Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Atur Asupan Kalori dengan Pemanis Buatan Rendah Kalori

Ingin langsing atau terhindar dari risiko diabetes tipe 2? Ada 3 strategi efektif yang bisa kamu coba nih. Pertama adalah olahraga teratur untuk membakar kalori dan membantu tubuh menjadi lebih sehat secara menyeluruh, kedua adalah jangan sampai kekurangan cairan ya, karena sebagian tubuh kita berisi cairan, tubuh pun perlu air untuk bisa beraktivitas secara normal. Dan yang terakhir adalah atur asupan kalori dengan mengganti gula dapur dengan pemanis buatan rendah kalori.

Apa itu pemanis buatan rendah kalori?

Pemanis buatan adalah pengganti gula sintesis yang berasal dari bahan natural seperti herbal. Pemanis buatan mempunyai intensitas manis yang lebih besar dibandingkan gula biasa. American Heart Association (AHA) dan American Diabetes Association (ADA) telah mengeluarkan pernyataan bahwa jika digunakan secara benar, pemanis buatan dapat menggantikan gula. Pemanis buatan ini juga dapat membantu untuk menurunkan atau mengontrol berat badan, melawan obesitas, sindrom metabolik, dan diabetes.

Baca Juga: Resep Makanan Rendah Kalori

Karena banyaknya jenis produk pemanis buatan di pasaran saat ini, memilih satu jenis yang sesuai dengan kita menjadi hal yang sulit untuk dilakukan. Jadi pembeli yang cermat ketika membeli pemanis buatan. Kenali lebih dalam jenis-jenisnya di bawah ini:

1. Acesulfame-K. Pemanis buatan acesulfame-k biasa digunakan sebagai pemanis yang disajikan di meja. Acetasulfame-K mempunyai tingkat kemanisan 200 kali gula. Biasa digunakan sebagai tambahan pada pudding, permen, dan minuman beralkohol. Jenis ini tidak mempengaruhi kadar gula darah, sehingga dapat digunakan untuk memasak dan memanggang kue.

Baca Juga: 5 Resep Bekal Makanan Rendah Kalori Bagi Si Kecil

2. Aspartame. Pemanis buatan aspartame adalah jenis yang paling popular dengan tingkat kemanisan 180-200 kali gula. Jenis ini biasa digunakan untuk minuman ringan, pencuci mulut, sereal untuk sarapan, permen karet, produk susu, dan makanan serta obat-obatan. Asupan harian aspartame hanya 50 mg/kg berat badan lho.

3. Manitol dan Sorbitol. Pemanis buatan manitol dan sorbitol adalah gula alkohol yang ditemukan pada sumber pangan tumbuhan seperti buah dan berries, dan digunakan secara komersial. Kedua jenis pemanis buatan ini 60% semanis sukrosa dengan kalori yang lebih sedikit. Jenis ini menjadi alternatif pemanis untuk pasien diabetes karena rasanya yang manis, bersih dan menyegarkan, tapi tidak merusak gigi.

Baca Juga: Susu Rendah Kalori Untuk Penderita Diabetes

4. Saccharin. Pemanis buatan sakarin menghasilkan 300 kali rasa manis gula. Karena potensinya, cukup sedikit jumlah yang kita perlukan. Keuntungan lainnya, pemanis buatan ini tidak akan terpengaruh oleh suhu panas.

5. Sukralose. Pemanis buatan sukralose mempunyai tingkat kemanisan 600 kali gula. Jenis yang satu ini bebas kalori, tidak dianggap sebagai karbohidrat di dalam tubuh, dan tidak mempunyai efek pada gula darah.

Baca Juga: Cara Turun Berat Badan 40 Kg dengan 8 Hal Berikut

6. Stevia atau Steviol Glikosida. Pemanis buatan stevia ini berasal dari  tumbuhan stevia dan saat ini menjadi pilihan alami pengganti gula yang menarik karena kadar manisnya yang kuat, bisa mencapai 200 hingga 300 kali lebih manis daripada gula (sukrosa). Pemanis buatan ini bisa ditambahkan pada makanan maupun minuman. Asupan Harian yang Diperbolehkan adalah 4 mg/kg berat badan  bagi steviol, atau 12 mg/kg berat badan untuk steviol glikosida.

Baca Juga: 7 Makanan Pemicu Kolesterol

Perlu diingat ya, bahwa semua pemanis buatan di atas sudah disetujui pemakaiannya oleh FDA. Beberapa studi juga mengatakan bahwa penggunaan pemanis buatan dapat membantu mengontrol berat badan dan menjadi pengganti gula bagi pasien diabetes. Tapi perlu dicermati bahwa kita harus tetap memperhatikan jumlah penggunaannya per hari karena pengaturan berat badan tidak hanya dari berasal dari satu aspek saja. Sementara untuk pasien diabetes harus rutin kontrol kadar gula darah agar tidak menambah risiko komplikasi akibat penyakit diabetes.

Chat Asisten ProSehat aja