesekali dan hanya dalam jumlah sedikit. Namun, lebih mudah tentunya untuk mengelola diabetes jika Sobat tetap berpegang pada opsi yang terbaik.

    Berikut adalah 7 jenis asupan yang dapat membantu Sobat untuk mencegah diabetes:

    1. Zat Tepung (Karbohidrat)

    Makan karbohidrat tidak langsung menyebabkan seseorang menderita prediabetes. Tubuh kita membutuhkan karbohidrat, tapi Sobat harus memilih jenis karbohidrat dengan bijak tentunya. Jumlah dan jenis karbohidrat yang dikonsumsi dalam makanan adalah yang memengaruhi gula darah. Berikut beberapa panduan makanan yang direkomendasikan seperti:

    • Biji – bijian utuh, seperti beras merah, oatmeal.
    • Kentang manis panggang.
    • Biji- bijian utuh lainnya tanpa tambahan gula.

    Sobat perlu waspada dengan indeks glikemik. Makanan yang mengandung indeks glikemik tinggi akan meningkatkan gula darah lebih cepat, sehingga jenis- jenis makanan dengan indeks glikemik tinggi, contohnya pada biji- bijian olahan seperti nasi putih atau tepung putih, sereal dengan sedikit biji–bijian dan mengandung banyak gula, roti putih, dan kentang goreng perlu dihindari.

    2. Sayur-sayuran

    Konsumsi sayuran sangat direkomendasikan, Sobat akan mendapatkan banyak serat dan sedikit lemak atau garam. Jenis sayuran yang direkomendasikan:

    • Sayuran segar, dimakan mentah, dikukus ringan, atau dipanggang.
    • Sayuran beku polos, sedikit dikukus.
    • Sayuran hijau seperti kangkung, bayam.
    • Sayuran kaleng yang rendah atau tanpa garam.

    Sobat dapat mengombinasikan warna sayuran agar tidak cepat bosan, seperti warna orange, merah dari wortel atau paprika merah, putih dari bawang, bahkan ungu dari terong. Pedoman dari Amerika merekomendasikan Sobat mengonsumsi sayur sebanyak 2,5 cangkir per hari.

    Namun Sobat perlu berhati–hati pada sayuran kaleng yang mengandung banyak garam, sayuran yang dimasak dengan menggunakan keju, mentega yang banyak.

    3. Buah-buahan

    Dari buah – buahan, Sobat mendapat kandungan karbohidrat, vitamin, mineral dan serat dari sumber yang segar, rendah lemak dan garam. Namun cenderung memiliki lebih banyak karbohidrat dibandingkan dengan sayuran. Pilihan buah yang dapat Sobat konsumsi:

    • Buah – buahan segar.
    • Buah kaleng tanpa tambahan gula.
    • Selai rendah gula atau bebas gula.

    Hindari konsumsi buah kaleng yang mengandung sirup gula, saus apel manis, jus buah dengan kandungan gula yang tinggi.

    Baca Juga: Sakit Gula Bikin Jantungan

    4. Protein

    Banyak sekali pilihan yang dapat Sobat konsumsi sebagai sumber protein, seperti daging sapi, ayam, ikan, makanan laut, kacang, keju, telur, kacang dan tempe tahu. Konsumsi makanan tersebut sebaiknya tetap yang mengandung rendah lemak dan utamakan sumber protein nabati. Hindari sumber protein seperti daging goreng, daging babi asap, keju biasa(bukan yang rendah lemak), unggas dengan kulit, ikan goreng, tahu goreng.

    5. Produk Susu

    Jika ingin mengonsumsi produk susu, carilah yang mengandung lemak rendah. Pilihan yang direkomendasikan seperti susu rendah lemak atau 1% susu krim, yogurt rendah lemak, keju rendah lemak.

    Produk Terkait: Jual Susu untuk Diabetasi

    6. Lemak, Minyak & Manisan

    Pilihan makanan yang satu ini biasanya sulit untuk ditolak, dan jika dikonsumsi terlalu banyak makan dapat menambah berat badan serta membuat Sobat sulit untuk mengelola diabetes. Inilahjenis makanan yang dianjurkan:

    • Sumber nabati alami seperti kacang, biji–bijian, atau alpukat (tinggi kalori, tentunya dengan porsi kecil).
    • Makanan dengan lemak omega 3 seperti salmon, tuna, atau mackerel.
    • Minyak nabati seperti minyak canola atau minyak zaitun.

    Sobat perlu menghindari makanan-makanan yang mengandung lemak trans, karens kurang baik untuk kesehatan hati. Hindari juga konsumsi lemak jenuh terutama dari produk hewani, minyak kelapa dan minyak sawit. Sobat dapat menanyakan pada dokter keluarga, batas konsumsi yang diperlukan, terutama jika Anda memiliki riwayat penyakit jantung dan diabetes.

    Produk Terkait: Cek Prediabetes

    7. Minuman

    Saat mengonsumsi minuman favorit, mungkin saja terdapat lebih banyak kandungan kalori, gula, garam atau bahkan lemak yang Sobat tidak tahu. Berikut adalah minuman yang direkomendasikan:

    • Air putih.
    • Teh tanpa pemanis (jika mau, tambahkan seiris lemon).
    • Kopi hitam, atau dengan tambahan susu rendah lemak dan pengganti gula.

    Sobat perlu menghindari minuman seperti soda, bir, teh manis, kopi dengan gula dan krim, minuman penambah energi.

    Itulah 7 jenis asupan yang dapat Sobat konsumsi untuk mencegah diabetes. Mengontrol makanan merupakan salah satu pola hidup sehat yang dianjurkan. Sobat juga dapat berolahraga secara rutin yang direkomendasikan sebanyak 5 hari seminggu dengan durasi setidaknya 30 menit. Tidak perlu olahraga yang berat dan rumit, cukup dengan berjalan, bersepeda, menari, mengikuti kelas olahraga dan aktivitas lain.

    Baca Juga: Madu Atau Gula, Amankah untuk Penderita Diabetes?

    Nah, apabila Sobat memerlukan informasi lebih dalam soal diabetes dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Daftar Pustaka

    1. Jenis Makanan untuk Diet Diabetes – prosehat.com/artikel/artikelkesehatan/jenis-makanan-untuk-diet-diabetes, diakses pada tanggal 1-10-2018
    2. 9 Makanan Pencegah Diabetes – lifestyle.sindonews.com/read/1279059/155/9-makanan-pencegah-diabetes-1517629308, diakses pada tanggal 1-10-2018
    3. 10 Foods that can help prevent diabetes – foxnews.com/lifestyle/10-foods-that-can-help-prevent-diabetes, diakses pada tanggal 1-10-2018
    4. Best and Worst Foods for Diabetes – webmd.com/diabetes/diabetic-food-list-best-worst-foods#1, diakses pada tanggal 1-10-2018
    5. The Right Diet for Prediabetites – healthline.com/health/diabetes/prediabetes-diet#exercise, diakses pada tanggal 1-10-2018
    Read More
  • Penyakit influenza adalah penyakit yang terjadi pada saluran pernapasan yang disebabkan oleh infeksi virus influenza. Beda dari batuk pilek biasa yang dapat di sembuhkan dengan obat biasa, tapi Influenza dapat menyebabkan sebuah komplikasi yang dapat mengakibatkan sebuah penyakit yang sangat berbahaya bagi kesehatan. Vaksinasi influenza adalah sebuah solusi yang sangat baik untuk memberikan kekebalan tubuh […]

    Pilek Bisakah Dicegah dengan Vaksin Influenza?

    Penyakit influenza adalah penyakit yang terjadi pada saluran pernapasan yang disebabkan oleh infeksi virus influenza. Beda dari batuk pilek biasa yang dapat di sembuhkan dengan obat biasa, tapi Influenza dapat menyebabkan sebuah komplikasi yang dapat mengakibatkan sebuah penyakit yang sangat berbahaya bagi kesehatan. Vaksinasi influenza adalah sebuah solusi yang sangat baik untuk memberikan kekebalan tubuh dan dapat menghidarkan resiko komplikasi penyakitnya. Namun beberapa orang yang telah melakukan vaksinasi mengeluhkan bahwa mereka masih mengalami pilek setelah selesai melakukan vaksinasi.

    Baca Juga: Seberapa Penting Vaksin Influenza?

    Seseorang yang baru saja selesai melakukan vaksinasi memang masih sangat bisa tertular virus influenza, karena vaksinnya baru akan efektif setelah 2 minggu pemakaian hingga satu bulan setelah vaksinasi. Jadi apabila seseorang melakukan vaksinasi dan besoknya terkena pilek bukan berarti vaksinnya tidak bermanfaat tapi antibodinya yang belum berjalan dengan baik. Bukan hanya virus influenza saja yang dapat menyebabkan batuk dan pilek tapi ada beberapa virus lainnya diantaranya adalah virus Parainfluenza, Adenovirus, Rhinovirus dan hMPV

    Pilek cenderung dikategorikan penyakit ringan dan berbeda dari flu yang dapat menyebabkan sebuah komplikasi penyakit yang berbahaya seperti radang paru (pneumonia), infeksi telinga otitis media akut, infeksi sinus, bronkitis hingga bronkiolitis.

    Produk Terkait: Layanan Vaksinasi Flu ke Rumah

    Berbeda dari selesma yang cenderung ringan, flu dapat menyebabkan beragam komplikasi seperti penyakit jantung koroner, penyakit paru obstruktif kronik(PPOK), asma, dan diabetes mellitus. Flu juga ternyata sudah berkembang dan dikategorikan sebagai salah satu penyakit mematikan. World Health Organization (WHO) mencatat bahwa ada sekitar 500 ribu kasus kematian yang diakibatkan oleh penyakit influenza dan sekitar 70 persen yang meninggal akibat penyakit influenza adalah lansia.

    Vaksinasi Influenza sangatlah penting dilakukan dan baiknya satu kali setiap tahun vaksin ini dilakukan, karena virus ini sangatlah cepat menular. Efektivitas yang didapat dari vaksin influenza sangatlah baik bagi tubuh. Vaksinasi sangat berguna untuk diberikan pada anak-anak dan lansia karena di usia anak yang menginjak enam bulan ke atas maka vaksinasi sudah boleh dilakukan. Reaksi paska vakasinasi biasanya hanya akan menimbulkan sakit dan bengkak pada bagian bekas suntikan.

    Baca Juga: Pentingnya Vaksin Flu untuk Penderita Penyakit Kronis

    Badan Kesehatan Dunia yaitu WHO menyarankan vaksin influenza untuk kategori seperti, anak berusia 6 bulan hingga 5 tahun, orang lanjut usia(lebih dari 65 tahun), wanita hamil, penderita penyakit kronis dan pekerja medis.
    Seusai melakukan vaksin influenza pasti menimbulkan suatu reaksi yang berbeda-beda. Jika reaksi yang terjadi sangat berbahaya maka segeralah datang dan menghubungi dokter untuk mendapatkan penangganan yang baik dengan tenaga medis. Selain dengan vaksinasi, pencegahan flu dapat juga dilakukan dengan beberapa hal seperti mengurangi kedekatan dan kontak dengan orang yang yang sedang sakit, istirahat yang cukup, makan dan minum yang sesuai pola hidup sehat, gunakan masker saat melakukan sosialisasi dan selalu mencuci tangan dengan sabun sampai bersih.

    Baca Juga: Langganan Batuk dan Pilek? Ini 9 Cara Tepat Mencegahnya

    Pola hidup sehat memang menjadi penentu untuk mendapatkan kualitas hidup yang baik dan janganlah mencoba untuk melakukan pola hidup yang kurang baik seperti kurang tidur, telat makan dan sering memakan gorengan. Semua hal itu dapat menyebabnya timbulnya berbagai penyakit yang berbahaya bagi tubuh.
    Itulah ulasan mengenai pilek yang dapat dicegah dengan vaksinasi influenza. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi setiap pembacanya dan dapat dijadikan referensi terbaik untuk mencari tau tentang hal-hal yang berkaitan dengan kesehatan.

    Untuk vaksinasi flu ini Sobat bisa melakukannya di Prosehat yang mempunyai layanan vaksinasi ke rumah. Layanan ini mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi artikel:
    sains.kompas.com/read/2018/05/05/120500223/sudah-vaksin-influenza-kok-masih-batuk-dan-pilek-
    republika.co.id/berita/gaya-hidup/info-sehat/17/11/21/ozqiu3359-sudah-vaksinasi-influenza-masih-batukpilek-ini-alasannya

    Read More
  • Jerawat seringkali merupakan masalah pada kulit wajah yang sangat sensitif. Jerawat juga dapat menimbulkan rasa kurang percaya diri pada semua wanita. Banyak cara yang sering dilakukan kaum hawa untuk menyingkirkan jerawat. Mulai dari memakai pencuci muka yang mahal, perawatan dokter, atau memakai krim tertentu yang justru bisa membahayakan wajah. Baca Juga: Tips Menghilangkan Jerawat dan […]

    Takut Wajah Berjerawat? Ikuti 6 Langkah Mencegah Jerawat

    Jerawat seringkali merupakan masalah pada kulit wajah yang sangat sensitif. Jerawat juga dapat menimbulkan rasa kurang percaya diri pada semua wanita. Banyak cara yang sering dilakukan kaum hawa untuk menyingkirkan jerawat. Mulai dari memakai pencuci muka yang mahal, perawatan dokter, atau memakai krim tertentu yang justru bisa membahayakan wajah.

    Baca Juga: Tips Menghilangkan Jerawat dan Cara Mencegahnya

    Ada juga beberapa dari kaum hawa pergi ke salon dan klinik kecantikan hanya untuk perawatan wajah, sehingga tidak akan ada jerawat yang muncul di wajah mereka. Namun, beberapa dari kaum hawa ada yang tidak ingin tersentuh dari bahan kimia. Tahukah Sobat bahwa makanan dan ketidakseimbangan hormon merupakan salah satu pemicu munculnya jerawat di wajah.

    Beberapa hal yang bisa Sobat lakukan agar terbebas dari jerawat yang sering muncul di wajah Sobat, simak ulasannya berikut ini

    1. Membiasakan membersihkan make up pada wajah

    Wajah yang kurang bersih, biasanya dapat menimbulkan jerawat. Terkadang kalian lupa bahwa make up yang terlalu lama dipakai dan tidak cocok di kulit kalian dapat menimbulkan masalah pada wajah Sobat berupa jerawat. Sobat bisa membersihkannya dengan make up remover, milk cleanser dan sejenisnya.

    Produk Terkait: Emina Creamy Milk Cleansing Lotion

    2. Memegang wajah dan menekan jerawat

    Hindari memegang wajah dengan tangan kotor, hal ini akan mengakibatkan jerawat karena wajah Sobat rentan oleh bakteri dan kuman penyebab jerawat. Terkadang jika kita mengetahui jerawat akan muncul di wajah, sebagian kaum hawa akan menekan jerawat dan di pencet-pencet, hal itu juga memicu penyumbatan pada pori-pori dan membuat jerawat semakin meradang.

    3. Olahraga

    Olahraga dilakukan bukan hanya untuk tubuh yang sehat atau menurunkan berat badan, olahraga juga bermanfaat untuk kulit wajah Sobat menjadi lebih sehat. Olahraga akan memperlancar peredaran darah dan berpengaruh pada kulit wajah Sobat serta membuat kulit wajah semakin cantik dan bebas dari jerawat

    4. Hindari makanan Junk Food

    Banyak sekali kaum hawa yang tidak pernah memperhatikan pola makan dengan mengonsumsi makanan junk food atau makanan yang tidak menyehatkan tubuh. Hal tersebut merupakan salah satu pemicu jerawat yang muncul di wajah.

    Baca Juga: 10 Bahan Makanan yang Sehat untuk Perawatan Kulit Wajah

    Sobat harus mengurangi berbagai makanan yang menjadi pemicu jerawat di antaranya berupa:

    • susu yang berlebihan,
    • makanan cepat saji seperti mie instan
    • pizza
    • minuman yang bersoda dan beralkohol

    5. Konsumsi Makanan Sehat

    Jerawat bisa muncul dikarenakan makanan yang tidak menyehatkan atau mengandung zat tertentu. Mengonsumsi makanan sehat juga penting bagi tubuh dan wajah. Beberapa buah juga dapat membantumu mencegah jerawat.

    Beberapa contoh sayur atau buah yang dapat menghilangkan jerawat:

    • Makanan sehat yang mengandung vitamin A
    • Mengandung Vitamin C dan E
    • Mengandung Omega 3
    • Mengandung selenium dan zinc

    Jangan lupa untuk mengonsumsi air putih minimal 5-8 gelas pada wanita perhari.

    6. Masker Alami

    Jika kalian tidak ingin merogoh kantong yang mahal, Sobat bisa membat masker secara alami sendiri di rumah. Masker yang bisa mencegah jerawat serta membuat kulit tampak lebih cerah, lembut dan bersih dari jerawat yang mengganggu.

    Baca Juga: Kulit Wajah Kusam? Yuk, Cegah dengan Masker Alami dari Buah

    Beberapa bahan yang akan kita bahas dibawah ini bisa Sobat pergunakan untuk membuat masker alami.

    • Masker madu dan alpukat
    • Masker lemon
    • Masker dari soda kue dan air
    • Masker madu dan yoghurt
    • Masker jeruk nipis
    • Masker kunyit dan pisang

    Ingin wajah bebeas dari jerawat membandel? Yuukk lakukan langkah diatas untuk mencegah wajah berjerawat. Lebih baik mencegah dari pada mengobati, dan jangan lupa hidup sehat dengan pola makan yang sehat serta olahraga agar badan dan kulitmu sehat.

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai penanganan wajah berjerawat dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Jangan lupa untuk menyaksikan Webinar Prosehat tanggal 4 November 2020 bertemakan kecantikan, dengan salah satu narasumber dr. Sonia Wibisono. Untuk pendaftaran bisa dilakukan di: https://s.id/CantikWanitaIndonesia.

     

     

    Read More
  • Memiliki kulit wajah yang putih dan juga sehat merupakan sebuah impian dari para wanita, wajah yang putih cerah juga mencerminkan seorang wanita yang mampu untuk merawat diri dengan baik. Terkadang para wanita menghabiskan banyak uang untuk membeli sebuah produk-produk kosmetik, walau terkadang hasilnya tidak sesuai dengan yang diinginkan. Keinginan untuk mempercantik tapi kenyataan malah memperjelek […]

    8 Buah-buahan untuk Bahan Masker Wajah Memudarkan Flek Hitam

    Memiliki kulit wajah yang putih dan juga sehat merupakan sebuah impian dari para wanita, wajah yang putih cerah juga mencerminkan seorang wanita yang mampu untuk merawat diri dengan baik. Terkadang para wanita menghabiskan banyak uang untuk membeli sebuah produk-produk kosmetik, walau terkadang hasilnya tidak sesuai dengan yang diinginkan. Keinginan untuk mempercantik tapi kenyataan malah memperjelek wajah.

    Baca Juga: 7 Cara Merawat Kulit dari Dalam

    Melakukan perawatan wajah secara alami memang bisa dilakukan. Namun, masih banyak wanita yang belum mengetahui cara yang harus dilakukan untuk merawat wajah dengan cara alami. Salah satu cara alami adalah menggunakan buah-buahan untuk dijadikan masker wajah dan berikut ini adalah 8 Buah-buahan untuk Bahan Masker Wajah yang bisa memudarkan flek hitam pada wajah:

    1. Pisang

    Kandungan vitamin A, B, dan E pada pisang dapat berguna untuk anti aging. Masker yang dibuat dari pisang dapat membuat kulit wajah jadi cerah dan halus bila dilakukan secara rutin. Cukup dengan satu buah pisang saja kita dapat membuat sebuah masker untuk perawatan wajah.

    2. Mangga

    Buah Mangga juga memiliki kandungan vitamin A, C, dan E yang sangat tinggi dan adanya antioksidan yang terkandung dalam mangga sangat efektif untuk mengatasi permasalahan pada kulit wajah. Dalam pembuatan masker ini sangatlah mudah cukup dengan 1 sendok madu dan 2 sendok buah mangga yang sudah dihaluskan, kemudian aduk rata kedua bahannya dan setelah siap gunakanlah pada muka secara merata. pijat-pijat beberapa menit lalu diamkan sampai kering selama 10 sampai 15 menit. Setelah selesai bilaslah sampai bersih dan lihat hasilnya.

    3. Lemon

    Lemon menjadi buah yang sangat efektif bila digunakan sebagai masker wajah untuk menghilangkan flek hitam. Untuk membuat masker dari lemon sangatlah mudah cukup siapkan 2 sendok teh kunyi yang sudah dihaluskan dan 1 sendok jus lemon aduk rata kedua bahannya sehingga menjadi sebuah krim kental, lalu bilaskan ke seluruh bagian muka dan diamkan selama kurang lebih 10 menit lalu bilaslah sampai bersih bila sudah selesai.

    4. Stroberi

    Antioksidan tinggi yang terkandung dalam buah stroberi dapat digunakan sebagai cara untuk menjaga kulit wajah agar tetap terlihat sehat dan cerah. Cara pembuatan masker dengan buah stroberi sanganlah mudah cukup siapkan beberapa buah stroberi kemudian blender hingga halus dan setelah halus lulurkan ke semua bagian muka secara perlahan dan diamkan selama 15 menit sampai mengering dan setelah selesai bilaslah dengan menggunakan air hangat.

    Baca Juga: 10 Bahan Makanan yang Sehat untuk Perawatan Kulit Wajah

    5. Alpukat

    Buah alpukat memiliki kandungan vitamin E yang tinggi yang sangat baik digunakan untuk perawatan kulit wajah. Untuk membuat masker dari alpukat sangatlah mudah karena cukup campurkan 1 buah alpuket yang sudah dihaluskan dengan 1 buah putih telur, aduklah sampai merata dan bilaskan secara merta ke seluruh bagian wajah dan diamkan sampai 20 menit setelah selesai bersihkan dengan air hangat secara perlahan-lahan.

    6. Pepaya

    Pepaya adalah salah satu buah yang memiliki banyak kandungan vitamin C dan E dan sangat berguna bagi perawatan kulit wajah. Bahan dasar untuk membuat masker dengan buah pepaya adalah 1 buah pepaya, oatmeal, putih telur, serta madu dan voila dan satukan semua bahanya kemudian aduk secara merata sampai halus. Setelah selesai bilaskan pada muka dan seluruh bagian muka. Diamkanlah selama beberapa menit sampai kering dan setelah sudah kering baluslah hingga bersih pakai air hangat.

    7. Tomat

    Tomat adalah salah satu buah yang dapat digunakan untuk melakukan perawatan untuk kulit wajah. Untuk membuat masker dengan dengan menggunakan tomat sangatlah mudah karena cukup dengan menghaluskan 2-3 buah tomat dan balurkan ke seluruh bagian muka lalu diamkan selama beberapa menit dan bila sudah selesai bilaslah sampai bersih menggunakan air hangat.

    Baca Juga: Takut Wajah Berjerawat? Ikuti 6 Langkah Mencegah Jerawat

    8. Semangka

    Semangka adalah buah yang sangat populer dan sangat baik digunakan untuk perawatan kulit wajah. Cara membuat masker dengan semangka sangatlah mudah cukup dengan menghaluskan 5 sampai 6 gram semangka dan stelah halus balurkanlah semangka ke seluruh bagian muka kemudian pijat-pijat secara perlahan setelah itu diamkan kurang lebih 20 menit dan setelah selesai basuhlah menggunakan kain yang telah dibasahi dengan air hangat.
    Itulah 8 buah yang dapat dijadikan masker guna melakukan perawatan kulit wajah. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan dapat dijadikan referensi terbaik dalam melakukan perawatan pada kulit wajah.

    Apabila Sobat menginginkan informasi lebih lanjut soal perawatan wajah dan produk kecantikan wajah, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Jangan lupa untuk menyaksikan Webinar Prosehat tanggal 4 November 2020 bertemakan kecantikan, dengan salah satu narasumber dr. Sonia Wibisono. Untuk pendaftaran bisa dilakukan di: https://s.id/CantikWanitaIndonesia.

     

    Referensi Artikel:
    merdeka.com/gaya/5-buah-alami-ini-ampuh-buat-bikin-kulit-cerah-dalam-waktu-singkat.html
    liputan6.com/fashion-beauty/read/3496161/4-jenis-masker-alami-dari-buah-buahan-ini-mampu-mencerahkan-wajah

    Read More
  • Memiliki kulit putih dan lembut adalah dambaan setiap wanita. Tak sedikit dari mereka yang mencoba berbagai produk pemutih yang beredar di pasaran. Produk pemutih mulai dari scrub, pelembap, masker, dan metode perawatan kulit lainnya di samping penggunaan produk pemutih berbahan kimia. Kita sering disarankan untuk menerapkan gaya hidup sehat yang merupakan salah satu solusi untuk […]

    6 Makanan Sehat Ini untuk Mencerahkan Wajah Sobat

    Memiliki kulit putih dan lembut adalah dambaan setiap wanita. Tak sedikit dari mereka yang mencoba berbagai produk pemutih yang beredar di pasaran. Produk pemutih mulai dari scrub, pelembap, masker, dan metode perawatan kulit lainnya di samping penggunaan produk pemutih berbahan kimia. Kita sering disarankan untuk menerapkan gaya hidup sehat yang merupakan salah satu solusi untuk mendapatkan kulit putih alami. Berikut adalah tujuh makanan bernutrisi yang bisa mencerahkan kulit.

    pemutih wajah

    Baca Juga: 7 Cara Merawat Kulit dari Dalam

    1. Buah-buahan Berry

    keluarga berry

    Strawberry, blueberries, raspberry, dan buah lainnya yang termasuk ke dalam buah-buahan berry dapat Sobat masukkan ke dalam menu makanan sehari hari yang dapat membantu mencerahkan wajah. Menurut penelitian yang telah dilakukan sebelumnya, buah-buahan berry memiliki kandungan antioksidan dan vitamin C yang cukup tinggi yang dibutuhkan bagi kesehatana kulit. Kandungan ini lah yang dapat membantu mengangkat tumpukan sel-sel kulit yang mati dan merangsang pembentukan kolagen yang dapat mengencangkan kulit wajah. tak hanya dapat membantu mencerahkan dari dalam, namun buah-buahan ini juga dapat dijadikan masker untuk memutihkan wajah dari luar.

    2. Bit Merah

    Buah berwarna merah ini memiliki kandungan yang kaya akan vitamin dan zat besi yang membantu membersihkan wajah hingga ke pori-pori terdalam, mencerahkan kulit, sekaligus memperlancar aliran darah. Sobat bisa mengonsumsi 1 gelas jus bit merah setiap harinya untuk membantu mencerahkan wajah dari dalam. Untuk hasil yang maksimal, gunakan pula bit merah sebagai masker wajah secara rutin.

    3. Pepaya

    Tak hanya kaya mengandung vitamin C, namun pepaya juga memiliki kandungan vitamin A, vitamin E, serta antioksidan yang dapat membantu membantu mencerahkan wajah serta mengatasi bekas jerawat dan noda hitam. Pepaya juga dapat membersihkan sistem pencernaan dan memperlancar siklus menstruasi. Sobat bisa mengonsumsi buah pepaya secara langsung maupun diolah dalam bentuk jus buah.

    Produk Terkait: Multivitamin

    4. Tomat

    Tomat merupakan sumber likopen, yang mana sangat baik untuk kesehatan kulit. Kandungan ini membantu untuk mencerahkan wajah sekaligus mengatasi noda hitam. Bagi Sobat yang sedang diet, mengonsumsi tomat akan sangat baik karena dapat menurunkan berat badan sekaligus mencegah kanker.

    5. Jus Lemon

    Buah lemon memiliki kandungan yang kaya akan vitamin C yang cukup tinggi yang sangat bermanfaat mencerahkan wajah yang kusam secara alami dan cepat. Lemon juga membantu mengurangi tanda-tanda penuaan, seperti garis-garis halus, keriput, flek hitam, serta jerawat dan komedo. Tak heran jika lemon sering diekstrak untuk dijadikan bahan dasar dalam skincare-skincare yang berfungsi untuk mencerahkan wajah. Sobat bisa mengonsumsi air lemon yang diseduh dengan air hangat dan ditambahkan sedikit madu. Konsumsi air lemon ini selagi hangat secara rutin. Namun, jika Sobat memiliki permasalahan pada lambung, sebaiknya hindari mengonsumsi lemon.

    Baca Juga: Inilah 4 Khasiat Air Lemon yang Perlu Sobat Ketahui

    6. Yoghurt

    Tak hanya baik bagi usus, tetapi yoghurt ini juga sangat baik untuk mencerahkan kulit karena kandungan asam laktatnya yang berperan sebagai pemutih kulit alami. Tak heran jika banyak orang menggunakan yoghurt sebagai masker alami yang dapat membantu mencerahkan wajah dengan cepat. Namun sebenarnya, Sobat juga harus mengonsumsi yoghurt secara rutin sebagai perawatan dari dalam.

    Nah, itu tadi 6 makanan sehat yang dapat Sobat jadikan sebagai cara mencerahkan wajah. Selain itu, imbangi dengan pola makan makanan sehat sehingga Sobat bisa mendapatkan wajah yang cerah dengan cepat. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat bagi Sobat. Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut soal makanan sehat pencerah wajah dan produk-produk kesehatan yang berkaitan, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Jangan lupa untuk menyaksikan Webinar Prosehat tanggal 4 November 2020 bertemakan kecantikan, dengan salah satu narasumber dr. Sonia Wibisono. Untuk pendaftaran bisa dilakukan di: https://s.id/CantikWanitaIndonesia.

     

    Sumber:
    merdeka.com/sehat/7-makanan-sehat-pencerah-kulit.html
    vemale.com/cantik/56372-10-makanan-terbaik-untuk-memutihkan-kulit-dari-dalam.html

    Read More
  • Awal tahun 2018, menjadi tahun yang memprihatinkan bagi masyarakat Amerika. Pasalnya, tahun ini musim flu mewabah dengan ganas dan menjadi tahun yang paling buruk selama empat tahun terakhir. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) melaporkan, dalam akhir 2017 yang lalu terdapat 36 negara bagian yang dilanda flu yang semakin meluas penyebaranya dan hampir 2.500 […]

    Musim Flu Telah Datang, Cegah Sekarang Dengan Vaksinasi Flu

    Awal tahun 2018, menjadi tahun yang memprihatinkan bagi masyarakat Amerika. Pasalnya, tahun ini musim flu mewabah dengan ganas dan menjadi tahun yang paling buruk selama empat tahun terakhir. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) melaporkan, dalam akhir 2017 yang lalu terdapat 36 negara bagian yang dilanda flu yang semakin meluas penyebaranya dan hampir 2.500 orang dirawat di rumah sakit karena gejala flu. Sebanyak 13 anak meninggal dunia akibat virus di musim flu pada laporan tersebut.

    Baca Juga: Pentingnya Vaksin Flu untuk Penderita Penyakit Kronis

    Selanjutnya, CDC mengatakan bahwa di seluruh Amerika, sekitar 5% pasien berobat dengan gejala mirip flu. Rumah sakit di California cukup kewalahan akibat musim flu  hingga beberapa apotek kehabisan obat flu. Pada harian Los Angeles Times yang dilansir dari VOA, pejabat-pejabat kesehatan di California mengatakan sebanyak 27 orang dengan usia kurang dari 65 tahun meninggal dunia akibat flu yang sama pada tahun sebelumnya.

    Sebuah konsultan, Challenger, Gray & Christmas, INC mengestimasikan bahwa flu bisa membuat para pekerjanya kehilangan produktivitas dan merugi hingga US$ 9,4 Juta atau Rp 119 miliar. Faktor tersebut dilihat dari jumlah orang dewasa yang sakit di musim flu sebelumnya dan juga rasio jumlah pekerja dengan jumlah penduduk sebanyak 60,1%, rata-rata gaji perjam serta 4 hari cuti untuk tiap pekerja hingga pulih.

    CDC merekomendasikan untuk mengurangi penyebaran flu serta menurunkan potensi kerugian, maka para pekerja yang menderita flu dilarang untuk pergi ke kantor walaupun hanya baru merasakan gejala flu seperti demam, batuk, radang tenggorokan, tubuh sakit, hidung tersumbat atau meler, sakit kepala, dan lemas,. Banyak orang yang mengeluh hidung mampet, tetapi tetap pergi kerja. Sebaiknya, orang-orang yang sakit tetap berada di rumah dan menghindari kontak dengan orang lain. Lalu, tidak lupa untuk istirahat setidaknya 24 jam setelah demam turun.

    CDC dan pejabat kesehatan menyarankan masyarakat untuk melakukan vaksinasi flu. Antibodi yang dibuat digunakan untuk merespons vaksin dari virus flu. Vaksin ini juga bisa memberikan perlindungan untuk diri Anda dari berberapa virus penyebab flu.

    Produk Terkait: Layanan Vaksinasi Flu ke Rumah

    Agar tidak terjadi wabah flu di Indonesia,  lakukan 6 langkah mudah yang ampuh mencegah virus flu. Berikut 8 langkahnya:

    1. Cuci Tangan Anda menggunakan sabun atau pembersih tangan.

    Mencuci tangan dengan sabun penting dilakukan di setiap aktivitas Anda karena penularan bakteri dan virus dapat terjadi dimanapun. Pastikan untuk selalu mencuci tangan dengan sabun sebelum makan ataupun sesudah makan.

    2. Beristirahat Dengan Cukup

    Istirahat cukup selama 7-8 jam sehari dapat menghindarkan Anda dari penyakit Flu dan berbagai penyakit lainnya. Tidur juga dapat memberikan manfaat dalam memperbaiki sel dan perubahan hormon di  tubuh, sehingga dapat memperbaiki sistem imun di tubuh kita.

    Baca Juga:

    10 Jenis Vaksinasi Ibu Hamil

    5 Persiapan Sebelum Menikah

    5 Gejala Kanker Serviks

    3. Melakukan Aktivitas Fisik

    Aktivitas fisik dapat dilakukan bagi anda yang sering terkena flu. Cobalah memilih aktivitas fisik yang ringan seperti berlari ataupun berjalan kaki kurang lebih 30 menit setiap hari yang dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh Anda sehingga terhindar dari penyakit.

    4. Jangan Terlalu Stress

    Stres yang tinggi dapat membuat sistem kekebaan tubuh menurun dan orang mudah terserang berbagai penyakit seperti flu. Mulai dari sekarang, lakukanlah hal yang dapat membuat tubuh menjadi rileks seperti olahraga yoga atau kegiatan lain yang dapat meningkatkan pikiran positif kita sehingga stres pun hilang.

    Baca Juga: Berikut Ini 4 Tips untuk Mengatasi Stres

    5. Memperbanyak Minum Air Putih

    Sesibuk apapun Anda, pastikan untuk memperbanyak minum air putih yang cukup. Air putih dapat memberikan banyak manfaat seperti menghindari kita dari dehidrasi, menjaga kelembaban organ dan kulit, mengurangi tingkat stress serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh Minumlah air putih minimal 8 gelas per harinya.

    6. Melakukan Vaksinasi Flu

    Vaksinasi flu menjadi hal yang terbaik dalam menjaga diri sendiri serta orang-orang disekitar tetap sehat dan terlindungi dari flu. Vaksinasi flu dapat diberikan untuk orang dewasa serta anak-anak diatas usia 6 bulan dan dapat diulang setiap tahunnya.

    Baca Juga: Seberapa Penting Vaksin Influenza?

    Mari cegah bersama-sama musim flu dengan melalukan vaksinasi flu untuk melindungi Anda dan keluarga. Dapatkan layanan vaksinasi di rumah bersama Prosehat. Layanan ini mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Sumber:

    1. Kompas.com. “Amerika, Musim Flu Terburuk”. Diakses Pada 8 Maret 2018
    2. VOA. “Musim Flu Parah Landa Amerika”. Diakses Pada 8 Maret 2018
    3. CnnIndonesia. Ratnasari, Elise Dwi. “Wabah Flu, AS Larang Pekerja yang Sakit Pergi ke Kantor”. Diakses Pada 8 Maret 2018
    4. Tanyadok. Suci, Hygiena Kumala. “Aduh… Flu Nih!!!”. Diakses pada 8 Maret 2018
    5. TanyaDok. “8 Jurun Ampuh Cegah Flu”. Diakses pada 8 Maret 2018
    6. Tanyadok. Visnu, Jodi. “Perlunya Suasana Bebas Stress dalam Keluarga”. Diakses pada 8 Maret 2018
    7. Tanyadok. Kumala, Vinka. “Air VS Minuman Lain”. Diakses pada 8 Maret 2018
    Read More
  • Kapan sih terakhir kali kalian terserang flu? Seberapa parah penyakit flu menyerang tubuh? Flu adalah salah satu jenis penyakit yang sering menyerang masyarakat mengingat virus yang satu ini sangat mudah ditularkan antara satu orang ke orang lainnya. Flu dapat menyerang siapa saja mulai dari anak-kana hingga lanjut usia dan perlu diketahui bahwa flu paling rentan […]

    Seberapa Efektifkah Vaksin Flu untuk Mencegah Penyakit Flu?

    Kapan sih terakhir kali kalian terserang flu? Seberapa parah penyakit flu menyerang tubuh? Flu adalah salah satu jenis penyakit yang sering menyerang masyarakat mengingat virus yang satu ini sangat mudah ditularkan antara satu orang ke orang lainnya. Flu dapat menyerang siapa saja mulai dari anak-kana hingga lanjut usia dan perlu diketahui bahwa flu paling rentan menyerang orang dengan daya tahan tubuh yang tidak terlalu bagus.

    Baca Juga: Pentingnya Vaksin Flu untuk Penderita Penyakit Kronis

    Anak-anak merupakan salah satu kelompok yang sering mengalami flu mengingat daya tahan tubuh anak belum sebagus yang dimiliki orang yang lebih tua daripada mereka. Penyakit flu pastinya juga memiiki gejala tertentu seperti layaknya gejala penyakit lainnya dan lebih baik penanganan cepat diberikan sebelum penyakit ini bertambah parah. Beberapa gejala flu yang harus kita ketahui antara lain adalah timbulnya demam tinggi, bersin yang tidak berhenti-henti, sakit tenggorokan, ataupun penurunan nafsu makan. Beberapa gejala ini biasanya timbul dalam jangka waktu 24 hingga 48 jam setelah kita terinfeksi virus flu dan gejala ini dapat timbul hingga jangka waktu 6 minggu.

    Penyakit flu biasanya timbul pada musim tertentu, contohnya saja pada negara beriklim dingin penyakit ini biasanya muncul pada bulan Desember hingga Februari. Lalu, bagaimana dengan kita yang beriklim tropis? Pada negara beriklim tropis, penyakit flu bisa terjadi pada siapa pun dan kapan pun, sehingga kita perlu mengantisipasi hal ini. Salah satu cara yang bisa kita lakukan untuk mencegah datangnya flu adalah dengan melakukan vaksin flu. Lalu, siapa saja yang bisa menerima vaksin flu? Seberapa efektif, sih vaksin yang satu ini untuk anak? Nah, daripada semakin penasaran, yuk mending kita simak penjelasan yang satu ini!

    Penerima Vaksin Influenza

    Vaksin flu disarankan pemberiannya pada anak sejak dini setelah berusia 6 bulan, di mana vaksin ini bekerja dengan cara membentuk antibodi pada tubuh anak sehingga virus penyebab flu akan kalah – alias anak akan menjadi kebal dengan virus flu nantinya. Vaksin ini tentu saja membutuhkan waktu agar dapat berfungsi dengan efektif pada tubuh anak, sekitar dua minggu hingga anak bisa menjadi kebal terhadap virusnya.

    Baca Juga: Pilek Bisakah Dicegah dengan Vaksin Influenza?

    Lalu, siapa yang sebaiknya mendapatkan vaksinasi flu ini?

    Seperti yang telah dibahas sebelumnya, virus flu sangat sering menyerang mereka yang daya tahan tubuhnya rendah sehingga disarankan untuk dilakukan pada mereka yang masih balita (anak berusia 6 bulan hingga 5 tahun) ataupun sudah memasuki usia lanjut usia (di atas 65 tahun). Bukan hanya itu saja, wanita hamil juga mereka yang memiliki penyakit kronis juga disarankan untuk melakukan vaksin ini.

    Produk Terkait: Layanan Vaksinasi Flu ke Rumah

    Tidak lupa pekerja medis juga bisa disarankan untuk melakukan vaksin ini mengingat mereka bekerja di lingkungan yang penuh dengan orang sakit. Vaksinasi flu disarankan untuk dilakukan satu kali setiap tahun dan hal ini sangatlah efektif untuk mencegah datangnya penyakit flu pada kita dan anak di kemudian hari.

    Baca Juga: Checklist Persiapan Kegiatan Agar Travelling Sukses

    Nah, itu tadi adalah info sekilas mengenai vaksinasi flu. Pastinya sudah tidak ragu lagi untuk melakukan vaksinasi flu pada anak bukan? Vaksinasi flu sangatlah dianjurkan mengingat hal ini dapat meminimalkan datangnya penyakit datang pada anak alias menjaga tubuh anak tetap fit sepanjang waktu.

    Sobat juga bisa melakukan vaksinasi flu di Prosehat yang mempunyai layanan vaksinasi ke rumah. Layanan ini mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Read More
  •   Kanker serviks menjadi hal yang menakutkan bagi para wanita di dunia termasuk di Indonesia. Persepsi seseorang pada penyakit ini masih dianggap miring, karena pola hidup yang kurang sehat, merokok, infeksi kelamin  hingga seringnya berganti-ganti pasangan. Memang hal tersebut menjadi salah satu faktor penyebab kanker serviks. Baca Juga: Jenis Kanker yang Sering Menyerang Wanita Kanker […]

    Takut Sama Kanker Serviks? Vaksinasi HPV Aja

     

    Kanker serviks menjadi hal yang menakutkan bagi para wanita di dunia termasuk di Indonesia. Persepsi seseorang pada penyakit ini masih dianggap miring, karena pola hidup yang kurang sehat, merokok, infeksi kelamin  hingga seringnya berganti-ganti pasangan. Memang hal tersebut menjadi salah satu faktor penyebab kanker serviks.

    vaksinasi HPV

    Baca Juga: Jenis Kanker yang Sering Menyerang Wanita

    Kanker yang menyerang daerah leher rahim wanita ini disebabkan oleh virus HPV (Human Papilloma Virus). Kanker ini tidak memiliki gejala, hingga seseorang baru mengetahui terkena kanker serviks setelah mencapai stadium lanjut. Jika kalian yang mengalaminya bagaimana? Rasa takut dan hancur menjadi satu karena kanker serviks merenggut masa depanmu.

    Mengatasi ketakutan kalian pada kanker serviks, maka bisa dicegah dengan vaksinasi HPV. Namun sebelum melakukan vaksinasi, harus ketahui beberapa hal berikut ini.

    Produk Terkait: Layanan Vaksinasi HPV ke Rumah

    1. Vaksinasi HPV Dapat diberikan Pada Anak-anak

    Beberapa pendapat dari Advisory Committee on Immunization Practice (ACIP) serta Centre for diagnosis Control Prevention (CDC) dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) merekomendasikan vaksinasi HPV dapat diberikan pada anak perempuan mulai dari usia 10 tahun.

    2. Mungkin Anda pernah mendengar atau mendapat broadcast tentang vaksinasi HPV yang bisa menyebabkan menopause?

    Jangan langsung percaya, kepala Dinas Kesehatan DKI Koesmedi Priharto menyangkal hal tersebut. Menurutnya “Setiap 1 jam ada 33 wanita di Indonesia meninggal karena kanker serviks. Dengan tingginya kasus kanker serviks maka pemerintah mengambil keputusan untuk memberikan vaksinasi guna mencegah kanker serviks. Sedangkan berita di luar sana tidak bisa di pertanggungjawabkan alasannya”.
    Menopause sendiri dipengaruhi dari fungsi sel ovarium yang berkurang karena usia sehingga produksi hormon estrogen menurun. Penyebab lainnya akibat dari operasi pengangkatan ovarium (yang dilakukan bersamaan dengan pengangkatan kandungan atau histerektomi) atau adanya paparan radiasi dan juga kemoterapi.

    3. Paps Smear Dulu Baru Vaksinasi HPV

    Untuk Anda wanita yang telah aktif secara seksual disarankan untuk melakukan pemeriksaan pap smear yang berfungsi untuk mendeteksi sel abnormal atau lesi prakanker dan dilakukan secara berkala untuk wanita berusia di atas 40 tahun atau wanita yang beresiko tinggi terkena kanker. Apabila menunjukkan hasil negatif, maka bisa dijalankan proses vaksinasi HPV.

    Baca Juga: Vaksin Kanker Serviks, Apa dan Bagaimana Aturannya?

    4. Vaksinasi HPV Dilakukan Sebanyak 3 Kali

    Untuk pemberian vaksinasi HPV ini pada umumnya dilakukan sebanyak 3 kali dengan jarak waktu 0, 2 dan 6 bulan dan pemberian tidak dianjurkan melebihi dari waktu 1 tahun. Khusus untuk anak usia 10-13 tahun, cukup dengan pemberian 2 dosis, yaitu bulan 0 dan bulan 6.

    5. Dapat Mencegah Penyebaran Kanker Serviks

    Hingga saat ini, penelitian menunjukkan keberhasilan vaksinasi HPV bisa mencapai 100%. Walau demikian, tetap disarankan untuk melakukan pap smear secara berkala sebagai pencegahan sekunder.

    Baca Juga: Lindungi Diri Anda dari Kanker Serviks

    Jadi itulah hal-hal yang perlu Anda ketahui seputar vaksinasi HPV. Mari cegah sekarang juga, lindungi dirimu dan orang yang Anda cintai dengan vaksinasi HPV guna cegah kanker serviks. Untuk vaksinasi Sobat bisa melakukannya di Prosehat yang mempunyai layanan vaksinasi ke rumah. Layanan ini mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Sumber:

    1. TanyaDok. “Info Tentang Kanker Serviks”. tanyadok.com
    2. Khusen, Daniel Denny. “Kanker Serviks Pembunuh Banyak Wanita” . tanyadok.com
    3. Winardo, Donny Sutrisno. “Kanker Serviks dan Imunisasi HPV”. tanyadok.com
    4. CDC. “Human Papillomavirus (HPV)”. cdc.gov
    5. Alief, Bisma. “Ini Penjelasan Dinkes DKI Soal Kabar Vaksin Sebabkan Menopause Dini”. detik.com
    6. Valentine, Maria. “Apa Sebenarnya Menopause Bagi Wanita?”. tanyadok.com
    7. Jadwal Imunisasi 2017 [Internet]. IDAI. 2018 [cited 1 April 2018]. Available from: idai.or.id

     

    Read More
  • Cakupan vaksinasi HPV: Data WHO 2014 diperkirakan 59 juta wanita mendapatkan 1 dosis dari vaksinasi HPV yang merupakan 2% dari populasi wanita tahun 2014 Burni, et al pada tahun 2016 diperkirakan 47 juta wanita mendapat 3 dosis lengkap dari vaksinasi HPV, 1,6% dari populasi global wanita tahun 2016. Data di Amerika 2017 menunjukkan sekitar 49% […]

    (Untuk Tenaga Kesehatan)-Cara Edukasi Pasien untuk Vaksinasi HPV

    Cakupan vaksinasi HPV:

    • Data WHO 2014 diperkirakan 59 juta wanita mendapatkan 1 dosis dari vaksinasi HPV yang merupakan 2% dari populasi wanita tahun 2014
    • Burni, et al pada tahun 2016 diperkirakan 47 juta wanita mendapat 3 dosis lengkap dari vaksinasi HPV, 1,6% dari populasi global wanita tahun 2016.
    • Data di Amerika 2017 menunjukkan sekitar 49% usia dewasa muda (13-17 tahun) telah divaksinasi HPV.
    • Data di Inggris 2016/2017 menunjukkan 83,8% wanita usia 13-14 tahun telah divaksinasi mengikuti program vaksinasi sekolah.
    • Di indonesia belum ada data mengenai cakupan vaksinasi HPV

    Vaksin HPV sudah beredar pertama kali tahun 2006. Dan seperti yang diketahui, infeksi HPV ditemukan hampir 100% pada semua kasus kanker serviks dan vaksin HPV yang ada saat ini dapat mencegah terjadi kanker serviks karena vaksin ini memberikan tubuh perlindungan atas virus HPV strain 16 dan 18 yang merupakan penyebab dari 70% kasus kanker serviks. Jadi, sudah 13 tahun vaksin ini beredar dan secara global baru 42% negara yang menerapkan program imunisasi/vaksinasi HPV dalam program nasional.

    Baca Juga: Mengapa Vaksin HPV Diperlukan si Gadis?

    Berdasarkan sebuah survei di Amerika tahun 2010-2016, perempuan banyak yang ragu untuk mendapatkan vaksinasi HPV karena ragu akan keamanannya (22%), merasa tidak perlu (20%), tidak mengetahui HPV (13%), tidak direkomendasikan oleh dokter (10%) dan tidak aktif secara seksual (10%). Sedangkan pada laki-laki alasannya adalah tidak perlu (22%), tidak direkomendasikan dokter (17%), tidak mengetahui HPV (14%), tidak aktif secara seksual (9%) dan karena gender (2%).

    Banyak orang tua yang ragu memberikan vaksin ini pada anaknya karena merasa tidak perlu mengingat anak mereka belum aktif secara seksual, keamanan vaksin, serta penggunaan vaksin yang dianggap hanya berpengaruh pada perempuan bila dibandingkan dengan laki-laki. Namun, pada penelitian di 2 universitas di US, didapatkan bahwa perempuan-perempuan muda umumnya setuju dengan vaksinasi HPV, tetapi yang menjadi pertimbangan adalah finansial, tidak ada rekomendasi oleh dokter, dan tidak ada rekomendasi dari pasangan seksual/orang tua.

    Ternyata, faktor rekomendasi dokter berpengaruh terhadap keputusan orang tua/perempuan untuk mau mendapatkan vaksinasi HPV. Penelitian menunjukkan 1 dari 3 dokter anak dan 1 dari 2 dokter umum ternyata tidak merekomendasikan vaksinasi HPV ini kepada pasiennya. Alasannya bermacam-macam antara lain:

    1. Merasa pasiennya tidak perlu karena belum aktif secara seksual dan masih terlalu kecil/muda
    2.  Merasa pasiennya pasti menolak
    3. Merasa ragu karena akan mendiskusikan mengenai seks
    4. Merasa ragu karena belum memiliki pengetahuan atas vaksinasi HPV

    Bagaimana berkomunikasi mengenai vaksinasi HPV dengan orang tua?

    Kita dapat mendengarkan mereka dan sebaiknya tidak melakukan konfrontasi, libatkan orang tua dalam pengambilan keputusan, luruskan dengan mantap “salah kaprah” dari orang tua pasien mengenai vaksinasi HPV, dan gunakan contoh dampak positif atas vaksinasi HPV ini daripada menakut-nakuti. Persistensi atau terus mengingatkan orang tua pasien akan membuahkan hasil.

    Orang tua sangat perlu diberitahukan dan diluruskan kembali bahwa dokter merekomendasi vaksinasi HPV bukan karena dokter “menuduh” atau “mendukung” seks bebas. Jadi sebaiknya TIDAK memulai percakapan dari assessment sexual life/activities. Tekankan pada keamanan vaksin dan selalu komunikasikan apa yang mungkin dirasakan oleh anak pascavaksinasi.

    Selain itu, perlu ditekankan bahwa anak laki-laki juga butuh perlindungan terhadap infeksi HPV karena infeksi HPV juga berkaitan dengan kanker anus, kanker penis, dan kanker mulut. Data penelitian di US juga didapatkan bahwa infeksi HPV pada laki-laki cenderung meningkat sekalipun pada kelompok perempuan ada tren menurun sejak diluncurkannya vaksin HPV ini.

    Selain itu, penelitian di Australia yang meluncurkan program vaksinasi HPV untuk perempuan dan laki-laki, didapatkan bahwa dengan melakukan vaksinasi kepada  laki-laki juga ternyata memberikan perlindungan kepada perempuan dan mencegah penularan HPV kepada pasangannya. Jadi dengan kata lain adalah baik laki-laki ataupun perempuan, dua-duanya mendapatkan manfaat dari vaksinasi HPV ini.

    Baca Juga: 5 Gejala Kanker Serviks yang Perlu Diketahui

    Bagaimana berkomunikasi mengenai vaksinasi HPV dengan perempuan muda?

    Perempuan muda dapat diberikan informasi lengkap mengenai bahaya HPV dan vaksinasi HPV yang dapat melindunginya, tekankan mengenai manfaat dan keamanan vaksin, informasikan manfaat vaksin terhadap diri dan pasangannya, diskusikan mengenai sisi finansial dalam memperoleh vaksin, cobalah untuk terbuka dan membuat mereka nyaman dengan komunikasi kita.

    Produk Terkait: Layanan Vaksinasi HPV ke Rumah

    Nah, hal yang perlu diingat, vaksinasi HPV adalah mengenai pencegahan kanker, bukan mengenai seks. Jadi perlu ditekankan lagi bahwa vaksinasi HPV adalah mengenai pencegahan kanker. Sangat penting bagi dokter untuk melakukan edukasi dan rekomendasi kepada pasien atau orang tua pasien mengenai vaksinasi HPV.

    Bagi Sobat yang ingin vaksinasi HPV bisa di Prosehat yang menyediakan layanan vaksinasi ke rumah. Layanan ini mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Read More
  • Human Papilloma Virus (HPV) menjadi salah satu penyebab terbesar terjadinya kanker mulut rahim pada wanita. Di Indonesia, kanker serviks menduduki urutan kedua dari 10 kanker berdasarkan data dari Patologi Anatomi 2010 dengan insiden sebesar 12,7%. Ini berarti jumlah penderita baru kanker serviks berkisar 90-100 kasus per 10.000 penduduk dan terjadi 40 ribu kasus kanker serviks […]

    Pria, Seks, dan HPV Berikut Pembahasannya

    Human Papilloma Virus (HPV) menjadi salah satu penyebab terbesar terjadinya kanker mulut rahim pada wanita. Di Indonesia, kanker serviks menduduki urutan kedua dari 10 kanker berdasarkan data dari Patologi Anatomi 2010 dengan insiden sebesar 12,7%. Ini berarti jumlah penderita baru kanker serviks berkisar 90-100 kasus per 10.000 penduduk dan terjadi 40 ribu kasus kanker serviks setiap tahunnya. HPV sendiri tidak hanya menyerang wanita saja, akan tetapi pria juga berisiko terinfeksi virus ini.

    Baca Juga: Pria Juga Berisiko Terinfeksi Virus HPV

    HPV sudah menjadi masalah yang sangat serius, tidak hanya untuk wanita tetapi bagi pria juga. Pada wanita, infeksi HPV akan menjadi kanker serviks. Pada Pria, infeksi virus ini menjadi kutil kelamin/Kondiloma akuminata (genital warts). Penularan utamanya 85% melalui hubungan seksual, termasuk melalui oral seks dan anal seks. Penularannya tidak bisa dicegah 100% dengan penggunaan kondom. Hal ini karena penularannya melalui skin to skin contact (melalui gesekan saat hubungan seks).

    Siapa saja yang dapat tertular HPV?

    Pada dasarnya, pria heteroseksual  yang memiliki pasangan seksual lebih dari satu atau pria yang wanitanya memiliki pasangan seksual lebih dari satu dapat tertular HPV.  Selain itu, ada beberapa golongan resiko tinggi tertular HPV, mereka adalah pria gay dan biseksual yang memiliki lebih dari satu pasangan seksual dan pria yang mengalami kondisi penurunan sistem imunitas tubuh, seperti ditemukan pada infeksi HIV- AIDS.

    Baca Juga: Sebelum Menikah Pria Juga Butuh Ini

    HPV memiliki beberapa jenis tipe dan sebagian di antaranya merupakan penyebab masalah di area genital. HPV tipe 16 dan 18 biasanya akan menimbulkan keluhan dan gejala yang berat berujung kanker penis atau kanker anus, sedangkan tipe 6 dan 11 merupakan tipe yang jinak dan penyebab kutil kelamin. Meskipun jinak, tidak boleh dianggap remeh, loh. Hal ini karena angka kekambuhan yang tinggi. Ada juga dokter yang melaporkan kasus kanker di rongga mulut yang disebabkan oleh HPV. Jadi, virus HPV ini tidak hanya berbahaya terhadap wanita saja tetapi pria pun perlu mewaspadainya.

    Oleh karena itu, kita harus mengubah pandangan dengan pencegahan terhadap HPV karena mencegah lebih baik dari mengobati. Pencegahannya adalah dengan menghindari perilaku risiko seperti berhubungan seksual dengan pasangan lebih dari satu, berhubungan seksual dengan LGBT,  dan yang paling penting adalah vaksinasi.

    Produk Terkait: Layanan Vaksinasi HPV ke Rumah

    Menurut rekomendasi dari pusat pengendalian penyakit di Amerika (CDC) vaksinasi HPV  diberikan pada :

    • Semua anak laki-laki usia 11 atau 12 tahun
    • Semua pria hingga usia 21 tahun yang belum menerima vaksinasi ini.
    • Semua pria gay, biseksual dan pasien dengan penurunan imunitas tubuh (infeksi HIV) hingga usia 26 tahun.
    • Vaksin ini aman digunakan sampai dengan usia 26 tahun, akan tetapi paling efektif jika diberikan pada usia yang lebih muda

    Menurut rekomendasi IDAI, vaksin HPV sudah dapat diberikan pada anak berusia 10 tahun. Cara penyuntikannya:

    • Pada anak usia 10-13 tahun dilakukan 2 kali suntikan: 0 dan 6 bulan
    • Pada usia diatas 13 tahun dilakukan 3 kali suntikan: 0, 2, 6 bulan

    Cara pemberian vaksin HPV quadrivalen adalah dengan menyuntikkannya secara intramuskular (IM) lewat otot di bagian lengan kiri atas. Vaksin ini aman, reaksi ringan yang biasa dialami adalah rasa pegal dan sakit yang sifatnya sementara di lokasi penyuntikan.

    Baca Juga: 5 Makanan Penambah Stamina Pria

    FAQ Pria, seks, dan HPV:

    1. Apakah vaksin HPV dapat diberikan pada wanita atau pria diatas 26 tahun?
      Menurut rekomendasi satgas imunisasi dewasa, diutamakan dibawah 26 tahun. Namun, bukan berarti usia di atasnya tidak boleh vaksinasi, ya.
    1. Apakah vaksin HPV dapat diberikan pada pria yang telah terinfeksi HPV?
      Vaksinasi HPV memang lebih baik diberikan sebelum terjadinya infeksi, tapi tetap bermanfaat juga diberikan karena apabila infeksinya yg masuk misalnya adalah tipe HPV 6 atau HPV 11, yang menimbulkan kutil kelamin. Pemberian vaksin HPV quadrivalen dapat mencegah kanker penis dan kanker anus yg disebabkan oleh HPV tipe 16 dan 18.
    1. Apakah bahaya HPV pada laki-laki? padahal risiko kanker rahim ada pada perempuan?
      Memang benar risiko kanker serviks ada pada perempuan, tetapi pada laki-laki HPV dapat menyebabkan kutil kelamin, kanker penis dan kanker anus. Sehingga, alangkah baiknya bila keduanya di vaksinasi untuk pencegahan HPV.
    1. Pada laki-laki mana yang lebih mudah, mengobati atau mencegah HPV?
      Lebih mudah pencegahan dengan vaksinasi karena bila kutil diobati, kutilnya hilang tapi virusnya seringkali masih ada di dalam darah. Kemudian, sebagai pria kita harus peduli dengan pasangan dengan cara memberikan mereka vaksinasi HPV.
    1. Bila pasangan saya wanita berusia 35 tahun dan sudah pernah kena kutil kelamin,   apakah masih bisa mendapatkan vaksinasi HPV?
      Tentunya, masih dapat diberikan vaksinasi HPV untuk mencegah infeksi HPV penyebab kanker serviks. Namun, jangan lupa untuk tetap melakukan pap smear dulu ya sebelum vaksinasi.
    1. Apabila sedang terkena kutil kelamin dan ingin di vaksinasi HPV apakah harus sembuh dulu kutilnya atau boleh divaksin ketika sedang ada kutilnya?
      Boleh langsung diberikan vaksinasi pada penderita yang sedang terkena kutil kelamin.

    Baca Juga: 6 Khasiat Cengkeh Untuk Pria

    1. Bagaimana Efektivitas vaksin HPV bila baru dilakukan 2x suntik untuk usia diatas 20 thn dan aktif secara seksual? Apakah lebih baik dilanjutkan suntik ke 3?
      Sebaiknya tetap dilakukan 3 x suntik di bulan 0,2 dan 6 dan jadwal lebih baik tidak terlewatkan lebih dari setahun.
    1. Bila sudah melakukan vaksinasi pertama lalu terlewat setahun dan kemudian hamil, apakah tetap divaksinasi?
      Bila hamil, vaksinasi HPV ditunda terlebih dulu kemudian setelah melahirkan baru diberikan vaksinasi HPV lanjutannya.
    1. Apakah kutil kelamin berbahaya hingga menyebabkan kematian, soalnya tadi dikatakan virusnya tetap ada dalam darah?  Kutil kelamin tidak menyebabkan kematian. Namun, kutil kelamin dapat kambuh kembali. Bila berkembang menjadi kanker yang dapat menyebabkan kematian. Sehingga, vaksinasi sangat dianjurkan untuk mencegah ini.

    Untuk vaksinasi HPV ada di Prosehat yang juga mempunyai layanan vaksinasi ke rumah. Layanan  ini mempunyai beberapa keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Read More
Chat Asisten ProSehat aja