Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Gaya Hidup Ini Berujung Kematian!

Obesitas dan penyakit jantung merupakan kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Kedua hal ini menjadi pembunuh nomor 1 di dunia. Faktanya, 65% populasi dunia hidup di negara di mana lebih banyak kematian yang diakibatkan oleh obesitas dibandingkan underweight. Secara global, 44% kematian terkait obesitas disebabkan oleh diabetes, 23% serangan jantung, dan 7-41% kanker, menurut The Heart Foundation. Kenal lebih jauh tentang obesitas!

Apa Itu Obesitas?

Obesitas atau kegemukan adalah kondisi medis di mana tubuh memiliki kelebihan lemak akibat gaya hidup tidak sehat, seperti kurang olahraga, konsumsi makanan berlebihan (lebih dari yang diperlukan oleh tubuh), dan masih banyak lagi. Lemak tubuh ini kemudian terakumulasi sedemikian rupa sehingga menambah bobot (massa). Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada tahun 2005, sekitar 1,6 miliar orang dewasa di atas usia 15 + kelebihan berat badan dan setidaknya 400 juta orang dewasa menderita obesitas.

Baca Juga:

Ketahui BMI (Indeks Massa Tubuh) Anda

Untuk mengetahui apakah anda obesitas atau tidak, ada metode mudah untuk melakukannya. BMI atau Body Mass Index adalah ukuran yang digunakan untuk menilai proporsionalitas perbandingan antara tinggi dan berat badan. Untuk mengetahui BMI anda, lakukan dengan cara: membagi BB (berat badan) dalam satuan kilogram dengan TB (tinggi badan) kuadrat dalam satuan meter. Contoh: Jika berat badan anda adalah 80 dan tinggi anda adalah 150, maka BMI anda: 80/(1.5*1.5) = 35.5. Nilai tersebut dapat anda cek melalui tabel berikut ini:

obesitas dan penyakit jantung - prosehat

 

Mencegah dan Menanggulangi Obesitas

Bagi anda yang ingin terhindar dari obesitas, ada baiknya untuk tetap menjaga bentuk tubuh anda. Cara yang paling efektif adalah meluangkan waktu 30 menit dalam sehari untuk berolahraga dalam intensitas sedang. Perhatikan juga makanan yang dapat membuat tubuh cepat membengkak, seperti susu, lemak gajih, gorengan, mie instant, dan masih banyak lagi. Menanggulangi obesitas bukanlah hal yang mudah. Jika anda sudah menghitung Indeks Massa Tubuh anda dan masih dalam tahap moderate atau malah sudah di atas 40, segera konsultasi dengan dokter tentang hal-hal apa yang harus anda lakukan. Dokter anda mungkin menyarankan berbagai macam cara untuk menghilangkan lemak dalam lipatan kulit, salah satu caranya adalah dengan melakukan sedot lemak, akupunktur, dan lain-lain jika memang IMT (Indeks Massa Tubuh) anda sudah di atas angka tidak normal (Obese II).

Baca Juga: Cegah Obesitas Anak Dengan 5 Menu Berikut

Obesitas dan jantung memang saling berkaitan erat. Jika anda obesitas, risiko anda membawa penyakit jantung meningkat 10 kali lipat lebih besar dibanding mereka yang memiliki bentuk tubuh ideal. Jika tubuh anda ideal, tanpa lemak berlebihan dalam lipatan kulit anda, maka tekanan darah, sirkulasi darah dan kadar lemak dalam tubuh yang sedikit dapat menjadi teman yang baik bagi jantung anda. Ingat, endapan lemak pada pembuluh darah dapat menyebabkan penyempitan aliran darah yang berujung pada berbagai macam penyakit jantung.

Obesitas hanya dapat ditanggulangi dengan merubah gaya hidup anda. Dengan memulai gaya hidup sehat seperti berolahraga, konsumsi banyak air putih, makan makanan berserat dan berolahraga secara teratur, anda dapat mencegah risiko obesitas.

Baca Juga: 7 Info Penting Seputar Hepatitis A yang Perlu Kamu Ketahui

Bagi yang sudah obesitas, perlunya kesadaran untuk meningkatkan intensitas olahraga dan melakukan diet sehat. Ketika Anda menjalankan diet, sangatlah penting untuk memperhatikan porsi dan juga jenis makanan yang sehat seperti biji-bijian, buah-buahan, sayuran dan protein. Ketika anda telah mencapai berat badan yang ideal, tubuh anda dapat kembali meningkatkan sirkulasi darah. Ketika sirkulasi darah anda baik, jantung pun ikut merasakan akibatnya.

Chat Asisten ProSehat aja