Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Author Archive for: Zueldi

Zueldi

About Zueldi

Showing 191–200 of 634 results

  • Kesehatan memang merupakan  hal yang sangat penting bagi kita. Bagi kita yang diberi nikmat kesehatan saat ini tentunya akan sangat bersyukur sekali sehingga dapat melakukan berbagai aktifitas dengan normal, serta tidak dapat dipungkiri pula, bahwa kesehatan memang sangat mahal harganya. Apalagi buat kita kaum wanita yang memiliki banyak sekali organ – organ vital dalam tubuh […]

    Wanita Harus Mengonsumsi 10 Makanan ini!

    Kesehatan memang merupakan  hal yang sangat penting bagi kita. Bagi kita yang diberi nikmat kesehatan saat ini tentunya akan sangat bersyukur sekali sehingga dapat melakukan berbagai aktifitas dengan normal, serta tidak dapat dipungkiri pula, bahwa kesehatan memang sangat mahal harganya. Apalagi buat kita kaum wanita yang memiliki banyak sekali organ – organ vital dalam tubuh kita seperti organ reproduksi, tentu kita dituntut untuk dapat menjaga kesehatan organ –organ  reproduksi tersebut dan berbagai organ vital lainnya.

    Tidak hanya itu, wanita juga memiliki resiko terhadap banyak penyakit berbahaya seperti, kanker serviks, kanker payudara, kista ovarium,, dan yang lainnya, selain itu wanita juga nantinya akan mengalami kehamilan dan tentu saja harus mempersiapkan organ  reproduksi yang sehat agar terhindar dari masalah atau komplikasi selama kehamilan dan juga dapat melahirkan bayi yang sehat. Oleh karena itulah kita sebagai wanita, sangat disarankan untuk selalu menjaga makanan yang kita konsumsi serta rutin berolahraga dan beraktifitas fisik. Berikut ini adalah 10 makanan yang harus dikonsumsi oleh wanita untuk menjaga kesehatannya :

    Kacang – kacangan

    Tentunya kita para wanita menginginkan agar memiliki tingkat kesuburan dan kesehatan reproduksi yang baik dan sehat. Pada kacang – kacangan ini, memiliki kandungan vitamin E yang cukup tinggi sehingga sangat baik untuk meningkatkan kesuburan. Tidak hanya itu, vitamin E yang terkandung dalam kacang  kacangan ini juga sangat baik untuk menjaga kesehatan kulit. Selain mengandung vitamin E yang cukup tinggi, kacang – kacangan juga kaya akan serat, sehingga dapat mengurangi risiko terkena penyakit diabetes, obesitas, kolesterol, dan juga hipertensi atau darah tinggi. Oleh karena itu, mulai sekarang cobalah untuk mengganti cemilan manis – manis dan keripik kentang Anda dengan kacang – kacangan.

    Baca Juga: Wanita Wajibkah Melakukan PapSmear

    Brokoli

    Brokoli merupakan jenis sayuran hijau yang kaya akan kandungan gizi nya. Konsumsi brokoli merupakan hal yang sangat disarankan dan diharuskan, karena terdapat kandungan sulforaphane yang dapat menurunkan dan mencegah kelebihan esterogen, sehingga dapat mencegah dari penyakit kanker serviks, kanker payudara dan yang lainnya.Selain itu, kandungan vitamin dan juga mineral pada brokoli juga tergolong tinggi, yang tentunya sangat baik untuk memelihara kesehatan kita para wanita.

    Bayam

    sayur bayam

    Sayur bayam kaya akan kandungan folat yang sangat baik bagi kita para wanita untuk persiapan kehamilan nantinya. Persiapan kehamilan  harus dilakukan dari sedini mungkin sebelum Anda menikah dan hamil nantinya. Selain itu, bayam juga mengandung kaya akan antioksidan yang baik untuk mencegah kanker dan juga baik untuk kesehatan kulit.

    Edamame

    Edamame memang terkenal akan kandungannya yang sangat baik bagi kesehatan wanita. Kandungan isoflavon yang terdapat dalam edamame ini, mampu mengurangi gejala menopause pada Anda nantinya. Selain itu, edamame ini juga kaya akan serat dan juga lemak baik, sehingga sangat baik untuk kesehatan organ – organ vital wanita.

    Ikan sarden

    Kandungan asam lemak omega 3 pada sarden memang tergolong cukup tinggi, oleh karena itu, sangat baik untuk menjaga kesehatan otak. Tidak hanya itu, bagi kita para wanita, sarden ini juga mengandung lemak sehat dan juga vitamin D yang sangat baik untuk meningkatkan kualitas ASI kita nantinya, dan bagi yang belum menikah dapat menjadi persiapan kita sebelum menyusui nantinya, agar bayi yang kita lahirkan nantinya, mendapatkan ASI dengan kandungan gizi yang banyak dan berkualitas.

    Baca Juga: 7 Makanan Penyebab Sakit Kepala

    Aneka buah berry

    Buah berry ini tidak hanya warna nya saja yang cantik, tapi  juga kaya antioksidan dan anti kanker serta dapat memperbarui sel – sel yang rusak. Selain itu, buah berry dapat mencegah para wanita dari kepikunan.

    Pepaya

    Kandungan beta karoten dan likopen yang terdapat pada buah pepaya ini sangat baik bagi wanita karena dapat menurunkan risiko terhadap kanker leher rahim dan juga kanker payudara. Penyakit ini masih tinggi pada kaum wanita di Indonesia sampai sekarang.

    Yogurt

    Yogurt pada wanita sangat baik karena mengandung bakteri baik yang sangat baik untuk kesehatan organ  reproduksi wanita Yogurt dapat mencegah bakteri penyebab keputihan. Selain itu, bakteri baik yang terdapat pada yogurt juga sangat baik dalam  menjaga kesehatan usus, usus merupakan sumber dari berbagai penyakit berbahaya jika tidak dijaga kesehatannya.

    Alpukat

    Bagi wanita tentunya, mempunyai kulit yang sehat merupakan hal yang sangat diidam -idamkan . Buah alpukat mengandung vitamin E yang tinggi yang sangat baik untuk kesehatan kulit. Selain itu, buah ini juga memiliki kandungan lemak sehat yang sangat baik bagi Anda yang sedang melakukan program penurunan berat badan dan menurunkan kolesterol jahat dalam tubuh.

    Baca Juga: 6 Rahasia Menciptakan Otak Cerdas

    Madu

    Madu yang sudah terkenal akan kandungan gizinya yang tinggi ini, tentunya sangat baik bagi wanita. Kandungan yang ada di dalamnya mampu menjaga kesehatan  reproduksi wanita, tidak hanya itu, kandungan gizi dalam madu  juga sangat baik untuk menjaga kesehatan tubuh dari berbagai penyakit.

    Itulah tadi beberapa makanan yang disarankan atau bahkan diharuskan bagi kaum wanita. Semangat hidup sehat!

    instal aplikasi prosehat

    Read More
  • Pernahkah Anda melihat orang yang terlihat pucat, lemah, letih dan lesu  ? atau Anda sendiri pernah mengalaminya? Hal tersebut adalah tanda – tanda dari anemia dan biasanya tanda – tanda lainnya adalah Anda akan merasakan pusing, mudah lelah dan mual. Anemia adalah suatu kondisi dimana tubuh kekurangan hemoglobin yang terdapat di dalam  sel darah merah […]

    Tips Menu Sehat Cegah Anemia

    Pernahkah Anda melihat orang yang terlihat pucat, lemah, letih dan lesu  ? atau Anda sendiri pernah mengalaminya? Hal tersebut adalah tanda – tanda dari anemia dan biasanya tanda – tanda lainnya adalah Anda akan merasakan pusing, mudah lelah dan mual. Anemia adalah suatu kondisi dimana tubuh kekurangan hemoglobin yang terdapat di dalam  sel darah merah dan terjadi karena tubuh kita kekurangan zat besi, sehingga dengan kurang nya zat besi, tubuh menjadi berkurang dalam memproduksi hemoglobin. Hemoglobin memiliki fungsi untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh. Sehingga hal tersebut menyebabkan seseorang yang mengalami anemia akan merasakan pusing, mudah lelah, lesu dan mual karena kekurangan pasokan oksigen.

    Agar tubuh  kita ini tidak mengalami anemi,  maka harus mencukupi kebutuhan zat besi dalam tubuh dengan cara mengonsumsi makanan yang mengandung kaya akan zat besi.

    Berikut adalah  beberapa daftar menu makanan yang kaya akan zat besi :

    Daging merah

    source: healthfreedoms

    Daging merah seperti yang terdapat pada daging sapi, kambing, kerbau dan sejenisnya merupakan sumber zat besi yang sangat mudah kita dapatkan . Sekitar 100 gram daging merah saja sudah mencukupi 15% dari kebutuhan zat besi yang disarankan. Anda dapat mengonsumsi daging merah  seminggu 1 kali atau 2 kali. Anda dapat membuat menu sehat dari daging merah ini dengan berbagai macam olahan, seperti daging teriyaki, daging panggang atau yang lainnya,. Jangan lupa untuk menambahkan aneka macam sayuran sebagai pendampingnya.

    Baca Juga: 10 Hal yang Bisa Dilakukan Untuk Mencegah Osteoporosis

    Bayam

    Siapa yang tidak tahu sayuran yang satu ini? Bayam merupakan sayuran yang sudah dikenal kaya akan kandungan vitamin, kalsium dan zat besi nya, yang tentunya sangat baik dalam mencegah anemia. Bila Anda mengonsumsi bayam secara rutin, maka kebutuhan zat besi dalam tubuh akan terpenuhi sehingga produksi sel darah merah pun akan maksimal. Anda dapat membuat menu sehat dengan bayam, dengan mengolah nya menjadi sayur bayam atau bisa juga dengan menambahkannya pada omelet Anda.

    Buah bit

    Buah yang berwarna merah ini memiliki kandungan nutrisi yang cukup baik, diantaranya yaitu, asam folat, vitamin C, kalsium dan zat besi. Perpaduan antara asam folat serta zat besi di dalam nya mampu mencukupi produksi sel darah merah dalam tubuh tentunya, sehingga mencegah tubuh dari resiko terkena anemia. Buah ini dapat Anda olah dengan membuatnya menjadi jus sebagai tambahan pada menu sehat Anda.

    Kurma

    Mudah sekali untuk menemukan makanan yang mengandung kaya akan kandungan zat besi, seperti buah satu ini contohnya. Buah kurma ini mudah sekali didapat sehingga kita tidak perlu lagi mengonsumsi suplemen sebagai penambah darah,, kita dapat mendapatkannya secara alami pada buah dan jug sayuran serta lauk pauk di sekitar kita. Tidak hanya sebagai makanan pencegah anemia, buah kurma memiliki banyak lagi kandungan gizi dan nutrisi di dalam nya yang sangat baik untuk kesehatan kita.

    Baca Juga: Ternyata 5 Menu Korea Ini Sangat Menyehatkan

    Telur

    Selain mengandung protein yang cukup tinggi serta omega 3, telur juga mengandung kaya akan zat besi di dalamnya. Sehingga sangat disarankan untuk mengonsumsinya agar tubuh sehat dan tentunya terhindar dari anemia. Telur dapat kita olah dengan berbagai macam menu sehat, contohnya saja seperti omelet, macaroni schotel, tambahan pada sayur capcay dan yang lainnya.

    Sangat mudah bukan menemukan sumber zat besi pada menu sehat yang ingin kita konsumsi? Jangan lupa pula untuk berolahraga secara rutin serta menjauhi rokok dan juga minum – minuman beralkohol, karena hal tersebut dapat menghambat produksi zat besi dalam tubuh.

    instal aplikasi prosehat

    Read More
  • Seringkali banyak diantara kita yang mengalami sakit kepala dan menganggap sepele, biasa terjadi karena kelelahan dan dengan beristirahat akan hilang dengan sendirinya. Memang betul, ada sakit kepala yang tergolong ringan dan tidak berbahaya sehingga dapat hilang sendiri nya tanpa obat atau penanganan khusus. Namun, perlu Anda ketahui, bahwa sakit kepala itu banyak sekali faktor penyebabnya, […]

    Pusing Kepala Berkurang Jika Anda Sering Mengonsumsi Sayur Buah Berikut

    Seringkali banyak diantara kita yang mengalami sakit kepala dan menganggap sepele, biasa terjadi karena kelelahan dan dengan beristirahat akan hilang dengan sendirinya. Memang betul, ada sakit kepala yang tergolong ringan dan tidak berbahaya sehingga dapat hilang sendiri nya tanpa obat atau penanganan khusus. Namun, perlu Anda ketahui, bahwa sakit kepala itu banyak sekali faktor penyebabnya, ada yang tidak berbahaya dan tidak membutuhkan penanganan khusus.Namun, ada juga yang termasuk sakit kepala yang berbahaya yang membutuhkan penanganan khusus.

    Oleh sebab itulah mulai sekarang alangkah baiknya, kita untuk tidak meremehkan pusing kepala yang dialami. Konsumsilah makanan sehat seperti sayuran serta buah – buahan yang dapat mencegah dan mengobati sakit kepala.

    Berdasarkan penyebabnya, sakit kepala dibagi menjadi dua, yaitu sakit kepala primer dan sekunder.

    • Sakit kepala primer : sakit kepala primer ini adalah jenis sakit kepala yang biasa timbul akibat dari salah mengonsumsi makanan, aktifitas fisik yang terlalu berat, posisi duduk yang salah, posisi berdiri dan tidur yang salah, merokok, minum – minuman beralkohol.

    Baca Juga: 7 Makanan Mengatasi Migren

    Contoh sakit kepala primer ini yaitu : migrain, sakit kepala tegang, sakit kepala kluster. Biasanya sakit kepala primer dapat diobati sendiri di rumah, dengan mengonsumsi banyak sayur dan juga buah serta istirahat cukup dan rutin berolahraga serta melakukan pijatan pada bagian kepala yang sakit.

    • Sakit kepala sekunder : sakit kepala sekunder ini biasanya terjadi karena adanya suatu penyakit tertentu. Contoh sakit kepala sekunder : sakit kepala yang disebabkan oleh kondisi penyakit tertentu seperti, flu, sinusitis, meningitis, infeksi pada telinga, kanker otak, perdarahan, dll. Sakit kepala sekunder ini butuh penanganan khusus dari dokter.

    Demikian beberapa penyebab dari timbulnya sakit kepala. Oleh karena itu, mulai sekarang sebaiknya dibiasakan untuk memperbanyak konsumsi sayur dan juga buah guna mencegah serta mengobati sakit kepala. Berikut beberapa macam sayur dan juga buah yang dapat mengurangi sakit kepala Anda :

    Semangka

    Semangka kaya akan kandungan air dan juga magnesiumnya yang sangat baik dalam membantu mengurangi sakit kepala. Diketahui, bahwa penyebab sakit kepala salah satunya adalah karena dehidrasi atau kekurangan cairan, sehingga buah semangka ini yang kaya akan kandungan air nya sangat membantu untuk mengurangi gejala sakit kepala tersebut.

    Kismis

     Kandungan dari kismis yang kaya akan serat dan juga kalium, mampu memberikan efek relaksasi pada otot – otot di kepala dan juga otot jantung yang menjadi penyebab timbulnya sakit kepala.

    Pisang

    Kalium yang terkandung dalam buah pisang cukup tinggi, sehingga sangat baik dalam mengurangi sakit kepala yang dialami. Kalium tersebut memiliki fungsi untuk merelaksasikan otot – otot yang tegang pada kepala penyebab sakit kepala. Selain kalium, kandungan magnesium nya juga ampuh dalam mengurangi sakit kepala.

    Anggur

    Buah anggur kaya akan kandungan vitamin C dan A serta mineral yang efektif mengurangi berbagai penyebab timbulnya sakit kepala. Selain nikmat, anggur memang terkenal akan khasiat nya dalam menjaga kesehatan tubuh.

    Baca Juga: 7 Makanan Peningkat Stamina Berhubungan

    Brokoli

    Kandungan CoQ10 dan juga zat besi serta nutrisi lainnya yang terdapat pada brokoli, terbukti sangat efektif dalam mengurangi sakit kepala yang menyerang.

    Selain itu, jangan lupa untuk selalu rutin berolahraga, aktifitas fisik, istirahat teratur, kelola stres serta menjauhi rokok dan juga minuman beralkohol, sakit kepala hilang, pikiran pun senang!

    instal aplikasi prosehat

    Read More
  • Kemajuan teknologi masa kini sangat mempermudah kehidupan manusia. Kini semuanya serba digital, bahkan pengguna gadget bukan hanya orang dewasa. Jari-jemari anak kecil pun tak kalah lincah menggunakan aneka perangkat digital. Tentunya ini berkaitan dengan screen time monitoring. Sebelum membahas lebih jauh, Mama perlu mengetahui apa yang dimaksud dengan screen time, screen time adalah waktu yang […]

    Maksimalkan Screen Time untuk Tumbuh Kembang Si Kecil

    Kemajuan teknologi masa kini sangat mempermudah kehidupan manusia. Kini semuanya serba digital, bahkan pengguna gadget bukan hanya orang dewasa. Jari-jemari anak kecil pun tak kalah lincah menggunakan aneka perangkat digital. Tentunya ini berkaitan dengan screen time monitoring. Sebelum membahas lebih jauh, Mama perlu mengetahui apa yang dimaksud dengan screen time, screen time adalah waktu yang dihabiskan untuk menggunakan/memainkan perangkat elektronik yang menggunakan layar, seperti smart phone, tablet, televisi, video games, komputer dll. Jadi, screen time monitoring dapat didefinisikan sebagai pengawasan terhadap waktu penggunaan perangkat teknologi berlayar.

    Seperti diketahui, ada beberapa risiko yang patut diwaspadai dan menjadi alasan untuk mengawasi screen time Si Kecil, beberapa risiko tersebut antara lain:

    – Keterlambatan berbicara.
    – Sulit berkonsentrasi.
    – Masalah dalam belajar.
    – Kecemasan.
    – Depresi, dll.

    Baca Juga: 10 Makan Ibu Menyusui Agar Bayi Cerdas

    Meskipun memiliki dampak kurang baik, tapi faktanya menjauhkan gadget dari anak pada masa sekarang ini rasanya tidak mungkin. Jadi, hal utama yang perlu dilakukan Mama adalah pengawasan. The American Academy of Pediatrics (AAP) mengeluarkan rekomendasi dalam membantu Mama mengawasi screen time anak, yaitu:

    • Hindari penggunaan media digital pada anak kurang dari 18 bulan.
    • Ketika mulai memperkenalkan media digital, pastikan program yang Mama berikan berkualitas dan gunakan bersama-sama dengan Si Kecil.
    • Saat Si Kecil berusia 2-5 tahun, batasi hanya 1 jam dan gunakan konten yang berkualitas secara bersama-sama serta bantu Si Kecil untuk memahami konten yang sedang dilihat dan bantu mereka untuk mengaplikasikannya di dunia nyata.
    • Hindari konten yang terlalu cepat, banyak distraksi (misalnya iklan) maupun konten yang memberi pengaruh buruk.
    • Matikan televisi atau perangkat lainnya ketika tidak digunakan.
    • Jangan gunakan media digital hanya untuk menenangkan Si Kecil, hal ini kelak akan mengakibatkan gangguan regulasi emosi Si Kecil.
    • Awasi selalu konten atau aplikasi yang digunakan
    • Tetap sediakan waktu untuk interaksi dengan Si Kecil yang tidak melibatkan perangkat digital, misalnya bermain di taman bersama-sama
    • Tidak bermain media digital 1 jam sebelum tidur dan singkirkan semua perangkat digital dari tempat tidur.

    Tak dapat dipungkiri, persaingan dunia sekarang menuntut semua orang untuk fasih dalam penggunaan gadget atau teknologi. Nah, Mama pun perlu menyikapi screen time dari segi manfaat positifnya untuk tumbuh kembang Si Kecil, yaitu:

    1. Belajar Disiplin & Menepati Janji
      Semuanya tergantung dari bagaimana Mama mengatur screen time untuk anak. Misalnya ada ‘perjanjian’ dengan Si Kecil, kapan waktu dan durasinya ia boleh menggunakan gadget. Mama harus konsisten dengan aturan tersebut sehingga anak pun belajar disiplin dan ia sekaligus belajar contoh perilaku menepati janji dari orang tuanya.

    Baca Juga: Jadwal Imunisasi Bayi Lengkap

    1. Menunjang Proses Belajar
      Hal yang perlu menjadi fokus perhatian Mama ialah pemilihan konten. Kini Mama tak perlu khawatir, asalkan Anda selektif dan teliti, ada banyak konten berkualitas yang justru dapat meningkatkan kemampuan sosial dan berbahasa Si Kecil, terutama yang berusia lebih dari 2 tahun. Contohnya permainan edukasi via gadget mengenal huruf, angka, berhitung, warna, dsb. Lewat permainan (games), pastinya akan lebih menyenangkan buat anak, otomatis lebih mudah masuk dalam ingatannya, alias Si Kecil jadi lebih cepat hafal. Selain itu, kemampuan bahasa asing, terutama bahasa Inggris anak ikut terasah, karena umumnya aplikasi atau games menggunakan bahasa Inggris.
    2. Belajar Bersaing (Kompetitif)
      Dengan adanya skor dari hasil permainan (games) yang ada, Mama dapat mengajak Si Kecil memahami pentingnya berkompetisi. Dunia yang kelak akan dihadapi Si Kecil kelak saat mereka dewasa pasti penuh persaingan. Di sinilah perlunya Mama memberi pengarahan, “Bagaimana cara meraih peringkat yang baik? Apa saja usaha untuk meraih skor yang diinginkan tersebut? Jika gagal, apa yang perlu dipelajari dan diperbaiki dari kegagalan tersebut? dll. Si Kecil pun perlu diberi pemahaman bahwa menjadi juara 1 bukan satu-satunya tujuan, namun bagaimana meraih suatu kemenangan atau keberhasilan dengan cara yang tepat (fair).
    3. Melatih Kesabaran & Empati
      Jika sebelumnya Mama sudah menerapkan poin 1 (perjanjian seputar waktu dan durasi penggunaan gadget pada anak), maka secara tidak langsung, Si Kecil akan belajar bersabar menunggu waktu yang ditentukan, belajar bersabar untuk bergantian main dengan saudaranya (jika gadget yang dimiliki 1 untuk bersama), dll.
      Kemudian, lewat beragam aplikasi maupun games, Mama bisa sekaligus menanamkan pentingnya empati. Sejumlah permainan kebanyakan menggunakan tokoh tertentu, saat berhasil maupun gagal memenuhi tugas atau misi, biasanya akan tampak ekspresi gembira, sedih, atau kecewa dari si tokoh tersebut. Mama bisa menyelipkan pesan moral berupa, “Yah…Adek kalah ya, itu lihat mukanya sedih (sambil menunjuk tokoh di permainan). Tapi nggak apa-apa, yuk dicoba lagi!” Jadi, anak pun belajar mengenal beragam emosi dan pentingnya berempati.

    Baca Juga: Hati-Hati Obesitas Pada Anak

    Dapat disimpulkan lewat screen time, Mama dapat memanfaatkan program yang bersifat mendidik, yang dirancang dengan baik dan sesuai umur Si Kecil. Semuanya ini dapat secara kuat mendorong rasa sosial, membantu mereka mempelajari sikap anti kekerasan, empati, toleransi dan bagaimana menghormati orang lain.⁴ Namun jangan lupakan interaksi antara Si Kecil dan orang tua. Keseimbangan antara kedua unsur ini akan membentuk Si Kecil menjadi anak tangguh yang siap hadapi tantangan dan siap hadapi masa depan.

    Ditulis Oleh: dr. Samuel Bungaran Partahi Saud Manalu

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    1. Screen time and young children: Promoting health and development in a digital world. Paediatrics & Child Health. 2018;23(1):83-83.
    2. Sanders W, Parent J, Forehand R. Parenting to Reduce Child Screen Time. Journal of Developmental & Behavioral Pediatrics. 2017;:1.
    3. M S. The Impact of using Gadgets on Children. Journal of Depression and Anxiety. 2017;07(01).
    4. Ponti M, Bélanger S, Grimes R, Heard J, Johnson M, Moreau E et al. Screen time and young children: Promoting health and development in a digital world. Paediatrics & Child Health. 2017;22(8):461-468.
    5. Media and Young Minds. Pediatrics. 2016;138(5):e20162591.
    Read More
  • Siapa yang tidak mengenal Mark Zuckerberg seorang pendiri Facebook, Nadiem Makarim seorang entepreneur muda yang merupakan anak bangsa yang berhasil mendirikan GOJEK dan William Tanuwijaya serta Leontinus Alpha Edison yang berhasil mendirikan e-commerance Tokopedia terbesar di Indonesia. Karya-karya mereka sangatlah berpengaruh bagi dunia. Coba Mama bayangkan kelak suatu hari nanti Si Kecil bisa mengikuti jejak […]

    Karakteristik Seorang Pemimpin Masa Depan pada Era Masa Kini

    Siapa yang tidak mengenal Mark Zuckerberg seorang pendiri Facebook, Nadiem Makarim seorang entepreneur muda yang merupakan anak bangsa yang berhasil mendirikan GOJEK dan William Tanuwijaya serta Leontinus Alpha Edison yang berhasil mendirikan e-commerance Tokopedia terbesar di Indonesia. Karya-karya mereka sangatlah berpengaruh bagi dunia.

    Coba Mama bayangkan kelak suatu hari nanti Si Kecil bisa mengikuti jejak tokoh-tokoh tersebut. Ya, sosok yang masih muda, berpotensi, dikenal karena prestasinya, pasti akan sangat membanggakan orang tua.

    Tentu diperlukan proses panjang serta kerja keras untuk berhasil membuat perubahan positif dan memiliki karakter sebagai pemimpin. Yuk, Mama persiapkan Si Kecil memiliki sikap seperti berikut ini:

    1. Seseorang yang tangguh

    Seorang pemimpin harus memiliki sifat tangguh, siap menghadapi tantangan, banyak akal, tidak mudah menyerah dalam menciptakan kreasi dan ide-ide baru. Mereka tidak mudah menyerah bila menemukan kegagalan dan menganggap kegagalan merupakan suatu proses yang dapat mengubah mereka untuk menjadi lebih baik lagi.

    Baca Juga: Jangan Lewatkan Tumbuh Kembang Anak

    Dalam mendidik Si Kecil, Mama diharapkan untuk mendukung Si Kecil dalam mewujudkan ide-idenya. Misalnya, Si Kecil menyelamatkan kucing liar dan ingin membuat kandangnya, biarkan Si Kecil berkreasi untuk mewujudkannya.

    1. Percaya Diri

    Seorang pemimpin mempunyai karakteristik percaya diri, tidak takut mengutarakan ide-idenya dan mencobanya. Apabila seorang pemimpin percaya diri, maka seluruh timnya akan optimis. Seorang pemimpin yang percaya diri tidak mudah mengatakan “tidak bisa!”, mereka selalu mengatakan “saya bisa, saya akan mencobanya!”
    Mama tentu dapat melatihnya dengan cara membiasakan Si Kecil berani tampil, contohnya berani tampil bernyanyi di depan teman-temannya, berani untuk memesan makanannya sendiri di restoran.

    1. Semangat untuk mewujudkan ide menjadi kenyataan

    Mark Zuckerberg mempunyai sikap untuk mewujudkan setiap ambisi serta ide-idenya ke dalam pekerjaannya untuk dijadikan kenyataan.

    Berawal dari hobinya mengenai komputer serta teknologi saat Mark berusia 12 tahun, ia mengembangkan program pengiriman pesan menggunakan Atari Basic dan menamainya Zucknet. Selain itu, Mark menciptakan berbagai game yang bertujuan untuk menyenangkan anak-anak. Kemudian, saat Mark beranjak sekolah menengah, ia menciptakan perangkat lunak musik di komputer bernama Synapse. Semenjak itu, banyak perusahaan besar seperti AOL dan Microsoft menawarkan pekerjaan, namun Mark menolaknya.

    Baca Juga: Beberapa Hal yang Perlu Diketahui Mengenai Pijat Bayi

    Ketika Mark menjalankan situsnya yaitu Facebook, dia hanya mempunyai mimpi kecil yaitu bertujuan untuk mendekatkan banyak orang melalui situsnya. Namun, melalui misi sederhana yang mampu diwujudkan Mark, dapat menjadikan Facebook sebuah perusahaan besar yang mampu menjadi lapangan pekerjaan bagi banyak orang serta memberi kekuatan untuk berbagi dan membuat dunia lebih terbuka serta terhubung, yang berawal dari hasrat Mark.

    Begitu juga dengan Si Kecil, Mama harus paham apa yang digemari Si Kecil. Apakah bernyanyi, mewarnai atau menari. Ketika Mama sudah mengetahui bakat Si Kecil, bantulah mereka untuk mengembangkan bakatnya, misalnya ajaklah Si Kecil untuk ikut sanggar seni.

    1. Berkomunikasi dengan Baik

    Kemampuan komunikasi diperlukan seorang pemimpian agar visi dan tujuan dapat disampaikan dengan baik kepada semua tim, sebab jika tidak, sulit untuk mencapai target yang diinginkan.

    Komunikasi antara orang tua dengan Si Kecil dapat dilatih dengan terbiasa menyediakan waktu luang bersama Si Kecil, sediakan waktu untuk menjadi pendengar yang baik ketika mereka mengutarakan ide dan pikirannya. Apabila komunikasi antara Mama dengan Si Kecil baik, maka mereka pun bisa berkomunikasi baik dengan orang lain.

    1. Berani Mengambil Keputusan

    Seorang pemimpin yang baik, dapat mengambil keputusan yang tepat pada waktu yang tepat, mereka harus berpikir panjang dan mampu menimbang yang terbaik bagi timnya. Sikap seperti ini bisa Mama latih dalam tindakan sehari-hari kepada Si Kecil, dengan membiasakan Si Kecil untuk dapat memilih yang mereka mau. Misalnya, “Besok mau pakai baju berwarna kuning atau merah?” atau “Untuk bekal ke sekolah, Kamu mau nasi goreng atau mie goreng?” Nah, dengan membiasakan Si Kecil mengambil keputusan sederhana, maka secara tidak langsung Mama telah mendidik anak untuk bersikap tegas.

    1. Mandiri

    Seorang pemimpin mempunyai karakter mandiri, tapi bukan berarti mereka tidak butuh orang lain. Namun mereka mempunyai inisiatif untuk melakukan suatu tindakan atau keputusan serta tidak bergantung dengan orang lain. Misalnya, Mama membiasakan Si Kecil untuk bertanggung jawab merapikan tempat tidurnya setiap hari, atau merapikan mainannya sendiri atau membiasakan mengerjakan tugas sekolahnya sendiri, Mama cukup mendampinginya. Bila kebiasaan ini dilakukan terus-menerus, maka lambat laun Si Kecil memiliki rasa tanggung jawab untuk mengerjakan tugasnya secara mandiri.

    Baca Juga: 5 Pertanyaan Seputar Vaksin Bayi

    1. Empati

    Seorang pemimpin yang baik bisa membangun rasa empati dengan timnya, mengerti masalah dan perasaan timnya sehingga mereka dapat membangun ikatan untuk mencapai tujuan bersama. Rasa empati dapat dilatih sejak dini, contohnya bisa dimulai dari rumah, seperti ketika ada teman Si Kecil yang sakit, ajaklah ia untuk menjenguk temannya tersebut. Selain itu, biasakan si kecil untuk mengucapkan terima kasih jika diberi mainan, permen atau sesuatu. Hal sederhana seperti ini dapat menumbuhkan rasa syukur dan menghargai setiap pemberian orang lain.

    Seperti halnya Mark Zuckerberg yang mengembangkan karakter kepemimpinan serta potensinya, maka setiap anak juga berpotensi untuk menjadi seseorang yang berpengaruh suatu hari nanti. Nah, peran orang tua sangatlah penting untuk membantu mengarahkan setiap potensi serta mengembangkan karakteristik seorang pemimpin kepada anak-anaknya.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    1. (2018). Leadership. [online] Available at: cleverism.com/lexicon/leadership/ [Accessed 21 Dec. 2018].
    2. Leadership-toolbox.com. (2018). The Characteristic of Leadership – 7 Important Traits. [online] Available at: leadership-toolbox.com/characteristic-of-leadership.html [Accessed 21 Dec. 2018].
    3. Psychology Today. (2018). Leadership | Psychology Today. [online] Available at: psychologytoday.com/intl/basics/leadership [Accessed 21 Dec. 2018].
    4. Sullivan, E. (2018). 9 Unique Mark Zuckerberg Entrepreneur Characteristics. [online] Project Freedom Growth. Available at: projectfreedomgrowth.com/mark-zuckerberg-entrepreneur-characteristics/ [Accessed 21 Dec. 2018].
    5. Tracy, B. (2018). Get smart. 1st ed. indonesia: Elex Media Komputindo.
    Read More
  • Para orang tua yang memiliki balita pastilah sangat peduli terhadap tumbuh kembang anaknya, namun tak banyak orang tua tahu bahwa ada yang kurang dari yang selama ini mereka lakukan. Kebanyakan orang tua menganggap bahwa asupan gizi adalah yang paling penting bahkan satu-satunya cara agar balita mereka mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Padahal akibatnya balita-balita […]

    Jadikan Balita Banyak Akal, Adaptif & Mandiri

    Para orang tua yang memiliki balita pastilah sangat peduli terhadap tumbuh kembang anaknya, namun tak banyak orang tua tahu bahwa ada yang kurang dari yang selama ini mereka lakukan. Kebanyakan orang tua menganggap bahwa asupan gizi adalah yang paling penting bahkan satu-satunya cara agar balita mereka mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Padahal akibatnya balita-balita tersebut mengalami peningkatan pesat dalam ukuran tetapi kemampuan kognitif dan motoriknya terlambat. Orang tua umumnya puas dengan mengejar pertumbuhan panjang dan berat badan anak, tapi nyatanya untuk menjadikan si Kecil unggul hal tersebut tidaklah cukup.

    Penelitian terbaru menunjukkan bahwa lingkungan sangat memengaruhi perkembangan dan seberapa sehat otak si Kecil. Pertumbuhan dan perkembangan otak akan dimulai sejak tahun pertama hingga usia 3 tahun atau yang disebut dengan golden period (periode emas). Pada masa ini, otak akan aktif membangun jaringan antar sel saraf yang akan memengaruhi kecerdasan anak  dimana tingkat keberhasilan proses ini bergantung pada stimulasi yang diberikan.

    Karena hal ini hanya terjadi sekali seumur hidup, maka kita sebagai orang tua harus mencuri kesempatan ini untuk membantu membangun jaringan otak anak. Sebagai hasilnya, dari stimulasi yang tepat pada masa ini maka si Kecil akan menjadi balita yang unggul yaitu balita yang banyak akal, adaptif (mudah beradaptasi) dan mandiri. Hal ini akan membantunya menjadi anak yang tangguh yang siap hadapi masa depan dan siap hadapi tantangan.

    Baca Juga: 14 Makanan yang Aman Bagi Penderita Diabetes

    Pentingnya Stimulasi

    Latihan-latihan dalam menstimulasi otak si Kecil dapat dilakukan dengan berbagai cara, dimana hal ini kita sebut dengan baby gym, baik dalam ruangan (indoor) maupun luar ruangan (outdoor), tentunya dengan memerhatikan kebersihan dan menghindarkan hal-hal yang berisiko mencederai anak Anda. Hal-hal sederhana yang dapat dilakukan, antara lain:

    • Berlatih mendorong atau menarik benda seperti bola atau mainan lain untuk melatih motorik dan keseimbangannya.
    • Bawa si Kecil berjalan-jalan dan mengunjungi tempat-tempat baru seperti pantai, kolam renang dan kebun binatang.
    • Ajak dia bermain mengumpulkan benda-benda yang sama, misalnya mengumpulkan benda-benda berbentuk bulat atau mengumpulkan benda-benda berwarna merah.
    • Bermain berpura-pura menirukan binatang atau ajak dia bernyanyi bersama.
    • Tak lupa interaksi sosial, mulailah sedini mungkin untuk berinteraksi dengan orang lain, hal ini akan melatih kemandirian dan kepercayaan diri.

    Baca Juga: 8 Cara Program Hamil yang Tepat

    Serta masih banyak cara lain yang mengajaknya ikut berinteraksi dan kita bisa melihat reaksinya berupa tawa, senyum atau ekspresi lainnya.

    Jika Anda tidak punya cukup waktu atau bingung untuk melakukannya sendiri di rumah, Anda dapat mendatangi fasilitas-fasilitas yang menyediakan baby gym dengan pelatih yang terlatih tentunya. Cara lain juga dengan menyediakan media bermain atau mainan yang dapat menstimulasi otak, misalnya:

    • Mainan yang berhubungan dengan aktivitas sehari-hari yang biasa dia lihat, contohnya mainan masak-memasak untuk anak perempuan dan mainan perkakas bengkel untuk anak laki-laki, dll.
    • Mainan yang berhubungan dengan profesi yang ia gemari, misalnya mainan dokter-dokteran atau mobil-mobilan pemadam kebakaran, dll.
    • Mainan alat musik.
    • Blok dan
    • Buku mewarnai, buku menggambar dengan menyambung titik-titik atau buku dengan cerita bergambar.4,5

    Mainan-mainan tersebut tentunya disesuaikan dengan tahap tumbuh kembang anak Anda. Namun, untuk menjadi anak yang unggul, sebaiknya orang tua turun langsung dan ikut serta dalam melatih proses perkembangan anak, karena cinta dan kasih sayang orang tua akan mengoptimalkan setiap latihan yang dilakukan.

    Ditulis oleh: dr. Samuel Bungaran Partahi Saud Manalu

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    1. Lucich M. Building Baby’s Intelligence: Why Infant Stimulation Is So Important. Barkeley, California: California Childcare Health Program; 2011. p. 1-2.
    2. Infant/Toddler Programs — BSMART [Internet]. BSMART. 2018 [cited 25 December 2018]. Available from: bsmartfoundation.org/infanttoddler-programs/
    3. Physical activity for babies, toddlers and pre-schoolers: SA Health [Internet]. Sahealth.sa.gov.au. 2018 [cited 25 December 2018]. Available from: sahealth.sa.gov.au/wps/wcm/connect/public+content/sa+health+internet/healthy+living/be+active/being+active+at+different+ages+and+stages/physical+activity+for+babies%2C+toddlers+and+pre-schoolers
    4. G. Guyton. Using Toys to Support Infant-Toddler Learning and Development. Young Children, 66(5):50–56, 2011.
    5. Good Toys for Young Children by Age and Stage | NAEYC [Internet]. Naeyc.org. 2018 [cited 25 December 2018]. Available from: naeyc.org/resources/topics/play/toys
    Read More
  • Hampir setiap orang tua yang memiliki Si Kecil berharap agar mereka pintar, cerdas, bertanggung jawab, mempunyai talenta yang mendukung kesuksesan saat mereka beranjak dewasa. Pada zaman sekarang ini, tidak sedikit orang tua yang memilih sekolah atau tempat pendidikan yang terbaik untuk anak-anaknya dan rela mengeluarkan dana besar untuk mengikutsertakan sang buah hati untuk mengikuti pendidikan […]

    Karakter itu Penting Untuk Dukung Kesuksesan Si Kecil

    Hampir setiap orang tua yang memiliki Si Kecil berharap agar mereka pintar, cerdas, bertanggung jawab, mempunyai talenta yang mendukung kesuksesan saat mereka beranjak dewasa. Pada zaman sekarang ini, tidak sedikit orang tua yang memilih sekolah atau tempat pendidikan yang terbaik untuk anak-anaknya dan rela mengeluarkan dana besar untuk mengikutsertakan sang buah hati untuk mengikuti pendidikan tambahan selain sekolah, misalnya kursus bahasa, musik, menggambar dan pelajaran tambahan.

    Namun, apakah Mama sadar bahwa pendidikan Si Kecil yang terpenting berawal dari rumah? Seperti salah satu kutipan “Childreen see, children do” atau Si Kecil selalu melakukan apa yang dilihatnya. Dengan kata lain, karakter dan sikap Si Kecil sebagian besar diperoleh dari meniru perilaku orang tuanya di rumah. Misalnya, Si Kecil yang selalu diajak bercerita setiap pulang sekolah oleh kedua orangtuanya, didampingi setiap mengerjakan tugas rumah, diajari bertanggung jawab dalam hal mudah seperti merapikan tempat tidur atau mainannya sendiri, maka Si Kecil akan tumbuh menjadi lebih peduli dengan sesamanya, serta bertanggung jawab.

    Para ahli American Psychological Association (APA) berpendapat bahwa kesuksesan pada usia dewasa dipengaruhi oleh 98% atittude dan 2% IQ atau kecerdasan. Lalu bagaimana dan apa sajakah yang dapat dilakukan Mama dalam mendidik Si Kecil?

    Baca Juga: Penyebab Mual Setelah Makan dan Cara Pencegahannya

    1. Memberikan Contoh (Modeling)

    Jangan hanya memberikan perintah bagi Si Kecil, tetapi mulailah dengan memberikan contoh tindakan kepadanya. Menurut APA (American Psychological Association), Si Kecil akan selalu memerhatikan setiap gerak-gerik orangtuanya secara seksama. Apabila Mama menginginkan Si Kecil tumbuh menjadi seseorang yang memiliki sikap baik, maka berikanlah selalu contoh positif.1,2

    1. Mencintai

    Hati-hati dalam hal mencintai. Mencintai bukan memberikan apa saja yang Si Kecil inginkan, baik berupa materi maupun tindakan, atau terlalu melindungi dan mencemaskan Si Kecil. Hal tersebut dapat membentuknya menjadi seseorang yang manja. Yang dimaksud dengan mencintai adalah memberikan waktu luang bagi Si Kecil, mendampinginya, dan mendengarkannya saat dalam masalah. Hal ini dapat membangun ikatan antara Si Kecil dan orangtuanya, sehingga nantinya mereka akan lebih peduli terhadap orang lain di sekitarnya.

    1. Lakukan Sentuhan Fisik

    Beberapa penelitian menyatakan bahwa terdapat perbedaan kepribadian Si Kecil pada saat bayi yang diperlakukan dengan penuh kasih seperti digendong, dicium dan dipeluk, dibandingkan dengan yang diperlakukan tanpa kontak fisik oleh orang tuanya.  Sentuhan fisik merupakan bentuk nyata dari cinta yang menjadikan Si Kecil akan mudah bergaul dan peka dengan sesamanya.

    Baca Juga: 7 Pola Makan Sehat Pegawai Kantoran

    1. Berikan Waktu yang Berkualitas

    Perkembangan emosional Si Kecil sangat dipengaruhi oleh seberapa banyak waktu yang dihabiskan Mama bersama Si Kecil, kontak mata dengan penuh kasih, saling berbagi pikiran, cerita dan bercakap-cakap dengannya. Tahap komunikasi ini sangat penting bagi Si Kecil, karena saat Si Kecil nantinya menginjak usia dewasa akan menentukan hubungan dengan sesama, menjadikannya mudah bergaul, menentukan hubungan pernikahannya kelak serta hubungan dengan rekan sepekerjaannya.

    1. Hadiah

    Hadiah yang dimaksud ialah ungkapan cinta. Misalnya, memberikan hadiah seperti seragam sekolah atau alat tulis yang dibungkus kertas kado rapi, dan diberikan ketika berkumpul bersama keluarga. Membuka hadiah akan menggetarkan emosi Si Kecil, perasaan bahagia yang muncul akan menjadikannya paham dan mengerti bahwa orang tuanya mencintainya. Pemberian hadiah juga harus ada tujuannya, misalnya pemberian alat tulis atau seragam sekolah agar Si Kecil tetap semangat bersekolah, hadiah tidak semata-mata mainan yang sedang diinginkannya yang akan menjadikannya manja.

    Pemberian hadiah dengan tulus, secara tidak langsung juga memberikan pelajaran bagaimana cara Si Kecil menanggapi orang lain yang memberikannya hadiah.

    1. Memberikan Rasa Aman dan Nyaman

    Dukungan orang tua akan sangat memengaruhi perkembangan emosional dan kesehatan mental Si Kecil saat usia dewasa.

    1. Komunikasi

    Meluangkan waktu untuk berbicara dengan Si Kecil dan mendengarkan apa yang menjadi curahan hatinya akan meningkatkan hubungan personal Si Kecil dengan orang tua, sehingga ketika Si Kecil dalam masalah, mereka tidak akan lari ke dalam hal-hal negatif sebagai pelampiasan, karena mereka mempunyai orang tua yang selalu mendengarkan mereka.

    1. Memberikan kesempatan bagi Si Kecil untuk memecahkan masalah

    Mama tidak perlu terlalu banyak mengekang maupun mengatur Si Kecil, segala tindakan yang dilakukannya atau setiap masalah yang Si Kecil hadapi, ajaklah untuk selalu berdiskusi dan kembalikan kepada Si Kecil apakah tindakan yang dilakukannya baik atau buruk. Apabila Si Kecil melakukan kesalahan, biarkan mereka berpikir, lalu kemudian jelaskan.

    Misalnya, Si Kecil berlari di jalan, kemudian jatuh, Mama berikan kesempatan bagi si Kecil apakah yang dilakukannya baik atau buruk dan jelaskan akibatnya. Kemudian, kembalikan lagi pada Si Kecil, apakah boleh diulangi kembali tindakan seperti itu. Dibandingkan Mama memberikan aturan-aturan yang dapat membebani Si Kecil, cara ini lebih membantu Si Kecil untuk belajar dari kesalahannya sendiri.

    1. Jadikan Sebuah Tantangan

    Pada umumnya, anak-anak sangatlah suka bermain, oleh karena itu mengajarkan perilaku yang baik dapat dengan sebuah permainan. Misalnya, ketika Mama ingin mengajarkan untuk menggosok gigi secara rutin, setiap malam buatlah permainan tantangan “Mama ingin tahu, siapa yang bisa menggosok gigi dengan baik, Mama atau Kamu?” atau mengajarkan Si Kecil untuk membersihkan kembali mainannya, “Coba siapa yang dapat membersihkan mainan dalam hitungan ke 10”. Hal ini lebih mudah dilakukan oleh Si Kecil.

    Baca Juga: 9 Panduan Mengatasi Anak Susah Makan

    1. Memberikan Kebiasaan yang Baik dan Positif

    Lakukan kebiasaan yang baik dengan memulai kebiasaan yang baik seperti berolah raga, makan-makanan yang sehat seperti sayur dan buah, berperilaku yang baik, bertutur kata sopan, membiasakan diri mengucapkan “tolong” saat meminta bantuan, dan “terimakasih” setelahnya akan membentuk Si Kecil menjadi seseorang yang memiliki kebiasaan baik secara mental dan jasmani.

    Ditulis oleh: dr. Jesica Chintia Dewi

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    1. Chapman, G. and Campbell, R. (2012). The 5 love languages of children. Chicago: Northfield Pub.
    2. HealthyChildren.org. (2018). Normal Child Behavior. [online] Available at: healthychildren.org/English/family-life/family-dynamics/communication-discipline/Pages/Normal-Child-Behavior.aspx [Accessed 23 Dec. 2018].
    3. Parenting For Brain. (2018). 10 Good Parenting Tips – Parenting For Brain. [online] Available at: parentingforbrain.com/how-to-be-a-good-parent-10-parenting-tips/ [Accessed 23 Dec. 2018].
    4. Tashijan, S. (2018). Parenting Styles and Child Behavior. [online] Psychology In Action. Available at: psychologyinaction.org/psychology-in-action-1/2018/4/23/k17ziyfqt1vy9tlytr9l9k48epdnur [Accessed 23 Dec. 2018].
    5. Westen, R. (2018). About Your Privacy on this Site. [online] Parents.com. Available at: parents.com/toddlers-preschoolers/development/behavioral/the-surprising-secret-to-raising-a-well-behaved-kid/ [Accessed 23 Dec. 2018].
    6. Pepper, Leslie. (2018). Get Your Kids Behave The First Time You Ask. [online] Parents.com. Available at : parents.com/kids/discipline/strategies/get-your-kids-to-behave-the-first-time/ [Accessed 3 Jan. 2018].
    Read More
  • Berlibur tentunya menjadi momen yang sangat ditunggu oleh sobat-sobat sekalian dan keluarga bukan. Pada momen yang sangat spesial ini tentunya akan sangat menyenangkan apabila semua yang berlibur dalam keadaan sehat dan ceria. Salah satu yang perlu kita perhatikan pada saat berlibur, terutama teman teman yang hobi berwisata kuliner adalah terjadinya overeating. Lalu apakah yang dimaksud […]

    Mencegah Overeating “Kelebihan Makan” Saat Berlibur

    Berlibur tentunya menjadi momen yang sangat ditunggu oleh sobat-sobat sekalian dan keluarga bukan. Pada momen yang sangat spesial ini tentunya akan sangat menyenangkan apabila semua yang berlibur dalam keadaan sehat dan ceria. Salah satu yang perlu kita perhatikan pada saat berlibur, terutama teman teman yang hobi berwisata kuliner adalah terjadinya overeating. Lalu apakah yang dimaksud dengan overeating itu?Bagaimana cara mencegah dan mengatasinya? Mari kita baca artikel berikut.

    Overeating adalah suatu kondisi dimana seseorang makan terlalu banyak, asupan yang masuk ke tubuh melebihi energi yang dikeluarkan oleh orang tersebut. Overeating sering terjadi pada saat berlibur, terutama untuk orang-orang yang hobi berwisata kuliner. Kondisi overeating berbeda dengan binge eating disorder, yang merupakan kelainan dimana orang tersebut akan makan terus menerus karena ada permasalahan psikologis ataupun masalah sosial. Saat berlibur akan mempengaruhi kondisi emosional kita, dan dapat meningkatkan kemungkinan kita makan lebih banyak daripada biasanya.

    Baca Juga: 9 Makanan Untuk Mencegah Flu

    Makan yang terlalu banyak meskipun hanya pada saat liburan juga tidak baik, terutama apabila makanan yang dikonsumsi adalah makanan yang tinggi kalori dan tinggi lemak. Hal Ini dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah dan menyebabkan obesitas atau kegemukan. Keadaan obesitas dan kolesterol yang tinggi ini dapat meningkatkan risiko berbagai macam penyakit seperti serangan jantung, hipertensi, stroke, batu empedu, diabetes, dan masih banyak lainnya.

    Tentu anda tidak ingin terkena kondisi seperti di atas bukan? Solusinya adalah menjaga pola hidup sehat dan jangan makan berlebih. Kunci agar kita tidak makan terlalu banyak adalah, makanlah ketika kamu lapar dan berhentilah ketika kamu sudah kenyang sedang, jangan makan hingga kekenyangan. Umumnya dalam waktu 4 jam sisa makanan di lambung tinggal 10%, maka umumnya kita dapat makan setelah 4 jam dari makan sebelumnya.

    Berikut adalah cara-cara untuk mencegah overeating pada saat kita berlibur:

    • Makan perlahan, Ini berupakan merupakan konsep baru dalam menjaga makan. Tubuh kita memerlukan waktu 12 menit atau lebih untuk berproses hingga otak kita menangkap kita sudah kenyang, dan pada orang gemuk membutuhkan waktu 20 menit atau lebih. Sehingga, apabila kita makan dengan perlahan akan memastikan bahwa sinyal-sinyal kenyang ini sudah mencapai ke otak sebelum kita makan terlalu banyak.
    • Jangan makan ketika sedang melakukan pekerjaan lain, Apabila kita makan ketika sedang berkendara ataupun sedang bekerja di depan komputer otak kita akan terdistraksi, sehingga sinyal kenyang itu tidak tersampaikan optimal di otak dan kita akan makan lebih banyak dari biasanya. Usahakan pikiran fokus untuk menikmati makanan anda, karena hal itu akan mempercepat sinyal kenyang sampai ke otak.
    • Nikmati suapan pertama anda, sensor rasa pada lidah kita akan sangat sensitif ketika pada saat pertama kali kita makan. Apabila pada suapan pertama anda makan dengan perlahan dan benar-benar menikmatinya, saat suapan-suapan selanjutnya sudah tidak akan senikmat yang pertama, ini akan membantu anda saat akan berhenti makan.
    • Tampilan makanan, saat menggunakan piring sajian lebih kecil, dan mengatur agar kondisi piring tetap tertata, secara psikologis akan membuat kita menjadi lebih cepat kenyang
    • Pemilihan jenis makanan, Hindari makanan bervolume kecil dengan kalori yang besar seperti coklat, milkshake, mentega. Hal ini karena seringkali makanan ringan seperti coklat yang kita konsumsi berulang kali kalorinya dapat lebih besar dari makan berat kita.

    Baca Juga: 7 Jenis Olahraga Membakar Kalori Makan Siang

    Demikian informasi mengenai bagaimana cara mencegah overeating saat berlibur, semoga dapat bermanfaat untuk Sobat. Nah, jika Anda membutuhkan produk kesehatan maupun informasi kesehatan penting lainnya, bisa diperoleh dari www.prosehat.com atau install aplikasinya di google play atau app store. Atau hubungi (Maya) Asisten Kesehatan ProSehat, Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    1. Magee E. How to Stop Overeating [Internet]. WebMD. 2007 [cited 19 February 2019]. Available from: webmd.com/diet/obesity/features/overcoming-overeating#1
    2. Zelman K. Getting Over Overeating [Internet]. WebMD. 2005 [cited 19 February 2019]. Available from: webmd.com/diet/obesity/features/getting-over-overeating#2
    3. Sudoyo A, Djauzi S, Djoerban Z. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam (Jilid 3). 4th ed. Jakarta: Balai Penerbit FKUI; 2006.
    4. Hamdy O. Obesity: Practice Essentials, Background, Pathophysiology [Internet]. Emedicine.medscape.com. 1990 [cited 19 February 2019]. Available from: emedicine.medscape.com/article/123702-overview
    5. Meule A. The Psychology of Overeating: Food and the Culture of Consumerism. Food, Culture & Society. 2016;19(4):735-736.
    Read More
  • Libur panjang merupakan momen yang paling ditunggu-tunggu oleh semua orang. Momen yang paling pas untuk melepaskan penat dan stres setelah sekian lama bekerja. Sehingga, saat kita berlibur harus dalam keadaan yang sehat dan prima bukan? Berikut kita akan membahas penyakit yang sering timbul saat ataupun setelah berlibur. Apa saja penyakitnya dan bagaimana cara kita mengantisipasinya? […]

    Libur Panjang, Hati-hati Penyakit Mengintai

    Libur panjang merupakan momen yang paling ditunggu-tunggu oleh semua orang. Momen yang paling pas untuk melepaskan penat dan stres setelah sekian lama bekerja. Sehingga, saat kita berlibur harus dalam keadaan yang sehat dan prima bukan? Berikut kita akan membahas penyakit yang sering timbul saat ataupun setelah berlibur. Apa saja penyakitnya dan bagaimana cara kita mengantisipasinya?

    Penyakit yang sering timbul pada saat berlibur biasanya adalah penyakit yang berhubungan dengan saluran pencernaan, karena saat berlibur berburu kuliner merupakan kegiatan yang paling sering dilakukan. Tiga penyakit tersering yang biasa muncul saat berlibur adalah keracunan makanan, gastroenteritis akut, dan tifoid.

    KERACUNAN MAKANAN

    Keracunan makanan didefinisikan sebagai penyakit yang disebabkan oleh konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi dengan bakteri, parasit, virus, maupun zat kimia. Gejala dari keracunan makanan dapat sangat bervariasi, tergantung dari derajat penyakit dan tingkat keparahannya.

    • Nyeri perut, gejala ini merupakan efek dari peradangan saluran pencernaan.
    • Muntah, termasuk gejala yang sering ditemukan terutama dari penyebab infeksi bakteri dan virus.
    • Diare, biasanya gejala ini kurang dari 2 minggu.
    • Nyeri kepala.
    • Demam, tergantung dari tingkat keparahan penyakit, apabila berat, kondisi keracunan makanan dapat menimbulkan demam.
    • Perubahan pada BAB, apabila terjadi kerusakan yang invasif pada saluran pencernaan, BAB bisa berdarah.

    Baca Juga: 7 Lokasi Snorkeling di Jakarta

    Keracunan makanan depat dicegah dengan  menjaga kebersihan diri dengan selalu mencuci tangan saat akan makan, makanlah masakan yang benar-benar matang, dan jagalah bekal Anda pada suhu yang sesuai agar tidak basi.

    Penanganan yang dapat segera dilakukan adalah memberikan cairan agar tidak mengalami kondisi dehidrasi, dan hindari produk-produk yang mengandung susu terutama apabila terdapat gejala diare karena dapat memperparah diarenya, dan segera bawa ke dokter.

     GASTROENTERITIS AKUT

    Gastroenteritis adalah peradangan pada saluran pencernaan, penyebab yang paling sering pada penyakit ini adalah virus dan terkadang juga bakteri. Pada gastroenteris viral akut sering ditandai dengan demam ringan, muntah, diikuti diare cair dan bukan diare berdarah. Gastroenteritis viral akut umumnya dapat sembuh dengan sendirinya, tapi kita tetap harus memerhatikan kadar cairan di tubuh, jangan sampai mengalami dehidrasi.

    Maka dari itu penanganan yang utama adalah cairan, pastikan minum harus cukup, usahakan konsumsi cairan yang isotonik untuk menggantikan cairan dan elektrolit yang terbuang saat muntah dan diare. Pencegahan paling penting adalah melakukan vaksinasi rotavirus sebelum berlibur, karena virus yang umumnya menyebabkan penyakit ini adalah rotavirus.

    Baca Juga: 5 Persiapan Sebelum HoneyMoon

    DEMAM TIFOID

    Demam tifoid masih merupakan penyakit endemis di Indonesia. Penyebab dari penyakit ini adalah kuman Salmonella typhi dan Salmonella paratyphi yang masuk ke dalam tubuh manusia, terjadi melalui makanan yang terkontaminasi kuman. Gejala yang timbul dapat sangat bervariasi dari ringan sampai berat. Biasanya jarak antara kuman masuk ke tubuh sampai timbul gejala cukup panjang sekitar 10-14 hari.  Pada minggu pertama gejala yang sering muncul demam, nyeri kepala, pusing, nyeri otot, anoreksia, mual, muntah, sulit BAB, ataupun diare.

    Pada minggu ke dua gejala menjadi semakin jelas, umumnya gejala yang sangat dominan adalah demam, lidah yang kotor di tengah umumnya lidah berwarna putih. Apabila sobat melihat gejala seperti ini pada keluarga atau kerabat saat atau sesudah berlibur segeralah bawa ke dokter, karena butuh penanganan yang adekuat. Umumnya pasien demam tifoid akan membutuhkan istirahat yang cukup dan terapi pengobatan.

    Baca Juga: 5 Penyebab Tifus dan Pencegahannya

    Nah, Sobat itulah sekilas informasi mengenai penyakit yang sering muncul saat dan sesudah berlibur. Jika Anda membutuhkan produk kesehatan maupun informasi kesehatan penting lainnya, bisa diperoleh dari www.prosehat.com atau install aplikasinya di google play atau app store. Atau hubungi (Maya) Asisten Kesehatan ProSehat, Telp/SMS/WhatsApp : 0811-18-16-800. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    DAFTAR PUSTAKA

    1. Sudoyo A, Djauzi S, Djoerban Z. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam (Jilid 3). 4th ed. Jakarta: Balai Penerbit FKUI; 2006.
    2. Gamarra R. Food Poisoning: Practice Essentials, Background, Pathophysiology [Internet]. Emedicine.medscape.com. 2018 [cited 10 January 2019]. Available from: emedicine.medscape.com/article/175569-overview
    3. Lin B. Viral Gastroenteritis: Background, Pathophysiology, Etiology [Internet]. Emedicine.medscape.com. 2018 [cited 10 January 2019]. Available from: emedicine.medscape.com/article/176515-overview
    Read More
  • Siapa bilang hidup sehat itu mahal. Menjalankan hidup sehat dengan mengonsumsi makanan yang sehat itu tidak selalu mahal. Banyak sekali makanan yang harganya terjangkau, tapi kandungan gizi nya sangat baik. Banyak pula olahraga yang tidak perlu mengocek dompet tapi tetap memberikan manfaat besar bagi kesehatan kita. Itulah mengapa sehat itu tidak harus mahal. Bila kita […]

    Mau Hidup Sehat ? Nggak Pakai Mahal

    Siapa bilang hidup sehat itu mahal. Menjalankan hidup sehat dengan mengonsumsi makanan yang sehat itu tidak selalu mahal. Banyak sekali makanan yang harganya terjangkau, tapi kandungan gizi nya sangat baik. Banyak pula olahraga yang tidak perlu mengocek dompet tapi tetap memberikan manfaat besar bagi kesehatan kita. Itulah mengapa sehat itu tidak harus mahal.

    Bila kita ingin menjalani hidup sehat, tidak perlu membeli makanan yang sudah jadi yang memang cukup menguras kantong. Kita dapat memasak sendiri makanan sehat tersebut, sehingga tidak perlu mengocek dompet terlalu dalam . Begitu pula dengan olahraga, banyak sekali olahraga yang tanpa dipungut biaya tapi  tetap dapat memberikan kesehatan bagi tubuh kita.

    Berikut beberapa tips hidup sehat nggak pakai mahal :

    Olahraga secara rutin

    Banyak sekali dari kita yang melewatkan waktu olahraga setiap hari lantaran sibuk atau beranggapan bahwa olahraga mahal. Siapa pula yang mengatakan kalau olahraga itu mahal ? Kita dapat berolahraga di sekitar lingkungan yang dapat dilakukan tanpa perlu mengeluarkan isi dompet, seperti jogging atau senam dan yoga sendiri di rumah. Olahraga menjadi mahal sebenarnya adalah gengsi dan juga ikut ikutan yang sedang hits saat ini.

    Olahraga secara rutin dapat membuat peredaran darah dalam tubuh kita mengalir dengan lancar, sehingga mampu menurunkan resiko terhadap berbagai penyakit yang disebabkan oleh penyumbatan darah, seperti, stroke dan juga jantung. Selain itu,  olahraga dapat merangsang diproduksi  hormon endorfin atau yang biasa dikenal dengan hormon bahagia karena hormon ini dapat menimbulkan rasa bahagia pada diri kita, sehingga risiko stres  dapat menurun. Mulai sekarang, ayo sempatkan diri untuk berolahraga minimal 15 menit setiap hari nya. Hidup sehat itu dimulai dari diri kita!

    Makan sehat dan gizi seimbang

    makanan sehat puasa

    Tidak dapat dipungkiri bahwa makanan merupakan salah satu faktor utama penentu kesehatan tubuh kita. Dampak dari makanan yang kita konsumsi akan langsung berefek pada organ – organ tubuh lainnya. Oleh karena itu, pilihlah makanan yang sehat dan juga memiliki kandungan kaya akan gizi di dalam nya. Pilihlah makanan yang bisa dimasak atau diolah sendiri sehingga kita dapat menjamin kualitas serta cara pengolahannya dan terbebas dari bahan pengawet berbahaya,. Selain itu juga lebih murah meriah  dengan memasak makanan yang kita konsumsi sendiri.

    Jangan lupa pula untuk mengonsumsi banyak sayur setiap hari, serta buah disamping lauk pauk. Kurangi jajan di luar karena kita tidak dapat mengetahui kualitas serta cara pengolahannya. Mari mulai sekarang biasakan memasak makanan yang kita konsumsi sendiri, agar tubuh sehat dan bahagia!

    Berpuasa

    Tahukah Anda bahwa dengan berpuasa minimal puasa senin kamis secara rutin dapat membuat tubuh lebih sehat. Menurut penelitian oleh ahli kesehatan, rutin berpuasa mampu menyehatkan pencernaan, mengurangi risiko terhadap penyakit jantung dan diabetes, mencegah stres, mencegah hipertensi atau darah tinggi, dan sejumlah manfaat yang lainnya.

    Istirahat yang cukup

    Aktifitas dan istirahat yang kita lakukan harus  seimbang.  Hal ini karena jika tubuh terlalu lelah dan  tidak mendapatkan istirahat yang cukup akibatnya akan berdampak pada kerusakan organ – organ tertentu. Namun, jika tubuh mendapatkan waktu istirahat yang cukup, maka tubuh pun akan lebih sehat dan bugar. Oleh karena itu, biasakan untuk tidur dan juga banging sesuai dengan waktu nya, tidur tidak terlalu malam dan bangun tidak terlalu siang.

    Kelola stress

    Kementrian kesehatan mengeluarkan program CERDIK, yang salah satu cara menjaga kesehatan adalah dengan mengelola stres dengan baik. Saat stress, tubuh akan mengeluarkan hormone kortisol yang berlebihan yang mampu merusak organ – organ tubuh. Oleh karena itu, cobalah untuk lebih mendekatkan diri pada Sang Pencipta dan melakukan aktifitas yang disukai dan juga olahraga untuk menghindari atau mengelola stres.

    Bagaimana untuk melakukan hidup sehat tidak harus mahal bukan? Semoga bermanfaat!

    instal aplikasi prosehat

    Read More
Chat Asisten ProSehat aja