Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Gejala Hepatitis Beda dengan Flu Biasa, Yuk Pahami Lebih Lanjut!  

Apakah gejala hepatitis dan flu biasa berbeda? Apakah justru memang terdapat kesamaan di antara kedua penyakit ini? Sobat mungkin sering mendengar tentang pemberian vaksinasi hepatitis, tetapi biasanya sulit memahami pentingnya vaksinasi tersebut bila kita tidak memahami  hepatitis dan gejalanya.

Baca Juga: Fungsi dan Manfaat Vaksin Hepatitis B

Lalu, apakah yang dimaksud dengan Hepatitis?

Hepatitis adalah penyakit yang disebabkan oleh virus. Virus ini memiliki target organ yang diserang adalah organ hati. Sedangkan flu biasa atau yang juga dikenal sebagai common cold adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus akut yang menyerang saluran pernapasan kita. Jika dilihat, kedua penyakit ini sama-sama disebabkan oleh virus, tetapi jenis virusnya berbeda dan target organ tubuhnya berbeda juga.

Sebelumnya kita perlu meluruskan terlebih dahulu apa yang sebenarnya dimaksud dengan hepatitis. Hepatitis ialah infeksi yang menyerang organ hati. Infeksi organ hati ini secara umum dapat disebabkan oleh berbagai penyebab, baik bakteri, virus, jamur hingga parasit.

Jadi, tidak hanya virus saja yang menyerang hati dan menyebabkan hepatitis. Namun, infeksi yang paling sering menyerang organ hati adalah infeksi virus, sehingga istilah hepatitis biasanya langsung dikaitkan dengan infeksi virus, dan inilah yang menjadi topik pembahasan kali ini.

Produk Terkait: Layanan Vaksinasi Hepatitis A ke Rumah untuk Dewasa

Hepatitis karena virus dibagi lagi menjadi beragam jenis, tergantung dari jenis virus hepatitis yang menyerang, yaitu mulai dari virus hepatitis A, B, C, D, dan E. Perlu diingat juga, bahwa virus yang menyerang hati ini tidak hanya virus hepatitis A sampai E, ada virus-virus lain juga menyebabkan hepatitis. Hal ini perlu diketahui agar tidak salah dalam memahami hepatitis.

Gejala hepatitis oleh virus hepatitis A hingga E ini secara umum sebenarnya memberikan gejala yang mirip antara satu sama lain. Gejalanya bervariasi dari gejala akut yang ringan sampai berat, hingga kronis yang tidak bergejala. Pembeda dari kelima virus hepatitis ini pada gejala akut yang ringan, berat, atau kronis tidak bergejala.

Gejala yang paling umum saat terjadi pada infeksi hepatitis akut adalah gejala yang tidak spesifik seperti:

  • demam,
  • sakit kepala,
  • nyeri otot,
  • nyeri persendian,
  • mual,
  • hilangnya nafsu makan dan
  • dapat pula gejala gangguan saluran pernapasan atas seperti batuk dan pilek.

Gejala lain yang juga dapat terjadi adalah nyeri atau rasa tidak nyaman pada perut terutama pada bagian perut kanan atas, muntah, diare, menggigil, kemerahan dan gatal-gatal pada kulit, warna tinja yang berubah menjadi pucat, hingga urin berwarna gelap seperti teh.

Beberapa kondisi dapat dilanjutkan dengan perubahan warna kulit dan selaput putih mata menjadi kuning, meski tidak semuanya akan menunjukkan gejala ini. Gejala akut ini dapat berlangsung hingga 3-6 minggu dan jarang lebih lama dari rentang tersebut, bahkan gejala yang lebih ringan biasanya berlangsung lebih singkat.

Baca Juga: 5 Penyakit Hepatitis yang Perlu Diwaspadai

Dari ketiga jenis hepatitis virus yang paling sering, yaitu A, B, dan C, ketiganya mampu memberikan gejala akut seperti yang dijelaskan pada paragraf berikutnya, dengan kecenderungan masing-masing yang berbeda. Virus hepatitis A cenderung memberikan gejala akut yang lebih berat, tapi akan sembuh sempurna dan tidak akan berkembang menjadi kronis.

 

Virus hepatitis B dan C ini berbeda dengan hepatitis A. Kedua virus ini tidak selalu memberikan gejala akut, dan bila terjadi biasanya ringan dan tidak spesifik. Virus ini mampu berlanjut menjadi infeksi kronis yang tidak bergejala bila ditemukan di dalam tubuh dan bertahan ≥ 6 bulan. Hepatitis C, khususnya, sangat jarang memberikan gejala akut. Hal inilah yang menyebabkan banyak orang tidak menyadari dirinya terinfeksi hepatitis B dan C, gejalanya bisa sama sekali tidak spesifik dan ringan.

Lalu apakah flu biasa itu?

Sudah cukup panjang lebar membahas tentang hepatitis, mari sekarang kita bahas mengenai flu biasa atau common cold. Common cold ini disebabkan oleh infeksi virus yang menyerang saluran pernapasan. Virus yang menyebabkan common cold sangat bervariasi, dan sebagai pengetahuan, yang paling sering adalah Rhinovirus. Gejalanya dari infeksi virus ini tentu semua kita pernah mengalaminya, yaitu bersin-bersin, batuk dan pilek, hidung tersumbat, nyeri tenggorokan, nyeri menelan, kadang dapat terjadi nyeri otot dan persendian, demam, sakit kepala dan hilangnya nafsu makan.

Jika diperhatikan dengan seksama, gejala pada common cold lebih berupa gejala pada pernapasan. Berbeda dengan gejala infeksi hepatitis, gejala pada pernapasan jarang terjadi, tetapi cenderung lebih berat pada pencernaan, seperti mual dan muntah, diare, dan   beberapa gejala yang cukup khas yaitu perubahan warna kulit menjadi kuning dan urin berwarna pekat gelap seperti teh, tidak akan terjadi pada infeksi flu biasa.

Baca Juga: Pentingnya Vaksin Flu untuk Penderita Penyakit Kronis

Mengingat hepatitis ini cukup berbahaya karena dapat menyebabkan kerusakan organ hati yang fatal di kemudian hari, khususnya hepatitis B dan C, serta pengobatannya yang tidaklah mudah, maka pencegahan adalah cara yang paling baik dalam menangani penyakit hepatitis. Pencegahan terbaik yang dapat dilakukan saat ini adalah dengan pemberian vaksinasi agar tubuh memiliki kekebalan terhadap virus hepatitis.

Inilah sebabnya mengapa vaksinasi hepatitis sangat penting. Baik di Indonesia maupun di dunia, saat ini vaksin yang tersedia adalah vaksin terhadap hepatitis A dan B. Vaksin hepatitis A tersedia di Indonesia namun tidak menjadi vaksin yang rutin diberikan, sedangkan vaksin hepatitis B sudah termasuk menjadi bagian dalam imunisasi wajib di Indonesia.

Nah, jika Sobat ingin melindungi diri dan keluarga dari bahaya hepatitis, tak perlu bingung untuk melakukan vaksinasi. Cukup di Prosehat yang mempunyai layanan vaksinasi hepatitis ke rumah. Layanan ini mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

  • Produk dijamin asli
  • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
  • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
  • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
  • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
  • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

 

DAFTAR PUSTAKA

  1. Ralston SH, Penman ID, Strachan MWJ, Hobson RP. Davidson’s principles and practice of medicine. 23rd ed. China: Elsevier; 2018. p. 871-3.
  2. Ferri FF. Ferri’s clinical advisor. Philadelphia: Elsevier; 2018. p. 580-2.
  3. Goldman L, Schafer AI. Goldman-cecil medicine. 25th ed. Philadelphia: Elsevier; 2016. p. 993-7;2185-6.
  4. Chang MH, Chen DS. Prevention of hepatitis B. Cold Spring Harb Perspect Med. 2015;5(3):a021493.
  5. Bennett JE, Dolin R, Blaser MJ. Infectious disease essentials. Philadelphia: Elsevier; 2017. p. 198-9.

Chat Asisten Maya
di Prosehat.com