Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800

Diet Yoyo dan Efek Yang Mengancam

Diet kini menjadi salah satu pilihan banyak orang yang ingin menurunkan berat badan menjadi ideal. Hal ini karena kelebihan berat badan tentunya akan sangat membahayakan bagi kesehatan tubuh, sehingga penting menjaga berat tubuh tetap ideal dan tidak berlebihan. Saat ini ada banyak program diet dengan berbagai metode yang digunakan untuk menurunkan berat badan, tapi perlu anda ketahui jika tak semua diet dikategorikan sebagai diet yang aman dan sehat. Salah satunya yaitu diet yoyo, yaitu jenis program diet tarik ulur atau diet yang dijalani tapi tidak konsisten.

Anda harus ketat untuk menjaga asupan kalori dan untuk beberapa saatnya lagi anda bisa bebas makan apapun yang anda inginkan seperti “balas dendam”. Sehingga berat badan anda akan naik turun dalam waktu singkat. jenis diet seperti ini nyatanya juga berdampak bagi kesehatan, tak hanya fisik tapi juga mental.  Jelas ini bukan cara yang sehat bagi anda untuk menurunkan berat badan secara efektif.

diet golongan darah

Lalu apa saja efek yang mengancam jika anda melakukan program diet yoyo? Berikut ini penjelasannya.

Siklus Tidak Sehat

Diet yoyo jelas bukan merupakan siklus yang sehat. Tubuh anda membutuhkan makanan seimbang serta nutrisi. Namun, pada diet yoyo, pelakunya bergantian memilih menu makanan yang sehat seperti buah dan sayuran kemudian berganti menjadi makanan yang kurang sehat semisal makanan manis, kue, donat, dan lainnya. Padahal harusnya anda selalu berusaha unutk menjaga agar mengonsumsi menu-menu yang sehat dan seimbang.

Baca Juga: Yakin Sudah Sehat? 6 Zat Gizi Ini Mungkin Terlewatkan

Berat Badan Bisa Melebihi Angka Sebelumnya

Meskipun mengalami penurunan berat badan yang drastis, tapi diet yoyo juga bisa menyebabkan orang yang melakukannya mengalami peningkatan berat badan yang berlebihan bahkan bisa melebihi dari angka sebelum melakukan diet. Bisa jadi ini terjadi dikarenakan tubuh yang lapar dan memberikan sinyal untuk menyediakan cadangan lemak lebih banyak lagi untuk disimpan. Sehingga akan lebih baik untuk menjalani pola hidup yang lebih sehat dan sesekali saja menikmati makanan yang manis dibandingkan dengan anda melakukan diet ketat yang dapat menyiksa diri.

Gangguan Makan

Masalah lain yang perlu diwaspadai saat menjalani diet yoyo ini adalah kemungkinan terjadi resiko gangguan makan. Meskipun tak semua ciri mengarah pada gangguan makan, tapi lebih baik untuk mewaspadai dan mengetahui sejak awal sehingga lebih mudah untuk mencegahnya.

Meningkatkan Resiko Kanker Endometriosis

Sebuah  penelitian yang dipublikasikan European Journal of Cancer di tahun 2013 menjelaskan jika wanita yang mengalami kenaikan dan penurunan berat badan yang tidak konsisten memiliki resiko 1-2 kali menderita kanker endometriosis. Resiko tertinggi juga terjadi pada mereka yang mengalami obesitas dan kemudian mengalami kehilangan berat badan hingga 9 kilogram hingga lebih dalam waktu singkat. Sehingga akan lebih baik untuk menghindari jenis diet seperti ini.

Membahayakan Kondisi Jantung

Seorang peneliti yang berasal dari Wake Forest University yang berada di North Carolina menemukan fakta jika berat badan yang kembali meningkat setelah melakukan program diet dapat menyebabkan resiko penyakit jantung. Dalam beberapa kasus lainnya, tekanan darah, kolestrol jahat, gula darah, dan trigliserida di dalam tubuh bisa lebih meningkat lagi saat berat badan meningkat.

Menghancurkan sistem metabolisme

Baru-baru ini diluncurkan sebuah artikel yang dimuat oleh International Journal of Obesity yang menjelaskan bawah wanita yang mengalami fluktuasi pada berat badannya akan lebih mudah mengalami kehilangan energi. Bahkan meskipun hanya duduk diam saja, proses pembakaran kalori dalam tubuh tetap terjadi. Sehingga membuat badan menjadi mudah letih dan mengantuk. Hal ini terjadi dikarenakan proses metabolisme yang terjadi di dalam tubuh menjadi kacau dikarenakan pola diet salah yang dilakukan.

Baca Juga: Begadang Menyebabkan Gairah Seks Menurun

Melemahkan Sistem Imun Tubuh

Tanpa disadari, perubahan berat badan yang terjadi secara signifikan dalam waktu yang singkat juga dapat mempengaruhi sistem imun tubuh. Program diet yoyo diketahui dapat menurunkan hingga 30%. Seseorang yang berulang kali mengalami penurunan dan kenaikan berat badan secara drastis, bisa mengalami penurunan daya tahan tubuh. Jumlah sel-sel yang membunuh kanker di dalam tubuh juga mengalami penurunan. Padahal sel-sel ini sangat penting untuk mengurangi terjadinya infeksi dan penting untuk memerangi kanker di tahap awal

Membahayakan kesehatan hati 

Jika seseorang mengalami kenaikan dan penurunan berat badan yang tidak konsisten dalam waktu singkat, ternyata juga dapat mempengaruhi kesehatan hati. Berat badan yang mengalami ketidakstabilan ini dapat meningkatkan jumlah lemak yang ada di dalam maupun sekitar hati. Saat tubuh tertutup dengan lemak, maka kerja organ hati menajdi tidak maksimal serta resiko stroke dapat ikut meningkat. Hal ini dijelaskan dalam Journal Physiology of Gastrointestinal and Liver.

Frustasi dan Stres

Tak hanya berpengaruh pada fisik, tapi diet yoyo juga memberikan efek yang serius pada mental pelakunya. Salah satu faktor yang menyebabkan diet yoyo adalah saat seseorang tidak dapat mencapai target yang diinginkan. Sehingga motiviasi yang dimilikinya menurun dan malah mengakibatkan stres dan frustasi pada makanan. Kondisi inilah yang malah membuat berat badan meningkat bahkan jauh lebih besar dibandingkan sebelum melakukan diet.

Baca Juga: Tips Cepat Kurus Dalam Sebulan

Mungkin hal ini akan tampak biasa saat berat badan menurun dalam beberapa minggu, dan kemudian kembali lagi naik saat mengonsumsi dengan bebas makanan-makanan apapun. Namun, ini bukanlah cara yang sehat jika anda menginginkan penurunan pada berat badan. Seharusnya diet sehat yang bisa anda lakukan adalah menjaga gaya hidup sehat sehingga berat badan tetap stabil dalam waktu panjang. Jika anda kesulitan mencari program diet mana yang sesuai dengan kondisi anda, maka anda bisa berkonsultasi dengan dokter maupun ahli gizi. Sehingga diet yang anda jalani nantinya akan berhasil dan tidak akan membahayakan kesehatan anda.

instal aplikasi prosehat

WhatsApp Asisten Maya saja