Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Author Archive for: irfan.seo@tanyadok.com

Irfan

About Irfan

Showing 41–50 of 435 results

  • Tingkat kesehatan anak dan bayi di Indonesia tergolong rendah sebab banyak dari mereka ternyata belum ada yang mendapatkan mendapatkan imunisasi dasar lengkap bahkan semenjak lahir pun belum pernah sama sekali diimunisasi secara lengkap. Hal tersebut berdasarkan data dari Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan yang menyatakan bahwa pada periode 2014-2016 terdapat 1,7 anak yang […]

    Pentingnya Imunisasi Dasar Lengkap untuk Bayi

    Tingkat kesehatan anak dan bayi di Indonesia tergolong rendah sebab banyak dari mereka ternyata belum ada yang mendapatkan mendapatkan imunisasi dasar lengkap bahkan semenjak lahir pun belum pernah sama sekali diimunisasi secara lengkap.

    Hal tersebut berdasarkan data dari Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan yang menyatakan bahwa pada periode 2014-2016 terdapat 1,7 anak yang sama sekali belum diimunisasi atau belum lengkap sama sekali status pemberian imunisasinya.

    Baca Juga: Seperti Apa Imunisasi Anak di Masa Pandemi COVID-19?

    vaksinasi dasar lengkap

    Hal inilah yang menyebabkan kondisi kesehatan anak-anak di Indonesia sangat rentan terhadap segala penyakit termasuk penyakit menular yang mematikan sehingga upaya pemberian imunisasi harus terus digalakkan supaya dapat menciptakan generasi masa depan yang berkualitas.

    Tentu Sobat Sehat akan bertanya-tanya apakah imunisasi dasar yang dimaksud dan bagaimana cara pemberiannya? Tanpa berlama-lama silakan disimak poin-poin berikut di bawah ini.

    Apakah Imunisasi Dasar Lengkap Itu?

    Imunisasi dasar yang sudah disinggung pada paragraf awal mempunyai pengertian, yaitu pemberian imunisasi dasar secara lengkap kepada bayi yang berumur 0-9 bulan. Imunisasi ini merupakan salah satu program wajib dari pemerintah di bidang kesehatan berdasarkan Undang-Undang Kesehatan Nomor 36 Tahun 2009. 

    Untuk Apa Tujuannya dan Seberapa Penting?

    Tujuan pemberian imunisasi adalah untuk membuat bayi yang baru lahir atau sudah berumur beberapa bulan kebal terhadap segala serangan penyakit seperti TBC, Hepatitis B, difteri, polio, dan campak. Karena tujuannya seperti itu, pemberian imunisasi melalui vaksin merupakan hal yang cukup penting.

    Sebab, imunisasi itu sendiri pada dasarnya adalah menyuntikkan virus yang sudah dilemahkan ke dalam tubuh untuk merangsang keluarnya antibodi sehingga tubuh sudah tahu cara melawan ketika ada virus sejenis yang menyerang.

    Pemberian vaksin selain mencegah penularan penyakit berbahaya pada bayi, juga untuk mencegah menularkan penyakit tersebut pada orang lain sampai usia dewasa.

    Apabila bayi atau anak tidak diimunisasi, risiko terkena penyakit menular yang berbahaya akan lebih tinggi sehingga dapat menyebabkan kecacatan hingga kematian. Selain cepat dan aman, imunisasi juga hampir 100% efektif, dan apabila anak ternyata masih tetap terkena penyakit menular, gejalanya pun lebih ringan.

    Baca Juga: Vaksinasi Antre? Yuk, Vaksinasi di Rumah Saja

    Imunisasi Apa Sajakah yang Harus Diberikan?

    Untuk imunisasi dasar ini terdapat  5 jenis imunisasi yang wajib diberikan kepada bayi, yaitu:

    • Hepatitis B
    • Polio
    • BCG
    • Pentavalen (DPT, HB, HIB)
    • Campak

    Seperti Apakah Prosedurnya?

    Prosedur pemberian imunisasi dasar ini tentu harus berdasarkan usia. Hal ini sesuai dengan ketetapan yang dibuat oleh Kementerian Kesehatan dan IDAI, yang tentu saja membuat prosedur ini berdasarkan rekomendasi dari Badan Kesehatan Dunia atau WHO.

    Untuk prosedurnya adalah sebagai berikut:

    Hepatitis B

    Vaksin Hepatitis B diberikan pada saat bayi baru lahir, yaitu paling lambat 12 jam setelah lahir. Manfaatnya adalah untuk mencegah penularan hepatitis B dari ibu ke bayi saat proses persalinan.

    Baca Juga: 8 Alasan Mengapa Bayi Baru Lahir Harus Suntik Hepatitis B

    Polio

    Vaksin polio diberikan sebanyak 4 kali sebelum bayi berumur 6 bulan, yaitu pada saat lahir, usia 2 bulan, 4 bulan, dan 6 bulan. Pemberian vaksin ini kepada bayi untuk mencegah tertularnya bayi terkena penyakit polio.

    Produk Terkait: Vaksinasi Polio

    Penyakit ini disebabkan oleh virus dalam saluran pencernaan dan tenggorokan, dan dapat mengakibarkan kelumpuhan kaki, tangan, otot pernapasan sehingga menyebabkan kematian.

    BCG

    Vaksin BCG diberikan saat bayi berusia 2 bulan. Vaksin ini berfungsi mencegah anak terkena kuman penyebab penyakit tuberculosis yang dapat menyerang paru-paru dan selaput otak yang dapat menyebabkan kecacatan bahkan kematian.

    Produk Terkait: Vaksinasi BCG

    Pentavalen

    Pentavalen adalah vaksin yang merupakan gabungan dari vaksin DPT (difteri, pertusis, tetanus), vaksin HB (hepatitis B), dan vaksin HiB (haemophilus influenza tipe B) ini mampu mencegah 6 penyakit sekaligus, yaitu difteri (infeksi selaput lendir hidung dan tenggorokan), pertusis (batuk rejan), tetanus, hepatitis B, pneumonia, dan meningitis (radang otak). Vaksin diberikan pada saat bayi mencapai usia 2,3, dan 4 bulan.

    Campak

    Terakhir adalah vaksin campak yang diberikan saat bayi berusia 9 bulan. Vaksin ini bermanfaat untuk mencegah penyakit campak berat yang dapat menyebabkan pneumonia (radang paru), diare, dan bisa menyerang otak.

    Produk Terkait: Imunisasi Campak

    Sampai Kapan Pemberiannya?

    Kelima jenis imunisasi dasar lengkap di atas tersebut harus diberikan pada bayi dan anak sebelum mereka berusia 1 tahun.

    Meski begitu, ada tiga jenis vaksin yang perlu diulang di usia batita atau di bawah tiga tahun, yaitu vaksin polio, campak, dan DPT karema kadar antibodinya akan turun setelah setahun. Sedangkan, imunisasi BCG cukup sekali saja karena antibodinya yang tidak pernah turun.

    Seperti Apa Cara Pemberiannya?

    Untuk pemberian vaksin imunisasi ini terdiri dari dua macam, yaitu bisa dilakukan dengan cara memasukkan cairan ke dalam tubuh melalui penyuntikkan cairan ke dalam bagian otot, atau disuntikkan di bagian bawah lapisan kulit. Selain dengan cara disuntik, cara lainnya adalah dengan meneteskan cairan ke bagian mulut atau oral. Semua disesuaikan dengan jenis vaksin yang akan diberikan.

    Untuk Penyuntikan, Di Manakah Lokasinya Pada Tubuh?

    Lokasi penyuntikan pada tubuh biasanya pada paha atas dan lengan atas. Untuk paha atas, biasanya diberikan pada anak-anak berusia di bawah 12 bulan. Sedangkan untuk lengan atas pada anak-anak di atas 12 bulan. Jenis suntikannya disebut dengan subkutan atau SC. Selain jenis suntikan SC, ada lagi jenis suntikan bernama IM untuk penyuntikan vaksin intramuscular, yang diberikan pada anak berusai di bawah 12 bulan, dengan menyuntikkan bagian paha atas.

    Baca Juga: Imunisasi Polio Tetes vs Suntik, Yuk Disimak Penjelasannya

    Di Manakah Tempat Mendapatkan Imunisasi Dasar Ini?

    Untuk bisa mendapatkan imunisasi dasar, Sobat Sehat yang telah menjadi orang tua bisa mendapatkanya untuk bayi dan anak Sobat dengan mendatangi posyandu, puskesmas, rumah sakit, tempat praktek dokter anak atau bidan. Untuk puskesmas vaksin yang digunakan disediakan langsung dari pemerintah sementara untuk vaksin tambahan seperti rotavirus, influenza, varicella, PCV, atau hepatitis A yang tidak disediakan langsung dapat diperoleh di rumah sakit atau dokter anak.

    Adakah Efek Samping yang Dihasilkan?

    Mengenai efek samping dari imunisasi wajib untuk bayi dan anak tentu saja ada, dan biasa disebut dengan kejadian ikutan pasca-imunisasi atau KIPI. Biasanya, bayi atau anak yang terkena KIPI akan mengalami demam ringan hingga tinggi, kemudian mengalami bengkak, kemerahan, dan menjadi agak rewel.

    Umumnya KPI akan hilang dalam waktu 3-4 hari meskipun juga bisa berlangsung lebih lama. Selama bayi dan anak mengalami KIPI, sobat tidak perlu panik. Hal yang perlu Sobat lakukan adalah memberikan obat penurun panas tiap 4 jam, mengompres dahi dengan air hangat, memberikan ASI, susu, atau jus buah apabila sudah bisa mengonsumsi makanan padat. KIPI biasanya tidak sampai mengakibatkan penyakit berat apalagi kelumpuhan, serta kematian.Jika kondisi tidak kunjung membaik, segera hubungi atau bawa ke dokter.

    Apa yang Perlu Dilakukan Setelah Imunisasi Dasar?

    Setelah Sobat memberikan semua vaksin dari imunisasi dasar secara lengkap, dan sesuai usia, bukan berarti pemberian imunisasi selesai begitu saja sebab ada yang namanya imunisasi lanjutan. Imunisasi jenis ini juga tercakup dalam program pemerintah di bidang kesehatan, dan masuk pada imunisasi rutin lengkap sebagai pengembangan dari imunisasi dasar lengkap. Pemberian imunisasi lanjutan ini diperlukan untuk memberikan perlindungan yang lebih optimal mengingat imunisasi dasar saja ternyata belum cukup memberikan kekebalan.

    Adapun vaksin yang diberikan saat imunisasi lanjutan mencakup vaksin-vaksin yang sudah pernah diberikan pada imunisasi dasar seperti polio, campak, hepatitis B, dan DPT, lalu ditambahkan beberapa vaksin seperti MMR, Influenza, hingga hepatitis A. Imunisasi lanjutan dimulai dari anak berusia 12 bulan hingga 18 tahun.

    Bagaimanakah Supaya Pemberian Imunisasi Lancar?

    Supaya pemberian imunisasi dasar lengkap untuk bayi dan anak itu lancar, Sobat  perlu memperhatikan pada jadwal pemberian imunisasi yang telah disusun oleh Kemenkes dan IDAI, serta berdasarkan rekomendasi dari WHO. Di dalamnya ada pemberian vaksin sesuai usia. Selain itu, yang  perlu diperhatikan adalah jadwal jeda pemberian vaksin satu dengan yang lainnya terutama untuk vaksin hidup.

    Apabila yang diberikan adalah vaksin hidup dalam imunisasi, jeda waktu pemberiannya adalah 4 minggu. Hal ini untuk mengurangi terjadinya intervensi atau reaksi antibodi yang saling berinteraksi antara satu vaksin dan yang lainnya. Meski begitu, untuk vaksin hidup yang pemberiannya dilakukan dengan meneteskan cairan ke mulut seperti polio dan rotavirus, pemberiannya tidak harus menunnggu jeda waktu minimal dengan proses pemberian vaksin jenis lainnya, dan berlaku juga untuk jenis vaksin mati.

    Baca Juga: Reaksi KIPI Berat, Kapan Perlu Bawa Anak ke Dokter?

    Karena itu, pemberian imunisasi sesuai  jadwal sangatlah penting sebab bila tidak sesuai jadwal akan mempengaruhi kekebalan tubuh pada bayi dan anak sehingga anak mereka akan rentan terhadap penyakit. Meski begitu, ada saja kendala-kendala yang dialami mulai dari kondisi anak yang tidak sehat, permasalahan orang tua, dan virus Corona.

    Salah satu solusi paling tepat untuk masalah ini adalah mengadakan layanan vaksinasi dengan memanggil dokter ke rumah supaya vaksinasi tetap berjalan lancar dan aman yang diberikan oleh Prosehat. Untuk layanan ini Sobat tinggal menginstal aplikasi Prosehat dari Play Store, dan pilih jenis layanan yang ada.

    Layanan ini tentu saja akan membuat Sahabat merasa aman dan nyaman. Selain itu, layanan ini mempunyai kelebihan-kelebihan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Nah, bagi Sahabat yang memerlukan info lebih lanjut mengenai layanan vaksinasi bayi ke rumah silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

    Referensi

    1. Daftar Lengkap Imunisasi Dasar untuk Bayi Rekomendasi dari Kemenkes – Tirto.ID [Internet]. tirto.id. 2020 [cited 20 July 2020]. Available from: https://tirto.id/daftar-lengkap-imunisasi-dasar-untuk-bayi-rekomendasi-dari-kemenkes-dk2Y
    2. [Internet]. 2020 [cited 20 July 2020]. Available from: http://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/daerah/20160829/0018303/pastikan-bayi-anda-diberi-imunisasi-dasar-lengkap/
    3. Cara Tepat Pemberian Vaksin/Imunisasi Yang Wajib Anda Ketahui [Internet]. kumparan. 2020 [cited 20 July 2020]. Available from: https://kumparan.com/babyologist/cara-tepat-pemberian-vaksin-imunisasi-yang-wajib-anda-ketahui
    4. Harsono F. Imunisasi Dasar Lengkap Belum Cukup Lindungi Anak dari Penyakit [Internet]. liputan6.com. 2020 [cited 20 July 2020]. Available from: https://www.liputan6.com/health/read/3948967/imunisasi-dasar-lengkap-belum-cukup-lindungi-anak-dari-penyakit
    5. Memahami KIPI, Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi [Internet]. kumparan. 2020 [cited 20 July 2020]. Available from: https://kumparan.com/kumparanmom/memahami-kipi-kejadian-ikutan-pasca-imunisasi-1qxGY3P6TN
    Read More
  • Sahabat Sehat, perubahan cuaca yang tidak menentu akhir-akhir ini membuat Sahabat Sehat perlu mewaspadai penyakit demam berdarah. Demam berdarah biasanya muncul menjelang pergantian musim dan seringkali menyebabkan kejadian luar biasa di beberapa daerah. Baca Juga: Perbedaan Demam Biasa dan Demam Berdarah Serta Pencegahannya Demam berdarah disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes […]

    Wajib Tahu! Kenali Fase Demam Berdarah dan Penanganannya

    Sahabat Sehat, perubahan cuaca yang tidak menentu akhir-akhir ini membuat Sahabat Sehat perlu mewaspadai penyakit demam berdarah. Demam berdarah biasanya muncul menjelang pergantian musim dan seringkali menyebabkan kejadian luar biasa di beberapa daerah.

    fase demam berdarah

    Baca Juga: Perbedaan Demam Biasa dan Demam Berdarah Serta Pencegahannya

    Demam berdarah disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti, ditandai dengan demam tinggi hingga 400 Celcius yang dapat berlangsung selama 2-7 hari. Nah, Sahabat Sehat mari kenali fase demam berdarah agar lebih waspada di rumah.

    Fase Demam Berdarah

    Fase Demam

    Fase pertama pada penyakit demam berdarah diawali dengan demam tinggi hingga mencapai 39-400 Celcius dan dapat disertai dengan keluhan lain seperti mual, muntah, nyeri sendi, sakit kepala serta muncul ruam kemerahan di kulit. Fase demam dapat berlangsung di hari pertama hingga hari ketiga setelah terinfeksi virus dengue.

    Fase Kritis

    Fase kritis berlangsung pada hari ketiga hingga hari kelima setelah terinfeksi virus dengue. Sahabat Sehat perlu waspada sebab kondisi cenderung terlihat membaik namun pada fase ini juga dapat terjadi kebocoran plasma yang ditandai dengan muntah secara terus-menerus, mimisan, pembesaran organ hati atau nyeri perut yang tidak tertahankan.

    Fase Penyembuhan

    Fase penyembuhan umumnya terjadi pada 5-7 hari setelah terinfeksi virus dengue. Pada fase ini demam sudah turun namun terkadang dapat kembali mengalami demam meski tidak setinggi sebelumnya, sehingga fase penyembuhan diibaratkan menyerupai pelana kuda.

    Selain itu pada fase penyembuhan, terlihat ruam merah yang hampir merata di seluruh tubuh (disebut convalescence rash) dan dapat hilang dengan sendirinya.

    Penanganan Demam Berdarah

    Sahabat Sehat, ketiga fase demam berdarah tersebut dapat ditangani sebagai berikut :

    Fase Demam

    Pada fase demam, penanganannya cukup sederhana yaitu dengan minum air putih yang cukup untuk mencegah dehidrasi yang dapat membuat tubuh menjadi lemah. Sahabat Sehat sebaiknya mengkonsumsi air putih sebanyak 2,5 liter dan minum obat penurun demam sesuai anjuran dokter.

    Fase Kritis

    Pada fase kritis, Sahabat Sehat dianjurkan melakukan pemeriksaan darah di laboratorium untuk mengetahui kondisi tubuh lebih lanjut.

    Produk Terkait: Cek Lab

    Penanganan pada fase kritis dapat dilakukan di rumah sakit untuk menstabilkan tubuh dan mencegah komplikasi akibat demam berdarah seperti kekurangan cairan tubuh, kebocoran pembuluh darah yang berujung pada pendarahan hebat, kerusakan organ hingga kematian.

    Baca Juga: Cara Mengatasi Demam Setelah Divaksin Covid-19

    Fase Penyembuhan

    Penanganan pada fase penyembuhan dapat dilakukan dengan mengkonsumsi air putih yang cukup, makanan tinggi protein, buah dan sayur, serta beristirahat yang cukup.

    Nah, itulah fase demam berdarah dan penanganannya yang perlu Sahabat Sehat ketahui sehingga membantu Sahabat Sehat dalam menangani demam berdarah.

    Baca Juga: 7 Anjuran Asupan Makanan Saat Anak Demam

    Apabila Sahabat Sehat mengalami keluhan selama di rumah, Sahabat Sehat dapat berkonsultasi secara online dengan dokter 24 jam di Prosehat. Info lebih lengkap silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Media K. Kenali Fase Demam Berdarah (DBD) dan Cara Penanganannya Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 22 April 2021]. Available from: https://health.kompas.com/read/2020/01/29/180100268/kenali-fase-demam-berdarah-dbd-dan-cara-penanganannya?page=all
    2. Media K. Pentingnya Gerakan 3M untuk Cegah Demam Berdarah Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 22 April 2021]. Available from: https://health.kompas.com/read/2020/02/05/133100368/pentingnya-gerakan-3m-untuk-cegah-demam-berdarah?page=all
    3. Penanganan Demam Berdarah sesuai dengan Fase DBD [Internet]. gaya hidup. 2021 [cited 22 April 2021]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20191024150235-255-442553/penanganan-demam-berdarah-sesuai-dengan-fase-dbd

     

    Read More
  • Sahabat Sehat, baru-baru ini ramai diberitakan Atalia Praratya yang merupakan istri Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menderita Covid-19 dan tengah menjalani isolasi mandiri. Baca Juga: Euforia Vaksinasi Sebabkan Peningkatan Kasus Covid-19? Diperkirakan Atalia terinfeksi Covid-19 akibat berinteraksi langsung dengan masyarakat, serta melakukan kegiatan buka puasa bersama di beberapa lokasi. Hal ini membuat masyarakat terkejut karena […]

    Sudah Dua Kali Divaksin, Istri Ridwan Kamil Positif Covid-19?

    Sahabat Sehat, baru-baru ini ramai diberitakan Atalia Praratya yang merupakan istri Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menderita Covid-19 dan tengah menjalani isolasi mandiri.

    istri Ridwan Kamil Positif Covid-19

    Baca Juga: Euforia Vaksinasi Sebabkan Peningkatan Kasus Covid-19?

    Diperkirakan Atalia terinfeksi Covid-19 akibat berinteraksi langsung dengan masyarakat, serta melakukan kegiatan buka puasa bersama di beberapa lokasi.

    Hal ini membuat masyarakat terkejut karena menurut Ridwan Kamil, sang istri telah divaksin  Covid-19 sebanyak dua kali. Nah, Sahabat Sehat mungkin bertanya-tanya mengapa seseorang masih dapat terinfeksi Covid-19 meskipun sudah divaksin dua kali. Mari kita simak penjelasan berikut ini!

    Juru bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan bahwa kemungkinan penularan virus Covid-19 tetap ada meskipun seseorang sebelumnya sudah pernah divaksin karena efikasi vaksin Covid-19 tidak mencapai 100%. Vaksin berperan agar Sahabat Sehat tidak mengalami gejala berat apabila nanti terinfeksi Covid-19.

    Baca Juga: Efikasi Vaksin Sinovac Mencapai 78% dalam Uji Coba Tahap Akhir di Brasil

    Siti Nadia Tarmizi menambahkan bahwa ada tiga faktor yang mempengaruhi penularan virus Covid-19 yaitu faktor manusia, virus Covid-19, dan faktor lingkungan. Apabila mobilisasi tetap tinggi selama masa pandemi,maka laju penularan Covid-19 semakin meningkat.

    Bagi Sahabat Sehat yang sudah divaksin disarankan untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan 5M (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan serta mengurangi mobilisasi) sebab meskipun Sahabat Sehat telah divaksin, belum tentu tubuh menjadi kebal terhadap virus Covid-19.

    Baca Juga: Perilaku 5M, Cara Tepat dan Efektif Meminimalkan Penyebaran Covid-19

    Pastikan Sahabat Sehat tetap aman saat berkumpul dengan keluarga di rumah dengan melakukan pemeriksaan Covid-19 seperti swab PCR, rapid antigen serta lakukan vaksinasi flu di Prosehat yang memiliki layanan ke rumah. Layanan Prosehat mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Media K. Kata Ridwan Kamil, Istrinya Terpapar Covid-19 karena Sering Buka Puasa Bersama [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 22 April 2021]. Available from: https://regional.kompas.com/read/2021/04/19/094044478/kata-ridwan-kamil-istrinya-terpapar-covid-19-karena-sering-buka-puasa
    2. Ikhsanudin A. Penjelasan Kemenkes Terkait Istri RK yang Positif Covid Meski Sudah Vaksin [Internet]. detiknews. 2021 [cited 22 April 2021]. Available from: https://news.detik.com/berita/d-5537434/penjelasan-kemenkes-terkait-istri-rk-yang-positif-covid-meski-sudah-vaksin
    Read More
  • Setiap orang atau khususnya wanita biasanya disarankan agar melakukan pemeriksaan kesehatan (medical check up) agar mengetahui apakah ada masalah kesehatan di dalam tubuhnya. Baca Juga: Jenis Kanker yang Sering Menyerang Wanita Meski begitu, sebenarnya terdapat beberapa tanda umum yang bisa menjadi petunjuk sehat atau tidaknya tubuh dari seorang wanita. Berikut adalah beberapa ciri atau tanda-tanda tubuh wanita yang […]

    9 Ciri Wanita Sehat yang Sahabat Perlu Tahu!

    Setiap orang atau khususnya wanita biasanya disarankan agar melakukan pemeriksaan kesehatan (medical check up) agar mengetahui apakah ada masalah kesehatan di dalam tubuhnya.

    ciri wanita sehat

    Baca Juga: Jenis Kanker yang Sering Menyerang Wanita

    Meski begitu, sebenarnya terdapat beberapa tanda umum yang bisa menjadi petunjuk sehat atau tidaknya tubuh dari seorang wanita. Berikut adalah beberapa ciri atau tanda-tanda tubuh wanita yang sehat:

    1. Memiliki Siklus Haid yang Teratur

    Siklus haid yang teratur dengan interval 27 sampai 35 hari merupakan tanda organ reproduksi yang sehat. Hal ini menunjukkan ovulasi dan keseimbangan hormonal dari otak ke ovarium yang normal. Biasanya, wanita yang tidak sehat seperti bertubuh gemuk atau terlalu kurus cenderung mengalami menstruasi yang tidak teratur.

    2. Memiliki Rambut Tebal dan Kuku Kuat

    Memiliki rambut yang tebal dan kuat serta memiliki kuku yang cepat tumbuh dan tidak mudah patah juga merupakan tanda kesehatan yang baik.

    Sebaliknya, apabila memiliki rambut yang tipis atau kuku yang rapuh tandanya kekurangan nutrisi dalam tubuhnya seperti karenaa kurangnya zat besi, vitamin D, serta nutrisi penting lainnya. Tidak hanya itu, kondisi stres juga bisa mempengaruhi kesehatan kuku dan rambut.

    3. Jarang Sakit Kepala

    Keluhan sakit kepala pasti pernah dirasakan oleh semua orang. Sakit kepala sendiri merupakan efek dari stres atau otot yang tegang, hal tersebut merupakan hal yang normal.

    Baca Juga: 6 Tips Meredakan Sakit Kepala yang Ampuh!

    Namun, pada orang yang sehat, sakit kepala hanya akan berlangsung dalam waktu sebentar dan jarang terjadi. Nah, pada orang yang tidak sehat biasanya akan sering mengalami sakit kepala yang berat dan bahkan tidak kunjung membaik meskipun setelah minum obat.

    4. Berenergi

    Apabila Sahabat Sehat bangun pagi dengan perasaan segar dan siap menghadapi hari, artinya tubuh memiliki energi yang cukup. Sedangkan kebanyakan orang yang sedang sakit atau kekurangan vitamin tubuhnya akan merasa mudah lelah, kurang berenergi, dan sering mengantuk.

    5. Memiliki Napas yang Segar

    Memiliki bau mulut tidak hanya berkaitan dengan kesehatan gigi, namun hal tersebut juga merupakan petunjuk kesehatan secara umum. Karena sistem kekebalan tubuh seseorang juga berada di usus.

    Jika Sahabat Sehat memiliki napas yang segar, itu merupakan indikasi dari mikroba usus yang seimbang. Dan sebaliknya, apabila mulutnya berbau tidak sedap tandanya ada penyakit tersembunyi, seperti penyakit diabetes, penyakit lambung, atau gangguan ginjal.

    6. Memiliki Kulit yang Tampak Sehat

    Kulit merupakan salah satu organ terbesar di dalam tubuh manusia. Kondisi kulit wajah dan leher tidak hanya menggambarkan ciri genetik seseorang, namun juga kesehatannya dan pengaruh lingkungan.

    Seseorang yang memiliki kulit yang tampak sehat dapat menandakan kondisi kesehatan tubuhnya secara keseluruhan cukup baik.

    7. Memiliki Mata yang Jernih

    Selain kulit, mata juga merupakan penggambaran dari kesehatan tubuh wanita. Mata yang terlihat jernih menunjukkan tidak adanya penyakit tersembunyi. Selain itu, mata juga merupakan jendela jiwa.

    Misalnya pada orang yang kurang istirahat ataupun sedang merasa sedih dan depresi, akan terlihat dari matanya bahwa jiwanya sedang tidak tenang.

    8. Komposisi Lemak Tubuh Normal

    Apabila Sahabat Sehat memiliki kadar lemak tubuh yang tinggi, artinya tubuh lebih banyak menumpuk jaringan lemak dibandingkan otot. Lemak tubuh yang tinggi akan memberikan dampak negatif pada metabolisme, gula darah, pergerakan tubuh, dan kesejahteraan mental.

    Baca Juga: Hati-hati! 10 Daftar Makanan Mengandung Lemak Jenuh Tinggi!

    Maka dari itu, ciri-ciri wanita sehat salah satunya adalah memiliki komposisi lemak tubuh yang normal dan tidak berlebihan.

    9. Nyeri Haid Ringan

    Setiap wanita dewasa pasti memiliki kondisi dimana nyeri saat sedang haid. Namun, salah satu ciri wanita sehat adalah yang hanya memiliki nyeri haid ringan.

    Apabila Sahabat Sehat memiliki nyeri haid yang berat, bisa menandakan adanya endometriosis dan harus segera diperiksakan ke dokter.

    Selain ciri-ciri di atas, wanita yang sehat juga pastinya memiliki kulih wajah yang sehat. Maka dari itu, penting juga untuk mengenali ciri-ciri kulit wajah sehat. Berikut ciri-ciri kulit wajah yang sehat:

    Terhidrasi dengan Baik

    Ciri-ciri wanita yang memiliki wajah sehat adalah memiliki wajah yang lembab. Kelembapan ini biasanya dipengaruhi oleh hidrasi kulit yang baik.

    Kulit wajah yang terhidrasi dengan baik akan memiliki tingkat kekenyalan yang tinggi, sehingga tidak mudah keriput. Agar memiliki kulit wajah yang lembap dan terus terhidrasi, Sahabat Sehat bisa menggunakan pelembap secara rutin di pagi dan malam hari.

    Selain itu jangan lupa juga untuk mengonsumsi air putih sebanyak delapan gelas per hari, serta rajin mengonsumsi buah dan sayur ya.

    Produk Terkait: Jual Vegeblend Adult

    Memiliki Warna Kulit yang Merata

    Adanya warna kulit wajah yang tidak merata, seperti adanya area wajah yang terlalu merah atau ditemukannya dark spots pada kulit wajah, bisa menandakan kulit yang tidak sehat.

    Salah satu penyebab warna kulit wajah tidak merata adalah paparan sinar matahari yang terlalu berlebihan. Hal ini yang menjadi alasan bahwa setiap wanita harus menggunakan sunscreen dengan tingkat SPF tinggi, serta mengaplikasikan ulang setiap tiga atau empat jam sekali.

    Memiliki Tekstur yang Lembut

    Sahabat Sehat bisa mengenali ciri-ciri kulit wajah yang sehat dengan merasakan teksturnya. Tekstur kulit wajah yang halus, lembut, dan lembab merupakan penandanya. Jika Sahabat Sehat ingin mendapatkan kulit wajah yang halus dan lembut bisa menerapkan eksfloasi dengan rutin.

    Kulit Wajah Bebas dari Jerawat

    Memiliki kulit wajah yang bebas jerawat dan keriput merupakan ciri-ciri kulit wajah sehat. Kondisi kulit wajah yang bebas dari kedua masalah tersebut bisa didapatkan apabila Sahabat Sehat merawat kulit kalian dengan tepat dan benar.

    Adapun penyebab jerawat di antaranya adalah terlalu sering begadang, stres, dan bisa juga karena faktor keturunan. Gaya hidup yang kurang sehat juga bisa mempengaruhi kesehatan kulit, seperti mengonsumsi makanan yang manis, gorengan, alkohol, dan merokok.

    Nah, dengan demikian sekarang Sahabat Sehat sudah mengetahui ciri-ciri tubuh yang sehat seperti apa. Namun, walaupun begitu, Sahabat Sehat tetap disarankan untuk melakukan medical check up agar bisa memastikan tubuh dalam kondisi baik-baik saja dan bisa terhindar dari berbagai penyakit berat nantinya salah satunya kanker serviks.

    Baca Juga: Cegah Kanker Serviks dengan Vaksin HPV

    Untuk itu, Sahabat bisa melakukan vaksinasi HPV di Prosehat yang menyediakan layanan vaksinasi ke rumah. Layanan ini mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Media, K., 2021. 10 Tanda Tubuh yang Sehat pada Perempuan Halaman 2 – Kompas.com. [online] KOMPAS.com. Available at: <https://lifestyle.kompas.com/read/2019/11/13/071000220/10-tanda-tubuh-yang-sehat-pada-perempuan?page=2> [Accessed 20 April 2021].
    2. Kustiani, R., 2021. 7 Ciri Orang Sehat Sempurna. [online] Tempo. Available at: <https://cantik.tempo.co/read/899602/7-ciri-orang-sehat-sempurna/full&view=ok> [Accessed 20 April 2021].
    3. Tysara, L., 2021. 8 Ciri-Ciri Kulit Wajah Sehat, Pahami Tips Mudah Memilikinya. [online] liputan6.com. Available at: <https://hot.liputan6.com/read/4455020/8-ciri-ciri-kulit-wajah-sehat-pahami-tips-mudah-memilikinya> [Accessed 20 April 2021].
    Read More
  • Memiliki tubuh yang langsing tentunya merupakan impian setiap wanita. Bahkan, banyak wanita yang sangat ingin mempertahankan kelangsingan tubuhnya. Baca Juga: Inilah 10 Tips Langsing Alami, Mudah Kok! Nah, bagi Sahabat Sehat yang ingin memiliki atau ingin mempertahankan bentuk tubuh yang langsing tentunya perlu memiliki hobi khusus yang menyehatkan. 1. Hobi Minum Air Putih Sahabat Sehat diwajibkan memiliki hobi untuk rajin […]

    Hobi Sehat untuk Tubuh Langsing Apa Saja?

    Memiliki tubuh yang langsing tentunya merupakan impian setiap wanita. Bahkan, banyak wanita yang sangat ingin mempertahankan kelangsingan tubuhnya.

    hobi sehat untuk tubuh langsing

    Baca Juga: Inilah 10 Tips Langsing Alami, Mudah Kok!

    Nah, bagi Sahabat Sehat yang ingin memiliki atau ingin mempertahankan bentuk tubuh yang langsing tentunya perlu memiliki hobi khusus yang menyehatkan.

    1. Hobi Minum Air Putih

    Sahabat Sehat diwajibkan memiliki hobi untuk rajin minum air putih. Usahakan untuk segera minum satu gelas besar air putih setelah bangun tidur.

    Asupan air putih ini sangat diperlukan tubuh yang dehidrasi akibat tidur semalaman. Air putih juga memiliki fungsi tersendiri bagi yang memiliki tubuh langsing, yaitu untuk membantu tubuh membedakan sinyal lapar dan haus.

    Karena seringkali rasa lapar yang muncul bukanlah sebenarnya, melainkan karena haus. Maka dari itu, Sahabat Sehat bisa jadikan minum air putih sebagai hobi sehat untuk membentuk tubuh menjadi langsing.

    2. Buatlah Kopi di Rumah

    Zaman sekarang, banyak wanita yang biasa mengawali harinya dengan minum secangkir kopi bahkan sudah menjadi hobi atau kebiasaan.

    Produk Terkait: Jual Javara Madu Bunga Kopi

    Namun, bagi Sahabat Sehat yang memiliki hobi meminum kopi khususnya yang memiliki tubuh langsing, lebih baik memilih kopi yang sehat dengan cara meracik kopi sendiri di rumah dan hindari menambahkan banyak krim, gula, atau pemanis buatan yang bisa membuat kalori secangkir kopi menjadi naik drastis.

    3. Hobi Berkebun

    Melihat tanaman dan bunga-bunga tumbuh subur berkat kesukaan dari berkebun memang terasa sangat menyenangkan. Namun, ternyata ada manfaat lain yang bisa Sahabat Sehat dapatkan dengan berkebun, yaitu membuat tubuh lebih langsing.

    Pada sebuah studi baru mengatakan, orang yang hobi berkebun rata-rata memiliki indeks massa tubuh atau body mass index (BMI) yang lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak.

    Berdasarkan studi Zick et al, ditemukan bahwa berkebun dapat memberikan manfaat positif, salah satunya untuk tubuh langsing.

    Baca Juga: 10 Cara Mudah Bakar Kalori Setiap Hari

    Zick dan timnya menelaah BMI dari 198 orang dengan hobi berkebun di Salt Lake City. Dari studi tersebut ditemukan bahwa BMI wanita yang memiliki hobi berkebun rata-rata 1,84 poin lebih rendah dari wanita lain yang tidak memiliki hobi berkebun.

    Selain itu, mereka juga memiliki kecenderungan lebih rendah untuk berkelebihan berat badan. Dengan demikian, Sahabat Sehat yang menginginkan tubuh langsing atau sedang mempertahankan kelangsingan tubuhnya bisa mulai memilih hobi berkebun.

    Bagi wanita yang ingin memiliki tubuh langsing biasanya tetap memiliki godaan untuk selalu ingin ngemil. Nah, jika Sahabat Sehat mengalami hal tersebut, coba deh untuk memilih cemilan sehat agar tubuh bisa tetap langsing:

    Kacang

    Hampir semua jenis kacang-kacangan, mulai dari kacang walnut, hazelnut, almond, mete atau pistachio, baik untuk dikonsumsi bagi Sahabat Sehat yang hobi ngemil. Kacang mengandung kaya akan serat dan protein, serta mampu membantu mengendalikan gula darah.

    Produk Terkait: Jual Granola Creations Aneka Buah dan Kacang

    Namun, ada satu tips dalam mengolahnya, yaitu hindari kacang yang digoreng, karena justru akan cenderung mengandung lemak yang tidak sehat.

    Alpukat

    Alpukat diketahui kaya akan kandungan lutein, serat, vitamin B6, C dan E, potassium, magnesium dan asam folat. Alpukat juga mengandung tinggi lemak tak jenuh tunggal yang membantu mengurangi LDL atau kolesterol jahat, serta mencegah penyakit jantung.

    Produk Terkait: Jual Chosen Foods Pure Avocado Oil

    Sehingga, bagi Sahabat Sehat yang ingin bertubuh langsing namun hobi ngemil, bisa memilih alpukat untuk menjadi bahan cemilannya.

    Quinoa

    Quinoa merupakan satu-satunya jenis gandum yang mengandung 9 asam amino esensial. Gandum ini memiliki serat dan asam lemak omega-3 yang tinggi.

    Produk Terkait: Jual Chosen Foods Organic White Quinoa

    Kandungan tersebut sangat baik untuk jantung dan mampu membantu mengendalikan diabetes. Otomatis, Sahabat Sehat yang sering ngemil tapi ingin bertubuh langsing bisa dengan aman mengonsumsi cemilan ini.

    Mangga

    Terakhir, salah satu makanan yang cocok untuk menemani hobi ngemil adalah mangga. Buah ini diketahui tinggi akan kandungan serat, vitamin A, B6 dan C, sehingga dapat membantu mengatur kadar gula darah dan menjaga fungsi sistem pencernaan. Mangga juga mengandung tinggi tembaga, kalium dan magnesium, yang baik bagi kesehatan jantung.

    Produk Terkait: Jual Granola Creations Granola Mangga

    Nah, Sahabat Sehat, mulai sekarang bisa mengikuti tips apa saja hobi untuk tubuh langsing. Tips tersebut berguna untuk mencapai dan mempertahankan kelangsingan tubuh yang dimiliki, sehingga sekarang tidak perlu khawatir lagi.

    Baca Juga: 5 Cara Langsing dengan Menu Sehat Berikut Ini 

    Namun apabila Sahabat Sehat merasa periu informasi tambahan mengenai kesehatan, dapat langsung berkonsultasi secara daring atau online melalui fasilitas kesehatan yang telah disediakan oleh Prosehat.  Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Media, K., 2021. Hobi Berkebun Bikin Langsing. [online] KOMPAS.com. Available at: <https://lifestyle.kompas.com/read/2013/04/22/12362438/Hobi.Berkebun.Bikin.Langsing> [Accessed 20 April 2021].
    2. Rahmawati, A., 2021. 7 Kebiasaan Sarapan Pagi yang Sehat untuk Wanita, Dijamin Langsing!. [online] detikfood. Available at: <https://food.detik.com/info-sehat/d-5266693/7-kebiasaan-sarapan-pagi-yang-sehat-untuk-wanita-dijamin-langsing/3> [Accessed 20 April 2021].
    3. Kinanti, A., 2021. Tetap Langsing Meski Hobi Ngemil dengan 4 Camilan Sehat Ini. [online] detikHealth. Available at: <https://health.detik.com/diet/d-3382370/tetap-langsing-meski-hobi-ngemil-dengan-4-camilan-sehat-ini/5/#news> [Accessed 20 April 2021].

     

    Read More
  • Demam biasa dan demam berdarah tentu sudah sering Sobat Sehat mendengarnya dalam kehidupan sehari-hari. Namun, masih banyak masyarakat yang salah kaprah untuk membedakan kedua demam tersebut. Supaya tidak terjadi hal seperti itu lagi, yuk mari kita sama-sama simak penjelasan di bawah ini. Perbedaan Demam Biasa dan Demam Berdarah Perbedaan pada keduanya terlihat pada beberapa hal, yaitu sifat […]

    Perbedaan Demam Biasa dan Demam Berdarah serta Pencegahannya

    Demam biasa dan demam berdarah tentu sudah sering Sobat Sehat mendengarnya dalam kehidupan sehari-hari. Namun, masih banyak masyarakat yang salah kaprah untuk membedakan kedua demam tersebut. Supaya tidak terjadi hal seperti itu lagi, yuk mari kita sama-sama simak penjelasan di bawah ini.

    demam biasa dan demam berdarah

    Perbedaan Demam Biasa dan Demam Berdarah

    Perbedaan pada keduanya terlihat pada beberapa hal, yaitu sifat panas, reaksi terhadap obat, dan gejala-gejala tambahan yang dirasakan. Untuk sifat panas, diketahui bahwa pada demam biasa panasnya masih bersifat normal, yaitu di atas 38 derajat Celcius, dan bersifat konsisten atau tiba berubah-ubah sama sekali.

    Hal ini tentu sangat berbeda pada demam berdarah yang ternyata mempunyai sifat panas yang mendadak dapat berubah menjadi tinggi sekali meskipun baru terjadi pada 1-2 hari pertama.

    Mengenai reaksi terhadap obat, untuk demam biasa dapat dikatakan normal. Demam akan mereda apabila diberikan obat penurun demam. Namun, jika ternyata belum sembuh betul, demam akan datang kembali.

    Baca Juga: 7 Anjuran Asupan Makanan Anak Saat Demam

    Sementara itu, pada demam berdarah yang terjadi adalah kebalikannya. Suhu tubuh hanya akan turun sedikit atau malahan tidak turun sama sekali. Untuk gejala, pada demam biasa gejala-gejala yang dialami biasanya berupa sakit kepala, kedinginan, keringat dingin, menggigil, dan nafsu makan turun.

    Namun pada demam berdarah terdapat beberapa gejala tambahan yang dirasakan, yaitu badan pegal-pegal, linu di persendian, mimisan, bintik-bintik di bawah kulit atau gusi berdarah, tidak flu dan batuk sama sekali. Selain ketiga faktor tersebut yang perlu diketahui adalah bahwa penyebab pada demam biasa adalah

    Sedangkan pada demam berdarah penyebabnya adalah gigitan nyamuk Aedes aegepti yang membawa virus dengue yang kemudian masuk ke dalam aliran darah. Nyamuk ini tinggal di sekitar tempat tinggal manusia.

    Cara Mencegah Demam

    Kita dapat mencegah kedua demam tersebut, baik demam biasa maupun demam berdarah. Pencegahan lebih baik karena jika sudah mengalami demam akan tidak enak sekali. Demam bukan merupakan suatu diagnosis namun suatu gejala atau pertanda yang bisa disebabkan oleh berbagai penyakit. Berikut ini adalah cara mencegahnya:

    Demam Biasa

    Pertahankan suhu tubuh pada batas yang normal

    Usahakan tubuh tetap dalam suhu tubuh yang normal dengan memakai pakaian yang benar. Gunakanlah pakaian berwarna terang, ringan, dan berukuran pas daripada pakaian berwarna hiutam yang bersifat menyerap cahaya lebih banyak dibandingkan dengan warna terang.

    Selain itu, tetaplah beraktivitas di dalam ruangan. Jika terpaksa keluar, gunakanlah tabir surya untuk menghindari paparan sinar matahari yang terlaly panas. Hindari juga makanan yang terlalu panas atau terlalu dingin.

    Jaga hidrasi tubuh dengan Cairan

    Cairan sangat penting bagi tubuh manusia, dan berperan aktif dalam mencegah datangnya penyakit. Namun, harus diingat cairan yang disarankan adalah air putih. Karena itu, tetaplah penuhi asupan cairan untuk tubuh dengan baik. Minumlah kurang lebih 7-8 gelas air putih dalam sehari. Ingat, jangan tunggu sampai  kehausan.

    Baca Juga: Minuman Selain Kopi yang Mampu Meningkatkan Konsentrasi

    Selalu memperbarui Informasi

    Selalu perbarui informasi dengan memeriksa berita lokal untuk mengetahui peringatan panas ekstrem dan kiat-kiat keselamatan.

    Saat bekerja dalam cuaca panas, pantaulah kondisi rekan kerja dan mintalah seseorang melakukan hal yang sama untuk Sahabat Sehat. Penyakit yang disebabkan oleh panas dapat menyebabkan seseorang menjadi bingung atau kehilangan kesadaran.

    Demam Berdarah

    Menguras Tempat Penampungan Air

    Menguras tempat penampungan air merupakan hal yang sangat penting dalam mencegah demam berdarah. Tindakan ini berguna memutus siklus hidup nyamuk yang hanya berumur 2-3 bulan dari telur hingga dewasa dan mati. Usahakan uras secara berkala.

    Setelah menguras pastikan Sobat juga membersihkan dindingnya karena bisa jadi telur nyamuk menempek di situ. Setelah itu, taburi air dengan bubuk larvasida yang berfungsi membunuh telur dan jentik nyamuk di genangan air sebelum menjadi dewasa.

    Menutup Rapat Tempat Penampungan Air

    Setelah menguras, tutuplah rapat tempat penampungan air sebab kebanyakan terjadinya demam berdarah adalah karena banyak bak mandi yang ditutup sama sekali.

    Mengubur Barang Bekas

    Ternyata nyamuk Aedes aegepti juga bisa bersarang di barang-barang bekas yang menumpuk dan tidak lama digunakan. Karena itu, jangan biarkan barang-barang bekas menumpuk begitu saja. Kuburlah atau daur ulang untuk keperluan lain.

    Menggunakan Obat Anti-Nyamuk

    Obat anti-nyamuk bisa juga Sobat gunakan untuk mencegah demam berdarah. Pilihannya bisa obat nyamuk bakar atau elektrik, atau obat semprot. Selain obat, gunakan juga losion yang mampu mengusir nyamuk.

    Produk Terkait: Jual Bite Fighter Mosquito Repellent Spray 120 ml

    Mengenakan Pakaian Tertutup Saat Keluar Rumah

    Supaya tidak diserang nyamuk terus-menerus saat ke luar rumah, segeralah memakai pakaian tertutup yang menutupi lengan dan kaki. Pakaian tertutup ini juga bisa Sobat gunakan saat hendak tidur.

    Gunakan Kelambu

    Kelambu bisa Sobat gunakan untuk mencegah serangan nyamuk di sekitar dan di dalam rumah. Gunakanlah di area tempat tidur sehingga Sobat merasa aman dan nyaman dan terbebas dari gigitan nyamuk.

    Menaruh Tanaman Hias Pengusir Nyamuk di Dalam Rumah

    Kenyataannya tanaman hias bukan sekadar penghias rumah saja namun juga bisa digunakan untuk mengusir nyamuk penyebab demam berdarah.

    Beberapa tanaman hias yang mampu mengusir nyamuk adalah serai wangi, lemon balm, lavender, catnip, dan geranium.

    Cukup letakkan tanaman di dalam pot kecil dan taruhlah di lokasi strategis seperti di sudut ruangan, dekat jendela atau dekat pintu masuk. Untuk serai dan lemon balm, dapat ditanam di pekarangan rumah karena tidak bisa ditaruh dalam pot.

    Hentikan Kebiasaan Menggantung Pakaian

    Nyamuk gemar hinggap di gantungan pakaian. Karena itu, sebaiknya Sobat menghindari menggantung terlalu banyak pakaian di gantungan terutama yang terletak di belakang pintu yang gelap dan lempab sebab nyamuk senang tinggal di situ. Jangan gantung pakaian selama berhari-hari sebab nyamuk akan nyaman bersarang.

    Baca Juga: Kenali Gejala Demam Berdarah Sebelum Jelajah Nusantara

    Itulah Sahabat mengenai perbedaan demam biasa dan demam berdarah beserta pencegahannya. Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai demam dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Media K. Ketahuilah, Perbedaan Demam Biasa dan Demam Berdarah Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 19 October 2020]. Available from: https://lifestyle.kompas.com/read/2020/10/18/140000920/ketahuilah-perbedaan-demam-biasa-dan-demam-berdarah?page=all
    2. Mediatama G. Demam tanpa flu atau batuk, waspadai demam berdarah [Internet]. PT. Kontan Grahanusa Mediatama. 2020 [cited 19 October 2020]. Available from: https://kesehatan.kontan.co.id/news/demam-tanpa-flu-atau-batuk-waspadai-demam-berdarah?page=all
    3. Cara Mengatasi dan Mencegah Suhu Tubuh yang Tinggi – Tirto.ID [Internet]. tirto.id. 2020 [cited 19 October 2020]. Available from: https://tirto.id/cara-mengatasi-dan-mencegah-suhu-tubuh-yang-tinggi-eyhM
    4. 8 Langkah untuk Melakukan Pencegahan DBD Dengan Mudah [Internet]. Pfimegalife.co.id. 2020 [cited 19 October 2020]. Available from: https://www.pfimegalife.co.id/literasi-keuangan/kesehatan/read/langkah-mencegah-dbd-pada-anak
    Read More
  • Indonesia disebut tengah mengalami euforia vaksinasi Covid-19, demikian yang diungkapkan oleh juru bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Profesor Wiku Adisasmito melalui kanal Youtube Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Selasa,20 April 2021. Baca Juga: Kasus Covid-19 di Indonesia Mencapai 1 Juta Euforia vaksinasi terjadi akibat program vaksinasi Covid-19 telah berhasil dilaksanakan, terutama bagi kelompok prioritas […]

    Euforia Vaksinasi Sebabkan Peningkatan Kasus Covid-19?

    Indonesia disebut tengah mengalami euforia vaksinasi Covid-19, demikian yang diungkapkan oleh juru bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Profesor Wiku Adisasmito melalui kanal Youtube Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Selasa,20 April 2021.

    euforia vaksinasi, euforia vaksinasi covid-19

    Baca Juga: Kasus Covid-19 di Indonesia Mencapai 1 Juta

    Euforia vaksinasi terjadi akibat program vaksinasi Covid-19 telah berhasil dilaksanakan, terutama bagi kelompok prioritas seperti masyarakat berusia lanjut.

    Namun kenyataannya, euforia tersebut berdampak pada  peningkatan kasus aktif Covid-19 sepanjang 12-18 April dengan persentase kasus mencapai 14,1% dan jumlah kasus meningkat menjadi 37.353 dari sebelumnya 32.740 pada periode 5-11 April.

    Profesor Wiku menyebut euforia vaksinasi Covid-19 yang tengah terjadi di masyarakat turut disebabkan karena semakin menurunnya kepatuhan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan seperti mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. Adanya libur panjang di akhir pekan turut berdampak pada peningkatan kasus Covid-19.

    Baca Juga: Boleh Divaksin Covid-19 Saat Berpuasa? Ini Faktanya!

    Profesor Wiku meminta kepada seluruh kepala daerah untuk tetap menerapkan strategi 3T (tes, telusur, dan tindak lanjut) dan meminta masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir meskipun sudah divaksin.

    Sahabat Sehat, mari tetap menerapkan protokol kesehatan meskipun Sahabat Sehat sudah divaksin agar memutus rantai penularan Covid 19 dan mempercepat eliminasi Covid 19.

    Baca Juga: Perilaku 5M, Cara Tepat dan Efektif Meminimalkan Penyebaran Covid-19

    Sahabat Sehat dapat melakukan pemeriksaan deteksi dini Covid-19, dan berkonsultasi dengan dokter secara online di Prosehat. Informasi lebih lengkap silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Indonesia C. Kasus Covid Naik 14 Persen, Diduga Dampak Euforia Vaksinasi [Internet]. nasional. 2021 [cited 21 April 2021]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20210420160327-20-632350/kasus-covid-naik-14-persen-diduga-dampak-euforia-vaksinasi
    2. Septiani A. Duh, Euforia Vaksinasi Bikin COVID-19 RI Naik 14 Persen! [Internet]. detikHealth. 2021 [cited 21 April 2021]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5539848/duh-euforia-vaksinasi-bikin-covid-19-ri-naik-14-persen

    .

    Read More
  • Apakah Sahabat Sehat pernah mengalami cegukan saat berpuasa? Tentunya hal ini sangat mengganggu Sahabat Sehat dalam menjalankan ibadah puasa. Baca Juga: Cegah Dehidrasi Saat Berpuasa di Bulan Ramadan Cara mengatasi cegukan sebenarnya cukup mudah, salah satunya dengan meneguk segelas air putih. Namun bila Sahabat Sehat sedang berpuasa, tentu saja tidak diperbolehkan minum air. Lalu bagaimana […]

    Cegukan Saat Berpuasa? Berikut Cara Mengatasinya!

    Apakah Sahabat Sehat pernah mengalami cegukan saat berpuasa? Tentunya hal ini sangat mengganggu Sahabat Sehat dalam menjalankan ibadah puasa.

    cegukan saat berpuasa

    Baca Juga: Cegah Dehidrasi Saat Berpuasa di Bulan Ramadan

    Cara mengatasi cegukan sebenarnya cukup mudah, salah satunya dengan meneguk segelas air putih. Namun bila Sahabat Sehat sedang berpuasa, tentu saja tidak diperbolehkan minum air.

    Lalu bagaimana caranya untuk mengatasi cegukan ketika berpuasa? Nah, Sahabat Sehat mari simak penjelasan berikut ini.

    Menahan Napas

    Cara pertama yang dapat Sahabat Sehat lakukan adalah dengan menahan napas, hal ini cukup mudah dilakukan tanpa harus membatalkan puasa. Ketika Sahabat Sehat menahan napas, kadar karbondioksida dalam darah akan meningkat sehingga cegukan dapat berhenti dengan sendirinya.

    Sahabat Sehat dapat menarik nafas sedalam-dalamnya dan tahan selama kurang lebih 8-10 detik, lakukan beberapa kali hingga cegukan mulai berhenti.

    Memijat Ulu Hati

    Cegukan saat berpuasa juga dapat diatasi dengan memijat ulu hati secara perlahan supaya dapat memberi tekanan pada otot diafragma. Sahabat Sehat dapat memijat area ulu hati dengan lembut selama kurang lebih 15-20 detik hingga cegukan mulai mereda.

    Produk Terkait: Layanan Fisioterapi ke Rumah

    Membalikkan Posisi Tubuh

    Sahabat Sehat dapat membalikkan posisi tubuh ke posisi berbaring lalu memposisikan kepala dibawah dan kaki diatas, yang dipercaya dapat membantu mengatasi cegukan.

    Memeluk Lutut

    Posisi memeluk lutut turut dipercaya dapat membantu mengatasi cegukan. Sahabat Sehat dapat memeluk lutut sambil berbaring maupun duduk, dan pilih posisi yang nyaman.

    Jika Sahabat Sehat memeluk lutut sambil duduk, tekuk kaki kemudian peluk lutut sambil mencondongkan badan ke depan.

    Jika Sahabat Sehat memeluk lutut sambil berbaring, angkat kaki ke atas kemudian tekuk lutut dan letakkan di atas perut. Posisi ini dapat menekan diafragma sehingga diafragma berkontraksi dan menutup ruang antara pita suara.

    Memencet Hidung

    Cara mengatasi cegukan selanjutnya adalah dengan memencet hidung. Sahabat Sehat dapat memencet hidung selama beberapa detik sambil menahan nafas dan ulangi beberapa kali hingga cegukan mereda.

    Baca Juga: Tips Menghilangkan Jerawat dan Cara Mencegahnya

    Pijat Leher

    Cara terakhir yang dapat Sahabat Sehat lakukan untuk mengatasi cegukan adalah dengan memijat leher dengan lembut. Letakkan kedua tangan pada leher lalu putar kepala berlawanan arah jarum jam, lakukan selama kurang lebih 5 hingga 10 detik hingga cegukan mereda.

    Cara Menghindari Cegukan

    Pada umumnya cegukan terjadi secara tiba-tiba akibat kontraksi diafragma. Sahabat Sehat dapat melakukan beberapa hal berikut untuk mencegah cegukan:

    • Makan secara perlahan dan kunyah makanan hingga lembut
    • Hindari minuman bersoda
    • Hindari makanan yang terlalu pedas
    • Minum air putih minimal 2 L per hari
    • Kelola stres dengan baik

    Nah, Sahabat Sehat itulah beberapa cara untuk mengatasi cegukan saat berpuasa agar Sahabat Sehat tetap dapat menjalankan ibadah berpuasa. Namun apabila cegukan masih berlanjut, sebaiknya konsultasikan lebih lanjut ke dokter terdekat untuk diberikan penanganan lebih lanjut.

    Baca Juga: Siasati 8 Macam Penyakit Ini Saat Puasa

    Apabila Sahabat Sehat memiliki kendala selama berpuasa, silakan berkonsultasi secara online dengan dokter di Prosehat. Info lebih lengkap, hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. 7 Cara Atasi Cegukan saat Puasa [Internet]. liputan6.com. 2021 [cited 21 April 2021]. Available from: https://www.liputan6.com/ramadan/read/4241361/cek-7-cara-atasi-cegukan-saat-puasa
    2. Media K. 8 Cara Menghilangkan Cegukan saat Puasa [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 21 April 2021]. Available from: https://health.kompas.com/read/2021/04/20/160400068/8-cara-menghilangkan-cegukan-saat-puasa
    Read More
  • Masyarakat berusia lanjut merupakan kelompok prioritas dalam program vaksinasi Covid-19 di Indonesia karena berdasarkan data Kementerian Kesehatan per 9 Februari 2021 sebanyak 47,3% pasien Covid-19 di Indonesia yang meninggal dunia ternyata berusia di atas 60 tahun. Baca Juga: Prosehat Gelar Vaksinasi Covid-19 Bagi Lansia Hal ini turut mendasari pemerintah sehingga menargetkan 21 juta masyarakat berusia lanjut sebagai […]

    Bantu Vaksinasi Lansia, Menkes Luncurkan Home Care dan Home Delivery

    Masyarakat berusia lanjut merupakan kelompok prioritas dalam program vaksinasi Covid-19 di Indonesia karena berdasarkan data Kementerian Kesehatan per 9 Februari 2021 sebanyak 47,3% pasien Covid-19 di Indonesia yang meninggal dunia ternyata berusia di atas 60 tahun.

    menkes luncurkan home care dan home delivery

    Baca Juga: Prosehat Gelar Vaksinasi Covid-19 Bagi Lansia

    Hal ini turut mendasari pemerintah sehingga menargetkan 21 juta masyarakat berusia lanjut sebagai sasaran vaksinasi Covid-19.

    Hingga awal April 2021 baru sekitar 11% masyarakat berusia lanjut yang telah mendapatkan vaksin Covid-19. Berangkat dari hal tersebut, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan bekerja sama dengan Komunitas Indonesia Lawan Libas Covid-19 (KILLCOVID19) meluncurkan 2 program untuk membantu mempercepat proses vaksinasi untuk masyarakat lanjut usia, yaitu Home Care dan Home Delivery.

    Home Care adalah program penjemputan menuju sentra vaksinasi, sedangkan Home Delivery adalah program penyelenggaraan vaksinasi di lokasi masyarakat berusia lanjut berada.

    Baca Juga: Bupati Kabupaten Tangerang Kunjungi Program Vaksinasi Bandara City Mall

    Kedua program tersebut telah diluncurkan pada Rabu, 21 April 2021 bertepatan dengan Hari Kartini oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Rumah Sakit Husada, Jakarta.

    Dalam acara peluncuran berjudul “Program Home Care & Home Delivery Vaksinasi 10.000 Lansia” Menteri Budi mengungkapkan bahwa program ini dapat membantu dan mempermudah masyarakat berusia lanjut untuk divaksin.

    Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum KILLCOVID19, Adharta Ongkosaputra, menyatakan bahwa program tersebut merupakan langkah awal terutama untuk wilayah Jabodetabek dalam memperluas cakupan vaksinasi bagi masyarakat berusia lanjut sehingga selanjutnya dapat dilaksanakan vaksinasi bagi masyarakat berusia produktif.

    Ketua program, Hartono Atmadja, mengungkapkan bahwa untuk tahap awal sebanyak 66 orang lanjut usia telah dilibatkan dalam program ini dengan dijemput dari kediaman masing-masing. Selain di Jakarta, program ini juga diluncurkan di daerah Surabaya, Bandung, Yogyakarta, Balikpapan, Medan, dan NTT.

    Acara tersebut turut dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang juga merupakan Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN), Airlangga Hartarto, serta perwakilan masyarakat usia lanjut, yaitu Wirjawan Hardjamulia, yang telah berusia 104 tahun yang datang untuk menyemangati para lanjut usia.

    Sahabat Sehat, mari kita dukung program percepatan vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat lanjut usia agar mengurangi angka kesakitan dan kematian akibat Covid-19 serta mempercepat eliminasi Covid-19.

    Baca Juga: Pemerintah Mengizinkan Pemberian Vaksin Sinovac untuk Lansia

    Jika Sahabat Sehat membutuhkan informasi lebih lengkap mengenai vaksinasi Covid-19 maupun produk kesehatan lainnya, silahkan berkonsultasi secara online dengan dokter di Prosehat. Info lebih lengkap hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Menteri Kesehatan Buka Program Vaksinasi 10.000 Lansia di RS Husada – Tribunnews.com [Internet]. Tribunnews.com. 2021 [cited 21 April 2021]. Available from: https://www.tribunnews.com/metropolitan/2021/04/21/menteri-kesehatan-buka-program-vaksinasi-10000-lansia-di-rs-husada
    2. Data Kemenkes per 9 Februari 2021: 47,3% Pasien Meninggal Covid-19 Adalah Lansia | merdeka.com [Internet]. merdeka.com. 2021 [cited 21 April 2021]. Available from: https://www.merdeka.com/peristiwa/data-kemenkes-per-9-februari-2021-551555-lansia-meninggal-karena-covid-19.html
    Read More
  • Banyak Sahabat Sehat yang bertanya–tanya, perlukah pemberian vaksin flu selama pandemi? Jawabannya tentu saja perlu mengingat vaksin flu diberikan untuk mencegah datangnya virus influenza atau flu yang datangnya musiman terutama saat musim hujan. WHO selaku Badan Kesehatan Dunia menegaskan bahwa pemberian vaksin flu bisa mencegah keparahan infeksi yang disebabkan oleh COVID-19, namun vaksin influenza ini […]

    Pentingnya Vaksinasi Flu Selama Pandemi Corona

    Banyak Sahabat Sehat yang bertanya–tanya, perlukah pemberian vaksin flu selama pandemi? Jawabannya tentu saja perlu mengingat vaksin flu diberikan untuk mencegah datangnya virus influenza atau flu yang datangnya musiman terutama saat musim hujan.

    WHO selaku Badan Kesehatan Dunia menegaskan bahwa pemberian vaksin flu bisa mencegah keparahan infeksi yang disebabkan oleh COVID-19, namun vaksin influenza ini tidak bisa memberikan kekebalan terhadap penularan virus asal Wuhan tersebut.

    Sebuah penelitian awal menyatakan bahwa vaksin influenza kenyataannya bukan hanya mencegah tetapi juga menghasilkan molekul yang disebut bisa melawan COVID-19, serta bisa menciptakan imun tubuh yang kuat. Bahkan disebutkan jika orang yang diberikan vaksin flu peluangnya lebih kecil terkena COVID-19.

    Sebab, jika seseorang terkena flu akan berakibat pada turunnya daya tahan tubuh sehingga menjadi pintu masuk yang lebih mudah bagi Covid-19 untuk menginfeksi.

    flu selama pandemi

    Baca Juga: Pentingnya Vaksin Flu untuk Penderita Penyakit Kronis

    Influenza dan COVID-19 mempunyai gejala yang hampir mirip, karena itu pemberian vaksin dilakukan sebagai tindakan preventif bagi penderita dengan penyakit penyerta, lansia, tenaga kesehatan, anak-anak, dan ibu hamil.

    Perlu diketahui hingga saat ini, penyakit flu merupakan penyakit yang telah mengakibatkan 650 orang meninggal. Kematian yang dikarenakan kasus flu berat berkisar di angka 3-5 juta dari total 1 miliar kasus flu di seluruh dunia.

    Penyebab flu bisa menjadi penyakit yang mematikan karena masih banyak orang yang menganggap remeh penyakit ini serta menyamakannya dengan selesma sehingga bisa dengan sendirinya sembuh, dan tentu saja kurangnya pengetahuan mengenai flu dan vaksinasinya.

    Produk Terkait: Layanan Vaksinasi Flu ke Rumah

    Pemberian vaksin flu selama pandemi diperlukan supaya tidak terjadi twindemic, yaitu situasi yang terjadi ketika flu dan Covid-19 menyerang secara bersamaan.

    Jika hal yang demikian terjadi akan mengakibatkan kolapsnya sistem kesehatan di suatu negara sebab akan banyak pasien penderita kedua penyakit tersebut yang berduyun-duyun datang ke fasilitas kesehatan untuk dirawat.

    Karena sifatnya menular, tentu saja akan semakin menambah jumlah penderita dengan sangat cepat serta mengakibatkan bertambahnya jumlah kematian sehingga pemberian vaksin flu pada masa pandemi benar-benar penting dilakukan, dan lebih cepat lebih baik.

    Baca Juga: Seberapa Penting Vaksin Influenza?

    Mengenai pemberian vaksin flu tetap harus dilakukan dengan menjalankan protokol-protokol kesehatan apabila di fasilitas layanan kesehatan serta menjalankan pembatasan pengunjung.

    Layanan vaksinasi ke rumah juga bisa dilakukan untuk mencegah transmisi virus. Untuk layanan vaksinasi flu ke rumah ini Sobat bisa melakukannya di Prosehat. Layanan ini mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Septiani A. WHO Sarankan Pentingnya Vaksin Flu di Tengah Pandemi Corona [Internet]. detikHealth. 2020 [cited 10 November 2020]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5142623/who-sarankan-pentingnya-vaksin-flu-di-tengah-pandemi-corona
    2. Media K. Kenapa Vaksin Influenza Penting di Masa Pandemi Corona? Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 10 November 2020]. Available from: https://health.kompas.com/read/2020/09/09/201500368/kenapa-vaksin-influenza-penting-di-masa-pandemi-corona-?page=all
    3. Media K. Studi Awal, Vaksin Flu Dapat Kurangi Infeksi Virus Corona Covid-19 Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 10 November 2020]. Available from: https://www.kompas.com/sains/read/2020/11/03/080300123/studi-awal-vaksin-flu-dapat-kurangi-infeksi-virus-corona-covid-19?page=all
    4. Anwar F. Waspada Flu Musiman, WHO Rekomendasikan Vaksin Flu Saat Wabah Corona [Internet]. detikHealth. 2020 [cited 10 November 2020]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5229363/waspada-flu-musiman-who-rekomendasikan-vaksin-flu-saat-wabah-corona
    5. id I. Inspiring Better Health – Gridhealth.id [Internet]. Grid Health. 2020 [cited 10 November 2020]. Available from: https://health.grid.id/read/352348709/vaksinasi-influenza-menyelamatkan-di-masa-pandemi-sebabnya-serangan-flu-sekaligus-covid-19-bisa-tingkatkan-risiko-kematian?page=all
    Read More
Chat Dokter 24 Jam