Telp / SMS / WhatsApp : 0857-75-500-800

Apakah HPV dan Kanker Serviks Saling Berkaitan?

848x337

Banyak yang mengatakan penularan HPV dapat melalui kontak dengan tempat duduk kloset ataupun WC umum. Namun ternyata hal tersebut tidak tepat, karena penyebaran virus HPV dapat terjadi melalui hubungan seksual atau kulit ke kulit.

Apakah penyebaran HPV hanya menyerang daerah genital? HPV kepanjangan dari Human Papilloma Virus ini tidak hanya menyerang daerah genital namun memiliki banyak jenis yaitu sekitar 120 jenis. Sebanyak 30% berhubungan dengan daerah genital dan juga anus, sedangkan 70% berhubungan dengan area selain daerah anus dan genital.

Secara garis besar terbagi menjadi beberapa area seperti:
1. Infeksi pada daerah anogenital dan mukosa

2. Infeksi di daerah non-anogenital cutaneous yang menyerang daerah kulit tangan hingga kaki yang sering dikenal dengan kutil/veruca vulgaris. Namun tidak akan menimbulkan keganasan dan penyebarannya terjadi karena ada riwayat kontak dan sistem imunitas yang menurun.

3. Epidermodysplasia verruciformis (EV) berkaitan dengan kelainan genetik. Pada daerah anogenital (anus dan genital), terdapat virus HPV tipe 6 dan juga 11 disebut kondiloma akuminata atau kutil kelamin atau genital warts yang memiliki resiko rendah berpotensi kearah kanker. Sedangkan virus tiper 16 dan 18 memiliki 70% berpotensi tinggi menyebabkan kanker serviks dan penyebaran HPV terjadi melalui hubungan seksual atau adanya kontak kulit yang terinfeksi HPV. Area anus dan oral dapat terjadi dengan prevalensi sebagai berikut :
– Anal Cancer sebesar 90%
– Vulvar Cancer sebesar 40%
– Oropharyngeal cancer 12%
– Oral Cancer sebesar 3%

Infeksi HPV banyak terjadi pada wanita daripada pria yaitu sebesar 22-35% pada wanita. Pada penelitian di Amerika, rentan usia yang memiliki insiden tertinggi terjadi pada wanita usia 20-24 tahun dengan mengambil sampel wanita berusia 14-59 tahun. Sedangkan penelitian yang dilakukan Gilison ditemukan bahwa kanker pada area oropharyngeal disebabkan oleh HPV tipe 16 yang sama pada kanker serviks. Namun hal tersebut lebih banyak terjadi pada pria dibandingkan wanita, sebanyak 10,1% pada pria dan 3,6% pada wanita.

Hal tersebut akan semakin meningkat bila tidak dilakukan pencegahan serta pemeriksaan sejak dini. Dengan cara tidak berganti-ganti pasangan dan pemberian vaksin HPV. Vaksin yang dapat mencegah transmisi virus dan virus akan terhalang masuk ke dalam tubuh. Jadi dengan vaksinasi HPV maka resiko kanker serviks akan berkurang dan untuk mendapatkan layanan vaksin HPV bisa Anda dapatkan di Prosehat dengan kemudahan dalam pemesanan serta bisa bertanya seputar layanan vaksinasi melalui Maya.

Selain itu layanan vaksinasi HPV dari Prosehat bisa dilakukan di rumah saat Sahabat bersantai atau kumpul dengan besties. Jika tertarik untuk vaksinasi HPV bisa langsung klik link berikut https://www.prosehat.com/vaksinasihpv . Ingat sehat ingat prosehat.

Sumber: tanyadok.com

Produk Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked