Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Author Archive for: irfan.seo@tanyadok.com

Irfan

About Irfan

Showing 81–90 of 423 results

  • Tuberkulosis atau yang biasa disebut TBC ternyata memiliki berbagai perbedaan. Walaupun ada juga kesamaannya, Sahabat Sehat harus bisa membedakan antara TBC dan Covid-19. Agar Sahabat Sehat dapat segera aware terhadap penyakit yang diderita TBC Tuberculosis merupakan penyakit paru-paru yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis. TBC merupakan salah satu penyakit yang  sangat mengancam keselamatan jiwa, sama […]

    Mari Kenali Perbedaan TBC dan Covid-19

    Tuberkulosis atau yang biasa disebut TBC ternyata memiliki berbagai perbedaan. Walaupun ada juga kesamaannya, Sahabat Sehat harus bisa membedakan antara TBC dan Covid-19. Agar Sahabat Sehat dapat segera aware terhadap penyakit yang diderita

    perbedaan tbc dan covid-19

    TBC

    Tuberculosis merupakan penyakit paru-paru yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis. TBC merupakan salah satu penyakit yang  sangat mengancam keselamatan jiwa, sama seperti Covid-19.

    Baca Juga: Bagaimana Penderita TBC Menghadapi Covid-19 dan Bolehkah Divaksin?

    Menurut WHO, setiap detiknya paling tidak ada satu orang yang treinfeksi TBC di dunia. Indonesia sendiri telah menempati urutan atau peringkat kedua sebagai negara dengan kasus penyakit TBC terbanyak setelah India.

    TBC bahkan menjadi infeksi penyebab kematian nomor satu di Indonesia. Namun sayangnya, masih banyak yang tidak menyadari atau bahkan tidak tahu tentang penyakit TBC.

    Kebanyakan, orang biasanya tidak menyadari saat mengalami gejala penyakit TBC dan bingung membedakannya dengan penyakit lain, karena memang tidak mudah untuk mengenalinya. Padahal sebenarnya, gejala penyakit TBC dimulai secara bertahap dan berkembang dalam jangka waktu beberapa minggu hingga berbulan-bulan.

    Gejala TBC

    Biasanya pasien sering mengalami satu atau dua gejala ringan yang membuat tidak bisa mengenali gejala penyakit apa tersebut.

    Mengidentifikasi gejala penyakit TBC sendiri bisa membantu seseorang mencegah komplikasi seperti infeksi PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronik) pada organ tubuh lainnya. Berikut gejala penyakit TBC:

    – Batuk terus-menerus

    Batuk sendiri merupakan gejala umum dari penyakit TBC. Apabila Sahabat Sehat batuk yang terus menerus dan menyakitkan selama lebih dari dua minggu, sebaiknya segera periksa ke dokter.

    – Batuk darah

    Selain batuk yang tidak juga kunjung sembuh, penderita TBC biasanya juga mengalami batuk darah. Oleh karena itu waspadalah ketika ada noda darah ketika batuk.

    – Penurunan berat badan

    Penderita TBC juga biasanya mengalami penurunan berat badan. Hal tersebut menunjukkan bahwa adanya bakteri TB yang berkembang di dalam tubuh penderita penyakit TBC.

    – Demam

    Biasanya setiap penderita infeksi TBC disertai dengan demam.

    – Lemah

    Sahabat Sehat harus tahu, biasanya penyakit TBC bisa membuat tubuh menjadi cepat merasa lemah.

    – Rasa sakit di paru-paru

    TBC sendiri merupakan penyakit yang menginfeksi paru-paru. Jika Sahabat Sehat merasakan nyeri tajam di paru-paru dan merasa kesakitan ketika menghembuskan udara, maka bisa dipastikan memiliki infeksi paru-paru yang parah.

    – Infeksi yang tidak kunjung sembuh

    Selain membuat infeksi paru-paru, TBC juga dapat menginfeksi setiap bagian tubuh seperti perut, hati, bahkan otak. Jika Sahabat Sehat memiliki infeksi di daerah tersebut lebih dari 3 minggu, sebaiknya periksakanlah hal tersebut ke dokter.

    Baca Juga: Pelayanan TBC Selama Masa Pandemi Covid-19

    – Menggigil di malam hari

    Jika Sahabat Sehat menggigil di malam hari padahal udara sedang tidak dingin atau bisa dibilang normal, hal ini bisa juga menjadi tanda TBC. Sebab, infeksi dari bakteri TBC ini biasanya akan menyebabkan menggigil di malam hari.

    – Kelelahan

    Gejala yang lain adalah Sahabat Sehat akan mudah sekali lelah karena daya tahan tubuh mulai melemah saat menderita penyakit TBC.

    – Urine kemerahan

    Sahabat Sehat bisa mengamati urine yang berubah warna (kemerahan) atau urine keruh. hal ini juga merupakan gejala yang muncul pada tahap selanjutnya.

    Covid-19

    Berbeda dari pneumonia, Covid-19 muncul akibat adanya virus corona jenis SARS-CoV-2 yang belum pernah ditemukan sebelumnya.

    Virus ini dapat menyebabkan pneumonia. Maka dari itu, biasanya penderita yang terinfeksi lebih sering dilaporkan menderita batuk, demam, dan juga kesulitan bernapas.

    Baca Juga: Kiat Penderita Asma Menghadapi Covid-19

    Dalam kasus serius, penderita Covid-19 bisa menyebabkan terjadinya kegagalan organ. Bahkan, penderita Covid-19 yang meninggal, hal tersebut dikarenakan mereka memiliki kondisi kesehatan yang buruk.

    Kemudian, terkait proses pemulihannya. Setiap orang yang menderita Covid-19 memiliki sistem kekebalan tubuh, yang nantinya akan berpengaruh terhadap proses pemulihan Covid-19.

    Gejala Covid-19

    – Batuk terus-menerus

    – Demam tinggi

    – Kehilangan indera perasa dan penciuman

    – Sakit kepala

    – Kelelahan

    – Sakit tenggorokan

    – Nyeri otot yang tidak biasa

    – Diare

    – Sesak dada

    – Sakit perut

    Persamaan TBC dan Covid-19

    Persamaan TBC dan Covid-19 adalah dapat menular melalui droplet atau percikan ludah dan saluran pernapasan. Penularannya pun bisa berasal dari orang-orang yang memang tidak memiliki gejala (asimptomatik).

    Namun, Covid-19 juga bisa masuk ke dalam tubuh melalui kontak pada permukaan, seperti pada mata, hidung, dan mulut, jika sebelumnya virus terdapat di permukaan tubuh.

    Terkait pengendalian infeksi penyakitnya, TBC dan Covid-19 dapat dikendalikan lewat tindakan administratif termasuk triase pasien berdasarkan gejala pernapasan serta menyarankan pasien atau penderita untuk menggunakan masker.

    Baca Juga: Tepat dan Efektifkah  Masker Berlapis untuk Menangkal Covid-19?

    Selain menggunakan masker, tindakan lingkungan atau penerapan perilaku hidup bersih dan sehat bisa mempercepat pemulihan masing-masing penyakit tersebut. Seperti memberikan ventilasi dengan aliran udara yang baik.

    Nah, kini Sahabat Sehat sudah mengetahui perbedaan dan persamaan dari penyakit TBC dan Covid-19. Sahabat Sehat bisa memeriksakan apabila sudah mulai ada gejala yang sudah disebutkan di atas.

    Namun, di masa pandemi Covid-19 seperti ini, guna mengecek kepastian, Sahabat Sehat bisa langsung melakukan tes swab atau sebagainya guna mengecek kesehatan pada Sahabat Sehat masing-masing.

    Produk Terkait: Tes Covid-19

    Untuk TBC Sahabat bisa mencegahnya dengan vaksinasi BCG di Prosehat yang menyediakan layanan vaksinasi ke rumah. Layanan ini mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Ansori, A., 2021. Wajib Tahu Beda Penularan TBC dengan COVID-19. [online] liputan6.com. Available at: <https://www.liputan6.com/health/read/4331285/wajib-tahu-beda-penularan-tbc-dengan-covid-19> [Accessed 5 April 2021].
    2. merdeka.com. 2021. Pahami Perbedaan TBC dengan Covid-19 di Tengah Pandemi | merdeka.com. [online] Available at: <https://www.merdeka.com/sehat/pahami-perbedaan-tbc-dengan-covid-19-di-tengah-pandemi.html> [Accessed 5 April 2021].
    3. liputan6.com. 2021. 10 Gejala Penyakit TBC dan Cara Pengobatannya, Kenali Sejak Dini Sebelum Terlambat. [online] Available at: <https://www.liputan6.com/health/read/3874937/10-gejala-penyakit-tbc-dan-cara-pengobatannya-kenali-sejak-dini-sebelum-terlambat> [Accessed 5 April 2021].
    4. Media, K., 2021. 15 Gejala Covid-19 yang Perlu Diwaspadai Halaman 2 – Kompas.com. [online] KOMPAS.com. Available at: <https://www.kompas.com/tren/read/2021/01/26/133000565/-15-gejala-covid-19-yang-perlu-diwaspadai?page=2> [Accessed 5 April 2021].
    Read More
  • Di masa pandemi Covid-19, banyak orang yang kesulitan dalam membedakan antara penyakit Covid-19 dengan penyakit lainnya. Salah satunya adalah dengan penyakit pneumonia. Pneumonia sendiri merupakan peradangan jaringan paru-paru yang biasanya disebabkan oleh bakteri, virus, atau jamur. Baca Juga: Yuk, Kenali Bahaya Pneumonia dan Pencegahannya Lebih Lanjut Banyak orang yang sulit membedakan penyakit Covid-19 dengan Pneumonia […]

    Yang Perlu Sahabat Ketahui Mengenai Perbedaan Pneumonia dan Covid-19

    Di masa pandemi Covid-19, banyak orang yang kesulitan dalam membedakan antara penyakit Covid-19 dengan penyakit lainnya. Salah satunya adalah dengan penyakit pneumonia. Pneumonia sendiri merupakan peradangan jaringan paru-paru yang biasanya disebabkan oleh bakteri, virus, atau jamur.

    perbedaan pneumonia dan covid-19

    Baca Juga: Yuk, Kenali Bahaya Pneumonia dan Pencegahannya Lebih Lanjut

    Banyak orang yang sulit membedakan penyakit Covid-19 dengan Pneumonia karena kedua penyakit tersebut memiliki gejala yang hampir serupa. Bahkan, pneumonia sama seperti Covid-19 bisa bersifat dan menyebabkan kematian.

    Namun bukan berarti kedua penyakit tersebut tidak memiliki perbedaan. Berikut perbedaan antara Pneumonia dan Covid-19.

    Pneumonia

    Penyakit peradangan jaringan paru-paru mengakibatkan kantung udara di ujung pernapasan di paru-paru terisi oleh cairan. Pneumonia berisiko pada orang yang biasanya memiliki sistem kekebalan atau imunitasnya rendah. Bisa menyerang usia berapa pun, mulai dari bayi, orang tua, perokok, peminum berat dan lainnya.

    Menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI), pneumonia atau radang paru-paru menjadi penyebab kematian pada balita dan juga anak tersebesar di Indonesia.

    Sedangkan, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mencatat pneumonia menyumbang  14 sampai 16% dari total kematian anak yang ada di Indonesia.

    Pneumonia dapat memiliki derajat berat maupun ringan. Hal tersebut dipengaruhi oleh jenis kuman penyebab infeksi, usia, dan kondisi kesehatan penderita dari penyakit pneumonia itu sendiri.

    Dalam kasus pneumonia ringan, biasanya penderita hanya memerlukan waktu beberapa hari atau satu minggu untuk bisa kembali sehat.

    Namun, jika dalam kasus yang parah, pneumonia bisa memerlukan waktu sampai dengan enam bulan, agar penderita pulih atau sehat kembali. Bahkan bisa juga menyebabkan kematian.

    Pada seseorang dengan kesehatan yang buruk atau dengan sistem kekebalan yang lemah, Pneumonia yang tidak diobati dapat menyebabkan kadar oksigen turun sehingga jaringan tubuh akan berpengaruh.

    Penyakit pneumonia ini juga bisa menular lewat percikan cairan pernapasan saat penderita batuk, bersin, ataupun bernapas.

    Gejala Pneumonia

    Gejala dari pneumonia biasanya mirip dengan influenza sehingga penderita bisa merasakan gejala yang umum terjadi, seperti:

    – Demam atau suhu tinggi

    – Menggigil

    – Batuk

    – Kehilangan nafsu makan

    – Merasa sakit di sisi dada

    – Jantung berdebar

    – Tidak selera makan

    – Batuk berdarah

    – Sakit kepala

    – Kelelahan

    – Badan terasa nyeri

    – Nyeri sendi dan otot

    – Linglung atau merasa bingung, terutama biasanya terjadi pada orang lansia

    Penyakit pneumonia bisa diketahui lewat pemeriksaan kesehatan oleh dokter. Dokter pada umumnya akan melakukan pemeriksaan fisik, kemudian merekomendasikan rontgen dada, tes dahak, atau juga melakukan tes darah.

    Produk Terkait: Jual Vaksinasi Pneumonia Dewasa

    Apabila memang bisa mengancam jiwa, penyakit ini seharusnya bisa segera ditangani atau diobati. Penderita juga perlu minum banyak air putih dan banyak istirahat selama atau dalam proses pemulihan.

    Covid-19

    Berbeda dari pneumonia, Covid-19 muncul akibat adanya virus corona yang bernama SARS-CoV-2 yang belum pernah ditemukan sebelumnya, di mana pun. Virus ini juga bisa menyebabkan pneumonia. Maka dari itu, biasanya penderita yang terinfeksi lebih sering dilaporkan menderita batuk, demam, dan juga kesulitan bernapas.

    Dalam kasus serius, penderita Covid-19 bisa menyebabkan terjadinya kegagalan organ. Bahkan, seperti yang sama-sama diketahui, banyak penderita Covid-19 yang meninggal, hal tersebut dikarenakan mereka memiliki kondisi kesehatan yang buruk.

    Baca Juga: Covid-19 Akan Menjadi Endemik, Apa Perbedaannya dengan Pandemi?

    Kemudian, terkait proses pemulihannya. Setiap orang yang menderita Covid-19 memiliki sistem kekebalan tubuh, yang nantinya akan berpengaruh terhadap proses pemulihan Covid-19.

    Gejala Covid-19

    – Batuk terus-menerus

    – Demam tinggi

    – Kehilangan indera perasa dan penciuman

    – Sakit kepala

    – Kelelahan

    – Sakit tenggorokan

    – Nyeri otot yang tidak biasa

    Diare

    – Sesak dada

    – Sakit perut

    Nah, Sahabat Sehat sudah mengetahui kan perbedaan dari Pneumonia dan juga Covid-19. Namun, guna memastikan dan mengecek kebenaran, sebaiknya apabila sudah bergejala, Sahabat Sehat bisa melakukan tes swab. Sehingga nantinya tidak hanya menerka-nerka jenis penyakit apa yang ada di tubuh Sahabat Sehat.

    Produk Terkait: Tes Covid-19

    Tetaplah berperilaku hidup sehat, senantiasa patuh dan taat dalam menggunakan masker, menjaga jarak, dan juga mencuci tangan dengan sabun.

    Baca Juga: Berikut 5 Alat Pemantau Kesehatan yang Sahabat Wajib Punya di Masa Pandemi!

    Pneumonia sendiri bisa dicegah dengan vaksinasi. Sahabat bisa melakukannya di Prosehat yang menyediakan layanan vaksinasi ke rumah.

    Layanan ini mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Media, K., 2021. Kenali Apa Itu Pneumonia, Gejala, dan Penyebabnya Halaman all – Kompas.com. [online] KOMPAS.com. Available at: <https://health.kompas.com/read/2020/11/12/170100868/kenali-apa-itu-pneumonia-gejala-dan-penyebabnya?page=all#page2.> [Accessed 5 April 2021].
    2. [online] Available at: <https://www.kompas.com/tren/read/2020/03/16/151500565/apa-bedanya-pneumonia-dengan-covid-19-yang-disebabkan-virus-corona?page=2> [Accessed 5 April 2021].
    3. suara.com. 2021. Punya Gejala Mirip, Ini Cara Membedakan Pneumonia dan Covid-19. [online] Available at: <https://www.suara.com/health/2020/11/07/094431/punya-gejala-mirip-ini-cara-membedakan-pneumonia-dan-covid-19> [Accessed 5 April 2021].
    4. Widiyarti, Y., 2021. Kenali Beda Pneumonia dan Covid-19. [online] Tempo. Available at: <https://gaya.tempo.co/read/1405686/kenali-beda-pneumonia-dan-covid-19/full&view=ok> [Accessed 5 April 2021].
    5. Media, K., 2021. 15 Gejala Covid-19 yang Perlu Diwaspadai Halaman 2 – Kompas.com. [online] KOMPAS.com. Available at: <https://www.kompas.com/tren/read/2021/01/26/133000565/-15-gejala-covid-19-yang-perlu-diwaspadai?page=2> [Accessed 5 April 2021]
    Read More
  • Setiap tahun, tanggal 7 April diperingati sebagai Hari Kesehatan Internasional yang ditetapkan sejak tahun 1950 oleh Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Baca Juga: Hari Kesehatan Nasional 2020: Satukan Tekad Menuju Indonesia Sehat Tema Hari Kesehatan Internasional 2021 Tema Hari Kesehatan Internasional tahun 2021 dari World Health Organization (WHO) adalah “Building a fairer, healthier word for everyone”, artinya […]

    Hari Kesehatan Internasional 2021, Yuk Gunakan Layanan Kesehatan Online dari Prosehat

    Setiap tahun, tanggal 7 April diperingati sebagai Hari Kesehatan Internasional yang ditetapkan sejak tahun 1950 oleh Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

    hari kesehatan internasional 2021

    Baca Juga: Hari Kesehatan Nasional 2020: Satukan Tekad Menuju Indonesia Sehat

    Tema Hari Kesehatan Internasional 2021

    Tema Hari Kesehatan Internasional tahun 2021 dari World Health Organization (WHO) adalah “Building a fairer, healthier word for everyone”, artinya adalah membangun dunia yang lebih adil dan lebih sehat untuk semua orang.

    Tentu saja tema ini berkaitan dengan pemerataan pelayanan kesehatan bagi semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali, dengan memberikan akses kesehatan yang mudah.

    Seperti yang diungkapkan WHO, tidak semua orang mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang setara karena dipengaruhi oleh beberapa faktor misalnya ekonomi.

    Adanya pandemi Covid-19 turut berpengaruh terhadap sektor ekonomi dan kesehatan, sehingga mempengaruhi akses masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas.

    Pelayanan Kesehatan di Indonesia

    Berkaitan dengan tema Hari Kesehatan Internasional tahun 2021, Indonesia hingga kini masih mengalami banyak kendala dalam pemerataan dan akses pelayanan kesehatan.

    Indonesia yang memiliki luas 5.193.250 kilometer persegi dengan jumlah penduduk mencapai 271,34 juta orang (berdasarkan sensus BPS 2021), memiliki tantangan dalam menyediakan pelayanan kesehatan hingga ke pelosok daerah.

    Baca Juga: Digitalisasi Faskes untuk Membangun Ekosistem Digital yang Terhubung

    Pandemi Covid-19 juga membuat masyarakat cukup waspada untuk berobat ke fasilitas  kesehatan, sehingga hal ini turut berpengaruh terhadap pelayanan kesehatan di Indonesia yang masih mengutamakan penanggulangan Covid 19.

    Telemedicine dan Layanan Kesehatan ke Rumah Sebagai Solusi

    Mengingat masih terkendalanya pemerataan pelayanan kesehatan di Indonesia terutama di masa pandemi Covid-19, layanan telemedicine dapat dijadikan sebagai solusi agar masyarakat tetap dapat mengakses layanan kesehatan.

    Melalui layanan telemedicine, Sahabat tidak perlu repot-repot keluar rumah untuk mendapatkan pelayanan kesehatan karena Sahabat dapat berkonsultasi dengan dokter secara online selama 24 jam.

    Baca Juga: Manfaatkan Telemedicine Bagi yang Memiliki Penyakit Kronis

    Selain layanan telemedicine, Sahabat juga dapat menggunakan layanan kesehatan ke rumah sehingga tenaga medis yang akan mendatangi Sahabat kerumah. Sahabat dapat menggunakan layanan kesehatan ke rumah untuk melakukan vaksinasi ataupun pemeriksaan Covid-19, baik untuk orang dewasa dan anak-anak.

    Sahabat dapat mengakses layanan telemedicine dan layanan panggil ke rumah melalui Prosehat. Tak hanya layanan kesehatan, Sahabat juga bisa mendapatkan banyak informasi kesehatan lainnya termasuk kesehatan mental di Prosehat.

    Produk Terkait: Chat Dokter 24 Jam

    Untuk info lebih lanjut silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. World Health Day 2021 [Internet]. Who.int. 2021 [cited 7 April 2021]. Available from: https://www.who.int/campaigns/world-health-day/2021
    2. Tema Hari Kesehatan Sedunia 2021 7 April dan Cara Merayakannya – Tirto.ID [Internet]. tirto.id. 2021 [cited 7 April 2021]. Available from: https://tirto.id/tema-hari-kesehatan-sedunia-2021-7-april-dan-cara-merayakannya-gbQY
    3. Profil Kesehatan Indonesia 2019 [Internet]. 1st ed. Jakarta: Kementerian Kesehatan; 2020 [cited 7 April 2021]. Available from: https://pusdatin.kemkes.go.id/resources/download/pusdatin/profil-kesehatan-indonesia/Profil-Kesehatan-indonesia-2019.pdf
    4. Media K. Jumlah Penduduk Indonesia Terkini Mencapai 271,34 Juta Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 7 April 2021]. Available from: https://money.kompas.com/read/2021/01/22/090554926/jumlah-penduduk-indonesia-terkini-mencapai-27134-juta?page=all
    5. detikcom T. Luas Wilayah Indonesia Lengkap Daratan dan Lautan [Internet]. detikTravel. 2021 [cited 7 April 2021]. Available from: https://travel.detik.com/travel-news/d-5262317/luas-wilayah-indonesia-lengkap-daratan-dan-lautan
    6. Daftar Laboratorium Pemeriksa Covid-19 | Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan [Internet]. Litbang.kemkes.go.id. 2021 [cited 7 April 2021]. Available from: https://www.litbang.kemkes.go.id/laboratorium-pemeriksa-covid-19/
    Read More
  • Seminggu belakangan ini ramai diberitakan sebuah insiden tabrakan di jalan raya yang melibatkan seorang pengendara mobil dan seorang pengendara motor, dan berakhir dengan adu argumen serta penodongan senjata api oleh pengendara mobil. Hingga kini, belum diketahui alasan yang bersangkutan berani mengeluarkan senjata api yang dapat membahayakan orang lain. Baca Juga: Gangguan Kesehatan Jiwa, dari Penyebab […]

    Mari Simak Cara Jitu Menghadapi Orang Arogan!

    Seminggu belakangan ini ramai diberitakan sebuah insiden tabrakan di jalan raya yang melibatkan seorang pengendara mobil dan seorang pengendara motor, dan berakhir dengan adu argumen serta penodongan senjata api oleh pengendara mobil.

    cara jitu menghadapi orang arogan

    Hingga kini, belum diketahui alasan yang bersangkutan berani mengeluarkan senjata api yang dapat membahayakan orang lain.

    Baca Juga: Gangguan Kesehatan Jiwa, dari Penyebab hingga Cara Mengatasi

    Dalam kehidupan sehari hari, apakah Sahabat Sehat pernah menghadapi orang yang arogan? Mari kita simak ulasan berikut ini.

    Alasan Orang Menjadi Arogan

    Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) arogan diartikan sebagai sikap sombong, congkak, angkuh, mempunyai perasaan superioritas yang diperlihatkan dalam sikap suka memaksa atau pongah.

    Ada beberapa alasan penyebab mengapa seseorang bertingkah arogan. Yang pertama adalah karena merasa lebih baik dari segi kemampuan, kelebihan, atau materi yang dimiliki.

    Yang kedua, karena pengaruh pergaulan dengan komunitas yang sama-sama memiliki karakter arogan. Seseorang yang bertingkah arogan seringkali tidak menyadari bahwa apa yang dilakukannya mengarah pada kesombongan.

    Cara Jitu Menghadapi Orang Arogan

    Berikut beberapa cara yang Sahabat Sehat dapat lakukan untuk menghadapi orang yang arogan :

    Mengutamakan Rasa Kasih

    Sahabat dapat mengutamakan rasa kasih, untuk memberikan kedamaian bagi Sahabat dalam menghadapi orang arogan dan membuat situasi menjadi lebih tenang.

    Baca Juga: Inilah Gejala Kesehatan Mental yang Sering Sahabat Anggap Remeh!

    Menerima Fakta

    Cara selanjutnya, Sahabat harus menerima fakta kalau orang yang dihadapi memiliki sifat sombong dan arogan. Namun, Sahabat tidak perlu merasa minder karena hal tersebut malah akan semakin menambah kesombongan dan arogansi mereka.

    Berkomunikasi Dengan Sopan

    Sahabat Sehat dapat menggunakan kalimat yang sopan saat berkomunikasi dengan orang yang arogan, misalnya: “maaf memotong, tapi..”.

    Jaga Jarak dan Frekuensi Bertemu

    Menjaga jarak dan mengatur frekuensi bertemu, bisa menjadi salah satu cara dalam menghadapi orang arogan. Hal ini dapat membantu Sahabat menghindari debat atau membicarakan hal lain yang dapat memancing arogansi lawan bicara.

    Jangan Terlalu Terikat

    Jangan terlalu terikat dengan orang arogan, sebab hal itu malah dapat menguras energi Sahabat.

    Tidak Menyindir di Media Sosial

    Sebaiknya Sahabat tidak menyindir orang arogan di media sosial, agar tidak menghabiskan waktu dan menghindari debat dengan orang arogan.

    Baca Juga: Waspada Bahaya Narsistik di Media Sosial!

    Nah Sahabat, itulah cara menghadapi orang arogan. Apabila Sahabat ingin mengetahui informasi lebih lanjut mengenai kesehatan mental, silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Bagaimana Menghadapi Orang Arogan di Dunia Nyata dan di Dunia Maya? [Internet]. KOMPASIANA. 2021 [cited 7 April 2021]. Available from: https://www.kompasiana.com/rintar_sipahutar/5c1742dc43322f57421ef0a4/bagaimana-cara-menghadapi-orang-arogan-di-dunia-maya-dan-di-dunia-nyata?page=all#sectionall
    2. Arogan: cara menghadapi bos, rekan kerja, teman, kenalan yang arogan [Internet]. Limone. 2021 [cited 7 April 2021]. Available from: https://www.limone.id/cara-menghadapi-orang-yang-arogan/
    3. Penyebab Umum Seseorang Menjadi Sombong | Amru [Internet]. Amru. 2021 [cited 7 April 2021]. Available from: https://amru.id/penyebab-umum-seseorang-menjadi-sombong/#:~:text=Banyak%20sekali%20orang%20menjadi%20sombong,menjatuhk
    4. Times I, Wicaksono B. Inilah 7 Cara Tersantai untuk Menghadapi Orang yang Arogan [Internet]. IDN Times. 2021 [cited 7 April 2021]. Available from: https://www.idntimes.com/life/relationship/bayu/cara-menghadapi-orang-yang-arogan/7
    5. detikcom T. Kabar Terbaru Kasus Farid Pengemudi Fortuner ‘Koboi’ Duren Sawit [Internet]. detiknews. 2021 [cited 7 April 2021]. Available from: https://news.detik.com/berita/d-5521396/kabar-terbaru-kasus-farid-pengemudi-fortuner-koboi-duren-sawit/1

     

    Read More
  • Bencana alam kembali melanda Indonesia, kali ini bencana banjir dan longsor melanda Nusa Tenggara Timur tepatnya di Pulau Adonara, Flores Timur. Banjir dan longsor terjadi pada kecamatan Adonara Timur, Ile Boleng, dan Wotan Ulumado. Baca Juga: Bencana Datang, Yuk Persiapkan Tas Siaga Bencana! Hingga Selasa 6 April 2021, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak […]

    Ketahui Manfaat Berdonasi Bagi Kesehatan Mental

    Bencana alam kembali melanda Indonesia, kali ini bencana banjir dan longsor melanda Nusa Tenggara Timur tepatnya di Pulau Adonara, Flores Timur. Banjir dan longsor terjadi pada kecamatan Adonara Timur, Ile Boleng, dan Wotan Ulumado.

    manfaat berdonasi bagi kesehatan mental

    Baca Juga: Bencana Datang, Yuk Persiapkan Tas Siaga Bencana!

    Hingga Selasa 6 April 2021, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 128 orang tewas, 71 orang dinyatakan hilang dan 8.424 orang mengungsi akibat banjir dan longsor yang terjadi pada Minggu, 4 April 2021.

    Pemerintah daerah Flores Timur telah membangun posko bagi para pengungsi di tempat yang dinilai aman. Bencana banjir dan longsor ini tentu saja membutuhkan uluran bantuan dari semua pihak, termasuk Sahabat Sehat.

    Ternyata membantu dan menolong orang melalui kegiatan amal seperti berdonasi maupun menjadi tim relawan, diketahui dapat memberikan berbagai manfaat yang baik bagi kesehatan mental. Apa saja manfaatnya ? Mari simak penjelasan berikut!

    Manfaat Berdonasi Bagi Kesehatan Mental

    Menurunkan Tingkat Stres

    Manfaat pertama yang bisa Sahabat Sehat rasakan dengan melakukan kegiatan sosial adalah menurunnya tingkat stres. Saat membantu orang lain, tubuh secara tidak langsung akan memproduksi hormon endorfin yang memberi efek menenangkan.

    Memperpanjang Usia

    Rupanya membantu orang lain di tengah kesusahan juga dapat memperpanjang usia, hal ini diketahui berdasarkan sebuah penelitian di Swiss yang menyatakan bahwa orang yang merawat orang lain di sekitarnya ternyata memiliki usia yang lebih panjang.

    Hidup Menjadi Lebih Bahagia

    Rasa bahagia juga dapat Sahabat peroleh ketika menolong orang lain. Berdasarkan sebuah penelitian di Amerika Serikat, terdapat 2.000 orang yang menyebut diri mereka sangat bahagia karena telah memberikan bantuan sosial.

    Menurunkan Tekanan Darah

    Membantu orang lain diketahui dapat membantu meringankan penyakit kronis, seperti darah tinggi. Sebuah penelitian menunjukan bahwa orang yang melakukan kegiatan sosial setidaknya 2.000 jam per tahun, mengalami penurunan tekanan darah hingga 40%.

    Baca Juga: Perlu Makan Apa Supaya Tekanan Darah Jadi Normal?

    Hal ini terjadi karena kegiatan sosial yang dilakukan dapat membantu menghilangkan rasa kesepian dan stres, yang sering kali menyertai gangguan tekanan darah tinggi.

    Memperoleh Pengalaman Baru

    Dengan membantu orang lain Sahabat Sehat dapat memperoleh pengalaman baru, menjalin relasi dengan orang lain atau bahkan Sahabat dapat menemukan hobi baru.

    Meningkatkan Rasa Percaya Diri

    Kegiatan beramal dan aktivitas sosial lainnya berdampak baik bagi remaja untuk meningkatkan rasa percaya diri.

    Ternyata menolong orang lain yang sedang dalam kesusahan, baik melalui kegiatan berdonasi ataupun menjadi relawan sangat bermanfaat bagi kesehatan mental selain juga menunjukkan kepedulian terhadap sesama yang membutuhkan.

    Baca Juga: Inilah Masalah Kesehatan yang Timbul Akibat Gempa Bumi bagi Korban Selamat

    Apabila Sahabat Sehat membutuhkan informasi lebih lanjut perihal kesehatan mental, Sahabat dapat berkonsultasi secara online di Prosehat. Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Media K. UPDATE Korban Banjir dan Longsor di Flores Timur, NTT: 62 Warga Ditemukan Meninggal, 4 Masih Dicari [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 6 April 2021]. Available from: https://regional.kompas.com/read/2021/04/05/104115778/update-korban-banjir-dan-longsor-di-flores-timur-ntt-62-warga-ditemukan
    2. Update Banjir NTT: 128 Meninggal, 71 Hilang, 8.424 Mengungsi [Internet]. 2021 [cited 6 April 2021]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20210406084138-20-626386/update-banjir-ntt-128-meninggal-71-hilang-8424-mengungsi
    3. 5 Manfaat Tolong Menolong Untuk Kesehatan – WeCare.id [Internet]. WeCare.id. 2021 [cited 6 April 2021]. Available from: https://blog.wecare.id/2020/11/manfaat-tolong-menolong/
    4. Times I. 6 Manfaat Membantu Orang Lain untuk Kesehatan Tubuh [Internet]. IDN Times. 2021 [cited 6 April 2021]. Available from: https://www.idntimes.com/health/fitness/siti-anisah-2/manfaat-membantu-orang-lain-untuk-kesehatan-tubuh-exp-c1c2/6
    Read More
  • Virus Covid-19 diketahui telah bermutasi, kali ini dalam bentuk varian baru yang disebut E484K atau EEK yang berasal dari Jepang. Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 menyatakan bahwa varian baru virus Corona E484K lebih cepat menular dibandingkan varian sebelumnya, seperti B117 dari Inggris. Baca Juga: Mengenal Varian Baru B117 yang Sudah Masuk ke Indonesia Kementerian Kesehatan (Kemenkes) […]

    Waspada! Varian Baru Virus Corona E484K Sudah Masuk Indonesia

    Virus Covid-19 diketahui telah bermutasi, kali ini dalam bentuk varian baru yang disebut E484K atau EEK yang berasal dari Jepang.

    Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 menyatakan bahwa varian baru virus Corona E484K lebih cepat menular dibandingkan varian sebelumnya, seperti B117 dari Inggris.

    varian baru virus corona E484K

    Baca Juga: Mengenal Varian Baru B117 yang Sudah Masuk ke Indonesia

    Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah memastikan bahwa varian baru virus Corona, E484K telah masuk ke Indonesia.

    Kemenkes melalui juru bicara vaksinasi Covid-19, dr. Siti Nadia Tarmizi, menyatakan akan tetap menelusuri asal virus dan meminta masyarakat untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat serta mengikuti program vaksinasi yang saat ini tengah dilaksanakan.

    Seperti dilansir dari CNN Indonesia, kemunculan varian baru virus Corona E4848K in terjadi pada pertengahan bulan Februari-Maret 2021.

    Sekitar 70% pasien yang dites di sebuah rumah sakit di Tokyo dilaporkan terinfeksi virus Corona varian E484K, dan sebanyak 10 dari 14 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Tokyo Medical and Dental University Medical Hospital ternyata telah terinfeksi varian baru virus Corona E484K.

    Seperti Apa Varian Baru Virus Corona E484K?

    Dilansir dari Detikcom, varian baru virus Corona E484K (EEK) sebenarnya bukanlah varian baru virus Covid-19 melainkan mutasi yang terjadi pada virus Corona.

    Varian baru virus Corona E484K (EEK) disebut sebagai escaped mutant, yakni versi mutan virus Corona yang terbukti dapat lepas dari antibodi tubuh yang dibentuk oleh vaksin.

    Baca Juga: Mutasi Virus Corona yang Perlu Sahabat Tahu

    Mutasi ini awalnya ditemukan pada mutasi virus Corona asal Afrika Selatan, yakni varian B 1351. Namun seiring perkembangannya, mutasi juga ditemukan pada varian B117 di Inggris dan P1 di Brasil.

    Pengaruh Mutasi Varian Virus Corona E484K pada Vaksinasi

    Berdasarkan sebuah penelitian di Afrika Selatan, varian baru virus Corona E484K disebut kebal terhadap vaksin yang diberikan pada tubuh karena kemampuannya membentuk kombinasi dengan mutasi lain.

    Uji vaksinasi yang telah dilaksanakan di University of Witwatersrand, Johannesburg, Afrika Selatan, dengan menggunakan vaksin AstraZeneca diketahui dapat mengurangi gejala ringan hingga sedang mencapai 22%.

    Vaksin Novavax diketahui memiliki efektivitas 89%, dalam uji klinis fase 3 yang telah dilakukan di Inggris. Sementara vaksin Johnson & Johnson diketahui memiliki efektivitas mencapai 72% dalam uji klinis fase 3 di Amerika Serikat dan mencapai 57% dalam uji klinis fase 3 di Afrika Selatan.

    Saat ini mutasi baru virus Corona E484K (EEK) telah masuk ke Indonesia, yuk Sahabat Sehat mari tetap lakukan perilaku 5M yaitu mencuci tangan dengan sabun dan air bersih mengalir, mengenakan masker, menjaga jarak, membatasi mobilisasi, dan menghindari kerumunan.

    Baca Juga: Setahun Covid di Indonesia Ditandai dengan Munculnya Varian Baru Virus dari Inggris

    Sahabat Sehat, jangan lupa untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat dan lakukan pemeriksaan deteksi dini Covid-19 di Prosehat. Tertarik untuk melakukan pemeriksaan Covid 19 di Prosehat? Info lebih lengkap silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Varian Virus Corona Eek Muncul di Jepang, Beda dari Inggris [Internet]. 2021 [cited 6 April 2021]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20210405125243-199-626061/varian-virus-corona-eek-muncul-di-jepang-beda-dari-inggris
    2. Virus Corona Varian Eek Masuk RI, Kemenkes Lacak Kontak [Internet]. 2021 [cited 6 April 2021]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20210405124656-20-626058/virus-corona-varian-eek-masuk-ri-kemenkes-lacak-kontak
    3. Pinandhita V. Hebohkan Dunia ‘Per-COVID-an’ Jepang, Sebenarnya Varian ‘Eek’ Itu Apa Sih? [Internet]. detikHealth. 2021 [cited 6 April 2021]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5520559/hebohkan-dunia-per-covid-an-jepang-sebenarnya-varian-eek-itu-apa-sih
    Read More
  • Pemerintah mengizinkan kegiatan salat tarawih di luar rumah selama bulan Ramadan 2021 sesuai yang diungkapkan oleh  Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia (Menko PMK), Muhadjir Effendy dalam konferensi pers pada Senin, 5 April 2021. Muhadjir, mengungkapkan bahwa izin ini telah disetujui oleh Presiden Joko Widodo. Baca Juga: Ramadan Saat Pandemi Corona, Inilah Rekomendasi WHO […]

    Wajib Tahu! Ini Persyaratan Salat Tarawih 2021 Di luar Rumah

    Pemerintah mengizinkan kegiatan salat tarawih di luar rumah selama bulan Ramadan 2021 sesuai yang diungkapkan oleh  Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia (Menko PMK), Muhadjir Effendy dalam konferensi pers pada Senin, 5 April 2021. Muhadjir, mengungkapkan bahwa izin ini telah disetujui oleh Presiden Joko Widodo.

    salat tarawih 2021

    Baca Juga: Ramadan Saat Pandemi Corona, Inilah Rekomendasi WHO

    Meski demikian, Muhadjir menyatakan bahwa pelaksanaan salat tarawih 2021 di masa pandemi Covid-19 harus mengikuti beberapa syarat yang berkaitan dengan protokol kesehatan.

    Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas pada Senin, 5 April 2021 mengeluarkan surat edaran perihal panduan ibadah selama bulan Ramadan 2021.

    Pelaksanaan Salat Tarawih 2021

    Meski salat tarawih dapat dilaksanakan di luar rumah, masyarakat tetap harus menerapkan protokol kesehatan yang bertujuan untuk mencegah, mengurangi penyebaran, dan melindungi masyarakat dari Covid-19.

    Baca Juga: Cara Memantau Kesehatan Diri Sendiri, Keluarga, dan Masyarakat di Masa Pandemi Covid-19

    Berikut protokol kesehatan yang harus diterapkan masyarakat :

    • Mencuci tangan dengan sabun dan air bersih mengalir
    • Mengenakan masker
    • Menjaga jarak 1 meter.
    • Kapasitas tempat ibadah yang diperbolehkan hanya 50% dari jumlah kapasitas keseluruhan.
    • Para jamaah diharapkan membawa peralatan shalat sendiri dari rumah.
    • Kuliah tujuh menit, tausiyah, pengajian, dan ceramah diharapkan berlangsung maksimal sekitar 15 menit.

    Protokol kesehatan ini juga wajib diterapkan pada kegiatan lain selama bulan Ramadan, misalnya Nuzulul Quran, Tadarus Quran, dan iktikaf.

    Muhadjir juga menganjurkan agar waktu pelaksanaan shalat sebaiknya jangan berkepanjangan dan dibuat sesederhana mungkin, mengingat kondisi situasi saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19.

    Ia juga meminta pelaksanaan salat diselenggarakan di dalam komunitas yang sudah saling mengenal antar jamaah, sehingga tidak mengizinkan jamaah dari luar mengikuti salat di komunitas tersebut demi mencegah penyebaran Covid-19.

    Nah Sahabat Sehat, yang ingin melaksanakan tarawih di luar rumah selama bulan Ramadan, sebaiknya tetap menerapkan protokol kesehatan agar kondisi kesehatan tetap baik dan dapat menjalankan ibadah di bulan Ramadan dengan lancar.

    Baca Juga: Perilaku 5M, Cara Tepat dan Efektif Meminimalkan Penyebaran Covid-19

    Sahabat Sehat kini dapat memantau kesehatan di lingkungan saat beribadah dengan menggunakan WISH Health Watch, yang merupakan jam tangan pintar (smartwatch)  dan dilengkapi dengan fitur geofencing untuk mengetahui potensi rawan Covid-19 di lingkungan sekitar.

    Produk Terkait: WISH Health Watch

    Tertarik memiliki? Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Kemenag izinkan salat tarawih dan salat Idul Fitri berjamaah [Internet]. Antara News. 2021 [cited 6 April 2021]. Available from: https://www.antaranews.com/berita/2082778/kemenag-izinkan-salat-tarawih-dan-salat-idul-fitri-berjamaah
    2. Pemerintah Bolehkan Sholat Tarawih dan Ied, Ini Syaratnya |Republika Online [Internet]. Republika Online. 2021 [cited 6 April 2021]. Available from: https://www.republika.co.id/berita/qr3gc3409/pemerintah-bolehkan-sholat-tarawih-dan-ied-ini-syaratnya
    3. Media K. Menag Terbitkan Panduan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 2021, Ini Lengkapnya Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 6 April 2021]. Available from: https://nasional.kompas.com/read/2021/04/05/18393221/menag-terbitkan-panduan-ibadah-ramadhan-dan-idul-fitri-2021-ini-lengkapnya?page=all
    Read More
  • Sebagian besar dari kita kurang atau bahkan tidak mendapatkan pendidikan yang cukup mengenai perkembangan alat reproduksi setelah masa pubertas. Padahal, menjaga dan merawat kesehatan vagina adalah hal penting bagi wanita. Vagina memiliki banyak fungsi, seperti sebagai jalan lahir dan organ reproduksi. Baca Juga: Benarkah Keputihan Pertanda Kanker Serviks? Vagina sangat rentan terhadap penyakit yang dapat […]

    5 Ciri dan Bentuk Vagina Sehat yang Penting Diketahui Kaum Hawa

    Sebagian besar dari kita kurang atau bahkan tidak mendapatkan pendidikan yang cukup mengenai perkembangan alat reproduksi setelah masa pubertas. Padahal, menjaga dan merawat kesehatan vagina adalah hal penting bagi wanita. Vagina memiliki banyak fungsi, seperti sebagai jalan lahir dan organ reproduksi.

    ciri dan bentuk vagina sehat

    Baca Juga: Benarkah Keputihan Pertanda Kanker Serviks?

    Vagina sangat rentan terhadap penyakit yang dapat mempengaruhi kesuburan dan hasrat dalam berhubungan seksual, serta kemampuan dalam mencapai orgasme. Oleh sebab itu, sangat penting untuk Anda menjaga kesehatan vagina. Tetapi, tahukah Anda bagaimana ciri-ciri dan bentuk vagina yang normal?

    Ciri-ciri vagina sehat

    Untuk mengetahui apakah vagina Anda normal dan sehat terdapat beberapa ciri yang dapat diketahui. Jika Anda menemukan hal yang tidak normal, segera konsultasikan ke dokter.

    1. Tingkat Kelembapan

    Ciri vagina yang normal dapat diukur dari tingkat kelebabannya. Apabila diraba, vagina yang sehat akan terasa hangat dan lembab. Sedangkan, vagina yang terasa kering merupakan tanda bahwa vagina tidak sehat.

    Beberapa penyebab umum dari vagina yang kering yaitu adanya perasaan cemas yang berlebih, pengaruh dari pengobatan tertentu, perubahan hormonal, adanya iritasi yang disebabkan oleh bakteri, dan kondisi seperti ini juga sering ditemukan pada wanita yang telah menopause. Kelembapan pada vagina sangat berpengaruh pada ketahanan sperma bertahan hidup lebih lama di dalam vagina.

    2. Cairan Berwarna Putih

    Cairan berwarna bening atau putih yang keluar dari vagina merupakan hal yang normal. Lendir atau cairan ini diproduksi secara alami dari leher rahim atau serviks.

    Produk Terkait: Jual Borobudur Delimas Kapsul Isi 60

    Adanya keputihan tidak selalu menjadi pertanda buruk. Perubahan pada jumlah keputihan dapat sepenuhnya terjadi akibat adanya perubahan hormonal seperti siklus menstruasi, kehamilan, maupun menopause.

    Ciri dan jumlah keputihan juga sangat bervariasi tergantung pada penyebabnya, misalnya dapat menjadi lebih kental dan elastis seperti putih telur mentah.

    Keputihan yang sehat tidak berbau ataupun berwana yang pekat. Kemungkinan, anda hanya akan merasa basah sehingga menjadi tidak nyaman. Apabila terjadi perubahan pada kekentalan dan bau, seperti perubahan warna, berbau amis atau menyengat, gatal atau nyeri  di sekitar vagina, segeralah konsultasikan pada dokter.

    3. Tidak Terasa Gatal

    Vagina yang sehat tidak akan membuat anda merasa gatal. Rasa gatal pada vagina merupakan suatu tanda adanya gangguan kesehatan, seperti eksim, sariawan atau infeksi, dermatitis kontak, psoriasis, dan penyakit lain, namun juga dapat terjadi karena adanya penyebab lain. Untuk lebih jelasnya, anda dapat memeriksakan atau konsultasikan pada dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

    4. Aroma Tidak Menyengat

    Setiap wanita memiliki aroma vagina yang khas. Aroma khas tersebut akan lebih tecium saat wanita akan memasuki siklus menstruasi. Selain itu, aroma khas vagina juga akan menjadi lebih tajam setelah wanita berhubungan seks.

    Namun, anda juga harus lebih memperhatikan apabila vagina mengeluarkan aroma yang menyengat, berbau amis dan mengalami gejala lain seperti keputihan yang berwarna abu-abu, terasa gatal atau terbakar selama beberapa hari memiliki kemungkinan adanya gangguan kesehatan.

    Baca Juga: Healthy Sexual Life in Women

    Gelaja tersebut dapat terjadi pada setiap wanita, terutama wanita denga kebersihan yang buruk, wanita pengguna douche, wanita hamil, maupun wanita yang sering berganti pasangan.

    Bau vagina yang tidak normal bisa disebabkan oleh adanya infeksi atau peradangan disekitar vagina yang dipicu oleh ketidak seimbangan bakteri vagina. Jika semakin parah, kondisi ini akan menyebabkan vaginitis.

    5. Tidak Ada Luka

    Luka pada vagina dapat terjadi karena beberapa hal, seperti akibat benturan yang disebabkan saat berhubungan seks sehingga kulit vagina menjadi lecet. Jika hal ini terjadi, sebaiknya anda minta saran penanganan yang tepat pada dokter.

    Menjaga kesehatan vagina adalah hal penting bagi semua wanita, karena vagina memiliki banyak fungsi, diantaranya untuk pembuangan urine, berhubungan seks, maupun sebagai jalan untuk melahirkan. Selain fungsi tersebut, vagina juga memiliki beberapa bentuk yang berbeda dikalangan kaum hawa.

    Bentuk Vagina yang Normal dan Sehat

    Vagina setiap wanita tidak ada yang sama persis bentuknya sehingga tidak dapat dibandingkan. Namun, yang perlu anda ketahui adalah bagaimana bentuk dari vagina yang normal dan sehat seperti berikut ini.

    Vulva

    Vulva adalah bagian luar vagina yang dapat terlihat tanpa harus membukanya. Bagian vulva di antaranya adalah punuk kemaluan, bibir luar vagina, dan klitoris.

    Vulva yang sehat berwarna merah dan kecoklatan. Anda tak perlu khawatir apabila terdapat kerutan atau keriput pada vulva, hal tersebut wajar terjadi. Kerutan pada vulva menunjukan elastisitas kulit pada vagina.

    Namun, perlu anda perhatikan apabila bagian vulva terasa nyeri atau muncul benjolan atau jerawat. Hal itu bisa menjadi tanda Anda terserang menyakit kelamin tertentu.

    Labia

    Labia atau bibir vagina merupakan bagian penutup yang membelah vagina terluar menjadi dua. Anda tak perlu khawatir jika bentuk bibir vagina Anda tidak sama besar atau panjang karena itu hal yang normal.

    Namun, jika bagian kulit labia mengalami perubahan warna dan timbul bercak putih. Segera konsultasikan ke dokter apabila anda mengalami hal tersebut.

    Vagina

    Vagina merupakan bagian lubang berbentuk tabung panjang sekitar 8 cm yang mengarah ke leher Rahim. Fungsinya adalah untuk tempat penetrasi saat berhubungan seksual.

    Apabila Anda meraba vagina dengan menyentuh masuk ke bagian dalam dan teraba bentuknya seperti membukit, ini merupakan hal yang normal. Namun, jika pada bukit tersebut terdapat benjolan, segera periksakan ke dokter.

    Produk Terkait: Pemeriksaan Pap Smear

    Demikian ciri dan bentuk vagina yang normal. Untuk mencegah munculnya berbagai penyakit, khususnya di daerah kewanitaan, penting sekali untuk kita agar tetap menjaga kebersihan dan menjalankan pola hidup yang sehat.

    Selain itu, tidak ada salahnya  jika Sobat Sehat lebih memproteksi diri dengan melakukan vaksinasi HPV atau Human Papillomavirus agar terhindar dari kanker serviks.

    Sekarang vaksinasi HPV telah hadir di Prosehat dengan fasilitas penggunaan teknologi telemedicine yang akan memudahkan pasien dalam berkonsultasi secara daring atau online melalui perangkat teknologi milik sahabat.

    Baca Juga: Cegah Kanker Serviks dengan Vaksin HPV

    Selain itu, Prosehat juga memiliki layanan vaksinasi HPV ke rumah sehingga Sobat Sehat dapat melakukan vaksinasi dengan aman tanpa perlu khawatir tertular COVID-19 serta ikut turut mendukung pencegahan timbulnya virus HPV.

    Layanan vaksinasi ke rumah dari Prosehat ini mempunyai beberapa keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi:

    1. Romadhona, D., 2021. 5 Ciri Miss V yang Sehat, Harus Waspada kalau Tak Begini. [online] detikHealth. Available at: <https://health.detik.com/sexual-health/d-5191808/5-ciri-miss-v-yang-sehat-harus-waspada-kalau-tak-begini> [Accessed 30 March 2021].
    2. uk. 2021. Keeping your vagina clean and healthy. [online] Available at: <https://www.nhs.uk/live-well/sexual-health/keeping-your-vagina-clean-and-healthy/> [Accessed 30 March 2021].
    3. uk. 2021. Vaginal discharge. [online] Available at: <https://www.nhs.uk/conditions/vaginal-discharge/> [Accessed 30 March 2021].
    4. uk. 2021. Is my vagina normal?. [online] Available at: <https://www.nhs.uk/live-well/sexual-health/vagina-shapes-and-sizes/> [Accessed 30 March 2021].
    5. com. 2021. Types of vagina: Shapes, sizes, colors, and more. [online] Available at: <https://www.medicalnewstoday.com/articles/326210> [Accessed 30 March 2021].
    Read More
  • Bagi sebagian ibu menyusui, melakukan aktivitas seksual dapat menjadi suatu kegiatan yang kurang nyaman. Perubahan kondisi fisik dan psikis saat menyusui seperti payudara yang terisi penuh, masa nifas, dan emosi sebagai ibu baru turut berperan dalam gangguan hubungan seksual. Hal tersebut dapat membuat gairah dan mood untuk berhubungan seksual berkurang atau bahkan menghilang. Baca Juga: […]

    Tips Bercinta untuk Ibu Menyusui Agar Tetap Nyaman

    Bagi sebagian ibu menyusui, melakukan aktivitas seksual dapat menjadi suatu kegiatan yang kurang nyaman. Perubahan kondisi fisik dan psikis saat menyusui seperti payudara yang terisi penuh, masa nifas, dan emosi sebagai ibu baru turut berperan dalam gangguan hubungan seksual. Hal tersebut dapat membuat gairah dan mood untuk berhubungan seksual berkurang atau bahkan menghilang.

    tips bercinta untuk ibu menyusui

    Baca Juga: Kehidupan Seks Tetap Membara Setelah Menikah dan Punya Anak

    Kapan waktu yang tepat untuk dapat berhubungan seksual lagi?

    Selama kehamilan dan proses persalinan, tubuh telah banyak berubah sehingga mempengaruhi kehidupan seks Anda. Perubahan hormonal pasca melahirkan dapat mempengaruhi jaringan pada vagina menjadi lebih tipis dan lebih sensitif. Vagina, rahim, dan leher rahim juga perlu kembali ke ukuran normal sembari mengistirahatkan tubuh anda pasca melahirkan.

    Sebenarnya tidak ada masa tunggu yang diwajibkan untuk anda dapat berhubungan seksual. Namun,  ebanyakan penyedia layanan kesehatan menganjurkan menunggu sekitar empat hingga enam minggu pasca melahirkan untuk dapat kembali berhubungan seksual, apapun metode persalinannya.

    Jika Anda memutuskan untuk mulai berhubungan seks kembali, pastikan terlebih dahulu bahwa anda sudah tidak lagi mengalami keputihan pascapartum atau lochia.

    Kondisi seperti ini umum dialami wanita pasca melahirkan dan dapat terjadi selama beberapa minggu sesudahnya. Memaksakan diri berhubungan seks saat masih masih mengeluarkan lochia akan memicu risiko anda terkena infeksi.

    Selain itu, risiko komplikasi pasca melahirkan juga sangat tinggi selama periode dua minggu pertama setalah persalinan. Selain luka robekan pasca melahirkan dan keputihan, Anda juga akan mengalami kelelahan, vagina kering, nyeri, dan kurang bergairah dalam berhubungan seks.

    Jika anda mengalami robekan pada vagina yang memerlukan perawatan melalui pembedahan, kemungkinan Anda akan menunggu lebih lama lagi.

    Apakah akan menyakitkan?

    Perubahan yang terjadi pada hormon dapat menyebabkan vagina Anda terasa kering, terutama ketika Anda sedang menyusui. Jika sebelumnya dilakukan tindakan episiotomi atau robekan perineum, kemungkinan Anda akan merasa sakit ketika berhubungan seks. Ada beberapa cara dalam meredakan ketidaknyamanan tersebut, seperti:

    Menggunakan pereda nyeri

    Misalnya dengan mandi air hangat, mengonsumsi pereda nyeri, atau bisa juga dengan mengosongkan kandung kemih anda. Apabila anda mengalami rasa terbakar setelahnya, tempelkan es yang dibungkus handuk kecil di area tersebut.

    Gunakan pelumas

    Pelumas dapat membantu melembabkan area yang kering pada vagina.

    Produk Terkait: Jual Pelumas

    Lakukan percobaan

    Mendiskusikan solusi alternatif perihal masalah vagina dengan pasangan anda merupakan hal yang tepat. Beri tahu pasangan anda perlakuan seperti apa yang terasa nyaman dan yang terasa tidak nyaman.

    Berlatih kagels

    Latihan kagels dapat membantu Anda mempersiapkan kembali otot dasar panggul serta dapat membantu mengatasi masalah umum pada pasca persalinan seperti inkontinensia. Melatih otot seperti ini juga dapat membantu dalam mendapatkan kembali kekuatan dan sensasi pada vagina anda.

    Apabila hubungan seksual Anda terus terasa menyakitkan, segera konsultasikan pada dokter untuk mendapatkan penanganan.

    Apakah menyusui dapat mempengaruhi kehidupan seks?

    Hal ini mungkin saja terjadi karena lubrikasi vagina anda berkurang dibandingkan saat hamil. Payudara Anda juga akan berkurang sensitifitasnya terhadap rangsangan seksual dibanding sebelumnya. Untuk itu penting untuk selalu komunikasikan dengan pasangan mengenai hal ini.

    Baca Juga: 7 Cara Meningkatkan Gairah Pasangan

    Apa saja tips bercinta untuk ibu menyusui?

    Kekhawatiran terbesar bagi ibu menyusui ketika sedang berhubungan seks adalah payudara yang bocor atau menetes diwaktu yang tidak tepat. Selama klimaks, hampir semua wanita akan mengalami letdown (payudara bocor atau susu menyemprot). Beberapa tips dalam melakukan hubungan seksual saat menyusui di antaranya adalah

    Cari posisi yang nyaman

    Anda dapat mencoba posisi woman on top dan spooning, posisi ini mampu menaikan gairah aat berhubungan seksual dan juga membuat Anda merasa nyaman. Namun, apabila pada posisi seperti ini payudara anda sakit, anda dapat segera berganti arah.

    Salah satu penyebab menurunnya gairah bercinta dapat disebabkan oleh penggunaan alat kontrasepsi pada saat menyusui. Kondisi seperti ini merupakan hal yang wajar dan tidak perlu di khawatirkan. Tidak ada salahnya bagi anda untuk tetap mencari alat kontrasepsi terbaik agar keintiman dengan pasangan tetap terjaga.

    Gunakan bra saat berhubungan seksual

    Meskipun terdengar sedikit aneh, namun cara ini cukup efektif. Jika anda cemas ASI anda akan bocor saat bercinta, tidak ada salahnya untuk antisipasi menggunakan bra sebelumnya.

    Baca Juga: Jangan Sembarang Pakai, Yuk Ukur Bra dengan Benar!

    Walaupun dengan menggunakan membuat anda atau pasangan kurang nyaman, cara ini sangat membantu kalian dalam menikmati aktivitas bercinta. Menggunakan bra juga dapat mencegah tetesan ASI membasahi ranjang.

    Kurangi rangsangan di area payudara

    Kadar hormon prolaktin akan meningkat saat ibu sedang menyusui. Kondisi ini akan menurunkan esterogen dan libido dalam tubuh ibu. Hal ini berpengaruh pada menurunnya respons seksual. Dengan melakukan rangsangan di area payudara, justru akan membuat ASI penuh dan bocor yang menyebabkan pasangan menjadi tidak nyaman.

    Alangkah lebih baik jika meminta suami untuk mengurangi rangsangan di area payudara. Manfaatkan titik sensitif lainnya yang dapat membuat anda lebih terangsang sehingga menaikan gairah bercinta anda, seperti di belakang telinga, leher atau paha bagian dalam.

    Lakukan pada saat mandi

    Selain menguntungkan, anda juga akan mendapatkan sensasi baru ketika bercinta saat pada saat mandi. Anda tidak perlu lagi khwatir ASI yang keluar akan mengganggu keintiman anda dengan pasangan, karena ASI yang keluar akan terlarut dalam air. Mandi Bersama dengan pasangan juga akan mempererat hubungan anda dengan suami.

    Sebelum memulai aktivitas seksual, Anda dan pasangan dapat melakukan pemanasan yang dapat memicu gairah bercinta. Dengan saling memijat dan bersenda gurau, Anda dapat mencairkan suasana dan membangun keintiman sebelum berlanjut ketahap selanjutnya.

    Gunakan waktu ketika anak telah tidur

    Dengan hadirnya anak, tentunya akan membuat waktu anda bersama pasangan akan berkurang. Anda tidak dapat lagi bermesraan dengan leluasa.

    Hal ini dapat memicu berbagai perdebatan akibat kurangnya komunikasi, ditambah faktor stres pekerjaan dan urusan rumah tangga lainnya. Agar hubungan dengan pasangan kembali hamonis, sebaiknya sisihkan waktu untuk melakukan quality time bersama pasangan.

    Anda dapat memanfaatkan momen ketika anak telah tertidur pulas sehingga aktivitas seksual tetap terasa nyaman dan aman. Cara ini sangat membantu dalam memperbaiki hubungan seksual antara suami istri.

    Berhubungan seksual antara dalam pernikahan selain untuk mendapatkan kenikmatan, tentunya juga untuk mempererat hubungan agar terus harmonis. Namun, ada kalanya jika aktivitas seksual tersebut terhalang oleh kondisi istri yang belum pulih setelah melahirkan maupun ketika sedang dalam masa menyusui.

    Baca Juga: 11 Makanan Penurun Gairah Seksual yang Harus Dihindari

    Sebab, berhubungan intim dalam kondisi tersebut akan menimbulkan rasa sakit bagi si Ibu, jika sudah demikian alangkah baiknya untuk segera menghentikan aktivitas seks tersebut.

    Demi mencegah hal yang tidak diinginkan, sebaiknya Sahabat Sehat konsultasikan dahulu dengan dokter mengenai permasalahan seks yang sedang dihadapi.

    Agar aktivitas seksual anda tetap aman dan nyaman., serta sebagai pencegahan dari munculnya berbagai penyakit, khususnya di daerah kewanitaan, penting banget loh buat kita tetap menjaga kebersihan dan menjalankan pola hidup yang sehat.

    Selain itu, Sahabat Sehat juga tidak ada salahnya untuk lebih memproteksi diri dengan melakukan vaksinasi HPV atau Human Papillomavirus agar terhindar dari kanker serviks.

    Produk Terkait: Vaksinasi HPV

    Sekarang vaksinasi HPV telah hadir di Prosehat dengan fasilitas penggunaan teknologi telemedisin yang akan memudahkan pasien dalam berkonsultasi secara daring atau online melalui perangkat teknologi milik sahabat.

    Selain itu, prosehat memiliki layanan vaksinasi HPV ke rumah sehingga sahabat dapat melakukan vaksinasi dengan aman tanpa perlu khawatir tertular COVID-19 serta sahabat ikut turut mendukung program pemerintah untuk mencegah timbulnya virus HPV.

    Layanan vaksinasi ke rumah dari Prosehat ini mempunyai beberapa keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. 2021. Let’s talk about sex: After the baby | BabyCenter. [online] Available at: <https://www.babycenter.com/baby/postpartum-health/lets-talk-about-sex-after-the-baby_11802> [Accessed 1 April 2021].
    2. 2021. Sex After Birth: What to Expect and How Long to Wait. [online] Available at: <https://www.healthline.com/health/pregnancy/sex-after-birth> [Accessed 1 April 2021].
    3. (COVID-19), C., Health, E., Disease, H., Disease, L., Management, P., Conditions, S., Problems, S., Disorders, S., Checker, S., Blogs, W., Answers, Q., Guide, I., Doctor, F., A-Z, C., A-Z, S., Drugs, C., Pregnant, T., Medications, M., Identifier, P., Interactions, C., Tool, D., Management, D., Obesity, W., Recipes, F., Exercise, F., Beauty, H., Balance, H., Relationships, S., Care, O., Health, W., Health, M., Well, A., Sleep, H., Teens, H., Pregnant, G., Trimester, F., Trimester, S., Trimester, T., Baby, N., Health, C., Vaccines, C., Kids, R., Cats, H., Dogs, H., Updates, C., Here, C., Now, C., Experts, C., Social Distancing, Q., Blogs, W., Center, N. and Stories, F., 2021. Your Sex Life After Baby: When You Can Get Back to Sex, How to Find the Energy. [online] WebMD. Available at: <https://www.webmd.com/parenting/baby/features/your-sex-life-after-baby> [Accessed 1 April 2021].

     

    Read More
  • Bagi Sahabat yang sudah berkeluarga dan memiliki anak, tentu Sahabat berharap agar anak  cerdas dan pintar. Selain memperhatikan asupan nutrisi, memberikan multivitamin, serta imunisasi, Sahabat juga dapat mulai mengajarkan anak untuk membaca buku. Baca Juga: 3 Tips Mengoptimalkan Tumbuh-Kembang Anak Selama Pandemi Membaca buku dapat memberi berbagai manfaat bagi karena buku diibaratkan seperti jendela dunia. […]

    7 Manfaat Membaca Buku Bagi Anak di Masa Tumbuh-Kembang

    Bagi Sahabat yang sudah berkeluarga dan memiliki anak, tentu Sahabat berharap agar anak  cerdas dan pintar. Selain memperhatikan asupan nutrisi, memberikan multivitamin, serta imunisasi, Sahabat juga dapat mulai mengajarkan anak untuk membaca buku.

    manfaat membaca buku bagi anak

    Baca Juga: 3 Tips Mengoptimalkan Tumbuh-Kembang Anak Selama Pandemi

    Membaca buku dapat memberi berbagai manfaat bagi karena buku diibaratkan seperti jendela dunia. Apa saja manfaat membaca buku bagi anak? Sahabat, mari simak penjelasan di bawah ini!

    1. Melatih Konsentrasi

    Manfaat membaca buku yang pertama adalah dapat melatih konsentrasi anak. Kemampuan berkonsentrasi anak yang baik akan membantu anak lebih siap saat belajar di sekolah karena anak sudah terbiasa menyerap informasi, Sahabat Sehat tetap perlu mendampingi anak dalam memilih buku bacaan yang tepat.

    2. Mengasah Kemampuan Berpikir

    Apabila Sahabat membiasakan anak membaca buku sejak dini, kemampuan anak untuk berpikir akan terasah dengan baik karena otak berkembang dengan baik.

    Produk Terkait: Jual Nutrimix

    3. Meningkatkan Keterampilan Berbicara

    Manfaat membaca buku bagi anak selanjutnya yaitu dapat membantu anak meningkatkan keterampilan berbicara terutama di masa tumbuh-kembang. Dengan membaca buku, anak dapat menerima informasi melalui gambar dan tulisan sehingga memperkaya kosakata dan meningkatkan kemampuan berbicara dengan baik.

    4. Membuat Anak Aktif dan Cepat Tanggap

    Membaca buku dapat membuat anak menjadi aktif dan cepat tanggap terhadap suatu masalah karena sistem motorik dan kognitif anak berkembang dengan baik.

    5. Menjalin Kedekatan dengan Orang Tua

    Anak yang sering membaca buku ternyata diketahui dapat mempererat hubungan dengan orang tua, terutama bila orang tua ikut menemani anak saat membaca buku dan menghabiskan waktu bersama saat membaca buku. Sahabat bisa berdiskusi dengan anak setelah membaca buku, yang dapat menjadi salah cara untuk mempererat hubungan dengan anak.

    Baca Juga: 7 Tips Orang Tua Dampingi Anak yang Bosan dan Stres Belajar di Rumah

    6. Mengenal Nilai-nilai Sosial

    Saat ini tersedia berbagai jenis buku bacaan. Sahabat sebaiknya pilih jenis buku khusus anak yang berisi nilai-nilai sosial, sehingga anak dapat mengetahui nilai-nilai sosial yang baik untuk  diterapkan di lingkungan sekitar serta menumbuhkan pendidikan karakter dan mental anak.

    7. Meningkatkan Kemampuan Akademis

    Membaca buku turut berperan dalam meningkatkan kemampuan anak mempelajari berbagai hal termasuk bahasa dan ilmu pengetahuan. Hal ini tentu sangat membantu proses pembelajaran anak ketika di sekolah.

    Baca Juga: Bagaimana Membesarkan Anak di Tengah Pandemi? Ini 9 Tipsnya!

    Sahabat, itulah 7 manfaat membaca buku bagi anak dimasa tumbuh-kembang . Apabila anak masih berusia 1-3 tahun, Sahabat dapat mulai membacakan buku terlebih dahulu. Berikut beberapa cara yang bisa Sahabat lakukan saat membacakan buku untuk anak:

    1. Bacalah buku apa pun yang diminta anak, meskipun buku yang sama.
    2. Baca buku secara perlahan agar anak bisa memahami ceritanya, dan menggunakan intonasi berbeda saat membaca karakter yang berbeda.
    3. Gunakan boneka, jari atau alat peraga lainnya saat membacakan buku.
    4. Ajak anak untuk bertepuk tangan atau bernyanyi saat Sahabat membaca buku yang berisi nyanyian.
    5. Diskusikan dengan anak mengenai gambar dalam buku atau mengulang kembali nama karakter dalam buku.
    6. Ajukan pertanyaan terbuka seperti, “Menurut kakak/adik, kenapa ya singanya pergi ke hutan? Dia mau ngapain ya?”. Pertanyaan terbuka dapat melatih anak untuk berpikir.
    7. Gunakan nama anak atau anggota keluarga lainnya pada karakter dalam buku agar mudah diingat.

    Sahabat juga perlu perhatikan jenis buku bacaan yang tepat untuk anak. Pilih buku bacaan yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari dengan gambar yang menarik.

    Baca Juga: Poin-poin Penting dalam Jadwal Terbaru Imunisasi Anak 2020

    Agar pertumbuhan dan perkembangan anak maksimal, yuk Sahabat manfaatkan layanan imunisasi anak di Prosehat yang menyediakan layanan imunisasi ke rumah. Layanan Prosehat memiliki banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Putri A. 5 Manfaat Membaca untuk Anak [Internet]. POPMAMA.com. 2021 [cited 5 April 2021]. Available from: https://www.popmama.com/big-kid/10-12-years-old/amelia-putri/manfaat-membaca-bagi-anak
    2. Afani A. 7 Manfaat Membaca Buku untuk Anak, Bunda Perlu Tahu [Internet]. parenting. 2021 [cited 5 April 2021]. Available from: https://www.haibunda.com/parenting/20200819173602-61-157705/7-manfaat-membaca-buku-untuk-anak-bunda-perlu-tahu
    3. Tahukah Anda Manfaat Membaca Buku Sejak Usia Dini? – EduCenter [Internet]. EduCenter. 2021 [cited 5 April 2021]. Available from: https://www.educenter.id/tahukah-anda-manfaat-membaca-buku-sejak-usia-dini/
    Read More
Chat Asisten ProSehat aja