Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Author Archive for: irfan.seo@tanyadok.com

Irfan

About Irfan

Showing 141–150 of 435 results

  • Diabetes bukanlah suatu penghalang untuk seseorang bergerak aktif termasuk berolahraga. Justru penderita diabetes tipe 2 perlu aktif secara fisik dan menurunkan berat badan yang berlebih agar diabetes Sahabat terkontrol. Baca Juga: 5 Tanda Gejala Diabetes atau Kencing Manis Sebelum mulai berolahraga, ada baiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter, karena perencanaan olahraga sama pentingnya dengan perencanaan […]

    Pentingnya Olahraga Bagi Penderita Diabetes Tipe 2

    Diabetes bukanlah suatu penghalang untuk seseorang bergerak aktif termasuk berolahraga. Justru penderita diabetes tipe 2 perlu aktif secara fisik dan menurunkan berat badan yang berlebih agar diabetes Sahabat terkontrol.

    Baca Juga: 5 Tanda Gejala Diabetes atau Kencing Manis

    Sebelum mulai berolahraga, ada baiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter, karena perencanaan olahraga sama pentingnya dengan perencanaan makanan, kontrol gula darah, dan pengobatan diabetes.¹

    olahraga bagi penderita diabetes tipe 2

    Produk Terkait: Cek Lab

    Apa peran olahraga untuk penderita diabetes?

    Saat Sahabat berolahraga, akan terjadi peningkatan sensitivitas tubuh terhadap hormon insulin. Hormon tersebut merupakan hormon yang membuat gula dalam darah dapat masuk ke dalam sel, sehingga gula tersebut dapat digunakan sebagai energi.

    Selain itu, penderita diabetes  perlu mengetahui cara mengontrol tekanan darah dan kolesterol karena kedua hal tersebut juga perlu dijaga agar tubuh Sahabat tetap sehat.² Olahraga dapat membantu mengontrol hal-hal tersebut. Beberapa manfaat utama dari olahraga adalah sebagai berikut:

    • Meningkatkan sensitivitas insulin dan membantu menjaga gula darah dalam kisaran target³
    • Membantu menurunkan berat badan yang berlebih.³
    • Meningkatkan sirkulasi darah.³
    • Menurunkan tekanan darah.³
    • Mengurangi risiko stroke dan serangan jantung
    • Mengurangi perasaan stres, depresi, dan gelisah.³

    Olahraga apa yang direkomendasikan untuk penderita diabetes tipe 2?

    Untuk pilihan olahraga sebenarnya mudah, pilihlah olahraga yang Sahabat nikmati. Tentu akan lebih mudah menjalankan suatu aktivitas jika Sahabat menggemarinya, dan lebih baik lagi untuk membuat olahraga sebagai komitmen seumur hidup.6

    Olahraga dapat berupa berjalan di taman, bersepeda atau sepeda statis, dan berenang.6
    Mulailah olahraga tersebut dengan intensitas yang rendah dan perlahan-lahan ditingkatkan.² Sebagai contoh, berjalan selama 30-45 menit setiap harinya baik untuk kesehatan.

    Namun jika belum terbiasa, Sahabat dapat mulai dengan berjalan selama 5-10 menit per hari, lalu ditingkatkan hingga mencapai sasaran. Pastikan untuk melakukan pemanasan dan pendinginan sebelum dan setelah olahraga.

    Baca Juga: 3 Jenis Olahraga dan Jumlah Kalori yang Dibakar

    Untuk sasaran idealnya diperlukan olahraga aerobik selama 150 menit dengan intensitas sedang atau 75 menit dengan intensitas berat setiap minggunya. Tambahkan juga olahraga penguatan otot atau latihan resistensi setidaknya 2 kali seminggu.6,7,8

    Ikuti checklist ini sebelum mulai berolahraga jika Sahabat penderita diabetes:

    • Berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.2
    • Minum air secukupnya sebelum, selama, dan setelah berolahraga.2
    • Menggunakan sepatu dan kaos kaki selama berolahraga.2
    • Melakukan pemanasan dan pendinginan.2
    • Berolahraga di sekitar waktu yang sama setiap hari.2
    • Menunggu 30-60 menit setelah makan.2
    • Hindari berolahraga sebelum tidur.2

    Checklist tersebut penting untuk Anda yang menderita diabetes, karena orang yang menderita diabetes memiliki beberapa risiko, salah satunya adalah hipoglikemia. Hipoglikemia merupakan keadaan kadar gula darah tubuh kurang dari 70 mg/dL.

    Kondisi ini dapat mengakibatkan kebingungan, gangguan pandangan, gelisah, berdebar-debar, berkeringat, hingga kehilangan kesadaran.12

    Keadaan hipoglikemia dapat berupa ringan hingga berbahaya, namun dapat diatasi. Jika merasakan tanda dan gejala tersebut, segera hentikan aktivitas dan periksa gula darah Sahabat.

    Sahabat dapat mengonsumsi glukosa atau karbohidrat sederhana berupa 1 sendok makan gula, 5-6 buah permen, 1 sendok makan madu, atau setengah cangkir jus/soda.

    Produk Terkait: Jual Tropicana Slim Sweetener 

    Pada beberapa kasus hipoglikemia yang berat, penanganan berbeda dan perlu diberikan secepatnya. Dalam hal ini, perawat akan memberikan infus melalui pembuluh darah yang berisi glukosa.13

    Berolahraga memiliki berbagai manfaat bagi Sahabat yang menderita diabetes, namun konsultasi dahulu ke dokter untuk hal tersebut. Selain itu, Sahabat perlu waspada mengenai hipoglikemia dan cara mengatasinya. Apabila Sahabat menggunakan insulin, bawalah ID medis setiap saat.

    Baca Juga: Mengapa Suntik Insulin Penting Bagi Diabetasi Tipe 2?

    ID medis penting karena terdapat status kesehatan Anda mengenai informasi penyakit yang Sahabat derita termasuk alergi.14,15

    Apabila Sahabat perlu informasi lebih lanjut mengenai diabetes dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    MAT-ID-2100215-V1.0 (02/2021

    REFERENSI

    1. Diabetes Tipe 2, 2020. [online] Tersedia di: <http://www.diabetes.ucsf.edu/clinical-care-education/about-diabetes/type-2-diabetes-faqs> 
    2. Berolahraga Aman dengan Diabetes Tipe 2. Cleveland Clinic. 2020. [online] Tersedia di: <https://my.clevelandclinic.org/Documents/Regional_Locations/LakewoodHospital/lakewood -exercise-safely.pdf>
    3. Aktivitas Fisik. 2020 [online] Tersedia di: <http://www.idf.org/worlddiabetesday/toolkit/pwd/physical-activity> 
    4. Glukosa Darah Kontrol dan Olahraga. Diabetes.org. 2020. | ADA. [online] Tersedia di: <http://www.diabetes.org/food-and-fitness/fitness/get-started-safely/blood-glucose-control-and-exercise.html>
    5. Colberg SR, Sigal RJ, Fernhall B, Regensteiner JG, Blissmer BJ, Rubin RR, et al. Exercise and type2 diabetes: the American College Sports Medicine and the American Diabetes Association: joint position statement. Diabetes Care. 2010 Dec;33(12):e147-67. 
    6. Diabetes Tipe2 dan Olahraga [online] WebMD. Tersedia di: <http://www.webmd.com/diabetes/guide/exercise-guidelines?page=3> 
    7. Olahraga: 4 tips Untuk Memulai. [online] Tersedia di: <http://www.diabetesforecast.org/2009/dec/exercise-4-tips-for-getting-started.html> 
    8. Diabetes Mellitus dan Olahraga. American Diabetes Association. Diabetes Care. January 2002 ; 25 (suppl1): s64. 2020. [online] Tersedia di: <http:// care.diabetesjournals.org/content/25/suppl_1/s64.full>
    9. Manfaat berjalan biasa untuk kesehatan, kesejahteraan dan lingkungan. 2020.  [online] Tersedia di: <http://www.c3health.org/wpontent/uploads/ 2009/09/C3-report-on-walking-v-1-20120911.pdf> 
    10. Aktivitas Fisik / Olahraga dan Diabetes. American Diabetes Association. Diabetes Care. January 2004; 27(suppl 1): s58-s62. Tersedia online di: <http: //care.diabetesjournals.org/content/27/suppl_1/s58.full> 
    11. Gula Darah Rendah (Hipoglikemia). Tersedia di: <http://www.healthline.com/health/hypoglycemia#Signs> 
    12. Hipoglikemia (gula darah rendah). American diabetes association. Tersedia di: <http://www.diabetes.org/living-with-diabetes/treatment-and-care/blood-glucose-control/hypoglycemia-low-blood.html>
    13. Hipoglikemia: Gejala. Tersedia online di: <http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/hypoglycemia/basics/symptoms/con-20021103>
    14. Diabetes dan Hipoglikemia. Diabetes.co.uk. Tersedia di: <http://www.diabetes.co.uk/Diabetes-and-Hypoglycaemia.html> 
    15. Hipoglikemia (gula darah rendah). Tersedia online di: <http://www.diabetes.org/living-with-diabetes/treatment-and-care/blood-glucose-control/hypoglycemia-low-blood.html>
    Read More
  • Diabetes merupakan keadaan penyakit metabolik yang ditandai dengan kadar gula darah di atas nilai normal. Diabetes dapat dikontrol dengan gaya hidup dan makanan yang tepat. Diabetes yang terkontrol sangat memungkinkan penderita untuk tetap aktif dan memiliki kualitas hidup yang baik.¹ Baca Juga: Tips Mengatur Makanan untuk Penderita Diabetes Gula darah tinggi terus-menerus pada penderita diabetes […]

    Diabetes Tidak Terkontrol? Pahami Komplikasinya

    Diabetes merupakan keadaan penyakit metabolik yang ditandai dengan kadar gula darah di atas nilai normal. Diabetes dapat dikontrol dengan gaya hidup dan makanan yang tepat. Diabetes yang terkontrol sangat memungkinkan penderita untuk tetap aktif dan memiliki kualitas hidup yang baik.¹

    diabetes tidak terkontrol, komplikasi diabetes

    Baca Juga: Tips Mengatur Makanan untuk Penderita Diabetes

    Gula darah tinggi terus-menerus pada penderita diabetes yang tidak terkontrol dapat menimbulkan berbagai komplikasi pada berbagai organ tubuh.² Menurut waktu terjadinya, komplikasi yang terjadi dibagi menjadi 2, yaitu akut dan kronis.³

    Komplikasi Akut

    Komplikasi akut atau komplikasi jangka pendek dari diabetes adalah diabetes ketoasidosis dan hipoglikemia.4

    1. Diabetes Ketoasidosis 

    Diabetes ketoasidosis merupakan suatu krisis hiperglikemia (glukosa darah diatas normal) akibat kurangnya insulin dalam tubuh. Insulin dibutuhkan tubuh untuk membantu penyerapan glukosa darah ke dalam sel.

    Kurangnya insulin menyebabkan glukosa darah tidak dapat terserap ke dalam sel sehingga tubuh menggunakan lemak sebagai sumber energi.

    Akibatnya, konsentrasi keton yang merupakan hasil pemecahan lemak menjadi berlebihan dalam tubuh (ketosis) dan tubuh menjadi asam (asidosis). 4

    Tanda dan gejala diabetes ketoasidosis adalah: ¹,4

    1. Haus berlebihan.
    2. Berkemih dengan jumlah sangat banyak.
    3. Mual, tidak nafsu makan, nyeri perut.
    4. Penurunan kesadaran hingga koma.
    5. Diabetes ketoasidosis merupakan keadaan gawat darurat dan harus segera ditangani tenaga kesehatan secara cepat

    2. Hipoglikemia

    Hipoglikemia merupakan kondisi ketika glukosa darah dibawah nilai normal. Hal tersebut merupakan komplikasi yang sering terjadi pada penderita diabetes tipe 1 atau diabetes tipe 2 yang menggunakan insulin atau obat golongan sulphonylurea.

    Gejala yang ditimbulkan adalah lemas, berkurangnya konsentrasi, sampai penurunan kesadaran. Semua pasien yang menggunakan insulin dan obat golongan sulphonylurea sebaiknya selalu membawa camilan manis untuk penanganan awal hipoglikemia.

    Jika Sahabat sering mengalami hipoglikemia atau mengalami gejala hipoglikemia berat, segera konsultasi ke dokter.5,6

    Komplikasi Kronis

    Komplikasi kronis atau jangka panjang dari diabetes adalah kerusakan pembuluh darah pada berbagai organ tubuh, seperti:7

    Penyakit jantung dan stroke

    Pasien diabetes tidak terkontrol rentan mengalami hipertensi (tekanan darah tinggi) dan kolesterol tinggi. Hal tersebut akan meningkatkan risiko penyakit jantung, seperti gagal jantung dan penyakit jantung koroner maupun penyakit stroke. ¹,5,8,9

    Baca Juga: Cek Gejala Ini untuk Terhindar dari Penyakit Jantung Koroner

    Penyakit ginjal

    Fungsi ginjal adalah memfilter darah dan membuang zat sisa yang tidak terpakai oleh tubuh.10,11 Glukosa darah tinggi akan menyebabkan kerja ginjal lebih berat dan harus menyaring glukosa dengan jumlah lebih banyak.

    Selain itu, diabetes menyebabkan kerusakan pembuluh darah kecil (mikrovaskular) pada ginjal. Jika tidak segera diberi pengobatan yang tepat, fungsi ginjal akan terus menurun dan akhirnya terjadi gagal ginjal.²

    Apabila hal tersebut terjadi, pasien harus menjalani dialisis (cuci darah) atau transplantasi ginjal untuk menggantikan tugas ginjal memfilter darah.12

    Produk Terkait: Cek Hemodialisis Klinik Denam

    Penyakit mata

    Glukosa darah tinggi menyebabkan kerusakan pembuluh darah retina sehingga menyebabkan penyakit retinopati diabetes. Penglihatan pasien akan menurun dan jika tidak cepat dilakukan bisa mengakibatkan kebutaan.¹13

    Kerusakan saraf dan kaki diabetes

    Kerusakan saraf akibat diabetes disebut neuropati diabetes. Kerusakan saraf dapat terjadi pada berbagai bagian dan organ tubuh. Neuropati yang paling sering terjadi adalah pada kaki yang menyebabkan rasa panas seperti terbakar, kesemutan, atau mati rasa. Hal tersebut akan meningkatkan risiko luka pada kaki akibat diabetes atau yang disebut dengan kaki diabetes.11,14

    Baal atau mati rasa pada kaki sering mengakibatkan penderita neuropati diabetes lupa memakai sandal dan tidak terasa saat kakinya terluka.

    Akibatnya, pasien sering tidak sadar jika terdapat luka pada kakinya. Luka akan semakin berat dan terjadi infeksi. Ditambah lagi, glukosa darah tinggi dan kerusakan pembuluh darah pada diabetes akan memperlambat penyembuhan luka.

    Jika tidak segera ditangani, jaringan di sekitar luka akan mati sehingga kaki harus diamputasi. Selain menjaga glukosa darah terkontrol, selalu memakai alas kaki dan rajin memeriksa kaki sendiri merupakan kunci untuk mencegah terjadinya kaki diabetes.11,15,16

    Tips untuk merawat kaki pada penderita diabetes:

    1. Aturlah waktu setiap hari untuk memeriksa kondisi kaki Sahabat. Periksa kaki dengan seksama termasuk sela-sela jari. Jika kesulitan untuk melihat kaki, Sahabar dapat menggunakan cermin atau meminta bantuan orang lain. Lihatlah apakah terdapat perubahan warna kulit, bengkak, perubahan suhu, atau nyeri saat disentuh.17,18,19
    2. Selalu memakai alas kaki yang nyaman dan ukuran yang sesuai.20
    3. Cucilah kaki dengan air hangat (tidak panas) setiap hari. Bersihkan hingga sela-sela jari. Pakailah lotion atau pelembab untuk selalu menjaga kelembutan kaki.20
    4. Jangan memotong kuku terlalu dalam. 20
    5. Jangan menggunakan bantalan pemanas atau botol air panas karena dapat menyebabkan iritasi jaringan.20

    Komplikasi Lainnya

    Komplikasi lain yang dapat terjadi pada penderita diabetes adalah mual, diare, konstipasi, dan disfungsi ereksi. 15

    Begitu banyak komplikasi akibat diabetes. Komplikasi dapat dicegah dengan deteksi dini diabetes, pengobatan yang sesuai, dan gaya hidup sehat.

    Baca Juga: Kiat Pengidap Pengidap Diabetes Menghadapi Covid-19

    Jangan ragu berkonsultasi ke dokter bila ingin mendapatkan informasi lebih lanjut atau memeriksakan diri Sahabat. Untuk konsultasi manfaatkan layanan chat dokter 24 jam dari Prosehat. Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    MAT-ID-2100214 -V1.0 (20/2021)

    REFERENSI

     

    1. Type 2 Diabetes. A..-bleathttps: //www.liabetes.org.nz/abouUiabetesllype_2_diabetes. L.astao:: essed111: 2fl/2/14. 
    2. Diabetes 1 Type 2. Available At: hllp://www.nhi.uk/ConditionS/lliabelet-type21Pil(les/l ntrodudion.aspx. Last accessed on: 10/2/14. 
    3. PinhaH!amiel 0, Zeitler P. Al:!Jte and c:llronic: corr.,locations al type 2 diabetes mellitus in c:llildren and adolescents. Lancet 2007 May 26;369(9575):1823-31. 
    4. Dlaba Hckato8cldosls. Available at: http:/lwww.nhi.ukkllndllonshlaballo.lallblcldos ntroducllon.aspx. Last accessed on:2612114. 
    5. Amlel SA, DlxonT, MannR, Jameson K. Hypoglycemia Only pe2dlabetea. Diabet Med.2008Man:h 1;25(3):245-254. 
    6. Law blood glucose (hypoglycemia) for Tp 2 diabetes. Available et https://Www.dabatea.org.nzlllvl”G-wlth_dlabateallype…2…dabatell lowooae_ hypo. Last accessed on:26/21 

    7.Chronlcccmpbtlons. hllp://www2.wpro.who.lntlWpcld/doWoadS/lllabetell_ tex1(21- 33). pdf. L.asteccassed on: 2612114. 

    1. Type 1 and Type 2 compllcaHons. Good control – why bolher? Available at http:/1Www. dlabetes.le/Wp-<:ontenm..,toed&l201 1/D91Durt<an-T1-12- compllca11ons.pdf. Last accessed on: 10/2/14. 
    2. BloodV8allels.Available: http:/1Www.dlabales. co.uk/bodyll>loocl-veasels.h1ml . Last accessed on: 10/2/14.
    3. x.AainKidneyFailu111.A..-bleat htlp:/lwww.nlm.nll.gov/medlineplusltutorials/kilileyfail ulllfld269104.pdf. Last.-don: 512/14. 
    4. DlabaHcNeuropathlas: The Nerve Damagaof Dlabatea. Available at http://dlabetel.nlddk.nlh.gov/Gn/puropelhles/. Last accessed on: 512/14. 
    5. Diabetes And Kidney Disease 9e. Availableat:hllpJ/www.diabeles.ca/diabelewndmpllcations/kifiley/. L.astacoessad on: 512114. 
    6. Diabetes – Symptoms, diagnosis and traalmant. Avallablls at hftpl:/1Www.80Ulhemcross. co. nz/AboulTheGroup/HealthRalourcaal Medlcallllraryl tabld/178/wli1ntemlD/18WabeU!e-Sympfome-Olagnael&- Treatment. lcaHons.L.astaccaasedon:26/2114. 
    7. Diabat8I HeallhConcams. Avalableat htlp://www.cdc.gov/diabat8slooneumerlprobleml. htrn .L.astaccassed on:512/14. 
    8. icalionsoauaad bydiabetss.Available at hltp:l/www.nhl.uldConditionsltliabefes.lype2/Pages/Compl lcations.aspx.Lutaconsed on 10/1114. 
    9. FoolCompllcalons.Avallablaat: hllp1/www. dlabetes.orgi1IYlfl!t”W1th-dlebelaalcompllcallonlllloot-aimpllcallonll .l.ast8CC81811dcn: 512114.
    10. Caraal1heDlabellcFoot.Avallabllsathltp://ortholnfo.aeos.org/ll)plc.cfm’ltop lccA00148&webld=26DBE25F. Laataccaased on 10/1114. 
    11. Diabetesfootcare.Availabllsat hllp://www. nlm.nih.gov/rnedlineplus/tu1Drials/diabetesloolcareldb0291 05.pdf(Lastacc:easedon: 512/14.). 
    12. Foot and Skin Related Complications of Diabeles. Available al: http://my.clevelandcli nic.org/disorders/diabsles_mellilusl hic_looland_sllif1J’llal9d_ ccmplicalionl_of_diabetes.aspx. L.astaccessedcn 10/1114. 
    13. GellilgS11nd'”FoolCara Dos and Don’ts.Availabllsat hltp:l/www. bd.oomllllsolltll.aspx?IDX=22098 L.astac:cessadon 10/1/14. 

     

    Read More
  • Jakarta, 17 Maret 2021–Prosehat bekerja sama dengan SVA Atmajaya dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang menggelar program vaksinasi Covid-19 massal di Kampus 3 BSD Unika Atma Jaya, Cisauk, Kabupaten Tangerang, Banten. Program vaksinasi ini merupakan bentuk perwujudan Prosehat sebagai salah satu mitra  pendukung program pemerintah Indonesia untuk mempercepat pengendalian pandemi dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Program ini akan […]

    Press Release: Dukung Program Percepatan Vaksinasi dari Pemerintah, Prosehat Gelar Vaksinasi Covid-19 Bagi Lansia

    Jakarta, 17 Maret 2021–Prosehat bekerja sama dengan SVA Atmajaya dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang menggelar program vaksinasi Covid-19 massal di Kampus 3 BSD Unika Atma Jaya, Cisauk, Kabupaten Tangerang, Banten.

    Program vaksinasi ini merupakan bentuk perwujudan Prosehat sebagai salah satu mitra  pendukung program pemerintah Indonesia untuk mempercepat pengendalian pandemi dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

    Foto: Nadya Bunga Amandha/Prosehat

    Program ini akan dilaksanakan selama lima hari, yaitu dari tanggal 17 hingga 21 Maret 2021, dan menargetkan kepada setidaknya 3.000 lansia yang berdomisili di Tangerang.

    Hal ini berdasarkan arahan dari pemerintah yang menyatakan bahwa program vaksinasi tahap dua ini menyasar pada lansia 60 tahun ke atas dan pekerja publik esensial seperti tenaga pendidik, tokoh agama, dan pegawai pemerintah.

    Foto: Aditya Danamurti/Prosehat

    Untuk bisa mendapatkan vaksin ini calon penerima diharapkan mendaftar terlebih dahulu melalui Prosehat.

    Founder Prosehat yang juga alumnus FKIK Atma Jaya, dr. Gregorius Bimantoro, menyebut bahwa kegiatan ini diharapkan dapat mempercepat program vaksinasi dari pemerintah untuk menekan angka infeksi virus SARS-CoV-2 penyebab penyakit Covid-19.

    Foto: Aditya Danamurti/Prosehat

    “Vaksinasi ini sangat penting untuk melindungi masyarakat dari Covid-19. Dengan melakukan vaksinasi, maka dapat membantu menghasilkan sistem kekebalan tubuh seseorang untuk mengenali dan dapat dengan cepat melawan virus penyebab infeksi,” jelas dr. Bimo yang juga ketua program ini.

    Vaksin merupakan produk biologis yang memberikan kekebalan khusus terhadap sebuah penyakit tertentu seperti Covid-19. Selain terus dengan ketat menerapkan protokol kesehatan 5 M, vaksin akan berguna membantu melindungi diri dari ancaman serius Covid-19 yang selama ini telah menghambat banyak sektor kehidupan di Indonesia.

    Tentang Prosehat

    Prosehat adalah sebuah penyedia layanan jasa kesehatan Indonesia yang berdiri sejak 2015. Prosehat hadir untuk menjawab permasalahan layanan kesehatan di Indonesia terutama vaksinasi.

    Salah satu layanan utama Prosehat adalah layanan vaksinasi ke rumah. Di samping itu Prosehat juga menyediakan kebutuhan kesehatan lainnya secara online seperti telemedisin berupa chat dokter 24 jam, fisioterapi, obat herbal, vitamin, cek lab, hingga kebutuhan ibu hamil dan bayi.

    Semua layanan yang ada dikerjakan oleh para tenaga profesional yang terpercaya, dan Prosehat bermitra dengan apotek, laboratorium, dan produsen kesehatan untuk menjamin keaslian produk.

    Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau www.prosehat.com.

    Referensi:

    1. UNIKA Atma Jaya Gelar SVADaya Bagi Lansia dan Pelayan Publik [Internet]. beritasatu.com. 2021 [cited 19 March 2021]. Available from: https://www.beritasatu.com/photo/51423/unika-atma-jaya-gelar-svadaya-bagi-lansia-dan-pelayan-publik
    2. Vaksinasi di UNIKA Atma Jaya Targetkan 3.000 Lansia Ber-KTP Kabupaten Tangerang – http://www.kalderanews.com [Internet]. http://www.kalderanews.com. 2021 [cited 19 March 2021]. Available from: https://www.kalderanews.com/2021/03/vaksinasi-di-unika-atma-jaya-targetkan-3-000-lansia-ber-ktp-kabupaten-tangerang/
    3. Universitas Atma Jaya Buka Vaksinasi Covid-19 Lansia di Kabupaten Tangerang Gratis Sampai 21 Maret – Warta Kota [Internet]. Warta Kota. 2021 [cited 21 March 2021]. Available from: https://wartakota.tribunnews.com/2021/03/20/universitas-atma-jaya-buka-vaksinasi-covid-19-lansia-di-kabupaten-tangerang-gratis-sampai-21-maret
    Read More
  • Pernahkah Sahabat Sehat mendengar kata albumin? Kata ini mungkin terasa asing dan kurang familiar di telinga Sahabat. Namun, dibalik itu ternyata albumin merupakan salah satu unsur penting dalam tubuh. Mengapa demikian? Albumin adalah salah satu jenis protein yang beredar di dalam darah, dan merupakan protein utama tubuh yang diproduksi oleh organ hati. Baca Juga: 5 […]

    Apa Fungsi dan Dampak Kekurangan Albumin pada Tubuh?

    Pernahkah Sahabat Sehat mendengar kata albumin? Kata ini mungkin terasa asing dan kurang familiar di telinga Sahabat. Namun, dibalik itu ternyata albumin merupakan salah satu unsur penting dalam tubuh. Mengapa demikian?

    Albumin adalah salah satu jenis protein yang beredar di dalam darah, dan merupakan protein utama tubuh yang diproduksi oleh organ hati.

    fungsi dan dampak kekurangan albumin

    Baca Juga: 5 Resep untuk Penuhi Kebutuhan Protein dan Serat

    Fungsi albumin adalah untuk mengatur tekanan dalam pembuluh darah, dan menjaga cairan yang ada di dalam pembuluh darah agar tidak bocor ke jaringan tubuh di sekitarnya. Karena perannya sangat penting, perlu ada keseimbangan albumin dalam tubuh.

    Fungsi Lain Albumin

    Selain fungsi diatas, albumin juga mempunyai beberapa fungsi lain dalam tubuh seperti:

    Sebagai Antioksidan

    Albumin merupakan antioksidan bagi tubuh untuk mencegah radikal bebas yang dapat menyebabkan kerusakan sel. Albumin dapat mengikat logam serta menjadi benteng pertahanan tubuh terhadap radikal bebas.

    Pengangkut Zat Dalam Darah

    Albumin berfungsi sebagai protein pengangkut zat yang dibutuhkan oleh tubuh, seperti zat nutrisi, hormon, maupun zat kimia obat yang memerlukan pengangkut untuk diedarkan ke seluruh tubuh melalui darah.

    Memperbaiki Kerusakan Jaringan

    Albumin ternyata juga mempunyai fungsi lain yang sangat vital, yaitu memperbaiki kerusakan jaringan. Kerusakan jaringan jika tidak segera diperbaiki akan membuat tubuh terserang berbagai penyakit.

    Dampak Jika Kekurangan Albumin

    Karena fungsi albumin yang sangat vital, Sahabat perlu menjaga keseimbangan albumin dalam tubuh agar tidak kekurangan albumin. Apabila tubuh kekurangan albumin, dapat mengalami kondisi Hipoalbuminemia yang ditandai dengan pembengkakan pada tubuh serta mempengaruhi fungsi ginjal.

    Penyebab Kekurangan Albumin

    Gagal Hati

    Gagal hati disebabkan karena hati yang bertugas untuk memproduksi albumin, tidak dapat menjalankan tugasnya dengan baik. Hal ini dapat disebabkan karena kondisi pengerasan hati (sirosis), kanker hati, dan infeksi hati (hepatitis).

    Baca Juga: Sirosis Hati, Penyakit Kronis yang Tidak Dapat Disembuhkan

    Gagal Jantung

    Penyebab rendahnya Albumin dalam tubuh selanjutnya adalah karena gagal jantung, yang merupakan kondisi ketidakmampuan jantung memompa darah berisi oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan tubuh.

    Kerusakan Ginjal

    Karena ginjal berkaitan erat dengan albumin, apabila terjadi kerusakan ginjal dapat menyebabkan sejumlah besar protein dilepaskan ke dalam urine, termasuk juga Albumin.

    Kehilangan Protein Enteropati

    Penyebab lain yang memicu rendahnya kadar albumin dalam tubuh adalah akibat kehilangan protein enteropati yang berawal dari kesehatan lambung dan kondisi saluran cerna, seperti pada penyakit celiac dan radang usus.

    Malnutrisi

    Kekurangan gizi atau malnutrisi, menjadi salah satu penyebab tubuh kesulitan menyerap nutrisi.

    Penyebab lainnya adalah sebagai berikut:

    • Luka bakar yang serius
    • Infeksi darah
    • Reaksi alergi
    • Lupus
    • Rendahnya hormon tiroid
    • Kencing manis

    Gejala Kekurangan Albumin

    Berikut ini adalah gejala yang dapat dialami jika tubuh kekurangan albumin:

    • Kelebihan protein dalam urine, yang diketahuidengan melakukan tes urine
    • Pembengkakan, terutama pada kaki atau tangan
    • Kulit atau mata kuning
    • Perasaan lemah atau lelah
    • Jantung berdetak cepat
    • Muntah, diare, dan mual
    • Nafsu makan berubah
    • Rambut menjadi tipis
    • Kulit yang sangat kering atau gatal

    Cara Menangani

    Untuk menangani kekurangan albumin, berikut beberapa cara yang dapat dilakukan:

    • Pengobatan tekanan darah untuk penderita penyakit ginjal atau gagal jantung
    • Pengobatan untuk mengatasi penyakit saluran cerna kronis atau mengurangi peradangan dalam tubuh
    • Pemberianantibiotik, jika seseorang mengalami luka bakar yang berat
    • Perlunya mengubah pola makan untuk mengurangi keparahan penyakit jantung atau ginjal
    • Transplantasi organ
    • Cuci darah
    • Infus albumin

    Penanganan ini bisa dilakukan dengan medical check-up rutin atau perawatan di rumah sakit.

    Bagaimana Cara Mencegah Kekurangan Albumin?

    Caranya cukup mudah, Sahabat hanya perlu mengonsumsi makanan-makanan yang tinggi akan albumin, yaitu:

    Selain makanan-makanan tersebut Sahabat juga bisa mendapatkannya dalam suplemen nutrisi.

    Produk Terkait: Jual Pro Albumin (Ekstra Ikan Gabus)

    Apa yang Terjadi Jika Kekurangan Albumin Dalam Jangka Panjang?

    Bila kondisi kekurangan albumin dialami dalam jangka panjang, dapat menyebabkan timbulnya komplikasi, seperti:

    • Gagal napas
    • Penumpukan cairan di sekitar paru-paru dan perut
    • Radang paru-paru
    • Kerusakan otot

    Itulah mengenai fungsi albumin dan kekurangannya yang cukup berdampak besar pada tubuh. Karena itu, Sahabat diharapkan tetap menjaga keseimbangan albumin dengan mengonsumsi makanan tinggi albumin serta berperilaku hidup sehat.

    Baca Juga: Perlu Makan Apa Supaya Tekanan Darah Jadi Normal?

    Ingin mengetahui info lebih lanjut mengenai albumin dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Sari N. Fungsi Albumin dalam Tubuh dan Bahayanya Apabila Kekurangan [Internet]. liputan6.com. 2021 [cited 16 March 2021]. Available from: https://hot.liputan6.com/read/4016922/fungsi-albumin-dalam-tubuh-dan-bahayanya-apabila-kekurangan
    2. Hypoalbuminemia: Causes, treatment, and symptoms [Internet]. Medicalnewstoday.com. 2021 [cited 16 March 2021]. Available from: https://www.medicalnewstoday.com/articles/321149
    3. Desel S, Rachmawati B. Hubungan Derajat Keterbatasan Fungsional Dengan Tes Fungsi Hati Pada Penyakit Gagal Jantung Kongestif. Medica Hospitalia : Journal of Clinical Medicine [Internet]. 2017 [cited 16 March 2021];4(3). Available from: http://medicahospitalia.rskariadi.co.id/medicahospitalia/index.php/mh/article/view/3
    Read More
  • Merasakan sakit kepala saat berolahraga tentu hal yang kurang menyenangkan, terutama di saat Sahabat sedang berusaha mencapai tujuan kesehatan seperti menurunkan berat badan. Baca Juga: 5 Herbal Sakit Kepala yang Sehat dan Aman Tentu Sahabat bertanya-tanya mengapa hal ini terjadi dan bagaimana cara mengatasinya? Yuk, mari simak bersama-sama penjelasan di bawah ini. Penyebab Sakit Kepala […]

    Kenali Penyebab dan Cara Mengatasi Sakit Kepala Saat Berolahraga

    Merasakan sakit kepala saat berolahraga tentu hal yang kurang menyenangkan, terutama di saat Sahabat sedang berusaha mencapai tujuan kesehatan seperti menurunkan berat badan.

    sakit kepala saat berolahraga

    Baca Juga: 5 Herbal Sakit Kepala yang Sehat dan Aman

    Tentu Sahabat bertanya-tanya mengapa hal ini terjadi dan bagaimana cara mengatasinya? Yuk, mari simak bersama-sama penjelasan di bawah ini.

    Penyebab Sakit Kepala

    Penyebab terjadinya sakit kepala sewaktu berolahraga ternyata cukup beragam, tergantung pada jenis olahraga yang dilakukan. Apabila jenis olahraga yang dilakukan adalah angkat beban, sakit kepala dapat disebabkan karena mengangkat beban yang terlalu berat.

    Untuk olahraga yang bersifat endurance atau ketahanan dan dilakukan diuar rumah, sakit kepala dapat disebabkan karena paparan sinar matahari yang terlalu ekstrim.

    Namun setidaknya ada beberapa faktor penting penyebab munculnya sakit kepala saat berolahraga, yaitu:

    Pola Pernapasan yang Tidak Tepat

    Bernapas merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi olahraga karena apabila pola pernafasan kurang benar, energi yang dimiliki akan terbuang sia-sia sehingga Sahabat menjadi mudah kelelahan.

    Sakit kepala yang muncul dapat diakibatkan karena tekanan darah yang meningkat, yang berawal dari teknik menahan napas saat berolahraga. Hal ini seringkali tidak disadari, sehingga Sahabat sebaiknya fokus terlebih dahulu pada pola pernafasan baru memulai latihan fisik.

    Gerakan Tiba-tiba

    Bergerak atau berlari tiba-tiba saat berolahraga dapat menyebabkan tubuh terkejut sehingga memicu sakit kepala secara mendadak, yang membuat Sahabat tidak dapat melanjutkan olahraga.

    Kekurangan Cairan

    Kecukupan cairan merupakan hal yang penting saat berolahraga karena ketika berolahraga, tubuh akan membuang cairan dalam bentuk keringat.

    Baca Juga: Bermanfaat dan Amankah Olahraga Saat Hujan?

    Supaya Sahabat tidak kekurangan cairan (dehidrasi) yang berakibat pada dengan timbulnya sakit kepala saat berolahraga, disarankan untuk minum air terlebih dahulu sebanyak 1-3 gelas sebelum maupun sesudah berolahraga.

    Makanan yang Dikonsumsi

    Banyak orang tidak menyadari bahwa salah satu faktor munculnya sakit kepala selama berolahraga adalah akibat jumlah makanan yang dikonsumsi.

    Produk Terkait: Jual Makanan Sehat

    Makanan yang dapat memicu sakit kepala misalnya kedelai, jeruk, pisang, yogurt, dan kacang-kacangan. Pada sebagian orang yang rentan mengalami migrain, tidak dianjurkan mengkonsumsi asam amino tyramine sebelum berolahraga.

    Penyebab lainnya adalah:

    • Gerakan olahraga yang tidak tepat
    • Lemah otot

    Cara Mengatasi Sakit Kepala Saat Berolahraga

    Untuk mengatasi sakit kepala saat berolahraga, Sahabat dapat melakukan beberapa hal berikut:

    Segera Istirahat dan Lakukan Pendinginan

    Ketika Sahabat merasakan sakit kepala saat berolahraga, sudah waktunya bagi Sahabat untuk berhenti melakukan olahraga. Sakit kepala menunjukan bahwa tubuh terlalu dipaksa melakukan banyak gerakan.

    Segera beristirahat dan lakukan pendinginan untuk mengakhiri sesi olahraga. Apabila sakit kepala sudah mereda dan Sahabat masih ingin melanjutkan olahraga, lakukan secara bertahap dengan diawali melakukan pemanasan.

    Temukan Penyebab Sakit Kepala

    Penyebab sakit kepala cukup banyak, misalnya akibat kekurangan cairan tubuh, kurang tidur, dan bahkan gangguan tekanan darah. Karena itu, Sahabat perlu mengenali apa saja faktor pemicunya agar dapat dihindari di kemudian hari.

    Perbaiki Gerakan Olahraga

    Olahraga membutuhkan gerakan yang tepat, karena jika tidak dilakukan dengan tepat dapat menimbulkan berbagai dampak, salah satunya adalah sakit kepala.

    Apa yang Harus Dilakukan Bila Sakit Kepala Tak Kunjung Hilang?

    Jika sakit kepala terasa terus menerus, sebagai penanganan awal Sahabat dapat mengonsumsi obat sakit kepala yang dijual bebas dan gunakan sesuai dosis yang tertera di kemasannya.

    Periksakan diri ke dokter terdekat jika sakit kepala tidak hilang dan dirasa berlarut-larut, agar segera mendapatkan penanganan.

    Itulah mengenai sakit kepala saat berolahraga mulai dari penyebab hingga cara mengatasinya, agar Sahabat dapat menghindari sakit kepala dan menikmati olahraga yang dilakukan.

    Baca Juga: 6 Tips Meredakan Sakit Kepala yang Ampuh

    Apabila Sahabat perlu informasi lebih lanjut mengenai sakit kepala dan produk-produk kesehatan terkait, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Sakit Kepala Saat Berolahraga? Mungkin Ini Penyebabnya |Republika Online [Internet]. Republika Online. 2021 [cited 16 March 2021]. Available from: https://republika.co.id/berita/q6y5yh335/sakit-kepala-saat-berolahraga-mungkin-ini-penyebabnya
    2. Tbk P. [Internet]. bodrex.com. 2021 [cited 16 March 2021]. Available from: https://www.bodrex.com/read/tips-dan-artikel/Alasan-Sering-Sakit-Kepala-Setelah-Berol
    3. Media K. Mengatasi Sakit Kepala Saat Olahraga Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 16 March 2021]. Available from: https://lifestyle.kompas.com/read/2019/08/15/151823620/mengatasi-sakit-kepala-saat-olahraga?page=all
    4. Pramudiarja A. Mendadak Sakit Kepala Saat Olahraga? Ini 4 Tips Menghadapinya [Internet]. detikHealth. 2021 [cited 16 March 2021]. Available from: https://health.detik.com/kebugaran/d-5090729/mendadak-sakit-kepala-saat-olahraga-ini-4-tips-menghadapinya
    Read More
  • Program vaksinasi Covid-19 yang dicanangkan pemerintah terbagi dalam beberapa tahap. Pembagian tahap didasarkan pada beberapa hal, seperti aktivitas, profesi, maupun usia. Lansia termasuk salah satu kelompok yang masuk dalam daftar penerima vaksinasi Covid-19 tahap dua, bersama dengan SDM kesehatan dan petugas negara ataupun ASN.   Baca Juga: Seperti Apa Syarat Penerima Vaksin Covid-19? Vaksinasi Covid-19 […]

    Prosehat dan Sentra Vaksinasi Atmajaya Sediakan Layanan Vaksinasi Covid-19 Gratis untuk Lansia Tangerang dan Sekitarnya

    Program vaksinasi Covid-19 yang dicanangkan pemerintah terbagi dalam beberapa tahap. Pembagian tahap didasarkan pada beberapa hal, seperti aktivitas, profesi, maupun usia.

    Lansia termasuk salah satu kelompok yang masuk dalam daftar penerima vaksinasi Covid-19 tahap dua, bersama dengan SDM kesehatan dan petugas negara ataupun ASN.

    Foto: Aditya Danamurti/Prosehat

     

    Baca Juga: Seperti Apa Syarat Penerima Vaksin Covid-19?

    Vaksinasi Covid-19 untuk lansia tercantum dalam surat edaran (SE) nomor HK.02.02/I/368/2021 tentang pelaksanaan vaksinasi Covid-19 pada kelompok sasaran lansia, komorbid, penyintas Covid-19, dan sasaran tunda.

    Menurunkan Angka Kematian

    Berdasarkan informasi dari pakar epidemiolog dari Universitas Indonesia (UI), dr. Syahrizal Syarif, pemberian vaksinasi pada kelompok lansia menjadi prioritas. Menurutnya, langkah ini bertujuan untuk menurunkan angka kematian dan sekaligus  menurunkan beban pelayanan kesehatan yang selama ini ditanggung oleh pemerintah.

    Baca Juga: Pemerintah Mengizinkan Pemberian Vaksin Sinovac untuk Lansia

    Dari target ataupun sasaran pemberian vaksinasi Covid-19 secara nasional yang berjumlah 181. 554.465, kelompok lansia dan golongan tahap yang sama berjumlah lebih dari 40 juta lebih. Dari jumlah tersebut, per 15 Maret 2021, golongan lansia dan petugas negara yang divaksin barulah kurang dari 2 (dua) juta orang.

    Foto: Aditya Danamurti/Prosehat

    Jumlah penerima vaksin tersebut tentulah masih sedikit dibandingkan dengan jumlah yang harus divaksin. Di lain sisi, pemerintah berkejaran dengan waktu untuk segera menargetkan vaksinasi masyarakat sebanyak mungkin. Mengingat pula bahwa para lansia rentan terhadap penyakit ini dan perode masa kedaluwarsa vaksin yang terus mepet.

    Peran Aktif Semua Komponen Masyarakat

    Dari fakta tersebut, pemerintah tidak bisa mengandalkan diri sendiri, melainkan harus mulai melibatkan berbagai komponen masyarakat yang berkompetensi untuk membantu penyebaran vaksinasi tersebut.

    Baca Juga: Yuk, Sukseskan Vaksinasi Covid-19 Bersama-sama Agar Pencegahan Virus Optimal

    Tergerak dan terpanggil, Prosehat sebagai salah satu layanan penyedia kesehatan Indonesia bekerja sama dengan Sentra Vaksinasi Atmajaya (SVA) dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang akan melakukan vaksinasi Covid-19, terutama pada kelompok prioritas lansia.

    Acara ini mulai dilaksanakan 17-21 Maret 2021 di Kampus Universitas Katolik Atma Jaya, BSD,  Cisauk, Tangerang, Banten dari pukul 09.00 hingga 17.00 WIB.

    Syarat dan Ketentuan Berlaku

    Vaksinasi massal gratis secara walk in ini menargetkan bisa menerima vaksinasi Covid-19 kepada sekitar 3.000 orang. Untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19 gratis ini, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh peserta, yaitu:

    1. Masyarakat umum, alumni dan keluarga alumni Unika Atma Jaya (berusia 60 tahun atau lebih)
    2. Memiliki KTP Kabupaten Tangerang atau Surat Keterangan Domisili RT/RW di Kabupaten Tangerang.
    3. Memenuhi persyaratan medis sesuai arahan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

    Didukung oleh Prosehat, sekitar 300 sukarelawan dari Ikatan Alumni Unika Atma Jaya beserta seluruh Paguyuban Widyani Atma Jaya akan secara total ambil bagian dalam vaksinasi massal yang juga didukung oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang ini.

    Foto: Aditya Danamurti/Prosehat

    Langkah ini menjadi wujud nyata kepedulian dan sikap proaktif semua Anak Bangsa dari berbagai komponen dan bidang ilmu.

    Baca Juga: Sahabat Sehat, Yuk, Jangan Takut Vaksin Covid-19

    Bagi yang ingin mendaftar atau mendaftarkan sanak saudara yang berusial lanjut, silahkan mengakses info lebih lengkap  di klik www.vaksinasiatma.id dan mendaftar di Asisten Kesehatan Maya 08111816800.

     

    Read More
  • Sahabat mungkin pernah mendengar istilah: “You are what you eat”. Tentulah makanan sangat mempengaruhi kesehatan kita. Oleh sebab itu, kita harus mengetahui kebutuhan gizi serta memilih makanan yang berdampak baik bagi kesehatan. Baca Juga: Menu Diet Diabetes Terutama pada pasien diabetes, memilih makanan memiliki peran penting untuk menjaga kadar gula darah dalam kisaran normal. Jika salah asupan, […]

    Tips Mengatur Makanan untuk Penderita Diabetes

    Sahabat mungkin pernah mendengar istilah: “You are what you eat”. Tentulah makanan sangat mempengaruhi kesehatan kita. Oleh sebab itu, kita harus mengetahui kebutuhan gizi serta memilih makanan yang berdampak baik bagi kesehatan.

    makanan untuk penderita diabetes

    Baca Juga: Menu Diet Diabetes

    Terutama pada pasien diabetes, memilih makanan memiliki peran penting untuk menjaga kadar gula darah dalam kisaran normal. Jika salah asupan, kadar gula darah bisa meningkat dan membahayakan kesehatan.

    Memilih makanan sehat merupakan salah satu kunci keberhasilan terapi diabetes, membantu mencapai berat badan ideal, serta mencegah terjadinya komplikasi. Hal yang perlu diperhatikan dalam mengatur makanan adalah jenis makanan, jumlah makanan, dan jadwal makan.¹,²,³.

    Produk Terkait: Jual Makanan-Minuman Rendah Gula

    Diet sehat adalah diet yang menyediakan cukup nutrisi untuk kebutuhan Sahabat. Nutrisi yang kita perlukan dibagi menjadi dua, yaitu:

    Makronutrien

    Makronutrien adalah nutrisi yang dibutuhkan dalam jumlah besar (makro) untuk memenuhi kebutuhan kalori. Makronutrien terdiri dari karbohidrat, protein, dan lemak. ³

    1. Karbohidrat

    Setiap harinya Sahabat membutuhkan karbohidrat 45% – 65% dari total kalori harian.4 Untuk perempuan, porsi karbohidrat sekitar 45-60 gram karbohidrat per makan, sedangkan laki-laki adalah 60-75 gram karbohidrat per makan. Karbohidrat adalah sumber energi utama bagi tubuh kita.4

    Ada 3 jenis utama karbohidrat, yaitu karbohidrat kompleks, gula, dan serat. Bagi penderita diabetes, pilihlah karbohidrat kompleks berserat tinggi, misalnya beras merah, gandum, oat, ubi, dll.

    Baca Juga: Diet Sehat dan Seimbang untuk Menurunkan Berat Badan

    Hindari karbohidrat sederhana karena hal tersebut akan mudah meningkatkan gula darah Sahabat. Contoh karbohidrat sederhana adalah gula dan sirup.5

    Berikut adalah tips memilih sumber karbohidrat Sahabat :

    1. Hindari minuman manis.6
    2. Makan buah utuh, bukan minum jus untuk tetap mendapat serat dan menghindari penambahan gula.6
    3. Pilihlah ubi jalar, bukan kentang putih.6
    4. Pilihlah roti gandum, hindari roti putih.6
    5. Pilihlah beras merah, hindari beras putih6

    2.Protein

    Setiap harinya Anda membutuhkan protein 10% – 35% dari total kalori harian. Protein sangat dibutuhkan tubuh karena berfungsi memperbaiki jaringan dan membantu membangun sistem imun tubuh.

    Tidak seperti karbohidrat, protein tidak dapat diubah menjadi gula secara cepat dan dibutuhkan energi yang besar untuk mencerna protein.

    Protein juga membantu Anda merasa kenyang lebih lama. Sahabat bisa mendapatkan protein dari kacang-kacangan, putih telur, ikan, unggas, dll.5

    3. Lemak

    Setiap harinya Sahabat membutuhkan lemak 25% – 35% dari total kalori harian. Secara umum, lemak dibagi menjadi dua, yaitu lemak jenuh dan lemak tak jenuh.

    Lemak jenuh terlalu banyak akan meningkatkan risiko penyakit jantung dan penyumbatan pembuluh darah. Membatasi lemak jenuh membantu Sahabat menjaga berat badan ideal dan menjaga gula darah tetap dalam kisaran normal. 5,7

    Contoh makanan yang mengandung banyak lemak jenuh adalah:

    1. Susu dan produk susu: yoghurt, keju, krim, dll.5
    2. Makanan goreng-gorengan dan berlemak.5
    3. Daging merah dan daging olahan.</5
    4. Roti kering, biskuit, donat, dll.5

    Mikronutrien

    Mikronutrien adalah nutrisi yang dibutuhkan dalam jumlah kecil (mikro) yang berguna untuk sistem imun dan pengaturan enzim tubuh dan hormon. Mikronutrien terdiri dari vitamin (A, B, C, D, E, dan K) dan mineral (zat besi, zinc, natrium, kalium, kalsium, dan magnesium).³ Mikronutrien bisa didapat dari makanan:

    1. Sereal dan biji-bijian.8
    2. Produk susu dan daging.8
    3. Buah: mangga, tomat, pepaya, jeruk, dll.8
    4. Sayur: bayam, wortel, terong, dll.8

    Untuk mendapat tubuh yang sehat, kebutuhan makronutrien maupun mikronutrien harus terpenuhi dalam jumlah yang cukup, tidak kurang dan tidak berlebihan. 

    Produk Terkait: Jual Vitamin

    Rencana Makan untuk Penderita Diabetes

    Piramida makanan

    Piramida makanan membantu Sahabat membuat pilihan makanan dengan bijaksana. Jenis makanan pada bawah piramida harus dikonsumsi dengan jumlah lebih banyak sedangkan pada atas piramida lebih sedikit. 7

    Jadwal makan

    Rencana makan yang baik harus disesuaikan dengan jadwal dan kebiasaan makan Sahabat. Idealnya jadwal makanan yang baik adalah seperti gambar di bawah ini:7,8

    Piring makanan

    Isi sebagian besar piring Anda dengan sayuran, setidaknya 3-5 porsi sayuran sehari. Satu porsi sayuran adalah ½ cangkir sayuran yang dimasak, dibuat jus, atau 1 cangkir sayuran mentah.

    Untuk mencukupi kebutuhan karbohidrat, isilah piring dengan karbohidrat kompleks sekitar ¼ bagian piring. Jangan lupa menambahkan isi piring dengan makanan yang mengandung protein sekitar ¼ bagian piring.9,10

    Tambahkan juga buah sekitar ½ cup salad buah.6 Perlu diketahui bahwa buah juga mengandung karbohidrat sehingga perlu diperhitungkan sebagai bagian dari jumlah asupan karbohidrat Sahabat.4 Tambahkan 1 gelas (240 ml) susu non-lemak atau rendah lemak.11

     

     

    Alkohol dan diabetes

    Alkohol dapat menaikkan maupun menurunkan gula darah. Minuman beralkohol biasanya memiliki kalori tinggi sehingga akan menaikkan gula darah Anda.

    Jika dikonsumsi dalam jumlah besar, alkohol dapat menurunkan gula darah sehingga berisiko terjadi hipoglikemia, terutama pada pengguna insulin dan obat golongan sulphonylurea.

    Jangan minum alkohol saat perut kosong atau saat gula darah Sahabat rendah. Jumlah minuman alkohol yang boleh dikonsumsi penderita diabetes sama dengan mereka yang tidak menderita diabetes, yaitu: 12

    • Perempuan bisa minum maksimal 1 minuman beralkohol per hari.
    • Pria bisa minum maksimal 2 minuman beralkohol per hari.

    *Satu minuman sama dengan 350 ml bir, atau 150 ml anggur, atau 45 ml sloki (vodka, wiski, gin, dll)

    Pemanis buatan

    Pemanis buatan dapat dikonsumsi oleh penderita diabetes sebagai pengganti gula dengan kalori yang lebih sedikit, bahkan non kalori.

    Meski demikian, jumlahnya juga harus dibatasi. Perlu diingat bahwa bahan-bahan lainnya dalam makanan yang mengandung pemanis buatan mempengaruhi gula darah Sahabat.13

    Rokok dan diabetes

    Rokok dalam jumlah sedikit pun memiliki dampak buruk bagi kesehatan, terlebih jika Anda memiliki diabetes. Merokok meningkatkan kadar gula darah, merusak pembuluh darah, dan meningkatkan risiko pengerasan arteri (aterosklerosis) sehingga meningkatkan risiko sakit jantung dan stroke.

    Selain itu, rokok juga berdampak langsung terhadap sistem saluran pernapasan Sahabat dan meningkatkan risiko kanker.14

    Baca Juga: Ingin Berhenti Merokok? Konsumsilah 6 Makanan Berikut Ini!

    Jaga tubuh Sahabat dengan konsumsi makanan tepat jenis, tepat jumlah dan tepat jadwal. Jika kesulitan mengatur makan, jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter.

    Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai makanan untuk penderita diabetes dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    MAT-ID-2100213-V1.0 (02/2021)

    Referensi:

    1. Diabetes diet: Create your healthy-eating plan.Tersedia online di: http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/diabetes/in-depth/diabetes-diet/art20044295?pg=1[Terakhir diakses Februari 2014).
    2. Diabetic Diet. Available online at: http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/dia beticdiet htm I. Terakhir diakses Februari 2014.                                         
    3. Diabetes and Meal Planning. Tersedia online di: http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/tutorials/diabetesmealplanning/db059105.pdf.                                               [Terakhir diakses Februari 2014). 
    4. Kulkarni K. Carbohydrate Counting for Indian Foods. In: Misra R, editors; Indian Foods: AAPI’s Guide To Nutrition, Health and Diabetes. 2nd Edn:2011,Chennai:AlliedPublishers:81-83. 
    5. loshi S. Nutritional Management of Diabetes And Heart Diseases. Tersedia online di: http://www.cr.indianrailways.gov.in/uploads/files/1336127460526-1335866620103- nutritionaltmanagement_of_dia betes.ppt. Terakhir diakses Februari 2014.                                                                                                                                       
    6. Make Your Carbs Count. Available online at: http://www.diabetes.org/food-and-fitness/food/whatcanieat/understanding-carbohydrates/make-your-carbs-count.html. Terakhir diakses Februari 2014.
    7. What I need to know about Eating and Diabetes. Tersedia online di: http://dia betes.niddk.nih.gov/dm/pubs/eating_ez/. Terakhir diakses Februari 2014.
    8. Food groups- a guide in menu planning. In: Dr. John S, et al. Nutrition and dietetics:1st Edition. 2004;Chennai Tamilnadu TextbookCorporation:4-5.     
    9. Create Your Plate. Tersedia online di: http://www.diabetes.org/food-and-fitness/food/planning-mea Is/create-your-plate/. [Last accessed January 2014). 
    10. Non-starchy Vegetables. Available online at: http://www.diabetes.org/food-and-fitness/food/whatcanieat/making-healthy-food-choices/non-starchy-vegetables.htmI. [Terakhir diakses Januari 2014].
    11. Food and Fitness. Available online at: http://wwwromanmedicalgroup.org/diabetes information/food and fitness. Terakhir diakses pada:19/2/14.
    12. Alcohol. Available online at http://www.diabetes.org/food-and-fitness/food/whatcanieat/making-healthy-food-choices/alcohol.html. Terakhir diakses Februari 2014.                                                                   
    13. Can I use artificial sweeteners if I have diabetes? Available online at: http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/diabetes/expert-answers/artificial-sweeteners/fag-20058038. Terakhir diakses Februari 2014. 
    14. Smoking and diabetes. Tersedia online di: http://www.diabetes.ca/documents/about-diabetes/112043_08-392_smoking-and-diabetes_0413_Ic_fina1.pdf. Terakhir Diakses Februari 2014.
    Read More
  • Ketika dokter mengatakan Sahabat terkena diabetes tipe 2, bukan berarti akhir dari segalanya. Orang dengan diabetes tipe 2 dapat hidup aktif dan sehat dengan manajemen yang benar. Baca Juga: Diabetes 101: Fakta dan Mitos Tentang Diabetes Landasan perawatan pada orang dengan diabetes adalah pengelolaan gaya hidup dan obat-obatan yang tepat. Dengan kontrol yang ketat maka Sahabat […]

    Tips Mengelola Gaya Hidup bagi Penderita Diabetes Tipe 2

    Ketika dokter mengatakan Sahabat terkena diabetes tipe 2, bukan berarti akhir dari segalanya. Orang dengan diabetes tipe 2 dapat hidup aktif dan sehat dengan manajemen yang benar.

    gaya hidup bagi penderita diabetes tipe 2

    Baca Juga: Diabetes 101: Fakta dan Mitos Tentang Diabetes

    Landasan perawatan pada orang dengan diabetes adalah pengelolaan gaya hidup dan obat-obatan yang tepat. Dengan kontrol yang ketat maka Sahabat dapat mencegah atau memperlambat berbagai komplikasi dari penyakit diabetes.

    Sebaliknya, jika diabetes tidak terkontrol, glukosa yang menumpuk dalam darah bisa menyebabkan kerusakan pada organ-organ penting.¹ 

    Stres dan Diabetes Tipe 2 

    Manajemen diabetes adalah proses konstan untuk jangka waktu yang panjang. Terkadang hal tersebut bisa menjadi suatu tantangan bagi beberapa orang dan menimbulkan stres.

    Sedangkan stres yang berlebihan membawa dampak buruk pada pengelolaan diabetes tipe 2 karena dapat meningkatkan kadar glukosa darah dengan cepat.

    Selain itu, stres memicu emosi negatif yang akan mengganggu proses berpikir dan pembuatan keputusan sehingga seseorang menjadi lebih rentan terhadap godaan pola makan yang buruk.4

    Berikut adalah tips untuk mengurangi stres:

    • Bersosialisasi atau mengomunikasikan kebutuhan Sahabat dengan kelompok yang dapat memberikan dukungan dan meringankan beban stres terkait diabetes.
    • Buatlah perubahan dengan memulai hobi atau mempelajari hal baru seperti berolahraga, menari, melakukan kerajinan tangan, melakukan kegiatan amal, dan lainnya. 
    • Lakukan terapi relaksasi progresif dengan latihan pernapasan. 
    • Memikirkan hal-hal yang positif.5,6

    Pengelolaan Diabetes Tipe 2 pada Saat Sakit 

    Kondisi badan yang sedang sakit dapat membuat tubuh mengeluarkan hormon yang bisa meningkatkan kadar glukosa dalam darah.

    Baca Juga: 5 Tanda Gejala Diabetes Atau Kencing Manis

    Hal ini dapat menimbulkan beragam komplikasi yang tidak diinginkan bahkan sampai koma. Sehingga cara terbaik untuk mencegah komplikasi yang buruk adalah dengan merencanakan manajemen untuk hari sakit sejak jauh hari sebelumnya, dengan cara:7 

    Produk Terkait: Cek Lab

    • Simpan dan miliki daftar nomor telepon dokter dan ahli gizi yang merawat Sahabat. Pastikan Sahabat juga tahu bagaimana cara untuk menghubungi mereka saat malam hari atau pada tanggal merah. 
    • Hubungi dokter jika:
      • Mengalami gejala sakit selama beberapa hari dan tidak membaik.
      • Muntah dan diare lebih dari 6 jam. 
      • Kadar gula darah >240 mg/dL walaupun Sahabat sudah menggunakan insulin ekstra.
      • Timbul gejala yang mengarah ke kondisi bahaya seperti nyeri dada, kesulitan bernapas, napas berbau buah-buahan, bibir atau lidah kering dan pecah-pecah. 
    • Ukur keton jika glukosa darah >300 mg/dL.
    • Tetap lanjutkan konsumsi obat diabetes dan pola makan normal ketika Sahabat sedang sakit.
    • Pastikan telah mengonsumsi cukup cairan yang tidak mengandung kalori seperti air putih agar terhindar dari dehidrasi.
    • Periksa kembali obat-obatan yang dijual bebas sebelum Anda membelinya apakah obat tersebut mengandung gula serta keamanannya untuk dikonsumsi orang dengan diabetes.7  

    Tips Berwisata untuk Penderita Diabetes Tipe 2 

    Rencanakan ke depan untuk perjalanan bebas dari stres sesuai kesehatan Sahabat, baik melalui perjalanan darat, laut, ataupun udara, tetap lakukan rutinitas manajemen diabetes dengan cara:8

    • Berikan informasi kepada agen perjalanan bahwa Sahabat memiliki Diabetes Tipe 2 dan persyaratan apa saja yang diperlukan saat bepergian.
    • Siapkan dua kali jumlah persediaan obat diabetes dan salinan resep yang Sahabat butuhkan sebagai cadangan.
    • Siapkan semua jarum suntik, flexpen, maupun botol insulin, dan perlengkapan lainnya termasuk glukagon darurat secara jelas dan ditandai dengan label farmasi yang menunjukan obat. 
    • Pastikan Sahabat membawa kartu asuransi kesehatan, kartu identifikasi medis bahwa Sahabat memiliki diabetes, dan nomor telepon darurat termasuk nama dan nomor telepon dokter. Selain itu, cari tahu juga di mana Sahabat bisa mendapatkan perawatan medis ketika jauh dari rumah. 
    • Mengingat perubahan zona waktu agar tahu kapan harus melakukan pengobatan.
    • Bawa beberapa makanan ringan dan botol air untuk berjaga-jaga bila terjadi penurunan gula darah. 
    • Biasakan untuk rutin cuci tangan dengan air dan sabun.8,9

    Baca Juga: 8 Fakta Melawan Diabetes

    Itulah mengenai tips mengelola gaya hidup bagi penderita diabetes tipe 2. Apabila Sahabat ingin informasi lebih lanjut mengenai diabetes dan produk-produk kesehatan yang berkaitan, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    MAT-ID-2100080-V1.0 (02/2020)

    REFERENSI

    1. Closer Look at Type 2 Diabetes [Internet]. 2020. Available online at: http://www.cdc.gov/diabetes/prevention/pdf/postcurriculum_session14.pdf
    2. About type 2 diabetes. [Internet]. 2020. Available online at: https://www.diabetes.org.nz/about_diabetes/type_2_diabetes
    3. Tight Diabetes Control. [Internet]. 2020. Available online at: http://www.diabetes.org/living-with-diabetes/treatment-and-care/blood-glucose-control/tight-diabetes- control.html
    4. Managing Stress and Diabetes [Internet]. American Diabetes Association. 2020. Available from: http://archives.diabetes.org/living-with-diabetes/parents-and-kids/everyday-life/managing-stres-and-diabetes.html
    5. Madhu, K. Stress Management in Diabetes Mellitus. 2020. Available from: https://www.researchgate.net/publication/239743298_Stres_Management_in_Diabetes_Mellitus
    6. Stress. [Internet]. 2020. Available online at: http://www.diabetes.org/living-with diabetes/complications /stress.html.
    7. When You’re Sick [Internet]. 2020.Available online at: http://www.diabetes.org/living-withdiabetes/treatment-and-care/whos-on- your-health-care-team/when-youre-sick.html
    8. Have diabetes? Get tips for safe travels [Internet]. 2020. Available online at: http://www.cdc.gov/features/diabetesandtravel/
    9. Travel Tips for People With Diabetes. [Internet]. 2020Available online at: http://www.diabetes.ca/diabetes-and-you/living/guidelines/travel/
    Read More
  • Indonesia kaya akan berbagai jenis tanaman obat atau herbal, salah satunya adalah daun kelor yang cukup populer dalam kehidupan sehari-hari sebab telah digunakan sebagai pengobatan tradisional selama ribuan tahun. Tanaman yang berasal dari India dan memiliki nama latin Moringa oleifera, diketahui mengandung asam amino, vitamin, mineral, dan bersifat sebagai antioksidan. Bubuknya sering disebut sebagai sumber […]

    Manfaat, Efek Samping, dan Cara Mengolah Daun Kelor

    Indonesia kaya akan berbagai jenis tanaman obat atau herbal, salah satunya adalah daun kelor yang cukup populer dalam kehidupan sehari-hari sebab telah digunakan sebagai pengobatan tradisional selama ribuan tahun.

    Tanaman yang berasal dari India dan memiliki nama latin Moringa oleifera, diketahui mengandung asam amino, vitamin, mineral, dan bersifat sebagai antioksidan. Bubuknya sering disebut sebagai sumber protein karena mengandung 9 asam amino esensial.

    manfaat dan efek samping daun kelor

    Baca Juga: Simplisia Nabati: Pengertian, Jenis, dan Pengolahan, Tumbuhan, dan Lain-lain

    Manfaat Daun Kelor

    Daun kelor memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan, yaitu :

    Melawan Diabetes

    Daun kelor dipercaya dapat memberi perlindungan alami dan kontrol gula darah, karena mengandung asam klorogenat dan senyawa isothiocyanate.

    Produk Terkait: Obat Diabetes

    Mendukung Kesehatan Otak

    Daun kelor diketahui mengandung  vitamin E dan vitamin C yang mampu melawan oksidasi, secara tidak langsung dapat meningkatkan fungsi otak. Daun kelor juga dapat mempengaruhi zat kimia dalam otak yang berkaitan dengan daya ingat, suasana hati, fungsi organ, respons terhadap rangsangan seperti stres dan rasa bahagia serta kesehatan mental.

    Melindungi Hati

    Daun kelor diketahui dapat melindungi hati berkat kandungan polifenol dan melindungi dari pengerasan hati (fibrosis).

    Mencegah Peradangan

    Apabila Sahabat mengalami kendala untuk mengatasi peradangan dengan obat-obatan non tradisional, daun kelor dapat menjadi salah satu solusinya. Daun kelor mempunyai kandungan campuran asam amino esensial, fitonutrien karotenoid, dan antioksidan yang dapat menurunkan peradangan.

    Membantu Melancarkan Pencernaan

    Bagi Sahabat Sehat yang sedang mengalami masalah pencernaan seperti gangguan lambung, sembelit, radang saluran cerna, daun kelor dipercaya dapat membantu menghambat pertumbuhan berbagai virus. Kandungan vitamin B, di dalam daun kelor juga dapat membantu memelihara kesehatan pencernaan.

    Memperkuat Tulang

    Daun kelor diketahui mengandung kalsium dan fosfor yang membantu menjaga kesehatan tulang, membantu mengatasi radang sendi.

    Baca Juga: 10 Hal yang Perlu Dilakukan untuk Cegah Osteoporosis

    Meningkatkan Kesehatan Mata

    Manfaat terakhir daun kelor, mampu meningkatkan kesehatan mata karena tingkat antioksidannya yang tinggi.

    Efek Samping

    Selain memberikan manfaat, berikut beberapa efek samping yang dapat dialami setelah konsumsi daun kelor:

    Reaksi Alergi

    Reaksi alergi dapat dialami Sahabat Sehat, bila memiliki riwayat alergi daun kelor. Seringkali hal ini dialami bila menggunakan daun kelor sebagai masker alami untuk kecantikan wajah.

    Diare

    Daun kelor diketahui memiliki efek sebagai pencahar, sehingga dapat menyebabkan dan bahkan memperburuk diare. Daun kelor sebaiknya dikonsumsi apabila Sahabat mengalami kesulitan buang air besar.

    Menurunkan Tekanan Darah

    Daun kelor tidak disarankan dikonsumsi pasien yang memiliki riwayat tekanan darah rendah, karena dikhawatirkan dapat memperburuk kondisi yang dialami. Sehingga daun kelor sebaiknya dikonsumsi bagi penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi.

    Produk Terkait: Cek Lab

    Memperlambat Detak Jantung

    Efek samping daun kelor selanjutnya adalah dapat memperlambat detak jantung karena kandungan alkaloid dalam daun kelor. Tidak disarankan konsumsi daun kelor berlebihan bagi pasien yang memiliki riwayat gangguan jantung.

    Membahayakan Kandungan

    Efek samping ini sebenarnya berasal dari bagian tanaman kelor lainnya seperti bunga, kulit pohon, beserta akar tanaman yang kemungkinan tercampur saat proses pengolahan. Bagian tersebut dipercaya memiliki kandungan zat yang berpotensi menyebabkan keguguran, sehingga tidak disarankan bagi ibu hamil.

    Baca Juga: 10 Makanan yang Sebaiknya Dihindari Ibu Hamil

    Hipoglikemia

    Hipoglikemia adalah kondisi ketika kadar gula darah terlalu rendah. Kondisi ini dapat dialami setelah konsumsi daun kelor, ditandai dengan irama jantung tidak teratur, kelelahan, pucat, gelisah, berkeringat, kelaparan, mudah marah, serta kesemutan di sekitar mulut. Hal ini disebabkan karena daun kelor memiliki efek menurunkan kadar gula darah.

    Sahabat sebaiknya bijak saat mengkonsumsi daun kelor, terutama bagi pasien dengan riwayat penyakit kencing manis (diabetes melitus).

    Merusak Hati dan Ginjal

    Hati dan ginjal merupakan organ-organ tubuh sangat penting. Untuk menghindari kerusakan hati dan ginjal, sebaiknya hindari konsumsi daun kelor dalam jangka panjang dan rutin melakukan pemeriksaan medical check-up (MCU).

    Bagaimana Cara Mengolah Daun Kelor?

    Daun kelor dapat diolah dengan cara dimasak, diekstrak, atau dikonsumsi secara langsung misalnya diolah menjadi sayur bening, tumis, teh, dan jus.

    Daun kelor juga bisa diolah menjadi cokelat, kue, mi instan, dan bahkan kapsul suplemen sehingga praktis dikonsumsi untuk menjaga daya tahan tubuh terutama di masa pandemi.

    Baca Juga: Penggunaan Obat Tradisional untuk Daya Tahan Tubuh

    Itulah mengenai manfaat, efek samping, dan cara mengolah daun kelor yang perlu Sahabat ketahui. Apabila Sahabat ingin memperoleh manfaat daun kelor, dengan cara yang praktis, Sahabat bisa membeli produk herbal jadi dalam bentuk kapsul dan suplemen di Prosehat.

    Produk Terkait: Jual Borobudur Kelorin 60 Kapsul

    Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan dan Penyembuhan [Internet]. CNN Indonesia. 2021 [cited 15 March 2021]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20190826163137-255-424772/manfaat-daun-kelor-untuk-kesehatan-dan-penyembuhan
    2. Ardyanto F. 8 Efek Samping Daun Kelor Bagi Tubuh, Perhatikan Konsumsinya [Internet]. liputan6.com. 2021 [cited 15 March 2021]. Available from: https://hot.liputan6.com/read/4367838/8-efek-samping-daun-kelor-bagi-tubuh-perhatikan-konsumsinya
    3. Sendari A. 6 Cara Mengolah Daun Kelor untuk Dapatkan Khasiatnya [Internet]. liputan6.com. 2021 [cited 15 March 2021]. Available from: https://hot.liputan6.com/read/4318063/6-cara-mengolah-daun-kelor-untuk-dapatkan-khasiatnya
    4. Afrilian D. Manfaat Daun Kelor Sebagai Superfood Kaya Khasiat Sehat [Internet]. detikfood. 2021 [cited 15 March 2021]. Available from: https://food.detik.com/info-sehat/d-5489778/manfaat-daun-kelor-sebagai-superfood-kaya-khasiat-sehat

     

     

    Read More
  • Belakangan muncul fenomena yang disebut ghosting yang diawali dari permasalahan hubungan asmara Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden Joko Widodo, yang diisukan telah mengakhiri hubungan asmaranya secara sepihak. Baca Juga: Kehidupan Seks Tetap Membara Setelah Menikah dan Punya Anak Maraknya penggunaan istilah ghosting, tentu membuat khalayak bertanya-tanya apa yang dimaksud dengan ghosting. Sahabat Sehat, mari simak penjelasan mengenai […]

    Sahabat, Ketahui Fenomena Ghosting dan Cara Menghadapinya

    Belakangan muncul fenomena yang disebut ghosting yang diawali dari permasalahan hubungan asmara Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden Joko Widodo, yang diisukan telah mengakhiri hubungan asmaranya secara sepihak.

    Baca Juga: Kehidupan Seks Tetap Membara Setelah Menikah dan Punya Anak

    Maraknya penggunaan istilah ghosting, tentu membuat khalayak bertanya-tanya apa yang dimaksud dengan ghosting. Sahabat Sehat, mari simak penjelasan mengenai ghosting berikut ini.

    fenomena ghosting, ghosting

    Apa Itu Ghosting ?

    Ghosting adalah sebuah istilah psikologi yang berasal dari bahasa Inggris, secara umum diartikan sebagai berbayang. Istilah ini dalam kehidupan sehari-hari merujuk pada kondisi ketika seseorang tiba-tiba mengakhiri komunikasi tanpa adanya penjelasan. Istilah ini juga seringkali disebut PHP, yaitu singkatan dari pemberi harapan palsu.

    Beberapa psikolog menyebut bahwa cara mengakhiri hubungan seperti ini tidak wajar dan tidak sopan, karena dapat memberikan dampak psikologis yang cukup besar bagi para pihak yang ditinggalkan.

    Mengapa Bisa Terjadi?

    Hal ini dapat terjadi ketika dalam suatu hubungan asmara, salah satu pihak merasa tidak adanya ketertarikan dan berupaya mengurangi kontak yang sudah lama terjalin hingga berakhir dengan pemutusan hubungan sepihak.

    Ghosting dianggap sebagai suatu solusi yang praktis dalam mengakhiri hubungan. Pelakunya beranggapan bahwa tidak ada hubungan pribadi atau profesional saat menjalani hubungan asmara. Apalagi ketika hubungan tersebut juga tidak diketahui oleh orang-orang sekitar sehingga pelaku tidak merasa adanya konsekuensi saat memutuskan hubungan.

    Baca Juga: Hubungan Antara Siklus Kehidupan dan Kesehatan Wanita

    Faktor Penyebab Ghosting

    Baby Jim Aditya, seperti dilansir dari Kompas.com menyebut beberapa faktor penyebab terjadinya fenomena ghosting:

    Tidak Ada Solusi

    Dalam sebuah hubungan asmara bisa saja terjadi ketidakcocokan, namun salah satu pihak enggan membahas atau menyelesaikannya karena merasa tidak ada solusi yang bisa didapatkan.

    Pertahanan Diri

    Pertahanan diri disebut juga menjadi salah satu faktor penyebab ghosting. Hal ini muncul karena ada hal yang tidak dapat ditangani secara emosional oleh pelaku, misal adanya tuntutan kepada pelaku ghosting mengenai pernikahan atau kondisi lainnya yang membuat pelaku merasa tertekan.

    Tidak Ada Keterbukaan

    Keterbukaan merupakan salah satu cara agar hubungan asmara berlangsung harmonis. Namun, dalam beberapa kasus ternyata tidak terjadi demikian sebab ada beberapa pasangan yang tidak dapat terbuka dan tidak mampu mempertahankan hubungan tersebut.

    Tidak Mau Berkomitmen

    Alasan tidak mau serius dalam berkomitmen, seringkali menjadi salah satu penyebab ghosting.

    Memiliki Sifat Pengecut

    Faktor terakhir adalah adanya sifat pengecut atau tidak berani dalam diri, sehingga enggan memutuskan hubungan secara baik-baik karena takut dan tidak bertanggung jawab.

    Bagaimana Cara Mengetahui dan Menghadapinya?

    Ada  beberapa cara yang bisa Sahabat lakukan, apabila merasa menjadi korban ghosting:

    Berhati-hati dengan Ucapan Pasangan

    Fenomena ghosting, sebenarnya dapat dideteksi dari perkataan dan perbuatan yang dilakukan  pelaku. Misalnya jika pelaku mengatakan akan berjanji bertemu Sahabat pada waktu yang sudah disepakati, namun tiba-tiba membatalkan secara sepihak dan hal ini dilakukan berulang kali. Dari situ, Sahabat dapat menyimpulkan dan mempersiapkan diri jika pasangan tiba-tiba menghilang tanpa kabar.

    Kenali Tingkah Laku Pasangan

    Sahabat sebaiknya kenali tingkah laku dan tabiat pasangan. Perhatikan apakah sikap pasangan berubah ubah, misalnya terkadang sikapnya hangat dan disaat lain menjadi cuek.

    Serta bicarakan sejak awal hubungan, mengenai tujuan dalam hubungan tersebut. Apabila pasangan belum memiliki rencana berkomitmen secara serius,  besar kemungkinannya pasangan Sahabat dapat melakukan ghosting.

    Baca Juga: 7 Tahap Persiapan Pernikahan dalam Waktu Singkat

    Jangan Hubungi Pasangan Lebih Dulu

    Biasanya hal ini terjadi jika Sahabat mengenal seseorang selama kurun waktu tertentu, namun tidak pernah bertemu secara fisik maupun melalui telepon.

    Dalam kondisi seperti ini, Sahabat diharapkan jangan sampai terjebak dengan perilaku pasangan. Hindari menghubungi pasangan terlebih dahulu, dan perhatikan perilaku pasangan.

    Analisis Kepribadian Pasangan

    Ketika Sahabat ingin menjalani sebuah hubungan yang serius, sebaiknya bicarakan dahulu hal ini dengan pasangan. Apabila pasangan tidak merespon atau mengalihkan topik pembicaraan, Sahabat tidak perlu heran jika suatu saat pasangan menghilang tanpa kabar.

    Jangan Terlalu Dipikirkan

    Apabila pasangan kurang memperhatikan Sahabat, dan terlihat kurang berusaha dalam menjalani hubungan asmara maka sebaiknya jangan terlalu memikirkan hal ini agar Sahabat terhindar dari kekecewaan.

    Cara-cara lain yang bisa Sahabat lakukan untuk menghadapi fenomena ghosting, yaitu :

    • Cari tahu informasi dari orang-orang terdekat
    • Siapkan mental
    • Beri waktu untuk untuk menenangkan diri
    • Hargai diri sendiri

    Apa Dampak Ghosting Secara Psikologis?

    Karena ghosting, merupakan suatu hal yang tidak etis maka hal ini dapat berdampak besar pada pasangan yang ditinggalkan sehingga dapat mengalami beberapa hal berikut :

    • Merasa dirinya tidak berharga dan tidak berguna
    • Merasa kesepian dan sakit hati
    • Sedih berkepanjangan
    • Memikirkan hal secara berlebihan
    • Mengalami trauma dalam menjalin hubungan

    Ghosting Bukan Hanya dalam Urusan Asmara

    Ghosting kerap dikaitkan dengan hubungan asmara, namun sebenarnya perilaku ini bisa juga ditemukan dalam kondisi lain seperti dalam hubungan pertemanan, hubungan bisnis, atau bahkan saat wawancara kerja misalnya salah satu pihak baik HRD maupun kandidat yang tidak memberikan kejelasan mengenai proses perekrutan yang sudah dilakukan.

    Itulah mengenai ghosting yang cukup memberikan dampak psikologis pada salah satu pihak yang ditinggalkan. Sebaiknya hindari hal ini dan jika ingin melakukan pemutusan hubungan, dapat membicarakan secara baik-baik terlebih dahulu.

    Baca Juga: Rendahnya Penanganan Kesehatan Jiwa di Indonesia

    Apabila Sahabat Sehat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai ghosting atau ingin melakukan konsultasi khusus, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Riani A. Fakta-Fakta Psikologi tentang Ghosting, Tindakan yang Dituduhkan pada Kaesang Pangarep [Internet]. liputan6.com. 2021 [cited 15 March 2021]. Available from: https://www.liputan6.com/lifestyle/read/4501346/fakta-fakta-psikologi-tentang-ghosting-tindakan-yang-dituduhkan-pada-kaesang-pangarep
    2. Media K. Ghosting untuk Mengakhiri Hubungan Asmara? Psikolog Sebut Kurang Ajar Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 15 March 2021]. Available from: https://www.kompas.com/sains/read/2021/03/08/170300523/ghosting-untuk-mengakhiri-hubungan-asmara-psikolog-sebut-kurang-ajar?page=all
    3. Media K. Penjelasan Psikolog soal Ghosting: Penyebab hingga Cara “Move On” Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 15 March 2021]. Available from: https://www.kompas.com/tren/read/2021/03/08/072000365/penjelasan-psikolog-soal-ghosting-penyebab-hingga-cara-move-on?page=all
    4. Wibowo I. 6 Tips Menghindari Ghosting Agar Tidak Patah Hati [Internet]. Womantalk | Good lifestyle, relationship and pop culture for Women. 2021 [cited 15 March 2021]. Available from: https://womantalk.com/love/articles/tips-menghindari-ghosting-agar-tidak-patah-hati-D4gVe
    5. Ekawati Y. 5 Tips Hadapi Pelaku Ghosting Menurut Psikolog [Internet]. detikHealth. 2021 [cited 15 March 2021]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5484310/5-tips-hadapi-pelaku-ghosting-menurut-psikolog
    6. Apa Itu Ghosting, Sama Enggak dengan PHP? [Internet]. Solopos.com. 2021 [cited 15 March 2021]. Available from: https://www.solopos.com/apa-itu-ghosting-sama-enggak-dengan-php-1111182
    7. Times I, Kusumawati A. 5 Dampak yang Dirasakan Korban Ghosting, Bisa Menimbulkan Trauma [Internet]. IDN Times. 2021 [cited 15 March 2021]. Available from: https://www.idntimes.com/life/relationship/aisya-kusumawati-1/5-dampak-yang-dirasakan-korban-ghosting-bisa-menimbulkan-trauma-c1c2-1/5
    8. 5 Jenis Ghosting saat Rekrutmen Kerja, Apa Aja Sih? [Internet]. Urbanasia.com. 2021 [cited 15 March 2021]. Available from: https://www.urbanasia.com/5-jenis-ghosting-saat-rekrutmen-kerja-apa-aja-sih-U26790

     

    Read More
Chat Dokter 24 Jam