Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800

Selain Ikan, Apa yang Perlu Dimasak untuk Nutrisi Otak agar Anak Cerdas?

Orang tua mana yang tidak senang dan bangga jika melihat anaknya tumbuh sehat, aktif, cerdas dan berprestasi? Tentu ini sangat didambakan setiap orang tua. Bahkan acapkali para orang tua berlomba-lomba agar anaknya lebih pintar dan unggul dari anak-anak lainnya, mulai dari menyediakan les-les tertentu untuk si kecil, memberikan berbagai multivitamin, dan sebagainya.

Namun, apakah ini sepenuhnya benar dan tepat? Banyak sekali faktor yang memengaruhi kecerdasan otak sang anak, dan salah satu faktor penting adalah faktor nutrisi. Pola nutrisi si kecil sangat menentukan. Mungkin ketika mendengar tentang makanan apa yang baik untuk kecerdasan otak, banyak yang berpendapat ikan adalah yang terbaik. Tapi ternyata tidak hanya itu loh. Ada beberapa hal penting yang perlu Ibu ketahui mengenai nutrisi otak agar anak cerdas dan sehat. Yuk Moms, simak lebih lanjut.

Nutrisi yang baik sangat penting bagi kesehatan anak untuk menunjang masa pertumbuhan dan perkembangan yang maksimal. Semua organ di dalam tubuh memerlukan nutrisi yang baik agar dapat berfungsi dengan baik, salah satunya otak kita.

Otak adalah organ yang sangat penting, tidak hanya untuk fungsi kognitif atau kecerdasan, otak juga menjaga organ-organ tubuh agar dapat berfungsi dan terkoordinasi dengan baik. Sejak di dalam kandungan, sampai si kecil lahir hingga usia 5 tahun adalah masa-masa emas pertumbuhan otak yang paling krusial untuk membentuk fungsi kognitifnya. Pada masa ini, otak sedang dalam pertumbuhan yang sangat aktif (brain plasticity). Faktor genetik akan menentukan proses pertumbuhan dan perkembangan otak, terutama dalam pembentukan koneksi antar sel saraf atau yang disebut sinaps.

Namun, pada saat yang sama, faktor yang berasal dari luar yaitu nutrisi, memiliki peranan yang sama pentingnya dalam pembentukan sinapssinaps ini. Nutrisi bahkan mampu mengubah ekspresi dari gen yang ada melalui berbagai mekanisme yang sangat kompleks untuk membuat sel otak menunjukkan fungsi terbaiknya. Hal ini didukung berbagai penelitian yang telah membuktikan pentingnya asupan nutrisi yang adekuat untuk fungsi kognitif anak yang maksimal. Saat ini sudah tidak diragukan lagi bahwa nutrisi yang adekuat sangat penting untuk kecerdasan anak.

Makanan bergizi seimbang dan pola makan yang baik adalah nutrisi yang dibutuhkan otak si kecil. Meskipun terdengar cukup klasik tapi hal tersebut benar adanya. Gizi seimbang yang bagaimana sih sebenarnya? Nah, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan agar nutrisi otak si kecil jadi maksimal:

Jangan Melewatkan Sarapan

Sarapan adalah waktu makan yang paling penting. Selain berguna sebagai sumber energi untuk beraktivitas, sarapan juga penting sebagai sumber nutrisi untuk otak anak Anda bekerja. Sarapan telah terbukti meningkatkan kemampuan kognitif dan performa si kecil di sekolah dibandingkan anak yang tidak sarapan. Jangan lupa memilih jenis makanan yang sesuai untuk sarapan. Salah satu yang direkomendasikan ialah oatmeal karena kaya akan protein, serat, antioksidan dan indeks glikemik yang baik untuk memberikan energi dalam jangka panjang dibandingkan dengan sereal biasa, serta baik untuk melancarkan aliran darah ke otak.

Berikan Makanan Tinggi Omega-3

Tentu sudah tidak asing lagi bahwa asam lemak omega-3 adalah nutrien yang sangat baik untuk menjaga kesehatan jantung dan otak. Sebagian besar sel otak kita disusun oleh lemak, dan sebagian lemak tersebut terdiri dari lemak jenis omega-3. Sel otak menggunakan omega-3 untuk membentuk sel-sel saraf dan hubungan antar saraf yang sangat penting dalam proses belajar dan memori, terutama dalam masa pertumbuhan anak. Penelitian melihat bahwa kekurangan omega-3 dapat menyebabkan gangguan dalam proses belajar. Oleh karena itu, beri anak Anda makanan kaya omega-3 seperti ikan salmon, berbagai jenis ikan air tawar, ikan sarden, biji rami atau flaxseed, kacang kenari atau walnut, biji labu atau pumpkin seed, dan buah alpukat.

Cukupkan Kebutuhan Vitamin C dan Zinc

Para pakar nutrisi telah menemukan bahwa diet yang rendah vitamin C dan zinc ternyata berhubungan dengan gangguan pertumbuhan mental dan kognitif anak. Kedua zat ini berperan sebagai antioksidan yang baik untuk menjaga fungsi kognitif, bahkan diketahui dapat mencegah berbagai risiko penyakit neurodegeneratif di kemudian hari. Makanan yang mengandung vitamin C tinggi seperti sayur-sayuran hijau (brokoli, kubis, bunga kol, bayam, dan lain-lain), buah-buahan seperti jeruk, melon, stroberi, anggur, kiwi, dan tomat, dan kacang hijau. Contoh makanan yang kaya akan zinc adalah kerang, kepiting, kacang almond, kacang polong, kacang mete, buncis dan kacang panjang, yoghurt, dan oatmeal.

Makanan Memory-Booster

Terdapat sejumlah makanan yang mengandung zat tertentu yang sangat baik membantu fungsi memori dan kecerdasan anak, seperti kolin (choline). Kolin adalah prekursor pembentuk salah satu neurotransmitter di otak yang berperan dalam fungsi memori otak yaitu asetilkolin. Anda bisa memberi si kecil makanan yang mengandung kolin seperti telur, kacang kedelai, kacang tanah, kacang wijen dan kacang-kacangan lainnya, biji rami, oatmeal, kentang, dan bunga kol. Selain kolin, ada substansi lain yang juga terbukti mampu meningkatkan fungsi memori yaitu anthocyanin dan querecetin. Moms dapat menemukannya pada makanan seperti berbagai buah beri (stroberi, blueberry, dan lain-lain), buah ceri, anggur merah, ungu maupun hitam, buah terong, buah aprikot, buah apel, buah bit, berbagai jenis bawang, brokoli, kubis dan sayuran hijau lainnya.

Nah, kesimpulannya yaitu nutrisi otak untuk anak cerdas ternyata tidak jauh dari pola asupan makanan bergizi seimbang. Yuk, Moms berikan buah hati tercinta nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan otak yang maksimal. Aneka makanan sehat maupun informasi kesehatan lain, bisa diakses dari www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.instal aplikasi prosehat

DAFTAR PUSTAKA

  1. Rosales FJ, Reznick JS, Zeisel SH. Understanding the role of nutrition in the brain and behavioral development of toddlers and preschool children: identifying and addressing methodological barriers. Nutritional Neuroscience. 2009;12(5):190–202.
  2. Poladian C. Diet for healthy brain function in children. Updated 7 September 2012. Diakses 18 September 2018. Available at: medicaldaily.com/diet-healthy-brain-function-children-242407
  3. Mahoney CR, Taylor HA, Kanarek RB, Samuel P. Effect of breakfast composition on cognitive processes in elementary school children. Physiology and Behavior. 2005;85(5):635–45.
  4. Hoyland A, Dye L, Lawton CL. A systematic review of the effect of breakfast on the cognitive performance of children and adolescents. Nutrition Research Reviews. 2009;22(2):220–43.
  5. Davis JL. Top 10 brain foods for children. Updated 4 Agustus 2010. Diakses 18 September 2018. Available at: webmd.com/parenting/features/brain-foods-for-children#1
  6. Jennings KA. 11 best foods to boost your brain and memory. Updated 9 Mei 2017. Diakses 18 September 2018. Available at: healthline.com/nutrition/11-brain-foods
  7. Rathod R, Kale A, Joshi S. Novel insights into the effect of vitamin B12 and omega-3 fatty acids on brain function. Journal of Biomedical Science. 2016;23(1):17.
  8. Hansen SN, Tveden-Nyborg P, Lykkesfeldt J. Does vitamin C deficiency affect cognitive development and function? Nutrients. 2014;6(9):3818–46.
  9. Travica N, Ried K, Sali A, Scholey A, Hudson I, Pipingas A. Vitamin C status and cognitive function: A systematic review. Nutrients. 2017;9(9):1–21.

WhatsApp Asisten Maya saja