Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Musik Asik Kerja Terusik?

Anda termasuk orang yang senang mendengarkan musik sambil bekerja atau belajar? Mulai saat ini hindari mendengarkan musik sambil bekerja atau belajar! Kenapa? Karena penelitian oleh University of Wales Institute  menemukan bahwa mendengarkan musik dapat menurunkan daya konsentrasi dan menganggu dalam menghapal atau mengingat informasi. Penelitian ini menghasilkan bahwa mendengarkan musik memang kurang baik bila dilakukan sambil melakukan kegiatan seperti bekerja atau ujian.

Ada penelitian mengungkapkan bahwa  ketika mendengarkan musik, otak berusaha menghafal fakta, angka, dan tabel tetapi musik cenderung menghalangi otak menyerap informasi-informasi tersebut. Jadi musik mengganggu bekerja. Kesimpulannya, lirik lagu lebih dominan dibanding tumpukan tugas kerja. Anda malah asik merekam lirik lagu favorit dibanding melakukan pekerjaan yang seharusnya diselesaikan.

Berikut ini kami paparkan tips agar mendengarkan musik tidak mengusik pekerjaan anda:

1. Mendengarkan musik instrumental

Musik instrumental membantu Anda fokus melakukan pekerjaan di kantor. Namun beberapa lagu instrumental kadang membuat anda bisa larut dalam suasana emosional, yang justru akan menghilangkan fokus kerja Anda. Jadi pilih musik instumental yang tidak terlalu mellow atau pelan. Pilihlah musik dengan 60 beat per menit untuk mengaktifkan otak kanan. Saat Anda bekerja, maka belahan otak kiri lebih aktif. Kerja otak untuk mengolah informasi lebih efisien saat kedua belahan otak berada dalam kondisi aktif.

Contoh musik instrumental yang sesuai: Summer Parade – Depapepe

2. Setel musik dengan volume kecil agar lebih tersamar

Walaupun musik bisa mempengaruhi mood, namun menyalakannya dengan volume yang sangat kencang bukanlah ide yang baik. Dampak menyetel musik dengan kencang malah bisa membuat anda terkena gangguan pendengaran, seperti dalam studi yang dilakukan National Institute on Deafness and Other Communication Disorders. Disebutkan, suara keras sampai 85 desibel bisa menyebabkan kerusakan pendengaran permanen.

3. Hindari musik dengan beat tinggi

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa musik dengan beat cepat dapat merangsang gelombang otak untuk beresonansi selaras dengan irama. Musik dengan beat tinggi memang baik didengarkan saat anda beraktivitas misalnya berolahraga. Namun, jika didengarkan saat bekerja, khawatir dapat membuat anda lebih fokus dengan musik dan gerakan yang diakibatkan tempo yang cepat daripada kerjaan.

4. Pilih musik klasik

Jenis musik klasik dengan tempo lambat dan alunan alat musik seperti biola, cello dengan harmonisasi yang baik, ternyata dapat meningkatkan suasana hati menjadi lebih senang dan santai. Musik klasik bisa menolong anda dalam keadaan stres akibat tekanan.

Semoga tips berikut ini bermanfaat bagi anda yang ingin tetap mendengarkan musik sambil bekerja. Apakah salah satu aliran musik di atas ada dalam playlist anda?

Contoh musik klasik yang sesuai: Piano Concerto No. 21 in C major (“Elvira Madigan”) K. 467 — Mozart

Chat Asisten ProSehat aja