Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Yuk Tetap Patuhi Prokes Meski PPKM Level 3 Nataru Batal

Ditulis oleh : Redaksi Prosehat
Ditinjau oleh : dr. Monica C

PPKM Level 3 Nataru Batal Namun Pengetatan Protokol Kesehatan Akan Dilakukan

Meski PPKM level 3 nataru batal, bukan berarti pandemi sudah berakhir. Maka dari itu, pemerintahpun melakukan pengetatan aturan prokes. Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19 akibat adanya libur di akhir tahun.

Menteri Koordinator Bidang kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, bahkan akan ada revisi pada Inmendagri Natal dan tahun baru (Nataru) maupun aturan terkait lainnya. Perubahan ini nantinya akan secara detail dituangkan dalam revisi Inmendagri dan surat edaran terkait Natal dan tahun baru lainnya. 

Pemerintah menyampaikan hal tersebut setelah memutuskan untuk membuat kebijakan baru yang lebih seimbang dengan tidak menyamaratakan aturan PPKM level 3 di seluruh wilayah Indonesia dalam selama libur Nataru. 

Alasan Mengapa PPKM Level 3 Dibatalkan

Penerapan PPKM level 3 selama periode Nataru batal dilaksanakan di semua wilayah Indonesia. Pemerintah memutuskan untuk tetap mengikuti asesmen situasi pandemi sesuai dengan yang berlaku saat ini dan tetap dengan sejumlah pengetatan dalam menerapkan PPKM pada periode Natal dan Tahun Baru 2022. 

Kebijakan ini juga didukung oleh pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dosis pertama di wilayah Jawa – Bali yang telah mencapai 76 persen. Sedangkan untuk vaksinasi Covid-19 dosis kedua hampir mendekati 56 persen. Selain itu, vaksinasi kelompok lanjut usia atau lansia akan terus digenjot. Saat ini, vaksinasi untuk lansia sudah mencapai 64 persen untuk dosis pertama dan 42 persen untuk dosis kedua di wilayah Jawa dan Bali. 

Penyesuaian Aturan Nataru

Menko Marves Luhut menjelaskan beberapa aturan yang akan diterapkan sebagai penyesuaian atas aturan Natal dan Tahun Baru 2022, yakni:

Syarat perjalanan jarak jauh dalam negeri

Wajib vaksinasi lengkap dan melakukan tes rapid antigen dengan hasil negatif maksimal 1 x 24 jam sebelum keberangkatan.

Orang dewasa yang belum mendapatkan vaksinasi lengkap maupun yang tidak bisa divaksin karena alasan medis, tidak diizinkan untuk bepergian jarak jauh. 

Anak-anak dapat melakukan perjalanan dengan syarat PCR yang berlaku 3 x 24 jam untuk perjalanan udara atau antigen 1 x 24 jam untuk moda transportasi darat atau laut.

Kegiatan di Tempat Publik

Pemerintah melarang seluruh jenis perayaan Tahun Baru di Hotel, Pusat Perbelanjaan, Mall, Tempat Wisata, dan Tempat Keramaian Umum lainnya. 

Operasional pusat perbelanjaan, restoran, bioskop, dan tempat wisata hanya diizinkan dengan kapasitas maksimal 75 persen dan hanya untuk orang dengan kategori hijau di aplikasi Peduli Lindungi. 

Acara sosial budaya, kerumunan masyarakat hanya diizinkan berjumlah maksimal 50 orang. 

Setiap orang harus disiplin menggunakan aplikasi Peduli Lindungi.

Pengambilan keputusan terbaru ini telah melalui banyak pertimbangan berdasarkan penanganan pandemic Covid-19 di Indonesia yang semakin menunjukan perbaikan secara signifikan dan terkendali pada tingkat yang rendah. Hingga kini, angka kasus konfirmasi Covid-19 harian telah stabil berada pada level dibawah angka 400 kasus. 

Dari data per 4 Desember 2021, jumlah kabupaten/kota yang tersisa di level 3 hanya 9,4% atau sebanyak 12 kabupaten/kota dari total seluruh wilayah di Jawa – Bali. Namun, pemerintah tetap mengingatkan semua pihak untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terkait munculnya virus Covid-19 varian baru jenis Omicron yang telah dikonfirmasi di beberapa negara.

Lihat Artikel Lainnya: Benjolan di Leher Anak

Selain itu, Luhut juga mengatakan ada  sejumlah pengetatan aturan bagi pengunjung dari luar negeri, yaitu hasil tes PCR negatif maksimal 2 x 24 jam sebelum keberangkatan, serta wajib menjalani karantina 10 hari di Indonesia. Melalui pengetatan tes Covid-19 3T (tracing, tracking, treatment) dan percepatan vaksinasi dalam 1 bulan terakhir, Indonesia diharapkan lebih siap menghadapi momen Nataru (Natal dan Tahun Baru).

Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai aturan PPKM Level 3 yang dibatalkan. Jika Sahabat Sehat memerlukan masker, pemeriksaan Covid-19, maupun produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat dan Klinik Kasih. Informasi lebih lanjut, silakan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Referensi:

  1. Kompas. PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Luhut: Ada Revisi Inmendagri dan SE [Internet]. Indonesia : Kompas; [cited 2021 Dec 07].
  2. Kontan. PPKM Level 3 batal berlaku menyeluruh selama periode Natal dan Tahun Baru 2022 [Internet]. Indonesia : Kontan; [cited 2021 Dec 07].
  3. Iqbal M. Pemerintah Batal Terapkan PPKM Level 3 untuk Semua Wilayah RI [Internet]. Indonesia : CNBC Indonesia; [cited 2021 Dec 07].

Chat Dokter 24 Jam