Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Author Archive for: irfan.seo@tanyadok.com

Irfan

About Irfan

Showing 161–170 of 423 results

  • Covid-19 yang sekarang menjadi pandemi akan menjadi endemik. Itulah yang diungkapkan oleh epidemiolog Dicky Budiman dari Griffith University, Australia. Hal itu berdasarkan pengamatannya jika melihat pada perkembangan dan mutasi virus selama ini. Prediksi ini ia sudah ungkapkan pada Mei 2020 lalu. Baca Juga: Covid-19 Disebut Sebagai Sindemi, Apa Itu? Hal serupa diungkapkan pula oleh para […]

    Covid-19 Akan Menjadi Endemik, Apa Perbedaannya dengan Pandemi?

    Covid-19 yang sekarang menjadi pandemi akan menjadi endemik. Itulah yang diungkapkan oleh epidemiolog Dicky Budiman dari Griffith University, Australia. Hal itu berdasarkan pengamatannya jika melihat pada perkembangan dan mutasi virus selama ini. Prediksi ini ia sudah ungkapkan pada Mei 2020 lalu.

    covid-19 akan menjadi endemik

    Baca Juga: Covid-19 Disebut Sebagai Sindemi, Apa Itu?

    Hal serupa diungkapkan pula oleh para peneliti dalam jurnal Nature pada Januari 2021. Jurnal tersebut menyatakan bahwa lebih dari 100 ahli imunologi, peneliti penyakit menular, dan ahli virologi berpendapat bahwa virus Corona akan menjadi endemik. Artinya, virus akan terus beredar dan akan ada terus di tengah masyarakat selama bertahun-tahun mendatang.

    World Health Organization (WHO) juga sudah mengungkapkan hal ini pada akhir 2020 lalu. Profesor David Heymann, Ketua Kelompok Penasihat Strategi dan Teknis WHO untuk Bahaya Infeksi menyatakan bahwa dunia sudah harus siap hidup berdampingan dengan Covid-19 saat menjadi endemik.

    Lalu Apa Perbedaannya dengan Pandemi?

    Merujuk pada istilah dalam epidemiologi, pandemi merupakan sebutan untuk penyakit yang mewabah di sebagian besar dunia dalam waktu yang bersamaan. Pada awal kemunculannya, Covid-19 merupakan endemik karena hanya terjadi di suatu wilayah saja.

    Baca Juga: Infodemik, Pengertian, Dampak, dan Cara Mengatasinya

    Berikut ini adalah penyakit-penyakit yang sempat menjadi pandemi, yaitu:

    • Flu Spanyol 1918
    • Flu Asia 1956
    • HIV-AIDS
    • Flu Babi

    Sedangkan endemik adalah penyakit yang terjadi dalam satu wilayah saja dalam rentang waktu tertentu, contohnya:

    Apakah Covid-19 di Indonesia Dapat Menjadi endemik?

    Seperti dilansir dari CNBC Indonesia, epidemiolog Dicky Budiman menyatakan sangat mungkin Covid-19 di Indonesia menjadi endemi. Hal itu berdasarkan angka reproduksi suatu wilayah atau negara, dan bila sulit mencapai angka di bawah satu, Covid-19 bisa menjadi endemik. Hal lainnya adalah sistem kesehatan yang masih buruk dan strategi 3T (tracing, testing,treatment) yang belum maksimal.

    Produk Terkait: Tes Covid-19

    Demikianlah Sahabat Sehat mengapa Covid-19 bisa menjadi kondisi endemik dari sebelumnya pandemi. Sahabat disarankan tetap harus berperilaku 5M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak,menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilisasi atau interaksi) serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

    Baca Juga: Virus Nipah, Calon Pandemi Baru Setelah Covid-19?

    Selain itu, jangan lupa vaksinasi Covid-19 jika vaksinasi massal sudah berjalan sebagai salah satu pencegahan, dan tetap lakukan deteksi dini Covid-19 melalui Prosehat. Info lebih lengkap silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Alam S. COVID-19 Disebut Sangat Mungkin Jadi endemikdi RI, Apa Bedanya dengan Pandemi? [Internet]. detikHealth. 2021 [cited 9 March 2021]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5485048/covid-19-disebut-sangat-mungkin-jadi-endemik-di-ri-apa-bedanya-dengan-pandemi
    2. Media K. WHO Peringatkan, Pandemi Covid-19 Kemungkinan Besar Bakal Jadi endemik[Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 9 March 2021]. Available from: https://www.kompas.com/sains/read/2021/02/28/170200423/who-peringatkan-pandemi-covid-19-kemungkinan-besar-bakal-jadi-endemik
    3. Media K. Covid-19 Diprediksi Bakal Jadi endemik, Apa Artinya untuk Kita? Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 9 March 2021]. Available from: https://www.kompas.com/sains/read/2021/03/01/124314423/covid-19-diprediksi-bakal-jadi-endemik-apa-artinya-untuk-kita?page=all
    4. Waspadai 10 Penyakit Endemis Ini Saat Jalan-jalan ke Luar Negeri [Internet]. detikHealth. 2021 [cited 9 March 2021]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-1899299/waspadai-10-penyakit-endemis-ini-saat-jalan-jalan-ke-luar-negeri
    5. Hasibuan L. Akankah Virus Covid-19 Jadi endemik di RI? Ini Prediksinya! [Internet]. tech. 2021 [cited 9 March 2021]. Available from: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20210308115922-37-228539/akankah-virus-covid-19-jadi-endemik-di-ri-ini-prediksinya
    Read More
  • Ragam kuliner Indonesia diketahui bercita rasa pedas, dan kebanyakan orang Indonesia memang menyukai rasa pedas dalam makanan sebab memberikan sensasi saat menyantap makanan. Baca Juga: Perhatikan Makanan Ini Saat Bumil Diare? Cita rasa pedas dalam masakan Indonesia saat ini menjadi daya tarik. Tak hanya karena tampilan yang menarik, tetapi juga tingkat kepedasan dalam makanan tersebut. […]

    Mengapa Makanan Pedas Menyebabkan Diare? Berikut Penjelasannya!

    Ragam kuliner Indonesia diketahui bercita rasa pedas, dan kebanyakan orang Indonesia memang menyukai rasa pedas dalam makanan sebab memberikan sensasi saat menyantap makanan.

    makanan pedas menyebabkan diare, makanan pedas menimbulkan diare

    Baca Juga: Perhatikan Makanan Ini Saat Bumil Diare?

    Cita rasa pedas dalam masakan Indonesia saat ini menjadi daya tarik. Tak hanya karena tampilan yang menarik, tetapi juga tingkat kepedasan dalam makanan tersebut. Semakin tinggi tingkat kepedasan, semakin orang ingin terus mencobanya.

    Namun makanan pedas dapat menimbulkan reaksi berupa diare, ditandai dengan terus-menerus ke kamar mandi sehingga tubuh dapat menjadi lemas karena kekurangan cairan.

    Lalu timbul pertanyaan mengapa hal demikian bisa terjadi?

    Penjelasan Makanan Pedas Menyebabkan Diare

    Diare merupakan suatu penyakit yang ditandai dengan keluhan buang air besar cair  dengan frekuensi lebih dari 3 kali dalam sehari. Penyebab diare dapat disebabkan karena infeksi virus dan bakteri pada saluran cerna, dan dapat pula disebabkan karena jenis makanan yang dikonsumsi.

    Makanan pedas dapat menyebabkan diare dikarenakan adanya kandungan capsaicin yang terkandung dalam cabai, komponen utama dalam makanan pedas yang dapat mengiritasi tubuh. Hal ini bisa Sahabat rasakan apabila kulit menyentuh cabai, tentu akan terasa terbakar dan panas pada kulit Sahabat.

    Capsaicin dapat mengiritasi saluran pencernaan seperti lambung dan usus. Pada beberapa kasus ada sejumlah orang yang kuat terhadap efek capsaicin, namun ada juga yang tidak tahan karena sensitifnya kedua organ tersebut sehingga dapat menyebabkan diare, dan sakit maag.

    Capsaicin disebut dapat menyebabkan diare karena adanya reaksi dalam tubuh yang disebut dengan reseptor transient potential vanilloid 1 receptors (TRPV1). Reseptor inilah yang memberi tahu otak bahwa tubuh sedang mengalami sensasi terbakar. Oleh otak hal ini kemudian ditafsirkan, dan kemudian dilepaskan hormon penghambat nyeri (endorfin).

    Baca Juga: 5 Trik Tetap Makan Pedas, Tanpa Sakit Maag

    Hormon inilah yang membuat Sahabat mengalami sedikit perasaan gembira dan ketagihan. Namun, endorfin yang Sahabat miliki akan bergerak lebih cepat dari biasanya dan tiba di usus besar saat capsaicin mengiritasi usus kecil.

    Proses pencernaan kemudian melambat, tetapi reseptor TRPV1 diaktifkan secara berlebihan dan usus besar akan mempercepat keseluruhan proses sebagai pertahanan. Reaksi secara berlebihan inilah yang tidak memungkinkan usus besar menyerap air, dan akhirnya menyebabkan diare.

    Diare Tidak Hanya Disebabkan oleh Makanan Pedas

    Namun diare sebenarnya tidak hanya disebabkan oleh makanan pedas. Profesor Ari Fahrial Syam seperti dilansir dari Suara.com menyatakan bahwa diare bisa disebabkan oleh hal lain seperti bakteri dan virus dalam makanan.

    Hal ini kemudian akan menimbulkan disentri atau diare berdarah pada BAB-nya terutama pada orang yang memiliki ambeien sehingga orang seperti ini tidak disarankan mengkonsumsi makanan pedas. Selain ambeien, orang yang memiliki riwayat maag juga tidak disarankan konsumsi makanan pedas.

    Produk Terkait: Jual Obat Diare

    Selain Makanan Pedas, Makanan Apa Saja yang Dapat Menimbulkan Diare?

    Diare tidak hanya disebabkan dari makanan pedas namun dari makanan-makanan lain yang tidak mengandung cita rasa pedas, misalnya:

    Makanan yang Mengandung Pemanis Buatan

    Aspartam, sakarin, dan sukrosa serta alkohol gula (manitol, sorbitol, dan xylitol) ternyata juga dapat menyebabkan diare akibat memiliki efek pencahar. Efek ini tidak hanya menyebabkan diare, tetapi juga dapat menyebabkan perut kembung. Efek pencahar ini biasanya sudah ada dalam tabel peringatan.

    Berikut adalah makanan-makanan manis yang perlu dihindari:

    • Permen karet
    • Makan penutup rendah gula
    • Soda diet
    • Minuman diet
    • Sereal rendah gula
    • Bumbu rendah gula

    Susu

    Susu juga dapat menyebabkan diare pada penderita intoleransi laktosa yang dialami apabila seseorang tidak memiliki enzim untuk memecah gula tertentu. Namun, alih-alih memecahnya tubuh membuang gula dengan sangat cepat, dan seringkali dalam bentuk diare. Jenis susu yang sebaiknya dihindari:

    • Susu bebas laktosa
    • Susu almond
    • Susu kedelai
    • Susu kacang mete

    Kopi

    Kopi juga dapat menyebabkan diare karena kandungan kafein yang terkandung di dalamnya, yang juga bersifat sebagai stimulan sehingga dapat merangsang sistem pencernaan. Diare dapat terjadi dari kopi jika minuman ini dikonsumsi 2-3 cangkir dalam sehari. Supaya tidak mengalami diare, Sahabat disarankan menggunakan susu oat atau krimer untuk mengurangi efek pencahar dari kopi.

    Baca Juga: Minuman Selain Kopi yang Membantu Meningkatkan Konsentrasi

    Fruktosa

    Fruktosa merupakan gula alami dalam buah yang sebenarnya baik buat tubuh. Namun apabila dikonsumsi secara berlebihan bisa memiliki efek pencahar yang memicu diare. Karena itu, konsumsilah dalam jumlah yang wajar.

    Bawang Merah dan Putih

    Bawang merah dan putih yang merupakan jenis bumbu masakan sehari-hari yang ternyata dapat juga menimbulkan diare. Hal ini karena keduanya mengandung serat tidak larut yang bisa membuat makanan lebih cepat melewati sistem pencernaan.

    Serat tidak larut ini berupa sari yang jika diurai oleh asam di perut, dapat melepaskan gas, dan mengiritasi usus besar. Apabila Sahabat ingin menghindari diare dari bawang merah dan putih, Sahabat bisa menggantinya dengan seledri dan adas yang mempunyai risiko diare dan gas yang lebih kecil.

    Brokoli dan Kembang Kol

    Sayuran seperti brokoli dan kembang kol juga bisa menyebabkan diare meskipun keduanya kaya nutrisi dan serat nabati curah sehingga bermanfaat bagi kesehatan. Diare dari kedua sayuran akibat serat yang dimilikinya, dan dikonsumsi dalam jumlah besar.

    Makanan Cepat Saji

    Makanan cepat saji dapat menyebabkan diare karena mengandung lemak jenuh dan lemak trans, sehingga tubuh cenderung sulit mencerna makanan tersebut.

    Kapankah Harus ke Dokter?

    Diare sebenarnya dapat sembuh dengan sendirinya dalam 1-2 hari. Cara penyembuhannya bisa dilakukan dengan menghindari makanan pedas, makan secara perlahan, dan makan secukupnya selama beberapa hari. Selain itu, penting untuk tetap terhidrasi dan hindari minuman berkafein.

    Baca Juga: 8 Asupan yang Tepat untuk Mengatasi Diare Si Kecil

    Namun apabila Sahabat merasa lemas dan tidak ada perbaikan, sudah waktunya bagi Sahabat untuk memeriksakan diri ke dokter.

    Sahabat bisa memanfaatkan layanan Prosehat terutama jika yang mengalami diare adalah Si Kecil sekaligus mencegah Si Kecil menderita penyakit tersebut. Layanan ini berupa pemberian imunisasi Rotavirus, dan dapat dilakukan di rumah. Layanan ini mempunyai keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Media K. Mengapa Makanan Pedas Bisa Sebabkan Diare? Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 8 March 2021]. Available from: https://health.kompas.com/read/2021/01/30/140800368/mengapa-makanan-pedas-bisa-sebabkan-diare-?page=all
    2. Diare Setelah Makan Pedas? Penyebabnya Bisa Jadi Bakteri [Internet]. suara.com. 2021 [cited 8 March 2021]. Available from: https://www.suara.com/health/2020/07/15/124258/diare-setelah-makan-pedas-penyebabnya-bisa-jadi-bakteri
    3. Media K. 10 Makanan Penyebab Diare yang Perlu Diwaspadai Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 8 March 2021]. Available from: https://health.kompas.com/read/2020/11/01/120600868/10-makanan-penyebab-diare-yang-perlu-diwaspadai?page=all
    4. Wiyanti W. Hindari Makanan Pedas Kalau Punya Sakit Mag, Ini Alasannya [Internet]. detikHealth. 2021 [cited 8 March 2021]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-3574207/hindari-makanan-pedas-kalau-punya-sakit-mag-ini-alasannya
    Read More
  • Demi menekan penularan Covid-19, saat ini banyak perusahaan yang memberi kebijakan karyawannya agar bekerja dari rumah atau work from home (WFH). Kebijakan ini dirasa mampu mengatasi berbagai macam kekhawatiran dari banyak pihak, terutama bagi karyawan. Baca Juga: Inilah Akibat Bekerja Sembari Rebahan Saat WFH bagi Kesehatan Gangguan Kesehatan yang Harus Diwaspadai Saat WFH Meskipun terdengar […]

    Waspadai! 4 Gangguan Kesehatan Saat WFH dan Tips Pencegahannya

    Demi menekan penularan Covid-19, saat ini banyak perusahaan yang memberi kebijakan karyawannya agar bekerja dari rumah atau work from home (WFH). Kebijakan ini dirasa mampu mengatasi berbagai macam kekhawatiran dari banyak pihak, terutama bagi karyawan.

    gangguan kesehatan saat WFH

    Baca Juga: Inilah Akibat Bekerja Sembari Rebahan Saat WFH bagi Kesehatan

    Gangguan Kesehatan yang Harus Diwaspadai Saat WFH

    Meskipun terdengar menyenangkan, bekerja dari rumah dapat menyebabkan masalah baru apabila kita tidak menerapkan pola hidup yang sehat. Bahkan dapat menyebabkan masalah pada kesehatan fisik maupun mental, seperti di bawah ini.

    1. Burnout Syndrome

    Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), burnout syndrome merupakan kondisi seseorang yang mengalami stress kronis akibat pekerjaan. Kondisi ini dapat dirasakan secara fisik dan emosional. Kondisi seperti ini memiliki gejala seperti rasa lelah, rasa ketidakpuasan, dan rasa kesal dengan pekerjaan.

    Biasanya burnout saat WFH dapat terjadi dikarenakan tidak adanya batasan antara kehidupan pribadi dengan pekerjaan, jadwal kerja yang berantakan, dan minimnya interaksi sosial.

    Berikut ini adalah tanda-tanda burnout yang dapat dialami oleh pekerja, yaitu:

    • Sulit berpikir jernih
    • Sering menunda-nunda sesuatu
    • Merasa cemas berlebihan
    • Selalu merasa kurang berusaha
    • Terus memikirkan pekerjaan sampai waktu mau tidur

    Jika terus dibiarkan, burnout dapat berakibat fatal dan mengurangi produktifitas serta menurunkan imun tubuh. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah burnout syndrome saat WFH, di antaranya:

    Lakukan rutintas seperti biasa

    Bangun pagi dan melakukan perenggangan dipercaya dapat meningkatkan aliran darah serta memberi energi yang lebih besar untuk menjalankan aktivitas seharian. Mandi pagi dan pakailah baju kerja yang biasa anda pakai pergi ke kantor.

    fokus pada pekerjaan dan hindari multitasking

    Buatlah to-do list harian setiap hari agar kamu tidak terdistraksi untuk mengerjakan pekerjaan lain.

    Komunikasi dengan team lead atau Human Resource

    Jika Sahabat keberatan dengan suatu pekerjaan yang seharusnya bukan job desk Sahabat, maka sampaikan keberatan anda dan mintalah kebijakan dari perusahaan.

    Gunakan alarm sebagai tanda batasan waktu

    Dengan alarm ini Sahabat dapat mengatur waktu dengan disiplin, kapan harus memulai kerja, istrirahat dan waktu untuk selesai kerja.

    Meskipun lebih santai, bukan berarti anda tidak akan mengalami stres kerja saat WFH, justru akan lebih buruk jika pola WFH yang Sahabat terapkan berantakan.

    2. Computer Vision Syndrome

    Computer Vision Syndrome (CVS) merupakan keluhan pada mata dan penglihatan akibat dari terlalu lama bekerja di depan layar komputer atau laptop. Jika keluhan ini dibiarkan terus menerus akan mengakibatkan pengelihatan menjadi kabur.

    Selain itu, telalu lama menatap layar monitor juga dapat membuat mata jadi cepat Lelah, gatal, kering, hingga terasa nyeri bagian kepala.

    Baca Juga: Panduan Ergonomi Saat WFH Seperti Apa?

    Dikutip dari laman Kementerian Kesehatan RI, berikut panduan menjaga kesehatan mata untuk pekerja selama WFH:

    • Atur kecerahan dan kontras layar sesuai dengan kenyamanan mata anda
    • Sesuaikan posisi layar komputer 10-20 lebih rendah dari mata anda, untuk meminimalisir penguapan air mata yang menyebabkan mata kering.
    • Atur jarak pandang 40-60cm dengan posisi anda duduk tegak, dan sesuaikan dengan kenyamanan
    • Beri istirahat pada mata secara berkala
    • Berkediplah dengan sering
    • Mengonsumsi sayur hijau dan buah yang mengandung vitamin A baik untuk kesehatan mata

    3. Nyeri pada leher dan punggung

    Risiko mengalami nyeri leher dan punggung dapat meningkat pada saat anda WFH, terutama jika anda banyak duduk. Ditambah dengan alat penunjang yang tidak memadai, seperti meja dan kursi yang seadanya, atau mungkin kerja dengan posisi tiduran di kasur. Oleh sebab itu, sakit leher dan punggung jadi tak terhindarkan.

    Produk Terkait: Layanan Fisioterapi ke Rumah

    Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan saat duduk:

    • Hindari duduk dengan psotuh tubuh membungkuk
    • Gunakan bantalan pada alas duduk kursi
    • Beristirahatlah dengan sesekali berdiri atau berjalan setiap 30-60 menit sekali
    • Posisikan layar komputer 10-20 derajat dibawah pandangan mata

    4. Carpal Tunnel Syndrome

    Carpal tunnel syndrome (CTS) merupakan gangguan cumulative trauma disorders (CTD) yang mengakibatkan adanya sensasi kesemutan, mati rasa, atau nyeri pada jari tangan. Bagian yang paling sering mengalami gangguan ini adalah ibu jari, jari tengah, dan telunjuk.

    CTS dapat ditangani dengan cara mudah dan sederhana, antara lain:

    • Rendam atau kompres bagian pergelangan tangan anda menggunakan air es sekitar 10-15 menit, dan dapat dilakukan sekali dalam satu atau dua jam.
    • Rendam tangan anda ke dalam air hangat, kemudian tekuk perlahan tangan anda secara lembut.
    • Kibaskan tangan dan pergelangan tangan anda secara perlahan.
    • Isitrahat sejenak dari aktivitas yang menggunakan pergelangan tangan secara terus menerus, seperti, menulis, mengetik, ataupun menggunakan mouse.
    • Jika dengan cara diatas pergelangan tanan anda tidak membaik, segera konsultasikan ke dokter.

    Tips Menjaga Kesehatan Selama WFH

    Demi terhindar dari gangguan kesehatan diatas, ada baiknya kita lebih menjaga kesehatan selama WFH. Berikut hal yang dapat anda praktekan seperti dikutip dari Healtline.

    1. Menjaga rutinitas dengan teratur

    jika sebelum pandemi Sahabat biasa bangun pagi untuk pergi ke kantor, pada WFH ini tetap pertahankan rutinitas sehat tersebut. Karena dengan bangun pagi, menghirup udara pagi dan menikmati sinar matahari pagi sangat baik bagi tubuh. Dengan bangun pagi, anda juga dapat memanfaat waktu luang di pagi hari untuk olahaga dan rutin sarapan pagi.

    2. Jangan tidur siang berlebihan

    Tidur sianglah secukupnya saja, karena jika berlebihan akan merusak rutinitas anda. Anda dapat menggunakan waktu istirahat siang anda yang berlebh untuk melakukan aktivitas produktif lainnya.

    3. Rutin berolahraga

    Lakukan olahraga ringan secara rutin di rumah, seperti stretching, yoga, lompat tali, angkat barbel, dan sebagainya. Dengan berolahaga, membuat metabolisme tubuh anda dapat bekerja dengan optimal, selain itu juga dapat meredakan tingkat stress dan depresi serta membakar kalori.

    4. Konsumsi makanan sehat

    Mengkonsumsi makanan dan minuman yang sehat kaya akan nutrisi bagus untuk tetap menjaga kebugaran tubuh selama dirumah saja. Gantilah cemilan dengan buah-buahan dan sayuran yang kaya air. Memasak sendiri lebih baik, selain bisa menjaga kebersihan makanan, memasak sendiri dapat membuat tubuh anda bergerak.

    Produk Terkait: Jual Makanan Sehat

    5. Batasi paparan cahaya biru dan gadget

    Selama WFH, waktu dan tenaga kita sudah banyak terkuras didepan layar monitor. Hal ini dapat memicu mata Lelah, kering hingga sakit pada bagian kepala anda. Oleh sebab itu, anda harus membatasi dan memberi waktu istirahat mata anda dari paparan cahaya biru dan penggunaan gadget.

    Bekerja dari rumah atau WFH memang memberi kenyamanan tersendiri bagi sahabat sehat. Namun, siapa sangka kalau WFH ternyata juga dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan seperti di atas jika sahabat sehat tidak mengatur pola hidup dengan baik. Jangan malah menjadi terlena akan waktu senggang dan bersantai-santai seharian ya sahabat.

    Baca Juga: 8 Tips Meningkatkan Semangat WFH

    Oleh sebab itu, jadikanlah waktu senggang sahabat selama WFH menjadi lebih produktif lagi dan menjalankan pola hidup yang sehat. Demi mencegah munculnya gejala gangguan kesehatan yang tidak diinginkan, saat ini kalian sudah bisa loh memantau sendiri kesehatan Sahabat. Cukup menggunakan WISH Health Watch sahabat sudah dapat memantau kesehatan secara akurat dan sangat simpel penggunaannya. WISH Smartwatch ini juga dapat diintegrasikan ke ponsel pintar sahabat, sangat mudah dan praktis kan?

    Produk Terkait: WISH Health Watch

    WISH  Smartwatch akan dapat membantu Sahabat supaya terhindar dari Covid-19. Apabila Sahabat tertarik, Sahabat bisa membelinya di Prosehat.  Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Indonesia, S., 2021. Kembali WFH? Ini 4 Gangguan Kesehatan yang Harus Diwaspadai – Safety Sign Indonesia. [online] Safety Sign Indonesia. Available at: <https://safetysignindonesia.id/kembali-wfh-ini-4-gangguan-kesehatan-yang-harus-diwaspadai/> [Accessed 4 March 2021].
    2. gaya hidup. 2021. Cara Menjaga Postur Tubuh Selama ‘Work from Home’. [online] Available at: <https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20200409125005-255-492152/cara-menjaga-postur-tubuh-selama-work-from-home> [Accessed 4 March 2021].
    3. com. 2021. 5 Cara Tetap Sehat dan Antigendut Saat Work From Home. [online] Available at: <https://www.jawapos.com/lifestyle/19/03/2020/5-cara-tetap-sehat-dan-anti-gendut-saat-work-from-home/> [Accessed 4 March 2021].
    4. com. 2021. 6 Tips Menjaga Kesehatan Jiwa dan Raga Saat WFH Diperpanjang. [online] Available at: <https://www.liputan6.com/otomotif/read/4229836/6-tips-menjaga-kesehatan-jiwa-dan-raga-saat-wfh-diperpanjang> [Accessed 4 March 2021].

     

     

     

    Read More
  • Pada masa pandemi seperti ini, kesehatan menjadi prioritas utama dalam mencegah tertularnya virus penyebab Covid-19. Memantau kesehatan pun kini menjadi wajib hukumnya, terutama bagi penderita penyakit kronis seperti tekanan darah tinggi, diabetes, masalah pernapasan, dan penyakit jantung. Baca Juga: Cara Penderita Hipertensi Menghadapi Covid-19 Untuk itu pemerintah mengimbau masyarakat agar memiliki beberapa alat kesehatan di […]

    Berikut 5 Alat Pemantau Kesehatan yang Wajib Sahabat Punya di Masa Pandemi!

    Pada masa pandemi seperti ini, kesehatan menjadi prioritas utama dalam mencegah tertularnya virus penyebab Covid-19. Memantau kesehatan pun kini menjadi wajib hukumnya, terutama bagi penderita penyakit kronis seperti tekanan darah tinggi, diabetes, masalah pernapasan, dan penyakit jantung.

    alat pemantau kesehatan, alat pemantau kesehatan di masa pandemi Covid-19

    Baca Juga: Cara Penderita Hipertensi Menghadapi Covid-19

    Untuk itu pemerintah mengimbau masyarakat agar memiliki beberapa alat kesehatan di rumah untuk memantau kondisi badan secara mandiri. Tentu saja hal ini dilakukan guna meminimalkan kepentingan orang untuk keluar rumah.

    Dengan adanya alat kesehatan ini di rumah, kita dapat mencegah terjadinya masalah kesehatan yang tak terdeteksi. Sehingga dapat melakukan konsultasi dokter apabila ada gambaran tidak wajar dari hasil pemantauan alat kesehatan mandiri di rumah.

    Berikut beberapa alat kesehatan yang wajib kalian miliki di rumah, khususnya saat pandemi Covid-19:

    1. Tensimeter, Pengukur Tekanan Darah

    Tensimeter adalah sebuah alat yang digunakan untuk mengukur tekanan darah seseorang. Dengan mengukur tekanan darah, anda dapat mengetahui apakah kadar tensi anda normal atau tidak. Sehingga anda dapat segera mencegah kemungkinan buruk apabila nilai tensi anda tidak normal, terutama bagi penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi, tekanan darah rendah, stroke, atau penyakit jantung.

    Menurut Perhimpunan Hipertensi Indonesia (Indonesia Society of Hypertension/InaSH), hipertensi  atau tekanan darah tinggi merupakan suatu penyakit bawaan (komorbid) yang sangat berbahaya bagi pasien Covid-19. Hal inilah yang membuat penderita hipertensi harus memantau tekanan darah mereka lebih sering, karena mereka akan menghadapi resiko komplikasi yang lebih parah apabila mereka terinfeksi virus Covid-19.

    Produk Terkait: Jual Tensimeter

    Meskipun efek khusus yang ditimbulkan Covid-19 terhadap sistem kardiovaskular belum ditemukan, namun tetap memiliki resiko dan dapat mempengaruhui penderita penyakit jantung. Infeksi virus ini berkaitan dengan adanya peradangan di dalam tubuh sehingga dapat memeperburuk kondisi acute coronary syndrome, yaitu kondisi dimana terjadi gangguan akibat dari terhambatnya aliran darah ke jantung.

    Oleh karena itu, di masa pandemi seperti ini penderita hipertensi, tekanan darah rendah, stroke, dan penyakit jantung sangat dianjurkan untuk sering mengukur tekanan darahnya agar terhindar dari stroke, serangan jantung, serta komplikasi yang lebih parah jika terinfeksi Covid-19. Pengukuran darah di rumah juga mampu memprediksi lebih baik jika adanya kerusakan pada organ dibandingkan dengan pengukuran tekanan darah diklinik.

    2. Pulse Oxymeter, Pengukur Kadar Oksigen

    Pulse oximeter merupakan alat untuk mendeteksi kadar oksigen di dalam darah. Alat ini dapat digunakan untuk memantau kadar oksigen setiap waktu. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pulse oximeter wajib dimiliki saat pasien Covid-19 isolasi mandiri, karena dapat membantu mengarahkan kondisi klinis seseorang untuk isolasi mandiri atau perlu dirawat di rumah sakit.

    Baca Juga: WHO Mewajibkan Penggunaan Pulse Oximeter untuk Isolasi Mandiri Pasien Covid-19

    Dengan menggunakan pulse oximeter, pasien Covid-19 dapat lebih waspada jika saturasi oksigen menunjukan angka yang sangat rendah padahal tidak memiliki gejala apapun. Hal ini sangat berbahaya karena pasien Covid-19 ada kemungkinan mengidap gejala happy hypoxia.

    Produk Terkait: Jual Beurer Pulse Oximeter

    Cara penggunaan pulse oximeter pun sangat mudah, kalian cukup meletakan ujung jari di dalam mulut oximeter. Kemudian alat ini akan membaca kadar oksigen didalam jaringan tubuh melalui ujung jari kita. Alat ini juga dapat digunakan sebagai alat pendeteksi dini dari gejala happy hypoxia.

    Setelah beberapap menit ditempelkan dijung jari, oximeter akan menunjukan hasil dari saturasi oksigen. Jika hasilnya menunjukan angka antara 95 hingga 100 persen, artinya saturasi didalam tubuh normal. Namun, bila angka yang ditunjukan di bawah 90 persen berarti kadar oksigen di dalam darah rendah.

    3. Glukometer, Alat Cek Gula darah

    Glukometer atau striptes adalah alat kesehatan yang saat ini banyak digunakan untuk swamonitoring (pemantauan sendiri) kadar gula dalam darah. Para peneliti mengatakan bahwa diabetes atau gula darah tinggi dapat meningkatkan risiko kematian akibat terinfeksi oleh virus Covid-19.

    Baca Juga: 5 Tanda Gejala Diabetes atau Kencing Manis

    Pemeriksaan gula darah mandiri juga dapat memberkan informasi tentang macam-macam gula darah harian, misalnya glukosa darah sebelum makan, satu atau dua jam setelah makan, atau di waktu-waktu khusus. 

    Produk Terkait: Jual Alat Cek Gula Darah

    Banyak manfaat yang kita rasakan dari pemeriksaan gula darah mandiri (PGDM) seperti,  menjaga keselamatan pengidap diabetes, membantu dalam upaya perubahan gaya hidup, membantu mempermudah dalam pengambilan keputusan, serta membantu anda dalam menyesuaikan dosis insulin yang diberikan Bersama dengan steroid.

    Secara umum, penggunaan glukometer memiliki tata cara PGDM yang dapat diikuti sebagai berikut:

    • Pilihlah tempat tusukan dengan tepat, kalian dapat menusukan di ujung jari tangan karena kurang menimbulkan rasa nyeri.
    • Mencuci tangan dengan sabun, lalu keringkan. Sterilkan tempat yang akan di tusuk menggunakan alcohol 76 persen, kemudian gunakan tetes darah pertama.
    • Lakukan pijatan ringan ringan diujung jari sebelum ditusuk. Dan setelah ditusuk, jari tidak boleh ditekan-tekan lagi.
    • Gunakan lanset tipis dan tajam agar tidak terasa terlalu nyeri
    • Atur kedalaman tusukan lanset sesuai dengan yang dibutuhkan
    • Lakukan penusukan menggunakan lanset
    • Teteskan darah pada ujung strip
    • Bersihkan darah yang tertinggal pada ujung jari
    • Catat hasil dan waktu PGDM

    Setelah melakukan langkah PGDM tersebut, buanglah strip dan lanset yang telah dpakai ke tempat pembuangan yang aman, seperti botol, kaleng, kotak karton, atau pun dengan wadah plastic tebal tertutup. Setelah terkumpul hingga penuh, anda dapat menyerahkan sampah medis tersebut ke fasilitas kesehatan terdekat.

    4. Termometer, Pengukur Suhu Tubuh

    Saat ini termometer merupakan alat kesehatan yang wajib dimiliki di setiap rumah. Funginya tentu saja untuk memantau suhu tubuh seseorang apakah sedang normal atau tidak. Di masa pandemi Covid-19, termometer banyak digunakan sebagai pendeteksi dini gejala utama infeksi Covid-19.

    Produk Terkait: Jual Termometer

    Apabila hasil pengukuran suhu tubuh telah menunjukan angka yang tidak normal, kalian dapat mencatat hasilnya dan gunakan hasil tersebut untuk melakukan konsultasi ke dokter. Dengan begitu, kalian akan mendapatkan diagnosis lebih cepat dari tenaga kesehatan profesional.

    5. WISH Health Watch

    Alat pemantau kesehatan terakhir yang Sahabat Sehat wajib punya adalah WISH Health Watch, yaitu berupa smartawatch yang memiliki keakuratan tinggi untuk memantau Covid-19 di mana saja dan kapan saja. Tak hanya itu, smartwatch ini bisa diintegrasikan langsung dengan smartphone sehingga mudah dan praktis supaya Sahabat dapat terhindar dari Covid-19.

    Produk Terkait: WISH Health Watch

    Itulah alat pemantau kesehatan yang perlu dimiliki Sahabat Sehat di rumah saat pandemi Covid-19. Selain dapat memantau kesehatan harian sahabat secara mandiri, alat kesehatan tersebut juga dapat membantu dalam pendeteksi dini sebuah penyakit. Jika sahabat sudah melakukan pencegahan awal dari dalam rumah, namun perintah 3M nya tetap dilaksanakan ya sabahat! Mencuci tangan, menjaga jarak, dan menggunakan masker.

    Apabila Sahabat tertarik pada WISH Health Watch supaya membantu memantau kesehatan di masa pandemi, Sahabat bisa memesannya di Prosehat. Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi:

    1. Media, K., 2021. 4 Alat Kesehatan yang Perlu Dimiliki di Rumah saat Pandemi Covid-19 Halaman all – Kompas.com. [online] KOMPAS.com. Available at: <https://health.kompas.com/read/2021/02/19/180100268/4-alat-kesehatan-yang-perlu-dimiliki-di-rumah-saat-pandemi-covid-19?page=all> [Accessed 4 March 2021].
    2. Mediatama, G., 2021. Pandemi Covid-19 belum berakhir, sediakan 4 alat kesehatan ini di rumah. [online] PT. Kontan Grahanusa Mediatama. Available at: <https://kesehatan.kontan.co.id/news/pandemi-covid-19-belum-berakhir-sediakan-4-alat-kesehatan-ini-di-rumah?page=all> [Accessed 4 March 2021].
    3. Maarif, N., 2021. Pengidap Hipertensi Berisiko Tinggi Komplikasi COVID-19, Cegah dengan Ini. [online] detikHealth. Available at: <https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-4984893/pengidap-hipertensi-berisiko-tinggi-komplikasi-covid-19-cegah-dengan-ini> [Accessed 4 March 2021].
    4. K, N., 2021. Diwajibkan Punya oleh WHO, Kenali Fakta-fakta Pulse Oximeter. [online] detikHealth. Available at: <https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5351601/diwajibkan-punya-oleh-who-kenali-fakta-fakta-pulse-oximeter> [Accessed 4 March 2021].

     

     

    Read More
  • Bermain game online di waktu luang atau saat merasa jenuh memang sangat menyenangkan. Apalagi di masa pandemi Covid-19, banyak waktu luang yang dimiliki banyak orang karena berdiam diri di rumah. Game online bisa berdampak positif apabila memang dimanfaatkan sebagai hiburan. Namun, game online juga mempunyai dampak yang buruk bagi kesehatan. Baca Juga: Cara Mencegah Kecanduan […]

    Yuk, Sahabat Sehat, Ketahui Dampak Kecanduan Game Online di Tengah Pandemi Bagi Kesehatan Mental

    Bermain game online di waktu luang atau saat merasa jenuh memang sangat menyenangkan. Apalagi di masa pandemi Covid-19, banyak waktu luang yang dimiliki banyak orang karena berdiam diri di rumah. Game online bisa berdampak positif apabila memang dimanfaatkan sebagai hiburan. Namun, game online juga mempunyai dampak yang buruk bagi kesehatan.

    dampak kecanduan game online di tengah pandemi

    Baca Juga: Cara Mencegah Kecanduan Game Online di Tengah Pandemi

    Saat ini, game online banyak dimainkan secara berlebihan dah digunakan untuk melarikan diri dari realita kehidupan yang sebenarnya. Akibatnya adalah kecanduan game online yang berdampak bagi kesehatan mental.

    Berdasarkan survei, remaja dianggap lebih sering dan rentan terhadap kecanduan game online dibandingkan orang dewasa. Pada masa remaja, individu dianggap berada di periode yang tidak stabil dan cenderung lebih mudah terjerumus terhadap percobaan hal-hal baru.

    World Health Organization (2018) telah mengklasifikasikan dampak kecanduan game online sebagai gangguan mental ke dalam International Classification of Diseases (IDC-11). Hal tersebut ditandai dengan adanya gangguan kontrol atas game dengan meningkatnya prioritas yang diberikan pada dibandingkan dengan kegiatan yang lain.

    Sebuah studi menunjukkan bahwa salah satu dampak kecanduan game online yang dialami remaja adalah mereka akan lebih banyak menghabiskan waktunya hanya untuk bermain. Berdasarkan studi, remaja menghabiskan waktu bermain game online pada umumnya lebih dari dua jam per hari atau setara dengan lebih dari 14 jam per minggu.

    Penelitian yang dilakukan Jap, Tiatri, Jaya, & Suteja (2013) mengungkapkan bahwa 10,15% remaja di Indonesia terindikasi mengalami kecanduan game online. Artinya, satu dari 1 sepuluh  remaja di Indonesia terindikasi mengalami kecanduan game online. Fenomena kecanduan game online ini semakin meluas dan memprihatinkan.

    Bahaya utama yang ditimbulkan akibat kecanduan game online adalah investasi waktu ekstrem dalam bermain. Waktu yang digunakan berlebihan untuk bermain game online, membuat kehidupan sehari-hari terganggu. Dan jelas, gangguan tersebut secara nyata mengubah prioritas hidup, serta menghasilkan minat yang sangat rendah terhadap sesuatu yang tidak terkait dengan game online.

    Baca Juga: Sering Tonton Video Kekerasan, Tingkatkan Risiko Trauma dan Depresi

    Dampak kecanduan game online

    • Kurang peduli terhadap kegiatan sosial
    • Kehilangan kontrol atas waktu
    • Menurunnya prestasi akademik
    • Menurunnya relasi sosial
    • Menurunnya finansial
    • Menurunnya kesehatan, dan fungsi kehidupan lain yang penting
    • Tidak bisa mengendalikan keinginan bermain game
    • Lebih memprioritaskan bermain game daripada kegiatan lain
    • Merasa gelisah saat tidak dapat bermain game online

    Dampak negatif yang muncul akibat kecanduan game online

    Aspek kesehatan

    Kecanduan game online mengakibatkan gangguan kesehatan pada remaja bisa menurun, di antaranya daya tahan tubuh yang lemah. Hal tersebut diakibatkan karena kurangnya aktivitas fisik, kurangnya waktu tidur, dan sering terlambat makan.

    Aspek Psikologis

    Saat bermain game online, biasanya banyak adegan yang memperlihatkan tindakan kriminal atau kekerasan seperti perkelahian, perusakan, dan pembunuhan. Hal tersebut secara tidak langsung telah mempengaruhi alam bawah sadar pemain, bahwa sebenarnya kehidupan nyata disamakan dengan kehidupan di game online.

    Dari sinilah, dampak kecanduan game online terhadap kesehatan mental terjadi. Biasanya pemain akan lebih mudah marah dan sulit mengatur emosinya.

    Aspek akademik

    Bagi para remaja yang tentunya ada di usia sekolah, kecanduan game online bisa membuat perfoma akademik menurun. Waktu luang yang seharusnya bisa digunakan untuk mempelajari pelajaran sekolah, justru lebih dimanfaatkan untuk menyelesaikan misi dalam game online.

    Baca Juga: Dampak Buruk Bullying pada Kesehatan Mental Remaja

    Kemudian, biasnaya daya konsentrasi pemain atau remaja pada umumnya sangat terganggu, sehingga kemampuan dalam menyerap pelajaran yang disampaikan oleh guru tidak diterima dengan maksimal.

    Aspek sosial

    Biasanya para pemain menemukan jati dirinya saat bermain game online, karena dirasa ada keterikatan emosional. Hal tersebut menyebabkan para pemain game online tenggelam dalam dunia fantasi yang diciptakannya sendiri.

    Hal inilah yang dapat membuat para pecandu game online kehilangan kontak dengan dunia nyata, dan mengurangi interaksi dengan sekelilingnya. Dan saat sudah terbiasa hidup di dunia maya, biasanya para pecandu game online akan sulit bersosialisasi di dunia nyata. Sikap antisosialnya mucul dan tidak memiliki keinginan untuk berbaur dengan masyarakat, keluarga, dan teman.

    Aspek keuangan

    Biasanya bermain game online membutuhkan biaya, entah untuk membeli voucher agar tetap bisa memainkan jenis game online atau untuk membeli pulsa kuota. Yang jelas, biaya yang dibutuhkan tidaklah sedikit.

    Apabila ada remaja yang kecanduan game online dan belum memiliki penghasilan sendiri, biasanya mereka dapat melakukan kebohongan kepada orangtuanya. Bahkan tidak sedikit yang melakukan berbagai cara lainnya, seperti mencuri.

    Sesuai dengan hasil penelitian Chen et al. (2005) yang menemukan bahwa mayoritas kejahatan game online ialah pencurian (73,7%) dan penipuan (20,2%). Penelitian ini juga menemukan bahwa usia pelaku kejahatan akibat game online adalah remaja usia sekolah.

    Sahabat Sehat, sekarang sudah tahu kan betapa bahayanya dampak dari kecanduan game online? Kalau bisa, mulai sekarang coba hindari waktu bermain game online dengan terlalu sering ya! Bermain game online bisa dilakukan secukupnya dan seperlunya saja, karena segala sesuatu yang berlebihan tidak baik, dan bisa menimbulkan dampak bagi kesehatan mental dan fisik manusia.

    Baca Juga: Yuk, Kenali Kesehatan Mental di Indonesia

    Apalagi di masa pandemi Covid-19, masih banyak kegiatan lain yang bisa Sahabat Sehat lakukan di rumah. Antara lain, berkebun, membaca, olahraga, dan masih banyak lainnya. Jika Sahabat Sehat sudah merasa kecanduan game online dan dampak dari kecanduan game online sudah mulai terasa, Sahabat Sehat bisa langsung konsultasi kepada psikolog atau psikiater. Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    The Conversation. 2021. WHO tetapkan kecanduan game sebagai gangguan mental, bagaimana “gamer” Indonesia bisa sembuh?. [online] Available at: <https://theconversation.com/who-tetapkan-kecanduan-game-sebagai-gangguan-mental-bagaimana-gamer-indonesia-bisa-sembuh-99029> [Accessed 5 March 2021].

    Jurnal.ugm.ac.id. 2021. [online] Available at: <https://jurnal.ugm.ac.id/buletinpsikologi/article/download/47402/pdf> [Accessed 5 March 2021].

    Media, K., 2021. 4 Bahaya Game Online untuk Kesehatan, dari Kecanduan hingga Obesitas Halaman all – Kompas.com. [online] KOMPAS.com. Available at: <https://health.kompas.com/read/2020/01/25/073300368/4-bahaya-game-online-untuk-kesehatan-dari-kecanduan-hingga-obesitas?page=all> [Accessed 5 March 2021].

    Read More
  • Pandemi Covid-19 mengharuskan banyak orang untuk melakukan aktivitas di rumah. Salah satunya bekerja, atau yang biasa disebut Work From Home (WFH). Dengan adanya WFH, banyak yang merasa jenuh dengan kegiatan yang hanya itu-itu saja. Dampak hal tersebut salah satunya bisa berakibat ke perselingkuhan. Baca Juga: Rangkuman Webinar Tips Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Pandemi Sebenarnya, konsekuensi […]

    Dampak Perselingkuhan di Tengah Pandemi Bagi Kesehatan Mental Apa Saja?

    Pandemi Covid-19 mengharuskan banyak orang untuk melakukan aktivitas di rumah. Salah satunya bekerja, atau yang biasa disebut Work From Home (WFH). Dengan adanya WFH, banyak yang merasa jenuh dengan kegiatan yang hanya itu-itu saja. Dampak hal tersebut salah satunya bisa berakibat ke perselingkuhan.

    perselingkuhan di tengah pandemi

    Baca Juga: Rangkuman Webinar Tips Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Pandemi

    Sebenarnya, konsekuensi logis dari tujuan pernikahan adalah diikatkan sebuah komitmen untuk mengarungi sebuah pernikahan dalam waktu yang tidak terbatas, atau bahkan berlangsung seumur hidup, dan selamanya. Namun, realita menunjukkan janji kesetiaan ketika akad nikah seringkali diabaikan.

    Perselingkuhan tentunya akan banyak memberikan dampak negatif karena biasanya mempengaruhi seluruh aspek dalam kehidupan dan berdampak dalam jangka panjang. Biasanya muncul perasaan negatif seperti marah, sedih, kecewa, tidak, berharga, dikhianati, dan benci, akan dirasakan oleh korban perselingkuhan,

    Menurut Satiuadarma (2001), perselingkuhan yang dialami oleh korban menghasilkan luka dan sakit hati yang muncul akibat adanya cedera yang dialami pada kesatuan hubungan interpersonal yang diyakini sebagai selubung rasa aman dalam kehidupannya.

    Berikut Dampak Perselingkuhan di Tengah Pandemi bagi Kesehatan Mental

    Marah

    Dampak perselingkuhan terhadap kesehatan mental, salah satunya kemarahan. Kemarahan muncul akibat perasaan kehilangan, sehingga menjadi tidak berdaya dan tidak jarang menyebabkan perubahan suasana hari yang berlangsung cepat. Bahkan marah biasanya dapat terjadi dalam kurun waktu yang tidak sebentar.

    Sedih

    Dampak dari perselingkuhan adalah sedih, karena sedih merupakan perasaan yang paling intens dan wajar terjadi. Kesedihan dan perasaan kehilangan mengakibatkan korban menjadi menutup diri dengan orang lain. Biasanya korban akan mengalami emosi yang mengguncang kestabilan jiwanya. Keguncangan jiwa seorang korban dialami secara bertahap.

    Tahap pertama adalah syok, karena masih sulit mempercayai kenyataan yang terjadi. Baru kemudian akan timbul rada marah dan kecewa. Dan tahap ketiga barulah ada penyesalan. Biasanya korban akan menyalahkan dirinya sendiri, dan akan menelaah dirinya agar menyadari kekurangan-kekurangannya.

    Depresi

    Dampak perselingkuhan terhadap kesehatan mental adalah depresi, salah satunya. Setelah melewati sedih dan menyalahkan diri sendiri, biasanya korban mulai timbul depresi yang berkepanjangan. Terlebih harus mengalami dua pilihan. Yaitu tetap bertahan atau tetap bersama namun rela diselingkuhi.

    Baca Juga: Stres dan Panik Hadapi Corona Justru Turunkan Imun Tubuh

    Namun, bagi pasangan yang memutuskan untuk tetap bertahan dalam hubungannya, dampak negatif akan sangat dirasakan oleh korban. Rasa sakit yang amat dalam membuat korban menjadi mudah marah dan kehilangan kepercayaan diri. Serta juga memiliki trauma yang mendalam atau mempengaruhi pola relasi pasangannya dengan orang lain.

    Kesulitan memercayai orang lain

    Jika suatu hubungan berakhir karena perselingkuhan, pasti ada lapisan yang hancur dan mempengaruhi kepercayaan yang telah dimiliki. Karena perselingkuhan membawa emosi dan pikiran yang sangat kompleks, tentang amarah, sakit hati, ragu, penghinaan, kebingungan, dan ketakutan. Jadi tidak hanya rasa sakit hati yang membuat move on menjadi lebih sulit, namun juga sulitnya percaya lagi kepada orang lain.

    Lemahnya kepercayaan diri

    Bagian yang paling berbahaya dari dampak selingkuh terhadap kesehatan mental adalah hilang atau melemahnya kepercayaan diri korban. Seorang pakar kencan, Cherly Chong mengatakan, berusahalah agar tidak jatuh dalam perangkap membandingkan diri sendiri dengan selingkungan sang mantan.

    Karena biasanya bukan hanya rasa kehilangan yang hadir, namun juga rasa malu karena digantikan oleh orang lain. Sehingga korban terus membandingkan dirinya dengan selingkuhannya. Padahal perbandingan tersbeut bukanlah kenyataan dari situasi yang ada. Korban seharusnya bisa menyadari bahwa selingkuh merupakan keputusan masing-masing individu, dan bukanlah kesalahan korban.

    Apakah Hal ini Juga Berdampak pada Anak?

    Selain berdampak pada korban perselingkuhan, perselingkuhan di tengah pandemi juga mempunyai dampak kepada psikis anak dalam hubungannya. Karena situasi tersebut, anak cenderung mengalami beban mental. Anak yang belum bisa mengekspresikan emosinya, biasanya akan menunjukkan gejala kecemasan.

    Antara lain, mengompol, menyendiri, mengisap jempol, bermimpi buruk, dan memiliki emosi yang tidak stabil. Hal tersebut muncul kepada anak sebagai respons ketakutan, bahwa kebahagiaan keluar mereka akan sirna.

    Sementara, apabila anak sudah mulai beranjak dewasa, maka yang didapatkan adalah rasa marah, dikhianati, dan mungkin akan lebih berani mengekspresikan kekesalannya. Seperti yang dijelaskan oleh psikolog anak, Anna Surti, ketika ada anak yang memergoki secara langsung perselingkuhan orangtuanya, mereka akan kebingungan.

    Dampak perselingkuhan bagi anak lainnya adalah menurunnya prestasi belajar, berkurangnya rasa percaya diri, depresi, dan bisa jadi berlaku kasar. Secara jangka panjang, perselingkuhan bisa membuat anak menyimpan amarah dan luka sekaligus kepada orangtuanya yang berselingkuh.

    Baca Juga: 14 Kesehatan Mental pada Anak

    Bahkan, dampak perselingkuhan bagi anak juga bisa menyebabkan trauma dan memiliki kecemasan dalam membina hubungan intim di kala dewasa nanti. Dan akan sulit percaya pada orang lain, terutama pasangan. Karena merasa teringat perselingkuhan yang telah dilakukan oleh orangtuanya.

    Bahkan, penelitian psikolog klisis Ana Nogales, menunjukkan bahwa perselingkuhan orantua mengakibatkan 75 persen anak jadi merasa dikhianati. Kemudian sebanyak 80 persen, perselingkuhan orangtuanya membawa dampak mereka takut dalam membina hubungan. Serta 70 persen anak akan sulit mempercayai orang lain. Bahkan, penelitian juga menemukan pola berulang yang terjadi pada hubungan si anak saat dewasa.

    Sahabat Sehat, sudah tahu kan dampak dari perselingkuhan  di tengah pandemi terhadap kesehatan mental. Maka dari itu, sebelum melakukan sesuatu, Sahat Sehat harus memikirkannya terlebih dahulu. Jangan sampai melakukan sesuatu yang nantinya berujung merugikan diri sendiri dan orang lain, apalagi orang-orang tersayang.

    Namun sesungguhnya, para korban perselingkuhan, janganlah selalu menyalahkan diri sendiri. Karena pada dasarnya, bukan kalianlah yang salah dalam keretakan hubungan kalian. Namun, karena yang selingkuh memang salah.

    Baca Juga: Bagaimana Supaya Tetap Akur Selama Pandemi?

    Kondisi di tengah pandemi Covid-19, banyak hal yang bisa membuat hubungan Sahabat Sehat dengan pasangan semakin harmonis, bahkan apabila bertemu di rumah seharian. Sahabat Sehat bisa menciptakan suasan yang nyaman dan damai di rumah selama WFH.

    Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai kesehatan mental dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. Putri, A., 2021. Perselingkuhan Orangtua Berisiko Merusak Mental Anak – Tirto.ID. [online] tirto.id. Available at: <https://tirto.id/perselingkuhan-orangtua-berisiko-merusak-mental-anak-cAqr> [Accessed 5 March 2021].
    2. liputan6.com. 2021. 2 Dampak Psikologis yang Terjadi Bila Pasangan Selingkuh. [online] Available at: <https://www.liputan6.com/health/read/4106251/2-dampak-psikologis-yang-terjadi-bila-pasangan-selingkuh> [Accessed 5 March 2021].
    3. Adam, A., 2021. Dampak Perselingkuhan Suami Terhadap Kesehatan Mental dan Fisik Istri. [online] Journal.iain-ternate.ac.id. Available at: <http://journal.iain-ternate.ac.id/index.php/alwardah/article/view/291> [Accessed 5 March 2021].

     

     

     

    Read More
  • Vaksin kanker serviks adalah salah satu vaksin yang diberikan untuk mencegah penularan penyakit tersebut yang terjadi akibat dari berhubungan seksual. Kanker ini disebabkan oleh HPV atau human papillomavirus. Kanker ini menyerang dengan cara menularkan infeksi pada wanita melalui hubungan seksual atau kontak langsung dengan area genital. Dari kontak langsung inilah kemudian muncul sel yang tumbuh […]

    Vaksin Kanker Serviks, Apa dan Bagaimana Aturan Pemberiannya?

    Vaksin kanker serviks adalah salah satu vaksin yang diberikan untuk mencegah penularan penyakit tersebut yang terjadi akibat dari berhubungan seksual. Kanker ini disebabkan oleh HPV atau human papillomavirus. Kanker ini menyerang dengan cara menularkan infeksi pada wanita melalui hubungan seksual atau kontak langsung dengan area genital. Dari kontak langsung inilah kemudian muncul sel yang tumbuh secara tidak normal pada mulut rahim atau serviks, dan lama-kelamaan berkembang menjadi kanker serviks yang termasuk salah satu kanker paling mematikan.

    Produk Terkait: Vaksinasi HPV

    Di Indonesia sendiri menurut data yang dilansir oleh Kementerian Kesehatan, jumlah penderita kanker serviks adalah 90-100 kasus per 100.000 penduduk, dan setiap tahunnya adalah 40.000 kasus. Bahkan, Indonesia termasuk kedua tertinggi di dunia. Angka global kematian akibat virus ini adalah 99,7 %, dan hampir semuanya menimpa wanita. Melihat dari jumlah tersebut, pemberian vaksin sangat penting dan harus dilakukan.

    Penyebab Kanker

    Sebelum membahas mengenai vaksin serviks, sebaiknya Sobat mengetahui terlebih dahulu penyebab kanker serviks. Penyebabnya terdiri dari berbagai faktor yang dapat meningkatkan seseorang untuk menderita penyakit ini, yaitu salah satunya infeksi human papillomavirus (HPV).

    Baca Juga: Cegah Kanker Serviks dengan Vaksin HPV

    HPV merupakan penyebab utama kanker serviks. Virus ini dapat menginfeksi sel-sel di permukaan kulit dan alat kelamin, anus, serta mulut, dan tenggorokan. HPV bisa muncul karena perilaku seks yang cukup berisiko seperti sering berganti pasangan seksual sejak usia muda, atau berhubungan seks tanpa kondom.

    Menderita Penyakit Menular Seksual

    Selain HPV, kanker serviks juga bisa disebabkan oleh wanita yang menderita penyakit menular seksual seperti kutil kelamin, klamidia, gonore, dan sifilis. Tidak hanya yang pernah, bahkan wanita yang sedang menderita penyakit menular seksual juga memiliki risiko tinggi terkena kanker ini. Jaid, infeksi HPV bisa muncul bersamaaan dengan penyakit menular seksual.

    Pola Hidup yang Tidak Sehat

    Pola hidup yang tidak mengutamakan kesehatan seperti jarang berolahraga, jarang mengonsumsi buah dan sayuran bisa menyebabkan timbulnya kanker serviks. Hal ini akan semakin meningkat jika wanita yang menderita kanker juga memiliki kebiasaan merokok.
    Mengapa bisa demikian? Karena tembakau dalam rokok dapat merusak sel DNA, serta membuat sistem kekebalan tubuh menjadi lebih lemah sehingga kurang efektif dalam melawan HPV.

    Lemahnya Sistem Kekebalan Tubuh

    Melemahnya sistem kekebalan tubuh karena HIV/AIDS atau akibat pengobatan kanker dan penyakit autoimun ternyata juga lebih berisiko terinfeksi HPV sebagai penyebab utama kanker serviks.

    Baca Juga: Kanker dan Tumor Itu Sama?

    Penggunaan Pil KB

    Pil KB yang dimaksudkan untuk mencegah kehamilan ternyata dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker. Karena itu, Sobat disarankan untuk memilih metode pencegahan kehamilan lain seperti IUD atau KB Spiral. Supaya aman, sebaiknya Sobat konsultasikan terlebih dahulu ke dokter kandungan untuk memilih jenis kontrasepsi yang tepat dan cocok.

    Hamil Usia Muda

    Hamil usia muda atau saat usia kurang dari 17 tahun dapat membuat seorang wanita lebih rentan terkena kanker serviks. Tak hanya itu, wanita yang pernah hamil dan melahirkan lebih dari 3 kali juga malah lebih berisiko. Hal ini disebabkan sistem kekebalan tubuh yang melemah dan perubahan hormon selama masa kehamilan dapat membuat wanita lebih rentan terhadap HPV.

    Pernah Mengonsumsi DES

    DES atau diethylstilbestrol adalah obat hormonal yang diberikan pada wanita untuk mencegah keguguran. Risiko yang ditimbulkan bahkan lebih besar. Selain itu, obat dapat meningkatkan risiko kanker pada janin perempuan yang dikandungnya.

    Faktor Keturunan

    Risiko terkena kanker serviks lebih tinggi juga bisa disebabkan oleh faktor keturunan, yaitu keluarga perempuan pernah didiagnosis penyakit serupa.

    Langkah Pencegahan

    Ada beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan dalam menghadapi kanker serviks. Mulai dari menjalankan pola hidup sehat, menjalani pap smear atau tes IV A, dan vaksinasi HPV. Pemberian vaksin merupakan hal yang paling penting dalam pencegahan.

    Kapan Sebaiknya Vaksin Diberikan?

    Untuk pemberian vaksin sebaiknya disarankan mulai dari wanita usia 10 tahun ke atas atau lebih tepatnya sejak usia remaja atau belum pernah melakukan hubungan seksual sama sekali.
    Pemberian pada usia-usia yang masih “perawan” tersebut ternyata menurut penelitian lebih efektif dalam mencegah penularan kanker serviks daripada diberikan saat sudah berhubungan seksual karena kemungkinan infeksi HPV sudah ada. Pemberian vaksin biasanya diberikan dalam bentuk suntikan oleh dokter dengan cara menyuntik ke dalam otot di lengan atas atau paha.

    Berapa Dosis yang Diperlukan?

    Dosis yang diberikan pun cukup dua saja terutama pada usia 10-13 tahun sedangkan pada usia 16-18 tahun, dosisnya bertambah menjadi 3. Semua dilakukan dengan jarak 1-6 bulan dari masing-masing dosis penyuntikan.
    Pemberian dosis diperlukan untuk dapat memberikan perlindungan jangka panjang dari infeksi HPV. Jika belum lengkap, bisa segera berkonsultasi ke dokter untuk melengkapinya. Ternyata pemberian vaksin juga bermanfaat bagi pria, dan sangat direkomendasikan untuk pria berusia 26 tahun ke bawah, dan pernah berhubungan intim dengan sesama pria ataupun yang punya gangguan imunitas.

    Mengapa vaksin HPV juga penting untuk pria? Sebab ternyata virus ini juga dapat menyebabkan kutil kelamin, kanker anus, serta kanker tenggorokan yang bisa saja terjadi pada pria.

    Baca Juga: Jenis Kanker yang Sering Menyerang Wanita

    Jenis-jenis Vaksin Kanker Serviks

    Vaksin kanker serviks sendiri mempunyai beberapa tiga jenis yang bisa dimanfaatkan sesuai dengan jenis virusnya. Jenis-jenisnya antara lain:

    • Pertama adalah vaksin yang umumnya digunakan untuk mencegah kanker serviks dan pra kanker. Vaksin jenis ini akan mencegah infeksi HPV-16 dan HPV-18 sebagai penyebab umum terjadinya kanker. Pemberiannya ditujukan untuk wanita berusia 10-25 tahun.
    • Kedua adalah Gardasil yang digunakan untuk mencegah kanker dan pra-kanker serviks, vulva, vagina, dan anus. Vaksin ini juga bisa menangkal infeksi HPV-6 dan HPV-11 sebagai penyebab kutil pada kelamin, serta bisa diberikan pada pria usia 9-26 tahun.
    • Ketiga adalah Gardasil 9. Cakupannya lebih luas dari Gardasil sebelumnya karena mencakup HPV-31, HPV-33, HPV-45, HPV 52, dan HPV-58 yang juga dapat menyebabkan kanker serviks, dan bisa diberikan pada pria usia 9-15 tahun.

    Seberapa Efektifkah?

    Vaksinasi HPV cukup efektif dalam mencegah penyebaran kanker serviks lebih lanjut . Hal tersebut bisa terlihat contohnya pada Amerika dan Australia yang mampu menurunkan kejadian akibat serviks sebanyak 75% dalam 10 tahun terakhir setelah menjalankan program vaksinasi secara nasional.

    Adakah Efek Samping yang Ditimbulkan?

    Tentu saja mengenai vaksin HPV ini banyak Sobat yang bertanya-tanya apakah vaksin pencegah penularan kanker tersebut mempunyai efek samping?
    Jawabannya, tentu saja ada.  Akan tetapi efek samping yang terjadi biasanya sementara dan tergolong ringan. Beberapa efek samping yang dikeluhkan adalah sebagai berikut:

    • Bengkak
    • Nyeri
    • Kemerahan di area suntikan
    • Sakit kepala

    Sedangkan efek samping yang tidak terlalu sering dan jarang ditemukan adalah:

    • Demam
    • Mual
    • Rasa sakit di sekitar lengan, tangan atau kaki
    • Muncul ruam merah yang menyebabkan gatal
    • Terhambatnya saluran pernafasan dan kesulitan bernafas

    Selain efek-efek samping di atas, vaksin kanker serviks juga dapat memicu reaksi alergi yang parah atau lebih dikenal dengan nama alergi anafilaksis yang bisa mengancam keselamatan jiwa.

    Karena itu, sebelum meminta diberikan vaksin, ada baiknya Sobat berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter yang akan memberikan informasi lengkap  termasuk membuat pertimbangan yang tepat mengenai manfaat yang dapat diperoleh serta risiko efek samping yang ditimbulkan.
    Setelah mendapatkan vaksin serviks, Sobat dianjurkan untuk melakukan pap smear sesuai dengan rekomendasi dari dokter. Tes ini untuk menguji keberadaan sel pra kanker atau kanker pada serviks. Jadi, bisa dibilang pap smear adalah tes lanjutan.
    Nah, bagi Sobat yang memerlukan vaksin HPV, informasi kesehatan, maupun membutuhkan produk-produk kesehatan, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

    Referensi

    1. Harsono F. Berapa Harga Vaksin HPV untuk Penangkal Kanker Serviks? [Internet]. liputan6.com. 2020 [cited 15 July 2020]. Available from: https://www.liputan6.com/health/read/3914327/berapa-harga-vaksin-hpv-untuk-penangkal-kanker-serviks
    2. Media K. Mengapa Vaksin HPV untuk Cegah Kanker Serviks Diberikan Dua Kali? Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 15 July 2020]. Available from: https://lifestyle.kompas.com/read/2019/12/22/094000620/mengapa-vaksin-hpv-untuk-cegah-kanker-serviks-diberikan-dua-kali-?page=all
    3. Rakyat P. Berniat Vaksinasi Kanker Serviks? Ketahui Dulu 6 Hal Berikut – Pikiran-Rakyat.com [Internet]. www.Pikiran Rakyat. 2020 [cited 15 July 2020]. Available from: https://www.pikiran-rakyat.com/gaya-hidup/pr-01283087/berniat-vaksinasi-kanker-serviks-ketahui-dulu-6-hal-berikut-405268

     

    Read More
  • Kanker merupakan penyakit kritis penyebab kematian yang paling banyak di dunia. Sel-sel kanker yang bersifat abnormal ini dapat berkembang terus-menerus tak terkendali pada bagian tubuh mana pun, tak terkecuali organ reproduksi wanita. Dua faktor utama penyebab terjadinya kanker adalah faktor lingkungan dan faktor keturunan, di  mana faktor lingkungan lebih berpengaruh besar. Baca Juga: Kanker dan Tumor Itu Sama? Nah, perlu diketahui, ada […]

    Yuk, Mulai Waspadai Beberapa Faktor Penyebab Kanker pada Wanita!

    Kanker merupakan penyakit kritis penyebab kematian yang paling banyak di dunia. Sel-sel kanker yang bersifat abnormal ini dapat berkembang terus-menerus tak terkendali pada bagian tubuh mana pun, tak terkecuali organ reproduksi wanita. Dua faktor utama penyebab terjadinya kanker adalah faktor lingkungan dan faktor keturunan, di  mana faktor lingkungan lebih berpengaruh besar.

    penyebab kanker pada wanita

    Baca Juga: Kanker dan Tumor Itu Sama?

    Nah, perlu diketahui, ada beberapa jenis kanker yang lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan pria. Yuk, kita bahas satu-persatu supaya kamu bisa mengantisipasi dan mendeteksinya sejak dini.

    1.Kanker Kolorektal

    Kanker kolorektal merupakan pertumbuhan abnormal dari sel kanker pada bagian usus besar hingga rektum. Jenis kanker ini sangat berbahaya, bahkan menjadi penyebab kematian nomor satu dibandingkan dengan jenis kanker lainnya. Kanker kolorektal dapat dialami oleh kaum pria maupun wanita. 1 dari 24 wanita bisa berisiko mengalami ini, lebih umum terjadi dibandingkan pada pria. Berikut adalah beberapa faktor penyebab kanker kolorektal:

    • Obesitas
    • Merokok
    • Mengidap diabetes tipe 2
    • Tidak menjaga pola hidup yang sehat
    • Mengkonsumsi daging dengan olahan yang tinggi
    • Memiliki riwayat penyakit radang usus
    • Memiliki riwayat keluarga yang mengidap penyakit kanker kolorektal atau polip

    2. Kanker Paru-paru

    Kanker paru-paru bisa berisiko terjadi pada kaum pria maupun wanita. Namun dalam 41 tahun terakhir, angka kejadian pada pria sudah menurun 35% dan pada wanita justru meningkat sebesar 87%. Kanker paru-paru sebenarnya banyak jenisnya, namun yang paling umum terjadi pada wanita adalah adenokarsinoma. Beberapa faktor penyebab kanker paru-paru, antara lain:

    • Perokok aktif maupun pasif
    • Riwayat menjalani radioterapi
    • Memiliki riwayat keluarga penderita kanker paru-paru
    • Bertempat tinggal dilingkungan yang tercemar zat berbahaya
    • Sering terpapar polusi udara saat di luar

    3. Kanker Tiroid

    Kanker tiroid tiga kali lebih cepat berkembang pada wanita daripada pria, apalagi pada wanita berusia muda. Perkembangan penyakitnya sendiri ada yang terjadi sangat lambat dan ada juga yang sangat cepat. Terdapat beberapa faktor yang dapat menyebabkan kanker tirotid, yaitu:

    • Mengidap penyakittiroid seperti gondok atau peradangan kelenjar tiroid
    • Memiliki riwayat paparan radiasi seperti radioterapi
    • Memiliki riwayat keluarga penderita kanker tiroid
    • Obsesitas

    Baca Juga: Gangguan Tiroid, dari Penyebab hingga Pencegahan

    4. Kanker Payudara

    Tidak asing lagi ketika mendengar kanker payudara, yang juga merupakan penyebab kematian paling umum pada wanita. Adapun peluang wanita akan mengalami kanker payudara adalah sebanyak 1 banding 8. Kanker jenis ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:

    • Faktor genetik, adanya mutasi gen BRCA1 dan BRCA2
    • Memasuki usia menopause
    • Wanita yang mengalami menstruasi di bawah 12 tahun dan menopause di atas 55 tahun
    • Payudara padat yang lebih banyak jaringan ikat dibandingkan lemak
    • Memilikiriwayat kanker payudara sebelumnya
    • Memiliki riwayat keluarga penderita kanker payudara
    • Pernah mengalami terapi radiasi dibagian dada seperti perawatan Limfoma Hodgkin atau kanker kelenjar getah bening

    5. Kanker Rahim

    Kanker endometrium atau yang sering dikenal sebagai kanker rahim adalah jenis kanker yang tumbuh di bagian dinding rahim. Gejala kanker rahim yang paling umum terjadi adalah terjadinya pendarahan dari vagina diluar masa haid atau saat sudah memasuki masa menopause, kehilangan nafsu makan, cepat kenyang, perut kembung, bengkak dan nyeri pada panggul. Faktor-faktor yang dapat menjadi penyebab kanker rahim adalah:

    • Berusia di atas 50 tahun
    • Mulai menstruasi usia terlalu dini dan menopause terlambat
    • Obesitas
    • Pola makan yang tinggi akan lemak dan kalori
    • Menderita diabetes
    • Memilikiriwayat kanker payudara atau kanker ovarium
    • Memiliki riwayat keluarga penderita kanker rahim
    • Menderita pertumbuhan berlebih pada jaringan endometrium
    • Memiliki riwayat keluargadengan kanker rahim atau kolorektal
    • Mengikuti hormone repalcement therapy

    6. Kanker Serviks

    Penyakit akibat tumor ganas pada daerah mulut rahim ini terjadi karena adanya virus HPV tipe 16 dan 18. Kanker serviks terjadi paling sering pada wanita yang berusia 35-55 tahun. Tapi, kanker serviks tidak akan terjadi pada wanita yang belum melakukan hubungan seksual. Adapun beberapa faktor terjadinya kanker serviks adalah sebagai berikut:

    Produk Terkait: Layanan Vaksinasi HPV

    • Kebiasaan merokok
    • Hubungan seksual pertamadi usia muda
    • Bergonta-ganti pasangan seksual
    • Menggunakan jeniskontrasepsi oral dalam waktu panjang
    • Infeksi human papillomavirus(HPV)
    • Menderita penyakit menular seksual sepertigonore, sifilis, klamidia, ataupun kutil kelamin
    • Memiliki riwayat keluarga penderita kanker serviks

    7. Kanker vulva

    Kanker vulva terjadi akibat pertumbuhan sel yang abnormal pada bagian bibir vagina, yang awal mulanya dari penyakit menular seksual. Kanker ini berupa benjolan yang terasa sangat gatal, rapuh, dan terasa nyeri pada bibir vagina dan bisa dideteksi dengan biopsi. Beberapa faktor penyebab kanker vulva, adalah:

    • Kebiasaan merokok
    • Infeksi Human papillomavirus(HPV)
    • Bergonta-ganti pasangan seksual
    • Melakukan hubungan seksual sejak dini
    • Peradangan vulva menahun
    • Mempunyai penyakit kulit pada area vulva

    8. Kanker Vagina

    Kanker vagina juga memiliki gejala dan penyebab yang hampir sama dengan kanker serviks. Kanker jenis ini merupakan kanker yang langka terjadi, namun tidak boleh sesekali disepelekan karena bisa mengancam jiwa. Berikut adalah beberapa faktor penyebab kanker vagina:

    • Kebiasaan merokok
    • Berusia lebih dari 60 tahun
    • Memiliki riwayat infeksi HIV
    • Infeksi Human papillomavirus(HPV)
    • Bergonta-ganti pasangan seksual
    • Penggunaanobat diethylstilboestrol
    • Mempunyai riwayat kanker serviks

    9. Kanker Saluran Tuba

    Saluran tuba falopi yang merupakan jalur sperma menuju sel telur juga bisa terserang kanker, yang disebut dengan kanker saluran tuba. Pada umumnya, wanita yang mengidap kanker saluran tuba tidak merasakan gejala apapun dan kanker ini memang jarang terjadi pada wanita. Sampai saat ini penyebab kanker saluran tuba juga belum ditemukan.

    Baca Juga: Bagaimana Pengobatan Kanker yang Tepat?

    Itulah Sahabat Sehat mengenai beberapa faktor penyebab kanker pada wanita. Supaya Sahabat tidak terkena salah satu kanker di atas, yaitu kanker serviks, Sahabat bisa melakukan pencegahan dengan vaksinasi kanker HPV di Prosehat. Layanan vaksinasi ini bisa datang ke rumah, dan mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi :

    1. Media K. 6 Jenis Kanker yang Menyerang Sistem Reproduksi Wanita Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 3 February 2021]. Available from: https://health.kompas.com/read/2016/11/15/170500523/6.jenis.kanker.yang.menyerang.sistem.reproduksi.wanita?page=all
    2. Sendari A. 8 Jenis Kanker yang Rentan Dialami Wanita, Waspadai [Internet]. liputan6.com. 2021 [cited 3 February 2021]. Available from: https://hot.liputan6.com/read/4200344/8-jenis-kanker-yang-rentan-dialami-wanita-waspadai
    3. Kanker pada Organ Reproduksi Wanita – RS Awal Bros [Internet]. RS Awal Bros. 2021 [cited 3 February 2021]. Available from: http://awalbros.com/kebidanan-dan-kandungan/kanker-pada-organ-reproduksi-wanita/
    4. 5 Jenis Penyakit Kanker yang Kerap Menyerang Wanita [Internet]. Pfimegalife.co.id. 2021 [cited 3 February 2021]. Available from: https://www.pfimegalife.co.id/literasi-keuangan/kesehatan/read/5-jenis-penyakit-kanker-yang-kerap-menyerang-wanita
    5. Media K. 3 Penyebab Kanker Vagina yang Perlu Diwaspadai Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 3 February 2021]. Available from: https://health.kompas.com/read/2021/01/06/180500168/3-penyebab-kanker-vagina-yang-perlu-diwaspadai?page=all
    6. Media K. 6 Penyebab Kanker Tiroid yang Perlu Diwaspadai Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 3 February 2021]. Available from: https://health.kompas.com/read/2020/10/31/133300068/6-penyebab-kanker-tiroid-yang-perlu-diwaspadai?page=all

     

    Read More
  • Kesehatan wanita dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah gizi yang seimbang. Gizi yang seimbang dapat diperoleh dari beraneka ragam makanan. Semakin bervariasi makanan yang dimakan setiap hari, maka semakin baik asupan gizi yang masuk dalam tubuh. Kesadaran untuk pola makan sehat itu, sampai kini belum dimiliki oleh kebanyakan wanita. Bahkan ada yang cenderung untuk […]

    Seperti Apa Makanan untuk Meningkatkan Kesehatan Wanita?

    Kesehatan wanita dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah gizi yang seimbang. Gizi yang seimbang dapat diperoleh dari beraneka ragam makanan. Semakin bervariasi makanan yang dimakan setiap hari, maka semakin baik asupan gizi yang masuk dalam tubuh. Kesadaran untuk pola makan sehat itu, sampai kini belum dimiliki oleh kebanyakan wanita. Bahkan ada yang cenderung untuk makan di luar rumah, yaitu tempat-tempat bergengsi dengan pilihan menu yang tidak memenuhi asas gizi seimbang, seperti makanan fast food atau junk food.

    makanan untuk meningkatkan kesehatan wanita

    Baca Juga: Wanita Harus Mengonsumsi 10 Makanan Ini!

    Padahal, seiring berjalannya waktu dan bertambahnya usia, wanita juga mengalami perubahan bahkan dan perlambatan metabolisme. Hal tersebut dapat membuat hilangnya massa otot serta perubahan fisik terkait menopouse. Sehingga, untuk menunjang dan memperlambat hal tersebut, wanita perlu makanan untuk meningkatkan kesehatannya.

    Wanita sering mengalami masalah kesehatan, baik berupa gangguan kesehatan fisik maupun mental. Oleh karena itu, makanan yang masuk ke dalam tubuh  menjadi alat yang sangat menentukan untuk menangkis segala macam penyakit berbahaya yang masuk, seperti diabetes, kanker payudara, jantung, gangguan kulit hingga osteoporosis. Oleh sebab itu untuk menunjang kesehatannya, wanita sangat membutuhkan beberapa makanan khusus untuk menunjang dan meningkatkan kesehatan mereka.

    Berikut adalah makanan yang harus dikonsumsi untuk meningkatkan kesehatan wanita:

    Bayam

    Bayam  memiliki banyak sekali manfaat, loh Sahabat Sehat. Apabila kalian lebih banyak mengonsumsi makanan seperti bayam dapat membantu mencegah alergi, diabetes, dan penambahan berat badan yang berlebih. Selain itu, bayam juga mengandung vitamin K, kalsium, dan magnesium. Ketiga kandungannya dapat meningkatkan kekuatan tulang dan tinggi akan folat serta lutein yang baik untuk kesehatan mata.

    Produk Terkait: Jual Vegeblend Adult

    Ikan Berminyak

    Ikan berminyak di dalamnya terdapat lemak sehat yang mampu membantu produksi hormon yang dibutuhkan dalam tubuh wanita. Selain itu, ikan juga mampu menjaga kesehatan otak, jantung, dan sendi. Asam lemak omega 3 yang terdapat pada ikan berminyak berfungsi membantu mengurangi gejala menopouse, seperti hot flushes dan keringat di malam hari. Biasanya makanan untuk meningkatkan kesehatan wanita yang memiliki kandungan lemak sehat ada di ikan salmon.

    Pepaya

    Buah pepaya memiliki banyak manfaat untuk meningkatkan kesehatan wanita. Buah berwarna merah atau oranye ini ternyata mengandung beta karoten dan likopen. Likopen diketahui dapat menurunkan kemungkinan terkena kanker serviks dan payudara. Dan juga merupakan antioksidan, yang dapat menjaga kolesterol dan tekanan darah pada tingkat kesehatan yang sehat untuk membantu menangkal penyakit jantung.

    Wortel

    Si oranye kecil ini adalah salah satu makanan untuk meningkatkan kesehatan wanita. Wortel banyak mengandung vitamin A yang sangat tinggi karena tingginya kandungan vitamin A, maka wortel dapat membantu menjaga kesehatan kulit tetap halus dan membuat penglihatan jadi tajam. Selain itu, sayuran yang mengandung serat ini memiliki bahan aktif yang dapat membantu melawan flek hitam, kerutan, dan jerawat di wajah kalian.

    Baca Juga: 10 Bahan Makanan yang Sehat untuk Perawatan Kulit Wajah

    Telur

    Siapa yang tidak tahu tentang telur yang kaya akan vitamin D dan juga zat besi. Telur dapat meningkatkan kesehatan wanita, karena memiliki sumber protein yang baik dan dapat menurunkan risiko penyakit jantung serta obesitas. Kandungan lemak yang dimiliki telur sedang, protein yang sangat tinggi, serta karbohidrat dan gula yang sangat sedikit, sangat baik bagi wanita. Kalian bisa menjadikan telur sebagai makanan untuk meningkatkan kesehatan wanita, khususnya bagi kalian yang berusia sudah di atas 40 tahun.

    Daun mint

    Daun kecil berwarna hijau ini ternyata memiliki banya manfaat untuk meningkatkan kesehatan wanita. Si kecil hijau banyak mengandung vitamin K, zat besi, dan asam folat. Nutrisi yang terkandung di daun mint sangat berguna untuk menghindarkan tubuh dari anemia saat masa menstruasi yang berat, serta dapat untuk mencegah insomnia.

    Yogurt

    Yogurt, selain memiliki rasa yang enak ternyata juga memiliki sumber kalsium yang sangat baik dan kaya akan protein yang bisa meningkatkan kesehatan wanita. Yogurt juga bisa dijadikan sebagai sumber energi. Selain itu yogurt juga memiliki kultur aktif yang dapat menjaga kesehatan usus.

    Produk Terkait: Jual Heavenly Blush Yoghurt

    Brokoli

    Sayuran brokoli mengandung banyak vitamin C yang dapat memproduksi kolagen di dalam kulit. Kolagen tersebut berfungsi untuk memberikan elastisitas pada kulit. Brokoli juga tinggi akan beta karoten yang diubah menjadi vitamin A. Vitamin yang berfungsi untuk mempercepat pergantian sel sehingga kulit selalu terlihat nampak cerah. Jadi bagi kalian Sahabat Sehat cocok sekali mengkonsumsi brokoli untuk meningkatkan kesehatan wanita.

    Kacang-kacangan

    Tidak sedikit wanita yang memiliki masalah hipertensi atau diabetes. Ada baiknya, mereka mengonsumsi kacang-kacangan. Kacang-kacangan diketahui kaya akan serat dan rendah lemak yang bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah dan gula darah. Seperti contohnya, kacang merah, kacang kenari atau kacang almond. Mereka sangat aman untuk menjaga kolesterol dalam tubuh agar tetap stabil. Bila sahabat mengonsumsi 12 buah kacang kenari setiap harinya, kalian juga dapat mengurangi dari risiko penyakit jantung.

    Baca Juga: Menu Makanan Sehat yang Pas untuk Sehari-hari

    Nah, Sahabat Sehat sekarang sudah tahu kan makanan apa saja yang berguna untuk meningkatkan kesehatan wanita? Mulai sekarang, kurangi ya makan-makanan cepat saji. Dan perbanyak makanan yang telah dianjurkan di atas. Semoga dengan lebih banyak mengkonsumsi makanan tersebut, bisa semakin meningkatkan kesehatan wanita Sahabat Sehat. Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai makanan sehat untuk wanita dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Dewantari NM. Peranan gizi dalam Kesehatan reproduksi. Jurnal Skala Husada. 2013;10(2): 219 – 224.[online] Available at: <http://www.poltekkesdenpasar.ac.id/files/JSH/V10N2/Ni%20Made%20Dewantari1%20JSH%20V10N2.pdf> [Accessed 29 January 2021].
    2. com. 2021. Wanita wajib mengonsumsi 10 makanan sehat ini setiap hari! | merdeka.com. [online] Available at: <https://www.merdeka.com/sehat/wanita-wajib-mengonsumsi-10-makanan-sehat-ini-setiap-hari.html> [Accessed 29 January 2021].
    3. Rakyat, P., 2021. 8 Jenis Makanan yang Bernutrisi Tinggi, Bagus Dikonsumsi untuk Kesehatan Wanita – Pikiran-Rakyat.com. [online] Pikiran-Rakyat.com. Available at: <https://www.pikiran-rakyat.com/gaya-hidup/pr-011214726/8-jenis-makanan-yang-bernutrisi-tinggi-bagus-dikonsumsi-untuk-kesehatan-wanita> [Accessed 29 January 2021].
    4. Antara News. 2021. Makanan bernutrisi untuk menambah imun wanita usia 40-an. [online] Available at: <https://www.antaranews.com/berita/1926332/makanan-bernutrisi-untuk-menambah-imun-wanita-usia-40-an> [Accessed 29 January 2021].
    Read More
  • Keluarnya cairan dari vagina sering kita sebut dengan keputihan.  Cairan yang keluar berfungsi agar vagina tetap bersih dan lembab dan menjaganya dari infeksi. Pada dasarnya keputihan pada wanita dapat bersifat normal dan abnormal. Keputihan normal hampir dialami oleh semua wanita dan anak perempuan. Biasanya keputihan yang normal terjadi sesuai dengan proses siklus menstruasi. Gejala keputihan […]

    Keputihan, Waspadai Penyebab dan Jenisnya!

    Keluarnya cairan dari vagina sering kita sebut dengan keputihan.  Cairan yang keluar berfungsi agar vagina tetap bersih dan lembab dan menjaganya dari infeksi. Pada dasarnya keputihan pada wanita dapat bersifat normal dan abnormal. Keputihan normal hampir dialami oleh semua wanita dan anak perempuan. Biasanya keputihan yang normal terjadi sesuai dengan proses siklus menstruasi. Gejala keputihan yang normal adalah tidak berbau, jernih (antara bening hingga puth susu), tidak gatal, dan tidak perih. Lain halnya dengan keputihan yang abnormal.

    keputihan

    Baca Juga: Benarkah keputihan Pertanda Kanker Serviks?

    Sebaliknya, keputihan abnormal terjadi akibat adanya infeksi dari berbagai mikro organisme, seperti bakteri, jamur, atau parasit. Keputihan abnormal iditandai dengan banyaknya cairan yang keluar, berwarna pulih kekuningan, kuning kehijauan, terasa gatal  perih dan sensasi terbakar pada vagina, disertai bau amis atau busuk. Warna cairan yang keluar pun berbeda tergantung penyebabnya.

    Apa saja penyebab keputihan abnormal?

    Keputihan abnormal dapat disebabkan karena infeksi organisme berikut:

    • Bakteri Vaginosis

    Infeksi bakteri yang cukup umum ini disebabkan oleh meningkatnya keputihan yang memliki bau kuat, seperti amis, dan bau busuk. Biasanya yang memiliki risiko terinfeksi tinggi oleh bakteri  ini adalah wanita yang melakukan oral seks atau memiliki banyak pasangan seksual.

    • Trikomoniasis

    Infeksi jenis ini disebabkan oleh protozoa. Infeksi ini menyebar melalui hubungan seksual, dan dapat pula ditularkan dengan berbagi handuk atau pakaian renang. Gejala dari infeksi ini adalah cairan yang kuning kehijauan dengan bau busuk, rasa nyeri, dan gatal pada vagina.

    • Infeksi Jamur

    Cairan yang dihasilkan oleh infeksi jamur ini adalah cairan putih seperti gumpalan keju, selain itu infeksi ini juga menimbulkan sensasi terbakar dan gatal. Hal ini disebabkan oleh adanya penyakit diabetes, penggunaan pil KB, sedang hamil, konsumsi antibiotik jangka panjang, gonore, dan klamida (infeksi menular seksual atau IMS).

    • Penyakit Radang Panggul (PID)

    Infeksi ini sering menular melalui hubungan seksual. Infeksi ini terjadi ketika bakteri menyebar ke vagina dan ke organ reproduksi lainnya sehingga menghasilkan cairan yang berat dan berbau busuk.

    • Human Papillomairus(HPV) atau Kanker Serviks

    Infeksi ini disebarkan melalui hubungan seksual. Walaupun tidak memiliki gejala, jens infeksi ini dapat mengeluarkan cairan berdarah, coklat, atau encer dengan bau yang tidak sedap.

    Produk Terkait: Layanan Vaksinasi HPV

    • Atrofi Vagina (Atrofik Vaginitis)

    Penipisan dan peradangan pada dinding vagina akibat menurunnya kadar estrogen. Peradangan ini paling sering terjadi setelah menopause atau saat sedang menyusui. Gejala yang sering ditemui adalah vagina kering dan terasa terbakar, berair sensasi panas saat buang air kecil, pendarahaan setelah hubungan seksual, dan ketidaknyamanan saat berhubungan seksual.

    • Candida

    Infeksi ini disebabkan oleh  jamur Candida albicans yang mengakibatkan adanya perubahan nilai pH pada vagina atau perubahan hormon di dalam tubuh, misalnya, selama kehamilan, akibat diabetes atau melemahnya sistem kekebalan tubuh, mengonsumsi antibiotik, penggunaan steroid atau imunosupresan dalam jangka panjang. Tanda yang ditimbulkan oleh infeksi ini adalah warna merah atau pembengkakan pada vagina, cairan keputihan mirip keju atau kembang tahu yang sangat gatal di sekitar area genital.

    Baca Juga: Keputihan dan Komplikasinya

    Jenis–jenis Keputihan

    Keputihan dibagi menjadi beberapa jenis berdasarkan warna dan kepekatannya.

    1. Putih

    Cairan berwarna putih pada fase awal dan akhir siklus menstruasi adalah normal. Tetapi, apabila keputihan disertai gatal dengan terlihat seperti gumpalan yang kental, itu adalah keputihan abnormal dan perlu perawatan. Keputihan jenis ini merupakan indikasi adanya infeksi jamur.

    1. Jernih dan Berair

    Cairan berwarna jernih dan encer adalah hal yang wajar. Keputihan seperti ini bisa terjadi kapan saja setiap bulan, biasanya sering terjadi setelah melakukan aktifitas atau kegiatan yang berat.

    1. Bening dan Elastis

    Keputihan jenis ini menunjukan bahwa kemungkinan besar anda berovulasi dan ini adalah jenis keputihan yang normal.

    1. Coklat dan Berdarah

    Peristiwa keluarnya cairan coklat disertai darah ini ini biasanya normal apabila terjadi selama atau setelah siklus menstruasi. Namun dalam kasus tertentu cairan seperti ini bisa menjadi tanda adanya kanker endometrium atau serviks. Namun, bisa juga terjadinya masalah seperti fibroid atau pertumbuhan abnormal lainnya. Jika hal ini terjadi kepada anda, segeralah periksa ke dokter.

    1. Kuning kehijauan

    Warna keputihan ini mirip dengan fases (kotoran). Jenis keputihan ini kemungkinan adanya infeksi trikomoniasis, dan biasanya menyebar melalui hubungan seksual.

    Baca Juga: Vaksin Kanker Serviks, Apa dan Bagaimana Aturannya?

    Hal–hal yang perlu diperhatikan dalam mencegah keputihan, yaitu:

    • Menjalankan gaya hidup yang sehat dan jaga kebersihan pribadi
    • Gunakan pakaian dalam dari bahan katun dan hindari celana ketat
    • Hindarkan penggunaan sabun yang dapat memicu alergi
    • Keringkan area genital atau anus dari depan ke belakang, hindari bilas vagina
    • Besihkan dan cuci vagina sebelum berhubungan seks dan berkemih atau buang air kecil setelahnya
    • Berhubungan seksual pada satu pasangan, dan beraktivitas seks dengan aman menggunakan kondom

    Nah, Sahabat itulah mengenai keputihan. Apabila Sahabat merasa keputihan yang dimiliki mengarah ke kanker HPV, yuk segera lakukan vaksinasi HPV di Prosehat, yang menyediakan layanan vaksinasi ke rumah. Layanan ini mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. (COVID-19) C, Health E, Disease H, Disease L, Management P, Conditions S et al. Vaginal Discharge: What’s Abnormal? [Internet]. WebMD. 2021 [cited 25 January 2021]. Available from: https://www.webmd.com/women/guide/vaginal-discharge-whats-abnormal#1
    2. What to Know About Vaginal Discharge [Internet]. Healthline. 2021 [cited 25 January 2021]. Available from: https://www.healthline.com/symptom/vaginal-discharge#home-remedies
    3. [Internet]. Ejournal.poltekkes-denpasar.ac.id. 2021 [cited 25 January 2021]. Available from: http://www.ejournal.poltekkes-denpasar.ac.id/index.php/JSH/article/download/67/33
    4. Vaginal discharge [Internet]. nhs.uk. 2021 [cited 25 January 2021]. Available from: https://www.nhs.uk/conditions/vaginal-discharge/
    5. Atrofi Vagina [Internet]. detikHealth. 2021 [cited 25 January 2021]. Available from: https://health.detik.com/penyakit/d-1272046/atrofi-vagina
    6. Family Health Service – Vaginitis [Internet]. Fhs.gov.hk. 2021 [cited 21 January 2021]. Available from: https://www.fhs.gov.hk/english/other_languages/bahasa_indonesia/women_health/women_health/12124.html

     

    Read More
Chat Asisten ProSehat aja