Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Author Archive for: Zueldi

Zueldi

About Zueldi

Showing 221–230 of 575 results

  • Makan mi instan dengan nasi bukan hal baru tentunya untuk Sobat semua. Selain nikmat dan mengenyangkan, pas banget untuk kantong anak-anak kosan saat akhir bulan. Kedua jenis karbohidrat ini sering jadi favorit, sampai-sampai tidak rela untuk makan salah satunya saja. Tapi, apakah pola makan seperti ini baik untuk kesehatan? Tidak diragukan lagi jawabannya adalah sangat […]

    Makan Mi Instan dengan Nasi? Hati-hati 3 Risiko Masalah Kesehatan

    Makan mi instan dengan nasi bukan hal baru tentunya untuk Sobat semua. Selain nikmat dan mengenyangkan, pas banget untuk kantong anak-anak kosan saat akhir bulan. Kedua jenis karbohidrat ini sering jadi favorit, sampai-sampai tidak rela untuk makan salah satunya saja. Tapi, apakah pola makan seperti ini baik untuk kesehatan?

    Tidak diragukan lagi jawabannya adalah sangat tidak baik untuk kesehatan! Pernah dengar istilah carb meet carb? Nah, makan mi instan dengan nasi adalah salah satu contoh terbaiknya. Mi instan mengandung kadar karbohidrat tinggi, begitu pula dengan nasi yang merupakan salah satu sumber karbohidrat yang besar. Bila dihitung kalorinya, sekali mengonsumsi mi instan dengan nasi sudah memberikan kalori lebih dari 700 kkal per porsinya. Belum ditambah kalori dari camilan dan minuman yang dikonsumsi setelahnya. Padahal kebutuhan kalori harian rata-rata tubuh kita kurang dari 2000 kkal. Artinya, sekali makan saja sudah memberikan kalori yang sangat besar, bagaimana bila dikonsumsi rutin 3 kali sehari? Ingat, segala sesuatu yang berlebihan tidak baik. Berikut beberapa risiko dan dampak yang bisa terjadi:

    1. KEGEMUKAN/OBESITAS

    Salah satu dampak dari kombinasi maut double karbohidrat ini adalah kegemukan atau obesitas. Kalori yang berlebihan ini akan disimpan dalam bentuk lemak di dalam tubuh kita.Ditambah lagi, mi instan tidak mudah untuk dicerna dan beberapa bukti menunjukkan butuh waktu 3 hari untuk dapat mencerna satu bungkusmi instan dengan sempurna. Itu sebabnya, banyaknya kalori dari karbohidrat yang masuk ini tidak sesuai dengan yang keluar. Tertumpuklah semua kalori ini menjadi lemak di seluruh tubuh kita dan lingkar perut semakin lama semakin membesar. Selain itu, asupan yang tinggi karbohidrat akan membuat rasa lapar lebih cepat pada jam makan berikutnya. Obesitas pada akhirnya menjadi faktor risiko untuk penyakit metabolik lainnya seperti diabetes melitus, hipertensi, penyakit jantung koroner, dan lain-lain.

    1. DIABETES

    Mengapa bisa diabetes padahal saat makanmi instan dengan nasi toh tidak terasamanis?Eits, Jangan salah!mi instan dan nasi adalah karbohidrat, sama seperti gula yang juga termasuk karbohidrat. Oleh karena itu,mi instan dan nasi juga mampu meningkatkan gula darah. Asupan karbohidrat yang tinggi terus-menerus akan membuat sel-sel tubuh kita menjadi kurang peka dengan hormon insulin yang berguna untuk mengantarkan gula darah ke dalam sel dan merusak fungsi pankreas. Akhirnya, gula darah pun menjadi tinggi di dalam darah dan terjadilah diabetes melitus.

    Diabetes melitus pun akhirnya menjadi risiko untuk terjadinya berbagai penyakit lain kemudian hari seperti jantung koroner, kerusakan ginjal, gangguan pembuluh darah, gangguan pada mata, dan sebagainya.

    1. DARAH TINGGI

    Hipertensi terkait dengan asupan garam atau natrium. Coba Sobat cek kandungan natrium dalam satu bungkusmi instan, kira-kira setiap mi instan mengandung lebih dari 1000 miligram atau 1 gram natrium loh, sedangkan asupan sehari yang dianjurkan tidak melebihi 3 gram untuk menghindari hipertensi. Belum lagi ditambah dari beberapa jenis makanan lain yang ikut bersama dimakan bersama mi instan. Asupan tinggi natrium terus- menerus dan berlebihan akan menyebabkan hipertensi kelak dan hipertensi menjadi faktor risiko untuk penyakit mematikan lainnya seperti serangan jantung koroner dan stroke.

    Jadi, bagaimana Sobat? Masih mau makan mi instan dengan nasi? Begitu banyak risiko yang tidak baik untuk kesehatan, sehingga pilih salah satu saja agar tidak berlebihan mengonsumsi karbohidrat. Selain itu, bagi Anda pecinta mi, kini sudah banyak loh varian mi cepat saji yang lebih sehat. Sobat bisa mendapatkannya dengan mengakses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Info lanjut bisa menghubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    DAFTAR PUSTAKA

    1. Kebiasaan buruk orang indonesia: makan mi instant dengan nasi! Diupdate 1 November 2015. Diakses 17 Oktober 2018. Available at: prosehat.com/artikel/artikelkesehatan/kebiasaan-buruk-orang-indonesia-makan-mi-instant-dengan-nasi
    2. Benarkah makan mi instan dicampur nasi berbahaya? Diupdate 12 September 2017. Diakses 17 Oktober 2018. Available at: lifestyle.kompas.com/read/2017/09/12/135742820/benarkah-makan-mi-instan-dicampur-nasi-berbahaya
    3. Never again eating rice together with instant noodles, the consequences can be very dangerous! Diupdate Februari 2018. Diakses 17 Oktober 2018. Available at: steemit.com/health/@ericlongways/never-again-eating-rice-together-with-instant-noodles-the-consequences-can-be-very-dangerous
    4. Chandler-Laney PC, Morrison SA, Goree LLT, et al. Return of hunger following a relatively high carbohydrate breakfast is associated with earlier recorded glucose peak and nadir. Appetite. 2014;80:236-241.
    5. Huh IS, Kim H, Jo HK, et al. Instant noodle consumption is associated with cardio metabolic risk factors among college students in Seoul. Nutrition Research and Practice. 2017;11(3):232-239.
    Read More
  • Sobat pernah mendengar tentang diet mayo? Atau jangan-jangan Anda pernah mencoba melakukan diet mayo? Perlu Anda ketahui, dinamakan Diet Mayo Clinic karena diet tersebut dikembangkan oleh Mayo Clinic,suatu organisasi non-profit kesehatan yang berpusat di Amerika Serikat. Diet Mayo Clinic terdiri dari dua fase, yaitu fase awal yang disebut lose it! dan dilanjutkan fase live it! […]

    Pilih Mana, Diet Mayo atau Mayo Clinic?

    Sobat pernah mendengar tentang diet mayo? Atau jangan-jangan Anda pernah mencoba melakukan diet mayo? Perlu Anda ketahui, dinamakan Diet Mayo Clinic karena diet tersebut dikembangkan oleh Mayo Clinic,suatu organisasi non-profit kesehatan yang berpusat di Amerika Serikat.

    Diet Mayo Clinic terdiri dari dua fase, yaitu fase awal yang disebut lose it! dan dilanjutkan fase live it! Fase awal terdiri dari menu 14 hari yang akan membantu Sobat kehilangan berat badan sekitar 2,5 hingga 4,5 kg, sedangkan fase lanjutan akan menjaga penurunan berat badan secara perlahan (±0,5-1 kg) terus berlanjut hingga tercapai berat badan ideal. Setelah berat badan ideal tercapai, Mayo Clinic mengharapkan Anda dapat mempertahankannya seumur hidup. Keseluruhan program tersebut dikemas dalam buku “The Mayo Clinic Diet”.

    Sebenarnya, apakah sama antara Diet Mayo dengan Diet Mayo Clinic?” Jika ditelusuri, Diet Mayo yang popular ini merupakan serangkaian menu tanpa garam selama 14 hari yang ditawarkan oleh berbagai perusahaan katering dengan jaminan turun BB hingga 10 kg dalam waktu dua minggu. Diet Mayo popular ini menyerupai sebagian dari Diet Mayo Clinic, yaitu fase awal Lose it! Analisis gizi dari menu tersebut menunjukkan total kalori harian yang diasup adalah kurang dari 800 kkal per hari. Bandingkan kandungan kalori tersebut dengan rata-rata kebutuhan kalori orang Asia dewasa produktif yaitu 1500 kkal/hari untuk perempuan, atau 1800-2000 kkal/hari untuk laki-laki.

    Asupan kurang dari 800 kkal/hari dikenal juga sebagai very low calorie diet (VLCD) dalam dunia kesehatan. Diet VLCD biasanya diterapkan bagi penderita obesitas dengan indeks massa tubuh (IMT) >30 kg/m2 yang memerlukan penurunan berat badan secara cepat. Penerapan VLCD pada pasien harus dipantau oleh tenaga kesehatan yang kompeten dan menu yang diberikan harus mencakup kebutuhan mikronutrien harian. Penelitian menunjukkan VLCD aman bila diterapkan dalam jangka waktu singkat, yaitu tidak lebih dari dua belas minggu. Penerapan VLCD jangka panjang bisa memberikan dampak, seperti pembentukan batu empedu disamping defisiensi vitamin dan mikronutrien lain yang penting bagi kesehatan, sehingga dapat menimbulkan beberapa gejala berupa mulut kering, rambut rontok, sakit kepala, konstipasi, maupun diare.

    Pemantauan jangka panjang juga menunjukkan penerapan VLCD tidak dapat memberikan hasil weight maintenance yang lebih baik dibandingkan jenis diet konvensional lain dengan pemberian kalori lebih tinggi, seperti low calorie diet (LCD).

    Dalam Diet Mayo Clinic, dengan jelas dikatakan bahwa setelah dua minggu menjalani diet ketat, Anda perlu mengatur kebiasaan diet menjadi suatu pola makan yang lebih sehat serta dapat diterapkan seumur hidup.Hal tersebut merupakan perbedaan mendasar antara Diet Mayo dengan Diet Mayo Clinic. Setelah dua minggu mengikuti menu Diet Mayo, akan timbul pertanyaan “Apa yang harus saya lakukan untuk mempertahankan berat badan yang telah tercapai?” dan pertanyaan selanjutnya yakni: “Bagaimana bila berat badan yang ditargetkan belum tercapai, apakah harus melanjutkan Diet Mayo?” Ketika Sobat bingung dan akhirnya kembali ke pola makan sebelumnya, maka jarum timbangan Anda akan kembali bergeser ke arah kanan.

    Pemilihan makanan yang dianjurkan oleh Mayo Clinic juga bergantung pada sumber bahan makanan lokal Anda. Oleh karena Diet Mayo Clinic adalah produk negara Amerika, tentu saja menu-menu yang ditawarkan sesuai bahan makanan yang mudah diperoleh di Amerika. Bagaimana dengan penerapan Diet Mayo Clinic di Indonesia? Pola diet yang bertujuan untuk mencapai dan mempertahankan berat badan ideal untuk jangka panjang, sebenarnya telah lama digunakan sebagai terapi manajemen berat badan oleh para pakar kesehatan yang dikenal sebagai dokter spesialis gizi klinik.

    Sahabat ProSehat dapat berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter langganannya apabila ingin menerapkan cara diet sebagai gaya hidup yang lebih sehat. Lalu, jika Anda membutuhkan produk makanan atau camilan sehat lainnya, bisa dipesan dari www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    1. Weight loss Weight-loss basics [Internet]. Mayo Clinic. 2018 [cited 30 September 2018]. Available from: mayoclinic.org/healthy-lifestyle/weight-loss/basics/weightloss-basics/hlv-20049483
    2. How the Diet Plan Works | The Mayo Clinic Diet [Internet]. Mayo Clinic Diet. 2018 [cited 30 September 2018]. Available from: http://diet.mayoclinic.org/diet/how-it-works
    3. Weight Loss and Very Low-Calorie Diets [Internet]. WebMD. 2018 [cited 30 September 2018]. Available from: webmd.com/diet/low-calorie-diets#1
    4. Farapti F. ANALISIS KOMPOSISI MAKRONUTRIEN DIET MAYO PADA PROGRAM PENURUNAN BERAT BADAN. Simposium Nasional Kesehatan Masyarakat. surabaya; 2015. Available from: researchgate.net/publication/315712190_ANALISIS_KOMPOSISI_MAKRONUTRIEN_DIET_MAYO_PADA_PROGRAM_PENURUNAN_BERAT_BADAN
    5. Saris W. Very-Low-Calorie Diets and Sustained Weight Loss. Obesity Research. 2001;9(S11):295S-301S.
    Read More
  • Bagi sobat yang ingin menurunkan berat badan, pasti sering mencari tahu jenis diet yang cocok untuk program tersebut. Beberapa jenis diet sedang ngetrend saat ini seperti diet keto, OCD, diet mayo, diet golongan darah, dsb. Semua diet tersebut rata-rata memangkas kalori yang dibutuhkan tiap hari. Kemudian, ada juga jenis diet yang mengonsumsi terus satu jenis […]

    Konsumsi Satu Jenis Makanan Ini Setiap Hari untuk Diet, Amankah?

    Bagi sobat yang ingin menurunkan berat badan, pasti sering mencari tahu jenis diet yang cocok untuk program tersebut. Beberapa jenis diet sedang ngetrend saat ini seperti diet keto, OCD, diet mayo, diet golongan darah, dsb. Semua diet tersebut rata-rata memangkas kalori yang dibutuhkan tiap hari. Kemudian, ada juga jenis diet yang mengonsumsi terus satu jenis makanan ini setiap hari, yaitu diet anggur, diet kol dan diet telur. Yuk, kita kenal lebih jauh mengenai diet-diet ini.

    Diet Anggur

    Diet anggur merupakan diet tinggi protein yang mengharuskan adanya konsumsi anggur atau jus anggur dalam setiap jam makan. Diet ini dilakukan selama 12 hari dan menjanjikan penurunan berat badan yang cepat sekitar 5-6 kg dalam 12 hari. Contoh dari menu makanan diet ini:

    Sarapan : 2 buah telur rebus + 2 irisan daging + ½ porsi anggur atau 200 ml jus anggur

    Makan siang : salad sayur + ikan/daging/ayam + ½ porsi anggur atau 200 ml jus anggur

    Makan malam: ikan/daging/ayam + salad atau sayuran hijau + kopi/teh + ½ porsi anggur atau 200 ml jus anggur

    Cemilan sebelum tidur: 200 ml susu skim

    Diet Kol

    Diet kol merupakan diet dengan mengonsumsi sup kubis/kol setiap hari. Diet ini menjanjikan penurunan berat badan sekitar 4-5 kg selama 7 hari. Pada diet ini, selain sup kubis, dapat dipadukan dengan satu hingga 2 jenis makanan rendah kalori. Kemudian, konsumsi air putih sangat dianjurkan dan konsumsi minuman lain tidak diperbolehkan. Bagaimana menu diet ini selama 7 hari?Yuk, kita cek.

    Hari I : konsumsi sup kubis dan buah tanpa batas, tidak boleh konsumsi pisang.

    Hari II : konsumsi hanya sup kubis dan sayuran. Hindari kacang-kacangan dan jagung.        Kamu boleh konsumsi satu buah kentang rebus.

    Hari III : konsumsi sayur dan buah sebanyak mungkin ditambah dengan sup kubis. Tidak boleh konsumsi kentang dan pisang.

    Hari IV : konsumsi pisang, susu skim dan sup kubis tanpa batas.

    Hari V : konsumsi sup kubis tanpa batas + 280- 567 gr daging sapi/ayam/ikan + lebih dari 6 tomat segar.

    Hari VI : konsumsi sup kubis, daging, dan sayuran hijau

    Hari VII : konsumsi sup kubis tanpa batas, nasi merah, sayuran dan jus tanpa gula terbatas.

    Diet telur

    Diet telur merupakan diet tinggi protein yang mengutamakan telur rebus sebagai menu utamanya. Diet telur ini ada beberapa jenis. Ada diet telur disertai dengan konsumsi jenis protein lain dan beberapa sayur/buah, ada yang disertai dengan konsumsi anggur dan yang paling ekstrim adalah diet telur yang hanya konsumsi telur rebus dan air putih saja. Contoh dari menu makanan diet ini adalah

    Sarapan : 2 buah telur rebus + 1 buah anggur  atau 2 omelet telur dengan sayur bayam dan jamur.

    Makan siang    : dada ayam dan brokoli

    Makan malam: ikan dan sayuran hijau

    Nah, itulah beberapa jenis diet yang melibatkan satu jenis makanan saja. Apakah diet ini sehat?Program diet untuk penurunan berat badan yang sehat melibatkan semua komponen makanan seperti karbohidrat, protein, lemak dan serat. Hal ini agar semua zat makronutrien dan mikronutrien yang penting dapat terpenuhi. Apabila kita menghilangkan satu jenis komponen makanan, akan berpengaruh terhadap tubuh kita. Kita akan sering merasa pusing, sulit untuk berkonsentrasi dan dapat mempengaruhi hormon kita. Jadi, ingin pilih diet yang lengkap atau tidak?

    instal aplikasi prosehat

    Referensi:

    1. Butler N. 2016. The Grapefruit diet. [Internet]. Available at: healthline.com/health/grapefruit-diet#1 (07.11.18)
    2. Jones T. 2016. The cabbage soup diet. [internet]. Available at: healthline.com/nutrition/the-cabbage-soup-diet (7.11.18)
    3. Butler N. 2017. [Internet]. Available at: healthline.com/health/egg-diet (7.11.18)
    Read More
  • Kegemukan menjadi masalah kesehatan yang belakangan ini menjadi perhatian banyak orang. Obesitas menyerang siapa saja, tak lagi mengenal usia. Saat ini jumlah penderita obesitas semakin meningkat setiap tahunnya, hal ini berdasarkan data yang dikemukakan World Health Organisation (WHO) bahwa jumlah penderita obesitas pada tahun 2008 sekitar 10% dari total populasi pria dan 14% dari total […]

    7 Kiat Sederhana Mengatasi Obesitas

    Kegemukan menjadi masalah kesehatan yang belakangan ini menjadi perhatian banyak orang. Obesitas menyerang siapa saja, tak lagi mengenal usia. Saat ini jumlah penderita obesitas semakin meningkat setiap tahunnya, hal ini berdasarkan data yang dikemukakan World Health Organisation (WHO) bahwa jumlah penderita obesitas pada tahun 2008 sekitar 10% dari total populasi pria dan 14% dari total populasi wanita, persentase ini meningkat 2 kali lipat dibanding tahun 1998, sekitar 5% dari total populasi pria dan 8% dari total populasi wanita.

    Obesitas merupakan keadaan yang terjadi ketika energi yang dimasukkan lebih banyak dibanding energi yang dikeluarkan, hal ini membuat energi yang tersisa akan diubah menjadi cadangan lemak, yang jika dibiarkan terus-menerus akan mengakibatkan obesitas.

    Modifikasi gaya hidup sangatlah penting karena penyebab utama obesitas adalah sedentary life styleatau gaya hidup dengan aktivitas fisik yang rendah, orang-orang cenderung menginginkan sesuatu yang praktis dan tidak mau lelah. Menghabiskan waktu didepan TV, memesan makanan secara online dibanding pergi kepasar dan keengganan berolahraga adalah sebagian kecil dari contoh aktivitas fisik yang kurang.

    Banyak orang yang merasa frustasi dengan keadaan ini, tapi sebenarnya banyak cara sederhana terutama dengan memodifikasi gaya hidup untuk mengatasi keadaan tersebut dan akan berhasil jika dilakukan secara sungguh-sungguh serta komitmen yang kuat.

    Ada7 cara sederhana untuk mengatasi obesitas, yaitu:

    1. MINUM AIR PUTIH

    Sebuah penelitian menunjukkan bahwa hanya dengan meminum air putih sebanyak lebih dari 1 liter perhari mampu menurunkan berat badan sebanyak sekitar 2 kg selama 12 bulan. Hal ini disebabkan dengan meminum air, kita lebih cepat merasa kenyang serta mempercepat transit makanan pada usus sehingga jumlah kalori yang terserap akan berkurang. Selain itu, air putih juga membantu pengeluaran lemak serta membantu membersihkan saluran cerna dari sisa makanan.

    1. MAKAN BUAH & SAYUR

    Memakan buah dan sayur sangat membantu dalam upaya penurunan berat badan karena mengandung jumlah kalori yang rendah, tapikaya akan serat yang mampu membuat kita cepat merasa kenyang dan rasa lapar datang lebih lama. Buah-buahan yang dikonsumsi sebaiknya merupakan buah-buahan dengan indeks gula yang rendah, misalnya: ceri, plum, peach, grapejuice, apel, aprikot, pir. Sedangkan jenis sayur yang baik ialah sayuran yang dimakan mentah atau setengah matang dengan cara direbus. Memasak makanan dengan cara ditumis atau dengan santan sangat buruk bagi kesehatan karena kandungan lemak yang tinggi.

    1. OLAHRAGA

    American College of Sport Medicine (ASCM) merekomendasikan bahwa aktivitas fisik yang baik untuk mengurangi obesitas dan menjaga tubuh untuk tetap sehat pada usia 18 – 65 tahun adalah aktivitas aerob sedang dengan durasi 1 jam per hari, 5 hari dalam seminggu atau intensitas berat dengan durasi 20 menit per hari, 3 hari dalam seminggu. Namun, pada orang dengan obesitas sangat penting memikirkan jenis aktivitas fisik yang akan dilakukan. Sebaiknya berupa aktivitas fisik yang tidak memberikan beban terlalu berat pada lutut, misalnya: berenang atau bersepeda.

    1. TIDUR YANG CUKUP

    Pada dasarnya kondisi kurang tidur atau durasi tidur terlalu lama dapat meningkatkan risiko seseorang menderita obesitas. Sebuah penelitian di Polandia menunjukkan bahwa wanita yang durasi tidurnya lebih dari 9 jam dan pria dengan durasi tidur kurang dari 6 jam memiliki risiko yang tinggi untuk menderita obesitas.

    1. HINDARI MAKANAN & MINUMAN CEPAT SAJI

    Makanan cepat saji diketahui memiliki kontribusi yang cukup besar dalam peningkatan jumlah kejadian obesitas terutama di negara berkembang dan maju, karena makanan cepat saji umumnya memiliki porsi yang besar, proses yang cepat, tinggi kalori, tinggi lemak dan juga gula yang menyebabkan penimbunan kalori yang kemudian diubahmenjadi lemak pada tubuh kita.

    1. BATASI KONSUMSI GARAM

    Selama ini, kita meyakini bahwa konsumsi garam yang berlebihan akan meningkatkan tekanan darah dan berdampak buruk pada kesehatan jantung. Namun, ternyata konsumsi garam yang berlebihan dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan obesitas, terutama garam yang terkandung pada penyedap rasa. Hal ini disebabkan garam juga membuat seseorang ingin makan lebih banyak.

    1. KONSUMSI MAKANAN TINGGI PROTEIN

    Sebuah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi tinggi protein dapat membantu pengurangan lemak, karena protein menghasilkan lebih banyak panas dibandingkan lemak dan karbohidrat. Selain itu, mengonsumsi makanan tinggi protein akan membuat kita lebih cepat merasa kenyang.

    Cara-cara instan untuk mendapatkan bentuk tubuh yang ideal seperti konsumsi obat pelangsing maupun tindakan operatif sangat tidak dianjurkan, karena efek samping yang mungkin terjadi bahkan risiko kematian di meja operasi yang mungkin terjadi, serta biaya yang dikeluarkan juga amatlah besar. Memodifikasi gaya hidup adalah cara alami paling tepat dalam mengurangi obesitas, karena hampir tidak memiliki efek samping jika dilakukan dengan tepat, bahkan biaya yang dikeluarkan relatif murah. Yakinlah Sobat, bentuk tubuh dan berat badan yang ideal hanya dapat diperoleh dengan komitmen dan konsistensi.

    Nah, jika Sobat membutuhkan aneka produk makanan sehat maupun informasi kesehatan lain, bisa diakses dari www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    1. Astrup A, Raben A, Geiker N. The role of higher protein diets in weight control and obesity-related comorbidities. International Journal of Obesity. 2014;39(5):721-726.
    2. WHO | Obesity [Internet]. Who.int. 2018 [cited 28 September 2018]. Available from: http://www.who.int/gho/ncd/risk_factors/obesity_text/en/
    3. Tetens I, Alinia S. The role of fruit consumption in the prevention of obesity. The Journal of Horticultural Science and Biotechnology. 2009;84(6):47-51.
    4. Suliga E, Koziel D, Cieśla E, Rębak D, Głuszek S. Sleep duration and the risk of obesity – a cross-sectional study. Medical Studies. 2017;3:176-183.
    5. Garcia G, Sunil T, Hinojosa P. The Fast Food and Obesity Link: Consumption Patterns and Severity of Obesity. Obesity Surgery. 2012;22(5):810-818.
    Read More
  • Apakah Moms saat ini sedang berbadan dua? Takut mengalami hipertensi (tekanan darah tinggi) dalam kehamilan? Seberapa sering Anda memeriksakan kesehatan kehamilan?Pengukuran tekanan darah dilakukan untuk mengetahui seberapa besar tekanan darah yang berada di dalam pembuluh darah besar (arteri) setiap jantung memompakan darah. Tekanan darah yang tinggi disebut dengan hipertensi. Hipertensi dapat menjadi suatu keadaan yang […]

    Bumil Perlu Waspada Hipertensi Saat Hamil

    Apakah Moms saat ini sedang berbadan dua? Takut mengalami hipertensi (tekanan darah tinggi) dalam kehamilan? Seberapa sering Anda memeriksakan kesehatan kehamilan?Pengukuran tekanan darah dilakukan untuk mengetahui seberapa besar tekanan darah yang berada di dalam pembuluh darah besar (arteri) setiap jantung memompakan darah. Tekanan darah yang tinggi disebut dengan hipertensi. Hipertensi dapat menjadi suatu keadaan yang berbahaya karenamengakibatkan jantung bekerja lebih kuat untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

    Hipertensi dalam kehamilan atau hipertensi gestasional adalah tekanan darah lebih tinggi dari 140/90 mmHg yang baru muncul setelah usia kehamilan lebih dari 20 minggu tanpa ada riwayat hipertensi sebelumnya. Tekanan darah tinggi pada ibu hamil dapat menyebabkan gangguan yang disebut dengan pre-eklampsia atau yang lebih dikenal pada bahasa awam sebagai keracunan kehamilan. Pre-eklampsia sendiri ditandai dengan peningkatan tekanan darah disertai dengan adanya protein dalam air seni (urin) sebagai akibat dari kerusakan ginjal.

    Pre-eklampsia yang tidak diobati dapat menjadi eklampsia yang ditandai dengan terjadinya kejang, serta dapat berakibat fatal baik bagi ibu maupun janin. Hipertensi dalam kehamilan dapat menimbulkan komplikasi pada ibu dan janin, beberapa dampaknya seperti pertumbuhan janin yang terhambat, bayi lahir prematur, terpisahnya plasenta atau ari-ari sebelum persalinan (abrupsio plasenta), hingga bayi meninggal dalam kandungan. Hal tersebut dapat terjadi akibat tingginyatekanan darah pada ibu yang sedang mengandung dan akhirnya mengakibatkan kurangnya aliran darah, oksigen serta nutrisi ke janin lalu akan berakibat pada terganggunya pertumbuhan dan perkembangan dari janin di dalam perut. sedangkan bagi ibu sendiri akan berakibat pada peningkatan risiko terkenanya penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung.

    Ingat sering kali tekanan darah tinggi tidak menimbulkan gejala yang signifikan, sehingga sering terlambat untuk disadari.Jadi, jangan sampai menunggu adanya keluhan dahulu, baru memeriksakan tekanan darah ya, Moms.

    Beberapa hal yang dapat menjadi penyebab dari tekanan darah tinggi adalah merokok, berat badan berlebih atau obesitas, kurangnya aktivitas fisik, stres, usia lanjut, genetik, riwayat keluarga dengan tekanan darah tinggi, penyakit ginjal kronis, kelainan hormon tiroid dan adrenal serta karena pola makan yang kurang baik.

    Berikut ini adalah daftar makanan yang perlu dihindari untuk mencegah terjadinya hipertensi dalam kehamilan:

    1. Garam

    Tingginya kadar sodium yang dimakan dapat berdampak pada tekanan darah. Sebaiknya dibatasi penggunaan garam untuk mencegah terjadinya hipertensi. Penggunaan garam yang dianjurkan setiap harinya  hanya sebanyak 2.300 miligram atau sekitar 1 sendok teh. Tetapi hal ini tentunya perlu tetap dikonsultasikan dengan dokter kandungan, apakah Anda perlu menjaga sampai 1.500 miligram, mengingat ada tidaknya riwayat hipertensi dalam diri Anda dan keluarga. Jangan lupa menghindari makanan olahan/kaleng dan fast foods (makanan siap saji), karena secara umum mengandung kadar garam yang tinggi.

    1. Alkohol

    Alkohol diduga dapat membuat ketidak seimbangan pada sistem saraf pusat yang berujung pada meningkatnya tekanan darah. Mengurangi konsumsi alkohol dapat membantu mencegah peningkatan tekanan darah.

    1. Gula, makanan dan minuman manis lainnya

    Selama ini garam diketahui selalu dibatasi bagi orang yang hipertensi. Tetapi konsumsi gula dan makanan serta minuman yang manis berlebihan dapat menyebabkan peningkatan berat badan hingga obesitas. Berat badan berlebih merupakan salah satu faktor risiko terjadinya hipertensi.

    1. Lemak jenuh

    Hindarilah  makanan yang banyak mengandung lemak jenuh seperti gorengan, kulit ayam, dan daging merah. Makan makanan yang banyak mengandung lemak dapat menyebabkan gangguan maupun sumbatan pada pembuluh darah sehingga berdampak pada tingginya tekanan darah.

    Banyak orang yang tidak terlalu memerhatikan seberapa banyak yang mereka makan dan minum dalam seharinya. Moms dianjurkan membuat buku harian mengenai apa yang dimakan atau diminum serta berapa banyak, dengan melakukan hal ini setiap harinya tentunya Anda dapat mengontrol pola makan agar tidak terlalu berlebih kalori yang dimakan per harinya.

    Perbanyaklah konsumsi buah dan sayuran segar serta makanan dan minuman yang banyak mengandung kalsium dan vitamin D. Kandungan vitamin dan antioksidan pada buah-buahan dan sayuran dapat mengurangi risiko terjadinya hipertensi dalam kehamilan, begitu pula kalsium seperti susu dan vitamin D. Sayur-sayuran dapat terdiri dari brokoli, wortel, ubi, tomat dan sayuran berdaun hijau. Buah yang dianjurkan dapat berupa kelapa yang kaya akan kalium. Perbanyak juga konsumsi produk turunan susu seperti yoghurt dan skim milk.

    Ayo Moms, khususnya yang sedang hamil, mulai sekarang menjaga pola makan agar selalu sehat dan bergizi sehingga tidak akan terjadi gangguan selama kehamilan khususnya hipertensi  yang tentunya dapat membahayakan tidak hanya diri Anda, namun juga buah hati tercinta. Bagi yang sudah memiliki riwayat hipertensi dalam keluarga, jangan berkecil hati, tetaplah menjaga pola makan dengan baik. Tekanan darah harus terkontrol selama kehamilan untuk memperkecil risiko dan komplikasi, sehingga dianjurkan untuk rutin kontrol dan rutin memeriksakan kandungan ke dokter. Pastikan Moms selalu memberikan yang terbaik untuk buah hati.

    Nah, jika Anda membutuhkan aneka makanan sehat maupun informasi kesehatan lain, bisa diakses dari www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    Referensi:

    1. Schoenaker DAJM, Soedamah-Muthu SS, Mishra GD. The Association between Dietary Factors and Gestational Hypertension and Pre-eclampsia: A Systematic Review and Meta Analysis of Observational Studies. BMC Medicine. 2014;12:157.
    2. Oken E,Ning Y, Gillman MW. Diet During Pregnancy and Risk of Preeclampsia or Gestational Hypertension. Ann of Epidemiol. 2017;17(9):
    3. Butler N. Eating with High Blood Pressure: Food and Drinks to Avoid. Healthline. [cited 19 September 2018]. Available from: healthline.com/health/high-blood-pressure-hypertension/foods-to-avoid.
    4. WebMD. Cause of High Blood Pressure. [cited 19 September 2018]. Available from: webmd.com/hypertension-high-blood-pressure/guide/blood-pressure-causes#1.
    5. WebMD. High Blood Pressure Diet. [cited 19 September 2018]. Available from: webmd.com/hypertension-high-blood-pressure/high-blood-pressure-diet#1.
    6. Husain K, Ansari RA, Ferder L. Alcohol-induced Hypertension: Mechanism and Prevention. World J. Cardiol. 2014;6(5):245-252.
    Read More
  • Moms, berita tentang vaksin MR masih simpang siur kita dengar, mungkin Anda pernah mendengar rumor kalau vaksin MR bisa mengakibatkan autis pada anak, atau masalah lainnya. Lantas, sudahkah Moms memahami apa itu vaksinasi MR? Seberapa penting vaksin MR bagi kita? Jadi, vaksinasi atau imunisasi merupakan suatu cara memasukkan virus/bakteri mati atau yang telah dilemahkan ke […]

    Seberapa Pentingkah Imunisasi MR Dilakukan?

    Moms, berita tentang vaksin MR masih simpang siur kita dengar, mungkin Anda pernah mendengar rumor kalau vaksin MR bisa mengakibatkan autis pada anak, atau masalah lainnya. Lantas, sudahkah Moms memahami apa itu vaksinasi MR? Seberapa penting vaksin MR bagi kita?

    Jadi, vaksinasi atau imunisasi merupakan suatu cara memasukkan virus/bakteri mati atau yang telah dilemahkan ke dalam tubuh manusia sehingga sistem pertahanan tubuh mampu mengenali virus atau bakteri yang masuk ke dalam tubuh dan membentuk antibodi atau pertahanannya. Oleh karena itu, bila suatu saat terinfeksi virus tersebut, tubuh kita mampu melawannya. Vaksinasi MR merupakan kombinasi dari vaksin Campak atau Measles (M) serta vaksin Campak Jerman atau Rubella (R). Fungsi dari pemberian vaksinasi ini bertujuan untuk mencegah terjadinya infeksi yang disebabkan oleh virus Campak dan Rubella.

    Sebelum membahas lebih jauh, mari kita bahas mengenai penyakit Campak (Measles) dan Rubella terlebih dahulu.

    CAMPAK

    Campak merupakan salah satu penyakit menular yang dapat menginfeksi anak, terutama pada seseorang yang tidak terlindungi vaksinasi sebelumnya, seseorang dengan gizi kurang serta sistem imun rendah (HIV, kanker, pasien dengan gangguan sistem imun).

    Gejala yang dapat timbulkan jika seseorang terkena campak antara lain demam, gejala tampak seperti gejala flu (batuk, pilek, mata merah dan berair), disertai rash atau bercak kemerahan pada seluruh tubuh. Campak dapat memberikan efek penyakit lainnya seperti diare, tuli atau gangguan pendengaran, infeksi pada otak (ensefalitis) dan infeksi pada selaput otak (meningitis), infeksi paru (pneumonia), peradangan pada ovarium dan testis, dan efek yang paling paling fatal ialah kematian.

    RUBELLA

    Sedangkan Rubella atau campak jerman (Measles) sering sekali terjadi pada anak, remaja maupun ibu hamil yang dapat berakibat pada keguguran, bayi lahir cacat seperti tuli maupun kebutaan atau sampai terjadi bayi lahir mati. Gejala awal Rubella yaitu demam, radang tenggorokan, nyeri kepala, iritasi pada mata dan rash atau bercak merah pada seluruh tubuh.

    Apabila kita tidak melakukan vaksinasi MR, maka ada kemungkinan terkena infeksi Campak dan Rubella, mengingat penularan dari orang ke orang sangat cepat. Saat ini, Vaksinasi MR (Measless Rubella) mulai digalakkan kembali, mengingat dampak yang ditimbulkan dari infeksi Campak dan Rubella yang cukup serius bahkan dapat berujung kematian. Sehingga, pemerintah cukup serius untuk menggalakan program imunisasi MR kembali. Menurut data dari Badan Kesehatan Dunia atau WHO (World Health Organization), Indonesia menempati urutan ke 10 dengan kasus Campak terbanyak di Asia, saat ini Indonesia terdapat 4.897 kasus campak. sedangkan untuk kasus Rubella, Indonesia menempati urutan pertama di Asia, dengan total 1.853 kasus.

    Indonesia masuk 10 besar kasus campak

    Kementerian Kesehatan RI serta WHO atau Badan Kesehatan Dunia telah menyatakan bahwa imunisasi ini sangat aman diberikan, bahkan imunisasi MR telah diberikan pada lebih dari 141 negara di dunia serta izin beredarnya sudah disahkan oleh BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan), sehingga kita tidak perlu ragu lagi untuk menjalankan program pemerintah dalam mencegah penyebaran virus Campak dan Rubella.

    Menurut program pemerintah, jadwal vaksinasi MR yang diberikan pemerintah ditargetkan khususnya untuk anak usia 9 bulan sampai 15 tahun. Dengan jadwal penyuntikan 9 bulan, 18 bulan serta usia 6 tahun (kelas 1 SD atau sederajat). Ibu hamil sebaiknya tidak melakukan vaksinasi MR, sebaiknya vaksinasi MR dilakukan kurang lebih 4 minggu sebelum merencanakan kehamilan.

    Reaksi yang mungkin timbul setelah melakukan vaksinasi MR tidaklah serius. Gejala yang mungkin muncul seperti demam ringan, nyeri dan kemerahan di tempat penyuntikan. Namun, tidak semua orang dapat melakukan vaksinasi MR, ada beberapa kondisi dimana seseorang tidak dapat melakukannya, antara lain:

    1. Seseorang yang sedang mengalami penyakit yang serius atau memiliki hipersensitif atau alergi terhadap bahan vaksinasi.
    2. Wanita hamil.
    3. Sedang menderita kelainan sistem imun (HIV/AIDS, kanker, leukimia) atau menjalani pengobatan dengan imunosupressan, pengobatan dengan kortikosteroid, menjalani pengobatan kanker dengan kemoterapi.
    4. Baru saja donor atau transfusi darah. Apabila baru saja melakukan donor maupun transfusi darah disarankan untuk menunda vaksinasi dengan jarak minimal 3 bulan setelahnya.
    5. Sedang menderita infeksi paru-paru tuberkulosis (TBC).
    6. Baru saja mendapatkan vaksinasi selain MR, vaksinasi MR harus dijeda minimal 4 minggu setelah vaksinasi lain diberikan.
    7. Sedang kurang sehat misalnya demam atau terjangkit flu, diare atau penyakit lainnya, sebaiknya ditunda dulu vaksinasi MR.
    8. Seseorang yang menderita gangguan fungsi hati.
    9. Seseorang yang menderita gangguan fungsi ginjal.
    10. Seseorang yang sedang menderita gangguan fungsi darah, misalnya mempunyai riwayat kelainan pembekuan darah (darah sulit berhenti ketika mengalami luka).

    Pada umumnya, pencegahan suatu penyakit tidak hanya dengan vaksinasi saja, namun ada beberapa hal yang tidak kalah pentingnya yang harus kita perhatikan juga, seperti:

    1. Selalu menjaga kebersihan tubuh, mandi secara rutin, selalu mencuci tangan sebelum memasukkan makanan ke dalam mulut atau bersalaman dengan seseorang yang sedang sakit.
    2. Lakukan aktivitas fisik setiap hari secara rutin, olah raga minimal 5 kali dalam seminggu, minimal selama 30 menit.
    3. Makan makanan yang bergizi seperti sayur dan buah-buahan, hindari makanan yang mengandung bahan yang berpengawet.
    4. Istirahat yang cukup, minimal 6-8 jam per hari.
    5. Minum air putih, minimal 8 gelas per hari.

    Setelah membaca ulasan di atas, kini Moms sudah lebih tahu seputar vaksinasi MR bukan? Yuk, turut serta membantu program pemerintah dalam memberantas penyebaran Campak dan Rubella di Indonesia. Jika Anda masih membutuhkan informasi kesehatan lain, bisa mengakses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Bahkan tersedia layanan vaksinasi ke rumah loh. Info lanjut bisa menghubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

    Daftar Pustaka

    1. Subuh H, Soepardi J, Yosephine P. Petunjuk Tehnis Kampanye Imunisasi Measles Rubella (MR) [Internet]. 1st ed. Jakarta: Direktorat Jendral Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit Kementrian Kesehatan; 2017 [cited 24 August 2018]. Available from: ibi.or.id/media/files/Kampanye%20dan%20Intro%20MR%20Final.pdf
    2. Measles Rubella Immunization Campaign in Java Island on Aug –Sep 2017 [Internet]. South-East Asia Regional Office. 2018 [cited 24 August 2018]. Available from: searo.who.int/indonesia/topics/immunization/MR_CAMPAIGN/en/
    3. Global Measles and Rubella Update 2018 [Internet]. Who.int. 2018 [cited 30 August 2018]. Available from: who.int/immunization/monitoring_surveillance/burden/vpd/surveillance_type/active/Global_MR_Update_August_2018.pdf?ua=1
    4. Reaching more children to get MR vaccine [Internet]. South-East Asia Regional Office. 2018 [cited 30 August 2018]. Available from: searo.who.int/indonesia/topics/immunization/mr_reaching/en/
    5. Information Sheet Observed Rate of Vaccine Reactions Measles, Mumps and Rubella Vaccines [Internet]. Who.int. 2018 [cited 30 August 2018]. Available from: who.int/vaccine_safety/initiative/tools/MMR_vaccine_rates_information_sheet.pdf
    Read More
  • Sobat, dalam kesempatan kali ini, kita akan membahas 7 jenis makanan yang dapat membantu Anda mencegah diabetes. Diabetes merupakan suatu kelainan kronis yang perlu diobati secara efektif, karena jika dibiarkan dapat memperburuk kondisi tubuh dan menimbulkan komplikasi pada stroke, maupun penyakit ginjal. Apakah Sobat tahu apa yang dimaksud dengan prediabetes?Prediabetes ditandai dengan tingginya kadar gula […]

    7 Jenis Makanan Bantu Cegah Diabetes

    Sobat, dalam kesempatan kali ini, kita akan membahas 7 jenis makanan yang dapat membantu Anda mencegah diabetes. Diabetes merupakan suatu kelainan kronis yang perlu diobati secara efektif, karena jika dibiarkan dapat memperburuk kondisi tubuh dan menimbulkan komplikasi pada stroke, maupun penyakit ginjal.

    Apakah Sobat tahu apa yang dimaksud dengan prediabetes?Prediabetes ditandai dengan tingginya kadar gula yang paling sering disebabkan oleh resistensi insulin, yaitu kondisi dimana tubuh tidak dapat menggunakan insulin dengan benar. Kondisi ini sering menjadi pendahulu dari diabetes tipe 2. Namun, diagnosis prediabetes tidak berarti Sobat akan terkena diabetes tipe 2. Hal yang perlu Sobat lakukan adalah mencegahnya sejak dini, sehingga kadar gula darah Anda tidak lebih dari nilai prediabetes.

    Ada banyak faktor yang dapat meningkatkan risiko Sobat untuk prediabetes. Genetik merupakan salah satu faktor. Jika Anda memiliki riwayat keluarga dengan diabetes, maka Sobat perlu waspada. Namun, faktor gaya hidup lebih berperan penting dalam perkembangan penyakit.

    Pilihan makanan menjadi sangat berarti ketika Sobat ingin mencegah diabetes. Sebenarnya tidak ada makanan yang benar-benar dilarang untuk dikonsumsi penderita diabetes, bahkan makanan yang dianggap tidak baik sekalipun bisa Sobat konsumsi, asalkan sesekali dan hanya dalam jumlah sedikit. Namun, lebih mudah tentunya untuk mengelola diabetes jika Sobat tetap berpegang pada opsi yang terbaik.

    Berikut adalah 7 jenis asupan yang dapat membantu Sobat untuk mencegah diabetes:

    1. ZAT TEPUNG (KARBOHIDRAT)

    Makan karbohidrat tidak langsung menyebabkan seseorang menderita prediabetes. Tubuh kita membutuhkan karbohidrat, tapi Sobat harus memilih jenis karbohidrat dengan bijak tentunya.Jumlah dan jenis karbohidrat yang dikonsumsi dalam makanan adalah yang memengaruhi gula darah. Berikut beberapa panduan makanan yang direkomendasikan seperti:

    • Biji – bijian utuh, seperti beras merah, oatmeal.
    • Kentang manis panggang.
    • Biji- bijian utuh lainnya tanpa tambahan gula.

    Sobat perlu waspada dengan indeks glikemik. Makanan yang mengandung indeks glikemik tinggi akan meningkatkan gula darah lebih cepat, sehingga jenis- jenis makanan dengan indeks glikemik tinggi, contohnya pada biji- bijian olahan seperti nasi putih atau tepung putih, sereal dengan sedikit biji – bijian dan mengandung banyak gula, roti putih, dan kentang goreng perlu dihindari.

    1. SAYUR–SAYURAN

    Konsumsi sayuran sangat direkomendasikan, Sobat akan mendapatkan banyak serat dan sedikit lemak atau garam. Jenis sayuran yang direkomendasikan:

    • Sayuran segar, dimakan mentah, dikukus ringan, atau dipanggang.
    • Sayuran beku polos, sedikit dikukus.
    • Sayuran hijau seperti kangkung, bayam.
    • Sayuran kaleng yang rendah atau tanpa garam.

    Sobat dapat mengombinasikan warna sayuran agar tidak cepat bosan, seperti warna orange, merah dari wortel atau paprika merah, putih dari bawang, bahkan ungu dari terong. Pedoman dari Amerika merekomendasikan Sobat mengonsumsi sayur sebanyak 2,5 cangkir per hari.

    Namun Anda perlu berhati–hati pada sayuran kaleng yang mengandung banyak garam, sayuran yang dimasak dengan menggunakan keju, mentega yang banyak.

    1. BUAH–BUAHAN

    Dari buah – buahan, Sobat mendapat kandungan karbohidrat, vitamin, mineral dan serat dari sumber yang segar, rendah lemak dan garam. Namun cenderung memiliki lebih banyak karbohidrat dibandingkan dengan sayuran. Pilihan buah yang dapat Sobat konsumsi:

    • Buah – buahan segar.
    • Buah kaleng tanpa tambahan gula.
    • Selai rendah gula atau bebas gula.

    Hindari konsumsi buah kaleng yang mengandung sirup gula, saus apel manis, jus buah dengan kandungan gula yang tinggi.

    1. PROTEIN

    Banyak sekali pilihan yang dapat Sobat konsumsi sebagai sumber protein, seperti daging sapi, ayam, ikan, makanan laut, kacang, keju, telur, kacang dan tempe tahu. Konsumsi makanan tersebut sebaiknya tetap yang mengandung rendah lemak dan utamakan sumber protein nabati. Hindari sumber protein seperti daging goreng, daging babi asap, keju biasa(bukan yang rendah lemak), unggas dengan kulit, ikan goreng, tahu goreng.

    1. PRODUK SUSU

    Jika ingin mengonsumsi produk susu, carilah yang mengandung lemak rendah. Pilihan yang direkomendasikan seperti susu rendah lemak atau 1% susu krim, yoghurt rendah lemak, keju rendah lemak.

    1. LEMAK, MINYAK & MANISAN

    Pilihan makanan yang satu ini biasanya sulit untuk ditolak, dan jika dikonsumsi terlalu banyak makan dapat menambah berat badan serta membuat Sobat sulit untuk mengelola diabetes. Inilahjenis makanan yang dianjurkan:

    • Sumber nabati alami seperti kacang, biji–bijian, atau alpukat (tinggi kalori, tentunya dengan porsi kecil).
    • Makanan dengan lemak omega 3 seperti salmon, tuna, atau mackerel.
    • Minyak nabati seperti minyak canola atau minyak zaitun.

    Sobat perlu menghindari makanan-makanan yang mengandung lemak trans, karens kurang baik untuk kesehatan hati. Hindari juga konsumsi lemak jenuh terutama dari produk hewani, minyak kelapa dan minyak sawit. Sobat dapat menanyakan pada dokter keluarga, batas konsumsi yang diperlukan, terutama jika Anda memiliki riwayat penyakit jantung dan diabetes.

    1. MINUMAN

    Saat mengonsumsi minuman favorit, mungkin saja terdapat lebih banyak kandungan kalori, gula, garam atau bahkan lemak yang Sobat tidak tahu. Berikut adalah minuman yang direkomendasikan:

    • Air putih.
    • Teh tanpa pemanis (jika mau, tambahkan seiris lemon).
    • Kopi hitam, atau dengan tambahan susu rendah lemak dan pengganti gula.

    Sobat perlu menghindari minuman seperti soda, bir, teh manis, kopi dengan gula dan krim, minuman penambah energi.

    Itulah 7 jenis asupan yang dapat Sobat konsumsi untuk mencegah diabetes. Mengontrol makanan merupakan salah satu pola hidup sehat yang dianjurkan. Sobat juga dapat berolahraga secara rutin yang direkomendasikan sebanyak 5 hari seminggu dengan durasi setidaknya 30 menit. Tidak perlu olahraga yang berat dan rumit, cukup dengan berjalan, bersepeda, menari, mengikuti kelas olahraga dan aktivitas lain.

    Nah, bila Sobat ingin mencari aneka produk makanan sehat, suplemen, maupun informasi kesehatan lain, bisa diakses dari www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    1. Jenis Makanan untuk Diet Diabetes – prosehat.com/artikel/artikelkesehatan/jenis-makanan-untuk-diet-diabetes, diakses pada tanggal 1-10-2018
    2. 9 Makanan Pencegah Diabetes – lifestyle.sindonews.com/read/1279059/155/9-makanan-pencegah-diabetes-1517629308, diakses pada tanggal 1-10-2018
    3. 10 Foods that can help prevent diabetes – foxnews.com/lifestyle/10-foods-that-can-help-prevent-diabetes, diakses pada tanggal 1-10-2018
    4. Best and Worst Foods for Diabetes – webmd.com/diabetes/diabetic-food-list-best-worst-foods#1, diakses pada tanggal 1-10-2018
    5. The Right Diet for Prediabetites – healthline.com/health/diabetes/prediabetes-diet#exercise, diakses pada tanggal 1-10-2018
    Read More
  • Sobat pernah merasakan masalah asam lambung? Duh, pasti cukup menyiksa ya! Keluhan akibat dari kelebihan asam lambung atau yang disebut sebagai dyspepsia ini dapat berupa rasa nyeri panas dan pedih di ulu hati, mual dan terkadang sampai muntah, perut terasa kembung, cepat merasa kenyang, dan sering bersendawa. Hal ini tentu mengganggu aktivitas Sobat sehari-hari. Kelebihan […]

    7 Cara Mengatasi Asam Lambung

    Sobat pernah merasakan masalah asam lambung? Duh, pasti cukup menyiksa ya! Keluhan akibat dari kelebihan asam lambung atau yang disebut sebagai dyspepsia ini dapat berupa rasa nyeri panas dan pedih di ulu hati, mual dan terkadang sampai muntah, perut terasa kembung, cepat merasa kenyang, dan sering bersendawa. Hal ini tentu mengganggu aktivitas Sobat sehari-hari. Kelebihan asam lambung dapat menyebabkan peradangan pada permukaan lambung sehingga disebut sebagai penyakit gastritis atau yang lebih dikenal sebagai penyakit asam lambung (maag).

    Baca Juga: Punya Penyakit Asam Lambung? Hindari 8 Makanan Ini

    Gastritis merupakan salah satu gangguan pencernaan yang paling sering dijumpai pada masyarakat. Gastritis umumnya menyerang wanita pada usia sekitar 20-30 tahun. Gastritis juga sering menyerang lanjut usia, dikarenakan lapisan pelindung lambung pada lansia menipis seiring dengan bertambahnya usia serta penggunaan obat nyeri yang berlebihan.

    Penyakit asam lambung sering dianggap penyakit yang biasa saja dan tidak memerlukan penanganan lebih lanjut. Padahal, penyakit asam lambung yang dibiarkan secara terus-menerus dapat menyebabkan penyakit tersebut menjadi kronik serta berujung pada terjadinya luka (tukak) dan perdarahan pada lambung, serta komplikasi lain seperti pecahnya lapisan lambung (perforasi lambung). Berikut ini kami uraikan7 cara mengatasi asam lambung:

    1. Memperbaiki pola makan dengan cara makan porsi kecil

    Sobat pasti sering mendengar ungkapan “Aduh, maag saya kambuh karena tadi telat makan.” Ya, pada penderita penyakit asam lambung, disarankan untuk memiliki pola makan yang teratur dan disarankan makan lebih sering (misalnya lima kali sehari) dengan porsinya sedikit-sedikit. Hal ini bertujuan agar lambung selalu terisi makanan sehingga menetralisir asam lambung yang ada.Porsi makan yang kecil setiap kali makan akan mengurangi rasa begah (penuh) sesudah makan. Jadi, jangan sampai menunggu terlalu lapar dan juga jangan makan dalam porsi yang berlebihan saat satu kali makan.

    1. Berhati-hati dengan obat pengurang rasa nyeri yang digunakan.

    Seperti yang kita ketahui Sobat, semakin bertambahnya usia, sering terjadi kelainan pada sendi (nyeri sendi/pegal linu/rematik). Biasanya, untuk mengatasi pegal linu, pasien akan mengonsumsi obat-obat rematik/penghilang rasa sakit yang dijual bebas. Pada obat-obat tersebut, umumnya mengandung obat golongan antiinflamasi nonsteroid (OAINS). OAINS yang dikonsumsi dalam jangka waktu lama dan sering,dapat mengakibatkan terjadinya luka bahkan sampai perdarahan lambung. Banyak pasien yang datang ke rumah sakit dalam keadaan sudah buang air besar berdarah berwarna hitam. Berhati-hatilah dalam mengonsumsi obat-obat pegal linu yang dijual bebas di pasaran. Disarankan agar menghindari penggunaan obat anti nyeri secara berlebihan atau sebaiknya menemui dokter untuk anjuran pilihan dan penggunaan obat anti nyeri.

    1. Menghindari atau mengurangi konsumsi makanan dan minuman seperti teh, kopi, alkohol, makanan pedas dan asam, gorengan serta makanan berlemak.

    Teh dan kopi mengandung senyawa kafein yang dapat merangsang peningkatan produksi asam lambung, hal ini dapat mencetuskan nyeri ulu hati pada pasien yang sensitif dengan kafein. Makanan pedas, asam, dan alkohol berlebihan juga dapat meningkatkan produksi asam lambung dan mengiritasi permukaan lambung sehingga menyebabkan luka. Kandungan lemak yang tinggi pada gorengan sering menimbulkan rasa penuh dan tidak nyaman pada lambung.

    Baca Juga: Minuman Selain Kopi yang Membantu Meningkatkan Konsentrasi

    1. Berhenti merokok.

    Rokok dapat menghalangi proses penyembuhan luka yang sudah terjadi pada lambung. Hal ini tidak berarti apabila luka di lambung sudah sembuh, dapat merokok kembali. Seperti yang diketahui bahwa rokok merupakan hal yang harus dihindari karena banyak menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan tubuh, tidak hanya lambung, tetapi dapat juga paru-paru, tenggorokan, mulut dan bagian-bagian tubuh lainnya.

    1. Tidak langsung tidur/berbaring setelah makan kenyang.

    Saat perut penuh terisi makanan, sebaiknya Sobat jangan langsung berbaring atau tiduran. Hal ini mengakibatkan isi makanan dan juga asam lambung dapat naik ke kerongkongan, sehingga dapat menyebabkan rasa mual dan rasa terbakar pada dada. Sobat sebaiknya tetap duduk atau berjalan santai setelah makan, selama kurang lebih 1-2 jam.

    1. Mengurangi stres yang berlebih.

    Stres dapat memicu produksi asam lambung. Tentu setiap orang pasti mengalami stres. Satu hal yang harus selalu diingat adalah hanya diri kita sendirilah yang paling memahami tubuh kita. Setiap orang memiliki mekanisme pertahanan terhadap stres yang berbeda-beda, ada yang mengatasi stres dengan cara banyak makan, berolahraga, berekreasi, memancing dan sebagainya. Saat Anda merasakan stres dalam hidup anda, cobalah berbagi hal tersebut dengan orang-orang terdekat. Akan terasa lebih ringan apabila Sobat berbagi cerita dan bisa mendapatkan solusi dari orang-orang terdekat yang mungkin saja dapat membantu masalah Anda. Cobalah membuat daftar mengenai hal-hal yang disukai dan lakukanlah hal tersebut setiap kali merasakan jenuh atau stres terhadap kerjaan atau aktivitas Sobat sehari-hari.

    1. Memeriksakan diri ke dokter untuk mencari penyebab dan terapi lebih lanjut.

    Penyakit asam lambung yang dirasakan terus-menerus (lebih dari seminggu), sudah diberikan obat antasida tapi tidak kunjung sembuh menjadi indikasi bahwa Sobat harus segera memeriksakan diri ke dokter. Apalagi jika ada tanda bahaya (alarm symptom) seperti nyeri ulu hati yang muncul pada saat usia lebih dari 50 tahun, penurunan berat badan, anemia (kurang sel darah merah), buang air besar berdarah (melena), atau muntah darah. Gejala-gejala tersebut sering kali menunjukkan adanya hal serius yang ada di dalam lambung sebagai penyebab sakit mag, seperti tukak lambung atau kanker lambung. Dokter dapat melakukan pemeriksaan fisik serta pemeriksaan lanjutan seperti endoskopi untuk memastikan penyebab. Dokter juga dapat meresepkan obat-obatan yang bekerja untuk menekan produksi dan menetralisir asam lambung maupun antibiotik untuk membunuh kuman penyebab produksi asam lambung berlebihan.

    Baca Juga: Diet Lambung Bagi Penderita Maag

    Itulah 7 cara mengatasi asam lambung. Sobat sekalian dapat mengikuti 7 hal ini untuk mengatasi penyakit asam lambung yang terus-menerus mengganggu aktivitas Sobat sehari-hari. Jika Anda memerlukan suplemen, produk-produk kesehatan, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

     

    Daftar Pustaka

    1. Hirlan. Gastritis. In: Setiati S, Alwi I, Sudoyo AW, Kolopaking MS, Setiyohadi B, Syam AF, editor. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid I. Edisi VI. Interna Publishing. 2016:1768-71.
    2. Nishizawa T, Masaoka T, Suzuki H. Functional Dyspepsia: Pathogenesis, Diagnosis and Treatment. Journal of General and Family Medicine. 2016;17(3):204-10.
    3. Rani AA, Fauzi A. Infeksi Helicobacter pylori dan Penyakit Gastroduodenal. In: Setiati S, Alwi I, Sudoyo AW, Kolopaking MS, Setiyohadi B, Syam AF, editor. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid I. Edisi VI. Interna Publishing. 2016:1772-3.
    4. Tarigan P. Tukak Gaster. In: Setiati S, Alwi I, Sudoyo AW, Kolopaking MS, Setiyohadi B, Syam AF editor. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid I. Edisi VI. Interna Publishing. 2016:1781-91.
    5. Simadibrata M, Makmun D, Abdullah M, Syam AF, Fauzi, A, Renaldi K,et al. Konsensus Nasional Penatalaksanaan Dispepsia dan Infeksi Helicobacter pylori. Perkumpulan Gastroenterologi Indonesia. 2014.
    6. Sipponen P, Maaroos HI. Chronic Gastritis. Scand J Gastroenterol. 2015; 50(6): 657–67.
    Read More
  • Apa benar teh hijau dapat membantu menurunkan kolesterol? Sobat mungkin sudah sering mengonsumsi teh hijau dalam bentuk ragam makanan, tapi apakah benar teh hijau dapat menurunkan kolesterol dan membantu Sobat mengurangi risiko penyakit jantung? Mari kita bahas bersama-sama! Kadar kolesterol yang tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Menurut American Heart Association, total kadar […]

    Benarkah Teh Hijau Bantu Turunkan Kolesterol?

    Apa benar teh hijau dapat membantu menurunkan kolesterol? Sobat mungkin sudah sering mengonsumsi teh hijau dalam bentuk ragam makanan, tapi apakah benar teh hijau dapat menurunkan kolesterol dan membantu Sobat mengurangi risiko penyakit jantung? Mari kita bahas bersama-sama!

    Kadar kolesterol yang tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Menurut American Heart Association, total kadar kolesterol sebaiknya lebih rendah dari 200 mg/dL, dan kadar kolesterol jahat (LDL) tidak boleh melebihi 100 mg/dL.

    Obat – obatan jenis statin dapat membantu untuk menurunkan kolesterol, tapi Sobat juga bisa mencoba cara alami seperti pola makan yang sehat, berolahraga, menurunkan berat badan, dan suplemen alami seperti teh hijau.

    Seperti teh lainnya, teh hijau berasal dari tanaman camellia sinensis, tapi daun tehnya tidak difermentasi dan memiliki kandungan antioksidan tinggi, yang dikenal sebagai polifenol. Antioksidan diketahui berfungsi melawan radikal bebas yang merusak sel dan jaringan.

    Fast Food Tinggi Kolesterol

    Teh hijau membantu menurunkan kolesterol jahat dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL). Kolesterol baik berguna untuk “membersihkan” kolesterol jahat dari pembuluh darah, sehingga dapat mencegah artherosklerosis, yaitu penyumbatan dari pembuluh darah yang bila terjadi akan berakibat ke serangan jantung atau stroke.

    Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa teh hijau dapat menurunkan kadar kolesterol jahat, seperti studi yang dilakukan oleh tim peneliti Universitas Newcastle, Inggris yang mengungkapkan bahwa mengonsumsi teh hijau secara berkala dapat melindungi otak serta memperlambat pertumbuhan sel kanker. Diketahui zat polifenol dalam teh hijau berperan melawan radikal bebas seperti hydrogen peroxide dan amyloid beta yang berperan dalam progesivitas Alzheimer. Menurut beberapa peneliti, kadar kolesterol dapat menurun akibat bahan kimia yang dikenal sebagai katekin, yang berfungsi mengurangi penyerapan kolesterol dalam usus.

    Banyak orang membandingkan teh hijau dan teh hitam (teh hijau yang telah dioksidasi melalui fermentasi). Berdasarkan penelitian, teh hijau mengandung 30 hingga 40% polifenol sedangkan teh hitam mengandung 3 hingga 10%, sehingga teh hijau lebih terbukti efektif dalam melawan antioksidan. Dan penelitian lainnya menemukan bahwa orang yang mengkonsumsi teh hijau memiliki risiko 28% lebih rendah terkena artherosklerosis dibandingkan teh hitam.

    Universitas Maryland Medical Center merekomendasikan 2 hingga 3 cangkir teh hijau per hari. Jumlah ini mengandung sekitar 240 hingga 320 mg polifenol. Jika Sobat mengonsumsi suplemen teh hijau dalam bentuk pil atau ekstrak lainnya, disarankan untuk tetap mengonsumsi teh hijau sesuai saran tersebut.

    Teh hijau umumnya ditoleransi dengan baik oleh tubuh. Namun Sobat perlu berhati–hati mengonsumsi teh hijau berlebihan jika memiliki masalah jantung, gangguan ginjal, dan riwayat luka pada lambung. Menurut Universitas Maryland Medical Center, mengonsumsi teh hijau dosis tinggi dalam jangka panjang dapat menyebabkan gejala seperti pusing, jantung berdebar, insomnia dan lekas marah. Teh hijau juga dapat berinteraksi dengan obat–obatan sehingga Anda perlu berkonsultasi dengan dokter jika sedang mengonsumsi obat apapun.

    Teh hijau mengandung kafein yang mungkin perlu dihindari oleh beberapa orang. Teh hijau juga merupakan sumber oksalat yang dapat menyebabkan batu ginjal. Sehingga mengonsumsi teh hijau lebih dari 5 cangkir per hari (atau mengonsumsi kapsul teh hijau dengan dosis setara), justru memiliki lebih banyak risiko dibandingkan keuntungannya.

    Bagi orang yang memiliki kadar koleterol tinggi, teh hijau dapat menjadi suplemen tambahan, namun BUKAN sebagai pengganti obat–obatan.

    Teh hijau memang dapat membantu menurunkan koleterol Sobat, tapiuntuk menjaga kolesterol tetap terkendali, para ahli juga merekomendasikan untuk menambahasupan buah-buahan,sayur–sayuran berserat tinggi, membatasi lemak jenuh, serta menggantinya dengan lemak baik yang bisa didapat dari minyak ikan dan nabati.

    Jangan lupa selalu kontrol kadar kolesterol sesuai dengan petunjuk dokter. Pola hidup yang sehat seperti berolahraga teratur, mengurangi konsumsi alkohol dan rokok juga sangat berpengaruh pada kadar kolesterol dan tentunya kesehatan Anda. Nah, untuk mendapatkan alat cek kolesterol, produk teh hijau, atau aneka makanan sehat lainnya, Sobat bisa memesannya dari www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    1. Does Green tea Help lower Cholesterol – livestrong.com/article/270989-does-green-tea-help-lower-cholesterol/, diakses pada tanggal 2-10-2018
    2. Green tea reduces bad cholesterol – health24.com/Medical/Cholesterol/News/Green-tea-reduces-bad-cholesterol-20120721, diakses pada tanggal 2-10-2018
    3. Green tea may lower heart disease risk – health.harvard.edu/heart-health/green-tea-may-lower-heart-disease-risk , diakses pada tanggal 2-10-2018
    4. Teh Hijau bisa Turunkan Kolesterol? Masa sih? – prosehat.com/artikel/artikelkesehatan/teh-hijau-bisa-turunkan-kolesterol-masa-sih, diaskes pada tanggal 2-10-2018
    5. Green tea lowers cholesterol, but only a little – reuters.com/article/us-green-tea-cholesterol/green-tea-lowers-cholesterol-but-only-a-little-idUSTRE7655YM20110706, diakses pada tanggal 2-10-2018
    Read More
  • Bayi Moms sudah berusia 8 bulan? Saatnya ia dikenalkan dengan camilan berupa finger food alias makanan yang bisa dipegang sendiri. Kira-kira, camilan atau finger food seperti apa yang cocok dan baik untuknya? Yuk, simak trik memberikan finger food untuk bayi 8 bulan berikut: Sesuai istilahnya, finger food merupakan makanan yang mudah dimakan oleh bayi dan […]

    Trik Memberikan Finger Food untuk Bayi 8 Bulan

    Bayi Moms sudah berusia 8 bulan? Saatnya ia dikenalkan dengan camilan berupa finger food alias makanan yang bisa dipegang sendiri. Kira-kira, camilan atau finger food seperti apa yang cocok dan baik untuknya? Yuk, simak trik memberikan finger food untuk bayi 8 bulan berikut:

    bayi sehat, food finger

    Sesuai istilahnya, finger food merupakan makanan yang mudah dimakan oleh bayi dan diperuntukkan pada bayi yang sudah diperkenalkan dengan MPASI. Artinya makanan tersebut mudah digigit, mudah dikunyah, mudah diambil dengan jari dan mudah dipegang. Tahap makan finger food ini sangat penting bagi si kecil.

    Selain menyenangkan, ini adalah langkah awal bayi untuk belajar makan sendiri dan melatih kemandiriannya. Tahap ini juga membantu bayi untuk mengembangkan keterampilan motorik halusnya. Mula-mula, bayi Moms mungkin akan meremas finger food dengan tangannya lalu membawanya ke mulut. Pelan-pelan dan sabar saja, Moms. Lama-lama nanti dia akan tahu, kok, bagaimana menggunakan ibu jari dan telunjuknya untuk mengambil makanan dengan baik.

    Perhatikan Segi Keamanan

    Ketika memilih finger food untuk bayi, mulailah dengan potongan kecil makanan lunak yang mudah hancur/lumer ketika dikunyah dengan gusinya, misalnya potongan buah pisang, roti tawar, biskuit bayi. Maklum, gigi bayi belum banyak tumbuh. Nanti, ketika ia sudah mulai nyaman dengan makanan yang diberikan, Moms bisa memberikan ia pilihan lain yang lebih banyak.

    Namun, pada tahap awal, hindari memberi bayi potongan finger food yang besar, lengket dan tidak mudah lumer dalam mulut bayi. Panduan Pemberian Makanan Bayi dari Departemen Kesehatan Australia menegaskan bahwa makanan dengan risiko tinggi tersedak seperti kacang utuh, anggur utuh, biji-bijian, wortel mentah, popcorn, seledri dan potongan apel harus dihindari selama 3 tahun pertama karena ukuran atau konsistensi makanan tersebut meningkatkan risiko tersedak. Dianjurkan juga agar orangtua selalu mengawasi bayi maupun batita saat mereka makan untuk mencegah tersedak.

    Selain itu, tahan diri pula untuk tidak memberikan camilan atau makanan ringan yang biasanya dikonsumsi oleh Moms. Banyak camilan dewasa memiliki rasa yang sangat manis atau sangat asin, misalnya kue-kue manis atau keripik yang memiliki jumlah kandungan natrium yang besar. Ingat, bayi Moms membutuhkan makanan kaya nutrisi, bukan kalori kosong.

    Rekomendasi Finger Food untuk Bayi 8 Bulan

    Berikut adalah beberapa finger food terbaik untuk bayi 8 bulan Anda, termasuk untuk bayi yang belum mempunyai gigi sama sekali.

    1. Puffs Sereal. Sereal kering berbentuk O ini adalah makanan ringan yang populer untuk bayi yang belajar menjepit makanan dengan jarinya. Terbuat dari gandum utuh yang kaya nutrisi dan mudah lumer ketika bercampur dengan ludah di mulut bayi.
    2. Roti tawar dan biskuit bayi. Potongan-potongan kecil roti tawar lunak (tanpa kulit pinggiran) maupun biskuit bayi sangat bagus dijadikan sebagai camilan untuk bayi sebab mudah hancur ketika dikunyah. Saat bayi bertambah besar (usia 9 hingga 12 bulan), Moms bisa mencoba memberikan potongan yang sedikit lebih besar atau menyajikan roti dengan lapisan pisang atau alpukat tumbuk, atau selai kacang.
    3. Buah lunak. Buah yang sangat matang akan lembut secara alami, sehingga bagus dijadikan finger food. Pisang matang, peach, semangka, raspberry, blueberry dan melon yang dipotong kecil-kecil adalah alternatif pilihan yang baik.
    4. Buah yang mengandung asam lemak omega-3 yang tinggi ini dapat membantu meningkatkan perkembangan otak bayi. Seperti layaknya puff sereal, alpukat matang kerap dijadikan sebagai camilan atau finger food pertama untuk bayi. Sangat aman untuk diberikan pada bayi, bahkan yang giginya belum tumbuh sekalipun.  Memang sih, saat si kecil makan alpukat, biasanya tangan dan mulut, bahkan meja ataupun lantai, akan belepotan dan berantakan. Namun, itu momen yang berharga, kok, Moms, dan sangat bagus untuk diabadikan lewat kamera foto.
    5. Tahu adalah sumber protein nabati yang luar biasa dan finger food yang sempurna untuk bayi. Pilih tahu yang keras, yang masih cukup lunak, dibandingkan dengan tahu yang super lunak atau tahu sutra, yang kemungkinan akan hancur di tangan bayi dan membuatnya frustrasi.
    6. Sayuran yang dimasak. Agar tetap mendapatkan nutrisi dari sayuran, kukus atau rebuslah sayur hingga lembut, dan, tentu saja, potong kecil-kecil. Cobalah sayuran seperti ubi manis, wortel, brokoli, kembang kol, atau bit (pilihlah bit kuning agar tidak terlalu berantakan) untuk diberikan kepada bayi 8 bulan. Pastikan Moms mencuci bersih semua sayuran sebelum mengolahnya. Saat bayi bertambah besar dan giginya sudah lebih banyak tumbuh, Moms dapat memberikan potongan wortel kukus atau irisan kentang manis yang dikupas.
    7. Jika bayi tidak menunjukkan tanda-tanda alergi susu, maka sangat aman untuk memperkenalkan keju setelah bayi mulai mengenal MPASI. Namun, pilihlah keju yang telah dipasteurisasi, yang lembut tetapi tidak terlalu lengket atau bau, seperti keju cheddar. Potong keju tersebut kecil-kecil.
    8. Kue Muffin Buatan Sendiri. Muffin yang dibeli di toko biasanya bertabur gula. Namun, banyak kok resep muffin yang sehat. Moms bisa membuat sendiri, gunakan tepung gandum utuh, tambahkan saus apel sebagai pengganti gula dan lengkapi dengan bahan-bahan sehat seperti pisang tumbuk. Panggang dalam loyang muffin mini. Lalu pecahkan menjadi potongan-potongan kecil untuk bayi.

    Demikianlah beberapa trik memberikan finger food untuk bayi 8 bulan. Nanti, saat bayi Moms sudah berusia 9 bulan ke atas, kontrol atau penguasaan jari-jarinya akan lebih berkembang. Inilah saat yang tepat untuk mendorong bayi belajar lebih sering makan sendiri, baik makanan utama maupun camilan. Penting untuk dicatat bahwa saat ia makan finger food, jangan pernah membiarkan bayi sendirian. Selalu awasi dan usahakan mereka duduk tenang saat makan, tidak sambil berdiri, merangkak atau bergerak ke sana kemari sebab hal ini bisa meningkatkan risiko tersedak.

    Nah, Moms, siap memberikan finger food untuk si kecil? Sekarang Moms tak perlu repot, untuk mencari informasi atau panduan tentang makanan sehat bayi lainnya, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

     

    Referensi:

    1. 13 Best Finger Foods for Baby [Internet]. Thebump.com. 2018 [cited 28 September 2018]. Available from: thebump.com/a/finger-foods-for-baby
    2. Foods S, Basics S. Finger foods for your baby | BabyCenter [Internet]. BabyCenter. 2018 [cited 28 September 2018]. Available from: babycenter.com/finger-foods
    3. The Importance of Finger Food – One Handed Cooks [Internet]. One Handed Cooks. 2018 [cited 28 September 2018]. Available from: onehandedcooks.com.au/the-importance-of-finger-food/
    Read More
Chat Asisten ProSehat aja