Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

8 Manfaat Positif Berpuasa Bagi Kesehatan Tubuh dan Mental yang Perlu Kamu Ketahui

Ketua Program Studi Pendidikan Spesialis Ilmu Kedokteran Jiwa FKKMK UGM mengungkapkan bahwa puasa sangat berpengaruh dalam meredakan stres. Selain itu, berpuasa memiliki banyak manfaat bagi tubuh.

manfaat berpuasa bagi kesehatan tubuh dan mental

Baca Juga: Sahabat Sehat, Ini Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Jiwa

Sebab, ketika berpuasa banyak orang cenderung melakukan pola makan dengan lebih baik. Asupan makanan yang dikonsumsi pun turut lebih sehat dibandingkan dengan pola makan sehari-hari pada umumnya.

Hal inilah yang akhirnya mempengaruhi cara berpikir menjadi lebih teratur serta memberi efek baik pada kesehatan tubuh dan mental.

Dengan menjaga makanan yang dikonsumsi selama berpuasa, kadar hormon kortisol dalam tubuh akan terjaga, dan hal ini berkaitan dengan kesehatan tubuh dan manajemen stres yang lebih baik.

Apa saja manfaat puasa bagi kesehatan?

Bukan hanya mendapatkan kesehatan fisik, tetapi berpuasa juga akan memberikan manfaat bagi kesehatan mental. Nah, berikut ini beberapa manfaat yang akan didapatkan dengan berpuasa.

Menstabilkan Kadar Gula Darah

Berpuasa sangat membawa manfaat bagi orang yang mengidap diabetes karena dapat membantu meredakan resistensi terhadap insulin dan mengurangi kadar gula darah yang berlebih.

Produk Terkait: Cek Lab

Hal tersebut dapat terjadi karena insulin ikut membantu mengontrol kadar gula darah didalam tubuh dengan cara menyebarkan gula ke seluruh sel tubuh dan mengubahnya menjadi sumber energi.

Selain itu juga dapat dipengaruhi oleh berkurangnya konsumsi kalori dan gula saat berpuasa. Sebuah penelitian juga membuktikan bahwa ketika berpuasa dengan teratur, insulin akan lebih efektif dalam mengelola gula dalam darah.

Biasanya kadar gula darah akan menurun sebanyak 30% lebih selama beberapa hari berpuasa. Akan tetapi, sebaiknya tetap usahakan agar kadar gula darah tetap stabil, tidak kelebihan ataupun kekurangan.

Menurunkan Berat Badan

Sudah menjadi hal wajar apabila berat badan akan berkurang selama menjalankan ibadah puasa. Sebab, saat berpuasa tubuh akan otomatis memecah glukosa yang tersimpan.

Nah, apabila glukosa dalam tubuh habis, secara tidak langsung tubuh akan memecah lemak-lemak dan menjadikannya sebagai sumber energi.

Baca Juga: 7 Penyebab Berat Badan Naik Terus Naik Saat Puasa Ramadan

Pada proses alami inilah yang akhirnya membuat berat badan menurun, karena lemak yang ada akan berganti peran sebagai karbohidrat cadangan.

Bantu Menghilangkan Kecanduan

Ketika sedang berpuasa, tubuh akan secara otomatis beristirahat sejenak dari mengonsumsi makanan sehari-hari yang tidak sehat. Jika biasanya setiap hari selalu minum kopi, maka selama berpuasa kebiasaan tersebut otomatis akan berkurang sampai pada akhirnya akan menghilang dengan sendirinya.

Selain itu, puasa juga akan menghindarkan dari kebiasaan mengonsumsi makanan tidak sehat lainnya, seperti junk food, makanan manis, maupun cemilan kemasan.

Karena selama berpuasa tentu tidak akan bisa mengunyah makanan setiap saat. Dengan begitu, tubuh akan terbiasa dengan pola makan tepat waktu.

Mendetoks Racun Tubuh

Manfaat lain berpuasa bagi kesehatan adalah untuk mendetoks tubuh dari racun. Racun dari makanan tidak sehat yang dikonsumsi sehari-hari mengendap di dalam lemak dan jika racun-racun ini dibiarkan akan menyebabkan timbulnya bibit penyakit.

Sebenarnya ada banyak cara untuk mengeluarkan racun dari dalam tubuh, misalnya dengan berolahraga, meminum banyak air putih, mengonsumsi air lemon dan madu, dan sebagainya.

Namun di samping itu semua, puasa dipercaya menjadi cara paling ampuh dalam membantu tubuh untuk mengelurkan racun secara optimal.

Ketika sedang berpuasa, tubuh secara otomatis akan membakar lemak lebih banyak sebagai cadangan energi. Dengan begitu racun yang terdapat dalam tubuh akan ikut terbakar bersamaan dengan lemak.

Memperlambat Penuaan Dini

Selain menahan makan dan minum, selama berpuasa juga diwajibkan untuk menahan nafsu dan amarah. Oleh sebab itu, puasa sangat efektif membantu menghambat proses penuaan dini yang biasanya muncul akibat amarah saat berpuasa tubuh juga akan mengurangi proses metabolisme, khususnya dalam sistem pencernaan. Hal tersebutlah yang dapat membantu memperlambat proses penuaan dini.

Baca Juga: Selain Oplas, Berikut 8 Cara Menunda Penuaan Dini

Memiliki kulit yang awet muda tentu saja sangat diidam-idamkan oleh kaum hawa. Bahkan, beberapa orang rela mengelurkan budget lebih demi membeli skincare mahal agar selalu awet muda.

Nah, puasa juga dipercaya mampu meningkatkan antioksidan serta mengurangi radikal bebas dalam tubuh, sehingga membuat kulit tampak lebih awet muda.

Mengurangi Risiko Penyakit Jantung

Seperti yang telah dijelaskan diatas, ketika sedang berpuasa, racun-racun di dalam tubuh akan ikut terbakar dengan lemak. Hal inilah yang membuat terhindar dari bermacam-macam risiko penyakit, terutama penyakit jantung.

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa orang yang melakukan puasa secara rutin memiliki risiko mengidap penyakit jantung 58% lebih rendah.

Hal itu terjadi karena lemak yang terbakar berubah menjadi sumber energi dan otomatis akan menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh yang menjadi penyebab utama penyakit jantung.

Meningkatkan Mood

Menjalankan ibadah puasa sama saja dengan melatih kesabaran dan meningkatkan kebiasaan positif. Hal ini tentu saja akan meningkatkan suasana hati menjadi lebih baik lagi.

Ada banyak kegiatan positif yang dapat dilakukan untuk meningkatkan mood selama menjalankan ibadah puasa, misalnya seperti melakukan kegiatan yang disukai, membantu orang terdekat, berbagi dengan orang yang membutuhkan, dan sebagainya.

Dengan melakukan hal positif seperti itu, selain dapat meningkatkan mood juga dapat berbagi kebahagiaan dengan orang sekitar serta membuat lingkungan sekitar menjadi sejahtera.

Meningkatkan Fungsi Otak dan Menyehatkan Mental

Beberapa ahli menjelaskan bahwa berpuasa juga dapat meningkatkan fungsi otak karena berpuasa dapat merangsang pelepasan BDNF (brain-derived neurotopic factor) di otak.

Pelepasan senyawa ini dipercaya dapat meningkatkan fungsi kerja otak dan bisa memproduksi sel lebih banyak lagi. BDFN juga berfungsi melindungi sel-sel otak dan mengurangi depresi, serta mengurangi risiko demensia atau pikun.

Demikian beberapa manfaat puasa bagi kesehatan tubuh dan mental yang dapat diperoleh dari menjalankan ibadah puasa. Namun, ada baiknya apabila Sahabat Sehat telah memastikan kesehatan terlebih dahulu agar dapat menjalankan ibadah puasa dengan aman, nyaman, dan maksimal.

Baca Juga: 10 Manfaat Puasa Ramadan yang Belum Kita Ketahui

Meskipun berpuasa dapat mengurangi risiko gangguan kesehatan mental, namun jika Sahabat Sehat dirasakan memiliki masalah mental yang sulit dikendalikan, sebaiknya tetap konsultasikan dengan psikiater ya.

Sahabat bisa agendakan untuk berkonsultasi dengan psikiater secara daring atau online melalui fasilitas kesehatan yang telah disediakan oleh Prosehat.  Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

 

 

Referensi

  1. 2021. 8 Manfaat Puasa bagi Kesehatan Fisik dan Mental yang Harus Kamu Tahu. [online] Available at: <https://www.rukita.co/stories/manfaat-puasa-bagi-kesehatan/> [Accessed 22 April 2021].
  2. Kinanti, A., 2021. 7 Manfaat Puasa untuk Kesehatan Fisik dan Mental. [online] POPMAMA.com. Available at: <https://www.popmama.com/life/health/annas/manfaat-puasa-untuk-kesehatan-fisik-dan-mental/7> [Accessed 22 April 2021].
  3. co.id. 2021. 6 Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Tubuh yang Harus Diketahui. [online] Available at: <https://www.prudential.co.id/id/pulse/article/6-manfaat-puasa-bagi-kesehatan-tubuh-yang-harus-diketahui/> [Accessed 22 April 2021].

 

 

 

Chat Asisten ProSehat aja