Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Radang Pita Suara, dari Penyebab hingga Pengobatan

Sobat Sehat, pernahkah Sobat merasa tiba-tiba suara habis saat hendak berbicara? Kemungkinan besar Sobat mengalami radang pita suara atau dalam istilah medisnya disebut laringitis. Gangguan ini sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari dan biasanya terjadi pada orang yang profesinya menuntut untuk banyak berbicara, seperti guru dan dosen, serta penyanyi. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan penyakit ini juga bisa menghampiri orang-orang di luar profesi tersebut, baik orang dewasa, maupun anak-anak.1 

radang pita suara, infeksi pita suara, gangguan pita suara

Baca Juga: Langganan Batuk dan Pilek? Ini 9 Cara Tepat untuk Mencegahnya

Apa itu Radang Pita Suara?

Radang pita suara adalah peradangan yang terjadi pada pita suara atau laring yang terletak di dalam tenggorokan. Laringitis dapat terjadi karena penggunaan suara yang berlebihan sehingga tenggorokan mengalami iritasi. Normalnya, pita suara akan membuka dan menutup dengan lancar sehingga membentuk suara akibat pergerakan dan getaran dari pita suara. Namun, ketika terjadi pembengkakan akibat radang, suara akan terdistorsi ketika udara melewati pita suara. Dari sinilah suara kemudian bisa terdengar serak dan bahkan hilang.2

Radang pita suara ini sendiri dibagi dalam dua jenis, yaitu:1

  • Laringitis akut, yaitu radang yang berlangsung selama beberapa hari.
  • Laringitis kronis, yaitu radang yang dapat bertahan sampai lebih dari 3 minggu.

Apa Saja Penyebabnya?

Secara umum, laringitis paling banyak terjadi karena infeksi, yang dapat disebabkan oleh virus, bakteri, jamur, atau parasit tertentu. Namun, penyebab laringitis akut dan kronis ternyata memiliki perbedaan.2

Penyebab laringitis akut

Penyebab laringitis akut di antaranya adalah:2

  • Adanya peregangan vokal yang disebabkan oleh penggunaan suara yang berlebihan, seperti menyanyi dan berteriak.
  • Infeksi oleh virus, bakteri, contohnya difteri, atau jamur.

Penyebab laringitis kronis

Sedangkan laringitis kronis dapat disebabkan oleh:2

  • Iritasi udara akibat mengisap uap kimia dan asap
  • Refluks asam lambung atau GERD (gastroesophageal reflux disease)
  • Sinusitis kronis
  • Minum alkohol secara berlebihan
  • Kebiasaan merokok
  • Penggunaan suara yang berlebihan, seperti bernyanyi dan berteriak

Akan tetapi, ada juga faktor-faktor lain yang juga meningkatkan risiko radang pita suara, yaitu:2

  • Penyakit kanker
  • Infeksi pernapasan, seperti selesma, bronkitis, dan sinusitis
  • Cedera yang melumpuhkan pita suara, stroke, tumor paru-paru, dan kondisi kesehatan lainnya
  • Perubahan kondisi pada pita suara akibat bertambahnya umur 

Lalu Bagaimana dengan Gejalanya?

Umumnya gejala laringitis adalah suara parau/serak. Namun, laringitis juga dapat disertai gejala penyera berupa:1

  • Suara serak/parau
  • Sakit tenggorokan
  • Batuk kering
  • Kesulitan menelan
  • Sensasi pembengkakan di daerah laring
  • Tenggorokan gatal
  • Flu
  • Demam
  • Kesulitan bernapas
  • Peningkatan produksi air liur dalam mulut

Selain gejala-gejala umum tersebut, pada laringitis akut dan kronis terdapat perbedaan. Pada laringitis akut, dapat ditemukan gejala berupa rinofaringitis dan afoni, yaitu batuk disertai suara parau sampai tidak bersuara sama sekali. Sementara pada laringitis kronis, selain suara serak/parau, dapat ditemukan gejala berupa sekret atau ingus yang lengket dan kental di tenggorokan akibat batuk yang terus-menerus terjadi. Kemungkinan, laringitis kronis ini merupakan komplikasi dari sinusitis kronis dan bronkitis kronis.1 

Baca Juga: Jika Anak Sering Batuk Pilek, Coba Perhatikan Asupannya

Pengobatan Apa yang Harus Dilakukan?

Terdapat dua jenis pengobatan yang dapat dilakukan ketika Sobat mengalami radang pita suara. Yang pertama adalah pengobatan dini atau alami. Pengobatan jenis ini bisa Sobat lakukan tanpa perlu ke dokter. Beberapa cara yang bisa dilakukan dalam pengobatan dini itu adalah sebagai berikut:4

Mengistirahatkan pita suara

Cara pertama dalam pengobatan dini untuk radang pita suara ini cukup mudah, yaitu dengan mengistirahatkan pita suara selama beberapa hari, dengan tidak berteriak-teriak atau mengurangi kegiatan yang menuntut banyak berbicara. Dengan mengistirahatkan pita suara, suara yang serak atau hilang dapat pulih kembali.4

Minum air putih secara teratur

Meskipun air putih dipandang sebagai sesuatu yang biasa saja, kenyataannya air ini malah mempunyai dampak yang bagus untuk kesehatan. Suara yang hilang akibat laringitis bisa lebih cepat pulih jika Sobat mengonsumsi air putih secara teratur. Air putih dapat membantu menjaga tenggorokan tetap terhidrasi, menghilangkan dahak, dan mengeluarkan dahak. Tak salah jika air putih disebut sebagai obat dari banyak penyakit. Selain air putih, Sobat dapat mencoba teh dan sup hangat untuk mengatasi suara serak atau hilang.4

Mengonsumsi permen pelega tenggorokan

Permen pelega tenggorokan juga disarankan untuk mengatasi suara yang hilang atau habis akibat radang. Permen ini mampu melembapkan tenggorokan, meredakan nyeri, dan mengurangi batuk. Supaya dapat hasil yang terbaik, pilihlah permen yang mengandung bahan-bahan alami, seperti madu atau teh hijau.4

Produk Terkait: Jual Permen Pelega Tenggorokan Woods

Minum cuka sari apel

Cuka sari apel dipercaya dapat menghilangkan suara serak karena mengandung komponen antimikroba. Campurkanlah 1-2 sendok makan cuka sari apel mentah ke dalam segelas air putih. Minumlah sebanyak 1-2 kali dalam sehari. Jika ingin ada rasa manis, tambahkan juga satu sendok madu.4

Produk Terkait: Jual Cuka Apel Tahesta 300 ml

Mengonsumsi campuran jahe dan air

Jahe dapat juga menghilangkan suara yang serak dan mengembalikan suara yang hilang. Jahe juga banyak dikonsumsi untuk membantu meredakan batuk kering dan suara serak. Jahe ini bisa divariasikan dengan teh menjadi teh jahe yang baik untuk kesehatan.4

Produk Terkait: Herbadrink Sari Jahe 22 Gram

Berkumur dengan air garam

Berkumur dengan air garam juga bisa Sobat lakukan untuk membantu melegakan radang pita suara. Caranya dengan masukkan seperempat atau setengah sendok teh berisikan garam ke dalam air hangat. Kemudian, berkumurlah dengan larutan tersebut hingga mengenai bagian belakang tenggorokan. Lakukan sebanyak yang diperlukan.4

Mengonsumsi bawang putih

Bawang putih mengandung komponen antibakteri yang dipercaya mampu mengatasi suara yang serak. Supaya aroma menyengatnya berkurang saat hendak dikonsumsi, campurkanlah pada salad atau saus pasta.4

Selain dengan pengobatan awal yang alami, Sobat perlu diberi pengobatan medis bila keluhan terasa berat dan tidak membaik. Pengobatan-pengobatan medis mungkin diberikan setelah Sobat melalui pemeriksaan yang disarankan oleh dokter. Pemeriksaan yang mungkin dilakukan di antaranya:2

Laringoskopi

Pada pemeriksaan ini, dokter akan menggunakan cahaya dan cermin kecil untuk melihat bagian belakang dari tenggorokan. Selain itu, dokter dapat menggunakan laringoskopi serat optik yang melibatkan tabung fleksibel (endoskopi) yang dilengkapi dengan kamera kecil dan kemudian dimasukkan melalui hidung atau mulut untuk melihat bagian belakang dari tenggorokan. Hal ini dilakukan untuk melihat gerakan dari pita suara ketika berbicara.2

Biopsi

Selain laringoskopi, dokter juga dapat melakukan pemeriksaan biopsi dengan mengambil sampel dari jaringan yang ada pada tenggorokan untuk diperiksa di bawah mikroskop.2

Jika Sobat didiagnosis menderita laringitis, dokter mungkin akan meresepkan beberapa jenis obat, di antaranya:

Antibiotik

Walaupun penyebab terbanyak dari laringitis akut adalah infeksi virus, dokter mungkin akan memberikan antibiotik bila diduga laringitis yang Sobat alami disebabkan oleh bakteri.2

Baca Juga: Penyakit-penyakit Kronis Akibat Kesehatan Gigi yang Buruk

Kortikosteroid

Kortikosteroid adalah antiradang yang dapat mengurangi peradangan pada pita suara. Obat ini mungkin tidak rutin diresepkan oleh dokter. Dokter akan memberikan kortikosteroid dengan pertimbangan klinis tertentu.2

Apakah Laringitis Bisa Dicegah?

Tentu saja bisa. Di bawah ini ada beberapa cara yang dapat mencegah laringitis, yaitu:2, 3, 5

  • Hindari infeksi saluran pernapasan atas atau ISPA karena laringitis ternyata disebabkan oleh hal tersebut. Karena itu, hindari kontak dengan orang sakit pilek dan sering-seringlah mencuci tangan.
  • Menghindari minuman beralkohol dan kafein. Kedua jenis minuman tersebut dapat menghilangkan kandungan air di tubuh.
  • Menghindari makanan sepert gorengan, makanan asam, makanan asin, makanan bersantan atau berlemak tinggi.
  • Menghirup udara lembap seperti uap dari didihan air panas.
  • Membasahi tenggorokan.
  • Menghindari jenis obat dekongestan yang dapat membuat tenggorokan menjadi kering.
  • Tidak merokok dan menghindari asap rokok.
  • Mengindari bisik-bisik saat membaca, dan bacalah dengan normal sebab bisik-bisik akan menimbulkan tekanan pada pita suara.
  • Jaga pola makan dengan mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin A, E, dan C untuk menjaga selaput lendir yang melapisi tenggorokan tetap sehat.

Apa yang Terjadi Jika Laringitis Tidak Diobati?

Apabila tidak ditangani dengan baik, radang pita suara dapat menjadi kronis. Radang pita suara kronis dapat menimbulkan munculnya polip yang dapat menyebabkan disfonia dan membutuhkan tindakan pembedahan.2

Baca Juga: Pentingnya Vaksin Flu untuk Penderita Penyakit Kronis

Nah, Sobat Sehat, itu lah penjelasan mengenai radang pita suara yang sering terjadi pada kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, jaga selalu pita suara dengan menghindari tindakan-tindakan yang bisa menyebabkan radang pita suara dan mulailah mengonsumsi makanan dan minuman yang sehat. Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai radang pita suara dan produk-produk kesehatan yang berkaitan, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Referensi:

  1. Laringitis atau Radang Pita Suara: Kenali Penyebab dan Gejalanya – Tirto.ID [Internet]. tirto.id. 2020 [cited 5 October 2020]. Available from: https://tirto.id/laringitis-atau-radang-pita-suara-kenali-penyebab-dan-gejalanya-c8ur
  2. Laringitis, Peradangan Laring Akibat Berlebihan Gunakan Suara [Internet]. liputan6.com. 2020 [cited 5 October 2020]. Available from: https://www.liputan6.com/health/read/649679/laringitis-peradangan-laring-akibat-berlebihan-gunakan-suara
  3. 5 Cara Mencegah Laringitis yang Menyebabkan Pita Suara Bengkak [Internet]. Parenting.orami.co.id. 2020 [cited 5 October 2020]. Available from: https://parenting.orami.co.id/magazine/cara-mencegah-laringitis/
  4. Media K. 9 Cara Ampuh Hilangkan Suara Serak Tanpa Obat Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 5 October 2020]. Available from: https://health.kompas.com/read/2020/02/01/193400868/9-cara-ampuh-hilangkan-suara-serak-tanpa-obat?page=all
  5. Hati-hati, 10 Makanan Ini Bisa Membuat Suara Serak dan Batuk [Internet]. Bacaterus. 2020 [cited 5 October 2020]. Available from: https://bacaterus.com/makanan-yang-membuat-suara-serak/

Chat Asisten ProSehat aja