Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800

Saat Hadapi Si Kecil Menderita Diabetes

Si Kecil Menderita Diabetes – Sedih rasanya saat mengetahui si kecil menderita diabetes lalu menyalahkan diri sendiri karena hal ini. Yang perlu Sahabat lakukan adalah tenang dan berpikiran terbuka agar si kecil tetap sehat walaupun terdiagnosa diabetes. Namun apakah itu diabetes melitus? Merupakan sindroma metabolik yang kronik atau menahun yang ditandai dengan adanya hiperglikemia (kadar glukosa yang berlebihan dalam darah) menahun.

Diabetes sendiri dibagi menjadi dua, untuk diabetes melitus tipe 1 adanya penyebab defisiensi sekresi insulin dikarenaan rusaknya sel beta pankreas sehingga produksi insulin berkurang bahkan terhenti. Namun untuk diabetes melitus tipe 2 adanya resistensi insulin yang diproduksi dalam jumlah yang normal atau meningkat namun tidak dapat berfungsi secara optimal di dalam tubuh.

Angka kejadian diabetes di USA pada usia 5 tahun, terdapat 1 dari 1500 anak dan pada usia 18 tahun sekitar 1 dari 350 anak. Diabetes dapat terjadi pada usia berapapun termasuk anak-anak, karena tidak ada batasan usia dan bayi yang baru lahir dapat beresiko menderita diabetes. Pada usia 5-7 tahun menjadi puncak kejadian diabetes dan dapat terjadi pada awal pubertas anak.

Baca Juga: Fakta Melawan Diabetes

Manakah yang terbanyak beresiko diabetes? Untuk angka kejadian, anak laki-laki maupun perempuan hasilnya relatif sama namun pada saat puncak pubertas, perempuan lebih dulu terjadi dibandingkan anak laki-laki karena berkaitan dengan hormon estrogen. Finlandia menjadi negara tertinggi dengan anak-anak penderita diabetes diikuti dengan negara-negara lainnya.

Lalu apa saja gelaja yang dapat dialami anak saat menderita diabetes melitus?  

  1.       Sering Buang Air Kecil

Hal ini hampir sama dengan orang dewasa, diagnosis yang terjadi dikarenakan infeksi saluran kemih atau terlalu banyak minum selain itu kadang terjadi enuresis (mengompol) namun sebelumnya tidak pernah mengompol lagi.

  1.       Berat Badan yang Terus Turun

Sahabat melihat akhir-akhir ini si kecil terlihat kurus padahal Sahabat telah memberikan asupan yang seimbang dan bergizi. Namun ternyata asupan nutrisi yang masuk kurang atau adanya kelainan organik lain dan sering dianggap sebagai gejala penderita tuberkulosis pada anak.

  1.       Sesak Nafas & Tampak Sakit

Kemungkinan hal tersebut dikarenakan adanya bronkopneumonia atau radang pada perut.

  1.       Nyeri Perut

Si kesil sering merasakan nyeri dibagian perut, namun hal tersebut seringkali didiagnosis sebagai peritonitis atau appendistis (Usus Buntu)

  1.       Penurunan Kesadaran

Penurunan kesadaran sering dikaitan dengan diagnosis lainnya seperti malaria otak, radang otak ataupun cedera kepala.

Lalu apa yang harus sahabat lakukan sebagai orang tua yang memiliki anak penderita diabetes melitus? Selalu memantau gula darah, mengatur nutrisi yang tepat serta melakukan aktivitas fisik untuk mengatasi hal tersebut. Untuk penggunaan obat ataupun insulin, perlu Sahabat diskusikan terlebih dahulu pada dokter. Selain itu beri edukasi yang tepat mengenai diabetes yang dialami olehnya karena dukungan serta perhatian dari kita dapat memberikan peranan dalam kehidupannya.

Baca Juga: Diabetes Saat Hamil

Untuk mendapatkan produk kesehatan yang aman dan berkualitas, bisa Sahabat dapatkan di ProSehat. Sahabat  juga dapat bertanya pada Maya sebagai asisten kesehatan dari ProSehat, selain produk kesehatan, Sahabat bisa mendapatkan layanan vaksinasi yang terpercaya. Hubungi segera melalui Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800 atau kunjungi www.prosehat.com.

Sumber :

TanyaDok. 4 November 2011. “Ketika Si Kecil Terkena Kencing Manis https://www.tanyadok.com/anak/ketika-si-kecil-terkena-kencing-manis

 

WhatsApp Asisten Maya saja