Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800

Waspada Bahaya Narsistik di Sosial Media Anda!

Apakah Sobat seringkali mengunggah foto selfie di sosial media Anda?Pastinya dong, tapi coba dihitung seberapa sering Sobat mengunggah  foto selfie dalam sehari, 1x, 4x, 10x, atau bahkan lebih. Kemudian, apakah Sobat sering membaca seluruh komentar teman-teman dan merasa senang bila ada yang berkomentar memuji Sobat? Hati-hati lho, terlalu gemar memamerkan foto selfie sendiri di akun media social dapat merupakan tanda dari gangguan jiwa. Apa? Kok, bisa?

Ada gangguan jiwa yang bernama Narsistik atau Narcissistic Personality Disorder. Gangguan ini merupakan salah satu jenis gangguan kepribadian dimana mereka memiliki rasa penting terhadap diri sendiri di luar batas kewajaran, membutuhkan perhatian dan rasa kagum yang berlebihan dari orang di sekitarnya. Kemudian mereka biasanya memiliki hubungan yang buruk dengan pasangan dan kurangnya rasa empati terhadap lingkungan sekitar. Orang dengan kelainan ini seringkali merasa tidak senang dan sedih bila tidak mendapatkan perhatian dari orang lain. Mereka juga merasakan kekurangan dalam suatu hubungan dan tidak suka bila berada dekat dengan pasangannya.

wanita selfie, wanita narsis

Sejauh mana seseorang dikatakan mengalami gangguan kepribadian narsistik?Apakah semua yang suka selfie termasuk ke dalamnya?Nah, mari kita beberapa gejala dari gangguan kepribadian narsistik ini,

  • Gangguan fungsi diri

Gangguan ini ditandai dengan persepsi mereka terhadap diri sendiri yang sangat tinggi. Hal ini berhubungan dengan harga diri mereka  yang dianggap tinggi, sehingga mereka ingin orang lain memerhatikannya secara berlebihan. Tujuan mereka hidup adalah untuk mendapatkan penghargaan dari orang lain dapat berupa pujian, rasa senang berada di dekat mereka, atau rasa kagum. Mereka merasa lebih superior dan ingin diutamakan oleh orang lain. Orang normal senang bila dipuji tapi tidak sampai menjadikannya untuk tujuan hidup.

  • Gangguan fungsi interpersonal

Fungsi interpersonal adalah fungsi yang mengatur cara berhubungan dengan orang lain termasuk adanya rasa empati pada mereka yang sedang bersedih, kesusahan, kekurangan, dsb. Orang yang narsistik rasa empatinya sangat berkurang dan bahkan seringkali meremehkan orang lain. Pada hubungan percintaan juga mereka terkadang hanya memanfaatkan pasangan untuk kepentingan sendiri, hubungannya dangkal dan seringkali bermasalah.

  • Gangguan kepribadian

Kepribadian orang yang narsistik seringkali mementingkan diri sendiri, merendahkan orang lain, dan berusaha secara berlebihan agar menjadi fokus perhatian dan kekaguman orang lain. Seringkali hal ini kita sebut dengan waham kebesaran.

  • Obsesi terhadap kesuksesan

Mereka dengan gangguan kepribadian narsistik seringkali memiliki mimpi dan obsesi mengenai kesukesan, kekayaan, kehebatan, kecantikan, dan kesempurnaan pasangan yang sangat berlebihan. Obsesi ini tidak disertai dengan usaha yang maksimal untuk mewujudkannya.

  • Berkurangnya rasa percaya terhadap orang lain

Mereka sering curiga  terhadap orang disekitar terutama yang lebih diatas mereka. Mereka juga percaya orang-orang merasa iri terhadap semua kelebihan, kecantikan, kekayaan yang dimiliki olehnya. Padahal, itu hanya perasaan mereka saja.

  • Gangguan pada perasaan dan suasana hati

Orang dengan gangguan kepribadian narsistik tidak menerima kritikan. Mereka akan marah bila tidak mendapatkan perhatian yang special dan khusus untuk dirinya. Selain itu, mereka juga mudah stress dan sulit untuk beradaptasi dengan sekitar. Depresi, perasaan tidak aman, malu, rapuh, perasaan tidak adail seringkali mengikuti kepribadian ini. Hal ini karena mereka memiliki masalah dengan diri mereka sendiri.

Wah, ternyata narsis berlebihan tidak baik ya, Guys. Boleh kok berfoto selfie dan mengunggahnya di sosial media asal jangan berlebihan. Ingat, kita hidup di dunia ini tidak sendirian lho dan kita pasti memerlukan orang lain untuk menunjang kehidupan kita. Janganlah kita gelap mata terhadap kehidupan dunia, yang ada malah hidup akan menjadi berantakan. Salam sehat!

WhatsApp Asisten Maya saja