Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800

Author Archive for: Zueldi

Zueldi

About Zueldi

Showing 91–100 of 548 results

  • Food combining adalah salah satu cara untuk dapat mengatur pola makan yang disesuaikan dengan kebutuhan tubuh, entah itu untuk pagi, siang, maupun malam hari. Tujuan dari diet ini untuk memberikan hasil baik bagi kesehatan, terutama untuk sistem pencernaan tubuh. Prinsipnya, karbohidrat tidak boleh dicampur dengan protein hewani ke dalam menu makanan karena dapat memperberat kerja […]

    Food Combining Sebagai Bagian Dari Diet Anda

    Food combining adalah salah satu cara untuk dapat mengatur pola makan yang disesuaikan dengan kebutuhan tubuh, entah itu untuk pagi, siang, maupun malam hari. Tujuan dari diet ini untuk memberikan hasil baik bagi kesehatan, terutama untuk sistem pencernaan tubuh. Prinsipnya, karbohidrat tidak boleh dicampur dengan protein hewani ke dalam menu makanan karena dapat memperberat kerja dari sistem pencernaan. Makanan yang mengandung pati dan protein yang tinggi sulit untuk dicerna jika dikonsumsi dalam jumlah yang sama-sama banyak.

    Asupan makanan pada food combining harus diatur dan mengikuti siklus alami tubuh. Hal yang paling menonjol dari food combining ini adalah anda tak diperbolehkan untuk mengonsumsi nasi, lauk-pauk, buah, dan sayuran sekaligus ke dalam 1 jam makan. Nah jika anda tertarik untuk mencoba metode food combining ini, anda dapat mengikuti cara-cara di bawah ini.

    Mengonsumsi Buah Sebelum  Makan

    Ada mitos yang menyebutkan jika makan buah sebelum makan makanan utama dapat menyebabkan sakit perut. Tubuh justru akan semakin lebih sehat dan sistem pencernaan menjadi lebih lancar saat anda rutin mengonsumsi buah-buahan sebelum makan. Buah dapat mudah dicerna saat masuk ke dalam pencernaan tanpa tercampurkan dengan makanan lainnya. Namun, saat anda mengonsumsi buah setelah makanan ataupun mengombinasikannya dengan makanan lain akan membuatnya sulit dicerna. Inilah yang membuat sistem pencernaan menjadi mudah terganggu.

    Baca Juga: 5 Jenis Olahraga yang Baik Untuk Jantung

    Segelas Air Lemon Setelah Bangun Tidur Untuk Memperlancar Pencernaan

    Agar dapat mencapai berat badan ideal yang sesuai dengan peraturan food combining, maka anda dapat mencoba mengonsumsi air lemon secara rutin setelah bangun tidur. Air lemon di pagi hari dapat membantu tubuh segar, bugar, dan sistem pencernaan menjadi lancar.

    Hindari Menggabungkan Protein Dan Karbohidrat Ke Dalam 1 Menu Makanan

    Orang-orang terkadang tidak sadar dengan menggabungkan protein dan karbohidrat ke dalam satu menu makanan. Akibatnya ini akan menyebabkan anda mengalami permasalahan pada pencernaan.  Perpaduan protein dan karbohidrat ternyata kurang tepat untuk dikonsumsi. Anda dapat menggantinya dengan perpaduan protein dan sayur atau karbohidrat dan sayur, ini membantu agar program diet anda menjadi lebih berhasil.

    Perhatikan Jarak Yang Tepat Ketika Mengonsumsi Makanan

    Perhatikan  jarak yang tepat di dalam food combining karena hal ini sangatlah penting. Peraturan dasar dari pola makan ini terdapat 3 yaitu makan berat 2 jam setelah mengonsumsi buah, makan protein 3 jam setelah karbohidrat, serta makan karbohidrat 4 jam setelah mengonsumsi protein.

    Hindari Makanan yang Diproses

    Buah dan sayuran segar menjadi hal yang penting dalam menu makanan sehari hari. Meskipun begitu anda tetap dapat makan makanan-makanan sumber karbohidrat dan protein. Hanya saja, sangat tidak disarankan untuk anda mengonsumsi makanan-makanan olahan yang bukan merupakan makanan alami, seperti makanan awetan, makanan kalengan, dan makanan yang mengandung food additives.

    Baca Juga: 10 Kegiatan Cegah Diabetes yang Bisa Dilakukan di Rumah

    Terkecuali yogurt dan tempe karena mengandung senyawa fitokimiawi yang semakin kaya setelah melalui proses pengolahan. Berbeda dengan beras putih yang sudah mengalami berbagai proses seperti proses pemucatan, penambahan essens, hingga proses pengasapan pengawetan. Sehingga sangat tidak disarankan untuk dikonsumsi. Paling baik dengan mengkonsumsi beras merah ataupun beras putih tumbuk.

    Nah itu tadi beberapa aturan yang diwajibkan ketika anda menjalani pola food combining untuk kesehatan tubuh anda. untuk keberhasilan dari food combiing ini, tentu saja anda diharuskan untuk mematuhi segala aturan yang ada dan tidak melakukan apa yang dilarang. Semoga informasi diatas dapat bermanfaat untuk anda.

    instal aplikasi prosehat

    Sumber:

    1. Kurnia RD. 7 food combining yang bikin dietmu berhasil, pernah coba?[Internet]. Available at: idntimes(dot)com/food/diet/riza-dian-kurnia/diet-food-combining/full. (1.12.18)
    2. Diet ala food combining. [Internet]. Available at: doktersehat(dot)com/diet-ala-food-combining/ (1.12.18)
    Read More
  • Sakit lambung atau yang dikenal sebagai penyakit asam lambung merupakan kondisi asam lambung meningkat dan menyebabkan perut terasa nyeri. Banyak orang yang berpendapat jika penderita asam lambung tidak dapat menjalani program diet karena khawatir dapat membuat kondisi asam lambung makin parah. Namun tenang saja, penderita asam lambung tetap dapat menjalani program diet yang aman bagi […]

    Adakah Diet Untuk Penderita Asam Lambung?

    Sakit lambung atau yang dikenal sebagai penyakit asam lambung merupakan kondisi asam lambung meningkat dan menyebabkan perut terasa nyeri. Banyak orang yang berpendapat jika penderita asam lambung tidak dapat menjalani program diet karena khawatir dapat membuat kondisi asam lambung makin parah. Namun tenang saja, penderita asam lambung tetap dapat menjalani program diet yang aman bagi kondisi mereka. Lalu apakah ada diet yang dapat dijalani penderita asam lambung?

    Bagi penderita asam lambung, tentunya dibutuhkan pengaturan pola diet yang harus dirancang dengan hati-hati sehingga tidak menyebabkan gangguan pada lambung yang lebih lanjut. Berikut adalah tips diet untuk penderita asam lambung yang meningkat di bawah ini yang dapat anda coba lakukan.

    cewek usia 20an, makan sehat

    Atur Pola Makan

    Mulailah dengan mengatur pola makan anda dengan mengurangi porsi makan anda, tapi jangan sampai melewatkan waktu makan. Hal ini karena kondisi perut kosong yang terlalu lama dapat menyebabkan meningkatkan produksi asam lambung dan malah akan menyebabkan munculnya permasalahan pada lambung. Meskipun anda makan dengan porsi yang lebih sedikit, tingkatkan frekuensi makan anda setiap harinya, setidaknya 5-6 kali dengan porsi yang kecil-kecil.

    Baca Juga: 6 Jenis Makanan Meredakan Asam Lambung

    Cara Pengolahan Makanan dengan Rebus, Kukus, Panggang, dan Tumis

    Makanan yang ingin diolah sebaiknya direbus, kukus, panggang atau ditumis. Hindari penggunaan santan dan gulai untuk makanan bagi penderita maag. Kemudian, carilah jenis makanan yang lunak dan mudah dicerna agar lambung tidak kesulitan dalam mengolah makanannya.

    Penuhi Konsumsi Air Putih

    Jangan lupakan untuk memenuhi kebutuhan air putih setiap harinya. Hal ini penting untuk menjaga agar tubuh tidak terdehidrasi. Setidaknya dalam sehari, konsumsi air putih minimal 2L setiap harinya. Air putih dapat memperlancar metabolism tubuh, sehingga baik dikonsumsi setiap harinya.

    Ketahui Makanan Apa Saja Yang Dilarang

    Sebagai penderita asam lambung, wajib bagi anda mengetahui apa saja yang dilarang agar tidak memperburuk kondisi asam lambung anda. HIndari konsumsi makanan-makanan pedas, asam, berlemak, atau yang dapat menimbulkan gas seperti sawi, brokoli, kol, selada, kentang, kembang kol, dan minuman bersoda. Hindari pula konsumsi makanan instan atau cepat saji dan makanan yang mengandung lemak tinggi atau gorengan.  Jangan lupa juga untuk membatasi konsumsi biskuit, coklat, kue, sirup, serta makanan/minuman manis lainnya.

    Waktu Pemberian Snack

    Hal yang harus Anda perhatikan adalah ketika menjalani diet ini adalah pemberian snack atau camilan ringan. Konsumsi snack dapat dilakukan antara jam-jam makanan besar. Camilan dapat dikonsumsi hingga 5 kali per hari agar dapat mencegah meningkatnya asam lambung.

    Olahraga Secara Teratur

    Jangan lupa untuk olahraga 3-5 kali dalam 1 minggu. Lakukan selama 30 menit dan 1 jam untuk setiap sesinya. Anda dapat memilih jenis-jenis olahraga yang dapat membantu mengecilkan perut seperti berenang, kardio, jogging, senam aerobik, ataupun bersepeda. Selain itu, cobalah untuk bergerak secara aktif di aktivitas sehari-hari misalnya naik turun tangga, berjalan kaki, hingga mengerjakan berbagai pekerjaan rumah.

    Baca Juga: Makanan Jenis Apa yang Bisa Dikonsumsi Setelah Muntah

    Istirahat Yang Cukup

    Beristirahat yang cukup serta kelola stres akan sangat membantu mengontrol kadar hormon yang ada di dalam tubuh.

    Nah, itu tadi tips diet yang dapat dilakukan bagi penderita asam lambung. Namun, jika sampai anda mengalami kesulitan dalam menjalani program diet yang sesuai, tidak ada salahnya bagi anda untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis sehingga anda dapat mendapatkan susunan pola diet serta olahraga yang tepat sesuai dengan kondisi anda. Semoga informasi diatas dapat membantu anda.

    instal aplikasi prosehat

    Referensi:

    1. Kementerian Kesehatan RI. Brosur diet lambung.2011. [Internet]. Available at: gizi.depkes.go.id/wp-content/uploads/2013/08/Brosur-Diet-Lambung.pdf (1.12.18)
    2. Harsono FH. Diet aman untuk orang yang sakit asam lambung. 2018.[Internet]. Available at: liputan6.com/health/read/3603592/diet-aman-untuk-orang-yang-sakit-asam-lambung (1.12.18)
    Read More
  • Diet vegan memang dikenal dengan berbagai macam kebaikan yang ditawarkannya, bahkan banyak orang yang akhirnya memutuskan untuk beralih menjadi vegetarian. Ada banyak alasan mengapa seseorang akhirnya memilih untuk menjadi vegetarian, mulai dari menghormati hak hewan serta lingkungan dan alasan kesehatan lainnya. Bahkan kini menjadi vegetrarian bukanlah hal yang aneh bahkan sudah lazim dilakukan. Anda bisa […]

    Siapkah Anda Menjadi Vegetarian Dengan Diet Vegan?

    Diet vegan memang dikenal dengan berbagai macam kebaikan yang ditawarkannya, bahkan banyak orang yang akhirnya memutuskan untuk beralih menjadi vegetarian. Ada banyak alasan mengapa seseorang akhirnya memilih untuk menjadi vegetarian, mulai dari menghormati hak hewan serta lingkungan dan alasan kesehatan lainnya. Bahkan kini menjadi vegetrarian bukanlah hal yang aneh bahkan sudah lazim dilakukan. Anda bisa melihat sendiri saat ini ada banyak restoran-restoran yang menyediakan menu khusus untuk pengikut vegetarian. bagi anda yang ingin menjadi seorang vegetarian, mungkin masih bingung untuk memulai pertama kalinya.

    Sebelum lanjut, tentunya anda harus lebih paham terlebih dahulu tentang diet vegan. Diet vegan merupakan diet dimana anda harus menghindari untuk konsumsi semua produk-produk hewani, bahkan termasuk makanan olahan dari hewan seperti keju, telur, susu, madu, gelatin, dan lainnya.

    Setelah memahami tentang diet vegan ini, anda perlu mempersiapkan diri untuk menjadi vegetarian. lalu apa saja yang perlu dipersiapkan? Berikut ini penjelasannya.

    Ingat Untuk Tetap Penuhi Kebutuhan Nutrisi

    Ketika anda memutuskan untuk menjadi vegetarian, maka anda tetap harus memenuhi kebutuhan nutrisi harian tubuh. Salah satunya yaitu protein, dan hal ini sangatlah penting. Valerie Rosser, pakar diet profesional menyatakan jika setiap makanan yang masuk ke dalam tubuh harus mengandung protein yang cukup. Protein ini membentuk senyawa asam amino yang bermanfaat bagi pertumbuhan serta perbaikan sel. The Institute of Medicine menjelaskan jika rekomendasi protein yang harus dikonsumsi adalah 0.8 gram setiap kg berat badan setiap harinya untuk orang dewasa. Anda bisa mencukupnya dengan mengonsumsi makanan nabati beprotein tinggi seperti tempe, kedelai, dan kacang-kacangan.

    Baca Juga: 10 Buah yang Membantu Proses Diet

    Rancang Menu Makan Sehari Hari

    Setelah anda benar-benar membulatkan tekad untuk menjalani program diet ini, maka hal lainnya yang harus anda persiapkan adalah membuat rencana makan. Ini sangat membantu sehingga anda menghindari konsumsi makanan non-vegan, baik sadar maupun tidak sadar. Anda bisa merancang menu makan anda mulai dari sarapan, camilan, dan makan malam. Usahakan agar anda tidak mengonsumsi makanan di luar dari yang sudah anda rancang. Kedisiplinan memang menjadi kunci utama keberhasilan dari program diet vegan.

    Lakukan Secara Bertahap

    Menjadi vegetarian memang bukanlah hal bisa dijalani dengan instan. Butuh waktu dan latihan sehingga anda bisa membiasakan diri. Anda bisa memulainya dengan menambakan produk-produk nabati yang lebih banyak ke dalam program diet anda. Kemudian, disaat yang bersamaan, kurangi makanan produk hewani dan makanan olahan.

     Jangan Lupakan Asupan Kalsium

    Sebuah penelitian merekomendasikan jika orang dewasa di usia 19-50 tahun setidaknya mendapatkan asupan kalsium minimal 1000 mg/hari. Namun, seorang vegetarian mengonsumsi kurang dari 1000 mg setiap harinya. Sehingga, jangan sampai lupakan asupan kalsium untuk tubuh. Anda bisa mengonsumsi makanan-makanan yang mengandung kalsium tinggi seperti bok choy, kacang kedelai, almond, tahu, dan lainnya. Makanan-makanan tersebut tak hanya kaya akan kalsium tapi juga vitamin serta gizi yang baik bagi tubuh.

    Baca Juga: 14 Makanan Sehat Setelah Olahraga

    Coba Bergabung Dengan Komunitas Vegan

    Memulai menjadi vegetarian juga bisa anda coba dengan bergabung bersama komunitas orang-orang yang menganut pola vegetarian pula. Sehingga akan membuat anda lebih termotivasi lagi dalam menjalani program diet yang dilakukan. Lingkungan sosial mempunyai peran yang cukup penting dalam menunjang aktivitas serta gaya hidup sehari hari. Anda juga bisa berbagai tips mudah dalam menjalani hidup sebagai vegetarian dengan anggota-anggota lainnya.

    instal aplikasi prosehat

    Sumber:

    1. Praisra H. 5 tips makan bagi vegetarian pemula. 2017. [Internet]. Available at: republika(dot)co(dot)id/berita/gaya-hidup/tips/17/11/17/ozj2vi328-5-tips-makan-bagi-vegetarian-pemula (1.12.18)
    2. 6 Hal yang harus diketahui sebelum menjadi vegetarian. 2014. [Internet]. Available at: vemale(dot)com/kesehatan/47319-6-hal-yang-harus-diketahui-sebelum-menjadi-vegetarian.html (1.12.18)

     

    Read More
  • Sistem pencernaan yang baik tentunya juga akan membuat anda menjadi lebih nyaman. Hal ini rasanya menjadi keinginan bagi setiap orang. Jika sampai pencernaan lancar, tentu saja ini akan membantu mempertahankan kondisi kesehatan anda. Tubuh dapat menyerap nutrisi yang terkandung dalam makanan yang dikonsumsi dengan baik sehingga segala kebutuhan nutrisi dapat terpenuhi. Jika sistem pencernaan tidak […]

    Makanan Sehat Pencernaan Lancar

    Sistem pencernaan yang baik tentunya juga akan membuat anda menjadi lebih nyaman. Hal ini rasanya menjadi keinginan bagi setiap orang. Jika sampai pencernaan lancar, tentu saja ini akan membantu mempertahankan kondisi kesehatan anda. Tubuh dapat menyerap nutrisi yang terkandung dalam makanan yang dikonsumsi dengan baik sehingga segala kebutuhan nutrisi dapat terpenuhi.

    Jika sistem pencernaan tidak lancar, maka akan sangat menganggu dan dapat menyebabkan berbagai masalah seperti kesulitan buang air besar. Agar sistem pencernaan lancar, tak perlu mengonsumsi obat-obatan. Anda dapat mengonsumsi makanan-makanan sehat di bawah ini untuk membuat pencernaan menjadi lancar.

    Buah Apel

    Salah satu buah yang disarankan untuk dikonsumsi agar pencernaan lancar dan sehat adalah buah apel. Buah ini banyak sekali dijumpai, baik di pasar, toko buah, maupun supermarket. Manfaat apel tak hanya dapat ditemukan pada daging buah saja, tapi bagian kulitnya banyak  mengandung serat alami yang sangat baik bagi pencernaan. Pada buah apel yang berukuran sedang, terdapat serat alami yang mencapai 3,3 gram. Anda dapat mengonsumsi buah apel sebagai menu sehari hari untuk memperlancar sistem pencernaan.

    Baca Juga: Cegah Penyakit Hepatitis dengan Vaksin Hepatitis Sekarang

    Buah Alpukat

    Buah alpukat memiliki kandungan lemak tunggal yang tidak hanya bermanfaat bagi program diet, tapi juga kandungan seratnya sangat bagus untuk memperlancar sistem pencernaan. Jika anda mengalami kesulitan buang air besar, cobalah untuk mengonsumsi 1 buah alpukat dan tunggu hingga 1-2 jam. Setelah itu anda dapat merasakan buang air besar dapat menjadi lebih lancar.

    Buah Pir Dan Kiwi

    2 buah ini dapat membantu membuat pencernaan menjadi lancar dan terhindar dari masalah konstipasi. Tahukah Sobat, 1 buah pir yang berukuran kecil saja dapat mengandung 4,4 gram serat alami. Begitu pula buah kiwi, kandungan seratnya yang tinggi serta rendah gula membuatnya sangat aman dikonsumsi bagi kesehatan perut. Konsumsi satu buah kiwi saja, anda sudah mendapatkan 5 gr serat alami serta vitamin C yang 2 kali lebih banyak dari kebutuhan harian.

    Buah Jeruk

    Buah jeruk tak hanya mengandung vitamin C yang sangat baik bagi kesehatan tubuh, tapi  juga mengandung sekitar 4 gram serat alami dan 86 kalori. Kandungan gizi ini menjadikannya sebagai buah yang sangat baik untuk melancarkan buang air besar karena kandungan seratnya yang tinggi.

    Sayuran Hijau

    Selain buah, sayuran hijau juga dapat membantu melancarkan kerja sistem pencernaan. Misalnya saja sayur bayam, kandungan serat yang tinggi pada bayam membantu mengurangi resiko kesulitan buang air besar. 1 cangkir sayur bayam mengandung setidaknya 4 gram serat. Kemudian, bayam juga menjadi sumber magnesium yang cukup baik. Selain sayur bayam, sayuran lainnya yang direkomendasikan adalah brokoli. ½ cangkir sayur brokoli memiliki kandungan 2,8 gram serat. Anda dapat menyajikan sayuran ini sebagai menu makanan sehari-hari maupun camilan.

    Biji-bijian Utuh

    Misalnya saja seperti roti atau sereal yang terbuat dari biji-bijian utuh atau beras merah. Jenis makanan ini mengandung serat yang tinggi, rendah lemak, dan karbohidrat kompleks. Makanan ini sangat cocok dimakan agar pencernaan Anda lancar.

    Baca Juga: 8 Penyakit yang Sering Menyerang Anak

    Kacang-Kacangan

    Kandungan serat yang tinggi dalam kacang-kacangan juga membantu untuk menyehatkan dan melancarkan sistem pencernaan. Dalam 1 cangkir kacang-kacangan terdaat 10 gram serat yang terdiri atas serat larut dan tak larut yang sangat mendukung agar gerakan usus menjadi lancar. Anda dapat memilih jenis kacang merah, dapat dimasak ataupun ditambahkan dalam salad atau sup. Selain itu kacang almond juga dapat anda jadikan pilihan. Dalam 28 gram almond mengandung 3,5 gram serat alami yang sangat baik untuk pencernaan.

    Nah itu tadi 7 makanan sehat yang dapat membantu anda melancarkan sistem pencernaan. Selalu konsumsi makan-makanan sehat diatas agar membantu kerja sistem pencernaan dan terhindar dari resiko sulit buang air besar. Semoga informasi diatas dapat bermanfaat untuk anda.

    instal aplikasi prosehat

    Sumber:

    1. IDN Times. Selain papaya, 8 buah ini dapat melancarkan BABmu lho. 2018. [Internet]. Available at: idntimes(dot)com/food/dining-guide/safiramaharani/8-buah-ini-bantu-lancarkan-bab-1/full (1.12.18)
    2. Hadijah S. Susah BAB?Konsumsi 8 makanan ini agar pencernaan lancar. 2018. [Internet]. Available at: cermati(dot)com/artikel/susah-bab-konsumsi-8-makanan-ini-agar-pencernaan-lebih-lancar (1.12.18)
    Read More
  • Kebiasaan yang baik tentu dapat mencegah banyak penyakit, termasuk dalam kesehatan gigi seperti penyakit gigi dan gusi berlubang, radang gusi dan banyak lainnya. Menyikat gigi dua kali sehari, membersihkan gigi setiap hari, makan dengan benar dan pemeriksaan gigi rutin adalah langkah – langkah penting dalam mecegah masalah gigi. Mendidik diri sendiri tentang masalah gigi dan […]

    Penyakit Gigi & Gusi yang Sering Terjadi dan Penanganannya

    Kebiasaan yang baik tentu dapat mencegah banyak penyakit, termasuk dalam kesehatan gigi seperti penyakit gigi dan gusi berlubang, radang gusi dan banyak lainnya. Menyikat gigi dua kali sehari, membersihkan gigi setiap hari, makan dengan benar dan pemeriksaan gigi rutin adalah langkah – langkah penting dalam mecegah masalah gigi. Mendidik diri sendiri tentang masalah gigi dan gusi yang sering terjadi juga dapat membantu dalam mencegah.

    Berikut adalah beberapa daftar masalah gigi dan gusi yang sering terjadi :

    Bau mulut, atau disebut juga halitosis bisa menjadi hal yang memalukan untuk Anda. Menurut penelitian, sekitar 85% orang dengan bau mulut memiliki kondisi gigi yang perlu disalahkan. Penyakit gusi, gigi berlubang, kanker mulut, mulut kering dan bakteri pada lidah adalah beberapa masalah gigi dapat menyebabkan bau mulut. Menggunakan obat kumur untuk menutupi bau mulut ketika Anda memiliki masalah mulut hanya akan menutupi bau dan tidak menyembuhkannya. Jika Anda memiliki bau mulut, kunjungi dokter gigi Anda untuk menyingkirkan semua masalah tersebut.

    Baca Juga: 8 Penyakit yang Sering Menyerang Anak

    Kerusakan gigi, atau dikenal dengan gigi berlubang merupakan penyakit gigi yang paling sering terjadi. Kondisi ini terjadi ketika lapisan plak, yang merupakan zat lengket yang terbentuk pada gigi, bergabung dengan gula atau pati dari makanan yang Anda makan, sehingga menghasilkan kondisi asam yang menyerang email gigi. Anda dapat mengalami kondisi ini pada usia berapapun, tidak hanya untuk anak – anak. Seiring bertambahnya usia, Anda dapat mengembangkan gigi berlubang saat email gigi mulai terkikis. Mulut kering karena usia atau obat – obatan juga dapat menyebabkan gigi berlubang. Cara terbaik untuk mencegah kerusakan gigi adalah dengan menyikat gigi dua kali sehari, membersihkan gigi tiap hari dan melakukan pemeriksaan gigi rutin. Makan makanan sehat dan menghindari minuman bersoda juga merupakan cara untuk mencegah terbentuknya gigi berlubang. Dokter gigi Anda akan merekomendasikan perawatan lebih lanjut untuk membantu mengurangi risiko.

    Penyakit gusi atau disebut juga penyakit periodontal adalah infeksi pada gusi yang mengelilingi gigi. Ini juga merupakan salah satu penyebab utama kehilangan gigi pada orang dewasa. Setiap orang berisiko terkena penyakit gusi, tapi biasanya hal ini terjadi pada usia 30 tahun. Merokok adalah salah satu faktor risiko yang paling signifikan. Diabetes dan mulut kering juga meningkatkan risiko ini. Gejala yang terjadi meliputi bau mulut, gusi merah, bengkak, lunak atau berdarah, gigi sensitif dan rasa sakit pada saat mengunyah. Dua tahap yang dapat terjadi pada penyakit ini adalah ginggivitis dan periodontitis. Pemeriksaan gigi secara teratur bersama dengan menyikat setidaknya dua kali sehari dan mengkumur mulut setiap hari memegang peran penting dalam mencegah penyakit gusi ini. Anda disarankan untuk mengunjungi dokter gigi Anda jika memiliki gejala – gejala diatas, sehingga dapat mencegah komplikasi lebih lanjut seperti kehilangan gigi.

    Gigi sensitif adalah masalah umum yang mempengaruhi jutaan orang. Pada dasarnya, gigi sensitif melibatkan rasa sakit atau tidak nyaman pada gigi Anda dari permen, udara dingin, minuman panas maupun dingin, atau es krim. Beberapa orang dengan gigi sensitif bahkan mengalami rasa tidak nyaman dari menyikat gigi dan berkumur. Berita baiknya adalah gigi sensitif dapat dirawat. Gigi sensitif juga dapat menjadi tanda gigi retak atau abses gigi, yang perlu dirawat oleh dokter gigi Anda untuk mencegah kehilangan gigi atau infeksi pada tulang rahang Anda. Jika Anda tiba – tiba memiliki gigi sensitif, buatlah janji untuk bertemu dengan dokter gigi untuk melihat apakah ada sumber yang perlu dirawat.

    Baca Juga: 10 Pertanyaan Seputar Leukemia

    Kanker mulut merupakan penyakit serius dan mematikan yang telah diderita oleh jutaan orang. Penelitian menyebutkan bahwa penyakit ini menyebabkan setidaknya seseorang meninggal dalam tiap jam akibat kanker mulut, tapi seringkali penyakit ini dapat sembuhkan jika didiagnosis dan diobati pada tahap awal. Hal ini paling sering terjadi pada orang diatas usia 40 tahun. Faktor risiko terbesar adalah merokok dan minum alkohol. Virus HPV yang ditularkan melalu hubungan seksual juga menjadi salah satu faktor risiko. Gejala kanker mulut juga atau tenggorokan termasuk luka, benjolan atau daerah kasar di sekitar mulut Anda. Anda juga mungkin dapat merasakan perubahan pada saat mengunyah atau menggerakkan lidah atau rahang Anda. Kunjungan ke dokter gigi secara teratur dapat membantu mendiagnosis kanker mulut sejak dini.

    Itulah beberapa penyakit gigi dan gusi yang umum terjadi. Mengetahui gejala tentu dapat mencegah penyakit berkembang menjadi lebih buruk. Lalu, untuk informasi kesehatan lainnya, bisa diperoleh melalui www.prosehat.com atau install aplikasi di google play atau app store. Atau jika Anda membutuhkan produk kesehatan, dapat menghubungi (Maya) Asisten Kesehatan ProSehat, Telp/SMS/WhatsApp : 0811-18-16-800 sekarang juga.

    Penulis: dr. Andre C Cundawan

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    1. What Are the Most Common Dental Problems – verywellhealth.com/top-common-dental-problems-1059461 ,diakses pada tanggal 18-2-2019
    2. What 10 Common Mouth Issues Really Look Like – mouthhealthy.org/en/what-dental-issues-look-like ,diakses pada tanggal 18-2-2019
    3. Types of Gum Disease – perio.org/consumer/types-gum-disease.html ,diakses pada tanggal 18-2-2019
    4. Gum disease – nhs.uk/conditions/gum-disease/ ,diakses pada tanggal 18-2-2019
    5. Gum Disease : Symptoms and Treatment – webmd.com/oral-health/features/gums-problems-gingivitis#1 ,diakses pada tanggal 18-2-2019
    Read More
  • Pada keadaan Gagal Ginjal Kronis stadium lanjutan (stadium 4 – 5), yaitu dengan kerusakan ginjal sebesar 85-90%, maka ginjal tidak lagi dapat melakukan fungsi seutuhnya. Fungsi yang paling penting adalah menyaring “sampah” didalam tubuh dan mengeluarkannya dalam bentuk urin. Fungsi ginjal yang menurun menyebablam “sampah” akan tetap menumpuk didalam tubuh yang ditandai dengan meningkatnya kadar […]

    Hemodialisa vs CAPD

    Pada keadaan Gagal Ginjal Kronis stadium lanjutan (stadium 4 – 5), yaitu dengan kerusakan ginjal sebesar 85-90%, maka ginjal tidak lagi dapat melakukan fungsi seutuhnya. Fungsi yang paling penting adalah menyaring “sampah” didalam tubuh dan mengeluarkannya dalam bentuk urin. Fungsi ginjal yang menurun menyebablam “sampah” akan tetap menumpuk didalam tubuh yang ditandai dengan meningkatnya kadar ureum dan kreatinin dalam darah. Akibatnya sangat fatal dan dapat menyebabkan penurunan kesadaran. Pencegahan yang dapat dilakukan agar tidak terjadi komplikasi yang lebih lanjut adalah tindakan khusus yaitu hemodialisa (cuci darah dengan menggunakan alat diluar tubuh) dan CAPD (Continous Ambulantory Peritoneal Dialysis).

    Hemodialisa

    Hemodialisa adalah cara mencuci darah dengan menggunakan mesin khusus yang berfungsi untuk menyaring darah dan mengeluarkan “sampah” dari tubuh. Mesin hemodialisa ini menggantikan fungsi ginjal dalam menyaring darah. Setelah bersih, maka darah akan dikembalikan kembali kedalam tubuh pasien. Hemodialisa dilakukan untuk pasien Gagal Ginjal Akut (sebagai tindakan sementara, karena pada gagal ginjal akut fungsi ginjal masih dapat kembali normal seperti sedia kala) dan Gagal Ginjal Kronik.

    Baca Juga: 8 Makanan Ini Bisa Picu Resiko Darah Tinggi

    Tujuan dilakukannya hemodialisa:

    • Membuang produk mrtabolisme tubuh atau “sampah” tubuh di dalam darah seperti ureum, kreatinin dan asam urat
    • Membuang kelebihan air didalam tubuh akibat kerusakan ginjal, maka air akan menumpuk didalam tubuh yang ditandai dengan pembengkakan pada tubuh pasien.
    • Memperbaiki kesehatan pasien (mengurangi gejala sesak napas dan bengkak akibat penumpukan cairan, mengurangi efek ureum dan kreatinin tinggi didalam darah seperti mual, muntah, pusing serta bahkan penurunan kesadaran).
    • Membantu menyeimbangkan kadar elektrolit didalam darah (terutama natrium, kalium).

    Lalu, siapa sajakah pasien gagal ginjal yang membutuhkan hemodialisa? Berikut ini pasien yang membutuhkan terapi hemodialisa:

    1. Pasien gagal ginjal akut ataupun kronis dengan gangguan keseimbangan elekrolit (kalium darah meningkat, asidosis atau asam di dalam darah meningkat, pasien dengan peningkatan kadar ureum darah yaitu >200mg, kadar kreatinin darah meningkat >6 mEq/L)
    2. Pasien dengan gejala mual, muntah berlebih, serta penumpukan cairan berlebih di dalam tubuh sehingga menimbulkan gejala sesak napas serta nyeri dada akibat penumpukkan cairan di dalam jantung dan paru-paru, pembengkakan pada tungkai dan perut.
    3. Pasien gagal ginjal akut akibat keracunan obat (intoksikasi obat).
    4. Urin yang keluar sedikit atau tidak ada sama sekali dalam sehari.
    5. Pasien dengan penurunan kesadaran akibat keracunan ureum dalam darah (perlu dilakukan hemodialisis emergensi).

    Baca Juga: 8 Makanan Penurun Darah Tinggi

    Prosedur Tindakan Hemodialisa

    1. Dokter akan membuat sambungan antara pembuluh darah arteri dan pembuluh darah vena dengan menggunakan metode Fistula, Graft atau Kateter.

    Fistula (cimino), merupakan saluran yang menghubungkan arteri dan vena. Cimino lebih sering dipakai karena lebih aman dan penyembuhan luka akibat pembuatan cimino lebih cepat membaik.

    Graft atau cangkok, dengan cara menyambungkan arteri dan vena dengan alat atau selang khusus yang lentur. Cangkok ini digunakan bagi pasien dengan pembuluh darah yang kecil.

    Kateter, dengan menyambungkan kateter plastik steril ke dalam vena yang lebih besar (vena leher atau lipat paha), biasanya tehnik ini dilakukan bagi pasien yang membutuhkan cuci darah segera atau dalam keadaan darurat.

    1. Dua Jarum dihubungkan antara mesin dengan sambungan di lengan pasien.
    2. Dengan perlahan, darah pasien keluar menuju mesin hemodialisa dan kemudian dibersihkan dari “sampah” layaknya seperti fungsi ginjal.
    3. Darah yang sudah bersih kembali dimasukkan dari mesin hemodialisa menuju sambungan yang berada di lengan pasien.
    4. Selama proses hemodialisa berlangsung, pasien dapat dalam posisi tidur atau duduk.

    Cuci darah atau hemodialisa ini menghabiskan waktu kurang lebih 4 jam per sesi. Pasien dapat mengulangi cuci darah kembali sebanyak 2-3 sesi dalam 1 minggu. Efek samping yang mungkin timbul setelah hemodialisa seperti gatal, keram pada otot, tekanan darah menurun, dan nyeri pada tempat suntikan.

    CAPD (Continous Ambulantory Peritoneal Dialysis) atau cuci darah di rumah.

    CAPD merupakan tehnik cuci darah tanpa menggunakan mesin sehingga dapat dilakukan di rumah. Cuci darah melalui rongga perut dilakukan dengan menggunakan selaput rongga perut, karena selaput rongga perut dianggap kaya akan pembuluh darah kecil yang dapat berfungsi menyaring darah selayaknya fungsi ginjal. Metode ini dianggap lebih mudah karena pasien tidak perlu bolak balik ke rumah sakit untuk melakukan cuci darah. Selain itu, keuntungan lainnya yaitu, tidak menganggu aktifitas sehari-hari pasien. namun, masih harus diperlukan kontrol rutin untuk penggantian kateter. Kateter bagian luar dapat diganti setiap 6 bulan sekali, sedangkan kateter bagian dalam diganti setiap 6-8 tahun.

    Metode CAPD:

    1. Pasien akan menjalankan operasi kecil dengan membuat sayatan di pusar sebagai jalan masuk selang. Selang di bagian dalam perut akan ditinggl secara permanen didalam rongga perut yang berfungsi untuk memasukkan cairan dialisat (yang mengandung gula tinggi yang berfungsi menarik zat limbah dan kelebihan cairan di dalam darah sehingga ditarik ke dalam rongga perut), dan selang bagian luar sebagai sarana untuk memasukan cairan ke dalam selang di dalam rongga perut.

    Selang CAPD bagian luar

    1. Setelah cairan dimasukkan dan telah menarik “sampah” didalam perut, maka cairan akan kembali dikeluarkan dengan menggunakan kantong khusus untuk dibuang.
    2. Kemudian ganti cairan dialisat (cairan pencuci) dengan menggunakan air steril.

    Metode cuci darah ini dapat dilakukan di rumah, biasanya pasien melakukannya setiap sebelum tidur atau sedang tidur. Pasien dapat melakukan cuci darah sendiri di rumah dalam waktu 30-45 menit selama 3-4 kali dalam sehari.

    Baca Juga: Hepatitis B, Risiko, Gejala dan Pengobatan

    Efek samping berupa penurunan asupan nutrisi pada pasien mungkin akan timbul pada pasien dengan usia lanjut karena efek kembung atau penuh saat tindakan memasukkan cairan dialisat ke dalam perut sehingga pasien tidak napsu makan. Namun, bagi sebagian besar pasien mengatakan lebih nyaman cuci darah dengan menggunakan metode CAPD.

    Nah, jika Anda membutuhkan produk kesehatan maupun informasi kesehatan penting lainnya, bisa diperoleh dari www.prosehat.com atau install aplikasinya di google play atau app store. Atau hubungi (Maya) Asisten Kesehatan ProSehat, Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800. Salam sehat.

    Ditulis Oleh: dr. Jesica Chintia Dewi

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    1. Khatri, M. (2018). When Do I Need Dialysis?. [online] WebMD. Available at: https://www.webmd.com/a-to-z-guides/kidney-dialysis [Accessed 22 Feb. 2019].
    2. National Kidney Foundation. (2017). Hemodialysis. [online] Available at: https://www.kidney.org/atoz/content/hemodialysis [Accessed 22 Feb. 2019].
    3. Sudoyo, A., Setiyohadi, B., Alwi, I., Simandibrata, M. and setiati, S. (n.d.). Buku Ajar Ilmu Penyakit dalam. 5th ed. Jakarta: PAPDI, pp.1050-1058.
    4. Williams, R. (2017). Kidney Dialysis Overview. [online] WebMD. Available at: https://www.webmd.com/a-to-z-guides/living-day-day-kidney-dialysis#1 [Accessed 22 Feb. 2019].
    5. Yulianti, M., Suhardjono, S., Kresnawan, T. and Harimurti, K. (2017). Faktor-faktor yang Berkorelasi dengan Status Nutrisi pada Pasien Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis (CAPD). Jurnal Penyakit Dalam Indonesia, [online] 2(1), p.2. Available at: http://jurnalpenyakitdalam.ui.ac.id/index.php/jpdi/article/viewFile/59/56 [Accessed 22 Feb. 2019].
    Read More
  • Apakah Anda pernah mendengar tentang Impacted Wisdom Teeth? Wisdom Teeth atau yang biasa kita kenal dengan gigi bungsu merupakan gigi molar ketiga yang berada di bagian paling belakang mulut Anda. Gigi – gigi ini biasanya tumbuh selama akhir masa remaja atau saat beranjak dewasa. Jika gigi bungsu ini tersangkut di bawah gusi atau tidak memiliki […]

    Apa Itu Impacted Wisdom Teeth?

    Apakah Anda pernah mendengar tentang Impacted Wisdom Teeth? Wisdom Teeth atau yang biasa kita kenal dengan gigi bungsu merupakan gigi molar ketiga yang berada di bagian paling belakang mulut Anda. Gigi – gigi ini biasanya tumbuh selama akhir masa remaja atau saat beranjak dewasa. Jika gigi bungsu ini tersangkut di bawah gusi atau tidak memiliki ruang cukup untuk menembus gusi, akan dianggap “berdampak” dan dapat menyebabkan berbagai permasalahan seperti kerusakan gigi dan masalah gigi lainnya.

    Tidak semua orang sadar memiliki Impacted Wisdom Teeth karena terkadang gejalanya tidak jelas, tapi pada sebagian lainnya, gejala bahkan dapat mengganggu aktivitas. Gigi bungsu yang terimpaksi dapat menembus gusi, dan dapat terlihat di bawah gusi, sehingga biasa disebut gigi bungsu impaksi sebagian. Gigi bungsu yang terimpaksi sebagian ini dapat menyebabkan makanan terperangkap dan membuat Anda susah untuk membersihkan gigi. Jika gigi yang terimpaksi tidak menembus gusi, hal ini dikenal sebagai gigi bungsu yang terkena impaksi penuh. Bagi sebagian orang, gigi yang terimpaksi dapat menyebabkan rasa nyeri dan infeksi, sehingga menimbulkan gejala – gejala berikut :

    • Rasa sakit atau bengkak di sekitar rahang
    • Gusi merah, bengkak atau berdarah
    • Bau mulut
    • Rasa tidak nyaman di mulut
    • Kesulitan dalam membuka mulut

    Baca Juga: Penyakit Mulut Akibat Diabetes

    Apa yang menyebabkan gigi bungsu Anda terimpaksi? Penyebab umumnya adalah karena rahang Anda tidak memiliki cukup ruang untuk gigi tumbuh. Terkadang, gigi dapat tumbuh dengan sudut yang salah, sehingga menyebabkan impaksi. Anda juga memiliki faktor risiko terkena impaksi  jika berusia antara 17 hingga 25 tahun serta memiliki struktur rahang yang kecil. Tidak ada cara untuk mencegah impaksi gigi, tapi menjaga kebersihan gigi dapat menghindari Anda dari masalah tambahan lainnya seperti infeksi.1,2

    Jika Anda merasakan gejala diatas, maka kemungkinan besar Anda terkena dampak dari Impacted Wisdom Teeth. Segera konsultasikan dengan dokter gigi terdekat. Dokter gigi akan memeriksakan gigi Anda melalui foto X-ray sederhana dari mulut. Foto X-Ray ini dapat menunjukkan apakah gigi bungsu Anda terimpaksi atau mungkin tulang lainnya yang mengalami gangguan. Jika gigi Anda memang terimpaksi, konsultasikan lebih lanjut mengenai manfaat dan risiko dari pembedahan.

    Jika gigi bungsu terimpaksi Anda menyebabkan gejala atau masalah gigi lainnya, maka dokter gigi Anda akan menyarankan untuk mengeluarkannya. Pembedahan untuk mengangkat gigi bungsu biasanya merupakan prosedur yang biasa dilakukan. Dalam prosedur pencabutan gigi palsu ini, dokter gigi Anda akan menggunakan obat bius untuk dengan fungsi mematikan rasa nyeri di mulut, menenangkan dan menghambat rasa sakit atau bahkan dapat menidurkan sehingga Anda tidak merasakan apa – apa selama operasi.

    Selama prosedur, dokter gigi Anda akan memotong gusi dan mengambil tulang yang bermasalah sebelum mencabut gigi, kemudian ditutup kembali dengan jahitan dan dibungkus dengan menggunakan kain kasa. Seluruh operasi ini biasanya berlangsung selama 30 hingga 60 menit. Jika gigi bungsu Anda terimpaksi penuh dan terkubur jauh di dalam tulang rahang Anda maka mungkin hal ini dapat mempersulit dokter gigi untuk mengangkat gigi.

    Setelah operasi, Anda dapat kembali beraktivitas seperti biasa dalam beberapa hari dan mungkin diperlukan waktu selama 6 minggu agar mulut dapat benar – benar sembuh. Anda mungkin tidak dapat membuka mulut secara normal dalam waktu 1 minggu pertama, sehingga disarankan mengonsumsi makanan lunak terlebih dahulu. Setelah operasi, Anda mungkin akan merasakan nyeri, perdarahan, dan bengkak pada bekas operasi. Dokter gigi Anda akan memberikan terapi sesuai dengan gejala seperti memberikan obat anti nyeri dan mengompres dingin gusi yang bengkak.

    Baca Juga: Pertanyaan Seputar HIV dan Aids

    Apakah Impacted Wisdom Teeth memang harus diangkat? Masih terjadi perdebatan apakah gigi bungsu terimpaksi yang tidak bergejala perlu dicabut atau tidak. Sebagian dokter gigi beranggapan sebaiknya gigi bungsu yang terimpaksi tetap dicabut meskipun tidak bergejala untuk menghindari masalah dikemudian hari. Jika Anda dan dokter gigi memutuskan untuk tidak mengangkat gigi bungsu yang terimpaksi, maka gigi Anda harus dimonitor secara berkala untuk memastikan tidak ada masalah gigi lainnya. Tetap kunjungi dokter gigi Anda meskipun sudah menggosok gigi Anda setiap hari.

    Untuk informasi kesehatan lainnya, bisa diperoleh melalui www.prosehat.com atau install aplikasi di google play atau app store. Atau jika Anda membutuhkan produk kesehatan, dapat menghubungi (Maya) Asisten Kesehatan ProSehat, Telp/SMS/WhatsApp : 0811-18-16-800 sekarang juga.

    Penulis: dr. Andre C Cundawan

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    1. What You Should Know About an Impacted Wisdom Tooth – https://www.healthline.com/health/impacted-wisdom-tooth#other-options ,diakses pada tanggal 18-2-2019
    2. Wisdom Teeth Removal: What Adults Should Expect – https://www.webmd.com/oral-health/wisdom-teeth-adult#1 ,diakses pada tanggal 18-2-2019
    3. Impacted Wisdom Teeth : Oral Surgery and Extraction – https://www.livescience.com/34755-impacted-wisdom-teeth-removal-oral-surgery.html ,diakses pada tanggal 18-2-2019
    4. Removal of Impacted Wisdom Teeth – https://www.baoms.org.uk/patients/procedures/23/removal_of_impacted_wisdom_teeth ,diakses pada tanggal 18-2-2019
    5. Impacted Wisdom Teeth – https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/wisdom-teeth/symptoms-causes/syc-20373808 ,diakses pada tanggal 18-2-2019
    Read More
  • Ginjal merupakan organ penting bagi tubuh kita yang berada pada rongga perut, bentuknya seperti sepasang kacang merah, letaknya dipunggung bawah dibawah tulang rusuk. Ginjal mempunyai fungsi yang sangat penting bagi tubuh, antara lain : Ginjal menyaring darah dan membuang “sampah” tubuh (makanan, obat-obatan dan bahan kimia lainnya). Menghasilkan hormon serta enzim yang dapat mengendalikan tekanan […]

    Apa Bedanya Gagal Ginjal Akut dan Kronis?

    Ginjal merupakan organ penting bagi tubuh kita yang berada pada rongga perut, bentuknya seperti sepasang kacang merah, letaknya dipunggung bawah dibawah tulang rusuk. Ginjal mempunyai fungsi yang sangat penting bagi tubuh, antara lain :

    • Ginjal menyaring darah dan membuang “sampah” tubuh (makanan, obat-obatan dan bahan kimia lainnya).
    • Menghasilkan hormon serta enzim yang dapat mengendalikan tekanan darah (renin)
    • Penyeimbang elektrolit dalam tubuh (Natrium, Kalium, Potasium)
    • Penyeimbang kadar air didalam tubuh, bila berlebih ginjal akan membuang cairan dalam bentuk urin.
    • Memproduksi hormon eritropoetin yang menghasilkan sel darah merah.
    • Menjaga tulang tetap kuat (menghasilkan senyawa aktif Vitamin D).

    Setiap hari ginjal menyaring 120-150  liter darah dan menghasilkan 1-2 liter urin. Ginjal mempunyai penyaring yang disebut nefron. Nefron terdiri dari glomerolus dan tubulus. Glomerolus menyaring cairan dan limbah untuk dikeluarkan serta mencegah keluarnya sel darah dan molekul besar keluar dari ginjal misalnya protein. Selanjutnya melewati tubulus, didalam tubulus mineral yang masih dianggap penting akan diserap kembali kedalam tubuh.

    Baca Juga: Asam Urat? Coba Diet Rendah Purin

    Mengingat fungsi ginjal yang sangat penting, bila terjadi kerusakan atau masalah pada ginjal akan berefek pada seluruh tubuh dan tidak menutup kemungkinan akan mempengaruhi organ kerja lainnya. Gagal ginjal dibagi menjadi dua yaitu Akut dan Kronis, yang membedakan adalah waktu terjadinya, kemungkinan ginjal untuk normal kembali serta pengobatannya.

    Perbedaan Gagal Ginjal Akut dan Kronis

    Gagal Ginjal Akut

    Merupakan kondisi fungsi ginjal mengalami perubahan dalam waktu singkat yaitu beberapa jam sampai beberapa minggu, gangguan ini bersifat reversible atau dapat kembali normal apabila ditanggani dengan cepat dan baik. Gagal ginjal akut biasanya disebabkan oleh berkurangnya aliran darah ke ginjal misalnya pada kondisi kekurangan cairan (dehidrasi) pada diare atau pada pasien luka bakar, kekurangan volume darah misalnya pada pasien perdarahan, pasien dalam keadaan penyakit infeksi pada ginjal, obat-obatan misalnya penggunaan obat antinyeri yang berlebihan, dan penumpukan zat kimia yang berlebih di dalam tubuh (misalnya, logam berbahaya atau alkohol). Selain itu, gagal ginjal akut juga dapat disebabkan karena tersumbatnya urin yang akan keluar misalnya karena batu ginjal, batu di kandung kemih, dan pembesaran prostat pada pria.

    Faktor Risiko terjadinya gagal ginjal akut:

    • Pasien dengan penyakit diabetes, darah tinggi, penyakit hati dan obesitas sehingga menyebabkan komplikasi ke ginjal.
    • Berusia 65 tahun atau lebih.
    • Menjalani perawatan di ruang ICU (pemberian elektrolit yang tidak sesuai, efek samping obat atau antibiotik yang sedang digunakan atau efek samping dari infeksi yang sedang diderita).

    Gejala gagal ginjal akut:

    1. Produksi urin berkurang. Pasien mengeluh nyeri saat buang air kecil (bila penyebabnya batu saluran kemih).
    2. Mual dan muntah
    3. Bau nafas tidak sedap (bau amonia)
    4. Tekanan darah meningkat.
    5. Penumpukan cairan dalam tubuh (kaki bengkak, perut buncit karena terisi air)
    6. Pasien akan mengeluh nyeri pada pinggang belakang.
    7. Tremor dan kejang (karena terjadi ketidakseimbangan elektrolit)
    8. Penurunan kesadaran

    Pemeriksaan:

    • Test darah (kandungan kreatinin dan ureum dalam darah)
    • Tes urin dan pengukuran jumlah volume urin yang keluar.
    • USG abdomen atau CT Scan untuk melihat penyebab terjadinya gagal ginjal akut (apabila dicurigai adanya batu saluran kemih)

    Baca Juga: Perlu Makan Apa supaya Tekanan Darah Jadi Normal?

    Pengobatan:

    1. Menghentikan obat-obatan yang menyebabkan gagal ginjal akut.
    2. Obati infeksi yang menjadi penyebab utama gagal ginjal.
    3. Beri asupan cairan secukupnya untuk mencegah dehidrasi yang dapat memperparah gagal ginjal akut.

    Gagal Ginjal Kronis

    Adalah gangguan fungsi ginjal yang menetap selama lebih dari 3 bulan atau menahun. Berdasarkan data dari Renal Registry KEMENKES RI tahun 2013, jumlah penyakit gagal ginjal kronis di indonesia sebanyak 0,2% dari total penduduk indonesia. 8000 penderita disebabkan karena komplikasi diabetes dan 4000 pasien dari komplikasi hipertensi (darah tinggi).

    Faktor Risiko gagal ginjal kronis:

    • Diabetes
    • Hipertensi
    • Obesitas
    • Sumbatan pada saluran kencing (batu ginjal, batu kandung kemih)
    • Infeksi pada ginjal (Glomerulonefritis)
    • Penyakit ginjal lain (nefritis lupus, ginjal polikistik, nefropati urat akibat penyakit asam urat)

    Gejala gagal ginjal kronis:

    1. Mual dan muntah sampai kehilangan napsu makan
    2. Kulit gatal akibat peningkatan urea dan kreatinin
    3. Rasa ingin buang air kecil lebih sering namun volume urin yang dikeluarkan semakin sedikit
    4. Terdapat darah didalam urin.
    5. Nyeri dada dan sesak napas (akibat penumpukan air di dalam paru-paru)
    6. Penumpukan air di dalam tubuh (tungkai kaki dan perut)
    7. Penurunan berat badan.
    8. Tekanan darah meningkat dan sulit untuk dikendalikan

    Pemeriksaan:

    • Test darah (mengetahui kadar “sampah” dalam darah dari jumlah peningkatan ureum dan kreatinin darah)
    • Test urine (test volume urin yang dapat keluar, serta jumlah protein dan darah yang keluar dari urin)
    • USG abdomen ginjal, CT Scan serta MRI untuk melihat struktur, ukuran ginjal serta penyebab lain yang menyebabkan gagal ginjal misalnya batu atau pembesaran prostat.
    • Biopsi Ginjal (dengan mengambil sedikit jaringan ginjal, untuk mengetahui penyebab kerusakan ginjal).

    Penentuan stadium dari gagal ginjal kronis diukur dari Laju Filtrasi Glomerolus (dari hasil laboratorium darah). Stadium ini yang menentukan pengobatan yang dapat diambil, komplikasi serta angka harapan hidup pasien.

    Stadium Gagal Ginjal Kronis

    Pengobatan:

    Pada dasarnya pengobatan gagal ginjal kronis sesuai dengan stadium yang didertita oleh pasien. Pada dasarnya, penyakit gagal ginjal kronis tidak dapat diobati. Namun, perawatan ditujukan untuk mengurangi gejala serta menghambat pasien menuju komplikasi yang lebih serius. Terapi yang diberikan pada pasien :

    1. Pemberian obat sesuai dengan penyebab gagal ginjal. Misalnya, gagal ginjal akibat hipertensi maka dokter akan memberikan obat-obat anti hipertensi (mislanya, ACE inhibitor dan ARB). Bila gagal ginjal disebabkan karena nefropati diabetikum atau karena diabetes maka akan diberikan obat-obatan penurun gula darah.
    2. Suplement penambah darah dan zat besi untuk mengatasi anemia pada pasien.
    3. Obat-obatan Diuretik, yang bertujuan untuk mengurangi gejala bengkak pada tungkai, penumpukan cairan di perut atau paru-paru.
    4. Obat kortikosteroid, berfungsi untuk meredakan peradangan pada pasien gagal ginjal yang disebabkan oleh infeksi pada ginjal (glomerulonefritis).

    Baca Juga: Hipertensi? Stop 7 Makanan Berikut

    Pada pasien dengan tingkat Gagal Ginjal Kronis stadium akhir, kemungkinan diperlukan terapi tambahan seperti :

    1. Dialisis atau cuci darah

    Bertujuan untuk mengurangi “sampah” didalam tubuh yang berlebih, yang ditandai dengan meningkatnya jumlah ureum dan kreatinin dalam darah. Dialisis biasanya dilakukan dengna mesin cuci darah, sedangkan CAPD (Continous Ambulatory Peritoneal Dialysis) adalah cuci darah yang dilakukan didalam rongga perut pasien dengan menggunakan cairan dialisis yang berfungsi menyerap “sampah” didalam tubuh penderita.

    1. Transplantasi Ginjal

    Apabila pasien merasa lelah dengan tindakan cuci darah yang perlu dilakukan seumur hidup, maka pasien dapat melakukan cangkok ginjal dengan ginjal pendonor yang lebih sehat. Namun, diperlukan pemeriksaan kecocokan ginjal pendonor dengna penerima serta pasien penerima donor ginjal harus mengkonsumsi obat imunosupresan untuk menghoindari risiko alergi atau penolakan organ.

    Pada intinya, kita harus menyayangi ginjal kita dengan melakukan beberapa hal yang dapat menjaga kesehatan ginjal, antara lain:

    1. tidak menular yaitu obesitas, diabetes dan hipertensi yang menjadi salah satu penyebab terjadinya gagal ginjal. Kita dapat menjaga berat badan dengan cara olahraga teratur, mengurangi makanan berlemak.
    2. Minum air putih minimal 8 gelas per hari atau 2 liter.
    3. Jangan merokok.
    4. Hindari penggunaan obat anti nyeri secara berlebihan dan tanpa resep dokter.
    5. Menjaga berat badan tubuh, dengan menjaga berat badan maka akan mencegah kita dari penyakirt Periksa tekanan darah, gula darah dan berat badan secara teratur.

    Nah, jika Anda membutuhkan produk kesehatan maupun informasi kesehatan penting lainnya, bisa diperoleh dari www.prosehat.com atau install aplikasinya di google play atau app store. Atau hubungi (Maya) Asisten Kesehatan ProSehat, Telp/SMS/WhatsApp : 0811-18-16-800. Salam sehat!

    Ditulis Oleh: dr. Jesica Chintia Dewi

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    1. org. (n.d.). Acute kidney injury. [online] Available at: http://www.kidneyfund.org/kidney-disease/kidney-problems/acute-kidney-injury.html [Accessed 22 Feb. 2019].
    2. Lidya, A. and Nugroho, P. (n.d.). [online] Available at: https://www.persi.or.id/images/2018/data/aida_lydia.pdf [Accessed 22 Feb. 2019].
    3. Luyckx, V., Tonelli, M. and Stanifer, J. (2017). The global burden of kidney disease and the sustainable development goals. [online] Bulletin of the World Health Organization. Available at: https://www.who.int/bulletin/volumes/96/6/17-206441/en/ [Accessed 22 Feb. 2019].
    4. Situasi Penyakit Ginjal Kronis. (2017). INFODATIN Pusat data dan Informasi kementrian Kesehatan RI.
    5. Sudoyo, A., Setiyohadi, B., Alwi, I., Simandibrata, M. and Setiati, S. (n.d.). Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. 5th ed. Jakarta: PAPDI, pp.1035-1049.

     

    Read More
  • Appendisitis adalah peradangan pada usus buntu yang dapat terjadi cepat (akut) maupun lambat (kronis). Appendisitis adalah penyebab umum dari nyeri perut yang membutuhkan pembedahan dan dapat terjadi kapan saja. Penyakit ini paling sering terjadi antara usia 10 hingga 30 tahun dan  lebih sering terjadi pada pria dari pada wanita. Jika penyakit ini tidak diobati, appendisitis […]

    Radang Usus Buntu, Kenali Tandanya!

    Appendisitis adalah peradangan pada usus buntu yang dapat terjadi cepat (akut) maupun lambat (kronis). Appendisitis adalah penyebab umum dari nyeri perut yang membutuhkan pembedahan dan dapat terjadi kapan saja. Penyakit ini paling sering terjadi antara usia 10 hingga 30 tahun dan  lebih sering terjadi pada pria dari pada wanita. Jika penyakit ini tidak diobati, appendisitis dapat menyebabkan usus buntu Sobat pecah dan menyebabkan infeksi menyebar ke dalam rongga perut. Akibatnya, terjadi peradangan serius pada jaringan peritoneum (lapisan yang melapisi perut) yang disebut peritonitis yang dapat berakibat fatal jika tidak segera diobati.

    Appendisitis terjadi ketika usus buntu Sobat tersumbat oleh tinja, benda asing maupun kanker. Penyumbatan ini juga dapat terjadi karena infeksi, sehingga usus buntu membengkak sebagai respons terhadap infeksi tersebut.

    Baca Juga: 8 Penyakit Anak yang Sering Menyerang

    Gejala – gejala yang dapat dilihat pada usus buntu adalah:

    • Nyeri seperti ditekan di dekat pusar atau perut bagian atas yang menjadi tajam saat bergerak ke perut kanan bawah. Ini biasanya merupakan tanda yang pertama kali muncul.
    • Kehilangan selera makan
    • Mual dan atau muntah segera setelah nyeri perut dimulai
    • Pembengkakan pada bagian perut
    • Demam hingga 99-102 derajat Fahrenheit
    • Tidak mampu membuang gas perut

    Jika gejala ini dibiarkan tidak diobati, gejala usus buntu lainnya dapat muncul, seperti:

    • Nyeri tumpul atau tajam di perut bagian atas atau bawah, punggung, ataupun dubur
    • Nyeri saat buang air kecil atau kesulitan buang air kecil
    • Muntah yang didahului oleh sakit perut
    • Kram parah
    • Sembelit atau diare dengan gas

    Baca Juga: Bagaimana Cara Mencegah Radang Paru

    Jika Sobat memiliki salah satu gejala yang disebutkan di atas, segera cari bantuan medis karena diagnosis dan perawatan yang tepat waktu merupakan hal yang penting. Sobat dapat menghindari penggunaan obat penghilang rasa sakit, antasida, pencahar, atau bantalan pemanas yang dapat menyebabkan usus buntu lebih cepat pecah.

    Diagnosis appendisitis terkadang sulit dilakukan karena gejalanya sering mirip dengan penyakit lain, terutama penyakit masalah kantung empedu, infeksi kandung kemih atau saluran kemih, penyakit Chron, gastritis, infeksi usus, dan masalah ovarium.

    Pemeriksaan berikut dapat dilakukan untuk membantu menegakkan diagnosis:

    • Pemeriksaan perut untuk mendeteksi peradangan
    • Tes urin untuk menyingkirkan infeki saluran kemih
    • Uji rektal
    • Tes darah untuk melihat adanya infeksi
    • CT scan dan / atau USG

    Appendisitis diobati dengan menggunakan pembedahan untuk mengangkat usus buntu, yang merupakan standar dari pengobatan penyakit. Jika dokter mencurigai appendisitis,maka dokter akan memberikan rekomendasi dengan membuang usus buntu untuk mencegah pecahnya usus buntu. Jika usus buntu telah membentuk abses, ada 2 cara yang dapat dilakukan, yaitu mengeringkan abses nanah dan cairan, dan membuang usus buntu yang radang. Namun, ada beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa pengobatan appendisitis akut dengan antibiotik dapat menghilangkan kebutuhan untuk operasi pada kasus – kasus tertentu.

    Prosedur operasi usus buntu disebut appendiktomi. Sebelum prosedur ini dilakukan, antibiotika diberikan untuk melawan kemungkinan peritonitis. Biasanya digunakan anestesi umum, dan usus buntu diangkat melalui sayatan 4 inci atau dengan menggunakan laparaskopi. Jika perut Sobat sudah menderita peritonitis, maka bagian dalam perut akan diirigasi untuk menghilangkan nanah dan cairan infeksi.

    Setelah 12 jam setelah operasi, Sobat sudah bisa bangun dan bergerak. Sobat dapat melakukan aktivitas normal dalam 2 hingga 3 minggu. Jika operasi dilakukan dengan menggunakan laparaskopi (alat seperti teloskop tipis untuk melihat bagian dalam perut), sayatan yang digunakan lebih kecil dan pemulihan tentunya lebih cepat.

    Baca Juga: 9 Gejala Flu dan Pencegahannya

    Bila setelah operasi, sobat mengalami muntah tidak terkontrol, peningkatan rasa nyeri di perut, pusing / perasaan pingsan, adanya darah dalam muntah atau urin, rasa sakit dan kemerahan yang meningkat pada sayatan operasi, demam, dan nanah di luka, segera hubungi dokter Sobat.

    Appendisitis tidak dapat dicegah. Namun, appendisitis lebih jarang terjadi pada orang yang makan makanan dengan kadar serat yang tinggi, seperti buah-buahan dan sayuran. Nah, untuk informasi kesehatan lainnya, bisa diperoleh melalui www.prosehat.com atau install aplikasi di google play atau app store. Atau jika Anda membutuhkan produk kesehatan, dapat menghubungi (Maya) Asisten Kesehatan ProSehat, Telp/SMS/WhatsApp : 0811-18-16-800 sekarang juga.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    1. Appendicitis – https://www.webmd.com/digestive-disorders/digestive-diseases-appendicitis#1, diakses pada tanggal 16-1-2019
    2. Everything You Need to Know About Appendicitis – https://www.healthline.com/health/appendicitis , diakses pada tanggal 16-1-2019
    3. Appendicitis – https://www.nhs.uk/conditions/appendicitis/ ,diakses pada tanggal 16-1-2019
    4. Acute (Early) Appendicitis – https://www.eapsa.org/parents/conditions/a-e/acute-(early)-appendicitis/ , diakses pada tanggal 16-1-2019
    5. Appendicitis – https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/appendicitis/symptoms-causes/syc-20369543 ,diakses pada tanggal 16-1-2019
    Read More
  • Hemoroid atau biasa disebut wasir adalah pembengkakan pembuluh darah dari di anus dan rektum bagian bawah Sobat. Wasir memiliki sejumlah penyebab meskipun seringkali tidak diketahui. Salah satu penyebabnya seperti terlalu kuat mengejan saat buang air besar atau peningkatan tekanan pada pembuluh darah selama kehamilan. Wasir dapat terletak di dalam rektum (wasir internal) atau dapat juga […]

    A-Z Tentang Wasir (Hemoroid)

    Hemoroid atau biasa disebut wasir adalah pembengkakan pembuluh darah dari di anus dan rektum bagian bawah Sobat. Wasir memiliki sejumlah penyebab meskipun seringkali tidak diketahui. Salah satu penyebabnya seperti terlalu kuat mengejan saat buang air besar atau peningkatan tekanan pada pembuluh darah selama kehamilan. Wasir dapat terletak di dalam rektum (wasir internal) atau dapat juga berkembang di bawah kulit sekitar lubang anus (wasir eksternal).

    Wasir sangat umum terjadi. Hampir 3 dari 4 orang dewasa dapat menderita wasir dari waktu ke waktu. Terkadang penyakit ini tidak menyebabkan gejala tapi di lain waktu dapat menyebabkan gatal, rasa tidak nyaman dan berdarah. Terkadang dapat terbentuk gumpalan pada wasir (wasit thrombosed). Hal ini tidak berbahaya tapi menimbulkan rasa nyeri hebat dan kadang-kadang perlu ditusuk dan dikeringkan.

    Gejala – gejala yang dapat terjadi pada hemoroid seperti:

    • Pendarahan tanpa rasa sakit selama buang air besar. Sobat mungkin melihat sejumlah kecil darah berwarna merah cerah saat buang air besar
    • Gatal atau iritasi di sekitar daerah anus
    • Rasa sakit atau tidak nyaman
    • Bengkak di sekitar anus
    • Benjolan di dekat anus, yang mungkin dapat sensitif dan menyakitkan.

    Baca Juga: 9 Tips Mengusir Perut Kembung

    Gejala dari hemoroid juga biasanya tergantung pada lokasi. Pada wasir internal, pembengkakan terjadi di dalam dubur. Sobat biasanya tidak dapat melihat atau merasakan wasir ini, dan jarang menyebabkan rasa tidak nyaman. Tetapi saat mengejan atau iritasi saat buang air besar dapat merusak permukaan wasir dan menyebabkan perdarahan. Terkadang mengejan dapat mendorong wasir internal melalui lubang anus. Hal ini disebut sebagai wasir yang menonjol atau prolapse dan dapat menyebabkan rasa sakit dan iritasi.

    Pada wasir eksternal, pembengkakan terjadi di bagian bawah kulit di sekiter anus. Ketika teriritasi, wasir dapat menyebabkan rasa gatal yang luar biasa dan berdarah.

    Wasir thrombosis menyebabkan darah terkumpul dalam wasir eksternal dan membentuk gumpalan yang dapat menyebabkan rasa sakit yang parah, pembengkakan, peradangan dan benjolan keras di dekat anus.

    Baca Juga: Hindari 7 Makanan Jika Sering Terjadi Kembung Pada Anak

    Penyebab dari wasir adalah pembengkakan pada pembuluh darah di sekitar anus yang cenderung meregang di bawah tekanan. Penyebab peningkatan tekanan sebagai berikut:

    • Mengejan saat buang air besar
    • Duduk dalam waktu yang lama di toilet
    • Diare yang terjadi dalam waktu lama atau sembelit
    • Kegemukan
    • Kehamilan
    • Hubungan seks melalui anus
    • Diet rendah serat

    Wasir sering terjadi karena penuaan yang menyebabkan jaringan yang mendukung pembuluh darah di dubur dan anus Sobat melemah dan meregang.

    Jika wasir tidak diobati, dapat menyebabkan anemia karena perdarahan melalui wasir, sehingga darah di dalam tidak mencukupi untuk membawa oksigen di dalam tubuh.

    Cara terbaik untuk mencegah wasir adalah dengan menjaga tinja tetap lunak sehingga mudah dikeluarkan. Pencegahan wasir dapat dilakukan dengan:

    • Makan makanan tinggi serat. Makan makanan jenis buah, sayur dan biji – bijian lebih banyak. Hal ini dapat membantu melunakkan tinja dan menambah beratnya, sehingga mempermudah saat buang air besar. Tambahkan menu serat di dalam makanan Sobat secara perlahan untuk menghindari masalah terbentuknya gas di dalam perut.
    • Minum banyak cairan. Minumlah 6 hingga 8 gelas air dan cairan lainnya (bukan alkohol) setiap hari untuk membantu menjaga tinja tetap lembut.
    • Pertimbangkan suplemen serat. Kebanyakan orang tidak mendapatkan asupan serat yang cukup yaitu 25 gram sehari untuk wanita dan 38 gram sehari untuk pria dalam makanan mereka. Jika Sobat mengonsumsi asupan serat, pastikan Sobat meminum setidaknya 8 gelas air atau cairan lain setiap harinya. Jika tidak, suplemen tersebut dapat menyebabkan konstipasi atau malah memperburuk konstipasi.
    • Hindari mengejan. Mengejan atau saat Sobat mengeluarkan tinja dapat menciptakan tekanan yang lebih besar pada pembuluh darah di rektum bawah.
    • Buang air besar saat Sobat merasakan dorongan. Jika Sobat menunggu terlalu lama saat buang air besar, tinja dapat berubah menjadi kering dan lebih sulit untuk dilewati.
    • Tetap aktif dapat membantu mencegah sembelit dan mengurangi tekanan pada vena yang dapat terjadi ketika berdiri ataupun duduk dalam waktu lama. Olahraga juga dapat membantu Sobat menurunkan berat badan berlebih yang mungkin dapat berkontribusi terhadap wasir.
    • Hindari duduk dalam waktu lama. Duduk dalam waktu yang lama, terutama di toilet dapat meningkatkan tekanan pada pembuluh darah di anus.1,3

    Jika Sobat memiliki gejala-gejala hemoroid, carilah tenaga medis untuk membantu. Namun mencegah tentu lebih baik daripada mengobati. Untuk informasi kesehatan lainnya, bisa diperoleh melalui www.prosehat.com atau install aplikasi di google play atau app store. Atau jika Anda membutuhkan produk kesehatan, dapat menghubungi (Maya) Asisten Kesehatan ProSehat, Telp/SMS/WhatsApp : 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    1. Hemorrhoids – mayoclinic.org/diseases-conditions/hemorrhoids/symptoms-causes/syc-20360268 , diakses pada 16-1-2019
    2. Hemorroids 101: Causes, Symptomps, Treatment, and Prevention – everydayhealth.com/hemorrhoids/guide/ ,diakses pada 16-1-2019
    3. What Are Hemorroids? – webmd.com/digestive-disorders/understanding-hemorrhoids-basics#1 , diakses pada tanggal 16-1-2019
    4. Hemorroids and what to do about them – health.harvard.edu/diseases-and-conditions/hemorrhoids_and_what_to_do_about_them ,diakses pada tanggal 16-1-2019
    5. What IS Constipation? – webmd.com/digestive-disorders/digestive-diseases-constipation#1 ,diakses pada tanggal 16-1-2019
    Read More
WhatsApp Asisten Maya saja