Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Author Archive for: irfan.seo@tanyadok.com

Irfan

About Irfan

Showing 151–160 of 435 results

  • Masa pandemi Covid-19 sampai saat ini belum juga berakhir, akibatnya penularan dan jumlah kasus terinfeksi virus Covid-19 di Indonesia semakin banyak dan meluas. Sebagai upaya pencegahan yang dapat masyarakat lakukan selain menjaga kebersihan dan melakukan gaya hidup sehat, masyarakat perlu juga untuk mulai meningkatkan perlindungan kesehatannya. Pasalnya, setiap orang memiliki risiko terpapar virus corona ketika […]

    8 Tips Memilih Asuransi Kesehatan yang Tepat di Tengah Pandemi

    Masa pandemi Covid-19 sampai saat ini belum juga berakhir, akibatnya penularan dan jumlah kasus terinfeksi virus Covid-19 di Indonesia semakin banyak dan meluas.

    Sebagai upaya pencegahan yang dapat masyarakat lakukan selain menjaga kebersihan dan melakukan gaya hidup sehat, masyarakat perlu juga untuk mulai meningkatkan perlindungan kesehatannya.

    memilih asuransi kesehatan, tips memilih asuransi kesehatan

    Pasalnya, setiap orang memiliki risiko terpapar virus corona ketika melakukan aktivitas sehari-hari, sehingga masyarakat perlu memiliki proteksi dini dengan menggunakan produk asuransi.

    Baca Juga: Pentingnya Asuransi Kesehatan Keluarga Terbaik di Masa Pandemi

    Demi ikut membantu memberi perlindungan dari Covid-19, saat ini telah banyak produk asuransi kesehatan dari pemerintah maupun swasta yang dapat memberi jaminan perlindungan dari wabah pandemi virus Covid-19 ini.

    Memiliki asuransi kesehatan di situasi seperti ini merupakan hal yang bijaksana karena paparan Covid-19 bisa terjadi kapan saja, di mana saja, dan kepada siapa saja.

    Bergabung dengan dengan lembaga asuransi kesehatan juga dapat membantu kita untuk lebih terlindungi dan tidak begitu cemas dengan situasi sekarang ini.

    Mengutip dari laman agenasuransi.co.id, saat ini asuransi swasta masih sangat dibutuhkan di Indonesia karena produk asuransi swasta dapat bermanfaat untuk mendapatkan akses dari layanan langsung.

    Polis asuransi kesehatan juga dapat memberikan layanan yang lebih cepat dan nyaman untuk pasien, sehingga pasien akan lebih optimal dalam mendapatkan layanan kesehatan.

    Apabila Sahabat berminat untuk bergabung dengan asuransi kesehatan di saat pandemi Covid-19 seperti saat ini, berikut beberapa tips yang dapat Anda terapkan dalam memilih asuransi kesehatan, di antaranya:

    1. Ikut Asuransi Ketika Masih Sehat

    Jangan menunda-nunda untuk ikut polis asuransi ketika masih sehat. Kita harus sedini mungkin menyadari bahwa memiliki asuransi sangat penting dalam memberi perlindungan biaya kesehatan yang maksimal jika terjadi suatu musibah.

    Sehingga apabila Sahabat terinfeksi Covid-19, semua biaya pengobatan akan terjamin oleh asuransi kesehatan yang Anda miliki. Jangan sampai menyesal dikemudian hari karena Sahabat baru mengambil asuransi ketika sakit, karena akan merugi dan pengajuan klaim juga akan ditolak.

    2. Pahami Kebutuhan Sahabat dan Keluarga

    Sama halnya dengan masa pandemi seperti saat ini, alangkah baiknya jika Sahabat membeli produk asuransi kesehatan berdasarkan dengan kebutuhan bukan karena keinginan. Dengan memahami kebutuhan Anda dan keluarga, tentunya akan lebih mempermudah Sahabat dalam menemukan pilihan produk asuransi yang tepat ditengah masa pandemi seperti ini.

    Dengan begitu, Sahabat dapat mendapatkan manfaat optimal dari polis asuransi tersebut. Namun tetap perhatikan riwayat kesehatan anggota keluarga, apakah memiliki riwayat penyakit kritis atau tidak. Hal ini bertujuan untuk menentukan apa saja fasilitas dan jaminan perlindungan yang Anda butuhkan dari asuransi kesehatan

    3. Perhatikan Polis Asuransi dengan Teliti dan Detail

    Kebanyakan orang seringkali melewatkan membaca polis, padahal berdasarkan polis tersebut kita dapat mengetahui apa saja hak dan kewajiban kita sebagai nasabah.

    Dengan membaca secara detail, Sahabat akan tahu fasilitas apa saja yang akan diterima dari polis asuransi tersebut, seperti menjamin biaya pengobatan Covid-19 atau tidak. Jadi, sebaiknya Sahabat memilih asuransi kesehatan yang dapat memberi proteksi terhadap infeksi Covid-19 di tengah pandemi yang semakin meluas ini.

    4. Buat Perbandingan

    Saat ini, dengan banyaknya perusahaan yang menawarkan produk asuransi kesehatan, tentunya Anda memiliki bermacam pilihan yang dapat dipertimbangkan.

    Baca Juga: Gratis! Mahalnya Biaya Perawatan Covid-19 Ditanggung Pemerintah, Begini Cara Klaimnya

    Di era new normal ini, Sahabat secara tidak langsung diharuskan untuk memilih produk asuransi kesehatan terbaik. Caranya mudah, Sahabat cukup membuat daftar perbandingan produk asuransi kesehatan antara yang satu dengan yang lainnya.

    Tujuannya tentu saja agar Sahabar dapat dengan mudah membandingkan masing-masing produk asuransi yang ditawarkan secara lebih jelas, sehingga Sahabat dapat menemukan produk asuransi kesehatan terbaik yang sesuai dengan kebutuhan.

    5. Mencari Tahu Kredibilitas Perusahaan Asuransi

    Tips selanjutnya dalam memilih asuransi kesehatan di tengah pandemi adalah dengan mempelajari kredibilitas perusahaan asuransi tersebut terlebih dahulu sebelum mangambil keputusan.

    Hal ini wajib Sahabat lakukan agar terhindar dari segala kerugian yang mungkin saja terjadi di kemudian hari. Oleh sebab itu, pastikan Sahabat dapat memilih produk asuransi kesehatan dengan kredibilitas dan track record yang baik.

    6. Memilih Produk Asuransi Kesehatan dengan Jaringan Rumah Sakit yang Luas

    Memastikan suatu produk asuransi kesehatan dapat berlaku pada jaringan rumah sakit yang luas juga dapat memberi keuntungan yang optimal bagi kebutuhan Sahabat.

    Jadi, jangan sampai tertipu dalam memilih asuransi kesehatan yang menawarkan banyak perlindungan penyakit, namun ternyata jaringan rumah sakitnya dalam lingkup yang terbatas

    7. Fleksibel dalam Menentukan Premi dan Manfaat

    Tips berikutnya dalam memilih asuransi kesehatan adalah dengan mengamati fleksibilitas yang ditawakan. Pilih produk asuransi kesehatan yang memberi Anda peluang untuk dapat mengubah premi atau manfaat secara fleksibel. Hal ini guna memudahkan Sahabar untuk menyesuaikan rencana keuangan di masa yang akan datang.

    8. Proses Klaim yang Mudah

    Tips yang terakhir adalah amatilah sistem pembayaran klaimnya. Produk asuransi kesehatan yang baik bukan hanya memberikan perlndungan bagi resiko penyakit, tetapi juga mempermudah proses klaim agar bisa merealisasikan manfaat dari perlindungan dengan cepat.

    Prosedur klaim yang sederhana dan tidak bertele-tele dapat menghemat waktu dan mengurangi beban pikiran Anda jika terjadi suatu hal yang tidak diinginkan di kemudian hari.

    Mulailah sayangi dan lindungi diri Sahabat dan keluarga dari infeksi Covid-19. Jangan menganggap remeh virus corona ini, karena infeksi ini tidak hanya menganggu kesehatan tetapi juga dapat menyebabkan kematian.

    Selalu jaga kebersihan diri Anda, lakukan pola hidup sehat dan tetap selalu patuhi protokol kesehatan. Selain itu, Sahabat  dapat memberi perlindungan diri dengan menggunakan produk asuransi kesehatan yang terpercaya.

    Demikian informasi mengenai beberapa tips dalam memilih asuransi kesehatan di tengah pandemi yang dapat sahabat jadi acuan dalam membeli prosuk asuransi kesehatan.

    Baca Juga: Bikin Salah Paham! Berikut 10 Penyakit yang Tidak Ditanggung Asuransi Kesehatan

    Melihat dari banyaknya keuntungan yang akan Sahabat dapatkan, seperti pemeriksaan Covid-19 dan vaksinasi Covid-19, yuk mulai daftarkan diri dan keluarga melalui asuransi yang disediakan oleh Prosehat. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi:

    1. Mediatama, G., 2021. Tips memilih produk asuransi yang beri perlindungan risiko Covid-19 – Page 1. [online] kontan.co.id. Available at: <https://keuangan.kontan.co.id/news/tips-memilih-produk-asuransi-yang-beri-perlindungan-risiko-covid-19?page=1> [Accessed 10 March 2021].
    2. com. 2021. Tips Pilih Asuransi Covid-19, Perhatikan Tiga Hal Penting Ini! | Finansial – Bisnis.com. [online] Available at: <https://finansial.bisnis.com/read/20201013/55/1304614/tips-pilih-asuransi-covid-19-perhatikan-tiga-hal-penting-ini> [Accessed 10 March 2021].
    3. com. 2021. Tips Memilih Asuransi di Masa Pandemi Covid-19. [online] Available at: <https://www.beritasatu.com/kesehatan/695961/tips-memilih-asuransi-di-masa-pandemi-covid19> [Accessed 10 March 2021].
    4. co.id. 2021. [online] Available at: <https://www.zurich.co.id/id-id/blog/articles/2020/11/tips-memilih-asuransi-kesehatan-yang-tepat-di-tengah-pandemi> [Accessed 10 March 2021].

     

     

    Read More
  • Asuransi kesehatan sebenarnya sangat diperlukan oleh kita. Dengan mendaftarkan diri pada suatu produk asuransi kesehatan, kita akan mendapatkan perlindungan dini dari risiko yang berhubungan dengan kesehatan apabila terjadi suatu musibah di kemudian hari. Baca Juga: Pentingnya Asuransi Kesehatan Keluarga Terbaik di Masa Pandemi Asuransi kesehatan dapat membantu kita bila mengalami sakit dan harus dirawat inap, […]

    Bikin Salah Paham! Berikut 10 Jenis Penyakit yang Tidak Ditanggung Asuransi Kesehatan

    Asuransi kesehatan sebenarnya sangat diperlukan oleh kita. Dengan mendaftarkan diri pada suatu produk asuransi kesehatan, kita akan mendapatkan perlindungan dini dari risiko yang berhubungan dengan kesehatan apabila terjadi suatu musibah di kemudian hari.

    penyakit yang tidak ditanggung asuransi kesehatan

    Baca Juga: Pentingnya Asuransi Kesehatan Keluarga Terbaik di Masa Pandemi

    Asuransi kesehatan dapat membantu kita bila mengalami sakit dan harus dirawat inap, dengan memberikan dana darurat untuk menjamin biaya rawat inap tersebut.

    Karena mahalnya biaya kesehatan dari waktu ke waktu maka dengan memiliki asuransi kesehatan setidaknya kita mempunyai dana darurat sebagai pegangan. Asuransi kesehatan juga memberikan jaminan yang bermacam-macam, misalnya seperti biaya rawat inap, rawat jalan, obat-obatan, tes laboratorium, hingga tindakan medis lainnya.

    Meskipun asuansi kesehatan menawarkan jaminan seperti yang tertera diatas,  sebenarnya tidak semua penyakit dapat dilindungi oleh asuransi kesehatan. Biasanya penyakit yang dikecualikan atau di luar tanggung jawab asuransi adalah penyakit yang bersifat kritis, bawaan, atau penyakit yang sudah diderita sebelum bergabung dengan asuransi kesehatan.

    Penyakit yang Tidak Ditanggung Asuransi Kesehatan

    Manfaat dari asuransi kesehatan pada dasarnya memang memberi perlindungan dan pelayanan kesehatan bagi anggotanya. Namun bukan berarti semua penyakit dapat ditanggung oleh perusahaan asuransi tersebut.

    Untuk itu, sebaiknya Sahabat memilih produk asuransi kesehatan yang sesuai dan dianjurkan untuk mengambil manfaat tambahan meskipun harus membayar premi lebih. Untuk lebih jelasnya, simak daftar penyakit berikut ini yang tidak ditanggung oleh asuransi kesehatan.

    1. Penyakit Bawaan

    Penyakit pertama yang tidak dapat ditanggung oleh asuransi kesehatan adalah penyakit bawaan, yaitu penyakit yang telah diderita tertanggung akibat penyakit keturunan, cacat tubuh atau kelainan yang dialami tubuh sejak lama. Misalnya seperti asma, hernia, sakit mental, berkebutuhan khusus, dan sebagainya.

    Meskipun jika ada asuransi kesehatan yang dapat menanggung biaya perawatan penyakit bawaan, biasanya asuransi ini mempunyai masa tunggu. Sehingga, tertanggung setidaknya harus menunggu selama dua tahun sebelum bisa mengajukan klaim untuk penyakit bawaan.

    2. Penyakit Langka

    Perusahaan asuransi pada dasarnya tidak menjamin penyakit langka untuk diberi jaminan, seperti yang kasusnya sangat jarang ditemukan di dunia.

    Misalnya seperti kelainan otot, ataupun penyakit genetik yang diderita sejak lahir, penyakit neurologis yang menyebabkan terganggunya perkembangan otak bayi, penyakit radang yang mengkabitkan komplikasi pada jantung, dan sebagainya.

    3. Penyakit Kritis

    Penyakit selanjutnya yang tidak dijamin asuransi ialah penyakit kritis yang mematikan. Hal ini dikarenakan biaya perawatan untuk penyakit kritis sangat mahal dan harus melakukan tindakan secara intensif. Adapun jenis-jenis penyakit kritis yang tidak ditanggung perusahaan asuransi kesehatan misalnya gagal ginjal, paru-paru, kanker, penyakit jantung, diabetes, dan sebagainya.

    Baca Juga: Cara Penderita Penyakit Ginjal Menghadapi Covid-19

    Meskipun begitu, ada pula beberapa perusahaan asuransi kesehatan yang dapat menanggung penyakit-penyakit tersebut. Untuk itu, Sahabat sangat dianjurkan untuk memilih perusahaan asuransi kesehatan yang khusus menanggung penyakit kritis.

    Sehingga Sahabat akan mendapatkan manfaat dari pengobatan penyakit-penyakit mematikan tersebut hingga disediakan santunan yang lebih besar dibandingkan dengan santunan penyakit kritis yang ada di asuransi kesehatan pada umumnya.

    4. Penyakit Kritis Stadium Awal

    Meskipun beberapa perusahaan asuransi kesehatan ada yang memasukan penyakit kritis, namun hanya penyakit kritis stadium akhir yang dapat ditanggung biaya pengobatannya.

    Sedangkan penyakit kritis pada tahap stadium awal tidak dapat di-cover oleh asuransi kesehatan. Untuk menghindari kesalahpahaman maupun kerugian, Sahabat harus memahami setiap detail manfaat dan ketentuan yang tertulis dalam polis asuransi. Jadi, jangan sampai terkecoh di kemudian hari.

    5. Penyakit Psikologis

    Sama halnya dengan penyakit yang disebutkan diatas, penyakit terkait gangguan psikologis juga termasuk dalam daftar penyakit yang tidak ditanggung asuransi kesehatan. Sehingga calon nasabah yang menginginkan adanya perlindungan untuk penyakit psikologis disarankan untuk cermat dalam memilih produk asuransi kesehatan yang memang menjamin biaya pengobatan penyakit psikologis.

    Baca Juga: Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Pandemi

    6. Penyakit yang Disebabkan Wabah atau Bencana

    Penyakit akibat wabah atau bencana tidak dapat ditanggung oleh asuransi kesehatan karena penyakit seperti ini dapat menyebar dengan cepat dibeberapa daerah, terutama di daerah dengan lingkungan yang padat penduduk. Sehingga jumlah penderitanya sangat banyak dan akan menyulitkan atau merugikan perusahaan asuransi kesehatan yang menanggung.

    Beberapa contoh penyakit wabah atau bencana yang sering ditemui misalnya seperti ebola, kolera, polio, flu burung, malaria, dan sebagainya. Seperti yang terjadi pada saat ini, dunia sedang digemparkan oleh pandemi virus corona. Hanya beberapa perusahaan asuransi yang kini sudah mulai menawarkan perlindungan kepada penderita Covid-19, meskipun penyakit ini merupakan penyakit wabah.

    7. Penyakit yang Diderita Sebelum Memiliki Asuransi (Pre-exiting Condition)

    Pada kasus seperti ini, ada baiknya Sahabat melakukan medical check-up terlebih dahulu sebelum membeli asuransi kesehatan. Sehingga apabila Sahabar telah menderita penyakit tertentu sebelum mendaftar asuransi, penyakit itu akan dimasukkan ke daftar penyakit yang tidak ditanggung oleh asuransi.

    Meskipun demikian, masih ada pula beberapa produk asuransi yang tidak mengharuskan calon nasabahnya untuk pemeriksaan kesehatan secara keseluruhan sebelum bergabung. Semua ketentuan tergantung pada ketelitian Anda saat mengajukan polis asuransi.

    8. Pengecekan dan Perawatan Kehamilan

    Segala jenis perawatan sebelum hingga setelah kehamilan yang berkaitan dengan keluhan kandungan, termasuk biaya melahirkan, biasanya tidak dapat dijamin oleh asuransi kesehatan.

    Sama halnya dengan perawatan anak pasca-kelahiran, misalnya seperti imunisasi bayi atau pemeriksaan kesehatan ibu dan bayi pasca kelahiran, yang tidak termasuk dalam tanggungan asuransi.

    Produk Terkait: Ibu Hamil dan Menyusui

    Hal ini dikarekan melahirkan bukanlah sebuah penyakit, melainkan suatu kondisi yang lazim dan lumrah dialami oleh seorang wanita, yang dapat dicegah dan direncanakan.

    9. HIV/AIDS

    Penderita HIV/AIDS memiliki imunitas tubuh yang sangat lemah, sehingga sangat mudah sekali terserang penyakit. Oleh sebab itu, perusahaan asuransi pada umumnya tidak memasukkan HIV/AIDS dalam daftar penyakit yang dapat ditanggung oleh asuransi.

    Selain itu, HIV/AIDS juga dianggap sebagai penyakit yang diakibatkan oleh faktor kesengajaan dari penyalahgunaan narkoba maupun akibat prilaku seks bebas.

    10. Penyakit yang Dikecualikan

    Terakhir, penyakit  yang tidak ditanggung asuransi kesehatan adalah penyakit yang sejak awal memang telah dikecualikan oleh pihak asuransi kesehatan. Misalnya seperti transplantasi organ, cuci darah, biaya perawatan diet, pemeriksaan gigi berkala, biaya pengobatan alternatif, dan sebagainya.

    Setiap asuransi kesehatan memang memiliki ketentuan tersendiri pada polis asuransinya yang tentu saja berbeda-beda satu dengan yang lainnya, demikian pula dengan daftar penyakit yang dapat ditanggung oleh asuransi kesehatan.

    Baca Juga: Kenali dengan Baik Asuransi Kesehatan Syariah

    Oleh sebab itu, sahabat perlu pelajari lagi dengan teliti manfaat dari polis yang ditawarkan sebelum memutuskan untuk membeli asuransi.

    Jadi, yuk, jangan ada lagi keraguan dan segera daftarkan diri Sahabat dan keluarga pada asuransi kesehatan yang disediakan oleh Prosehat, karena dengan bergabung, Sahabar akan mendapatkan manfaat dan fasilitas lebih berupa pemeriksaan Covid-19 dan vaksinasi Covid-19. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. co.id. 2021. Agar Tak Salah Paham, Kenali Jenis-jenis Penyakit yang Umumnya Tidak Dilindungi Asuransi Kesehatan | Asuransi Kesehatan dan Jiwa Cigna Indonesia. [online] Available at: <https://www.cigna.co.id/health-wellness/penyakit-yang-umumnya-tidak-dilindungi-asuransi-kesehatan> [Accessed 11 March 2021].
    2. Utama, H. and Kesehatan, D., 2021. Daftar Penyakit yang Tidak Dicover Asuransi Kesehatan. [online] @CekAja. Available at: <https://www.cekaja.com/info/penyakit-yang-tidak-dicover-asuransi> [Accessed 11 March 2021].
    3. Generali Indonesia. 2021. Penyakit Yang Tidak Dicover Asuransi yang Perlu Diketahui untuk Memaksimalkan Manfaat Asuransi Kesehatan Kamu. [online] Available at: <https://www.generali.co.id/id/healthyliving/detail/410/penyakit-yang-tidak-dicover-asuransi-yang-perlu-diketahui-untuk-memaksimalkan-manfaat-asuransi-kesehatan-kamu> [Accessed 11 March 2021].
    4. Perdana, F., 2021. 5 Penyakit yang Biasanya Tidak Dibiayai Asuransi, Cobalah dengan BPJS. [online] POPMAMA.com. Available at: <https://www.popmama.com/life/health/fajar-perdana/penyakit-yang-tidak-dibiayai-asuransi-cobalah-dengan-bpjs/5> [Accessed 11 March 2021].

     

     

    Read More
  • Setiap orang tentunya menginginkan kesuksesan dalam segala bidang termasuk juga Sahabat Sehat. Namun untuk menggapai kesuksesan itu, seringkali Sahabat dihinggapi perasaan tidak yakin akan kemampuan diri sendiri dalam mencapai tujuan yang diinginkan. Hal inilah yang disebut dengan mental block atau hambatan mental. Baca Juga: 7 Tips Wanita Sukses Biar Kamu Makin Sukses Kondisi ini terjadi dari […]

    Mengenal Mental Block, Mulai dari Gejala hingga Terapi Khusus untuk Mengatasinya

    Setiap orang tentunya menginginkan kesuksesan dalam segala bidang termasuk juga Sahabat Sehat. Namun untuk menggapai kesuksesan itu, seringkali Sahabat dihinggapi perasaan tidak yakin akan kemampuan diri sendiri dalam mencapai tujuan yang diinginkan. Hal inilah yang disebut dengan mental block atau hambatan mental.

    mental block, blok mental, hambatan mental

    Baca Juga: 7 Tips Wanita Sukses Biar Kamu Makin Sukses

    Kondisi ini terjadi dari pikiran bawah sadar yang kemudian ditransfer ke pikiran sadar atau realita. Hal ini tentunya harus diatasi sebab, jika tidak Sahabat akan kesulitan mendapatkan tujuan yang diinginkan karena terus-menerus didominasi oleh pikiran bawah sadar.

    Kondisi seperti ini adalah kondisi yang umum dialami semua orang dan segala usia seperti pelajar, mahasiswa, dan pekerja. Mereka mengalaminya saat sedang akan mengerjakan suatu hal namun terhambat oleh kehilangan ide dan tidak dapat berpikir jernih yang bisa mengakibatkan stres.

    Apa Saja Gejalanya?

    Dalam beberapa hal, blok mental biasanya ditandai dengan gejala sebagai berikut:

    • Tidak bergairah atau kehilangan energi
    • Sensitif serta mudah tersinggung
    • Selalu merasa tegang
    • Emosi yang meluap-luap atau berlebihan
    • Merasakan tekanan psikologis
    • Mengalami ketakutan terhadap kesuksesan dan kegagalan
    • Sering menunda suatu hal terutama berkaitan dengan pekerjaan
    • Tidak percaya diri dan mudah merubah keputusan.
    • Dihinggapi perasaan tidak berharga, tidak mampu, dan tidak berdaya
    • Malas, khawatir, ragu akan kemampuan, dan cemas berlebihan
    • Perfeksionis

    Hal Apa Saja Penyebabnya?

    Banyak sekali hal yang menyebabkan mental block, misalnya :

    • Efek samping berbagai jenis obat
    • Kekurangan vitamin B12
    • Kurang tidur
    • Kelelahan mental atau decision fatigue, yaitu kelelahan mental karena terlalu banyak membuat keputusan
    • Kekacauan (clutter)akibat lingkungan yang berantakan atau kacau sehingga meningkatkan kadar kortisol (hormon stres) dan menyebabkan kecemasan
    • Sering menunda-nunda tugas penting juga menyebabkan stres dan kecemasan hingga dapat mempersulit memulai atau melanjutkan pekerjaan

    Apakah Mental Block Ada Jenisnya?

    Ada. Terdapat 7 jenis untuk kondisi kesehatan mental ini, yaitu:

    Keraguan diri

    Hal yang dirasakan adalah anggapan bahwa apa yang dilakukan hanya mempunyai nilai yang kecil meskipun dilakukan dengan usaha-usaha yang sangat keras.

    Keraguan

    Yaitu, muncul anggapan dari diri sendiri bahwa keberhasilan dan kegagalan berasal dari banyaknya nilai yang ada dalam keputusan yang dibuat.

    Pola Pikir Tetap

    Hal yang dilakukan di masa lalu membatasi hal yang dapat dilakukan di masa depan.

    Perbandingan

    Anggapan yang muncul dengan merasa tidak ada begitu banyak peluang untuk bisa meraih tujuan dan kesuksesan yang ada.

    Ketidakpastian

    Sahabat mudah membuat keputusan namun menyadari bahwa tidak dapat menemukan cara untuk melaksanakannya.

    Bagaimana Cara Mengatasinya?

    Untuk mengatasi mental block , Sahabat dapat melakukan beberapa cara berikut:

    Buat Skala Prioritas

    Hal yang paling bisa Sahabat lakukan adalah mengerjakan hal yang mudah dan sudah dikuasai. Mengerjakan hal yang mudah akan meringankan pikiran sehingga bisa lebih tenang dan cepat menyelesaikannya.

    Tenangkan Diri dan Pikiran

    Menenangkan diri dan pikiran juga diperlukan ketika Sahabat mengalami kekalutan pikiran yang berakibat ide akan hilang, dan akibatnya Sahabat semakin stres.

    Baca Juga: 8 Cara Mengatasi Stres Kerja yang Perlu Kamu Lakukan

    Karena itu, perlahan tenangkan diri dengan menarik nafas dalam-dalam lalu hembuskan perlahan kemudian berikan stimulasi pada pikiran bahwa Sahabat bisa melakukan pekerjaan dengan baik.

    Apabila dirasa cukup tenang, mulailah kerja secara perlahan, dan kerjakanlah hal yang lebih mudah terlebih dahulu.

    Mencari Suasana yang Baru

    Mencari suasana baru seperti mengganti suasana lingkungan, untuk menghasilkan ide-ide baru akibat terlalu lama berada di dalam ruangan yang sama. Dengan adanya hal tersebut, otak menjadi lebih segar sehingga siap menerima gagasan baru.

    Freewriting

    Freewriting atau menulis bebas bisa Sahabat lakukan apabila mengalami mental block. Caranya adalah siapkan kertas atau menulis di komputer lalu tulislah apapun yang ada di pikiran. Hal ini dapat membantu Sahabat menemukan ide baru dari tulisan tersebut.

    Selain itu, cara ini membantu menata kembali ide yang hilang. Tuliskanlah hal apa saja yang berhubungan dengan pekerjaan. Lakukanlah sekitar 10-15 menit.

    Diskusi dengan Teman

    Mengajak teman berdiskusi merupakan cara yang juga tepat untuk mengatasi mental block mengenai masalah yang dihadapi.

    Kemudian mintalah teman untuk memberikan pendapat. Dari pendapat tersebut, olahlah kembali sebab ide tersembunyi bisa saja muncul dari hasil diskusi tersebut.

    Adakah Terapi Khusus untuk Menanganinya?

    Teknik emotional freedom therapy, yaitu sebuah teknik yang dikembangkan oleh Gary Craig di Amerika Serikat dipercaya dapat mengatasi masalah yang berhubungan dengan emosi negatif, dan fokus pada menekan beberapa titik pada tubuh agar energi mengalir dengan baik ke seluruh tubuh.

    Baca Juga: Seperti Apa dan Bagaimana Pertolongan Pertama Gangguan Kesehatan Jiwa

    Mental block selanjutnya menjadi lemah dan emosi negatif yang berhubungan dengan kejadian traumatis diganti dengan energi positif sehingga penderitanya tidak akan terpengaruh lagi jika mengingat hal-hal yang bersifat traumatis.

    Bagaimana Cara Melakukannya?

    • Pikirkan masalah yang sedang dihadapi lalu catat semua emosi negatif, misalnya perasaan kecewa dan sakit hati karena belum lolos wawancara kerja, merasa benci dengan seseorang, dan sebagainya
    • Rasakan kembali emosi negatif, boleh menutup mata lalu bayangkan kembali dengan membuat skala 0-10. Skala 0 berarti emosi sangat rendah sedangkan skala 10 berarti emosi sangat mengganggu
    • Bayangkan dan rasakan kembali semua emosi negatif yang selama ini telah mengganggukualitas hidup. Niatkan untuk melepaskan semua emosi negatif, dan gantikan semua emosi negatif dengan menuliskan minimal 5 hal positif, serta bayangkan dan rasakan hal-hal positif sudah terjadi di dalam hidupmu.
    • Bacalah sugesti positif sebanyak 3 kali sambil menekan bagian tengah dada
    • Mulailah dengan menekan bagian tangan pada bagian di bawah jari kelingking kemudian ucapkan berkali-kali sugesti yang telah dibuat sebelumnya. Tekan tujuh kali sambil mengucapkan sugesti positif berulang-ulang.

    Adakah Efek Sampingnya?

    Sejauh ini belum ada penjelasan lebih lanjut apakah terapi khusus tersebut ada atau tidak efek sampingnya.

    Para ahli mengungkapkan teknik ini aman dilakukan karena bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja serta tanpa alat sehingga praktis dan mudah dilakukan.

    Baca Juga: Inilah Gejala Kesehatan Mental yang Sering Sahabat Anggap Remeh

    Itulah mengenai mental block serta bagaimana caranya mengatasi dengan terapi khusus. Kondisi ini memang perlu diatasi karena jika dibiarkan akan menghambat potensi yang Sahabat miliki untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

    Sahabat Sehat juga bisa mengikuti webinar yang akan diselenggarakan oleh Prosehat dengan tajuk: Lets Talk, Mental Health Bukan Aib yang akan diselenggarakan pada 28 Oktober 2021.

    Untuk pendaftaran mengikuti webinar ini, silahkan klik pada banner di bawah ini:

    Webinar Mental Health 28 Oktober 2021

    Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai mental block, dan butuh konsultasi khusus, silakan hubungi hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik https://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Times I, Sofia A. Mengenal Mental Block yang Bisa Menghambat Kesuksesan [Internet]. IDN Times. 2021 [cited 12 March 2021].
    2. Mediatama G. Apa itu mental block? Pengertian dan 5 cara mengatasinya [Internet]. PT. Kontan Grahanusa Mediatama. 2021 [cited 12 March 2021].
    3. Mental Block: Definisi, Penyebab, dan Cara Mengatasinya – Glints Blog [Internet]. Glints Blog. 2021 [cited 12 March 2021].
    Read More
  • Di masa pandemi pemakaian masker menjadi sebuah keharusan karena berfungsi untuk mencegah penularan Covid-19 secara optimal. Dalam perkembangannya, seringkali masyarakat menggunakan masker dua lapis (double). Baca Juga: Kalung Tali Masker di Masa Pandemi Corona, Adakah Manfaatnya? Pemakaian masker berlapis (double) itu untuk melindungi diri dari paparan virus secara efektif. Demikian berdasarkan penelitian terbaru. Seperti dilansir dari CNBC […]

    Tepat dan Efektifkah Masker Berlapis (Double) untuk Menangkal Covid-19?

    Di masa pandemi pemakaian masker menjadi sebuah keharusan karena berfungsi untuk mencegah penularan Covid-19 secara optimal. Dalam perkembangannya, seringkali masyarakat menggunakan masker dua lapis (double).

    masker double

    Baca Juga: Kalung Tali Masker di Masa Pandemi Corona, Adakah Manfaatnya?

    Pemakaian masker berlapis (double) itu untuk melindungi diri dari paparan virus secara efektif. Demikian berdasarkan penelitian terbaru. Seperti dilansir dari CNBC Indonesia, penelitian menyebutkan bahwa penggunaan dua masker, yakni masker medis dengan masker kain rupanya menawarkan perlindungan yang jauh lebih baik.

    Produk Terkait: Jual Masker Medis

    Penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa penggunaan masker satu lapis ternyata tidak terlalu efektif dalam memblokir aerosol. Sedangkan masker kain dengan 2-3 lapis hanya melindungi sebagian, dengan kisaran efektivitas 50% hingga 60%. Sementara masker bedah hanya memberi perlindungan efektif sekitar 50% dari percikan aerosol, serta 60-70% efektif melindungi dari percikan air liur orang lain.

    Apakah Benar Memakai Masker Berlapis (Double) Efektif Melindungi Diri Dari Covid-19?

    Satuan gugus tugas Covid-19 melalui juru bicara Profesor Wiku Adisasmito mengungkapkan bahwa pemakaian masker berlapis (double) sebenarnya sangat tidak disarankan karena hal tersebut mengganggu fungsi masker.

    Ia menerangkan jika pemakaian dua masker sekaligus tidak akan meningkatkan kemampuan filtrasi masker apalagi jika mulut dan hidung tidak tertutup dengan baik.

    Baca Juga: Aturan Baru Penggunaan Masker di DKI Jakarta, Harus Bedah dan Kain

    Hal serupa diungkapkan oleh Linsey Marr dari Virginia Tech. Profesor Teknik Sipil dan Lingkungan menyebut sebaiknya bukan jumlah maskernya yang ditambah tetapi lapisannya. Penggunaan masker berlapis (double) dapat mengganggu jalannya pernapasan dalam tubuh. Sementara penambahan lapisan pada masker, disebut akan meningkatkan penyaringan partikel virus menjadi 75%.

    Ahli Sebut Pemakaian Masker yang Tepat Lebih Melindungi Dari Virus

    Matt Binnicker, Presiden Pan American Society for Clinical Virology seperti dilansir CNN Indonesia menyebut bahwa pemakaian masker yang tepat lebih efektif dalam melindungi diri dari virus.

    Pemakaian masker yang efektif adalah dengan menggunakan masker secara konsisten menutupi hidung dan mulut setiap kali berada di luar rumah terutama di lingkungan yang berisiko tinggi. Hal senada juga diungkapkan oleh Josh Schiffer, profesor dari Fred Hutchinson Cancer Research Center.

    Baca Juga: Pemerintah Meminta Masyarakat Menggunakan Masker N95 Saat di Rumah Sakit

    Saat berada di luar rumah dan di lingkungan berisiko tinggi, ia merekomendasikan penggunaan masker N95 yang dinilai lebih efektif dalam menangkal virus. Tentunya lebih baik masker tersebut diperbanyak lapisannya bukan jumlahnya seperti yang dianjurkan Centers for Disease Control and Prevention (CDC).

    Tips Pemakaian

    Meskipun dalam beberapa hal terdapat pertentangan dari para ahli, pemakaian masker berlapis (double) untuk meningkatkan fungsi dapat dilakukan asalkan pemakaiannya adalah dengan masker medis atau masker bedah pada lapisan pertama barulah pada lapisan kedua dengan masker kain.

    Pemakaian masker yang benar dan konsisten, dipercaya dapat melindungi diri dari virus dengan lebih baik daripada menambah jumlah lapisan masker yang dapat berdampak buruk pada pernapasan.

    Baca Juga: Jangan Sepelekan Masker dan Tips Nyaman Memakainya

    Itulah Sahabat Sehat, mengenai penggunaan masker berlapis (double) yang sebenarnya tidak begitu efektif atau dianjurkan dalam melindungi diri dari virus. Sahabat disarankan tetap memakai masker yang benar dan sesuai anjuran medis.

    Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai masker dan produk-produk kesehatan yang berkaitan, silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Pinandhita V. Masker Medis Tidak Boleh Didobel! Ini Penjelasan Satgas COVID-19 [Internet]. detikHealth. 2021 [cited 10 March 2021]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5392351/masker-medis-tidak-boleh-didobel-ini-penjelasan-satgas-covid-19
    2. Arbar T. Apa Benar Masker Double Ampuh Tangkal Covid-19? [Internet]. lifestyle. 2021 [cited 10 March 2021]. Available from: https://www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20210210145723-33-222472/apa-benar-masker-double-ampuh-tangkal-covid-19
    3. Ahli Sebut Bermasker Tepat Lebih Efektif dari Double Masker [Internet]. CNNIndonesia.com. 2021 [cited 10 March 2021]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20210210135059-255-604714/ahli-sebut-bermasker-tepat-lebih-efektif-dari-double-masker
    Read More
  • Sebuah kabar mengejutkan datang dari Aprilia Manganang, seorang mantan atlet bola voli putri tim nasional Indonesia yang saat ini telah menjabat sebagai sersan dua di TNI AD diketahui ternyata adalah seorang laki-laki, bukan sebagaimana yang selama ini diketahui publik adalah seorang wanita. Kabar tersebut diungkapkan oleh KASAD Jenderal Andika Perkasa pada Selasa, 9 Maret 2021. […]

    Apa Itu Hipospadia, Kelainan yang Dialami Aprilia Manganang?

    Sebuah kabar mengejutkan datang dari Aprilia Manganang, seorang mantan atlet bola voli putri tim nasional Indonesia yang saat ini telah menjabat sebagai sersan dua di TNI AD diketahui ternyata adalah seorang laki-laki, bukan sebagaimana yang selama ini diketahui publik adalah seorang wanita.

    hipospadia, kelainan hipospadia

    Kabar tersebut diungkapkan oleh KASAD Jenderal Andika Perkasa pada Selasa, 9 Maret 2021. Hal ini berdasarkan pemeriksaan medis yang dilakukan oleh tim dokter RSPAD Gatot Soebroto, seperti pemeriksaan kelamin, hormon, dan pembedahan korektif.

    Baca Juga: Persiapan yang Diperlukan Sebelum Pembiusan Atau Anestesi

    Setelah diperiksa diketahui bahwa Aprilia Manganang ternyata adalah seorang laki-laki yang menderita kelainan hipospadia sejak lahir, yaitu suatu kelainan pada area kemaluan. Hal inilah yang membuat orang tua Aprilia sebelumnya menganggap anaknya adalah seorang perempuan. Diketahui, dahulu pada riwayat persalinannya, orang tua Aprilia Manganang dibantu oleh dukun beranak akibat kesulitan ekonomi.

    Ketika akhirnya diakui sebagai laki-laki, Aprilia langsung mengucap rasa syukurnya karena telah terbebas dari rasa kurang nyaman yang selama ini dialaminya sebagai seorang wanita selama 28 tahun. Ia berniat akan mengurus administrasi kependudukan seperti ganti nama dan kelamin.

    Sahabat Sehat tentu heran dan bertanya-tanya mengenai kondisi yang dialami Aprilia. Yuk, mari kita simak mengenai hal tersebut.

    Apa Itu Hipospadia?

    Hipospadia adalah istilah medis untuk menunjukkan suatu kondisi berupa kelainan yang terjadi pada kemaluan pria. Jika pada kondisi normal, kemaluan pria mempunyai lubang saluran kemih (uretra) di ujung penis. Namun pada kondisi ini lubang saluran kemih (uretra) tersebut berada di bagian bawah penis.

    Bagi orang yang memiliki keterbatasan pengetahuan medis, hal tersebut akan menyebabkan seorang bayi langsung dianggap berjenis kelamin perempuan.

    Apa Saja Gejalanya?

    Kelainan ini ditandai dengan:

    • Saluran kemih (uretra)bukan berada di ujung penis
    • Lekukan penis ke arah bawah (chordee)
    • Penampilan penis berkerudung karena hanya bagian atas penis yang tertutup kulup. Hal yang demikian membuat bayi sebaiknya tidak disunat
    • Penyemprotan urine tidak normal saat buang air kecil

    Apa Penyebab Kelainan Hipospadia?

    Penyebab paling umum hipospadia adalah karena gangguan hormon yang bekerja dalam merangsang pembentukan saluran kemih (uretra) dan kulup penis. Akibatnya, saluran kemih (uretra) tidak berkembang secara  normal. Dalam beberapa kasus, kelainan ini juga diakibatkan karena pengaruh faktor genetik dan lingkungan.

    Apa Saja Faktor Risiko Kelainan Hipospadia?

    Berikut ini adalah faktor risiko yang kemungkinan mempengaruhi terjadinya Hipospadia:

    • Riwayat Kondisi ini lebih sering terjadi pada bayi dengan riwayat keluarga menderita hipospadia
    • Variasi gen tertentu mungkin berperan dalam gangguan hormon yang merangsang pembentukan alat kelamin pria
    • Usia ibu saat hamil. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mungkin ada peningkatan risiko hipospadia pada bayi laki-laki yang lahir dari wanita berusia di atas 35 tahun
    • Paparan zat tertentu selama kehamilan. Beberapa spekulasi menyebutkan tentang hubungan antara hipospadia dan paparan ibu terhadap hormon tertentu atau senyawa tertentu seperti pestisida atau bahan kimia industri. Namun hal ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

    Baca Juga: Infografik Angka Kelahiran Selama Pandemi

    Apa Saja Tipe Hipospadia?

    Hipospadia mempunyai 3 tipe yang tergantung pada lokasi saluran kemih (uretra), yaitu:

    • Ujung saluran kemih berada di dekat kepala penis (subkoronal)
    • Ujung saluran kemih berada di sepanjang batang penis (poros tengah)
    • Ujung saluran kemih berada di tempat pertemuan penis dan skrotum, atau di skrotum (penoskrotal)

    Bagaimana Cara Mendiagnosis Hipospadia?

    Diagnosis terhadap kelainan ini biasanya sudah dilakukan oleh tenaga medis saat bayi baru lahir, dan merupakan bagian dari pemeriksaan rutin. Apabila lubang penis berada di tempat yang salah dan kulup tidak berbentuk, sudah dapat dipastikan bayi mengalami kelainan ini.

    Baca Juga: Bagaimana Cara Merawat Bayi Baru Lahir? Simak Poin Berikut!

    Dokter yang memeriksa dapat mengarahkan orang tua kepada ahli urologi untuk tindakan perawatan lebih lanjut.

    Bagaimana Cara Mengatasinya?

    Untuk mengatasi kelainan ini, dokter dapat menyarankan melakukan prosedur operasi sehingga dapat memperbaiki posisi lubang penis. Operasi bisa dilakukan pada anak berusia 6-12 bulan. Usia ini sangat dianjurkan karena lebih mudah untuk merawat bekas luka setelah prosedur pembedahan, dan aman bagi anak untuk dibius.

    Bagaimana Prosedur Operasinya?

    Tujuan operasi ini adalah untuk membenarkan kembali posisi penis. Lubang saluran kemih (uretra) akan diperbaiki ke posisi yang benar. Pembedahan korektif ini juga harus memastikan aliran kemih mengalir ke dengan benar, sehingga penis benar-benar lurus saat ereksi.

    Biasanya lubang akan diperbaiki dengan menggunakan kulit dari kulup atau area lain pada tubuh, dan kulup akan dibiarkan utuh.

    Ringkasnya, inilah yang akan dilakukan dokter urologi saat operasi:

    • Meluruskan batang penis
    • Membuat lubang saluran kencing yang baru
    • Memposisikan lubang saluran di ujung penis
    • Merekonstruksi kulup penis

    Apa yang Harus Dilakukan Setelah Bayi Dioperasi?

    Setelah anak atau bayi dioperasi, orang tua biasanya akan diberi beberapa petunjuk mengenai cara merawat selama masa pemulihan yang meliputi:

    • Cara memandikan bayi
    • Cara memberikan perban pada penis yang telah dioperasi
    • Cara mengetahui tanda-tanda adanya infeksi dan komplikasi

    Produk Terkait: Perawatan Bayi

    Ikutilah semua petunjuk yang diberikan dengan cermat supaya pemulihan dapat berjalan dengan lancar. Proses pemulihan biasanya membutuhkan waktu beberapa bulan, dan pada proses awal akan terlihat memar dan bengkak di bekas operasi. Namun dapat membaik dalam beberapa minggu.

    Sahabat dapat menghubungi dokter, jika selama pemulihan mengalami hal berikut:

    • Demam(suhu mencapai >380C atau lebih) selama lebih dari 24 jam.
    • Kesulitan buang air kecil.
    • Warna biru atau abu-abu di ujung penis.
    • Ketidaknyamanan akibat obat pereda nyeri.
    • Pendarahan dari bekas operasi.

    Apakah Hipospadia Dapat Dicegah?

    Kelainan ini dapat dicegah oleh para orang tua yang ingin memiliki anak, dengan melakukan hal berikut:

    • Tidak merokok dan tidak konsumsi alkohol selama hamil atau program hamil
    • Pertahankan berat badan yang ideal
    • Konsumsi asam folat (sekitar 400 hingga 800 mikrogram) selama kehamilan
    • Selalu periksa kehamilan secara rutin

    Baca Juga: 10 Makanan Sehat untuk Ibu Hamil

    Itulah mengenai hipospadia, kelainan yang dialami oleh Aprilia Manganang. Kelainan ini sebenarnya termasuk hal yang wajar dan dapat diatasi dengan melakukan prosedur operasi.

    Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai hipospadia yang berkaitan dengan perawatan bayi dan ibu hamil serta produk-produk kesehatan lainnya, silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Awal Mula Mantan Pevoli Aprilia Manganang Disangka Wanita : Okezone Sports [Internet]. https://sports.okezone.com/. 2021 [cited 10 March 2021]. Available from: https://sports.okezone.com/read/2021/03/09/43/2375171/awal-mula-mantan-pevoli-aprilia-manganang-disangka-wanita
    2. Arunanta L. KSAD Ungkap Rekrutmen Aprilia Manganang ke TNI hingga Hasil Tes Buktikan Pria [Internet]. detiknews. 2021 [cited 10 March 2021]. Available from: https://news.detik.com/berita/d-5487291/ksad-ungkap-rekrutmen-aprilia-manganang-ke-tni-hingga-hasil-tes-buktikan-pria
    3. Hypospadias – Symptoms and causes [Internet]. Mayo Clinic. 2021 [cited 10 March 2021]. Available from: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/hypospadias/symptoms-causes/syc-20355148
    4. Hypospadias: Causes, Diagnosis & Treatment [Internet]. Cleveland Clinic. 2021 [cited 10 March 2021]. Available from: https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/15060-hypospadias
    5. (COVID-19) C, Health E, Disease H, Disease L, Management P, Conditions S et al. What is Hypospadias? [Internet]. WebMD. 2021 [cited 10 March 2021]. Available from: https://www.webmd.com/parenting/baby/what-is-hypospadias#1

     

     

    Read More
  • Disfungsi seksual wanita akan mempengaruhi kehidupan dan hubungannya dengan pasangan. Kenali, deteksi dan sadari di awal untuk mengatasinya dan melakukan perawatan secara intens. Ini adalah kondisi  seorang wanita sulit mengalami orgasme, kepuasan seksual, kurangnya gairah seksual, nyeri saat berhubungan intim, dan penyakit-penyakit lainnya yang terkait dengan hubungan intim. Baca Juga: 11 Makanan Penurun Gairah Seksual […]

    Penyebab, Gejala, Pengobatan,dan Terapi Disfungsi Seksual Wanita!

    Disfungsi seksual wanita akan mempengaruhi kehidupan dan hubungannya dengan pasangan. Kenali, deteksi dan sadari di awal untuk mengatasinya dan melakukan perawatan secara intens. Ini adalah kondisi  seorang wanita sulit mengalami orgasme, kepuasan seksual, kurangnya gairah seksual, nyeri saat berhubungan intim, dan penyakit-penyakit lainnya yang terkait dengan hubungan intim.

    disfungsi seksual wanita, disfungsi seksual perempuan

    Baca Juga: 11 Makanan Penurun Gairah Seksual yang Harus Dihindari

    Banyak kasus wanita yang tidak mau memeriksakan diri ke ahli medis atau psikolog karena malu dan kurangnya kesadaran diri sendiri. Padahal jika Sahabat sadari penyakit disfungsi seksual bisa membahayakan hubungan dan mempengaruhi kehidupan. Biasanya penyebab gangguan disfungsi seksual pada wanita yaitu fisik, psikologis, hormonal, gaya hidupnya dan kualitas hubungannya dengan pasangan.

    Faktor-faktor penyebab disfungsi seksual pada wanita

    Fisik

    Secara fisik pemicu disfungsi seksual pada wanita yaitu memiliki penyakit seperti gangguan jantung, saraf, ginjal, gagal hati, gangguan pada kemih dan masalah nyeri-nyeri lainnya.

    Obat-obatan

    Mengonsumsi obat-obatan seperti obat antihistamin, obat tekanan darah, obat antidepresan, obat kemoterapi dapat menjadi pemicu mengurangnya gairah seksual dan menurunnya kemampuan untuk orgasme.

    Psikologis

    Masalah psikologis juga menjadi penyebab disfungsi seksual, wanita yang mengalami depresi, tingkat kecemasan yang tinggi, stress, kekhawatiran, masalah perkawinan dan trauma, menjadi pemicu mengalami disfungsi seksual.

    Pola hidup yang tidak sehat

    Pola hidup yang tidak sehat menjadi pemicu mengalami disfungsi seksual pada wanita, seperti merokok, jarang berolahraga, mengonsumsi obat-obatan, minum alkohol, pola makanan yang tidak sehat dan tidak bergizi. 

    Kualitas hubungan dengan pasangan

    Kualitas hubungan dengan pasangan juga mempengaruhi, seperti kurangnya komunikasi, terlalu sibuk dengan kegiatannya sendiri sampai melupakan komunikasi atau kehangatan bersama pasangan, konflik yang tidak selesai, kondisi yang sedang buruk, faktor-faktor ini sangat mempengaruhi penurunan gairah seksual.

    Baca Juga: 7 Cara Meningkatkan Gairah Pasangan

    Faktor hormonal

    Faktor hormonal atau kondisi hormon yang tidak menentu menyebabkan disfungsi seksual wanita dan gairah seksualnya menurut seperti sedang mengandung/hamil, setelah melahirkan dan masa menyusui, karena berbagai kondisi tertentu yang mempengaruhi.

    Gangguan emosi

    Gangguan emosi dikarenakan banyak faktor seperti kelelahan, terlalu banyak pikiran, konflik yang tidak kunjung usai, akan berpengaruh besar terhadap disfungsi seksual.

    Kehilangan gairah seksual sampai tidak mencapai orgasme perlu untuk disadari dan patut dikhawatirkan, deteksi sejak dini gejala-gejala yang berkaitan dengan disfungsi seksual pada wanita.

    Gejala-gejala disfungsi seksual

    1. Tidak adanya gairah seks atau menurunnya gairah seksual
    2. Tidak bisa mempertahankan gairah seks saat berhubungan atau tidak sama sekali terangsang padahal ada keinginan untuk melakukan seks
    3. Tidak dapat mengalami orgasme selama berhubungan seks
    4. Merasakan nyeri atau kesakitan yang tidak wajar saat berhubungan intim

    Ketika Sahabat sudah merasakan beberapa gejala di atas, segera untuk melakukan pemeriksaan ke dokter, untuk melakukan terapi atau pengobatan yang tepat sesuai anjuran dokter.

    Namun, untuk berbagai pengobatan disfungsi wanita berbagai macam bervariasi dan tergantung kondisi dan penyebabnya mengapa disfungsi bisa terjadi.

    Sebagai informasi, beberapa pengobatan untuk disfungsi seksual pada wanita karena psikisnya adalah :

    Komunikasi

    Berbicara, mendengarkan dan terbuka pada pasangan apa yang sedang dirasakan dan apa yang sedang dialami, komunikasi adalah cara awal untuk meminta bantuan kepada pasangan agar pasangan dapat mengerti dan mencari solusi terbaik.

    Gaya hidup yang sehat

    Hentikan kebiasaan untuk merokok, minum obat-obatan terlarang dan minuman beralkohol. Minuman beralkohol dapat menurunkan gairah seksual dan merokok dapat memperlambat aliran darah seksual dan menurunkan gairah seksual. Untuk itu, berolahraga penting secara teratur untuk meningkatkan stamina dan mood.

    Konsultasi

    Carilah konseling untuk menceritakan masalahmu mengenai masalah disfungsi seksual, biasanya konseling bisa membantumu mencarikan solusinya dengan cara yang sesuai.

    Baca Juga: Kehidupan Seks Tetap Membara Setelah Menikah dan Punya Anak

    Pelumas

    Pelumas sangat membantu dalam berhubungan seksual, apabila Sahabat mengalami nyeri atau kesakitan saat melakukan hubungan seksual.

    Produk Terkait: Jual Durex Play Lubricant

    Sedangkan disfungsi seksual pada wanita untuk pengobatan kondisi medis adalah :

    1. Berkonsultasi dengan dokter mengenai obat yang sedang dikonsumsi dan efek sampingnya terhadap apa yang Sahabat  alami mengenai disfungsi seksual.
    2. Maksimalkan pengobatan untuk depresi dan kecemasan
    3. Mengobati masalah tiroid dan hormonal lainnya
    4. Beralih dengan menggunakan obat-obatan herbal dan menghindari efek samping
    5. Coba strategikan dengan cara lain untuk mengurangi sakit dan nyeri lainnya

    Terapi

    Untuk masalah disfungsi seksual pada wanita dengan penyebab hormonal kemungkinan pengobatannya adalah terapi, beberapa jenis terapi yang harus anda ketahui sebelum melakukan, ada 2 jenis terapi yaitu :

    Terapi Estrogen

    Terapi estrogen ini dalam bentuk cincin, krim atau pelumas, bermanfaat untuk meningkatkan aliran darah di vagina, meningkatkan nada dari elasitas vagina sehingga peningkatan pada pelumas di vagina maksimal.

    Terapi Androgen

    Androgen adalah hormon testosteron yang dimiliki pria, wanita hanya mempunyai hormon ini sedikit dan lebih rendah daripada laki-laki. Akan tetapi hormon ini dapat membantu meningkatkan gairah sesksual pada wanita yang memiliki disfungsi seksual. Terapi androgen ini masih kontroversial, namun ini sangat bermanfaat sekali bagi wanita yang menderita disfungsi seksual.

    Disfungsi seksual juga mempunyai solusi dalam pengobatan alternatif yang sangat aman dan membentuk gaya hidup yang sehat, beberapa di antara pengobatan alternatif adalah sebagai berikut :

    Yoga

    Selama melakukan yoga gerakan-gerakan postur tubuh dan latihan pernapasan agar tubuh lebih fleksibel dan pikiran merasa lebih tenang, yang bermanfaat untuk menyalurkan energi seksual dengan peningkatan psikologis secara keseluruhan.

    Akupunktur

    Akupunktur adalah jenis terapi yang diterapkan dengan penyisipan jarum tipis di area-area yang sudah ditargetkan pada tubuh, penyisipan ini bermanfaat untuk mengurangi nyeri pada seksual, meningkatkan libido wanita dan gairah seksual wanita.

    Meditasi

    Meditasi dapat meningkatkan kesadaran seseorang, fokus dengan aktivitas yang sedang dijalani seperti aliran pernafasan yang diatur secara baik dan teratur. Peningkatan kesadaran dapat mengurangi personal distress dan meningkatkan respons gairah seksual.

    Baca Juga: Manfaat Seks Rutin bagi Kesehatan

    Itulah mengenai disfungsi seksual wanita. Bagi Sahabat Sehat yang juga ingin tetap menjaga fungsi seksual dengan baik dan terhindar dari virus HPV penyebab kanker serviks, yuk segera vaksinasi HPV di Prosehat yang menyediakan layanan ke rumah.

    Layanan ini mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi :

    1. 5 Faktor Penyebab Disfungsi Seksual pada Wanita [Internet]. gaya hidup. 2021 [cited 3 March 2021]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20191202160558-255-453429/5-faktor-penyebab-disfungsi-seksual-pada-wanita
    2. Saat Wanita Alami Disfungsi Seksual [Internet]. liputan6.com. 2021 [cited 3 March 2021]. Available from: https://www.liputan6.com/health/read/697157/saat-wanita-alami-disfungsi-seksual
    3. Wajib Tahu, 3 Penyebab Disfungsi Seksual pada Wanita [Internet]. liputan6.com. 2021 [cited 3 March 2021]. Available from: https://www.liputan6.com/health/read/3933782/wajib-tahu-3-penyebab-disfungsi-seksual-pada-wanita#
    Read More
  • Pemeriksaan rutin atau medical check up untuk perempuan sangat perlu dilakukan mulai dari usia 18 tahun hingga 39 tahun, jenis pemeriksaan rutinnya adalah yang berlainan dan tergantung dengan usianya. Di sisi lain faktor usia, lingkungan, kegiatan, pola hidup, riwayat medis, dan keluarganya juga menjadi faktor seberapa sering kita harus melakukan pemeriksaan kesehatan. Baca Juga: Pentingnya Menjaga Reproduksi […]

    Jenis-jenis Tes Kesehatan untuk Perempuan yang Wajib Dilakukan Apa Saja?

    Pemeriksaan rutin atau medical check up untuk perempuan sangat perlu dilakukan mulai dari usia 18 tahun hingga 39 tahun, jenis pemeriksaan rutinnya adalah yang berlainan dan tergantung dengan usianya. Di sisi lain faktor usia, lingkungan, kegiatan, pola hidup, riwayat medis, dan keluarganya juga menjadi faktor seberapa sering kita harus melakukan pemeriksaan kesehatan.

    tes kesehatan untuk perempuan, tes kesehatan untuk wanita

    Baca Juga: Pentingnya Menjaga Reproduksi Kesehatan Wanita

    Sekalipun tubuh sudah terkait penyakit alangkah baiknya kita mengetahui sejak dini dan lebih baik mencegah daripada mengobati, perawatan dan pencegahan lebih dini solusi yang terbaik daripada harus menjalani pengobatan ketika tubuh sudah merasakan gejala parah yang mengakibatkan fatal. Pencegahan dan perawatan sejak dini adalah mendeteksi kesehatan tubuh kita dengan cara rutin dalam melakukan pemeriksaan tubuh.

    Produk Terkait: Cek Lab

    Beberapa hal yang harus perempuan perhatikan untuk pemeriksaan rutin, yaitu:

    Ultrasonography (USG) 

    USG Perut untuk mendeteksi segala hal penyakit yang berkaitan dengan kehamilan. Sahabat bisa mengetahui apakah penyakit tersebut ada atau tidak dan amankah untuk janin.

    Penyakit yang dideteksi untuk USG perut misalnya seperti masalah kesehatan sistem empedu, sistem perkemihan, sistem kardiovaskuler (jantung dan pembuluh darah), usus buntu serta pembesaran kelenjar getah bening.

    Test pap smear

    Bagi perempuan yang sudah pernah melakukan hubungan seksual secara aktif atau mempunyai keluarga yang punya riwayat penyakit HPV atau kanker rahim, perlu sekali untuk melakukan pemeriksaan upaya mendeteksi risiko kanker serviks sejak dini.

    Baca Juga: Wanita Menikah Wajib Lakukan Tes Pap Smear?

    Pemeriksaan pap smear meliputi pemeriksaan panggul, sehingga anda bisa mendapatkan pemeriksaan vulva, vagina dan mulut rahim. dan bagi seseorang yang keluarganya mempunyai riwayat penyakit HPV atau kanker rahim, sangat wajib untuk mengikuti saran dokter untuk pemeriksaan berikutnya.

    Pemeriksaan payudara atau mamogram

    Mamogram adalah jenis pemeriksaan khusus untuk kanker payudara, sebagian perempuan di dunia banyak sekali yang menderita kanker payudara. Disarankan sejak dini perempuan harus melakukan mamogram, setidaknya 1-3 tahun lebih awal pemeriksaan.

    Dokter akan mengetahui walaupun tubuh belum memilki gejala, benjolan atau keluhan apapun. Cara pemeriksaannya adalah dengan menggunakan sinar X dengan menggunakan alat ini, dokter akan bisa mendiagnosis lewat hasil screening tersebut.

    Pemeriksaan TORCH

    TORCH adalah singkatan dari toxoplamosis, rubella, cytomegalovirus dan herpes simplex virus. Ibu hamil dan ibu yang sedang merencanakan kehamilan wajib untuk pemeriksaan TORCH untuk mendeteksi apakah ibu mengalami infeksi TORCH di dalam tubuh atau tidak.

    Infeksi TORCH sangat berbahaya untuk ibu hamil dapat menyebabkan kondisi bayi lahir dengan kondisi kurang sempurna (cacat) dan dapat menyebabkan kematian. Bagi ibu yang belum hamil, idealnya pemeriksaan ini dilakukan 6 bulan sebelum merencanakan kehamilan, sedangkan bagi ibu hamil, awal kehamilan atau trimester awal bisa dilakukan pemeriksaan dini.

    Pemeriksaan tiroid

    Lakukan pengecekan tiroid, karena tiroid yang tidak aktif menyebabkan mudahnya kenaikan berat badan, sedangkan tiroid yang aktif mengindikasi tubuh menjadi autoimun (imunitas tubuh menyerang sel yang sehat alih-alih menyerang penyakit).

    Pemeriksaan tiroid bisa dilakukan saat berusia 35 tahun atau bisa sebelumnya. Jika Sahabat sudah merasakan gejala seperti perubahan mood, berat badan, susah tidur dan kadar kolesterol segeralah untuk melakukan pemeriksaannya ke dokter.

    Baca Juga: Apakah Sahabat Berisiko Tinggi Mengalami Gangguan Tiroid?

    Pemeriksan infeksi menular seksual

    Pada perempuan yang sudah melakukan hubungan seksual secara aktif dan mempunyai risiko tinggi, diwajibkan sekali untuk pemeriksaan infeksi menular seksual upaya mendeteksi adanya penyakit gonorrhea, sifilis, trichomoniasis dan penyakit menular seksual lainnya.

    Cek tekanan darah

    Cek tekanan darah merupakan pemeriksaan rutin yang harus dilakukan minimal 2 tahun sekali, biasanya tekanan darah tinggi mengindikasi penyakit jantung, gagal ginjal, atau stroke.

    Untuk pemeriksaan tekanan darah bisa dilakukan dalam segala usia, apabila anda mempunyai tekanan darah tinggi, biasanya dokter akan menyuruh Sahabat untuk selalu melakukan pemeriksaan tekanan darah selama 6 bulan sekali untuk tetap menjaga kestabilan tekanan darah dan dokter akan memberikan pengobatan yang sesuai. Biasanya idealnya tekanan darah wanita adalah 120/80 mmHg

    Cek kolesterol

    Kadar kolesterol yang tinggi menyebabkan risiko terkena serangan jantung, pemeriksaan kolesterol ini dilakukan melalui test darah. Apalagi jika keluarga Sahabat mempunyai penyakit jantung, segeralah untuk meminta cek kolesterol dokter dengan menggunakan lipoprotein subfraction karena test ini lebih sensitif dan detail sehingga partikel-partikel yang ada di dalam kolesterol lebih terlihat. Cek kolesterol bisa dimulai dari usia 20 tahun.

    Pemeriksaan mata dan penglihatan

    Semakin menua, perempuan lebih berisiko tinggi memiliki gangguan kesehatan mata yaitu deregenarasi makular atau menurunnya fungsi retina mata yang menyebabkan turunnya ketajaman mata dalam pengelihatan. Dengan ini, sangat diwajibkan untuk melakukan pemeriksaan mata sekaligus pengelihatan secara rutin seperti pemeriksaan deregenerasi makular, retinopati, dan penyakit mata lainnya.

    Pemeriksaan diabetes

    Banyak sekali perempuan yang memiliki risiko tinggi terhadap penyakit diabetes, tidak terkecuali ibu hamil dan dapat membahayakan ibu dan janin, walaupun akan ada kemungkinan setelah melahirkan penyakit diabetes akan pergi.

    Baca Juga: Kiat Pengidap Diabetes Menghadapi Covid-19

    Namun, diabetes tipe yang lainnya, melainkan kadar metabolik yang mempunyai kadar glukosa yang tinggi dalam konteks resistensi insulin dan defisiensi insulin akibat rusaknya pankreas. Gejala diabetes adalah kelebihan berat badan, tekanan darah tinggi, faktor keturunan dan faktor-faktor lainnya, segerakan untuk melakukan pemeriksaan secara detail.

    Pemeriksaan kepadatan tulang

    Sebagian besar perempuan mengalami penurunan padatnya tulang setelah menopause, ini terjadi ketika menurunnya kadar estrogen. Penduduk dunia paling banyak menderita osteoporosis, osteoporsis turun terjadi ketika mineral air di dalam tulang luruh dari tulang. Sehingga mudah sekali membuat tulang menjadi ringkih dan rapuh.

    Itulah mengenai tes kesehatan perempuan yang wajib dilakukan supaya mereka terhindar dari penyakit. Buat Sahabat Sehat yang ingin melindungi diri dari kanker serviks yang ditimbulkan oleh virus HPV, Sahabat bisa melakukannya di Prosehat yang menyediakan layanan vaksinasi ke rumah.

    Produk Terkait: Layanan Vaksinasi HPV

    Layanan ini mempunyai keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi

    1. Sulaeman S. 10 Tes Kesehatan yang Wajib Dilakukan Wanita [Internet]. detikHealth. 2021 [cited 3 March 2021]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-3787537/10-tes-kesehatan-yang-wajib-dilakukan-wanita
    2. Sharin D, Sharin D. 11 Tes Kesehatan untuk Perempuan yang Penting Dilakukan [Internet]. Love Life. 2021 [cited 3 March 2021]. Available from: https://ilovelife.co.id/blog/11-tes-kesehatan-yang-penting-dilakukan-untuk-perempuan/
    3. Daftar Jenis Cek Kesehatan Rutin Bagi Perempuan Usia 18-39 Tahun – Tirto.ID [Internet]. tirto.id. 2021 [cited 3 March 2021]. Available from: https://tirto.id/daftar-jenis-cek-kesehatan-rutin-bagi-perempuan-usia-18-39-tahun-eAeg
    Read More
  • Kesehatan mental adalah gangguan yang sangat serius. Data Riskesdas tahun 2018 menunjukkan bahwa 7 dari 1.000 rumah tangga terdapat anggota yang memiliki gangguan kesehatan psikis, lebih dari 19 juta penduduk yang berusia di atas 15 tahun mengalami gangguan emosional, dan lebih dari 12 juta penduduk yang berusia di atas 15 tahun mengalami depresi. Baca Juga: […]

    Rendahnya Penanganan Kesehatan Jiwa di Indonesia

    Kesehatan mental adalah gangguan yang sangat serius. Data Riskesdas tahun 2018 menunjukkan bahwa 7 dari 1.000 rumah tangga terdapat anggota yang memiliki gangguan kesehatan psikis, lebih dari 19 juta penduduk yang berusia di atas 15 tahun mengalami gangguan emosional, dan lebih dari 12 juta penduduk yang berusia di atas 15 tahun mengalami depresi.

    penanganan kesehatan jiwa, penanganan kesehatan mental

    Baca Juga: Sering Tonton Video Kekerasan, Tingkatkan Risiko Trauma dan Depresi

    Melihat kondisi tersebut, pemerintah sebaiknya cepat tanggap tangani masalah penanganan kesehatan jiwa di Indonesia yang semakin meningkat,. Apalagi dengan kondisi negara yang sedang dilanda wabah penyakit virus Covid-19, kemungkinan besar banyak sekali yang mengalami gangguan kesehatan jiwa, dikarenakan beberapa faktor, yaitu:

    • Krisis ekonomi
    • Kehilangan pekerjaan
    • Disabilitas ketidakmampuan untuk bekerja
    • Gangguan kecemasan
    • Pandemi Covid-19

    Indonesia menempati urutan ke-7 dalam kategori depresi. Direktur Kesehatan dan Gizi Masyarakat Kementerian PPN/Bappenas menyatakan bahwa pihaknya akan menargetkan mengenai cekatan dalam menanggapi masalah gangguan kesehatan jiwa di Indonesia.

    Pada pembangunan program kerja selanjutnya, pemerintah akan meningkatkan program kerja dan salah satu targetnya adalah di tahun 2020 penduduk Indonesia harus mengurangi angka kematian akibat penyakit tidak menular dan mengutamakan peningkatan kesehatan jiwa penduduk Indonesia.

    Bappenas melakukan beberapa strategi seperti mendeteksi gangguan kejiwaan, secara rutinitas memberikan informasi mengenai gangguan kejiwaan. Setelah itu, jika menemukan pasien yang berkasus, segera untuk mengeksekusi pasien dan mengikuti prosedur dalam perawatan atau pengobatan yang sesuai dengan kondisi pasien tersebut.

    Baca Juga: Rangkuman Webinar Tips Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Pandemi

    Pelayanan kesehatan jiwa di Indonesia memiliki berbagai tingkat, yaitu primer, sekunder, dan tersier. Di tingkat primer pemerintah menyediakan pelayanan kesehatan jiwa yang dilakukan di Puskesmas. Di tingkat sekunder pemerintah menyediakan pelayanan kesehatan jiwa yang dilakukan di rumah sakit umum (RSU).

    Di tingkat tersier pemerintah menyediakan pelayanan kesehatan jiwa yang dilakukan di rumah sakit jiwa (RSJ) atau bisa di rumah sakit umum (RSU) yang benar-benar memiliki dokter spesialis jiwa konsultan jiwa (SpKJ) atau dokter spesialis jiwa konsultan yang berada di kota umum dan memiliki pusat pendidikan khusus dokter spesialis kedokteran jiwa di Indonesia.

    Upaya Pelayanan Kesehatan Jiwa Tingkat Sekunder di RSU (Rumah Sakit Umum)

    Tidak seluruh RSU mempunyai poliklinik jiwa. Artinya, tidak semua RSU memiliki dokter spesialis jiwa konsultan jiwa yang juga merupakan dokter tetap di RSU tersebut.

    Sedangkan untuk perawatan dalam pengobatan di RSU, tidak selalu mempunyai rawat inap untuk pasien tersebut. Jadi, apabila ada RSU yang mempunyai rawat inap untuk pasien sakit jiwa ialah hanya pasien yang benar-benar kondisinya akut atau gawat darurat.

    Sehingga, pelayanan kesehatan jiwa di Rumah Sakit Umum (RSU) dalam kategori sekunder, belum memenuhi perawatan terbaik atau belum maksimal.

    Upaya Pelayanan Kesehatan Jiwa Tingkat Premier di Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat)

    Upaya pemerintah dalam penanganan melalui pelayanan kesehatan jiwa di Puskesmas berbeda, bahkan data Rifaskes 2011 menyatakan bahwa Puskesmas di Indonesia mempunyai program kesehatan jiwa sebesar 64% di seluruh Indonesia.

    Baca Juga: 7 Kiat Mengelola Stres Karena Terbeban Kapan Corona Berakhir

    Namun, dengan kategori yang berbeda-beda yaitu terlaksana atau tidaknya program pelayanan kesehatan jiwa, nyatanya direktorat kesehatan menyatakkan bahwa hanya 21,4% yang melaksanakan pelayanan kesehatan jiwa yang di puskesmas Indonesia.

    Upaya Sumber Daya Manusia dan Pembiayaan Kesehatan Jiwa

    Data mengenai fasilitas dan sumber daya manusia dalam penanganan kesehatan jiwa bisa dikatakan hampir fasilitas seluruhnya belum tersedia di RSJ dan sebagian kecil sekali di RSU, yang tersedia hanya tempat tidur.

    Itu pun dengan presentase yang sangat kecil. Fasilitas pelayanan lain misalnya rumah singgahan, rumah perawatan dikomunitas, day care treatment, dan sebagainya belum ada di Indonesia.

    Sedangkan mengenai data biaya kesehatan jiwa, menurut ASEAN, Indonesia adalah negara paling rendah pengeluarannya untuk penanganan kesehatan jiwa, dan belum ada data pasti dari pemerintah. Akan tetapi, jumlah presentase untuk pengeluaran kesehatan jiwa dari Kementerian Kesehatan sebanyak 2,89% dari total anggaran kesehatan.

    Akses terhadap obat esensial

    Dalam penanganan akses obat esensial terhadap pasien gangguan kesehatan mental jiwa, Indonesia termasuk kategori yang cukup memadai dalam obat-obatan tersebut, daftar obat-obatan tersebut mengacu pada buku Formularium Nasional (FORNAS) dan Esensial Nasional (DOEN) tahun 2015 dan 2017.

    Indonesia memiliki UU (Undang-Undang) kesehatan jiwa yang khusus dan terpisah dari UU (Undang-Undang) di bidang kesehatan, yaitu Kesehatan Jiwa Nomor 18 Tahun 2014 yang isinya hal-hal penting mengenai hak-hak orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), kewajiban pemerintah dan masyarakat, fasilitas pelayanan khusus kesehatan jiwa dan anggaran kesehatan jiwa.

    Namun, sampai saat ini banyak hal-hal yang perlu ditingkatkan dan dimaksimalkan kembali untuk pelayanan kesehatan jiwa, karena beberapa hal masih belum dieksekusi dan terlaksana sesuai dengan amanat UU Kesehatan Jiwa Nomor 18 Tahun 2014, yaitu mengatur fasilitas non kesehatan yang sedang dalam perawatan/pengobatan pasien gangguan jiwa.

    Baca Juga: Mengenai Kesehatan Mental di Indonesia

    Misalnya, rehabilitas pasien gangguan jiwa masih belum jelas bentuk dan kriterianya, hal lainnya adalah mendorong promotif dan preventif ditingkat keluarga.

    Jadi, kondisi pelayanan kesehatan jiwa di Indonesia masih sangat kecil presentasenya, belum memenuhi kebutuhan akses layanan kesehatan yang bermutu, merata dan terjangkau.

    Jumlah psikiater di Indonesia masih sangat jauh tertinggal sekali dengan negara-negara lainnya, bahkan upaya penanganan kesehatan jiwa di Puskesmas saja, masih banyak yang merangkap tugasnya.

    Akses terhadap pelayanan kesehatan jiwa, fasilitas untuk pelayanannya, sumber daya manusia yang akan merawat pasien gangguan kesehatan jiwa secara intensif dan legalisasi pembiayaan khusus untuk kesehatan jiwa terus dan harus dapat ditingkatkan lagi.

    Itulah mengenai rendahnya penanganan kesehatan jiwa di Indonesia. Padahal, kesehatan jiwa sama pentingnya dengan kesehatan fisik, dan dampaknya cukup besar bagi diri sendiri dan orang lain.

    Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai penanganan kesehatan jiwa dan produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. Indonesia C. Penanganan Kesehatan Mental RI Diklaim Masih Terbatas [Internet]. gaya hidup. 2021 [cited 2 March 2021]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20201019042144-255-559867/penanganan-kesehatan-mental-ri-diklaim-masih-terbatas
    2. https://www.jpnn.com/news/bappenas-penanganan-kesehatan-mental-di-indonesia-masih-terbatas?page=2
    3. [Internet]. 2021 [cited 2 March 2021]. Available from: https://www.researchgate.net/publication/331595372_Sistem_Kesehatan_Jiwa_di_Indonesia_Tantangan_untuk_Memenuhi_Kebutuhan
    Read More
  • Pertolongan pertama kesehatan mental sebenarnya sudah ada dan sudah diterapkan sebelum Perang Dunia Kedua. Hal ini diakui sebagai cara terbaik untuk menolong banyak orang dalam kondisi yang berisiko. Gejala penyakit gangguan mental ini sulit sekali untuk dideteksi, banyak orang lain atau keluarga yang menemukan perilaku atau sikap dengan perubahan yang seperti biasanya. Meskipun orang lain […]

    Seperti Apa dan Bagaimana Pertolongan Pertama Gangguan Kesehatan Jiwa?

    Pertolongan pertama kesehatan mental sebenarnya sudah ada dan sudah diterapkan sebelum Perang Dunia Kedua. Hal ini diakui sebagai cara terbaik untuk menolong banyak orang dalam kondisi yang berisiko.

    Gejala penyakit gangguan mental ini sulit sekali untuk dideteksi, banyak orang lain atau keluarga yang menemukan perilaku atau sikap dengan perubahan yang seperti biasanya. Meskipun orang lain atau keluarga sendiri menemukannya, tetap saja cara menghadapi dan bagaimana melakukan intervensi atau mencari pengobatan yang tepat itu tidak mudah.

    pertolongan pertama gangguan kesehatan jiwa

    Baca Juga: Penyebab Gangguan Kesehatan Mental yang Perlu Dideteksi Sejak Dini

    Pertolongan pertama kesehatan jiwa adalah kursus selama 8 jam. Pasien diberi pemahaman dan dikenalkan tentang risiko-risiko dan tanda-tanda awal gangguan jiwa. Pasien dikenalkan dampak dari gangguan jiwa serta cara pengobatannya secara umum.

    Selain itu, pasien juga ikut simulasi dalam menilai seberapa krisis gangguan jiwa, melakukan intervensi, memberikan bantuan awal dan bagaimana cara menguhubungi dokter, teman terdekat, keluarga, serta bantuan dukungan sosial.

    Dekati, kaji dan dengar masalah yang sedang dialami

    Hal yang pertama yang harus Sahabat lakukan adalah melakukan pendekatan dengan penuh perhatian dan sikap positif, dengarkan masalahnya, dan coba memberi bantuan atau solusi sesuai dengan masalah yang sedang dihadapinya. Step by step melakukan pendekatan juga harus memperhatikan

    • Cara pendekatan dengan penuh perhatian dan sikap yang nyaman
    • Cari tempat yang nyaman untuk kita maupun orang tersebut, tempat yang nyaman dan tenang untuk bercerita
    • Apabila orang tersebut tidak berinisiatif memulai cerita, maka kita boleh memulai pembicaraan dengan syarat tidak langsung to the point
    • Jika orang tersebut sudah memulai cerita, hormati privasi dan kerahasiaan orang tersebut.

    Dengarkan ceritanya tanpa menghakimi

    Ketika orang tersebut mulai bercerita, salah satu yang harus anda lakukan yang penting sekali adalah dengarkan dan tahan penilaian anda dahulu,  jangan memotong cerita orang tersebut dengan pertanyaan-pertanyaan yang ada di pikiran Sahabat, dengarkan dulu sampai selesai, dengarkan dengan rasa empati yang tinggi dan dengarkan secara verbal maupun non verbal.

    Perhatikan juga untuk mendengarkan dengan sungguh-sungguh, mengerti apa yang diceritakan kemudian berikan kebebasan untuk berbicara tanpa menghakimi. Ada hal yang harus dilakukan dan jangan sesekali Sahabat lakukan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan adalah:

    Lakukan

    • Beretika dan lakukan hal yang sewajarnya sesuai dengan budaya, usia dan orang yang kita hadapi
    • Jujur dan dapat dipercaya
    • Hormati keputusan dan hak orang lain
    • Jangan mengungkapkan tentang penilaian pertama terhadap orang tersebut dan berhati-hati dalam menilai
    • Jelaskan ketersediaanmu dalam membantunya kapan saja

    Jangan Lakukan

    • Jangan berlebihan dalam memberikan informasi
    • Jangan berlebihan dalam berbicara
    • Jangan menonjolkan status kita sebagai penolong
    • Jangan memaksa mereka untuk bercerita kepada kita
    • Jangan ambisius, membosankan atau memaksa untuk menolong
    • Jangan menghakiminya karena perilaku dan perasaannya
    • Jangan menceritakan masalahnya ke semua orang maupun sedikit orang

    Berikan informasi dan dukungan

    Setelah seseorang tersebut merasa lebih didengarkan dan merasa ada dukungan lebih, maka ini adalah peluang anda untuk terus melanjutkan bantuan.

    Baca Juga: Gangguan Kesehatan Jiwa, dari Penyebab hingga Cara Mengatasi

    Berikan dukungan berupa dukungan emosional seperti memberikan harapan bahwa masalah ini akan selesai dengan kondisi yang membaik dan berikan dukungan seperti berempati apa yang orang tersebut rasakan. Jangan lupa untuk menanyakan atau memberikan informasi tentang bantuan kesehatan jiwa.

    Beri dorongan untuk mendapatkan bantuan profesional

    Ketika mereka sudah mulai terbuka terkait cerita dan masalahnya, sebaiknya langkah selanjutnya Sahabat memberikan pilihan bantuan profesional yang tepat, seseorang dengan gangguan kesehatan jiwa harus ditangani langsung dengan yang lebih profesional.

    Kita dalam membantu memiliki batasan dan pilihan bantuan terapi ada berbagai macam misalnya dengan obat-obatan, terapi psikis atau konseling, dukungan dari anggota keluarga/terdekat, bantuan/bimbingan aktifitas.

    Beberapa gejala yang harus diperhatikan dan butuh bantuan lebih, yaitu:

    • Orang dengan kondisi serius, yang dapat membahayakan nyawa diri sendiri maupun orang lain dan membutuhkan perawatan gawat darurat
    • Orang dengan kondisi yang sangat sedih dan berlarut-larut, sehingga tidak mampu merawat diri sendiri dan anak-anaknya
    • Orang yang hanya membahayakan orang lain

    Setelah itu, beri dorongan untuk mendapatkan bantuan lainnya

    Orang yang mengalami gangguan kesehatan jiwa sangat penting juga untuk mendapatkan bantuan dorongan lainnya, selain bantuan profesional atau bantuan yang tepat, orang-orang di sekitar yang pernah mengalami gangguan kesehatan jiwa bisa untuk membantu mereka yang saat ini sedang mengalami, bantuan dorongannya orang-orang di sekitar saja dan orang-orang terdekat.

    Menurut data World Federation of Mental Health (WFMH) seseorang di suatu tempat di dunia meninggal akibat bunuh diri. Data menunjukkan bahwa satu dari empat orang dewasa akan mengalami masalah hidupnya dan mengganggu kesehatan jiwa.

    Baca Juga: Keinginan Bunuh Diri, Cara Mencegah dan Tanda-tandanya

    Hal itu karena orang-orang yang memiliki gangguan kesehatan jiwa ini tidak mendapatkan perhatian dan tidak mendapatkan dukungan psikologis dari orang-orang di sekitar. Apalagi jika masalah psikis mereka dalam keadaan darurat, mengakibatkan banyak sekali orang-orang yang akan mengalami gangguan kesehatan jiwa

    Karena itu, pertolongan pertama pada gangguan kesehatan jiwa berasal dari orang-orang terdekat dan keluarga, rasa peduli dan perhatian terhadap orang-orang yang dekat dengan kita adalah obat pertama untuk pertolongan awal menghadapi orang yang mengalami gangguan kesehatan jiwa.

    Baca Juga: 5 Gangguan Jiwa Paling Sering Dialami Kawula Muda

    Demikianlah mengenai pertolongan pertama pada kesehatan jiwa bagi teman atau saudara yang sedang mengalaminya. Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai pertolongan pertama ini dan produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi :

    1. RSJ Dr. Radjiman W. Lawang [Internet]. Rsjlawang.com. 2021 [cited 2 March 2021]. Available from: http://rsjlawang.com/news/detail/154/pertolongan-pertama-pada-gangguan-kesehatan-jiwa
    2. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia [Internet]. Kemkes.go.id. 2021 [cited 2 March 2021]. Available from: https://www.kemkes.go.id/article/view/16101100004/hkjs-2016-pertolongan-pertama-psikologis-dan-kesehatan-jiwa-bagi-semua-.html
    3. Penerapan Metode Algee Dalam Pertolongan Pertama Pada Gangguan Jiwa [Internet]. Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng. 2021 [cited 2 March 2021]. Available from: https://dinkes.bulelengkab.go.id/artikel/penerapan-metode-algee-dalam-pertolongan-pertama-pada-gangguan-jiwa-44

     

    Read More
  • Ancaman kematian tertinggi di dunia adalah Virus Covid-19, tetapi masih banyak sekali masyarakat yang menganggap remeh virus ini, sementara pemerintah sudah berupaya keras mencegah dan menangani virus dengan berbagai cara termasuk mengedarkan vaksin Covid-19 secara massal walaupun masih dalam tahap percobaan. Baca Juga: Yuk, Sahabat, Ketahui dan Waspadai Mitos Vaksin Covid-19 Berikut! Vaksin COVID-19 sudah […]

    Yuk, Sahabat, Perhatikan Fakta vaksin COVID-19 Berikut!

    Ancaman kematian tertinggi di dunia adalah Virus Covid-19, tetapi masih banyak sekali masyarakat yang menganggap remeh virus ini, sementara pemerintah sudah berupaya keras mencegah dan menangani virus dengan berbagai cara termasuk mengedarkan vaksin Covid-19 secara massal walaupun masih dalam tahap percobaan.

    fakta vaksin Covid-19, fakta vaksin Corona

    Baca Juga: Yuk, Sahabat, Ketahui dan Waspadai Mitos Vaksin Covid-19 Berikut!

    Vaksin COVID-19 sudah melalui banyak tahap uji klinis dan ditangani dengan ribuan relawan untuk menciptakannya. Namun, tak sedikit masyarakat yang masih menanyakan keefektifan vaksin, keamanan, dan standar pembuatannya.

    Para ahli memberikan pesan untuk meninggalkan informasi yang tidak masuk akal dan merugikan diri sendiri sehingga dampaknya besar karena menganggap remeh virus COVID-19.

    Beberapa fakta vaksin COVID-19

    1. Efek samping vaksin 

    Setelah tenaga kesehatan mendapatkan vaksin, beberapa ada laporan mengenai efek samping vaksin COVID-19 yang merasakan seperi lemas, nyeri, ngantuk, nafsu makan bertambah dan juga demam, reaksi tubuh ini dianggap wajar karena adanya suatu reaksi dalam pembentukan sistem imunitas tubuh.

    Laporan tersebut termasuk laporan efek samping ringan dan tidak ada efek samping yang membutuhkan perawatan intensif atau berat, jadi efek samping dari vaksin COVID-19 itu hal yang wajar karena reaksi tubuh merespon vaksin untuk pembentukkan imunitas tubuh.

    2. Vaksin diuji ketat

    Setiap vaksin telah melakukan evaluasi keamanan, tujuan vaksin di uji klinis adalah keamanan nomer satu untuk manusia yang meliputi komponen, bahan kandungan serta dosisnya diperhatikan secara intensif dan sangat detail. Sebelum vaksin dilakukan ke manusia, vaksin sudah melalui percobaan pada hewan, setelah itu vaksin dilakukan ke puluhan ribu manusia hingga mendapatkan izin untuk digunakan kepada masyarakat.

    Pelaksanaan uji klinis ini sesuai dengan standar pelaksanaan yang ketat dan sesuai aspek ilmiah, menjunjung tinggi penelitian dan keamanan sehingga tidak ada reaksi yang berlebih setelah di vaksinisasi.

    3. Vaksin tidak mengandung sel vero

    Sebagian masyarakat mengira bahwa vaksin COVID-19 mengandung sel vero yang kabarnya haram. Padahal, sel vero digunakan hanya sebagai media kultur untuk tumbuh kembangnya virus sebagai bahan baku vaksin.

    Baca Juga: Penggunaan mRNA dalam Vaksin Corona untuk Mencegah Kanker

    Setelah mendapatkan cukup banyak virus, virus akan dipisahkan dengan media pertumbuhan kemudian dimatikan dan dijadikan vaksin, jadi sel vero tidak akan terbawa dalam proses akhir atau final pembuatan vaksin.

    4. Vaksin yang sudah diedarkan sudah melalui tahap uji klinis

    Informasi yang benar mengenai vaksin COVID-19 yang diedarkan sudah melalu tahap uji klinis dan sudah dalam persetujuan BPOM. Jadi, program vaksinisasi ini bukan untuk tahap uji klinis, akan tetapi sudah melalui uji klinis.

    5. Vaksin aman dan halal

    Vaksin COVID-19 sama sekali tidak mengandung virus yang hidup di dalamnya maupun dilemahkan, vaksin ini sudah lulus uji klinis artinya dalam standar keamanannya sudah dipastikan aman dan halal, bahan kandungan yang ada di dalam vaksin tidak mengandung boraks, formalin, merkuri dan pengawet.

    6. Distribusi vaksin akan selesai dengan waktu 15 bulan

    Pemerintah akan menyelesaikan vaksinasi ke seluruh masyarakat Indonesia hingga ke pelosok dalam jangka waktu 15 bulan, sedangkan untuk distribusi vaksin COVID-19 ke seluruh dunia memakan waktu 3,5 tahun. Jadi untuk masyarakat Indonesia, perlu sekali mengamati Informasi secara cerdas dan tuntas ya.

    7. Tahapan target penerima vaksin

    Pemerintah telah mengatur menyebaran vaksinasi kepada seluruh masyarakat, namun pemerintah tidak bisa menyebarkan vaksinasi dalam satu waktu ke seluruh masyarakat Indonesia.

    Karena itu, dibuat program secara bertahap dan mengutamakan yang diprioritaskan seperti tenaga kesehatan, tenaga publik, dan masyarakat yang berisiko besar terinfeksi virus COVID-19 dengan penyakit penyerta, masyarakat yang gampang tertular.

    Baca Juga: Seperti Apa Syarat Penerima Vaksin Covid-19?

    Tahapan vaksinasi virus COVID-19 ada dua:

    Periode pertama, akan dimulai dari Januari 2021 sampai dengan April 2021

    • 1,3 juta vaksin COVID-19 untuk Tenaga kesehatan
    • 17,4 juta vaksin untuk tenaga publik yang tidak bisa menjaga jarak secara efeketif
    • 21,5 juta vaksin untuk lansia yang berusia di atas 60 tahun

    Periode kedua, akan dimulai dari April 2021 hingga Maret 2022

    • 63,9 juta vaksin untuk masyarakat dengan risiko besar penularan tertinggi dari segi ekonomi maupun sosial
    • 77,4 juta vaksin untuk masyarakat umum dengan pendekatan kluster sesuai dengan ketersediaan vaksin

    Program vaksinasi ini sudah dilakukan secara bertahap dan berharap dapat membentuk herd immunity. Kementerian Kesehatan melaporkan dan mencatat sebanyak 149.242 orang sudah di vaksin dari target vaksin 181.554.465 penduduk Indonesia yang akan di vaksin berumur di atas 18 tahun.

    Namun, dikarenakan jumlah ketersediaan vaksin COVID-19 ini terbatas dan bertahap ,maka dilakukan vaksinasi dahulu atau memprioritaskan sumber daya manusia (SDM), yaitu tenaga kesehatan, asisten tenaga kesehatan, dan tenaga penunjang yang bekerja di pelayanan kesehatan.

    Banyak masyarakat awam terpengaruh dengan informasi-informasi yang salah dan tidak masuk akal, sebagian masyarakat bahkan banyak yang meragukan vaksin COVID-19 dari standar keamanan, kemanjuran vaksin. Padahal vaksin ini sendiri bisa mencegah berbagai penyakit juga seperti vaksin lainnya, yaitu BCG, Polio, Hepatitis B, Campak, Rubela, Hib, PCV, Influenza, Dengue, HPV.

    Produk Terkait: Layanan Vaksinasi ke Rumah

    Vaksin merupakan salah satu cara kita untuk menghindari agar tidak terinfeksi dari virus yang berbahaya, akan tetap antisipasi dalam menjaga protokol kesehatan tetap harus diterapakan setelah divaksinisasi bukan berarti Sahabat tidak bisa tertular atau terinfeksi ya, tetap menjalankan 3M (Memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan).

    Produk Terkait: Chat Dokter 24 Jam

    Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai vaksin Covid-19, Sahabat bisa berkonsultasi dengan para dokter di Prosehat selama 24 jam. Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi

    1. Ini Fakta Penting Vaksin COVID-19 – DPPKBPMD Bantul [Internet]. Dppkbpmd.bantulkab.go.id. 2021 [cited 26 February 2021]. Available from: https://dppkbpmd.bantulkab.go.id/ini-fakta-penting-vaksin-covid-19/
    2. Anindita K. Fakta-fakta Vaksinasi COVID-19 RI, Efek Samping hingga Alasan Ada yang Batal [Internet]. detikHealth. 2021 [cited 26 February 2021]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5347008/fakta-fakta-vaksinasi-covid-19-ri-efek-samping-hingga-alasan-ada-yang-batal
    3. COVID-19 W. Mitos Vaksin Salah, Faktanya Vaksin Aman – Berita Terkini | Covid19.go.id [Internet]. covid19.go.id. 2021 [cited 26 February 2021]. Available from: https://covid19.go.id/p/berita/mitos-vaksin-salah-faktanya-vaksin-aman

     

    Read More
Chat Dokter 24 Jam