Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Panduan Cara Pencegahan dan Penanganan Covid Varian Delta

Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi
Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D

Protokol Penanganan Covid 19 Varian Delta

Dalam upaya pencegahan dan penanganan Covid varian Delta yang semakin menyebar, perlu ada peran serta antara pemerintah dan masyarakat. Ketika seseorang sudah terinfeksi Covid varian Delta, diperlukan juga penanganan khusus agar mempercepat proses penyembuhan.

Diketahui bahwa virus SARS COV-2 penyebab Covid-19 telah bermutasi menjadi berbagai varian. Salah satu varian yang menjadi sorotan adalah Varian Delta atau B 1.617.2, yang telah mendominasi 83% kasus baru Covid- 19 di Amerika Serikat dan telah menyebar lebih dari 130 negara di dunia dengan sangat cepat.

Menurut ahli epidemiologis WHO (World Health Organization), penyebaran Covid-19 varian delta jauh lebih cepat karena bersifat lebih menular dibandingkan dengan varian lainnya. Covid-19 akibat varian delta diprediksi telah mendominasi 76% dari kasus Covid-19 yang telah menyebar ke 22 provinsi di Indonesia.2 Sahabat Sehat, bagaimana cara mengatasi Covid-19 varian delta ? Mari simak penjelasan berikut.

Gejala Covid-19 Varian Delta

Sebenarnya dalam test swab antigen dan PCR tidak menyebutkan jenis varian yang terdeteksi. Sahabat Sehat biasanya sulit menentukan varian Covid hanya melalui gejala yang ditimbulkan. Karena pada dasarnya varian delta memiliki gejala serupa dengan varian lainnya yaitu :

◉ Demam (94%)
◉ Batuk (79%)
◉ Sesak nafas (55%)
◉ Batuk berdahak (23%)
◉ Nyeri otot (15%)
◉ Lelah (23%)
◉ Sakit kepala (8%)
◉ Pilek (7%)
◉ Batuk berdarah (5%)
◉ Diare (5%)
◉ Kehilangan penciuman (3%)
◉ Mual (4%).

Apabila Sahabat Sehat merasa terinfeksi Covid-19 varian delta yang katanya merupakan varian lebih ganas dan berbahaya namun hanya mengalami gejala ringan, maka pada umumnya kondisi Sahabat Sehat akan segera membaik dalam beberapa hari. Hanya sekitar 0,1% kasus Covid-19 varian delta tanpa gejala yang mengalami perburukan.

Orang yang Tidak Divaksinasi Lebih Beresiko

Sebanyak 97% pasien yang dirawat di rumah sakit akibat Covid-19 merupakan pasien yang belum mendapatkan vaksinasi. Jika Sahabat Sehat belum divaksin atau belum lengkap mendapatkan dosis vaksin Covid-19, maka Sahabat Sehat berisiko terinfeksi Covid-19.

Di beberapa negara bagian Amerika Serikat dengan persentase vaksinasi rendah, jumlah kasus Covid-19 diketahui meningkat tajam. Sementara menurut para ahli, kelompok usia muda diketahui lebih rentan terinfeksi virus Covid-19 varian delta dibandingkan dengan varian Covid-19 lainnya.

Tips Mencegah Covid-19 Varian Delta

Pada dasarnya Sahabat Sehat perlu melakukan protokol 5M untuk mencegah penularan Covid-19. Namun untuk varian Delta yang lebih menular, Sahabat Sehat perlu melakukan protokol kesehatan yang lebih ketat.

Sahabat Sehat, berikut adalah beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah infeksi Covid-19 varian delta yang diketahui mudah sekali menyebar :

Batasi Keluar Rumah

Jika memang harus keluar rumah, pastikan untuk melakukan semua protokol kesehatan yang diperlukan. Misalnya menjaga jarak, selalu gunakan masker, dan usahakan tidak berinteraksi pada mereka yangg terlihat sedang sakit atau tidak menggunakan masker.

Hindari Berkerumun

Varian Delta akan sangat mudah menyebar, terutama pada kerumunan. Pastikan untuk tidak menghadiri acara-acara yang mengundang kerumunan. Bahkan jika Sahabat Sehat datang ke sentra vaksinasi, pastikan untuk menjaga jarak dengan peserta vaksin lainnya.

Menjaga Jarak

Pastikan untuk menjaga jarak dengan orang lain minimal 2 meter jika bertemu dengan orang lain, bahkan dengan teman ataupun keluarga beda rumah yang terlihat sehat. Karena varian Delta bisa menyebar melalui orang-orang yang positif namun tanpa gejala apapun.

Cuci Tangan

Gunakan hand sanitizer atau mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik. Setelah mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer, pastikan untuk menunggu beberapa saat agar virus hancur oleh hand sanitizer ataupun sabun. Beberapa kesalahan yang umum terjadi adalah menggunakan sanitizer lalu segera menggosok mata, memegang hidung, ataupun memegang mulut. Selain itu, jangan terlalu pelit menggunakan hand sanitizer agar seluruh area telapak dan punggung tangan benar-benar tersanitasi.

Hati-Hati Terhadap Uang Tunai

Benda yang menjadi sarana penyebaran virus namun kerap diwaspadai adalah uang tunai. Uang berisiko membawa virus yang menempel dari bersin ataupun nafas orang yang memegang uang tersebut sebelumnya. Oleh sebab itu, kurangi penggunaan uang tunai agar tidak perlu memegang kembalian. Atau jika habis menerima uang tunai, bersihkan tangan dengan hand sanitizer.

Gunakan Dua Masker

Varian Delta diketahui sangat menular. Bahkan satu kain masker saja belum cukup ampuh. Oleh sebab itu, disarankan menggunakan dua lapis masker minimal 2 meter jika bertemu dengan orang lain. Dua lapis masker terdiri dari 1 masker kain di luar, dan 1 masker medis di dalam.

Melakukan Vaksinasi Covid-19

Vaksin sangat penting untuk menghindari gejala berat jika sampai terinfeksi Covid-19. Dengan sudah divaksin, apabila terkena Covid varian Delta maka tubuh relatif lebih sehat, serta lebih cepat pulih.

Lalu apa penanganan yang harus dilakukan jika sampai positif terkena Covid varian Delta? Ada beberapa perawatan dan penanganan covid varian Delta yang bisa Sahabat Sehat lakukan.

Penanganan Covid Varian Delta Agar Cepat Sembuh

Jika Sahabat Sehat mengalami gejala yang mengarah pada Covid-19, dianjurkan melakukan pemeriksaan ke dokter untuk melakukan pemeriksaan Covid-19 seperti pemeriksaan swab antigen dan PCR. Selanjutnya dokter akan memberikan penanganan sesuai kondisi Sahabat Sehat.

Menurut WHO, jika Sahabat Sehat tidak memiliki gejala apapun namun telah terkonfirmasi menderita Covid-19 maka wajib melakukan isolasi mandiri selama 10 hari sejak dinyatakan terkonfirmasi menderita Covid-19. Sementara bagi Sahabat Sehat yang memiliki gejala ringan, dianjurkan melakukan isolasi mandiri selama minimal 10 hari ditambah 3 hari bebas gejala.

Untuk mempercepat proses penyembuhan, Sahabat Sehat bisa mengkonsumsi vitamin, makan makanan yang bergizi, pastikan cukup beristirahat. Jika memang kondisi memang terlihat mengalami perburukan, pastikan untuk sudah mengecek ketersediaan ruangan untuk penanganan darurat penderita Covid-19.

Berikut ini beberapa panduan penanganan Covid varian Delta agar bisa lebih cepat pulih dan sehat:

  • Ikuti Instrusi Tenaga Medis
  • Minum parasetamol sesuai dosis dari dokter jika mengalami sakit kepala
  • Cek kadar oksigen secara berkala, hubungi dokter jika kadar oksigen kurang dari 90
  • Gunakan oksigen dan minum steroid sesuai resep dan anjuran nakes

Nah Sahabat Sehat, itulah berbagai fakta mengenai virus Covid-19 dan upaya yang bisa kita lakukan dalam rangka membantu penanganan Covid Varian Delta yang diketahui lebih mudah menyebar. Jika Sahabat Sehat ingin melakukan pemeriksaan Covid-19, segera manfaatkan layanan Prosehat dan Klinik Kasih. Informasi lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Referensi

  • Lee Y. 3 charts show how far Covid delta variant has spread around the world [Internet]. USA : CNBC. 2021 [updated 2021 Aug 05; cited 2021 Aug 09].
  • Syahri K. Satgas Covid-19: 76% Kasus Didominasi Corona Varian Delta [Internet]. Indonesia : CNBC Indonesia. 2021 [updated 2021 Aug 04; cited 2021 Aug 09].
  • Heriagus A. Covid-19 Varian Delta dan Penularannya [Internet]. Indonesia : Universitas Indonesia. 2021 [updated 2021 July 13; cited 2021 Aug 09].
  • Katella K. 5 Things To Know About the Delta Variant [Internet]. USA : Yale Medicine. 2021 [updated 2021 Aug 03; cited 2021 Aug 09].
  • UC Davis Health. Delta variant: 8 things you should know about this COVID-19 strain [Internet]. USA : UC Davis Health. 2021 [updated 2021 July 23; cited 2021 Aug 09].

Chat Asisten ProSehat aja