Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Author Archive for: Zueldi

Zueldi

About Zueldi

Showing 211–220 of 575 results

  • Pernahkah Anda mendengar istilah diet GM? Asing, bukan? Diet GM atau dikenal sebagai diet General Motors adalah diet yang mewajibkan seorang individu untuk membatasi menu dan porsi makan untuk diet selama satu minggu, namun hal ini akan menghasilkan penurunan berat badan signifikan hingga mencapai 7 killogram.  Tertarik untuk mencoba? Diet GM menganjurkan individu untuk merencanakan […]

    Apa Saja Menu Diet GM Sehari-hari?

    Pernahkah Anda mendengar istilah diet GM? Asing, bukan? Diet GM atau dikenal sebagai diet General Motors adalah diet yang mewajibkan seorang individu untuk membatasi menu dan porsi makan untuk diet selama satu minggu, namun hal ini akan menghasilkan penurunan berat badan signifikan hingga mencapai 7 killogram.  Tertarik untuk mencoba?

    Diet GM menganjurkan individu untuk merencanakan asupan nutrisi makanan rendah kalori, namun kaya asupan nutrisi, dimana diet GM harus dipatuhi dalam jangka waktu 7 hari.  Umumnya, diet GM melibatkan berbagai variasi dan sayuran untuk rencana diet GM nya. Sebagai contoh, pada hari pertama, seorang individu hanya diperbolehkan mengonsumsi buah-buahan. Adapun pada hari kedua, seorang individu diperbolehkan hanya memakan sayuran. Beberapa hasil perjanjian dari diet GM.

    – Penurunan berat badan sebesar 7 kg dalam waktu seminggu
    – Membuang racun dan kotoran dari dalam tubuh
    – Memperbaiki fungsi pencernaan
    – Meningkatkan metabolisme tubuh untuk membakar lebih banyak lemak

    Panduan Menjalani Diet GM

    Diet GM menganjurkan untuk mengosumsi banyak makanan yang mengandung air, seperti buah-buahan, sayur-sayuran, dan makanan lain yang banyak mengandung air, yang dapat meningkatan pembakaran lemak dan membilas racun dari dalam tubuh.

    Baca Juga: Pengaruh Diet dan Pola Makan Penderita Kanker

    Berikut ini adalah beberapa contoh rencana makan pola diet GM.

    – Hari pertama. Anda dianjurkan untuk makan buah-buahan saja. Seluruh buah diperbolehkan, kecuali pisang
    – Hari kedua. Anda dianjurkan untuk hanya mengonsumsi sayur-sayuran, baik mentah atau masak.
    – Hari ketiga. Seorang individu masih dianjurkan untuk mengonsumsi buah dan sayuran, kecuali pisang dan kentang.
    – Hari keempat. Anda hanya dianjurkan untuk mengonsumsi buah pisang dan susu saja. Anda dapat mengonsumsi 6 buah pisang dengan ukuran besar atau 8 buah pisang berukuran kecil. Sebaiknya mengonsumsi susu rendah lemak dengan total 3 gelas.
    – Hari kelima. Anda disarankan untuk mengonsumsi 2 porsi daging tanpa lemak (daging, sapi, ikan, atau ayam dapat menjadi pilihan) sejumlah 300 gram dengan 6 buah tomat. Ingat pula untuk meningkatkan asupan air yang cukup untuk membantu memecah purin dari konsumsi daging. Selain itu, Anda juga dapat mengonsumsi sup sayuran.
    – Hari keenam. Anda dianjurkan untuk mengonsumsi daging sejumlah 300 gram dan berbagai jenis sayuran, kecuali kentang.
    – Hari ketujuh atau terakhir. Anda sudah dapat mengonsumsi nasi, namun hanya nasi merah saja. Selain itu, Anda diperbolehkan makan buah atau sayuran mentah, bahkan dapat mengonsumsi jus.

    Selama menjalani diet, Anda dianjurkan untuk minum banyak air putih (hingga 12 – 15 gelas) setiap hari, yang berguna untuk membantu mengeluarkan racun dari dalam tubuh.

    Kekurangan Diet GM

    Meskipun banyak mengonsumsi buah dan sayur, namun diet GM ini memiliki berbagai kekurangan juga. Apabila diet ini dilakukan secara rutin dan terus-menerus, maka dapat berpotensi mengurangi asupan nutrisi penting di dalam tubuh yang tidak didapatkan dari sayur dan buah, seperti protein. Hal ini cukup penting, mengingat protein dapat membangun tubuh, yaitu untuk perbaikan dan regenerasi sel serta jaringan tubuh, mengatur hormon dan sistem imun tubuh, hingga menyuplai energi dan membentuk otot.

    Baca Juga: 7 Menu Diet Karbo untuk Mengurangi Berat Badan

    Diet seperti ini seringkali menyebabkan seorang individu cepat pusing dan timbul hasrat untuk makan lebih banyak pada hari ketiga atau keempat. Selain itu, kekurangan nutrisi dapat menyebabkan kerontokan rambut, kulit kering, kelelahan, kelemahan otot, dan anemia. Sedikit kalori yang masuk ke dalam tubuh dan tidak diimbangi dengan olahraga teratur dapat menyebabkan metabolism tubuh menjadi lebih lambat.

    Cobalah untuk menerapkan diet sehat dan rajin berolahraga. Meskipun penurunan berat badan lebih lambat, tapi akan membuat tubuh menjadi lebih sehat.Jangan lupa untuk tetap berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka:

    Wisnubrata. Diet GM, cara cepat turunkan berat badan dalam 7 hari. 2017. [Internet]. Available at: lifestyle(dot)kompas(dot)com/read/2017/09/11/063200220/diet-gm-cara-cepat-turun-berat-badan-dalam-7-hari (1.12.18)

    Read More
  • Apa itu diet golongan darah? Diet golongan darah sering dikaitkan dengan penurunan berat badan. Fokus utama dari seorang wanita adalah bagaimana cara untuk menurunkan berat badan, tidak ada metode diet khusus yang dipilih. Namun, terdapat jenis diet golongan darah yang berdasarkan pada golongan darah dalam menentukan makanan yang sebaiknya dimakan atau tidak. Baca Juga: 8 […]

    Benarkah Diet Golongan Darah Itu Efektif?

    Apa itu diet golongan darah?

    Diet golongan darah sering dikaitkan dengan penurunan berat badan. Fokus utama dari seorang wanita adalah bagaimana cara untuk menurunkan berat badan, tidak ada metode diet khusus yang dipilih. Namun, terdapat jenis diet golongan darah yang berdasarkan pada golongan darah dalam menentukan makanan yang sebaiknya dimakan atau tidak.

    Baca Juga: 8 Makanan Rendah Lemak untuk Diet yang Enak dan Mengenyangkan

    Diet golongan darah berasal dari buku Eat Right for Your Type pada tahun 1996 oleh dokter Peter J. D’Adamo. Idenya berasal dari respon tubuh terhadap makanan secara langsung terkait dengan jenis darah seorang individu, berdasarkan makanan yang dikonsumsi oleh nenek moyang dengan golongan darah sejenis. Setiap jenis golongan darah memiliki pedoman masing-masing terkait makanan yang sebaiknya dikonsumsi atau dihindari oleh setiap individu dengan golongan darah tertentu. Diet ini akan membantu seorang individu dalam menurunkan berat badan, meningkatkan kesehatan saluran pencernaan, dan meningkatkan kondisi tubuh.

    Bagaimana hal tersebut dapat terjadi?

    Ide ini berasal dari ayah D’Adamo dan rekannya dengan profesi sama, James D’Adamo telah melakukan hipotesis bahwa golongan darah adalah cara untuk memahami mengapa diet dapat bekerja dengan baik pada beberapa individu, tempat darah tergolong ke dalam gen.

    Baca Juga: 14 Makanan Setelah Olahraga untuk Memacu Dietmu

    Seperti apakah diet golongan darah?

    Diet tipe A adalah diet yang sebagian besar terdiri dari sayur-sayuran. Individu dengan golongan darah A akan sulit mencerna protein dan lemak hewani. Diet ini berfokus pada makanan organic dan segar, diet golongan darah A menganjurkan bagi individu untuk menghindari segala produk susu dan gandum, serta agar lebih banyak mengonsumsi salmon, sayuran, minyak zaitun, dan kacang-kacangan.

    Diet tipe B mencakup berbagai variasi makanan, sebab nenek moyang dari individu golongan darah B ini tergolong omnivore. Rekomendasinya hampir serupa dengan diet paleo. Pengecualiannya termasuk ayam, jagung, roti gandum, dan kopi.

    Diet tipe AB adalah diet yang termasuk baik, sebab individu dengan golongan darah AB diduga dapat mengonsumsi berbagai jenis makanan. Sebaiknya menghindari daging merah, kacang, dan jagung. Namun, individu dengan golongan darah AB dapat mengonsumsi berbagai jenis ikan, ayam kalkun, bubur gandum, makanan segar, dan kopi.

    Produk Terkait: PureFit Oatmeal Cinnamon

    Diet tipe O menganjurkan agar mengurangi makan makanan berlemak. Orang dengan golongan darah O diduga sebagai keturunan pemburu dan akan lebih baik apabila memetabolisme produk hewani. Oleh karena itu, pria dengan golongan darah O mengalami lebih sedikit serangan jantung. Diet tipe O mencakup diet rendah karbohidrat, menghindari konsumsi biji-bijian dan buah-buahan, namun memperbolehkan untuk konsumsi susu lemak.

    Apakah diet golongan darah benar-benar efektif?

    Sesungguhnya, hal ini sulit dijawab. Beberapa orang mengalami hasilnya. Sebagai contoh, Aylin Poulton, yang tidak sukses dalam pengobatannya terhadap penyakit psoriasisnya yang parah selama lebih dari 10 tahun. Namun, ketika dia memutuskan untuk mencoba diet golongan darah (tipe A) sebagai metode baru untuk menjaga pola makannya, dia sadar bahwa banyak makanan yang dieliminasi konsumsinya apabila menganut diet tipe A yang diketahui memicu psoriasis.

    Baca Juga: 7 Aplikasi Android Membantu Dietmu

    Selain itu, dokter Tara Nayak telah merekomendasikan diet golongan darah untuk berbagai pasiennya, namun metode ini bukanlah dipandang sebagai pengobatan, melainkan sebagai dasar untuk mengembangkan kebiasaan makan yang lebih sehat. Diet ini terbukti ampuh pada individu dengan gangguan autoimun atau inflamasi. Selain itu, apabila seorang individu memiliki berat badan normal, lakukanlah diet golongan darah sehingga tidak akan mengalami penurunan berat badan yang signifikan. Namun, apabila seorang individu ingin menurunkan berat badannya, diet golongan darah akan membantu.

     

    Kesimpulan

    Apabila seorang individu akan menjalani diet, maka sebaiknya konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu. Dokter akan mengetahui riwayat medis seorang individu dan membantu menentukan keputusan yang tepat terkait dengan diet yang baik bagi Anda.

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai diet golongan darah dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Daftar Pustaka:

    Nowak C. The blood type diet: does it really work?[Internet]. Available at: rd.com/health/diet-weight-loss/blood-type-diet (1.12.18)

    Read More
  • Saat ini, seringkali terdengar kata diet. Istilah diet ini umum dilakukan bagi seseorang yang ingin melakukan penurunan berat badan. Diet memang diperlukan terutama bagi orang yang telah mengalami obesitas. Beberapa jenis diet yang diyakini dapat bekerja ampuh dalam menurunkan lemak yaitu diet ketofastosis. Perlu diketahui bahwa ketofastosis diet ini bukanlah ditujukan untuk penurunan berat badan, […]

    Mengenal Apa Itu Ketofastosis Diet

    Saat ini, seringkali terdengar kata diet. Istilah diet ini umum dilakukan bagi seseorang yang ingin melakukan penurunan berat badan. Diet memang diperlukan terutama bagi orang yang telah mengalami obesitas. Beberapa jenis diet yang diyakini dapat bekerja ampuh dalam menurunkan lemak yaitu diet ketofastosis. Perlu diketahui bahwa ketofastosis diet ini bukanlah ditujukan untuk penurunan berat badan, melainkan pada jumlah lemak di dalam tubuh, yang dapat terlihat dari penurunan lingkar perut.

    Apa itu Ketofastosis Diet?

    apa itu diet keto

    Diet ketofastosis adalah campuran antara diet ketogenik dan fastosis. Diet ketogenik adalah diet yang melibatkan metode pola makan rendah karbohidrat, tinggi lemak, dan protein sedang. Sedangkan fastosis berarti fasting on ketosis, yang berarti puasa dalam keadaan ketosis, dimana ketosis berarti proses metabolisme tubuh yang normal. Hal ini dapat terjadi apabila tubuh tidak mendapatkan asupan karbohidrat yang cukup, sehingaa tubuh akan membakar cadangan lemak di dalam tubuh yang berguna sebagai energi bagi sel. Hasil dari proses ini dikenal sebagai keton, yang merupakan proses sampingan pembakaran lemak menjadi keton. Pembakaran lemak dapat terlihat pada penurunan lingkar perut, bukan dari penurunan berat badan.

    Baca Juga: 10 Buah yang Membantu Proses Diet

    Lama puasa fastosis yang dimaksud adalah 6 – 12 jam, atau lebih, bergantung pada kondisi setiap orang. Fastosis di sini dimaksudkan untuk mengembalikan pola hidup individu yang sebenarnya, yang akan menghasilkan pola makan yang dapat mempertahankan kondisi metabolisme lemak yang optimal.

    Efek dari Ketofastosis Diet

    Selama proses ketofastosis diet ini, maka seorang individu akan mengalami fase yang dikenal sebagai “healing crisis”, yaitu fase yang menggambarkan kondisi tidak enak pada tubuh seseorang, kondisi ini umum terjadi apabila seorang individu mengubah sistem metabolisme tubuh. Sebagai contoh, konsumsi lemak yang berlebihan akan mengakibatkan timbulnya jerawat parah. Selain itu, gejala lain seperti kulit gatal, kulit kering, timbulnya ketombe, mual, atau bahkan lemas umum terjadi.

    Tujuan utama ketofastosis diet adalah mengefisienkan metabolisme yang terjadi di dalam tubuh, bahkan dapat memperbaiki respirasi tubuh, sehingga mampu menyembuhkan berbagai penyakit. Efisiensi metabolisme dan perbaikan respirasi akan menghindarkan seseorang dari penyakit kanker, hipertensi, dan diabetes.

    Perubahan proses metabolisme tubuh akan berdampak pada pergantian sel tubuh karena tubuh akan mengalami penyesuaian terhadap metabolisme baru. Lamanya healing crisis ini berbeda-beda dan sangat bergantung pada kondisi setiap individu. Ada individu yang mengalami penyesuaian dengan sangat cepat, namun ada juga individu yang mengalami penyesuaian metabolisme secara lambat.

    Baca Juga: 6 Cara Menurunkan Berat Badan Dalam Sebulan

    Namun, perlu diketahui bahwa diet ketofastosis ini membutuhkan komitmen kuat dan niat utuh dari seorang individu. Diet seperti ini harus dijalankan seumur hidup, sebab diet akan mengubah kebiasaan total pola makan seorang individu. Sebab, pola makan yang berubah-ubah akan membawa dampak buruk bagi seseorang, yang akan merusak metabolisme tubuh.

    Dalam melakukan diet untuk penurunan berat badan, alangkah baiknya apabila dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu. Sebab, dokter akan melakukan pemeriksaan terhadap riwayat kesehatan dan berpedoman pada hasil medical check up yang baik, terutama kadar gula dan kolesterol di dalam darah. Selain itu, informasi terkait diet perlu diketahui terlebih dahulu, untuk mempersiapkan tubuh terkait dengan proses metabolisme tubuh yang akan berubah secara drastis. Umumnya, tidak ada diet yang dapat bekerja sangat cepat dan instan, namun segala diet butuh proses dan waktu. Penurunan berat badan ini perlu dilihat sebagai proses meningkatkan kesehatan dan kebugaran tubuh. Oleh karena itu, pola makan makanan yang bernutrisi dan aktivitas fisik rutin perlu dilakukan untuk menjaga pola hidup sehat.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka:

    IDN Times. Mengenal gaya hidup ketofastosis. 2018. [Internet]. Available at: rappler(dot)idntimes(dot)com/sakinah-haniy/mengenal-pola-makan-ketofastosis-diet-keto-1/full (1.12.18)

     

    Read More
  • Merasa stres? Saat deadline pekerjaan mulai menumpuk dan seluruh tanggal di kalender telah di-book, hal terakhir yang ingin didengarkan adalah menghindarkan vending machine. Namun, apa kenyataannya? Siapa yang memiliki waktu untuk makan makanan sehat? Ketika mengatasi  stres, apa yang akan dimakan biasanya membantu melegakan ketegangan pada diri Anda.  Beberapa makanan bahkan  dapat membantu menstabilkan gula […]

    Coba 4 Makanan Sehat ini yang Dapat Mengatasi Stres Sahabat

    Merasa stres? Saat deadline pekerjaan mulai menumpuk dan seluruh tanggal di kalender telah di-book, hal terakhir yang ingin didengarkan adalah menghindarkan vending machine. Namun, apa kenyataannya? Siapa yang memiliki waktu untuk makan makanan sehat? Ketika mengatasi  stres, apa yang akan dimakan biasanya membantu melegakan ketegangan pada diri Anda.  Beberapa makanan bahkan  dapat membantu menstabilkan gula darah, bahkan respon emosional tubuh.

    Berikut ini terdapat 4 makanan sehat yang dapat mengatasi stres Anda, yaitu:

    Yogurt

    Bakteri pada lambung akan berkontribusi pada stres. Penelitian menunjukkan bahwa sinyal otak akan menuju ke lambung, yang menyebabkan stres dapat menyebabkan peradangan pada saluran pencernaan; jalur komunikasi dapat melalui cara lain juga, yaitu dari lambung ke otak. Studi UCLA di tahun 2013 pada wanita sehat menunjukkan bahwa konsumsi probiotik yang terdapat pada yogurt akan mengurangi aktivitas otak pada area yang mengontrol emosi, mencakup stres dibandingkan dengan orang yang mengonsumsi yogurt tanpa probiotik. Studi ini masih tergolong kecil, sehingga diperlukan penelitian lanjutan untuk mengonfirmasi hasil ini – namun, yogurt dapat dianggap kaya akan kalsium dan protein.

    Baca Juga: 10 Makanan Sehat yang Perlu Kamu Coba

    Salmon

    Saat Anda sedang mengalami stres, hal ini akan menyebabkan timbulnya hormon khawatir, seperti adrenalin dan kortisol. Asam lemak omega 3 yang terdapat pada salmon memiliki aktivitas antiinflamasi yang dapat membantu melawan efek negatif dari hormon stres. Pada sebuah studi yang dibiayai oleh Natinoal Institutes of Health, Oregon State University, mahasiswa kedokteran mengonsumsi suplemen omega 3 memiliki reduksi kekhawatiran sekitar 20% dibandingkan dengan kelompok yang diberikan plasebo. Satu kali sajian 3 ons dari salmon yang dimasak dapat memiliki lebih dari 2,000 miligram omega 3, yang menggandakan asupan harian yang telah direkomendasikan American Heart Association pada orang dengan penyakit jantung.

    Cokelat hitam

    dark chocolate

    Cokelat hitam dikenal sebagai chocoholic: konsumsi cokelat hitam secara rutin akan membantu mengatur kadar stres pada seorang individu (hanya sebuah gigitan, bukan seluruh batangan cokelat). Penelitan membuktikan bahwa konsumsi cokelat dapat mengurangi kadar hormon stres, seperti kortisol. Selain itu, antioksidan di dalam cocoa akan memicu dinding pembuluh darah untuk melakukan relaksasi, menurunkan tekanan darah, dan meningkatkan sirkulasi darah. cokelat hitam mengandung substansialami natural yang akan menciptakan rasa euphoria yang serupa dengan perasaan seperti disayangi. Cobalah mengonsumsi cokelat dengan kandungan cocoa minimal 70%. Namun, perlu diingat bahwa cokelat merupakan makanan kaya kalori, oleh karena itu jaga porsi cokelat yang akan dikonsumsi.

    Baca Juga: 8 Makanan Membantu Menurunkan Berat Badan Pasca Melahirkan

    Susu

    Susu yang difortifikasi adalah sumber terbaik dari vitamin D, nutrient yang dapat meningkatkan kebahagiaan. Studi 50 tahun oleh London’s UCL Institute of Child Health menemukan bahwa hubungan antara penurunan kadar vitamin D dan peningkatan risiko panik dan depresi di antara 5,966 pria dan wanita. Individu yang mengonsumsi kadar vitamin D yang cukup akan menurunkan risiko gangguan panik dibandingkan dengan individu yang mengonsumsi kadar vitamin D dengan sangat rendah. Makanan lain yang kaya akan vitamin D mencakup salmon, kuning telur, dan sereal yang telah difortifikasi.

    Konsumsi makanan diatas dapat membantu meredakan stres, apalagi ditambah dengan berolahraga dan diet yang sesuai. Hal ini akan mengurangi tingkat stres dalam diri individu dan memungkinkan seseorang mengalami rasa kebahagiaan yang lebih, terkait dengan peningkatan kesehatan tubuh.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka:

    1. Funston L. 12 superfoods for stress relief. [internet]. Available at: health.com/food/12-superfoods-for-stress-relief?slide=113019#113019 (1.12.18)

    2. Pevzner H. 7 foods for stress relief. [Internet]. Available at: eatingwell.com/article/284470/7-foods-for-stress-relief/ (1.12.18)

     

    Read More
  • Tinggal beberapa hari lagi Kita akan menyambut tahun 2019. Apakah sudah merencanakan daftar resolusi yang ingin dicapai atau yang belum tercapai ditahun 2018 ini? Resolusi yang sering ingin dicapai antara lain kuliah lagi, naik jabatan, membeli rumah, menikah hingga memiliki anak. Agar semua keinginan Anda bisa terwujud, berikut 7 cara sukses agar resolusi di tahun […]

    7 Cara Sukses Agar Resolusi di Tahun 2019 Berhasil

    Tinggal beberapa hari lagi Kita akan menyambut tahun 2019. Apakah sudah merencanakan daftar resolusi yang ingin dicapai atau yang belum tercapai ditahun 2018 ini? Resolusi yang sering ingin dicapai antara lain kuliah lagi, naik jabatan, membeli rumah, menikah hingga memiliki anak. Agar semua keinginan Anda bisa terwujud, berikut 7 cara sukses agar resolusi di tahun 2019 berhasil:

    1. Evaluasikan Resolusi Anda di Tahun 2018

    Sebelum memulai atau merencanakan resolusi Anda di tahun 2019, lakukanlah evaluasi resolusi Anda di tahun ini. Pasti ada kan resolusi atau impian yang belum Anda capai, maka evaluasi memang sangat dibutuhkan.

    Bila Anda sudah menemukan resolusi-resolusi apa yang belum dicapai, maka temukanlah kendala-kendala saat Anda ingin menjalankannya. Misalnya, saat Anda ingin melanjutkan pendidikan S2 ternyata tertunda karena kurangnya data saat mendaftar atau biaya yang masih kurang. Hal itu bisa jadi pertimbangan bila Anda ingin melakukannya lagi di tahun depan.

    1. Tulislah Daftar Resolusi Anda

    Bila Anda sudah mengevaluasi semuanya, maka yang harus Anda lakukan saat ini yaitu membuat tulisan atau daftar resolusi. Bila Anda sering lupa, Anda bisa menggunakan kertas warna-warni yang sudah Anda tulis dan tempelkan di tempat yang mudah Anda lihat setiap harinya. Bila itu merepotkan, gunakan aplikasi Goals Planner untuk mempermudah Anda mencapai resolusi di tahun 2019.

    1. Tetap Fokus

    Terus fokus satu titik itu salah satu bait dalam lagu di Asian Games. Para atlet bisa mencapai medali karena mereka fokus dengan latihan dan latihan. Hal itu tentu bisa jadi pertimbangan Kita untuk mencapai sesuatu, seperti resolusi.

    Setelah Anda mendapat semua keinginan yang ingin dicapai, maka fokuslah pada poin-poin tersebut. Jangan lupa jelaskan secara spesifik setiap resolusi Anda agar mempermudah mendapatkan goals tersebut.

    1. Resolusi yang Realistis

    Nah, pastikan resolusi yang Anda pilih tetap realistis atau masuk akal, ya. Contoh resolusi berlebihan itu seperti tahun depan bisa pergi ke bulan atau menikah dengan bintang Korea. Pilihlah resolusi yang baik untuk masa depan Anda seperti tidak lagi datang terlambat ke kantor atau bisa menabung uang. Kalau hanya khayalan sih sah-sah aja, asal jangan dimasukkan ke dalam list resolusi loh ya.

    1. Minta Dukungan dari Orang Sekitar

    Mungkin Kita akan malu menceritakan resolusi Kita ke orang lain. Mungkin karena takut tidak tercapai atau dikatakan sombong dari orang-orang sekitar. Mengatakan kepada teman atau keluarga tentang tujuan Anda mungkin dukungan Mereka dapat meningkatkan semangat Kita untuk mencapainya. Serta menghindari Anda dari kegagalan mencapai resolusi itu.

    1. Komitmen

    Komitmen menjadi kata-kata yang harus selalu Anda ingat. Anda harus memiliki komitmen di setiap resolusi yang Anda buat atau yang ingin dicapai. Buanglah pikiran negatif Anda dan jangan pernah ragu atas apa yang sudah Anda susun dan ditulis.

    1. Kesehatan Salah Satu Kunci Sukses

    Percaya nggak sih kalau kesehatan adalah segalanya? Ya, termasuk dalam mencapai kesuksesan. Lalu apa yang harus Saya lakukan? Sobat harus segera mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat seperti melakukan diet seimbang, olahraga teratur dan membuang pikiran negatif sehingga  Anda akan lebih mudah mencapai resolusi di tahun 2019.

    Itulah 7 cara sukses agar resolusi Anda di tahun 2019 bisa terwujud. Jadi sudah siap menempuh 2019? Agar lebih siap lagi, jangan lupa konsultasikan kesehatan Anda melalui Asisten kesehatan Maya melalui Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800. Ingat Sehat Ingat ProSehat.

    instal aplikasi prosehat

    Sumber:

    Liputan6.com. “5 Cara Efektif Agar Resolusi 2017 Bisa Tercapai”. liputan6(dot)com/bisnis/read/2819886/5-cara-efektif-agar-resolusi-2017-bisa-tercapai. Diakses 11 Oktober 2018

     

    Read More
  • Tidak terasa ya,Sobat semakin dekat dengan akhir tahun. Ada rencana liburan kemana nih? Apakah mau liburan di dalam negeri atau luar negeri? Tapi harus ingat, sebelum Kita pergi berlibur pastikan kita mengetahui Travelling Diseases yang ada di setiap negara agar terhindar dari penyakit-penyakit berbahaya. Berikut Travelling Diseases di 4 Negara Asia yang Paling Banyak dikunjungi […]

    Perhatikan Travelling Diseases di 4 Negara Asia yang Paling Banyak Dikunjungi Turis

    Tidak terasa ya,Sobat semakin dekat dengan akhir tahun. Ada rencana liburan kemana nih? Apakah mau liburan di dalam negeri atau luar negeri? Tapi harus ingat, sebelum Kita pergi berlibur pastikan kita mengetahui Travelling Diseases yang ada di setiap negara agar terhindar dari penyakit-penyakit berbahaya. Berikut Travelling Diseases di 4 Negara Asia yang Paling Banyak dikunjungi Turis:

    1. Thailand

    Punya rencana ke negeri gajah putih? Thailand memang memiliki pesona yang indah, terutama pada pantai yang indah dan ratusan candi yang masih berdiri kokoh. Sebelum tersihir dengan pesonanya, ketahui terlebih dahulu Travelling Diseases di Thailand.

    Vaksinasi Alasan Kenapa Harus Vaksinasi?
    Hepatitis A Anda bisa saja terserang Hepatitis A melalui makanan atau air yang terkontaminasi di Thailand. Hal ini karena pengolahan air di sana belum terstruktur dengan baik.
    Typhoid Vaksinasi ini sangat disarankan saat berkunjung ke Thailand. Tifoid tidak hanya menyebar melalui makanan atau air, penyebaran juga dapat terjadi saat Kita tinggal dengan orang sekitar atau mengunjungi kota-kota kecil dan pedesaan.
    Hepatitis B Perlu diwaspadai terhadap jarum yang telah terkontaminasi, hubungan seksual, dll agar terhindar dari hepatitis B.
    Japanese Encephalitis Bila Anda merencanakan perjalanan ke Thailand lebih dari satu bulan, maka vaksinasi Japanese Encephalitis menjadi pertimbangan untuk Anda.
    1. Singapura

    Bila Anda sudah menonton film Crazy Rich Asian, pasti ingat semua tempat yang menawan seperti ini. Singapura menjadi salah satu negara yang paling banyak dikunjungi turis, tidak terkecuali turis asal Indonesia. Hal ini karena Singapura dekat dengan Indonesia dan harga tiket kesana yang cukup murah, sehingga negara ini menjadi tempat favorit untuk berlibur. Sebelum ke Singapura, alangkah baiknya cek Travelling Diseases yang ada disana.

    Vaksinasi Alasan Kenapa Harus Vaksinasi?
    Hepatitis A Walaupun negara Singapura termasuk negara yang maju dan dengan sistem pengairan yang baik. Akan tetapi perlu diwaspadai nih, karena Hepatitis A bisa menyerang Anda melalui makanan dan minuman yang Anda santap.
    Typhoid Seperti sebelumnya, penyakit Typhoid atau tifus ini bisa menyerang Anda melalui makanan atau air yang terkontaminasi.
    Hepatitis B Waspada terhadap jarum yang telah terkontaminasi, hubungan seksual agar terhindar dari hepatitis B.
    Yellow Fever Apabila Anda pernah melakukan perjalanan ke negara endemis Yellow Fever, maka Anda akan diminta Pemerintah Singapura bukti vaksinasi Yellow Fever. Jadi untuk mencegah hal itu, lakukanlah vaksinasi Yellow Fever sebelum pergi ke luar negeri.
    Rabies Perlu Anda waspadai apabila berjalan-jalan ke Singapura. Hal ini karena kelelawar sering berkeliaran di Singapura, maka vaksinasi rabies direkomendasikan untuk Anda. Jadi perlu diwaspadai ya.
    1. Jepang

    prosehat liburan ke jepang 1

    Arigatou Gozaimazu pasti Anda sudah mengetahui dari mana kata ini berasal. Ya, Negara Jepang menjadi salah satu negara yang didatangi para turis. Selain pemandangannya yang indah akan tetapi budaya disana masih kental, seperti perayaan Shichi-go-san, Tango no Sekku dan Seijin no Hi merupakan salah satu perayaan untuk anak-anak di Jepang.

    Sebelum Anda melakukan perjalanan ke negara matahari terbit ini, pastikan mengetahui Travelling Diseases disana.

    Vaksinasi Alasan Kenapa Harus Vaksinasi?
    Hepatitis A Saat berjalan-jalan, jangan makan makanan yang sembarangan, ya. Pastikan makanan dan minuman yang Anda konsumsi terjamin kebersihannya untuk menghindari terpapar virus Hepatitis A.
    Hepatitis B Waspadailah kontak langsung dengan jarum yang telah terkontaminasi hepatitis B yang dapat berasal dari jarum tatoo, tindik dan hindari berhubungan seksual dengan penderitanya.
    Rabies Beberapa tempat di Jepang seperti di Arashiyama, Zao hingga Miyagi banyak berkeliaran hewan-hewan yang lucu. Walaupun lucu, Anda tetap perlu mewaspadai jika beberapa hewan tersebut ternyata rabies. Mencegah hal itu, pastikan untuk melindungi diri Anda dengan vaksinasi Rabies.
    Japanese Encephalitis Hati-hati nih bila melakukan perjalanan ke Jepang. Hal ini karena di tahun 2002, Jepang mengalami wabah Japanese Encephalitis. Virus ini dapat ditularkan melalui perantara nyamuk, babi atau burung.
    1. Korea Selatan

    Siapa sih yang tidak ingin bertemu para Idol Korea? Selain pesona para idolnya yang menarik perhatian, pemandangan di negara ini juga sangat indah. Bangunan-bangunan kerajaannya pun masih terawat dengan baik. Jadi, nggak salah Korea Selatan menjadi destinasi  pilihan bukan hanya pecinta Kpop tapi orang-orang biasa seperti kita. Perlu diingat nih, sebelum pergi kesini pastikan untuk mengetahui Travelling Diseases di Korea Selatan.

    Vaksinasi Alasan Kenapa Harus Vaksinasi?
    Hepatitis A Konsumsilah makanan dan minuman yang terjamin kebersihannya agar Anda terhindar dari virus hepatitis A.
    Hepatitis B Penyebaran virus hepatitis B, dapat berasal dari hubungan seksual dengan penderitanya, jarum suntik yang tidak steril dan saat membuat tattoo yang dapat meningkatkan risiko hepatitis B.
    Rabies Di Korea Selatan, banyak anjing, kelelawar dan mamalia lainnya yang ada disana. Nah, perlu Anda waspadai saat berada disana. Hal ini karena bisa saja hewan-hewan tersebut menggigit Anda saat melancong ke negeri Kpop.
    Japanese Encephalitis Liburan atau tinggal lebih dari sebulan, dianjurkan melakukan vaksinasi  Japanese Encephalitis. Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter apakah vaksinasi ini tepat saat Anda memutuskan berlibur ke luar negeri.

    Itulah Travelling Diseases pada 4 Negara Asia yang Paling Banyak dikunjungi Turis. Pastikan berkonsultasi pada asisten kesehatan maya melalui Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800 atau install aplikasi ProSehat sekarang juga. Liburan jadi aman dan nyaman… Selamat berlibur.

    Referensi:

    1. Liputan 6. “10 Negara Ini Paling Banyak Dikunjungi Turis Selama Tahun 2017”. liputan6.com/lifestyle/read/3173758/10-negara-ini-paling-banyak-dikunjungi-turis-selama-tahun-2017. Diakses pada 24 September 2018
    2. CDC. “Destination for Travelers”. wwwnc.cdc.gov/travel/destinations/list. Diakses pada 24 September 2018
    3. Match. “Rangkaian Acara di Jepang Selama Satu Tahun”. matcha-jp.com/id/307. Diakses pada 24 September 2018

     

    Read More
  • HIV merupakan singkatan dari Human Immunodeficiency Virus. Virus ini melemahkan sistem imun manusia dengan cara menghancurkan sel–sel darah putih yang berfungsi untuk melindungi tubuh dari penyakit. Tahap akhir dari infeksi HIV yang berlangsung lama disebut dengan AIDS(acquired immunodeficiency syndrome). Dibandingkan manusia dengan sistem imun normal, penderita HIV/AIDS jauh lebih mudah terkena infeksi. Keadaan inilah yang […]

    5 Jenis Perilaku Seksual Berisiko Tertinggi Bisa Tertular HIV

    HIV merupakan singkatan dari Human Immunodeficiency Virus. Virus ini melemahkan sistem imun manusia dengan cara menghancurkan sel–sel darah putih yang berfungsi untuk melindungi tubuh dari penyakit. Tahap akhir dari infeksi HIV yang berlangsung lama disebut dengan AIDS(acquired immunodeficiency syndrome).

    prosehat hiv aids

    Dibandingkan manusia dengan sistem imun normal, penderita HIV/AIDS jauh lebih mudah terkena infeksi. Keadaan inilah yang menyebabkan HIV/AIDS sangat ditakuti, karena tubuh sama sekali tidak memiliki pertahanan terhadap bakteri/virus/jamur/parasitlain dan akanberujung pada kematian. Sampai saat ini belum ada pengobatan untuk HIV/AIDS, tetapi dengan penanganan yang tepat, penyakit ini dapat terkontrol. Yuk, kita cermati lebih lanjut bagaimana cara penularan HIV, apa saja perilaku yang rentan tertular HIV, serta pencegahannya.

    Bagaimana Cara Penularan HIV?

    HIV dapat menular kepada setiap orang, tanpa memandang orientasi seksual, ras, jenis kelamin, maupun usia. Penularan tersebut diteruskan melalui cairan tubuh penderita, tapi tidak semua cairan tubuh mengandung HIV, melainkan hanya darah, semen, cairan rektum, cairan vagina, dan air susu ibu (ASI). Jika cairan tubuh tersebut mengenai kulit yang sedang luka, lapisan lendir, atau langsung disuntikkan ke dalam pembuluh darah, maka HIV akan masuk ke dalam tubuh kita.

    Faktor Risiko Tertular HIV?

    Berkaitan dengan cara penularan HIV, berikut ini adalah beberapa faktorrisiko yang membuat seseorang rentan tertular HIV:

    1. Hubungan seksual berisiko

    HIV tergolong ke dalam penyakit infeksi menular seksual (IMS) dan penularan paling banyak terjadi melalui hubungan seksual. Di negara berkembang termasuk Indonesia, penularan heteroseksual (berhubungan seksual dengan lawan jenis) merupakan cara penularan terbanyak, diikuti penularan homoseksual.

    Risiko penularan semakin tinggi dengan perilaku seksual yang tidak aman, seperti memiliki banyak pasangan seksual, berhubungan dengan pasangan yang terinfeksi HIV, tidak menggunakan proteksi kondom. Selain itu, pasangan homoseksual memiliki risiko lebih tinggi terutama bagi individu yang menerima penis (bottom partner) dimana risiko terinfeksi HIV meningkat 13 kali lipat.

    1. Penggunaan jarum suntik bersamaan

    Menggunakan jarum suntik bersamaan dapat meningkatan risiko seseorang tertular HIV. Hal inikarena saat berbagi jarum suntik, HIV yang berada di darah ikut berpindah antar individu. HIV dapat hidup pada jarum suntik yang sudah digunakan, selama kurang lebih 42 hari. Perilaku ini seringkali dilakukan oleh para pengguna narkoba suntik.

    1. Menerima darah dari penderita HIV

    Diperkirakan >90% individu yang menerima darah dari penderita HIV ikut terinfeksi. Tidak hanya dari menerima transfusi darah yang umumnya terdiri dari sel darah merah saja, menerima produk darah apapun (sel darah putih, trombosit, dan plasma) dapat menularkan HIV. Selain itu, penerima donor organ dari penderita HIV juga berisiko tertular virus ini.

    1. Bekerja sebagai tenaga medis

    Tenaga medis dan laboran yang terpapar cairan tubuh penderita HIV memiliki risiko sangat tinggi untuk tertular, terutama jika pekerjaannya melibatkan penggunaan benda tajam. Umumnya penularan pada tenaga medis terjadi akibat tertusuk benda tajam atau terpapar cairan tubuh penderita HIV pada kulit yang sedang luka.

    1. Lahir dan menerima ASI dari ibu yang terinfeksi HIV

    Ibu yang terinfeksi HIV berisiko menularkan kepada janinnya selama masa kehamilan (via plasenta), kelahiran, dan saat menyusui. Saat ini, semua ibu hamil direkomendasikan untuk melakukan pemeriksaan HIV. Jika hasilnya positif, ibu hamil harus segera mengonsumsi antiretroviral therapy (ARV) dan akan disarankan untuk melahirkan secara section caesarean untuk mengurangi risiko penularan selama proses kelahiran. Bayi yang lahir dari ibu dengan HIV positif juga akan mendapat ARV selama 4–6 minggu.

    Bagaimana Cara Mencegah Tertular HIV?

    Mengingat belum tersedianya vaksin untuk HIV sampai saat ini, cara terbaik untuk mencegah penularan HIV adalah dengan menghindari perilaku yang berisiko tinggi tertular HIV. Namun, seringkali perubahan perilaku tersebut sulit diterapkan pada beberapa individu karena tuntutan pekerjaan, maka selain mencegah melakukan perilaku tersebut, pemeriksaan rutin HIV sangat penting untuk dilakukan. Hasil survey mengatakan sekitar 16–18% dari > 1,1 juta penduduk di Amerika Serikat yang terinfeksi HIV tidak menyadari keadaan mereka. Oleh karena itu, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) merekomendasikan pemeriksaan HIV menjadi pemeriksaan rutin medis dan semua orang berusia 13–64 tahun sebaiknya menjalani pemeriksaan HIV minimal satu kali. Bagi individu yang memiliki perilaku yang rentan tertular HIV, harus diperiksa lebih sering.  Deteksi dini infeksi HIV dan pengobatan yang tepat dengan antiretroviral therapy (ARV) cukup efektif dalam memperlambat replikasi virus di dalam tubuh kita untuk mencapai ke tahap AIDS.

    Satu hal lagi yang penting untuk diketahui, jika Anda merasa dalam 3 hari terakhir telah mengalami kontak langsung dengan cairan tubuh penderita HIV, segera kunjungi institusi kesehatan untuk meminta post-exposure prophylaxis (PEP) yang merupakan obat pencegahan terinfeksi HIV. PEP ini hanya bermanfaat jika diberikan dalam 72 jam pertama setelah paparan, jadi janganlah menunda untuk segera melapor ke tenaga kesehatan.

    Nah, bagi Bagi Anda yang masih membutuhkan ulasan  seputar HIV, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

     

    Referensi:

    1. Anal Sex | HIV Risk and Prevention | HIV/AIDS | CDC [Internet]. Cdc.gov. 2018 [cited 20 November 2018]. Available from: cdc.gov/hiv/risk/analsex.html
    2. Injection Drug Use | HIV Risk and Prevention | HIV/AIDS | CDC [Internet]. Cdc.gov. 2018 [cited 20 November 2018]. Available from: cdc.gov/hiv/risk/drugs/index.html
    3. Kasper DL, Fauci AS, Hauser S, et al. Harrison’s principles of internal medicine (19th ed). New York: McGraw Hill Companies, Inc. 2015.
    4. Preventing Mother-to-Child Transmission of HIV Understanding HIV/AIDS [Internet]. AIDSinfo. 2018 [cited 20 November 2018]. Available from: aidsinfo.nih.gov/understanding-hiv-aids/fact-sheets/20/50/preventing-mother-to-child-transmission-of-hiv/
    5. Who Is at Risk for HIV? [Internet]. HIV.gov. 2018 [cited 20 November 2018]. Available from: hiv.gov/hiv-basics/overview/about-hiv-and-aids/who-is-at-risk-for-hiv
    Read More
  • Konon katanya hubungan intim atau hubungan seksual menjadi salah satu faktor keharmonisan rumah tangga. Mungkin Sobat pun termasuk salah satu yang setuju dengan pernyataan tersebut. Setiap pasangan tentu memiliki cara tersendiri untuk melakukan dan menyenangkan pasangannya dalam hal seksual. Oral dan anal seks bisa menjadi variasi seksual yang dijadikan alternatif bagi sejumlah pasangan. Baca Juga: […]

    3 Fakta Oral Seks yang Perlu Anda Ketahui

    Konon katanya hubungan intim atau hubungan seksual menjadi salah satu faktor keharmonisan rumah tangga. Mungkin Sobat pun termasuk salah satu yang setuju dengan pernyataan tersebut. Setiap pasangan tentu memiliki cara tersendiri untuk melakukan dan menyenangkan pasangannya dalam hal seksual. Oral dan anal seks bisa menjadi variasi seksual yang dijadikan alternatif bagi sejumlah pasangan.

    Baca Juga: Kehidupan Seks Tetap Membara Setelah Menikah dan Punya Anak

    Nah, berikut ini ada 3 fakta menarik seputar oral seks yang perlu Sobat ketahui:

    1. Berkaitan dengan Kanker Tenggorokan

    Waduh! Cukup mengerikan ya Sobatjika sudah mendengar kata “kanker’. Ya, kanker tenggorokan memang berkaitan dengan aktivitas oral seks. Namun bukan karena oral seks secara langsung, tapi karena virus Human Papilovirus (HPV) yang dapat ditularkan dari orang ke orang saat berhubungan seksual. Para peneliti telah menemukan bahwa beberapa jenis kanker orofaring (bagian tengah tenggorokan) dan amandel dapat disebabkan oleh jenis HPV tertentu. Pada awal tahun 2000-an, para ilmuwan dapat menggunakan tes DNA tingkat lanjut untuk menemukan HPV 16 pada banyak kasus kanker baru.

    Sebuah penelitian dari New England Journal of Medicine pada tahun 2007 menunjukkan risiko lebih besar untuk kanker orofaring pada orang yang pernah melakukan oral seks dengan setidaknya enam pasangan yang berbeda.

    2. Meningkatkan Relasi Keintiman dengan Pasangan

    Dalam beberapa hubungan dewasa, oral seks dapat meningkatkan hubungan dan menambah kedekatan pada partner, tapi tidak berlaku pada semua pasangan. Jika Anda termasuk individu yang memikirkan faktor higienitas, tentu tidak serta merta mau melakukan oral seks. Selain itu, ada pula sejumlah pasangan yang bingung bagaimana cara melakukannya dan takut pada reaksi dari pasangannya tersebut.

    3. Berisiko Terkena HIV

    prosehat hiv aids

    Penyakit akibat hubungan seksual, termasuk HIV, herpes, sifilis, gonorea, HPV dan hepatitis dapat ditularkan melalui oral seksdenganpasangan yang tertular HIV. Risikonya bergantung pada banyak hal, seperti berapa banyak pasangan seksual yang dimiliki, jenis kelamin, dan tipe oral seks yang dilakukan. Menggunakan pelindung seperti kondom dapat mengurangi risiko. Namun, banyak orang tidak tahu risikonya, dan tetap melakukannya tanpa perlindungan.

    Baca Juga: HIV dan AIDS: Penyebab, Gejala, Pengobatan, Fakta, dan Mitos

    Risiko terkena HIV pada anal seks dan oral seks cukup tinggi, terutama jika salah satu partner adalah HIV positif. Anal seks merupakan hubungan seksual yang melibatkan atau memasukkan penis ke dalam anus, sedangkan oral seks adalah hubungan seksual yang melibatkan penis dan mulut. Sobat dapat menurunkan risiko mendapatkan dan menularkan HIV dengan menggunakan kondom dengan cara yang benar setiap kali berhubungan seks, memilih aktivitas seksual berisiko rendah, minum obat setiap hari untuk mencegah HIV yang disebut pra-paparan profilaksis (PrPP) dan minum obat untuk mengobati HIV jika Anda memiliki HIV yang disebut antiretroviral (ART).

    Memberikan oral seks pada seorang pria telah terbukti dapat menularkan HIVbilasalahsatupasangantertular HIV, meskipun sebagian tetap percaya bahwa risikonya rendah. Risiko meningkat jika orang yang memberikan seks oral memiliki luka atau goresan di mulutnya, bahkan jika luka tersebut kecil yang diakibatkan oleh menggosok gigi sebelum berhubungan seksual. Bilaingin melakukan seks oral yang lebih aman, hindari air mani pada mulut, baik dengan cara menggunakan kondom maupun menghentikan oral seks sebelum ejakulasi.

    Memberikan oral seks pada wanita juga memiliki risiko relatif rendah. Kemungkinan infeksi lebih tinggi jika ada darah menstruasi, jika wanita tersebut memiliki penyakit akibat hubungan seksual lainnya selain HIV, atau jika orang yang melakukan seks oral memiliki luka di mulutnya.

    Oleh karena itu, Sobat perlu mengetahui, apa itu seks yang aman?Artinya adalah berhubungan seks hanya dengan satu pasangan ketika tidak ada satupun dari Anda yang memiliki penyakit akibat hubungan seksual. Namun, ahli kesehatan berpendapat bahwa semua jenis hubungan seksual dapat memiliki risiko. Sebagai contoh, berciuman dianggap merupakan tindakan yang aman, tapi ternyata dapat menularkan herpes jika salah satu pasangan memilikinya.

    Nah, berikut ini sejumlah tips yang berkaitan dengan berhubungan seks yang aman:

    • Diskusikan dahulu riwayat seksual dan penggunaan narkoba bersama dengan pasangan.
    • Untuk oral seks, bantu lindungi mulut dengan meminta pasangan menggunakan kondom.
    • Hindari minuman alkohol atau menggunakan narkoba karena dapat meningkatkan masalah seks berisiko tinggi.
    • Lakukan tes pap smear reguler dan tes periodik untuk penyakit akibat hubungan seksual.
    • Periksa tubuh Anda dan pasangan, apakah terdapat tanda–tanda penyakit akibat hubungan seksual seperti nyeri, lepuh, ruam atau keluarnya cairan. Jika Anda tidak yakin, berkonsultasilah dengan dokter.

    Produk Terkait: Layanan Vaksinasi ke Rumah

    Itulah sederet informasi yang berkaitan dengan oral dan anal seks yang bisa Anda pahami. Bila Sobat masih membutuhkan ulasan maupun produk kesehatan lain, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Daftar Pustaka

    1. 4 Things You Didn’t Know Abut Oral Sex – webmd.com/sex-relationships/features/4-things-you-didnt-know-about-oral-sex#1, diakses padatanggal 19-11-2018
    2. Anal sex and HIV Risk – cdc.gov/hiv/risk/analsex.html, diakses pada tanggal 19-11-2018
    3. Problems with oral and anal sex – netdoctor.co.uk/ask-the-expert/sex-faqs/a1514/problems-with-oral-and-anal-sex/, diakses pada tanggal 19-11-2018
    4. How risky is oral sex – hivinsite.ucsf.edu/hiv?page=basics-00-08, diaskes pada tanggal 19-11-2018
    5. Safer Sex Guideline – hopkinsmedicine.org/healthlibrary/conditions/gynecological_health/safer_sex_guidelines_85,P00585, diakses pada tanggal 19-11-2018

     

    Read More
  • Pembicaraan tentang seks pada era masa kini memang tak setabu sekian tahun yang lalu. Tak sedikit anak muda yang membahas tema seputar seks bersama teman-teman sebayanya, termasuk masalah oral dan anal seks. Oral seks dan anal seks sebenarnya bukanlah hal yang baru, perilaku seksual seperti ini sebenarnya muncul bersamaan dengan homoseksualitas yang telah ada sejak […]

    Apa Bahaya Oral & Anal Seks dari Sisi Medis?

    Pembicaraan tentang seks pada era masa kini memang tak setabu sekian tahun yang lalu. Tak sedikit anak muda yang membahas tema seputar seks bersama teman-teman sebayanya, termasuk masalah oral dan anal seks. Oral seks dan anal seks sebenarnya bukanlah hal yang baru, perilaku seksual seperti ini sebenarnya muncul bersamaan dengan homoseksualitas yang telah ada sejak zaman dahulu. Namun, sudahkah Sobat mengetahui bahaya oral dan anal seks?

    Sebelum melangkah lebih jauh tentang bahayanya, Sobat sekalian harus mengetahui apa yang dimaksud dengan oral seks dan anal seks. Oral seks adalah suatu perilaku dimana seseorang menggunakan mulut, lidah atau bibirnya untuk menstimulasi atau merangsang organ genital (kemaluan) seseorang. Sedangkan anal seks adalah ketika alat kemaluan pria dimasukkan kedalam anus partner seksualnya dengan tujuan mencapai kepuasan seksual. Seperti perilaku seksual lainnya, beberapa orang mungkin merasakan kepuasan, sebagian lagi tidak. Beberapa orang mungkin merasa penasaran dengan itu, sebagian lagi tahu bahwa mereka tidak nyaman. Namun, apapun itu,Sobat perlu mengetahui apa bahayanya.

    Sekarang kita akan membahas satu persatu tentang bahaya yang mungkin terjadi dari kedua perilaku ini, yang pertama oral seks, sebenarnya belum ada data akurat yang dapat mendeskripsikan berapa persentase orang-orang yang melakukan perilaku ini ditengah masyarakat, tapi persentasenya diperkirakan cukup tinggi terutama kalangan dewasa muda.Lalu apa sebenarnya bahaya oral seks? bahayanya karena banyak penyakit menular seksual yang dapat ditularkan melalui oral seks. Penularan dapat melalui kontak kulit dengan kulit atau rambut dengan rambut, serta melalui cairan tubuh. Adapun penyakit menular seksual yang paling sering terjadi ialah penyakit herpes, gonore (raja singa) dan sipilis. Sedangkan penyakit lain seperti chlamydia, HIV, hepatitis A, hepatitis B dan hepatitis C lebih jarang kejadiannya. Sedangkan anal seks yang selama ini selalu dikaitkan dengan kaum homoseksual ternyata juga dialami oleh kaum wanita. Lantas apa bahaya dari anal seks? bahaya terbesar dari anal seks yaitu HIV, dimana penularannya lebih cepat dibanding berhubungan melalui vagina.

    Sebuah penilitian yang dilakukan oleh The AIDS Scientific Community menunjukkan bahwa wanita yang berhubungan seks melalui anus 5,1 kali lebih mungkin tertular HIV dibanding yang berhubungan seks melalui vagina. Mereka juga menemukan bahwa 46% wanita yang berhubungan seks dengan pria terinfeksi HIV secara anal, positif terinfeksi HIV. Pada dasarnya mukosa (dinding permukaan) saluran cerna bawah (usus besar hingga anus) memiliki lapisan pelindung yang mampu mencegah kuman atau bahan beracun. Namun, cairan semen (mani) manusia mengandung zat kimia(enzim kolagenase dan spermin ) yang mampu merusak dinding mukosa anus, ditambah lagi anus dan saluran cerna bawah tak mampu menghasilkan lendir pelumas seperti yang mampu dihasilkan vagina. Hal ini menyebabkah dinding mukosa cerna bagian bawah dan anus akan lebih mudah luka atau lecet sehingga virus maupun kuman akan lebih mudah masuk. Oleh sebab itu Sobat, pada dasarnya oral seks dan anal seks sangatlah berisiko sehingga ada baiknya berhubungan seks dilakukan secara normal dan dengan pasangan yang sah agar kemungkinan-kemungkinan buruk tadi tidak terjadi.

    Selain topik masalah seksual, Anda juga bisa menambah ilmu dengan mengikuti artikel kesehatan lain dengan mengakses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Jika membutuhkan produk kesehatan, Sobat juga bisa  menghubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS /WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga!

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    1. Oral : Looking After Your Sexual Health [Internet]. 1st ed. London: The Family Planning Association; 2018 [cited 21 November 2018]. Available from: fpa.org.uk
    2. Naftalin R. Anal sex and AIDS. Nature. 1992;360(6399):10-10.
    3. Karim S, Ramjee G. Anal sex and HIV transmission in women. American Journal of Public Health. 1998;88(8):1265-1266.
    4. STD Risk and Oral Sex | STD | CDC [Internet]. Cdc.gov. 2018 [cited 21 November 2018]. Available from: cdc.gov/std/healthcomm/stdfact-stdriskandoralsex.htm
    5. What is anal sex, and how do you do it? – Sex, Etc. [Internet]. Sexetc.org. 2018 [cited 21 November 2018]. Available from: sexetc.org/info-center/post/what-is-anal-sex-and-how-do-you-do-it-are-there-any-risks/
    Read More
  • Mendengar kata ‘diabetes’ merupakan salah satu penyakit yang sudah tidak asing lagi di telinga kita. Seperti diketahui, selain dengan minum obat dan berbagai bentuk penanganan medis lainnya, gaya hidup dan pola diet penderita diabetes juga menjadi hal yang sangat penting dalam menentukan keberhasilan terapi. Salah satunya adalah susu rendah kalori, apakah cocok dan aman diberikan […]

    Susu Rendah Kalori Pengganti Makanan, Cocokkah untuk Penderita Diabetes?

    Mendengar kata ‘diabetes’ merupakan salah satu penyakit yang sudah tidak asing lagi di telinga kita. Seperti diketahui, selain dengan minum obat dan berbagai bentuk penanganan medis lainnya, gaya hidup dan pola diet penderita diabetes juga menjadi hal yang sangat penting dalam menentukan keberhasilan terapi. Salah satunya adalah susu rendah kalori, apakah cocok dan aman diberikan sebagai makanan pengganti bagi penderita diabetes? Simak ulasan di bawah ini:

    susu rendah kalori pengganti makanan

    Baca Juga: 5 Tanda Gejala Diabetes atau Kencing Manis

    Diabetes melitus atau penyakit gula adalah kondisi terdapat kadar gula darah tinggi karena tubuh tidak dapat menghasilkan atau menggunakan hormon insulin dengan efektif. Insulin adalah hormon yang berguna dalam mengatur kadar gula darah, memastikan agar gula darah didistribusikan ke dalam sel sebagai sumber energi. Di saat fungsi ini terganggu, maka kadar gula darah akan meningkat dan terjadilah penyakit gulaini. Terdapat dua tipe diabetes, yaitu diabetes melitus tipe 1 dan 2. Apapun tipe diabetes yang dialami, tidak semua makanan dan minuman baik untuk dikonsumsi. Porsi makan para diabetesi yang dianjurkan pun tidak sama dengan orang-orang pada umumnya, yaitu:

    • Energi dari karbohidrat 45-65%,
    • Protein 15-20%,
    • Lemak 20-25%,
    • Vitamin, mineral, dan serat dalam jumlah yang cukup.

    American Diabetes Association (ADA) merekomendasikan perencanaan makan untuk dapat mencapai kadar gula yang normal dan terkontrol dengan baik tapi tetap mendapatkan nutrisi yang maksimal, yaitu:

    • Perhitungkan karbohidrat yang Anda konsumsi setiap saat makan,
    • Pertimbangkan dan kontrol porsi makanan Anda tidak berlebihan,
    • Pilih jenis makanan dengan indeks glikemik rendah yang baik untuk gula darah Anda.

    Lalu, bagaimana dengan susu, terutama susu rendah kalori, apakah cocok untuk untuk penderita diabetes?American Diabetes Association (ADA) menyatakan bahwa setiap pasien diabetes memiliki risiko osteoporosis dan patah tulang yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan orang sehat, sehingga konsumsi susu sebagai sumber kalsium dan vitamin D cukup penting agar dapat mencegah terjadinya osteoporosis dini. Selain itu, susu mengandung indeks glikemik yang rendah sehingga cocok bagi penderita diabetes. Bahkan beberapa penelitian menemukan bahwa konsumsi susu dapat menurunkan risiko hipertensi dan sindrom metabolik lainnya, bahkan menurunkan risiko diabetes kemudian hari bagi mereka yang belum terkena diabetes.

    Produk Terkait: Cek Diabetes

    Prinsipnya sebenarnya sama, pada kondisi diabetes maka tidak semua susubaik untuk Anda. Pastinya perlu diperhatikan kandungan gula, karbohidrat, dan lemak jenuh pada masing-masing produk susu. Setelah itu, sesuaikan dengan total asupan harian agar tidak berlebihan. Oleh karena itu, hindarilah produk susu yang diberikan pemanis tambahan, serta susu yang tinggi akan kandungan lemak jenuh. Jadi untuk para diabetesi, beberapa pilihan susu yang rendah kalori dan baik untuk pasien diabetes adalah sebagai berikut:

    1. Susu tanpa lemak
    2. Susu rendah lemak
    3. Susu kedelai terfortifikasi

    Para diabetesi perlu tahu bahwa sebagian besar susu yang mengandung pemanis rendah kalori akan mengandung sejumlah kalori dan karbohidrat dari bahan komposisi yang lain. Itu sebabnya, meskipun diberi keterangan ‘bebas gula’ atau ‘rendah gula’ tapi tidak selalu benar adanya. Penting untuk para diabetesi mencermati label kandungan nutrisi yang tertera pada masing-masing kemasan susu rendah kalori apapun yang ingin dikonsumsi. Rasa dari susu juga perlu diperhatikan. Pilihlah susu tanpa rasa karena susu dengan rasa tertentu seperti cokelat dan vanila, biasanya mengandung kadar gula atau pemanis buatan yang lebih tinggi.

    Baca Juga: Kiat Pengidap Diabetes Menghadapi Covid-19

    Nah,bila Sobat membutuhkan produk susu rendah kalori, aneka makanan-minuman kesehatan serta informasi seputar kesehatan lainnya, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    DAFTAR PUSTAKA

    1. Susu rendah kalori pengganti makanan diabetesi. Diupadate 16 November 2016. Diakses 2 Oktober 2018. Available at: prosehat.com/artikel/artikelkesehatan/susu-rendah-kalori-pengganti-makanan-diabetesi
    2. What are the best milk options for people with diabetes? Diupdate 18 April 2016. Diakses 2 Oktober 2018. Available at: healthline.com/health/diabetes/best-milk-for-diabetics
    3. What is the best milk for people with diabetes? Diupdate 28 Agustus 2018. Diakses 2 Oktober 2018. Available at: medicalnewstoday.com/articles/311107.php
    4. Daily Nutrition. Milk products and type 2 diabetes. Diakses 2 Oktober 2018. Available at: dairynutrition.ca/scientific-evidence/roles-on-certain-health-conditions/milk-products-and-type-2-diabetes
    5. Spero D. Is milk bad for you? Diabetes and milk. Diupdate 20 Juni 2017. Diakses 2 Oktober 2018. Available at: diabetesselfmanagement.com/blog/is-milk-bad-for-you-diabetes-and-milk/
    Read More
Chat Asisten ProSehat aja