Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Mengenal Varian Baru Virus Corona B.1.1.7 yang Sudah Masuk ke Indonesia

Varian baru virus Corona B.1.1.7 dari Inggris akhirnya masuk ke Indonesia, demikian hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono, pada Selasa, 2 Maret 2021. Hal tersebut bertepatan dengan setahun masuknya Covid-19 di Indonesia. Ia meminta semua pihak bekerja lebih keras dalam menangani pandemi.

varian baru virus Corona B.1.1.7

Baca Juga: Setahun Covid-19 di Indonesia Ditandai dengan Munculnya Varian Baru Virus dari Inggris

Masuknya varian baru yang merupakan mutasi dari virus SARS-CoV-2 , diketahui berasal dari dua orang tenaga kerja Indonesia (TKI) yang baru saja pulang dari Arab Saudi dan saat ini berada di Karawang. Keduanya sudah dinyatakan sembuh setelah dilakukan pemeriksaan PCR.

Seperti Apa Varian Virus ini?

B.1.1.7 pertama kali dilaporkan di Inggris pada September 2020, dan diketahui sudah menyebar ke berbagai negara termasuk Indonesia.

Nama B.1.1.7 berasal dari nama galur virus yang mengalami mutasi, yang diketahui memiliki 23 macam mutasi. Salah satunya adalah E484K yang disebut dapat lolos dari perlindungan sistem kekebalan tubuh, sehingga dapat menyebabkan kurang efektifnya vaksin Covid-19 di Afrika Selatan.

Selain itu,varian B.1.1.7 juga bermutasi menjadi N501Y, yang dapat membuat virus menjadi lebih cepat menular. Demikian hal tersebut diungkapkan oleh pakar biologi molekuler, Ahmad Rusdan Utomo yang dilansir dari Detikcom.

Bagaimana Daya Penularannya?

Terdapat perbedaan mengenai daya penularan antara virus Covid-19 yang berasal dari Wuhan, Cina, dengan varian B.1.1.7 dari Inggris. Daya penularan B.1.1.7 dapat mencapai 70%, hal ini diketahui berdasarkan kondisi di Inggris yang menunjukan penularan mencapai 60% dalam kurun waktu dua bulan.

Dilansir dari CNN Indonesia, Profesor Zubairi Djoerban menyatakan bahwa B.1.1.7 merupakan super shedder atau virus yang mampu bereplikasi pada saluran pernapasan pasien sehingga mudah menular ke orang lain.

Mengapa Varian Virus Ini Lebih Cepat Menular?

Hal ini disebabkan karena varian B.1.1.7 memiliki beberapa mutasi yang menyebabkan virus mudah menempel di sel manusia. Daya penularan yang lebih cepat juga berpotensi meningkatkan beban kapasitas rumah sakit.

Baca Juga: Pemerintah Meminta Masyarakat Menggunakan N95 Saat di Rumah Sakit

Apa Saja Gejalanya?

Gejala yang ditimbulkan sedikit berbeda dari virus Covid 19 sebelumnya. Pasien dapat mengalami keluhan demam dalam kurun waktu 2-14 hari. Berdasarkan penuturan salah satu pasien di Indonesia yang telah terinfeksi varian B.1.1.7, hanya mengalami gejala ringan saja.

Berikut ini adalah gejala yang dapat dialami apabila terinfeksi varian B.1.1.7:

Demam

Diketahui sebanyak 22% pasien yang terinfeksi varian B.1.1.7 mengalami demam.

Batuk

Sebanyak 35% pasien yang terinfeksi varian B.1.1.7 mengalami keluhan batuk, sementara batuk hanya dialami 28% pasien yang terinfeksi virus Covid 19 dari Wuhan.

Sesak Nafas

Gejala yang satu ini merupakan gejala yang cukup umum, yang dapat ditemui pada pasien yang terinfeksi virus Covid 19 dari Wuhan dan varian baru B.1.1.7.

Nyeri Otot

Nyeri Otot dilaporkan dialami 24% pasien yang terinfeksi varian B.1.1.7.

Kehilangan Indera Penciuman dan Perasa

Varian B.1.1.7 juga dapat menimbulkan keluhan hilangnya indera penciuman dan perasa pada 15% pasien.

Sakit Kepala

Pasien yang terinfeksi varian B.1.1.7 turut mengeluhkan adanya sakit kepala.

Sakit Tenggorokan

Sebanyak 22% pasien yang terinfeksi varian B.1.1.7 mengaku mengalami sakit tenggorokan. Sementara keluhan sakit tenggorokan hanya dialami 19% pasien yang terinfeksi virus Covid 19 yang berasal dari Wuhan.

Selain gejala di atas, beberapa gejala lain yang dapat dialami yaitu:

  • Diare
  • Mata merah
  • Ruam pada kulit
  • Perubahan warna pada jari tangan dan kaki
  • Kelelahan
  • Pilek
  • Muntah-muntah dan gangguan pencernaan

Bagaimana Pengaruhnya Terhadap Vaksinasi?

Kemunculan varian baru virus Corona B.1.1.7 menimbulkan anggapan skeptis, apakah vaksinasi mampu memberikan perlindungan terhadap varian ini? Dilansir dari berbagai sumber, sejumlah peneliti percaya bahwa vaksin yang ada masih berpeluang memberikan perlindungan. Namun hal tersebut masih memerlukan data pendukung ilmiah.

Baca Juga: Vaksin Covid-19 Tersedia, Pandemi Berakhir?

Direktur Kantor Deteksi Molekuler Pusat Pengendali dan Pencegahan Penyakit di Amerika Serikat (CDC), Greg Armstrong, menyatakan bahwa varian baru virus Corona B.1.1.7 tidak akan berdampak besar pada sistem kekebalan tubuh. Meski demikian, beberapa produsen vaksin seperti Pfizer tengah memodifikasi produk nya agar dapat memberi perlindungan terhadap varian baru virus Corona B.1.1.7.

Pencegahan Apa Saja yang Harus Dilakukan?

Untuk mencegah terinfeksi varian baru virus Corona B.1.1.7, Sahabat dianjurkan melakukan beberapa hal berikut :

Menggunakan Masker Dua Lapis

Pusat Pengendali dan Pencegahan Penyakit di Amerika Serikat (CDC) menyebutkan bahwa penggunaan masker dua lapis terutama bila berada di wilayah atau tempat penularan yang berisiko tinggi, dapat mengurangi risiko terinfeksi.

Produk Terkait: Jual Masker Medis

Hal ini juga dapat Sahabat lakukan bila berada di tempat ramai. Jika tidak memungkinkan menggunakan masker rangkap, kenakanlah masker yang memiliki 2-3 lapis di dalamnya.  Namun sebelum itu periksa terlebih dahulu jenis, kualitas, dan kesesuaian masker.

Sering Mencuci Tangan

Mencuci tangan tetap merupakan salah satu upaya perlindungan diri dari infeksi varian baru Corona B.1.1.7. Cucilah tangan sesering mungkin dengan menggunakan sabun dan air mengalir minimal selama 20 detik. Apabila tidak memungkinkan, bisa menggunakan hand sanitizer yang mengandung alkohol minimal 60%.

Cucilah tangan Sahabat setelah melepas masker, dan sebelum menyentuh mata, hidung, dan mulut.

Tetap Lakukan Jaga Jarak

Situasi pandemi yang telah berlangsung selama setahun dapat memunculkan kondisi pandemic fatigue atau kondisi lelah dalam menghadapi pandemi, akhirnya banyak yang kembali tidak melakukan protokol kesehatan.

Padahal hal ini berpotensi meningkatkan resiko tertular virus Covid 19. Sahabat sebaiknya tetap lakukan jaga jarak, dan usahakan untuk membatasi aktivitas atau interaksi dengan banyak orang.

Vaksinasi

Langkah terakhir adalah dengan melakukan vaksinasi, sebagai upaya untuk membantu mencegah lonjakan virus yang berulang, dapat mencapai kekebalan kelompok dan mengurangi keparahan infeksi pada tubuh.

Beberapa negara termasuk Indonesia diketahui sudah melakukan vaksinasi secara bertahap, dengan kelompok rentan sebagai prioritas.

Itulah mengenai varian baru virus corona B.1.1.7 dari Inggris yang sudah masuk ke Indonesia melalui 2 orang TKI yang baru pulang dari Arab Saudi dan sudah terdeteksi di Karawang, Jawa Barat.

Baca Juga: Mutasi Virus Corona yang Perlu Sahabat Tahu

Mengingat sifat virus yang mudah menyebar, Sahabat Sehat disarankan tetap melakukan protokol kesehatan 5M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilisasi atau interaksi), dan lakukan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

Jangan lupa lakukan deteksi Covid-19 di Prosehat. Info lebih lengkap silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Referensi:

  1. Bestari N. Mengenal Mutasi Corona B117 Inggris yang Ditemui di Karawang [Internet]. tech. 2021 [cited 4 March 2021]. Available from: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20210303125639-37-227530/mengenal-mutasi-corona-b117-inggris-yang-ditemui-di-karawang
  2. Media K. Mutasi Virus Corona B.1.1.7 Masuk Indonesia, Ini Macam Varian Covid-19 Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 4 March 2021]. Available from: https://www.kompas.com/sains/read/2021/03/03/110200523/mutasi-virus-corona-b117-masuk-indonesia-ini-macam-varian-covid-19?page=all
  3. K N. Makna di Balik Kode ‘B117’, Varian Corona Inggris yang Baru Saja Masuk RI [Internet]. detikHealth. 2021 [cited 4 March 2021]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5479280/makna-di-balik-kode-b117-varian-corona-inggris-yang-baru-saja-masuk-ri
  4. Ahli Ungkap Fakta Mutasi Virus Corona B117 yang Masuk RI [Internet]. teknologi. 2021 [cited 4 March 2021]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20210304070539-199-613449/ahli-ungkap-fakta-mutasi-virus-corona-b117-yang-masuk-ri
  5. K N. Dari 2 Kasus Corona B117 Pertama RI, Salah Satunya Keluhkan Gejala Ini [Internet]. detikHealth. 2021 [cited 4 March 2021]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5480119/dari-2-kasus-corona-b117-pertama-ri-salah-satunya-keluhkan-gejala-ini
  6. Hasibuan L. 8 Ciri Terinfeksi Varian Baru Virus Corona B117 Inggris [Internet]. tech. 2021 [cited 4 March 2021]. Available from: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20210303161559-37-227598/8-ciri-terinfeksi-varian-baru-virus-corona-b117-inggris
  7. Azizah K. Penting! Ini 4 Cara Melindungi Diri dari Corona B117 yang Sudah Masuk RI [Internet]. detikHealth. 2021 [cited 4 March 2021]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5478973/penting-ini-4-cara-melindungi-diri-dari-corona-b117-yang-sudah-masuk-ri

Chat Asisten ProSehat aja