Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Author Archive for: irfan.seo@tanyadok.com

Irfan

About Irfan

Showing 141–150 of 423 results

  • Merasakan sakit kepala saat berolahraga tentu hal yang kurang menyenangkan, terutama di saat Sahabat sedang berusaha mencapai tujuan kesehatan seperti menurunkan berat badan. Baca Juga: 5 Herbal Sakit Kepala yang Sehat dan Aman Tentu Sahabat bertanya-tanya mengapa hal ini terjadi dan bagaimana cara mengatasinya? Yuk, mari simak bersama-sama penjelasan di bawah ini. Penyebab Sakit Kepala […]

    Kenali Penyebab dan Cara Mengatasi Sakit Kepala Saat Berolahraga

    Merasakan sakit kepala saat berolahraga tentu hal yang kurang menyenangkan, terutama di saat Sahabat sedang berusaha mencapai tujuan kesehatan seperti menurunkan berat badan.

    sakit kepala saat berolahraga

    Baca Juga: 5 Herbal Sakit Kepala yang Sehat dan Aman

    Tentu Sahabat bertanya-tanya mengapa hal ini terjadi dan bagaimana cara mengatasinya? Yuk, mari simak bersama-sama penjelasan di bawah ini.

    Penyebab Sakit Kepala

    Penyebab terjadinya sakit kepala sewaktu berolahraga ternyata cukup beragam, tergantung pada jenis olahraga yang dilakukan. Apabila jenis olahraga yang dilakukan adalah angkat beban, sakit kepala dapat disebabkan karena mengangkat beban yang terlalu berat.

    Untuk olahraga yang bersifat endurance atau ketahanan dan dilakukan diuar rumah, sakit kepala dapat disebabkan karena paparan sinar matahari yang terlalu ekstrim.

    Namun setidaknya ada beberapa faktor penting penyebab munculnya sakit kepala saat berolahraga, yaitu:

    Pola Pernapasan yang Tidak Tepat

    Bernapas merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi olahraga karena apabila pola pernafasan kurang benar, energi yang dimiliki akan terbuang sia-sia sehingga Sahabat menjadi mudah kelelahan.

    Sakit kepala yang muncul dapat diakibatkan karena tekanan darah yang meningkat, yang berawal dari teknik menahan napas saat berolahraga. Hal ini seringkali tidak disadari, sehingga Sahabat sebaiknya fokus terlebih dahulu pada pola pernafasan baru memulai latihan fisik.

    Gerakan Tiba-tiba

    Bergerak atau berlari tiba-tiba saat berolahraga dapat menyebabkan tubuh terkejut sehingga memicu sakit kepala secara mendadak, yang membuat Sahabat tidak dapat melanjutkan olahraga.

    Kekurangan Cairan

    Kecukupan cairan merupakan hal yang penting saat berolahraga karena ketika berolahraga, tubuh akan membuang cairan dalam bentuk keringat.

    Baca Juga: Bermanfaat dan Amankah Olahraga Saat Hujan?

    Supaya Sahabat tidak kekurangan cairan (dehidrasi) yang berakibat pada dengan timbulnya sakit kepala saat berolahraga, disarankan untuk minum air terlebih dahulu sebanyak 1-3 gelas sebelum maupun sesudah berolahraga.

    Makanan yang Dikonsumsi

    Banyak orang tidak menyadari bahwa salah satu faktor munculnya sakit kepala selama berolahraga adalah akibat jumlah makanan yang dikonsumsi.

    Produk Terkait: Jual Makanan Sehat

    Makanan yang dapat memicu sakit kepala misalnya kedelai, jeruk, pisang, yogurt, dan kacang-kacangan. Pada sebagian orang yang rentan mengalami migrain, tidak dianjurkan mengkonsumsi asam amino tyramine sebelum berolahraga.

    Penyebab lainnya adalah:

    • Gerakan olahraga yang tidak tepat
    • Lemah otot

    Cara Mengatasi Sakit Kepala Saat Berolahraga

    Untuk mengatasi sakit kepala saat berolahraga, Sahabat dapat melakukan beberapa hal berikut:

    Segera Istirahat dan Lakukan Pendinginan

    Ketika Sahabat merasakan sakit kepala saat berolahraga, sudah waktunya bagi Sahabat untuk berhenti melakukan olahraga. Sakit kepala menunjukan bahwa tubuh terlalu dipaksa melakukan banyak gerakan.

    Segera beristirahat dan lakukan pendinginan untuk mengakhiri sesi olahraga. Apabila sakit kepala sudah mereda dan Sahabat masih ingin melanjutkan olahraga, lakukan secara bertahap dengan diawali melakukan pemanasan.

    Temukan Penyebab Sakit Kepala

    Penyebab sakit kepala cukup banyak, misalnya akibat kekurangan cairan tubuh, kurang tidur, dan bahkan gangguan tekanan darah. Karena itu, Sahabat perlu mengenali apa saja faktor pemicunya agar dapat dihindari di kemudian hari.

    Perbaiki Gerakan Olahraga

    Olahraga membutuhkan gerakan yang tepat, karena jika tidak dilakukan dengan tepat dapat menimbulkan berbagai dampak, salah satunya adalah sakit kepala.

    Apa yang Harus Dilakukan Bila Sakit Kepala Tak Kunjung Hilang?

    Jika sakit kepala terasa terus menerus, sebagai penanganan awal Sahabat dapat mengonsumsi obat sakit kepala yang dijual bebas dan gunakan sesuai dosis yang tertera di kemasannya.

    Periksakan diri ke dokter terdekat jika sakit kepala tidak hilang dan dirasa berlarut-larut, agar segera mendapatkan penanganan.

    Itulah mengenai sakit kepala saat berolahraga mulai dari penyebab hingga cara mengatasinya, agar Sahabat dapat menghindari sakit kepala dan menikmati olahraga yang dilakukan.

    Baca Juga: 6 Tips Meredakan Sakit Kepala yang Ampuh

    Apabila Sahabat perlu informasi lebih lanjut mengenai sakit kepala dan produk-produk kesehatan terkait, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Sakit Kepala Saat Berolahraga? Mungkin Ini Penyebabnya |Republika Online [Internet]. Republika Online. 2021 [cited 16 March 2021]. Available from: https://republika.co.id/berita/q6y5yh335/sakit-kepala-saat-berolahraga-mungkin-ini-penyebabnya
    2. Tbk P. [Internet]. bodrex.com. 2021 [cited 16 March 2021]. Available from: https://www.bodrex.com/read/tips-dan-artikel/Alasan-Sering-Sakit-Kepala-Setelah-Berol
    3. Media K. Mengatasi Sakit Kepala Saat Olahraga Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 16 March 2021]. Available from: https://lifestyle.kompas.com/read/2019/08/15/151823620/mengatasi-sakit-kepala-saat-olahraga?page=all
    4. Pramudiarja A. Mendadak Sakit Kepala Saat Olahraga? Ini 4 Tips Menghadapinya [Internet]. detikHealth. 2021 [cited 16 March 2021]. Available from: https://health.detik.com/kebugaran/d-5090729/mendadak-sakit-kepala-saat-olahraga-ini-4-tips-menghadapinya
    Read More
  • Program vaksinasi Covid-19 yang dicanangkan pemerintah terbagi dalam beberapa tahap. Pembagian tahap didasarkan pada beberapa hal, seperti aktivitas, profesi, maupun usia. Lansia termasuk salah satu kelompok yang masuk dalam daftar penerima vaksinasi Covid-19 tahap dua, bersama dengan SDM kesehatan dan petugas negara ataupun ASN.   Baca Juga: Seperti Apa Syarat Penerima Vaksin Covid-19? Vaksinasi Covid-19 […]

    Prosehat dan Sentra Vaksinasi Atmajaya Sediakan Layanan Vaksinasi Covid-19 Gratis untuk Lansia Tangerang dan Sekitarnya

    Program vaksinasi Covid-19 yang dicanangkan pemerintah terbagi dalam beberapa tahap. Pembagian tahap didasarkan pada beberapa hal, seperti aktivitas, profesi, maupun usia.

    Lansia termasuk salah satu kelompok yang masuk dalam daftar penerima vaksinasi Covid-19 tahap dua, bersama dengan SDM kesehatan dan petugas negara ataupun ASN.

    Foto: Aditya Danamurti/Prosehat

     

    Baca Juga: Seperti Apa Syarat Penerima Vaksin Covid-19?

    Vaksinasi Covid-19 untuk lansia tercantum dalam surat edaran (SE) nomor HK.02.02/I/368/2021 tentang pelaksanaan vaksinasi Covid-19 pada kelompok sasaran lansia, komorbid, penyintas Covid-19, dan sasaran tunda.

    Menurunkan Angka Kematian

    Berdasarkan informasi dari pakar epidemiolog dari Universitas Indonesia (UI), dr. Syahrizal Syarif, pemberian vaksinasi pada kelompok lansia menjadi prioritas. Menurutnya, langkah ini bertujuan untuk menurunkan angka kematian dan sekaligus  menurunkan beban pelayanan kesehatan yang selama ini ditanggung oleh pemerintah.

    Baca Juga: Pemerintah Mengizinkan Pemberian Vaksin Sinovac untuk Lansia

    Dari target ataupun sasaran pemberian vaksinasi Covid-19 secara nasional yang berjumlah 181. 554.465, kelompok lansia dan golongan tahap yang sama berjumlah lebih dari 40 juta lebih. Dari jumlah tersebut, per 15 Maret 2021, golongan lansia dan petugas negara yang divaksin barulah kurang dari 2 (dua) juta orang.

    Foto: Aditya Danamurti/Prosehat

    Jumlah penerima vaksin tersebut tentulah masih sedikit dibandingkan dengan jumlah yang harus divaksin. Di lain sisi, pemerintah berkejaran dengan waktu untuk segera menargetkan vaksinasi masyarakat sebanyak mungkin. Mengingat pula bahwa para lansia rentan terhadap penyakit ini dan perode masa kedaluwarsa vaksin yang terus mepet.

    Peran Aktif Semua Komponen Masyarakat

    Dari fakta tersebut, pemerintah tidak bisa mengandalkan diri sendiri, melainkan harus mulai melibatkan berbagai komponen masyarakat yang berkompetensi untuk membantu penyebaran vaksinasi tersebut.

    Baca Juga: Yuk, Sukseskan Vaksinasi Covid-19 Bersama-sama Agar Pencegahan Virus Optimal

    Tergerak dan terpanggil, Prosehat sebagai salah satu layanan penyedia kesehatan Indonesia bekerja sama dengan Sentra Vaksinasi Atmajaya (SVA) dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang akan melakukan vaksinasi Covid-19, terutama pada kelompok prioritas lansia.

    Acara ini mulai dilaksanakan 17-21 Maret 2021 di Kampus Universitas Katolik Atma Jaya, BSD,  Cisauk, Tangerang, Banten dari pukul 09.00 hingga 17.00 WIB.

    Syarat dan Ketentuan Berlaku

    Vaksinasi massal gratis secara walk in ini menargetkan bisa menerima vaksinasi Covid-19 kepada sekitar 3.000 orang. Untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19 gratis ini, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh peserta, yaitu:

    1. Masyarakat umum, alumni dan keluarga alumni Unika Atma Jaya (berusia 60 tahun atau lebih)
    2. Memiliki KTP Kabupaten Tangerang atau Surat Keterangan Domisili RT/RW di Kabupaten Tangerang.
    3. Memenuhi persyaratan medis sesuai arahan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

    Didukung oleh Prosehat, sekitar 300 sukarelawan dari Ikatan Alumni Unika Atma Jaya beserta seluruh Paguyuban Widyani Atma Jaya akan secara total ambil bagian dalam vaksinasi massal yang juga didukung oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang ini.

    Foto: Aditya Danamurti/Prosehat

    Langkah ini menjadi wujud nyata kepedulian dan sikap proaktif semua Anak Bangsa dari berbagai komponen dan bidang ilmu.

    Baca Juga: Sahabat Sehat, Yuk, Jangan Takut Vaksin Covid-19

    Bagi yang ingin mendaftar atau mendaftarkan sanak saudara yang berusial lanjut, silahkan mengakses info lebih lengkap  di klik www.vaksinasiatma.id dan mendaftar di Asisten Kesehatan Maya 08111816800.

     

    Read More
  • Sahabat mungkin pernah mendengar istilah: “You are what you eat”. Tentulah makanan sangat mempengaruhi kesehatan kita. Oleh sebab itu, kita harus mengetahui kebutuhan gizi serta memilih makanan yang berdampak baik bagi kesehatan. Baca Juga: Menu Diet Diabetes Terutama pada pasien diabetes, memilih makanan memiliki peran penting untuk menjaga kadar gula darah dalam kisaran normal. Jika salah asupan, […]

    Tips Mengatur Makanan untuk Penderita Diabetes

    Sahabat mungkin pernah mendengar istilah: “You are what you eat”. Tentulah makanan sangat mempengaruhi kesehatan kita. Oleh sebab itu, kita harus mengetahui kebutuhan gizi serta memilih makanan yang berdampak baik bagi kesehatan.

    makanan untuk penderita diabetes

    Baca Juga: Menu Diet Diabetes

    Terutama pada pasien diabetes, memilih makanan memiliki peran penting untuk menjaga kadar gula darah dalam kisaran normal. Jika salah asupan, kadar gula darah bisa meningkat dan membahayakan kesehatan.

    Memilih makanan sehat merupakan salah satu kunci keberhasilan terapi diabetes, membantu mencapai berat badan ideal, serta mencegah terjadinya komplikasi. Hal yang perlu diperhatikan dalam mengatur makanan adalah jenis makanan, jumlah makanan, dan jadwal makan.¹,²,³.

    Produk Terkait: Jual Makanan-Minuman Rendah Gula

    Diet sehat adalah diet yang menyediakan cukup nutrisi untuk kebutuhan Sahabat. Nutrisi yang kita perlukan dibagi menjadi dua, yaitu:

    Makronutrien

    Makronutrien adalah nutrisi yang dibutuhkan dalam jumlah besar (makro) untuk memenuhi kebutuhan kalori. Makronutrien terdiri dari karbohidrat, protein, dan lemak. ³

    1. Karbohidrat

    Setiap harinya Sahabat membutuhkan karbohidrat 45% – 65% dari total kalori harian.4 Untuk perempuan, porsi karbohidrat sekitar 45-60 gram karbohidrat per makan, sedangkan laki-laki adalah 60-75 gram karbohidrat per makan. Karbohidrat adalah sumber energi utama bagi tubuh kita.4

    Ada 3 jenis utama karbohidrat, yaitu karbohidrat kompleks, gula, dan serat. Bagi penderita diabetes, pilihlah karbohidrat kompleks berserat tinggi, misalnya beras merah, gandum, oat, ubi, dll.

    Baca Juga: Diet Sehat dan Seimbang untuk Menurunkan Berat Badan

    Hindari karbohidrat sederhana karena hal tersebut akan mudah meningkatkan gula darah Sahabat. Contoh karbohidrat sederhana adalah gula dan sirup.5

    Berikut adalah tips memilih sumber karbohidrat Sahabat :

    1. Hindari minuman manis.6
    2. Makan buah utuh, bukan minum jus untuk tetap mendapat serat dan menghindari penambahan gula.6
    3. Pilihlah ubi jalar, bukan kentang putih.6
    4. Pilihlah roti gandum, hindari roti putih.6
    5. Pilihlah beras merah, hindari beras putih6

    2.Protein

    Setiap harinya Anda membutuhkan protein 10% – 35% dari total kalori harian. Protein sangat dibutuhkan tubuh karena berfungsi memperbaiki jaringan dan membantu membangun sistem imun tubuh.

    Tidak seperti karbohidrat, protein tidak dapat diubah menjadi gula secara cepat dan dibutuhkan energi yang besar untuk mencerna protein.

    Protein juga membantu Anda merasa kenyang lebih lama. Sahabat bisa mendapatkan protein dari kacang-kacangan, putih telur, ikan, unggas, dll.5

    3. Lemak

    Setiap harinya Sahabat membutuhkan lemak 25% – 35% dari total kalori harian. Secara umum, lemak dibagi menjadi dua, yaitu lemak jenuh dan lemak tak jenuh.

    Lemak jenuh terlalu banyak akan meningkatkan risiko penyakit jantung dan penyumbatan pembuluh darah. Membatasi lemak jenuh membantu Sahabat menjaga berat badan ideal dan menjaga gula darah tetap dalam kisaran normal. 5,7

    Contoh makanan yang mengandung banyak lemak jenuh adalah:

    1. Susu dan produk susu: yoghurt, keju, krim, dll.5
    2. Makanan goreng-gorengan dan berlemak.5
    3. Daging merah dan daging olahan.</5
    4. Roti kering, biskuit, donat, dll.5

    Mikronutrien

    Mikronutrien adalah nutrisi yang dibutuhkan dalam jumlah kecil (mikro) yang berguna untuk sistem imun dan pengaturan enzim tubuh dan hormon. Mikronutrien terdiri dari vitamin (A, B, C, D, E, dan K) dan mineral (zat besi, zinc, natrium, kalium, kalsium, dan magnesium).³ Mikronutrien bisa didapat dari makanan:

    1. Sereal dan biji-bijian.8
    2. Produk susu dan daging.8
    3. Buah: mangga, tomat, pepaya, jeruk, dll.8
    4. Sayur: bayam, wortel, terong, dll.8

    Untuk mendapat tubuh yang sehat, kebutuhan makronutrien maupun mikronutrien harus terpenuhi dalam jumlah yang cukup, tidak kurang dan tidak berlebihan. 

    Produk Terkait: Jual Vitamin

    Rencana Makan untuk Penderita Diabetes

    Piramida makanan

    Piramida makanan membantu Sahabat membuat pilihan makanan dengan bijaksana. Jenis makanan pada bawah piramida harus dikonsumsi dengan jumlah lebih banyak sedangkan pada atas piramida lebih sedikit. 7

    Jadwal makan

    Rencana makan yang baik harus disesuaikan dengan jadwal dan kebiasaan makan Sahabat. Idealnya jadwal makanan yang baik adalah seperti gambar di bawah ini:7,8

    Piring makanan

    Isi sebagian besar piring Anda dengan sayuran, setidaknya 3-5 porsi sayuran sehari. Satu porsi sayuran adalah ½ cangkir sayuran yang dimasak, dibuat jus, atau 1 cangkir sayuran mentah.

    Untuk mencukupi kebutuhan karbohidrat, isilah piring dengan karbohidrat kompleks sekitar ¼ bagian piring. Jangan lupa menambahkan isi piring dengan makanan yang mengandung protein sekitar ¼ bagian piring.9,10

    Tambahkan juga buah sekitar ½ cup salad buah.6 Perlu diketahui bahwa buah juga mengandung karbohidrat sehingga perlu diperhitungkan sebagai bagian dari jumlah asupan karbohidrat Sahabat.4 Tambahkan 1 gelas (240 ml) susu non-lemak atau rendah lemak.11

     

     

    Alkohol dan diabetes

    Alkohol dapat menaikkan maupun menurunkan gula darah. Minuman beralkohol biasanya memiliki kalori tinggi sehingga akan menaikkan gula darah Anda.

    Jika dikonsumsi dalam jumlah besar, alkohol dapat menurunkan gula darah sehingga berisiko terjadi hipoglikemia, terutama pada pengguna insulin dan obat golongan sulphonylurea.

    Jangan minum alkohol saat perut kosong atau saat gula darah Sahabat rendah. Jumlah minuman alkohol yang boleh dikonsumsi penderita diabetes sama dengan mereka yang tidak menderita diabetes, yaitu: 12

    • Perempuan bisa minum maksimal 1 minuman beralkohol per hari.
    • Pria bisa minum maksimal 2 minuman beralkohol per hari.

    *Satu minuman sama dengan 350 ml bir, atau 150 ml anggur, atau 45 ml sloki (vodka, wiski, gin, dll)

    Pemanis buatan

    Pemanis buatan dapat dikonsumsi oleh penderita diabetes sebagai pengganti gula dengan kalori yang lebih sedikit, bahkan non kalori.

    Meski demikian, jumlahnya juga harus dibatasi. Perlu diingat bahwa bahan-bahan lainnya dalam makanan yang mengandung pemanis buatan mempengaruhi gula darah Sahabat.13

    Rokok dan diabetes

    Rokok dalam jumlah sedikit pun memiliki dampak buruk bagi kesehatan, terlebih jika Anda memiliki diabetes. Merokok meningkatkan kadar gula darah, merusak pembuluh darah, dan meningkatkan risiko pengerasan arteri (aterosklerosis) sehingga meningkatkan risiko sakit jantung dan stroke.

    Selain itu, rokok juga berdampak langsung terhadap sistem saluran pernapasan Sahabat dan meningkatkan risiko kanker.14

    Baca Juga: Ingin Berhenti Merokok? Konsumsilah 6 Makanan Berikut Ini!

    Jaga tubuh Sahabat dengan konsumsi makanan tepat jenis, tepat jumlah dan tepat jadwal. Jika kesulitan mengatur makan, jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter.

    Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai makanan untuk penderita diabetes dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    MAT-ID-2100213-V1.0 (02/2021)

    Referensi:

    1. Diabetes diet: Create your healthy-eating plan.Tersedia online di: http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/diabetes/in-depth/diabetes-diet/art20044295?pg=1[Terakhir diakses Februari 2014).
    2. Diabetic Diet. Available online at: http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/dia beticdiet htm I. Terakhir diakses Februari 2014.                                         
    3. Diabetes and Meal Planning. Tersedia online di: http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/tutorials/diabetesmealplanning/db059105.pdf.                                               [Terakhir diakses Februari 2014). 
    4. Kulkarni K. Carbohydrate Counting for Indian Foods. In: Misra R, editors; Indian Foods: AAPI’s Guide To Nutrition, Health and Diabetes. 2nd Edn:2011,Chennai:AlliedPublishers:81-83. 
    5. loshi S. Nutritional Management of Diabetes And Heart Diseases. Tersedia online di: http://www.cr.indianrailways.gov.in/uploads/files/1336127460526-1335866620103- nutritionaltmanagement_of_dia betes.ppt. Terakhir diakses Februari 2014.                                                                                                                                       
    6. Make Your Carbs Count. Available online at: http://www.diabetes.org/food-and-fitness/food/whatcanieat/understanding-carbohydrates/make-your-carbs-count.html. Terakhir diakses Februari 2014.
    7. What I need to know about Eating and Diabetes. Tersedia online di: http://dia betes.niddk.nih.gov/dm/pubs/eating_ez/. Terakhir diakses Februari 2014.
    8. Food groups- a guide in menu planning. In: Dr. John S, et al. Nutrition and dietetics:1st Edition. 2004;Chennai Tamilnadu TextbookCorporation:4-5.     
    9. Create Your Plate. Tersedia online di: http://www.diabetes.org/food-and-fitness/food/planning-mea Is/create-your-plate/. [Last accessed January 2014). 
    10. Non-starchy Vegetables. Available online at: http://www.diabetes.org/food-and-fitness/food/whatcanieat/making-healthy-food-choices/non-starchy-vegetables.htmI. [Terakhir diakses Januari 2014].
    11. Food and Fitness. Available online at: http://wwwromanmedicalgroup.org/diabetes information/food and fitness. Terakhir diakses pada:19/2/14.
    12. Alcohol. Available online at http://www.diabetes.org/food-and-fitness/food/whatcanieat/making-healthy-food-choices/alcohol.html. Terakhir diakses Februari 2014.                                                                   
    13. Can I use artificial sweeteners if I have diabetes? Available online at: http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/diabetes/expert-answers/artificial-sweeteners/fag-20058038. Terakhir diakses Februari 2014. 
    14. Smoking and diabetes. Tersedia online di: http://www.diabetes.ca/documents/about-diabetes/112043_08-392_smoking-and-diabetes_0413_Ic_fina1.pdf. Terakhir Diakses Februari 2014.
    Read More
  • Ketika dokter mengatakan Sahabat terkena diabetes tipe 2, bukan berarti akhir dari segalanya. Orang dengan diabetes tipe 2 dapat hidup aktif dan sehat dengan manajemen yang benar. Baca Juga: Diabetes 101: Fakta dan Mitos Tentang Diabetes Landasan perawatan pada orang dengan diabetes adalah pengelolaan gaya hidup dan obat-obatan yang tepat. Dengan kontrol yang ketat maka Sahabat […]

    Tips Mengelola Gaya Hidup bagi Penderita Diabetes Tipe 2

    Ketika dokter mengatakan Sahabat terkena diabetes tipe 2, bukan berarti akhir dari segalanya. Orang dengan diabetes tipe 2 dapat hidup aktif dan sehat dengan manajemen yang benar.

    gaya hidup bagi penderita diabetes tipe 2

    Baca Juga: Diabetes 101: Fakta dan Mitos Tentang Diabetes

    Landasan perawatan pada orang dengan diabetes adalah pengelolaan gaya hidup dan obat-obatan yang tepat. Dengan kontrol yang ketat maka Sahabat dapat mencegah atau memperlambat berbagai komplikasi dari penyakit diabetes.

    Sebaliknya, jika diabetes tidak terkontrol, glukosa yang menumpuk dalam darah bisa menyebabkan kerusakan pada organ-organ penting.¹ 

    Stres dan Diabetes Tipe 2 

    Manajemen diabetes adalah proses konstan untuk jangka waktu yang panjang. Terkadang hal tersebut bisa menjadi suatu tantangan bagi beberapa orang dan menimbulkan stres.

    Sedangkan stres yang berlebihan membawa dampak buruk pada pengelolaan diabetes tipe 2 karena dapat meningkatkan kadar glukosa darah dengan cepat.

    Selain itu, stres memicu emosi negatif yang akan mengganggu proses berpikir dan pembuatan keputusan sehingga seseorang menjadi lebih rentan terhadap godaan pola makan yang buruk.4

    Berikut adalah tips untuk mengurangi stres:

    • Bersosialisasi atau mengomunikasikan kebutuhan Sahabat dengan kelompok yang dapat memberikan dukungan dan meringankan beban stres terkait diabetes.
    • Buatlah perubahan dengan memulai hobi atau mempelajari hal baru seperti berolahraga, menari, melakukan kerajinan tangan, melakukan kegiatan amal, dan lainnya. 
    • Lakukan terapi relaksasi progresif dengan latihan pernapasan. 
    • Memikirkan hal-hal yang positif.5,6

    Pengelolaan Diabetes Tipe 2 pada Saat Sakit 

    Kondisi badan yang sedang sakit dapat membuat tubuh mengeluarkan hormon yang bisa meningkatkan kadar glukosa dalam darah.

    Baca Juga: 5 Tanda Gejala Diabetes Atau Kencing Manis

    Hal ini dapat menimbulkan beragam komplikasi yang tidak diinginkan bahkan sampai koma. Sehingga cara terbaik untuk mencegah komplikasi yang buruk adalah dengan merencanakan manajemen untuk hari sakit sejak jauh hari sebelumnya, dengan cara:7 

    Produk Terkait: Cek Lab

    • Simpan dan miliki daftar nomor telepon dokter dan ahli gizi yang merawat Sahabat. Pastikan Sahabat juga tahu bagaimana cara untuk menghubungi mereka saat malam hari atau pada tanggal merah. 
    • Hubungi dokter jika:
      • Mengalami gejala sakit selama beberapa hari dan tidak membaik.
      • Muntah dan diare lebih dari 6 jam. 
      • Kadar gula darah >240 mg/dL walaupun Sahabat sudah menggunakan insulin ekstra.
      • Timbul gejala yang mengarah ke kondisi bahaya seperti nyeri dada, kesulitan bernapas, napas berbau buah-buahan, bibir atau lidah kering dan pecah-pecah. 
    • Ukur keton jika glukosa darah >300 mg/dL.
    • Tetap lanjutkan konsumsi obat diabetes dan pola makan normal ketika Sahabat sedang sakit.
    • Pastikan telah mengonsumsi cukup cairan yang tidak mengandung kalori seperti air putih agar terhindar dari dehidrasi.
    • Periksa kembali obat-obatan yang dijual bebas sebelum Anda membelinya apakah obat tersebut mengandung gula serta keamanannya untuk dikonsumsi orang dengan diabetes.7  

    Tips Berwisata untuk Penderita Diabetes Tipe 2 

    Rencanakan ke depan untuk perjalanan bebas dari stres sesuai kesehatan Sahabat, baik melalui perjalanan darat, laut, ataupun udara, tetap lakukan rutinitas manajemen diabetes dengan cara:8

    • Berikan informasi kepada agen perjalanan bahwa Sahabat memiliki Diabetes Tipe 2 dan persyaratan apa saja yang diperlukan saat bepergian.
    • Siapkan dua kali jumlah persediaan obat diabetes dan salinan resep yang Sahabat butuhkan sebagai cadangan.
    • Siapkan semua jarum suntik, flexpen, maupun botol insulin, dan perlengkapan lainnya termasuk glukagon darurat secara jelas dan ditandai dengan label farmasi yang menunjukan obat. 
    • Pastikan Sahabat membawa kartu asuransi kesehatan, kartu identifikasi medis bahwa Sahabat memiliki diabetes, dan nomor telepon darurat termasuk nama dan nomor telepon dokter. Selain itu, cari tahu juga di mana Sahabat bisa mendapatkan perawatan medis ketika jauh dari rumah. 
    • Mengingat perubahan zona waktu agar tahu kapan harus melakukan pengobatan.
    • Bawa beberapa makanan ringan dan botol air untuk berjaga-jaga bila terjadi penurunan gula darah. 
    • Biasakan untuk rutin cuci tangan dengan air dan sabun.8,9

    Baca Juga: 8 Fakta Melawan Diabetes

    Itulah mengenai tips mengelola gaya hidup bagi penderita diabetes tipe 2. Apabila Sahabat ingin informasi lebih lanjut mengenai diabetes dan produk-produk kesehatan yang berkaitan, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    MAT-ID-2100080-V1.0 (02/2020)

    REFERENSI

    1. Closer Look at Type 2 Diabetes [Internet]. 2020. Available online at: http://www.cdc.gov/diabetes/prevention/pdf/postcurriculum_session14.pdf
    2. About type 2 diabetes. [Internet]. 2020. Available online at: https://www.diabetes.org.nz/about_diabetes/type_2_diabetes
    3. Tight Diabetes Control. [Internet]. 2020. Available online at: http://www.diabetes.org/living-with-diabetes/treatment-and-care/blood-glucose-control/tight-diabetes- control.html
    4. Managing Stress and Diabetes [Internet]. American Diabetes Association. 2020. Available from: http://archives.diabetes.org/living-with-diabetes/parents-and-kids/everyday-life/managing-stres-and-diabetes.html
    5. Madhu, K. Stress Management in Diabetes Mellitus. 2020. Available from: https://www.researchgate.net/publication/239743298_Stres_Management_in_Diabetes_Mellitus
    6. Stress. [Internet]. 2020. Available online at: http://www.diabetes.org/living-with diabetes/complications /stress.html.
    7. When You’re Sick [Internet]. 2020.Available online at: http://www.diabetes.org/living-withdiabetes/treatment-and-care/whos-on- your-health-care-team/when-youre-sick.html
    8. Have diabetes? Get tips for safe travels [Internet]. 2020. Available online at: http://www.cdc.gov/features/diabetesandtravel/
    9. Travel Tips for People With Diabetes. [Internet]. 2020Available online at: http://www.diabetes.ca/diabetes-and-you/living/guidelines/travel/
    Read More
  • Indonesia kaya akan berbagai jenis tanaman obat atau herbal, salah satunya adalah daun kelor yang cukup populer dalam kehidupan sehari-hari sebab telah digunakan sebagai pengobatan tradisional selama ribuan tahun. Tanaman yang berasal dari India dan memiliki nama latin Moringa oleifera, diketahui mengandung asam amino, vitamin, mineral, dan bersifat sebagai antioksidan. Bubuknya sering disebut sebagai sumber […]

    Manfaat, Efek Samping, dan Cara Mengolah Daun Kelor

    Indonesia kaya akan berbagai jenis tanaman obat atau herbal, salah satunya adalah daun kelor yang cukup populer dalam kehidupan sehari-hari sebab telah digunakan sebagai pengobatan tradisional selama ribuan tahun.

    Tanaman yang berasal dari India dan memiliki nama latin Moringa oleifera, diketahui mengandung asam amino, vitamin, mineral, dan bersifat sebagai antioksidan. Bubuknya sering disebut sebagai sumber protein karena mengandung 9 asam amino esensial.

    manfaat dan efek samping daun kelor

    Baca Juga: Simplisia Nabati: Pengertian, Jenis, dan Pengolahan, Tumbuhan, dan Lain-lain

    Manfaat Daun Kelor

    Daun kelor memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan, yaitu :

    Melawan Diabetes

    Daun kelor dipercaya dapat memberi perlindungan alami dan kontrol gula darah, karena mengandung asam klorogenat dan senyawa isothiocyanate.

    Produk Terkait: Obat Diabetes

    Mendukung Kesehatan Otak

    Daun kelor diketahui mengandung  vitamin E dan vitamin C yang mampu melawan oksidasi, secara tidak langsung dapat meningkatkan fungsi otak. Daun kelor juga dapat mempengaruhi zat kimia dalam otak yang berkaitan dengan daya ingat, suasana hati, fungsi organ, respons terhadap rangsangan seperti stres dan rasa bahagia serta kesehatan mental.

    Melindungi Hati

    Daun kelor diketahui dapat melindungi hati berkat kandungan polifenol dan melindungi dari pengerasan hati (fibrosis).

    Mencegah Peradangan

    Apabila Sahabat mengalami kendala untuk mengatasi peradangan dengan obat-obatan non tradisional, daun kelor dapat menjadi salah satu solusinya. Daun kelor mempunyai kandungan campuran asam amino esensial, fitonutrien karotenoid, dan antioksidan yang dapat menurunkan peradangan.

    Membantu Melancarkan Pencernaan

    Bagi Sahabat Sehat yang sedang mengalami masalah pencernaan seperti gangguan lambung, sembelit, radang saluran cerna, daun kelor dipercaya dapat membantu menghambat pertumbuhan berbagai virus. Kandungan vitamin B, di dalam daun kelor juga dapat membantu memelihara kesehatan pencernaan.

    Memperkuat Tulang

    Daun kelor diketahui mengandung kalsium dan fosfor yang membantu menjaga kesehatan tulang, membantu mengatasi radang sendi.

    Baca Juga: 10 Hal yang Perlu Dilakukan untuk Cegah Osteoporosis

    Meningkatkan Kesehatan Mata

    Manfaat terakhir daun kelor, mampu meningkatkan kesehatan mata karena tingkat antioksidannya yang tinggi.

    Efek Samping

    Selain memberikan manfaat, berikut beberapa efek samping yang dapat dialami setelah konsumsi daun kelor:

    Reaksi Alergi

    Reaksi alergi dapat dialami Sahabat Sehat, bila memiliki riwayat alergi daun kelor. Seringkali hal ini dialami bila menggunakan daun kelor sebagai masker alami untuk kecantikan wajah.

    Diare

    Daun kelor diketahui memiliki efek sebagai pencahar, sehingga dapat menyebabkan dan bahkan memperburuk diare. Daun kelor sebaiknya dikonsumsi apabila Sahabat mengalami kesulitan buang air besar.

    Menurunkan Tekanan Darah

    Daun kelor tidak disarankan dikonsumsi pasien yang memiliki riwayat tekanan darah rendah, karena dikhawatirkan dapat memperburuk kondisi yang dialami. Sehingga daun kelor sebaiknya dikonsumsi bagi penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi.

    Produk Terkait: Cek Lab

    Memperlambat Detak Jantung

    Efek samping daun kelor selanjutnya adalah dapat memperlambat detak jantung karena kandungan alkaloid dalam daun kelor. Tidak disarankan konsumsi daun kelor berlebihan bagi pasien yang memiliki riwayat gangguan jantung.

    Membahayakan Kandungan

    Efek samping ini sebenarnya berasal dari bagian tanaman kelor lainnya seperti bunga, kulit pohon, beserta akar tanaman yang kemungkinan tercampur saat proses pengolahan. Bagian tersebut dipercaya memiliki kandungan zat yang berpotensi menyebabkan keguguran, sehingga tidak disarankan bagi ibu hamil.

    Baca Juga: 10 Makanan yang Sebaiknya Dihindari Ibu Hamil

    Hipoglikemia

    Hipoglikemia adalah kondisi ketika kadar gula darah terlalu rendah. Kondisi ini dapat dialami setelah konsumsi daun kelor, ditandai dengan irama jantung tidak teratur, kelelahan, pucat, gelisah, berkeringat, kelaparan, mudah marah, serta kesemutan di sekitar mulut. Hal ini disebabkan karena daun kelor memiliki efek menurunkan kadar gula darah.

    Sahabat sebaiknya bijak saat mengkonsumsi daun kelor, terutama bagi pasien dengan riwayat penyakit kencing manis (diabetes melitus).

    Merusak Hati dan Ginjal

    Hati dan ginjal merupakan organ-organ tubuh sangat penting. Untuk menghindari kerusakan hati dan ginjal, sebaiknya hindari konsumsi daun kelor dalam jangka panjang dan rutin melakukan pemeriksaan medical check-up (MCU).

    Bagaimana Cara Mengolah Daun Kelor?

    Daun kelor dapat diolah dengan cara dimasak, diekstrak, atau dikonsumsi secara langsung misalnya diolah menjadi sayur bening, tumis, teh, dan jus.

    Daun kelor juga bisa diolah menjadi cokelat, kue, mi instan, dan bahkan kapsul suplemen sehingga praktis dikonsumsi untuk menjaga daya tahan tubuh terutama di masa pandemi.

    Baca Juga: Penggunaan Obat Tradisional untuk Daya Tahan Tubuh

    Itulah mengenai manfaat, efek samping, dan cara mengolah daun kelor yang perlu Sahabat ketahui. Apabila Sahabat ingin memperoleh manfaat daun kelor, dengan cara yang praktis, Sahabat bisa membeli produk herbal jadi dalam bentuk kapsul dan suplemen di Prosehat.

    Produk Terkait: Jual Borobudur Kelorin 60 Kapsul

    Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan dan Penyembuhan [Internet]. CNN Indonesia. 2021 [cited 15 March 2021]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20190826163137-255-424772/manfaat-daun-kelor-untuk-kesehatan-dan-penyembuhan
    2. Ardyanto F. 8 Efek Samping Daun Kelor Bagi Tubuh, Perhatikan Konsumsinya [Internet]. liputan6.com. 2021 [cited 15 March 2021]. Available from: https://hot.liputan6.com/read/4367838/8-efek-samping-daun-kelor-bagi-tubuh-perhatikan-konsumsinya
    3. Sendari A. 6 Cara Mengolah Daun Kelor untuk Dapatkan Khasiatnya [Internet]. liputan6.com. 2021 [cited 15 March 2021]. Available from: https://hot.liputan6.com/read/4318063/6-cara-mengolah-daun-kelor-untuk-dapatkan-khasiatnya
    4. Afrilian D. Manfaat Daun Kelor Sebagai Superfood Kaya Khasiat Sehat [Internet]. detikfood. 2021 [cited 15 March 2021]. Available from: https://food.detik.com/info-sehat/d-5489778/manfaat-daun-kelor-sebagai-superfood-kaya-khasiat-sehat

     

     

    Read More
  • Belakangan muncul fenomena yang disebut ghosting yang diawali dari permasalahan hubungan asmara Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden Joko Widodo, yang diisukan telah mengakhiri hubungan asmaranya secara sepihak. Baca Juga: Kehidupan Seks Tetap Membara Setelah Menikah dan Punya Anak Maraknya penggunaan istilah ghosting, tentu membuat khalayak bertanya-tanya apa yang dimaksud dengan ghosting. Sahabat Sehat, mari simak penjelasan mengenai […]

    Sahabat, Ketahui Fenomena Ghosting dan Cara Menghadapinya

    Belakangan muncul fenomena yang disebut ghosting yang diawali dari permasalahan hubungan asmara Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden Joko Widodo, yang diisukan telah mengakhiri hubungan asmaranya secara sepihak.

    Baca Juga: Kehidupan Seks Tetap Membara Setelah Menikah dan Punya Anak

    Maraknya penggunaan istilah ghosting, tentu membuat khalayak bertanya-tanya apa yang dimaksud dengan ghosting. Sahabat Sehat, mari simak penjelasan mengenai ghosting berikut ini.

    fenomena ghosting, ghosting

    Apa Itu Ghosting ?

    Ghosting adalah sebuah istilah psikologi yang berasal dari bahasa Inggris, secara umum diartikan sebagai berbayang. Istilah ini dalam kehidupan sehari-hari merujuk pada kondisi ketika seseorang tiba-tiba mengakhiri komunikasi tanpa adanya penjelasan. Istilah ini juga seringkali disebut PHP, yaitu singkatan dari pemberi harapan palsu.

    Beberapa psikolog menyebut bahwa cara mengakhiri hubungan seperti ini tidak wajar dan tidak sopan, karena dapat memberikan dampak psikologis yang cukup besar bagi para pihak yang ditinggalkan.

    Mengapa Bisa Terjadi?

    Hal ini dapat terjadi ketika dalam suatu hubungan asmara, salah satu pihak merasa tidak adanya ketertarikan dan berupaya mengurangi kontak yang sudah lama terjalin hingga berakhir dengan pemutusan hubungan sepihak.

    Ghosting dianggap sebagai suatu solusi yang praktis dalam mengakhiri hubungan. Pelakunya beranggapan bahwa tidak ada hubungan pribadi atau profesional saat menjalani hubungan asmara. Apalagi ketika hubungan tersebut juga tidak diketahui oleh orang-orang sekitar sehingga pelaku tidak merasa adanya konsekuensi saat memutuskan hubungan.

    Baca Juga: Hubungan Antara Siklus Kehidupan dan Kesehatan Wanita

    Faktor Penyebab Ghosting

    Baby Jim Aditya, seperti dilansir dari Kompas.com menyebut beberapa faktor penyebab terjadinya fenomena ghosting:

    Tidak Ada Solusi

    Dalam sebuah hubungan asmara bisa saja terjadi ketidakcocokan, namun salah satu pihak enggan membahas atau menyelesaikannya karena merasa tidak ada solusi yang bisa didapatkan.

    Pertahanan Diri

    Pertahanan diri disebut juga menjadi salah satu faktor penyebab ghosting. Hal ini muncul karena ada hal yang tidak dapat ditangani secara emosional oleh pelaku, misal adanya tuntutan kepada pelaku ghosting mengenai pernikahan atau kondisi lainnya yang membuat pelaku merasa tertekan.

    Tidak Ada Keterbukaan

    Keterbukaan merupakan salah satu cara agar hubungan asmara berlangsung harmonis. Namun, dalam beberapa kasus ternyata tidak terjadi demikian sebab ada beberapa pasangan yang tidak dapat terbuka dan tidak mampu mempertahankan hubungan tersebut.

    Tidak Mau Berkomitmen

    Alasan tidak mau serius dalam berkomitmen, seringkali menjadi salah satu penyebab ghosting.

    Memiliki Sifat Pengecut

    Faktor terakhir adalah adanya sifat pengecut atau tidak berani dalam diri, sehingga enggan memutuskan hubungan secara baik-baik karena takut dan tidak bertanggung jawab.

    Bagaimana Cara Mengetahui dan Menghadapinya?

    Ada  beberapa cara yang bisa Sahabat lakukan, apabila merasa menjadi korban ghosting:

    Berhati-hati dengan Ucapan Pasangan

    Fenomena ghosting, sebenarnya dapat dideteksi dari perkataan dan perbuatan yang dilakukan  pelaku. Misalnya jika pelaku mengatakan akan berjanji bertemu Sahabat pada waktu yang sudah disepakati, namun tiba-tiba membatalkan secara sepihak dan hal ini dilakukan berulang kali. Dari situ, Sahabat dapat menyimpulkan dan mempersiapkan diri jika pasangan tiba-tiba menghilang tanpa kabar.

    Kenali Tingkah Laku Pasangan

    Sahabat sebaiknya kenali tingkah laku dan tabiat pasangan. Perhatikan apakah sikap pasangan berubah ubah, misalnya terkadang sikapnya hangat dan disaat lain menjadi cuek.

    Serta bicarakan sejak awal hubungan, mengenai tujuan dalam hubungan tersebut. Apabila pasangan belum memiliki rencana berkomitmen secara serius,  besar kemungkinannya pasangan Sahabat dapat melakukan ghosting.

    Baca Juga: 7 Tahap Persiapan Pernikahan dalam Waktu Singkat

    Jangan Hubungi Pasangan Lebih Dulu

    Biasanya hal ini terjadi jika Sahabat mengenal seseorang selama kurun waktu tertentu, namun tidak pernah bertemu secara fisik maupun melalui telepon.

    Dalam kondisi seperti ini, Sahabat diharapkan jangan sampai terjebak dengan perilaku pasangan. Hindari menghubungi pasangan terlebih dahulu, dan perhatikan perilaku pasangan.

    Analisis Kepribadian Pasangan

    Ketika Sahabat ingin menjalani sebuah hubungan yang serius, sebaiknya bicarakan dahulu hal ini dengan pasangan. Apabila pasangan tidak merespon atau mengalihkan topik pembicaraan, Sahabat tidak perlu heran jika suatu saat pasangan menghilang tanpa kabar.

    Jangan Terlalu Dipikirkan

    Apabila pasangan kurang memperhatikan Sahabat, dan terlihat kurang berusaha dalam menjalani hubungan asmara maka sebaiknya jangan terlalu memikirkan hal ini agar Sahabat terhindar dari kekecewaan.

    Cara-cara lain yang bisa Sahabat lakukan untuk menghadapi fenomena ghosting, yaitu :

    • Cari tahu informasi dari orang-orang terdekat
    • Siapkan mental
    • Beri waktu untuk untuk menenangkan diri
    • Hargai diri sendiri

    Apa Dampak Ghosting Secara Psikologis?

    Karena ghosting, merupakan suatu hal yang tidak etis maka hal ini dapat berdampak besar pada pasangan yang ditinggalkan sehingga dapat mengalami beberapa hal berikut :

    • Merasa dirinya tidak berharga dan tidak berguna
    • Merasa kesepian dan sakit hati
    • Sedih berkepanjangan
    • Memikirkan hal secara berlebihan
    • Mengalami trauma dalam menjalin hubungan

    Ghosting Bukan Hanya dalam Urusan Asmara

    Ghosting kerap dikaitkan dengan hubungan asmara, namun sebenarnya perilaku ini bisa juga ditemukan dalam kondisi lain seperti dalam hubungan pertemanan, hubungan bisnis, atau bahkan saat wawancara kerja misalnya salah satu pihak baik HRD maupun kandidat yang tidak memberikan kejelasan mengenai proses perekrutan yang sudah dilakukan.

    Itulah mengenai ghosting yang cukup memberikan dampak psikologis pada salah satu pihak yang ditinggalkan. Sebaiknya hindari hal ini dan jika ingin melakukan pemutusan hubungan, dapat membicarakan secara baik-baik terlebih dahulu.

    Baca Juga: Rendahnya Penanganan Kesehatan Jiwa di Indonesia

    Apabila Sahabat Sehat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai ghosting atau ingin melakukan konsultasi khusus, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Riani A. Fakta-Fakta Psikologi tentang Ghosting, Tindakan yang Dituduhkan pada Kaesang Pangarep [Internet]. liputan6.com. 2021 [cited 15 March 2021]. Available from: https://www.liputan6.com/lifestyle/read/4501346/fakta-fakta-psikologi-tentang-ghosting-tindakan-yang-dituduhkan-pada-kaesang-pangarep
    2. Media K. Ghosting untuk Mengakhiri Hubungan Asmara? Psikolog Sebut Kurang Ajar Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 15 March 2021]. Available from: https://www.kompas.com/sains/read/2021/03/08/170300523/ghosting-untuk-mengakhiri-hubungan-asmara-psikolog-sebut-kurang-ajar?page=all
    3. Media K. Penjelasan Psikolog soal Ghosting: Penyebab hingga Cara “Move On” Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 15 March 2021]. Available from: https://www.kompas.com/tren/read/2021/03/08/072000365/penjelasan-psikolog-soal-ghosting-penyebab-hingga-cara-move-on?page=all
    4. Wibowo I. 6 Tips Menghindari Ghosting Agar Tidak Patah Hati [Internet]. Womantalk | Good lifestyle, relationship and pop culture for Women. 2021 [cited 15 March 2021]. Available from: https://womantalk.com/love/articles/tips-menghindari-ghosting-agar-tidak-patah-hati-D4gVe
    5. Ekawati Y. 5 Tips Hadapi Pelaku Ghosting Menurut Psikolog [Internet]. detikHealth. 2021 [cited 15 March 2021]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5484310/5-tips-hadapi-pelaku-ghosting-menurut-psikolog
    6. Apa Itu Ghosting, Sama Enggak dengan PHP? [Internet]. Solopos.com. 2021 [cited 15 March 2021]. Available from: https://www.solopos.com/apa-itu-ghosting-sama-enggak-dengan-php-1111182
    7. Times I, Kusumawati A. 5 Dampak yang Dirasakan Korban Ghosting, Bisa Menimbulkan Trauma [Internet]. IDN Times. 2021 [cited 15 March 2021]. Available from: https://www.idntimes.com/life/relationship/aisya-kusumawati-1/5-dampak-yang-dirasakan-korban-ghosting-bisa-menimbulkan-trauma-c1c2-1/5
    8. 5 Jenis Ghosting saat Rekrutmen Kerja, Apa Aja Sih? [Internet]. Urbanasia.com. 2021 [cited 15 March 2021]. Available from: https://www.urbanasia.com/5-jenis-ghosting-saat-rekrutmen-kerja-apa-aja-sih-U26790

     

    Read More
  • Masa pandemi Covid-19 sampai saat ini belum juga berakhir, akibatnya penularan dan jumlah kasus terinfeksi virus Covid-19 di Indonesia semakin banyak dan meluas. Sebagai upaya pencegahan yang dapat masyarakat lakukan selain menjaga kebersihan dan melakukan gaya hidup sehat, masyarakat perlu juga untuk mulai meningkatkan perlindungan kesehatannya. Pasalnya, setiap orang memiliki risiko terpapar virus corona ketika […]

    8 Tips Memilih Asuransi Kesehatan yang Tepat di Tengah Pandemi

    Masa pandemi Covid-19 sampai saat ini belum juga berakhir, akibatnya penularan dan jumlah kasus terinfeksi virus Covid-19 di Indonesia semakin banyak dan meluas.

    Sebagai upaya pencegahan yang dapat masyarakat lakukan selain menjaga kebersihan dan melakukan gaya hidup sehat, masyarakat perlu juga untuk mulai meningkatkan perlindungan kesehatannya.

    memilih asuransi kesehatan, tips memilih asuransi kesehatan

    Pasalnya, setiap orang memiliki risiko terpapar virus corona ketika melakukan aktivitas sehari-hari, sehingga masyarakat perlu memiliki proteksi dini dengan menggunakan produk asuransi.

    Baca Juga: Pentingnya Asuransi Kesehatan Keluarga Terbaik di Masa Pandemi

    Demi ikut membantu memberi perlindungan dari Covid-19, saat ini telah banyak produk asuransi kesehatan dari pemerintah maupun swasta yang dapat memberi jaminan perlindungan dari wabah pandemi virus Covid-19 ini.

    Memiliki asuransi kesehatan di situasi seperti ini merupakan hal yang bijaksana karena paparan Covid-19 bisa terjadi kapan saja, di mana saja, dan kepada siapa saja.

    Bergabung dengan dengan lembaga asuransi kesehatan juga dapat membantu kita untuk lebih terlindungi dan tidak begitu cemas dengan situasi sekarang ini.

    Mengutip dari laman agenasuransi.co.id, saat ini asuransi swasta masih sangat dibutuhkan di Indonesia karena produk asuransi swasta dapat bermanfaat untuk mendapatkan akses dari layanan langsung.

    Polis asuransi kesehatan juga dapat memberikan layanan yang lebih cepat dan nyaman untuk pasien, sehingga pasien akan lebih optimal dalam mendapatkan layanan kesehatan.

    Apabila Sahabat berminat untuk bergabung dengan asuransi kesehatan di saat pandemi Covid-19 seperti saat ini, berikut beberapa tips yang dapat Anda terapkan dalam memilih asuransi kesehatan, di antaranya:

    1. Ikut Asuransi Ketika Masih Sehat

    Jangan menunda-nunda untuk ikut polis asuransi ketika masih sehat. Kita harus sedini mungkin menyadari bahwa memiliki asuransi sangat penting dalam memberi perlindungan biaya kesehatan yang maksimal jika terjadi suatu musibah.

    Sehingga apabila Sahabat terinfeksi Covid-19, semua biaya pengobatan akan terjamin oleh asuransi kesehatan yang Anda miliki. Jangan sampai menyesal dikemudian hari karena Sahabat baru mengambil asuransi ketika sakit, karena akan merugi dan pengajuan klaim juga akan ditolak.

    2. Pahami Kebutuhan Sahabat dan Keluarga

    Sama halnya dengan masa pandemi seperti saat ini, alangkah baiknya jika Sahabat membeli produk asuransi kesehatan berdasarkan dengan kebutuhan bukan karena keinginan. Dengan memahami kebutuhan Anda dan keluarga, tentunya akan lebih mempermudah Sahabat dalam menemukan pilihan produk asuransi yang tepat ditengah masa pandemi seperti ini.

    Dengan begitu, Sahabat dapat mendapatkan manfaat optimal dari polis asuransi tersebut. Namun tetap perhatikan riwayat kesehatan anggota keluarga, apakah memiliki riwayat penyakit kritis atau tidak. Hal ini bertujuan untuk menentukan apa saja fasilitas dan jaminan perlindungan yang Anda butuhkan dari asuransi kesehatan

    3. Perhatikan Polis Asuransi dengan Teliti dan Detail

    Kebanyakan orang seringkali melewatkan membaca polis, padahal berdasarkan polis tersebut kita dapat mengetahui apa saja hak dan kewajiban kita sebagai nasabah.

    Dengan membaca secara detail, Sahabat akan tahu fasilitas apa saja yang akan diterima dari polis asuransi tersebut, seperti menjamin biaya pengobatan Covid-19 atau tidak. Jadi, sebaiknya Sahabat memilih asuransi kesehatan yang dapat memberi proteksi terhadap infeksi Covid-19 di tengah pandemi yang semakin meluas ini.

    4. Buat Perbandingan

    Saat ini, dengan banyaknya perusahaan yang menawarkan produk asuransi kesehatan, tentunya Anda memiliki bermacam pilihan yang dapat dipertimbangkan.

    Baca Juga: Gratis! Mahalnya Biaya Perawatan Covid-19 Ditanggung Pemerintah, Begini Cara Klaimnya

    Di era new normal ini, Sahabat secara tidak langsung diharuskan untuk memilih produk asuransi kesehatan terbaik. Caranya mudah, Sahabat cukup membuat daftar perbandingan produk asuransi kesehatan antara yang satu dengan yang lainnya.

    Tujuannya tentu saja agar Sahabar dapat dengan mudah membandingkan masing-masing produk asuransi yang ditawarkan secara lebih jelas, sehingga Sahabat dapat menemukan produk asuransi kesehatan terbaik yang sesuai dengan kebutuhan.

    5. Mencari Tahu Kredibilitas Perusahaan Asuransi

    Tips selanjutnya dalam memilih asuransi kesehatan di tengah pandemi adalah dengan mempelajari kredibilitas perusahaan asuransi tersebut terlebih dahulu sebelum mangambil keputusan.

    Hal ini wajib Sahabat lakukan agar terhindar dari segala kerugian yang mungkin saja terjadi di kemudian hari. Oleh sebab itu, pastikan Sahabat dapat memilih produk asuransi kesehatan dengan kredibilitas dan track record yang baik.

    6. Memilih Produk Asuransi Kesehatan dengan Jaringan Rumah Sakit yang Luas

    Memastikan suatu produk asuransi kesehatan dapat berlaku pada jaringan rumah sakit yang luas juga dapat memberi keuntungan yang optimal bagi kebutuhan Sahabat.

    Jadi, jangan sampai tertipu dalam memilih asuransi kesehatan yang menawarkan banyak perlindungan penyakit, namun ternyata jaringan rumah sakitnya dalam lingkup yang terbatas

    7. Fleksibel dalam Menentukan Premi dan Manfaat

    Tips berikutnya dalam memilih asuransi kesehatan adalah dengan mengamati fleksibilitas yang ditawakan. Pilih produk asuransi kesehatan yang memberi Anda peluang untuk dapat mengubah premi atau manfaat secara fleksibel. Hal ini guna memudahkan Sahabar untuk menyesuaikan rencana keuangan di masa yang akan datang.

    8. Proses Klaim yang Mudah

    Tips yang terakhir adalah amatilah sistem pembayaran klaimnya. Produk asuransi kesehatan yang baik bukan hanya memberikan perlndungan bagi resiko penyakit, tetapi juga mempermudah proses klaim agar bisa merealisasikan manfaat dari perlindungan dengan cepat.

    Prosedur klaim yang sederhana dan tidak bertele-tele dapat menghemat waktu dan mengurangi beban pikiran Anda jika terjadi suatu hal yang tidak diinginkan di kemudian hari.

    Mulailah sayangi dan lindungi diri Sahabat dan keluarga dari infeksi Covid-19. Jangan menganggap remeh virus corona ini, karena infeksi ini tidak hanya menganggu kesehatan tetapi juga dapat menyebabkan kematian.

    Selalu jaga kebersihan diri Anda, lakukan pola hidup sehat dan tetap selalu patuhi protokol kesehatan. Selain itu, Sahabat  dapat memberi perlindungan diri dengan menggunakan produk asuransi kesehatan yang terpercaya.

    Demikian informasi mengenai beberapa tips dalam memilih asuransi kesehatan di tengah pandemi yang dapat sahabat jadi acuan dalam membeli prosuk asuransi kesehatan.

    Baca Juga: Bikin Salah Paham! Berikut 10 Penyakit yang Tidak Ditanggung Asuransi Kesehatan

    Melihat dari banyaknya keuntungan yang akan Sahabat dapatkan, seperti pemeriksaan Covid-19 dan vaksinasi Covid-19, yuk mulai daftarkan diri dan keluarga melalui asuransi yang disediakan oleh Prosehat. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi:

    1. Mediatama, G., 2021. Tips memilih produk asuransi yang beri perlindungan risiko Covid-19 – Page 1. [online] kontan.co.id. Available at: <https://keuangan.kontan.co.id/news/tips-memilih-produk-asuransi-yang-beri-perlindungan-risiko-covid-19?page=1> [Accessed 10 March 2021].
    2. com. 2021. Tips Pilih Asuransi Covid-19, Perhatikan Tiga Hal Penting Ini! | Finansial – Bisnis.com. [online] Available at: <https://finansial.bisnis.com/read/20201013/55/1304614/tips-pilih-asuransi-covid-19-perhatikan-tiga-hal-penting-ini> [Accessed 10 March 2021].
    3. com. 2021. Tips Memilih Asuransi di Masa Pandemi Covid-19. [online] Available at: <https://www.beritasatu.com/kesehatan/695961/tips-memilih-asuransi-di-masa-pandemi-covid19> [Accessed 10 March 2021].
    4. co.id. 2021. [online] Available at: <https://www.zurich.co.id/id-id/blog/articles/2020/11/tips-memilih-asuransi-kesehatan-yang-tepat-di-tengah-pandemi> [Accessed 10 March 2021].

     

     

    Read More
  • Asuransi kesehatan sebenarnya sangat diperlukan oleh kita. Dengan mendaftarkan diri pada suatu produk asuransi kesehatan, kita akan mendapatkan perlindungan dini dari risiko yang berhubungan dengan kesehatan apabila terjadi suatu musibah di kemudian hari. Baca Juga: Pentingnya Asuransi Kesehatan Keluarga Terbaik di Masa Pandemi Asuransi kesehatan dapat membantu kita bila mengalami sakit dan harus dirawat inap, […]

    Bikin Salah Paham! Berikut 10 Jenis Penyakit yang Tidak Ditanggung Asuransi Kesehatan

    Asuransi kesehatan sebenarnya sangat diperlukan oleh kita. Dengan mendaftarkan diri pada suatu produk asuransi kesehatan, kita akan mendapatkan perlindungan dini dari risiko yang berhubungan dengan kesehatan apabila terjadi suatu musibah di kemudian hari.

    penyakit yang tidak ditanggung asuransi kesehatan

    Baca Juga: Pentingnya Asuransi Kesehatan Keluarga Terbaik di Masa Pandemi

    Asuransi kesehatan dapat membantu kita bila mengalami sakit dan harus dirawat inap, dengan memberikan dana darurat untuk menjamin biaya rawat inap tersebut.

    Karena mahalnya biaya kesehatan dari waktu ke waktu maka dengan memiliki asuransi kesehatan setidaknya kita mempunyai dana darurat sebagai pegangan. Asuransi kesehatan juga memberikan jaminan yang bermacam-macam, misalnya seperti biaya rawat inap, rawat jalan, obat-obatan, tes laboratorium, hingga tindakan medis lainnya.

    Meskipun asuansi kesehatan menawarkan jaminan seperti yang tertera diatas,  sebenarnya tidak semua penyakit dapat dilindungi oleh asuransi kesehatan. Biasanya penyakit yang dikecualikan atau di luar tanggung jawab asuransi adalah penyakit yang bersifat kritis, bawaan, atau penyakit yang sudah diderita sebelum bergabung dengan asuransi kesehatan.

    Penyakit yang Tidak Ditanggung Asuransi Kesehatan

    Manfaat dari asuransi kesehatan pada dasarnya memang memberi perlindungan dan pelayanan kesehatan bagi anggotanya. Namun bukan berarti semua penyakit dapat ditanggung oleh perusahaan asuransi tersebut.

    Untuk itu, sebaiknya Sahabat memilih produk asuransi kesehatan yang sesuai dan dianjurkan untuk mengambil manfaat tambahan meskipun harus membayar premi lebih. Untuk lebih jelasnya, simak daftar penyakit berikut ini yang tidak ditanggung oleh asuransi kesehatan.

    1. Penyakit Bawaan

    Penyakit pertama yang tidak dapat ditanggung oleh asuransi kesehatan adalah penyakit bawaan, yaitu penyakit yang telah diderita tertanggung akibat penyakit keturunan, cacat tubuh atau kelainan yang dialami tubuh sejak lama. Misalnya seperti asma, hernia, sakit mental, berkebutuhan khusus, dan sebagainya.

    Meskipun jika ada asuransi kesehatan yang dapat menanggung biaya perawatan penyakit bawaan, biasanya asuransi ini mempunyai masa tunggu. Sehingga, tertanggung setidaknya harus menunggu selama dua tahun sebelum bisa mengajukan klaim untuk penyakit bawaan.

    2. Penyakit Langka

    Perusahaan asuransi pada dasarnya tidak menjamin penyakit langka untuk diberi jaminan, seperti yang kasusnya sangat jarang ditemukan di dunia.

    Misalnya seperti kelainan otot, ataupun penyakit genetik yang diderita sejak lahir, penyakit neurologis yang menyebabkan terganggunya perkembangan otak bayi, penyakit radang yang mengkabitkan komplikasi pada jantung, dan sebagainya.

    3. Penyakit Kritis

    Penyakit selanjutnya yang tidak dijamin asuransi ialah penyakit kritis yang mematikan. Hal ini dikarenakan biaya perawatan untuk penyakit kritis sangat mahal dan harus melakukan tindakan secara intensif. Adapun jenis-jenis penyakit kritis yang tidak ditanggung perusahaan asuransi kesehatan misalnya gagal ginjal, paru-paru, kanker, penyakit jantung, diabetes, dan sebagainya.

    Baca Juga: Cara Penderita Penyakit Ginjal Menghadapi Covid-19

    Meskipun begitu, ada pula beberapa perusahaan asuransi kesehatan yang dapat menanggung penyakit-penyakit tersebut. Untuk itu, Sahabat sangat dianjurkan untuk memilih perusahaan asuransi kesehatan yang khusus menanggung penyakit kritis.

    Sehingga Sahabat akan mendapatkan manfaat dari pengobatan penyakit-penyakit mematikan tersebut hingga disediakan santunan yang lebih besar dibandingkan dengan santunan penyakit kritis yang ada di asuransi kesehatan pada umumnya.

    4. Penyakit Kritis Stadium Awal

    Meskipun beberapa perusahaan asuransi kesehatan ada yang memasukan penyakit kritis, namun hanya penyakit kritis stadium akhir yang dapat ditanggung biaya pengobatannya.

    Sedangkan penyakit kritis pada tahap stadium awal tidak dapat di-cover oleh asuransi kesehatan. Untuk menghindari kesalahpahaman maupun kerugian, Sahabat harus memahami setiap detail manfaat dan ketentuan yang tertulis dalam polis asuransi. Jadi, jangan sampai terkecoh di kemudian hari.

    5. Penyakit Psikologis

    Sama halnya dengan penyakit yang disebutkan diatas, penyakit terkait gangguan psikologis juga termasuk dalam daftar penyakit yang tidak ditanggung asuransi kesehatan. Sehingga calon nasabah yang menginginkan adanya perlindungan untuk penyakit psikologis disarankan untuk cermat dalam memilih produk asuransi kesehatan yang memang menjamin biaya pengobatan penyakit psikologis.

    Baca Juga: Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Pandemi

    6. Penyakit yang Disebabkan Wabah atau Bencana

    Penyakit akibat wabah atau bencana tidak dapat ditanggung oleh asuransi kesehatan karena penyakit seperti ini dapat menyebar dengan cepat dibeberapa daerah, terutama di daerah dengan lingkungan yang padat penduduk. Sehingga jumlah penderitanya sangat banyak dan akan menyulitkan atau merugikan perusahaan asuransi kesehatan yang menanggung.

    Beberapa contoh penyakit wabah atau bencana yang sering ditemui misalnya seperti ebola, kolera, polio, flu burung, malaria, dan sebagainya. Seperti yang terjadi pada saat ini, dunia sedang digemparkan oleh pandemi virus corona. Hanya beberapa perusahaan asuransi yang kini sudah mulai menawarkan perlindungan kepada penderita Covid-19, meskipun penyakit ini merupakan penyakit wabah.

    7. Penyakit yang Diderita Sebelum Memiliki Asuransi (Pre-exiting Condition)

    Pada kasus seperti ini, ada baiknya Sahabat melakukan medical check-up terlebih dahulu sebelum membeli asuransi kesehatan. Sehingga apabila Sahabar telah menderita penyakit tertentu sebelum mendaftar asuransi, penyakit itu akan dimasukkan ke daftar penyakit yang tidak ditanggung oleh asuransi.

    Meskipun demikian, masih ada pula beberapa produk asuransi yang tidak mengharuskan calon nasabahnya untuk pemeriksaan kesehatan secara keseluruhan sebelum bergabung. Semua ketentuan tergantung pada ketelitian Anda saat mengajukan polis asuransi.

    8. Pengecekan dan Perawatan Kehamilan

    Segala jenis perawatan sebelum hingga setelah kehamilan yang berkaitan dengan keluhan kandungan, termasuk biaya melahirkan, biasanya tidak dapat dijamin oleh asuransi kesehatan.

    Sama halnya dengan perawatan anak pasca-kelahiran, misalnya seperti imunisasi bayi atau pemeriksaan kesehatan ibu dan bayi pasca kelahiran, yang tidak termasuk dalam tanggungan asuransi.

    Produk Terkait: Ibu Hamil dan Menyusui

    Hal ini dikarekan melahirkan bukanlah sebuah penyakit, melainkan suatu kondisi yang lazim dan lumrah dialami oleh seorang wanita, yang dapat dicegah dan direncanakan.

    9. HIV/AIDS

    Penderita HIV/AIDS memiliki imunitas tubuh yang sangat lemah, sehingga sangat mudah sekali terserang penyakit. Oleh sebab itu, perusahaan asuransi pada umumnya tidak memasukkan HIV/AIDS dalam daftar penyakit yang dapat ditanggung oleh asuransi.

    Selain itu, HIV/AIDS juga dianggap sebagai penyakit yang diakibatkan oleh faktor kesengajaan dari penyalahgunaan narkoba maupun akibat prilaku seks bebas.

    10. Penyakit yang Dikecualikan

    Terakhir, penyakit  yang tidak ditanggung asuransi kesehatan adalah penyakit yang sejak awal memang telah dikecualikan oleh pihak asuransi kesehatan. Misalnya seperti transplantasi organ, cuci darah, biaya perawatan diet, pemeriksaan gigi berkala, biaya pengobatan alternatif, dan sebagainya.

    Setiap asuransi kesehatan memang memiliki ketentuan tersendiri pada polis asuransinya yang tentu saja berbeda-beda satu dengan yang lainnya, demikian pula dengan daftar penyakit yang dapat ditanggung oleh asuransi kesehatan.

    Baca Juga: Kenali dengan Baik Asuransi Kesehatan Syariah

    Oleh sebab itu, sahabat perlu pelajari lagi dengan teliti manfaat dari polis yang ditawarkan sebelum memutuskan untuk membeli asuransi.

    Jadi, yuk, jangan ada lagi keraguan dan segera daftarkan diri Sahabat dan keluarga pada asuransi kesehatan yang disediakan oleh Prosehat, karena dengan bergabung, Sahabar akan mendapatkan manfaat dan fasilitas lebih berupa pemeriksaan Covid-19 dan vaksinasi Covid-19. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. co.id. 2021. Agar Tak Salah Paham, Kenali Jenis-jenis Penyakit yang Umumnya Tidak Dilindungi Asuransi Kesehatan | Asuransi Kesehatan dan Jiwa Cigna Indonesia. [online] Available at: <https://www.cigna.co.id/health-wellness/penyakit-yang-umumnya-tidak-dilindungi-asuransi-kesehatan> [Accessed 11 March 2021].
    2. Utama, H. and Kesehatan, D., 2021. Daftar Penyakit yang Tidak Dicover Asuransi Kesehatan. [online] @CekAja. Available at: <https://www.cekaja.com/info/penyakit-yang-tidak-dicover-asuransi> [Accessed 11 March 2021].
    3. Generali Indonesia. 2021. Penyakit Yang Tidak Dicover Asuransi yang Perlu Diketahui untuk Memaksimalkan Manfaat Asuransi Kesehatan Kamu. [online] Available at: <https://www.generali.co.id/id/healthyliving/detail/410/penyakit-yang-tidak-dicover-asuransi-yang-perlu-diketahui-untuk-memaksimalkan-manfaat-asuransi-kesehatan-kamu> [Accessed 11 March 2021].
    4. Perdana, F., 2021. 5 Penyakit yang Biasanya Tidak Dibiayai Asuransi, Cobalah dengan BPJS. [online] POPMAMA.com. Available at: <https://www.popmama.com/life/health/fajar-perdana/penyakit-yang-tidak-dibiayai-asuransi-cobalah-dengan-bpjs/5> [Accessed 11 March 2021].

     

     

    Read More
  • Setiap orang tentunya menginginkan kesuksesan dalam segala bidang termasuk juga Sahabat Sehat. Namun untuk menggapai kesuksesan itu, seringkali Sahabat dihinggapi perasaan tidak yakin akan kemampuan diri sendiri dalam mencapai tujuan yang diinginkan. Hal inilah yang disebut dengan mental block atau hambatan mental. Baca Juga: 7 Tips Wanita Sukses Biar Kamu Makin Sukses Kondisi ini terjadi dari […]

    Mengenal Mental Block, Mulai dari Gejala hingga Terapi Khusus untuk Mengatasinya

    Setiap orang tentunya menginginkan kesuksesan dalam segala bidang termasuk juga Sahabat Sehat. Namun untuk menggapai kesuksesan itu, seringkali Sahabat dihinggapi perasaan tidak yakin akan kemampuan diri sendiri dalam mencapai tujuan yang diinginkan. Hal inilah yang disebut dengan mental block atau hambatan mental.

    mental block, blok mental, hambatan mental

    Baca Juga: 7 Tips Wanita Sukses Biar Kamu Makin Sukses

    Kondisi ini terjadi dari pikiran bawah sadar yang kemudian ditransfer ke pikiran sadar atau realita. Hal ini tentunya harus diatasi sebab, jika tidak Sahabat akan kesulitan mendapatkan tujuan yang diinginkan karena terus-menerus didominasi oleh pikiran bawah sadar.

    Kondisi seperti ini adalah kondisi yang umum dialami semua orang dan segala usia seperti pelajar, mahasiswa, dan pekerja. Mereka mengalaminya saat sedang akan mengerjakan suatu hal namun terhambat oleh kehilangan ide dan tidak dapat berpikir jernih yang bisa mengakibatkan stres.

    Apa Saja Gejalanya?

    Dalam beberapa hal, blok mental biasanya ditandai dengan gejala sebagai berikut:

    • Tidak bergairah atau kehilangan energi
    • Sensitif serta mudah tersinggung
    • Selalu merasa tegang
    • Emosi yang meluap-luap atau berlebihan
    • Merasakan tekanan psikologis
    • Mengalami ketakutan terhadap kesuksesan dan kegagalan
    • Sering menunda suatu hal terutama berkaitan dengan pekerjaan
    • Tidak percaya diri dan mudah merubah keputusan.
    • Dihinggapi perasaan tidak berharga, tidak mampu, dan tidak berdaya
    • Malas, khawatir, ragu akan kemampuan, dan cemas berlebihan
    • Perfeksionis

    Hal Apa Saja Penyebabnya?

    Banyak sekali hal yang menyebabkan mental block, misalnya :

    • Efek samping berbagai jenis obat
    • Kekurangan vitamin B12
    • Kurang tidur
    • Kelelahan mental atau decision fatigue, yaitu kelelahan mental karena terlalu banyak membuat keputusan
    • Kekacauan (clutter)akibat lingkungan yang berantakan atau kacau sehingga meningkatkan kadar kortisol (hormon stres) dan menyebabkan kecemasan
    • Sering menunda-nunda tugas penting juga menyebabkan stres dan kecemasan hingga dapat mempersulit memulai atau melanjutkan pekerjaan

    Apakah Mental Block Ada Jenisnya?

    Ada. Terdapat 7 jenis untuk kondisi kesehatan mental ini, yaitu:

    Keraguan diri

    Hal yang dirasakan adalah anggapan bahwa apa yang dilakukan hanya mempunyai nilai yang kecil meskipun dilakukan dengan usaha-usaha yang sangat keras.

    Keraguan

    Yaitu, muncul anggapan dari diri sendiri bahwa keberhasilan dan kegagalan berasal dari banyaknya nilai yang ada dalam keputusan yang dibuat.

    Pola Pikir Tetap

    Hal yang dilakukan di masa lalu membatasi hal yang dapat dilakukan di masa depan.

    Perbandingan

    Anggapan yang muncul dengan merasa tidak ada begitu banyak peluang untuk bisa meraih tujuan dan kesuksesan yang ada.

    Ketidakpastian

    Sahabat mudah membuat keputusan namun menyadari bahwa tidak dapat menemukan cara untuk melaksanakannya.

    Bagaimana Cara Mengatasinya?

    Untuk mengatasi mental block , Sahabat dapat melakukan beberapa cara berikut:

    Buat Skala Prioritas

    Hal yang paling bisa Sahabat lakukan adalah mengerjakan hal yang mudah dan sudah dikuasai. Mengerjakan hal yang mudah akan meringankan pikiran sehingga bisa lebih tenang dan cepat menyelesaikannya.

    Tenangkan Diri dan Pikiran

    Menenangkan diri dan pikiran juga diperlukan ketika Sahabat mengalami kekalutan pikiran yang berakibat ide akan hilang, dan akibatnya Sahabat semakin stres.

    Baca Juga: 8 Cara Mengatasi Stres Kerja yang Perlu Kamu Lakukan

    Karena itu, perlahan tenangkan diri dengan menarik nafas dalam-dalam lalu hembuskan perlahan kemudian berikan stimulasi pada pikiran bahwa Sahabat bisa melakukan pekerjaan dengan baik.

    Apabila dirasa cukup tenang, mulailah kerja secara perlahan, dan kerjakanlah hal yang lebih mudah terlebih dahulu.

    Mencari Suasana yang Baru

    Mencari suasana baru seperti mengganti suasana lingkungan, untuk menghasilkan ide-ide baru akibat terlalu lama berada di dalam ruangan yang sama. Dengan adanya hal tersebut, otak menjadi lebih segar sehingga siap menerima gagasan baru.

    Freewriting

    Freewriting atau menulis bebas bisa Sahabat lakukan apabila mengalami mental block. Caranya adalah siapkan kertas atau menulis di komputer lalu tulislah apapun yang ada di pikiran. Hal ini dapat membantu Sahabat menemukan ide baru dari tulisan tersebut.

    Selain itu, cara ini membantu menata kembali ide yang hilang. Tuliskanlah hal apa saja yang berhubungan dengan pekerjaan. Lakukanlah sekitar 10-15 menit.

    Diskusi dengan Teman

    Mengajak teman berdiskusi merupakan cara yang juga tepat untuk mengatasi mental block mengenai masalah yang dihadapi.

    Kemudian mintalah teman untuk memberikan pendapat. Dari pendapat tersebut, olahlah kembali sebab ide tersembunyi bisa saja muncul dari hasil diskusi tersebut.

    Adakah Terapi Khusus untuk Menanganinya?

    Teknik emotional freedom therapy, yaitu sebuah teknik yang dikembangkan oleh Gary Craig di Amerika Serikat dipercaya dapat mengatasi masalah yang berhubungan dengan emosi negatif, dan fokus pada menekan beberapa titik pada tubuh agar energi mengalir dengan baik ke seluruh tubuh.

    Baca Juga: Seperti Apa dan Bagaimana Pertolongan Pertama Gangguan Kesehatan Jiwa

    Mental block selanjutnya menjadi lemah dan emosi negatif yang berhubungan dengan kejadian traumatis diganti dengan energi positif sehingga penderitanya tidak akan terpengaruh lagi jika mengingat hal-hal yang bersifat traumatis.

    Bagaimana Cara Melakukannya?

    • Pikirkan masalah yang sedang dihadapi lalu catat semua emosi negatif, misalnya perasaan kecewa dan sakit hati karena belum lolos wawancara kerja, merasa benci dengan seseorang, dan sebagainya
    • Rasakan kembali emosi negatif, boleh menutup mata lalu bayangkan kembali dengan membuat skala 0-10. Skala 0 berarti emosi sangat rendah sedangkan skala 10 berarti emosi sangat mengganggu
    • Bayangkan dan rasakan kembali semua emosi negatif yang selama ini telah mengganggukualitas hidup. Niatkan untuk melepaskan semua emosi negatif, dan gantikan semua emosi negatif dengan menuliskan minimal 5 hal positif, serta bayangkan dan rasakan hal-hal positif sudah terjadi di dalam hidupmu.
    • Bacalah sugesti positif sebanyak 3 kali sambil menekan bagian tengah dada
    • Mulailah dengan menekan bagian tangan pada bagian di bawah jari kelingking kemudian ucapkan berkali-kali sugesti yang telah dibuat sebelumnya. Tekan tujuh kali sambil mengucapkan sugesti positif berulang-ulang.

    Adakah Efek Sampingnya?

    Sejauh ini belum ada penjelasan lebih lanjut apakah terapi khusus tersebut ada atau tidak efek sampingnya.

    Para ahli mengungkapkan teknik ini aman dilakukan karena bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja serta tanpa alat sehingga praktis dan mudah dilakukan.

    Baca Juga: Inilah Gejala Kesehatan Mental yang Sering Sahabat Anggap Remeh

    Itulah mengenai mental block serta bagaimana caranya mengatasi dengan terapi khusus. Kondisi ini memang perlu diatasi karena jika dibiarkan akan menghambat potensi yang Sahabat miliki untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

    Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai mental block, dan butuh konsultasi khusus, silakan hubungi hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Times I, Sofia A. Mengenal Mental Block yang Bisa Menghambat Kesuksesan [Internet]. IDN Times. 2021 [cited 12 March 2021]. Available from: https://www.idntimes.com/health/fitness/aya-sofia/mengenal-mental-block-yang-bisa-menghambat-kesuksesan-c1c2/5
    2. Mediatama G. Apa itu mental block? Pengertian dan 5 cara mengatasinya [Internet]. PT. Kontan Grahanusa Mediatama. 2021 [cited 12 March 2021]. Available from: https://lifestyle.kontan.co.id/news/apa-itu-mental-block-pengertian-dan-5-cara-mengatasinya?page=all
    3. Mental Block: Definisi, Penyebab, dan Cara Mengatasinya – Glints Blog [Internet]. Glints Blog. 2021 [cited 12 March 2021]. Available from: https://glints.com/id/lowongan/mental-block/#.YEq-7bgzbIV
    Read More
  • Di masa pandemi pemakaian masker menjadi sebuah keharusan karena berfungsi untuk mencegah penularan Covid-19 secara optimal. Dalam perkembangannya, seringkali masyarakat menggunakan masker dua lapis (double). Baca Juga: Kalung Tali Masker di Masa Pandemi Corona, Adakah Manfaatnya? Pemakaian masker berlapis (double) itu untuk melindungi diri dari paparan virus secara efektif. Demikian berdasarkan penelitian terbaru. Seperti dilansir dari CNBC […]

    Tepat dan Efektifkah Masker Berlapis (Double) untuk Menangkal Covid-19?

    Di masa pandemi pemakaian masker menjadi sebuah keharusan karena berfungsi untuk mencegah penularan Covid-19 secara optimal. Dalam perkembangannya, seringkali masyarakat menggunakan masker dua lapis (double).

    masker double

    Baca Juga: Kalung Tali Masker di Masa Pandemi Corona, Adakah Manfaatnya?

    Pemakaian masker berlapis (double) itu untuk melindungi diri dari paparan virus secara efektif. Demikian berdasarkan penelitian terbaru. Seperti dilansir dari CNBC Indonesia, penelitian menyebutkan bahwa penggunaan dua masker, yakni masker medis dengan masker kain rupanya menawarkan perlindungan yang jauh lebih baik.

    Produk Terkait: Jual Masker Medis

    Penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa penggunaan masker satu lapis ternyata tidak terlalu efektif dalam memblokir aerosol. Sedangkan masker kain dengan 2-3 lapis hanya melindungi sebagian, dengan kisaran efektivitas 50% hingga 60%. Sementara masker bedah hanya memberi perlindungan efektif sekitar 50% dari percikan aerosol, serta 60-70% efektif melindungi dari percikan air liur orang lain.

    Apakah Benar Memakai Masker Berlapis (Double) Efektif Melindungi Diri Dari Covid-19?

    Satuan gugus tugas Covid-19 melalui juru bicara Profesor Wiku Adisasmito mengungkapkan bahwa pemakaian masker berlapis (double) sebenarnya sangat tidak disarankan karena hal tersebut mengganggu fungsi masker.

    Ia menerangkan jika pemakaian dua masker sekaligus tidak akan meningkatkan kemampuan filtrasi masker apalagi jika mulut dan hidung tidak tertutup dengan baik.

    Baca Juga: Aturan Baru Penggunaan Masker di DKI Jakarta, Harus Bedah dan Kain

    Hal serupa diungkapkan oleh Linsey Marr dari Virginia Tech. Profesor Teknik Sipil dan Lingkungan menyebut sebaiknya bukan jumlah maskernya yang ditambah tetapi lapisannya. Penggunaan masker berlapis (double) dapat mengganggu jalannya pernapasan dalam tubuh. Sementara penambahan lapisan pada masker, disebut akan meningkatkan penyaringan partikel virus menjadi 75%.

    Ahli Sebut Pemakaian Masker yang Tepat Lebih Melindungi Dari Virus

    Matt Binnicker, Presiden Pan American Society for Clinical Virology seperti dilansir CNN Indonesia menyebut bahwa pemakaian masker yang tepat lebih efektif dalam melindungi diri dari virus.

    Pemakaian masker yang efektif adalah dengan menggunakan masker secara konsisten menutupi hidung dan mulut setiap kali berada di luar rumah terutama di lingkungan yang berisiko tinggi. Hal senada juga diungkapkan oleh Josh Schiffer, profesor dari Fred Hutchinson Cancer Research Center.

    Baca Juga: Pemerintah Meminta Masyarakat Menggunakan Masker N95 Saat di Rumah Sakit

    Saat berada di luar rumah dan di lingkungan berisiko tinggi, ia merekomendasikan penggunaan masker N95 yang dinilai lebih efektif dalam menangkal virus. Tentunya lebih baik masker tersebut diperbanyak lapisannya bukan jumlahnya seperti yang dianjurkan Centers for Disease Control and Prevention (CDC).

    Tips Pemakaian

    Meskipun dalam beberapa hal terdapat pertentangan dari para ahli, pemakaian masker berlapis (double) untuk meningkatkan fungsi dapat dilakukan asalkan pemakaiannya adalah dengan masker medis atau masker bedah pada lapisan pertama barulah pada lapisan kedua dengan masker kain.

    Pemakaian masker yang benar dan konsisten, dipercaya dapat melindungi diri dari virus dengan lebih baik daripada menambah jumlah lapisan masker yang dapat berdampak buruk pada pernapasan.

    Baca Juga: Jangan Sepelekan Masker dan Tips Nyaman Memakainya

    Itulah Sahabat Sehat, mengenai penggunaan masker berlapis (double) yang sebenarnya tidak begitu efektif atau dianjurkan dalam melindungi diri dari virus. Sahabat disarankan tetap memakai masker yang benar dan sesuai anjuran medis.

    Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai masker dan produk-produk kesehatan yang berkaitan, silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Pinandhita V. Masker Medis Tidak Boleh Didobel! Ini Penjelasan Satgas COVID-19 [Internet]. detikHealth. 2021 [cited 10 March 2021]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5392351/masker-medis-tidak-boleh-didobel-ini-penjelasan-satgas-covid-19
    2. Arbar T. Apa Benar Masker Double Ampuh Tangkal Covid-19? [Internet]. lifestyle. 2021 [cited 10 March 2021]. Available from: https://www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20210210145723-33-222472/apa-benar-masker-double-ampuh-tangkal-covid-19
    3. Ahli Sebut Bermasker Tepat Lebih Efektif dari Double Masker [Internet]. CNNIndonesia.com. 2021 [cited 10 March 2021]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20210210135059-255-604714/ahli-sebut-bermasker-tepat-lebih-efektif-dari-double-masker
    Read More
Chat Asisten ProSehat aja