Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800

Author Archive for: Zueldi

Zueldi

About Zueldi

Showing 171–180 of 551 results

  • Penyakit jantung dan pembuluh darah masih menjadi penyebab utama morbiditas (penyakit)  dan mortalitas (kematian) di dunia. Dari sekian banyak penyakit yang menyerang jantung dan pembuluh darah, serangan jantung dan stroke yang paling sering terjadi. Sekitar 12 juta orang di dunia meninggal setiap tahun akibat penyakit tersebut. Kedua penyakit inimemiliki mekanisme yang hampir sama. Pada serangan […]

    Hindari 7 Faktor Ini Bila Ingin Jantung Tetap Sehat

    Penyakit jantung dan pembuluh darah masih menjadi penyebab utama morbiditas (penyakit)  dan mortalitas (kematian) di dunia. Dari sekian banyak penyakit yang menyerang jantung dan pembuluh darah, serangan jantung dan stroke yang paling sering terjadi. Sekitar 12 juta orang di dunia meninggal setiap tahun akibat penyakit tersebut. Kedua penyakit inimemiliki mekanisme yang hampir sama. Pada serangan jantung, terdapat penumpukan lemak pada pembuluh darah koroner yang menyediakan oksigen dan nutrisi untuk jantung. Apabila penumpukan semakin banyak, maka pembuluh darah koroner akan menyempit bahkan dapat tersumbat secara total. Hal ini menyebabkan penurunan asupan nutrisi dan oksigen secara tiba-tiba ke jantung, sehingga terjadilah serangan jantung. Bedanya pada stroke, penyumbatan terjadi pada pembuluh darah yang memberikan nutrisi dan oksigen ke otak sehingga terjadi kerusakan jaringan otak. Serangan jantung dan stroke terjadi secara tiba-tiba dan berakibat fatal apabila tidak ditangani dengan segera.

    Faktor gaya hidup berperan penting dalam terbentuknya penyakit jantung dan pembuluh darah. Faktor tersebut meliputi kualitas nutrisi yang buruk, merokok, dan kurangnya aktivitas fisik. Pilihan gaya hidup yang buruk dapat menyebabkan masalah kesehatanyang mampu meningkatkan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah, yaitu obesitas, tekanan darah tinggi (hipertensi), peningkatan gula darah (diabetes), dan peningkatan kadar lemak dalam darah (hiperlipidemia). Meskipun serangan jantung dan stroke dapat berakibat fatal, kedua penyakit tersebut dapat dicegah dengan menginvestasikan sedikit waktu dan usahamu, Sobat. Nah, apa saja 7 faktor yang harus dihindari agar jantung kita tetap sehat?

    1. DAGING MERAH & PRODUK OLAHAN SUSU YANG TINGGI LEMAK

    Ladies harus membatasi konsumsi daging merah dan produk olahan susu yang kaya akan lemak untuk melindungi diri dari kemungkinan penyakit jantung. Daging memiliki kandungan protein, zat besi, zink, dan vitamin B dalam jumlah yang tinggi. Namun, daging, terutama daging merah, memiliki kadar kolesterol dan lemak jenuh yang juga tinggi sehingga dapat meningkatkan kadar LDL (low density lipoprotein), atau biasa disebut kolesterol jahat, dalam tubuh kita. LDL yang berlebihan berperan dalam penumpukan lemak pada pembuluh darah yang terjadi pada serangan jantung dan stroke. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, daging merah memiliki hubungan yang lebih kuat dengan penyakit jantung dibandingkan daging unggas, ikan, dan sumber protein nabati lainnya.

    Produk olahan susu sebenarnya juga kaya akan nutrisi dan berperan penting bagi tubuh kita. Namun, sebagian besar produk olahan susu (susu yang tinggi lemak, keju, krim, dan mayones) memiliki komponen lemak jenuh yang tinggi sehingga dapat menyebabkan penumpukan lemak pada pembuluh darah jantung maupun otak. Selain itu, peningkatan kadar lemak dalam darah juga bisa meningkatkan berat badan apabila tidak diimbangi dengan aktivitas fisik yang teratur.

    Selain kedua makanan tersebut, kuning telur, margarin, mentega, otak, hati, gorengan, minyak kelapa, dan makanan ringan juga memiliki kadar kolesterol dan lemak dalam jumlah yang tinggi. Oleh karena itu, sebaiknya konsumsi makanan tersebut dibatasi. Andadisarankan untuk meningkatkan konsumsi produk olahan susu yang rendah lemak, meningkatkan konsumsi biji-bijian, kacang-kacangan, serta mengurangi mengolah makanan dengan cara digoreng.

    1. KONSUMSI MAKANAN POKOK SECARA BERLEBIHAN

    Sebagian besar orang Asia mengonsumsi nasi putih sebagai makanan pokoknya. Nasi putih, tepung maizena, dan tepung gandum termasuk dalam kelompok karbohidrat halus. Karbohidrat jenis ini berkaitan dengan peningkatan risiko diabetes dan obesitas serta memiliki efek tidak langsung terhadap penyakit jantung. Konsumsi makanan yang tinggi karbohidrat secara berlebihan akan meningkatkan kadar LDL dan mengurangi kadar HDL (high density lipoprotein), biasa disebut kolesterol baik, pada tubuh. Selain itu, apabila tidak diimbangi dengan aktivitas fisik yang teratur, konsumsi karbohidrat yang tinggi juga berkaitan dengan peningkatan lingkar pinggang, peningkatan kadar gula dalam darah, dan peningkatan resistensi sel terhadap insulin sehingga dapat mengakibatkan obesitas dan diabetes.

    1. MAKANAN & MINUMAN MANIS

    Mengonsumsi makanan dan minuman yang memiliki kadar gula tinggi dapat menyebabkan obesitas dan diabetes yang mampu meningkatkan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah. Hal ini disebabkan gula pada makanan dan minuman manis, yang umumnya dalam bentuk sukrosa, memiliki kalori yang tinggi serta dapat meningkatkan kadar lemak dalam darah. Selain itu, minuman dengan pemanis buatan juga tinggi akan jenis gula yang diabsorbsi dengan cepat sehingga dapat meningkatkan kadar gula darah dalam waktu yang singkat. Sobat disarankan untuk membatasi makanan dan minuman dengan kadar gula yang tinggi seperti sirup, minuman ringan, minuman bersoda, permen, dan kue.

    1. MAKANAN YANG TERLALU ASIN

    Makanan dengan kadar garam yang tinggi merupakan salah satu faktor yang harus dihindari agar jantung tetap sehat. Garam merupakan nutrisi penting yang diperlukan untuk fungsi fisiologis tubuh. Konsumsi garam yang melebihi kebutuhan fisiologis dapat menyebabkan hipertensi yang merupakan salah satu faktor penyebab utama penyakit jantung. Untuk menjaga tekanan darah, dianjurkan tidak mengonsumsi garam lebih dari 5 gram/hari, mengurangi konsumsi makanan yang banyak mengandung pengawet (MSG), makanan kemasan, makanan cepat saji yang biasanya memiliki kadar garam yang tinggi.

    1. ROKOK

    Merokok merupakan salah satu kebiasaan buruk yang berperan dalam terbentuknya berbagai penyakit. Rokok mengandung senyawa toxic yang dapat merusak paru-paru, pembuluh darah, dan jantung. Senyawa tersebut menggantikan oksigen dalam darah sehingga fungsi jantung dan otak menjadi terganggu. Apabila dibandingkan dengan orang yang bukan perokok, orang yang merokok 6x lebih berisiko untuk terkena serangan jantung dan risiko ini meningkat seiring dengan jumlah rokok yang dihisap per harinya.

    1. ALKOHOL

    Konsumsi alkohol yang berlebihan berkontribusi menyebabkan masalah kesehatan, nutrisi, dan sosial. Salah satu masalah kesehatan yang ditimbulkan adalah gangguan pada jantung dan hati. Sepertiga dari kasus hipertensi disebabkan oleh konsumsi alkohol yang berlebihan, dimana hipertensi merupakan salah satu faktor yang berperan dalam terjadinya penyakit jantung dan pembuluh darah.

    1. MALAS BEROLAHRAGA

    Faktor terakhir yang harus dihindari agar jantung tetap sehat ialah rasa malas untuk berolahraga. Olahraga memiliki banyak manfaat. Salah satunya yakni membakar kalori yang berasal dari makanan, memperkuat kerja jantung, dan meningkatkan kepekaan sel tubuh terhadap insulin. Kurang olahraga dapat meningkatkan risiko terjadinya hipertensi, diabetes, obesitas, serta penyakit jantung. Oleh karena itu, Sobat sebaiknya melakukan olahraga jenis aerobik dengan intensitas sedang, seperti jalan cepat, berenang, dan bersepeda selama 150 menit/minggu untuk menghindari berbagai penyakit, salah satunya penyakit jantung dan pembuluh darah.

    Kini, Sobat sudah lebih memahami bukan faktor-faktor yang harus dihindari supaya jantung tetap sehat? Jika Anda membutuhkan produk kesehatan atau informasi kesehatan lainnya, silakan akses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Keterangan lebih lanjut hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    Referensi:

    1. Coronary Heart Disease: How Your Diet Can Help [Internet]. [dikutip 2 Oktober 2018]. Tersedia pada: aafp.org/afp/2003/0415/p1769.html
    2. Preventing Heart Disease [Internet]. [dikutip 2 Oktober 2018]. Tersedia pada: hsph.harvard.edu/nutritionsource/disease-prevention/cardiovascular-disease/preventing-cvd/
    3. Moliterno P, Cerruti F. Dairy fat consumption and mortality due to cardiovascular disease. Does source of fats matter? Food and Public Health. 2016;6(2):52–7.
    4. Cardiac Diet Guidelines for Your Heart [Internet]. [dikutip 2 Oktober 2018]. Tersedia pada: indianjmedsci.org/cardiac-diet/
    5. Anand SS, Hawkes C, deSouza RJ, Mente A, Dehghan M, Nugent R, dkk. Food consumption and its impact on cardiovascular disease: Importance of solutions focused on the globalized food system: A report from the workshop convented by the World Heart Federation. J Am Coll Cardiol. 2015;66(14):1590–614.
    6. World Health Organization. Avoiding Heart Attacks and Strokes. Prancis: WHO; 2005.
    7. Reddy KS, Katan MB. Diet, nutrition and the prevention of hypertension and cardiovascular diseases. Public Health Nutr. 2004;7(1A);167–186.
    8. S. Department of Health and Human Services. Your Guide to A Healthy Heart. NIH; 2005.
    9. Eilat-Adar S, Sinai T, Yosefy C, Henkin Y. Nutritional recommendations for cardiovascular disease prevention. Nutrients. 2013;5:3646–83.
    10. Hobbs FDR. Prevention of cardiovascular diseases. BMC Med. 2015;13:261.
    11. Stewart J, Manmathan G, Wilkinson P. Primary prevention of cardiovascular disease: A review of contemporary guidance and literature. J R Soc Med. 2017;6:1–9.
    Read More
  • Setiap pasangan suami istri tentunya mendambakan dikaruniai buah hati. Kehadiran anak selalu menjadi kado terindah bagi pasangan suami istri. Berbagai cara dilakukan supaya dapat memiliki keturunan yang dapat menambah kebahagiaan dalam keluarga tersebut. Namun, tak sedikit yang mengalami masalah untuk memiliki anak. Tidak mendapat keturunan, atau suatu kondisi yang disebut infertil adalah ketika seorang pasangan […]

    5 Makanan Peningkat Kesuburan agar Cepat Hamil

    Setiap pasangan suami istri tentunya mendambakan dikaruniai buah hati. Kehadiran anak selalu menjadi kado terindah bagi pasangan suami istri. Berbagai cara dilakukan supaya dapat memiliki keturunan yang dapat menambah kebahagiaan dalam keluarga tersebut. Namun, tak sedikit yang mengalami masalah untuk memiliki anak. Tidak mendapat keturunan, atau suatu kondisi yang disebut infertil adalah ketika seorang pasangan suami istri tidak kunjung dikaruniai seorang anak selama 1 tahun setelah melakukan hubungan seksual yang teratur.

    Namun, apabila seorang wanita sudah berusia di atas 35 tahun, keadaan infertil dapat dikatakan ketika belum mendapat anak selama 6 bulan dengan hubungan seksual yang teratur. Penyebab paling banyak dari terjadinya ketidaksuburan dalam keluarga adalah dari faktor wanita sebanyak 35%, namun pria juga dapat menjadi penyebab dari infertilitas ini. Sekitar 6% dari wanita usia 15-44 tahun mengalami kejadian infertilitas, 9% pria usia 25 sampai 44 tahun yang sudah berkeluarga mengalami keadaan tidak subur pada dirinya.

    Berbagai cara pasti dilakukan untuk bisa mendapatkan keturunan, selain dari faktor genetik, tentunya Sobat bertanya-tanya adakah makanan peningkat kesuburan supaya cepat hamil?

    Perlu diketahui, penyebab tersering dari terjadinya ketidaksuburan pada wanita yakni gangguan fungsi dari organ-organ yang berperan pada awal mula pembuahan hingga terjadinya kehamilan, yaitu indung telur, saluran telur, dan rahim. Setiap bulannya, setiap wanita normalnya mengeluarkan sel telur untuk dibuahi. Namun, apabila adanya penyakit yang menyerang dari indung telur, maka produksi telur pun akan terganggu. Penyakit yang paling sering menyerang indung telur ini adalah penyakit sindrom ovarium polikistik, dimana pada penyakit ini adanya produksi hormon yang tidak seimbang, yaitu adanya peningkatan kadar hormon testosteron pada tubuh wanita dan munculnya banyak kista (kantong berisi cairan) pada indung telur.

    Hal ini menyebabkan indung telur tidak dapat menghasilkan telur secara normal, sehingga pembuahan pun sulit terjadi. Pada saluran telur, penyebab ketidaksuburan terjadi akibat adanya riwayat infeksi yang menyerang dari saluran telur tersebut, sehingga pembuahan pada saluran telur tidak berjalan dengan normal. Dari rahim sendiri, penyebab kegagalan pembentukan calon bayi seringkali disebabkan karena penyakit endometriosis, dimana adanya jaringan dari lapisan dalam dinding rahim tidak bertumbuh sesuai pada tempatnya, sehingga mempersulit penempelan dari hasil pembuahan. Berbeda dengan wanita, penyebab tersering pada pria yang menyebabkan ketidaksuburan adalah kuantitas dan kualitas sperma yang tidak sesuai pada umumnya.

    Nah, setelah mengetahui penyebab tersering dari ketidaksuburan yang terjadi, pastinya Sobat ingin tahu faktor apa saja yang dapat meningkatkan kesuburan bukan?  Selain dari faktor genetik, ternyata faktor nutrisi juga berperan penting. Yuk, simak 5 makanan peningkat kesuburan berikut:

    1. Gandum Utuh

    Belakangan ini mungkin Anda sering mendengar makanan yang disebut whole Grains. Ya, gandum utuh acapkali dikonsumsi sebagai sarapan pagi. Kandungan dari gandum utuh ini ternyata meliputi kandungan serat yang tinggi, zat antioksidan, vitamin, mineral, lignans, dan senyawa phenolic yang memiliki fungsi masing-masing. Terjadinya ketidaksuburan pada wanita seringkali juga diakibatkan karena kandungan zat pro-oksidan (berperan dalam menimbulkan reaksi peradangan) yang lebih tinggi dibandingkan zat antioksidan yang dimiliki. Sehingga, kandungan zat antioksidan pada gandum utuh dapat menyeimbangkan kandungan prooksidan yang ada.

    Selain itu, adanya kandungan lignan pada gandum utuh ini meningkatkan hormon fitoestrogen (senyawa mirip estrogen yang berasal dari tumbuh-tumbuhan) yang berperan dalam pertumbuhan dinding rahim, sehingga dapat memberikan tempat yang baik untuk penempelan bakal janin. Manfaat terakhir dari gandum utuh yang dapat dikategorikan sebagai makanan peningkat kesuburan ialah peran gandum utuh dalam metabolisme glukosa dan insulin. Kadar hormon insulin yang tinggi pada tubuh membuat pertumbuhan dinding rahim tidak berjalan sempurna, sehingga berdampak negatif pada proses pembuahan dan penempelan bakal janin.

    2. Omega-3

    Ikan menjadi pilihan makanan utama yang memiliki kandungan omega-3 yang tinggi. Selain ikan, makanan laut lainnya juga memiliki kandungan omega-3, namun setiap wanita dibatasi untuk konsumsi makanan laut sebanyak 2 kali per minggu, agar mengurangi efek merkuri yang terdapat pada makanan laut tersebut. Omega-3 sendiri berperan dalam transport oksigen untuk memberikan nutrisi yang baik ke setiap organ tubuh, kemudian efek anti peradangan dari omega-3 ini juga dibutuhkan oleh tubuh, termasuk didalamnya dinding rahim. Selain manfaatnya pada dinding rahim, omega-3 ternyata memiliki peran besar terhadap kualitas sel telur yang dihasilkan dan hal ini sudah dibuktikan melalui penelitian.

    3. Buah & Sayur

    Pastinya manfaat dari buah dan sayur sudah tidak diragukan lagi pada tubuh kita. Kandungan antioksidan dan vitamin yang tinggi pada buah dan sayur memberikan banyak manfaat baik bagi tubuh, termasuk siklus reproduksi wanita. Kaya akan antioksidan dan vitamin membuat kualitas sel telur yang dihasilkan meningkat, memperkuat dinding rahim, dan membuat regulasi hormon reproduksi berjalan teratur. Sebagai makanan peningkat kesuburan , tentunya buah dan sayur harus rutin dikonsumsi.

    4. Minyak Zaitun

    Minyak zaitun dapat menjadi bahan pelengkap untuk setiap masakan yang disantap. Minyak zaitun memiliki kandungan lemak baik yang sangat tinggi dan hal ini berperan dalam metabolisme lemak tubuh. Penggunaan minyak zaitun dalam masakan sehari-hari justru terbukti dapat meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dan menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL), serta kadar trigliserida. Selain itu, minyak zaitun juga memiliki kandungan antioksidan yang tinggi. Minyak zaitun sangat berperan dalam mencegah terjadinya obesitas, dimana obesitas juga menjadi faktor terkuat terhadap terjadinya ketidaksuburan pada wanita. Pada obesitas, keseimbangan hormon seks akan terganggu dan menyebabkan produksi sel telur juga menjadi tidak teratur. Selain itu, keadaan obesitas juga membuat regulasi hormon insulin dalam tubuh terganggu yang juga memberikan efek prooksidan pada organ seks wanita.

    5. Susu

    Susu dan produk susu lainnya, seperti keju dan mentega, terutama yang mengandung susu murni dipercaya dapat meningkatkan kesuburan pada wanita. Penelitian telah menyatakan pada wanita yang rutin mengonsumsi susu murni, didapatkan angka kesuburan yang lebih tinggi dibanding yang tidak konsumsi susu murni. Melalui ini, susu murni dapat dijadikan sebagai salah satu pilihan makanan peningkat kesuburan.

    Nah Sobat, itulah 5 jenis makanan peningkat kesuburan yang dapat dijadikan asupan rutin hari-harinya. Bagi Anda yang membutuhkan produk kesehatan, seperti susu, vitamin, suplemen, termasuk ingin menambah wawasan kesehatan lainnya, bisa diperoleh dari www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    DAFTAR PUSTAKA

    1. Gaskins JA, Chiu YH, Williams PL, Keller MG, Toth TL, Hauser R, et al. Maternal whole grain intake and outcomes of in vitro fertilization. Fertil Steril. 2016 June; 105 (6) : 1503-10.
    2. Infertility [Internet]. Centers for Disease Control and Prevention. April 2018 [cited 15 September 2018]. Available from : cdc.gov/reproductivehealth/infertility/index.htm
    3. Infertility Definitions and Terminology [Internet]. World Health Organization. 2018. [cited 15 September 2018]. Available from : who.int/reproductivehealth/topics/infertility/definitions/en/
    4. Nehra D, Le HD, Fallon EM, Carlson SJ, Woods D, White YA, et al. Prolonging the female reproductive lifespan and improving egg quality with dietary omega-3 fatty acids. Aging Cell. 2012 December ; 11(6): 1046-54.
    5. Coletta JM, Bell SJ, Roman AS. Omega-3 fatty acids and pregnancy. Revirws in Obstetrics & Gynecology. 2010 ; 3(4): 163-71.
    6. Gaskins JA, Chavarro. Diet and fertility : A Review. American Journal of Obstetrics and Gynecology. 2017 August: 2-16.
    7. Dag ZO, Dilbaz B. Impact of obesity on infertility in women. J Turk Ger Gynecol Assoc.2015; 16:111-7.
    8. Berrougui H, Ikhlef S, Khalil A. Extra virgin olive oil polyphenols promote cholesterol efflux and improve HDL functionality. Evid Based Complement Alternat Med. 2015: 1-9.
    9. Afeiche MC, Chiu YH, Gaskins AJ, Williams PL, Souter I, Wright DL, et al. Dairy intake in relation to in vitro fertilization outcomes among women from a fertility clinic. Hum Reprod. 2016 Mar;31(3):563-71.
    Read More
  • Apa saja asupan yang dapat diberikan untuk mengatasi diare si kecil? Diare pada si kecil dapat menjadi kejadian yang sangat mengkhawatirkan bagi Moms karenaseringmenyebabkankurangnyacairan(dehidrasi) dan memburuknya ruam yang timbul pada popok. Ketika si kecil mengalami diare, banyak Moms bertanya makanan apa yang dapat membantu dan menghentikan diare. Nah, supaya Anda tidak bingung tentang apa yang […]

    8 Asupan yang Tepat untuk Mengatasi Diare Si Kecil

    Apa saja asupan yang dapat diberikan untuk mengatasi diare si kecil? Diare pada si kecil dapat menjadi kejadian yang sangat mengkhawatirkan bagi Moms karenaseringmenyebabkankurangnyacairan(dehidrasi) dan memburuknya ruam yang timbul pada popok. Ketika si kecil mengalami diare, banyak Moms bertanya makanan apa yang dapat membantu dan menghentikan diare. Nah, supaya Anda tidak bingung tentang apa yang harus dilakukan pada saat si kecil diare, mari kita bahas lebih lanjut tentang diare dan apa saja makanan yang dapat membantu pemulihan serta makanan mana yang perlu dihindari.

    Diare adalah bagian dari tinja yang berair, merupakan suatu cara daritubuh anak untuk mengeluarkan bakteri–bakteri jahat dan biasanya berlangsung hanya beberapa hari hingga minggu. Gejala–gejala yang dapat terjadi bersamaan dengan diare sepertidemam, mual, muntah, mulas dan dehidrasi. Untuk beberapa anak, diare akan hilang dalam beberapa hari tapi dapat juga berlangsung lama pada beberapa anak lainnya.

    Perhatian terbesar tentang diare pada anak–anak karena diare dapat menyebabkan dehidrasi. Dehidrasi dapat terjadi karena kehilangan cairan dan elektrolit dalam tinja, atau kurangnya konsumsi makanan dan minuman untuk mengganti kehilangan cairan. Pada saat anak–anak mulai mengalami dehidrasi, Moms dapat melihat si kecil mulai menunjukkan lebih banyak rasa haus, kencing jadi lebih sedikit, dan tampak lesu.

    Moms perlu meningkatkan pemberian cairan dan makanan pada si kecil. Jika si kecil masih menyusu, berikan susu yang lebih banyak dengan frekuensi lebih sering. Terkadang perlu diberikan larutan yang berfungsimengembalikancairansi Kecil seperti oralit untuk mengganti elektrolit yang hilang bersamaan dengan diare.

    Pada kebanyakan kasus diare ringan hingga sedang dapat dilakukan perubahan sederhana pada pola makan, selama anak tidak muntah atau dehidrasi berat. Menggunakan diet teratur bahkan dapat memperpendek diare, dan tentunya membantu si kecil mendapatkan nutrisi yang optimal.

    Apa kemungkinan penyebab diare pada bayi?

    Ada beberapa penyebab umum diarepadaanak, antara lain alergi makanan, bakteri Salmonella,  Rotavirus, parasit Giardia, obat–obatan, dangangguan pada usus.Anak–anak dapat mengalami diare dalam jangka waktu pendek atau panjang. Salah satu penyebab diare pada anak adalah infeksi Rotavirus. Diare akibat Rotavirus biasanya sembuh sendiri dalam waktu 3 hingga 10 hari. Anak–anak yang berusia 6 hingga 32 minggu dapat diberikan vaksinasi terhadap rotavirus sehingga dapat terhindar dari diare.

    Jika si kecil mengalami diare, jangan ragu menghubungi dokter untuk meminta nasihat. Diare sangat berbahaya pada bayi baru lahir, yang dapat menyebabkan dehidrasi hanya dalam satu atau dua hari. Saat hendak mengobati diare yang diakibatkan oleh virus, hal yang penting untuk dilakukan adalah mencegah anak kekurangan cairan atau dehidrasi. Berikan ASI atau pengganti cairan tubuh seperti oralit setiap kali anak diare untuk mengganti cairan di dalam tubuh. Jika Moms hanya memberikan air saat anak diare, maka nutrisi dan kandungan elektrolit seperti natrium dan kalium akan berkurang.

    Apa yang dapat Moms lakukan saat anak terkena diare?

    • Perhatikan makanan yang dikonsumsi oleh anak.

    Perhatikan dan catat makanan apa saja yang si kecil makan, mulai dari jumlah, frekuensi dan waktu pemberian. Hal ini dapat membantu dokter untuk menyingkirkan kemungkinan dari diare seperti alergi makanan.

    • Perhatikan darah pada tinja.

    Pastikan tidak ada darah pada tinja anak. Biasanya dapat terlihat jika anak menggunakan popok. Jika Anda menemukan darah pada tinja anak, segera bawa anak ke dokter. Kadang–kadang darah pada tinja tidak tampak oleh mata, sehingga dokter anak akan meminta agar tinja anak diperiksa.

    Konsultasikan juga pada dokter, apakah anak Moms mengalami penurunan berat badan yang drastis, muntah, demam, nyeri pada perut, atau pada tinja terdapat minyak atau berwarna putih abu–abu.

    • Konsumsi probiotik

    Probiotik merupakan bakteri hidup yang berguna untuk tubuh dan dapat membantu saluran percernaan si kecil.

    Asupan yang tepat untuk mengatasi diare si kecil merupakanmakanan terbaik yang mudah dicerna, menjaga si kecil tetap makan, dan memberi nutrisi yang cukup untuk perkembangan si kecil. Makanan yang mengandung sedikit garam dapat membantu mengganti elektrolit natrium dan klorida yang hilang dalam tinja. Berikut 8 makanan yang dapat diberikan pada anak dengan diare:

    1. Pisang
    2. Nasi atau bubur tim
    3. Tepung apel, mengandung pectin yang dapat memadatkan tinja
    4. Roti panggang
    5. Daging ayam, ikan yang direbus atau dipanggang
    6. Wortel matang
    7. Kentang putih
    8. Yoghurt

    Tujuan dari pemberian diet ialah untuk membantu tinja lebih memadat. Dapat ditambahkan juga biji–bijian dan buah–buahan tertentu. Moms boleh memberikan makanan yang berukuran kecil saat si kecil diare. Hal ini memungkinkan sistem pencernaan bayi dapat bekerja dengan lambat. Usus kecil dan sistem pencernaan yang masih rapuh akan membutuhkan waktu untuk sembuh.

    Hindari Jenis Makanan Ini!

    Ada beberapa jenis makanan juga yang perlu si kecil hindari agar tidak menambah diare. Moms perlu menghindari makanan yang biasanya digunakan untuk mengurangi sembelit/konstipasi. Berikut daftar makanan yang perlu diperhatikan:

    • Produk susu (yoghurt merupakan pengecualian karena mengandung bakteri baik, namun konsultasikan pada dokter terlebih dahulu tentang memberi yoghurt pada anak).
    • Buah – buahan yang biasanya digunakan untuk membantu konstipasi seperti pepaya, persik, pir, plum perlu dihindari.
    • Makanan serat tinggi.
    • Makanan yang mengandung gula tinggi. Soda, jus, limun dan minuman sejenis lainnya jangan diberikan saat anak diare, karena dapat memperburuk dan memperpanjang diare.
    • Makanan berlemak tinggi. Keripik, kentang goreng, dan kue kering harus dihindari sampai diare telah teratasi. Hati–hati dengan daging berlemak seperti bacon dan sosis.
    • Makanan berserat tinggi. Brokoli, jagung, dan kacang polong adalah sayuran berserat tinggi dan dapat memperburuk diare
    • Kafein memiliki efek laksatif dan dapat membuat diare lebih buruk. Hindari kopi, teh, cokelat, dan makanan yang mengandung kafein lainnya.
    • Buah kering. Kurma, kismis, dan plum adalah makanan yang mengandung gula tinggi dan dapat memperburuk diare pada si kecil.

    Nah, kini Moms sudah tak bingung lagi kan dengan asupan yang tepat saat anak diare. Jika membutuhkan produk maupun artikel kesehatan lainnya, coba akses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehatDaftar Pustaka

    1. Diarrhea in Children : Why It Happens – webmd.com/children/guide/diarrhea-treatment#1, diakses pada tanggal 14-9-2018
    2. How to ease Toddler Diarrhea – healthline.com/health/parenting/food-for-toddler-with-diarrhea, diakses pada tanggal 14-9-2018
    3. When your child has diarrhea – medlineplus.gov/ency/patientinstructions/000693.htm , diakses pada tanggal 14-9-2018
    4. Baby Diarrhea Foods – wholesomebabyfood.momtastic.com/baby_diarrhea_foods.htm , diakses pada tanggal 14-9-2018
    5. Pengobatan Diare – , diakses pada tanggal 14-9-2018
    6. Best and worst food to feed a child with diarrhea – bundoo.com/articles/best-and-worst-foods-to-feed-a-child-with-diarrhea/ , diakses pada tanggal 14-9-2018
    Read More
  • “Jangan banyak makan yang asin-asin, nanti darah tinggi loh!”, mungkin Moms sering mendengar kalimat serupa terlontar dari orang-orang sekitar. Darah tinggi atau dalam bahasa medis dikenal sebagai hipertensi memang patut diwaspadai. Tak sedikit bahaya komplikasi yang terjadi akibat hipertensi. Lalu bagaimana mencegah hal ini terjadi? Sebelum bicara tetang pencegahan, ada baiknya kita pahami seluk-beluk hipertensi […]

    Perlu Makan Apa supaya Tekanan Darah Jadi Normal?

    “Jangan banyak makan yang asin-asin, nanti darah tinggi loh!”, mungkin Moms sering mendengar kalimat serupa terlontar dari orang-orang sekitar. Darah tinggi atau dalam bahasa medis dikenal sebagai hipertensi memang patut diwaspadai. Tak sedikit bahaya komplikasi yang terjadi akibat hipertensi. Lalu bagaimana mencegah hal ini terjadi? Sebelum bicara tetang pencegahan, ada baiknya kita pahami seluk-beluk hipertensi terlebih dulu.

    Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan tekanan darah terhadap dinding pembuluh darah arteri. Tekanan darah dapat meningkat dan menurun dalam keseharian kita, tapi jika tekanan darah tetap tinggi, itulah yang dimaksud dengan tekanan darah tinggi. Seiring waktu, tekanan darah tinggi dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah yang mengarah ke penyakit jantung, ginjal, stroke, dan masalah lainnya. Hipertensi sering disebut sebagai silent killer karena tidak menunjukkan gejala dan dapat luput dari perhatian sehingga tidak diobati selama bertahun–tahun.

    Jika tekanan darah Moms berada pada tingkat 140/90 atau lebih tinggi lagi, maka disebut tekanan darah tinggi. Sekitar 2 per 3 orang dengan usia lebih 65 tahun memiliki tekanan darah tinggi. Jika tekanan darah antara 120/80 dan 139/89, maka disebut prehipertensi yang berarti Moms sekarang belum memiliki tekanan darah tinggi, tapi sangat mungkin kemudian hari berkembang menjadi tekanan darah tinggi, kecuali jika Moms mencegahnya sejak dini.

    Banyak faktor risiko yang memicu tekanan darah tinggi dan tidak dapat dikendalikan, seperti usia, riwayat keluarga, jenis kelamin, dan ras. Namun, ada juga faktor risiko yang dapat Anda kendalikan seperti olahraga dan diet. Kelebihan berat badan juga merupakan salah satu faktor risiko, sehingga menurunkan berat badan juga dapat membantu.

    Moms dapat menurunkan tekanan darah dengan mengonsumsi makanan yang rendah lemak jenuh, dan lebih mengonsumsi buah-buahan, sayuran, dan susu rendah lemak. Konsumsi juga makanan–makanan yang mengandung kalium, kalsium dan magnesium, serta protein dan serat. Kurangi asupan makanan yang mengandung garam tinggi. Moms dapat mengurangi konsumsi garam dengan cara mengukur kadar garam per hari kurang dari satu sendok, baca kandungan garam pada label makanan yang hendak Moms makan, hindari makanan kaleng, dan fast food. Hindari alkohol, karena alkohol juga dapat meningkatkan tekanan darah.

    Berikut beberapa makanan yang bisa dicoba untuk membantu menurunkan tekanan darah:

    1. SAYURAN HIJAU

    Kandungan kalium dapat membantu ginjal menyingkirkan banyak sodium melalui urin dan akhirnya menurunkan tekanan darah. Sayur–sayuran hijau yang mengandung tinggi kalium adalah kubis, lobak hijau, sawi, bayam, dan selada. Sayuran kaleng sering mengandung sodium, sehingga Moms dianjurkan mengonsumsi sayuran segar.

    1. BUAH- BUAHAN BERRY

    Buah berry, terutama blueberry mengandung senyawa alami yang disebut flavonoid. Menurut suatu penelitian, flavonoid dapat mencegah hipertensi dan membantu menurunkan tekanan darah tinggi.

    1. UBI MERAH

    Ubi merah mengandung nitrat oksida yang dapat membantu membuka pembuluh darah dan dapat menurunkan tekanan darah. Moms bisa menambahkan menu ini dalam menu utama, dan merupakan sumber karbohidrat yang baik

    1. SUSU RENDAH LEMAK DAN YOGURT

    Susu merupakan sumber kalsium yang sangat baik, kalsium merupakan kandungan yang penting untuk menurunkan tekanan darah. Moms bisa memilih yoghurt jika tidak menyukai susu. Menurut suatu penelitian, mengonsumsi 5 porsi yoghurt dalam seminggu dapat menurunkan risiko tekanan darah tinggi sebanyak 20%. Menu ini juga dapat digabungkan dengan buah–buahan, granola dan oatmeal lainnya sehingga menambah kesehatan jantung. Saat Moms membeli yoghurt, pastikan untuk memeriksa kadar gula. Semakin rendah gula per porsi, semakin baik.

    1. OATMEAL

    Makanan ini mengandung serat tinggi, rendah lemak, dan rendah sodium sehingga baik dikonsumsi untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Moms bisa menggunakan menu ini sebagai menu makanan pagi, yang tentunya dapat digabungkan dengan bahan lainnya seperti susu, buah–buahan dan lainnya.

    1. PISANG

    Pisang mengandung kalium yang baik. Makanan ini pun dapat digunakan sebagai menu utama, maupun sebagai camilan, sehingga mudah dikonsumsi di manapun.

    1. IKAN DENGAN OMEGA 3 TINGGI

    Ikan merupakan sumber protein tanpa lemak yang baik untuk tubuh. Ikan berlemak seperti salmon dan sarden mengandung lemak omega 3 sangat tinggi, yang berfungsi untuk menurunkan tekanan darah, mengurangi peradangan, dan menurunkan trigliserida. Salmon juga mengandung vitamin D, yang juga baik untuk menurunkan tekanan darah.

    1. BIJI – BIJIAN

    Biji – bijian seperti biji bunga matahari, labu merupakan jenis makanan yang mengandung kalium, magnesium dan lainnya yang berguna untuk menurunkan tekanan darah tinggi.

    1. BAWANG PUTIH & REMPAH – REMPAH

    Bawang putih dapat membantu mengurangi hipertensi dengan meningkatkan jumlah nitrat oksida dalam tubuh. Menambahkan rempah–rempah beraroma dalam makanan dapat membantu mengurangi asupan garam. Contoh rempah–rempah yang baik untuk digunakan yaitu kayu manis, basil.

    1. COKELAT HITAM

    Sebuah penelitian menemukan bahwa mengonsumsi cokelat hitam sebanyak 100 gram per hari dapat menurunkan risiko penyakit jantung. Cokelat hitam mengandung 60% padatan kakao dan mengandung gula yang lebih rendah dibandingkan cokelat biasa.

    1. MINYAK ZAITUN

    Minyak zaitun adalah contoh makanan yang mengandung lemak yang sehat untuk tubuh. Minyak ini mengandung polifenol, yaitu senyawa yang dapat membantu menurunkan tekanan darah.

    1. BUAH DELIMA

    Buah delima adalah buah yang baik untuk tubuh dan bisa dikonsumsi langsung atau dibuat jus. Sebuah penelitian menemukan bahwa mengonsumsi buah delima sekali sehari selama 4 minggu dapat menurunkan tekanan darah.

    Apa itu diet DASH?

    DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension) adalah menu diet yang mengandung banyak buah–buahan, sayuran biji–bijian, ikan, unggas, kacang–kacangan, dan susu rendah lemak. Jenis makanan ini merupakan makanan yang mengandung kalium, magnesium, kalsium, serat dan protein.

    Diet DASH dapat menurunkan tekanan darah karena memiliki lebih sedikit kandungan garam dan gula dibandingkan diet lainnya, dan diet ini mengurangi asupan terhadap minuman manis, lemak, daging merah, dan daging olahan.

    Jika Moms ingin mengikuti diet DASH, Moms dapat berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi agar dapat menghitung banyak kalori yang dibutuhkan per hari dan merencanakan makanan sesuai yang Moms sukai sehingga dapat dicapai berat badan yang ideal.

    Nah, Moms, itulah makanan–makanan yang dapat Moms konsumsi agar tekanan darah menjadi normal. Diet makanan yang sehat dan olahraga teratur sangat direkomendasikan untuk mengurangi tekanan darah tinggi. Namun, jika tekanan darah Moms tetap tinggi, itu berarti Moms perlu mengonsumsi obat untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Banyak obat yang dapat menurunkan tekanan darah, sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengkonsumsi obat. Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati.

    Jika Anda masih membutuhkan informasi kesehatan terkait darah tinggi, aneka produk dan suplemen kesehatan, atau bahkan alat cek tekanan darah, bisa diperoleh dengan mengakses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    DAFTAR PUSTAKA

    1. 13 Foods That Are Good for High Bood Pressure – healthline.com/health/foods-good-for-high-blood-pressure#takeaway, diakses pada tanggal 20-9-2018.
    2. Your Guide to Lowering Blood Pressure – nhlbi.nih.gov/files/docs/public/heart/hbp_low.pdf, diunduh pada tanggal 20-9-2018.
    3. Your Guide to Lowering your Blood Pressure With DASH – nhlbi.nih.gov/files/docs/public/heart/dash_brief.pdf, diunduh pada tanggal 20-9-2018.
    4. High Blood Pressure Diet – webmd.com/hypertension-high-blood-pressure/high-blood-pressure-diet#1, diakses pada tanggal 20-9-2018.
    5. 10 Ways to control high blood pressure without medication – mayoclinic.org/diseases-conditions/high-blood-pressure/in-depth/high-blood-pressure/art-20046974, diakses pada tanggal 20-9-2018.
    Read More
  • Apakah Sobat merasa bahwa asupan yang Sobat konsumsi selama ini merupakan makanan yang sudah sesuai dengan nilai kecukupan gizi? Bagaimana cara mengetahui kalau makanan yang selama ini kita makan sudah memenuhi kecukupan gizi atau belum? Pernahkan Sobat mendengar istilah piramida makanan? Piramida makanan atau Pedoman Gizi Seimbang merupakan suatu metode yang digunakan untuk memudahkan kita […]

    Hidup Lebih Sehat dengan Piramida Makanan

    Apakah Sobat merasa bahwa asupan yang Sobat konsumsi selama ini merupakan makanan yang sudah sesuai dengan nilai kecukupan gizi? Bagaimana cara mengetahui kalau makanan yang selama ini kita makan sudah memenuhi kecukupan gizi atau belum? Pernahkan Sobat mendengar istilah piramida makanan?

    Piramida makanan atau Pedoman Gizi Seimbang merupakan suatu metode yang digunakan untuk memudahkan kita mengetahui bagaimana komposisi makanan yang seimbang. Gizi yang seimbang sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan serta turut berperan dalam kecerdasan anak.

    Terdapat 10 pesan gizi seimbang yang berlaku untuk masyarakat umum yaitu:

    1. Syukuri dan nikmati aneka ragam makanan.
    2. Banyak makan sayuran dan cukup buah-buahan.
    3. Biasakan mengonsumsi lauk-pauk yang mengandung protein tinggi.
    4. Biasakan mengonsumsi aneka ragam makanan pokok.
    5. Batasi konsumsi pangan manis, asin dan berlemak.
    6. Biasakan sarapan.
    7. Usahakan minum air putih yang cukup dan aman.
    8. Biasakan membaca label pada kemasan pangan.
    9. Cuci tangan pakai sabun dan air bersih mengalir.
    10. Melakukan kegiatan atau aktivitas fisik yang cukup dan mempertahankan berat badan normal.

    Hidup lebih sehat dengan piramida makanan dapat diwujudkan dengan mudah setelah memahami isi dari piramida makanan/Piramida Gizi Seimbang. Piramida Gizi Seimbang terdiri dari:

    1. Makanan Pokok

    Makanan pokok adalah pangan yang mengandung karbohidrat. Contoh makanan pokok ialah beras, jagung, singkong, ubi, talas, terigu, sagu dan produk olahannya. Konsumsi makanan pokok dianjurkan sekitar 3-4 porsi setiap harinya. Karbohidrat merupakan sumber energi utama yang menunjang aktivitas fisik tapi bukan berarti Anda hanya mengonsumsi karbohidrat saja tanpa didukung lemak dan protein. Sobat dapat mengonsumsi nasi sebanyak 100 gram per porsi atau singkong dan ubi dengan ukuran sedang sebagai sumber karbohidrat.

    2. Sayur dan Buah

    Seperti diketahui, sayuran dan buah-buahan adalah sumber vitamin, mineral dan serat. WHO menganjurkan agar konsumsi sayuran dan buah-buahan sejumlah 400 gram per orang/per hari, yang terdiri dari 250 gram sayur dan 150 gram buah.

    Bagi orang Indonesia, dianjurkan konsumsi sayuran dan buah-buahan 300-400 gram per orang/per hari untuk balita dan anak usia sekolah, serta 400-600 gram per orang/ per hari bagi remaja dan orang dewasa. Sekitar dua-pertiga dari jumlah tersebut adalah porsi sayur.

    Sobat dapat memilih buah apel atau jeruk, dan dikonsumsi sebanyak dua kali sehari untuk memenuhi kebutuhan buah tersebut. Konsumsilah sayuran dengan berbagai variasi warna sebanyak 100 gram (1 cangkir) dalam tiap porsi makanan Anda.

    3. Protein

    Protein terdiri dari protein hewani dan nabati. Protein hewani terdapat pada daging sapi, ayam, bebek, ikan, kambing, susu dan lain-lain. Protein nabati diperoleh dari kacang kedelai, tahu, tempe, kacang hijau, kacang tanah, dan lain-lain. Dianjurkan untuk mengonsumsi protein hewani sebanyak 2-4 porsi (setara dengan 70- 140 gram daging sapi  atau 80-160 gram daging ayam), sedangkan protein nabati sebanyak 2-4 porsi sehari (setara dengan 100-200 gram tempe).

    4. Garam, gula dan minyak

    Peraturan Menteri Kesehatan nomor 30 tahun 2013 tentang Pencantuman Informasi Kandungan Gula, Garam dan Lemak serta Pesan Kesehatan untuk Pangan Olahan dan Pangan Siap Saji menyebutkan bahwa risiko hipertensi, stroke, diabetes dan serangan jantung meningkat apabila konsumsi gula lebih dari 50 gram (4 sendok makan), natrium lebih dari 2000 mg (1 sendok teh) dan lemak atau minyak total lebih dari 67 g (5 sendok makan) per hari per orang. Oleh karena itu, konsumsi garam dianjurkan kurang dari 1 sendok teh, gula kurang dari 4 sendok makan dan lemak atau minyak kurang dari 1 sendok teh dalam sehari.

    5. Air putih

    Sekitar dua pertiga tubuh kita adalah air. Air sangat dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah yang banyak untuk hidup sehat, dan perlu diingat, tubuh tidak bisa memproduksi air untuk memenuhi kebutuhan ini, oleh karena itu asupan air dari luar sangat penting yaitu 8 gelas setiap harinya.

    Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013, sebanyak 93,5% penduduk usia >10 tahun mengonsumsi sayuran dan buah-buahan di bawah standar yang dianjurkan, padahal konsumsi sayuran dan buah-buahan merupakan salah satu bagian penting dalam mewujudkan gizi seimbang. Nah, sekarang Sobat sudah mengetahui bagaimana cara menyusun makanan yang seimbang gizinya. Yuk, biasakan hidup lebih sehat dengan piramida makanan.

    Nah, jika Sobat memerlukan aneka produk kesehatan maupun artikel terkait kesehatan lain, coba akses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka:

    1. Pedoman Gizi Seimbang 2014. Kementerian Kesehatan RI. [cited 2 Oktober 2018]. Available from: gizi.depkes.go.id/pgs-2014-2.
    2. Pedoman Gizi Seimbang. Kementerian Kesehatan RI 2014. [cited 2 Oktober 2018]. Available from: gizi.depkes.go.id/download/Pedoman%20Gizi/PGS%20Ok.pdf.
    3. Hari Gizi Nasional 2017: Ayo Makan Sayur dan Buah Setiap Hari. Kementerian Kesehatan RI. [cited 2 Oktober 2018]. Available from: depkes.go.id/article/view/17012600002/hari-gizi-nasional-2017-ayo-makan-sayur-dan-buah-setiap-hari.html.
    4. WHO-UNICEF. Modul Pelatihan Konseling Pemberian ASI, Makanan Bayi dan Anak. WHO-UNICEF, 2012.
    5. Kementerian Kesehatan RI, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbang) Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2012, Laporan Nasional. Balitbang, Jakarta 2013.
    Read More
  • Tidak terasa ya,Sobat semakin dekat dengan akhir tahun. Ada rencana liburan kemana nih? Apakah mau liburan di dalam negeri atau luar negeri? Tapi harus ingat, sebelum Kita pergi berlibur pastikan kita mengetahui Travelling Diseases yang ada di setiap negara agar terhindar dari penyakit-penyakit berbahaya. Berikut Travelling Diseases di 4 Negara Asia yang Paling Banyak dikunjungi […]

    Perhatikan Travelling Diseases di 4 Negara Asia yang Paling Banyak dikunjungi Turis

    Tidak terasa ya,Sobat semakin dekat dengan akhir tahun. Ada rencana liburan kemana nih? Apakah mau liburan di dalam negeri atau luar negeri? Tapi harus ingat, sebelum Kita pergi berlibur pastikan kita mengetahui Travelling Diseases yang ada di setiap negara agar terhindar dari penyakit-penyakit berbahaya. Berikut Travelling Diseases di 4 Negara Asia yang Paling Banyak dikunjungi Turis:

    1. Thailand

    Punya rencana ke negeri gajah putih? Thailand memang memiliki pesona yang indah, terutama pada pantai yang indah dan ratusan candi yang masih berdiri kokoh. Sebelum tersihir dengan pesonanya, ketahui terlebih dahulu Travelling Diseases di Thailand.

    Vaksinasi Alasan Kenapa Harus Vaksinasi?
    Hepatitis A Anda bisa saja terserang Hepatitis A melalui makanan atau air yang terkontaminasi di Thailand. Hal ini karena pengolahan air di sana belum terstruktur dengan baik.
    Typhoid Vaksinasi ini sangat disarankan saat berkunjung ke Thailand. Tifoid tidak hanya menyebar melalui makanan atau air, penyebaran juga dapat terjadi saat Kita tinggal dengan orang sekitar atau mengunjungi kota-kota kecil dan pedesaan.
    Hepatitis B Perlu diwaspadai terhadap jarum yang telah terkontaminasi, hubungan seksual, dll agar terhindar dari hepatitis B.
    Japanese Encephalitis Bila Anda merencanakan perjalanan ke Thailand lebih dari satu bulan, maka vaksinasi Japanese Encephalitis menjadi pertimbangan untuk Anda.
    1. Singapura

    Bila Anda sudah menonton film Crazy Rich Asian, pasti ingat semua tempat yang menawan seperti ini. Singapura menjadi salah satu negara yang paling banyak dikunjungi turis, tidak terkecuali turis asal Indonesia. Hal ini karena Singapura dekat dengan Indonesia dan harga tiket kesana yang cukup murah, sehingga negara ini menjadi tempat favorit untuk berlibur. Sebelum ke Singapura, alangkah baiknya cek Travelling Diseases yang ada disana.

    Vaksinasi Alasan Kenapa Harus Vaksinasi?
    Hepatitis A Walaupun negara Singapura termasuk negara yang maju dan dengan sistem pengairan yang baik. Akan tetapi perlu diwaspadai nih, karena Hepatitis A bisa menyerang Anda melalui makanan dan minuman yang Anda santap.
    Typhoid Seperti sebelumnya, penyakit Typhoid atau tifus ini bisa menyerang Anda melalui makanan atau air yang terkontaminasi.
    Hepatitis B Waspada terhadap jarum yang telah terkontaminasi, hubungan seksual agar terhindar dari hepatitis B.
    Yellow Fever Apabila Anda pernah melakukan perjalanan ke negara endemis Yellow Fever, maka Anda akan diminta Pemerintah Singapura bukti vaksinasi Yellow Fever. Jadi untuk mencegah hal itu, lakukanlah vaksinasi Yellow Fever sebelum pergi ke luar negeri.
    Rabies Perlu Anda waspadai apabila berjalan-jalan ke Singapura. Hal ini karena kelelawar sering berkeliaran di Singapura, maka vaksinasi rabies direkomendasikan untuk Anda. Jadi perlu diwaspadai ya.
    1. Jepang

    Arigatou Gozaimazu pasti Anda sudah mengetahui dari mana kata ini berasal. Ya, Negara Jepang menjadi salah satu negara yang didatangi para turis. Selain pemandangannya yang indah akan tetapi budaya disana masih kental, seperti perayaan Shichi-go-san, Tango no Sekku dan Seijin no Hi merupakan salah satu perayaan untuk anak-anak di Jepang.

    Sebelum Anda melakukan perjalanan ke negara matahari terbit ini, pastikan mengetahui Travelling Diseases disana.

    Vaksinasi Alasan Kenapa Harus Vaksinasi?
    Hepatitis A Saat berjalan-jalan, jangan makan makanan yang sembarangan, ya. Pastikan makanan dan minuman yang Anda konsumsi terjamin kebersihannya untuk menghindari terpapar virus Hepatitis A.
    Hepatitis B Waspadailah kontak langsung dengan jarum yang telah terkontaminasi hepatitis B yang dapat berasal dari jarum tatoo, tindik dan hindari berhubungan seksual dengan penderitanya.
    Rabies Beberapa tempat di Jepang seperti di Arashiyama, Zao hingga Miyagi banyak berkeliaran hewan-hewan yang lucu. Walaupun lucu, Anda tetap perlu mewaspadai jika beberapa hewan tersebut ternyata rabies. Mencegah hal itu, pastikan untuk melindungi diri Anda dengan vaksinasi Rabies.
    Japanese Encephalitis Hati-hati nih bila melakukan perjalanan ke Jepang. Hal ini karena di tahun 2002, Jepang mengalami wabah Japanese Encephalitis. Virus ini dapat ditularkan melalui perantara nyamuk, babi atau burung.
    1. Korea Selatan

    Siapa sih yang tidak ingin bertemu para Idol Korea? Selain pesona para idolnya yang menarik perhatian, pemandangan di negara ini juga sangat indah. Bangunan-bangunan kerajaannya pun masih terawat dengan baik. Jadi, nggak salah Korea Selatan menjadi destinasi  pilihan bukan hanya pecinta Kpop tapi orang-orang biasa seperti kita. Perlu diingat nih, sebelum pergi kesini pastikan untuk mengetahui Travelling Diseases di Korea Selatan.

    Vaksinasi Alasan Kenapa Harus Vaksinasi?
    Hepatitis A Konsumsilah makanan dan minuman yang terjamin kebersihannya agar Anda terhindar dari virus hepatitis A.
    Hepatitis B Penyebaran virus hepatitis B, dapat berasal dari hubungan seksual dengan penderitanya, jarum suntik yang tidak steril dan saat membuat tattoo yang dapat meningkatkan risiko hepatitis B.
    Rabies Di Korea Selatan, banyak anjing, kelelawar dan mamalia lainnya yang ada disana. Nah, perlu Anda waspadai saat berada disana. Hal ini karena bisa saja hewan-hewan tersebut menggigit Anda saat melancong ke negeri Kpop.
    Japanese Encephalitis Liburan atau tinggal lebih dari sebulan, dianjurkan melakukan vaksinasi  Japanese Encephalitis. Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter apakah vaksinasi ini tepat saat Anda memutuskan berlibur ke luar negeri.

    Itulah Travelling Diseases pada 4 Negara Asia yang Paling Banyak dikunjungi Turis. Pastikan berkonsultasi pada asisten kesehatan maya melalui Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800 atau install aplikasi ProSehat sekarang juga. Liburan jadi aman dan nyaman… Selamat berlibur.

    instal aplikasi prosehat

    Sumber:

    1. Liputan 6. “10 Negara Ini Paling Banyak Dikunjungi Turis Selama Tahun 2017”. liputan6.com/lifestyle/read/3173758/10-negara-ini-paling-banyak-dikunjungi-turis-selama-tahun-2017. Diakses pada 24 September 2018
    2. CDC. “Destination for Travelers”. wwwnc.cdc.gov/travel/destinations/list. Diakses pada 24 September 2018
    3. Match. “Rangkaian Acara di Jepang Selama Satu Tahun”. matcha-jp.com/id/307. Diakses pada 24 September 2018
    Read More
  • Polio mungkin bukanlah penyakit yang baru di telinga kita semua, terutama para Ibu yang pasti sudah sering mendengarnya saat membawa si kecil untuk imunisasi. Berkat imunisasi, kasus polio di seluruh dunia saat ini sudah sangat berkurang, bahkan beberapa strain virus polio sudah dinyatakan tidak ada lagi atau tereradikasi. Berdasarkan data WHO, kasus polio sudah berkurang […]

    Apa Saja Fakta tentang Polio yang Perlu Diketahui?

    Polio mungkin bukanlah penyakit yang baru di telinga kita semua, terutama para Ibu yang pasti sudah sering mendengarnya saat membawa si kecil untuk imunisasi. Berkat imunisasi, kasus polio di seluruh dunia saat ini sudah sangat berkurang, bahkan beberapa strain virus polio sudah dinyatakan tidak ada lagi atau tereradikasi.

    Berdasarkan data WHO, kasus polio sudah berkurang sebesar 99% sejak tahun 1988, dari 350.000 kasus dalam lebih dari 125 negara endemis, turun menjadi 22 kasus pada tahun 2017 di seluruh dunia. Sekitar 16 juta orang telah selamat dari kelumpuhan sebagai dampak usaha global mengeradikasi virus polio. Ini menunjukkan betapa pentingnya vaksinasi polio bagi anak-anak. Nah, apa saja fakta tentang penyakit polio ini? Yuk, kita simak bersama.

    Polio atau yang disebut sebagai poliomielitis adalah infeksi susunan saraf pusat yang disebabkan karena virus polio. Virus ini sangat berbahaya dan biasanya menyerang anak-anak berusia di bawah 5 tahun. Virus tersebutdapat menyebabkan kelumpuhan dalam hitungan jam, dan 1 dari 200 individu yang terkena infeksi polio mengalami kelumpuhan pada kaki yang bersifat permanen. Sekitar 5-10% individu yang terinfeksi polio jika tidak ditangani dengan baik dapat mengalami kematian karena tidak bisa bernapas yang disebabkan karena lumpuhnya otot-otot pernafasan.

    Virus polio yang sangat infeksius ini ditularkan dengan carafekal-oral. Feses anak yang terinfeksi polio juga akan mengandung virus polio, sehingga dapat menularkan lewat air dan makanan/minuman yang terkontaminasi. Gejala yang dapat ditimbulkan dari infeksi polio ini bervariasi, yaitu:

    • 72% orang yang terinfeksi virus polio biasanya tidak menimbulkan gejala, ini merupakan bentuk infeksi polio yang paling sering.
    • 24% orang mengalami gejala minor/ringan seperti demam, sakit tenggorokan, lemas, sakit kepala, mual dan muntah.
    • 4% orang akan mengalami nonparalytic poliomyelitis (aseptic meningitis), dimana gejala awal berupa demam, nyeri tenggorokan, mual, dan lemas, kemudian diikuti dengan kekakuan pada leher/punggung, nyeri pada kaki, punggung dan leher, muntah, dan nyeri kepala yang hebat. Dapat juga terjadi kelumpuhan kaki yang ringan.
    • <1% mengalami paralytic poliomyelitis. Kondisi ini sangat jarang, dengan gejala awal berupa gejala ringan dan dilanjutkan dengan 1-3 hari bebas gejala, yang kemudian diikuti oleh kelumpuhan salah satu kaki yang tiba-tiba dan progresif.

    Cukup mengerikan bukan? WHO bahkan menyatakan selama ada 1 anak saja yang masih terinfeksi polio, maka seluruh anak-anak di dunia masih berisiko terinfeksi polio. Apalagi sampai saat ini tidak ada obat yang dapat menyembuhkan penyakit polio. Polio hanya dapat dicegah dan pencegahan terbaik adalah dengan vaksinasi. Itu sebabnya vaksinasi polio sangat penting bagi anak-anak kita.

    Vaksin polio yang diberikan terdiri dari dua macam, yaitu vaksin polio tetes/oral (OPV) dan vaksin polio yang disuntikkan (IPV). Keduanya penting diberikan bagi si kecil untuk memastikan proteksi yang maksimal terhadap virus polio. Efek samping pasca imunisasi polio pun biasanya jarang, biasanya dapat terjadi diare yang tidak menyebabkan demam. Dosis pemberian vaksin polio yang direkomendasikan di Indonesia adalah 4 dosis dan ditambah dengan 1x dosis booster pada 18 bulan. Proteksi vaksin polio ini cukup besar yaitu sebesar 99%.

    Nah, fakta tentang polio ternyata cukup luar biasa bukan? Dan para ibu tidak perlu khawatir, karena imunisasi polio sudah termasuk dalam imunisasi dasar dan wajib di Indonesia. Pastikan buah hati Moms diberikan imunisasi dasar lengkap dan sesuai jadwal agar ia selalu sehat dan terlindungi dari berbagai macam penyakit, salah satunya polio. Nah, bagi Moms yang ingin melakukan vaksin pada si kecil, kini tak perlu repot. Ada layanan vaksin ke rumah loh! Silakan cek lewat www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat untuk mendapatkan segala informasi yang berkaitan dengan vaksinasi maupun kesehatan. Info lanjut bisa menghubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    DAFTAR PUSTAKA

    1. World Health Organization. Poliomyelitis. Diupdate 14 Maret 2018. Diakses 4 Oktober 2018. Available at: who.int/news-room/fact-sheets/detail/poliomyelitis
    2. Plotkin SA, Orenstein WA, Offit PA, Edwards KM. Plotkin’s vaccines. 7th Philadelphia: Elsevier; 2018. p. 867.
    3. Vesikari T, Damme PV. Pediatric vaccines and vaccinations. Switzerland: Springer; 2017. p. 60-3.
    4. Tanya jawab polio. Diupdate 28 Agustus 2013. Diakses 4 Oktober 2018. Available at: idai.or.id/artikel/klinik/imunisasi/tanya-jawab-polio
    5. Polio vaccination. Diupdate 4 Mei 2018. Diakses 4 Oktober 2018. Available at: cdc.gov/vaccines/vpd/polio/index.html
    Read More
  • Sobat pernah merasakan ‘derita’ pusing sebelah alias migren? Duh, pasti sangat menggangu sekali ya. Tahukah Sobat, migren berasal dari bahasa Yunani, terdiri dari dua kata yaitu hemi dan cranium. Hemi berarti setengah dan cranium berarti kepala, jadi secara harfiah dapat disimpulkan bahwa migren merupakan nyeri kepala yang umumnya bersifat sebelah atau unilateral. Migren biasanya berlangsung […]

    7 Makanan untuk Mencegah dan Mengatasi Migren

    Sobat pernah merasakan ‘derita’ pusing sebelah alias migren? Duh, pasti sangat menggangu sekali ya. Tahukah Sobat, migren berasal dari bahasa Yunani, terdiri dari dua kata yaitu hemi dan cranium. Hemi berarti setengah dan cranium berarti kepala, jadi secara harfiah dapat disimpulkan bahwa migren merupakan nyeri kepala yang umumnya bersifat sebelah atau unilateral. Migren biasanya berlangsung selama 4 – 72 jam, dengan karakteristik nyeri yang berdenyut. Saat terjadi migren semua pekerjaan yang tengah kita kerjakan dapat terbengkalai, tapi jangan khawatir ada 7 makanan yang dapat mengatasi migren.

    Migren merupakan salah satu jenis sakit kepala yang banyak dikeluhkan masyarakat. Lebih dari 28 juta orang didunia menderita migren, dan 70% diantaranya adalah wanita. Migren dapat terjadi pada semua usia tetapi biasanya muncul pada usia 10 – 40 tahun, dan angka kejadiannya terus menurun seiring dengan bertambahnya usia. Risiko terjadinya migren semakin tinggi pada orang yang memiliki riwayat keluarga dengan migren.

    Penyebab terjadinya migren belum diketahui dengan pasti, tapididuga migren terjadi karena adanya vasokonstriksi di otak (kondisi dimana pembuluh darah mengalami penyempitan) sehingga otak kekurangan asupan nutrisi dan oksigen, lalu pada akhirnya mulai menstimulasi saraf-saraf nyeri disekitarnya. Meski penyebabnya belum begitu jelas, tapiada beberapa faktor yang dapat memicu terjadinya migren antara lain: riwayat migren dalam keluarga, perubahan hormon estrogen dan progesteron pada wanita, stres, faktor fisik, pola tidur, rangsangan cahaya atau bau, alkohol, rokok dan berbagai jenis makanan.

    Pada wanita, migren terjadi karena peningkatan hormon estrogen dalam siklus menstruasi. Peningkatan kadar estrogen ini menyebabkan saraf-saraf nyeri disekitar kepala ikut tersensitisasi sehingga menyebabkan terjadinya nyeri berdenyut pada sebagian kepala atau yang sering disebut dengan migren. Perubahan emosi karena fluktuasi hormonal juga menjadi salah satu penyebab migren. Emosi atau ketegangan akan memberikan respons vasokonstriksi pada pembuluh darah kepala, hal inilah yang menyebabkan terjadi migren.

    Dikatakan sebelumnya makanan pun memiliki andil dalam terjadinya migren, ada beberapa makanan yang dapat mencetuskan migren,tapi adapula 7 makanan yang dapat mengatasi migren. Makanan yang mengandung tyramine, phenylethylamine, histamine, dan caffeine dapat menyebabkan migren.

    Keju adalah salah satu makanan yang mengandung tyramine, tyramine dapat mengahambat metabolisme di otak dan akhirnya menyebabkan migren.

    Cokelat mengandung phenylethylamine, phenylethylamine dapat menyebabkan sakit kepala dengan mengeluarkan norepinephrine, suatu hormon yang dapat menyebakan penyempitanpembuluh darah (vasokonstriksi).

    Caffein yang terkandung pada kopi, teh, dan berbagai jenis minuman bersoda dapat menyebabkan penyempitanpada pembuluh darah, yang akhirnya menyebabkan migren.

    Wine dan bir mengandung histamine yang dapat mencetuskan terjadinya sakit kepala. Selain berbagai zat yang telah diungkapkan diatas, makanan berlemak dan yang mengandung MSG (Monosodium Glutamate)dengan kadar tinggi juga dapat menyebabkan migren.

    Sementara air, magnesium, vitamin B2, asam lemak omega 3, dan triptofan adalah nutrisi-nutrisi yang harus dipenuhi untuk mencegah dan mengatasi migren. Tubuh membutuhkan air minimal 2 liter per hari agar tidak mengalami dehidrasi. Selain itu, air juga memiliki peranan penting untuk membersihkan racun yang terdapat didalam tubuh. Jika asupan air kurang, maka racun-racun didalam tubuh akan sulit dikeluarkan, akibatnya migren akan lebih mudah untuk menyerang. Magnesium diperlukan untuk mencegah terjadinya penyumbatan didalam pembuluh darah, yang dapat menyebabkan aliran darah ke otak menjadi tidak lancar.

    Seperti kita ketahui bahwa migren disebabkan karena kurangnya aliran darah ke otak, sehingga magnesium menjadi mineral yang cukup penting untuk mencegah migren. Salah satu akibat yang disebabkan oleh migren adalah kelelahan fisik, vitamin B2 atau riboflavin dikenal sebagai vitamin penghasil energi sehingga dapat mengurangi kelelahan yang ditimbulkan akibat migren. Selain itu, vitamin B2 juga memiliki efek pereda nyeri, sehingga sangat berguna untuk mengatasi migren. Asam lemak omega 3 merupakan jenis asam lemak yang menguntungkan bagi tubuh, dimana asam lemak omega 3 ini sangat baik untuk nutrisi otak. Zat yang terakhir dibutuhkan untuk mencegah dan mengatasi migren adalah triptofan. Triptofan diperlukan untuk melepaskan hormon serotonin, hormon serotonin dapat membantu penderita migren merasa lebih baik.

    Berikut adalah 7 makanan yang mengandung zat untuk mencegah dan mengatasi migren:

    1. KACANG ALMOND

    Kacang almond adalah suatu kacang terbaik yang dapat berguna untuk mengatasi migren. Kacang almond mengandung omega 3, magnesium, dan triptofan yang cukup tinggi, dimana zat-zat tersebut berguna untuk mengatasi migren.

    1. PISANG

    Pisang adalah salah satu buah yang tinggi kadar potasium dan magnesiumnya. Konsumsilah minimal 1 buah pisang setiap hari untuk mencegah migren.

    1. WORTEL

    Selain tinggi kandungan beta karotennya, wortel juga memiliki kandungan magnesium yang cukup tinggi.Konsumsilah segelas jus wortel atau semangkuk sup wortel untuk mengatasi migren.

    1. BAYAM

    Bayam adalah salah satu sayuran hijau yang banyak memiliki khasiat, selain mumpuni dalam meningkatkan hemoglobin pada penderita anemia, ternyata bayam juga dapat mengatasi migren karena mengandung magnesium dan vitamin B2.

    1. BROKOLI

    Brokoli juga merupakansalah satu sayuran hijau yang ampuh untuk mengatasi migren, brokoli mengandung vitamin B2 yang baik untuk penderita migren.

    1. TUNA

    Tuna adalah salah satu ikan laut yang memiliki kandungan asam lemak omega 3 yang tinggi. Mengonsumsi tuna mampu mengurangi rasa sakit akibat migren.

    1. SALMON

    Sama halnya dengan tuna, salmon juga memiliki kandungan asam lemak omega 3 yang tinggi, sehingga berkhasiat untuk penderita migren.

    Itulah 7 makanan yang dianjurkan dikonsumsi jika Sobat sering mengalami migren. Nah, bila Sobat memerlukan informasi kesehatan lainnya, coba akses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Keterangan lebih detail silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS /WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga! Salam sehat!

    instal aplikasi prosehat

    Sumber:

    1. Mac Gregor, A. 2014. Memahami Migren dan Sakit Kepala Lain. Alih bahasa oleh Kartono Mohamad. Jakarta: Gaya Favorit Press
    2. Headache Classification Subcommitee of the International Headache Society. The International Headache Classification Disorder: 2nd Edition. Cephalgia 2014
    3. Suharjanti, Isti. Strategi Pengobatan Akut Migrain. Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga. 2013
    4. Liporace, Joyce, “Neurology, United Kingdom: Elsevier Mosby, 2006.
    5. Hashizume M. Psychosomatic approach for chronic migraine. Rinsho Shinkeigaku. 2013
    6. Rapoport AM. Acute and prophylactic treatments for migraine: present and future. Neurol Sci 2014
    Read More
  • Makan mi instan dengan nasi bukan hal baru tentunya untuk Sobat semua. Selain nikmat dan mengenyangkan, pas banget untuk kantong anak-anak kosan saat akhir bulan. Kedua jenis karbohidrat ini sering jadi favorit, sampai-sampai tidak rela untuk makan salah satunya saja. Tapi, apakah pola makan seperti ini baik untuk kesehatan? Tidak diragukan lagi jawabannya adalah sangat […]

    Makan Mi Instan dengan Nasi? Hati-hati 3 Risiko Masalah Kesehatan

    Makan mi instan dengan nasi bukan hal baru tentunya untuk Sobat semua. Selain nikmat dan mengenyangkan, pas banget untuk kantong anak-anak kosan saat akhir bulan. Kedua jenis karbohidrat ini sering jadi favorit, sampai-sampai tidak rela untuk makan salah satunya saja. Tapi, apakah pola makan seperti ini baik untuk kesehatan?

    Tidak diragukan lagi jawabannya adalah sangat tidak baik untuk kesehatan! Pernah dengar istilah carb meet carb? Nah, makan mi instan dengan nasi adalah salah satu contoh terbaiknya. Mi instan mengandung kadar karbohidrat tinggi, begitu pula dengan nasi yang merupakan salah satu sumber karbohidrat yang besar. Bila dihitung kalorinya, sekali mengonsumsi mi instan dengan nasi sudah memberikan kalori lebih dari 700 kkal per porsinya. Belum ditambah kalori dari camilan dan minuman yang dikonsumsi setelahnya. Padahal kebutuhan kalori harian rata-rata tubuh kita kurang dari 2000 kkal. Artinya, sekali makan saja sudah memberikan kalori yang sangat besar, bagaimana bila dikonsumsi rutin 3 kali sehari? Ingat, segala sesuatu yang berlebihan tidak baik. Berikut beberapa risiko dan dampak yang bisa terjadi:

    1. KEGEMUKAN/OBESITAS

    Salah satu dampak dari kombinasi maut double karbohidrat ini adalah kegemukan atau obesitas. Kalori yang berlebihan ini akan disimpan dalam bentuk lemak di dalam tubuh kita.Ditambah lagi, mi instan tidak mudah untuk dicerna dan beberapa bukti menunjukkan butuh waktu 3 hari untuk dapat mencerna satu bungkusmi instan dengan sempurna. Itu sebabnya, banyaknya kalori dari karbohidrat yang masuk ini tidak sesuai dengan yang keluar. Tertumpuklah semua kalori ini menjadi lemak di seluruh tubuh kita dan lingkar perut semakin lama semakin membesar. Selain itu, asupan yang tinggi karbohidrat akan membuat rasa lapar lebih cepat pada jam makan berikutnya. Obesitas pada akhirnya menjadi faktor risiko untuk penyakit metabolik lainnya seperti diabetes melitus, hipertensi, penyakit jantung koroner, dan lain-lain.

    1. DIABETES

    Mengapa bisa diabetes padahal saat makanmi instan dengan nasi toh tidak terasamanis?Eits, Jangan salah!mi instan dan nasi adalah karbohidrat, sama seperti gula yang juga termasuk karbohidrat. Oleh karena itu,mi instan dan nasi juga mampu meningkatkan gula darah. Asupan karbohidrat yang tinggi terus-menerus akan membuat sel-sel tubuh kita menjadi kurang peka dengan hormon insulin yang berguna untuk mengantarkan gula darah ke dalam sel dan merusak fungsi pankreas. Akhirnya, gula darah pun menjadi tinggi di dalam darah dan terjadilah diabetes melitus.

    Diabetes melitus pun akhirnya menjadi risiko untuk terjadinya berbagai penyakit lain kemudian hari seperti jantung koroner, kerusakan ginjal, gangguan pembuluh darah, gangguan pada mata, dan sebagainya.

    1. DARAH TINGGI

    Hipertensi terkait dengan asupan garam atau natrium. Coba Sobat cek kandungan natrium dalam satu bungkusmi instan, kira-kira setiap mi instan mengandung lebih dari 1000 miligram atau 1 gram natrium loh, sedangkan asupan sehari yang dianjurkan tidak melebihi 3 gram untuk menghindari hipertensi. Belum lagi ditambah dari beberapa jenis makanan lain yang ikut bersama dimakan bersama mi instan. Asupan tinggi natrium terus- menerus dan berlebihan akan menyebabkan hipertensi kelak dan hipertensi menjadi faktor risiko untuk penyakit mematikan lainnya seperti serangan jantung koroner dan stroke.

    Jadi, bagaimana Sobat? Masih mau makan mi instan dengan nasi? Begitu banyak risiko yang tidak baik untuk kesehatan, sehingga pilih salah satu saja agar tidak berlebihan mengonsumsi karbohidrat. Selain itu, bagi Anda pecinta mi, kini sudah banyak loh varian mi cepat saji yang lebih sehat. Sobat bisa mendapatkannya dengan mengakses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Info lanjut bisa menghubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    DAFTAR PUSTAKA

    1. Kebiasaan buruk orang indonesia: makan mi instant dengan nasi! Diupdate 1 November 2015. Diakses 17 Oktober 2018. Available at: prosehat.com/artikel/artikelkesehatan/kebiasaan-buruk-orang-indonesia-makan-mi-instant-dengan-nasi
    2. Benarkah makan mi instan dicampur nasi berbahaya? Diupdate 12 September 2017. Diakses 17 Oktober 2018. Available at: lifestyle.kompas.com/read/2017/09/12/135742820/benarkah-makan-mi-instan-dicampur-nasi-berbahaya
    3. Never again eating rice together with instant noodles, the consequences can be very dangerous! Diupdate Februari 2018. Diakses 17 Oktober 2018. Available at: steemit.com/health/@ericlongways/never-again-eating-rice-together-with-instant-noodles-the-consequences-can-be-very-dangerous
    4. Chandler-Laney PC, Morrison SA, Goree LLT, et al. Return of hunger following a relatively high carbohydrate breakfast is associated with earlier recorded glucose peak and nadir. Appetite. 2014;80:236-241.
    5. Huh IS, Kim H, Jo HK, et al. Instant noodle consumption is associated with cardio metabolic risk factors among college students in Seoul. Nutrition Research and Practice. 2017;11(3):232-239.
    Read More
  • Sobat pernah mendengar tentang diet mayo? Atau jangan-jangan Anda pernah mencoba melakukan diet mayo? Perlu Anda ketahui, dinamakan Diet Mayo Clinic karena diet tersebut dikembangkan oleh Mayo Clinic,suatu organisasi non-profit kesehatan yang berpusat di Amerika Serikat. Diet Mayo Clinic terdiri dari dua fase, yaitu fase awal yang disebut lose it! dan dilanjutkan fase live it! […]

    Pilih Mana, Diet Mayo atau Mayo Clinic?

    Sobat pernah mendengar tentang diet mayo? Atau jangan-jangan Anda pernah mencoba melakukan diet mayo? Perlu Anda ketahui, dinamakan Diet Mayo Clinic karena diet tersebut dikembangkan oleh Mayo Clinic,suatu organisasi non-profit kesehatan yang berpusat di Amerika Serikat.

    Diet Mayo Clinic terdiri dari dua fase, yaitu fase awal yang disebut lose it! dan dilanjutkan fase live it! Fase awal terdiri dari menu 14 hari yang akan membantu Sobat kehilangan berat badan sekitar 2,5 hingga 4,5 kg, sedangkan fase lanjutan akan menjaga penurunan berat badan secara perlahan (±0,5-1 kg) terus berlanjut hingga tercapai berat badan ideal. Setelah berat badan ideal tercapai, Mayo Clinic mengharapkan Anda dapat mempertahankannya seumur hidup. Keseluruhan program tersebut dikemas dalam buku “The Mayo Clinic Diet”.

    Sebenarnya, apakah sama antara Diet Mayo dengan Diet Mayo Clinic?” Jika ditelusuri, Diet Mayo yang popular ini merupakan serangkaian menu tanpa garam selama 14 hari yang ditawarkan oleh berbagai perusahaan katering dengan jaminan turun BB hingga 10 kg dalam waktu dua minggu. Diet Mayo popular ini menyerupai sebagian dari Diet Mayo Clinic, yaitu fase awal Lose it! Analisis gizi dari menu tersebut menunjukkan total kalori harian yang diasup adalah kurang dari 800 kkal per hari. Bandingkan kandungan kalori tersebut dengan rata-rata kebutuhan kalori orang Asia dewasa produktif yaitu 1500 kkal/hari untuk perempuan, atau 1800-2000 kkal/hari untuk laki-laki.

    Asupan kurang dari 800 kkal/hari dikenal juga sebagai very low calorie diet (VLCD) dalam dunia kesehatan. Diet VLCD biasanya diterapkan bagi penderita obesitas dengan indeks massa tubuh (IMT) >30 kg/m2 yang memerlukan penurunan berat badan secara cepat. Penerapan VLCD pada pasien harus dipantau oleh tenaga kesehatan yang kompeten dan menu yang diberikan harus mencakup kebutuhan mikronutrien harian. Penelitian menunjukkan VLCD aman bila diterapkan dalam jangka waktu singkat, yaitu tidak lebih dari dua belas minggu. Penerapan VLCD jangka panjang bisa memberikan dampak, seperti pembentukan batu empedu disamping defisiensi vitamin dan mikronutrien lain yang penting bagi kesehatan, sehingga dapat menimbulkan beberapa gejala berupa mulut kering, rambut rontok, sakit kepala, konstipasi, maupun diare.

    Pemantauan jangka panjang juga menunjukkan penerapan VLCD tidak dapat memberikan hasil weight maintenance yang lebih baik dibandingkan jenis diet konvensional lain dengan pemberian kalori lebih tinggi, seperti low calorie diet (LCD).

    Dalam Diet Mayo Clinic, dengan jelas dikatakan bahwa setelah dua minggu menjalani diet ketat, Anda perlu mengatur kebiasaan diet menjadi suatu pola makan yang lebih sehat serta dapat diterapkan seumur hidup.Hal tersebut merupakan perbedaan mendasar antara Diet Mayo dengan Diet Mayo Clinic. Setelah dua minggu mengikuti menu Diet Mayo, akan timbul pertanyaan “Apa yang harus saya lakukan untuk mempertahankan berat badan yang telah tercapai?” dan pertanyaan selanjutnya yakni: “Bagaimana bila berat badan yang ditargetkan belum tercapai, apakah harus melanjutkan Diet Mayo?” Ketika Sobat bingung dan akhirnya kembali ke pola makan sebelumnya, maka jarum timbangan Anda akan kembali bergeser ke arah kanan.

    Pemilihan makanan yang dianjurkan oleh Mayo Clinic juga bergantung pada sumber bahan makanan lokal Anda. Oleh karena Diet Mayo Clinic adalah produk negara Amerika, tentu saja menu-menu yang ditawarkan sesuai bahan makanan yang mudah diperoleh di Amerika. Bagaimana dengan penerapan Diet Mayo Clinic di Indonesia? Pola diet yang bertujuan untuk mencapai dan mempertahankan berat badan ideal untuk jangka panjang, sebenarnya telah lama digunakan sebagai terapi manajemen berat badan oleh para pakar kesehatan yang dikenal sebagai dokter spesialis gizi klinik.

    Sahabat ProSehat dapat berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter langganannya apabila ingin menerapkan cara diet sebagai gaya hidup yang lebih sehat. Lalu, jika Anda membutuhkan produk makanan atau camilan sehat lainnya, bisa dipesan dari www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    1. Weight loss Weight-loss basics [Internet]. Mayo Clinic. 2018 [cited 30 September 2018]. Available from: mayoclinic.org/healthy-lifestyle/weight-loss/basics/weightloss-basics/hlv-20049483
    2. How the Diet Plan Works | The Mayo Clinic Diet [Internet]. Mayo Clinic Diet. 2018 [cited 30 September 2018]. Available from: http://diet.mayoclinic.org/diet/how-it-works
    3. Weight Loss and Very Low-Calorie Diets [Internet]. WebMD. 2018 [cited 30 September 2018]. Available from: webmd.com/diet/low-calorie-diets#1
    4. Farapti F. ANALISIS KOMPOSISI MAKRONUTRIEN DIET MAYO PADA PROGRAM PENURUNAN BERAT BADAN. Simposium Nasional Kesehatan Masyarakat. surabaya; 2015. Available from: researchgate.net/publication/315712190_ANALISIS_KOMPOSISI_MAKRONUTRIEN_DIET_MAYO_PADA_PROGRAM_PENURUNAN_BERAT_BADAN
    5. Saris W. Very-Low-Calorie Diets and Sustained Weight Loss. Obesity Research. 2001;9(S11):295S-301S.
    Read More
WhatsApp Asisten Maya saja