Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800

Simpan Resep MPASI 9 Bulan Berikut

MPASI merupakan singkatan dari Makanan Pendamping ASI dan dapat diberikan sejak bayi menginjak usia 6 bulan. Seperti yang kita tahu, bayi tidaklah disarankan untuk mengonsumsi makanan apapun selain ASI ketika umur mereka belum menginjak usia 6 bulan. Kenapa sih kita perlu memberikan MPASI pada bayi? Jawabannya tentu saja untuk melancarkan pertumbuhan bayi serta kemampuan otot oromotor (otot yang ada pada mulut bayi) serta motorik bayi sehingga tidak terjadi masalah di kemudian hari.

Satu hal yang perlu kita ingat ketika memberikan MPASI pada bayi adalah memberikannya dengan perlahan. Ketika kita memberikannya terlalu cepat atau makanan yang diberikan tidak cocok dengan kondisi bayi maka yang terjadi justru bukan suatu hal yang kita inginkan – alias akan timbul berbagai masalah pada bayi. Bukan hanya itu saja, meskipun bayi sudah mulai dapat mengonsumsi makanan bukan berarti kita dapat menghentikan pemberian ASI pada bayi. Menghentikan ASI sebelum waktunya akan menimbulkan berbagai masalah dan salah satu contoh sederhananya adalah bayi akan rentan terhadap penyakit. Tentu saja kita tidak ingin hal ini terjadi bukan?

Apakah ada tanda lainnya yang perlu kita perhatikan sebelum bayi diberikan MPASI? Jawabannya tentu saja ada! Terdapat beberapa tanda yang dapat kita perhatikan sebelum memberikan MPASI pada bayi seperti bayi yang sudah mampu berdiri jika dibantu, bayi yang mampu menegakkan kepala dan leher, ataupun bayi sudah mampu menggenggam dan memasukkan makanan ke dalam mulutnya sendiri. Sebenarnya kenapa sih bayi perlu diberikan MPASI? MPASI sendiri berfungsi sebagai tambahan nutrisi selain yang didapatkan mereka melalui ASI.
Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas berbagai resep MPASI yang cocok dan pastinya aman untuk diberikan pada buah hati. Kita tidak membahas MPASI pertama untuk bayi, tapi akan membahas beberapa resep MPASI untuk bayi yang sudah menginjak usia 9 bulan.

Kira-kira apa saja ya resep MPASI yang mudah untuk kita coba di rumah?

1. Tim nasi jamur

Nasi tim adalah salah satu jenis makanan yang sering dikonsumsi bayi karena tekstur dari nasi yang lembut sehingga mudah untuk dicerna oleh anak. Kita juga dapat menggabungkan nasi dengan beberapa sayuran dan lauk pauk untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anak dalam sehari. Bahan yang kita butuhkan hanya 20 gram beras, 30 gram daging ayam cincang, 20 gram jamur kecil, 25 gram tomat cincang, 30 gram tahu, 5 gram keju prut (sesusai selera), 650 ml air. Cara mengolahnya pun sangat mudah yaitu dengan merebus beras bersamaan dengan bahan lainnya dan ditunggu hingga mengental. Setelahnya kita dapat mengangkat masakan ini dan menunggunya hingga dingin sebelum kita berikan pada anak.

2. Finger food sayuran

Finger food sendiri merupakan salah satu jenis makanan yang berukuran kecil sehingga memudahkan anak untuk mencernanya. Kita dapat mengolah berbagai jenis makanan menjadi finger food, dan salah satunya adalah berbagai sayuran yang pastinya kaya akan vitamin dan gizi untuk anak. Contohnya saja kita dapat merebus kentang, wortel, ataupun buncis yang sebelumnya telah dipotong kecil terlebih dahulu seukuran jari tangan orang dewasa. Memberikan anak finger food sayuran akan membuat anak menyukai sayuran ketika mereka beranjak dewasa.

3. Oat udang dan sayur

Siapa bilang oatmeal hanya dapat dikonsumsi oleh kita yang sudah dewasa? Oatmeal adalah salah satu jenis makanan yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan kita dan menariknya lagi aman untuk dikonsumsi anak. Ketika kita ingin memberikan oatmeal sebagai MPASI, kita sebaiknya memasak oatmeal supaya lebih mudah dicerna anak dan dapat kita padukan dengan berbagai sayuran ataupun lauk lainnya supaya semakin banyak nutrisi yang didapatkan oleh anak.

Bahan yang kita butuhkan untuk membuat oat udang dan sayur pun cukup sederhana, yaitu 4 sendok makan oat, segenggam kacang hijau yang sudah direndam terlebih dahulu selama kurang lebih 1 jam, 1 buah wortel yang sudah dipotong kecil-kecil, 4 kuantum brokoli, 4 udang ukuran sedang, 1 batang serai geprek, serta 1 siung bawang putih. Untuk mengolahnya, kita terlebih dahulu perlu menumis bawang putih dan bawang bombai hingga harum sebelum memasukkan bahan lainnya. Setelah dirasa cukup empuk, kita dapat memasukkan oatmeal berserta kacang hijau dan perlu kita tunggu hingga matang sebelum diberikan pada anak.

4. Sup ayam kampung brokoli

Seperti yang kita tahu, anak membutuhkan asupan nutrisi yang cukup sehingga tidak ada permasalahan yang timbul dalam perkembangannya. Cara membuat hidangan yang satu ini sangat mudah karena yang kita butuhkan adalah ayam kampung secukupnya, 5 kuntum brokoli, 2 siung bawang merah yang diiris tipis, 1 siung bawang putih yang digeprek, dan tentu saja air. Langkah pertama yang perlu kita lakukan adalah dengan menumis bawang putih dan bawah merah hingga harum lalu ungkep ayam hingga mengeluarkan kaldu dan pastinya hingga daging ayam tersebut empuk. Sesudahnya kita dapat menambahkan brokoli dan dimasak hingga matang dan pastinya siap untuk disajikan.

5. Cake pisang keju kukus

Siapa bilang bayi tidak dapat mengonsumsi roti? Hal ini terbukti salah karena bayi dapat mengonsumsi kue dengan aman dan pastinya menggunakan bahan yang aman dan empuk untuk dikonsumsi pula. Bahan yang kita butuhkan adalah 2 buah pisang ambon yang sudah dihaluskan, 1 butir telur, 5 sendok makan tepung terigu, 3 sendok makan margarin cair, serta keju parut secukupnya. Terlebih dahulu kita perlu mengocok telur hingga mengembang lalu kita dapat memasukkan bahan lainnya hingga tercampur rata. Setelahnya kita perlu mengukus adonan ini hingga matang dan dapat kita sajikan untuk anak.

Bagaimana? Pastinya sekarang sudah tidak bingung lagi kan mengenai MPASI yang tepat untuk anak berusia 9 bulan? Satu hal yang perlu kita ingat adalah untuk menyeimbangkan sayuran dan buah untuk anak sehingga kebutuhan nutrisinya dapat terpenuhi dengan baik. So, tunggu apalagi untuk memberikan makanan bergizi bagi buah hati?

instal aplikasi prosehat

WhatsApp Asisten Maya saja