Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Apa Saja Organ-organ Tubuh yang Terdampak Covid-19?

Covid-19 mulai muncul pada November 2019 di Wuhan, Cina, kemudian mulai menyebar  ke negara-negara di dunia termasuk ke Indonesia. Pada awalnya, penyakit ini dianggap sebagai penyakit sistem pernapasan dan menyerang organ tubuh paling vital, yaitu paru-paru. Namun, virus ini diketahui tidak hanya menyerang paru tetapi juga menyerang organ lain Lalu,  organ-organ apa saja yang dapat diserang oleh covid-19? Yuk, Sahabat Sehat, mari simak penjelasannya di bawah ini.

organ-organ tubuh yang terdampak Covid-19

Baca Juga: WNA Dilarang Masuk Indonesia untuk Mencegah Penyebaran Varian Baru Covid-19

Paru-paru

Seperti sudah disebut di awal, Covid-19 erat kaitannya dengan paru-paru karena penyakit ini menyerang saluran sistem pernapasan, yang ditandai dengan gejala berupa batuk, demam, kesulitan, bernapas, dan demam. Akibatnya adalah pasien memiliki kerusakan alveolar difus klasik yang disebabkan oleh gangguan pada sel endotel dan alveolar sehingga terjadilah pengeluaran cairan dan sel-sel serta pembentukan membran hialin. Beberapa terapi dapat digunakan untuk mengatasinya seperti pemberian oksigen melalui saluran hidung dengan aliran yang tinggi dan pemberian ventilasi non-invasif.

Jantung

Efek Covid-19 pada jantung kebanyakan menyerang pasien jantung koroner. Hal ini disebabkan oleh pecahnya plak, thrombosis, serta tidak kuatnya suplai oksigen. Komplikasi jantung akibat Covid-19 dapat terjadi tanpa harus didahului komplikasi yang terjadi pada paru-paru. Efek komplikasi ini berupa peradangan, gagal jantung, dan cedera jantung dapat bertahan begitu lama meskipun si penderita pulih dari virus.

Produk Terkait: Layanan Panggil Dokter Jantung ke Rumah

Otak

Ternyata Covid-19 juga sangat berdampak buruk pada otak, organ tubuh yang digunakan manusia untuk berpikir. Pada penderita penyakit yang lebih parah dapat mengakibatkan berubahnya tingkat oksigen dan karbon dioksida dalam otak. Akibat yang ditimbulkan adalah pusing, sakit kepala, gangguan kesadaran termasuk kebingungan, mengigau, dan ketidakmampuan untuk bangun. Efek pada otak akibat Covid-19 adalah delirium yang dapat menyebabkan gangguan kognitif jangka panjang termasuk defisit memori. Hal lainnya dari Covid-19 pada otak adalah dapat menyebabkan radang otak, edema, dan kejang. Tak hanya itu, efek ini juga dapat menyebabkan stroke meskipun si penderita tidak punya riwayat penyakit ini. Stroke pada pasien Covid-19 terjdi karena hiperkoagulabilitas dan cedera endotel. Efek lainnya adalah pendarahan pada otak.

Baca Juga: Apakah Gangguan Delirium Merupakan Gejala Baru Covid-19?

Mata

Tidak banyak orang yang menyangka jika Covid-19 juga dapat berdampak buruk pada mata, dan hal ini terjadi pada kondisi yang cukup berat. Infeksinya dapat ditemukan pada sel permukaan mata di kornea, yaitu di dalam kelopak mata dan di bagian putih mata. Hal lainnya adalah konjungtivis dan lebih sering terjadi pada pasien yang sakit. Covid-19 memasuki mata melalui sel permukaan okuler, dan dapat bertahan selama 3 minggu.

Hidung

Covid-19 disebut mampu berdampak buruk pada hidung, dengan melumpuhkan saraf penciuman yang dalam organ tersebut sehingga mengakibatkan hilangnya indera penciuman manusia secara normal. Gejala ini disebut dengan anosmia, dan banyak terjadi pada pasien-pasien pengidap Covid-19.

Hati

Hati merupakan salah satu organ cukup vital dalam tubuh, dan ternyata organ ini juga dapat terdampak Covid-19. Sebanyak 50% pasien Covid-19 ternyata mengalami kenaikan enzim hati seperti SGOT, SGPT, dan Bilirubin. Terdapat banyak faktor yang menyebabkan hati mudah terserang Covid-19, salah satunya adalah penggunaan obat virus di rumah sakit, virus yang menyerang sel hati, dan penggunaan imun yang berlebihan.

Ginjal

Organ tubuh lainnya yang juga terdampak Covid-19 dan cukup vital adalah ginjal. Organ tubuh ini disebut mengalami kerusakan parah akibat terkena virus asal Wuhan tersebut yang berakibat pada meningkatnya risiko kematian.  Virus terdapat pada sel glomerulus, epitel tubular, dan podosit ginjal. Efek yang dihasilkan berupa cedera ginjal akut. Cedera ini juga dapat terjadi akibat rhabdomyolysis akibat hiperventilasi atau obat-obatan termasuk antivirus seperti remdesivir.

Produk Terkait: Cek Lab Fungsi Ginjal

Saluran Pencernaan

Saluran pencernaan terutama usus disebut terdampak sebanyak 20% terjadi pada pasien Covid-19. Akibat yang ditimbulkan kebanyakan adalah diare. Selain diare, efek lainnya berupa kehilangan nafsu makan, mual, muntah, dan hal-hal lain yang buat tidak nyaman tubuh. Virus dapat diketahui pada kotoran pasien, dan pasien dengan virus pada kotorannya membutuhkan waktu yang lebih lama untuk membersihkannya.

Kulit

Organ tubuh terakhir yang terdampak Covid-19 adalah kulit. Efek yang dapat ditimbulkan adalah jerawat, eksim, psoriasis, dan rosasea. Masalah yang berhubungan dengan Covid-19 pada kulit dapat dimediasi oleh neurogenik, mikrotrombotis atau imun yang kompleks. Efek lain yang dapat ditimbulkan adalah ruam eritematosa yang tidak merata dengan warna kemerahan dan keunguan, gatal-gatal, cacar air, dan campak.

Baca Juga: Perlunya Memakai Sunscreen di Rumah dan Cara Memilihnya

Itulah organ-organ tubuh yang terdampak Covid-19 yang perlu Sahabat ketahui sehingga dapat disimpulkan bahwa Covid-19 bukanlah virus yang dapat dianggap sepele. Pencegahan terbaik yang bisa dilakukan adalah melakukan 3M dan deteksi dini tes Covid-19 di Prosehat. Caranya cukup mudah, Sahabat bisa mengakses via website dan aplikasi lalu pilih Layanan Kesehatan dan klik Rapid Test Covid-19. Informasi selengkapnya, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Referensi:

  1. Effect of Covid-19 on the Organs [Internet]. Cureus; 2020 [cited 4 January 2021]. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7470660
  2. Covid-19 and The Liver [Internet]. NCBI; 2021 [cited 4 January 2021]. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7295524/
  3. [Internet]. 2021 [cited 4 January 2021]. Available from: https://www.researchgate.net/publication/341553844_The_Effects_of_COVID-19_Pandemic_in_Otolaryngology_Practice_A_Review_of_the_Literature
  4. [Internet]. Ejinme.com. 2021 [cited 4 January 2021]. Available from: https://www.ejinme.com/article/S0953-6205(20)30228-4/pdf

 

Chat Asisten ProSehat aja