Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Author Archive for: Zueldi

Zueldi

About Zueldi

Showing 231–240 of 634 results

  • Penyakit jantung merupakan salah satu penyebab kematian terbesar di dunia dan berperan hampir 1/3 seluruh kematian di seluruh dunia. Diet berperan penting dalam kesehatan jantung dan dapat mempengaruhi risiko penyakit jantung. Konsumsi beberapa makanan dapat menurunkan risiko terjadinya penyakit kardiovaskular. Berbagai jenis buah dan sayur banyak yang baik bagi jantung. Contoh makanan yang baik bagi […]

    7 Makanan Penguat Jantung yang Harus Kamu Coba

    Penyakit jantung merupakan salah satu penyebab kematian terbesar di dunia dan berperan hampir 1/3 seluruh kematian di seluruh dunia. Diet berperan penting dalam kesehatan jantung dan dapat mempengaruhi risiko penyakit jantung. Konsumsi beberapa makanan dapat menurunkan risiko terjadinya penyakit kardiovaskular. Berbagai jenis buah dan sayur banyak yang baik bagi jantung. Contoh makanan yang baik bagi jantung adalah ikan, biji-bijian, sayuran, dan buah-buahan, serta segelas anggur atau sepotong cokelat hitam. Sebaiknya sederetan list makanan harian yang bernutrisi perlu banyak dijadwalkan dengan baik.

    Berikut ini 7 makanan penguat jantung yang harus dicoba yaitu.

    Makan ikan yang kaya akan omega 3

    Makanan ikan seperti salmon, tuna, dan sarden. Ikan berlemak ini dikenal sangat baik untuk kesehatan jantung. Sebuah studi pada 324 orang menunjukkan bahwa konsumsi salmon tiga kali seminggu selama 8 minggu dapat menurunkan tekanan darah diastolik. Studi lain menunjukkan bahwa mengkonsumsi ikan jangka  panjang dapat menurunkan kadar kolesterol total, trigliserida darah, kadar gula darah puasa, dan tekanan darah sistolik. Setiap 3.5 ons (100 gram) penurunan konsumsi ikan mingguan akan terkait dengan 19% faktor risiko yang lebih tinggi, seperti tekanan darah tinggi, diabetes, atau obesitas. Apabila Anda tidak mengkonsumsi makanan laut, minyak ikan dapat menjadi pilihan konsumsi asam lemak omega 3. Suplemen minyak ikan dipercaya dapat mengurangi trigliserida darah, meningkatkan fungsi pembuluh darah, dan menurunkan tekanan darah.

    Baca Juga: Hindari 7 Makanan Berikut Untuk Menjaga Jantung Sehat

    Segenggam kacang-kacangan yang baik untuk jantung

    Kacang-kacangan seperti almond atau walnut baik untuk membantu mengatasi lapar dan membantu meningkatkan kesehatan jantung. Almond merupakan nutrien yang sangat baik bagi tubuh, dengan kandungan berbagai vitamin dan mineral yang berperan penting bagi kesehatan jantung. Almond merupakan sumber baik bagi jantung dengan kandungan kaya monounsaturated fats dan serat, yaitu dua nutrien penting yang melawan penyakit jantung. Mengkonsumsi almond akan memiliki efek baik yang bermanfaat pada kadar kolesterol juga. Suatu studi pada 48 orang dengan kadar kolesterol tinggi menunjukkan bahwa mengkonsumsi 1.5 ons (43 gram) almond harian selama 6 minggu akan mengurangi lemak di perut dan kadar kolesterol jahat (LDL), dua faktor risiko penyakit jantung. Mengonsumsi almond juga akan membantu meningkatkan kadar kolesterol baik di dalam tubuh (HDL) yang membantu mengurangi plak dan menjaga arteri tetap bersih dari plak.

    Beri yang kaya akan fitonutrien yang bernutrisi bagi jantung

    Selain itu, beri juga mengandung serat yang bersifat larut di dalam tubuh. Cobalah berbagai beri, seperti blueberry, strawberry, cranberry, atau raspberry pada sereal atau yoghurt. Selain itu, beri juga kaya akan antioksidan, yang melindungi tubuh dari stress oksidatif dan inflamasi yang berperan dalam penyakit jantung. Hasil studi menunjukkan bahwa makan banyak buah beri akan mengurangi faktor risiko penyakit jantung. Salah satu contohnya adalah sebuah studi pada 27 orang dewasa dengan sindrom metabolic menunjukkan bahwa minum minuman yang terbuat dari strawberry selama 8 minggu akan menurunkan kolesterol jahat (LDL) sekitar 11%. Studi lain menunjukkan bahwa konsumsi blueberry harian akan meningkatkan fungsi sel yang berperan pada pembuluh darah, yang mengontrol tekanan darah dan pembekuan darah. Beri merupakan makanan penutup yang rendah kalori nan enak.

    Baca Juga: 6 Makanan yang Dilarang Bagi Penderita Jantung

    Cokelat hitam baik bagi kesehatan jantung

    Cokelat seperti ini paling sedikit mengandung 70% cocoa. Cokelat hitam kaya akan antioksidan seperti flavonoid, yang membantu meningkatkan kesehatan jantung. Beberapa studi menunjukkan bahwa konsumsi cokelat akan menurunkan risiko penyakit jantung. Suatu studi menunjukkan bahwa seseorang yang mengkonsumsi cokelat paling sedikit 5 kali seminggu akan memiliki 57% risiko terkena penyakit jantung koroner lebih rendah dibandingkan dengan yang tidak mengkonsumsi cokelat. Studi lain menunjukkan bahwa konsumsi cokelat paling tidak dua kali  per minggu akan terkait dengan 32% risiko timbulnya plak pada arteri yang lebih rendah.

    Buah-buahan seperti alpukat baik untuk jantung

    Alpukat merupakan sumber baik bagi jantung karena kandungannya yang kaya akan monounsaturated fats, yang berperan dalam penurunan kolesterol dan risiko penyakit jantung. Konsumsi alpukat akan menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) yang dipercaya dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Alpukat juga kaya akan kalium, nutrien yang berperan penting pada kesehatan jantung.

    Biji-bijian

    Jenis biji-bijian yang paling umum yaitu gandum, nasi merah, bubur gandum. Biji-bijian ini mengandung serat yang tinggi yang menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan menurunkan risiko serangan jantung. Studi lain menunjukkan bahwa mengkonsumsi biji-bijian akan menyebabkan penurunan tekanan darah yang signifikan, sehingga dapat mengurangi risiko stroke.

    Bagaimana Sahabat. Yuk, mulai mengkonsumsi 7 makanan penguat jantung ini dan rasakan manfaatnya sesegera mungkin. Selain itu, jangan lupa untuk mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat dengan olahraga teratur, makanan sehat bergizi, dan kelola stress anda.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka:
    1. Heart and vascular team. 15 heart-healthy foods to work into diet. 2015.[Internet]. Available at: health.clevelandclinic.org/15-heart-healthy-foods-to-work-into-your-diet/ (1.12.18)
    2. Link R. 15 incredibly heart-healthy foods. 2018. [Internet]. Available at: healthline.com/nutrition/heart-healthy-foods#section15 (1.12.18)

    Read More
  • Pernahkah Anda mendengar istilah diet GM? Asing, bukan? Diet GM atau dikenal sebagai diet General Motors adalah diet yang mewajibkan seorang individu untuk membatasi menu dan porsi makan untuk diet selama satu minggu, namun hal ini akan menghasilkan penurunan berat badan signifikan hingga mencapai 7 killogram.  Tertarik untuk mencoba? Diet GM menganjurkan individu untuk merencanakan […]

    Apa Saja Menu Diet GM Sehari-hari?

    Pernahkah Anda mendengar istilah diet GM? Asing, bukan? Diet GM atau dikenal sebagai diet General Motors adalah diet yang mewajibkan seorang individu untuk membatasi menu dan porsi makan untuk diet selama satu minggu, namun hal ini akan menghasilkan penurunan berat badan signifikan hingga mencapai 7 killogram.  Tertarik untuk mencoba?

    Diet GM menganjurkan individu untuk merencanakan asupan nutrisi makanan rendah kalori, namun kaya asupan nutrisi, dimana diet GM harus dipatuhi dalam jangka waktu 7 hari.  Umumnya, diet GM melibatkan berbagai variasi dan sayuran untuk rencana diet GM nya. Sebagai contoh, pada hari pertama, seorang individu hanya diperbolehkan mengonsumsi buah-buahan. Adapun pada hari kedua, seorang individu diperbolehkan hanya memakan sayuran. Beberapa hasil perjanjian dari diet GM.

    – Penurunan berat badan sebesar 7 kg dalam waktu seminggu
    – Membuang racun dan kotoran dari dalam tubuh
    – Memperbaiki fungsi pencernaan
    – Meningkatkan metabolisme tubuh untuk membakar lebih banyak lemak

    Panduan Menjalani Diet GM

    Diet GM menganjurkan untuk mengosumsi banyak makanan yang mengandung air, seperti buah-buahan, sayur-sayuran, dan makanan lain yang banyak mengandung air, yang dapat meningkatan pembakaran lemak dan membilas racun dari dalam tubuh.

    Baca Juga: Pengaruh Diet dan Pola Makan Penderita Kanker

    Berikut ini adalah beberapa contoh rencana makan pola diet GM.

    – Hari pertama. Anda dianjurkan untuk makan buah-buahan saja. Seluruh buah diperbolehkan, kecuali pisang
    – Hari kedua. Anda dianjurkan untuk hanya mengonsumsi sayur-sayuran, baik mentah atau masak.
    – Hari ketiga. Seorang individu masih dianjurkan untuk mengonsumsi buah dan sayuran, kecuali pisang dan kentang.
    – Hari keempat. Anda hanya dianjurkan untuk mengonsumsi buah pisang dan susu saja. Anda dapat mengonsumsi 6 buah pisang dengan ukuran besar atau 8 buah pisang berukuran kecil. Sebaiknya mengonsumsi susu rendah lemak dengan total 3 gelas.
    – Hari kelima. Anda disarankan untuk mengonsumsi 2 porsi daging tanpa lemak (daging, sapi, ikan, atau ayam dapat menjadi pilihan) sejumlah 300 gram dengan 6 buah tomat. Ingat pula untuk meningkatkan asupan air yang cukup untuk membantu memecah purin dari konsumsi daging. Selain itu, Anda juga dapat mengonsumsi sup sayuran.
    – Hari keenam. Anda dianjurkan untuk mengonsumsi daging sejumlah 300 gram dan berbagai jenis sayuran, kecuali kentang.
    – Hari ketujuh atau terakhir. Anda sudah dapat mengonsumsi nasi, namun hanya nasi merah saja. Selain itu, Anda diperbolehkan makan buah atau sayuran mentah, bahkan dapat mengonsumsi jus.

    Selama menjalani diet, Anda dianjurkan untuk minum banyak air putih (hingga 12 – 15 gelas) setiap hari, yang berguna untuk membantu mengeluarkan racun dari dalam tubuh.

    Kekurangan Diet GM

    Meskipun banyak mengonsumsi buah dan sayur, namun diet GM ini memiliki berbagai kekurangan juga. Apabila diet ini dilakukan secara rutin dan terus-menerus, maka dapat berpotensi mengurangi asupan nutrisi penting di dalam tubuh yang tidak didapatkan dari sayur dan buah, seperti protein. Hal ini cukup penting, mengingat protein dapat membangun tubuh, yaitu untuk perbaikan dan regenerasi sel serta jaringan tubuh, mengatur hormon dan sistem imun tubuh, hingga menyuplai energi dan membentuk otot.

    Baca Juga: 7 Menu Diet Karbo untuk Mengurangi Berat Badan

    Diet seperti ini seringkali menyebabkan seorang individu cepat pusing dan timbul hasrat untuk makan lebih banyak pada hari ketiga atau keempat. Selain itu, kekurangan nutrisi dapat menyebabkan kerontokan rambut, kulit kering, kelelahan, kelemahan otot, dan anemia. Sedikit kalori yang masuk ke dalam tubuh dan tidak diimbangi dengan olahraga teratur dapat menyebabkan metabolism tubuh menjadi lebih lambat.

    Cobalah untuk menerapkan diet sehat dan rajin berolahraga. Meskipun penurunan berat badan lebih lambat, tapi akan membuat tubuh menjadi lebih sehat.Jangan lupa untuk tetap berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka:

    Wisnubrata. Diet GM, cara cepat turunkan berat badan dalam 7 hari. 2017. [Internet]. Available at: lifestyle(dot)kompas(dot)com/read/2017/09/11/063200220/diet-gm-cara-cepat-turun-berat-badan-dalam-7-hari (1.12.18)

    Read More
  • Apa itu diet golongan darah? Diet golongan darah sering dikaitkan dengan penurunan berat badan. Fokus utama dari seorang wanita adalah bagaimana cara untuk menurunkan berat badan, tidak ada metode diet khusus yang dipilih. Namun, terdapat jenis diet golongan darah yang berdasarkan pada golongan darah dalam menentukan makanan yang sebaiknya dimakan atau tidak. Diet golongan darah […]

    Benarkah Diet Golongan Darah Efektif

    Apa itu diet golongan darah?

    Diet golongan darah sering dikaitkan dengan penurunan berat badan. Fokus utama dari seorang wanita adalah bagaimana cara untuk menurunkan berat badan, tidak ada metode diet khusus yang dipilih. Namun, terdapat jenis diet golongan darah yang berdasarkan pada golongan darah dalam menentukan makanan yang sebaiknya dimakan atau tidak.

    Diet golongan darah berasal dari buku Eat Right for Your Type pada tahun 1996 oleh dokter Peter J. D’Adamo. Idenya berasal dari respon tubuh terhadap makanan secara langsung terkait dengan jenis darah seorang individu, berdasarkan makanan yang dikonsumsi oleh nenek moyang dengan golongan darah sejenis. Setiap jenis golongan darah memiliki pedoman masing-masing terkait makanan yang sebaiknya dikonsumsi atau dihindari oleh setiap individu dengan golongan darah tertentu. Diet ini akan membantu seorang individu dalam menurunkan berat badan, meningkatkan kesehatan saluran pencernaan, dan meningkatkan kondisi tubuh.

    Bagaimana hal tersebut dapat terjadi?

    Ide ini berasal dari ayah D’Adamo dan rekannya dengan profesi sama, James D’Adamo telah melakukan hipotesis bahwa golongan darah adalah cara untuk memahami mengapa diet dapat bekerja dengan baik pada beberapa individu, dimana darah tergolong ke dalam gen.

    Baca Juga: 14 Makanan Setelah Olahraga untuk Memacu Dietmu

    Seperti apakah diet golongan darah?

    Diet tipe A adalah diet yang sebagian besar terdiri dari sayur-sayuran. Individu dengan golongan darah A akan sulit mencerna protein dan lemak hewani. Diet ini berfokus pada makanan organic dan segar, diet golongan darah A menganjurkan bagi individu untuk menghindari segala produk susu dan gandum, serta agar lebih banyak mengonsumsi salmon, sayuran, minyak zaitun, dan kacang-kacangan.

    Diet tipe B mencakup berbagai variasi makanan, sebab nenek moyang dari individu golongan darah B ini tergolong omnivore. Rekomendasinya hampir serupa dengan diet paleo. Pengecualiannya termasuk ayam, jagung, roti gandum, dan kopi.

    Diet tipe AB adalah diet yang termasuk baik, sebab individu dengan golongan darah AB diduga dapat mengonsumsi berbagai jenis makanan. Sebaiknya menghindari daging merah, kacang, dan jagung. Namun, individu dengan golongan darah AB dapat mengonsumsi berbagai jenis ikan, ayam kalkun, bubur gandum, makanan segar, dan kopi.

    Diet tipe O menganjurkan agar mengurangi makan makanan berlemak. Orang dengan golongan darah O diduga sebagai keturunan pemburu dan akan lebih baik apabila memetabolisme produk hewani. Oleh karena itu, pria dengan golongan darah O mengalami lebih sedikit serangan jantung. Diet tipe O mencakup diet rendah karbohidrat, menghindari konsumsi biji-bijian dan buah-buahan, namun memperbolehkan untuk konsumsi susu lemak.

    Apakah diet golongan darah benar-benar efektif?

    Sesungguhnya, hal ini sulit dijawab. Beberapa orang mengalami hasilnya. Sebagai contoh, Aylin Poulton, yang tidak sukses dalam pengobatannya terhadap penyakit psoriasisnya yang parah selama lebih dari 10 tahun. Namun, ketika dia memutuskan untuk mencoba diet golongan darah (tipe A) sebagai metode baru untuk menjaga pola makannya, dia sadar bahwa banyak makanan yang dieliminasi konsumsinya apabila menganut diet tipe A yang diketahui memicu psoriasis.

    Baca Juga: 7 Aplikasi Android Membantu Dietmu

    Selain itu, dokter Tara Nayak telah merekomendasikan diet golongan darah untuk berbagai pasiennya, namun metode ini bukanlah dipandang sebagai pengobatan, namun sebagai dasar untuk mengembangkan kebiasaan makan yang lebih sehat. Diet ini terbukti ampuh pada individu dengan gangguan autoimun atau inflamasi. Selain itu, apabila seorang individu memiliki berat badan normal, maka lakukanlah diet golongan darah, sehingga tidak akan mengalami penurunan berat badan yang signifikan. Namun, apabila seorang individu ingin menurunkan berat badannya, maka diet golongan darah akan membantu.

    instal aplikasi prosehat

    Kesimpulan

    Apabila seorang individu akan menjalani diet, maka sebaiknya konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu. Dokter akan mengetahui riwayat medis seorang individu dan membantu menentukan keputusan yang tepat terkait dengan diet yang baik bagi Anda.

    Daftar Pustaka:

    Nowak C. The blood type diet: does it really work?[Internet]. Available at: rd.com/health/diet-weight-loss/blood-type-diet (1.12.18)

    Read More
  • Saat ini, seringkali terdengar kata diet. Istilah diet ini umum dilakukan bagi seseorang yang ingin melakukan penurunan berat badan. Diet memang diperlukan terutama bagi orang yang telah mengalami obesitas. Beberapa jenis diet yang diyakini dapat bekerja ampuh dalam menurunkan lemak yaitu diet ketofastosis. Perlu diketahui bahwa ketofastosis diet ini bukanlah ditujukan untuk penurunan berat badan, […]

    Mengenal Apa Itu Ketofastosis Diet

    Saat ini, seringkali terdengar kata diet. Istilah diet ini umum dilakukan bagi seseorang yang ingin melakukan penurunan berat badan. Diet memang diperlukan terutama bagi orang yang telah mengalami obesitas. Beberapa jenis diet yang diyakini dapat bekerja ampuh dalam menurunkan lemak yaitu diet ketofastosis. Perlu diketahui bahwa ketofastosis diet ini bukanlah ditujukan untuk penurunan berat badan, melainkan pada jumlah lemak di dalam tubuh, yang dapat terlihat dari penurunan lingkar perut.

    Apa itu Ketofastosis Diet?

    apa itu diet keto

    Diet ketofastosis adalah campuran antara diet ketogenik dan fastosis. Diet ketogenik adalah diet yang melibatkan metode pola makan rendah karbohidrat, tinggi lemak, dan protein sedang. Sedangkan fastosis berarti fasting on ketosis, yang berarti puasa dalam keadaan ketosis, dimana ketosis berarti proses metabolisme tubuh yang normal. Hal ini dapat terjadi apabila tubuh tidak mendapatkan asupan karbohidrat yang cukup, sehingaa tubuh akan membakar cadangan lemak di dalam tubuh yang berguna sebagai energi bagi sel. Hasil dari proses ini dikenal sebagai keton, yang merupakan proses sampingan pembakaran lemak menjadi keton. Pembakaran lemak dapat terlihat pada penurunan lingkar perut, bukan dari penurunan berat badan.

    Baca Juga: 10 Buah yang Membantu Proses Diet

    Lama puasa fastosis yang dimaksud adalah 6 – 12 jam, atau lebih, bergantung pada kondisi setiap orang. Fastosis di sini dimaksudkan untuk mengembalikan pola hidup individu yang sebenarnya, yang akan menghasilkan pola makan yang dapat mempertahankan kondisi metabolisme lemak yang optimal.

    Efek dari Ketofastosis Diet

    Selama proses ketofastosis diet ini, maka seorang individu akan mengalami fase yang dikenal sebagai “healing crisis”, yaitu fase yang menggambarkan kondisi tidak enak pada tubuh seseorang, kondisi ini umum terjadi apabila seorang individu mengubah sistem metabolisme tubuh. Sebagai contoh, konsumsi lemak yang berlebihan akan mengakibatkan timbulnya jerawat parah. Selain itu, gejala lain seperti kulit gatal, kulit kering, timbulnya ketombe, mual, atau bahkan lemas umum terjadi.

    Tujuan utama ketofastosis diet adalah mengefisienkan metabolisme yang terjadi di dalam tubuh, bahkan dapat memperbaiki respirasi tubuh, sehingga mampu menyembuhkan berbagai penyakit. Efisiensi metabolisme dan perbaikan respirasi akan menghindarkan seseorang dari penyakit kanker, hipertensi, dan diabetes.

    Perubahan proses metabolisme tubuh akan berdampak pada pergantian sel tubuh karena tubuh akan mengalami penyesuaian terhadap metabolisme baru. Lamanya healing crisis ini berbeda-beda dan sangat bergantung pada kondisi setiap individu. Ada individu yang mengalami penyesuaian dengan sangat cepat, namun ada juga individu yang mengalami penyesuaian metabolisme secara lambat.

    Baca Juga: 6 Cara Menurunkan Berat Badan Dalam Sebulan

    Namun, perlu diketahui bahwa diet ketofastosis ini membutuhkan komitmen kuat dan niat utuh dari seorang individu. Diet seperti ini harus dijalankan seumur hidup, sebab diet akan mengubah kebiasaan total pola makan seorang individu. Sebab, pola makan yang berubah-ubah akan membawa dampak buruk bagi seseorang, yang akan merusak metabolisme tubuh.

    Dalam melakukan diet untuk penurunan berat badan, alangkah baiknya apabila dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu. Sebab, dokter akan melakukan pemeriksaan terhadap riwayat kesehatan dan berpedoman pada hasil medical check up yang baik, terutama kadar gula dan kolesterol di dalam darah. Selain itu, informasi terkait diet perlu diketahui terlebih dahulu, untuk mempersiapkan tubuh terkait dengan proses metabolisme tubuh yang akan berubah secara drastis. Umumnya, tidak ada diet yang dapat bekerja sangat cepat dan instan, namun segala diet butuh proses dan waktu. Penurunan berat badan ini perlu dilihat sebagai proses meningkatkan kesehatan dan kebugaran tubuh. Oleh karena itu, pola makan makanan yang bernutrisi dan aktivitas fisik rutin perlu dilakukan untuk menjaga pola hidup sehat.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka:

    IDN Times. Mengenal gaya hidup ketofastosis. 2018. [Internet]. Available at: rappler(dot)idntimes(dot)com/sakinah-haniy/mengenal-pola-makan-ketofastosis-diet-keto-1/full (1.12.18)

     

    Read More
  • Merasa stres? Saat deadline pekerjaan mulai menumpuk dan seluruh tanggal di kalender telah di-book, hal terakhir yang ingin didengarkan adalah menghindarkan vending machine. Namun, apa kenyataannya? Siapa yang memiliki waktu untuk makan makanan sehat? Ketika mengatasi  stres, apa yang akan dimakan biasanya membantu melegakan ketegangan pada diri Anda.  Beberapa makanan bahkan  dapat membantu menstabilkan gula […]

    Coba 4 Makanan Sehat ini yang Dapat Mengatasi Stres Sahabat

    Merasa stres? Saat deadline pekerjaan mulai menumpuk dan seluruh tanggal di kalender telah di-book, hal terakhir yang ingin didengarkan adalah menghindarkan vending machine. Namun, apa kenyataannya? Siapa yang memiliki waktu untuk makan makanan sehat? Ketika mengatasi  stres, apa yang akan dimakan biasanya membantu melegakan ketegangan pada diri Anda.  Beberapa makanan bahkan  dapat membantu menstabilkan gula darah, bahkan respon emosional tubuh.

    Berikut ini terdapat 4 makanan sehat yang dapat mengatasi stres Anda, yaitu:

    Yogurt

    Bakteri pada lambung akan berkontribusi pada stres. Penelitian menunjukkan bahwa sinyal otak akan menuju ke lambung, yang menyebabkan stres dapat menyebabkan peradangan pada saluran pencernaan; jalur komunikasi dapat melalui cara lain juga, yaitu dari lambung ke otak. Studi UCLA di tahun 2013 pada wanita sehat menunjukkan bahwa konsumsi probiotik yang terdapat pada yogurt akan mengurangi aktivitas otak pada area yang mengontrol emosi, mencakup stres dibandingkan dengan orang yang mengonsumsi yogurt tanpa probiotik. Studi ini masih tergolong kecil, sehingga diperlukan penelitian lanjutan untuk mengonfirmasi hasil ini – namun, yogurt dapat dianggap kaya akan kalsium dan protein.

    Baca Juga: 10 Makanan Sehat yang Perlu Kamu Coba

    Salmon

    Saat Anda sedang mengalami stres, hal ini akan menyebabkan timbulnya hormon khawatir, seperti adrenalin dan kortisol. Asam lemak omega 3 yang terdapat pada salmon memiliki aktivitas antiinflamasi yang dapat membantu melawan efek negatif dari hormon stres. Pada sebuah studi yang dibiayai oleh Natinoal Institutes of Health, Oregon State University, mahasiswa kedokteran mengonsumsi suplemen omega 3 memiliki reduksi kekhawatiran sekitar 20% dibandingkan dengan kelompok yang diberikan plasebo. Satu kali sajian 3 ons dari salmon yang dimasak dapat memiliki lebih dari 2,000 miligram omega 3, yang menggandakan asupan harian yang telah direkomendasikan American Heart Association pada orang dengan penyakit jantung.

    Cokelat hitam

    dark chocolate

    Cokelat hitam dikenal sebagai chocoholic: konsumsi cokelat hitam secara rutin akan membantu mengatur kadar stres pada seorang individu (hanya sebuah gigitan, bukan seluruh batangan cokelat). Penelitan membuktikan bahwa konsumsi cokelat dapat mengurangi kadar hormon stres, seperti kortisol. Selain itu, antioksidan di dalam cocoa akan memicu dinding pembuluh darah untuk melakukan relaksasi, menurunkan tekanan darah, dan meningkatkan sirkulasi darah. cokelat hitam mengandung substansialami natural yang akan menciptakan rasa euphoria yang serupa dengan perasaan seperti disayangi. Cobalah mengonsumsi cokelat dengan kandungan cocoa minimal 70%. Namun, perlu diingat bahwa cokelat merupakan makanan kaya kalori, oleh karena itu jaga porsi cokelat yang akan dikonsumsi.

    Baca Juga: 8 Makanan Membantu Menurunkan Berat Badan Pasca Melahirkan

    Susu

    Susu yang difortifikasi adalah sumber terbaik dari vitamin D, nutrient yang dapat meningkatkan kebahagiaan. Studi 50 tahun oleh London’s UCL Institute of Child Health menemukan bahwa hubungan antara penurunan kadar vitamin D dan peningkatan risiko panik dan depresi di antara 5,966 pria dan wanita. Individu yang mengonsumsi kadar vitamin D yang cukup akan menurunkan risiko gangguan panik dibandingkan dengan individu yang mengonsumsi kadar vitamin D dengan sangat rendah. Makanan lain yang kaya akan vitamin D mencakup salmon, kuning telur, dan sereal yang telah difortifikasi.

    Konsumsi makanan diatas dapat membantu meredakan stres, apalagi ditambah dengan berolahraga dan diet yang sesuai. Hal ini akan mengurangi tingkat stres dalam diri individu dan memungkinkan seseorang mengalami rasa kebahagiaan yang lebih, terkait dengan peningkatan kesehatan tubuh.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka:

    1. Funston L. 12 superfoods for stress relief. [internet]. Available at: health.com/food/12-superfoods-for-stress-relief?slide=113019#113019 (1.12.18)

    2. Pevzner H. 7 foods for stress relief. [Internet]. Available at: eatingwell.com/article/284470/7-foods-for-stress-relief/ (1.12.18)

     

    Read More
  • Tinggal beberapa hari lagi Kita akan menyambut tahun 2019. Apakah sudah merencanakan daftar resolusi yang ingin dicapai atau yang belum tercapai ditahun 2018 ini? Resolusi yang sering ingin dicapai antara lain kuliah lagi, naik jabatan, membeli rumah, menikah hingga memiliki anak. Agar semua keinginan Anda bisa terwujud, berikut 7 cara sukses agar resolusi di tahun […]

    7 Cara Sukses Agar Resolusi di Tahun 2019 Berhasil

    Tinggal beberapa hari lagi Kita akan menyambut tahun 2019. Apakah sudah merencanakan daftar resolusi yang ingin dicapai atau yang belum tercapai ditahun 2018 ini? Resolusi yang sering ingin dicapai antara lain kuliah lagi, naik jabatan, membeli rumah, menikah hingga memiliki anak. Agar semua keinginan Anda bisa terwujud, berikut 7 cara sukses agar resolusi di tahun 2019 berhasil:

    1. Evaluasikan Resolusi Anda di Tahun 2018

    Sebelum memulai atau merencanakan resolusi Anda di tahun 2019, lakukanlah evaluasi resolusi Anda di tahun ini. Pasti ada kan resolusi atau impian yang belum Anda capai, maka evaluasi memang sangat dibutuhkan.

    Bila Anda sudah menemukan resolusi-resolusi apa yang belum dicapai, maka temukanlah kendala-kendala saat Anda ingin menjalankannya. Misalnya, saat Anda ingin melanjutkan pendidikan S2 ternyata tertunda karena kurangnya data saat mendaftar atau biaya yang masih kurang. Hal itu bisa jadi pertimbangan bila Anda ingin melakukannya lagi di tahun depan.

    1. Tulislah Daftar Resolusi Anda

    Bila Anda sudah mengevaluasi semuanya, maka yang harus Anda lakukan saat ini yaitu membuat tulisan atau daftar resolusi. Bila Anda sering lupa, Anda bisa menggunakan kertas warna-warni yang sudah Anda tulis dan tempelkan di tempat yang mudah Anda lihat setiap harinya. Bila itu merepotkan, gunakan aplikasi Goals Planner untuk mempermudah Anda mencapai resolusi di tahun 2019.

    1. Tetap Fokus

    Terus fokus satu titik itu salah satu bait dalam lagu di Asian Games. Para atlet bisa mencapai medali karena mereka fokus dengan latihan dan latihan. Hal itu tentu bisa jadi pertimbangan Kita untuk mencapai sesuatu, seperti resolusi.

    Setelah Anda mendapat semua keinginan yang ingin dicapai, maka fokuslah pada poin-poin tersebut. Jangan lupa jelaskan secara spesifik setiap resolusi Anda agar mempermudah mendapatkan goals tersebut.

    1. Resolusi yang Realistis

    Nah, pastikan resolusi yang Anda pilih tetap realistis atau masuk akal, ya. Contoh resolusi berlebihan itu seperti tahun depan bisa pergi ke bulan atau menikah dengan bintang Korea. Pilihlah resolusi yang baik untuk masa depan Anda seperti tidak lagi datang terlambat ke kantor atau bisa menabung uang. Kalau hanya khayalan sih sah-sah aja, asal jangan dimasukkan ke dalam list resolusi loh ya.

    1. Minta Dukungan dari Orang Sekitar

    Mungkin Kita akan malu menceritakan resolusi Kita ke orang lain. Mungkin karena takut tidak tercapai atau dikatakan sombong dari orang-orang sekitar. Mengatakan kepada teman atau keluarga tentang tujuan Anda mungkin dukungan Mereka dapat meningkatkan semangat Kita untuk mencapainya. Serta menghindari Anda dari kegagalan mencapai resolusi itu.

    1. Komitmen

    Komitmen menjadi kata-kata yang harus selalu Anda ingat. Anda harus memiliki komitmen di setiap resolusi yang Anda buat atau yang ingin dicapai. Buanglah pikiran negatif Anda dan jangan pernah ragu atas apa yang sudah Anda susun dan ditulis.

    1. Kesehatan Salah Satu Kunci Sukses

    Percaya nggak sih kalau kesehatan adalah segalanya? Ya, termasuk dalam mencapai kesuksesan. Lalu apa yang harus Saya lakukan? Sobat harus segera mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat seperti melakukan diet seimbang, olahraga teratur dan membuang pikiran negatif sehingga  Anda akan lebih mudah mencapai resolusi di tahun 2019.

    Itulah 7 cara sukses agar resolusi Anda di tahun 2019 bisa terwujud. Jadi sudah siap menempuh 2019? Agar lebih siap lagi, jangan lupa konsultasikan kesehatan Anda melalui Asisten kesehatan Maya melalui Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800. Ingat Sehat Ingat ProSehat.

    instal aplikasi prosehat

    Sumber:

    Liputan6.com. “5 Cara Efektif Agar Resolusi 2017 Bisa Tercapai”. liputan6(dot)com/bisnis/read/2819886/5-cara-efektif-agar-resolusi-2017-bisa-tercapai. Diakses 11 Oktober 2018

     

    Read More
  • Tidak terasa ya,Sobat semakin dekat dengan akhir tahun. Ada rencana liburan kemana nih? Apakah mau liburan di dalam negeri atau luar negeri? Tapi harus ingat, sebelum Kita pergi berlibur pastikan kita mengetahui Travelling Diseases yang ada di setiap negara agar terhindar dari penyakit-penyakit berbahaya. Berikut Travelling Diseases di 4 Negara Asia yang Paling Banyak dikunjungi […]

    Perhatikan Travelling Diseases di 4 Negara Asia yang Paling Banyak Dikunjungi Turis

    Tidak terasa ya,Sobat semakin dekat dengan akhir tahun. Ada rencana liburan kemana nih? Apakah mau liburan di dalam negeri atau luar negeri? Tapi harus ingat, sebelum Kita pergi berlibur pastikan kita mengetahui Travelling Diseases yang ada di setiap negara agar terhindar dari penyakit-penyakit berbahaya. Berikut Travelling Diseases di 4 Negara Asia yang Paling Banyak dikunjungi Turis:

    1. Thailand

    Punya rencana ke negeri gajah putih? Thailand memang memiliki pesona yang indah, terutama pada pantai yang indah dan ratusan candi yang masih berdiri kokoh. Sebelum tersihir dengan pesonanya, ketahui terlebih dahulu Travelling Diseases di Thailand.

    Vaksinasi Alasan Kenapa Harus Vaksinasi?
    Hepatitis A Anda bisa saja terserang Hepatitis A melalui makanan atau air yang terkontaminasi di Thailand. Hal ini karena pengolahan air di sana belum terstruktur dengan baik.
    Typhoid Vaksinasi ini sangat disarankan saat berkunjung ke Thailand. Tifoid tidak hanya menyebar melalui makanan atau air, penyebaran juga dapat terjadi saat Kita tinggal dengan orang sekitar atau mengunjungi kota-kota kecil dan pedesaan.
    Hepatitis B Perlu diwaspadai terhadap jarum yang telah terkontaminasi, hubungan seksual, dll agar terhindar dari hepatitis B.
    Japanese Encephalitis Bila Anda merencanakan perjalanan ke Thailand lebih dari satu bulan, maka vaksinasi Japanese Encephalitis menjadi pertimbangan untuk Anda.
    1. Singapura

    Bila Anda sudah menonton film Crazy Rich Asian, pasti ingat semua tempat yang menawan seperti ini. Singapura menjadi salah satu negara yang paling banyak dikunjungi turis, tidak terkecuali turis asal Indonesia. Hal ini karena Singapura dekat dengan Indonesia dan harga tiket kesana yang cukup murah, sehingga negara ini menjadi tempat favorit untuk berlibur. Sebelum ke Singapura, alangkah baiknya cek Travelling Diseases yang ada disana.

    Vaksinasi Alasan Kenapa Harus Vaksinasi?
    Hepatitis A Walaupun negara Singapura termasuk negara yang maju dan dengan sistem pengairan yang baik. Akan tetapi perlu diwaspadai nih, karena Hepatitis A bisa menyerang Anda melalui makanan dan minuman yang Anda santap.
    Typhoid Seperti sebelumnya, penyakit Typhoid atau tifus ini bisa menyerang Anda melalui makanan atau air yang terkontaminasi.
    Hepatitis B Waspada terhadap jarum yang telah terkontaminasi, hubungan seksual agar terhindar dari hepatitis B.
    Yellow Fever Apabila Anda pernah melakukan perjalanan ke negara endemis Yellow Fever, maka Anda akan diminta Pemerintah Singapura bukti vaksinasi Yellow Fever. Jadi untuk mencegah hal itu, lakukanlah vaksinasi Yellow Fever sebelum pergi ke luar negeri.
    Rabies Perlu Anda waspadai apabila berjalan-jalan ke Singapura. Hal ini karena kelelawar sering berkeliaran di Singapura, maka vaksinasi rabies direkomendasikan untuk Anda. Jadi perlu diwaspadai ya.
    1. Jepang

    prosehat liburan ke jepang 1

    Arigatou Gozaimazu pasti Anda sudah mengetahui dari mana kata ini berasal. Ya, Negara Jepang menjadi salah satu negara yang didatangi para turis. Selain pemandangannya yang indah akan tetapi budaya disana masih kental, seperti perayaan Shichi-go-san, Tango no Sekku dan Seijin no Hi merupakan salah satu perayaan untuk anak-anak di Jepang.

    Sebelum Anda melakukan perjalanan ke negara matahari terbit ini, pastikan mengetahui Travelling Diseases disana.

    Vaksinasi Alasan Kenapa Harus Vaksinasi?
    Hepatitis A Saat berjalan-jalan, jangan makan makanan yang sembarangan, ya. Pastikan makanan dan minuman yang Anda konsumsi terjamin kebersihannya untuk menghindari terpapar virus Hepatitis A.
    Hepatitis B Waspadailah kontak langsung dengan jarum yang telah terkontaminasi hepatitis B yang dapat berasal dari jarum tatoo, tindik dan hindari berhubungan seksual dengan penderitanya.
    Rabies Beberapa tempat di Jepang seperti di Arashiyama, Zao hingga Miyagi banyak berkeliaran hewan-hewan yang lucu. Walaupun lucu, Anda tetap perlu mewaspadai jika beberapa hewan tersebut ternyata rabies. Mencegah hal itu, pastikan untuk melindungi diri Anda dengan vaksinasi Rabies.
    Japanese Encephalitis Hati-hati nih bila melakukan perjalanan ke Jepang. Hal ini karena di tahun 2002, Jepang mengalami wabah Japanese Encephalitis. Virus ini dapat ditularkan melalui perantara nyamuk, babi atau burung.
    1. Korea Selatan

    Siapa sih yang tidak ingin bertemu para Idol Korea? Selain pesona para idolnya yang menarik perhatian, pemandangan di negara ini juga sangat indah. Bangunan-bangunan kerajaannya pun masih terawat dengan baik. Jadi, nggak salah Korea Selatan menjadi destinasi  pilihan bukan hanya pecinta Kpop tapi orang-orang biasa seperti kita. Perlu diingat nih, sebelum pergi kesini pastikan untuk mengetahui Travelling Diseases di Korea Selatan.

    Vaksinasi Alasan Kenapa Harus Vaksinasi?
    Hepatitis A Konsumsilah makanan dan minuman yang terjamin kebersihannya agar Anda terhindar dari virus hepatitis A.
    Hepatitis B Penyebaran virus hepatitis B, dapat berasal dari hubungan seksual dengan penderitanya, jarum suntik yang tidak steril dan saat membuat tattoo yang dapat meningkatkan risiko hepatitis B.
    Rabies Di Korea Selatan, banyak anjing, kelelawar dan mamalia lainnya yang ada disana. Nah, perlu Anda waspadai saat berada disana. Hal ini karena bisa saja hewan-hewan tersebut menggigit Anda saat melancong ke negeri Kpop.
    Japanese Encephalitis Liburan atau tinggal lebih dari sebulan, dianjurkan melakukan vaksinasi  Japanese Encephalitis. Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter apakah vaksinasi ini tepat saat Anda memutuskan berlibur ke luar negeri.

    Itulah Travelling Diseases pada 4 Negara Asia yang Paling Banyak dikunjungi Turis. Pastikan berkonsultasi pada asisten kesehatan maya melalui Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800 atau install aplikasi ProSehat sekarang juga. Liburan jadi aman dan nyaman… Selamat berlibur.

    Referensi:

    1. Liputan 6. “10 Negara Ini Paling Banyak Dikunjungi Turis Selama Tahun 2017”. liputan6.com/lifestyle/read/3173758/10-negara-ini-paling-banyak-dikunjungi-turis-selama-tahun-2017. Diakses pada 24 September 2018
    2. CDC. “Destination for Travelers”. wwwnc.cdc.gov/travel/destinations/list. Diakses pada 24 September 2018
    3. Match. “Rangkaian Acara di Jepang Selama Satu Tahun”. matcha-jp.com/id/307. Diakses pada 24 September 2018

     

    Read More
  • HIV merupakan singkatan dari Human Immunodeficiency Virus. Virus ini melemahkan sistem imun manusia dengan cara menghancurkan sel–sel darah putih yang berfungsi untuk melindungi tubuh dari penyakit. Tahap akhir dari infeksi HIV yang berlangsung lama disebut dengan AIDS(acquired immunodeficiency syndrome). Dibandingkan manusia dengan sistem imun normal, penderita HIV/AIDS jauh lebih mudah terkena infeksi. Keadaan inilah yang […]

    5 Jenis Perilaku Seksual Berisiko Tertinggi Bisa Tertular HIV

    HIV merupakan singkatan dari Human Immunodeficiency Virus. Virus ini melemahkan sistem imun manusia dengan cara menghancurkan sel–sel darah putih yang berfungsi untuk melindungi tubuh dari penyakit. Tahap akhir dari infeksi HIV yang berlangsung lama disebut dengan AIDS(acquired immunodeficiency syndrome).

    Dibandingkan manusia dengan sistem imun normal, penderita HIV/AIDS jauh lebih mudah terkena infeksi. Keadaan inilah yang menyebabkan HIV/AIDS sangat ditakuti, karena tubuh sama sekali tidak memiliki pertahanan terhadap bakteri/virus/jamur/parasitlain dan akanberujung pada kematian. Sampai saat ini belum ada pengobatan untuk HIV/AIDS, tetapi dengan penanganan yang tepat, penyakit ini dapat terkontrol. Yuk, kita cermati lebih lanjut bagaimana cara penularan HIV, apa saja perilaku yang rentan tertular HIV, serta pencegahannya.

    Bagaimana Cara Penularan HIV?

    HIV dapat menular kepada setiap orang, tanpa memandang orientasi seksual, ras, jenis kelamin, maupun usia. Penularan tersebut diteruskan melalui cairan tubuh penderita, tapi tidak semua cairan tubuh mengandung HIV, melainkan hanya darah, semen, cairan rektum, cairan vagina, dan air susu ibu (ASI). Jika cairan tubuh tersebut mengenai kulit yang sedang luka, lapisan lendir, atau langsung disuntikkan ke dalam pembuluh darah, maka HIV akan masuk ke dalam tubuh kita.

    Mitos yang Salah Mengenai Cara Penularan HIV

    Faktor Risiko Tertular HIV?

    Berkaitan dengan cara penularan HIV, berikut ini adalah beberapa faktorrisiko yang membuat seseorang rentan tertular HIV:

    1. Hubungan seksual berisiko

    HIV tergolong ke dalam penyakit infeksi menular seksual (IMS) dan penularan paling banyak terjadi melalui hubungan seksual. Di negara berkembang termasuk Indonesia, penularan heteroseksual (berhubungan seksual dengan lawan jenis) merupakan cara penularan terbanyak, diikuti penularan homoseksual.

    Risiko penularan semakin tinggi dengan perilaku seksual yang tidak aman, seperti memiliki banyak pasangan seksual, berhubungan dengan pasangan yang terinfeksi HIV, tidak menggunakan proteksi kondom. Selain itu, pasangan homoseksual memiliki risiko lebih tinggi terutama bagi individu yang menerima penis (bottom partner) dimana risiko terinfeksi HIV meningkat 13 kali lipat.

    1. Penggunaan jarum suntik bersamaan

    Menggunakan jarum suntik bersamaan dapat meningkatan risiko seseorang tertular HIV. Hal inikarena saat berbagi jarum suntik, HIV yang berada di darah ikut berpindah antar individu.HIV dapat hidup pada jarum suntik yang sudah digunakan, selama kurang lebih 42 hari. Perilaku ini seringkali dilakukan oleh para pengguna narkoba suntik.

    1. Menerima darah dari penderita HIV

    Diperkirakan >90% individu yang menerima darah dari penderita HIV ikut terinfeksi. Tidak hanya dari menerima transfusi darah yang umumnya terdiri dari sel darah merah saja, menerima produk darah apapun (sel darah putih, trombosit, dan plasma) dapat menularkan HIV. Selain itu, penerima donor organ dari penderita HIV juga berisiko tertular virus ini.

    1. Bekerja sebagai tenaga medis

    Tenaga medis dan laboran yang terpapar cairan tubuh penderita HIV memiliki risiko sangat tinggi untuk tertular, terutama jika pekerjaannya melibatkan penggunaan benda tajam. Umumnya penularan pada tenaga medis terjadi akibat tertusuk benda tajam atau terpapar cairan tubuh penderita HIV pada kulit yang sedang luka.

    1. Lahir dan menerima ASI dari ibu yang terinfeksi HIV

    Ibu yang terinfeksi HIV berisiko menularkan kepada janinnya selama masa kehamilan (via plasenta), kelahiran, dan saat menyusui. Saat ini, semua ibu hamil direkomendasikan untuk melakukan pemeriksaan HIV. Jika hasilnya positif, ibu hamil harus segera mengonsumsi antiretroviral therapy (ARV) dan akan disarankan untuk melahirkan secara section caesarean untuk mengurangi risiko penularan selama proses kelahiran. Bayi yang lahir dari ibu dengan HIV positif juga akan mendapat ARV selama 4–6 minggu.

    Cara Penularan HIV

    Bagaimana Cara Mencegah Tertular HIV?

    Mengingat belum tersedianya vaksin untuk HIV sampai saat ini, cara terbaik untuk mencegah penularan HIV adalah dengan menghindari perilaku yang berisiko tinggi tertular HIV. Namun, seringkali perubahan perilaku tersebut sulit diterapkan pada beberapa individu karena tuntutan pekerjaan, maka selain mencegah melakukan perilaku tersebut, pemeriksaan rutin HIV sangat penting untuk dilakukan. Hasil survey mengatakan sekitar 16–18% dari > 1,1 juta penduduk di Amerika Serikat yang terinfeksi HIV tidak menyadari keadaan mereka. Oleh karena itu, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) merekomendasikan pemeriksaan HIV menjadi pemeriksaan rutin medis dan semua orang berusia 13–64 tahun sebaiknya menjalani pemeriksaan HIV minimal satu kali. Bagi individu yang memiliki perilaku yang rentan tertular HIV, harus diperiksa lebih sering.  Deteksi dini infeksi HIV dan pengobatan yang tepat dengan antiretroviral therapy (ARV) cukup efektif dalam memperlambat replikasi virus di dalam tubuh kita untuk mencapai ke tahap AIDS.

    Satu hal lagi yang penting untuk diketahui, jika Anda merasa dalam 3 hari terakhir telah mengalami kontak langsung dengan cairan tubuh penderita HIV, segera kunjungi institusi kesehatan untuk meminta post-exposure prophylaxis (PEP) yang merupakan obat pencegahan terinfeksi HIV. PEP ini hanya bermanfaat jika diberikan dalam 72 jam pertama setelah paparan, jadi janganlah menunda untuk segera melapor ke tenaga kesehatan.

    Nah, bagi Bagi Anda yang masih membutuhkan ulasan maupun produk kesehatan, silakan akses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Info lebih lanjut bisa menghubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS /WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga!

    instal aplikasi prosehat

    Referensi:

    1. Anal Sex | HIV Risk and Prevention | HIV/AIDS | CDC [Internet]. Cdc.gov. 2018 [cited 20 November 2018]. Available from: cdc.gov/hiv/risk/analsex.html
    2. Injection Drug Use | HIV Risk and Prevention | HIV/AIDS | CDC [Internet]. Cdc.gov. 2018 [cited 20 November 2018]. Available from: cdc.gov/hiv/risk/drugs/index.html
    3. Kasper DL, Fauci AS, Hauser S, et al. Harrison’s principles of internal medicine (19th ed). New York: McGraw Hill Companies, Inc. 2015.
    4. Preventing Mother-to-Child Transmission of HIV Understanding HIV/AIDS [Internet]. AIDSinfo. 2018 [cited 20 November 2018]. Available from: aidsinfo.nih.gov/understanding-hiv-aids/fact-sheets/20/50/preventing-mother-to-child-transmission-of-hiv/
    5. Who Is at Risk for HIV? [Internet]. HIV.gov. 2018 [cited 20 November 2018]. Available from: hiv.gov/hiv-basics/overview/about-hiv-and-aids/who-is-at-risk-for-hiv
    Read More
  • Mendengar HIV dan HPV bagi masyarakat saat ini bukan hal baru. HPV adalah Human Papilloma Virus.Virus ini menyebabkan tumor epitel kulit serta lapisan mukosa, dan banyak juga yang mengaitkan penyakit tersebut dengan HIV. Sedangkan HPVialah suatu penyakit menular seksual yang paling sering terjadi di dunia, lebih dari 100 jenis virus HPV dan lebih dari 40 […]

    HIV & HPV, Apakah Berkaitan?

    Mendengar HIV dan HPV bagi masyarakat saat ini bukan hal baru. HPV adalah Human Papilloma Virus.Virus ini menyebabkan tumor epitel kulit serta lapisan mukosa, dan banyak juga yang mengaitkan penyakit tersebut dengan HIV. Sedangkan HPVialah suatu penyakit menular seksual yang paling sering terjadi di dunia, lebih dari 100 jenis virus HPV dan lebih dari 40 diantaranya menginfeksi kelamin.HPV dapat menyebabkan berbagai macam penyakit,dari yang tidak berbahaya hingga yang mematikan tergantung dari kode genetik virus tersebut.

    Beberapa contoh penyakit yang ditimbulkan oleh virus ini adalah kutil (veruka vulgaris), kutil kelamin (condylomata acuminata), bahkan kanker serviks. Berdasarkan data GLOBOCAN (IARC) tahun 2012,  jumlah kasuskanker serviks di Indonesia sudah mencapai 98.692 kasus, dan kanker serviks merupakan kanker penyebab kematian terbanyak keempat, setelah kanker payudara, kanker paru, dan kanker kolorektal.

    Penyakit kanker leher rahim dan condylomata acuminata yang merupakan varian penyakit yang disebabkan virus HPV sering menjadi topik yang hangat pada kalangan masyarakatdansering dikaitkan dengan orang yang mengidap Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) yang merupakan suatu kondisi klinis yang diakibatkan oleh Human Immunodeficiency Virus (HIV), jadi apakah kedua penyakit tersebut memang berkaitan?

    HPV dan HIV merupakan virus yang berbeda dan menyebabkan penyakit yang berbeda pula, tapi keduanya memiliki korelasi atau berkaitan.HIV adalah virus yang ditularkan melalui cairan tubuh, terutama darah dan virus ini menyebabkan kekebalan tubuh menurun dan akhirnya menyebabkan AIDS. Kekebalantubuh yang memburuk menyebabkan infeksi lain mudah terjadi, salah satunya adalah infeksi dari Human Papiloma Virus.

    Berkaitan dengan penularan virus HIV, terdapat beberapa perilaku berisiko yang dapat meningkatkan risiko penularan terhadap virus ini, seperti menggunakan jarum suntik secara bergantian (banyak dilakukan pada pengguna narkotika), hubungan seksual berisiko seperti hubungan seksual yang berganti-ganti pasangan, ibu yang terinfeksi HIV ke bayi yang dilahirkannya dan tindakan seperti transfusi darah juga memiliki risiko terhadap penularan virus tersebut.

    Pada penelitian di Zimbabwe yang dipublikasi pada April 2010, ditemukan bahwa wanita dengan HIV 2 kali lebih mudah terinfeksi HPV daripada wanita yang tidak terinfeksi HIV.Sama halnya dengan Zimbabwe, sebuah penelitian di Zaria, Nigeria Utara, menemukan bahwa insiden infeksi HPV yang tinggi pada penderita HIV khususnya yang sudah mengalami kondisi AIDS, dalam penelitian tersebut disebutkan penderita HIV, 18 kali lebih rentan terhadap infeksi virus HPV.

    Setelah memasuki tubuh manusia, virus ini akan melekat pada salah satu jenis sel dari sistem pertahanan tubuh kita dan mengganggu koordinasi dari sistem pertahanan tubuh. Tiga tahun setelah proses infeksi,sebagian pasien HIV mengalami AIDS. Setelah 10 tahun, 50% pasien HIV mengalami AIDS dan setelah 13 tahun, hampir semua orang dengan HIV menunjukkan gejala AIDS, yaitu kondisi dimana sistem pertahanan tubuh sudah menurunakibat virus HIV sehingga banyak penyakit dapat dengan mudah menginfeksi.

    Sehubungan dengan kondisi AIDS yang sudah disampaikan di atas, perilaku seksual yang berisiko juga meningkatkan risiko terhadap infeksi HPV karena virus HPV tersebut dapat menular melalui hubungan seksual. Gambaran klinis umum yang ditunjukkan akan sangat bervariasi tergantung dari jenis penyakit yang ditimbulkan, misal pada kutil kelamin, dapat terlihat kutil yang tersebar atau membentuk bunga kol di area kelamin, dan juga sering bervariasi, tidak nyeri tapi dapat terasa gatal dan mudah berdarah.Jadi, dapat disimpulkan bahwa infeksi HIV erat kaitannya dengan infeksi HPV.

    Nah, itulah ulasan seputar keterkaitan HIV dan HPV yang bisa Sobat pahami. Jika Anda masih membutuhkan ulasan maupun produk kesehatan, silakan akses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Info lebih lanjut bisa menghubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS /WhatsApp : 0811-18-16-800 sekarang juga!

    instal aplikasi prosehat

    DAFTAR PUSTAKA

    1. Gearhart P. Human Papillomavirus (HPV) [Internet]. Medscape. 2018 [cited 19 November 2018]. Available from: emedicine.medscape.com/article/219110-overview
    2. Bennett, N. (2018).HIV Infections and AIDS. [online] Medscape. Available at: emedicine.medscape.com/article/211316-overview [Accessed 19 Nov. 2018].
    3. Sudoyo A, Djauzi S, Djoerban Z. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam (Jilid 3). 4th ed. Jakarta: Balai Penerbit FKUI; 2006.
    4. Averbach S, Gravitt P, Nowak R, Celentano D, Dunbar M, Morrison C et al. The association between cervical human papillomavirus infection and HIV acquisition among women in Zimbabwe. AIDS. 2010;24(7):1035-1042.
    5. Ogoina D, Musa B, Onyemelukwe G. Human papilloma virus (HPV) infection is associated with HIV-1 infection and AIDS in HIV-infected adult patients from Zaria, Northern Nigeria. Pan African Medical Journal. 2013;15.

     

    Read More
  • Penyakit HIV AIDS sudah tidak asing lagi kita dengar. HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah virus yang menyerang sistem daya tahan tubuh dengan cara menginfeksi sel CD4, setelah sel CD4 terinfeksi, maka CD4 akan dihancurkan oleh virus HIV. Semakin banyak sel CD4 yang dihancurkan, maka jumlah CD4 di dalam tubuh berkurang, sehingga sistem pertahanan tubuh dan […]

    HIV dan AIDS: Penyebab, Gejala, Pengobatan, Fakta dan Mitos

    Penyakit HIV AIDS sudah tidak asing lagi kita dengar. HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah virus yang menyerang sistem daya tahan tubuh dengan cara menginfeksi sel CD4, setelah sel CD4 terinfeksi, maka CD4 akan dihancurkan oleh virus HIV. Semakin banyak sel CD4 yang dihancurkan, maka jumlah CD4 di dalam tubuh berkurang, sehingga sistem pertahanan tubuh dan daya tahan tubuh melemah sehingga mudah terserang berbagai penyakit.

    Infeksi dari virus HIV akan berlanjut ke arah yang lebih serius yaitu AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome). AIDS merupakan stadium terakhir dari infeksi HIV. Pada stadium ini, tubuh dalam kondisi lemah, sel daya tahan tubuh tidak mampu lagi melawan virus HIV.

    Gambar peningkatan jumlah pasien HIV AIDS di seluruh dunia

    Menurut data statistik WHO (World Health Organization) pada tahun 2017 diseluruh dunia mencatat total penderita HIV sebanyak 36,9 juta jiwa (terdiri dari 18,2 juta wanita dan 16,8 juta pria), yang terdiri dari usia dewasa sebanyak 35,1 juta penderita dan 1,8 juta penderita anak-anak usia dibawah 15 tahun. Pada awal tahun 2017, tercatat 1,8 juta pasien baru yang baru didiagnosis HIV dan sebanyak 940.000 penderita HIV meninggal.

    Gambar jumlah pasien HIV AIDS di Indonesia sampai tahun 2017

    Sedangkan di Indonesia, menurut data statistik UNAIDS Indonesia, jumlah penderita HIV AIDS Indonesia sebanyak 630.000 jiwa pada segala usia dan dengan kasus baru pasien terdiagnosis HIV AIDS sampai tahun 2017 sebanyak 49.000 jiwa, sedangkan angka kematian yang disebabkan HIV AIDS di Indonesia sebanyak 39.000 jiwa.

    Oleh karena HIV AIDS belum ada pengobatannya, maka pemerintah mengupayakan berbagai edukasi dan promosi melalui Departemen Kesehatan Republik Indonesia maupun lembaga-lembaga lainnya seperti penyuluhan, pembagian leaflet/brosur, media massa dan kampanye penggunaan kondom namun belum dapat mengurangi angka HIV AIDS di Indonesia.

    Gejala

    Gejala HIV AIDS dibagi dalam beberapa fase. Fase awal disebut juga fase infeksi akut yang terjadi pada bulan awal infeksi HIV. Pada tahap ini tubuh membentuk sistem daya tahan tubuh (antibodi) untuk melawan virus HIV, pada fase awal ini gejala muncul 1-2 bulan setelah terjadi infeksi. Gejala yang muncul seperti gejala flu yaitu demam ringan, tidak enak badan, lemas, batuk, pilek, menggigil. Gejala yang muncul dapat ringan atau berat sesuai dengan daya tahan tubuh pasien. Gejala yang mungkin timbul antara lain:

    • demam ringan sampai berat
    • nyeri sendi
    • lemas
    • mudah lelah dan nyeri-nyeri otot
    • mual dan muntah
    • nyeri kepala
    • nyeri perut
    • diare
    • ruam merah pada kulit seluruh badan
    • nyeri tenggorokan dan nyeri menelan
    • sariawan
    • bengkak pada kelenjar getah bening pada area leher dan ketiak.

    Setelah berlangsung beberapa bulan, fase awal akan berlanjut ke fase laten. Pada fase ini, gejala dapat berlangsung berbulan-bulan bahkan dapat berlangsung bertahun-tahun. Pada fase laten, virus HIV merusak lebih banyak lagi antibodi CD4. Gejala yang mungkin timbul bervariasi, ada yang tidak bergejala, gejala ringan sampai berat. Berikut ini gejala yang timbul pada fase laten :

    • berat badan semakin menurun drastis
    • nafsu makan menurun
    • diare berkepanjangan
    • keringat saat malam hari
    • mual dan muntah
    • pembengkakan kelenjar getah bening
    • lemah dan lemas
    • tumbuh jamur pada lidah
    • timbul Herpes zooster (tidak semua pasien mengalami)

    Setelah fase laten, fase selanjutnya adalah AIDS. Pada tahap ini, penderita AIDS mengalami penurunan antibodi yang drastis, karena sel antibodi CD4 mengalami kerusakan parah. Pada fase ini, pasien seringkali mudah terinfeksi oleh penyakit lain. Gejala yang timbul pada fase AIDS antara lain:

    Contoh Infeksi Jamur pada Mulut Penderita AIDS

    • berat badan menurun drastis
    • nafsu makan turun
    • badan lemah
    • mudah terinfeksi penyakit lain (TBC paru, diare terus-menerus, penyakit kulit)
    • bintik putih pada mulut, lidah dan kelamin
    • timbul jamur pada lidah, mulut, vagina dan kulit tubuh (Candidiasis)
    • demam terus-menerus sepanjang hari dan berlangsung lama
    • mudah berdarah (gusi dan hidung) tanpa sebab
    • gangguan saraf (meningitis kriptokokus atau infeksi selaput otak akibat infeksi jamur)
    • terserang Herpes zooster yang menyerng kerusakan saraf, mata dan pencernaan (infeksi virus cryptomegalovirus)
    • gangguan psikis dan emosional (mudah marah, depresi, perubahan mood)
    • kelenjar getah bening membesar (dapat berlanjut menjadi kanker kelenjar getah bening atau limfoma)

    Fakta dan Mitos

    AIDS ditularkan saat cairan tubuh penderita masuk ke dalam tubuh orang lain seperti darah, sperma dan cairan vagina. Banyak mitos yang beranggapan bahwa ludah dapat menularkan virus HIV. Nyatanya, ludah tidak dapat menularkan virus HIV kecuali terdapat luka terbuka pada area mulut misalnya gusi berdarah atau sariawan. Selain itu, mitos lain beranggapan bahwa berjabat tangan, berpelukan dapat menularkan infeksi virus HIV, nyatanya virus HIV hanya dapat ditularkan melalui cairan tubuh penderita saja sehingga berjabat tangan atau sentuhan fisik lainnya tidak dapat menularkan infeksi HIV. Virus HIV dapat ditularkan melalui hubungan seksual, pengunaan jarum suntik bergantian, transfusi darah dari penderita HIV, penularan dari ibu hamil ke janin, proses melahirkan, serta dari air susu ibu.

    Pengobatan

    Seperti yang dijelaskan sebelumnya, bahwa HIV AIDS tidak dapat diobati. Obat-obatan antivirus dapat digunakan untuk pencegahan tertular dengan pasien HIV setelah berhubungan seksual secara tidak sengaja dengan penderita HIV dan bagi penderita HIV, antivirus hanya berfungsi untuk memperlambat perkembangan virus HIV saja. Obat-obatan simptomatik atau obat-obatan sesuai gejala dapat digunakan untuk meringankan gejala yang timbul, misalnya seperti anti demam, anti jamur serta obat-obatan lain sesuai dengan gejala yang timbul.

    Pencegahan

    Gambar Pencegahan HIV

    Sebagai langkah pencegahan agar tidak tertular HIV, berikut ini langkah yang dapat dilakukan :

    1. Jangan melakukan seks bebas.
    2. Hindari berganti-ganti pasangan seks, usahakan setia dengan satu pasangan saja.
    3. Hindari penggunaan jarum suntik bergantian.
    4. Gunakan kondom bila melakukan hubungan seksual berisiko.
    5. Bila pasangan menderita HIV, segera konsultasikan ke dokter atau layanan kesehatan untuk dilakukan tes HIV dan dilakukan profilaksis atau pencegahan penularan virus HIV terhadap pasangannya.
    6. Hindari oral seks dengan pendreita HIV terutama bila terdapat luka terbuka pada area mulut (sariawan atau gusi berdarah) hal ini memungkinkan virus HIV akan masuk melalui luka tersebut.

    Nah, itulah ulasan seputar HIV AIDS yang bisa Sobat pahami. Jika Anda masih membutuhkan ulasan maupun produk kesehatan, silakan akses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Info lebih lanjut bisa menghubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS /WhatsApp : 0811-18-16-800 sekarang juga!

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    1. AIDSinfo. (2018). HIV/AIDS: The Basics Understanding HIV/AIDS. [online] Available at: aidsinfo.nih.gov/understanding-hiv-aids/fact-sheets/19/45/hiv-aids–the-basics [Accessed 18 Nov. 2018].
    2. Aidsinfo.unaids.org. (2018). AIDSinfo | UNAIDS. [online] Available at: aidsinfo.unaids.org/ [Accessed 18 Nov. 2018].
    3. Apps.who.int. (2018). GHO | By category | Number of people (all ages) living with HIV – Estimates by country. [online] Available at: apps.who.int/gho/data/view.main.22100?lang=en [Accessed 18 Nov. 2018].
    4. HIV.gov. (2018). HIV Basics. [online] Available at: hiv.gov/hiv-basics [Accessed 18 Nov. 2018].
    5. World Health Organization. (2018). Data and statistics. [online] Available at: who.int/hiv/data/en/ [Accessed 18 Nov. 2018].

     

    Read More
Chat Asisten ProSehat aja