Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Hari Tanpa Tembakau Sedunia : Bahaya Merokok di Masa Pandemi Covid-19

Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

Sahabat Sehat, tanggal 31 Mei setiap tahun diperingati sebagai Hari Tanpa Tembakau Sedunia yang bertujuan untuk memperingati publik perihal bahaya tembakau bagi kesehatan.

Menurut data Southeast Asia Tobacco Control Alliance (SEATCA) pada tahun 2016, Indonesia termasuk negara dengan penduduk perokok terbanyak se-Asia Tenggara. Sebanyak 66% penduduk laki-laki dewasa dan 6,7% penduduk perempuan di Indonesia merupakan perokok aktif. Sementara menurut Global Youth Tobacco Survey pada tahun 2019, tercatat sebanyak 19,2 juta pelajar di  Indonesia merokok. 

Bahaya Rokok Bagi Kesehatan

Diketahui ada sekitar 7.000 zat toksik dan bersifat karsinogen dalam sebatang rokok. Kandungan dalam rokok telah terbukti secara medis dapat menyebabkan berbagai macam penyakit kronis hingga kematian, diantaranya gangguan jantung dan pembuluh darah, peradangan paru-paru kronis, hingga kanker paru. Kondisi kesehatan tersebut dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh sehingga lebih rentan terinfeksi suatu penyakit. 

Baca Juga : Dampak Negatif Merokok

Bahaya Merokok di Masa Pandemi Covid-19

Merokok dapat merusak paru-paru sehingga rentan mengalami infeksi saluran pernapasan, termasuk Covid-19. Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2020 di Inggris menunjukan bahwa para perokok aktif dua kali lipat lebih sering melaporkan keluhan terkait Covid-19, dibandingkan orang yang tidak merokok. Merokok berkaitan dengan kerusakan endotel pembuluh darah, sehingga diperkirakan berkaitan dengan infeksi Covid-19 yang berat.

Dari penelitian pada hewan percobaan, paparan rokok dapat menurunkan respon kekebalan mukosa dan proliferasi sel basal yang berdampak pada penyebaran virus serta keparahan penyakit pada orang yang merokok, sehingga mengakibatkan infeksi virus berat dan kematian sel dalam tubuh.

Tips Berhenti Merokok

Untuk mulai berhenti merokok, Sahabat Sehat sebaiknya lakukan beberapa tips mudah berikut ini :

  • Pilih tanggal untuk mulai berhenti merokok
  • Buat daftar alasan untuk berhenti merokok
  • Cari dukungan dari keluarga maupun sahabat dekat
  • Singkirkan rokok, korek dan benda lainnya yang dapat mengingatkan Sahabat Sehat untuk merokok
  • Berolahraga rutin
  • Beri penghargaan untuk diri sendiri jika berhasil berhenti merokok
  • Berkonsultasi dengan psikolog maupun dokter

Baca Juga : Ingin Berhenti Merokok Konsumsilah 6 Makanan Berikut Ini

Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai bahaya merokok di masa pandemi Covid-19 serta beberapa tips untuk berhenti merokok. Sahabat Sehat, jangan lupa tetap menerapkan protokol kesehatan 5M yang meliputi menggunakan masker, menghindari kerumunan, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta membatasi mobilisasi.

Bagi Sahabat Sehat yang mengalami keluhan selama dirumah saja, segera manfaatkan layanan Chat Dokter Prosehat. Info lebih lengkap silahkan hubungi hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Referensi :

  1. CNN Indonesia. Hari Tanpa Tembakau: Berhenti Merokok Cegah Covid-19 [internet]. Indonesia : CNN Indonesia; 2021 [updated 2021 May 31; cited 2021 May 31]. Available from : https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20210527170108-255-647567/hari-tanpa-tembakau-berhenti-merokok-cegah-covid-19/1
  2. British Heart Foundation. Does smoking increase or reduce your risk from coronavirus? [internet]. UK : British Heart Foundation; 2021 [updated 2021 May 10; cited 2021 May 31]. Available from : https://www.bhf.org.uk/informationsupport/heart-matters-magazine/news/behind-the-headlines/coronavirus/coronavirus-and-smoking
  3. Haddad C, Malhab S, Sacre H, et al. Smoking and COVID-19: A Scoping Review. Tobacco Use Insights.2021; 14:1-9
  4. British Heart Foundation. 10 steps to stopping smoking [internet]. UK : British Heart Foundation; [cited 2021 May 31]. Available from : https://www.bhf.org.uk/informationsupport/heart-matters-magazine/wellbeing/stop-smoking/smoking-tips

Chat Asisten ProSehat aja