Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Author Archive for: irfan.seo@tanyadok.com

Irfan

About Irfan

Showing 131–140 of 435 results

  • Diabetes melitus tipe 2 merupakan suatu kondisi kronis yang memengaruhi cara tubuh memetabolisme glukosa, yang merupakan sumber energi utama tubuh Sahabat. Baca Juga: Pentingnya Olahraga Bagi Penderita Diabetes Tipe 2 Diabetes tipe 2 memerlukan pemantauan secara berkala dan perawatan sepanjang hidup. Bila tidak diobati dengan benar, diabetes dapat menimbulkan berbagai komplikasi pada sistem organ tubuh […]

    Langkah Berkelanjutan Diabetes Melitus Tipe 2 Seperti Apa?

    Diabetes melitus tipe 2 merupakan suatu kondisi kronis yang memengaruhi cara tubuh memetabolisme glukosa, yang merupakan sumber energi utama tubuh Sahabat.

    diabetes melitus tipe 2, diabetes tipe 2

    Baca Juga: Pentingnya Olahraga Bagi Penderita Diabetes Tipe 2

    Diabetes tipe 2 memerlukan pemantauan secara berkala dan perawatan sepanjang hidup. Bila tidak diobati dengan benar, diabetes dapat menimbulkan berbagai komplikasi pada sistem organ tubuh lainnya.¹

    Peranan Insulin dalam Tubuh

    Insulin adalah hormon alami yang diproduksi oleh pankreas yang berperan dalam mengatur kadar gula darah. Tugas utama insulin adalah untuk menjaga kadar gula darah tetap dalam batas normal. Pada setiap kali makan, karbohidrat terurai menjadi gula dan masuk ke aliran darah dalam bentuk glukosa.

    Produk Terkait: Produk Herbal Diabetes

    Pankreas akan merespons dengan memproduksi insulin, yang menyebabkan gula masuk ke dalam jaringan. Kelebihan glukosa akan disimpan di hati dalam bentuk glikogen, apabila kadar insulin rendah, hati akan mengeluarkan glikogen ke dalam aliran darah dalam bentuk gula sehingga kadar gula darah tetap dalam stabil. ²6

    Apa yang Terjadi pada Diabetes Tipe 2 ?

    Pada penderita diabetes tipe 2, tubuh Sahabat tidak dapat merespons dengan baik atau melawan efek insulin. Sehingga tubuh tidak menghasilkan cukup insulin untuk mempertahankan kadar gula darah dalam batas normal.¹

    Bagaimana  Sahabat Mendeteksi Diabetes Tipe 2?

    Gejala utama dari penyakit diabetes tipe 2 adalah mudah merasa haus, sering buang air kecil terutama pada malam hari, mudah lapar, terjadi penurunan berat badan drastis, mati rasa pada tangan dan kaki, penglihatan kabur, lemah, gatal di daerah kemaluan ataupun lipat paha,mulu kering, dan luka yang lambat sembuh.

    Untuk memastikan diagnosis diabetes tipe 2, dokter akan melakukan wawancara medis, pemeriksaan fisik, serta pemeriksaan penunjang meliputi tes gula darah puasa, gula darah sewaktu, dan HbA1c.7

    Produk Terkait: Cek Lab

    Pemeriksaan Normal
    Kadar glukosa hemoglobin (A1C) 6,5%
    Kadar glukosa darah puasa 

    (kondisi tidak makan apapun selama minimal 8 jam)

    126 mg/dL 

    (7.0 mmol/l)

    Kadar glukosa plasma secara acak pada pasien dengan gejala klasik  <200 mg/dl

    (11,1 mmol/l)

    Tabel 1. Kriteria Diagnosis Diabetes.8

    Bagaimana Mengelola Diabetes Tipe 2?

    Dalam manajemen diabetes tipe 2, Sahabat memegang peran penting melalui beberapa langkah sederhana berikut 7,9,10:

    1. Merencanakan pola makan yang sehat dan seimbang.
    2. Berolahraga secara teratur.
    3. Minum obat anti diabetes oral seperti yang ditentukan sesuai dengan instruksi dokter.
    4. Melakukan kontrol kadar gula darah dan tekanan darah di rumah.

    Mengapa Mengontrol Gula Darah Penting ?

    Pasien diabetes tipe 2 dapat menjalani hidup aktif dan sehat dengan manajemen yang tepat, yaitu menyeimbangkan asupan makanan dan minuman serta melakukan olahraga rutin. Kontrol ketat gula darah dapat mencegah atau memperlambat perkembangan berbagai komplikasi diabetes. 

    Gula darah yang tinggi akan menyebabkan masalah jangka pendek yang serius seperti hipoglikemia (kondisi apabila kadar gula darah dibawah batas normal), hiperglikemia (kondisi apabila kadar gula darah tinggi), dan diabetes ketoasidosis.

    Sedangkan dalam jangka panjang, gula darah yang tidak terkontrol dapat merusak pembuluh darah yang memasok darah ke organ penting seperti jantung, ginjal, mata, dan syaraf.8,1214

    Jika Sahabat menderita diabetes tipe 2, jangan khawatir. Kabar baiknya adalah dengan mengontrol gula darah, dapat membantu Sahabat tetap sehat dan mencegah komplikasi di kemudian hari.14

    Baca Juga: Saat Hadapi Si Kecil Menderita Diabetes

    Apabila memerlukan informasi lebih lanjut mengenai diabetes dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    MAT-ID-2100363-V1.0 (03/2021)

    REFERENSI

    1. Type 2 diabetes – Symptoms and causes [Internet]. Mayo Clinic. 2020. Available at: http://www.mayoclinic.com/health/type-2-diabetes/DS00585. [Terakhir diakses Januari 2014]
    2. UpToDate [Internet]. Uptodate.com. 2020. Available at: http://www.uptodate.com/contents/diabetes-mellitus-type-2-overview-beyond-the-basics. [Terakhir diakses Januari 2014]
    3. Insulin & Other Injectables | ADA [Internet]. Diabetes.org. 2020. Available from: http://www.diabetes.org/living-with-diabetes/treatment-and-care/medication/insulin [Terakhir diakses Januari 2014]
    4. Insulin – Diabetes [Internet]. Diabetes. 2020. Available at: http://www.diabetes.co.uk/body/insulin.html. [Terakhir diakses Januari 2014]
    5. Health and wellness resources [Internet]. Ghc.org. 2020. Available at: http://www.ghc.org/healthAndWellness/?itern.–/common/healthAndWellness/conditions/diabetes/foodProcess.html. [Terakhir diakses Maret 2014]
    6. Diabetes Treatment [Internet]. 2020. Available at: http://www.mayoclinic.com/health/diabetes-treatment/DA00010. [Terakhir diakses Januari 2014]
    7. Diabetes Mellitus: Types, Risk Factors, Symptoms, Treatments [Internet]. Cleveland Clinic. 2020. Available at: https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/7104-diabetes-mellitus-an-overview. [Terakhir diakses Januari 2014]
    8. Introduction: Standards of Medical Care in Diabetes [Internet]. American Diabetes Association. 2020. Available at: https://care.diabetesjournals.org/content/43/Supplement_1/S1
    9. Non-farmakologis Diabetes. Pedoman Pengelolaan Diabetes Tipe 2. Available at:  http://icmr.nic.in/guidelines_diabetes/section6.pdf. [Terakhir diakses Januari 2014]
    10. Farmakologi Pengobatan Diabetes. Pedoman Pengelolaan Diabetes Tipe 2. Available at: http://lcmr.nic.in/guidelines_diabetes/sectionl.pdf. [Terakhir diakses Januari 2014]
    11. Tentang Diabetes Tipe 2 [Internet]. 2020. Available at: https://www.diabetes.org.nz/about_diabetes/type_2_diabetes . [Terakhir diakses Februari 2014]
    12. Diabetes Control: Why its so important? [Internet]. 2020. Available online at: http://teenshealth.org/teen/diabetescenter/basics/diabetes_control.html?tracking=T_RelatedArticle. [Terakhir diakses Februari 2014]
    13. Tight Diabetes Control [Internet]. 2020. Available online at: http://www.diabetes.org/living-wfth-diabetes/treatment-and-care/blood-glucose-control/tight-diabetes-control.html. [Terakhir diakses Februari 2014]
    14. Davidson NK. Moreland P. Mengapa kontrol gula darah sangat penting? [Internet]. 2020.Available at: http://www.mayoclinic.org/diseasesconditions/diabetes/expert-blog/ blood -sugar-control.[Terakhir diakses Januari 2014]
    Read More
  • Bagi penderita diabetes, penting untuk mengetahui apa saja faktor yang dapat mempengaruhi kadar gula darah serta cara mengontrol kadar gula darah agar tetap stabil.¹ Diabetes dapat ditangani dengan melakukan pengaturan pola makan yang sehat, melakukan aktivitas fisik. Baca Juga: Sakit Gula Bikin Jantungan Apabila kadar gula darah belum terkontrol dapat dipertimbangkan untuk memulai penanganan dengan menggunakan […]

    Yuk, Sahabat, Belajar Cara Injeksi Insulin yang Benar!

    Bagi penderita diabetes, penting untuk mengetahui apa saja faktor yang dapat mempengaruhi kadar gula darah serta cara mengontrol kadar gula darah agar tetap stabil.¹ Diabetes dapat ditangani dengan melakukan pengaturan pola makan yang sehat, melakukan aktivitas fisik.

    cara injeksi insulin, cara suntik insulin

    Baca Juga: Sakit Gula Bikin Jantungan

    Apabila kadar gula darah belum terkontrol dapat dipertimbangkan untuk memulai penanganan dengan menggunakan obat-obatan (seperti insulin dan obat diabetes oral) yang bertujuan untuk menurunkan dan menstabilkan kadar gula darah.²

    Memahami Insulin

    Insulin adalah suatu hormon alami yang diproduksi oleh pankreas, yang berfungsi untuk mengatur kadar gula darah Anda.³,4 Pada penderita diabetes, terjadi gangguan pada tubuh yang menyebabkan tubuh tidak sensitif terhadap insulin atau bahkan tidak dapat memproduksi insulin.5

    Baik penderita diabetes tipe 1 ataupun 2 dapat memerlukan insulin.6 Efikasi injeksi insulin pada penderita diabetes bergantung pada teknik injeksi yang baik dan benar. Jika teknik injeksi tersebut salah, ada kemungkinan dosis obat yang diinjeksikan tidak tepat dan akhirnya mempengaruhi kadar gula darah Anda. 79

    Teknik Injeksi

    Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menggunakan insulin :

    Lokasi Injeksi

    Lokasi untuk injeksi insulin direkomendasikan pada area lengan atas, paha atas, perut, dan bokong. Penyerapan tercepat berlangsung apabila injeksi dilakukan pada area perut, diikuti pada lengan, paha, dan bokong.1011

    Rotasi pada Lokasi Injeksi

    Perlu dilakukan rotasi pada lokasi injeksi untuk mencegah terjadinya penumpukan lemak di suatu area injeksi. Penumpukan lemak ini disebut lipohipertrofi, dan hal ini dapat mengurangi penyerapan injeksi insulin sebesar 25%.

    Lakukan rotasi injeksi dengan cara membagi lokasi injeksi dalam bentuk kuadran (atau paruhan pada paha atau bokong). Gunakan satu kuadran per minggu dan lakukan injeksi dengan bergerak ke arah yang sama,baik searah maupun melawan arah jarum jam.11

    Gambar 1. Pola Rotasi Perut Berdasarkan Kuadran11

    Gambar 2. Pola Rotasi Paha dan Bokong Berdasarkan Paruhan11

    Perawatan Lokasi Injeksi

    Sebelum melakukan injeksi, lokasi harus diperiksa terlebih dahulu. Hindari menggunakan lokasi yang terdapat benjolan di bawah kulit, kemerahan di sekitar kulit, sedang bengkak atau sedang mengalami infeksi, hingga masalah tersebut teratasi. Injeksi harus dilakukan pada lokasi yang bersih menggunakan tangan yang bersih.10

    Baca Juga: Bagaimana Cara Memakai SoloStar? Simak Penjelasan Berikut!

    Proses Injeksi

    Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan selama melakukan proses injeksi insulin agar tidak terasa menyakitkan10:

    1. Pastikan obat injeksi yang digunakan disimpan dalam suhu ruangan.
    2. Gunakan jarum yang pendek dan berdiameter kecil.
    3. Selalu gunakan jarum yang baru setiap kali melakukan injeksi.
    4. Jika membersihkan lokasi injeksi dengan menggunakan alkohol,sebaiknya di tunggu hingga kering sebelum melakukan injeksi.
    5. Suntikkan perlahan dan pastikan ibu jari menekan tombol pena sepenuhnya.

    Jenis Pena Insulin

    Terdapat 2 jenis pena insulin, yaitu:

    1. Pena sekali pakai

    Pena ini diisi dengan cartridge insulin dan dibuang setelah cartridge kosong, atau  bila pena telah digunakan selama 28 atau 32 hari (tergantung jenis insulin).12

    2. Pena isi ulang

    Pena ini menggunakan cartridge insulin yang dapat diisi dan dilepaskan setelah disuntikkan. Setelah cartridge digunakan, pena siap untuk dimasukkan cartridge berikutnya.10

    Cara Menggunakan Pena Insulin

    Berikut beberapa langkah untuk menggunakan pena insulin:

    1. Cuci tangan hingga bersih.13
    2. Periksa label dan kondisi insulin, ikuti petunjuk produsen pena untuk memasukan cartridge insulin ke pena isi ulang.
      1. Pada label cartridge atau pena, pastikan Anda menyuntikkan jenis insulin yang benar. Perhatikan tanggal kadaluarsa insulin untuk memastikan tanggal belum berlalu. Lihat penampilan insulin untuk memastikan apakah masih dapat digunakan.13
      2. Insulin harus terlihat bening, tidak berwarna, dan bebas dari partikel. Gunakan cartridge insulin baru atau pena sekali pakai jika insulin tidak terlihat baik.13
    1. Untuk mencampur cloudy insulin, miringkan pena di telapak tangan hingga 10 kali  dengan sudut 1800 bolak-balik untuk mencampurkan cloudy insulin, atau bila terlihat seperti ada manik-manik di dalam insulin. Apabila insulin masih belum tercampur merata, maka ulangi hal tersebut. Jangan menggunakan insulin jika terdapat gumpalan setelah dicampurkan.13
    2. Pasang jarum sekali pakai pada pena:
    1. Sebelumnya, lepaskan tutup pena dan bersihkan karet seal pada cartridge dengan menggunakan alkohol steril.13
    2. Pasang jarum sekali pakai pada pena, lepaskan tutup bagian luar jarum dan simpan untuk digunakan kemudian ketika Anda selesai melakukan injeksi. Lepaskan tutup bagian dalam jarum dan buang, gunakan jarum baru setiap kali Anda menyuntikkan insulin.13
    3. Dengan jarum menunjuk ke arah atas, tekan cartridge untuk mengeluarkan gelembung udara ke atas.13
    1. Balik pena setiap sebelum injeksi untuk menghilangkan gelembung yang mungkin berada di dalam pena. Gelembung udara dapat mempengaruhi aliran insulin dari pena sehingga menyebabkan dosis insulin yang diinjeksikan tidak sesuai.13 Pasang 2 unit pada selector dosis, arahkan jarum ke atas dan tekan plunger hingga terlihat setetes insulin, dan ulangi jika tetesan tidak terlihat. Apabila tetap tidak bisa,maka ganti jarum atau pena dengan yang baru.

    Pastikan ada insulin yang cukup di dalam pena untuk dosis Sahabat. Apabila tidak cukup, masukkan cartridge baru atau gunakan pena sekali pakai lain. Atur dosis insulin Sahabat pada selector dan pastikan bahwa dosis tersebut sudah benar.13

    1. Atur dosis dengan benar:
    2.  Pastikan insulin didalam pena cukup untuk dosis yang dibutuhkan Anda.13
    3. Masukan cartridge lain ke dalam pena isi ulang atau gunakan pena sekali pakai lain apabila dosis insulin tidak cukup.13
    4.   Pastikan dosis selector pada angka “0” di area tampilan dosis. Atur dosis insulin Anda, dan periksa pada area tampilan insulin sebelum melakukan penyuntikan insulin untuk memastikan Anda sudah mengatur dosis yang tepat.13
    5. Setelah menekan tombol sepenuhnya, hitung perlahan selama 10 detik sebelum menarik jarum untuk memberikan dosis penuh dan mencegah kebocoran obat. Hitung lebih dari 10 detik apabila menggunakan dosis insulin yang lebih tinggi.13
    6. Penyuntikan insulin dilakukan dengan cara berikut :
    7.   Sebelum memilih lokasi injeksi, tanyakan kepada dokter atau pengasuh Anda mengenai lokasi dan bagaimana untuk memutar rotasi lokasi tersebut.13
    8. Bersihkan lokasi injeksi dengan kapas alkohol steril atau air dan sabun, lalu tunggu hingga kering.13
    9.   Cubit ringan lipatan kulit pada lokasi injeksi. Pegang pena insulin pada sudut 900 (450 pada anak-anak atau pasien berpostur kurus) dan masukkan jarum penuh ke dalam kulit.13
    10. Pasang tutup luar pada jarum dan lepaskan jarum sekali pakai dari pena. Jarum harus segera dibuang setelah digunakan dan tidak ditinggalkan melekat pada pena. Buang jarum di wadah yang keras.13

    Pembuangan Bahan Penyuntikan

    Benda tajam tidak dapat dibuang ke tempat sampah umum atau sampah rumah tangga. Perangkat pena yang kosong dapat dibuang ke tempat sampah umum rumah tangga jika jarum sudah dilepaskan.

    • Insulin harus dih.10

    Penyimpanan Insulin

    Perhatikan hal berikut untuk menyimpan insulin, jika penyimpanan tidak benar insulin berisiko tidak bekerja efekindarkan dari paparan suhu panas dan sinar matahari langsung. Untuk insulin dan pena yang sedang digunakan, dapat disimpan pada lemari pendingin dengan suhu 15-25°C.

    Baca Juga: Mengapa Suntik Insulin Penting Bagi Diabetasi Tipe 2

    Apabila tidak digunakan, simpan insulin dalam lemari es dengan suhu 2-8°C . Jika disimpan dengan benar, insulin dapat tetap dalam kondisi baik hingga tanggal kedaluwarsa yang tercantum pada kemasan.14

    • Pastikan insulin tidak membeku.14

    Membawa Insulin saat Bepergian

    Lakukan beberapa hal berikut apabila Sahabat membawa insulin selama perjalanan:

    1. Insulin dapat dibawa dan disimpan dengan suhu 2-25°C.14
    2. Pastikan untuk membawa insulin dan obat-obatan lainnya dalam tas penyimpanan khusus, di dalam kantong terpisah.14
    3. Untuk melewati pemeriksaan bandara, simpan insulin dalam kemasan aslinya dengan label resep dan catatan dari dokter atau apoteker yang menyatakan bahwa Anda membawa obat dan perlengkapan untuk pasien diabetes.14

    Baca: Kiat Pengidap Diabetes Menghadapi Covid-19

    Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai insulin dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    MAT-ID-2100362-V1.0 (03/2021)

    REFERENSI

    1. Diseases and Conditions. Tersedia online di: http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/diabetes/in-depth/diabetes-management/art-20047963?pg=1. [Terakhir diakses Februari 2014]
    2. Diabetes: Treatments and drugs. Tersedia online di: http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/diabetes/basics/treatment/con-20033091.[Terakhir diakses Februari 2014]
    3. Insulin. Tersedia online di: http://www.diabetes.org/living-with-diabetes/treatment-and-care/medication/insulen/. [Terakhir diakses Januari 2014]
    4. Insulin. Tersedia online di: http://www.diabetes.co.uk/body/insulin.html. [Terakhir diakses Januari 2014]
    5. Type 2 diabetes. Tersedia online di: http://www.mayoclinic.com/health/type-2-diabetes/DS00585. [Terakhir diakses Januari 2014]
    6. Insulin Routines. Tersedia online di: http://www.diabetes.org/living-with-diabetes/treatment-and-care/medication/insulin/insulin-routines.html. [Terakhir diakses Februari 2014]
    7. Kalra S, Balhara YPS, Baruah MP, Chadha M, ChAndalia HB, ChowdhuryS, et al. Forum for Injection Techniques, India: The First Indian Recommendations for Best Practice in Insulin Injection Technique. Indian J Endocrinol Metab. Nov-Dec 2012; 16(6):876-85
    8. Improving your insulin injection technique. Tersedia online di: http://www.bd.com/us/diabetes/page.aspx?cat=7001&id=7264. [Terakhir diakses Januari 2014]
    9. Down S, Kirkland. Injection technique in insulin therapy. Nursing Times. 20120; 108: 10, 18-21
    10. Diabetes Care in the UK. The First UK Injection Technique Recommendations 2nd Edition. Tersedia online di: http://www.trend.uk.org/documents/FIT%20Recommendations%Page%20view.pdf. [Terakhir diakses Januari 2014]
    11. Simineria L, Kulkarni K, Meece J, Williams A, Cypress M, Haas, L, et al. Strategies for Insulin Injection Therapy in Diabetes Self-Management. Tersedia online di: http://www.diabeteseducator.org/export/sites/aade/_resources/pdf/research/AADE_MedEd.pdf.[Terakhir diakses Februari 2014]
    12. Insulin Pens 2014 Tersedia online di: http://www.diabetesforcast.org/2014/Jan/insulin-pens-2014.html. [Terakhir diakses Februari 2014]
    13. Pen Devices for Insulin Administration Tersedia online di: http://www.wadepage.org/files/file/TAKING%20MEDICATIONS/Unsing%20an%20Insulin%20Pen.pdf.[Terakhir diakses Februari 2014]
    14. How to Store Insulin. Tersedia online di: http://www.ghc.org/healthAndWellness/?item=/common/healthAndWellness/conditions/diabetes/insulinStorage.html. [Terakhir diakses Februari 2014]
    Read More
  • Steatorrhea adalah kondisi ketika kelebihan lemak pada feses. Sahabat mungkin bertanya-tanya mengapa hal ini dapat terjadi? Baca Juga: Makanan Pedas Menyebabkan Diare? Berikut Penjelasannya! Sebelum membahasnya, yang perlu Sahabat ketahui adalah bahwa feses terdiri dari beberapa komposisi, paling besar tentu saja adalah air dan beberapa komposisi lainnya yaitu: Bakteri Lemak Serat Lendir Protein Garam Berbagai lapisan […]

    Kondisi Kelebihan Lemak pada Feses (Steatorrhea) dan Cara Mengatasinya

    Steatorrhea adalah kondisi ketika kelebihan lemak pada feses. Sahabat mungkin bertanya-tanya mengapa hal ini dapat terjadi?

    kelebihan lemak pada feses, kelebihan lemak pada tinja

    Baca Juga: Makanan Pedas Menyebabkan Diare? Berikut Penjelasannya!

    Sebelum membahasnya, yang perlu Sahabat ketahui adalah bahwa feses terdiri dari beberapa komposisi, paling besar tentu saja adalah air dan beberapa komposisi lainnya yaitu:

    • Bakteri
    • Lemak
    • Serat
    • Lendir
    • Protein
    • Garam
    • Berbagai lapisan sel

    Apa Penyebab Steatorrhea?

    Kondisi ini dapat terjadi karena tubuh tidak mampu menyerap nutrisi dengan benar atau tidak membuat enzim yang dibutuhkan untuk mencerna makanan secara efektif, sehingga dapat memicu malabsorpsi.

    Terdapat beberapa makanan yang dapat menyebabkan kondisi ini seperti gorengan dan makanan tinggi lemak, yaitu krim dan mentega.

    Kebiasaan mengonsumsi alkohol, obat-obatan tertentu, tubuh tidak dapat mencerna laktosa, mengonsumsi suplemen tertentu, mengonsumsi makanan bersulfur, sorbitol, dan menerapkan diet tinggi lemak juga menjadi penyebab lainnya.

    Gejala Steatorrhea

    Kondisi Steatorrhea ditandai dengan:

    • Feses lebih besar
    • Feses berwarna pucat
    • Feses berbau busuk
    • Feses mengapung karena kandungan gas yang cukup tinggi
    • Feses tertutup lapisan berminyak

    Apakah Kondisi Steatorrhea Ini Pertanda Adanya Penyakit?

    Steatorrhea diketahui berhubungan dengan masalah pencernaan, seperti penyakit celiac, gangguan pankreas, infeksi pada usus terutama pada usus besar sehingga menyebabkan bau feses menjadi busuk.

    Baca Juga: Makanan Sehat Pencernaan Lancar

    Disarankan bagi penderita steatorrhea untuk tidak mengonsumsi makanan yang dapat memicu timbulnya steatorrhea, dan menggantinya dengan makanan yang baik untuk pencernaan seperti yoghurt, ikan, daging tanpa lemak, dan pisang.

    Bagaimana Cara Mendiagnosis Steatorrhea?

    Apabila kondisi feses berlemak dan bau yang sangat busuk, Sahabat diharapkan segera berkonsultasi ke dokter terdekat.

    Dokter akan mendiagnosis dengan menanyakan beberapa hal seperti gejala yang dialami, riwayat kesehatan yang dimiliki dan melakukan pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan lemak feses yang dilakukan dengan mengumpulkan feses selama 24 hingga 72 jam lalu sampel feses dibawa ke laboratorium.

    Produk Terkait: Cek Lab

    Seperti Apa Persiapan Tes Lemak Feses?

    Sebelum melakukan tes lemak feses, Sahabat harus mengonsumsi 100 gram lemak setiap hari selama 3 hari sebelum tes dan berpuasa 5 jam sebelum menjalani tes.

    Tujuan mengonsumsi 100 gram lemak tersebut adalah supaya dapat mengeluarkan 7 gram lemak per hari sesuai standar feses orang sehat.

    Jika ternyata lemak yang dikeluarkan melebihi standar 7 gram dalam 24 jam, dokter kemungkinan besar akan menyarankan untuk melakukan tes lebih lanjut supaya dapat menentukan penyebab utamanya.

    Itulah Sahabat Sehat mengenai steatorrhea yang ternyata merupakan salah satu gejala umum adanya gangguan pencernaan, sehingga disarankan untuk mengonsumsi makanan dan minuman yang sehat untuk pencernaan.

    Baca Juga: Punya Penyakit Asam Lambung, Hindari 8 Makanan Ini

    Sahabat bisa mendapatkannya di Prosehat. Info lebih lengkap silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Media K. 5 Gejala Steatorrhea, Kelebihan Lemak di Feses yang Perlu Diwaspadai Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 18 March 2021]. Available from: https://health.kompas.com/read/2021/03/11/120800068/5-gejala-steatorrhea-kelebihan-lemak-di-feses-yang-perlu-diwaspadai?page=all
    2. Makanan Terbaik dan Terburuk untuk Pencernaan [Internet]. detikHealth. 2021 [cited 18 March 2021]. Available from: https://health.detik.com/hidup-sehat-detikhealth/d-1850722/makanan-terbaik-dan-terburuk-untuk-pencernaan
    3. Mengapa fesesBerbau Busuk? [Internet]. medcom.id. 2021 [cited 18 March 2021]. Available from: https://www.medcom.id/rona/kesehatan/ybD0DG0b-penyebab-feses-anda-ekstra-bau
    Read More
  • Indonesia diprediksi dapat mencapai kondisi herd immunity atau kekebalan kelompok sebesar 70% pada Maret 2022. Demikian hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa, dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR, Rabu, 17 Maret 2021. Baca Juga: Jumlah Kebutuhan Vaksin di Indonesia 181,5 Juta Jiwa Alasan Suharso menyatakan hal tersebut adalah karena sejak […]

    Mungkinkah Indonesia Mencapai Herd Immunity pada Maret 2022?

    Indonesia diprediksi dapat mencapai kondisi herd immunity atau kekebalan kelompok sebesar 70% pada Maret 2022. Demikian hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa, dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR, Rabu, 17 Maret 2021.

    Indonesia mencapai herd immunity

    Baca Juga: Jumlah Kebutuhan Vaksin di Indonesia 181,5 Juta Jiwa

    Alasan Suharso menyatakan hal tersebut adalah karena sejak Januari 2021, Indonesia sudah memulai vaksinasi Covid-19 yang menyasar pada semua elemen termasuk kelompok prioritas seperti tenaga kesehatan, lansia, dan petugas publik. Apalagi angka per hari peserta vaksin adalah 300.000 orang.

    Indonesia disebut dapat mencapai herd immunity apabila target vaksinasi terhadap 181,5 juta orang tercapai. Jumlah tersebut setara dengan minimum 70% yang ditetapkan World Health Organization (WHO), karena hal itulah pemerintah terus mempercepat vaksinasi massal.

    Untuk bisa mencapai herd immunity selain dengan mempercepat vaksinasi massal, juru bicara Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmizi, mengatakan cara lain yang dilakukan adalah terus menambah jumlah vaksinator (tenaga pemberi vaksin).

    Kendala Dalam Vaksinasi

    Seperti dilansir dari Detikcom, Direktur Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Profesor Amin Subandrio menyatakan bahwa belum bisa dipastikan apakah Indonesia dapat mencapai herd immunity pada 2022.

    Karena hal tersebut berkaitan dengan beberapa faktor seperti seberapa cepat herd immunity dapat tercapai, efikasi vaksin, hingga berapa lama waktu proteksi setelah divaksin.

     Baca Juga: Vaksin yang Disetujui WHO Beserta Tingkat Efektivitas dan Efikasinya

    Faktor-faktor lainnya adalah ketersediaan dan kesediaan vaksin yang berpengaruh pada pemberian walaupun vaksinasi memberikan proteksi jangka panjang.

    Hal tersebut berdasarkan data bahwa target 1 juta vaksinasi Covid-19 per harinya masih belum tercapai, dan Kementerian Kesehatan telah berupaya meningkatkan jumlah peserta vaksin dari 200.000 – 300.000 orang per hari, hingga mencapai 500.000 orang per hari.

    Percepatan vaksinasi untuk mencapai herd immunity ini menurutnya harus segera dilakukan untuk mengantisipasi mutasi virus B117 yang sudah masuk di Indonesia.

    Penanganan Virus Belum Optimal

    Meskipun Indonesia disebut dapat mencapai herd Immunity pada Maret 2022, Menteri Suharso menyatakan bahwa pandemi masih akan tetap ada, dikarenakan penanganan virus yang belum optimal hingga saat ini.

    Ia menyebut  ada beberapa indikator seperti cara pencegahan termasuk 3T (tes, tracing, dan tracking) yang masih masih terbatas, belum terintegrasinya sistem surveilans penyakit serta masih kurangnya kapasitas pengujian di laboratorium.

    Produk Terkait: Tes Covid-19

    Kedua, fasilitas kesehatan dan farmasi serta alat kesehatan belum optimal. Ketiga, masih  terbatasnya tenaga medis dan keempat belum efisiennya pembiayaan kesehatan.

    Cara Mencapai Herd Immunity Secara Alami

    Karena kondisi di atas tersebut, Sahabat sebenarnya dapat mencapai herd immunity sembari menunggu divaksin secara massal. Profesor Amin Subandrio, menyebut bahwa mengonsumsi makanan sehat dan multivitamin merupakan cara yang dapat dilakukan untuk menciptakan kekebalan.

    Produk Terkait: Jual Multivitamin

    Kemudian cara selanjutnya adalah dengan membiarkan suatu populasi terinfeksi virus sehingga terbentuk imunitas alami. Namun, Profesor Amin menganggap hal ini tidak etis. Ia menyatakan bahwa cara terbaik untuk mencapai herd immunity adalah dengan pemberian vaksin.

    Sahabat, supaya herd immunity dapat tercapai sesuai prediksi maka jangan ragu untuk melakukan vaksinasi karena pemberian vaksin dapat memberi perlindungan dan pencegahan yang optimal.

    Sebelum dan sesudah di vaksin, Sahabat sebaiknya tetap menerapkan protokol kesehatan 5M (mengenakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan serta membatasi mobilisasi dan interaksi), dan menjalani pola hidup bersih dan sehat.

    Baca Juga: Perilaku 5M, Cara Tepat dan Efektif Meminimalkan Penyebaran Covid-19

    Sahabat juga dapat melakukan deteksi dini Covid-19 di Prosehat. Info lebih lengkap silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. RI Diprediksi Capai Herd Immunity pada Maret 2022 [Internet]. CNNindonesia.com. 2021 [cited 18 March 2021]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20210317141146-532-618615/ri-diprediksi-capai-herd-immunity-pada-maret-2022
    2. Pemerintah Berupaya Percepat Terciptanya <em>Herd Immunity</em> |Republika Online [Internet]. Republika Online. 2021 [cited 18 March 2021]. Available from: https://www.republika.co.id/berita/qq4k4q354/pemerintah-berupaya-percepat-terciptanya-emherd-immunityem
    3. K N. Indonesia Capai Herd Immunity Tahun 2022? Tak Segampang Itu [Internet]. detikHealth. 2021 [cited 18 March 2021]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5496976/indonesia-capai-herd-immunity-tahun-2022-tak-segampang-itu
    4. Azizah K. Agar ‘Bebas’ Corona, Pakar Jelaskan 3 Cara Bentuk Herd Immunity COVID-19 [Internet]. detikHealth. 2021 [cited 18 March 2021]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5491007/agar-bebas-corona-pakar-jelaskan-3-cara-bentuk-herd-immunity-covid-19
    Read More
  • Penyakit kritis merupakan suatu kondisi penyakit dengan tingkat mortalitas atau kematian yang tinggi, atau mengancam jiwa. Berdasarkan penelitian, telah dibuktikan bawah perempuan lebih rentan terkena beberapa penyakit kritis tertentu. Baca Juga: Jenis Kanker yang Sering Menyerang Wanita Salah satu contoh penyakit kritis adalah penyakit ginjal. Menurut Riskesdas 2013, penderita penyakit ginjal 60% adalah kaum perempuan dan […]

    Alasan Perempuan Lebih Rentan Terkena Penyakit Kritis

    Penyakit kritis merupakan suatu kondisi penyakit dengan tingkat mortalitas atau kematian yang tinggi, atau mengancam jiwa. Berdasarkan penelitian, telah dibuktikan bawah perempuan lebih rentan terkena beberapa penyakit kritis tertentu.

    rentan terkena penyakit kritis

    Baca Juga: Jenis Kanker yang Sering Menyerang Wanita

    Salah satu contoh penyakit kritis adalah penyakit ginjal. Menurut Riskesdas 2013, penderita penyakit ginjal 60% adalah kaum perempuan dan 40% sisanya barulah kaum laki-laki. Di seluruh dunia, terdapat 195 juta perempuan yang mengidap penyakit ginjal kronis pada setiap tahunnya dan 600.000 perempuan meninggal akibat penyakit kronis ini.

    Terdapat beberapa faktor yang membuat perempuan rentan terkena penyakit kritis, antara lain:

    Kehamilan

    Salah satu faktor yang membuat perempuan rentan terkena penyakit kritis adalah kehamilan. Seperti contohnya, kehamilan yang disertai oleh komplikasi preeklamsia dapat berujung pada penyakit ginjal kronis. Dan sebaliknya, penyakit ginjal kronis juga bisa berisiko menimbulkan preeklamsia.

    Infeksi saluran kemih, lupus, dan kanker serviks

    Rasio penderita penyakit tersebut perbandingannya antara perempuan dan laki-laki adalah 9 : 1. Dari perbandingan tersebut, bisa dilihat resiko perempuan terhadap penyakit ginjal kronis yang diakibatkan oleh penyakit lain adalah sangat rentan.

    Kondisi biologis dan fisiologis perempuan dan pria berbeda

    Karena kondisi biologis dan fisiologis perempuan dan pria berbeda, akibatnya ada beberapa kondisi kesehatan yang lebih mempengaruhi perempuan dibanding pria.

    Antara lain, gangguan pola makan atau hormonal. Hal yang sama juga terjadi pada penyakit autoimun yang lebih umum menyerang wanita disbanding pria, seperti penyakit lupus. 9 dari 10 wanita yang terkena penyakit lupus adalah perempuan.

    Penyakit yang lebih sering menyerang perempuan:

    Multipel Sklerosis (MS)

    Penyakit MS merupakan penyakit yang gangguan pada sistem saraf pusat. Multiple Sclerosis Society melaporkan, MS saat ini diderita oleh 2 juta orang di dunia. Angka tersebut bisa dua sampai tiga kali lebih rentan terkena pada perempuan disbanding pria.

    Beberapa dokter juga mengklasifikasikan MS sebagai penyakit autoimun. Hal ini dikarenakan tidak adanya penyebab khusus yang terindentifikasi. Kebanyakan orang yang mengalami gejala MS pertama adalah saat berusia 20 sampai 40 tahu. Gejala MS juga bervariasi, mulai dari kelumpuhan sampai hilangnya penglihatan.

    Pengobatan dari penyakit yang lebih rentan menyerang perempuan ini adalah hanya berfungsi mengurangi gejala yang timbul, karena belum ada obat yang jelas untuk menyembuhkan penyakit tersebut.

    Lupus

    Penyakit lupus juga merupakan penyakit autoimun yang lebih rentan menyerang perempuan. Penyakit ini memicu kekerasan pada kulit, sendi, dan juga organ. Gejala dari penyakit lupus sendiri sangat banyak, namun kebanyakan pasien mengalami gejala sangat lelah, sakit kepala, rambut rontok, dan persendian bengkak.

    Berdasarkan data Lupus Foundation of America, 90% penderita lupus adalah wanita. Namun, penyakit ini jarang bisa didiagnosa di awal, sehingga penderita yang biasanya sudah terkena dampaknya untuk waktu yang lama.

    Sindrom kelelahan kronis

    Sindrom ini merupakan sesuatu yang bisa dibilang kompleks. Kondisi kelelahan ini tidak bisa hilang hanya dengan beristirahat.

    Ada gejala lain yang mengikuti dari sindrom ini, antara lain nyeri otot, kurangnya daya ingat, serta insomnia. Bahkan, saat melakukan kegiatan ringan, seperti berpakaian, mandi, atau berpikir, bisa menyebabkan seseorang sangat kelelahan.

    Depresi

    Para ahli yakin bahwa depresi menyerang perempuan dua kali lebih banyak dibandingkan lelaki. Alasan biologis yang menjadi penyebab utamanya.

    Seperti pada saat menstruasi, melahirkan, dan menopause, perempuan biasanya mengalami fluktuasi hormone yang mempengaruhi mood.

    Baca Juga: Sahabat, Ketahui Fenomena Ghosting dan Cara Menghadapinya

    Dan menurut Psychology Today, perempuan lebih sering merenung dibandingkan lelaki. Hal tersebut kemudian diduga dapat memicu depresi, apalagi perempuan biasa lebih cenderung memiliki umur yang panjang sehingga lebih merasa kesepian dan berujung depresi.

    Celiac

    Berdasarkan National Foundation for Celiac Awareness, 60 sampai 70 persen penderita celiac adalah perempuan. Celiac disease merupakan reaksi negative yang diberikan oleh tubuh, karena tidak bisa mencerna gluten protein yang terdapat dalam tepung atau juga gandum.

    Pada umumnya, perempuan yang memiliki penyakit celiac disease baru didiagnosa saat berusia 45 tahun. Dan diagnose celiac disease memerlukan waktu selama 10 tahun, yang berarti perempuan sudah mengalami gangguan reproduksi beberapa tahun sebelumnya.

    Irritable Bowel Syndrome (IBS)

    IBS adalah gangguan yang terjadi pada usus besar dan mempengaruhi usus secara keseluruhan. IBS sendiri dapat menyebabkan perut menjadi sakit, kembung, diare, dan konstipasi paling sedikit selama tiga bulan.

    Sebanyak 65% pasien dari IB adalah perempuan, namun alasan perempuan rentan terkena penyakin ini belum juga diketahui,. Gejala ini semakin parah apabila sedang dalam periode menstruasi.

    Infeksi penyakit seksual

    Di Amerika sendiri, kasus infeksi seksual setiap tahunnya mencapai 19 juta kasus. Dan perempuan lebih sering tertular serta mengalami sebab yang serius dibandingkan lelaki.

    Sebabnya adalah kulit vagina dari perempuan lebih halus dibandingkan penis. Hal tersebut yang menjadi alasan mengapa perempuan lebih rentan terkena penyakit ini, karena virus dan bakteri jadi lebih mudah masuk.

    Baca Juga: Kanker Serviks, Bisakah Disembuhkan?

    Nah, Sahabat Sehat sudah paham kan alasan perempuan lebih rentan terkena penyakit? Maka dari itu, mari sama-sama menjaga kesehatan. Mulai sekarang, berperilaku dan mulailah hidup sehat agar tidak rentan terkena penyakit.

    Bahkan jangan segan untuk periksa dan kontrol ke dokter apabila sudah ada gejala tentang tubuh yang sudah memberikan sinyal tidak enak. Karena, bagaimana pun untuk mengetahui sebuah penyakit harus diserahkan kembali kepada ahlinya.

    Untuk pemeriksaan kesehatan penyakit kritis ini, Sahabat bisa melakukan salah satu pencegahannya dengan vaksinasi HPV di Prosehat untuk melindungi diri dari kanker serviks, dan tersedia layanan ke rumah. Layanan ini mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Eprints.umpo.ac.id. 2021. [online] Available at: <http://eprints.umpo.ac.id/1262/1/Artikel%20Jurnal%20Florence%20Vol%20VII%202014.pdf> [Accessed 11 March 2021].
    2. Eprints.undip.ac.id. 2021. [online] Available at: <http://eprints.undip.ac.id/44025/3/Kwa_Angela_G2A009110_BAB_2KTI.pdf> [Accessed 11 March 2021].
    3. Media, K., 2021. Perempuan Rentan Terserang Penyakit Ginjal Kronis, Kenapa Begitu?. [online] KOMPAS.com. Available at: <https://sains.kompas.com/read/2018/03/10/163400723/perempuan-rentan-terserang-penyakit-ginjal-kronis-kenapa-begitu-> [Accessed 11 March 2021].
    4. Media, K., 2021. 7 Penyakit yang Lebih Sering Menyerang Wanita Halaman all – Kompas.com. [online] KOMPAS.com. Available at: <https://health.kompas.com/read/2013/08/07/1107224/7.Penyakit.yang.Lebih.Sering.Menyerang.Wanita?page=all> [Accessed 11 March 2021].
    Read More
  • Saat usia muda, sebagian besar orang merasa bebas dapat mengonsumsi makanan apapun tanpa memikirkan kenaikan berat badan yang signifikan. Ketika sudah menginjak usia 40 tahun, meski telah mengatur pola makan dengan diet, berat badan tetap saja lebih mudah bertambah. Baca Juga: Diet Sehat dan Seimbang untuk Menurunkan Berat Badan Hal tersebut bukan hanya terjadi karena […]

    Tips Diet Aman dan Sehat untuk Usia 40 Tahun ke Atas

    Saat usia muda, sebagian besar orang merasa bebas dapat mengonsumsi makanan apapun tanpa memikirkan kenaikan berat badan yang signifikan. Ketika sudah menginjak usia 40 tahun, meski telah mengatur pola makan dengan diet, berat badan tetap saja lebih mudah bertambah.

    tips diet sehat dan aman

    Baca Juga: Diet Sehat dan Seimbang untuk Menurunkan Berat Badan

    Hal tersebut bukan hanya terjadi karena tubuh kehilangan massa otot seiring bertambahnya usia, namun metabolisme tubuh juga sudah tidak sebaik ketika muda.

    Diet sering dimaknai dengan menahan lapar ataupun tidak mengonsumsi makanan sama sekali agar terhindar dari kegemukan dan menginginkan berat badan turun dengan waktu yang singkat. Pola penerapan yang salah akan berdampak negatif pada tubuh.

    Diet sehat adalah cara bagaimana mengatur asupan makanan dengan jumlah yang telah diatur dan ditetapkan bagi tubuh. Kalori dan gizi yang masuk harus seimbang agar metabolisme tubuh bisa berjalan dengan sebagaimana mestinya.

    Pola makan pada seseorang yang sedang diet pun harus dilakukan dengan cara yang benar agar bisa mendapatkan penurunan berat badan, namun tidak memiliki efek yang merugikan.

    Berikut cara menurunkan berat badan di usia 40 tahun

    Jangan pernah memaksakan diri

    Jangan hanya karena diet sedang tren, jadi membuat Sahabat Sehat ikut-ikutan begitu saja. Perlu dicatat, di usia 40 tahun ke atas, sebaiknya menghindari diet yang ekstrem dan menjanjikan penurunan berat badan secara drastis.

    Pola makan yang akan digunakan untuk diet bisa diatur sesuai dengan gaya hidup Sahabat Sehat. Intinya, jangan memilih diet hanya karena hal tersebut tampak berhasil pada orang lain. Lebih baik pilih yang bisa dilakukan dengan konsisten.

    Pastikan tidur nyenyak dan tidur yang cukup

    Hal ini merupakan hal yang penting, jika gaya hidup membuat Sahabat Sehat sulit tidur ataupun bahkan kurang tidur. Maka, sebaiknya pikirkan hal apa yang bisa dilakukan untuk mnegubahnya. Walaupun kadang faktor biologis membuat mata sulit terpejam di jam-jam tidur, hal tersebut harus dibiasakan.

    Baca Juga: Duh, Sering Susah Tidur Malam Hari Nih!

    Makan teratur dengan menu dan porsi yang seimbang

    Bagi Sahabat Sehat yang sedang diet, usahakanlah makan tepat pada waktunya. Dengan makan tiga kali dalam sehari serta ditambah camilan ringan, merupakan salah satu langkah dalam pola makan sehat. Serta makanlah dengan porsi yang tidak berlebihan.

    Perbanyak konsumsi buah dan konsumsi sayur

    Dengan mengonsumsi buah dan sayur berfungsi agar menu makan bisa menjadi seimbang. Cara mengonsumsi buah bisa dilakukan dengan berbagai cara. Seperti dijadikan jus, salad, atau sekadar dipotong. Namun, apabila dibuat jus, usahakan tidak menambah dengan pemanis tambahan atau buatan serta menghindari pemberian gula yang berlebihan.

    Produk Terkait: Jual Vegeblend Adult

    Biasakan sarapan pagi

    Makan pagi atau yang biasa disebut sarapan memiliki manfaat bagi setiap orang. Bagi orang dewasa, makan sebelum jam 12, bisa membantu memelihara kesehatan fisik, mempertahankan daya tahan saat bekerja, serta meningkatkan produktivitas kerja.

    Tahapan diet yang aman dan sehat

    Terpenuhinya kebutuhan nutrisi

    Meskipun sedang diet,  tubuh tetap membutuhkan lemak dan karbohidrat. Lemak yang dipilih adalah lemak baik, yang bisa didapatkan dari alpukat, salom, minyak zaitun dan lainnya untuk membantu transportasi nutrisi ke seluruh tubuh di jaringan tubuh.

    Sementara karbohidratnya bisa didapat dari makanan seperti ubi, oatmeal, gandung, dan sebagainya yang bisa digunakan sebagai sumber energi saat beraktivitas.

    Perbanyak minum air putih

    Untuk tetap melancarkan metabolisme tubuh dan membuat tubuh merasa kenyang lebih lama, minumlah air putih sebanyak 8 sampai 10 gelas per harinya.

    Tetap makan malam

    Sebenarnya tubuh tetap membutuhkan protein saat tidur guna memaksimalkan pertumbuhan. Hal penting yang harus dikurangi dalam makan malam adalah menu makanan yang berkarbohidrat.

    Hal yang harus dihindari saat diet

    Menahan lapar

    Menahan lapar bisa menurunkan metabolisme tubuh yang kemudian memperlambat proses pembakaran lemak. Sehingga energi bisa terkurang dan membuat tubuh menjadi tidak fit dan loyo.

    Tidak sarapan atau melewatkan makan malam

    Sarapan merupakan waktu makan paling penting bagi tubuh, karena tubuh telah tidur selama delapan jam tanpa asupan nutrisi apapun, sehingga tubuh sangat membutuhkan nutrisi yang didapat dari sarapan.

    Baca Juga: Inilah Waktu, Kriteria, dan Menu Makan Malam Sehat Tepat

    Sedangkan saat tidur, manusia membutuhkan banyak protein karena pertumbuhan akan digunakan untuk memperbaiki semua sel tubuh yang rusak.

    Mengurangi asupan makanan secara drastis

    Mengurangi jumlah asupan makanan secara drastis akan membuat tubuh jadi kehilangan banyak energi untuk beraktivitas.

    Diet tanpa konsultasi ke dokter

    Perubahan pola makan yang berubah dapat berakibat buruk bagi kesehatan apibila tanpak konsultasi kepada dokter. Jadi kesehatan harus tetap dipantau dengan baik dengan cara berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi, sebelum Sahabat Sehat memulai diet.

    Sembarangan menggunakan herbal

    Meskipun herbal cenderung tidak memiliki efek samping, pengguna herbal sendiri harus harus tetap hati-hati dan tetap dalam pengawasan, serta tidak boleh sembarangan.

    Produk Terkait: Jual Jamu dan Herbal

    Jadi, Sahabat Sehat, pola diet yang tidak mengandung keseimbangan bisa menyebabkan seseorang kekurangan vitamin dan mineral penting. Akibat dari kekurangan gizi tersebut adalah bisa mengalami malnutrisi dan muncul beragam gejala lainnya.

    Karena sebenarnya diet adalah mengatur pola makan agar asupan yang masuk ke tubuh itu seimbang, jadi asupan kalori pada tubuh harus diperhatikan nilai-nilai gizinya. Seperti karbohidrat, protein, dan lemak.

    Namun, seringkali masyarakat mengartikan bahwa diet adalah cara untuk tidak makan agar mendapatkan penurunan tubuh yang ideal. Padalah diet sendiri adalah pengurangan porsi makan atau bahkan puasa berlebihan 6 merupakan pengertian diet yang umum di masyarakat.

    Pengurangan porsi makan hanyalah salah satu komponen diet, pengaturan variasi makanan agar sesuai dengan kebutuhan tubuh merupakan komponen penting yang menentukan kebehasilan diet. Dan diet yang benar adalah tetap mengonsumsi makanan dengan komposisi yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah seimbang.

    Baca Juga: Yuk, Hitung Kalori Makanan Sehat Sahabat dengan Tepat!

    Itulah Sahabat Sehat mengenai tips diet aman dan sehat bila pada umur 40 tahun ke atas. Bagaimanapun kesehatan merupakan hal penting, dan untuk diet pada umur ini hendaknya dilakukan sesuai prosedur.

    Apabila Sahabat perlu info lebih lanjut mengenai diet dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Media, K., 2021. 5 Cara Menurunkan Berat Badan Setelah Berusia 40 Tahun Halaman all – Kompas.com. [online] KOMPAS.com. Available at: <https://lifestyle.kompas.com/read/2020/07/03/073908520/5-cara-menurunkan-berat-badan-setelah-berusia-40-tahun?page=all> [Accessed 11 March 2021].
    2. Elib.unikom.ac.id. 2021. [online] Available at: <https://elib.unikom.ac.id/files/disk1/708/jbptunikompp-gdl-derrysetiy-35358-10-unikom_d-h.pdf> [Accessed 11 March 2021].
    Read More
  • Kesehatan di Indonesia masih mengalami banyak kendala terutama pada cara mengakses layanan kesehatan yang sangat diperlukan. Hal itu terjadi karena masih belum meratanya fasilitas layanan kesehatan di Tanah Air serta masih kurangnya tenaga kesehatan untuk pelayanan terutama ke pelosok. Kenyataan ini juga diungkapkan oleh WHO dalam laporannya yang menyebut bahwa hanya terdapat 10 dokter di […]

    Dukung Kebutuhan Layanan Kesehatan Digital Mandiri di Indonesia, Prosehat Kenalkan Kios Sehat di Acara Vaksinasi Covid-19 Lansia Atmajaya BSD

    Kesehatan di Indonesia masih mengalami banyak kendala terutama pada cara mengakses layanan kesehatan yang sangat diperlukan.

    Hal itu terjadi karena masih belum meratanya fasilitas layanan kesehatan di Tanah Air serta masih kurangnya tenaga kesehatan untuk pelayanan terutama ke pelosok.

    Foto: Aditya Danamurti/Prosehat

    Kenyataan ini juga diungkapkan oleh WHO dalam laporannya yang menyebut bahwa hanya terdapat 10 dokter di antara 10.000 orang di Indonesia.

    Kementerian Kesehatan juga menyebut bahwa hanya ada 10.168 puskesmas, 2.877 rumah sakit, 9.205 klinik, dan 30. 260 apotek dari jumlah keseluruhan penduduk Indonesia yang sebesar 271 juta orang!

    Namun di sisi lain, jumlah pengguna internet di Tanah Air berdasarkan data dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) adalah sebanyak 196,7 juta.

    Berangkat dari hal itulah, Prosehat sebagai penyedia jasa layanan kesehatan Indonesia menghadirkan salah satu produk untuk menjawab permasalahan tersebut, yang berupaya menjembatani antara kebutuhan akan layanan kesehatan dan akses digital yang cukup tinggi di masyarakat Indonesia.

    Produk itu bernama Kios Sehat hasil kerja sama Prosehat dengan Widya Imersif, sebuah startup teknologi dari Yogyakarta.

    Kios Sehat merupakan sebuah perangkat keras berbentuk seperti mesin ATM, dan memiliki peran sebagai support system tenaga kesehatan.

    Produk ini mampu melakukan pengecekan, diagnosis, dan edukasi kesehatan. Teknologi yang diusungnya memiliki fitur utama mengukur tinggi dan berat badan, suhu tubuh, hemoglobin, hingga kadar gula dan tekanan darah.

    Prosehat sendiri sudah menggunakan produk ini pada Klinik Kasih di Palmerah, dan diperkenalkan pada acara vaksinasi Covid-19 di Kampus Atmajaya BSD, Cisauk, Banten, Kamis, 18 Maret 2021.

    Foto: Aditya Danamurti/Prosehat

    Keberadaan Kios Sehat sesuai dengan tujuan Prosehat sendiri yang mengusung telehealth connected device, yaitu pencegahan dan pemeliharaan kesehatan dapat dilakukan secara virtual sehingga mudah dan praktis, terutama untuk pemantauan kesehatan karyawan di kantor.

    Bagi para penerima vaksin atau masyarakat yang berada di sekitar kampus bisa mencoba produk ini untuk menganalisis kesehatan pada tubuh secara mandiri.

    Untuk hasilnya pun dapat diakses melalui smartphone, dan pengguna dapat berkonsultasi lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan di layanan telemedisin Prosehat berupa chat dokter 24 jam.  Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi:

    1. ACCI dan Kemenperin Gelar Cloud Computing Indonesia Conference 2021 [Internet]. investor.id. 2021 [cited 19 March 2021]. Available from: https://investor.id/it-and-telecommunication/acci-dan-kemenperin-gelar-cloud-computing-indonesia-conference-2021
    2. Teknologi Kesehatan Makin Canggih tapi Kenapa Sistem Antrean Pasien Masih Kuno? [Internet]. kumparan. 2021 [cited 19 March 2021]. Available from: https://kumparan.com/pandangan-jogja/teknologi-kesehatan-makin-canggih-tapi-kenapa-sistem-antrean-pasien-masih-kuno-1vLdD41bBYy

     

    Read More
  • SoloStar adalah suntikan pena insulin yang di telah didesain khusus agar mudah digunakan.  Sebelum Sahabat menggunakan SoloStar, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan: Cuci tangan hingga bersih Periksa kondisi insulin, pastikan insulin tampak jernih Selalu lakukan tes pengamanan Gunakan jarum baru yang steril setiap kali melakukan penyuntikan Buang jarum yang telah dipakai, dengan baik Simpan insulin […]

    Bagaimana Cara Memakai SoloSTAR®? Simak Penjelasan Berikut!

    SoloStar adalah suntikan pena insulin yang di telah didesain khusus agar mudah digunakan.  Sebelum Sahabat menggunakan SoloStar, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

    1. Cuci tangan hingga bersih
    2. Periksa kondisi insulin, pastikan insulin tampak jernih
    3. Selalu lakukan tes pengamanan
    4. Gunakan jarum baru yang steril setiap kali melakukan penyuntikan
    5. Buang jarum yang telah dipakai, dengan baik
    6. Simpan insulin SoloStar yang baru di lemari es
    7. Pastikan insulin SoloStar tidak membeku
    8. Setelah digunakan, insulin SoloStar dapat disimpan di suhu ruangan

    Cara Menggunakan SoloStar Secara Efektif

    cara memakai SoloStar, cara menggunakan SoloStar

    Sebelum menggunakan insulin SoloStar, pastikan Sahabat telah menggunakan insulin yang benar. Lantus SoloStar berwarna abu-abu dengan tombol suntik berwarna ungu polos pada bagian atasnya. Sementara Apidra SoloStar berwarna biru dengan tombol suntik berwarna biru tua dan terdapat penonjolan berbentuk lingkaran pada bagian atasnya.

    Sebelum melakukan penyuntikan, bukalah tutup pena. Periksa insulin apakah tampak jernih atau tidak. Jangan gunakan SoloStar jika insulin terlihat keruh, berubah warna, atau terdapat  butiran-butiran.

    Langkah Penyuntikan

    Berikut adalah langkah-langkah penyuntikan insulin :

    1. Memasang Jarum Baru

    Berikut beberapa langkah untuk memasang jarum baru:

    • Ambil jarum baru dan lepaskan label pelindung jarum.
    • Selalu gunakan jarum baru setiap kali penyuntikan untuk mencegah kontaminasi dan sumbatan pada jarum.
    • Gunakan jarum yang sesuai dengan SoloStar. Sejajarkan jarum dengan pena, pasang jarum baru ke SoloStar secara tegak lurus.
    1.   Tes Pengamanan

    Tes pengamanan dilakukan untuk mendapatkan dosis yang akurat dan memastikan pena dan jarum dapat bekerja dengan baik, serta membuang gelembung udara. Tes pengamanan dapat dilakukan dengan beberapa langkah berikut:

    • Putarlah penunjuk dosis sampai menunjukkan angka 2.
    • Buka penutup luar jarum dan simpan.
    • Buka penutup jarum dalam dan buang
    • Pegang pena dengan posisi jarum di sebelah atas dan ketukan catridge agar gelembung udara naik ke arah jarum.
    • Dengan posisi jarum mengarah keatas, tekan tombol suntik sedalam mungkin dan periksa apakah insulin keluar dari jarum.
    • Jika insulin tidak tampak pada ujung jarum, lakukan tes pengamanan ini hingga insulin keluar
    • Pasang kembali penutup pena dan simpan di suhu ruangan hingga penyuntikan berikutnya. 

     Pertanyaan yang Sering Ditanyakan:

    1. Bagaimana saya mengetahui bahwa saya sudah mendapatkan insulin yang saya butuhkan?
    • Jika Sahabat sudah mencapai ujung akhir dari catridge, mungkin tidak akan cukup insulin untuk memenuhi kebutuhan dosis Sahabat.
    • Jika Sahabat tidak dapat memutar dosis yang Sahabat kehendaki, jangan dipaksa. Pengaturan dosis tidak dapat diputar melebihi unit yang tersisa di dalam catridge SoloStar.
    • Jika menggunakan SoloStar yang baru atau terdapat gelembung udara di dalam catridge, lakukanlah tes pengamanan beberapa kali.
    • Jika insulin tidak keluar setelah 3 kali tes, ganti jarum dengan yang baru dan lakukan kembali tes pengamanan. 

          2. Pengaturan Dosis

    Pengaturan dosis dapat dilakukan dengan beberapa langkah berikut :

    • Atur dosis yang diinginkan, dosis bisa diatur dalam kelipatan 1 unit sampai dengan maksimal 80 unit. 
    • Jika diputar melebihi dosis yang diinginkan, Sahabat bisa mengoreksi dengan memutar ke arah sebaliknya. 

         3. Penyuntikan Insulin

    Sahabat harus mengikuti petunjuk dokter mengenai area penyuntikan yang tepat. Suntikan dilakukan pada area yang berbeda setiap kali menyuntik, ikuti cara penyuntikan sesuai instruksi dokter. Berikut beberapa langkah dalam penyuntikan insulin:

    • Cubit kulit Sahabat dan suntikkan jarum langsung ke area yang dicubit tersebut.
    • Masukkan insulin dengan menekan tombol suntik insulin sedalam mungkin. Angka dosis akan kembali ke 0 setelah selesai penyuntikan.
    • Tetap tekan tombol suntik, hitung perlahan sampai hitungan ke 10. Insulin masih akan mengalir keluar hingga 10 detik setelah menekan tombol suntik sedalam mungkin. Hal ini penting untuk memastikan Sahabat mendapatkan dosis sempurna.
    • Cabut jarum suntik dari kulit Sahabat.

           4. Lepaskan Jarum

    Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika melepaskan jarum:

    • Selalu lepaskan jarum dan simpan SoloStar tanpa jarum didalamnya, setiap selesai melakukan penyuntikan. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kontaminasi maupun infeksi, masuknya gelembung udara ke dalam catridge, serta kebocoran insulin.
    • Pasang kembali penutup jarum luar untuk mengurangi resiko terjadinya luka, jangan pernah memasang kembali penutup jarum dalam.
    • Gunakan penutup jarum luar untuk melepaskan jarum.
    • Buang jarum yang telah dipakai sesuai petunjuk dokter.
    • menyuntikkan insulin yang tersisa dalam catridge dan kekurangannya dapat ditambahkan dari SoloStar yang baru, atau Sahabat dapat menggunakan SoloStar yang baru untuk memenuhi seluruh kebutuhan dosis Sahabat.
    • Jika Sahabat menghadapi masalah lainnya dengan SoloStar, ganti jarum dengan yang baru dan lakukan kembali tes pengamanan. Jarum yang tersumbat atau bengkok dapat menyebabkan masalah pada pena namun mudah untuk diselesaikan.

    5. Bagaimana Cara Menyimpan SoloStar?

    • Simpan SoloStar yang belum terpakai di dalam lemari es pendingin dengan suhu 2-8oC sampai Sahabat memerlukannya. Simpan di dalam kardusnya, jangan sampai SoloStar membeku karena dapat merusak insulin di dalamnya.
    • Jangan pernah menyimpan SoloStar di dalam freezer (lemari es beku). Ketika Sahabat akan menggunakan SoloStar yang baru, keluarkan dari lemari es 1-2 jam sebelum melakukan penyuntikan dan simpan di suhu ruangan. Begitu Sahabat telah menggunakan SoloStar yang sudah di keluarkan dari lemari es, insulin dalam SoloStar dapat bertahan hingga 4 minggu. Setelah itu, Sahabat harus membuang Solostar.
    • Selama 4 minggu, Sahabat harus menjaga SoloStar pada suhu ruangan dibawah 30oC. Jangan menyimpan kembali pada lemari es dan jangan meletakan pada tempat yang terlalu panas, misalnya pada tepi jendela atau di dalam mobil di bawah terik matahari.
    • Jangan menggunakan SoloStar jika rusak atau bila Sahabat tidak yakin bahwa alat tersebut dapat bekerja dengan baik.
    • Selalu sediakan cadangan SoloStar sebagai antisipasi bila hilang atau rusak.
    • Sahabat dapat membaca petunjuk lengkap dalam brosur kemasan Solostar

    Bila Sahabat memiliki pertanyaan lain mengenai SoloStar, insulin, maupun diabetes hubungi dokter atau PT Aventis Pharma (021) 4892208-4895608. 

    MAT-ID-2100364-V1.0 (03/2021)

    Referensi

    1. Sanofi. Lantus® Dosage and Administration [Internet]. Diakses 5 November 2020. Tersedia di: https://www.lantus.com/hcp/dosing-injection/injection-guide
    2. Sanofi. Apidra®: How to Use [Internet]. Diakses 5 November 2020. Tersedia di: https://www.apidra.com/about/how-to-use
    3. Trend-UK Limited. Best Practice Guideline to Support Correct Injection Technique in Diabetes Care [Internet]. 2018 (Diakses 5 November 2020). Tersedia di: https://trend-uk.org/wp-content/uploads/2018/11/ITM-Guideline_v9-FINAL-251018.pdf 
    Read More
  • Apa itu hipoglikemia? Hipoglikemia atau gula darah rendah adalah kondisi ketika kadar glukosa (gula) darah berada di bawah nilai normal. Umumnya seseorang dianggap mengalami hipoglikemia jika kadar glukosa darah kurang dari 70 mg/dl. Baca Juga: Diabetes Tidak Terkontrol? Pahami Komplikasinya Hipoglikemia merupakan salah satu komplikasi yang dapat terjadi pada pasien diabetes dan berpotensi menyebabkan penurunan […]

    Mengenal Hipoglikemia: Penyebab, Gejala, Pencegahan, dan Penanganannya

    Apa itu hipoglikemia?

    Hipoglikemia atau gula darah rendah adalah kondisi ketika kadar glukosa (gula) darah berada di bawah nilai normal. Umumnya seseorang dianggap mengalami hipoglikemia jika kadar glukosa darah kurang dari 70 mg/dl.

    mengenal hipoglikemia

    Baca Juga: Diabetes Tidak Terkontrol? Pahami Komplikasinya

    Hipoglikemia merupakan salah satu komplikasi yang dapat terjadi pada pasien diabetes dan berpotensi menyebabkan penurunan kesadaran hingga kematian.¹ Oleh sebab itu,  penting untuk kita, terutama penderita diabetes untuk memahami gejala, pencegahan, hingga penanganannya.

    Apa saja tanda dan gejala hipoglikemia?

    Deteksi dini tanda dan gejala hipoglikemia agar dapat melakukan penanganan dengan cepat dan menghindari komplikasi yang berat.²

    1. Gemetar, gugup dan gelisah ¹
    2. Keringat dingin, menggigil, dan sangat kelelahan ¹
    3. Mudah marah, tidak sabar, emosi tidak stabil¹
    4. Tampak kebingungan ¹
    5. Berdebar-debar atau denyut jantung meningkat ¹
    6. Pening atau pusing ¹
    7. Sakit kepala ¹
    8. Kelaparan dan mual ¹
    9. Mengantuk, berkurangnya koordinasi dan konsentrasi¹
    10. Penglihatan kabur ¹
    11. Kesemutan atau baal pada bibir dan lidah¹
    12. Mimpi buruk atau menangis selama tidur ¹
    13. Kejang ¹
    14. Tidak sadar atau koma ¹

    Gula darah dapat turun dengan sangat cepat tanpa mengalami gejala ringan terlebih dahulu. Segera periksa gula darah Sahabat jika memungkinkan.³

    Apa penyebab hipoglikemia?

    Hipoglikemia dapat terjadi pada penderita diabetes maupun pada orang tanpa diabetes. 

    Beberapa hal yang dapat menyebabkan hipoglikemia pada penderita diabetes adalah: ³,4,5

    1. Aktivitas fisik berlebihan tanpa makan yang cukup. 
    2. Menyuntikkan insulin dengan dosis terlalu besar dan tidak diimbangi dengan makan yang cukup.
    3. Hipoglikemia dapat terjadi saat melewatkan, menunda, atau makan terlalu sedikit.

    Baca Juga: Tips Mengatur Makanan untuk Penderita Diabetes

    Hal lain yang dapat menyebabkan hipoglikemia adalah:

    1. Obat-obatan tertentu, seperti kina.
    2. Mengonsumsi alkohol terlalu banyak.
    3. Kondisi medis tertentu, seperti hepatitis atau gangguan ginjal.
    4. Produksi insulin yang berlebihan, seperti pada tumor pankreas.

    Bagaimana mencegah hipoglikemia?³,4,5

    1. Menyuntikkan insulin sesuai dosis anjuran dokter.
    2. Makan dengan jam yang teratur, tidak menunda maupun melewatkan makan.
    3. Menyeimbangkan aktivitas fisik dengan konsumsi makanan.
    4. Hindari konsumsi alkohol berlebih.
    5. Selalu membawa camilan ke mana saja.
    6. Periksa glukosa darah secara teratur.

    Apa yang harus dilakukan jika terjadi hipoglikemia? ¹,²,³

    1. Segera konsumsi 15-20 gram glukosa atau atau setara dengan:
    •       setengah cangkir jus atau soda biasa
    •       satu sendok makan madu
    •       lima sampai enam buah permen keras, atau 
    •       satu sendok makan gula.

          2.Periksa kembali glukosa darah Sahabat setelah mengonsumsi makanan tersebut di atas.

          3. Jika gula darah masih dibawah normal, ulangi seluruh langkah di atas sampai kadar glukosa darah normal, yaitu di atas 70 mmHg.

         4. Setelah glukosa darah kembali normal, jaga kadar glukosa darah dengan makan makanan ringan yang sehat.

         5. Jika gejala tidak membaik atau Anda mengalami gejala hipoglikemia yang berat, seperti penurunan kesadaran, kejang, maupun koma, segera ke IGD terdekat. Hipoglikemia berat membutuhkan pemberian glukosa secara intravena (melalui infus) segera.

    Bawalah selalu ID medis!

    ID medis adalah tanda pengenal berisi informasi medis. ID medis biasanya dipakai sebagai gelang, kalung ataupun sekarang sudah tersedia di berbagai aplikasi. Bagi kelompok orang yang rentan mengalami hipoglikemia, salah satunya pengguna insulin, ID medis wajib dibawa setiap saat.

    Baca Juga: Kiat Pengidap Diabetes Menghadapi Covid-19

    Saat terjadi hipoglikemia berat, kecelakaan lalu lintas, ataupun keadaan gawat darurat lainnya, ID medis memudahkan penolong pertama untuk mengetahui informasi medis yang penting, seperti fakta bahwa Sahabat menderita diabetes, apakah Sahabat menggunakan insulin, riwayat alergi, dll. ¹

    Produk Terkait: Cek Lab

    Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai hipoglikemia dengan cara cek gula darah, Sahabat bisa melakukannya di Prosehat. Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    MAT-ID-2100216-V1.0 (02/2021)

    Referensi:

    1. American diabetes association. Hipoglikemia (gula darah rendah). Tersedia di: <http://www.diabetes.org/living-with-diabetes/ treatment-and care/blood-glucose-control/hypoglycemia-low-blood.html> (Terakhir diakses Februari 2014) 
    2. Diabetes dan Hipoglikemia. Diabetes.co.uk. Tersedia di: <http://www.diabetes.co.uk/Diabetes-and-Hypoglycaemia.html> (Terakhir diakses Februari 2014) 
    3. Healthline. Gula Darah Rendah (Hipoglikemia). Tersedia di: <http://www.healthline.com/health/hypoglycemia#Signs> (Terakhir diakses Februari 2014) 
    4. Mayoclinic. Hipoglikemia. Tersedia di: <http://www.mayoclinic.com/health /hypoglycemia/DS00198/ DSECTION=causes> (Terakhir diakses Februari 2014) 
    5. Hipoglikemia. Tersedia di: <http://www.diabetescare.net/ content_detail. asp?id=796>. (Terakhir diakses Februari 2014).
    Read More
  • Banyak orang berusaha membuat badannya terlihat ideal, salah satunya dilakukan dengan menjalani program diet dan olahraga. Namun ternyata keinginan ini dapat berubah menjadi kekhawatiran yang bersifat obsesif, yang disebut dengan anoreksia nervosa. Baca Juga: Gangguan Kesehatan Jiwa, dari Penyebab hingga Cara Mengatasi Anoreksia nervosa (seringkali disebut anoreksia) merupakan salah satu jenis kelainan makan yang menyebabkan terjadinya […]

    Apa Itu Anoreksia Nervosa? Yuk, Sahabat Kenali Gejala, Penyebab, Diagnosis, dan Penanganannya

    Banyak orang berusaha membuat badannya terlihat ideal, salah satunya dilakukan dengan menjalani program diet dan olahraga. Namun ternyata keinginan ini dapat berubah menjadi kekhawatiran yang bersifat obsesif, yang disebut dengan anoreksia nervosa.

    anoreksia nervosa, anoreksia

    Baca Juga: Gangguan Kesehatan Jiwa, dari Penyebab hingga Cara Mengatasi

    Anoreksia nervosa (seringkali disebut anoreksia) merupakan salah satu jenis kelainan makan yang menyebabkan terjadinya penurunan berat badan drastis.

    Penderita anoreksia kerap disibukkan dengan perhitungan kalori dan berat badan sehingga mengkonsumsi makanan rendah kalori karena ketakutannya yang berlebihan terhadap berat badan, disertai dengan melakukan olahraga secara berlebihan.

    Anoreksia kebanyakan diderita oleh para remaja wanita,wanita karier, ibu rumah tangga, maupun pria.

    Apa Gejala anoreksia?

    Anoreksia ditandai dengan:

    • Tidak mampu mempertahankan berat badan normal
    • Kelelahan
    • Sulit tidur
    • Kulit kering, menguning atau muncul bercak
    • Rambut menipis atau rontok
    • Sembelit
    • Gangguan haid
    • Tekanan darah rendah

    Selain itu, beberapa hal berikut juga dapat dialami penderita anoreksia:

    • Berlebihan dalam berolahraga
    • Menghindari dan memilih makanan tertentu
    • Mudah marah
    • Menarik diri dari kegiatan sosial
    • Suasana hati yang tertekan
    • Menahan lapar dan menolak tawaran makan
    • Mengonsumsi obat pencahar, ataupun pil diet

    Apa Penyebab Anoreksia?

    Penyebab anoreksia sebenarnya tidak diketahui secara pasti. Para penderita berfokus untuk terlihat sempurna, terlepas dari pandangan negatif orang terhadap cara mereka mencapai hal tersebut.

    Namun, beberapa faktor berikut diketahui dapat menyebabkan anoreksia :

    Faktor Biologis

    Genetika dan hormon mungkin berpengaruh pada timbulnya anoreksia. Beberapa bukti menunjukkan adanya hubungan antara anoreksia dengan kadar serotonin, yang merupakan bahan kimia yang diproduksi di otak.

    Lingkungan

    Tekanan dari masyarakat agar terlihat kurus, juga dapat berkontribusi menimbulkan kelainan anoreksia. Citra tubuh yang tidak realistis dari media seperti majalah dan televisi, dapat mempengaruhi kaum muda dan memicu timbulnya keinginan tersebut.

    Psikologi

    Penderita gangguan obsesif-kompulsif (OCD) cenderung lebih mempertahankan diet ketat dan melakukan olahraga secara berlebihan.

    Baca Juga: Penyebab Gangguan Kesehatan Mental yang Perlu Dideteksi Sejak Dini

    Bagaimana Cara Mendiagnosis Anoreksia?

    Anoreksia dapat didiagnosis melalui pemeriksaan fisik, untuk memeriksa tekanan darah dan denyut jantung. Selain itu perlu melakukan pemeriksaan laboratorium, seperti tes darah untuk mengetahui kadar elektrolit, fungsi hati, fungsi ginjal, serta pemeriksaan kepadatan tulang dan rekam jantung.

    Setelah itu penderita anoreksia perlu dirujuk untuk melakukan pemeriksaan psikologis, umumnya pemeriksa akan menanyakan beberapa hal berikut:

    • Cara penderita dalam membatasi asupan makanan
    • Ketakutan akan bertambahnya berat badan
    • Ketidakpuasan bentuk atau tampilan tubuh

    Bagaimana Penanganan Anoreksia?

    Penanganan anoreksia melibatkan para dokter spesialis untuk mengatasi masalah fisik, emosional, sosial, dan psikologis yang dihadapi para penderita anoreksia.

    Adapun penanganan yang dilakukan yaitu:

    • Terapi perilaku kognitif, untuk membantu penderita anoreksiamenemukan cara baru dalam berpikir, berperilaku, dan mengelola stres
    • Terapi konseling
    • Terapi nutrisi, untuk memberikan informasi perihalmakanan yang benar untuk kesehatan
    • Obat, untuk mengatasi depresi dan kecemasan
    • Pemberian suplemen, untuk mengatasi kekurangan nutrisi

    Perawatan di rumah sakit diperlukan, jika memenuhi kriteria sebagai berikut:

    • Indeks massa tubuh (IMT) yang rendah
    • Malnutrisi
    • Menolak makan secara terus-menerus
    • Keadaan darurat pada kejiwaan, misalnya depresi berat

    Hal tersebut tentu saja menjadi tantangan bagi penderita anoreksia karena kondisi ini dapat berulang meski sudah menjalani terapi dan pengobatan.

    Baca Juga: Seperti Apa dan Bagaimana Pertolongan Pertama Gangguan Kesehatan Jiwa?

    Dukungan keluarga dan teman sangat dibutuhkan sehingga dapat mencegah dan mengatasi hal ini. Pemberian nutrisi secara bertahap turut membantu proses pemulihan penderita anoreksia saat menjalani perawatan.

    Apakah Anoreksia Dapat Menyebabkan Komplikasi?

    Anoreksia dapat menyebabkan komplikasi pada tubuh, yang melibatkan gangguan pada jantung dan pembuluh darah, sistem pencernaan, ginjal, ketidakseimbangan hormon, dan kekuatan tulang

    Beberapa dari masalah ini dapat mengancam nyawa. Selain efek fisik dari nutrisi yang buruk, penderita kemungkinan memiliki risiko bunuh diri sehingga memerlukan penanganan secara psikologis serta deteksi dini.

    Perbedaan Anoreksia dan Bulimia

    Anoreksia kerap disamakan dengan Bulimia, karena keduanya merupakan jenis gangguan makan. Namun pada kondisi Bulimia, penderita akan memuntahkan kembali makanan yang sudah dimakan misalnya menggunakan obat pencahar.

    Hal ini dapat berdampak besar pada kesehatan, seperti meningkatkan risiko penyakit lambung, kram perut, diare, sembelit, radang tenggorokan, gigi terkikis karena asam lambung, dan sakit pada gusi.

    Baca Juga: Penyakit-penyakit Kronis Akibat Kesehatan Gigi yang Buruk

    Demikianlah mengenai anoreksia nervosa, salah satu jenis gangguan makan yang cukup berpengaruh pada penderitanya jika dibiarkan berlarut-larut. Apabila Sahabat ingin berkonsultasi khusus mengenai hal ini, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. anoreksiaNervosa: Symptoms, Causes, and Treatments [Internet]. Healthline. 2021 [cited 17 March 2021]. Available from: https://www.healthline.com/health/anoreksia-nervosa
    2. anoreksianervosa: Symptoms, causes, and treatment [Internet]. Medicalnewstoday.com. 2021 [cited 17 March 2021]. Available from: https://www.medicalnewstoday.com/articles/267432
    3. Perbedaan Eating Disorder: Anoreksia, Binge Eating, dan Bulimia [Internet]. kumparan. 2021 [cited 17 March 2021]. Available from: https://kumparan.com/info-kesehatan/perbedaan-eating-disorder-anoreksia-binge-eating-dan-bulimia-1t0N6RcOtzO/full
    Read More
Chat Dokter 24 Jam