Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Author Archive for: Zueldi

Zueldi

About Zueldi

Showing 241–250 of 575 results

  • Saat memberikan makanan pendamping ASI pada bayi, pernahkah Moms bertanya-tanya, apakah MPASI si kecil sudah memenuhi asupan gizi seimbang? Ya, pada usia 6 bulan, bayi Moms mulai membutuhkan lebih banyak kalori, dan lebih banyak nutrisi. Sebenarnya, kandungan nutrisi apa saja yang dibutuhkan oleh bayi 6 bulan? Yuk, Moms, simak ulasan berikut! Kebutuhan Kalori Bayi 6-24 […]

    Pastikan MPASI Si Kecil Mengandung Nutrisi Penting Ini!

    Saat memberikan makanan pendamping ASI pada bayi, pernahkah Moms bertanya-tanya, apakah MPASI si kecil sudah memenuhi asupan gizi seimbang? Ya, pada usia 6 bulan, bayi Moms mulai membutuhkan lebih banyak kalori, dan lebih banyak nutrisi. Sebenarnya, kandungan nutrisi apa saja yang dibutuhkan oleh bayi 6 bulan? Yuk, Moms, simak ulasan berikut!

    Kebutuhan Kalori Bayi 6-24 Bulan

    Ketika berusia 0-6 bulan, sumber kalori utama bayi adalah ASI. Kemudian, kalori dari ASI mulai berkurang karena ia sudah mulai mendapatkan MPASI. Menginjak 24 bulan atau setahun, sumber kalori utama bayi adalah makanan.

    International Lactation Consultant Association (ILCA) merekomendasikan kebutuhan kalori untuk bayi menyusui per hari adalah sebagai berikut:

    • Usia 6-8 bulan, bayi butuh 682 kalori, terdiri dari ASI (486 kalori) dari MPASI (196 kalori)
    • Usia 9-11 bulan,bayi butuh 830 kalori, terdiri dari AS( (375 kalori) dan MPASI (455 kalori)
    • Usia 12-24 bulan, bayi butuh 1.092 kalori, terdiri dari ASI (313 kalori) dan MPASI (779 kalori)

    Pada usia 6 bulan, ada beberapa nutrisi yang dibutuhkan oleh bayi Moms agar ia bisa bertumbuh dan berkembang dengan baik, antara lain zat besi, vitamin A, kalsium dan vitamin D. Jadikan hal ini patokan saat Moms hendak membuat menu MPASI untuk si kecil.

    Zat Besi untuk Perkembangan Otak

    Tubuh memerlukan zat besi untuk memproduksi hemoglobin, yang membawa oksigen melalui darah ke seluruh sel tubuh. Jika tubuh kekurangan zat besi, maka akan menyebabkan anemia. Hal ini berarti, oksigen tidak diangkut dengan baik ke organ dan otot tubuh. Pada periode satu tahun pertama kehidupan bayi, zat besi sangat berperan dalam pertumbuhan dan perkembangan sistem saraf pusat.

    Jika bayi tidak cukup mendapatkan asupan zat besi, mereka akan menunjukkan tanda-tanda seperti:

    • Mengalami peningkatan berat badan yang lambat.
    • Kulit pucat.
    • Tidak nafsu makan/menyusu.
    • Sering rewel dan gelisah.
    • Tak hanya itu, bayi dengan defisiensi zat besi akan tampak kurang aktif secara fisik dan perkembangan kemampuannya lebih lambat dibandingkan bayi yang cukup mendapat asupan zat besi.

    Makanan Kaya Zat besi

    Bayi dilahirkan dengan simpanan zat besi dalam tubuhnya, yang diambil dari tubuh ibu sejak mereka dalam kandungan. Namun, cadangan zat besi pada tubuh bayi umumnya menurun setelah ia menginjak usia 6 bulan. Itu sebabnya, Moms perlu mengenalkan makanan tambahan yang kaya zat besi pada tahap pemberian MPASI. Bayi berusia 6-12 bulan setidaknya membutuhkan 11 mg zat besi.

    Badan Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan agar bayi usia 6 bulan diberikan makanan yang lumat atau halus, seperti bubur saring dan puree (makanan yang ditumbuk/dihaluskan). Teksturnya tidak terlalu cair atau encer. Tandanya bisa dilihat dari makanan yang tidak tumpah bila sendok dimiringkan.

    Nah, banyak sekali bahan makanan kaya zat besi yang bisa Moms olah untuk dijadikan MPASI. Pertama, zat besi heme (yang terikat dengan protein) dan lebih mudah diserap oleh tubuh, berasal dari hewan. Kedua, zat besi non heme (tidak terikat pada protein) yang berasal dari nabati.

    Berikut ini contoh daftar makanan yang bisa Moms tambahkan dalam asupan MPASI si kecil:

    • Zat Besi Heme: hati ayam, hati sapi, ikan sarden, daging sapi, daging ayam
    • Zat Besi Non Heme: labu, tahu, kentang, bayam, brokoli, kacang hijau, kacang polong

    Agar tubuh lebih mudah menyerap zat besi, kombinasikan makanan sumber zat besi tersebut dengan makanan kaya vitamin C seperti jeruk, jambu merah atau tomat.

    Vitamin A untuk Kesehatan Mata

    Vitamin A sangat penting untuk kesehatan mata dan mencegah bayi dari kebutaan. Baik pula untuk pertumbuhan sel dan jaringan di dalam tubuh (khususnya rambut, kuku dan kulit) maupun pertumbuhan tulang. Tubuh tidak bisa menghasilkan vitamin A sendiri. Oleh karena itu, Moms harus memberi asupan vitamin A melalui makanan pada si kecil, atau suplemen tambahan seperti tetes vitamin A.

    Banyak sekali bahan makanan kaya akan vitamin A yang bisa Moms tambahkan ke dalam menu MPASI si kecil. Daftar berikut ialah sumber vitamin A yang baik, yaitu: sayuran seperti wortel, ubi jalar, labu, bayam, kale, brokoli, kacang polong;  bijian-bijian seperti gandum; dan buah-buahan seperti aprikot, melon, mangga dan persik.

    Vitamin D untuk Pertumbuhan Tulang

    Nutrisi penting lain yang dibutuhkan bayi Moms adalah vitamin D yang diperlukan untuk pertumbuhan dan membangun tulang yang kuat, membantu penyerapan kalsium dan menjaga kekebalan tubuh. American Academy of Pediatrics (AAP) menyarankan semua bayi yang minum ASI maupun susu formula (yang mengasup kurang dari 32 ons susu formula per hari), harus mendapatkan suplemen vitamin D dalam beberapa hari setelah lahir.

    Di Amerika Serikat, AAP merekomendasikan bahwa semua anak (mulai dari usia bayi hingga remaja) menerima 400 IU (10 mcg) vitamin D per hari. Paparan sinar matahari adalah sumber vitamin D terbaik. Indonesia adalah negara tropis sehingga seharusnya bayi tidak kesulitan untuk menerima sinar matahari pagi yang bermanfaat untuk merangsang pembentukan vitamin D bagi tubuh.  Moms bisa menjemur bayi pagi hari antara pukul 07.00 – 08.00 saat matahari tidak bersinar terik. Tak perlu lama-lama, cukup 15 menit.

    Selain itu, Moms bisa memasukkan bahan makanan yang mengandung vitamin D ke dalam menu MPASI si kecil, seperti minyak ikan, oatmeal, salmon, tuna, jus jeruk, keju impor yang difortifikasi, mackerel, dan margarin.

    Nah, demikianlah pentingnya beberapa nutrisi seperti zat besi, vitamin A dan D yang dibutuhkan bayi pada 6 bulan di tahap MPASI. Informasi lain perihal makanan sehat atau masalah kesehatan lain, Moms bisa mengakses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    Referensi:

    1. International Lactation Consultant Association. (2013). Core Curriculum for Lactation Consultant 3rd Edition. Burlington, MA: Jones & Bartlett Learning, p.340.
    2. Who.int. (2018). WHO | What is the recommended food for children in their very early years?. [online] Available at: who.int/features/qa/57/en/ [Accessed 9 Oct. 2018].
    3. Nutrition, F., Toddlers, H. and Staff, B. (2018). Vitamin D in your child’s diet | BabyCenter. [online] BabyCenter. Available at: babycenter.com/0_vitamin-d-in-your-childs-diet_10324696.bc [Accessed 9 Oct. 2018].
    4. PubMed Central (PMC). (2018). Iron needs of babies and children. [online] Available at: ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2528681/ [Accessed 9 Oct. 2018].
    Read More
  • Ketika buah hati Moms jatuh sakit, tentu kecemasan melanda Sobat ya. Tentu tak akan ada satu pun ibu yang tidak khawatir. Berbagai cara tentu dilakukan seorang ibu agar si kecil kesayangannya tetap sehat dan bugar. Seperti kita ketahui, vaksin merupakan salah satu hal terpenting untuk kesehatan si buah hati. Pemberian vaksin akan membuat anak terlindung […]

    Apa Beda Vaksin yang Bikin Anak Demam dan Tidak?

    Ketika buah hati Moms jatuh sakit, tentu kecemasan melanda Sobat ya. Tentu tak akan ada satu pun ibu yang tidak khawatir. Berbagai cara tentu dilakukan seorang ibu agar si kecil kesayangannya tetap sehat dan bugar. Seperti kita ketahui, vaksin merupakan salah satu hal terpenting untuk kesehatan si buah hati. Pemberian vaksin akan membuat anak terlindung dari kemungkinan terpaparnya penyakit.

    Produk Terkait: Imunisasi Anak

    Pentingnya Vaksinasi pada Bayi

    Pada bayi yang baru lahir, sistem imun di dalam tubuhnya belum terbentuk sempurna, bahkan selama beberapa bulan kehidupannya, seorang bayi masih menggunakan imun atau kekebalan tubuh yang didapat dari ibunya. Pastinya kasihan sekali Moms, bayi yang masih begitu mungil dengan segala keterbatasan sistem organ tubuh yang belum matang, harus berperang melawan penyakit. Itulah gunanya dilakukan vaksinasi. Oleh karena itu, vaksinasi sangat penting bagi bayi, jangan melewatkan jadwal vaksinasi buah hati ya Moms. Jadwal imunisasi di Indonesia direkomendasikan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Meskipun vaksin terbukti efektif, tak sedikit para ibu mengeluhkan tentang si kecil yang menjadi demam atau rewel setelah vaksin. Hal ini membuat Moms khawatir dan bingung untuk menanganinya atau mungkin menjadi ragu untuk membawa si kecil untuk imunisasi. Mari kita bahas tentang kejadian demam setelah imunisasi dan apa beda vaksin yang bikin anak demam dan tidak.

    Apa Itu KIPI?

    Demam merupakan salah satu bentuk kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI), yaitu reaksi yang dapat terjadi setelah dilakukannya imunisasi. Tapi tenang saja Moms, tidak semua vaksin memberikan respons demam, hanya beberapa vaksin saja yang sering memberikan respons tubuh berupa demam. Contoh vaksin yang umumnya memberikan respons demam adalah campak dan difteri-pertusis-tetanus (DPT). Sebanyak 42,9% anak yang divaksinasi DPT mengalami demam ringan dan sekitar 2,2% anak mengalami demam berat. Kemudian, tercatat 5-15% kasus demam dijumpai pada anak yang divaksinasi campak. Demam ringan ini biasanya mulai dijumpai pada hari kelima sampai keenam sesudah imunisasi dan demam ini dapat terus berlangsung selama 5 hari. Namun, Momstak perlu khawatir, mengingatsetiap respons imun manusia berbeda-beda, maka tidak semua anak yang diimunisasi campak dan DPT akan mengalami respons tubuh berupa demam. Ada anak yang setelah diimunisasi campak atau DPT akan baik-baik saja, tidak ada demam sama sekali.

    Baca Juga: Reaksi KIPI berat, Kapan Perlu Bawa Anak ke Dokter?

    Bagaimana Membedakan Vaksin yang Bikin Demam dan Tidak?

    Hal yang sering menjadi pertanyaan banyak orang adalah apa beda antara vaksin yang bikin anak demam dan tidak? Salah satu alasan utama pembedanya adalah komponen vaksin tersebut. Vaksin dapat terbuat dari kuman yang sudah mati, atau kuman yang hanya dilemahkan, ada yang seluruh bagian utuh, atau sebagian, dan ada juga yang berupa toksin (zat racun) dari mikroorganisme tersebut. Reaksi yang ditimbulkan setelah imunisasi sering kali lebih hebat bila imunisasi berisi kuman hidup yang dilemahkan yang terbuat dari seluruh komponen antigen kuman. Hal ini terjadi karena reaksi pertahanan tubuh akan lebih kuat melawan kuman yang utuh dibandingkan hanya sebagian kecil dari komponen kuman. Reaksi tubuh terhadap antigen kuman dari vaksin inilah yang merupakan proses pembentukan kekebalan tubuh terhadap penyakit tersebut.

    Salah satu contoh, saat ini terdapat dua jenis vaksin difteri pertusis tetanus, atau sering dituliskan sebagai DPT dan DPaT. Lantas apa bedanya? Vaksin DPT terbuat dari seluruh komponen antigen kuman Pertusis, sedangkan vaksin DPaT hanya mengandung bagian antigen kuman Pertusis tertentu yang diperlukan untuk kekebalan tubuh. Perbedaan jenis antigen inilah yang menyebabkan DPT lebih sering menimbulkan efek samping seperti demam dan ruam setelah penyuntikan, dibandingkan dengan DPaT. Atas dasar tersebut, beberapa Moms memilih untuk vaksin DPaT dibandingkan dengan DPT. Dari segi efektivitas sendiri, DPaT terbukti juga efektif dalam memberikan perlindungan optimal bagi si kecil dari kuman difteri-pertusis-tetanus. Untuk menjaga keefektifan vaksin, perlu dilakukan pengulangan imunisasi DPT pada jadwal yang telah ditentukan.

    Setelah mengetahui perbedaan vaksin yang membuat anak demam dan tidak, sudahkah Moms tahu bagaimana cara menangani anak yang demam pasca dilakukan vaksinasi? Pastinya setiap ibu akan merasa panik saat menghadapi anak yang demam pasca vaksinasi, tidak tahu apakah hal ini normal, tidak tahu kapan anak yang demam harus dibawa ke rumah sakit dan tidak tahu apa yang dapat dilakukan saat di rumah.

    Baca Juga: 7 Anjuran Asupan Makanan Saat Anak Demam

    Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyarankan pemberian parasetamol (penurun panas) pada anak, 30 menit sebelum akan dilakukan imunisasi DPT/DT. Hal ini tidak hanya untuk mengurangi demam tetapi juga mengurangi nyeri pasca vaksinasi. Setelah itu, obat penurun panas dapat dilanjutkan setiap 3-4 jam sekali apabila masih terjadi demam dan maksimal sebanyak 6 kali dalam 24 jam. Hal lainnya yang dapat dilakukan ialah memberikan minum atau ASI lebih banyak kepada anak, memakaikan anak pakaian yang tipis dan memberikan kompres hangat agar demam turun. Apabila anak tetap demam, segera bawa anak ke dokter. Moms tidak perlu takut, obat penurun demam tidak memengaruhi potensi vaksin.

    Parasetamol sebagai Pencegahan dan Pengobatan Demam Pasca Vaksinasi

    Nah, bagi Moms yang ingin melakukan vaksin pada si kecil, kini tak perlu repot. Ada layanan vaksin ke rumah dari Prosehat lho! Info lebih lanjut silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Daftar Pustaka

    1. Baratawidjaja KG, Rengganis I. Imunologi Dasar. Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. 2009;8: 557.
    2. Fuleihan, R. Imunologi. Dalam: Endaryanto A, Sumadiono, editor. Nelson Ilmu Kesehatan Anak Esensial. Edisi VI. Ikatan Dokter Anak Indonesia. 2011:311-4.
    3. Hadinegoro SRS. Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi. Sari Pediatri. 2000; 2(1):2-10.
    4. Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 42 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Imunisasi. 2013.
    5. Penjelasan Kepada Orangtua Mengenai Imunisasi [Internet]. IDAI. 2018 [cited 31 August 2018]. Available from: idai.or.id/artikel/klinik/imunisasi/penjelasan-kepada-orangtua-mengenai-imunisasi.
    6. Ranuh IGNG, Suyitno H, Hadinegoro SRS, Kartasasmita CB, Ismoedijanto, Soedjatmiko. Pedoman Imunisasi di Indonesia.Satgas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia. 2014;5:404.
    Read More
  • Sahabat pasti pernah merasakan mual, bukan? Mual adalah suatu kondisi yang tidak nyaman dan terasa menekan di area perut, biasanya disertai dorongan ingin muntah. Namun, mual tidak melulu disertai dengan muntah. Banyak hal yang bisa memicu mual antara lain virus penyakit, kondisi pencernaan yang tidak sehat, kehamilan, efek kemoterapi, mabuk perjalanan, atau bahkan bau yang […]

    7 Asupan untuk Mengusir Mual

    Sahabat pasti pernah merasakan mual, bukan? Mual adalah suatu kondisi yang tidak nyaman dan terasa menekan di area perut, biasanya disertai dorongan ingin muntah. Namun, mual tidak melulu disertai dengan muntah.

    Banyak hal yang bisa memicu mual antara lain virus penyakit, kondisi pencernaan yang tidak sehat, kehamilan, efek kemoterapi, mabuk perjalanan, atau bahkan bau yang tidak menyenangkan pun bisa memicu perasaan mual. Sering kali, tidak jelas mengapa mual menyerang. Apa pun alasannya, biasanya kita akan mencoba segala cara agar mual hilang. Nah, Sahabat, atasi sering mual dengan asupan ini, yuk!

    1. Jahe

    Jahe punya sejarah panjang dalam mengobati mual, sakit perut, dan diare. Selama lebih dari 2000 tahun, tanaman rempah ini telah digunakan di Cina untuk mengobati berbagai masalah pencernaan dan nyeri perut. Komponen aktif dalam jahe yakni senyawa gingerol bekerja langsung memengaruhi sistem saraf pusat dan pencernaan.
    Menurut Lauren Richter, Asisten Profesor  Pengobatan Keluarga dan Masyarakat dari Pusat Pengobatan Integratif Fakultas Kedokteran Universitas Maryland, Baltimore – Amerika Serikat, jahe sangat baik digunakan sebagai pengobatan alami untuk mual, terutama dalam kehamilan. “Jahe aman untuk dikonsumsi ibu hamil dan bisa meredakan gejala mual selama kehamilan,” katanya.

    Tak hanya itu, jahe juga efektif digunakan sebagai pengobatan untuk mengatasi mual pasca-operasi dan kemoterapi. Sebuah studi yang diterbitkan pada bulan Februari 2012 di Integrative Cancer Therapies menemukan bahwa dari  100 wanita dengan kanker payudara stadium lanjut yang mengonsumsi jahe setelah kemoterapi, mengalami rasa mual yang lebih rendah kekuatannya dibandingkan pasien lain yang tidak mengonsumsinya.

    Nah, kalau kamu sedang mual, coba deh konsumsi jahe.  Makan sepotong kecil jahe segar atau permen jahe. Kamu juga bisa mengolah jahe menjadi minuman, misalnya air rebusan jahe, wedang jahe, teh jahe, dan sebagainya.

    2. Peppermint

    Selain jahe, obat tradisional lain yang manjur mengobati mual adalah peppermint. Baik daun maupun minyaknya sangat membantu dalam menangani gangguan pencernaan dan sindrom iritasi usus. Sebuah penelitian kecil yang diterbitkan pada Februari 2014 di Journal of PeriAnesthesia Nursing menunjukkan bahwa aroma minyak peppermint dapat meredakan mual.  Aromaterapi menggunakan minyak peppermint memicu efek lega dan menenangkan sehingga bisa mengurangi perasaan mual yang kamu alami. Selain itu, kamu bisa minum teh peppermint. Jangan khawatir, peppermint merupakan obat herbal yang aman.

    Penderita kanker yang mengalami efek mual pasca-operasi pun bisa mengonsumsinya dan terbukti mampu mengurangi rasa mual, demikian disinyalir oleh American Cancer Society.

    Walau teh peppermint relatif aman untuk pencernaan, tapi bagi Sobat yang menderita penyakit asam lambung atau Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) sebaiknya tidak mengonsumsi teh dari daun peppermint. Sebab, bagi beberapa orang yang pencernaannya sensitif atau bermasalah, justru teh peppermint bisa memicu naiknya asam lambung.

    3. Apel

    Makanan yang mengandung serat tinggi bisa membantu membersihkan bahan kimia dalam tubuh yang menyebabkan mual, demikian disebutkan oleh Erin Palinski-Wade, RD, CDE, penulis buku Belly Fat for Dummies. Namun, jangan berlebihan. Terlalu banyak mengonsumsi makanan kaya serat, terkadang justru malah memicu mual. Jadi, makan secukupnya, sekitar 1-2 buah apel saja. “Apel gala utuh atau sayuran mentah yang renyah, adalah pilihan yang paling baik,” katanya.

    4. Air Putih

    Jika mual disertai muntah yang banyak maka mungkin saja terjadi dehidrasi. Mual juga merupakan gejala dehidrasi, tapi minum terlalu banyak dapat memperburuk mual karena membuat membuat perut semakin merasa tidak nyaman. Oleh karena itu, jika Sobat merasa mual, teguk cairan sedikit demi sedikit. Jangan langsung dalam jumlah banyak. Sobat bisa minum air putih hangat atau air dengan irisan buah segar.

    5. Pisang

    Buah satu ini sangat bagus dikonsumsi jika Sobat sering mual yang disertai muntah dan dehidrasi. Makanlah pisang sebagai camilan. Buah kuning ini kaya kalium sehingga bisa mengembalikan kalium yang sering tergerus habis akibat diare dan muntah.

    6. Kacang-kacangan

    Kurangnya protein dalam tubuh bisa memperburuk mual yang kamu rasakan. Oleh karena itu, cobalah untuk mengonsumsi makanan kaya protein seperti kacang-kacangan, termasuk selai kacang (jika Sobat tidak alergi). Kacang-kacangan bermanfaat mengembalikan energi tubuh yang terkuras karena mual dan muntah. Beberapa kacang yang bisa dipilih, antara lain: kacang merah, kacang polong, hazelnut, walnut, kacang tanah atau kacang mede.

    7. Crackers

    Makanan tinggi pati dan hambar seperti seperti crackers dan roti panggang membantu menyerap asam lambung dan menenangkan perut yang mual. Makanlah crackers perlahan-lahan tiap kali Sobat merasa mual. Bagi Anda yang sedang hamil, crackers juga baik dikonsumsi, terutama untuk mengurangi gejala morning sickness. Sebelum bumil bangun pagi, gigitlah beberapa potong crackers untuk membantu meredakan mual yang dirasakan di pagi hari.

    Nah, itulah beberapa asupan yang dapat Sobat coba bila sering dilanda mual. Memang, nggak enak banget rasanya kalau mual. Rasanya ingin segera diusir jauh-jauh, deh!

    Selain asupan di atas, kamu mungkin juga akan memerlukan obat jika mual yang dirasa sangat parah. Ada banyak obat-obatan antimual yang dijual bebas untuk mengatasi mual dan muntah, misalnya: Emetrol, Nauzene, Dramamine, Pepto-Bismol atau Gravol.

    Namun, jika berencana hamil, jangan mengonsumsi obat-obatan bebas tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu, ya.

    Nah, Sobat, semoga mual yang sering kamu rasakan, bisa teratasi, ya! Jangan lupa mengonsumsi makanan yang dapat meredakan mual. Lalu, sobat dapat mencari informasi mengatasi mual atau masalah kesehatan lainnya dengan cara mengakses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat sekarang juga.

    Info lebih lanjut bisa menghubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga!

    instal aplikasi prosehat

    Referensi:

    1. How to Get Rid of Nausea: 16 Ways [Internet]. Healthline. 2018 [cited 10 September 2018]. Available from: healthline.com/health/how-to-get-rid-of-nausea#cbd-oil
    2. Cold F, Health E, Disease H, Management P, Conditions S, Problems S et al. How to Treat Nausea and Vomiting [Internet]. WebMD. 2018 [cited 10 September 2018]. Available from: webmd.com/digestive-disorders/understanding-nausea-vomiting-treatment
    3. Madeline R. Vann M. 4 Natural Remedies for Nausea [Internet]. EverydayHealth.com. 2018 [cited 10 September 2018]. Available from: everydayhealth.com/digestive-health/natural-remedies-for-nausea/
    4. 9 Foods That Help Relieve Nausea [Internet]. EverydayHealth.com. 2018 [cited 10 September 2018]. Available from: everydayhealth.com/digestive-health/diet/foods-that-help-relieve-nausea/#02
    Read More
  • Tahukah Sobat kalau apa yang kita makan itu menentukan bagaimana keadaan tubuh kita? Rupanya makanan sehat tak hanya untuk kesehatan badan tapi juga untuk menjaga kesehatan otak. Nutrisi yang terkandung dalam beberapa jenis makanan tertentu diketahui dapat memberikan efek positif pada otak kita, seperti mencegah penurunan fungsi kognitif otak (fungsi mengingat, berpikir, konsenstrasi), mencegah penyakit […]

    6 Kunci Rahasia Menciptakan Otak Sehat

    Tahukah Sobat kalau apa yang kita makan itu menentukan bagaimana keadaan tubuh kita? Rupanya makanan sehat tak hanya untuk kesehatan badan tapi juga untuk menjaga kesehatan otak. Nutrisi yang terkandung dalam beberapa jenis makanan tertentu diketahui dapat memberikan efek positif pada otak kita, seperti mencegah penurunan fungsi kognitif otak (fungsi mengingat, berpikir, konsenstrasi), mencegah penyakit pikun akibat alzheimer, dan lainnya. Nah, jika Sobatsibuk dengan aktivitas sehari-hari dan sering berhadapan dengan stres, yuk intip disini bagaimana memilih asupan untuk kesehatan otak kita.

    1. Kurangi Makanan Tinggi Lemak Jenuh

    source: healthfreedoms

    Tahukah Sobat sekalian kalau mengonsumsi makanan yang tinggi lemak jenuh seperti daging merah, mentega dan produk olahan susu lainnya berhubungan dengan perkembangan penyakit degeneratif seperti penyakit pikun akibat Alzheimer? Oleh karena itu, dianjurkan untuk membatasi konsumsi makanan yang tinggi lemak jenuh, tapi bukan tidak boleh sama sekali ya.

    1. Konsumsi Makanan yang Mengandung Omega 3

    Omega 3 merupakan asam lemak tidak jenuh yang sangat bermanfaat dalam menjaga fungsi kognitif seseorang dan juga memperlambat perkembangan penuaan otak. Berbeda dengan nutrisi lainnya, asam lemak omega 3 tidak secara alami dihasilkan oleh tubuh.Oleh karena itu,Sobat harus memastikan sudah cukup mengonsumsi omega 3 sehari-harinya. Sumber omega 3 terbaik tentu saja yang berasal dari alami. Ikan terutama ikan laut dikenal sebagai sumber omega 3 yang utama. Beberapa ikan yang banyak mengandung omega 3 dapat berupa ikan sarden, tuna dan salmon. Sumber makanan lainnya yang kaya akan omega 3 adalah kacang-kacangan yaitu kacang almond, kacang mete, pistachios dan walnut.

    1. Perbanyak Asupan Buah & Sayuran

    Banyakmengonsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran sehari-harinya, ternyata tidak hanya bermanfaat untuh tubuh, tapi bermanfaat untuk kesehatan otak sebab kandungan vitamin dan mineral yang kaya terkandung di dalam buah-buahan dan sayur-sayuran. Sebaiknya buah dan sayuran yang dikonsumsi beragam, agar tubuh kita mendapatkan variasi vitamin dan mineral. Sebut saja vitamin B, vitamin C, vitamin E, karoten, zinc, asam folat, dan zat besi, dapat membantu mencegah penurunan fungsi otak akibat penuaan. Beberapa contoh makanan atau minuman yang dapat kamu konsumsi adalah asparagus, alpukat, bayam, blueberry, kacang kedelai dan sebagainya.

    1. Kopi

    Apakah Sobat merupakan penggemar setia kopi yang selalu meminum kopi setiap pagi harinya? Berapa banyak kopi yang dianjurkan untuk dikonsumsi setiap hari? Apakah bila belum meminum kopi rasanya sangat berbeda dan tidak bersemangat bekerja?

    Bagi kalian para penggemar setia kopi, tentunya akan senang setelah mengetahui kabar bahwa ternyata kopi dapat menjaga kesehatan otak. Terdapat dua komponen dalam kopi yang dapat membantu kinerja otak, yaitu kafein dan antioksidan.

    Kopi bermanfaat dalam meningkatkan kesiagaan, meningkatkan kondisi mood karena merangsang pelepasan serotonin, serta dapat meningkatkan konsentrasi. Namun jangan lupa Sobat, konsumsi kopi tetap harus dibatasi mengingat kopi yang berlebihan dapat berdampak pada kesehatan jantung kita. Sebaiknya satu harihanya mengonsumsi satu cangkir kopi saja. Segala sesuatu yang berlebihan tentunya juga tak akan baik untuk kesehatan bukan?

    1. Pentingnya Makanan yang Mengandung Vitamin E

    Vitamin E selama ini kerap dihubungkan dengan fungsi memori, penglihatan dan perkembangan bahasa. Vitamin E juga merupakan antioksidan yang melindungi diri dari radikal bebas. Sobat mulai sekarang dapat mencoba perbanyak konsumsi makanan yang kaya akan vitamin E. Berikut adalah contoh makanan yang mengandung vitamin E, yaitu bayam, asparagus, brokoli, labu, kacang-kacangan, hazelnut dan kacang almond.

    1. Dark Chocolate & Teh Hijau

    Flavonoid merupakan salah satu bentuk antioksidan kuat yang banyak ditemukan pada cokelat, teh hijau, gingko biloba dan buah lainnya. Flavonoid dapat membantu meningkatkan fungsi kognitif dari pasien yang sudah tua. Tapi ingat, jangan berlebihan juga ya Sobat.

    Nah, sekarang kamu sudah tahu asupan apa saja yang baik untuk kesehatan otak. Yuk, mulai terapkan 6 kunci rahasia menciptakan otak sehat seperti uraian di atas. Bila Sobat membutuhkan produk kesehatan maupun informasi penting seputar kesehatan lain, coba akses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS /WhatsApp: 0811-18-16-800 untuk keterangan lanjut. Salam sehat!

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka:

    1. Dyall SC. Long-chain omega-3 fatty acids and the brain: a review of the independent and shared effects of EPA, DPA and DHA. Front Aging Neurosci. 2015;7:52/
    2. Gomez-Pinilla F. Brain Foods: The Effects of Nutrients on Brain Function. Nat Rev Neurosci. 2008; 9(7): 568–78.
    3. Grassi D, Ferri C, Desideri G. Brain Protection and Cognitive Function: Cocoa Flavonoids as Nutraceuticals.Curr Pharm Des. 2016;22(2):145-51.
    4. Scarmeas N, Anastasiou CA, Yannakoulia M. Nutrition and Prevention of Cognitive Impairment. Lancet Neurol. 2018. Pii:S1474-4422(18)30338-7.
    5. Schuster J, Mitchell ES. More than just caffeine: psychopharmacology of methylxanthine interactions with plant-derived phytochemicals. ProgNeuropsychopharmacolBiol Psychiatry. 2018 Sep 10. pii: S0278-5846(18)30172-6.
    Read More
  • Bagi Moms yang suka masak, rasanya senang ya, kalau makanan Moms disukai suami dan anak. Rasanya bahagia berkali lipat. Sebaliknya, dunia terasa runtuh kala melihat suami atau anak membuka tudung saji, melihatnya dengan raut wajah bosan lalu menghela napas. Wah, semua energi yang telah ditumpahkan untuk memasak, terasa berkuras berkali lipat. Lelah lahir batin, he…he… […]

    5 Trik Kreatif Menghias Makanan yang Bikin Ngiler

    Bagi Moms yang suka masak, rasanya senang ya, kalau makanan Moms disukai suami dan anak. Rasanya bahagia berkali lipat. Sebaliknya, dunia terasa runtuh kala melihat suami atau anak membuka tudung saji, melihatnya dengan raut wajah bosan lalu menghela napas. Wah, semua energi yang telah ditumpahkan untuk memasak, terasa berkuras berkali lipat. Lelah lahir batin, he…he…

    Baca Juga: Menu Makanan Sehat untuk Makanan Sehari-hari

    Jika keluarga Anda bosan dengan menu sehari-hari, yuk, coba trik kreatif menghias makanan berikut!

    Selain rasa, aroma dan efek visual memainkan peran penting untuk menggugah selera makan. Hidangan yang paling lezat pun bisa membosankan bila tidak memiliki aroma yang sedap dan tampilan yang menarik. Tak heran, kalau kita makan di restoran, dekorasi makanannya yang cantik membuat makanan itu terasa enak, walaupun belum kita cicipi.

    Nah, bagi Moms yang suka berkreasi di dapur, jangan hanya fokus pada rasa makanan yang lezat saja. Berikut tips dan trik kreatif menghias makanan yang bisa dicoba:

    1. Pilih Piring yang Tepat

    Memilih piring, mangkuk atau wadah makanan yang tepat adalah kunci menyajikan makanan yang menarik. Anggaplah diri Moms seorang pelukis, dan piring adalah kanvas, dan makanan adalah medium Anda. Tuangkan segala kreasi Moms di sana. Piring berwarna putih sangat populer untuk menciptakan kontras tinggi dan latar belakang yang netral untuk kreasi makanan yang berwarna-warni.

    Dalam sebuah studi mengenai food plating atau tata penyajian makanan, peralatan makan berperan dalam memengaruhi persepsi orang terhadap makanan. Baik itu ukuran, warna atau komposisi peletakan makanan. Bahkan warna piring bisa mengubah indra perasa seseorang saat mencicipi makanan. Hasil penelitian menyebutkan, strawberry mousse di piring bulat putih terasa lebih enak daripada yang berada di piring persegi hitam.

    Selain warna, perhatikan pula komposisi makanan. Jangan terlalu baku untuk selalu meletakkan makanan utama di tengah piring. Coba atur letaknya di sisi kiri atau kanan piring dengan komposisi 1 banding 3, misalnya, dan manfaatkan ruang kosong lainnya untuk mendekorasi makanan.

    2. Potong Buah dan Sayuran Menjadi Bentuk yang Lucu

    Ketika hendak memotong bahan makanan, maksimalkan fungsi pisau atau gunting. Gunakan pisau secara efektif, bukan hanya memotong saja, namun untuk tujuan estetika. Moms bisa memotong sayuran atau buah-buahan menjadi bentuk-bentuk yang lucu dan digunakan sebagai garnish (hiasan) makanan. Misalnya, bila biasanya Moms memotong tomat atau wortel dengan bentuk standar bulat atau petak sebagai penghias nasi goreng, maka buatlah bentuk lain misalnya sekuntum bunga yang sedang mekar. Atau Moms bisa mengiris tipis-tipis, lalu disusun menjadi berbagai bentuk.

    Moms dapat menjadikan cabai menarik dengan membentuknya menjadi bunga. Carilah cabai yang gemuk, potong menjadi 2 bagian. Bagian yang bersatu dengan tangkai dipotong-potong kecil memanjang seperti bentuk bunga, buang bijinya.

    Baca Juga: Jenis Buah dan Sayur yang Baik untuk Nutrisi Otak Anak

    Memotong buah atau sayuran untuk dijadikan hiasan memang terasa sebagai ‘PR’ alias pekerjaan rumah pada awalnya. Tapi, garnish (hiasan untuk makanan) berfungsi untuk membuat makanan yang Moms sajikan menjadi berlipat cantiknya.

    Berkreasilah sesuai daya imajinasi Anda. Moms bisa membuat berbagai bentuk bunga, karakter binatang atau kartun, mobil-mobilan, dan sebagainya.

    Moms juga bisa membuat kreasi bento untuk bekal makanan si kecil. Bentuk nasi dan lauk-pauknya menjadi potongan-potongan yang lucu dan menarik.

    3. Warna Cerah, Selalu Menarik

    Misalnya Moms memutuskan untuk membuat garnish dari sayuran atau buah, selalu gunakan sayuran atau buah segar dan berwarna cerah untuk menghias piring Anda. Selalu ingat untuk mencuci bersih sayur atau buah sebelum Moms desain. Meskipun pada beberapa kasus, hiasan sayur atau buah tersebut tidak dimakan dan hanya sebagai daya tarik, tapi jika kotor, hal itu bisa mencemari makanan utama.

    Misalnya, kulit tomat yang diiris tipis panjang lalu dibentuk menjadi bunga mawar. Ini biasanya hanya sebagai penghias, tidak dimakan, maka pastikan garnish tersebut dalam keadaan bersih saat Moms menyajikannya. Meskipun begitu, akan lebih baik jika Moms menyajikan garnish yang juga bisa dimakan, bukan hanya sebagai penghias saja.

    Sayur dan buah yang bisa Moms jadikan garnish antara lain: tomat, brokoli, seledri, selada, wortel, jeruk, stroberi, ceri, anggur, dan sebagainya. Namun, tentu saja, sesuaikan hiasan sayur atau buah dengan menu utama Anda.

    Tak semua sayur atau buah cocok dikombinasikan untuk setiap menu. Misalnya, Moms ingin menyajikan menu ikan gurami, maka tomat, selada, wortel atau jeruk adalah pilihan hiasan yang baik. Namun, jika Moms mengkreasikannya dengan buah ceri, misalnya, tampak ganjil dan kurang sesuai dengan rasa makanan utama, meskipun warnanya cerah. Namun, akan sangat sesuai ketika Moms menjadikannya hiasan untuk kue. Jadi, sesuaikan dengan kebutuhan dan kecocokan.

    4. Atur Peletakan Garnish

    Tempatkan garnish atau hiasan di tempat yang membuat mata kita langsung terfokus padanya. Jangan hanya menumpuk garnish di salah satu sudut piring saja. Moms bisa menyebarkannya di piring untuk menambah warna makanan. Hindari pemilihan garnish yang tidak menggugah selera, seperti bumbu mentah atau apapun yang memiliki aroma yang tajam dan kuat sehingga menghilangkan aroma makanan utama.

    Selain itu, hindari penggunaan garnish yang dapat berubah warna saat terkena udara (seperti apel) atau layu selama jangka waktu tertentu, kecuali Moms langsung menyajikan makanan tersebut untuk disantap.

    Perhatikan pula komposisi garnish dan makanan utama. Jangan sampai piring terlihat kacau karena hiasan jauh lebih banyak daripada makanan utama.

    5. Tambahkan Saus Lezat

    Menu utama sudah tersedia dan dihias, Moms bisa melengkapinya dengan menambahkan saus yang lezat. Jangan hanya menuang saus sembarangan di piring, tapi tuangkan saus dengan cara yang menarik di tempat yang pas.

    Misalnya, Moms bisa meletakkan saus di titik-titik tertentu di piring, atau menuangkannya tipis memanjang dengan berbagai bentuk, lingkaran, oval, dan sebagainya. Tampilan saus yang tak biasanya akan menggugah selera orang untuk segera mencicipinya.

    Baca Juga: Anak Malas Makan? Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya

    Demikianlah beberapa trik untuk menghias makanan yang bisa Moms coba. Jangan bosan untuk berkreasi sesuai imajinasi Moms. Dengan tampilan makanan yang menarik, yakin deh, si kecil akan lebih tertarik untuk mencicipi makanan yang Moms sajikan. Meskipun menu yang Moms hidangkan tak berbeda jauh, misalnya nasi goreng, sup, ayam goreng, dan sebagainya, tapi cara penyajian yang berbeda dan menarik akan membuat menu masakan di rumah terasa seperti hotel bintang lima. Selamat berkreasi tanpa batas!

    Nah, untuk informasi tambahan seputar makanan sehat, bisa menghubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi:

    1. A Basic Guide to Food Presentation [Internet]. WebstaurantStore. 2018 [cited 24 September 2018]. Available from: webstaurantstore.com/article/200/basic-guide-to-food-presentation.html
    2. Simple Food Decorating Tips for the Kitchen Newbie | [Internet]. Psychologydegree.com. 2018 [cited 24 September 2018]. Available from: psychologydegree.com/simple-food-decorating-tips-for-the-kitchen-newbie
    3. Stewart P, Goss E. Plate shape and colour interact to influence taste and quality judgments. Flavour. 2013;2(1):27.
    Read More
  • Sobat sangat menyukai makanan pedas, tapi memiliki sakit maag? Apakah benar-benar tidak boleh bagi seorang penderita maag untuk mengonsumsi makanan pedas? Bagaimana caranya supaya bisa makan pedas tanpa sakit maag? Simak ulasan berikut: Baca Juga: Punya Penyakit Asam Lambung, Hindari 8 Makanan Ini Rasa pedas termasuk salah satu rasa yang dapat meningkatkan nafsu makan. Saat […]

    5 Trik Tetap Makan Pedas, Tanpa Sakit Maag

    Sobat sangat menyukai makanan pedas, tapi memiliki sakit maag? Apakah benar-benar tidak boleh bagi seorang penderita maag untuk mengonsumsi makanan pedas? Bagaimana caranya supaya bisa makan pedas tanpa sakit maag? Simak ulasan berikut:

    Baca Juga: Punya Penyakit Asam Lambung, Hindari 8 Makanan Ini

    Rasa pedas termasuk salah satu rasa yang dapat meningkatkan nafsu makan. Saat ini banyak sekali rumah makan yang berlomba-lomba menyajikan makanan pedas dengan berbagai tingkat kepedasannya. Tetapi tahukah Sobat bahwa mengonsumsi makanan pedas dapat membahayakan kesehatan terutama lambung Sobat?

    Gastritis atau yang lebih dikenal dengan penyakit maag merupakan suatu keadaan dimana terjadinya peradangan pada lapisan dalam lambung. Selanjutnya peradangan ini dapat berpotensi terbentuknya luka pada lambung. Sakit maag merupakan penyakit yang sering ditemukan pada kalangan masyarakat. Sakit maag dapat dipicuolehbeberapa hal, yaitu stres, merokok, konsumsi kopi, makanan asam dan pedas, pola makan yang salah yaitu tidak makan dengan teratur, penggunaan obat-obat penahan sakit serta dapat pula disebabkan infeksi bakteriHelicobacter pylori.

    Ada beberapa tips yang dapat Sobat lakukan untuk tetap dapat makan pedas tanpa sakit maag:

    1. Ketahui Dahulu Apa Sebab Sakit Maag Sobat

    Penyebab sakit maag terdiri dari beberapa faktor dan saling berhubungan satu sama lain. Makanan pedas hanyalah salah satu dari sekian faktor yang dapat menyebabkan atau bahkan pencetus timbulnya sakit maag. Penyebab utama sakit maagSobat harus diketahui, seperti pada sakit maag akibat infeksi Helicobacter pylori, maka diperlukan antibiotik untuk membunuh kuman tersebut. Namun untuk hal ini, sebaiknya Sobat berkonsultasi dengan Dokter, kemudian usahakan radang lambung Sobat mereda terlebih dahulu.

    1. Kenali Seberapa Parah Sakit Maag Sobat

    Pada beberapa pasien maag, radang lambung dapat terjadi dengan hebat hingga menimbulkan luka pada permukaan lambung atau dikenal dengan ulkus lambung. Pada kondisi tersebut, seseorang dapat mengeluhkan muntah darah maupun buang air besar berdarah. Pada kondisi ini, dianjurkan tidak mengonsumsi makanan pedas agar tidak memperparah luka lambung.

    1. Tidak Makan Pedas Secara Berlebihan

    Capsaicin (zat yang terkandung dalam cabai) mungkin tidak secara langsung meningkatkan produksi asam lambung, tapi dapat merangsang saraf-saraf sensorik secara langsung pada lambung, sehingga dapat merangsang terjadinya nyeri. Perlu diingat bahwa toleransi  atau sensitivitas seseorang terhadap capsaicin sering kali berbeda, sebagai contoh ada orang yang hanya makan sedikit pedas sudah merasakan nyeri pada lambung, sebaliknya ada yang sangat kuat terhadap pedas. Oleh karena itu, kenalilah kondisi tubuh Sobat secara pribadi dan janganlah konsumsi makanan pedas secara berlebihan.

    Baca Juga: 6 Daftar Makanan dan Minuman Meredakan Maag

    1. Jangan Biarkan Perut Kosong

    Pola makan yang dianjurkan untuk para penderita sakit maag yakni makan teratur dan sering tetapi dalam porsi kecil. Makan teratur seperti hingga lima kali sehari, dapat mencegah lambung menjadi kosong sehingga makanan yang ada dapat menetralisir dari asam lambung yang ada. Bagi para penderita maag, tidak disarankan makan secara berlebihan dalam satu kali porsi makan, hal ini dapat menyebabkan rasa begah dan mual yang tentu sangat mengganggu.

    1. Kurangi Makanan Pedas yang Berlemak

    Makanan berlemak dapat membuat pengosongan isi lambung jadi melambat. Hal ini tentu bisa menyebabkan rasa begah pada penderita sakit maag. Konsumsi makanan pedas berlemak secara berlebihan tentu tidak dianjurkan.

    Nah, sekarang Sobat sudah tahu tipsuntuk tetap makan pedas tanpa menimbulkan sakit maag.Jangan lupaya, penyakitmaagtidak melulu hanya disebabkan oleh makanan pedas saja.Anjuran makan yang rutin pada penderita maag tetap harus dijalankan, seperti makan sering dengan porsi kecil dan kurangi makanan berlemak.

    Oleh karena itu, apabila kalian merasakan gejala maag, konsultasikan dengan dokter. Jika membutuhkan produk kesehatan terkait maag maupun informasi kesehatan lain, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya  08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Daftar Pustaka:

    1. Gastritis. Dalam: Setiati S, et al, editors. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid I. Edisi VI. Interna Publishing. 2016:1768-71.
    2. Imatake K, Matsui T, Moriyama M. The effect and mechanism of action of capsaicin on gastric acid output. J Gastroenterol. 2009;44(5):396-404.
    3. Santyanarayana MN. Capsaicin and Gastric Ulcers. Crit Rev Food Sci Nutr. 2006;46(4):275-328.
    4. Sipponen P, Maaroos HI. Chronic Gastritis. Scand J Gasroenterol. 2015;50(6):657-667.
    5. Tarigan P. Tukak Gaster. In: Setiati S, et al, editors. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid I. Edisi VI. Interna Publishing. 2016:1781-1791.
    Read More
  • Sarapan kerap diabaikan. Jika tak lapar, banyak orang memilih untuk tidak sarapan. Padahal, selama bertahun-tahun, para ahli gizi mengatakan bahwa sarapan yang sehat adalah awal yang penting untuk memulai hari. Sarapan bergizi dan seimbang memberikan tubuh energi dan mencegah kita untuk makan berlebihan selama sisa hari. Bagi Sobat yang ingin sarapan tapi mengeluh tak punya […]

    5 Resep Menu Sarapan Lezat dan Bergizi

    Sarapan kerap diabaikan. Jika tak lapar, banyak orang memilih untuk tidak sarapan. Padahal, selama bertahun-tahun, para ahli gizi mengatakan bahwa sarapan yang sehat adalah awal yang penting untuk memulai hari. Sarapan bergizi dan seimbang memberikan tubuh energi dan mencegah kita untuk makan berlebihan selama sisa hari.

    Bagi Sobat yang ingin sarapan tapi mengeluh tak punya banyak waktu untuk menyiapkannya, jangan khawatir. Berikut ini ada 7 resep menu sarapan lezat dan bergizi, praktis dan sehat. Simak, yuk!

    1. Omelet dengan Tomat Goreng

    Telur kaya akan protein. Konsumsi protein saat sarapan membuat Sobat kenyang lebih lama. Protein juga bermanfaat untuk mempertahankan massa otot dan melancarkan metabolisme tubuh. Orang dewasa membutuhkan setidaknya 20-30 gram protein di pagi hari.  Omelet adalah menu yang kaya protein. Menu sehat ini dapat tersaji tak kurang dari 10 menit di meja makan kamu. Berikut resepnya untuk 2 porsi.

    Bahan-bahan:

    • 1 sdt minyak
    • 3 buah tomat, dibelah dua
    • 4 butir telur
    • 1 sdm daun peterseli cincang
    • 1 sdm daun kemangi cincang
    • Lada hitam bubuk dan garam secukupnya

    Cara membuat:

    • Panaskan minyak dalam wajan anti lengket. Masukkan potongan tomat lalu tumis hingga tomat melunak dan berubah warna, angkat.
    • Aduk telur, masukkan  lada hitam dan garam secukupnya. Panaskan di atas wajan dan aduk perlahan dengan sendok kayu. Taburkan daun peterseli dan kemangi. Berhenti mengaduk setelah telur hampir matang dan menjadi omelet. Angkat.
    • Potong omelet menjadi 4 bagian. Sajikan dengan tomat.
    1. Smoothie Stroberi dan Alpukat

    Cobalah green smoothie ini sebagai menu sarapan. Smoothie hijau ini terbuat dari sayuran bayam yang dikombinasikan dengan buah yang kaya gizi untuk memenuhi asupan kalsium, vitamin C, folat dan serat.

    Menurut laporan SFGate, rata-rata individu yang aktif perlu mengonsumsi hingga tiga cangkir sayuran setiap hari, serta dua cangkir buah. Nah, green smoothies umumnya sudah mencakup banyak sayuran dan buah. Ini tak hanya bermanfaat bagi kesehatan, namun juga bisa meningkatkan memori dan konsentrasi saat Sobat bekerja. Berikut resep smoothie yang bisa kamu coba:

    Bahan-bahan:

    • 160 gr stroberi matang, kupas
    • 160 gr bayam muda (baby spinach)
    • 1 buah alpukat kecil, belah dua dan ambil dagingnya
    • 150 ml yoghurt
    • 2 sdt air perasan jeruk

    Cara membuat:

    • Masukkan semua bahan ke dalam blender dan blender sampai benar-benar halus. Tuang ke dalam gelas dan minum langsung.
    1. Buah dan Keju

    Ini adalah menu sarapan yang simpel dan bergizi. Menyiapkannya juga sangat mudah. Siapkan buah favorit kamu, misalnya apel. Potong-potong kecil dan sajikan bersama keju cheddar dan kacang walnut. Sarapan praktis ini akan memenuhi kebutuhan tubuh akan kalori, vitamin, zat besi, kalsium, dan serat yang akan membuat kamu tetap fit dalam menjalani rutinitas harian.

    1. Salad Sayur dengan Daging Asap dan Telur

    Menu salad sebagai sarapan? Kenapa tidak? Mulailah hari kamu dengan resep sarapan sehat ini. Semangkuk sayuran hijau, misalnya kale muda (baby kale), sudah mencukupi setengah dari kebutuhan asupan sayur per hari.

    Kale, adalah tumbuhan yang masih memiliki ‘hubungan saudara’ dengan kubis, brokoli dan kailan. Kale kaya akan serat dan asam lemak Omega-3. Kandungan kalsium dan proteinnya bahkan lebih tinggi dari bayam. Bagi kamu yang sedang dalam program penurunan berat badan, menu sarapan ini pas untukmu karena kale memiliki kadar kalori yang rendah.

    Bahan-bahan:

    • 1 sdt bawang putih cincang
    • Sedikit garam
    • 1 sdt minyak zaitun extra virgin
    • 2 sendok teh cuka anggur merah
    • Sedikit cabe bubuk
    • 3 cangkir sayur kale muda
    • 1 lembar daging asap, potong-potong dan tumis
    • 1 telur, goreng menjadi telur ceplok

    Cara membuat:

    • Tumbuk bawang putih dan garam dengan ulekan. Letakkan ke dalam mangkuk. Masukkan minyak zaitun, cuka, lada, dan sayur kale segar. Aduk rata.
    • Sajikan bersama daging asap dan telur ceplok.
    1. Granola yang Gurih

    Granola sangat bermanfaat bagi kesehatan, merupakan sajian snack (makanan ringan) kering dari biji oat. Biasanya pada proses pemanggangan, biji oat pipih ini juga dicampurkan dengan beberapa jenis biji-bijian, kacang-kacangan cincang, aneka buah kering dan jenis beras-berasan.

    Granola sangat baik untuk dijadikan menu sarapan. Granola mampu menurunkan kolesterol, meningkatkan kesehatan jantung, mengatur sistem pencernaan, dan menurunkan tekanan darah. Granola sangat tepat diasup saat pagi hari. Asupan granola membantu meningkatkan energi, mencegah anemia dan meningkatkan aktivitas di otak. Sangat cocok bagi kamu yang bekerja di kantor dan perlu untuk fokus.

    Menu sarapan ini sangat nikmat dan mengandung protein, serat, vitamin dan mineral.  Jika tidak memiliki granola kemasan di rumah, Moms bisa membuat sendiri seperti resep berikut ini.

    Bahan-bahan:

    • 1 cangkir oatmeal
    • 1 cangkir irisan almond
    • 2 cangkir sereal jagung
    • 1 cangkir kismis
    • 5 butir kurma cincang halus
    • 2 sdm gula aren (palm sugar)
    • 100 ml yoghurt

    Cara Membuat:

    • Rebus yoghurt, kurma, dan gula aren hingga mendidih/meletup-letup, sisihkan.
    • Campurkan granola (oatmeal, sereal jagung dan almond) dalam wadah.Tuangkan yoghurt sedikit, aduk rata. Taburkan kismis, aduk rata. Masukkan dalam loyang dan panggang di oven selama 5 menit.
    • Keluarkan loyang, aduk campuran granola, panggang lagi selama 5 menit.
    • Granola siap disajikan. Tuang yoghurt kental di mangkuk, taburkan granola dan tuangkan yoghurt lagi.
    • Simpan granola dalam wadah kedap udara dan sajikan sewaktu-waktu. Granola akan tahan selama 2 minggu.

    Nah, demikianlah 7 resep menu sarapan lezat dan bergizi yang bisa Anda coba di rumah. Untuk informasi lain seputar produk makanan sehat atau informasi kesehatan lain, Sobat bisa mengakses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Penasaran? Hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga!

    instal aplikasi prosehat

    Referensi:

    1. tomatoes H, Buenfeld S. Herb omelette with fried tomatoes [Internet]. BBC Good Food. 2018 [cited 25 September 2018]. Available from: bbcgoodfood.com/recipes/herb-omelette-fried-tomatoes
    2.  Cold F, Health E, Disease H, Disease L, Management P, Conditions S et al. The Benefits of Eating Breakfast [Internet]. WebMD. 2018 [cited 25 September 2018]. Available from: webmd.com/diet/features/many-benefits-breakfast#1
    3. How Breakfast Green Smoothies Will Improve Your Life? [Internet]. HuffPost. 2018 [cited 25 September 2018]. Available from: huffingtonpost.com/adonia-dennis/8-ways-green-smoothies-fo_b_12892426.html
    4. Healthy breakfast [Internet]. BBC Good Food. 2018 [cited 25 September 2018]. Available from: bbcgoodfood.com/recipes/collection/healthy-breakfast
    5. Egg B, Kitchen E. Baby Kale Breakfast Salad with Bacon & Egg Recipe [Internet]. EatingWell. 2018 [cited 25 September 2018]. Available from: eatingwell.com/recipe/251409/baby-kale-breakfast-salad-with-bacon-egg/
    6. Kale, Si Ratu Sayuran Yang Kaya Manfaat [Internet]. Womantalk.com | Perempuan Berbagi Inspirasi. 2018 [cited 25 September 2018]. Available from: womantalk.com/food/articles/kale-si-ratu-sayuran-yang-kaya-manfaat-xozXp
    7. 9 Surprising Benefits of Granola | Organic Facts [Internet]. Organic Facts. 2018 [cited 25 September 2018]. Available from: organicfacts.net/health-benefits/other/granola.html
    8. Octavialni N. Resep Homemade granola and yoghurt oleh Nadia Octavialni [Internet]. Cookpad. 2018 [cited 25 September 2018]. Available from: cookpad.com/id/resep/1444060-homemade-granola-and-yoghurt
    9. realsimple.com [Internet]. Real Simple. 2018 [cited 25 September 2018]. Available from: realsimple.com/food-recipes/recipe-collections-favorites/healthy-meals/breakfast-to-go?slide=120918#120918
    Read More
  • Diabetes Melitus (DM), atau biasa dikenal dengan kencing manis, merupakan kelompok penyakit metabolik kronikyang ditandai dengan peningkatan kadar gula dalam darah. Paling sedikit 285 juta orang di dunia menderita DM dan 60%-nya terdapat di Asia. Dalam keadaan normal, makanan yang dicerna akan berubah menjadi glukosa yang kemudian digunakan untuk menghasilkan energi. Glukosa dalam darah lalu […]

    5 Makanan yang Harus Diwaspadai Penderita Diabetes

    Diabetes Melitus (DM), atau biasa dikenal dengan kencing manis, merupakan kelompok penyakit metabolik kronikyang ditandai dengan peningkatan kadar gula dalam darah. Paling sedikit 285 juta orang di dunia menderita DM dan 60%-nya terdapat di Asia. Dalam keadaan normal, makanan yang dicerna akan berubah menjadi glukosa yang kemudian digunakan untuk menghasilkan energi. Glukosa dalam darah lalu dipindahkan ke dalam sel dengan bantuan hormon insulin, baik untuk langsung diubah menjadi energi atau disimpan sebagai cadangan energi. Produksi maupun aktivitas dari hormon insulin ini terganggu pada penderita diabetes sehingga terjadi penumpukan kadar glukosa dalam darah yang disebut hiperglikemia.

    Sobat mungkin berpikir apa saja tanda dari DM. Penderita DM seringkali cepat haus dan lapar, frekuensi berkemihmeningkat, dan penurunan berat badan. Seseorang dapat dikatakan menderita diabetes apabila mengalami gejala di atas ditambah dengan nilai gula darah sewaktu yang³ 200 mg/dl. Bagi Andayang memiliki riwayat keluarga dengan diabetes, berat badan berlebih, aktivitas fisik yang kurang, dan sering mengonsumsi makanan dengan kualitas buruk lebih berisiko untuk terkena DM. IngatyaSobat, Penyakit ini tidak dapat disembuhkan, tapi dapat dikontrollho. Apabila tidak dikontrol, diabetes dapat berlanjut menjadi kerusakan ginjal, mata, saraf, serta penyakit jantung. Salah satu upaya untuk mengontrolnya adalah dengan mengatur makanan yang dikonsumsi agar berat badan, gula darah, tekanan darah, dan kadar lemak dalam tubuh tetap dalam batas normal. Tentunya terdapat beberapa makanan yang harus diwaspadai penderita diabetes agar gula darah tetap terkontrol dan terhindar dari komplikasi. Yuk, kita simak di bawah ini!

    1. NASI PUTIH SEBAGAI SUMBER KARBOHIDRAT

    Orang Asia lebih cenderung terkena diabetes pada usia yang lebih muda dan pada indeks massa tubuh yang lebih kecil dibandingkan orang Barat. Hal ini disebabkan beberapa faktor,salah satunya adalah tingginya konsumsi karbohidrat sederhana yang terdapat pada nasi putih. Karbohidrat merupakan sumber utama yang dapat meningkatkan kadar gula darah. Karbohidrat dibagi dua jenis, karbohidrat sederhana dan karbohidrat kompleks.

    Pada penderita diabetes, makanan yang mengandung karbohidrat sederhana, seperti nasi putih, harus dibatasi karena karbohidrat jenis ini dicerna dalam waktu singkat sehingga menyebabkan peningkatan kadar glukosa darah dalam waktu yang cepat. Selain nasi putih, makanan pokok yang mengandung karbohidrat simpleks adalah pasta, roti tawar, dan sereal. Asupan karbohidrat yang dianjurkan untuk penderita diabetes adalah 45–65% total asupan energi danSobat dengan diabetes disarankan untuk mengonsumsi karbohidrat kompleks sebagai makanan pokok. Karbohidrat kompleks, seperti pada nasi merah atau roti gandum, memiliki kadar serat dan vitamin yang tinggi sehingga dapat memperlambat penyerapan glukosa.

    1. MAKANAN & MINUMAN MANIS

    Makanan dan minuman manis seperti gula, kue kukis, pastry, permen, manisan, sirup dengan kadar fruktosa yang tinggi, minuman ringan, jus buah, dan bahan pemanis buatan mengandung karbohidrat sederhanaharus dibatasi pada penderita diabetes karena dapat dengan cepat meningkatkan kadar gula darah. Konsumsi minuman dengan kadar fruktosa yang tinggi secara berlebihan selain akan memengaruhi kadar gula darah, juga akan akan memengaruhi sensitivitas hormon insulin, tekanan darah, metabolisme lemak, serta meningkatkan deposit lemak dalam tubuh. Gula dan produknya (minuman ringan dan manis) serta madu, hanya diperbolehkan untuk dikonsumsi pada kondisi kadar gula darah yang sangat rendah (hipoglikemia).

    1. PRODUK HEWANI & MAKANAN YANG DIGORENG

    Produk hewani seperti daging berlemak, mentega, margarin, susu full cream, kuning telur,mayones, es krim dan makanan lain yang mengandung lemak jenuh dan lemak trans merupakanmakanan yang harus diwaspadai penderita diabetes. Makanan yang memiliki kadar lemak yang tinggi  (terutama lemak jenuh dan lemak trans) akan mempersulit kerja hormon insulin untuk memasukkan glukosa ke dalam sel sehingga berperan dalam peningkatan kadar glukosa darah. Selain itu, lemak yang tinggi juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan berbagai kanker. Asupan lemak yang dianjurkan pada penderita diabetes adalah 20–25% dari kebutuhan kalori atau tidak lebih dari 2-3 gram lemak per porsi makanan.

    Pengolahan makanan juga harus diperhatikan untuk membatasi kadarlemak yang dikonsumsi. Anda harus membatasikonsumsi makanan yang diproses dengan cara digoreng,serta yang diolah dengan mentega atau margarin.Sebab dalam pembuatan margarin, terjadi proses hidrogenasi yang mengubah lemak baik untuk tubuh menjadi lemak jenuh dan lemak trans yang dapat meningkatkan kadar kolesterol. Mengurangi konsumsi lemak dan mengurangi lemak dalam tubuh dapat membantu hormon insulin agar dapat bekerja secara optimal, menurunkan berat badan, menjaga kadar gula dan lemak dalam darah agar tetap terkontrol.

    1. MAKANAN KEMASAN & MAKANAN CEPAT SAJI

    Makanan kemasan dan makanan cepat saji harus dikurangi. Makanan kemasan seperti makanan ringan (keripik kentang), sayuran dan buah kalengan,jus buah dalam kemasan cenderung mengandung karbohidrat kompleks, bahan pengawet, pemanis buatan, dan mengandung kadar garam tinggi. Sedangkan makanan cepat saji cenderung memiliki kadar lemak trans yang tinggi. Bahan–bahan yang terdapat pada kedua kelompok makanan tersebut dapat memengaruhi kadar gula dalam darah melalui proses yang telah dijelaskan sebelumnya.

    Anjuran asupan garam untuk penderita diabetes sebenarnya sama dengan orang sehat yaitu < 2300 mg/hari. Namun,umumnya penyakit diabetes terjadi bersamaan dengan tekanan darah tinggi atau bahkan sudah menimbulkan komplikasi ke ginjal. Sehingga disarankan untuk membatasi konsumsi garam, untuk menjaga tekanan darah dan meringakan kerja ginjal, dengan mengurangi jumlah garam yang ditambahkan pada saat memasak dan membatasi konsumsi makanan berpengawet.

    1. ALKOHOL

    Salah satu makanan yang harus diwaspadai penderita diabetes adalah makanan dan minuman yang tinggi alkohol. Alkohol pada penderita diabetes rentan untuk menyebabkan keadaan hipoglikemia apabila dikonsumsi berlebihan dan dalam perut kosong, terlebih pada yang menerima terapi hormon insulin. Alkohol juga dapat menyebabkan berbagai efek metabolik lain, seperti konsumsi kalori yang berlebihan, peningkatan kadar lemak, radang pankreas, gangguan pada metabolisme karbohidrat dan glukosa, gangguan pada fungsi hati. Sehingga dianjurkan bagi penderita diabetes untuk membatasi konsumsi alkohol untuk menghindari komplikasi dari diabetes, seperti hipoglikemia dan penyakit jantung.

    Nah, Sobat itulah jenis makanan dan minuman yang perlu diwaspadai penderita diabetes. Jika Anda membutuhkan alat cek gula darah, gula rendah kalori, atau produk kesehatan lain, bisa dipesan dari www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    Referensi:

    1. Type 2 Diabetes diet guidelines: foods to eat, foods to avoid [Internet]. [dikutip 13 September 2018]. Tersedia pada: medicinenet.com/diabetic_diet_for_type_2_diabetes/article.htm#type_2_diabetes_diet_definition_and_facts
    2. Diabetic Food List: Best and worst choices [Internet]. [dikutip 13 September 2018]. Tersedia pada: webmd.com/diabetes/diabetic-food-list-best-worst-foods#1
    3. PERKENI. Konsensus Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 di Indonesia. Jakarta: PERKENI; 2015.
    4. NIDKK. What I Need to Know About Eating and Diabetes. Bethesda: NIH; 2007.
    5. Jeevani. Diet for diabetics and their limitations. J Diabetes Metab. 2011;02(09).
    6. Jain R, Handa A, Tiwari D, Priyanka J, Gupta AK. Nutrition in diabetes. JIACM. 2014;15(2) :125­–31.
    7. Asif M. The prevention and control the type-2 diabetes by changing lifestyle and dietary pattern. J Educ Health Promot [Internet]. 21 Februari 2014 [dikutip 13 September 2018];3. Tersedia pada: ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3977406/
    8. Hamdy O, Barakatun-Nisak M-Y. Nutrition in diabetes. Endocrinol Metab Clin North Am. 2016;45(4):799–817.
    9. Evert AB, Boucher JL, Cypress M, Dunbar SA, Franz MJ, Mayer-Davis EJ, dkk. Nutrition therapy recommendations for the management of adults With diabetes. Diabetes Care. 2014;37(Supplement_1):S120–43.
    10. Hu FB. Globalization of Diabetes: The role of diet, lifestyle, and genes. Diabetes Care. 2011;34(6):1249–57.
    Read More
  • Ketika membicarakan topik mengenai tekanan darah, umumnya kita lebih sering  mendengar kiat-kiat untuk mengatasi tekanan darah tinggi, mulai dari gaya hidup dan makanan yang dapat dikonsumsi. Padahal tidak hanya tekanan darah tinggi, banyak juga yang mengalami kondisi sebaliknya atau tekanan darah rendah. Sama seperti tekanan darah tinggi, penderita tekanan darah rendah pun juga merasakan berbagai […]

    Alami Tekanan Darah Rendah? Siapkan 6 Jenis Makanan Ini di Rumah

    Ketika membicarakan topik mengenai tekanan darah, umumnya kita lebih sering  mendengar kiat-kiat untuk mengatasi tekanan darah tinggi, mulai dari gaya hidup dan makanan yang dapat dikonsumsi. Padahal tidak hanya tekanan darah tinggi, banyak juga yang mengalami kondisi sebaliknya atau tekanan darah rendah. Sama seperti tekanan darah tinggi, penderita tekanan darah rendah pun juga merasakan berbagai keluhan.

    Tekanan darah rendah atau hipotensi adalah kondisi dimana angka tekanan darah Anda di bawah nilai rata-rata normal. Tekanan darah normal biasanya sekitar 120/80 mmHg, dan angka sedikit di atas atau di bawah nilai ini, masih dikatakan normal tergantung dengan kondisi, usia, riwayat penyakit yang ada, kondisi secara umum. Anda akan didiagnosis tekanan darah rendah bila tekanan darah di bawah 90/60 mmHg, disertai keluhan seperti lemas, pandangan kabur, pusing, oleng, sulit berkonsentrasi, hingga pingsan. Jika keluhan disertai dengan tanda-tanda syok seperti kulit yang dingin dan pucat, nadi cepat, serta nafas cepat dan pendek, maka harus segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan karena kondisi tersebut merupakan kegawatan/emergensi.

    Penyebab tekanan darah rendah sangat banyak dan bervariasi, tidak selalu sama pada masing-masing individu. Berikut beberapa contoh kondisi yang dapat menyebabkan tekanan darah rendah, yaitu:

    1. Perubahan posisi tiba-tiba (hipotensi ortostatik)
    2. Anemia
    3. Gangguan sistem saraf otonom
    4. Dehidrasi
    5. Diet yang kurang tepat
    6. Stres
    7. Kadar gula darah yang rendah
    8. Berbagai kondisi penyakit lainnya seperti penyakit jantung, infeksi berat, reaksi alergi hebat, dan lain-lain.

    Jika diperhatikan dengan saksama, ternyata banyak sekali penyebab tekanan darah rendah. Melihat penyebabnya yang cukup beragam, maka penanganan yang dapat dilakukan sebenarnya bervariasi tergantung dari apa yang menyebabkan tekanan darah Anda rendah. Jika tidak disebabkan oleh penyakit yang spesifik dan memerlukan berbagai obat-obatan maupun penanganan emergensi, maka Anda dapat mencoba beberapa tips dan makanan yang telah terbukti dapat membantu meningkatkan tekanan darah berikut:

    1. MINUMLAH AIR YANG BANYAK

    Kekurangan cairan di dalam tubuh dapat menyebabkan tekanan darah rendah, seperti yang terjadi pada kondisi dehidrasi. Penelitian menunjukkan bahwa minum air 2 liter lebih banyak dari biasanya dapat secara signifikan meningkatkan tekanan darah Anda menjadi normal dan mengurangi gejala pusing yang biasanya muncul. Yuk Sobat, biasakan untuk minum air yang cukup.

    1. KONSUMSI MAKANAN KAYA VITAMIN B-12

    Setiap individu dengan tekanan darah rendah perlu memperbanyak konsumsi vitamin B-12 setiap harinya. Hal ini karena kekurangan vitamin B-12 dapat menyebabkan anemia yang berujung menyebabkan tekanan darah yang rendah. Bahkan penelitian juga menemukan bahwa kekurangan vitamin B-12 dapat menyebabkan hipotensi ortostatik, yaitu tekanan darah yang turun karena perubahan posisi tiba-tiba. Anda dapat menemukan makanan kaya vitamin B-12 seperti telur, susu, sereal, kacang-kacangan, daging sapi, dan lain-lain. Hindari konsumsi alkohol karena dapat menyebabkan gangguan penyerapan vitamin B-12.

    1. ASAM FOLAT

    Mirip dengan vitamin B-12, kekurangan asam folat dapat menyebabkan anemia yang juga berujung menyebabkan tekanan darah Anda rendah loh. Makanan yang mengandung asam folat tinggi adalah asparagus, hati sapi, miju-miju atau lentil, kacang-kacangan seperti buncis atau kacang panjang, telur, bayam, pisang, dan brokoli.

    Contoh jenis makanan mengandung asam folat tinggi

    1. KONSUMSI MAKANAN TINGGI GARAM

    Berbeda dengan individu yang mengalami tekanan darah tinggi, yang diharuskan untuk mengurangi konsumsi garam, mereka dengan tekanan darah rendah justru harus meningkatkan konsumsi garam. Garam atau natrium dapat meningkatkan tekanan darah di dalam tubuh melalui berbagai mekanisme dan pengaturan fungsi hormon. Anda dapat menambah garam lebih banyak dalam masakan Anda sehari-hari atau mengonsumsi makanan kaya natrium tinggi seperti ikan asin, keju, berbagai macam daging, buttermilk, roti, biskuit, dan olive. Tapi ingat ya Sobat, konsumsi garam juga tidak boleh berlebihan.

    Berbagai makanan kaya akan sodium

    1. TEH AKAR MANIS (LICORICE TEA)

    Licorice atau dalam bahasa Indonesia lebih dikenal sebagai akar manis yang berasal dari tumbuhan Glycyrrhizia glabra, biasanya digunakan sebagai zat perasa pada berbagai makanan dan minuman untuk memberikan cita rasa manis. Penelitian telah menemukan bahwa mengonsumsi teh akar manis licorice ini terbukti dapat meningkatkan tekanan darah, sehingga sangat baik bagi mereka dengan tekanan darah rendah. Hal ini disebabkan karena akar tanaman tersebut mengandung zat glycyrrhizin yang berinteraksi dengan ginjal dan berujung pada peningkatan tekanan darah.

    Akar manis atau licorice

    1. KAFEIN

    Kafein tentu sudah sangat terkenal dapat meningkatkan tekanan darah yang bersifat sementara. Jika Anda merasa tekanan darah Anda sedang turun tiba-tiba dan mengalami sedikit pusing, kafein dapat membantu meningkatkan tekanan darah Anda dengan cepat melalui efeknya yang meningkatkan kemampuan pompa jantung dan frekuensi nadi. Tentunya Anda dapat menemukan kafein pada kopi maupun teh.

    Selain mencoba beberapa makanan yang telah dijelaskan di atas, berikut beberapa tips yang perlu diperhatikan untuk menghindari terjadinya tekanan darah rendah, yaitu:

    1. Hindari berolahraga terlalu berat pada kondisi cuaca yang terlalu panas untuk menghindari terjadinya dehidrasi.
    2. Jangan terlalu cepat dalam berubah posisi (seperti dari duduk lalu berdiri), tapi biasakan untuk lebih perlahan dan bertahap.
    3. Hindari tidur terlalu lama.
    4. Bila perlu coba gunakan stocking yang cukup ketat untuk membantu melancarkan peredaran darah.

    Jadi, bagi Anda yang memiliki tekanan darah rendah, cobalah serangkaian tips yang diuraikan di atas. Bila keluhan tidak membaik atau bahkan tetap memburuk, sebaiknya segera periksakan diri Sobat ke dokter. Lalu, untuk mencari produk makanan sehat maupun informasi kesehatan lainnya, Anda bisa akses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    DAFTAR PUSTAKA

    1. Olsen N. Raise low blood pressure naturally through diet. Updated 19 September 2017. Diakses 19 September 2018. Available at: healthline.com/health/low-blood-pressure-diet#what-to-eat
    2. Jormeus A, Karlsson S, Dahlgren C, Lindstrm T, Nystrom FH. Doubling of water intake increases daytime blood pressure and reduces vertigo in healthy subjects. Clinical and Experimental Hypertension. 2010;32(7): 439–43.
    3. Ganjehei L, Massumi A, Razavi M, Wilson JM. Orthostatic hypotension as a manifestation of vitamin B12 deficiency. Tex Heart Inst J. 2012;39(5):722–3.
    4. Zhang Q, Lv XY, Yang YM. Megaloblastic anemia with hypotension and transient delirium as the primary symptoms: Report of a case. International Journal of Clinical and Experimental Medicine. 2015;8(10):18879–83.
    5. Olsen N. Why is folate good to you? Updated 26 Juni 2018. Diakses 19 September 2018. Available at: medicalnewstoday.com/articles/287677.php
    6. NDTV food desk. 6 foods to have for those who have low blood pressure. Updated 25 April 2018. Diakses 19 September 2018. Available at: food.ndtv.com/food-drinks/6-foods-to-have-for-those-who-have-low-blood-pressure-1842647
    7. Allcock E, Cowdery J. Hypertension induced by liquorice tea. BMJ Case Reports. 2015;2015:10–12.
    Read More
  • Ladies, dalam kegiatan sehari-hari tentunya kita tidak luput dengan beban kerja, stres, lelah, dan mood yang tiba-tiba menurun, entah itu karena masalah pekerjaan, pertemanan maupun keuangan. Namun, bagaimana mekanisme terbentuknya stres? Sebelum membahas mengenai bagaimana cara menanggulangi stres, menu makanan apa saja yang dapat menurunkan stres dan kegiatan apa saja yang dapat meningkatkan mood, ada […]

    11 Makanan Sehat Pereda Stres yang Patut Dicoba

    Ladies, dalam kegiatan sehari-hari tentunya kita tidak luput dengan beban kerja, stres, lelah, dan mood yang tiba-tiba menurun, entah itu karena masalah pekerjaan, pertemanan maupun keuangan. Namun, bagaimana mekanisme terbentuknya stres? Sebelum membahas mengenai bagaimana cara menanggulangi stres, menu makanan apa saja yang dapat menurunkan stres dan kegiatan apa saja yang dapat meningkatkan mood, ada baiknya kita mengerti apa yang dimaksud dengan stres dan bagaimana mekanisme terjadinya stres di dalam tubuh.

    Baca Juga: Lakukan Langkah Ini Jika Stres Akibat Corona

    Stres merupakan suatu keadaan atau kondisi respons seseorang ketika menghadapi suatu masalah yang cukup serius dalam hidupnya, masalah dapat berkaitan dengan berbagai penyebab, baik dari segi lingkungan atau kehilangan anggota keluarga misalnya. Stres merupakan respons tubuh yang wajar.

    sakit kepala, stress

    Mekanisme Terjadinya Stres

    Terjadinya stres terjadi dalam 3 tahapan, tahapan pertama merupakan keadaan awal atau disebut keadaan alarm (The Initial Alarm), yaitu hormon adrenalin lepas ke dalam tubuh. Pada tahap ini, seseorang akan merespons menghadapi atau melarikan diri dari masalah tersebut. Kemudian masuk ke tahap dua, yaitu tahap jangka pendek yaitu mekanisme perlawanan (The Resistance Stage) yang disiapkan tubuh untuk berusaha mengatasi masalah dan tahap selanjutnya yang merupakan tahap terakhir adalah tahap kelelahan (The Exhaustion Stage), yaitu tubuh akan merasa lelah, pada tahap ini seseorang mulai merasakan dampak dari stres dan bisa menjadi dampak jangka panjang. Apabila seseorang tidak dapat menjaga daya tahan tubuhnya, maka akan rentan mengalami penyakit.

    Seseorang yang sedang mengalami stres, dapat dilihat dari perubahan tubuhnya, misalnya:

    • Otot terasa tegang atau kelelahan terus-menerus.
    • Kehilangan fokus dan konsentrasi.
    • Nyeri kepala berulang dan terus-menerus.
    • Tekanan darah meningkat.
    • Mudah marah.
    • Mudah tersinggung atau perasaannya lebih sensitif.
    • Nafsu makan yang berkurang atau malah meningkat.

    Stres ternyata sangat berkaitan dengan status nutrisi seseorang, beberapa penelitian mengungkapkan bahwa saat seseorang stres, akan ada kecenderungan tidak makan makanan yang bergizi, penurunan nafsu makan atau lebih memilih makanan siap saji. Berikut ini kebiasaan makanan ketika seseorang mengalami stres yang dapat memengaruhi status gizi seseorang:

    • Nafsu makan berkurang, sehingga status gizi seseorang berkurang, secara tidak langsung daya tahan tubuh juga menurun.
    • Seseorang yang stres, ada kemungkinan lebih memilih makanan yang cepat saji, makanan dalam kemasan, serta makanan yang mengandung gula tinggi.
    • Selain itu, karena terlalu sibuk atau sedang mengalami stres, seseorang cenderung melupakan jadwal makan utamanya. Hal ini menjadi pemicu konsumsi makanan ringan secara berlebihan.
    • Konsumsi kopi berlebihan. Saat stres, ada kecenderungan seseorang mencari stimulan untuk memulihkan tenaga dari kelelahan. Apabila hal ini berlangsung lama, maka akan menyebabkan ketergantungan kafein yang tentunya tidak baik bagi kesehatan tubuh. Selain itu, bahan campuran kopi seperti susu, gula, krimer dan perasa tambahan, tidak baik bagi tubuh karena menambah jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh.

    Adanya kaitan antara keadaan stres dengan asupan nutrisi yang mungkin kita konsumsi serta mempunyai dampak yang tidak baik bagi tubuh, maka kita harus mengantisipasi setiap makanan yang masuk ke dalam tubuh. Berikut ini anjuran makanan yang dapat dikonsumsi untuk meredakan stres dan tentunya baik untuk kesehatan tubuh:

    1. Sayuran Hijau

    Pada tahun 2012, sejumlah penelitian menyatakan konsumsi sayuran hijau pada saat stres seperti bayam yang kaya akan asam folat dapat membantu tubuh untuk membantu menyeimbangkan hormon serotonine dan dopamine, dan hormon ini membantu mencegah terjadinya stres.

    Produk Terkait: Vegefrut Kapsul Ekstrak Sayur dan Buah

    Sebuah penelitian di Universitas Otago membuktikan bahwa seseorang yang mengonsumsi sayur dan buah secara teratur, dapat membantu seseorang lebih tenang dan mempunyai mood yang lebih stabil.

    2. Kacang-kacangan

    Kacang-kacangan dipercaya mengandung tryptophan, dan asam amino yang berfungsi meningkatkan serotonin. Sehingga, seseorang yang mengonsumsi makanan yang mengandung tryptophan mempunyai mood yang lebih stabil.

    3. Makanan atau Minuman yang Difermentasi

    Suatu penelitian menyatakan bahwa kesehatan usus dimulai dari bakteri baik yang ada di dalamnya. Ketika jumlah bakteri baik jumlahnya lebih rendah dibandingkan bakteri jahat, maka akan memengaruhi neurotransmitter system otak untuk melepas hormon kortisol dan mencetuskan perasaan cemas, dan depresi. Makanan yang difermentasi contohnya minuman probiotik, yoghurt, sayuran yang difermentasi (kimchi, tape)

    Baca Juga: 5 Makanan Korea Ini Ternyata Menyehatkan

    4. Salmon

    Salmon mempunyai banyak sekali kandungan asam lemak bebas omega 3, EPA dan DHA. Omega 3 dipercaya merupakan senyawa antidepresan dan menurunkan efek cemas.

    5. Blueberries

    Anthocyanins merupakan pigmen yang terdapat pada buah berries (blueberries atau blackberries), merupakan senyawa antioksidan yang sangat tinggi. Antioksidan dipercaya meningkatkan produksi dopamine yang berfungsi meningkatkan pusar keseimbangan, fungsi memori serta menyeimbangkan mood.

    6. Dark Chocolate

    Selain rasanya yang enak, dark chocolate ternyata mempunyai segudang manfaat untuk mengatasi stres, karena di dalam kandungan dark chocolate mengandung senyawa anandamine yang dapat menghambat sinyal rasa nyeri dan depresi di otak.

    7. Biji-bijian

    Biji-bijian seperti biji labu, biji bunga matahari dan biji sesame mengandung magnesium, magnesium ini berfungsi mengaktifkan neurotransmitter serotonin. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, serotonin berfungsi mengatur emosi, perasaan cemas, marah, rasa nyeri dan depresi.

    8. Alpukat

    Selain rasanya yang enak, ternyata alpukat mengandung vitamin E, vitamin B dan asam folat. Sebuah penelitian menyatakan apabila seseorang mengonsumsi alpukat setelah makan siang, akan membuat perut terasa kenyang lebih lama. Hal ini akan menstabilkan gula darah yang akan membantu mood dalam keadaan stabil walaupun seseorang dalam keadaan stres.

    9. Vitamin C

    Sumber vitamin C dapat kita jumpai pada sayur dan buah-buahan seperti jeruk dan lemon. Vitamin C dapat menurunkan stres dan meningkatkan daya tahan tubuh. Mengonsumsi vitamin C dengan jumlah yang cukup dapat membantu menurunkan hormon stres (kortisol), serta membantu menurunkan tekanan darah saat dalam keadaan panik.

    Produk Terkait: Jual Layanan Suntik Vitamin C ke Rumah

    10. Oatmeal

    Oatmeal seperti sereal gandum, roti gandum dapat menurunkan kadar hormon stres dan meningkatkan serotonin yang akan menstimulasi efek tenang dan peningkatan mood.

    11. Produk Herbal

    Produk herbal seperti teh chamomile, mint, teh barley serta passion blower dapat memberikan efek tenang, mencegah insomnia, gangguan perut selama stres, serta meningkatkan mood.

    Baca Juga: 7 Produk Kesehatan Indonesia yang Terkenal di Luar Negeri

    Selain memerhatikan asupan makanan, berikut ini beberapa saran untuk mengurangi stres dan memperbaiki mood:

    1. Ketika mempunyai masalah, cobalah untuk tenang terlebih dahulu dengan pikiran jernih, buang semua pikiran negatif, kemudian coba untuk menemukan solusinya.
    2. Cobalah untuk latihan meditasi, meditasi dapat membantu mengurangi pikiran negatif dan menenangkan tubuh.
    3. Istirahat yang cukup agar daya tahan tubuh tidak terganggu.
    4. Olahraga setiap pagi, selain meningkatkan daya tahan tubuh, dengan berolahraga dapat menurunkan hormon stres.
    5. Lakukan kegiatan atau hobi yang Anda sukai.
    6. Habiskan waktu bersama teman, bertukar pikiran serta rekreasi.

    Nah, Ladies itulah 11 makanan sehat yang dapat menghilangkan stres. Untuk informasi lebih lanjut dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Daftar Pustaka

    1. Ritchie J. Combating Stres with a Balanced Nutritional Diet [Internet]. 1st ed. UK: Stres Management Society; 2018 [cited 21 September 2018]. Available from: mhit.org/assets/combat-nutritional-stres.pdf
    2. co is available at DomainMarket.com [Internet]. Health.co is available at DomainMarket.com. 2018 [cited 21 September 2018]. Available from: domainmarket.com/buynow/health.co
    3. Medicine U. Eat Right, Drink Well, Stres Less: Stres-Reducing Foods, Herbal Supplements, and Teas – Explore Integrative Medicine [Internet]. Explore Integrative Medicine. 2018 [cited 21 September 2018]. Available from: exploreim.ucla.edu/nutrition/eat-right-drink-well-stres-less-stres-reducing-foods-herbal-supplements-and-teas/
    4. C. Yau, Y. and N. Potenza, M. (2018). Stres and Eating Behaviors. NCBI, [online] (2013 Sep; 38(3): 255–267.). Available at: ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4214609/ [Accessed 22 Sep. 2018].
    5. Mental Health Foundation. (2018). How to manage and reduce stres. [online] Available at: mentalhealth.org.uk/publications/how-manage-and-reduce-stres [Accessed 22 Sep. 2018].
    Read More
Chat Asisten ProSehat aja