Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Author Archive for: irfan.seo@tanyadok.com

Irfan

About Irfan

Showing 121–130 of 423 results

  • Obesitas atau biasa disebut dengan kelebihan berat badan merupakan masalah medis kronis jangka panjang yang terjadi saat seseorang memiliki lemak tubuh yang terlalu banyak sehingga bisa berdampak buruk pada kesehatan. Seseorang dapat didiagnosis obesitas apabila memiliki indeks massa tubuh (IMT) yang tinggi. Baca Juga: Berikut 7 Kiat Sederhana Mengatasi Obesitas IMT adalah suatu indikator umum […]

    Berbahaya! Simak 14 Dampak Obesitas Bagi Wanita Berikut!

    Obesitas atau biasa disebut dengan kelebihan berat badan merupakan masalah medis kronis jangka panjang yang terjadi saat seseorang memiliki lemak tubuh yang terlalu banyak sehingga bisa berdampak buruk pada kesehatan. Seseorang dapat didiagnosis obesitas apabila memiliki indeks massa tubuh (IMT) yang tinggi.

    dampak obesitas bagi wanita

    Baca Juga: Berikut 7 Kiat Sederhana Mengatasi Obesitas

    IMT adalah suatu indikator umum yang sering dipakai oleh dokter atau ahli gizi untuk menilai proporsi berat badan seseorang sesuai dengan usia, tinggi badan, dan jenis kelaminnya. Pengukuran ini dihitung dengan cara menggabungkan berat badan dan tinggi badan.

    Berat Status Indeks Massa Tubuh

    Kurang dari 18,5 = Rendah
    18,5 – 24,9 = Normal
    25,0 – 29,9 = Kelebilahan berat badan
    30,0 ke atas = Obesitas

    Secara umum, tubuh wanita cenderung lebih mudah mengalami obesitas dibandingkan pria. Tidak hanya akan merusak penampilan dan mengurangi rasa percaya diri, namun obesitas pada tubuh wanita juga mempunyai efek lebih buruk pada kesehatan.

    Efek obesitas pada umumnya bersifat medis, sedangkan pada wanita juga akan mempengaruhi psikologis atau kejiwaannya. Apabila psikisnya sudah tidak sehat maka akan semakin memperburuk kondisi kesehatannya.

    Berikut ini adalah beberapa dampak buruk yang ditimbulkan obesitas pada tubuh wanita

    1. Menstruasi Tidak Teratur

    Tidak teraturnya siklus menstruasi merupakan perubahan signifikan akibat bertambahnya berat badan. Obesitas seringkali dikaitkan dengan peningkatan risiko terjadinya ketidakteraturan haid.

    Hal tersebut dikarenakan adanya lemak berlebih yang mengganggu keseimbangan hormon dalam tubuh. Biasanya kondisi ini lebih banyak diderita oleh remaja akibat kebiasaan sering konsumsi makanan cepat saji.

    2. Risiko Serangan Jantung

    Sama halnya dengan wanita yang menopause, wanita obesitas juga memiliki risiko terkena serangan jantung yang lebih besar. Selalu ingat bahwa setiap orang yang mengalami obesitas akan masuk ke dalam kategori risiko tinggi mengidap penyakit jantung.

    3. Degenerasi Otot

    Degenerasi otot dapat terjadi akibat terlalu banyaknya lemak yang menumpuk pada tubuh. Orang obesitas pada umumnya kurang berolahraga ataupun menggerakan badan, sehingga mengakibatkan lemah otot.

    4. Tekanan Darah Tinggi

    Obesitas merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya hipetensi atau tekanan darah tinggi akibat penumpukan kolestrol pada pembuluh darah. Meningkatnya kasus obesitas yang bersamaan dengan hipertensi dapat memicu diabetes dan penyakit ginjal kronis.

    5. Arthritis

    Arthritis atau radang sendi adalah kondisi tubuh sudah tidak bisa menerima tekanan ekstra dari berat badan yang berlebihan. Oleh karena itu, penderita obesitas memiliki risiko tinggi terkena pernyakit inflamasi kronis seperti arthritis.

    Baca Juga: 9 Jenis Penyakit Autoimun yang Terjadi pada Tubuh

    Sendi, otot kaki dan juga punggung bagian bawah akan kaku dan sakit, sehingga kondisi ini akan mempengaruhi postur tubuh dalam jangka panjang.

    6. Tumit Pecah-Pecah

    Berat badan yang berlebih akan membuat tekanan secara ekstrem terhadap tubuh. Hal ini dapat mengakibatkan tumit pecah-pecah dan terasa perih menyakitkan.

    7. Batu Empedu

    Terbentuknya batu di kantung emppedu disebabkan karena metabolisme lemak yang tidak tepat. Hal ini dapat terjadi ketika seseorang menurunkan berat badan secara drastis dalam jumlah besar berisiko terhadap batu empedu.

    8. Kista

    Kista ovarium dapat terjadi akibat kebiasaan pola makan yang tidak sehat. Terbentuknya kista kecil di ovarium dapat menyebabkan siklus menstruasi yang tidak teratur, bahkan yang lebih parah, dapat menyebabkan kemandulan pada beberapa kasus.

    9. Kemandulan

    Obesitas pada wanita dapat mengakibatkan ketidaksuburan dan berpotensi mengidap sindrom ovarium polikistik yang menyebabkan kemandulan. Hal ini disebabkan ketidakseimbangan horman sehingga terjadi infertilitas atau kemandulan pada wanita.

    10. Masalah Kulit

    Beberapa faktor yang dapat menyebabkan terjadinya masalah kulit pada penderita obesitas adalah adanya perubahan hormon pada tubuh, sehingga mengakibatkan menghitamnya daerah leher atau lipatan tubuh lainnya.

    Selain itu, perenggangan kulit juga dapat menyebabkan stretch mark. Lembabnya daerah lipatan tubuh dapat memicu timbulnya bakteri dan jamur hingga menimbulkan ruam kulit serta berbagai infeksi lainnya.

    11. Depresi

    Ketidakseimbangan hormon pada wanita penderita obesitas dapat menyebabkan efek psikologis dalam tubuh. Selain itu, mereka akan lebih sering mengalami stress terkait berat badannya dibandingkan dengan wanita dengan tubuh kurus.

    Hal ini tidak hanya terjadi pada pada wanita yang benar-benar kelebihan berat badan, namun juga dapat terjadi pada wanita yang berpikir bahwa mereka gemuk. Penderita obesitas biasanya malu dan takut akan diejek sehingga mereka cenderung memilih untuk menyediri atau mengisolasi diri dari kehidupan sosial dan hal tersebut merupakan tanda-tanda seseorang yang depresi.

    12. Berdampak Saat Melahirkan

    Pada wanita obesitas yang sedang hamil memiliki risiko yang tinggi terjadinya diabetes kehamilan. Sedangkan dampak dari wanita hamil yang tekena diabetes itu sendiri akan membuat berat badan bayi lebih besar dibanding dengan bayi normal lainnya sehingga kemungkinan akan lahir secara Caesar.

    Selain itu, bayi tersebut akan berisiko tinggi terkena penyakit kuning dan bahkan fungsi jantungnya dapat terpengaruh.

    Baca Juga: Mari Mengenal Penyakit Kuning pada Bayi

    13. Kanker Rahim

    Risiko terkena kanker rahim akan meningkat akibat dari sel-sel lemak wanita yang memproduksi hormon esterogen. Semakin banyak lemak, maka akan semakin banyak estrogen di dalam tubuhnya. Selain itu, reaksi endometrium terhadap estrogen akan membuat penebalan yang meningkat sehingga memicu kanker rahim.

    14. Varises

    Timbulnya varises karena pelebaran pemuluh darah dapat menyebabkan melemahnya dinding pembuluh darah. Varises dapat muncul seperti kumpulan pembuluh darah berwarna biru ataupun ungu yang terkadang dilapisi kapiler merah tipis atau yang biasa disebut dengan spider veins.

    Obesitas adalah salah satu faktor dari risiko utama terjadinya varises, selain dari riwayat keluarga, jenis kelamin, umur, karena kehamilan, ataupun kurang gerak.

    Jadi, tidak ada salahnya untuk menjaga tubuh agar tidak terlalu gemuk. Oleh sebab itu, mulailah dari sekarang untuk menjaga berat badan sahabat agar tetap sehat dengan berolahraga secara teratur dan menerapkan pola makan sehat.

    Dengan memiliki berat badan yang ideal, Sahabat Sehat dapat mengurangi risiko terkena penyakit serta dapat menjalankan hidup maksimal yang berkualitas.

    Baca Juga: 10 Obat Herbal Obesitas yang Layak Dicoba

    Selain itu, Sahabat perlu melakukan vaksinasi HPV atau Human Papillomavirus agar terhindar dari kanker serviks. Sekarang vaksinasi HPV telah hadir di Prosehat dengan fasilitas penggunaan teknologi telemedisin yang akan memudahkan pasien dalam berkonsultasi secara daring atau online melalui perangkat teknologi milik sahabat.

    Prosehat juga memiliki layanan vaksinasi HPV ke rumah sehingga sahabat dapat melakukan vaksinasi dengan aman tanpa perlu khawatir tertular COVID-19 serta sahabat ikut turut mendukung program pemerintah untuk mencegah timbulnya virus HPV.

    Layanan vaksinasi ke rumah dari Prosehat ini mempunyai beberapa keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Ratini M. Health Risks Linked to Obesity. [online] WebMD. Available at: <https://www.webmd.com/diet/obesity/obesity-health-risks> [Accessed 18 March 2021].
    2. Alfian, A., 2021. Pengertian Obesitas Dan Penyebab Obesitas. [online] Academia.edu. Available at: <https://www.academia.edu/10916589/Pengertian_Obesitas_Dan_Penyebab_Obesitas> [Accessed 18 March 2021].
    3. 2021. 10 Tanda Seseorang Mengalami Obesitas. [online] Available at: <https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-2348609/10-tanda-seseorang-mengalami-obesitas> [Accessed 18 March 2021].
    4. 2021. Begini Efek Buruknya Kegemukan di Tubuh Wanita. [online] Available at: <https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-2256288/begini-efek-buruknya-kegemukan-di-tubuh-wanita> [Accessed 18 March 2021].
    5. com. 2021. Dampak buruk obesitas pada kesehatan wanita Semua Halaman | merdeka.com. [online] Available at: <https://www.merdeka.com/sehat/dampak-buruk-obesitas-pada-kesehatan-wanita.html?page=all> [Accessed 18 March 2021].

     

     

    Read More
  • Dalam setiap kehidupan manusia pasti memiliki tingkatan kendala dan masalah hidup yang berbeda-beda, sehingga banyak di antara mereka yang mengalami stres. Kondisi tersebut dapat disebabkan oleh banyak hal, misalnya pada bidang pekerjaan atasan tidak menghargai hasil kinerja stafnya, pada kehidupan rumah tangga dengan banyaknya pekerjaan yang harus dilakukan seorang ibu di rumah, ataupun pada kehidupan […]

    3 Faktor yang Memengaruhi Perbedaan Tingkat Stres Pada Pria dan Wanita

    Dalam setiap kehidupan manusia pasti memiliki tingkatan kendala dan masalah hidup yang berbeda-beda, sehingga banyak di antara mereka yang mengalami stres.

    Kondisi tersebut dapat disebabkan oleh banyak hal, misalnya pada bidang pekerjaan atasan tidak menghargai hasil kinerja stafnya, pada kehidupan rumah tangga dengan banyaknya pekerjaan yang harus dilakukan seorang ibu di rumah, ataupun pada kehidupan siswa sekolah dengan PR yang sangat banyak.

    perbedaan tingkat stres pada pria dan wanita

    Meskipun begitu, ternyata tidak semua penyebab tersebut dapat langsung menyerang pikiran seseorang dan menjadikannya stres. Dari sebuah penelitian oleh para ahli mengungkapkan bahwa penyebab utama stres sangat dipengaruhi oleh jenis kelamin.

    Baca Juga: 7 Kiat Mengelola Stres Karena Terbeban Kapan Covid-19 Berakhir

    Berdasarkan penelitian ini, penyebab wanita mengalami stres pada umumnya disebabkan oleh kurangnya penghargaan dari lingkungan sekitar. Sedangkan pria biasanya lebih banyak merasakan stres akibat dari banyaknya pekerjaan yang menumpuk sehingga membuat mereka menjadi tegang.

    Beberapa pakar juga sepakat bahwa proses kerja otak wanita dan pria dalam menghadapi suatu tekanan masalah sangat berbeda. Pria umumnya cenderung lebih santai sedangkan wanita dianggap lebih ‘memikirkan’ masalah tersebut.

    Hal ini telah dijelaskan secara ilmiah pada jurnal Molecular Psychiatry tahun 2010, yaitu sel-sel otak wanita cenderung lebih sensitif terhadap hormon stres yang bernama corticotropinreleasing factor (CFR) dan wanita lebih rentan terhadap stres dua kali lipat dibandingkan pria.

    Uniknya, studi terbaru yang telah di publikasi oleh Jurnal Public Health mengungkapkan bahwa meskipun wanita lebih rentang terhadap stres, namun ternyata pria justru rentan terkena depresi. Berikut ini fakta menarik tentang perbedaan tingkat stres pada pria dan wanita menurut pengamat psikologi, Dr. Endang Mariani Rahayu, M.Si, yaitu:

    1. Tingkatan stres pada wanita lebih tinggi dibanding pria

    Bedasarkan data penelitian dari American Psychological Association mengungkapkan, hampir setengah dari semua wanita yang disurvei mengalami tingkat stres yang lebih tinggi dalam lima tahun terakhir, dan hal ini tidak terjadi pada pria.

    Penyebabnya adalah karena wanita lebih sering mengeluhkan kondisi ekonomi yang mereka alami hingga gangguan fisik dan emosional yang lebih besar. Pada wanita yang menikah, tingkatan jumlah stresnya juga lebih besar dibandingkan dengan wanita lajang.

    2. Wanita lebih bisa mengelola stres

    Pada umumnya wanita lebih banyak menyalurkan rasa stres yang dialami dengan lebih ekspresif. Wanita juga lebih mudah bergaul dan terbuka membicarakan rasa stres yang tengah melanda dibanding dengan pria.

    Baca Juga: Coba 4 Makanan Sehat Ini yang Dapat Mengatasi Stres Sahabat

    Karena dengan membicarakan permasalahan atau kendala yang sedang dihadapi merupakan salah satu cara terbaik dalam menghadapi stres. Hal ini jugalah yang mempengaruhi jumlah angka kematian bunuh diri lebih banyak terjadi pada pria menurut WHO.

    3. Kebiasaan yang berbeda pada wanita dan pria ketika stres

    Ketika sedang stres, sebenarnya pria cenderung lebih banyak butuh uang dibandingkan dengan wanita. Berkaitan dengan aspek psikologis, adanya uang akan membuat pria lebih tenang, dan sebaliknya, saat wanita sedang stres justru wanita lebih banyak mengeluarkan uang untuk dibelanjakan.

    Namun, seiring perkembangan jaman, pakar ilmu sosial, budaya, dan komunikasi Universitas Indonesia, Dr. Deive Rahmawatu,I, S.Sos., M.Hum., CPR mengungkapkan, bahwa sejak 1986 sampai saat ini, data menunjukan manusia modern memiliki potensi lima kali lebih stres dibanding manusia di zaman sebelumnya, terutama pada wanita. Hal ini bisa menjadi permasalahan dunia.

    Kelompok yang paling rentan, yakni remaja. Sebab, usia remaja dinilai belum mempunyai pengalaman yang cukup sehingga mereka tidak memiliki banyak referensi.

    Akibatnya, kelompok usia tersebut sangat mudah terjerumus ke arah yang buruk. Dan kemungkinan terburuknya adalah saat orang tersebut merasa benar-benar sendiri ketika stres, mereka dapat mengalami depresi dan sering berakhir pada bunuh diri.

    Faktor apa sajakah yang dapat memengaruhi tingkatan stres pada seseorang?

    Fakta bahwa wanita tiga kali lebih rentang terkena stres dibanding pria ternyata dilatarbelakangi oleh beberapa faktor, seperti berikut:

    1. Faktor Biologis

    Masa pubertas pada remaja saat ini semakin dini. Sudah bukan merupakan hal baru apabila anak sekolah dasar telah mengalami menstruasi. Proses hormonal ini membuat perempuan secara psikologis jauh lebih stres dibandingkan dengan pria.

    Ketika hormon sedang begejolak, seseorang sangat memerlukan orang lain untuk mendampingi agar mereka tidak berperilaku menyimpang. Oleh sebab itu, peran guru dan orang tua sangat penting dalam hal ini.

    2. Faktor Psikologis

    Perkembangan teknologi digital saat ini telah membuat banyak orang seolah menjadi “zombie”. Hadirnya teknologi digital akan menjadi dampak buruk apabila digunakan tanpa arahan atau bimbingan yang benar.

    Kehidupan sekarang sangat bergantung pada validitas sosial. Setiap hari orang akan terobsesi pada banyaknya likes di sosial media. Sehingga menjadi tidak fokus dalam mengembangkan diri. Selain itu, manusia memang merupakan makhluk egois dan selalu ingin terlihat lebih baik dari orang lain.

    Baca Juga: Waspada Bahaya Narsistik di Media Sosial

    Namun sayangnya, budaya digital ini justru malah semakin membuat kita iri dengan pencapaian orang lain. Oleh karena itu, jika tidak bimbing dengan benar penggunaan dari tekologi digital ini justru akan membuat seseorang menjadi stres.

    3. Faktor Sosiologis

    Walaupun dikelilingi oleh teknologi canggih, namun norma-norma sosial yang dipegang oleh remaja masih sangat minim. Banyak orang cenderung lebih memperhatikan penampilan dirinya. Kehadiran media sosial juga membuat seseorang semakin membandingkan dirinya dengan orang lain, dan jika hal ini sudah terjadi, ada beberapa kemungkinan yang dapat terjadi.

    Pertama, mereka akan berjuang untuk menjadi yang terbaik. Kedua, mereka akan membohongi publik agar menjadi yang terbaik, misalnya dengan menggunakan teknologi agar mereka tampak sempurna dalam foto.

    Dan yang terakhir, depresi yang semakin parah karena merasa tidak ada yang benar-benar menjadi temannya. Meskipun postingan ramai dengan likes dan memiliki jumlah follower yang banyak, namun sebenarnya ia sendirian. Sehingga di saat stres, ia merasa tidak dapat berbagi cerita dengan siapapun.

    Kondisi seperti ini tentu saja tidak boleh dibiarkan begitu saja, karena akan sangat berdampak bagi kesehatan. Meskipun begitu, hal ini ternyata masih dapat sahabat cegah dengan hal-hal positif lainnya, seperti bergabung dengan komunitas yang melakukan kegiatan positif.

    Demikian penjelasan mengenai 3 faktor yang mempengaruhi perbedaan tingkat stres pada pria dan wanita. Apabila Sahabat merasa sedang mengalami stres, cobalah cari tempat bercerita supaya masalah yang dialami tidak ditanggung sendirian. Mulailah tata kehidupan yang baru dan beristirahat sejenak.

    Baca Juga: Berikut Ini 4 Tips untuk Mengatasi Stres

    Namun apabila Sahabat tidak dapat mengatasinya sendiri, alangkah baiknya Sahabat segera konsultasikan ke psikolog atau psikiater.

    Namun sahabat tidak perlu khawatir jika harus pergi keluar rumah, karena Sahabat Sehat dapat langsung berkonsultasi secara daring atau online melalui fasilitas kesehatan yang telah disediakan oleh Prosehat.  Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi

    1. Media, K., 2021. Penyebab Stres Dipengaruhi Jenis Kelamin. [online] KOMPAS.com. Available at: <https://lifestyle.kompas.com/read/2012/06/06/11052194/Penyebab.%20Stres.Dipengaruhi.Jenis.Kelamin> [Accessed 17 March 2021].
    2. Anwar, F., 2021. Dibanding Wanita, Pria Lebih Rentan Depresi Akibat Stres. [online] detikHealth. Available at: <https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-3247668/dibanding-wanita-pria-lebih-rentan-depresi-akibat-stres> [Accessed 17 March 2021].
    3. com. 2021. Pria dan Wanita Punya Tingkatan dan Gaya Stres yang Berbeda. [online] Available at: <https://www.liputan6.com/health/read/2897116/pria-dan-wanita-punya-tingkatan-dan-gaya-stres-yang-berbeda> [Accessed 17 March 2021].
    4. Abdi, H., 2021. Faktor Penyebab Stres, Gejala, dan Cara Menanganinya yang Tepat. [online] liputan6.com. Available at: <https://hot.liputan6.com/read/4259506/faktor-penyebab-stres-gejala-dan-cara-menanganinya-yang-tepat> [Accessed 17 March 2021].

     

     

    Read More
  • Tanggal 22 Maret setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Air Sedunia. Peringatan ini bermula sejak tahun 1993 melalui sebuah konferensi PBB di Rio de Janeiro, Brasil. Peringatan Hari Air Sedunia menegaskan kembali bahwa air dan sanitasi merupakan kunci untuk mengatasi kemiskinan, memacu pertumbuhan ekonomi, dan menjaga kelestarian lingkungan. Baca Juga: Terapi Pengobatan Air Putih untuk Mengatasi […]

    Hari Air Sedunia, Mari Kenali Fungsi Air Bagi Tubuh

    Tanggal 22 Maret setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Air Sedunia. Peringatan ini bermula sejak tahun 1993 melalui sebuah konferensi PBB di Rio de Janeiro, Brasil. Peringatan Hari Air Sedunia menegaskan kembali bahwa air dan sanitasi merupakan kunci untuk mengatasi kemiskinan, memacu pertumbuhan ekonomi, dan menjaga kelestarian lingkungan.

    fungsi air bagi tubuh

    Baca Juga: Terapi Pengobatan Air Putih untuk Mengatasi Penyakit-penyakit Kronis

    Diperkirakan masih ada lebih dari 2,2 miliar penduduk di dunia yang kurang mendapatkan akses air bersih akibat adanya krisis air global. Fokus utama Hari Air adalah untuk mendukung pencapaian agar air dan sanitasi dapat terjangkau oleh semua penduduk pada tahun 2030.

    Untuk tahun 2021 ini tema yang diusung adalah menghargai air (valuing the water). Menghargai air merupakan hal penting karena air merupakan unsur penting dalam kehidupan sehari-hari dan dapat berpengaruh pada bidang kehidupan lain seperti sektor budaya, ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.

    Di masa pandemi Covid-19, air tetap merupakan unsur yang penting terutama untuk menjaga kesehatan tubuh dalam melawan infeksi dengan menerapkan kebersihan sanitasi dan menjaga kecukupan cairan bagi tubuh.

    Mengenal Air

    Air merupakan unsur penting dalam kehidupan dan tubuh manusia. Tubuh manusia terdiri dari 60% air sehingga bila Sahabat kekurangan air, dapat menyebabkan kekurangan cairan (dehidrasi) pada tubuh.

    Namun, kenyataannya hingga kini masih banyak orang yang abai mengenai pentingnya air bagi kesehatan tubuh. Apa saja manfaat dan fungsi air? Mari simak penjelasan berikut ini:

    Fungsi Air

    Sebagai Pelarut Zat Gizi

    Air merupakan unsur penting yang dapat melarutkan zat gizi untuk dibawa ke seluruh tubuh, dan sekitar 80% komponen darah tersusun dari air.

    Pembawa Oksigen

    Air juga berfungsi sebagai pembawa oksigen ke dalam tubuh. Jika fungsi ini terganggu, Sahabat dapat merasa pusing saat tubuh kekurangan cairan. Oleh karena itu, sangat penting untuk tetap memastikan kebutuhan cairan harian terpenuhi dengan minum air sebanyak 7-8 gelas air per harinya.

    Melembabkan Mukosa

    Mukosa adalah lapisan pada saluran cerna dan saluran napas yang dapat melindungi tubuh dari infeksi virus dan bakteri serta tetap menjaga kelembaban jaringan tubuh. Air berperan dalam menjaga kelembaban bagian mulut, hidung, dan mata sehingga tidak mengherankan jika area dalam hidung, mulut, dan mata selalu lembap.

    Mencegah Konstipasi

    Konstipasi atau sembelit adalah masalah yang sering terjadi pada pencernaan akibat kurangnya konsumsi serat dan air sehingga kemampuan tubuh mencerna dan menyerap makanan menjadi berkurang. Hal ini mengakibatkan feses menjadi keras dan Sahabat dapat mengalami sulit buang air besar.

    Baca Juga: Dampak Konsumsi Serat Berlebihan dan Cara Mengatasinya

    Membantu Proses Biokimia Dalam Tubuh

    Proses biokimia di dalam tubuh manusia berguna untuk mencerna karbohidrat, protein, dan lemak, yang juga membutuhkan air. Air dapat membantu metabolisme karbohidrat, protein, dan lemak dalam tubuh.

    Menjaga Fungsi Organ dan Jaringan dalam Tubuh

    Dalam tubuh, air juga berfungsi untuk menjaga organ, jaringan, dan sel dalam tubuh. Perlu diketahui bahwa hampir 70-85% sel tersusun dari air, sehingga sangat penting agar asupan air tercukupi.

    Pembentuk Berbagai Cairan Tubuh

    Air berperan penting dalam membentuk cairan tubuh seperti cairan lambung, hormon, enzim, dan cairan lainnya di dalam tubuh. Selain itu, air juga terdapat dalam otot dan berperan untuk menjaga kekuatan otot sehingga otot mampu berkontraksi.

    Pengatur Suhu Tubuh

    Fungsi terakhir air bagi tubuh adalah untuk mengatur suhu tubuh. Di dalam tubuh, air turut berperan untuk menyerap, dan menghantarkan panas ke seluruh tubuh menjaga kestabilan suhu tubuh, dan mendinginkan suhu tubuh melalui produksi keringat yang terdiri atas air dan garam.

    Karena fungsinya yang sangat penting bagi tubuh, Sahabat Sehat disarankan minum air yang cukup per hari. Minum air yang cukup dapat memberi berbagai manfaat seperti berikut:

    • Menjaga keseimbangan cairan tubuh
    • Mempengaruhi energi dan kinerja otak
    • Mencegah dan mengobati sakit kepala
    • Menjagakesehatan kulit
    • Menjaga fungsi saluran cerna dan mencegah sembelit
    • Mencegah batu ginjal
    • Membantu menurunkan berat badan

    Demikianlah mengenai fungsi air bagi tubuh, sehubungan dengan peringatan Hari Air Sedunia setiap tanggal 22 Maret. Sahabat Sehat disarankan tetap penuhi kebutuhan cairan dalam tubuh agar terhindar dari berbagai macam gangguan kesehatan.

    Baca Juga: 6 Cara Atasi Dehidrasi Anak Saat Liburan

    Apabila Sahabat memerlukan informasi kesehatan lainnya silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

     

    1. Tema Hari Air Sedunia 2021, Sejarah dan Penjelasannya [Internet]. Suarasurabaya.net. 2021 [cited 22 March 2021]. Available from: https://www.suarasurabaya.net/kelanakota/2021/tema-hari-air-sedunia-2021-sejarah-dan-penjelasannya/
    2. 7 Fungsi Air bagi Tubuh Manusia, Pelarut Zat Gizi hingga Cegah Konstipasi | merdeka.com [Internet]. merdeka.com. 2021 [cited 22 March 2021]. Available from: https://www.merdeka.com/jabar/7-fungsi-air-bagi-tubuh-manusia-pelarut-zat-gizi-hingga-cegah-konstipasi-kln.html
    3. AQUA S. Mengenal Berbagai Fungsi Air dalam Tubuh | Sehat AQUA [Internet]. Sehataqua.co.id. 2021 [cited 22 March 2021]. Available from: https://www.sehataqua.co.id/mengenal-berbagai-fungsi-air-dalam-tubuh/
    4. Media K. 8 Manfaat Cukup Minum Air bagi Kesehatan Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 22 March 2021]. Available from: https://health.kompas.com/read/2020/07/10/120500768/8-manfaat-cukup-minum-air-bagi-kesehatan?page=all
    Read More
  • Prosehat bekerja sama dengan Islamic Center Ar-Rahmah menggelar acara pembukaan Kios Sehat. Acara ini dilaksanakan di kompleks Islamic Center, Rafflesia Hills, Cibubur. Dalam acara yang diadakan pada Minggu (21/3) ini, diadakan pula layanan kesehatan gratis berupa pemeriksaan dasar kesehatan yang meliputi cek kolesterol, gula darah, asam urat, serta pemeriksaan kadar oksigen dalam darah. Pengunjung juga […]

    Press Release: Prosehat Kenalkan Kios Sehat, Layanan Kesehatan Pintar Pertama di Indonesia di Kompleks Islamic Center Ar-Rahmah Cibubur

    Prosehat bekerja sama dengan Islamic Center Ar-Rahmah menggelar acara pembukaan Kios Sehat. Acara ini dilaksanakan di kompleks Islamic Center, Rafflesia Hills, Cibubur.

    Dalam acara yang diadakan pada Minggu (21/3) ini, diadakan pula layanan kesehatan gratis berupa pemeriksaan dasar kesehatan yang meliputi cek kolesterol, gula darah, asam urat, serta pemeriksaan kadar oksigen dalam darah. Pengunjung juga dapat berkonsultasi tentang kondisi kesehatan mereka.

    Foto: Aditya Danamurti/Prosehat

    Gerakan untuk Kesehatan Bersama

    Peluncuran Kios Sehat ini dihadiri oleh sekitar 100 peserta ini diawali dengan pertemuan yang mempresentasikan pertanggungjawaban para panitia tentang pembangunan Kios Sehat.

    Dari presentasi ketua transformasi, Syaiful Anwar, pembangunan Kios Sehat di Komplek Ar-Rahmah, dikemukakan bahwa inspirasi adanya Kios Sehat ini adalah untuk menyediakan layanan informasi kesehatan bagi umat dan warga sekitar.

    Foto: Aditya Danamurti/Prosehat

    Pembiayaan renovasi ruang masjid yang menjadi Kios Sehat Ar-Rahmah menelan biaya sekitar 80 juta, dengan kisaran biaya operasional 20 juta per bulan. Biaya ini diperoleh dari sumbangan para donatur.

    Kesadaran hidup sehat bersama melandasi peran serta umat dalam menggalakan layanan kesehatan dalam lingkungan masjid. Kios Sehat menyediakan layanan kesehatan gratis dan berbayar.

    Layanan gratis meliputi layanan pemeriksaan kesehatan rutin, yaitu cek tekanan darah, cek kolesterol, kadar oksigen dalam darah, dan konsultasi dokter. Sedangkan untuk layanan berbayar yang bisa diperoleh meliputi vaksinasi, pembelian obat, dan layanan medis tertentu.

    Kios Sehat Prosehat

    Layanan Kios Sehat di komplek Islamic Center Ar-Rahmah, Cibubur, ini menjadi layanan kesehatan cerdas terpadu (smart healthy) masjid pertama di Indonesia.

    Memadukan antara layanan kesehatan konvensional dalam klinik yang berada di lingkungan masjid dan teknologi kesehatan terkini, Kios Sehat menawarkan solusi komprehesif nengenai informasi kesehatan umat.

    Setiap peserta yang memanfaatkan layanan kesehatan Kios Sehat dapat mengetahui kondisi kesehatannya berdasarkan informasi yang diperoleh dari pemeriksaan-pemeriksaan yang dilakukan melalui Kios Sehat.

    Informasi tersebut kemudian terhubung dan terintegrasi dalam informasi virtual yang dapat diakses oleh pengguna melalui aplikasi Prosehat yang berbasis teknologi internet dan terhubung dengan alat Pop Up Clinic yang ada di Kios Sehat.

    Foto: Aditya Danamurti/Prosehat

    Informasi virtual tersebut menjadi data pribadi yang tersimpan aman dan hanya dapat diakses oleh pengguna. Pengguna harus masuk ke aplikasi dengan menggunakan password dan langsung terhubung dengan mesin Pop Up Clinic setiap kali pemeriksaan.

    Diharapkan dengan layanan Kios Sehat ini, semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya informasi kesehatan pribadi sehingga bisa mengantisipasi risiko penyakit serius sejak dini.

    Tentang Prosehat

    Prosehat adalah platform kesehatan yang menyediakan aplikasi dan layanan kesehatan secara komprehensif dan terintegrasi. Layanan kesehatan yang dapat diperoleh melalui Prosehat adalah telemedisin berupa layanan konsultasi medis secara virtual dan layanan kesehatan on demand yang meliputi panggil dokter ke rumah, layanan vaksinasi ke rumah, dan pembelian obat ataupun suplemen kesehatan

    Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800

    Referensi:

    1. Kios Sehat Hadirkan Layanan Kesehatan – RADAR DEPOK [Internet]. RADAR DEPOK. 2021 [cited 22 March 2021]. Available from: https://www.radardepok.com/2021/03/kios-sehat-hadirkan-layanan-kesehatan/

    Read More
  • Tanggal 21 Maret setiap tahunnya selalu diperingati sebagai hari Down syndrome sedunia. Peringatan ini dilakukan sejak tahun 2012, dan tanggal 21 dipilih karena menandakan keunikan 3 kopi kromosom ke-21 atau dikenal sebagai trisomi 21 yang merupakan penyebab kondisi Down syndrome. Baca Juga: Gangguan Kesehatan Jiwa, dari Penyebab hingga Cara Mengatasi Mungkin Sahabat bertanya-tanya mengenai apa itu […]

    Hari Down Syndrome Sedunia, Mari Kenali Apa itu Down Syndrome

    Tanggal 21 Maret setiap tahunnya selalu diperingati sebagai hari Down syndrome sedunia. Peringatan ini dilakukan sejak tahun 2012, dan tanggal 21 dipilih karena menandakan keunikan 3 kopi kromosom ke-21 atau dikenal sebagai trisomi 21 yang merupakan penyebab kondisi Down syndrome.

    down syndrome, Hari Down Syndrome Sedunia

    Baca Juga: Gangguan Kesehatan Jiwa, dari Penyebab hingga Cara Mengatasi

    Mungkin Sahabat bertanya-tanya mengenai apa itu Down Syndrome?

    Down syndrome merupakan salah satu jenis kelainan genetik sejak lahir, yang ditemukan oleh dr.Jhon Langdon Down pada tahun 1866, dan ditandai dengan:

    • Badan relatif pendek
    • Kepala mengecil
    • Hidung datar menyerupai ras mongoloid

    World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa terdapat 1 kejadian Down syndrome per 1.000 kelahiran hingga 1 kejadian per 1.100 kelahiran di seluruh dunia. Setiap tahunnya, sekitar 3.000 hingga 5.000 anak lahir dengan kondisi ini. WHO memperkirakan ada 8 juta penderita sindrom ini di seluruh dunia.

    Di Indonesia, kasus down syndrome cenderung meningkat. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2010, angka kejadian sindrom pada anak berusia 24 sampai 59 bulan sebesar 0,12%. Pada 2013 angka kejadian down syndrome meningkat hingga 0,13%,  dan pada 2018 menjadi 0,21%.

    Penyebab Down Syndrome

    Sindrom ini disebabkan karena adanya kelainan genetik dalam kromosom, yang dapat diturunkan dari orang tua. Ketika sel janin berkembang, setiap sel seharusnya menerima 23 pasang kromosom, dengan total 46 kromosom yang berasal dari ibu dan ayah.

    Pada penderita sindrom Down, salah satu kromosom tidak terpisah dengan baik. Terdapat salinan ekstra dari kromosom nomor 21 yang menyebabkan gangguan perkembangan otak dan fisik.

    Baca Juga: 10 Jenis Buah dan Sayur yang Baik untuk Nutrisi Otak Anak

    Gejala Down Syndrome

    Ketika lahir, penderita sindrom memiliki gejala khas seperti:

    • Tampilan wajah datar
    • Kepala dan telinga kecil
    • Leher pendek
    • Mata miring ke atas
    • Telinga berbentuk atipikal
    • Kekuatan otot buruk

    Penderita sindrom ini dapat dilahirkan dengan ukuran berat dan panjang badan normal, namun akan berkembang lebih lambat dibandingkan anak tanpa sindrom tersebut.

    Beberapa kondisi medis lain yang sering kali menyertai sindrom Down :

    • Cacat jantung bawaan
    • Gangguan pendengaran
    • Penglihatan yang buruk
    • Katarak
    • Gangguan pada pinggul, seperti dislokasi
    • Leukemia
    • Sembelit
    • Gangguan pernapasan saat tidur
    • Demensia
    • Gangguan hormon tiroid
    • Kegemukan
    • Pertumbuhan gigi terlambat

    Penderita sindrom diketahui lebih rentan terhadap infeksi, misalnya infeksi pernapasan, infeksi saluran kemih, dan infeksi kulit.

    Apa Faktor Risiko Terjadinya Down Syndrome?

    Janin berisiko mengalami kelainan genetik ini apabila ibu hamil berusia 35 tahun ke atas. Jika usia ibu semakin tua saat melahirkan, semakin besar pula risiko janin menderita sindrom.

    Berdasarkan penelitian, kondisi ayah juga turut berperan dalam hal ini. Sebuah studi tahun 2003 menyatakan bahwa apabila ayah berusia diatas 40 tahun, memiliki peluang 2 kali lipat janin mengalami sindrom.

    Faktor lainnya adalah:

    • Riwayat sindrom dalam keluarga
    • Kelainan genetik pada salah satu anggota keluarga

    Cara Mendiagnosis Down Syndrome

    Cara mendiagnosis sindrom Down dapat dilakukan dengan menjalani pemeriksaan skrining dan pemeriksaan diagnostik.

    Pemeriksaan Skrining

    Wanita berusia 30-35 tahun atau lebih, disarankan menjalani pemeriksaan skrining genetik selama kehamilan karena janin berisiko mengalami sindrom Down seiring bertambahnya usia ibu hamil.

    Pemeriksaan Diagnostik

    Tenaga medis dapat melakukan pemeriksaan berikut selama masa kehamilan, untuk mendiagnosis sindrom : pengambilan sampel dari plasenta, pemeriksaan cairan ketuban (amniosentesis), pengambilan sampel darah dari tali pusat.

    Pemeriksaan juga dapat dilakukan setelah bayi lahir untuk memeriksa kondisi fisik bayi, maupun pemeriksaan penunjang lainnya (misal pemeriksaan darah, dan lainnya).

    Cara Mengatasi Down Syndrome

    Tidak ada pengobatan khusus untuk kelainan ini, namun deteksi dini dapat membantu penderita  sindrom untuk memaksimalkan potensi diri agar dapat berperan aktif dalam masyarakat.

    Penderita down syndrome dapat memperoleh penanganan dari dokter, pendidik khusus, terapis wicara, terapis okupasi, terapis fisik, serta pekerja sosial. Beberapa penderita sindrom diketahui menggunakan program pendidikan individual (IEP), yang akan didukung oleh berbagai ahli.

    Baca Juga: 14 Masalah Kesehatan Mental Pada Anak

    Demikianlah mengenai sindrom Down yang merupakan salah satu jenis kelainan genetik sejak lahir.

    Apabila Sahabat perlu informasi lebih lanjut mengenai kelainan bawaan ataupun Down Syndrome, Sahabat dapat berkonsultasi langsung 24 jam dengan dokter di Prosehat. Info lebih lengkap silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Antara Fakta dan Harapan: Sindrom Down Hari Sindrom Down Sedunia 21Maret [Internet]. 1st ed. Jakarta: Kementeriam Kesehatan RI; 2021 [cited 19 March 2021]. Available from: https://pusdatin.kemkes.go.id/resources/download/pusdatin/infodatin/infodatin-down-syndrom-2019-1.pdf
    2. Down Syndrome: Causes, Types, and Symptoms [Internet]. Healthline. 2021 [cited 19 March 2021]. Available from: https://www.healthline.com/health/down-syndrome
    3. Down syndrome: Causes, symptoms, and diagnosis [Internet]. Medicalnewstoday.com. 2021 [cited 19 March 2021]. Available from: https://www.medicalnewstoday.com/articles/145554

     

    Read More
  • Setiap pasangan tentu berharap anak yang dilahirkan dalam keadaan sehat dan normal. Namun pada beberapa kondisi, anak dapat mengalami kelainan bentuk fisik seperti hidrosefalus. Baca Juga: Penyakit Tumor Otak, dari Penyebab, Jenis, hingga Pencegahan Hidrosefalus merupakan kondisi ketika kepala terlihat membesar akibat kelebihan cairan di dalam otak, kondisi ini dapat diderita 1 dari 500 orang […]

    Sahabat, Kenali Gejala Hidrosefalus dan Penanganannya

    Setiap pasangan tentu berharap anak yang dilahirkan dalam keadaan sehat dan normal. Namun pada beberapa kondisi, anak dapat mengalami kelainan bentuk fisik seperti hidrosefalus.

    gejala hidrosefalus

    Baca Juga: Penyakit Tumor Otak, dari Penyebab, Jenis, hingga Pencegahan

    Hidrosefalus merupakan kondisi ketika kepala terlihat membesar akibat kelebihan cairan di dalam otak, kondisi ini dapat diderita 1 dari 500 orang anak dan umumnya dapat dideteksi sejak masa kehamilan.

    Normalnya, cairan dalam otak berfungsi sebagai bantalan otak dan saraf. Apabila jumlah cairan otak melebihi kapasitas yang seharusnya dapat mengakibatkan otak tertekan dan terdesak sehingga menimbulkan kerusakan otak, kepala terlihat membesar, serta mengalami gangguan mental dan fisik.

    Belum diketahui secara pasti mengenai penyebab kelainan fisik ini, diperkirakan hidrosefalus berkaitan dengan adanya cacat genetik, infeksi pada ibu selama masa kehamilan (misalnya toksoplasma, sifilis) ataupun adanya kelainan bawaan seperti spina bifida.

    Sahabat Sehat, mari kita kenali gejala dan penanganan pada kondisi hidrosefalus seperti berikut ini:

    Gejala Hidrosefalus

    Secara umum gejala hidrosefalus pada anak berusia dibawah 2 tahun, ditandai dengan  pembesaran ukuran kepala abnormal dan dapat disertai gejala berikut:

    • Ubun-ubun menegang
    • Garis tulang kepala tampak, dan jika diraba terasa melebar
    • Kulit kepala licin mengilap dan pembuluh darah balik terlihat menonjol
    • Adanya fenomena matahari tenggelam pada mata,bola mata seperti melihat ke bawah dan kedua kelopak mata tertarik ke atas.

    Baca Juga: 6 Kunci Rahasia Menciptakan Otak Sehat

    Pada anak berusia lebih besar, hidrosefalus ditandai dengan:

    • Nyeri kepala
    • Muntah
    • Gangguan kesadaran
    • Gangguan pada gerak bola mata
    • Penglihatan ganda, namun jarang diikuti dengan penurunan ketajaman penglihatan.

    Cara Menangani Hidrosefalus

    Untuk diagnosis hidrosefalus dapat dilakukan pemeriksaan fisik, diikuti dengan melakukan pemeriksaan penunjang seperti USG, CT Scan, dan MRI saat bayi berusia sekitar 6-7 bulan. Hidrosefalus umumnya dapat menyebabkan bayi menjadi rewel, sering tidur, muntah, dan nafsu makan menurun.

    Penanganan berupa operasi dapat dilakukan sebelum bayi berusia 4 bulan, yang bertujuan untuk mengurangi jumlah cairan di dalam otak agar tekanan otak berkurang. Operasi dilakukan dengan memasang pompa dan selang khusus untuk mengalirkan cairan dari kepala ke dalam rongga perut.

    Apabila hidrosefalus disebabkan karena adanya tumor otak, tentunya membutuhkan penanganan lebih lanjut untuk mengatasi penyebabnya. Jika tidak ada komplikasi, umumnya penderita hidrosefalus diperkenankan pulang dalam kurun 3-4 hari setelah operasi.

    Seperti itulah mengenai gejala hidrosefalus pada bayi dan anak yang perlu Sahabat ketahui sehingga dapat dideteksi sejak dini agar anak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

    Baca Juga: 3 Tips Mengoptimalkan Tumbuh Kembang Anak Selama Pandemi

    Sebagai pencegahan agar bayi dan anak tidak mengalami hidrosefalus, selain dengan deteksi dini perlu juga melakukan vaksinasi meningitis sebagai pencegahan risiko.

    Sahabat bisa mendapatkan layanan vaksinasi dan konsultasi dokter di Prosehat yang mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Media K. Mendeteksi Gejala Penyakit Hidrosefalus pada Bayi [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 19 March 2021]. Available from: https://health.kompas.com/read/2016/08/24/125105323/mendeteksi.gejala.penyakit
    2. com | Hidrosefalus [Internet]. TanyaDok.com. 2021 [cited 19 March 2021]. Available from: https://www.tanyadok.com/artikel-kesehatan/hidrosefalus
    3. Mengapa Seorang Anak Bisa Menderita Hidrosefalus? [Internet]. detikHealth. 2021 [cited 19 March 2021]. Available from: https://health.detik.com/ulasan-khas/d-1839165/mengapa-seorang-anak-bisa-menderita-hidrosefalus
    Read More
  • Diabetes melitus tipe 2 merupakan suatu kondisi kronis yang memengaruhi cara tubuh memetabolisme glukosa, yang merupakan sumber energi utama tubuh Sahabat. Baca Juga: Pentingnya Olahraga Bagi Penderita Diabetes Tipe 2 Diabetes tipe 2 memerlukan pemantauan secara berkala dan perawatan sepanjang hidup. Bila tidak diobati dengan benar, diabetes dapat menimbulkan berbagai komplikasi pada sistem organ tubuh […]

    Langkah Berkelanjutan Diabetes Melitus Tipe 2 Seperti Apa?

    Diabetes melitus tipe 2 merupakan suatu kondisi kronis yang memengaruhi cara tubuh memetabolisme glukosa, yang merupakan sumber energi utama tubuh Sahabat.

    diabetes melitus tipe 2, diabetes tipe 2

    Baca Juga: Pentingnya Olahraga Bagi Penderita Diabetes Tipe 2

    Diabetes tipe 2 memerlukan pemantauan secara berkala dan perawatan sepanjang hidup. Bila tidak diobati dengan benar, diabetes dapat menimbulkan berbagai komplikasi pada sistem organ tubuh lainnya.¹

    Peranan Insulin dalam Tubuh

    Insulin adalah hormon alami yang diproduksi oleh pankreas yang berperan dalam mengatur kadar gula darah. Tugas utama insulin adalah untuk menjaga kadar gula darah tetap dalam batas normal. Pada setiap kali makan, karbohidrat terurai menjadi gula dan masuk ke aliran darah dalam bentuk glukosa.

    Produk Terkait: Produk Herbal Diabetes

    Pankreas akan merespons dengan memproduksi insulin, yang menyebabkan gula masuk ke dalam jaringan. Kelebihan glukosa akan disimpan di hati dalam bentuk glikogen, apabila kadar insulin rendah, hati akan mengeluarkan glikogen ke dalam aliran darah dalam bentuk gula sehingga kadar gula darah tetap dalam stabil. ²6

    Apa yang Terjadi pada Diabetes Tipe 2 ?

    Pada penderita diabetes tipe 2, tubuh Sahabat tidak dapat merespons dengan baik atau melawan efek insulin. Sehingga tubuh tidak menghasilkan cukup insulin untuk mempertahankan kadar gula darah dalam batas normal.¹

    Bagaimana  Sahabat Mendeteksi Diabetes Tipe 2?

    Gejala utama dari penyakit diabetes tipe 2 adalah mudah merasa haus, sering buang air kecil terutama pada malam hari, mudah lapar, terjadi penurunan berat badan drastis, mati rasa pada tangan dan kaki, penglihatan kabur, lemah, gatal di daerah kemaluan ataupun lipat paha,mulu kering, dan luka yang lambat sembuh.

    Untuk memastikan diagnosis diabetes tipe 2, dokter akan melakukan wawancara medis, pemeriksaan fisik, serta pemeriksaan penunjang meliputi tes gula darah puasa, gula darah sewaktu, dan HbA1c.7

    Produk Terkait: Cek Lab

    Pemeriksaan Normal
    Kadar glukosa hemoglobin (A1C) 6,5%
    Kadar glukosa darah puasa 

    (kondisi tidak makan apapun selama minimal 8 jam)

    126 mg/dL 

    (7.0 mmol/l)

    Kadar glukosa plasma secara acak pada pasien dengan gejala klasik  <200 mg/dl

    (11,1 mmol/l)

    Tabel 1. Kriteria Diagnosis Diabetes.8

    Bagaimana Mengelola Diabetes Tipe 2?

    Dalam manajemen diabetes tipe 2, Sahabat memegang peran penting melalui beberapa langkah sederhana berikut 7,9,10:

    1. Merencanakan pola makan yang sehat dan seimbang.
    2. Berolahraga secara teratur.
    3. Minum obat anti diabetes oral seperti yang ditentukan sesuai dengan instruksi dokter.
    4. Melakukan kontrol kadar gula darah dan tekanan darah di rumah.

    Mengapa Mengontrol Gula Darah Penting ?

    Pasien diabetes tipe 2 dapat menjalani hidup aktif dan sehat dengan manajemen yang tepat, yaitu menyeimbangkan asupan makanan dan minuman serta melakukan olahraga rutin. Kontrol ketat gula darah dapat mencegah atau memperlambat perkembangan berbagai komplikasi diabetes. 

    Gula darah yang tinggi akan menyebabkan masalah jangka pendek yang serius seperti hipoglikemia (kondisi apabila kadar gula darah dibawah batas normal), hiperglikemia (kondisi apabila kadar gula darah tinggi), dan diabetes ketoasidosis.

    Sedangkan dalam jangka panjang, gula darah yang tidak terkontrol dapat merusak pembuluh darah yang memasok darah ke organ penting seperti jantung, ginjal, mata, dan syaraf.8,1214

    Jika Sahabat menderita diabetes tipe 2, jangan khawatir. Kabar baiknya adalah dengan mengontrol gula darah, dapat membantu Sahabat tetap sehat dan mencegah komplikasi di kemudian hari.14

    Baca Juga: Saat Hadapi Si Kecil Menderita Diabetes

    Apabila memerlukan informasi lebih lanjut mengenai diabetes dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    MAT-ID-2100363-V1.0 (03/2021)

    REFERENSI

    1. Type 2 diabetes – Symptoms and causes [Internet]. Mayo Clinic. 2020. Available at: http://www.mayoclinic.com/health/type-2-diabetes/DS00585. [Terakhir diakses Januari 2014]
    2. UpToDate [Internet]. Uptodate.com. 2020. Available at: http://www.uptodate.com/contents/diabetes-mellitus-type-2-overview-beyond-the-basics. [Terakhir diakses Januari 2014]
    3. Insulin & Other Injectables | ADA [Internet]. Diabetes.org. 2020. Available from: http://www.diabetes.org/living-with-diabetes/treatment-and-care/medication/insulin [Terakhir diakses Januari 2014]
    4. Insulin – Diabetes [Internet]. Diabetes. 2020. Available at: http://www.diabetes.co.uk/body/insulin.html. [Terakhir diakses Januari 2014]
    5. Health and wellness resources [Internet]. Ghc.org. 2020. Available at: http://www.ghc.org/healthAndWellness/?itern.–/common/healthAndWellness/conditions/diabetes/foodProcess.html. [Terakhir diakses Maret 2014]
    6. Diabetes Treatment [Internet]. 2020. Available at: http://www.mayoclinic.com/health/diabetes-treatment/DA00010. [Terakhir diakses Januari 2014]
    7. Diabetes Mellitus: Types, Risk Factors, Symptoms, Treatments [Internet]. Cleveland Clinic. 2020. Available at: https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/7104-diabetes-mellitus-an-overview. [Terakhir diakses Januari 2014]
    8. Introduction: Standards of Medical Care in Diabetes [Internet]. American Diabetes Association. 2020. Available at: https://care.diabetesjournals.org/content/43/Supplement_1/S1
    9. Non-farmakologis Diabetes. Pedoman Pengelolaan Diabetes Tipe 2. Available at:  http://icmr.nic.in/guidelines_diabetes/section6.pdf. [Terakhir diakses Januari 2014]
    10. Farmakologi Pengobatan Diabetes. Pedoman Pengelolaan Diabetes Tipe 2. Available at: http://lcmr.nic.in/guidelines_diabetes/sectionl.pdf. [Terakhir diakses Januari 2014]
    11. Tentang Diabetes Tipe 2 [Internet]. 2020. Available at: https://www.diabetes.org.nz/about_diabetes/type_2_diabetes . [Terakhir diakses Februari 2014]
    12. Diabetes Control: Why its so important? [Internet]. 2020. Available online at: http://teenshealth.org/teen/diabetescenter/basics/diabetes_control.html?tracking=T_RelatedArticle. [Terakhir diakses Februari 2014]
    13. Tight Diabetes Control [Internet]. 2020. Available online at: http://www.diabetes.org/living-wfth-diabetes/treatment-and-care/blood-glucose-control/tight-diabetes-control.html. [Terakhir diakses Februari 2014]
    14. Davidson NK. Moreland P. Mengapa kontrol gula darah sangat penting? [Internet]. 2020.Available at: http://www.mayoclinic.org/diseasesconditions/diabetes/expert-blog/ blood -sugar-control.[Terakhir diakses Januari 2014]
    Read More
  • Bagi penderita diabetes, penting untuk mengetahui apa saja faktor yang dapat mempengaruhi kadar gula darah serta cara mengontrol kadar gula darah agar tetap stabil.¹ Diabetes dapat ditangani dengan melakukan pengaturan pola makan yang sehat, melakukan aktivitas fisik. Baca Juga: Sakit Gula Bikin Jantungan Apabila kadar gula darah belum terkontrol dapat dipertimbangkan untuk memulai penanganan dengan menggunakan […]

    Yuk, Sahabat, Belajar Cara Injeksi Insulin yang Benar!

    Bagi penderita diabetes, penting untuk mengetahui apa saja faktor yang dapat mempengaruhi kadar gula darah serta cara mengontrol kadar gula darah agar tetap stabil.¹ Diabetes dapat ditangani dengan melakukan pengaturan pola makan yang sehat, melakukan aktivitas fisik.

    cara injeksi insulin, cara suntik insulin

    Baca Juga: Sakit Gula Bikin Jantungan

    Apabila kadar gula darah belum terkontrol dapat dipertimbangkan untuk memulai penanganan dengan menggunakan obat-obatan (seperti insulin dan obat diabetes oral) yang bertujuan untuk menurunkan dan menstabilkan kadar gula darah.²

    Memahami Insulin

    Insulin adalah suatu hormon alami yang diproduksi oleh pankreas, yang berfungsi untuk mengatur kadar gula darah Anda.³,4 Pada penderita diabetes, terjadi gangguan pada tubuh yang menyebabkan tubuh tidak sensitif terhadap insulin atau bahkan tidak dapat memproduksi insulin.5

    Baik penderita diabetes tipe 1 ataupun 2 dapat memerlukan insulin.6 Efikasi injeksi insulin pada penderita diabetes bergantung pada teknik injeksi yang baik dan benar. Jika teknik injeksi tersebut salah, ada kemungkinan dosis obat yang diinjeksikan tidak tepat dan akhirnya mempengaruhi kadar gula darah Anda. 79

    Teknik Injeksi

    Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menggunakan insulin :

    Lokasi Injeksi

    Lokasi untuk injeksi insulin direkomendasikan pada area lengan atas, paha atas, perut, dan bokong. Penyerapan tercepat berlangsung apabila injeksi dilakukan pada area perut, diikuti pada lengan, paha, dan bokong.1011

    Rotasi pada Lokasi Injeksi

    Perlu dilakukan rotasi pada lokasi injeksi untuk mencegah terjadinya penumpukan lemak di suatu area injeksi. Penumpukan lemak ini disebut lipohipertrofi, dan hal ini dapat mengurangi penyerapan injeksi insulin sebesar 25%.

    Lakukan rotasi injeksi dengan cara membagi lokasi injeksi dalam bentuk kuadran (atau paruhan pada paha atau bokong). Gunakan satu kuadran per minggu dan lakukan injeksi dengan bergerak ke arah yang sama,baik searah maupun melawan arah jarum jam.11

    Gambar 1. Pola Rotasi Perut Berdasarkan Kuadran11

    Gambar 2. Pola Rotasi Paha dan Bokong Berdasarkan Paruhan11

    Perawatan Lokasi Injeksi

    Sebelum melakukan injeksi, lokasi harus diperiksa terlebih dahulu. Hindari menggunakan lokasi yang terdapat benjolan di bawah kulit, kemerahan di sekitar kulit, sedang bengkak atau sedang mengalami infeksi, hingga masalah tersebut teratasi. Injeksi harus dilakukan pada lokasi yang bersih menggunakan tangan yang bersih.10

    Baca Juga: Bagaimana Cara Memakai SoloStar? Simak Penjelasan Berikut!

    Proses Injeksi

    Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan selama melakukan proses injeksi insulin agar tidak terasa menyakitkan10:

    1. Pastikan obat injeksi yang digunakan disimpan dalam suhu ruangan.
    2. Gunakan jarum yang pendek dan berdiameter kecil.
    3. Selalu gunakan jarum yang baru setiap kali melakukan injeksi.
    4. Jika membersihkan lokasi injeksi dengan menggunakan alkohol,sebaiknya di tunggu hingga kering sebelum melakukan injeksi.
    5. Suntikkan perlahan dan pastikan ibu jari menekan tombol pena sepenuhnya.

    Jenis Pena Insulin

    Terdapat 2 jenis pena insulin, yaitu:

    1. Pena sekali pakai

    Pena ini diisi dengan cartridge insulin dan dibuang setelah cartridge kosong, atau  bila pena telah digunakan selama 28 atau 32 hari (tergantung jenis insulin).12

    2. Pena isi ulang

    Pena ini menggunakan cartridge insulin yang dapat diisi dan dilepaskan setelah disuntikkan. Setelah cartridge digunakan, pena siap untuk dimasukkan cartridge berikutnya.10

    Cara Menggunakan Pena Insulin

    Berikut beberapa langkah untuk menggunakan pena insulin:

    1. Cuci tangan hingga bersih.13
    2. Periksa label dan kondisi insulin, ikuti petunjuk produsen pena untuk memasukan cartridge insulin ke pena isi ulang.
      1. Pada label cartridge atau pena, pastikan Anda menyuntikkan jenis insulin yang benar. Perhatikan tanggal kadaluarsa insulin untuk memastikan tanggal belum berlalu. Lihat penampilan insulin untuk memastikan apakah masih dapat digunakan.13
      2. Insulin harus terlihat bening, tidak berwarna, dan bebas dari partikel. Gunakan cartridge insulin baru atau pena sekali pakai jika insulin tidak terlihat baik.13
    1. Untuk mencampur cloudy insulin, miringkan pena di telapak tangan hingga 10 kali  dengan sudut 1800 bolak-balik untuk mencampurkan cloudy insulin, atau bila terlihat seperti ada manik-manik di dalam insulin. Apabila insulin masih belum tercampur merata, maka ulangi hal tersebut. Jangan menggunakan insulin jika terdapat gumpalan setelah dicampurkan.13
    2. Pasang jarum sekali pakai pada pena:
    1. Sebelumnya, lepaskan tutup pena dan bersihkan karet seal pada cartridge dengan menggunakan alkohol steril.13
    2. Pasang jarum sekali pakai pada pena, lepaskan tutup bagian luar jarum dan simpan untuk digunakan kemudian ketika Anda selesai melakukan injeksi. Lepaskan tutup bagian dalam jarum dan buang, gunakan jarum baru setiap kali Anda menyuntikkan insulin.13
    3. Dengan jarum menunjuk ke arah atas, tekan cartridge untuk mengeluarkan gelembung udara ke atas.13
    1. Balik pena setiap sebelum injeksi untuk menghilangkan gelembung yang mungkin berada di dalam pena. Gelembung udara dapat mempengaruhi aliran insulin dari pena sehingga menyebabkan dosis insulin yang diinjeksikan tidak sesuai.13 Pasang 2 unit pada selector dosis, arahkan jarum ke atas dan tekan plunger hingga terlihat setetes insulin, dan ulangi jika tetesan tidak terlihat. Apabila tetap tidak bisa,maka ganti jarum atau pena dengan yang baru.

    Pastikan ada insulin yang cukup di dalam pena untuk dosis Sahabat. Apabila tidak cukup, masukkan cartridge baru atau gunakan pena sekali pakai lain. Atur dosis insulin Sahabat pada selector dan pastikan bahwa dosis tersebut sudah benar.13

    1. Atur dosis dengan benar:
    2.  Pastikan insulin didalam pena cukup untuk dosis yang dibutuhkan Anda.13
    3. Masukan cartridge lain ke dalam pena isi ulang atau gunakan pena sekali pakai lain apabila dosis insulin tidak cukup.13
    4.   Pastikan dosis selector pada angka “0” di area tampilan dosis. Atur dosis insulin Anda, dan periksa pada area tampilan insulin sebelum melakukan penyuntikan insulin untuk memastikan Anda sudah mengatur dosis yang tepat.13
    5. Setelah menekan tombol sepenuhnya, hitung perlahan selama 10 detik sebelum menarik jarum untuk memberikan dosis penuh dan mencegah kebocoran obat. Hitung lebih dari 10 detik apabila menggunakan dosis insulin yang lebih tinggi.13
    6. Penyuntikan insulin dilakukan dengan cara berikut :
    7.   Sebelum memilih lokasi injeksi, tanyakan kepada dokter atau pengasuh Anda mengenai lokasi dan bagaimana untuk memutar rotasi lokasi tersebut.13
    8. Bersihkan lokasi injeksi dengan kapas alkohol steril atau air dan sabun, lalu tunggu hingga kering.13
    9.   Cubit ringan lipatan kulit pada lokasi injeksi. Pegang pena insulin pada sudut 900 (450 pada anak-anak atau pasien berpostur kurus) dan masukkan jarum penuh ke dalam kulit.13
    10. Pasang tutup luar pada jarum dan lepaskan jarum sekali pakai dari pena. Jarum harus segera dibuang setelah digunakan dan tidak ditinggalkan melekat pada pena. Buang jarum di wadah yang keras.13

    Pembuangan Bahan Penyuntikan

    Benda tajam tidak dapat dibuang ke tempat sampah umum atau sampah rumah tangga. Perangkat pena yang kosong dapat dibuang ke tempat sampah umum rumah tangga jika jarum sudah dilepaskan.

    • Insulin harus dih.10

    Penyimpanan Insulin

    Perhatikan hal berikut untuk menyimpan insulin, jika penyimpanan tidak benar insulin berisiko tidak bekerja efekindarkan dari paparan suhu panas dan sinar matahari langsung. Untuk insulin dan pena yang sedang digunakan, dapat disimpan pada lemari pendingin dengan suhu 15-25°C.

    Baca Juga: Mengapa Suntik Insulin Penting Bagi Diabetasi Tipe 2

    Apabila tidak digunakan, simpan insulin dalam lemari es dengan suhu 2-8°C . Jika disimpan dengan benar, insulin dapat tetap dalam kondisi baik hingga tanggal kedaluwarsa yang tercantum pada kemasan.14

    • Pastikan insulin tidak membeku.14

    Membawa Insulin saat Bepergian

    Lakukan beberapa hal berikut apabila Sahabat membawa insulin selama perjalanan:

    1. Insulin dapat dibawa dan disimpan dengan suhu 2-25°C.14
    2. Pastikan untuk membawa insulin dan obat-obatan lainnya dalam tas penyimpanan khusus, di dalam kantong terpisah.14
    3. Untuk melewati pemeriksaan bandara, simpan insulin dalam kemasan aslinya dengan label resep dan catatan dari dokter atau apoteker yang menyatakan bahwa Anda membawa obat dan perlengkapan untuk pasien diabetes.14

    Baca: Kiat Pengidap Diabetes Menghadapi Covid-19

    Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai insulin dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    MAT-ID-2100362-V1.0 (03/2021)

    REFERENSI

    1. Diseases and Conditions. Tersedia online di: http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/diabetes/in-depth/diabetes-management/art-20047963?pg=1. [Terakhir diakses Februari 2014]
    2. Diabetes: Treatments and drugs. Tersedia online di: http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/diabetes/basics/treatment/con-20033091.[Terakhir diakses Februari 2014]
    3. Insulin. Tersedia online di: http://www.diabetes.org/living-with-diabetes/treatment-and-care/medication/insulen/. [Terakhir diakses Januari 2014]
    4. Insulin. Tersedia online di: http://www.diabetes.co.uk/body/insulin.html. [Terakhir diakses Januari 2014]
    5. Type 2 diabetes. Tersedia online di: http://www.mayoclinic.com/health/type-2-diabetes/DS00585. [Terakhir diakses Januari 2014]
    6. Insulin Routines. Tersedia online di: http://www.diabetes.org/living-with-diabetes/treatment-and-care/medication/insulin/insulin-routines.html. [Terakhir diakses Februari 2014]
    7. Kalra S, Balhara YPS, Baruah MP, Chadha M, ChAndalia HB, ChowdhuryS, et al. Forum for Injection Techniques, India: The First Indian Recommendations for Best Practice in Insulin Injection Technique. Indian J Endocrinol Metab. Nov-Dec 2012; 16(6):876-85
    8. Improving your insulin injection technique. Tersedia online di: http://www.bd.com/us/diabetes/page.aspx?cat=7001&id=7264. [Terakhir diakses Januari 2014]
    9. Down S, Kirkland. Injection technique in insulin therapy. Nursing Times. 20120; 108: 10, 18-21
    10. Diabetes Care in the UK. The First UK Injection Technique Recommendations 2nd Edition. Tersedia online di: http://www.trend.uk.org/documents/FIT%20Recommendations%Page%20view.pdf. [Terakhir diakses Januari 2014]
    11. Simineria L, Kulkarni K, Meece J, Williams A, Cypress M, Haas, L, et al. Strategies for Insulin Injection Therapy in Diabetes Self-Management. Tersedia online di: http://www.diabeteseducator.org/export/sites/aade/_resources/pdf/research/AADE_MedEd.pdf.[Terakhir diakses Februari 2014]
    12. Insulin Pens 2014 Tersedia online di: http://www.diabetesforcast.org/2014/Jan/insulin-pens-2014.html. [Terakhir diakses Februari 2014]
    13. Pen Devices for Insulin Administration Tersedia online di: http://www.wadepage.org/files/file/TAKING%20MEDICATIONS/Unsing%20an%20Insulin%20Pen.pdf.[Terakhir diakses Februari 2014]
    14. How to Store Insulin. Tersedia online di: http://www.ghc.org/healthAndWellness/?item=/common/healthAndWellness/conditions/diabetes/insulinStorage.html. [Terakhir diakses Februari 2014]
    Read More
  • Steatorrhea adalah kondisi ketika kelebihan lemak pada feses. Sahabat mungkin bertanya-tanya mengapa hal ini dapat terjadi? Baca Juga: Makanan Pedas Menyebabkan Diare? Berikut Penjelasannya! Sebelum membahasnya, yang perlu Sahabat ketahui adalah bahwa feses terdiri dari beberapa komposisi, paling besar tentu saja adalah air dan beberapa komposisi lainnya yaitu: Bakteri Lemak Serat Lendir Protein Garam Berbagai lapisan […]

    Kondisi Kelebihan Lemak pada Feses (Steatorrhea) dan Cara Mengatasinya

    Steatorrhea adalah kondisi ketika kelebihan lemak pada feses. Sahabat mungkin bertanya-tanya mengapa hal ini dapat terjadi?

    kelebihan lemak pada feses, kelebihan lemak pada tinja

    Baca Juga: Makanan Pedas Menyebabkan Diare? Berikut Penjelasannya!

    Sebelum membahasnya, yang perlu Sahabat ketahui adalah bahwa feses terdiri dari beberapa komposisi, paling besar tentu saja adalah air dan beberapa komposisi lainnya yaitu:

    • Bakteri
    • Lemak
    • Serat
    • Lendir
    • Protein
    • Garam
    • Berbagai lapisan sel

    Apa Penyebab Steatorrhea?

    Kondisi ini dapat terjadi karena tubuh tidak mampu menyerap nutrisi dengan benar atau tidak membuat enzim yang dibutuhkan untuk mencerna makanan secara efektif, sehingga dapat memicu malabsorpsi.

    Terdapat beberapa makanan yang dapat menyebabkan kondisi ini seperti gorengan dan makanan tinggi lemak, yaitu krim dan mentega.

    Kebiasaan mengonsumsi alkohol, obat-obatan tertentu, tubuh tidak dapat mencerna laktosa, mengonsumsi suplemen tertentu, mengonsumsi makanan bersulfur, sorbitol, dan menerapkan diet tinggi lemak juga menjadi penyebab lainnya.

    Gejala Steatorrhea

    Kondisi Steatorrhea ditandai dengan:

    • Feses lebih besar
    • Feses berwarna pucat
    • Feses berbau busuk
    • Feses mengapung karena kandungan gas yang cukup tinggi
    • Feses tertutup lapisan berminyak

    Apakah Kondisi Steatorrhea Ini Pertanda Adanya Penyakit?

    Steatorrhea diketahui berhubungan dengan masalah pencernaan, seperti penyakit celiac, gangguan pankreas, infeksi pada usus terutama pada usus besar sehingga menyebabkan bau feses menjadi busuk.

    Baca Juga: Makanan Sehat Pencernaan Lancar

    Disarankan bagi penderita steatorrhea untuk tidak mengonsumsi makanan yang dapat memicu timbulnya steatorrhea, dan menggantinya dengan makanan yang baik untuk pencernaan seperti yoghurt, ikan, daging tanpa lemak, dan pisang.

    Bagaimana Cara Mendiagnosis Steatorrhea?

    Apabila kondisi feses berlemak dan bau yang sangat busuk, Sahabat diharapkan segera berkonsultasi ke dokter terdekat.

    Dokter akan mendiagnosis dengan menanyakan beberapa hal seperti gejala yang dialami, riwayat kesehatan yang dimiliki dan melakukan pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan lemak feses yang dilakukan dengan mengumpulkan feses selama 24 hingga 72 jam lalu sampel feses dibawa ke laboratorium.

    Produk Terkait: Cek Lab

    Seperti Apa Persiapan Tes Lemak Feses?

    Sebelum melakukan tes lemak feses, Sahabat harus mengonsumsi 100 gram lemak setiap hari selama 3 hari sebelum tes dan berpuasa 5 jam sebelum menjalani tes.

    Tujuan mengonsumsi 100 gram lemak tersebut adalah supaya dapat mengeluarkan 7 gram lemak per hari sesuai standar feses orang sehat.

    Jika ternyata lemak yang dikeluarkan melebihi standar 7 gram dalam 24 jam, dokter kemungkinan besar akan menyarankan untuk melakukan tes lebih lanjut supaya dapat menentukan penyebab utamanya.

    Itulah Sahabat Sehat mengenai steatorrhea yang ternyata merupakan salah satu gejala umum adanya gangguan pencernaan, sehingga disarankan untuk mengonsumsi makanan dan minuman yang sehat untuk pencernaan.

    Baca Juga: Punya Penyakit Asam Lambung, Hindari 8 Makanan Ini

    Sahabat bisa mendapatkannya di Prosehat. Info lebih lengkap silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Media K. 5 Gejala Steatorrhea, Kelebihan Lemak di Feses yang Perlu Diwaspadai Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 18 March 2021]. Available from: https://health.kompas.com/read/2021/03/11/120800068/5-gejala-steatorrhea-kelebihan-lemak-di-feses-yang-perlu-diwaspadai?page=all
    2. Makanan Terbaik dan Terburuk untuk Pencernaan [Internet]. detikHealth. 2021 [cited 18 March 2021]. Available from: https://health.detik.com/hidup-sehat-detikhealth/d-1850722/makanan-terbaik-dan-terburuk-untuk-pencernaan
    3. Mengapa fesesBerbau Busuk? [Internet]. medcom.id. 2021 [cited 18 March 2021]. Available from: https://www.medcom.id/rona/kesehatan/ybD0DG0b-penyebab-feses-anda-ekstra-bau
    Read More
  • Indonesia diprediksi dapat mencapai kondisi herd immunity atau kekebalan kelompok sebesar 70% pada Maret 2022. Demikian hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa, dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR, Rabu, 17 Maret 2021. Baca Juga: Jumlah Kebutuhan Vaksin di Indonesia 181,5 Juta Jiwa Alasan Suharso menyatakan hal tersebut adalah karena sejak […]

    Mungkinkah Indonesia Mencapai Herd Immunity pada Maret 2022?

    Indonesia diprediksi dapat mencapai kondisi herd immunity atau kekebalan kelompok sebesar 70% pada Maret 2022. Demikian hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa, dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR, Rabu, 17 Maret 2021.

    Indonesia mencapai herd immunity

    Baca Juga: Jumlah Kebutuhan Vaksin di Indonesia 181,5 Juta Jiwa

    Alasan Suharso menyatakan hal tersebut adalah karena sejak Januari 2021, Indonesia sudah memulai vaksinasi Covid-19 yang menyasar pada semua elemen termasuk kelompok prioritas seperti tenaga kesehatan, lansia, dan petugas publik. Apalagi angka per hari peserta vaksin adalah 300.000 orang.

    Indonesia disebut dapat mencapai herd immunity apabila target vaksinasi terhadap 181,5 juta orang tercapai. Jumlah tersebut setara dengan minimum 70% yang ditetapkan World Health Organization (WHO), karena hal itulah pemerintah terus mempercepat vaksinasi massal.

    Untuk bisa mencapai herd immunity selain dengan mempercepat vaksinasi massal, juru bicara Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmizi, mengatakan cara lain yang dilakukan adalah terus menambah jumlah vaksinator (tenaga pemberi vaksin).

    Kendala Dalam Vaksinasi

    Seperti dilansir dari Detikcom, Direktur Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Profesor Amin Subandrio menyatakan bahwa belum bisa dipastikan apakah Indonesia dapat mencapai herd immunity pada 2022.

    Karena hal tersebut berkaitan dengan beberapa faktor seperti seberapa cepat herd immunity dapat tercapai, efikasi vaksin, hingga berapa lama waktu proteksi setelah divaksin.

     Baca Juga: Vaksin yang Disetujui WHO Beserta Tingkat Efektivitas dan Efikasinya

    Faktor-faktor lainnya adalah ketersediaan dan kesediaan vaksin yang berpengaruh pada pemberian walaupun vaksinasi memberikan proteksi jangka panjang.

    Hal tersebut berdasarkan data bahwa target 1 juta vaksinasi Covid-19 per harinya masih belum tercapai, dan Kementerian Kesehatan telah berupaya meningkatkan jumlah peserta vaksin dari 200.000 – 300.000 orang per hari, hingga mencapai 500.000 orang per hari.

    Percepatan vaksinasi untuk mencapai herd immunity ini menurutnya harus segera dilakukan untuk mengantisipasi mutasi virus B117 yang sudah masuk di Indonesia.

    Penanganan Virus Belum Optimal

    Meskipun Indonesia disebut dapat mencapai herd Immunity pada Maret 2022, Menteri Suharso menyatakan bahwa pandemi masih akan tetap ada, dikarenakan penanganan virus yang belum optimal hingga saat ini.

    Ia menyebut  ada beberapa indikator seperti cara pencegahan termasuk 3T (tes, tracing, dan tracking) yang masih masih terbatas, belum terintegrasinya sistem surveilans penyakit serta masih kurangnya kapasitas pengujian di laboratorium.

    Produk Terkait: Tes Covid-19

    Kedua, fasilitas kesehatan dan farmasi serta alat kesehatan belum optimal. Ketiga, masih  terbatasnya tenaga medis dan keempat belum efisiennya pembiayaan kesehatan.

    Cara Mencapai Herd Immunity Secara Alami

    Karena kondisi di atas tersebut, Sahabat sebenarnya dapat mencapai herd immunity sembari menunggu divaksin secara massal. Profesor Amin Subandrio, menyebut bahwa mengonsumsi makanan sehat dan multivitamin merupakan cara yang dapat dilakukan untuk menciptakan kekebalan.

    Produk Terkait: Jual Multivitamin

    Kemudian cara selanjutnya adalah dengan membiarkan suatu populasi terinfeksi virus sehingga terbentuk imunitas alami. Namun, Profesor Amin menganggap hal ini tidak etis. Ia menyatakan bahwa cara terbaik untuk mencapai herd immunity adalah dengan pemberian vaksin.

    Sahabat, supaya herd immunity dapat tercapai sesuai prediksi maka jangan ragu untuk melakukan vaksinasi karena pemberian vaksin dapat memberi perlindungan dan pencegahan yang optimal.

    Sebelum dan sesudah di vaksin, Sahabat sebaiknya tetap menerapkan protokol kesehatan 5M (mengenakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan serta membatasi mobilisasi dan interaksi), dan menjalani pola hidup bersih dan sehat.

    Baca Juga: Perilaku 5M, Cara Tepat dan Efektif Meminimalkan Penyebaran Covid-19

    Sahabat juga dapat melakukan deteksi dini Covid-19 di Prosehat. Info lebih lengkap silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. RI Diprediksi Capai Herd Immunity pada Maret 2022 [Internet]. CNNindonesia.com. 2021 [cited 18 March 2021]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20210317141146-532-618615/ri-diprediksi-capai-herd-immunity-pada-maret-2022
    2. Pemerintah Berupaya Percepat Terciptanya <em>Herd Immunity</em> |Republika Online [Internet]. Republika Online. 2021 [cited 18 March 2021]. Available from: https://www.republika.co.id/berita/qq4k4q354/pemerintah-berupaya-percepat-terciptanya-emherd-immunityem
    3. K N. Indonesia Capai Herd Immunity Tahun 2022? Tak Segampang Itu [Internet]. detikHealth. 2021 [cited 18 March 2021]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5496976/indonesia-capai-herd-immunity-tahun-2022-tak-segampang-itu
    4. Azizah K. Agar ‘Bebas’ Corona, Pakar Jelaskan 3 Cara Bentuk Herd Immunity COVID-19 [Internet]. detikHealth. 2021 [cited 18 March 2021]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5491007/agar-bebas-corona-pakar-jelaskan-3-cara-bentuk-herd-immunity-covid-19
    Read More
Chat Asisten ProSehat aja