Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Nyeri Sendi

Orang tua Niken yang sudah lanjut usia sering mengalami nyeri sendi pada lututnya. Menganggap nyeri tersebut diakibatkan oleh asam urat, Niken malah memberikan mereka obat asam urat, padahal kadar asam urat mereka normal. Mitos nyeri sendi sebagai akibat dari penyakit asam urat pun memang banyak dipercayai oleh orang awam. Tapi mitos tersebut ternyata tidak benar. Cek artikel berikut untuk penjelasan tentang apa itu nyeri sendi.

Banyak yang menganggap nyeri sendi itu gejala penyakit asam urat. Memang betul sih, tapi nyeri sendi hanya satu dari sekian banyak gejala penyakit yang diakibatkan oleh kadar asam urat berlebih pada darah ini. Jadi, tidak selamanya nyeri sendi menjadi gejala dari penyakit asam urat, osteoporosis, apalagi flu tulang, ya. Kita simak penjelasan berikut tentang nyeri sendi.

Penyebab

Nyeri sendi dapat disebabkan oleh berbagai kondisi dan cedera. Hal ini dapat dikaitkan dengan kondisi yg menyebabkan nyeri sendi, seperti peradangan pada sela sendi (arthritis), infeksi pada sendi (bursitis), atau masalah pada jaringan lunak di sekitar sendi. Tidak peduli apa penyebabnya, nyeri sendi bisa sangat mengganggu. Beberapa kondisi penyakit yang berkaitan dengan nyeri sendi adalah osteoporosis, cedera (patah tulang), kadar asam urat berlebih, dan masih banyak lagi.

Gejala

Tanda dan gejala lainnya yang menyertai nyeri sendi itu seperti berikut ini:

  • pembengkakkan pada sendi,
  • kemerahan,
  • sendi sulit digerakkan (kaku),
  • terasa hangat di sekitar area yang nyeri.

Pada pemeriksaan lebih lanjut kita harus mengetahui penyakit yang menyebabkan nyeri sendi, seperti nyeri sendi akibat asam urat yang ditandai dengan kadar asam urat yang melebihi nilai normal atau adanya kelainan dari bentuk tulang (pasien dengan penyakit rheumatoid arthritis). Oleh karena itu penanganan nyeri sendi harus tepat ya, sesuai dengan cara menangani penyakit yang mendasarinya.

Pencegahan

Setelah kita mengetahui sumber dari nyeri sendi yang dirasakan, seperti contohnya asam urat, maka hal yang dapat kita lakukan sebagai bentuk pencegahan adalah dengan menjaga makanan yang dapat meningkatkan faktor risiko asam urat. Namun secara umum, kita bisa cegah nyeri sendi dengan:

  • aktif bergerak sebagai cara menyehatkan sendi-sendi pada tubuh,
  • menjaga suplai kalsium dan vitamin D,
  • menjaga berat badan agar sendi lutut terlindungi,
  • weight-bearing exercise (olahraga dengan barbel untuk meningkatkan kepadatan tulang),
  • sering-sering berjemur ya.

Masih banyak cara yang dapat dilakukan, dan hal itu semua bermula dari gaya hidup sehat seseorang.

Pengobatan

Pengobatan nyeri dapat kita lakukan ketika penyakit yang menimbulkan nyeri pada sendi sudah terdeteksi. Sebelum nyeri tersebut semakin parah, dan kita bingung ingin melakukan tindakan seperti apa, segera datangi dokter untuk mendeteksi nyeri pada sendi yang diderita apakah berhubungan dengan tulang (infeksi tulang) atau merupakan gejala dari penyakit lain. Setelah diagnosanya jelas, kita juga harus rutin meminum obat yang telah diresepkan. Jadi nyeri yang diderita mendapat penanganan yang tepat. Obat dengan kandungan glucosamine dapat membantu mengurangi rasa nyeri akibat inflamasi, lho.

Chat Asisten ProSehat aja