Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Sudah Masuk Malaysia, Waspada Covid Varian Delta AY.4.2

Ditulis oleh : dr. Jonathan Christopher
Ditinjau oleh : dr. Monica C

Covid Varian Delta AY.4.2

Covid varian Delta AY.4.2 sudah masuk ke Malaysia. Artinya, sangat besar kemungkinan Indonesia juga akan kedatangan virus berbahaya ini. Oleh sebab itu, protokol kesehatan wajib untuk terus diikuti.

Walaupun sumber penyebaran virus masih diperdebatkan, Covid-19 pertama kali dilaporkan di kota Wuhan, Cina. Virus ini termasuk keluarga dari coronavirus yang biasanya menyebabkan batuk pilek. Hingga saat ini, pandemi Covid-19 telah terjadi hampir dua tahun.

Seluruh dunia terkena dampak pandemi Covid-19 baik dari segi kesehatan hingga ekonomi. Semua prosedur dan protokol kesehatan telah dilakukan untuk dapat mencegah Covid-19 menyebar dan menginfeksi orang-orang. 

Namun ternyata yang sulit dikendalikan bukan hanya mengatur masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan. Mutasi dari virus Covid-19 juga menjadi masalah serius. Hasil dari mutasinya adalah varian baru yang memiliki karakteristik berbeda dari varian sebelumnya. Misalnya ada varian yang lebih “jinak”, namun ada juga varian yang memiliki efek yang sangat ganas dan berbahaya.

Sahabat Sehat, seberapa beratkah efek yang ditimbulkan dari varian AY 4.2? Mari simak penjelasan berikut.

Asal Mula Covid Varian Delta AY.4.2

Sudah cukup banyak varian Covid-19. Termasuk varian Delta dan varian Mu. Terbaru Indonesia diminta waspada datangnya varian Covid-19 yang disebut varian AY4.2.2 yang merupakan mutasi dari virus Covid-19 varian Delta 

Varian terbaru Covid-19 yang disebut varian 4.2. berasal dari varian delta Covid-19 yang sebelumnya sudah meluas di dunia. Varian AY 4.2. pertama kali ditemukan pada tanggal 13 Mei 2021. Varian terbaru ini dijumpai terbanyak di Inggris 94.0%, Denmark 2.0%, Jerman 1.0%, dan Polandia 1.0%.

Walaupun asal mula virus berasal dari negara-negara Eropa, namun varian ini ternyata telah masuk ke Malaysia yang merupakan tetangga dari negara Indonesia.

Tingkat Penularan Virus Covid Varian Delta AY.4.2

Data dari Centre for Disease Control and Prevention (CDC), varian AY 4.2. termasuk dalam daftar Variants of Concern (VOC). Varian-varian yang termasuk dalam daftar VOC merupakan varian yang terbukti memiliki peningkatan dalam penularan, menyebabkan penyakit yang lebih berat, penurunan efektivitas dari pengobatan dan vaksin, atau kesulitan dalam mendeteksi varian tersebut. Hingga saat ini, yang termasuk dalam daftar VOC adalah varian delta dan mutasinya yaitu varian AY.

Mengutip Medical News Today menurut Direktur University College London (UCL) Genetics Institute, Prof Francois Balloux, subvarian ini memiliki kemungkinan 10 persen lebih mudah menular daripada varian Delta.

Sama dengan varian Covid-19 lainnya, penularan dari varian 4.2. terjadi secara aerosol. Dari beberapa laporan didapatkan bahwa kemungkinan varian AY.4.2. memiliki tingkat penularan yang lebih tinggi dibandingkan varian-varian  sebelumnya. Namun karena varian ini masih baru diteliti, maka data lebih dalam mengenai varian ini masih belum lengkap. 

Gejala Infeksi Virus Covid Varian AY.4.2

Untuk gejala yang dapat dialami secara umum sama dengan varian delta yaitu:

  • batuk,
  • sesak,
  • demam,
  • nyeri kepala,
  • dan dapat disertai hilangnya sensasi penciuman. 

Tingkat keparahan yang disebabkan varian 4.2. belum diketahui secara pasti karena masih dilakukan penelitian lebih lanjut.

Nah Sahabat Sehat, pandemi Covid-19 masih berlangsung hingga saat ini dan kapan pandemi akan berakhir masih belum diketahui. Meskipun untuk saat ini angka Covid-19 sudah berkurang di Indonesia, kita tetap harus waspada karena varian baru terus timbul. Sangat penting untuk melakukan protokol kesehatan yang ketat yaitu memakai masker, rajin mencuci tangan, dan selalu menjaga jarak. 

Dengan melakukan protokol kesehatan secara tepat, diharapkan penularan Covid Varian Delta AY.4.2 dan varian lainnya dapat dicegah. Selain itu, diharapkan dengan protokol kesehatan maka angka Covid-19 akan terus menurun. Apabila Sahabat Sehat membutuhkan pemeriksaan Covid-19, segera manfaatkan layanan Prosehat dan Klinik Kasih. Informasi lebih lanjut, silakan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Referensi

  1. Centers of Disease Control and Prevention. COVID-19 and Your Health [Internet]. USA : Centers for Disease Control and Prevention. 2021 [cited 22 November 2021].
  2. Satuan Tugas Penanganan Covid-19. Varian Baru COVID-19 AY.4.2. Masih Dalam Penelitian – Masyarakat Umum [Internet]. Indonesia : Satuan Tugas Penanganan Covid-19. 2021 [cited 22 November 2021].
  3. Sanjuán R, Domingo-Calap P. Mechanisms of viral mutation. Cellular and Molecular Life Sciences. 2016;73(23):4433-4448.
  4. Cov-Lineages. Lineages List [Internet]. USA : Cov-lineages.org. 2021 [cited 22 November 2021].
  5. Centers for Disease Control and Prevention. Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) [Internet]. USA : Centers for Disease Control and Prevention. 2021 [cited 22 November 2021].
  6. Health UC Davis. Delta variant: 8 things you should know about this COVID-19 strain [Internet]. USA : Health UC Davis. 2021 [cited 22 November 2021].

Chat Dokter 24 Jam