Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Mutasi Virus Corona yang Perlu Sahabat Tahu

Pengertian Mutasi Virus Corona

Baru-baru ini banyak negara yang melaporkan tentang adanya kasus baru dari virus Corona. Ahli Mikrobiologi Universitas Padjajaran, Dr Mia Miranti, M.P, mengatakan virus corona merupakan kelompok virus RNA. RNA merupakan salah satu jenis asam nukleat yang menjadi ciri bahwa virus dikategorikan sebagai makhluk hidup.

mutasi virus Corona, mutasi virus covid-19

Baca Juga: Panduan Nutrisi untuk Mencegah Corona Seperti Apa?

Hasil penelitian juga menyebut, virus RNA lebih mudah mengalami mutasi. Disebutkan, virus Corona sebenarnya sudah sering mengalami mutasi. Mutasi dilakukan untuk menyesuaikan diri dengan sel inangnya. Sejak awal virus Corona muncul di Wuhan, Tiongkok, sebenarnya sudah mengalami mutasi, sehingga bisa bertahan di suhu yang berbeda-beda.

Saat menyebar ke Iran dan kawasan Timur Tengah, diperkirakan virus telah mengalami mutasi yang memungkinkan virus bertahan di suhu panas. Virus Corona di Indonesia sendiri sudah mengalami mutasi, sesuai laporan dari Eijkman Institute, virus Corona di Indonesia memiliki strain yang berbeda dengan virus di Wuhan.

Beberapa Mutasi Virus

  • Varian Virus Corona B.1.1.7

Varian virus corona B.1.1.7 ini pertama kali terdeteksi di Inggris. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) telah memperingatkan kemunculan strain virus corona ini yang dapat memperburuk pandemi. Dilaporkan lebih dari 300 kasus Covid-19 dengan varian baru virus corona ini ditemukan di 28 negara bagian. Mutasi virus Corona ini membuat varian baru yang lebih mudah memasuki sel di tubuh manusia. Namun, para ilmuan meyakinkan banyak orang, bahwa sistem kekebalan manusia bisa melawan dan menghadapi varian virus corona B.1.1.7 asal Inggris ini dengan cara menerapkan protokol kesehatan.

  • Varian Virus Corona B.1.351

Varian virus corona yang satu ini terdeteksi di Afrika Selatan atau biasa dikenal sebagai strain 501Y.V2. Virus ini dilaporkan pertama kali di Amerika Serikat. Beberapa hari kemudian, varian virus ini juga ditemukan di Maryland. Menurut World Health Organization (WHO), strain virus Corona Afrika Selatan telah berada di 30 negara lebih. Varian yang pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan telah menyebar dengan cepat keluar Afrika Selatan dan kemungkinan besar beredar di sejumlah negara Afrika. Dengan pola mutasi yang berbeda, nampaknya virus ini lebih menyebabkan banyak perubahan fisik pada struktur protein spike, yaitu bagian virus yang menginfeksi sel inangnya.

Produk Terkait: Tes Corona

  • Varian Virus Corona P.1

Varian mutasi virus SARS-CoV-2 dengan varian baru juga terdeteksi di Brasil. Varian ini yang diduga memicu lonjakan penyebaran virus Corona di Brasil. Varian ini juga dilaporkan telah memasuki Minnesota, yang sudah terdeteksi sejak Januari lalu. Virus varian baru mutasi E484K ditemukan pada 42 persen spesimen dalam satu survei yang dilakukan di Kota Manaus, Amazon, Brasil. Bahkan, pejabat Jepang juga menemukan varian yang sama, terdapat di empat pelancong yang berasal dari Brasil. Munculnya virus mutasi Corona ini tentu menimbulkan kekhawatiran tentang potensi penularan, ataupun kecenderungan infeksi untuk masing-masing orang.

  • Varian Virus Corona L452R

Varian virus Corona jenis ini terlihat di California dan juga di berbagai negara Amerika Serikat lainnya. Para ahli sendiri belum mengetahui tentang varian baru ini. Nampaknya, masih perlu banyak dilakukan penelitian untuk menunjukkan apakah varian virus Corona ini bisa meningkatkan penyebaran virus atau tidak. Pasalnya, saat ini Amerika Serikat telah memiliki kasus Covid-19 lebih dari 25 juta dan lebih dari 430.000 kematian. Namun, Institut Metrik dan Evaluasi Kesehatan Universitas Washington saat ini telah mulai memasukkan varian virus baru ini ke dalam proyeksinya. Diperlukan tindakan preventif untuk mencegah penyebaran, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Baca Juga: Protokol Pencegahan dan Penanganan Covid-19 di Tempat Kerja

Dampak Mutasi Virus Bagi Indonesia

Apabila varian baru dari mutasi virus Corona menyebar di Indonesia, sudah diduga dampaknya akan lebih memperburuk kondisi pandemi di tanah air. Hal tersebut tentunya menjadi kekhawatiran untuk banyak orang. Pasalnya, kapasitas rumah sakit sudah overload.

Menurut Menteri Riset dan Teknologi (Menristek), Bambang Brodjonegoro, dengan adanya temuan varian baru virus, ancaman Covid-19 di Indonesia semakin tidak boleh diremehkan. Walaupun belum ada buktinya kalau varian baru virus Corona sudah menyebar di Indonesia, dua negara tetangga, seperti Australia dan Singapura, telah mendeteksi adanya varian baru. Intinya, semua masyarakat Indonesia harus mulai lebih berhati-hati.

Saran WHO dan CDC

WHO dan CDC telah mengeluarkan saran terkait beberapa temuan varian baru virus Corona. Antara lain, memberi perhatian terhadap kemungkinan menurunnya kinerja test PCR yang menargetkan gen S virus. Kemudian, harus dilakukannya studi epidemiologi dan virologi mengenai pengaruh mutasi virus terhadap perubahan fungsi virus, dalam hal kemampuan virus menginfeksi dan menimbulkan penyakit. Dan yang terakhir, disarankan untuk meningkatkan Whole Genome Sequencing (WGS) secara rutin terhadap virus SARS-CoV-2, serta berbagi data WGS secara internasional apabila ditemukan mutasi virus yang sama.

Baca Juga: Perilaku 5M, Cara Tepat dan Efektif Meminimalkan Penyebaran Covid-19

Nah, Sahabat Sehat sudah paham kan tentang mutasi virus Corona? Maka dari itu, mulai sekarang jangan kendurkan protokol kesehatannya, ya. Tetap terapkan 5M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, mengurangi mobilitas, menjauhi kerumunan. Hal tersebut bisa mencegah Sahabat Sehat agar terhindar dari berbagai virus. Juga jangan lupa untuk deteksi dini tes Corona di Prosehat. Caranya mudah, Sahabat bisa mengakses via aplikasi dan website lalu pilih Layanan Kesehatan dan klik Rapid Test Covid-19. Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

 

Referensi

  1. Universitas Padjadjaran. 2021. Mengapa Virus Corona Bisa Bermutasi? Ini Penjelasannya – Universitas Padjadjaran. [online] Available at: https://www.unpad.ac.id/2020/12/mengapa-virus-corona-bisa-bermutasi-ini-penjelasannya [Accessed 13 February 2021].
  2. Media, K., 2021. Yang Perlu Kita Tahu tentang Mutasi Virus Corona Halaman all – Kompas.com. [online] KOMPAS.com. Available at: https://health.kompas.com/read/2021/01/13/140000568/yang-perlu-kita-tahu-tentang-mutasi-virus-corona?page=all [Accessed 13 February 2021].
  3. Media, K., 2021. Varian Baru Virus Corona Terus Bermunculan, Ini 4 Mutasi Virus yang Diketahui Halaman all – Kompas.com. [online] KOMPAS.com. Available at: https://www.kompas.com/sains/read/2021/02/01/162700723/varian-baru-virus-corona-terus-bermunculan-ini-4-mutasi-virus-yang?page=all [Accessed 13 February 2021].
  4. Media, K., 2021. Menristek Jelaskan Mutasi Virus Corona dan Dampaknya jika Menyebar di Indonesia Halaman all – Kompas.com. [online] KOMPAS.com. Available at: https://www.kompas.com/tren/read/2020/12/31/063000265/menristek-jelaskan-mutasi-virus-corona-dan-dampaknya-jika-menyebar-di?page=all [Accessed 13 February 2021].

 

 

Chat Dokter 24 Jam