Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800

Diet Cair, Solusi atau Berbahaya?

Berbicara mengenai diet cair tak terlepas dari bagaimana usaha seseorang untuk selalu berusaha menemukan formula terbaik dalam memeroleh bentuk tubuh ideal atau sekadar mengurangi berat badan. Bentuk tubuh ideal adalah idaman setiap orang, tak jarang seseorang menggonta-ganti menu diet demi memeroleh berat badan atau bentuk tubuh yang diinginkan. Diet atau mengatur pola makan dianggap cara yang lebih mudah dibanding berolahraga karena tidak menghabiskan waktu maupun tenaga, maka tidak jarang seseorang melakukannya secara ekstrim. Akhir-akhir ini muncul fenomena baru di masyarakat mengenai diet cair yang dianggap mampu menjadi jalan keluar demi memeroleh berat badan yang ideal.

Lalu, apa sebenarnya diet cair? Diet cair adalah pengaturan pola makan dengan mengonsumsi makanan cair saja dan tidak mengonsumsi makanan padat sama sekali. Hal ini untuk mencegah adanya bahan-bahan sisa yang tidak tercerna dalam saluran makanan. Diet cair sebenarnya diet yang sering diresepkan seorang dokter kepada pasiennya terutama ketika akan melakukan suatu pemeriksaan untuk memeroleh hasil yang akurat atau tindakan tertentu yang tidak memungkinkan saluran pencernaan terisi makanan padat seperti pada operasi-operasi besar.

Diet ini dapat berupa air putih saja, jus tanpa bulir-bulir buah, gelatin, teh atau kopi tanpa susu dan gula, minuman bersoda, minuman olahraga dan lainnya. Selain mampu mengurangi berat badan, diet cair dipercaya berperan dalam proses detoksifikasi karena mengandung tinggi vitamin, mineral dan antioksidan meskipun belum ada penelitian pasti yang mendukungnya. Diet cair idealnya hanya dilakukan dalam jangka waktu yang pendek dan dalam pengawasan dokter.

Baca Juga: 7 Pola Makanan Sehat Bagi Pekerja Kantoran

Diet cair tidak dianjurkan untuk dilakukan dalam jangka waktu yang panjang. Bayangkan jika Sobat mengonsumsi jumlah kalori yang sangat rendah dari yang seharusnya Anda butuhkan dalam jangka waktu yang lama. Hal ini tentunya akan menimbulkan banyak efek samping. Kehilangan atau kekurangan sejumlah besar zat gizi dari tubuh kita dapat menimbulkan mudah lelah, kehilangan konsentrasi, gugurnya rambut bahkan gangguan seperti batu empedu dan gangguan jantung. Rendahnya konsumsi serat karena pembatasan makanan padat terutama buah-buahan dan sayur-sayuran dapat menyebabkan konstipasi. Selain itu, kurangnya konsumsi zat gizi makro seperti protein dapat menyebabkan Anda kehilangan massa otot.

Lalu, bagaimana cara melakukan diet cair yang aman?

Pertama, pastikan bahwa Anda tidak sedang hamil atau menyusui.

Kedua, Sobat tidak sedang mengidap penyakit kronis atau penyakit lain yang mengharuskan Anda mendapatkan asupan nutrisi yang optimal.

Setelah itu, datangi dokter Anda dan katakan bahwa Anda ingin melakukan diet cair. Anda dapat memulainya setelah mendapatkan persetujuan dari dokter. Selain itu, sebaiknya Sobat menemui pakar gizi yang mampu membantu dalam pemilihan makanan. Lakukanlah diet ini sesuai petunjuk dokter dan berhenti sesuai batas yang telah ditetapkan. Sobat sebaiknya tidak mengonsumsi jumlah kalori yang terlalu rendah serta tetap mengonsumsi serat dan protein untuk menjaga lambung tetap penuh sehingga Anda tidak merasa terlalu lapar dan tidak kehilangan massa otot.

Baca Juga: 8 Trik Mencegah Obesitas Zaman Now

Sebaiknya diet cair diselingi satu atau dua kali makanan padat per hari. Walaupun kecepatan penurunan lebih lama tapi langkah ini dianggap lebih sehat dan efek sampingnya juga sedikit. Gaya hidup yang sehat tetaplah merupakan kombinasi antara pola makan yang sehat dan olahraga yang cukup. Keseimbangan keduanya mampu memberikan bentuk tubuh yang ideal tanpa memberikan efek samping yang membahayakan.

Nah, pilihan diet tentu kembali pada Sobat, jika Anda membutuhkan informasi seputar diet lainnya atau produk makanan sehat, coba akses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Info lebih lanjut bisa menghubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS /WhatsApp : 0811-18-16-800 sekarang juga!

instal aplikasi prosehat

Daftar Pustaka

  1. Clear liquid diet [Internet]. Mayo Clinic. 2018 [cited 9 November 2018]. Available from: mayoclinic.org/healthy-lifestyle/nutrition-and-healthy-eating/in-depth/clear-liquid-diet/art-20048505
  2. Liquid Diets [Internet]. WebMD. 2018 [cited 9 November 2018]. Available from: webmd.com/diet/liquid-diets#1
  3. What Is a Liquid Diet and Is It Healthy? [Internet]. EatingWell. 2018 [cited 9 November 2018]. Available from: eatingwell.com/article/290710/what-is-a-liquid-diet-and-is-it-healthy/
  4. Are Liquid Diets a Good Idea for Weight Loss? [Internet]. Healthline. 2018 [cited 9 November 2018]. Available from: healthline.com/nutrition/liquid-diets-for-weight-loss
  5. liquid D. Diet – full liquid: MedlinePlus Medical Encyclopedia [Internet]. Medlineplus.gov. 2018 [cited 9 November 2018]. Available from: medlineplus.gov/ency/patientinstructions/000206.htm