Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Belajar Bahasa Asing Saat WFH, Inilah Dampaknya Bagi Kesehatan

Masa pandemi Corona yang membuat sebagian besar aktivitas harus dilakukan dari rumah seperti bekerja dan sekolah bisa menimbulkan rasa bosan. Untuk mengatasi rasa bosan tersebut di waktu luang, Sahabat disarankan untuk meningkatkan kemampuan seperti mempelajari bahasa asing. Sahabat bisa melakukannya melalui banyak aplikasi online yang mudah diakses melalui gadget.

belajar bahasa asing saat WFH

Baca Juga: Inilah Akibat Bekerja Sembari Rebahan Saat WFH bagi Kesehatan

Ternyata mempelajari bahasa asing, apalagi jika sampai mampu menguasainya, di saat WFH mempunyai dampak yang baik bagi kesehatan tubuh dan jiwa. Lalu apa sajakah dampak-dampak positif tersebut? Yuk, Sahabat mari simak penjelasan-penjelasan di bawah ini!

Meningkatkan Kinerja Otak

Tanpa disadari WFH jika tidak dikelola dengan baik bisa menurunkan kinerja otak karena kegiatan tersebut bercampur dengan kehidupan di dalam rumah. Hal ini tentu akan sangat berpengaruh pada kinerja Sahabat. Karena itu, ketika ada waktu luang di sela WFH, Sahabat dapat mempelajari bahasa asing yang ternyata dapat membantu kinerja otak.

Hal ini berdasarkan sebuah penelitian bahwa mempelajari bahasa asing selama berbulan-bulan, otak akan mengalami kinerja pertumbuhan yang bagus di empat tempat, yaitu di hippocampus, girus frontal tengah, girus frontal inferior, dan girus temporal superior.

Membantu Meningkatkan Daya Ingat

Keuntungan selanjutnya yang dapat dirasakan adalah Sahabat tidak akan mudah cepat lupa atau pikun akibat banyaknya beban pekerjaan selama WFH. Saat mempelajari bahasa asing, otak Sahabat didorong untuk mengingat kata-kata tertentu yang ternyata memang berguna untuk mengembangkan kekuatan otak dalam menyimpan dan mengambil informasi. Tentunya hal ini akan berdampak positif pada pengambilan sebuah keputusan secara logis saat bekerja.

Produk Terkait: Jual Konilife Focus Tab

Meningkatkan Kecerdasan Verbal dan Non-Verbal

Bagi kesehatan mental, belajar bahasa asing saat WFH rupanya cukup berpengaruh. Hal itu bisa terlihat pada kecerdasan verbal dan non-verbal seseorang yang ternyata sangat berhubungan dengan faktor bilingualisme. Dari sebuah hasil penelitian didapat bahwa kecerdasan verbal dan non-verbal pada dasarnya membutuhkan lebih banyak fleksibilitas mental, dan diketahui bahwa orang yang fasih lebih dari satu bahasa secara konsisten cenderung lebih unggul daripada orang yang hanya fasih 1 bahasa.

Membantu Meningkatkan Konsentrasi

Ingin konsentrasi Sahabat tetap terjaga saat WFH? Mempelajari bahasa asing bisa membantu Sahabat supaya memiliki konsentrasi penuh pada pekerjaan sehingga tidak terganggu hal-hal di luar aktivitas utama tersebut. Peningkatan konsentrasi dan fokus ini berdasarkan studi penelitian. Dalam penelitian tersebut terlihat bahwa orang yang belajar bahasa asing jauh lebih siap menafsirkan dan mampu dengan cepat berpikir untuk memilih informasi yang penting dan menghilangkan informasi yang tidak penting.

Baca Juga: Minuman Selain Kopi yang Membantu Meningkatkan Konsentrasi

Membantu Beradaptasi di Lingkungan yang Baru

Manusia adalah makhluk sosial yang tentu saja membutuhkan interaksi sosial supaya dari interaksi tersebut dapat terbantu dan tercapai hal-hal yang diinginkan terutama saat di lingkungan baru. Mempelajari bahasa selain bahasa ibu rupanya dapat membantu beradaptasi dalam kondisi tersebut. Lingkungan baru yang dimaksud bukan hanya lingkungan Sahabat berada di negara lain secara harfiah, tetapi juga lingkungan yang berbeda di negara sendiri. Tentunya hal ini secara mental akan bisa menyenangkan hati Sahabat.

Menunda Penyakit Alzheimer

Penyakit Alzheimer adalah salah satu penyakit otak yang berakibat pada penurunan daya ingat, kemampuan berpikir dan berbicara, serta berubahnya perilaku secara bertahap. Kondisi ini biasanya dialami lansia 65 tahun ke atas. Tentunya apabila Sahabat mempelajari bahasa asing saat WFH, Sahabat akan dapat menunda penyakit tersebut lebih lama daripada yang hanya mempelajari satu bahasa. 

Membantu Mengendalikan Emosi

Dampak lain yang bisa Sahabat rasakan dari belajar bahasa asing adalah dapat membantu mengendalikan emosi menjadi lebih baik dan terarah. Apabila emosi dapat dikendalikan secara baik, hal tersebut dapat berpengaruh secara positif pada fisik dan mental terutama di masa WFH yang akan selalu dihinggapi dengan kebosanan.

Baca Juga: 7 Tips Orang Tua Dampingi Anak yang Bosan dan Stres Belajar di Rumah

Itulah Sahabat beberapa dampak yang dapat dirasakan oleh Sahabat dengan belajar bahasa asing saat WFH. Selain itu, mempelajari bahasa asing juga bisa mengusir kebosanan dan mengisi waktu luang. Dampak-dampak yang dirasakan ini tentunya sangat berguna dan berpengaruh pada kinerja Sahabat saat WFH sehingga Sahabat menjadi terus semangat!

Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai WFH dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

 

Referensi:

  1. Times I, Zonic A. 8 Manfaat Luar Biasa Belajar Bahasa Asing Menurut Para Ahli [Internet]. IDN Times. 2021 [cited 24 February 2021]. Available from: https://www.idntimes.com/science/discovery/akromah-zonicc/manfaat-belajar-bahasa-asing-c1c2/8
  2. Media K. 7 Manfaat Menguasai Bahasa Asing bagi Otak [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 24 February 2021]. Available from: https://lifestyle.kompas.com/read/2014/06/17/1535246/7.Manfaat.Menguasai.Bahas

Chat Asisten ProSehat aja